Nonton Tari Kecak-Mobil Klasik di Pantai Kuta



Badung

Traveler yang liburan ke Bali kini bisa menikmati atraksi baru, yaitu nonton tari kecak di pinggir pantai Kuta dan lihat deretan mobil klasik.

Masa liburan telah tiba, banyak orang yang memanfaatkan momen ini untuk menghabiskan waktu dengan bersantai bersama keluarga ataupun dengan teman.

Bali masih jadi destinasi yang digandrungi. Daya tarik budaya dan keindahan alam masih jadi salah satu alasan ramainya Bali setiap musim liburan tiba.


Sebuah pusat perbelanjaan di Kuta, Bali, yakni Discovery Mall Bali pun menghadirkan pertunjukan tari kecak secara gratis untuk traveler. Pertunjukan itu digelar persis di pinggir pantai.

“Pada masa liburan ini, Discovery Mall Bali punya daya tariknya tersendiri untuk menarik wisatawan baik yang berasal dari domestik maupun mancanegara. Di sini diadakan pertunjukan tari kecak Bali secara gratis yang dapat ditonton oleh wisatawan,” ujar Dendi Satrio, owner Bikini Garage dan Pengurus Bidang Sosial PPMKI Bali, Selasa (25/6/2024).

Pertunjukan tari Kecak ini sengaja digelar untuk menaikkan pengunjung Discovery Mall Bali dan juga memberikan manfaat dengan skala lebih besar bagi Bali dan bagi Indonesia.

“Diadakannya event ini selain untuk menarik wisatawan, juga ditujukan untuk menaikkan taraf pariwisata di Bali, sehingga akan lebih banyak usaha-usaha lokal yang maju di sini. Ke depannya diharapkan taraf pariwisata se-Indonesia juga dapat berkembang secara pesat. Selain itu, kita juga bisa mengenalkan budaya nusantara terutama budaya Bali kepada wisatawan baik domestik maupun mancanegara,” kata Dendi.

Discovery Mall Kuta BaliPertunjukan tari Kecak di Discovery Mall Kuta Bali Foto: (dok. Istimewa)

Selain pertunjukan tari kecak, ada satu lagi atraksi di dalam Discovery Park Kuta Bali yaitu Discovery Park Kebon Vintage atau disingkat DKV.

DKV ini berkonsep taman vintage yang dapat membawa pengunjung merasakan vibes-vibes masa lalu. Kebon vintage di Discovery Park Bali ini masih dalam tahap persiapan.

Rencananya, di dalam DKV tersebut akan terdapat berbagai barang-barang kuno dan antik mobil-mobil kuno koleksi dari Jos Dharmawan selaku pemilik Kebon Vintage Car Bali.

DKV ini diharapkan dapat menarik lebih banyak pengunjung ke Discovery Park Kuta Bali, baik pengunjung domestik maupun internasional.

“Kami juga sangat menanti-nanti Discovery Park Kebon Vintage yang sekarang dalam tahap persiapan. Adanya DKV ini bisa membuat kita para pengunjung merasakan dunia yang bertemakan zaman dahulu. Semoga langkah baru ini menarik pencinta mobil klasik dan unik untuk menikmatinya,” pungkasnya.

(wsw/wsw)



Sumber : travel.detik.com

Keindahan Candi Borobudur Tak Cuma buat Wisata, tapi Juga Pernikahan



Magelang

Keindahan kompleks Candi Borobudur tak hanya bisa buat berwisata, traveler juga bisa memanfaatkannya jadi venue pernikahan.

Pernikahan Shah Sema Amukti dan Najla Adjani Mahendra baru-baru ini berlatar belakang indahnya candi Borobudur. Acara pernikahan itu pun jadi perhatian wisatawan lokal dan mancanegara

Pernikahan yang sarat dengan adat Jawa itu dimulai dengan kirab pasukan bregodo berbusana merah. Prosesi dilanjutkan dengan kirab tiga kereta kencana yang membawa mempelai putri dan orangtua kedua mempelai.


Mempelai pria, Shah Sema Amukti, tampil gagah menunggang kuda menuju lokasi ijab kabul di Taman Lumbini. Prosesi ini tak hanya menampilkan kemegahan adat Jawa, tetapi juga berhasil memikat hati para wisatawan yang hadir.

Dani Mukti adalah sosok di balik kesuksesan acara pernikaahn tersebut. Ia adalah seorang pengusaha, selebgram, dan aktris yang membintangi film ‘Gadis Kretek’.

Dengan pengalaman lebih dari 25 tahun, Dani Mukti dan tim Pengantin Production berhasil menggarap berbagai pernikahan mewah, termasuk pernikahan keluarga kraton kesultanan Yogyakarta dan putra bungsu Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep, dengan Erina Gudono.

“Menggelar acara di tempat terbuka memang menantang. Kami harus memastikan setiap tamu merasa nyaman dan seluruh prosesi berjalan lancar,” ujar Dani Mukti, Selasa (25/6/2024).

Menikah di Candi BorobudurMenikah di Candi Borobudur Foto: (dok. Istimewa)

Tantangan utama bagi dia adalah membangun fasilitas yang memadai untuk kenyamanan tamu, tanpa mengurangi keindahan dan keagungan Candi Borobudur sebagai latar belakangnya.

