Nuansa Baru Gedung Museum dan Galeri Foto Jurnalistik Antara



Jakarta

Terletak di seberang Pos Bloc, tepatnya di sebelah barat pintu masuk selatan Pasar Baru, ada gedung putih bersejarah yang jadi saksi disiarkannya proklamasi kemerdekaan Indonesia ke seluruh penjuru dunia, lho!

Itu adalah Kompleks Antara Heritage Center (AHC), termasuk Gedung Museum dan Galeri Foto Jurnalistik. Gedung itu baru saja berbenah selama tujuh bulan dan kini siap tampil kembali menjadi destinasi wisata sejarah dan jurnalistik di Jakarta.

Peresmian gedung itu dilakukan oleh Menteri BUMN Erick Thohir Selasa (14/5/24).


Kompleks AHC adalah bangunan cagar budaya kelas A yang menjadi salah satu bagian dari Weltevreden (kawasan tempat tinggal utama orang-orang Eropa di pinggiran Batavia, Hindia Belanda).

Antara Heritage Center yang berlokasi di kasawan Pasar Baru, Jakarta Pusat diresmikan hari ini. Kompleks ini di antaranya untuk Kantor Berita Antara. Yuk intip suasananya.Antara Heritage Center yang berlokasi di kasawan Pasar Baru, Jakarta Pusat diresmikan hari ini. Kompleks ini di antaranya untuk Kantor Berita Antara. Yuk intip suasananya. (Pradita Utama/detikcom)

Gedung berumur 107 tahun itu menjadi salah satu gedung bersejarah karena kawasan gedung ini merupakan saksi terjadinya peristiwa penting di Indonesia. Di tempat ini lah pertama kali proklamasi kemerdekaan digaungkan ke seluruh penjuru dunia.

Kompleks AHC terdiri dari Griya Aneta dan Graha Antara.

Griya Aneta dibangun oleh seorang raja media asal Hindia Belanda, Dominique Willem Berretty pada 1917. Gedung itu kemudian menjadi Kantor Berita Belanda Aneta.

Barulah kemudian beralih kepemilikan ke Kantor Berita Antara pada 1962. Yakni, saat Presiden Sukarno menguatkan posisi dan memastikan kantor berita Aneta dan kantor berita Jepang Domei di Pasar Baru menjadi milik Kantor Berita Antara.

Antara Heritage Center yang berlokasi di kasawan Pasar Baru, Jakarta Pusat diresmikan hari ini. Kompleks ini di antaranya untuk Kantor Berita Antara. Yuk intip suasananya.Antara Heritage Center yang berlokasi di kasawan Pasar Baru, Jakarta Pusat diresmikan hari ini. Kompleks ini di antaranya untuk Kantor Berita Antara. (Pradita Utama/detikcom)

Kini, pengunjung umum dapat menikmati pameran foto sejarah Indonesia dan sejarah pers yang diambil oleh para jurnalis Antara sejak zaman dahulu hingga masa kini. Selain itu beberapa peninggalan benda-benda bersejarah salah satunya sepeda motor wakil presiden RI ke-3, H. Adam Malik ada di gedung ini.

Gedung itu terdiri dari dua lantai. Lantai 1 berfokus pada galeri foto yang dipotret oleh para jurnalis dan lantai 2 berisikan pajangan alat pendukung kegiatan jurnalistik dari masa pra-kemerdekaan hingga pasca kemerdekaan Indonesia, seperti mesin tik dan alat cetak arsip.

Museum dan Galeri Foto Jurnalistik Antara berada di Jl. Antara No.59, Pasar Baru, Jakarta Pusat. Buka setiap hari Selasa-Minggu pukul 10.00 – 20.00 WIB. Untuk informasi terkini terkait museum dan pameran, traveler bisa pantau melalui instagram resminya @gfja.

(fem/fem)



Sumber : travel.detik.com

Jangan Tertipu! Ini 5 Cara Mudah Membedakan Oli Asli dan Palsu


Jakarta

Penjualan oli palsu ternyata masih marak terjadi di berbagai tempat. Hal ini tentu sangat merugikan para pengendara yang ingin mengganti oli mesin.

Dengan iming-iming harga yang lebih murah, hal ini membuat sejumlah masyarakat terkecoh dan akhirnya memilih oli palsu. Padahal, penggunaan oli palsu dapat memicu kerusakan mesin karena oli tersebut bisa saja bekas pakai dari kendaraan lain.

Namun jangan khawatir, sebab ada sejumlah cara untuk membedakan antara oli asli dan palsu. Lantas, bagaimana caranya? Simak pembahasannya dalam artikel ini.


Cara Membedakan Oli Asli dan Palsu

Mengganti oli mesin secara berkala dapat menjaga kondisi mesin kendaraan agar selalu prima. Namun, ada sejumlah oknum di berbagai bengkel tidak resmi yang menjual oli palsu kepada konsumen.

Sebagai pemilik kendaraan, tentu kamu harus jeli dan mengecek apakah oli yang dipakai merupakan asli atau justru palsu. Dilansir situs Auto2000, berikut cara mudah membedakan oli asli dan palsu.

1. Cek Nomor Produksi di Botol Oli

Cara yang pertama adalah mengecek nomor produksi dalam kemasan oli. Pada umumnya, nomor produksi akan tertera pada tutup dan botol kemasan.

Coba bandingkan nomor produksinya, apakah yang tertulis di tutup dan botol sama? Jika iya, maka dapat dipastikan bahwa oli tersebut asli. Namun jika berbeda maka sudah pasti oli tersebut palsu.

