Hati-Hati! Konsumsi Madu Palsu Sebabkan 7 Efek Samping Ini


Jakarta

Tidak semua madu yang dijual di pasaran terbuat dari madu murni 100%. Pasalnya, ada madu palsu yang jika dikonsumsi bisa sebabkan efek samping ini.

Madu murni merupakan salah satu makanan berkhasiat yang bisa menjaga kadar gula darah, menetralisir senyawa radikal bebas di tubuh, hingga menjaga kesehatan jantung.

Namun, madu yang beredar di pasaran tidak semuanya murni atau asli. Banyak juga yang menjual madu palsu yang bisa mengancam kesehatan.


Madu palsu seringkali dicampur dengan bahan tambahan, seperti sirup jagung dan pemanis buatan.

Oleh karenanya, bisa berisiko merusak kesehatan manusia. Melansir Times of India (14/12/2024), berikut 7 efek samping yang bisa muncul akibat konsumsi madu palsu.

Ciri-ciri madu palsu

4 Cara Mudah Mengecek Keaslian Madu yang Mudah Dilakukan di RumahPerhatikan berbagai macam cirii-ciri madu palsu. Foto: Getty Images/Anantaradhika

Madu palsu bisa diidentifikasi dengan melihat sejumlah ciri.

Melansir farmaku.com, madu palsu biasanya terasa lengket di tangan karena ada tambahan pemanis, gula, dan bahan tambahan lainnya. Konsistensinya juga biasanya lebih cair sehingga bisa bergerak dengan mudah dalam botol.

Saat dicicipi, madu palsu juga terasa sangat manis karena tambahan gula dan pemanis lainnya. Tidak berbau atau terkadang baunya tengik.

Kalau dipanaskan, madu palsu akan membentuk busa dan gelembung karena ada tambahan gula dan airnya. Begitu juga ketika dilarutkan, madu palsu sangat mudah larut tanpa perlu diaduk terlebih dahulu.

Efek samping konsumsi madu palsu

1. Mengandung zat beracun

Konsumsi Madu dan Bawang Putih Bagus untuk Kulit, Ini CaranyaKonsumii madu palsu bisa merusak organ. Foto: Getty Images/iStockphoto/singkamc

Madu palsu biasanya ditambah dengan zat kimia atau bahan lain, seperti glukosa, sirup jagung, atau pemanis buatan.

Bahan-bahan tersebut bisa menyebabkan banyak masalah kesehatan, mulai dari memicu masalah pencernaan, peningkatan kadar gula darah, dan bahkan berpotensi menjadi zat beracun dalam jangka panjang.

2. Picu kenaikan berat badan

Madu palsu bisa mengandung gula tinggi yang mana jika dikonsumsi secara rutin, bisa sebabkan masalah kesehatan.

Salah satunya menambah berat badan hingga meningkatkan kadar gula darah yang buruk bagi penderita diabetes.

3. Menurunkan daya tahan tubuh

4 Cara Mudah Mengecek Keaslian Madu yang Mudah Dilakukan di RumahKonsumsi madu palsu justru bisa menurunkan daya tahan tubuh. Foto: Getty Images/Anantaradhika

Konsumsi madu seharusnya bisa memperkuat sistem kekebalan tubuh karena mengandung enzim dan antioksidan alami. Namun, efek tersebut tidak akan terasa jika kamu mengonsumsi madu palsu.

Konsumsi madu palsu dalam jangka panjang dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh. Hal ini disebabkan oleh tambahan gula berlebihan di dalamnya.

efek samping lain dari konsumen madu palsu bisa dilihat pada halaman selanjutnya!

4. Reaksi alergi

Zat aditif dan perasa buatan di dalam madu palsu dapat menyebabkan reaksi alergi pada orang yang sensitif.

Mengonsumsinya bisa sebabkan ruam kulit, gatal-gatal, sampai gangguan pernapasan.

5. Memengaruhi kesehatan hati dan ginjal

Di dalam madu palsu terkandung glukosa atau bahan kimia sintetis yang bisa menjadi racun dan memengaruhi organ dalam.

Jika dikonsumsi berlebihan, seiring berjalannya waktu bisa merusak hati dan ginjal.

6. Merusak gigi

Agar Gigi Kuat dan Sehat Jangan Sering Konsumsi 5 Makanan IniMakan madu palsu bisa sebabkan gigi rusak jika terlalu berlebihan. Foto: Getty Images/Mutlu Kurtbas

Kandungan gula berlebihan di dalam madu yang dipalsukan juga bisa menyebabkan kerusakan gigi.

Masalah yang bisa timbul mulai dari gigi berlubang, masalah gusi, hingga risiko kerusakan gigi lainnya.

7. Nilai gizi yang kurang

Tidak seperti madu asli, yang bisa menjadi sumber vitamin dan mineral, madu palsu tidak memiliki nutrisi.

Madu palsu menghilangkan nutrisi penting yang seharusnya bermanfaat bagi tubuh karena tambahan gula dan zat lainnya.

Oleh karenanya, mengonsumsi madu palsu tidak bisa menjamin seseorang yang meminumnya dapat manfaat kesehatan.

(aqr/adr)



Sumber : food.detik.com

Manfaat Sehat Rutin Minum Air Lemon Hangat Saat Perut Kosong


Jakarta

Air minum umum dikonsumsi pagi hari saat perut kosong. Namun, air lemon hangat bisa jadi alternatif. Selain menyegarkan juga memberikan 5 manfaat sehat.

Menurut USDA, lemon diketahui mengandung vitamin C sebanyak 53 mg per 100 gram. Kandungan tersebut hampir memenuhi kebutuhan harian sebanyak 60 persen.

Jika dikonsumsi secara rutin, maka lemon dapat memberikan manfaat sehat. Dalam beberapa penelitian mengungkapkan bahwa mengonsumsi buah atau sayur dengan kandungan vitamin C yang tinggi dapat mengurangi risiko penyakit jantung dan stroke.


