Sourdough Lebih Sehat dari Roti Biasa Karena 3 Hal Ini


Jakarta

Sourdough termasuk roti yang umum dikonsumsi untuk sarapan. Ternyata pilihan roti ini jauh lebih sehat dibandingkan roti lainnya karena beberapa faktor.

Jenis roti ada beragam, sourdough termasuk salah satu yang populer. Roti ini telah melalui proses fermentasi yang panjang menggunakan ragi alami.

Karakteristik sourdough berbeda dengan roti biasa. Teksturnya lebih keras, rasa dan aromanya juga lebih kuat. Biasanya roti ini memiliki tampilan yang berongga di bagian dalamnya.


Jika membandingkan sourdough dengan roti lain, tentu saja sourdough lebih unggul. Karena, sourdough lebih sehat dengan beragam manfaat yang terkandung di dalamnya.

5 Manfaat Roti Sourdough, Sehatkan Usus hingga Cegah Penuaan Dinisourdough Foto: Getty Images/alvarez

Dilansir dari Food NDTV (13/6), Deepshikha Jain, seorang ahli nutrisi dengan akun Instagram @fries.to.fit membagikan sebuah video perihal sourdough. Ia menginformasikan soal manfaat sehatnya dibandingkan jenis roti lain.

Jain menjelaskan dalam videonya kalau ada 3 faktor yang memengaruhi sourdough lebih sehat dibandingkan jenis roti lainnya. Sourdough ternyata baik untuk kesehatan pencernaan dan diabetes.

Pertama, sourdough ini roti yang memiliki indeks glikemik rendah. Artinya, kandungan karbohidrat pada sourdough sangat lambat dicerna sehingga membutuhkan waktu yang lebih lama untuk meningkatkan gula darah setelah mengonsumsinya.

Ahli nutrisi ini juga berpendapat bahwa sourdough juga baik untuk kesehatan usus manusia. Hal ini dikarenakan sourdough mengalami proses fermentasi yang lama.

Proses fermentasi pada sajian sourdough ini dapat meningkatkan bakteri baik. Ragi alaminya juga baik untuk kesehatan dan menjadikannya sebagai sumber prebiotik.

Sourdough ternyata juga lebih mudah dicerna dibandingkan dengan roti biasa. Jain mengatakan kalau sourdough mengandung lebih sedikit asam fitat (anti-nutrisi).

Jain juga menjelaskan bahwa sourdough ini kaya akan bakteri asam laktat. Bakteri ini bisa menguntungkan dan mendukung kesehatan usus. Sourdough juga sumber protein yang baik untuk menurunkan beban glikemik berlebih.

(yms/odi)



Sumber : food.detik.com

Slurpp! 5 Minuman Sehat Ini Ampuh Dorong Imunitas Tubuh


Jakarta

Imunitas tubuh perlu dijaga karena sangat memengaruhi kondisi kesehatan. Salah satu caranya lewat konsumsi 5 minuman sehat ini.

Seseorang perlu memiliki daya tahan tubuh kuat agar terhindar dari segala risiko penyakit. Untuk itu, penting mengetahui cara meningkatkan sistem imun dalam tubuh.

Salah satu cara yang paling baik yaitu lewat konsumsi makanan dan minuman sehat. Kebanyakan orang langsung mengonsumsi suplemen, seperti tablet vitamin C yang dianggap dapat membangun sistem kekebalan tubuh kuat.


Namun, vitamin C bukanlah satu-satunya cara untuk melawan infeksi atau bakteri berbahaya lainnya. Kamu juga perlu fokus pada nutrisi penting lain, seperti antioksidan, seng, vitamin D, dan masih banyak lagi.

Untuk mendapatkan nutrisi penting itu, kamu bisa mulai mengonsumsi sejumlah minuman sehat. Berikut daftar 5 minuman sehat seperti dilansir dari healhshots.com (24/05/2024).

1. Teh hijau

Hobi Makan Gorengan? Bisa Netralisir Pakai Teh Hijau hingga BuahTeh hijau merupakan salah satu minuman yang baik untuk imunitas tubuh. Foto: Ilustrasi iStock

Teh hijau terkenal memiliki banyak manfaat kesehatan. Salah satunya mampu meningkatkan kekebalan tubuh. Sebab, di dalamnya terkandung antioksidan, terutama katekin, seperti epigallocatechin gallate (EGCG), yang telah terbukti meningkatkan fungsi kekebalan tubuh.

Menurut ahli gizi Dr, Rohini Patil, antioksidan membantu melindungi tubuh dari stres oksidatif dan radikal bebas, yang dapat merusak sel dan melemahkan sistem kekebalan tubuh.

2. Susu kunyit

Bikin Sehat! Ini 7 Manfaat Konsumsi Kunyit Bersama dengan JaheCampuran kunyit dengan susu juga mampu meningkatkan kekebalan tubuh. Foto: Getty Images/Photopips

Tidak hanya susu jahe, tetapi susu kunyit juga merupakan minuman baik untuk meningkatkan kekebalan tubuh. Kunyit merupakan bahan herbal yang mengandung kurkumin, senyawa dengan sifat antiinflamasi dan antioksidan kuat.

Sebuah studi yang diterbitkan oleh Journal of clinical Immunology menemukan, kurkumin dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh dengan memodulasi aktivasi sel T, sel B, dan makrofag.

Rekomendasi minuman sehat lainnya bisa dilihat pada halaman selanjutnya!

3. Jus bit

Juice buah bit untuk ibu hamilMinum jus buah bit efektif untuk meningatkan kekebalan tubuh karena kandungannya. Foto: Getty Images/Angelika Mostova

Jus dari buah bit merupakan minuman yang efektif untuk meningkatkan kekebalan tubuh. Di dalamnya terkandung nutrisi penting, seperti vitamin C, folat, mangan, zat besi, dan fitonutrien, seperti betalains.

Buah bit juga sumber antioksidan serta memiliki sifat anti-inflamasi yang baik. Kandungan nutrisi itu dapat mendukung fungsi kekebalan tubuh dengan meningkatkan sirkulasi darah sehat dan mengurangi peradangan.