Namun pesta pernikahan Shah Sema Amukti dan Najla Adjani Mahendra menjadi bukti, bahwa dengan perencanaan matang dan eksekusi sempurna, acara besar di lokasi ikonik seperti Candi Borobudur dapat terlaksana dengan sukses.

Candi Borobudur memang sudah sering menjadi venue pernikahan. Penyanyi Vicky Shu dan suaminya Ade Imam, menikah di candi ini pada tahun 2017 silam.

Dilansir dari Wolipop, biaya sewa lahan dan event untuk pernikahan di Candi Borobudur bervariasi. Untuk sewa lahan di Taman Lumbini saat Vicky Shu menikah dikenakan biaya Rp 50 juta per hari.

Sedangkan untuk pernikahan yang dilaksanakan di Marga Utama akan dikenakan biaya Rp 40 juta. Apabila acara pernikahan dilaksanakan pada siang hari, maka para tamu akan dikenakan biaya tiket masuk ke Candi Borobudur.

Sedangkan jika pernikahan dilangsungkan di malam hari, maka akan dikenakan biaya tambahan sebesar Rp 2,5 juta per jam untuk biaya lampu.

(wsw/wsw)



Sumber : travel.detik.com

Penting! 6 Aksesori Mobil Ini Wajib Dibawa saat Mudik Lebaran


Jakarta

Ada sejumlah aksesori mobil yang wajib dibawa saat mudik Lebaran. Aksesori yang dimaksud bukan untuk mempercantik interior atau eksterior, namun berfungsi memberikan keamanan dan kenyamanan selama perjalanan.

Sebab, perjalanan mudik dengan mobil akan memakan waktu sampai berjam-jam. Belum lagi kepadatan arus lalu lintas di sejumlah titik yang membuat waktu tempuh bisa lebih lama lagi.

Demi menunjang keamanan dan kenyamanan, maka disarankan membawa sejumlah aksesori penting untuk mobil. Apa saja aksesori tersebut? Simak dalam artikel ini.


Aksesori Mobil yang Wajib Dibawa saat Mudik

Ada sejumlah aksesori mobil yang wajib dibawa ketika mudik ke kampung halaman. Mengutip laman Auto2000, berikut sejumlah askesorinya.

1. Pompa Ban Elektrik

Aksesori yang pertama adalah pompa ban elektrik. Benda yang satu ini wajib dibawa apalagi saat mudik Lebaran. Sebab, suatu waktu ban mobil bisa saja mengalami kurang angin secara tiba-tiba.

Daripada detikers harus mencari SPBU yang terdapat lokasi isi angin, lebih baik sediakan pompa ban elektrik di mobil. Di sejumlah marketplace, aksesori ini dijual mulai dari Rp 300 ribuan.

2. USB Lighter Charger

Perjalanan mudik yang bisa memakan waktu berjam-jam membuat baterai smartphone jadi lebih cepat habis. Untuk mengisi daya baterai HP, sediakan USB lighter charger di mobil.

Aksesori ini memiliki sejumlah model dengan beberapa lubang colokan. Ada yang untuk USB type C dan USB A. Harganya juga cukup terjangkau, yakni mulai dari Rp 100 ribu di sejumlah marketplace.

3. Kabel Charger

Jangan lupa untuk membawa kabel charger smartphone milikmu. Karena percuma saja jika sudah memasang USB lighter charger di mobil namun tidak membawa kabel charger.

Agar tidak repot terlalu banyak kabel, saat ini sudah tersedia kabel charger 3 in 1. Jadi, satu kabel charger terdiri dari USB C, Micro USB, dan lighting untuk iPhone. Untuk harganya sendiri sekitar Rp 70 ribuan.

4. Dashboard Camera

Dashboard camera atau kerap disebut dashcam menjadi salah satu aksesori penting yang wajib dipasang. Dashcam dapat merekam aktivitasmu selama perjalanan mudik dari rumah sampai ke kampung halaman.

Dashcam bisa menjadi bukti apabila ada hal-hal yang tidak diinginkan terjadi. Misalnya, ada orang yang mencuri benda berharga di dalam mobil atau insiden kecelakaan di jalan.

Harga dashcam juga bermacam-macam, tergantung dari fitur yang dimiliki. Harga paling murah dijual mulai dari Rp 500 ribuan di marketplace.

5. Phone Holder

Agar lebih nyaman saat membaca peta di Google Maps, sebaiknya pasang phone holder di dashboard mobil. Aksesori ini sangat berguna karena dapat menahan smartphone agar tidak jatuh, sehingga detikers nggak perlu repot memegang HP sepanjang perjalanan.

Ada banyak jenis phone holder mobil yang dijual di marketplace, harganya mulai dari Rp 60 ribuan saja.

6. Tempat Sampah

Aksesori yang terakhir adalah tempat sampah. Benda ini wajib dibawa saat perjalanan mudik agar tidak membuang sampah sembarangan di jalan.

Soalnya, kerap ditemui pemudik yang tanpa rasa malu membuang sampah makanan, botol minum, atau tissue ke jalan raya. Tindakan tersebut tidak patut ditiru karena bisa mencemari lingkungan.

Lagi pula, harga tempat sampah berukuran kecil juga murah kok. Di berbagai marketplace harganya mulai dari Rp 20 ribuan saja.

Itu dia enam aksesori mobil yang wajib dibawa saat perjalanan mudik. So, sudah mempersiapkan semua aksesori di atas? Kalau belum, beli dari sekarang ya.