Dilansir dari Food NDTV (24/12), salah satu cara mengonsumsi vitamin C bisa dari minum air lemon hangat. Ternyata,jika diminum saat pagi hari atau kondisi perut kosong baik bagi kesehata. Hal ini dianjurkan oleh Luke Coutinho, selaku pelatih kesehatan holistik.

Berikut 5 manfaat sehat mengonsumsi air lemon hangat saat perut kosong.

1. Mengendalikan Berat Badan

Tubuh ideal bisa didapatkan dengan menjalani program diet sehat. Salah satu jenis minuman yang baik untuk diet adalah air lemon dengan racikan yang hangat.

Coutinho menyebutkan bahwa air lemon dapat mengendalikan berat badan. Karena, adanya kandungan asam sitrat yang dapat meningkatkan laju metabolisme.

Air lemon hangat ini juga dapat menjaga tubuh tetap terhidrasi. Cairan tubuh yang terjaga ini dapat memengaruhi proses metabolisme untuk mengendalikan berat badan.

2. Melancarkan Pencernaan

manfaat konsumsi air lemon hangatmanfaat konsumsi air lemon hangat Foto: Getty Images/iStockphoto

Sembelit dapat terjadi karena sistem pencernaan yang terganggu. Oleh karenanya, kesehatan sistem pencernaan harus dijaga setiap harinya dengan asupan makanan dan minuman yang berkualitas dan sehat.

Salah satu cara mencegah sembelit di pagi hari adalah mengonsumsi air lemon hangat. Air hangat sendiri diketahui dapat membantu memecah makanan dengan lebih efektif.

Jika di kombinasi dengan lemon, maka mendapatkan asupan asam sitrat. Kandungan asam sitrat ini dapat merangsang produksi cairan pencernaan, membuat proses pencernaan lebih lancar dan lebih efisien.

Manfaat lainnya bisa cek di halaman berikutnya…

3. Menjaga Imunitas Tubuh

Lemon mengandung vitamin C yang berperan sebagai zat antioksidan. Ini merupakan nutrisi penting yang berfungsi dalam imunitas tubuh.

Imunitas yang terjaga dengan mengonsumsi air lemon hangat ini membuat tubuh tak mudah terserang penyakit dan mengurangi peradangan. Air lemon hangat yang dikonsumsi setiap hari ini juga menjadi cara mudah untuk meningkatkan asupan vitamin C.

4. Meningkatkan Kesehatan Kulit

Salah satu ciri kulit yang sehat adalah bercahaya. Bisa didapatkan dari perawatan menggunakan produk kecantikan atau dengan cara alami.

Cara alami yang dapat diterapkan adalah mengonsumsi air lemon secara rutin. Air lemon yang dikonsumsi rutin dapat meningkatkan sintesis kolagen yang membuat kulit terasa lebih muda dan sehat. Hal ini lantaran kandungan vitamin C di dalamnya.

5. Menghidrasi Tubuh

Hidrasi tubuh tak hanya dapat dijaga dengan mengonsumsi air putih, tapi juga beberapa jenis minuman lain, termasuk air lemon hangat. Air lemon ini baik dikonsumsi pagi hari ketika perut masih kosong karena dapat mengisi kembali cairan yang hilang.

Bagi tubuh manusia, hidrasi sangat penting untuk setiap fungsi tubuh. Mulai dari menjaga sirkulasi hingga pengaturan suhu.

(yms/odi)



Sumber : food.detik.com

8 Manfaat Minum Air Jahe Secara Rutin, Bisa Turunkan Kolesterol

Jakarta

Jahe merupakan salah satu rempah yang umum digunakan sebagai bumbu dapur. Selain dipakai untuk memasak, jahe juga sering diolah menjadi minuman herbal yang menyehatkan.

Sebab, jahe memiliki aroma kuat dan rasa sedikit pedas yang dapat memberikan efek hangat. Maka dari itu, rempah ini sering diolah menjadi air jahe untuk menghangatkan tubuh.

Selain itu, ada sejumlah manfaat lain dari air jahe jika dikonsumsi secara rutin. Lalu apa saja manfaatnya? Simak pembahasannya dalam artikel ini.


Manfaat Minum Air Jahe Secara Rutin

Mengkonsumsi air jahe secara rutin ternyata dapat memberikan manfaat bagi kesehatan. Simak sejumlah manfaat dari air yang yang dilansir situs Healthline dan Medical News Today:

1. Mengurangi Rasa Nyeri

Manfaat yang pertama adalah dapat mengurangi rasa nyeri. Sebuah studi pada 60 orang dewasa penderita migrain menunjukkan bahwa jahe sebagai pengobatan tambahan diklaim lebih baik ketimbang mengkonsumsi obat pereda nyeri saja.

Jahe ternyata dapat membantu menurunkan kadar kolesterol “jahat” atau LDL di dalam tubuh. Sedikit informasi, kadar kolesterol jahat yang tinggi berisiko menyebabkan masalah kesehatan serius, seperti stroke dan serangan jantung.

Salah satu cara untuk menurunkan kadar LDL adalah dengan minum air jahe secara rutin. Dalam penelitian yang diterbitkan Saudi Medical Journal, orang yang mengkonsumsi jahe setiap hari membantu menurunkan kadar trigliserida dan LDL yang dapat meningkatkan risiko stroke.

3. Meringankan Mual dan Muntah

Sedang mengalami gejala mual dan muntah? Jika iya, kamu bisa meredakannya dengan minum air jahe hangat. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa air jahe dapat mengatasi mual di pagi hari (morning sickness), pasca operasi, dan usai menjalani kemoterapi.

4. Mengontrol Gula Darah

Manfaat air jahe berikutnya adalah dapat mengontrol kadar gula darah. Sebuah studi terhadap penderita diabetes tipe 2 menunjukkan bahwa kelompok yang rutin minum suplemen bubuk jahe merah setiap hari mengalami penurunan gula darah yang signifikan daripada kelompok yang hanya mendapat obat plasebo.