4. Teh kombucha

Kombucha adalah minuman hasil fermentasi yang terkenal dengan kandungan probiotik dan manfaat sehatnya.

Menurut penelitian yang diterbitkan oleh Chinese Herbal Medicines, probiotik dalam kombucha mendukung kesehatan usus dengan menjaga keseimbangan bakteri menguntungkan. Ini sangat penting untuk mendukung sistem kekebalan tubuh.

Kombucha juga mengandung antioksidan serta vitamin B yang semakin kuat meningkatkan kekebalan tubuh.

5. Smoothie beri

Ilustrasi Smoothie BerrySmoothie yang terbuat dari buah-buahan berry tidak kalah baik untuk meningkatan imunitas tubuh. Foto: Getty Images/rudisill

Buah beri, seperti blueberry, strawberry, dan raspberry kaya akan vitamin, mineral. dan antioksidan. Buah-buahan ini juga tinggi vitamin C dan flavonoid yang membantu mengurangi stress oksidatif dan peradangan.

Flavonoid telah terbukti memodulasi aktivitas sel kekebalan tubuh dan dapat meningkatkan mekanisme pertahanan tubuh.

Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Nutrition Review menunjukkan, minum jus berry juga dapat meningkatkan pencernaan dengan melancarkan buang air besar secara teratur dan mencegah sembelit.

(aqr/adr)



Sumber : food.detik.com

Orang dengan 5 Kondisi Ini Tak Disarankan Konsumsi Lemon


Jakarta

Jeruk lemon yang kaya akan vitamin C ternyata tak bisa dikonsumsi sembarang orang. Ada beberapa kondisi yang tidak disarankan untuk mengonsumsi lemon.

Lemon merupakan salah satu buah yang memiliki asam tetapi banyak penggemarnya. Dibalik rasa asam yang kecut tersimpan vitamin C dan kandungan nutrisi lainnya yang berkhasiat untuk tubuh.

Lemon juga kerap kali dimanfaatkan dalam masakan atau minuman agar rasanya lebih segar. Ternyata walaupun berkhasiat dan menyehatkan, lemon tak bisa dikonsumsi oleh sembarang orang.


Beberapa ahli gizi menyebut bahwa ada kandungan tersembunyi dalam asamnya lemon yang dapat mengganggu segelintir orang. Terlebih untuk mereka yang sensitif dan memiliki alergi makanan tertentu.

Baca juga: Chef Ini Dikritik Karena Bagikan Resep Telur Orak Arik Rebus

Berikut ini 5 kondisi yang dilarang konsumsi lemon melansir Times of India:

Orang dengan 5 Kondisi Ini Tak Disarankan Konsumsi LemonPenderita GERD tak disarankan untuk konsumsi lemon yang tinggi kadar asam. Foto: Getty Images/Bryony van der Merwe

1. Penderita GERD

Lemon memiliki kandungan asam yang tinggi dan bagi beberapa orang kadarnya tak dapat diterima oleh tubuh. Ada beberapa kondisi yang tidak disarankan untuk mengonsumsi makanan asam.

Seperti GERD atau sensitif terhadap keasaman. Efek yang ditimbulkan akan sangat tidak nyaman atau bahkan bisa menyiksa dalam kondisi terparahnya.

Awalnya asam lambung akan terpicu dan menimbulkan gejala mual-mual. Lebih lanjutnya rasa seperti dada terbakar atau bahkan sakit perut pada bagian ulu hati yang membuat kesakitan saat berdiri.

2. Gigi yang sensitif

Penderita dengan keluhan gigi sensitif juga tidak disarankan untuk rutin konsumsi lemon. Lagi-lagi alasannya adalah kandungan asamnya yang terlalu gigi.

Pada gigi yang sensitif, kandungan asam pada lemon dapat meningkatkan potensi pengikisan enamel. Dampak jangka panjangnya kavitas pada gigi akan terbentuk akibat pengikisan.

Bukan berarti tidak boleh mengonsumsi sama sekali tetapi ada cara yang harus diperhatikan. Untuk meminimalisir efek pengeroposan enamel disarankan untuk membilas mulut dengan bersih.

Beberapa orang di halaman berikutnya juga tak disarankan konsumsi lemon.

3. Alergi citrus

Ternyata ada beberapa orang yang terlalu sensitif terhadap citrus atau buah-buahan yang asam. Sampai-sampai tubuhnya akan mengirimkan sinyal seperti alergi makanan ketika menerima asupan citrus.

Lemon dengan kadar vitamin C yang tinggi dan rasa asamnya yang kuat termasuk dalam golongan citrus. Biasanya hanya dengan konsumsi lemon atau makanan yang terpapar lemon ada beberapa gejala yang mungkin dialami.

Seperti rasa gatal yang mengganggu, bengkak pada bibir, lidah, hingga tenggorokan. Pada kondisi ini individu tersebut sama sekali tidak disarankan mengonsumsi buah yang asam.

4. Batu ginjal

Orang dengan 5 Kondisi Ini Tak Disarankan Konsumsi LemonAda kandungan oksalat dalam lemon yang memicu pembentukan batu ginjal. Foto: Getty Images/Bryony van der Merwe

Oksalat adalah kandungan alami yang terkandung pada beberapa buah termasuk lemon. Mineral tersebut merupakan salah satu komponen pemicu batu ginjal yang harus dihindari bagi penderita batu ginjal.

Biasanya orang yang pernah mengalami batu ginjal akan lebih riskan. Ketika rutin konsumsi lemon, kandungan oksalat di dalamnya akan memicu pembentukan batu ginjal yang baru.

Penderita batu ginjal atau mantan pasien batu ginjal boleh konsumsi lemon tetapi asupannya harus dibatasi. Termasuk beberapa makanan yang mengandung oksalat lainnya.

5. Kulit sensitif

Walaupun kesannya mengonsumsi lemon hanya melibatkan indra pengecap tetapi lemon tak dapat dihindarkan dari kulit. Tetap ada kemungkinan cipratan perasan lemon akan mengenai kulit saat menyiapkan makanan atau minuman.

