6 Tips Istirahat Efektif saat Mudik Menggunakan Kendaraan Pribadi


Jakarta

Ketika mudik seperti saat Lebaran, orang-orang biasanya akan menempuh perjalanan jauh yang membutuhkan waktu tak sedikit. Ditambah, ratusan ribu kendaraan yang tumpah ruah dalam waktu bersamaan, membuat kondisi jalan makin padat.

Dalam keadaan seperti itu, lelah tentunya akan terasa, terutama pemudik yang menggunakan kendaraan pribadi.

Nah, ada cara istirahat efektif selama mudik nih. Tips ini cocok buat kamu yang mudik dengan mobil atau motor pribadi. Catat ya!


Tips Istirahat Efektif Selama Mudik

Sederet tips berikut bisa kamu simak agar istirahat saat perjalanan mudik dapat maksimal. Ada tips apa saja?

1. Berangkat Mudik di Pagi atau Siang Hari

Merujuk catatan detikHealth, dr Andreas Prasadja mengatakan ada baiknya untuk memilih waktu berangkat yang tepat bagi pemudik yang memakai kendaraan pribadi. Berangkatlah di waktu yang biasanya tidak tidur. Artinya, hendaklah pergi mudik di waktu pagi atau siang hari.

Jika berangkat di malam hari alias di waktu umum tidur, kantuk berlebih bisa muncul dengan cepat. Kalau sudah ngantuk, sebaiknya segera tidur dan tidak ditahan-tahan.

“Jangan sampai memaksakan, bela-belain nawar ngantuk, bahaya,” imbau praktisi kesehatan tidur di RS Mitra Keluarga Kemayoran itu.

2. Pastikan Kondisi Tubuh Fit

Sebelum berangkat juga, kamu perlu memastikan kondisi tubuh fit. Menurut Jusri Pulubuhu, praktisi keselamatan sekaligus instruktur dan pendiri Jakarta Defensive Driving Consulting (JDCC), usahakan untuk istirahat yang cukup sekitar 2-3 hari sebelum keberangkatan mudik.

Selain itu, pemudik juga mesti bebas dari beban pikiran saat melakukan perjalanan.

“Pastikan kalau kita mengemudi, kita harus dalam keadaan free problem. Kemudian 2-3 hari sebelum berangkat kita sudah memiliki kualitas istirahat yang bagus, dan asupan yang bagus,” kata Jusri Pulubuhu selaku praktisi keselamatan jalan raya, dikutip dari arsip detikOto.

3. Jadwalkan Istirahat Tiap Beberapa Jam

Waktu istirahat selama perjalanan mudik juga perlu diperhatikan. Jusri menyarankan pengendara beristirahat tiap dua jam sekali.

Director Training Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI), Sony Susmana turut menganjurkan untuk istirahat 2 jam sekali bagi pengguna motor dan tiap 3 jam bagi pengemudi mobil saat mudik.

“Maksimal berkendara 3 jam untuk mobil dan 2 jam untuk motor. Kalau sudah sampai limitnya, maka segera cari rest area untuk istirahat, jadi manfaatkan fasilitas yang ada untuk beristirahat dengan optimal,” tutur Sony dalam catatan detikOto.

4. Istirahat dengan Nyaman dan Tenang

Istirahat maksimal perlu dilakukan setelah berkendara mudik berjam-jam. Agar bisa fokus kembali untuk melanjutkan perjalanan, istirahat yang paling efektif adalah tidur. Menurut Sony, tidur dapat menyegarkan kembali saraf, otot, dan otak pengendara.

Beristirahat dengan meregangkan badan atau berjalan-jalan disebut tidak cukup. Meski itu adalah aktivitas yang berbeda dari berkendara, tetap tidak bisa dianggap istirahat karena tidak dilakukan dengan tenang dan nyaman.