(ilf/fds)



Sumber : oto.detik.com

Perang Lawan Judi Sudah Ada Sejak Zaman Baheula, Buktinya di Prasasti Ini



Ciamis

Perang melawan judi online sedang digalakkan. Ternyata, judi sudah jadi masalah sejak zaman baheula. Buktinya, bisa traveler lihat di prasasti ini.

Masalah perjudian zaman sekarang sudah amat gawat. Perbuatan haram ini banyak dilakukan oleh berbagai kalangan. Padahal perbuatan judi sangat dilarang baik secara agama, maupun budaya.

Bahkan, larangan berjudi juga diabadikan oleh leluhur masyarakat Ciamis dalam sebuah prasasti beberapa abad lalu, tepatnya pada masa pemerintahan Kerajaan Galuh.


Pepatah larangan berjudi itu tertulis jelas pada batu Prasasti ke VI yang ada di Situs Astana Gede Kawali. Pada prasasti itu tertulis dalam bahasa Sunda kuno yang berbunyi ‘ini petinggal nu atisti ayama nu ngisi daeyeuh ieu ulah botoh bisi kokoro’.

Artinya ini peninggalan dari yang astiti dari rasa yang ada, yang menghuni kota ini jangan berjudi bisa sengsara.

Enno, Budayawan Kawali yang juga petugas Situs Astana Gede Kawali menerangkan, prasasti VI Kawali merupakan prasasti yang ditemukan terakhir dan terbaru pada tahun 1995 oleh juru pelihara waktu itu.

“Baru Prasasti itu dari batu andesit. Uniknya ada dua poin yang menjadi informasi penting,” ujar Enno, Sabtu (22/6/2024) akhir pekan lalu.

Poin pertama di prasasti VI menginformasikan adanya simbol kembang Cakra. Simbol itu yang kini digunakan oleh para ASN Pemkab Ciamis. Pada prasasti tersebut, pagaran kembang Cakra sudah sangat rapi dan jelas.

Poin kedua adalah tulisan tentang larangan berjudi dari Raja Galuh saat itu, yaitu Prabu Niskala Wastu Kancana pada tahun 1371.

Dalam prasasti itu, Prabu Niskala Wastu Kancana menekankan dalam aturannya masyarakat Sunda dan Galuh dilarang berperilaku yang berhubungan dengan judi.

“Kalimat ini petinggal ulah botoh bisi kolor. Ini peninggalan dari para leluhur yang punya pengetahuan tinggi bijak. Jadi siapapun menghuni negeri ini Galuh jangan berjudi bisa sengsara,” ungkapnya.

Enno menjelaskan penekanan botoh di kalimat dalam prasasti itu adalah judi. Namun secara umum botoh dalam bahasa Sunda kaganga berarti keserakahan. Namun dikaitkan dengan peristiwa yang pernah terjadi di Kerajaan Galuh, maka botoh di sini berarti judi.

Konon pada waktu itu, di Kerajaan Galuh terdapat peristiwa yang membuat leluhur Galuh trauma dan tidak ingin terjadi lagi. Pada zaman Ciung Wanara, di Kerajaan Galuh terjadi peperangan saudara yang hampir membuat Galuh mengalami krisis.

“Terjadi perang saudara karena adanya judi sabung ayam, karena yang dipertaruhkannya itu Kerajaan, tidak tanggung-tanggung,” ungkapnya.

Raja Galuh Prabu Niskala Wastu Kancana tidak ingin peristiwa itu kembali terjadi. Ia pun membuat aturan yang dituliskan dalam prasasti dengan menekankan untuk tidak melakukan yang berhubungan dengan judi atau keserakahan.

“Perbuatan maksiat itu diawali dari unsur keserakahan termasuk judi,” tegasnya.

Enno juga menyebut, pada saat pemerintahan Prabu Niskala Wastu Kancana merupakan masa keemasan Kerajaan Galuh.

“Leluhur kita, leluhur Galuh sudah mencontohkan dan sudah tahu namanya botoh atau judi ini pasti terus terjadi. Masyarakat Sunda diingatkan untuk tidak melakukan itu. Dicontohkan dengan legenda Ciung Wanara, yang seorang raja pun tidak kuat (dengan judi),” pungkasnya.

——-

Artikel ini telah naik di detikJabar.

(wsw/wsw)



Sumber : travel.detik.com

5 Cara Mencegah Mobil Mogok saat Mudik Lebaran, Bikin Tenang di Jalan


Jakarta

Ada banyak hal yang harus disiapkan oleh pemudik sebelum berangkat ke kampung halaman, salah satunya melakukan pengecekan kendaraan. Hal ini agar perjalanan tetap aman dan nyaman setelah menempuh jarak ratusan kilometer.

Salah satu masalah yang kerap menghantui pemudik adalah mobil tiba-tiba mogok di jalan. Padahal, detikers sudah melakukan pengecekan berkali-kali dan memastikan mobil dalam kondisi baik.

Agar terhindar dari masalah tersebut, sebaiknya lakukan pengecekan pada sejumlah komponen mobil secara teliti supaya perjalanan mudik tidak terganggu.


Lantas, bagaimana cara mencegah mobil mogok saat perjalanan mudik Lebaran? Simak dalam artikel ini.