Pada seseorang dengan kondisi kulit yang kering atau sensitif lemon adalah musuh utama. Pada pertama kali terpapar rasa yang timbul berupa perih dan agak panas.

Tetapi jika setelah terpapar lemon tidak segera dibilas dan terkena matahari beberapa kondisi seperti kemerahan atau hiperpigmentasi juga bisa terjadi. Sehingga hindari untuk mengolah lemon secara langsung menyentuh kulit tanpa pelindung jika kulit sensitif.

Baca juga: Restoran Legendaris Ini Pajang Daftar Harga Menu Sebagai Bukti Inflasi

(dfl/odi)



Sumber : food.detik.com

Konsumsi 5 Sayuran Ini untuk Tingkatkan Imunitas Secara Alami


Jakarta

Akhir-akhir ini cuaca masih sulit ditebak. Agar tubuh tak mudah sakit menghadapi pancaroba, konsumsi lima sayuran untuk menguatkan imunitas ini.

Cuaca yang terus berubah membuat tubuh juga harus cepat beradaptasi. Biasanya pada musim pancaroba seperti ini tubuh akan lebih rentan terhadap virus dan bakteri penyakit karena harus beradaptasi dengan cepat.

Selain mengonsumsi vitamin, tubuh juga bisa dijaga imunitasnya dengan asupan makanan yang tepat. Nutrisi dan mineral yang ada di dalam sayuran memang dibutuhkan oleh tubuh untuk menjaga fungsi organ tubuhnya.


Ahli gizi menyebut ada beberapa sayuran yang secara spesifik dapat menguatkan imun tubuh. Dengan begitu seluruh organ tubuh dan sel-sel di dalamnya lebih tahan terhadap penyakit dan bakteri yang menyerang.

Baca juga: Nyeleneh! Pria Ini Makan Mie Gacoan Dicampur Minuman Sereal

Berikut ini 5 sayuran yang dapat menguatkan imunitas tubuh melansir Times of India:

Konsumsi 5 Sayuran Ini untuk Tingkatkan Imunitas Secara AlamiDaun bayam memiliki komponen antioksidan yang baik untuk menguatkan imunitas. Foto: Getty Images/iStockphoto/AlexPro9500

1. Bayam

Sayuran hijau bernama bayam ini sudah menjadi rahasia umum dengan keistimewaannya yang padat nutrisi. Di dalam daun bayam terdapat kandungan vitamin A, C, E, dan juga dilengkapi betakaroten dan antioksidan.

Kombinasi nutrisi tersebut yang kemudian akan membuat tubuh lebih kuat melawan radikal bebas. Apalagi kadar antioksidan di dalam bayam yang cukup untuk melawan infeksi agar tak mengganggu sistem imun tubuh.

Selain itu bayam juga kaya akan zat besi. Sehingga kesehatan sel-sel darah merah lebih terjaga dan tubuh lebih mudah untuk cepat pulih dari bakteri.

2. Brokoli

Nikmatnya brokoli tak hanya menjadi sayuran favorit orang dewasa tetapi juga anak-anak. Sayuran brokoli yang bentuknya unik memiliki kandungan nutrisi yang tak kalah padat dengan sayuran lainnya.

Hanya dengan mengonsumsi brokoli tubuh akan mendapat asupan vitamin A, C, E, beberapa jenis antioksidan, serta serat dalam waktu bersamaan. Di dalam brokoli yang segar juga terdapat sulforaphane yang terbukti dapat meningkatkan kekebalan imunitas.

Pada berbagai penelitian, konsumsi brokoli terbukti dapat melawan beberapa jenis penyakit. Brokoli mudah ditemukan di Indonesia dan termasuk yang cukup sederhana untuk diolah menjadi berbagai hidangan.

Sayuran sehat untuk menguatkan imunitas lainnya ada di halaman berikutnya.

Simak Video ‘Mitos atau Fakta: Konsumsi Kopi Bikin Anak Jadi Pendek’:

[Gambas:Video 20detik]

3. Bawang putih

Bagi orang Indonesia bawang putih seolah sudah begitu melekat. Kehadiran bawang putih seolah tak boleh absen dalam berbagai jenis makanan atau bahkan sekadar sambal yang notabene hanya pelengkap makanan.

Bawang putih memiliki sifat pengobatan yang telah dipercaya sejak ratusan tahun silam. Alasannya karena bawang putih memiliki kandungan allicin yang terkenal dengan khasiatnya untuk menguatkan imunitas.

Bawang putih juga mengandung komponen antibakteri dan antivirus yang ampuh untuk mengatasi demam dan infeksi lainnya. Hampir di seluruh dapur orang Indonesia sepertinya mustahil tak memiliki bawang putih.

4. Paprika

Konsumsi 5 Sayuran Ini untuk Tingkatkan Imunitas Secara AlamiPaprika merah memiliki betakaroten yang dicerna tubuh menjadi vitamin A untuk memperkuat imunitas. Foto: Getty Images/iStockphoto/AlexPro9500

Paprika memang bukan sayuran asal Indonesia, tetapi keberadaannya tak sulit dicari. Paprika populer dengan tiga warnanya yaitu merah, hijau, dan kuning yang menandakan adanya kandungan vitamin yang tinggi.

Di dalam sebuah paprika terkandung vitamin C yang bahkan lebih banyak daripada buah citrus. Vitamin C dibutuhkan untuk tubuh memproduksi sel darah putih yang berperan untuk melawan virus dan bakteri.

Selain itu pada paprika merah juga ditemukan kandungan betakaroten yang jika masuk ke dalam tubuh akan diubah menjadi vitamin A guna memperkuat imunitas. Paprika dapat dikonsumsi sebagai bumbu pada makanan atau menjadi campuran untuk salad yang segar.

5. Wortel

Wortel tidak hanya terkenal dengan khasiatnya menyehatkan mata. Warna oranye pada sayuran favorit kelinci ini juga menunjukkan adanya kandungan betakaroten yang dapat masuk ke dalam tubuh jika dikonsumsi.