5. Mengatasi Masalah Pencernaan

Masalah pencernaan seperti sembelit dapat diatasi dengan minum air jahe secara rutin. Selain itu, rempah yang satu ini juga bisa meminimalisir terjadinya refluks asam lambung dan perut bergas.

Selain melancarkan pencernaan, minum air jahe juga dapat menurunkan berat badan. Sebuah studi mengungkapkan bahwa orang yang minum air jahe panas setelah sarapan dapat memberikan efek kenyang, sehingga tidak mudah merasa lapar.

7. Menjaga Kesehatan Kulit

Air jahe juga bermanfaat untuk menjaga kesehatan kulit. Hal ini berkat kandungan antioksidan gingerol yang mampu melawan radikal bebas. Alhasil, kulit akan lebih sehat dan terhindar dari berbagai penyakit.

Selain itu, jahe juga dapat mencegah penuaan pada kulit seperti kulit keriput. Sebab, sifat antiinflamasi dalam jahe dapat melawan segala infeksi, sehingga membuat kulit tetap sehat.

8. Mengandung Antioksidan Tinggi

Jahe mengandung antioksidan tinggi yang dapat membantu melawan stres oksidatif, yakni ketidakseimbangan radikal bebas dan antioksidan yang menyebabkan kerusakan sel. Stres oksidatif dapat mengurangi enzim antioksidan dan menyebabkan peradangan di dalam tubuh, yang juga turut menyebabkan penuaan sel.

Perubahan sel dapat menyebabkan penyakit yang berkaitan dengan usia, terutama yang dipicu oleh peradangan kronis, seperti Alzheimer, kanker, hingga diabetes. Nah, antioksidan di dalam jahe dapat membantu mengatasi radikal bebas di dalam tubuh.

Apakah Aman Minum Air Jahe Secara Rutin?

Mengutip MedicineNet, minum air jahe secara rutin diklaim aman bagi kebanyakan orang karena mengandung banyak manfaat. Namun, pastikan takaran jahe yang digunakan tidak berlebihan karena dikhawatirkan bisa menyebabkan efek samping.

Sejumlah orang mungkin mengalami efek samping karena minum teh jahe, seperti kembung atau nyeri ulu hati. Apalagi jika seseorang sedang menjalani pengobatan terhadap penyakit tertentu, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter.

Cara Membuat Air Jahe

Untuk membuat air jahe, disarankan menggunakan takaran sekitar 3-4 gram jahe per harinya. Takaran ini berlaku untuk jahe dalam bentuk apa pun.

Setelah menyesuaikan dengan takarannya, jahe bisa diiris terlebih dahulu, kemudian direbus dengan air secukupnya sampai mendidih. Setelah disaring, kamu bisa meminum air jahe selagi hangat.

Jahe yang berbentuk suplemen bubuk juga dapat digunakan. Cukup seduh 2 gram (1 sdt) bubuk jahe dengan air hangat, lalu aduk hingga merata dan diminum langsung selagi hangat.

Air jahe dapat dikonsumsi kapan saja sepanjang hari. Biasanya, air jahe lebih cocok sebagai minuman penambah energi di pagi hari agar lebih semangat dan bertenaga dalam menjalani aktivitas.

(ilf/fds)



Sumber : food.detik.com

Tetap Ngantuk Setelah Minum Kopi? Ternyata Ini Penyebabnya


Jakarta

Kandungan kafein pada kopi konon paling ampuh membuat mata melek. Namun sebagian orang tetap mengantuk setelah mengonsumsinya. Begini penjelasan ilmiahnya.

Kopi dinikmati banyak orang, selain rasanya yang segar, juga berkat kandungan kafein di dalamnya. Kandungan kafein dalam kopi identik dengan memberi dorongan energi yang singkat.

Biasanya kopi juga menjadi alternatif ketika seseorang harus terjaga dan melawan rasa kantuknya. Namun sebagian orang mengaku tetap merasa mengantuk walaupun sudah minum banyak kopi.


Ternyata fenomena tersebut bukanlah suatu hal yang aneh atau tanda adanya kelainan. Melansir Very Well Health, pengamatan kualitas tidur dalam jurnal Prevalence of Healthy Sleep Duration Among Adults menunjukkan 1 dari 3 orang dewasa mendapati waktu tidur yang tak maksimal.

5 Kesalahan yang Bikin Es Kopi Kamu Kurang EnakPada beberapa orang konsumsi kopi tidak berpengaruh banyak untuk menangkal kantuk. Foto: Mashed/Shutterstock

Salah satu alasannya ialah konsumsi kafein pada waktu yang tidak tepat dan justru menyebabkan insomnia. Efek samping ini yang membuat banyak ahli melarang konsumsi kopi pada sore hari, sebab pada keesokan harinya efek kafein untuk mencegah kantuk takkan maksimal.

Jika melihat pengaruh kopi pada reseptor saraf, ahli juga menyebut ada kaitannya dengan gangguan reseptor adenosin. Kandungan kafein pada kopi mencegah rasa kantuk dengan cara memblokade reseptor adenosin pada otak.

Namun tubuh manusia dengan ajaibnya memiliki masa penyesuaian. Ketika reseptor sudah terbiasa dengan asupan kafein yang tinggi, lambat laun reseptor otak akan mengalami penurunan sensitivitas sehingga reseptor adenosin akan gagal diblokir oleh kafein.

Kondisi ini banyak dialami oleh penikmat kopi yang mengalami peningkatkan toleransi kafein. Artinya tubuh yang awalnya akan bereaksi terhadap kafein sebagaimana mestinya mulai menolak.

Barista Tebak Karakter Pelanggan Lewat 5 Menu Kopi PesanannyaAda beberapa alasan yang memengaruhi efek kopi tak maksimal menangkal kantuk. Foto: Getty Images/iStockphoto/agrobacter

Alih-alih mendapatkan efek menyegarkan, ketika toleransi kafein meningkat konsumennya tak lagi bisa menahan kantuk hanya dengan minum kopi. Sebuah penelitian di tahun 2020 juga menemukan kaitan resistensi insulin dari kebiasaan konsumsi kopi.