Cara Mencegah Mobil Mogok saat Perjalanan Mudik

Ada beberapa cara untuk mencegah mobil mogok saat perjalanan pulang kampung. Dilansir situs Auto 2000, berikut sejumlah tipsnya:

1. Cek Jumlah Bahan Bakar

Cara yang pertama dan paling mudah adalah dengan mengecek jumlah bahan bakar. Jangan sampai ketika di tengah jalan baru tersadar kalau bahan bakar sudah menipis.

Untuk itu, disarankan mengisi bahan bakar hingga penuh sebelum melakukan mudik Lebaran. Jadi, detikers nggak perlu khawatir lagi mobil tiba-tiba mogok karena kehabisan bensin.

2. Aki Mobil dalam Kondisi Baik

Pastikan juga kondisi aki mobil dalam keadaan baik. Soalnya, aki menjadi energi untuk mengaktifkan mesin kendaraan.

Umumnya, masalah di aki mobil terjadi pada kabel yang renggang atau lepas dari terminal aki. Selain itu, aki yang masa pakainya sudah habis dapat memicu kinerja mesin jadi kurang optimal.

So, sebelum berangkat cek kembali kondisi aki mobil. Kalau ragu apakah aki dalam kondisi baik atau tidak, segera bawa mobil ke bengkel resmi untuk dilakukan pengecekan dan pergantian unit.

3. Cek Sekring

Masalah pada sekring juga menjadi salah satu faktor mobil tiba-tiba mogok. Untuk mencegah hal itu, disarankan melakukan pengecekan sekring sebelum perjalanan mudik.

Langkah pemeriksaan ini bisa kamu lakukan sendiri di rumah. Awalnya, cek dulu apakah ada sekring yang putus atau tidak.

Kemudian, lihat pada bagian plastik beningnya, jika kawat di dalamnya masih menyambung, itu artinya sekring tidak perlu diganti. Akan tetapi jika kawat sekring sudah terputus, maka harus diganti dengan yang baru dan jenis sekringnya wajib memiliki kapasitas sama.

4. Cek Air Radiator

Cara lain untuk mencegah mobil mogok di jalan saat mudik adalah dengan mengecek air radiator. Sebagai informasi, mesin yang terlalu panas atau overheat menjadi salah satu penyebab mobil mogok.

Biasanya, masalah ini disebabkan air radiator yang kurang atau bahkan sudah habis karena bocor atau lupa diisi. Air radiator sendiri berfungsi sebagai pendingin yang berguna untuk menjaga suhu mesin agar tidak terlalu panas.

5. Panaskan Mesin Sebelum Berkendara

Kalau keempat poin di atas sudah dicek dan tidak ada masalah, berarti mobil sudah oke untuk diajak mudik Lebaran. Tapi sebelum memulai perjalanan, sebaiknya panaskan mobil terlebih dahulu.

Langkah ini dilakukan supaya mesin mobil jadi lebih awet dan meminimalisir adanya masalah atau kendala. Biarkan mobil dipanaskan selama 1-2 menit, baru setelah itu berangkat dengan aman dan nyaman ke kampung halaman.

Demikian lima cara mencegah mobil mogok saat mudik Lebaran. Semoga artikel ini dapat membantu detikers.

(ilf/fds)



Sumber : oto.detik.com

Outbound Seru di Pelita Desa Bogor: Aktivitas dan Harga Paket


Jakarta

Jika detikers mencari tempat outbound yang asyik di daerah Bogor, Pelita Desa bisa menjadi opsinya. Tempat outbound di kawasan Ciseeng ini cocok untuk semua umur, mulai dari Play Group hingga orang tua.

Tak sekadar permainan kelompok seperti outbound pada umumnya, Pelita Desa juga menawarkan wisata edukasi khas pedesaan. Selain itu, pengunjung bisa memainkan sejumlah wahana yang seru.

Sebelum ke sana, simak dulu artikel ini untuk mengetahui apa saja aktivitas seru yang bisa dilakukan di Pelita Desa, lengkap dengan harga paket, dan lokasinya.


Aktivitas Seru di Pelita Desa

Dikutip dari situs Pelita Desa dan akun Instagram @outbound_pelitadesa, berikut ini beberapa aktivitas seru yang bisa dilakukan di sana:

1. Permainan Outbound

Seperti tempat outbound pada umumnya, pengunjung diajak melakukan berbagai kegiatan bersama dengan panduan instruktur. Kegiatan ini antara lain berupa permainan kerja sama tim. Beberapa permainannya seperti tarik tambang, pipa bocor, menangkap ikan, balap rakit, dan bakiak.

2. Belajar Bertani dan Bercocok Tanam

Pelita Desa juga merupakan tempat edukasi dalam hal bercocok tanam, termasuk bertani. Pengunjung bisa ikut membajak sawah dan menanam padi. Selain itu, detikers juga bisa belajar budidaya tanaman hias bersama petani lokal.

3. Belajar Beternak

Di sini pengunjung bisa belajar mengenal binatang ternak, seperti kerbau yang biasa dipakai membajak sawah, melihat sapi diperah, hingga budidaya ikan koi yang sudah diekspor.

4. Main Wahana Seru

Selain permainan kelompok, pengunjung bisa main wahana seru lainnya. Ada flying fox, menyeberang jembatan tali, dan memanah.

5. Camping

Tak cuma outbound, kalian juga bisa sekaligus camping di sini. Ada kegiatan jurit malam yang telah disiapkan, sehingga kegiatan camping tidak membosankan.