Ketika diterima oleh tubuh, betakaroten akan diubah menjadi vitamin A yang sangat dibutuhkan. Asupan vitamin ini penting untuk menjaga sistem imunitas, menyehatkan sel-sel kulit, hingga melawan bakteri dan virus.

Wortel dijual murah meriah, baik di pasar hingga swalayan besar. Sayuran dengan rasa manis ini juga mudah diolah baik menjadi sup, tumisan, maupun jus dan smoothie yang menyegarkan.

Baca juga: Jajan Seru di PRJ 2024, Rp 100 Ribu Dapat Apa Saja?

(dfl/adr)



Sumber : food.detik.com

Hindari Minum Air Putih Dingin, Ini 5 Alasannya


Jakarta

Beberapa orang lebih suka minum air putih dingin. Air putih ini mungkin menyegarkan, tetapi sebenarnya perlu dihindari karena 5 alasan ini.

Air putih merupakan salah satu minuman tersehat yang disarankan untuk selalu diminum setiap hari. Air putih mengandung 0 kalori dan khasiatnya luar biasa.

Minum air putih mampu menjaga kadar cairan tubuh, sehingga tubuh tidak mengalami gangguan pada fungsi pencernaan dan penyerapan makanan, begitupun dengan fungsi organ lainnya.


Oleh sebab itu, setiap harinya disarankan untuk mengonsumsi sekitar delapan gelas berukuran 230 ml atau sama dengan 2 liter air putih.

Namun, setiap orang punya preferensi masing-masing dalam menikmati air putih. Ada yang suka minum air putih biasa, tetapi banyak juga yang suka minum air putih dingin.

Bagi yang suka air putih dingin, sebenarnya ini bukan pilihan yang baik. Air dingin dapat mengganggu proses pencernaan, menyebabkan ketidaknyamanan dan kembung.

Air dingin mungkin menyegarkan tenggorokan, tetapi bisa juga menyebabkan masalah pernapasan dengan meningkatkan produksi lendir, dan berdampak buruk pada metabolisme.

Terdapat banyak alasan lain mengapa seseorang sebenarnya perlu menghindari minum air dingin. Merangkum slurrp.com (11/06/2024), ini 5 alasan minum air putih dingin kurang bagus:

1. Picu masalah pencernaan

Manfaat dan efek minum air dingin bagi tubuhMinum air dingin dapat menyebabkan masalah pencernaan. Foto: Getty Images/iStockphoto/

Minum air dingin dapat menyebabkan kesulitan buang air besar. Air dalam kondisi dingin mampu menyempitkan pembuluh darah, yang memperlambat pemecahan makanan di lambung.

Akibatnya, menimbulkan rasa ketidaknyamanan di perut hingga membuat perut kembung karena makanan sulit diproses dengan air dingin.

Oleh karena itu, beralihlah minum air putih yang berada di suhu normal.

2. Sebabkan masalah pernapasan dan tenggorokan

Manfaat dan efek minum air dingin bagi tubuhMinum air dingin juga bisa menyebabkan gangguan pernapasan. Foto: Getty Images/iStockphoto/

Minum air dingin juga bisa menyebabkan gangguan pernapasan, mulai dari sakit tenggorokan, batuk, dan masalah lainnya yang berhubungan dengan penyakit, batuk dan pilek.

Air dingin juga menghasilkan lendir yang berlebih, sehingga menghambat pernapasan.

Dalam situasi tertentu, sengatan air dingin dapat menyebabkan otot tenggorokan terasa tegang sesaat. Sehingga, membuat proses menelan menjadi tidak nyaman atau nyeri.

Penasaran dengan alasan lain yang menyebabkan seseorang perlu menghindari minum air diingin? Simak pada halaman selanjutnya!

3. Memengaruhi metabolisme

Minum Air Dingin Saat Buka Puasa, Amankah untuk Kesehatan?Metabolisme pun terhambat ketika seseorang minum air dingin. Foto: Getty Images/peepo

Mengonsumsi air dingin dapat memengaruhi metabolisme. Tubuh seseorang mengeluarkan energi ekstra untuk menaikkan suhu air dingin ke tingkat suhu internal.

Proses ini dikenal sebagai thermogenesis, yang berarti metabolisme seseorang meningkat sementara tetapi tidak menguntungkan.

Minum air pada suhu sedang mampu meningkatkan laju metabolisme lebih stabil, sekaligus meminimalkan stres pada cadangan energi tubuh.

4. Memperlambat denyut jantung

Minum Air Dingin Saat Buka Puasa, Amankah untuk Kesehatan?Bahayanya lagi, bisa memperlambat denyut jantung. Foto: Getty Images/peepo

Minum air dingin juga dapat memengaruhi denyut jantung. Suhu dingin merangsang saraf vagus, yang berjalan di bagian belakang leher. Saraf ini mengendalikan aktivitas tubuh yang tidak disengaja. Air dingin dapat memicu saraf yang memperlambat denyut jantung.

Orang dengan masalah jantung sebaiknya tidak mengonsumsi air dingin. Untuk menghindari masalah jantung yang tidak terduga, kamu perlu minum air dalam suhu ruang.

5. Menghambat penyerapan nutrisi

Minum air dingin juga mungkin akan mengurangi kemampuan tubuh dalam menyerap nutrisi. Jika sistem pencernaan tidak berfungsi dengan baik, air dingin yang masuk dapat menghambat masuknya nutrisi penting dari makanan.

Hal ini pun menyebabkan defisit dan penurunan kesehatan secara umum.

Minum air mendekati suhu normal tubuh memungkinkan tubuh menyerap vitamin dan mineral dengan lebih baik.

(aqr/adr)



Sumber : food.detik.com

Rutin Makan Oat Bisa Turunkan Berat Badan, Apa Benar?


Jakarta

Oat disebutkan bisa menurunkan berat badan jika dikonsumsi secara rutin. Beberapa ahli menjelaskan manfaat hingga kandungan nutrisi oat untuk diet.