“Jadi jangan hanya masuk ke rest area lalu minum kopi, peregangan, mengobrol dan kemudian menganggap sudah beristirahat. Memang hal tersebut merupakan aktivitas yang berbeda dengan mengemudi, tetapi tetap tidak optimal kalau kita tidak melakukannya dengan tenang. Untuk menghindari kondisi lelah dan kantuk berlebih ya dengan beristirahat (tidur),” ucap Sony.

5. Terapkan Power Nap

Jusri membeberkan cara tidur yang efektif, yaitu dengan menerapkan power nap. Tidur ini dilakukan singkat, sekitar 5, 15, atau 30 menit, tetapi berkualitas.

“Kemudian cara dia beristirahat untuk mendapatkan power nap yang baik, harus melengkapi diri dengan eyes cover atau penutup mata dan ear plug. Jadi setiap istirahat dia harus tidur. Tidur yang singkat 5, 15 atau 30 menit itu udah bisa nge-boost, membuat bugar,” jelasnya.

6. Tidak Berkendara dalam Waktu Lama

Telah dijelaskan, maksimal berkendara antara 2-3 jam. Setelah itu, kamu sebaiknya mencari rest area untuk beristirahat. Mengemudi lebih dari itu tidak disarankan karena biasanya mudik seperti saat Lebaran dilakukan dalam kondisi puasa.

Menurut Rifat Sungkar, pereli nasional sekaligus duta safety driving, konsentrasi dapat berkurang dengan cepat ketika berpuasa lantaran level air dan oksigen dalam tubuh kurang.

Hal itu juga yang menjadi alasan istirahat perlu dilakukan dengan cara tidur. Karena setelah tidur, tubuh seolah baru mulai kembali.

“Nah sebenarnya ketika kita mengemudi baru sahur sampai enam jam ke depan itu level airnya kita masih bagus. Tapi, setelah itu kondisi badan kita menurun. Nah triknya, ketika sudah drop, kita harus tidur siang. Karena ketika tidur siang itu seakan-akan kita baru mulai lagi,” jelas Rifat, dikutip dari catatan detikOto.

Nah, itu tadi sejumlah tips istirahat efektif saat mudik. Jadi, pastikan untuk mengambil istirahat yang maksimal setiap beberapa jam sekali kalau kamu mudik menggunakan kendaraan pribadi ya.

(azn/fds)



Sumber : oto.detik.com

Pabrik Kata-Kata Joger, Tempat ‘Tolah-Toleh’ Nyentrik Khas Bali, Sejak 1981



Jakarta

Pabrik Kata-Kata Joger menjadi salah satu tempat tolah-toleh yang menjadi primadona wisatawan untuk berbelanja. Ya, bukan gocekan, tempat itu betul-betul pusat tolah-toleh.

“Kami menamakan Joger bukan sebagai pusat oleh-oleh, tapi pusat tolah-toleh,” kata Mr Joger kemudian tertawa.

Mr Joger adalah salah satu pendiri Pabrik Kata-Kata Joger. Dia berduet dengan Mr Gerhard Seeger.


Nama Joger diambil dari gabungan si pemilik, yakni Jo dari nama Joseph Theodorus Wulianadi, yang merupakan Mr Joger itu, dan Ger dari nama Mr. Gerhard Seeger.

“Awalnya toko ini bernama Art & Batik Shop, tapi karena saya suka ngomong, akhirnya saya ubah namanya menjadi Pabrik Kata-Kata Joger. Jadi sekitar tahun 1987 sudah pakai nama itu di T-shirtnya,” kata Mr Joger.

Pabrik Kata-Kata Joger itu bermula dari sebuah toko di Jalan Sulawesi No. 37Denpasar dengan nama Art & Batik Shop. Kini, Pabrik Kata-Kata Joger berusia 43 tahun pada 2024 ini. Toko oleh-oleh itu didirikan pada 19 Januari 1981.

“Joger itu sebagai Pabrik Kata-Kata, nanti kata-kata itu akan ditaruh di media macam-macam, contohnya seperti kaos,” kata dia.