Harga Paket

Ada paket outbound dan paket camping yang disediakan di Pelita Desa. Berikut rinciannya:

Paket Outbound

Ada dua paket outbound yang bisa dipilih. Harganya sama, yakni Rp 125 ribu per orang. Minimal rombongan berjumlah 30 orang. Yang membedakan antara Paket 1 dan Paket 2 hanyalah jenis permainan dan tingkat usianya. Beberapa permainannya yaitu:

  • Polisi vs Maling
  • Suara Alam
  • Tupai Pemburu
  • Vampir Cina
  • Bakiak
  • Pipa Bocor
  • Kelompok Terpanjang
  • Tarik Tambang
  • Rakit Kita
  • Twoline Bridge
  • Hola Hop
  • Program Tanah Liat
  • Program Sapi Perah
  • Program Pak Tani
  • Edukasi Pengolahan Tahu
  • Jamu Tradisional
  • Membatik
  • Rafting

Paket Camping

Harga paket standar camping adalah Rp 250.000/orang. Paket ini sudah termasuk welcome drink, outbound, 2x snack, 3x makan, tenda penginapan, bakar ikan/jagung, api unggun, dan kegiatan jurit malam.

Lokasi Pelita Desa

Lokasi Pelita Desa adalah di Jalan H Miing, RT 01 / RW 03, Putat Nutug, Kecamatan Ciseeng, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Nomor telepon yang bisa dihubungi yaitu (0251) 854 3456, 085732466895, atau 08569005959.

Nah, itulah tadi informasi lengkap mengenai Pelita Desa yang merupakan tempat outbound di Ciseeng, Bogor, lengkap mulai dari aktivitas hingga harga paketnya.

(bai/row)



Sumber : travel.detik.com

Ini Pentingnya Melepas Kabel Aki saat Motor Ditinggal Mudik Lebaran


Jakarta

Menjelang Hari Raya Idul Fitri, sebagian besar masyarakat Indonesia akan melakukan mudik. Ada yang memilih menggunakan pribadi, namun banyak juga yang mengandalkan transportasi umum untuk pulang ke kampung halaman.

Nah, bagi detikers yang mudik menggunakan transportasi umum dan meninggalkan sepeda motor di rumah, sebaiknya cek kembali sebelum berangkat. Pastikan motor dalam kondisi aman dan dikunci ganda untuk mengantisipasi motor dicuri.

Selain itu, pastikan juga melepas kabel aki dari sepeda motor. Kenapa hal tersebut harus dilakukan? Simak penjelasannya dalam artikel ini.


Pentingnya Melepas Kabel Aki Motor saat Ditinggal Mudik

Mengutip keterangan resmi Astra Honda Motor (AHM), alasan mengapa kabel aki motor harus dilepas saat ditinggal mudik adalah untuk menghindari aki soak.

Meski tidak digunakan selama berhari-hari, bukan berarti motor jadi awet. Hal ini justru bisa membuat aki tekor karena dipicu prinsip charge dan discharge pada aki.

Saat motor menyala maka ada proses pengisian daya aki. Begitupun sebaliknya, jika motor tidak dipakai dapat menyebabkan voltase berkurang.

Aki yang kabelnya tidak dicabut dan dibiarkan dalam waktu berhari-hari bisa mengalami soak karena baterai masih mengeluarkan sedikit muatan listrik saat terhubung dengan motor.

Jadi, lebih baik segera lepas kabel aki motor sebelum detikers berangkat ke kampung halaman. Langkah ini juga dilakukan agar aki motor tetap awet dan bekerja secara optimal ketika digunakan kembali.

Tanda-tanda Aki Motor Soak

Lantas, bagaimana kalau sudah terlanjur berangkat mudik dan tak sempat mencabut kabel aki motor? Jangan khawatir, setibanya di rumah nanti segera cek sepeda motor dan coba hidupkan.

Ada tanda-tanda aki motor sudah soak dan perlu diganti. Mengutip laman Suzuki, berikut penjelasannya:

1. Mesin sulit dihidupkan

Salah satu tanda yang paling umum adalah mesin motor sulit dihidupkan. Hal ini menunjukkan bahwa daya aki sudah menurun sehingga tidak sanggup untuk menyalakan mesin.

2. Starter Tidak Menyala

Selain itu, ketika motor distarter dan tidak ada reaksi apapun atau hanya terdengar bunyi ‘klik’, itu tandanya aki tidak lagi mampu menyediakan daya listrik yang cukup untuk mengoperasikan starter motor.

3. Cahaya Lampu Motor Meredup

Coba cek juga bagian lampu motor. Jika cahaya lampu mulai terlihat redup dan tidak seterang seperti biasanya, itu berarti aki motor sudah melemah karena tidak dipakai berhari-hari.

4. Suara Klakson Mengecil atau Tidak Nyaring

Ciri-ciri lain aki sudah soak ketika suara klakson menjadi kecil atau tidak senyaring seperti biasanya. Sebab, aki tidak berfungsi secara optimal sehingga tidak punya cukup daya untuk menghasilkan suara klakson yang kencang.

Itu dia cara mencegah aki motor soak saat ditinggal mudik. Semoga artikel ini dapat membantu detikers.