2. Cek Segel Kemasan di Botol Oli

Untuk lebih memastikan lagi, cobalah cek pada botol kemasan oli apakah masih tersegel dengan benar atau tidak ada segel sama sekali. Sebab, segel tersebut hanya dapat dibuat menggunakan mesin di pabrik, jadi tak bisa ditiru oleh oknum pembuat oli palsu.

3. Lihat Label dan Hologram di Botol Oli

Cara selanjutnya adalah melihat label dan hologram yang tertempel di botol kemasan oli. Sebagai perbandingan, oli asli memiliki cetakan label yang kualitasnya baik, sehingga saat menyentuh cetakan labelnya akan terasa timbul.

Lain halnya dengan oli palsu, di mana cetakan labelnya memiliki kualitas rendah dan terlihat kusam. Namun, para oknum sering mengakalinya dengan menggunakan botol oli asli yang bekas pakai, tetapi isinya telah diganti dengan oli palsu.

Untuk itu, cek juga hologram yang terdapat pada botol oli. Oknum yang menjual oli palsu biasanya tidak menyertakan hologram atau hologram yang ditempel terlihat palsu.

4. Muncul Bau Aneh

Salah satu tanda-tanda oli palsu adalah mengeluarkan bau yang aneh. Memang, oli asli tidak memiliki aroma yang wangi layaknya parfum, namun setidaknya aromanya masih wajar dan tidak menyengat di hidung.

Sedangkan oli palsu mengeluarkan bau yang aneh dan tidak sedap. Hal ini lantaran oli telah dicampur dengan bahan-bahan lain atau menggunakan oli bekas kendaraan yang baru diganti.

5. Warna Oli

Cara yang terakhir membedakan antara oli asli dan palsu adalah dengan melihat warna oli. Untuk oli asli memiliki warna kuning cerah layaknya minyak goreng baru. Lalu, oli asli berkualitas baik juga sedikit kental.

Lain halnya dengan oli palsu, yang mana warnanya cenderung cokelat dan hitam karena bekas pemakaian. Selain itu, oli palsu juga terlihat lebih encer.

Itu dia lima cara mudah membedakan antara oli asli dan palsu. Semoga artikel ini dapat membantu detikers agar lebih teliti saat membeli oli mesin, baik membelinya secara langsung atau lewat online.

(ilf/fds)



Sumber : oto.detik.com

Hati-hati! Klaim Asuransi Mobil Bisa Ditolak karena Ini



Jakarta

Asuransi kendaraan menjadi komponen penting dalam memiliki kendaraan bermotor. Dengan terlindungi asuransi, kita bisa tenang kalau ada kerusakan atau bahkan kehilangan.

Beberapa risiko bisa ditanggung asuransi seperti kerusakan akibat kecelakaan, sampai gara-gara banjir. Menurut Benny Fajarai, Co-Founder yang juga CMO marketplace asuransi Lifepal, pemilik kendaraan bisa saja mengajukan klaim asuransi mobil banjir. Namun, ada beberapa penyebab klaim asuransi yang diajukan ditolak.

Perlu dicatat, asuransi standar saja sebenarnya tidak meng-cover kerusakan kendaraan akibat banjir. Pemilik kendaraan harus memiliki perluasan manfaat asuransi jika ingin bencana alam seperti banjir dan gempa bumi ditanggung oleh proteksi kendaraan. Tapi tentu saja perluasan manfaat itu memiliki biaya premi yang lebih mahal.


Meski sudah memiliki perluasan jaminan dengan proteksi bencana alam, klaim asuransi bisa saja ditolak. Kamu juga perlu tahu bahwa ada beberapa kondisi yang membuat klaim asuransi ditolak. Berikut beberapa contohnya dikutip dari Lifepal.

1. Polis sudah tidak aktif

Salah satu faktor utama mengapa klaim asuransi mobil ditolak adalah karena polis lapse atau kondisi polis tidak aktif. Biasanya, kondisi ini terjadi jika Anda belum membayar premi melebihi batas waktu maksimum, sehingga perusahaan asuransi tidak bisa membayar klaim.

2. Kerusakan terjadi sebelum mendaftar asuransi

Klaim asuransi mobil juga bisa ditolak karena kerusakan sudah ada sebelum mendaftar asuransi.

3. Melanggar aturan

Klaim asuransi mobil juga akan mendapat penolakan jika pengemudi kendaraan yang diasuransikan melanggar aturan lalu lintas. Pelanggaran itu seperti tidak memiliki SIM, mengemudi dalam kondisi mabuk, tidak menaati rambu lalu lintas dan menimbulkan terjadinya kecelakaan.

Hal lain yang tak kalah penting diperhatikan adalah lokasi terjadinya kecelakaan. Jika mobil mengalami lecet saat berada di wilayah tertentu yang tidak termasuk dalam kontrak kesepakatan polis asuransi, maka klaim bisa ditolak.

4. Polis asuransi tidak dalam masa tunggu

Apapun jenis polis asuransi yang dimiliki, tentu ada masa tunggu yang telah ditetapkan perusahaan. Umumnya, perusahaan memberi periode satu bulan setelah polis terbit, di waktu ini nasabah belum bisa mengajukan klaim. Jika Anda mengalami risiko pada masa waktu tunggu tersebut, maka bisa jadi klaim asuransi akan ditolak.

5. Menerobos banjir

Kerusakan mobil atas kesengajaan diri sendiri tentu akan ditolak. Klaim asuransi mobil akan ditolak jika pengemudi kendaraan terbukti sengaja menerjang banjir sehingga menyebabkan mesin kemasukan air. Selain itu, jika salah memilih jalan yang memang berpotensi banjir, mak klaim akan ditolak karena kesalahan itu atas dasar kelalaian diri sendiri.