Oat merupakan jenis biji-bijian yang mengandung manfaat sehat untuk tubuh. Oat ini diperkaya dengan berbagai zat gizi mikro dan makro yang dibutuhkan sehari-hari.

Kandungan Nutrisi Oat

Healthy breakfast Organic oat flakes in a wooden bowl Grey textile background Top view Copy spaceHealthy breakfast Organic oat flakes in a wooden bowl Grey textile background Top view Copy space Foto: iStock

Menurut WebMD, oat mengandung lebih banyak protein dibandingkan dengan jenis biji-bijian lain. Mereka juga mengandung serat larut yang disebut sebagai beta-glukan berperan dalam memberi nutrisi dari dalam.


Dilansir dari Food NDTV (24/6), Gargi Sharma selaku ahli gizi memberikan penjelasan tentang oat. “Serat larut dalam oat dapat menurunkan kadar kolesterol dan meningkatkan waktu transit usus, hingga mengurangi penyerapan glukosa dalam tubuh,” jelasnya.

“Selain itu, oat juga mengandung zat antioksidan yang disebut avenanthramides membantu menekan tingkat tekanan darah tinggi dengan memproduksi gas oksida nitrat. Gas oksida nitrat itu berfungsi dalam membantu pergerakan darah melalui pembuluh darah,” lanjut Sharma.

Apakah Efektif Turunkan Berat Badan?

Merujuk pada kandungan nutrisinya, lantas apakah oat dapat menurunkan berat badan? Oat memang kaya akan nutrisi, tapi juga mengandung pati karena kandungan karbohidratnya tinggi.

Ahli gizi dan Pelatihan Kesehatan Makrobiotik, Shilpa Arora menyatakan, bahwa pati dengan indeks glikemik tinggi ini bisa menyebabkan lonjakan insulin hingga meningkatkan risiko diabetes jika mengonsumsinya tidak hati-hati.

Leema Mahajan, selaku ahli gizi mencontohkan konsumsi oat yang dapat menyebabkan indeks glikemik tinggi. Yaitu menggunakan oat instan dengan taburan buah-buahan yang manis.

Efek dari mengonsumsinya justru semakin meningkatkan keinginan akan makanan manis. Selain itu, juga bisa menyebabkan kelelahan dan kelesuan dan memengaruhi program penurunan berat badan.

Cara Tepat Konsumsi Oat

Ilustrasi OatmealIlustrasi Oatmeal Foto: Getty Images/iStockphoto/gresei

Anjali Mukherjee, selaku ahli gizi menjelaskan seperti apa cara tepat mengonsumsi oat agar berat badan bisa turun. Mukherjee mengatakan kalau sebaiknya oat dipadukan dengan makanan yang indeks glikemiknya rendah dan kandungan seratnya sedang.

Selain itu, harus menggunakan oat yang utuh. Karena, oat instan tak sehat yang justru memberikan energi lambat untuk proses penurunan badan.

Menurut sumber lain, ada beberapa cara meracik oat yang enak. Seperti dilansir dari Eat This, sebaiknya oat bisa dinikmati dengan tambahan buah segar yang menyediakan serat tidak larut untuk melancarkan pencernaan.

Salah satu bahan yang dapat membuat oat terasa enak adalah mentega. Namun kalau mengonsumsinya untuk merasakan manfaat oat, sebaiknya hindari mentega. Karena, dalam 1 sendok makan mentega mengandung sekitar 30 miligram kolesterol.

Pemakaian gula juga sebaiknya dihindari. Sebaiknya pilih alternatif pemanis yang lebih sehat, seperti 1 sendok madu.

(yms/odi)



Sumber : food.detik.com

Minum Teh Earl Grey Ternyata Bisa Bikin Mabuk, Ini Penjelasannya!


Jakarta

Pecinta teh mungkin menyukai jenis teh earl grey yang memiliki karakteristik unik. Meskipun enak dan bermanfaat, tetapi terlalu banyak meminumnya bisa sebabkan mabuk.

Earl Grey atau teh bergamot merupakan salah satu jenis teh dengan aroma khas. Teh ini terdiri dari daun teh hitam yang digabung dengan buah pohon citrus bergamia.

Selain profil rasa unik, teh earl grey juga menawarkan sejumlah manfaat untuk kesehatan. Teh ini kaya akan kandungan antioksidan. Konsumsi teh earl grey juga mampu menjaga kesehatan jantung, menambah energi, hingga menjaga kesehatan otak.


Meskipun di Indonesia belum lama populer, tetapi jenis teh ini sudah disukai sejak lama oleh masyarakat Inggris.

Masyarakat Inggris memang terkenal dengan budaya minum teh mereka. Bahkan, saking sangat dinikmati, orang Inggris bisa menghabiskan 100 juta cangkir teh setiap hari, lapor Asosiasi Teh dan Infus Inggris.

Earl grey adalah salah satu jenis teh yang biasa dinikmati sore hari. Melansir mirror.co.uk (23/06/2024), diperkirakan seorang ahli teh mandarin China meracik teh earl grey pertama sebagai hadiah untuk Charles Grey, Earl of Grey ke-2 dan Perdana Menteri Inggris dari tahun 1830 hingga 1834.

Begini unggahan sebuah akun di X terkait teh earl greyBegini unggahan sebuah akun di X terkait teh earl grey Foto: X @qikipedia

Namun, tahukah kamu bahwa minum teh earl grey bisa membuat seseorang mabuk? Unggahan akun @qikipedia di X, sebuah akun untuk acara BBC Qi baru-baru ini pun menulis cuitan mengejutkan terkait teh earl grey.

Mereka mengungkap jika minum lebih dari 16 cangkir atau setara dengan 14 liter teh earl grey dalam sehari, bisa menyebabkan kram otot dan penglihatan kabur. Kondisi ini dikenal sebagai ‘Earl Grey Intoxication.”

Menurut WebMD, keracunan ini kemungkinan besar berasal dari bergamot dalam teh earl grey yang dapat mengganggu saluran kalium, dan menyebabkan sel-sel bereaksi berlebihan terhadap rangsangan. Akhirnya mengakibatkan kejang dan kram otot.