(ilf/fds)



Sumber : oto.detik.com

Bisa Jajal Petualangan-Wahana Seru di Kebun Teh



Bogor

Kawasan Agrowisata Gunung Mas di Puncak, Bogor sudah terkenal sejak lama dengan keindahan alamnya. Banyak wisatawan tertarik menjajal aneka wahana seru di sini.

Kawasan ini memang jadi alternatif warga Jabodetabek untuk berlibur, karena jaraknya yang relatif tidak terlalu jauh. Agrowisata Gunung Mas ini letaknya berada di sebelah Rest Area Gunung Mas.

Selagi menyusuri puing-puing bekas penggusuran pedagang kaki lima (PKL) di sepanjang Jalan Raya Puncak, detikTravel sedikit melipir ke area wisata ini, Selasa (25/6/2024).


Memang pemandangan di kawasan ini tak perlu dipertanyakan lagi, hamparan kebun teh yang luas dan cuaca yang sejuk semakin membuat liburan menjadi berkesan.

Warga Tangerang Selatan yang berlibur ke sini adalah Fajar. Ia memboyong keluarganya untuk menikmati kesejukan dan keseruan di Agrowisata Gunung Mas ini.

Agrowisata Gunung Mas Puncak BogorAgrowisata Gunung Mas Puncak Bogor Foto: Pradita Utama/detikcom

“Bagus ya tempatnya juga nyaman, ya cocoklah buat liburan bareng keluarga. Fasilitasnya juga cukup ada tempat buat makan, terus juga ada wahana buat anak-anak,” jelasnya kepada detikTravel.

Di Agrowisata Gunung Mas ini terdapat banyak wahana yang bisa dijajal traveler saat berkunjung. Berikut beberapa wahana yang bisa dicoba di Agrowisata Gunung Mas:

1. Berkuda

Di sini kamu bakalan ngerasain berkuda yang berbeda loh, nah yang bikin berbedanya adalah kamu bakalan berkuda mengelilingi kebun teh jadi serasa juragan-juragan yang lagi cek kebun. Untuk bisa menunggangi kuda-kuda di sini pengunjung dikenai biaya mulai dari Rp 60.000 hingga Rp 150.000

“Rp 60.000 untuk 1 kilometer terus bisa juga kalau pengen agak lama Rp 150.000 buat setengah jam,” kata salah satu petugas di loket berkuda.

2. Bermain ATV

Nah buat pengunjung yang ingin menjajal kegiatan ekstrem yang ada di Agrowisata Gunung Mas bisa dengan menggunakan ATV, jangan khawatir karena nantinya pengunjung yang hendak bermain ATV akan didampingi oleh petugas.

Jadi aman dan tak perlu khawatir lagi, harga menyewa ATV ini dikenakan biaya sebesar Rp 160.000 di weekday dan Rp 210.000 di weekend. Harga tersebut mencakup waktu pemakaian selama 45 menit dengan jarak tiga kilometer.

Berbeda dengan harga wisatawan lokal, untuk wisatawan mancanegara haru membayar Rp 260.000 di weekday dan Rp 310.000 untuk weekend.

3. Rainbow Slide

Ini jadi primadona para pengunjung yang datang ke Agrowisata Gunung Mas ini, pengunjung akan berseluncur di perosotan pelangi menggunakan ban besar dengan panjang perosotan hingga 90 meter yang melintas di tengah-tengah kebun teh.

Untuk menjajal wahana seru ini pengunjung cukup merogoh kocek sebesar Rp 25.000 untuk sekali naik.

Agrowisata Gunung Mas Puncak BogorAgrowisata Gunung Mas Puncak Bogor Foto: Pradita Utama/detikcom

Aliyah sangat senang saat mencoba perosotan raksasa ini, walaupun awalnya takut tapi akhirnya ia bisa menikmati wahana ini.

“Awalnya takut banget karena cepet kan terus udah dari situ langsung seru aja gitu,” ucapnya sehabis mencoba.

4. Flying Fox

Buat yang senang dengan wahana ekstrem lainnya bisa coba flying fox di sini, dengan harga Rp 60.000 saja kamu sudah bisa melintasi hamparan kebun teh dari ketinggian. Namun tak sembarang orang bisa naik wahana ini, terdapat minimal tinggi badan 120 sentimeter.

5. Kolam Renang

Mengajak keluarga untuk berlibur ke tempat ini bakal jadi momen yang menyenangkan, apalagi membawa anak-anak karena banyak wahana yang bisa mereka coba. Bagi anak-anak yang senang berenang bisa coba untuk berenang di sini.

Tarif yang dipatok untuk menjajal kolam renang ini sebesar Rp 10.000 saja, walaupun luas kolamnya tak terlalu besar namun cukup untuk anak-anak mencobanya. Jadi pengalaman seru juga berenang di kawasan dingin khas Puncak Bogor ini.

Selain wahana berbayar di kawasan ini, pengunjung juga bisa menikmatinya dengan aktivitas lain. Saat detikTravel berada di kawasan ini banyak terdapat family gathering yang menggunakan taman-taman dan lapangan di Agrowisata Gunung Mas sebagai tempatnya ataupun sekadar jalan-jalan saja.

Untuk harga tiket Agrowisata Gunung Mas ini pengunjung perlu mengeluarkan kocek sebesar Rp 15.500 per orang di weekday dan weekend harga naik menjadi Rp 20.000 per orang.

Untuk pengunjung yang membawa kendaraan motor atau mobil juga dikenakan biaya sebesar Rp 5.000 untuk motor serta Rp 10.000 untuk mobil.