Kondisi ini dapat dipicu melalui kebiasaan minum kopi pada pagi hari tanpa didahului asupan makanan. Tidur malam yang cukup dan waktu minum kopi di pagi hari yang kurang tepat akan memicu intoleran glukosa.

Intoleran glukosa artinya kadar glukosa dalam darah akan melonjak jauh lebih tinggi daripada kadar normalnya. Hal menarik lainnya dalam penelitian ini ialah orang yang mengalami gangguan tidur malam tetapi tidak meminum kopi pada keesokan paginya, tak mengalami intoleran glukosa.

Secara singkat kafein memang akan melonjakkan gula darah tetapi efeknya hanya sebentar dan membuat konsumennya kembali merasa lesu ketika gula darahnya turun dengan tajam. Sehingga cara terbaik untuk mendapatkan rasa segar setelah minum kopi ialah tetap menjaga tidur malam yang berkualitas dengan durasi setidaknya 6 jam.

(dfl/adr)



Sumber : food.detik.com

6 Menu Sarapan Sehat yang Tak Bikin Perut Kembung


Jakarta

Sarapan merupakan salah satu waktu terpenting bagi tubuh untuk mendapat asupan makanan. Namun, makanan yang dikonsumsi perlu diperhatikan karena beberapa bisa sebabkan perut kembung.

Sarapan menjadi penting karena menyediakan energi dan nutrisi yang dibutuhkan tubuh untuk beraktivitas seharian.

Sarapan juga bisa meningkatkan fokus dan konsentrasi karena membantu otak mendapat nutrisi yang dibutuhkan.


Meskipun begitu, pilihan makanan sarapan perlu diperhatikan. Sebab, beberapa makanan bisa menyebabkan perut justru jadi kembung dan berat.

Lantas, makanan apa saja yang baik dikonsumsi saat sarapan agar tidak sebabkan perut kembung?

Melansir Times of India (29/05/2025), berikut makanan yang disaranakan oleh Dr. Joseph Saihab, seorang ahli gastoenterologi.

1. Alpukat

Ilustrasi buah alpukat segarBuah alpuka segar bisa cegah kembung karena enzim pencernaan di dalamnya. Foto: Thinkstock

Menurut Joseph, konsumsi alpukat merupakan pilihan tepat. Alpukat mengandung enzim pencernaan, berupa lipase dan amilase yang membantu membantu tubuh mencerna dan menyerap lemak sehat secara lebih efisien. Selain itu, enzim ini juga dapat memecah karbohidrat menjadi gula sederhana.

Alpukat juga tidak membuat perut kembung karena tinggi akan serat dan rendah fruktosa. Serat membantu memperlambat pencernaan dan memberikan rasa kenyang. Sedangkan fruktosa rendah bisa mengurangi risiko penumpukan gas di perut.

2. Roti sourdough

Roti SourdoughProses fermentasi alami roti sourdough bisa membuat roti ini cegah kembung. Foto: Getty Images/MEDITERRANEAN

Bagi yang mencari roti rendah gluten atau rendah fruktan, roti sourdough bisa menjadi pilihan tepat. Roti ini mengandung lebih sedikit gas dan kaya akan prebiotik.

Roti sourdough cenderung tidak menyebabkan kembung karena proses fermentasi alami yang panjang. Proses tersebut membantu memecah gluten dan membuat roti lebih mudah dicerna. proses ini juga bisa meningkatkan penyerapan nutrisi.

Dr. Salhab juga sangat menyarankan konsumsi roti sourdough karena baik juga untuk kesehatan usus.

Rekomendasi makanan sarapan lain yang tidak bikin kembung bisa dibaca pada halaman selanjutnya!

3. Pepaya

Healthy of sweet papaya slices on plate and wooden background. Healthy food and close up.Konsumsi pepaya juga bisa menxegah perut kembung. Foto: Getty Images/Chatiyanon

Pepaya dianggap bisa mengatasi perut kembung karena kandungan enzim papain dan serat di dalamnya.

Enzim papain bisa memecah protein menjadi asam amino yang lebih mudah diserap. Konsumsinya membuat pencernaan jadi lebih lancar.

Kandungan serat pada pepaya juga bisa melancarkan buang air besar dan mencegah sembelit yang sering jadi penyebab kembung.

4. Teh jahe madu

5 Khasiat Racikan Teh Jahe Campur Cengkeh untuk Turunkan BBKandungan gingerol di jahe dan nutrisi dalam madu bisa mengatasi kembung. Foto: Getty Images/Prasenjit Kar

Jika mencari racikan teh yang tepat untuk sarapan, Dr. Salhab menyarankan untuk mencoba teh jahe dengan madu sebagai pemanis.

Menurut ahli tersebut, madu mengandung enzim pencernaan, seperti amilasi yang mampu memecah pati menjadi gula sederhana dan membantu pencernaan karbohidrat.

Selain itu, madu juga mengandung enzim disebut katalase. Enzim ini membantu menyeimbangkan stress oksidatif dalam usus.

Kandungan gingerol di dalam jahe juga membantu meredakan mual dan mengatasi gangguan pencernaan, seperti dispepsia.

5. Nanas

Ilustrasi buah nanasNanas mengandung bromelain yang bisa mengurangi pembengkakan hingga baik untuk pencernaan. Foto: Getty Images/Teen00000

Menurut ahli gastroenterologi, nanas mengandung bromelain yang membantu mencerna protein. Selanjutnya bisa meningkatkan kesehatan usus dan mencegah kembung.

Bromelain di dalamnya berupa proteolitik yang membantu memecah protein menjadi peptida dan asam amino lebih kecil.

Bromelain juga memiliki efek anti radang yang bisa digunakan untuk mengurangi pembengkakan atau nyeri. Nanas juga kaya akan air dan serat yang baik untuk pencernaan.

6. Pisang

Pisang juga menjadi pilihan tepat untuk sarapan. Buah ini cenderung tidak menyebabkan perut kembung karena beberapa alasan.

