Cara Aman saat Hendak Melintasi Jalur Contraflow


Jakarta

Kecelakaan tragis yang terjadi saat berlangsung Contraflow di Km 58 Cikampek pada 8 April 2024 kemarin, menjadi pelajaran berharga bagi kita sebagai pengendara. Untuk itu kewaspadaan saat berkendara, fisik yang prima dan kendaraan yang sehat wajib hukumnya.

Auto2000 pun mengingatkan, ada beberapa persiapan yang wajib diketahui kita sebagai pengendara saat hendak melintas di jalur contraflow pada musim mudik 2024. Seperti yang disampaikan Marketing Division Head Auto2000, Nur Imansyah Tara.

“Pada momen Mudik Lebaran 2024 ini, contraflow akan diterapkan. Kegiatan ini membutuhkan perhatian khusus karena pengendara akan berada di lajur milik orang lain. Salah sedikit saja, bisa fatal akibatnya,” ucap lelaki yang kerap disapa Tara tersebut.


Tips buat Pengendara yang hendak melintasi jalur contraflow:

1. Pelajari Jadwal dan Titik Contraflow

Sebelum melintas, detikers perlu mengetahui jadwal dan lokasi contraflow. Informasi mengenai aturan ini biasanya bisa didapatkan melalui social media atau operator jalan tol. Sebelum lajur lawan-arah pasti sudah ada rambu-rambu yang dipasang.

2. Pintu Keluar Tol Tidak Terlewati

Pada umumnya, jalur contraflow memiliki satu pintu masuk dan satu pintu keluar. Jika pintu gerbang keluar tol sudah terlewat, maka pengendara perlu melanjutkan perjalanan hingga jalur contraflow berakhir dan mencari pintu keluar jalan tol.

Melihat rute contraflow antara KM 36 ruas Jalan Tol Jakarta – Cikampek sampai dengan KM 72 ruas Jalan Tol Cikopo – Palimanan (Cipali), artinya semua pintu tol antara titik tersebut akan terlewati kalau detikers memilih lajur contraflow. Termasuk interchange menuju Jalan Tol Cipularang tujuan Bandung yang berada di Dawuan KM 67.

3. Waspada bagi Pengguna Jalan Layang Tol MBZ

Jalan Layang Tol MBZ memiliki titik akhir di sekitar KM 47 Jalan Tol Cikampek. Sehingga, ada kemungkinan detikers tidak bisa pindah ke lajur contraflow mengingat ada potensi tidak bisa memotong masuk ke aksesnya. Anda harus memperhitungkannya kalau ternyata perkiraan ini benar.

4. Persiapan di Lajur Kanan Sebelum Akses ke Contraflow

Ketika sudah mengetahui titik dan lokasi jalur contraflow, maka AutoFamily perlu mempersiapkan kendaraan di lajur kanan. Bersiaplah sekitar 2 km sebelum pintu masuk jalur contraflow supaya tidak kelewatan atau melakukan manuver mendadak yang berbahaya.

Misalnya, jalur contraflow berada di KM 36, maka pengemudi harus bersiap mengambil lajur kanan saat berada di KM 34. Dengan demikian, arus lalu lintas kendaraan lain tidak akan terganggu dan tidak memicu kecelakaan. Nyalakan sein kanan saat jarak dengan akses masuk tinggal 500 meter.

Foto udara sejumlah kendaraan pemudik melintas menuju Gerbang Tol Cikampek Utama di Karawang, Jawa Barat, Jumat (5/4/2024). PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) lakukan contraflow dari KM 55 hingga KM 70 arah Cikampek ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek untuk mengurai peningkatan volume lalu lintas pada periode arus mudik Hari Raya Idul Fitri 1445 H. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/foc.Foto udara sejumlah kendaraan pemudik melintas menuju Gerbang Tol Cikampek Utama di Karawang, Jawa Barat, Jumat (5/4/2024). PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) lakukan contraflow dari KM 55 hingga KM 70 arah Cikampek ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek untuk mengurai peningkatan volume lalu lintas pada periode arus mudik Hari Raya Idul Fitri 1445 H. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/foc. Foto: ANTARA FOTO/Aprillio Akbar

5. Atur Kecepatan Mobil

Mobil tidak boleh terlalu cepat atau terlalu lambat di lajur lawan arah ini. Jika terlalu pelan, akan menghambat lalu lintas. Namun kalau terlalu cepat juga berbahaya mengingat berada di jalur mobil lain dari lawan arah. Idealnya, kecepatan kendaraan di jalur contraflow adalah 60 km/jam.

6. Jaga Jarak Aman

Pengendara harus menjaga jarak aman dengan kendaraan di depan. Terapkan teori tiga detik untuk menjaga jarak aman. Dengan menjaga jarak aman, dapat membuat detikers mengantisipasi segala kemungkinan.

7. Hindari Keluar Jalur Contraflow

Mobil detikers akan langsung berhadapan dengan kendaraan lain dari arah berlawanan sehingga memiliki tingkat bahaya tinggi. Apabila ada kendaraan yang keluar dari jalur contraflow ataupun sebaliknya, tentu sangat berbahaya.