Pabrik Kata-Kata Joger, salat satu pusat oleh-oleh di BaliPabrik Kata-Kata Joger, salat satu pusat oleh-oleh di Bali (Ni Made Nami Krisnayanti/detikcom)

Seiring berjalannya waktu, Joger terus berkembang dan menjadi salah satu sentra oleh-oleh nyentrik khas Pulau Dewata. Traveler bisa menemukan Joger di dua lokasi, yakni di Jalan Raya Kuta dan Teman (Tempat Ternyaman) Joger yang berlokasi di Jalan Raya Denpasar-Bedugul KM 37,5.

“Kedua toko Joger menawarkan produk yang sama. Hanya perbedaanya kalau di Teman Joger (Toko Joger di daerah Luwus) itu memiliki lahan parkir yang lebih luas, sehingga cocok untuk pengunjung yang datang dengan rombongan,” ujar Mr Joger.

“Good morning, selamat pagi” sapaan khas yang akan traveler dengan ketika memasuki toko Joger. Sapaan ini dicetuskan langsung oleh Mr. Joger sejak 1981. Traveler yang datang pada siang atau sore hari akan tetap mendengar sapaan yang sama. Lucu ya!

Tak hanya disambut dengan sapaan yang unik, traveler juga akan mendapati beberapa kata-kata unik dan nyentrik di tembok Joger. “Di tembok itu juga kita tuangkan kata-katanya, jadi di tembok kita banyak kata-kata macem-macem. Tentu itu menarik orang,” ujarnya.

Toko Joger memiliki dua bagian. Bagian pertama yang terletak di depan, menawarkan oleh-oleh kerajinan khas Bali. Pada bagian ini traveler akan menemukan sandal, gantungan kunci, hiasan, dan berbagai oleh-oleh yang terbuat dari kayu.

Memasuki bagian kedua yang terletak di lantai 2, traveler akan melewati sebuah kolam ikan. Di bagian kedua ini traveler bisa memborong berbagai barang fashion khas Joger. Seperti topi, celana, kaos, jam tangan, dan masih banyak lagi.

Interior ruangan pun dibuat estetik sehingga tak jarang pengunjung menjadikan beberapa lokasi sebagai tempat berburu foto instagramable. Mr. Joger menuturkan ingin menghadirkan pengalaman yang menyenangkan, menggembirakan, memuaskan, menyehatkan, dan membahagiakan untuk pengunjung yang datang ke Joger.

Masuk ke Pusat Kata-Kata Joger, traveler tak perlu khawatir kantong bolong. Harga barang Joger relatif terjangkau. Dengan uang 5 ribu rupiah, traveler sudah bisa membawa pulang oleh-oleh gelang dan gantungan kunci.

Untuk kaos khas Joger yang sudah dihiasi dengan berbagai tulisan nyentrik dan menggelitik dibanderol sekitar Rp 96.000 hingga Rp 125.000 dengan berbagai ukuran. Hanya di Joger saja traveler bisa menemukan jam tangan mundur, yang jarum jamnya bergerak ke kiri. Unik ya!

Pabrik Kata-Kata Joger Bali buka setiap hari mulai pukul 10.00 WITA hingga pukul 18.00 WITA. Menurut Mr. Joger, pabrik kata-kata ini bisa dikunjungi sekitar 3.000 pengunjung.

Toko nyentrik ini hanya memiliki cabang di Bali loh! Jadi, kapan traveler akan berburu kaos khas Joger? Siap-siap tertawa saat membaca kata-katanya.

(fem/fem)



Sumber : travel.detik.com

Mau Pasang Roof Box untuk Mudik Lebaran? Perhatikan 3 Hal Ini Dulu


Jakarta

Roof box adalah koper besar yang biasa dipasang di atap mobil. Benda ini dipasang untuk memberi ruang ekstra, agar bagasi tidak terlalu berantakan sehingga lebih lega.

Roof box digunakan untuk membawa barang-barang seperti tas, macam peralatan, ataupun koper. Sebelum membeli atau memasang kotak atap (roof box), ini beberapa hal yang perlu diperhatikan.