Buah pisang mengandung serat larut air yang bisa meningkatkan produksi gas, tetapi juga ada kandungan kalium dan magnesium untuk mengatasi perut kembung.

Pisang yang sudah matang juga mengandung pati yang lebih mudah dicerna karena akan diubah menjadi gula sederhana.

(aqr/adr)



Sumber : food.detik.com

7 Manfaat Daun Kelor Buat Kesehatan, Superfood Khas Indonesia!

Jakarta

Daun kelor termasuk superfood lokal khas Indonesia. Disebut ‘superfood’ lantaran daun ini bernutrisi dan punya banyak manfaat sehat. Berikut daftarnya!

Daun kelor kaya akan nutrisi dan senyawa aktif yang mampu mendukung fungsi tubuh serta mengatasi berbagai penyakit, termasuk kolesterol tinggi. Salah satu manfaat paling populer dari daun kelor adalah kemampuannya menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh.

Dalam sebuah jurnal ilmiah berjudul Moringa Oleifera is a Prominent Source of Nutrients with Potential Health Benefits yang terbit pada 2021, disebutkan bahwa kandungan vitamin C dalam daun kelor tujuh kali lebih tinggi daripada jeruk. Selain itu, kandungan kalsiumnya bahkan mencapai 17 kali lipat dari susu.


Daun kelor juga mengandung antioksidan, protein, magnesium, dan senyawa fitonutrien lain yang memiliki efek anti-inflamasi dan mampu menjaga keseimbangan metabolisme tubuh. Tak heran jika konsumsi daun kelor dipercaya dapat membantu mengendalikan kolesterol.

Manfaat daun kelor juga dibuktikan dalam sebuah penelitian yang dilakukan oleh tim dari Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Insan Cendekia Medika. Dalam penelitian ini ditemukan bahwa, rebusan daun kelor yang dikonsumsi secara rutin dapat menurunkan kadar kolesterol pada lansia.

Setelah mengonsumsi rebusan daun kelor selama tujuh hari berturut-turut, seluruh partisipan penelitian menunjukkan penurunan kadar kolesterol secara signifikan.

Selain itu, mengutip Healthline, daun kelor juga memiliki efek penurun kolesterol yang sebanding dengan bahan makanan nabati sehat lainnya seperti gandum dan biji rami. Menjaga kadar kolesterol tetap stabil sangat penting untuk mencegah penyakit jantung, salah satu penyebab kematian tertinggi di dunia.

Berikut 7 manfaat daun kelor untuk kesehatan:

1. Mengurangi peradangan

Kandungan anti-inflamasi dalam daun kelor membantu meredakan peradangan yang dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh, baik akibat infeksi maupun cedera.

2. Cegah diabetes

Konsumsi rutin bubuk daun kelor terbukti dapat menurunkan kadar gula darah hingga 13,5 persen. Sementara itu, daun kelor kering sebanyak 50 gram yang dicampur ke dalam makanan dapat mengurangi kadar gula darah hingga 21 persen.

3. Jaga kesehatan prostat

Senyawa glukosinolat yang terkandung dalam daun kelor mampu menghambat pertumbuhan sel kanker prostat. Daun ini juga dapat menurunkan kadar antigen spesifik prostat yang menjadi indikator gangguan pada kelenjar tersebut.

Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi ekstrak daun kelor membantu menghambat pembentukan lemak dan meningkatkan proses pemecahan lemak, sehingga mendukung upaya penurunan berat badan.

Daun kelor mengandung flavonoid, tanin, dan alkaloid yang bermanfaat untuk menurunkan kadar asam urat. Kandungan anti-inflamasinya juga membantu mengatasi pegal, nyeri sendi, hingga rematik.

Kandungan thiocarbamate, glikosida, dan nitril dalam daun kelor memiliki efek menurunkan tekanan darah. Bagi Anda yang menderita hipertensi, konsumsi daun kelor secara rutin bisa menjadi solusi alami.

7. Atasi cacingan

Kombinasi daun kelor dengan bahan alami seperti cabai dan meniran dapat digunakan sebagai ramuan tradisional untuk mengatasi cacingan. Kandungan lektin dan senyawa anthelmintik pada daun kelor mampu melawan parasit penyebab infeksi seperti cacing kremi dan cacing pita.

Artikel ini sudah tayang di CNN Indonesia dengan judul “7 Manfaat Daun Kelor, Solusi Alami untuk Kesehatan Tubuh

(adr/adr)



Sumber : food.detik.com

10 Minuman yang Bikin Awet Muda, Bagus Dikonsumsi Tiap Pagi


Jakarta

Mengawali hari, kamu tak hanya bisa menyeruput kopi atau teh. Coba konsumsi minuman yang bikin awet muda ini. Ada jus tomat, air kelapa, sampai air lemon.

Tampilan awet muda menjadi dambaan setiap orang, terutama wanita. Wajah akan terlihat kencang, cerah, dan tanpa keriput.

Kondisi ini tak hanya bisa digapai dengan perawatan dari luar, tapi juga konsumsi makanan dan minuman bernutrisi tepat. Apa saja daftarnya?


Berikut 10 minuman yang bagus dikonsumsi tiap pagi untuk tampilan awet muda:

1. Teh hijau

Mengutip Times of India, teh hijau kaya akan katekin atau jenis antioksidan yang membantu melawan radikal bebas dalam tubuh. Radikal bebas sendiri bertanggung jawab atas kerusakan sel-sel kulit yang memicu penuaan dini, kerutan, dan kulit kusam.

Senyawa antioksidan pada teh hijau melindungi kolagen dan meningkatkan elastisitas kulit. Senyawa ini juga dapat mengurangi peradangan dan mencegah stres oksidatif.

2. Jus bit

Jus bit kaya akan vitamin C, zat besi, dan nitrat. Nutrisi ini berkontribusi pada sirkulasi darah dan proses detoksifikasi yang lebih baik.

Sirkulasi darah yang lebih baik menandakan lebih banyak oksigen yang didapat sel-sel kulit. Artinya, kulit bisa jadi semakin cerah dan sehat.