8. Perhatikan Kondisi Sopir dan Penumpang

Metode safety driving perlu diterapkan selama melintasi jalur lawan-arah. Yang terutama adalah jangan main ponsel atau hal yang mengalihkan perhatian. Fokus dan waspada dengan melihat ke arah depan, sisi kanan dan kiri lewat spion, dan sesekali melihat ke arah belakang.

Selain itu, pastikan detikers dalam kondisi prima dan tidak mengantuk agar lebih waspada saat hendak memasuki jalur contraflow yang berjarak kurang lebih hamper 40 km itu. Pastikan pula penumpang tidak ada kebutuhan ke toilet dan bahan bakar mencukupi.

9. Mobil Dalam Kondisi Sehat Kunjungi Bengkel dan Posko Siaga

Karena hanya memanfaatkan satu lajur jalan dan tidak bisa kembali ke lajur normal, posisi berhenti mobil detikers yang mogok akan langsung memblokade arus lalu lintas, bahkan bisa berhenti total jika tidak ada solusinya.

Pastikan mobil dalam kondisi sehat sebelum memutuskan untuk masuk ke jalur ini. Jangan memaksakan untuk melewatinya kalau terdeteksi ada potensi masalah. Sebaiknya tetap lewat jalur normal dan berkunjung ke Bengkel Auto2000 atau Posko Siaga 24 Jam Auto2000 untuk pemeriksaan.

“Berkendara di jalur contraflow membutuhkan mobil dan pengemudi yang sehat dan andal. Untuk itu persiapkan fisik AutoFamily sebelum pergi libur Nataru dan pastikan mobil dalam kondisi sehat supaya tidak memicu masalah. Silakan berkunjung ke Posko Siaga 24 Jam Auto2000 buat AutoFamily yang ingin servis berkala dan mengecek kondisi mobil dengan banyak benefit,” tutup Nur Imansyah Tara.

Bagian dari komitmen Auto2000 dari tahun ke tahun, terdapat 9 Posko Siaga Auto2000 yang akan beroperasi selama 24 jam nonstop dan tersebar mulai dari Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Lampung, Banten, Jawa Barat, Jawa Timur hingga Bali. Berikut daftar lengkap Posko Siaga Auto2000 yang beroperasi antara 4-15 April 2024:

1. Posko Siaga Auto2000 Cikampek di Rest Area Km 57 Jalan Tol Jakarta-Cikampek
2. Posko Siaga Auto2000 Cikampek 2 di Rest Area Km 62 Jalan Tol Cikampek-Jakarta (arus balik)
3. Posko Siaga Auto2000 Probolinggo di SPBU Utama Raya – Beach Resort Jl. Raya Banyuglugur Km 2 – Timur PLTU Paiton
4. Posko Siaga Auto2000 Banten di Rest Area Km 68 Jalan Tol Merak
5. Posko Siaga Auto2000 Medan di Rest Area Km 65A Jalan Tol Kuala Namu
6. Posko Siaga Auto2000 Cirebon di Rest Area TRAVOY Km 207A Jalan Tol Palikanci
7. Posko Siaga Auto2000 Lampung di Rest Area Km 49A Jalan Tol Bakauheni – Terbanggi Besar
8. Posko Siaga Auto2000 Palembang di Pondok Pindang Bu Ijah Jl. Sriwijaya No. 16 Palembang
9. Posko Siaga Auto2000 Denpasar di Jl. Raya Denpasar – Gilimanuk, Lalanglinggah, Kec. Selemadeg Bar, Tabanan.

(lth/rgr)



Sumber : oto.detik.com

Ternyata Ini Posisi Gigi Mobil Matic yang Pas saat Terjebak Macet Mudik



Jakarta

Lagi terjebak macet saat mudik naik mobil matic? Ternyata harusnya posisi tuas transmisi mobil matic berada di N bukan D.

Kemacetan di sejumlah ruas jalur mudik tak dapat dihindari. Ada beberapa titik yang mengalami kemacetan panjang, seperti di Tol Merak. Pemudik terjebak macet hingga berjam-jam. Saat terjebak macet, pemudik yang mengendarai mobil matic mungkin akan lebih santai karena hanya perlu ngegas dan ngerem. Meski begitu, pengemudi harus mengetahui posisi gigi yang tepat saat terjebak macet panjang.

Technical Team Aftersales Support Dept.Auto2000 Gesang Pranoto menjelaskan saat posisi mobil matic terjebak macet, maka sebaiknya tuas transmis berada di posisi N. Kata Gesang, bila di posisi D, maka transmisi akan tetap bekerja padahal posisi mobil berhenti.


“Dari informasi yg pernah saya dapatkan ketika transmisi matic macet dan lampu merah sebaiknya tidak di posisi D karena di D transmisi ini berusaha menggerakan kendaraan,” terang Gesang dalam live Instagram Auto2000 belum lama ini.