Hal yang Harus Diperhatikan Sebelum Memasang Roof Box

Dikutip dari Start Rescue, berikut adalah beberapa hal yang perlu diperhatikan dan dipertimbangkan sebelum membeli roof box untuk mudik Lebaran:


1. Kualitas

Kualitas roof box akan menentukan keamanan, ketahanan, dan kenyamanan. Yup, semakin mahal maka semakin baik juga kualitasnya.

Biasanya, roof box yang lebih murah mungkin terbuat dari plastik dan tipis. Tentunya, akan berpotensi menyebabkan kotak bergetar saat tertiup angin di perjalanan dan mungkin tidak bertahan lama.

Sementara, roof box yang lebih mahal cenderung dibuat dari plastik yang lebih tebal dengan standar yang lebih tinggi.

2. Jenis Bukaan

Roof box hadir dalam beberapa jenis bukaan. Ada yang bisa dibuka hanya dari samping, ada juga yang memiliki sistem engsel ganda.

Biasanya, roof box dengan sistem engsel ganda akan lebih nyaman. Pasalnya, membuat kita bisa mengakses barang bawaan dari kedua sisi mobil.

3. Kapasitas

Terakhir, pertimbangkan kapasitasnya agar bisa disesuaikan dengan penggunaannya. Jika kamu merencanakan beberapa perjalanan darat sekitar dua mingguan, lebih baik pilih roof box yang lebih besar.

Sementara jika untuk liburan akhir pekan saja, kamu bisa pilih roof box yang berkapasitas lebih kecil. Roof box yang dijual di pasaran tersedia dengan berbagai kapasitas, mulai dari 250 liter sampai 600 liter.

Namun, perlu diketahui bahwa semakin tinggi kotaknya makan semakin besar pula hambatan anginnya. Jadi, lebar dan panjang menjadi salah satu penentu kegunaan roof box dibandingkan tingginya.

Cara Memasang Roof Box

Dalam memasang roof box pada mobil, kita perlu memasang sistem rak atap dahulu agar bisa dikunci. Berikut merupakan dua sistem pemasangan rak atap yang paling umum di pasaran saat ini:

Sistem U-bolt

Baut berbentuk U akan dipasang melingkari penampang batang atap. Di dalam roof box, ada tutup sekrup yang menahan seluruh perlengkapan pada tempatnya.

Roof box yang pakai baut berbentuk U kompatibel dengan semua jenis roof bar. Oleh sebab itu, kamu mungkin perlu berinvestasi pada adaptor T-track khusus jika membeli palang atap sayap tertentu.

Secara umum, dibutuhkan sekitar 10 menit untuk memasang roof box menggunakan sistem baut-U.

Pemasangan Klik Daya

Roof box yang dipasang dengan sistem ini akan menggunakan grip pada palang rak atap. Biasanya, waktu yang dibutuhkan untuk menyesuaikannya yaitu sekitar 5 menit.

Sebelum berangkat, pastikan roof box dipasang dengan aman di atas mobil. Jika kamu ingin melepas roof box untuk waktu yang lama, sebaiknya simpan semua komponen pemasangan di dalamnya juga. Hal ini untuk berjaga-jaga, agar kamu tidak kehilangan komponen tersebut di lain waktu.

Itu tadi beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum memasang roof box untuk mudik Lebaran. Pastikan kamu mempertimbangkan hal-hal tadi, agar perjalanan Lebaran bisa aman, nyaman, dan selamat sampai tujuan.

(khq/inf)



Sumber : oto.detik.com

Jembatan Ikonik dengan Taman Tepi Sungai



Sleman

Terletak di kaki Gunung Merapi, Plunyon Kalikuning memiliki pesona alam yang memukau dengan jembatan ikonik, taman tepi sungai, area pendakian, serta panorama bukit hijau dan pegunungan yang menakjubkan.

Keindahan tempat ini menjadikannya destinasi favorit bagi wisatawan yang ingin menikmati keajaiban alam sambil merasakan ketenangan jauh dari hiruk-pikuk kota.