Jus bit juga bisa meningkatkan produksi kolagen dan elastin yang bikin kulit tetap kenyal dan awet muda. Senyawa di dalamnya juga dapat mengeluarkan racun yang dapat membuat kulit Anda kusam.

3. Jus delima

Delima tak hanya cantik, tapi juga jadi salah satu ‘pejuang’ anti-aging yang paling ampuh. Kandungan punicalagin dan antosianin di dalamnya dapat melindungi kulit dari kerusakan akibat sinar matahari, mendukung produksi kolagen, dan mempercepat regenerasi kulit.

Kandungan tersebut juga membantu menunda tanda-tanda penuaan seperti pigmentasi dan garis-garis halus. Radikal bebas pemicu penuaan juga bisa dihempas dengan segelas jus delima.

4. Susu kunyit

Susu kunyit merupakan minuman anti-inflamasi yang paling ampuh. Kurkumin, senyawa aktif dalam kunyit, membantu melawan peradangan kronis, yang merupakan salah satu pemicu terbesar penuaan.

5. Jus tomat

Ilustrasi jus tomatIlustrasi jus tomat Foto: Getty Images/iStockphoto/burakkarademir

Kandungan antioksidan pada jus tomat seperti likopen, vitamin C, dan beta-karoten bisa mencegah penuaan kulit. Nutrisi ini membantu melawan radikal bebas, mengurangi stres oksidatif, dan melindungi sel-sel kulit dari penuaan dini.

Likopen, khususnya, punya kemampuan untuk meningkatkan produksi kolagen dan bertindak sebagai tabir surya alami dari dalam. Likopen juga bisa mencegah kerutan, garis-garis halus, dan kulit kusam.

Minum jus tomat secara teratur dapat membuat kulit tampak awet muda, mengencangkan pori-pori, dan memperbaiki tekstur kulit secara menyeluruh.

6. Jus lidah buaya

Mengutip Yahoo, kandungan antioksidan seperti vitamin C dan E, serta enzim dan polisakarida dalam lidah buaya dapat membantu meningkatkan produksi kolagen. Dengan begitu, elastisitas kulit bisa meningkat.

Jus lidah buaya juga dapat membantu melembapkan dan menenangkan kulit, sekaligus mengurangi tanda-tanda penuaan.

7. Jus wortel

Antioksidan dalam jus wortel seperti vitamin C dan E dapat melindungi kulit dari kerusakan yang disebabkan oleh radikal bebas serta mengurangi kerutan dan tanda-tanda penuaan lainnya.

Jus wortel juga mengandung beta-karoten yang tinggi. Kandungan ini dapat meningkatkan kesehatan kulit dan memberikan cahaya alami.

8. Air kelapa

Kaya akan kalium dan elektrolit, air kelapa membantu menjaga hidrasi optimal yang penting untuk kulit dengan mengurangi garis-garis halus.

Minuman ini juga dapat melembapkan kulit dan menyediakan nutrisi penting seperti kalium serta magnesium.

9. Smoothie beri

Semua jenis buah beri kaya akan vitamin dan antioksidan. Buah ini ampuh dalam melawan radikal bebas dan meningkatkan produksi kolagen.

Selain itu, kandungan serat yang tinggi pada buah beri juga membantu proses detoksifikasi tubuh. Hal ini dapat menghasilkan kulit yang lebih bersih dan bercahaya.

10. Air lemon

Air lemon kaya akan vitamin C dan dapat membuat kulit lebih bercahaya. Vitamin ini juga membantu proses detoksifikasi yang membuang racun untuk membuat kulit lebih cerah.

Artikel ini sudah tayang di CNN Indonesia dengan judul “10 Minuman Ini Bisa Bikin Wajah Kamu Tetap Awet Muda Meski Menua”

(yms/adr)



Sumber : food.detik.com

Hindari 5 Minuman Terburuk untuk Dikonsumsi Saat Perut Kosong di Pagi Hari


Jakarta

Banyak orang memulai pagi dengan menikmati minuman, tapi ternyata tak semua minuman bagus dikonsumsi pagi hari. Hindari konsumsi 5 minuman terburuk saat perut kosong di pagi hari berikut ini.

Untuk mengawali hari, memilih asupan makanan dan minuman yang tepat penting dilakukan. Jangan sampai salah karena bisa berakhir bikin perut terasa tidak nyaman seharian.

Hindari mengonsumsi 5 minuman ini dalam kondisi perut kosong di pagi hari. Berikut daftarnya:

konsumsi jus jeruk apakah aman jika setiap hariJus jeruk tidak disarankan untuk dikonsumsi saat perut kosong. Foto: Getty Images/iStockphoto

1. Jus jeruk

Minum jus jeruk pada pagi hari bukannya menyegarkan, melainkan bisa memicu gangguan lambung. Hal ini karena kandungan asam pada jeruk yang bersifat mengiritasi lambung.


Risiko ini mungkin lebih besar terjadi pada seseorang yang telah mengalami masalah lambung sebelumnya. Ini juga berlaku pada minuman jeruk lainnya yang mengandung asam seperti tangerine, orange, atau grapefruit.

2. Kopi atau teh

Secangkir kopi atau teh biasa diminum di pagi hari setelah bangun tidur untuk mengawali hari. Bahkan beberapa orang mengatakan bahwa harimu tergantung kopi yang kamu minum di pagi hari.

Namun tahukah kamu bahwa kebiasaan tersebut sangat tidak sehat? Hal ini dikarenakan kandungan kafein dalam teh atau kopi bisa mengganggu sistem pencernaan.

Jika diminum saat perut kosong, teh atau kopi dapat meningkatkan asam lambung, menyebabkan gejala tidak nyaman seperti naiknya asam lambung dan sensasi terbakar di dada.

Kalaupun kamu ingin memulai harimu dengan kafein agar lebih semangat, sebaiknya mengisi perut dengan sarapan terlebih dahulu.