(wsw/wsw)



Sumber : travel.detik.com

Mobil Bermasalah saat di Contraflow, ke Mana Harus Menepi?



Jakarta

Kecelakaan maut terjadi di jalur contraflow tol Jakarta-Cikampek, kemarin. Akibat kecelakaan itu, sebanyak 12 orang meninggal dunia.

Awalnya, Mobil Gran Max yang berada di jalur contraflow hendak menepi di bahu jalan, dan masuk ke jalur berlawanan yang mengarah ke Jakarta. Kemudian, sebuah bus dari arah Cikampek tak bisa menghindari kendaraan Gran Max itu, hingga akhirnya terjadi kecelakaan sampai mobil GranMax terbakar.

Kecelakaan maut dua mobil dan satu bus di Km 58 Tol Jakarta-Cikampek (Japek) menyebabkan 12 orang meninggal dunia. Korban tewas terdiri dari tujuh pria dan lima perempuan.


Praktisi keselamatan berkendara sekaligus Instruktur & Founder Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC) Jusri Pulubuhu menyebut bahwa jalur contraflow itu adalah koridor neraka. Sebab, meleng sedikit dari jalur contraflow bisa berakibat fatal.

Maka dari itu, harusnya pengendara mempersiapkan segala hal untuk masuk jalur contraflow. Jangan sampai kendaraan, pengendara maupun penumpang mengalami masalah sehingga harus berhenti darurat.

“Sebaiknya mindset kita adalah bagaimana jangan trouble. Oleh karena itu ketika mau masuk ke contraflow yang menjadi koridor paling berbahaya dalam rekayasa lalu lintas yang ada, ada 3 persyaratan. Yaitu pengendaranya harus fit, bugar, tidak dalam keadaan letih. Kemudian kendaraan harus dalam kondisi fit, tidak ada kemungkina trouble-trouble. Kemudian penumpang juga harus paham bahwa saat di koridor tadi mereka harus tidak macam-macam, tidak bisa melakukan sesuatu atau keinginan seperti di jalur normal. Karena ruang yang sempit, ruang yang terbatas, dan lalu lintas dari arah berlawanan itu berdampingan dengan mereka,” jelas Jusri kepada detikOto, Selasa (9/4/2024).

Meski begitu, kalau ada keadaan darurat yang tidak bisa ditunda, pastikan berhenti di tempat yang aman. Untuk jalur contraflow, Jusri menegaskan jangan berhenti di bahu jalan jalur normal di lawan arah.

“Kalau kita lihat dari tingkat risiko, maka kalau terjadi apa-apa yang tidak bisa ditunda, paling aman adalah berhenti di lajur kiri. Di lajur kiri memang sangat terbatas, itu ada bahu jalan yang memang cuma dua meter. Tapi itu lebih aman dibanding dia harus memotong lajur lawan. Dan persyaratan di contraflow pun orang dilarang masuk lajur berlawanan. Rest area pun dilewati semua,” sebut Jusri.

“Di contra flow itu harus mengitkuti jalur yang ada dengan kecepatan traffic. Jadi kalau traffic stop and go 40-30 km/jam harus terus jalan, nggak boleh berhenti, nggak boleh ada jeda. Karena kalau ada jeda macet lagi itu kan. Dan kalau itu terjadi ada apa-apa, maka dia bisa berhenti di lajur kiri. Syukur lajur kiri adalah jalur hijau,” jelasnya.

(rgr/lth)



Sumber : oto.detik.com

Desa Wisata Taro, Desa Kuno di Gianyar, Bali



Gianyar

Desa Wisata Taro merupakan desa kuno di Kecamatan Tegallalang, Kabupaten Gianyar, Bali. Budaya dan tradisi masih terjaga.

Desa Taro hanya berjarak sekitar dua jam dari Denpasar. Desa itu berada di ketinggian 600-750 meter di atas permukaan laut (mdpl) yang membuat udaranya sejuk.

Desa Taro adalah pemukiman yang dirintis oleh Rsi Maharsi Markendya. Dia datang ke Bali di abad ke tujuh. Markendya merabas hutan, membangun pemukiman dan persawahan dengan sistem irigasi yang disebut subak.

Desa Taro mendapat julukan “Bhumi Sarwa Ada” yang berarti serba ada. Julukan yang sesuai, karena desa itu memiliki berbagai kekayaan alam dan budaya yang bisa memikat hati banyak wisatawan. Bagi Rsi Markandya, desa itu juga memuliki segala hal yang diinginkan dan dibutuhkan saat dia membangun mendirikan kawasan itu. Tanah subur, air melimpah, udara sejuk, alam yang indah, dll.


Selain itu, desa tersebut dijuluki Pusering Jagat atau pusat semesta.

Sejak 2017, Desa Taro telah menjadi desa wisata. Melalui pondasi Tri Hita Karana, yaitu menjaga keseimbangan hubungan antara manusia, alam, dan Sang Pencipta, Desa Wisata Taro memilih tema destinasi yang berhubungan dengan alam dan spiritual.

“Mulai tahun 2017 akhir, kita garap semua destinasi itu 2018. Pembuatan masterplan dan menggali potensi itu sudah mulai di 2017. Akhirnya 2019 sudah mulai launching destinasi wisata,” ujar I Wayan Gede Ardika, pengelola Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Taro.