Di dalam teh juga terkandung kafein dalam jumlah besar. Kafein tersebut dapat meningkatkan kecemasan, menyebabkan seseorang kurang tidur dan menjadi penyebab umum depresi.

5 Fakta Teh Earl Grey, Teh Ikonik Inggris yang Diracik Orang ChinaJika dikonsumsi dalam jumlah banyak. teh ini bisa memabukkan. Foto: Getty Images/agaliza

Unggahan informasi ini pun menarik perhatian banyak orang. Pencinta teh meramaikan kolom komentar dengan melontarkan berbagai macam pemikiran.

Seorang netizen mengungkap dirinya memang suka minum teh saat cuaca panas, tetapi menurutnya minum 16 cangkir sangat gila.

Adapun netizen lain yang merasa sangat suka dengan informasi tersebut.

Ia mengungkap, “Pengingat yang bagus bahwa arti harfiah ‘mabuk’ bukanlah ‘mabuk’ tetapi karena ada racun telah masuk ke tubuh.”

Oleh karena itu, pastikan untuk mengonsumsi earl grey dengan takaran yang tidak berlebihan.

(aqr/adr)



Sumber : food.detik.com

5 Minuman Ini Berpredikat Buruk, Padahal Bisa Melangsingkan Tubuh


Jakarta

Enak dan menyegarkan, beberapa minuman ini diklaim sebagai minuman yang dapat menaikkan berat badan. Padahal faktanya sebaliknya!

Pola makan sangat berpengaruh pada kondisi tubuh, termasuk berat badan. Bagi yang sedang diet harus pandai-pandai memilih tak hanya makanan, tetapi juga minuman.

Saking pemilihnya, tak jarang ada yang salah sangka mengklaim sebagai minuman penyebab naiknya berat badan, sehingga minuman tersebut mendapat reputasi buruk.


Namun, ahli gizi Koszyk mengungkap fakta sesungguhnya mengenai beberapa minuman yang selama ini dipandang sebelah mata, aslinya bisa membantu menurunkan bobot tubuh.

Dikutip dari Eating Well (19/05/24), berikut 5 minuman tersebut:

1. Susu Sapi

Ciri-ciri Susu Sapi Segar Sudah BasiStudi tersebut menemukan bahwa minum susu sapi dikaitkan dengan penurunan lemak tubuh. Foto: Getty Images/iStockphoto/oykuozgu

Susu sapi diklaim sebagai minuman ‘buruk’ karena bisa menaikkan berat badan. Itu karena adanya gula alami yang terkandung pada susu sapi.

Namun, penelitian menemukan fakta sebaliknya. Studi tersebut menemukan bahwa minum susu sapi dikaitkan dengan penurunan lemak tubuh dan meningkatkan massa otot.

“Susu sapi memiliki banyak manfaat. Ada kandungan protein yang berkualitas tinggi, seperti leusin yang berperan merangsang pertumbuhan otot. Ini dapat mengoptimalkan pemeliharaan massa otot tanpa lemak,” ujar ahli gizi Koszyk.

2. Susu Kedelai Multi Grain

Susu kedelai multi-grain merupakan susu kedelai yang diperkaya dengan beras merah, wijen hitam, jelai, ekstrak malt, dan biji-bijian lainnya.

Karena tambahan tersebut, banyak yang mengira bahwa susu kedelai yang diperkaya bisa menaikkan berat badan.

Faktanya, uji klinis acak menemukan bahwa menambahkan protein kedelai ke dalam diet tinggi protein yang dibatasi kalori dapat menurunkan berat badan.

“Mengonsumsi susu kedelai yang diperkaya adalah cara yang luar biasa untuk meningkatkan asupan protein, serat, vitamin, dan mineral guna memenuhi kebutuhan nutrisi dan menurunkan berat badan,” ujar peneliti Lauren Harris-Pincus.

Minuman yang diklaim buruk padahal bisa menurunkan berat badan ada di halaman selanjutnya.

3. Kopi dengan pemanis alami

kopiIlustrasi kopi. Foto: Getty Images/grandriver

Kopi manis kerap dipandang buruk, karena kafein pada kopi yang bisa menurunkan berat badan diklaim dapat rusak jika ditambah bahan pemanis.

Namun, hal tersebut tidak seutuhnya benar asalkan pemanis yang digunakan merupakan pemanis alami. Mengingat tak semua orang suka menikmati kopi hitam.

“Memilih krimer kopi yang tepat dan rendah gula dan lemak jenuh dapat memberikan kepuasan sekaligus selaras dengan tujuan penurunan berat badan,” ujar Koszyk.

Kamu bisa menggunakan susu almond, madu, kayu manis, krimer homemade sebagai alternatif pemanis alami.

4. Jus Delima Alami

Jus buah kerap diklaim menyehatkan karena terbuat dari buah-buahan. Namun, faktanya jus buah merupakan minuman dengan kandungan gula yang tinggi.

Sebab biasanya jus buah sering ditambah dengan gula pasir, air gula, hingga susu kental manis untuk meningkatkan rasa. Sebagai alternatif, kamu bisa pilih jus buah delima alami.

Artinya, tanpa tambahan apapun, hanya ekstrak sari buah delima. Meskipun tanpa pemanis, tetapi jus delima memiliki rasa yang segar dan manis alami.

“Konsumsi buah delima telah terbukti bermanfaat dalam mengurangi berat badan, tekanan darah, gula darah, dan penan kesehatan kardiovaskular,” ujar Koszyk.

Itu karena buah delima kaya akan polifenol, senyawa antioksidan yang baik dan dapat membantu membersihkan tubuh dari radikal bebas serta mengurangi peradangan.

5. Minuman soda rendah gula

Woman hand giving glass ,Soft drinks with ice, sweethart or buddyIlustrasi minuman soda. Foto: Getty Images/iStockphoto/tongpatong

Soda juga dikenal sebagai minuman tinggi gula, karenanya harus dihindari apalagi jika kamu dalam proses diet penurunan berat badan.