3. Minuman manis

Beberapa orang memilih minum minuman manis pada pagi hari. Teh manis atau jus kemasan misalnya. Walaupun terkesan sehat, kandungan gula yang tinggi untuk asupan di pagi hari saat perut kosong nyatanya berbahaya bagi tubuh.

Konsumsi gula berlebihan dapat membebani hati dan pankreas. Minuman manis sebaiknya tidak diminum saat perut kosong karena dapat dengan cepat meningkatkan kadar gula darah. Memang pada awalnya tubuh akan terasa berenergi, namun dengan cepat tubuh juga akan merasa lemas setelahnya.

ilustrasi es batuMinuman dingin juga tak disarankan karena dapat memperlambat proses pencernaan. Foto: (Thinkstock)

4. Minuman dingin

Mengonsumsi minuman dingin saat perut kosong dapat mengakibatkan iritasi pada lambung dan usus. Ketika cairan dingin masuk ke sistem pencernaan, dapat memicu kontraksi otot di perut, yang menyebabkan perasaan kembung dan tidak nyaman.

Selain itu, minuman dingin dapat memperlambat proses pencernaan, membuat perut terasa penuh dan begah lebih lama. Hal ini terutama mengganggu bagi mereka yang memiliki masalah pencernaan atau sensitivitas lambung, karena iritasi tambahan dapat memperburuk gejala yang ada.

Oleh karena itu, disarankan untuk menghindari minuman dingin di pagi hari saat perut masih kosong.

5. Soda

Soda memiliki kandungan karbonasi yang sangat tinggi, ini dapat menyebabkan perut terasa dingin saat kosong.

Selain itu, zat-zat dalam soda dapat merusak lapisan lendir pada perut, yang memperlambat proses pencernaan makanan.

Artikel ini sudah tayang di detikfood dengan judul “5 Minuman Terburuk untuk Diminum Saat Perut Kosong di Pagi hari”

(dfl/adr)



Sumber : food.detik.com

7 Makanan Tinggi Vitamin C untuk Imunitas Tubuh Cegah Covid-19


Jakarta

Kasus Covid-19 kembali meningkat. Untuk mencegahnya, kamu bisa meningkatkan imunitas tubuh dengan konsumsi makanan tinggi vitamin C berikut ini.

Lonjakan kasus covid-19 terjadi di sejumlah negara. Meskipun sudah menjadi endemik, tetapi ditemukan penyebab gelombang infeksi yang kemungkinan besar dipicu oleh berkurangnya kekebalan tubuh dan tingkat vaksinasi ulang. Kasus Covid-19 di kawasan Asia ini juga membuat Kementrian Kesehatan RI mengeluarkan surat edaran kewaspadaan Covid-19.

Karenanya, menjaga dan meningkatkan sistem imunitas tubuh menjadi penting. Caranya dengan konsumsi makanan tinggi kandungan vitamin C. Vitamin C tidak hanya membantu tubuh melawan penyakit, tetapi juga membantu produksi kolagen, meningkatkan kesehatan kulit, dan berperan sebagai antioksidan kuat.


Lantas, apa saja makanan kaya kandungan vitamin C? Melansir Hindustantmes.com (20/07/2024), berikut daftarnya:

1. Jambu Biji

close-up guava fruit backgroundJambu biji kaya akan vitamin C untuk imunitas tubuh. Foto: iStock

Guava atau jambu biji kaya akan vitamin C yang lebih bernutrisi dibandingkan jeruk.

Dalam satu jambu biji pun menyediakan lebih dari dua kali lipat asupan vitamin C harian yang direkomendasikan. Setidaknya ada 250-300 miligram vitamin C.

Vitamin C dapat membantu memperkuat imunitas tubuh. Buah ini juga kaya akan antioksidan yang mendukung kinerja sistem kekebalan tubuh.

2. Pepaya

Healthy of sweet papaya slices on plate and wooden background. Healthy food and close up.Kandungan vitamin C di dalam pepaya bisa meningkatkan imunitas sekaligus kesehatan kulit. Foto: Getty Images/Chatiyanon

Buah tropis lainnya yang kaya akan vitamin C adalah pepaya.

Vitamin C di dalamnya menawarkan berbagai manfaat sehat, mulai dari meningkatkan sistem kekebalan tubuh, menjaga kesehatan kulit, hingga mendukung kesehatan jantung.

Pepaya juga kaya antioksidan yang bisa melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas. Kandungan likopen di dalam buah ini juga dapat membantu mengurangi risiko penyakit jantung.

3. Nanas

Ilustrasi buah nanasNanas juga kaya akan vitamin C untuk imunitas. Foto: Getty Images/Teen00000

Selain enak dan menyegarkan, nanas juga kaya akan vitamin C. Konsumsi buah tropis ini membantu meningkatkan imunitas tubuh.

Kandungan vitamin C juga berperan sebagai antioksidan yang bisa melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas.

Vitamin C turut membantu penyerapan zat besi dan mendukung kesehatan kulit. Konsumsi nanas juga bisa membuat tubuh tercegah dari serangan penyakit.

Daftar makanan tinggi vitamin C lain bisa dilihat pada halaman selanjutnya!

4. Brokoli

Sayuran kaya serat ini juga mengandung vitamin C dan antioksidan yang baik.

Vitamin C di dalamnya berperan penting dalam menjaga sistem kekebalan tubuh agar berfungsi optimal. Konsumsi brokoli juga bisa membantu tubuh melawan infeksi dan penyakit.

Brokoli juga mengandung vitamin C yang bisa membantu menyerap zat besi yang penting untuk mencegah anemia. Antioksidan di dalam brokoli juga dapat melawan radikal bebas serta mendukung produksi sel-sel imun.

5. Jeruk

Konsumsi buah jeruk tentu tidak boleh dilewatkan. Buah jeruk terkenal dengan kandungan vitamin C tinggi yang baik untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Cara kerjanya dengan memperkuat sistem kekebalan, mendukung produksi sel darah putih, dan bertindak sebagai antioksidan yang melindungi sel tubuh dari kerusakan.