Mengusung konsep ‘Eco Spiritual Destination’, Desa Taro menyajikan berbagai destinasi alam dan spiritual yang menjadi keunikan dan warisan budaya masyarakat setempat. Perpaduan antara tradisi spiritual dan keindahan alam akan membuat siapapun terpikat.

“Kami ingin membangun konsep desa wisata yang berkelanjutan, sehingga mengusung konsep ‘Eco Spiritual Destination’. Kami menginginkan semuanya masih lestari dan menjadi warisan turun temurun, pariwisata adalah bonusnya,” kata Ardika.

Kemudian, pada 2023, Desa Taro masuk dalam daftar Programme di United Nations World Tourism Organization (UNWTO) 2023.

4 destinasi wisata unggulan yang wajib traveler kunjungi di Desa Taro yang antara lain:

1. Pura Agung Gunung Raung

Pura Agung Gunung Raung merupakan salah satu Pura Kahyangan Jagat yang ada di Bali. Keberadaan pura ini sangat erat kaitannya dengan perjalanan suci Rsi Markendya. Pura Agung Gunung Raung memiliki keunikan tersendiri, dimana umumnya persembahyangan menghadap ke timur, namun di pura ini persembahyangan menghadap ke arah barat

2. Konservasi Lembu Putih

Desa Taro adalah satu-satunya desa di Bali yang memiliki taman konservasi lembu putih, satwa yang dihormati dan disucikan. Lembu Putih dipercaya sebagai hewan suci sekaligus sebagai kendaraan Dewa Siwa.

Lembu Putih yang ada di Desa Taro dirawat dan dikonservasi untuk menjaga kelestariannya, karena sering digunakan dalam upacara agama.

3. The Fireflies Garden

The Fireflies Garden merupakan kawasan penangkaran kunang-kunang yang dikelola oleh Desa Taro. Di sini traveler bisa menemukan banyak kunang-kunang yang cantik.

Terletak di sekitar persawahan dengan udara dan air yang bersih membuat kunang-kunang mampu tumbuh dan berkembang di sini. Waktu terbaik untuk berkunjung adalah di sore hingga malam hari.

4. Semara Ratih Delodsema Village

Semara Ratih Delodsema Village adalah sebuah restoran berkonsep alami yang sudah dibuka sejak 2020. Semara Ratih Delodsema Village menawarkan sensasi bersantap di tengah bentang alam yang cantik, ditemani gemericik air sungai.

Tak jauh dari restoran, traveler juga bisa menemukan sebuah mata air suci yang dapat digunakan untuk melukat.

Tak hanya menawarkan berbagai destinasi menarik. Desa Wisata Taro juga menawarkan beberapa paket aktivitas wisata yang bisa traveler coba.

Berikut paket wisata di Desa Taro

1. Paket Tirta Yatra

Paket Tirta Yatra menawarkan traveler untuk mengunjungi situs-situs tonggak perjalanan suci Ida Maharsi Markandya pada abad ke-7. Paket ini akan mengajak traveler untuk melukat di Semara Ratih, mengunjungi Pura Agung Gunung Raung, Pura Sanghyang Tegal, dan Duwe Lembu Putih.

Dengan membayar harga Rp 300.000 per orang, sudah termasuk banten, sari Jro Mangku, punia, pemandu wisata, nasi yasa, dan coffee break. Traveler juga bisa memilih lokasi untuk bersantap, mulai dari Semara Ratih hingga di Taman Lembu Putih.

2. Paket Desa Wisata

Paket wisata ini akan mengajak traveler untuk mengunjungi beberapa Objek Wisata yang menjadi ikon Desa Wisata Taro dan Sharing Session Bersama Pokdarwis Desa Wisata Taro. Dengan membayar harga Rp 195.000 per orang, traveler akan diajak ke beberapa objek wisata pilihan, coffee break, makan siang, dan sharing session.

3. Paket Studi Banding

Paket studi banding ini akan mengajak traveler untuk berkunjung ke pengelolaan sampah yang diaplikasikan menjadi pertanian organik di Desa Taro. Untuk mencoba paket ini traveler dikenakan harga sebesar Rp 195.000 per orang.

Traveler akan mendapatkan berbagai fasilitas menarik, seperti coffee break sebanyak 2 kali, berkunjung ke fasilitas pengelolaan material & kebun organik desa taro, makan siang, dan sharing session.

4. Paket Cycling Desa Taro

Desa Taro juga menawarkan paket cycling yang mengajak traveler untuk bersepeda melewati daerah pertanian, pemukiman warga, hingga beberapa destinasi wisata yang menjadi ikon Desa Taro.

Traveler bisa memilih tiga jenis paket cycling, yaitu paket 1, 2, dan 3 dengan harga Rp 250.000 per orang dan minimal 5 orang. Setiap paket memiliki rute yang berbeda-beda, jadi pastikan memilih paket yang sesuai ya traveler!

5. Paket Trekking Desa Taro

Paket Trekking Desa Taro mengajak traveler untuk jalan-jalan berkeliling Desa Taro, mulai dari pemukiman penduduk, hingga ke objek wisata yang menjadi ikon desa ini. Traveler bisa memilih tiga jenis paket trekking, yaitu paket 1 dan 2 dengan harga Rp 250.000 per orang dan minimal 5 orang.

(fem/fem)



Sumber : travel.detik.com