Namun, berbeda dengan soda rendah gula dan nol kalori. Soda ini justru bisa membantu menurunkan berat badan. Dengan minum soda ini bisa mengurangi jumlah kalori harian.

Meskipun aman dalam jumlah sedang, tetapi soda rendah gila ini kelemahannya tidak mengandung nutrisi apapun, sehingga tidak memberikan manfaat kesehatan.

(raf/odi)



Sumber : food.detik.com

Protein Hewani Bersumber dari Apa Saja? Ini Jawabannya

Jakarta

Protein adalah salah satu makronutrien yang dibutuhkan tubuh. Protein bersumber dari hewan maupun tumbuhan.

Protein dari hewan dikenal dengan sebutan protein hewani, sementara protein dari tumbuhan disebut protein nabati. Protein hewani tidak hanya berasal dari daging hewan seperti ikan, ayam, dan sapi, lho. Protein hewani juga berasal dari produk-produk hewani.

Sumber Protein Hewani

Protein hewani bersumber dari apa saja? Ini dia sumber-sumber protein hewani.

1. Daging Tanpa Lemak

Sumber protein hewani yang pertama adalah daging tanpa lemak. Mengutip Harvard Health Publishing, daging ayam, sapi, dan kalkun merupakan sumber protein yang baik. Tak hanya itu, daging juga kaya akan zat besi dan zink.


Untuk menghindari lemak jenuh yang tidak sehat, pilih bagian yang rendah lemak, seperti daging giling atau dada ayam tanpa kulit.

2. Ikan

Sumber protein hewani selanjutnya adalah ikan. Ikan salmon, tuna, dan makarel kaya akan protein dan asam lemak omega 3 yang baik untuk kesehatan jantung.

Jika ingin sering memakan ikan, pilihlah yang rendah kandungan merkuri, seperti ikan salmon, teri, dan trout.

3. Produk Olahan Susu

Orang yang menjalani pola makan vegetarian tetap bisa mendapatkan protein hewani, sebab protein hewani juga bersumber dari susu dan produk olahannya.

Contohnya, susu, keju, dan yoghurt kaya akan protein, kalsium, dan nutrisi lain yang baik untuk tubuh.

Perlu diingat, produk olahan susu biasanya memiliki kadar lemak jenuh yang tinggi. Jadi, sebaiknya batasi konsumsi keju dan pilihlah susu dan yoghurt rendah lemak.

4. Telur

Sumber protein hewani selanjutnya adalah telur. Telur mengandung berbagai macam asam amino yang diperlukan tubuh, sehingga telur adalah sumber protein yang komplet. Tak hanya itu, telur juga sumber vitamin, mineral, lemak sehat, dan antioksidan.

5. Hewan Laut

Bukan hanya ikan, berbagai jenis hewan laut lain juga kaya akan protein, lho. Mengutip Livestrong, hewan laut seperti udang, kerang, dan tiram juga bisa jadi sumber protein hewani.

Pentingnya Protein Hewani

Penting untuk mendapatkan asupan protein hewani yang cukup. Menurut situs resmi Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah, rendahnya asupan protein hewani pada balita dapat mengakibatkan stunting pada anak.

Selain itu, mengutip situs resmi Rumah Sakit Universitas Indonesia, protein hewani kaya akan mikronutrien sebagai berikut.

  • Vitamin B12 berperan dalam menjaga kesehatan saraf dan otak serta pembentukan sel darah merah.
  • Vitamin D berperan dalam penyerapan kalsium dan sistem kekebalan tubuh.
  • DHA (docosahexaenoic acid) berperan dalam kesehatan otak anak.
  • Zat besi mengangkut oksigen dari paru-paru ke jaringan dan meningkatkan sistem imun tubuh.
  • Zink berperan dalam mendukung pencernaan, sistem imun tubuh, serta masa pemulihan.

Berapa Banyak Asupan Protein yang Dibutuhkan Per Hari?

Apakah konsumsi protein harianmu sudah cukup? Menurut Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 28 Tahun 2019 tentang Angka Kecukupan Gizi yang Dianjurkan untuk Masyarakat Indonesia, berikut asupan protein harian yang dianjurkan berdasarkan umur dan jenis kelamin.

Asupan Protein Harian untuk Bayi

  • Usia 0-5 bulan: 9 gram
  • Usia 6-11 bulan: 15 gram
  • Usia 1-3 tahun: 20 gram
  • Usia 4-6 tahun: 25 gram
  • Usia 7-9 tahun: 40 gram

Asupan Protein Harian untuk Laki-laki

  • Usia 10-12 tahun: 50 gram
  • Usia 13-15 tahun: 70 gram
  • Usia 16-18 tahun: 75 gram
  • Usia 19-29 tahun: 65 gram
  • Usia 30-49 tahun: 65 gram
  • Usia 50-64 tahun: 65 gram
  • Usia 65-80 tahun: 64 gram
  • Usia 80 tahun ke atas: 64 gram

Asupan Protein Harian untuk Perempuan

  • Usia 10-12 tahun: 55 gram
  • Usia 13-15 tahun: 65 gram
  • Usia 16-18 tahun: 65 gram
  • Usia 19-29 tahun: 60 gram
  • Usia 30-49 tahun: 60 gram
  • Usia 50-64 tahun: 60 gram
  • Usia 65-80 tahun: 58 gram
  • Usia 80 tahun ke atas: 58 gram

Jadi, protein hewani bersumber dari daging hewan, hewan laut, dan berbagai produk olahan hewan seperti telur dan susu.

Penting untuk memenuhi asupan protein sehari-hari, salah satunya dari protein hewani. Semoga bermanfaat!

(khq/khq)



Sumber : food.detik.com

Benarkah Konsumsi Makanan Mengandung Kolagen Bikin Kulit Kenyal dan Sehat?


Jakarta

Makanan mengandung kolagen seringkali dipromosikan sebagai suplemen yang baik untuk kulit. Namun, apakah mengonsumsi kolagen lewat makanan benar memberi manfaat?