Vitamin C juga bisa meningkatkan kesehatan kulit serta membantu penyerapan at besi. Jeruk juga kaya antioksidan yang membantu melindungi sel tubuh dari kerusakan serta mendukung kesehatan jantung dan mata.

6. Stroberi

Stroberi KoreaMakan strawberry yang kaya akan vitamin C juga dapat membantu. Foto: Getty Images/iStockphoto/ruksutakarn

Jika mencari buah menyegarkan, kamu bisa mencoba buah stroberi. Buah beri ini mengandung vitamin C yang merupakan antioksidan penting untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan melindungi sel dari kerusakan akibat radikal bebas.

Vitamin C di dalam stroberi juga bermanfaat menjaga kesehatan otak, mengurangi kadar kolesterol, mengontrol gula darah, serta meningkatkan kesehatan tulang. Stroberi bisa dimakan begitu saja atau dicampur ke dalam smoothie menjadi minuman segar.

7. Kembang kol

manfaat dan nutrisi brokoli vs kembang kolBisa juga konsumsi kembang kol yang punya vitamin C untu kekebalan tubuh. Foto: Getty Images/iStockphoto

Sayuran cruciferous adalah kelompok sayuran yang termasuk ke dalam keluarga Brassica. Memiliki ciri khas berupa kelopak bunga menyerupai salib, mirip seperti kubis. Sayuran yang termasuk ke dalam kelompok ini yaitu kubis, brokoli, kembang kol, bok choy, dan lain sebagainya.

Sayuran silang ini kaya akan vitamin C yang memberikan banyak manfaat sehat. Mulai dari meningkatkan sistem kekebalan tubuh, melindungi sel dari kerusakan radikal bebas, hingga membantu penyerapan zat besi dari makanan nabati yang penting untuk mencegah anemia.

(aqr/adr)



Sumber : food.detik.com

5 Manfaat Minum Jus Mentimun yang Segar dan Rendah Kalori


Jakarta

Mentimun tinggi kandungan air sehingga konsumsinya bagus untuk menghidrasi tubuh. Buah ini juga dikenal rendah kalori. Berikut manfaat konsumsinya!

Mentimun merupakan buah yang umum ditemui di Indonesia. Seringkali dinikmati sebagai lalapan bersama sambal yang pedas. Mentimun juga cocok dijadikan bahan campuran minuman segar, salah satunya jus.

Melansir Food NDTV (30/5), manfaat konsumsi jus mentimun dapat optimal dirasakan jika mengonsumsinya rutin. Kandungan nutrisinya dinilai baik untuk sejumlah manfaat kesehatan.


Jus mentimun menjadi pilihan terbaik untuk menghidrasi tubuh, apalagi ketika cuaca tengah terik. Hal ini karena mentimun mengandung 96 persen air, seperti mengutip Bupa UK.

Selain itu, jus mentimun juga populer dijadikan minuman detoks untuk menurunkan berat badan. Jus mentimun juga dapat meningkatkan energi, mengurangi kembung, dan lainnya.

Berikut 5 manfaat dari mengonsumsi jus mentimun:

1. Menghidrasi Tubuh

Ilustrasi jus mentimunIlustrasi jus mentimun Foto: Getty Images/iStockphoto/etorres69

Menghidrasi tubuh penting dilakukan untuk mendukung beberapa fungsi, seperti mengatur suhu, melancarkan pencernaan, hingga menjaga fungsi otak. Selain itu, hidrasi tubuh juga berperan dalam proses penurunan berat badan.

Penelitian dari Web of Science menunjukkan bahwa mentimun mengandung sekitar 96 persen air. Oleh karena itu, minum jus mentimun dapat menghilangkan dahaga dan mendukung detoksifikasi alami tubuh.

Jangan biarkan tubuh dehidrasi, karena dapat menyebabkan masalah kesehatan. Minumlah jus mentimun agar tetap terhidrasi dan berat badan terkendali.

2. Rendah Kalori

Tak hanya mengandung air yang banyak, tapi mentimun juga rendah kalori. Menurut Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA), mentimun seberat 99 gram hanya mengandung kalori sebanyak 10 kcal.

Kandungan kalori yang rendah membuat mentimun ideal dikonsumsi untuk menurunkan berat badan. Serat larut di dalamnya juga membantu proses tersebut.

Manfaat lain dari jus mentimun ada di halaman selanjutnya…

3. Mengurangi Kembung dan Retensi Air

Jus mentimun ternyata juga bermanfaat mengurangi perut kembung yang disebabkan oleh penumpukan gas atau cairan dalam sistem pencernaan. Biasanya dikarenakan makan terlalu cepat atau kebanyakan hingga intoleransi terhadap laktosa atau gluten.

Jus mentimun yang mengandung air tinggi ini dapat membantu proses pembuangan racun. Khasiat diuretiknya yang ringan dapat bermanfaat dalam membuang kelebihan air dan natrium, mengurangi bengkak di sekitar wajah dan perut kembung.

4. Memperbaiki Metabolisme Tubuh

Metabolisme tubuh juga dapat diperbaiki dengan mengonsumsi jus mentimun. Ini karena di dalam mentimun mengandung banyak zat antioksidan, vitamin K, dan senyawa cucurbitacin.

Cucurbitacin terbukti dapat melawan peradangan dan diabetes, menurut penelitian dari National Institutes of Health. Jus mentimun juga dapat membantu memperbaiki metabolisme yang mendukung penurunan berat badan.

5. Meningkatkan Energi

Jus mentimun cocok dinikmati siang hari atau ketika cuaca panas, karena kandungan airnya yang mampu menyegarkan tubuh. Diketahui juga bahwa mentimun mengandung elektrolit alami, seperti kalium dan magnesium.

Kandungan elektrolit tersebut menjadikan jus mentimun mampu menyeimbangkan cairan tubuh dan mencegah kelelahan. Tak hanya saat musim panas, tapi jus mentimun juga bisa dinikmati sebelum atau setelah olahraga, karena sensasinya yang ringan di perut.

(yms/adr)



Sumber : food.detik.com