Kondisi ini kata Gesang, mirip seperti saat tengah menunggu lampu merah di lampu lalu lintas. Posisi gigi sebaiknya juga berada di N bukan di D agar transmisi tak dibebani kerja saat mobil berhenti.

“Nah di lampu merah kan kita menginjak rem, kendaraan ditahan rem nah beban transmisi ditahan komponen rem, maka dari itu sebaiknya itu posisi di N atau P agar posisinya bebas tidak terbebani,” lanjut Gesang.

Bila jalur yang dilalui mengalami kemacetan panjang, mematikan mesin bisa menjadi opsinya. Hal ini juga bisa menghemat penggunaan bahan bakar. Di lain sisi, sebelum melakukan perjalanan panjang seperti mudik, sebaiknya kamu mengisi penuh tangki. Ini untuk mencegah kehabisan BBM di tengah jalan.

“Mungkin ketika dalam kondisi terjebak tadi atau mungkin mau efisiensi bahan bakar mungkin langkah pertama bisa mematikan AC, kedua mematikan mesin. Kalau kondisi macet masih panjang dan bahan bakar sudah tidak cukup mungkin kita bisa melakukan layanan darurat,” tutur Gesang.

Kalaupun kehabisan BBM di tengah jalan, akun NTMC Korlantas Polri menginformasikan pemudik bisa menghubungi call center Pertamina 135. Saat menghubungi call center jangan lupa bagikan lokasi Anda, nantinya akan ada BBM yang disuplai.

(dry/lth)



Sumber : oto.detik.com

Sendratari Ramayana Terjemahan Relief Candi Prambanan Tanpa Kata



Yogyakarta

Diterpa cahaya rembulan, di hadapan megahnya Candi Prambanan, keindahan budaya Jawa tersuguhkan dalam Sendratari Ramayana Prambanan. Pertunjukan itu memukau ribuan penonton dengan kisah epik Ramayana yang diadaptasi dalam bentuk seni drama dan tari tanpa dialog.

“Cerita Ramayana terkisah dari relief-relief yang terpahat di Candi Prambanan,” ucap sang narator

Pertunjukan itu bukan hanya sekadar hiburan, melainkan juga sebuah upaya menjaga dan melestarikan warisan budaya Indonesia. Sejak 26 Juli 1961, pertunjukan tersebut daya tarik populer bagi wisatawan yang datang ke Candi Prambanan.


Sendratari Ramayana yang juga dikenal dengan Ramayana Ballet populer sebagai hiburan malam hari di Jogja. Tidak hanya menjadi rujukan wisatawan lokal, tapi turis asing terlihat antusias menyaksikannya.

Berikut yang dapat traveler rasakan jika menyaksikan sendratari Prambanan:

Pertunjukan Tanpa Dialog yang Menggetarkan

Sendratari Ramayana Prambanan menggabungkan unsur tari dan drama tanpa dialog, menceritakan perjalanan heroik Rama dalam menyelamatkan istrinya, Sinta, yang diculik oleh Rahwana, raja Negara Alengka.

Lebih dari 200 penari profesional dan musisi lokal terlibat dalam pertunjukan ini, menciptakan harmoni gerakan dan musik yang menggetarkan hati. Candi Prambanan, terutama Candi Siwa, menjadi latar belakang yang mempesona, menambah keagungan pertunjukan ini.

Tradisi yang Menyatu dengan Alam

Pertunjukan ini digelar rutin setiap Selasa, Kamis, dan Sabtu. Pada musim kemarau bulan Mei hingga Oktober, pementasan berlangsung di panggung terbuka dengan ukuran mencapai 14 x 50 meter yang menyatu dengan Candi Prambanan dan alam sekitar.

Saat musim hujan sekitar Januari hingga April dan November hingga Desember, pertunjukan dipindahkan ke panggung tertutup Trimurti Stage.

Keunikan Kisah Ramayana Versi Jawa

Cerita Ramayana yang diangkat dalam sendratari ini merupakan adaptasi dari epos Hindu, namun dengan sentuhan budaya Jawa yang khas. Pertunjukan diawali dengan kemenangan Rama dalam kompetisi memanah untuk memperebutkan Putri Shinta. Setelah menikah, Rama, Shinta, dan Laksmana mengembara ke hutan Dandaka, tempat Rahwana menculik Shinta.

Dengan bantuan Hanoman dan pasukan kera, Rama membangun jembatan menuju Alengka untuk menyelamatkan Shinta. Pertempuran besar terjadi antara pasukan kera dan raksasa Alengka, hingga akhirnya Rama berhasil mengalahkan Rahwana dengan panahnya. Meski sempat meragukan kesucian Sinta, Rama akhirnya menerima kembali Shinta setelah ia membuktikan kesuciannya dengan membakar diri namun selamat dari api.

Pengalaman Menonton yang Tak Terlupakan

Penonton diingatkan untuk tidak menggunakan flash saat memotret dan tidak berbicara terlalu keras selama pertunjukan. Acara ini terdiri dari dua babak, dengan babak pertama diakhiri oleh aksi Hanoman membakar kerajaan Alengka, disusul oleh istirahat 15 menit.