6. Ada aksesori tambahan yang tidak dilaporkan

Terakhir, klaim asuransi akan ditolak kalau ada aksesori tambahan. Perlu dipahami, pemilik kendaraan harus melaporkan aksesori tambahan yang dipasang di mobil kepada perusahaan asuransi. Hal ini dilakukan agar perusahaan bisa tepat menghitung nilai pertanggungan.

(rgr/din)



Sumber : oto.detik.com

Museum BI Punya Koleksi Uang Kuno, Kepoin Yuk!



Jakarta

Jika traveler sedang berlibur ke Jakarta, Kota Tua jadi salah satu destinasi primadona wisatawan. Di antara barisan bangunan tinggalan kolonial, ada satu bangunan estetik, bernama Museum Bank Indonesia. Yuk simak ada apa sih di Museum Bank Indonesia!

Jakarta memiliki sederet museum dengan berbagai macam barang bersejarah yang dipamerkan. Kawasan Kota Tua, Jakarta Barat menjadi salah satu wilayah yang menyimpan banyak museum ciamik.

Di Kota Tua Jakarta, tersembunyi sebuah peninggalan bersejarah yang tak boleh dilewatkan. Bernama Museum Bank Indonesia. Bangunan kuno nan megah ini terletak di Jalan Pintu Besar Utara No. 3.

Tak hanya menyimpan kisah panjang perjalanan Bank Indonesia, museum yang satu ini juga memiliki desain interior yang terbilang menarik. Menggunakan teknologi modern untuk memberikan pengalaman berbeda yang memanjakan pengunjung.

Museum Bank IndonesiaMuseum Bank Indonesia (Ni Made Nami Krisnayanti/detikcom)

Masuk ke museum ini hanya perlu membayar mulai dari Rp 5.000/orang, namun jika membawa kartu pelajar atau kartu tanda mahasiswa, traveler tak dipungut biaya alias gratis. Sip untuk traveler pemburu destinasi wisata ramah di kantong.

Museum Bank Indonesia adalah sebuah destinasi yang didirikan dengan tiga tujuan utama, sebagai ruang untuk menyampaikan kebijakan Bank Indonesia, tempat penyimpanan dan pemeliharaan benda-benda numismatik serta dokumen-dokumen bersejarah, pusat rekreasi literasi yang menggabungkan hiburan dengan pendidikan.

Museum Bank Indonesia menghadirkan ragam koleksi yang memukau. Mulai dari uang-uang kuno zaman kerajaan Hindu-Buddha, masa kejayaan Islam, hingga zaman kolonial, serta koleksi uang Indonesia sejak awal kemerdekaan hingga saat ini.

Traveler juga akan diajak menelusuri evolusi logo Bank Indonesia serta melihat keindahan emas dalam bentuk mata uang. Tak hanya itu, museum ini juga menjadi saksi bisu perjalanan panjang dunia perbankan Indonesia.


Museum Bank IndonesiaKoleksi uang dari masa ke masa di Museum Bank Indonesia (Ni Made Nami Krisnayanti/detikcom)

Dari peran sentral Bank Indonesia sejak masa pra-kolonial hingga pendiriannya pada tahun 1953, serta kebijakan-kebijakan yang telah dijalankan, hingga aktivitas perbankan pada masa penjajahan.

Tak hanya menarik dari segi koleksinya, penyajian di Museum Bank Indonesia juga dikemas dengan modern dan interaktif. Menggunakan teknologi canggih seperti layar elektronik, panel interaktif, dan televisi plasma, museum ini memberikan pengalaman yang mengesankan bagi setiap pengunjung.

Bagi traveler yang ingin berkunjung, Museum Bank Indonesia buka setiap hari, kecuali Senin dan hari libur nasional. Museum ini buka mulai pukul 08.00 hingga 15.30 WIB.

Lagi di Kota Tua dan bingung mau berlibur kemana? Museum Bank Indonesia jadi destinasi wajib bagi traveler pecinta sejarah dengan penyajian yang kekinian. Ramah di kantong pula!

(fem/fem)



Sumber : travel.detik.com

Pentingnya Fitur ESP saat Musim Hujan Tiba



Jakarta

Libur akhir tahun 2023 sudah di depan mata nih, pasti banyak di antara detikers yang ingin pergi liburan. Tapi ingat ya detikers, menjelang akhir tahun, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi curah hujan di Indonesia akan terus mengalami peningkatan hingga Februari 2024 mendatang.

Nah jika detikers pergi berlibur akhir tahun dengan mengendarai mobil, detikOto ingatkan agar lebih waspada dan lebih memanfaatkan fitur terbaik pada kendaraan detikers. Seperti yang diingatkan Asst. to Service Dept. Head PT Suzuki Indomobil Sales, Hariadi dalam siaran resmi yang diterima detikOto.

Hariadi menerangkan selain berhati-hati dalam menyetir, pengemudi juga bisa meningkatkan keselamatan berkendaranya dengan memanfaatkan fitur Electronic Stability Program (ESP) seperti fitur yang ada pada mobil Suzuki. Soalnya Fitur ini punya peran signifikan untuk menjaga mobil tetap stabil dan memberi kontrol lebih pada pengemudi dalam kondisi berbahaya.