Kolagen merupakan jenis protein alami yang bermanfaat bagi kesehatan. Meskipun tubuh dapat memproduksi kolagen secara alami, tetapi jumlah kolagen bisa menurun seiring bertambahnya usia.

Oleh karena itu, banyak yang mencari asupan kolagen dari suplemen atau dari makanan dan minuman yang diklaim mengandung kolagen.


Seperti beauty hot pot atau kaldu kolagen yang seringkali diklaim mampu memberikan kilau awet muda pada wajah dan mencegah kerutan.

Makanan yang mengandung kolagen juga terus membanjiri pasar makanan. Tidak hanya campuran sup kolagen pada hot pot, tetapi banyak juga yang menjual bubur kolagen, mie instan kolagen, hingga kaldu kolagen dalam kemasan.

Namun, apakah mengonsumsi makanan yang diklaim mengandung kolagen ini benar-benar bermanfaat untuk kesehatan kulit?

Seorang ahli gizi dan dokter estetika menjelaskan cara kerja kolagen dan apa yang harus diwaspadai oleh pembeli. Melansir todayonline.com (16/06/2024), berikut penjelasannya!

1. Apa itu kolagen?

Ilustrasi minuman kolagenKolagen merupakan protein yang ditemukan pada kulit, rambut, kuku dan bekerja menjaga elastisitas dan kelembaban kulit. Foto: Getty Images/iStockphoto/Beo88

Kolagen adalah salah satu jenis protein yang diproduksi tubuh manusia secara alami, dengan menggunakan asam amino dari makanan kaya protein atau kolagen, seperti kaldu tulang, ikan, dan daging.

Di dalam tubuh, kolagen biasa ditemukan pada kulit, rambut, kuku, tendon, hingga tulang rawan. Kolagen bekerja dengan zat lain untuk menjaga elastisitas, volume, dan kelembapan kulit.

Kolagen juga dibutuhkan untuk membentuk protein, seperti keratin yang membentuk kulit, rambut, dan kuku.

Sayangnya, tingkat produksi kolagen alami dalam tubuh semakin menurun ketika seorang individu mencapai usia pertengahan 20.

Selain faktor penuaan, beberapa faktor lain juga bisa mendukung penurunan produksi kolagen alami. Misalnya, kerusakan akibat sinar matahari, merokok, serta konsumsi alkohol dan gula.

Menurut Ms Jaclyn Reutens, ahli diet klinis dan olahraga di Aptima Nutrition & Sports Consultants, genetika juga dapat memengaruhi laju sintesis kolagen, sama seperti pengaruhnya terhadap jumlah melanin yang dimiliki setiap orang.

2. Apakah kolagen pada makanan dan minuman dapat menggantikan?

KolagenKonsumsi produk makanan atau minuman kolagen juga sebenarnya tidak bisa menggantikan kolagen yang hilang. Foto: Getty Images/Gingagi

Meskipun banyak produk makanan dan minuman yang diklaim mengandung kolagen, tetapi kolagen di dalam produk tersebut tidak mampu menggantikan kolagen yang hilang.

Sebab, tubuh manusia tidak dapat menyerap kolagen dalam bentuk utuh untuk menggantikan kolagen yang hilang. Molekulnya terlalu besar untuk langsung masuk ke aliran darah atau kulit.

Ketika masuk perut, kolagen dipecah menjadi peptida selama pencernaan, yang merupakan rantai pendek asam amino. Setelah dipecah, tidak ada kendali dan tidak ada yang tahu seberapa banyak kolagen itu diserap.

Tubuh akan menyimpannya di tempat paling membutuhkan, yang mungkin bukan di kulit, tetapi di otot, tulang, tendon, atau tulang rawan.

Menurut ahli gizi di Singapura, Adlyn Farizah, asam amino juga dapat ditemukan di banyak makanan kaya protein lainnya, tidak hanya di makanan mengandung kolagen.

Oleh karena itu,makanan sehari-hari lainnya, seperti daging hingga makanan laut sebenarnya memiliki asupan protein yang sama banyaknya untuk membantu tubuh memproduksi kolagen.

Untuk mengetahui apakah suplemen kolagen layak atau tidak dikonsumsi, bisa dilihat pada halaman selanjutnya!

3. Apakah suplemen kolagen layak dikonsumsi?

KolagenDaripada mengonsumsi suplemen kolagen, lebih baik mengonsumsi makanan alami dan melakukan perawatan. Foto: Getty Images/Gingagi

Belum ada penelitian dalam skala besar yang membuktikan khasiat dari konsumsi suplemen kolagen.

Ms Reutens, ahli diet mengungkap, suplemen kolagen biasanya mengandung bentuk kolagen terhidrolisis. Berarti kolagen itu telah dipecah menjadi peptida yang lebih kecil untuk memastikan lebih banyak kolagen diserap dalam tubuh.

Pada akhirnya, masih diperlukan lebih banyak penelitian untuk menentukan dampak sebenarnya kolagen pada hasil ini.

Perlu penelitian lebih lanjut juga tentang keamanan konsumsi dan potensi jangka panjangnya. Sebab, kualitas dari sumber suplemen kolagen bisa sangat bervariasi.

Dr. Lim dari klinik estetika memperingatkan, sejumlah suplemen mungkin mengandung bahan tambahan atau kontaminan yang dapat menimbulkan risiko kesehatan.

Oleh karena itu, daripada mengonsumsi produk makanan dan minuman mengandung kolagen, lebih baik melakukan perawatan kulit yang lebih teruji.

Ketika memilih produk perawatan kulit, Dr Lim menyarankan untuk memilih produk mengandung bahan, seperti retinol dan vitamin C yang lebih mungkin memberikan hasil yang terlihat.

Disarankan juga untuk mengatur pola hidup, seperti meminimalkan paparan sinar UV hingga mengubah pola makan dengan lebih banyak konsumsi makanan alami.

Misalnya, konsumsi makanan kaya protein, seperti daging dan makanan laut yang dapat membantu meningkatkan kadar kolagen. Para vegetarian juga bisa memperoleh banyak kolagen dengan konsumsi kacang-kacangan.

(aqr/adr)



Sumber : food.detik.com