Plunyon Kalikuning dikenal dengan jembatan ikoniknya yang menjadi latar dalam film “KKN Desa Penari”. Dibangun pada tahun 1982-1983, jembatan ini awalnya dibuat untuk irigasi oleh warga setempat. Sekarang, jembatan ini menjadi daya tarik utama bagi pengunjung yang ingin menikmati pemandangan alam yang indah.


“Jembatan ini dulunya dibuat untuk mengalirkan air ke sawah-sawah dan ternak di daerah sekitarnya,” ujar Sarjiman, pengelola Plunyon Kalikuning.

Yuk intip segala pesona dari Plunyon Kali Kuning

Taman Tepi Sungai

Selain jembatan yang mempesona, Plunyon Kalikuning juga memiliki taman tepi sungai yang menawarkan tempat yang sempurna untuk bersantai. Taman ini sering dikunjungi oleh wisatawan yang ingin menikmati suasana tenang sambil mendengarkan gemericik air sungai.

Suara gemericik air dari sungai bisa Traveler tempuh dengan tracking sekitar dari area jembatan. Di sana, akan ditemui lembah teduh yang bisa untuk basah-basahan main air sepuasnya.

Setelah erupsi Gunung Merapi, lanskap di sekitar sungai berubah, tetapi tetap menawarkan keindahan yang menakjubkan.

“Dulu, batu di sini sangat licin, tetapi setelah erupsi, semuanya tertutup pasir sehingga berubah bentuk,” jelas Sarjiman.

Area Pendakian

Bagi para pencinta alam dan pendaki, Plunyon Kalikuning menawarkan area pendakian yang menantang dan menyegarkan. Jalur pendakian ini tidak hanya memberikan pengalaman fisik yang memuaskan tetapi juga menghadirkan pemandangan alam yang luar biasa.

Pendaki juga dapat menikmati panorama bukit hijau yang mempesona sepanjang perjalanan.

“Pemandangan Gunung Merapi paling jelas terlihat di pagi hari sekitar pukul 7,” kata Sarjiman.

Panorama bukit hijau dan pegunungan

Panorama bukit hijau dan pegunungan di Plunyon Kalikuning menambah daya tarik tempat ini.

“Dulu, sini sampai gunung itu penuh pohon pinus, sekarang tinggal beberapa saja,” kenang Sarjiman.

Meskipun demikian, keindahan alam Plunyon Kalikuning tetap memikat, dengan bukit-bukit hijau yang menghiasi lanskap dan memberikan pemandangan yang menenangkan bagi para pengunjung.

Dengan pengelolaan yang baik oleh Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM), Plunyon Kalikuning terus berkembang sebagai destinasi wisata yang populer.

“Kami mulai memungut tiket masuk dari tahun 2016, dan ini membantu dalam pemeliharaan dan pengelolaan tempat ini,” ujar Sarjiman.

Namun, beberapa tantangan seperti kerawanan longsor dan kondisi taman yang mulai lapuk perlu mendapat perhatian lebih.

Secara keseluruhan, Plunyon Kalikuning adalah tempat yang sempurna untuk menikmati keindahan alam sambil belajar tentang sejarah dan fungsi irigasinya. Dengan jembatan ikonik, taman tepi sungai, area pendakian, serta panorama bukit hijau dan pegunungan, tempat ini menawarkan pengalaman yang lengkap bagi setiap pengunjung.

(fem/fem)



Sumber : travel.detik.com

Cara Hitung Estimasi BBM untuk Perjalanan Mudik Lebaran



Jakarta

Banyak hal yang perlu dipersiapkan sebelum melakukan mudik Lebaran 2024. Salah satunya adalah menghitung estimasi bahan bakar minyak (BBM) yang akan digunakan sepanjang perjalanan.

Lantas untuk menghitung estimasi bahan bakar yang akan habis sepanjang perjalanan adalah dengan mengetahui terlebih dahulu konsumsi BBM rata-rata kendaraan kita.

Dilansir dari laman Astra Daihatsu, ada dua cara untuk mengetahui konsumsi BBM rata-rata kendaraan, yakni dengan metode full to full dan pengukuran melalui MID.