“Fitur ESP ini sangat penting peranannya dalam menjaga keselamatan saat berkendara. Di jalan banyak ditemui kejadian tidak terduga, terlebih pada saat hujan. Dengan membiarkan fitur ESP aktif, pengemudi dapat lebih rileks saat mengemudi karena ESP akan berperan cepat mendeteksi kondisi perjalanan dan manuver mobil, serta secara otomatis melakukan koreksi dari sistem pengereman maupun kestabilan jika diperlukan untuk mendapatkan traksi terbaik yang memberikan rasa aman bagi pengemudi. Sebagian besar model mobil penumpang Suzuki juga telah dilengkapi ESP seperti Grand Vitara, New XL7 Hybrid, All New Ertiga Hybrid, Baleno, Jimny, Ignis hingga S-Presso,” tutur Hariadi.

Tapi apa sih fitur ESP (Electronic Stability Program)? Secara umum, ESP merupakan sebuah sistem keselamatan aktif yang dirancang untuk membantu menjaga stabilitas saat menikung jika roda depan atau roda belakang tergelincir, serta mempertahankan traksi pada saat terjadi percepatan pada permukaan jalan yang tidak rata atau licin.

Dengan kata lain, ketika Electronic Stability Program(ESP) mendeteksi potensi selip atau kehilangan traksi pada roda, maka sistem ESP akan secara otomatis merespon dengan cara mengurangi tenaga mesin atau membagi tenaga pada roda penggerak yang lebih memerlukan, serta mengendalikan tekanan pengereman kepada roda secara selektif sehingga mengurangi resiko kecelakaan.

Fitur ESP pada Grand VitaraFitur ESP pada Suzuki Grand Vitara Foto: dok. Suzuki Indomobil Sales

Keragaman Fungsi pada Fitur ESP

Fitur ESP dapat mengendalikan 4 sistem keselamatan aktif, antara lain Anti-lock Brake System (ABS), Sistem Brake Assist, Sistem Kontrol Traksi, dan Sistem Kontrol Stabilitas yang masing-masing menunjang kinerja sistem deselerasi maupun penerus tenaga ke setiap roda yang secara otomatis aktif ketika kendaraan mendeteksi terjadinya kondisi abnormal pada kecepatan roda mobil.

Sistem ABS berperan untuk menghindari terkuncinya sistem rem dan roda sehingga pengemudi dapat menjaga arah mobil saat melakukan pengereman keras di jalan licin atau pengereman mendadak.

Di saat yang bersamaan pengemudi melakukan pengereman darurat, maka sistem Brake Assist akan langsung aktif memberikan bantuan tekanan pengereman lebih besar agar kendaraan berhenti lebih cepat. Pada kondisi jalan yang licin akibat hujan atau media penghambat lainnya, sensor pada sistem Kontrol Traksi akan secara otomatis aktif untuk membatasi putaran roda sehingga mencegah selip saat kendaraan mulai bergerak. Sedangkan, Sistem Kontrol Stabilitas yang akan memberikan pengendalian terpadu pada rem, kontrol traksi, dan kontrol mesin agar kestabilan kendaraan tetap terjaga sekalipun pada kondisi setir kemudi diputar secara mendadak.

Hariadi menambahkan keberadaan ESP pada mobil modern sangat diperlukan karena banyak manfaat yang bisa didapatkan berkaitan dengan keselamatan berkendara, seperti membantu respon pengemudi dan mencegah kehilangan kontrol mobil pada situasi yang darurat, mencegah understeer (kecenderungan mobil meluncur lurus saat berbelok di tikungan) maupun oversteer (kondisi bagian belakang mobil kehilangan traksi dan keluar dari sisi tikungan), hingga mereduksi resiko aqua planing (berkurangnya traksi roda diakibatkan lapisan air yang berada di atas permukaan jalan).

(lth/rgr)



Sumber : oto.detik.com

Bucket List Long Weekend, Ini 5 Spot Glamping Sejuk di Malang!



Malang

Long weekend akan datang kembali di minggu ketiga Mei 2024. Ingin memanfaatkannya? Bisa menjajal beberapa glamping estetik di Malang.

Dikenal dengan cuaca dan udaranya yang sejuk, Kota Malang sering jadi destinasi wisata yang banyak dikunjungi wisatawan lokal bahkan mancanegara. Jika berencana menginap dengan harga terjangkau, traveler bisa mencoba pengalaman berlibur di tempat glamping.

Glamping merupakan singkatan dari glamorous camping yang artinya berkemah di alam bebas yang dilengkapi dengan berbagai fasilitas lengkap tanpa perlu repot membawa peralatan dari rumah. Beberapa fasilitas yang tersedia mulai dari tempat tidur, listrik, air hingga bak air panas.


Bagi traveler yang tertarik untuk berlibur ke Kota Malang sambil menikmati hawa sejuk yang menyatu dengan alam, yuk simak sejumlah rekomendasi tempat glamping Malang berikut ini.

5 Rekomendasi Tempat Glamping di Malang 2024

1. Lembah Indah Resort Malang

Lembah Indah Resort Malang cukup populer di kalangan wisatawan dengan memiliki konsep yang cukup unik. Lokasi glamping ini memanfaatkan keindahan pemandangan sawah dan perkebunan yang hijau. Area penginapan glamping didesain berbentuk bulat transparan, sehingga memberikan pengalaman tidur sambil melihat bintang-bintang.

Glamping tersebut menawarkan beberapa tipe glamping yakni Glamping Sasmaya, Glamping Dawala, dan Glamping Carani. Fasilitas yang disediakan di Lembah Indah Resort cukup lengkap diantaranya WiFi, TV, kamar mandi dengan hot shower, pendingin ruangan, taman kecil hingga sarapan gratis.

– Lokasi: Dusun Gendogo, Desa Balesari, Kecamatan Ngajum, Kabupaten Malang
– Jam Buka: 08.00-18.00 WIB
– Harga: Senin hingga Jumat: Rp850.000-Rp1.050.000/malam. Hari Sabtu dan Minggu: Rp 950.000-Rp1.200.000/malam.