Babak kedua yang lebih singkat diakhiri sekitar pukul 9 21.00.

Pada akhir pertunjukan, penonton diperbolehkan berfoto dengan para pemain di atas panggung. Terlihat pemeran Rama Sinta dan kera Hanoman sering menjadi favorit untuk diajak berfoto wisatawan.

Menjaga Warisan Budaya

Sendratari Ramayana Prambanan bukan hanya sekadar pertunjukan seni, tetapi juga sebuah upaya untuk menjaga dan merayakan warisan budaya Indonesia.

Setiap gerakan tari dan alunan musik dalam sendratari ini mencerminkan kekayaan budaya Jawa yang harus terus dilestarikan.

Penonton tidak hanya disuguhi sebuah kisah epik, tetapi juga diajak untuk menghargai dan memahami budaya yang menjadi bagian penting dari identitas bangsa Indonesia.

Di panggung besar dengan latar belakang Candi Prambanan yang megah, Sendratari Ramayana Prambanan terus berlanjut, mengisahkan cerita cinta dan keberanian yang abadi, menghubungkan masa lalu dengan masa kini, dan menginspirasi generasi mendatang untuk mencintai budaya mereka.

(fem/fem)



Sumber : travel.detik.com

Lembu Putih Hewan Sakral di Desa Taro, Tidak Disembelih, Tidak Diperjualbelikan



Gianyar

Lembu putih menjadi salah satu warisan sejarah yang ada di Desa Taro. Hewan itu dianggap sebagai ‘duwe’ dan disucikan oleh masyarakat setempat.

Desa Taro adalah salah satu desa wisata di Pulau Dewata yang berprinsip ‘An Eco Spiritual Destination’. Dalam mendukung keberlanjutan lingkungan, Desa Wisata Taro memiliki banyak kawasan konservasi.

Salah satunya adalah Konservasi Lembu Putih, lembu itu sangat disakralkan oleh masyarakat Desa Taro. Keberadaan Lembu Putih itu dikaitkan dengan kedatangan Ida Maha Rsi Markandeya di abad ke tujuh. Dia pendiri Desa Taro.

“Dahulu lembu putih itu dilepas di Desa Taro, bisa masuk ke rumah warga. Tapi tahun 2011 sudah mulai kita konservasi karena banyak yang ke desa tetangga, jadi agar lebih mudah memantau jumlahnya akhirnya kita konservasi,” kata I Wayan Gede Ardika, pengelola Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Taro.

Lembu putih itu disucikan oleh masyarakat setempat sebagai simbolisasi kehadiran Dewa Siwa. Lembu putih dipercaya sebagai kendaraan suci Dewa Siwa.

Uniknya lagi, di Desa Taro, lembu putih betina dipanggil Ida Ayu dan yang jantan dipanggil dengan Ida Bagus. Saat ini, terdapat 56 ekor lembu putih yang dikonservasi oleh Desa Taro.

“Kawasan konservasi lembu putih itu tahun 2019 sudah dikembangkan jadi objek wisata. Di Desa Taro sudah ada 56 ekor lembu putih. Biasanya kalau ada yang mati pasti juga ada yang lahir. Kalau yang betina itu dipanggil Ida Ayu dan yang jantan dipanggil Ida Bagus,” kata Ardika.

Menurut Ardika, lembu putih yang ada di Desa Taro tidak boleh disembelih, tidak boleh diperjualbelikan, dan tidak boleh dikonsumsi. Lembu putih yang dikonservasi hanya khusus untuk upacara keagamaan seperti Mepurwa Daksina dan Memineh Empehan Lembu.

Di kawasan konservasi lembu putih juga terdapat konservasi beberapa tanaman obat dan tanaman yang biasa digunakan untuk kegiatan upacara agama Hindu.


“Kita juga melakukan konservasi untuk tanaman obat, tanaman langka, dan tanaman upacara. Ada juga konservasi berbagai jenis pisang,” kata dia.

Tidak hanya lembu putihnya yang disakralkan, tetapi beberapa unsur hewan ini seperti kotoran, urin, susu, dan air mata lembu putih itu disakralkan. Hasil dari lembu putih itu dijadikan sarana upacara maupun terapi pengobatan herbal/non medis.

Lembu putih di Desa Wisata Taro, Gianyar, BaliLembu putih di Desa Wisata Taro, Gianyar, Bali (Ni Made Nami Krisnayanti/detikcom)

“Kita punya produk Bio Taro, yaitu produk olahan dari kotoran lembu putih, bisa digunakan untuk pupuk atau pestisida alami. Kita ada produk biogas dari kotoran lembu putih juga, ada briket yang digunakan untuk pupuk,” kata Ardika.

Traveler yang sedang berkunjung ke Desa Wisata Taro wajib mencoba berkunjung ke kawasan konservasi yang satu ini. Terdapat beberapa aktivitas menarik, seperti perkemahan, memberi makan Lembu Putih, outbound, dan outing. Terdapat juga wisata edukasi berbagai jenis tanaman.