Cara menghitung konsumsi BBM rata-rata dengan metode full to full adalah dengan mengisi tangki BBM hingga penuh, lalu berkendara dengan mencatat total jarak tempuh, dan terakhir mengisi kembali tangkinya hingga penuh.

Setelah mengetahui jarak tempuh dan jumlah bensin yang harus diisi untuk memenuhi tangki BBM-nya, kita tinggal membagi jarak tempuh dengan jumlah liter BBM-nya. Lalu hasil konsumsi bahan bakar rata-ratanya akan didapat dengan angka km/liter.

Sebagai ilustrasi, sebelum berkendara tangki BBM kita isi penuh. Lalu kendaraan tersebut kita bawa sejauh 100 km. Selanjutnya kita mengisi ulang tangki BBM hingga penuh dan dibutuhkan bahan bakar sebanyak 8 liter. Maka konsumsi BBM rata-rata kendaraan kita adalah 12,5 km per liter.

Cara lain untuk mengetahui konsumsi BBM rata-rata kendaraan kita adalah dari informasi yang tersedia di layar instrumen kluster. Namun tak semua kendaraan punya fasilitas yang dapat menampilkan informasi ini.

Konsumsi BBM Mitsubishi Triton UltimateIlustrasi data konsumsi bbm rata-rata di panel kluster Foto: Muhammad Hafizh Gemilang / detikOto

Umumnya konsumsi BBM rata-rata di kendaraan kita hadir dengan satuan km per liter. Tapi tak sedikit kendaraan yang juga dapat menampilkan data ini dengan satuan liter per 100 km.

“Cara menghitung konsumsi BBM ini melibatkan jarak tempuh. Jadi, komputer juga bakal melakukan pembaruan dengan interval waktu yang lebih lama. Salah satu tips menghitung konsumsi BBM menggunakan MID adalah dengan melakukan jarak tempuh yang agak jauh, misalnya 100 km,” tulis Astra Daihatsu.

Nah! Setelah mengetahui berapa konsumsi BBM rata-rata kendaraan, maka mudah bagi kita untuk menghitung estimasi BBM yang akan digunakan untuk perjalanan mudik Lebaran 2024. Caranya tinggal mengkali mengalikan antara jarak tempuh yang akan dituju dengan konsumsi BBM rata-ratanya.

Contoh kita akan melakukan perjalan dari Jakarta menuju Semarang dengan jarak tempuh sekitar 450 km. Maka jika mobil kita konsumsi BBM rata-ratanya di angka 12,5 km per liter, estimasi BBM yang dibutuhkan untuk perjalanan ini adalah sekitar 36 liter.

Lantas jika dikonversi ke harga BBM, contoh kita akan menggunakan bensin Pertamax yang harga per liternya Rp 12.950, maka kita harus menyiapkan anggaran minimal Rp 466.200 untuk bensin perjalanan mudik dari Jakarta ke Semarang.

Perlu diingat juga, banyak faktor yang dapat membuat penggunaan BBM kendaraan kita jadi lebih boros. Faktor tersebut umumnya datang dari kondisi lalu lintas, tekanan angin ban, hingga muatan yang dibawa selama perjalanan. Sehingga penting untuk mempersiapkan anggaran lebih untuk kondisi tertentu.

====

Ikuti berita-berita terkini arus mudik dan arus balik di BRI Teman Mudik pada tautan ini.

(mhg/din)



Sumber : oto.detik.com

Serunya Liburan di Rivera Bogor, Ada Promo & Event Menarik



Jakarta

Rivera Outbound & Edutainment, wahana rekreasi outbound & edutainment yang berada di kawasan Bogor Nirwana Residence menghadirkan berbagai promo dan event seru pada musim liburan sekolah kali ini.

Rivera Bogor menghadirkan Promo Liburan Ceria, dengan memberikan harga khusus tiket terusan yaitu Rp 65.000/orang (Senin – Jumat) dan Rp 75.000/orang (Sabtu & Minggu). Harga promo tersebut berlaku untuk tiket masuk dan terusan wahana.