2. Oak Tree Glamping Resort

Oak Tree Glamping Resort merupakan area penginapan di Kota Batu yang letaknya hanya sekitar 5 km dari Museum Angkut. Memiliki desain dengan tema pedesaan, membuat tempat glamping terasa sejuk didukung dengan berbagai dekorasi kamar yang memakai furnitur kayu.

Berbagai fasilitas lengkap siap memanjakan pengunjung diantaranya ada kolam renang, Wifi, AC, ruang tamu, layanan resepsionis 24 jam, fasilitas anak, area api unggun, pusat kebugaran hingga fasilitas BBQ.

– Lokasi: Jl. Raya Tawangargo No. 1, Sisir, Kec. Batu, Kota Batu
– Jam Buka: 14.00-00.00 WIB
– Harga: Mulai dari Rp 761.000

3. Glamping Malang Dreamland

Bagi traveler yang tertarik untuk menikmati keindahan pegunungan di Malang, Glamping Malang Dreamland dapat menjadi pilihan yang tepat. Tempat glamping ini menyediakan sekitar 5 unit glamping yang masing-masing dirancang untuk dua orang.

Tak hanya itu, penginapan ini juga menyediakan interior modern yang menghadap langsung ke perbukitan hijau.

Berbagai fasilitas yang tersedia cukup lengkap diantaranya queen size bed, pendingin ruangan, sofa, hot shower, sarapan gratis, mini garden hingga wahana bermain anak. Selain itu, ada kafe dan kantin yang juga menyediakan berbagai pilihan makanan dan minuman.

– Lokasi: Desa Ngadireso, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang
– Jam Buka: 09.00-18.00 WIB
– Harga: Senin hingga Jumat: Rp450.000/malam, Sabtu dan Minggu: Rp500.000/malam.

4. Bata Merah Guest House & Camping Ground

Rekomendasi Glamping Malang berikutnya yang tidak kalah menarik adalah Bata Merah Guest House & Camping Ground. Bentangan sawah yang hijau dan perkebunan yang segar akan memanjakan pengunjung saat menginap di area glamping tersebut.

Tak hanya itu, pengunjung juga akan merasakan hembusan angin yang sejuk dan air yang jernih.
Fasilitas yang disediakan cukup lengkap meliputi layanan resepsionis 24 jam, Wifi, tempat tidur, kafe, kamar mandi dengan hot shower, mesin pembuat kopi, hingga restoran.

– Lokasi: Jl. Mawar Putih, Gunungsari, Kec. Bumiaji, Kota Batu
– Jam Buka: 24 jam (setiap hari)
– Harga: Mulai dari Rp 300.000 per kamar

5. Shanaya Resort Malang

Tertarik untuk mencoba pengalaman unik dengan pondok glamping yang terbuat dari furnitur kayu dan kamar mandi dari batu alam? Shanaya Resort Malang dapat menjadi pilihan yang tepat.

Area glamping ini menyediakan unit untuk dua hingga empat orang dengan berbagai macam pilihan cottages dan villa.

Shanaya Resort Malang memiliki keunikan dengan mengusung konsep jawa modern. Fasilitas Shanaya Resort Malang menyediakan layanan 24 jam, AC, TV, Air panas, mini garden, area BBQ, kafe, restoran, kolam renang outdoor hingga bar and lounge.

– Lokasi: Jl. Griya Permata Alam, Perun Gpa, Ngijo, Kec. Karang Ploso, Kabupaten Malang
– Jam Buka: 24 jam (setiap hari)
– Harga: Mulai dari Rp 670.000 per kamar

________________________

Artikel ini telah tayang di detikJatim

(wkn/wkn)



Sumber : travel.detik.com

Hidden Gems di Ciputat, Perpustakaan Kerucut Seperti Rumah Adat Wae Rebo



Ciputat

Bagi traveler yang sudah bosan dengan wisata sekitar Jakarta yang begitu-begitu saja, perpustakaan ini bisa jadi pilihan. Bukan perpustakaan biasa, perpustakaan ini mempunyai fasad bangunan yang unik dan koleksi bukunya beragam.

Perpustakaan itu bernama Pustaka Pahala. Dirancang langsung oleh sang pemilik yang merupakan pensiunan guru besar Arsitektur UI, Prof. Gunawan Tjahjono.

Perpustakaan itu memiliki bangunan berbentuk kerucut seperti rumah masyarakat adat di Wae Rebo di Nusa Tenggara Timur (NTT). Gunawan menyebut memang rumah adat itu yang menjadi inspirasinya untuk membangun perpustakaan tersebut.


Awalnya perpustakaan itu untuk menampung buku-buku yang dibacanya. Gunawan dan keluarga memang hobi membaca buku dan mengoleksi buku.

Hingga kemudian, pada 3 September 2023 diputuskan perpustakaan itu dibuka untuk umum dengan waktu operasional setiap hari Sabtu dan Minggu pukul 10.00 – 17.00 WIB.

Gunawan menjelaskan bahwa waktu operasional itu dipilih agar anak-anak, yang menjadi salah satu target utama perpustakaan itu, dapat memanfaatkan waktu libur untuk diisi dengan kegiatan bermanfaat seperti membaca buku.

“Diputuskan bukanya hanya pada hari Sabtu dan Minggu pertimbangannya adalah bahwa anak-anak yang sebagai sasaran utama itu kan sudah banyak PR di sekolah (saat hari kerja) jadi biar mereka pada hari Sabtu dan Minggu bisa mengisi waktu dengan baca buku dan masih bisa diantar orang tuanya,” kata Gunawan.