Selain itu, juga terdapat taman ruang terbuka hijau yang sangat luas dan asri serta areal bermain anak-anak, bale bengong dan wantilan serbaguna. Untuk masuk ke kawasan konservasi ini, traveler dikenakan biaya sebesar Rp 10.000 per orangnya.

Jika traveler tertarik untuk outbound, traveler dikenakan biaya sebesar Rp 150.000 per orang, sudah termasuk pemandu, makan siang, dan berbagai peralatan lainnya.

(fem/fem)



Sumber : travel.detik.com

Jangan Lakukan Ini pada Mobil Matic, Bukan Cuma Rusak tapi Juga Bikin Celaka



Jakarta

Mengendarai mobil matic memang lebih mudah. Meski begitu, ada beberapa hal yang harus dihindari karena bisa bikin transmisi rusak dan memicu kecelakaan.

Mobil matic memiliki pengendaraan yang cenderung mudah ketimbang mobil manual. Pengemudi hanya perlu ngegas dan ngerem untuk berjalan atau menghentikan mobil. Kaki kiri pun bisa beristirahat karena tak perlu menginjak pedal kopling. Namun demikian, pemilik mobil matic tetap harus memperhatikan sejumlah hal agar transmisi bisa awet sekaligus mencegah kecelakaan.

Mengutip laman buku panduan manual Innova dijelaskan hal yang harus diwaspadai ketika menggeser tuas transmisi pada mobil matic, berikut rinciannya.


  • Jangan membiarkan kendaraan bergerak mundur ketika tuas transmisi dalam posisi pengendaraan atau bergerak maju ketika tuas transmisi dalam posisi ‘R’. Melakukannya dapat menyebabkan mesin tidak bekerja atau menyebabkan rem dan kemampuan kemudi lemah, sehingga dapat mengakibatkan kecelakaan atau kerusakan kendaraan.
  • Pada kendaraan dengan transmisi otomatis, jangan menggeser tuas transmisi ke posisi ‘P’ selama kendaraan sedang melaju. Melakukannya dapat menyebabkan kerusakan transmisi dan mengakibatkan kendaraan kehilangan kontrol.
  • Pada kendaraan dengan transmisi otomatis, hati-hati jangan memindah tuas transmisi dengan pedal gas ditekan. Memindahkan tuas transmisi ke gigi selain P atau N dapat menyebabkan percepatan kendaraan tak terduga yang dapat menyebabkan kecelakaan.

Untuk diketahui, tuas transmisi di mobil matic memiliki fungsinya masing-masing. P berfungsi memarkir kendaraan atau menghidupkan mesin. Selanjutnya ada R yang difungsikan ketika mundur. Kemudian ada N atau Netral yang pada posisi ini power tidak diteruskan.

Untuk pengendaraan normal, pengemudi bisa memposisikan tuas transmisi di D. Sekadar informasi tambahan, tuas transmisi di posisi D juga bisa meningkatkan efisiensi bahan bakar dan mengurangi bising saat pengendaraan normal.

Guna memastikan kondisi kendaraan kamu tetap prima, jangan lupa juga melakukan servis secara berkala. Servis berkala bisa dilakukan pada interval yang telah ditentukan sesuai jadwalnya. Interval servis untuk jadwal perawatan ditentukan oleh pembacaan odometer atau interval waktu, mana yang tercapai lebih dulu, ditunjukkan pada jadwal.

(dry/din)



Sumber : oto.detik.com

Emang Boleh Oli Mobil Dipakai untuk Motor?



Jakarta

Mobil dan motor sama-sama menggunakan oli untuk melumasi mesin. Tapi bolehkah oli mobil digunakan pada mesin motor?

Mengutip laman Astra Daihatsu Motor, oli mobil ternyata tidak dianjurkan untuk digunakan pada mesin motor. Bahkan penggunaan oli mobil untuk motor berisiko rusak pada komponen mesin.

“Meskipun oli mobil dan oli motor sama-sama berfungsi sebagai pelumas. Namun tidak dapat disamakan penggunaannya, karena oli mobil dan motor memiliki perbedaan yang signifikan,” tulis Daihatsu.


Daihatsu menyebutkan meski sama-sama oli dan berfungsi sebagai pelumas, menggunakan oli yang tidak tepat pada kendaraan dapat membuat kerusakan pada beberapa komponen dan umumnya juga dapat membuat kopling mudah selip.

“Apabila oli mobil diaplikasikan pada motor, justru bagian kopling motor menjadi jauh lebih basah dan licin. Kondisi ini justru memicu risiko kopling mobil menjadi selip saat digunakan. Hal tersebut tentunya dapat memicu kecelakaan yang merugikan pengendara motor,” tulis Daihatsu.

Menurut Daihatsu, mobil memiliki jenis kopling kering sehingga umumnya oli mobil dibuat dengan bahan pelumas yang sangat licin. Sebaliknya, motor umumnya menggunakan kopling basah yang membutuhkan pelumas sewajarnya.