Sedangkan untuk tiket masuk saja, Rivera memberikan harga Rp 20.000/orang (Senin – Jumat) dan Rp 25.000/orang (Sabtu & Minggu). Selain pembelian tiket di lokasi, tiket bisa juga dibeli secara online lebih hemat melalui website resmi di ticket.riveraoutboundbogor.com.


advDok. Rivera Outbound & Edutainment

Ada banyak wahana yang ada di Rivera diantaranya, yaitu ropes & obstacles, yang cocok untuk melatih ketangkasan dan kekuatan tubuh. Dan untuk yang suka dengan tantangan, ada wahana Tubing yang siap membuat pengunjung basah. Tentunya momen libur sekolah kali ini akan sangat berkesan di Rivera,” ujar Manager Operasional Rivera Teddy Anditama dalam keterangannya, Senin (24/6/2024).

Menyemarakkan liburan panjang di Rivera Bogor, setiap harinya selalu ada berbagai event mulai dari live music, tradisional dance, maskot, games interaktif, hadiah langsung, dan kegiatan seru lainnya. Rivera juga akan menghadirkan wahana baru, yaitu Taman Belanda, yang dilengkapi dengan kincir angin untuk melengkapi suasana ala Negeri Kincir Angin.

Selain itu, ada juga fasad Rumah Belanda, bisa untuk spot foto. Disediakan juga baju khas Negara Belanda yang bisa disewa lengkap dengan properti, yang membuat pengunjung merasakan seperti berada di Belanda.

“Selain Taman Belanda, ada pula agri agro, dimana pengunjung bisa belajar menanam sayur sayuran dan hasilnya bisa dibawa pulang, yang pastinya akan menambah keseruan berlibur di Rivera,” papar Teddy.

advDok. Rivera Outbound & Edutainment

Rivera memiliki lebih dari 15 wahana yang hadir saat ini dan dapat dinikmati untuk segala usia, di antaranya Ropes & obstacles (permainan petualangan 2 lantai dengan 42 lintasan), flying fox dengan 2 lintasan, kursi sultan, wall climbing, ezy roller, trampolin, mobil listrik, panahan, perahu air, crazy ball dan canoe, perahu popeye, tubing, rumah kelinci, wahana submarine children playground, play tree house, dan area menembak, yang cocok untuk melatih fokus dan kesabaran.

Ada juga area Taman rusa, di mana pengunjung bisa langsung memberi makan rusa, dan berbagai wahana lainnya.Semua wahana permainan dilengkapi dengan alat pengaman yang sesuai standar, dan pastinya aman dan nyaman untuk pengunjung.

Di samping memiliki banyak wahana yang menarik, Rivera juga menyediakanbeberapa spot foto yang instagrammable tersebar di area. Salah satunya spot foto yang menjadi favorit, yaitu Sakura Gate. Di sana, pengunjung juga bisa menyewa kimono hanya dengan membayar Rp 20.000. Ada juga wishing board di mana pengunjung bisa menuliskan harapannya.

Rivera beroperasi setiap hari pukul 09.00 – 17.00 WIB. Informasi lebih lanjut dapat dicek di website www.riveraoutboundbogor.com, Instagram @rivera.bogor, atau Official WhatsApp di nomor 0822 1039 3301.

(Content Promotion/Rivera Outbound & Edutainment)





Sumber : travel.detik.com

6 Kesalahan Umum saat Mengganti Busi Motor



Jakarta

Busi merupakan salah satu komponen penting pada motor. Busi memiliki tugas menjadi pemantik api untuk memicu terjadinya proses pembakaran di ruang mesin. Jadi ketika tiba waktunya mengganti busi kendaraan, pastikan Anda tidak melakukan kesalahan.

Seperti diungkapkan Aftermarket Technical Support Niterra Mobility Indonesia (NMI) Diko Oktaviano, setidaknya ada 6 kesalahan umum yang dilakukan pengguna motor ketika mengganti busi. Kesalahan pertama adalah kesalahan dalam memilih jenis busi.