Tak perlu khawatir, terdapat lebih dari 5000 koleksi buku yang bervariasi baik fiksi dan non-fiksi sehingga semua kalangan dapat membaca buku di sini. Lantai 1 untuk menyimpan koleksi buku fiksi, buku anak-anak, dan novel. Kemudian, lantai 2 merupakan tempat koleksi buku non-fiksi, seperti buku filsafat, arsitektur, psikologi, seni, dan ekonomi.

Setelah mengisi buku kunjungan, pengunjung akan disambut ramah oleh pustakawan yang sedang bertugas. Masing-masing pengunjung akan dijelaskan terkait tata letak koleksi buku dan tata cara mengembalikan buku yang selesai dibaca.

Pengunjung juga diminta untuk mengganti alas kakinya dengan sandal khusus yang telah disediakan. Menurut Prof. Gunawan ini merupakan bagian dari pendidikan kedisiplinan dan keselamatan para pengunjung.

“Itu ada tangga (menuju lantai 2) yang pakai kawat, kalau nggak pakai sandal kakinya bisa terluka kalau tidak terbiasa. Ganti sepatu juga ada unsur pendidikannya, kalau anak-anak diajarin cuci tangan, ganti sepatu, dia akan mulai menjadi kebiasaan baik,” kata dia.

Satu kali dalam sebulan, Pustaka Pahala juga mengadakan kegiatan mendongeng bersama khusus anak-anak. Tempatnya yang unik membuat perpustakaan ini tak pernah sepi diburu pengunjung. Tak hanya pecinta buku, beberapa kreator konten juga terlihat mampir sambil mengabadikan sudut-sudut perpustakaan yang estetik ini.

Ilmi, salah satu pengunjung asal Sulawesi Selatan, sembari mendatangi acara di Jakarta ia sempatkan untuk mampir ke Pustaka Pahala. Ia merasa kagum dengan arsitektur perpustakaan yang tak seperti perpustakaan umumnya,

“Kebetulan lagi ada acara di Jakarta terus sekalian mau cari-cari perpus dan kebetulan saya lihat perpus ini desainnya unik kan, suka banget sih sama arsitekturnya, koleksinya juga lumayan lengkap,” kata Ilmi.

Pengunjung dapat datang ke Pustaka Pahala secara gratis tanpa perlu registrasi terlebih dahulu. Lokasinya berada Villa Gunung Lestari, Blok E3, Jl, Merbabu VI No.13, Ciputat, Tangsel. Untuk informasi terkini traveler bisa pantau Instagram resminya @pustakapahala.

(fem/fem)



Sumber : travel.detik.com

Begini Cara Parkir Mobil Matic yang Benar, Jangan Asal!


Jakarta

Mengendarai mobil bertransmisi matic memang terlihat lebih mudah. Sebab, kamu hanya perlu menginjak pedal gas dan rem saat berkendara, lalu memindahkan ke transmisi ‘P’ atau parkir ketika mobil diparkir.

Soal memarkirkan mobil matic, ternyata ada hal yang harus diperhatikan, lho. Banyak pengendara yang masih bingung apakah memindahkan posisi transmisi ke ‘P’ atau menarik tuas rem tangan terlebih dahulu?

Lalu, manakah cara yang benar? Simak penjelasannya secara lengkap di bawah ini.


Cara Parkir Mobil Matic yang Benar

Dilansir laman Daihatsu, cara parkir mobil matic yang benar adalah dengan memarkirkan mobil dengan aman dan sempurna terlebih dahulu. Jika sudah, ikuti langkah-langkah berikut ini:

  1. Posisikan transmisi di ‘N’ atau netral
  2. Kemudian tarik tuas rem tangan
  3. Lalu pindahkan transmisi ke ‘P’
  4. Baru setelah itu mesin mobil bisa dimatikan.

Pada sejumlah mobil yang punya transmisi otomatis cukup sensitif, apabila melakukan pemindahan tuas transmisi ‘P’ baru menarik rem tangan, hal ini dapat menyebabkan girboks akan terkunci.

Apabila cara tersebut masih terus dilakukan, hal ini dapat menyebabkan komponen girboks cepat rusak. Jika girboks rusak dan harus diservis, maka siap-siap merogoh kocek yang cukup dalam.

Kebiasaan memindahkan transmisi ‘P’ baru menarik rem tangan juga dapat menyebabkan komponen parking pawl di mobil matic jadi nyangkut. Hal ini membuat perpindahan transmisi ‘P’ ke ‘R’ akan terasa keras.

Sebagai informasi, parking pawl berfungsi sebagai pengunci output transmisi otomatis. Dengan begitu, ketika transmisi berada di ‘P’ maka mobil tidak bisa digerakkan.

Sebenarnya mobil masih bisa maju dan mundur, hanya saja ruang geraknya terbatas. Ketika sudah mentok saat mobil didorong maju atau mundur, itu artinya batas parking pawl tegang.

Nah, ketika posisi mobil matic diparkir dalam posisi transmisi ‘P’ dan rem tangan ditarik, itu artinya mobil terparkir dalam kondisi parkir pawl tegang. Jadi, mobil tak bisa maju dan mundur sama sekali.

Ketika ingin menjalankan mobil setelah diparkir, kamu akan merasakan perpindahan transmisi ‘P’ ke ‘R’ akan terasa berat atau nyangkut. Maka dari itu, sebaiknya tarik tuas rem tangan terlebih dahulu, baru kemudian memasukkan transmisi ke ‘P’ saat memarkirkan mobil matic.

Itu dia cara parkir mobil matic yang benar agar komponen girboks dan parking pawl tetap aman. Semoga artikel ini dapat membantu detikers.