Lantas apa saja yang membedakan oli mobil dan oli sepeda motor? Menurut Daihatsu, ada tiga hal yang membedakan yakni dari komposisi, standarisasi, dan juga keterangan pada kemasan.

Dari segi komposisi, oli mobil diciptakan dari bahan yang mengandung zat aditif dengan jumlah total base number (TBN) yang cukup tinggi.

“Zat tersebut berfungsi sebagai friction modifier (pelumas yang dapat meredam atau mengecilkan gesekan yang terjadi antar komponen mesin). Apabila oli mobil digunakan pada motor, khususnya motor dengan sistem kopling basah, maka menimbulkan risiko terjadi selip kopling,” tulis Daihatsu.

Standarisasi oli mobil dan motor juga berbeda. Untuk membuat oli mobil, umumnya pabrikan perlu mengikuti standarisasi dari Association of Consulting Engineers Australia (ACEA), API service, hingga Internasional Legal Service Advisory (ILSAC).

Sedangkan oli motor umumnya mengikuti standar dari organisasi yang menstandarisasi kepentingan mesin motor, contohnya Japan Automotive Standard Organization (JASO).

Hal lain yang dapat membedakan oli mobil dan oli motor tentu dari keterangan di kemasannya. Tanda-tanda umum seperti tulisan ‘for gasoline car’ tentu menjelaskan bahwa oli tersebut dirancang untuk mobil. Sementara motor, biasanya punya keterangan ‘4T 4-stroke motor oil’ atau ‘two wheels’.

(mhg/dry)



Sumber : oto.detik.com

Unik! Bangunan Berumur Satu Abad Disulap Jadi Kafe di Yogyakarta



Yogyakarta

Semerbak kopi menyeruak saat pintu kaca kafe ini dibuka. Space Roastery membuka kedai baru bertajuk 1890 di sebuah bangunan satu abad.

Space Roastery 1890 berada di Jl. MT Haryono No 9, Suryodiningrat, Kota Yogyakarta. Bangunan itu berdiri lebih dari satu abad dan awalnya bernama Ndalem Pembayun. Dulunya ini dimiliki oleh keturunan Sri Sultan Hamengkubuwono VII.

Kafe itu baru diresmikan pada 12 April 2024 lalu dan menambah warna baru di dunia perkafean Jogja. Konsepnya menawarkan customer untuk ngopi berkesan di dalam bangunan warisan budaya.


Hal itu dibenarkan oleh Alex, turis asing asal Perancis itu menikmati setiap teguk kopinya di Space Roastery 1890 sambil menelisik setiap inchi detail bangunan.

Space Roastery 1890 di YogyakartaSpace Roastery 1890 di Yogyakarta (Arawinda Dea Alisia/detikcom)

“Saya menemukan kedai ini di Instagram, dan tidak disangka begitu luar biasa. Saya belum pernah merasakan pengalaman ini sebelumnya, yaitu menikmati kopi dengan warisan yang begitu indah,” kata Alex.

Jika traveler menyaksikan dari luar, bangunan ini memiliki gaya klasik khas Jawa dengan dominasi warna hijau, kuning, dan coklat bersayup teduh.

Terdiri dari dua bagian, yakni bagian dalam dan luar ruangan. Bagian dalam ber-AC menyatu dengan meja barista, tasting station, merchandise corner, serta diisi meja dengan jumlah terbatas. Adapun, bagian luar sejatinya adalah teras rumah dengan lebih banyak meja kursi.

Rumah ini adalah perwujudan salah satu bagian rumah Joglo, tepatnya omah njero atau rumah dalam sebagai bagian terdalam dari joglo. Omah njero difungsikan untuk ruang keluarga dan di dalamnya ada ruangan bernama senthong. Senthong itu mempunyai tiga bagian, yaitu senthong kanan, kiri, dan tengah.

Kalau traveler duduk di meja bar, tepat di depannya adalah senthong tengah. Aslinya tempat tersebut digunakan untuk bermeditasi, tempat tidur pengantin, dan juga tempat pemujaan dewi sri untuk kesuburan ladang.

Senthong didekorasi dengan simbol fertility sebagai kesuburan pasangan pengantin ataupun kesuburan ladang sawah. Senthong dan isinya tidak terusik dengan adanya Space Roastery 1890, karena diberi penutup agar senthong terjaga di balik tirai.

Space Roastery 1890 di YogyakartaSpace Roastery 1890 di Yogyakarta (Arawinda Dea Alisia/detikcom)

Bangunan yang telah berdiri kokoh selama 134 tahun itu disulap menjadi kafe tanpa mengurangi atmosfer ngopi di bangunan yang sudah ada dari jaman Belanda. Dekorasinya memadukan unsur modern dan klasik dengan tetap menonjolkan keotentikan dari sang rumah.