(ilf/fds)



Sumber : oto.detik.com

11 Tips Membeli Mobil Pertama Kali, Jangan Sampai Menyesal!


Jakarta

Saat membeli mobil untuk pertama kali, mungkin kamu bingung dan memiliki banyak pertimbangan. Mungkin kamu takut salah pilih atau bahkan menjadi korban penipuan.

Untuk itu, simak dulu 11 tips membeli mobil pertama kali bagi pemula berikut ini. Jangan sampai menyesal karena merasa rugi ketika membeli mobil yang salah.

Tips Membeli Mobil Pertama buat Pemula

Berikut ini 11 tips membeli mobil pertama yang dirangkum dari situs Nissan, Suzuki, dan Daihatsu:


1. Menentukan Anggaran

Menentukan anggaran penting dilakukan jika dana kamu terbatas.

Kamu bisa mempertimbangkan membeli mobil baru dengan harga murah atau membeli mobil bekas berkualitas. Pertimbangkan juga ketersediaan kredit jika ingin mencicil.

2. Sesuaikan Kebutuhan

Kamu harus mengetahui kebutuhanmu dalam menggunakan mobil. Pertama, tentukan apakah itu untuk mobil harian, perjalanan jauh, perjalanan medan ekstrem, untuk perniagaan, atau pengiriman barang.

Kedua, sesuaikan pula jumlah penumpang yang mungkin akan sering naik mobil tersebut. Ini juga berkaitan dengan tipe mobil yang kamu sukai. Jika mengangkut orang banyak, pertimbangkan memilih MPV daripada sedan.

3. Cek Fitur Keamanan

Keamanan dalam berkendara adalah hal penting berkaitan dengan keselamatan jiwa seseorang. Semakin lengkap fitur keamanannya akan semakin baik. Misalnya sistem pengereman anti-lock (ABS), kontrol stabilitas (ESC), dan airbag.

Selain itu, jika kamu punya anak, pastikan mobil itu aman untuk mereka. Misalnya ketersediaan fitur child lock untuk memastikan anak tetap aman di dalam mobil.

4. Cek Kondisi Mobil

Tentu kamu harus mengecek kondisi mobil sebelum membeli, terutama jika membeli mobil bekas. Cek dari interior, eksterior, fitur-fiturnya. Aja teman atau mekanik terpercaya untuk mengecek kondisi mobil.

5. Lakukan Test Drive

Lakukan test drive untuk mengetahui secara langsung bagaimana fungsi komponen mobil dan fiturnya. Kamu bisa ajak teman atau mekanik untuk melakukan test drive apakah mobil tersebut layak dibeli.

6. Perhatikan Bahan Bakar

Selanjutnya yang perlu diperhatikan adalah konsumsi bahan bakar mobil tersebut, apakah boros atau hemat. Ketahui jenis bahan bakar yang digunakan dan perkiraan pemakaian bahan bakar harian.

7. Pertimbangkan Biaya Operasional

Harga mobil murah, belum menjamin ini akan sejalan dengan biaya operasional yang nantinya kamu keluarkan.

Bisa saja kamu harus menghabiskan uang lebih banyak karena ternyata kerusakan-kerusakan tak terduga, atau mahal karena sulit mencari suku cadangnya.

8. Cek Kelengkapan Dokumen

Jika membeli mobil bekas, pastikan kamu mengecek kelengkapan dokumen,mulai dari STNK (Surat Tanda Nomor Kendaraan) hingga BPKB (Buku Pemilik Kendaraan Bermotor) asli.

Periksa juga riwayat servis dan perawatan mobil untuk memastikan kendaraan tersebut berada dalam kondisi baik.

9. Pertimbangkan Ketersediaan Asuransi

Pertimbangkan ketersediaan asuransi, terutama jika kamu membeli secara tunai. Sedangkan jika membeli secara kredit, biasanya asuransi sudah disediakan. Asuransi penting sebagai jaminan jika terjadi kecelakaan di suatu hari.

10. Beli dari Tempat Terpercaya

Pastikan membeli mobil dari tempat terpercaya, baik membeli dari perorangan atau dealer. Sebisa mungkin cari rekam jejak penjual agar kamu tidak tertipu.

11. Harga Jual Kembali

Tips terakhir, pertimbangkan harga jual mobil kembali sehingga kamu tidak kehilangan banyak uang jika di kemudian hari harga pasarannya berubah.

Itulah tadi 11 tips membeli mobil pertama kali, mulai dari menentukan budget hingga mempertimbangkan harga jual kembali. Semoga bermanfaat.

(bai/inf)



Sumber : oto.detik.com

Fakta Perpustakaan Kerucut Mirip Rumah Adat Wae Rebo di Tangsel



Ciputat

Di balik riuhnya kehidupan perkotaan Tangerang Selatan, terselip sebuah perpustakaan unik berbentuk kerucut yang bikin kepincut banyak orang. Perpustakaan itu Pustaka Pahala.

Perpustakaan Pahala ternyata bukan sekadar perpustakaan biasa namun menyimpan banyak fakta menarik mulai dari sejarah sampai filosofi arsitekturnya.

Berikut fakta-fakta menarik tentang Pustaka Pahala:

1. Dibangun oleh seorang arsitek perancang Gedung Rektorat Universitas Indonesia

Prof. Gunawan Tjahjono merupakan salah satu arsitektur pendidik Indonesia. Ia sempat menjadi guru besar Jurusan Arsitektur Universitas Indonesia ke-2 pada tahun 2002. Ia juga merupakan Rektor Universitas Pembangunan Jaya yang pertama.