“Dengan memilih bangunan ini untuk store kami, ini jadi salah satu cara untuk turut andil dalam melestarikan peninggalan budaya, khususnya rumah budaya Jawa,” tulis Space Roastery 1890 dalam akun instagram resminya @space.roastery

Ternyata bagi warga Jogja generasi 80 dan 90an, lebih familiar dengan tempat ini sebagai toko game Dino. Toko itu biasa digunakan untuk transaksi beli kaset, rental PlayStation, dan bermain tamiya.

“Karena tempat ini udah lama ga kedengeran eksistensinya, kami memberanikan diri buat buka Space Roastery 1890 di bangunan yang dulunya toko game Dino ini. Tujuannya untuk mendekatkan akses ke habitual drinkers dan home brewers yang bertempat tinggal di selatan sekaligus membangkitkan kembali popularitas tempat ini,” tulis Space Roastery 1890 di akun resminya.

(fem/fem)



Sumber : travel.detik.com

Tenang dan Syahdu, Melawat ke Pemakaman Orang Belanda di Bandung



Bandung

Bagi pendamba ketenangan, berkunjung ke pemakaman orang Belanda alias Ereveld Pandu di Bandung sangat disarankan. Syahdu dan khidmat, itulah yang dirasakan.

Ereveld dalam bahasa Belanda berarti ‘ladang kehormatan’. Ereveld merujuk kepada kompleks pemakaman Belanda yang ada di Indonesia, umumnya menjadi tempat peristirahatan terakhir bagi para tentara Belanda yang gugur selama perang, terutama Perang Kemerdekaan di Indonesia.

Salah satu Ereveld di Indonesia adalah Makam Kehormatan Belanda Pandu di Bandung. Tempat ini menjadi saksi bisu bagi jasa para militer yang berdinas di Tentara Kerajaan Hindia Belanda (KNIL) dan Angkatan Darat Kerajaan Belanda.


Di Makam Kehormatan Belanda Pandu, terdapat beberapa monumen yang mencerminkan hubungan antara Bandung dan KNIL. Selain militer, di sini juga dimakamkan warga sipil yang meninggal di kamp-kamp konsentrasi Jepang di Bandung dan sekitarnya, serta korban yang gugur pada masa revolusi.

Ereveld Pandu merupakan salah satu dari dua Ereveld di Jawa Barat, selain Ereveld Leuwigajah di Cimahi. Kompleks ini menjadi tempat peristirahatan terakhir bagi lebih dari 4.000 tentara Belanda yang gugur selama Perang Dunia II dan Perang Kemerdekaan Indonesia.

Selain tentara, terdapat juga beberapa warga sipil Belanda yang menjadi korban perang dan dimakamkan di sini.

“Sudah ada 4.000 ribuan yang dimakamkan di sini, dari berbagai kalangan dan agama. Namun, ada beberapa yang belum diberi nama karena masih menunggu hasil dari Pemerintah Belanda, soalnya di sini data-data yang dimakamkan benar-benar datanya jelas,” ucap penjaga makam Ereveld Pandu, Dedi, belum lama ini.

Dibangun pada tahun 1946, Ereveld Pandu memiliki luas sekitar 10 hektare dan terbagi menjadi beberapa blok berdasarkan agama dan kewarganegaraan.

Ereveld Pandu, komplek pemakaman Belanda di Bandung.Ereveld Pandu, komplek pemakaman Belanda di Bandung. Foto: Wisga Putra Julian/detikJabar

Kompleks ini ditata dengan sangat asri, dengan deretan batu nisan putih yang tertata rapi. Di bagian tengah terdapat sebuah monumen yang menjulang tinggi sebagai simbol penghormatan bagi para korban perang.

“Yang berkunjung ke sini biasanya anak SMA atau mahasiswa yang sedang mencari sejarah, banyak monumen juga di dalam sini yang dibangun untuk tugas mereka. Kalau keluarga, biasanya mengirim bunga pada waktu-waktu tertentu lewat web, jadi bisa request mau seperti apa,” lanjutnya.

Makam Ereveld Pandu buka setiap hari dari jam 07.00-17.00 WIB dan tidak memungut biaya masuk. Di setiap makam kehormatan Belanda terdapat pendopo, di mana para pengunjung bisa dengan tenang melihat daftar nama para korban dan informasi lainnya yang tersedia.

Seluruh karyawan di sini selalu siap membantu untuk menemukan makam yang dicari oleh traveler.

“Untuk mengunjungi Ereveld Pandu tinggal tekan bel saja, nanti saya atau penjaga lain akan membuka gerbang. Biasanya ada yang izin dulu ke kedutaan untuk masuk ke sini,” ujarnya.

Ereveld Pandu tidak hanya menjadi tempat peristirahatan bagi para korban perang, tetapi juga menjadi pengingat sejarah kelam masa penjajahan Belanda di Indonesia. Kompleks ini terbuka untuk umum dan menjadi salah satu destinasi wisata sejarah di Bandung.

——-

Artikel ini telah naik di detikJabar.

(wsw/wsw)



Sumber : travel.detik.com

Jangan Salah! Ini Fungsi Transmisi L pada Mobil Otomatis



Jakarta

Transmisi mobil otomatis atau matik lebih sederhana dan mudah untuk digunakan ketimbang mobil bertransmisi manual. Namun jangan salah mengartikan transmisi di mobil matik, sebab umumnya ada beragam pilihan transmisi yang dapat dipilih.

Umumnya, mobil matik dilengkapi dengan pilihan transmisi P (Park), R (Reverse), N (Neutral), D (Drive). Namun di mobil matik tertentu, misalnya Honda, ada pilihan transmisi L (Low) hingga S (Sport).

Dilansir dari laman resmi Honda Bintaro, setiap posisi transmisi memiliki fungsi khusus yang mempengaruhi arah, kendaraan, hingga kecepatan dari mobil.


Transmisi P tentu dapat digunakan untuk mobil di posisi parkir atau berhenti dalam waktu yang panjang. Sedangkan posisi transmisi N dapat digunakan dalam kondisi mobil idle, standby, atau berhenti dalam waktu yang tidak terlalu lama.

Sementara, transmisi R dapat digunakan untuk mengarahkan mobil mundur dan transmisi D digunakan untuk melajukan mobil ke arah depan. Lantas apa fungsi dari transmisi L dan S?

Menurut Honda Bintaro, transisi L dikenal sebagai posisi gigi satu. Di mana, transmisi L ini akan mengunci posisi transmisi mobil pada gigi pertama atau gigi terendah.

“Posisi ini berguna saat mengemudi di medan menanjak atau saat membutuhkan torsi lebih besar, misalnya saat menarik beban berat,” tulis Honda Bintaro.

Lantas untuk menghadapi medan yang terjal, transmisi L ini akan sangat membantu laju mobil. Sebab transmisi mobil akan menahan di gigi paling rendah sehingga respon mesin akan lebih cekatan dan torsi lebih maksimal.

Sedangkan transmisi S, menurut Honda Bintaro, merupakan transmisi yang dapat mengoptimalkan performa kendaraan dan memberikan akselerasi yang lebih cepat serta responsif.

“Biasanya, transmisi akan mempertahankan gigi lebih lama sebelum naik ke gigi yang lebih tinggi, memungkinkan mesin beroperasi pada putaran yang lebih tinggi dan memberikan pengalaman berkendara yang lebih sporty,” tulis Honda Bintaro.

Namun perlu diingat, penggunaan transmisi S ini membuat respon mesin lebih terpacu. Sehingga efisiensi bahan bakarnya akan lebih boros ketimbang saat mobil berada di transmisi D.

(mhg/din)



Sumber : oto.detik.com

Balik Mudik Jangan Sampai Jadi Petaka, Ini Tanda-tanda Ban Mobil Mau Pecah



Jakarta

Perjalanan jauh untuk mudik dan balik membutuhkan persiapan matang. Jangan sampai, perjalanan silaturahmi ke kampung halaman dan balik ke daerah asal justru menimbulkan petaka.

Salah satu penyebab kecelakaan yang paling berbahaya dan sering terjadi adalah pecah ban. Nah, ban yang sudah mau pecah biasanya memberikan tanda-tanda yang harusnya disadari pengendara. Demikian dikutip dari situs resmi Hyundai.

Setidaknya ada beberapa tanda yang bisa kita ketahuisaat kondisi ban mobil tidak lagi sehat dan harus diganti segera.


Empat tanda ban mobil mau pecah

1. Visual

Ban yang hendak pecah biasanya ban yang kondisinya sudah kurang layak dan memberikan tampilan visual tertentu. Ban yang sudah tidak layak misalnya sudah retak-retak, botak, hingga benang terlihat keluar.

2. Bunyi

Ban yang sudah tidak layak dan sudah mau pecah sering kali menghasilkan bunyi. Hal ini karena ban sudah mulai tidak memiliki integritas dan melepas beberapa lapisan satu per satu. Biasanya akan ada bunyi seperti “dug dug dug” yang intervalnya menyesuaikan dengan kecepatan mobil.

3. Tidak Stabil

Ketika ban mau pecah, biasanya ban mulai tidak stabil. Ketidakstabilan ini akan berdampak pada pengendalian mobil yang membuat mobil tidak stabil. Bila mobil tidak stabil, terasa seperti mengayun atau bergoyang dengan bunyi ban tadi, sebaiknya segera kurangi kecepatan.

4. Ban Berasap

Ketika ban sudah benar-benar mau pecah, sering kali mengeluarkan asap karena mulai ada bagian yang tersangkut dan tergesek dengan jalan. Jika sudah ada asap dari ban, maka siapkan diri untuk mengendalikan mobil.

“Harap diingat, hal utama pemicu pecah ban adalah keteledoran, baik dalam perawatan ban maupun dalam mengangkut beban pada mobil,” sebut Hyundai.

Maka dari itu, pemilik kendaraan harus peka terhadap kendaraannya dan rutin melakukan perawatan berkala.

====

Ikuti berita-berita terkini arus mudik dan arus balik di BRI Teman Mudik pada tautan ini.

(rgr/din)



Sumber : oto.detik.com