Karirnya dalam arsitektur yang sudah berjalan sangat panjang tentu melahirkan banyak karya besar. Salah satu karya rancangannya adalah Gedung Rektorat Universitas Indonesia yang menjadi ikon dari Universitas Indonesia.

2. Awalnya dirancang berbentuk seperti telur

Tak langsung berbentuk kerucut, Pustaka Pahala awalnya dirancang Prof. Gunawan dengan bentuk telur dengan maksud melambangkan “kelahiran”.

“Jadi tadinya saya mau membuat seperti telor dengan pikiran bahwa telor itu kan nanti melahirkan sesuatu gitu ya,” kata Gunawan.

Namun, ide tersebut tidak jadi ia realisasikan karena ternyata ia menemukan bentuk bangunan serupa di majalah yang dimilikinya.

“Tapi saat saya buka majalah sudah ada majalah yang memuat bentuk telur di suatu bangunan. Walaupun bukan perpustakaan tapi saya gak mau mengulangi lah. Jadi lebih baik saya ambil inspirasi dari bangunan yang ada di Indonesia (Wae Rebo),” kata dia.

Argumen itu juga diperkuat dengan pernyataan rekan arsiteknya, Yori Antar, yang mengatakan bahwa bangunan Pustaka Pahala ini sangat mirip dengan Wae Rebo di Nusa Tenggara Timur.

3. Dibangun atas dasar kegemaran keluarganya dalam membaca buku

Saat ditemui oleh detikTravel pada Kamis (2/5/24), Gunawan menceritakan bahwa awalnya perpustakaan ini dibangun guna menyimpan koleksi pribadi keluarganya yang gemar membaca buku. Selama kuliah di luar negeri ia senang sekali membeli berbagai jenis buku di bazar perpustakaan untuk ia simpan sebagai bacaan dan koleksi.

“Saya sejak mahasiswa sudah mulai kumpulkan buku senang membaca, lalu saat diberi kesempatan belajar ke luar bukunya makin banyak,” kata Gunawan.

“Karena di sana ada library sale, biasanya kami datang pada hari ke empat karena pada hari keempat satu box (bebas pilih) itu harganya 1 dollar. Jadi buku saya makin banyak dan bidangnya macam-macam dari filsafat sampai masakan tapi yang paling banyak tentu bidang saya Arsitektur dan Kota dia menambahkan.

Kegemarannya membaca buku ternyata juga turun kepada anaknya, Puspa. Bahkan 500 buku yang ada di Pustaka Pahala ternyata milik pribadi Puspa. Bahkan semasa sekolah di luar negeri Puspa berhasil mendapat penghargaan ‘Young Writer Award’ dari sekolahnya.

4. Nama Pustaka Pahala punya makna khusus

Terdapat makna dibalik nama Pustaka Pahala. Pahala ini diambil dari bahasa Sansekerta yang bermakna buah. Harapannya pustaka sebagai bibit ini dapat menghasilkan buah-buah yang berkualitas.

Selain itu, ia juga memilih nama pahala sebagai salah satu bentuk dari latar belakangnya membentuk perpustakaan ini sebagai wadah berbagi pengetahuan yang dimilikinya kepada masyarakat luas. Sehingga, dapat menjadi ladang pahala baginya saat sudah tiada.

Jika mengambil akronim dari Pustaka Pahala akan ditemukan PusPa, yang merupakan nama anak Gunawan.

5. Ada filosofi khusus di bangunannya

Sebagai seorang arsitek kondang, Gunawan memang senang membuat bangunan dengan makna khusus. Salah satunya tangga di rumahnya yang menghadap ke timur, ini mengisyaratkan menyambut matahari.

Jika diperhatikan secara detail, pengunjung akan menemukan bagian berwarna kuning yang mengarahkan bagian timur sebagai tempat matahari terbit sekaligus lambang harapan.

Bagian koleksi buku anak di lantai 1 melambangkan pendidikan dasar untuk anak anak, ketika menaiki tangga pengunjung akan menemukan berbagai buku yang dianggap lebih berat dan membutuhkan pemahaman mendalam. Ini mengisyaratkan perjalanan pertumbuhan manusia dari anak anak menuju dewasa.

6. Menanamkan aspek pendidikan perilaku bagi anak-anak

Gunawan pemilik sekaligus perancang Pustaka Pahala menganggap bahwa anak-anak masih sangat lentur untuk dibina agar dapat memiliki kepribadian dan kebiasaan yang baik. Oleh karena itu, ia sangat tertarik dengan pendidikan perilaku anak-anak di Pustaka Pahala.

Selain menanamkan sifat gemar membaca, Gunawan juga ingin tanamkan sifat ramah kepada anak-anak melalui contoh langsung dari pustakawan yang selalu menyambut ramah para pengunjung.

Kemudian, ditanamkan juga sifat disiplin dalam berperilaku melalui kebiasaan mencopot sepatu saat memasuki ruangan dan menggantinya dengan sanda khusus.

Menurut Gunawan, upaya itu merupakan kelanjutan dari kebiasaan orang zaman dahulu yang menyimpan kendi sebagai tempat cuci tangan dan kaki sebelum masuk ke rumah.

Bangunan Pustaka Pahala tidak menggunakan AC dan menggunakan cahaya matahari sebagai penerangannya saat siang hari. Ini sebagai wujud pembelajaran agar anak-anak dapat mencintai lingkungan dengan menghemat penggunaan listrik.

7. Dibangun menggunakan dana pribadi

Sebagai wujud sumbang ilmu yang dimilikinya, Gunawan juga ternyata merancang dan membangun Pustaka Pahala dengan dana pribadi yang dimilikinya.

(fem/fem)



Sumber : travel.detik.com