“Menganggap busi dengan bentuk elektroda banyak adalah busi racing (istilahnya kepala 2, kepala 3, kepala 4),” terang Diko kepada detikOto. Menurut Diko, lebih baik memilih busi standar pabrikan saat tiba waktunya mengganti busi motor.


Kesalahan kedua adalah, mengencangkan busi sekencang-kencangnya sampai busi tidak bisa bergerak lagi. Padahal dalam memasang busi, harus memperhatikan pula diameter ulirnya.

Misalnya diameter 18 mm dan 14 mm, maka pemasangannya setengah sampai dua pertiga putaran atau 180-240 derajat. Sedangkan busi dengan diameter ulir 12 mm dan 10 mm, torsi pengencangannya setengah putaran atau 180 derajat. Sementara busi dengan ulir 8 mm, sepertiga putaran.

“Kesalahan lain yang dilakukan adalah, memanjangkan umur busi dengan cara mengetok bagian elektrodanya, saat pertama kali memasukkan busi ke lubang busi kebanyakan langsung menggunakan kunci busi, dan menggunakan cairan atau pelumas di bagian ulir busi,” tambah Diko.

Kesalahan terakhir adalah, tidak semua pengguna motor tahu cara memilih busi yang benar, jadi kebanyakan terima saja pada saat dipilihkan busi oleh mekanik/owner bengkel.

“Penggantian busi dilakukan memakai pendekatan jarak tempuh, bukan usia kendaraan. Jadi kalau ada motor usia 5 tahun, tapi jarak tempuh penggantian busi belom tercapai waktunya ganti busi, ya nggak perlu diganti,” saran Diko.

Secara umum, busi motor direkomendasikan diganti setelah dipakai dengan jarak tempuh 6.000 km. Memang busi motor masih bisa terus dipakai melebihi interval penggantian itu, namun busi yang sudah lama digunakan akan mempengaruhi kinerja mesin.

(lua/riar)



Sumber : oto.detik.com

Jangan Lewat Contraflow Sebelum Tahu Hal Ini, Pokoknya Jangan



Jakarta

Tiga kendaraan terlibat kecelakaan maut di Tol Cikampek KM 58, Senin (8/4/2024). Peristiwa ini terjadi pada pukul 08.15 WIB saat rekayasa lalu lintas contraflow. Wajib tahu hal-hal penting sebelum melintas contraflow.

Belajar dari peristiwa tersebut, sebenarnya contraflow biasa digunakan untuk rekayasa lalu lintas pada arus mudik lebaran. Sistem contraflow adalah sistem rekayasa lalu lintas yang mengharuskan pengendara melalui jalur berlawanan arah.

Nah sistem rekayasa lalu lintas ini membuat keadaan dimana kendaraan menggunakan tambahan lajur yang diambil dari lajur dengan arah yang berlawanan. Pada umumnya, penerapan contraflow di jalan raya diikuti dengan arahan dari polisi sebagai pihak yang berwenang mengatur lalu lintas untuk dapat mengurangi kemacetan.


Demi keamanan, berikut ada sejumlah hal penting yang perlu diketahui saat contraflow sebagaimana dikutip dari Director Training Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI), Sony Susmana.

Pertama, pengendara perlu mengetahui titik pintu masuk dan keluar. Jika tidak terbiasa dengan contraflow sebaiknya jangan dilakukan.

“Pengemudi yang akan melewati jalur contraflow sebaiknya tidak dilakukan kalau dia tidak terbiasa dan tidak paham lokasi pintu exitnya dimana, jangan sampai nanti arah keluarnya semakin jauh dari tujuannya,” ujar Sony beberapa waktu yang lalu.

Biasanya jalur contraflow lebih lancar. Namun hal ini perlu diwaspadai. Pastikan pengemudi bisa memantau kecepatan dengan stabil dan konstan.

“Kalau jam terbangnya masih kurang, belum terbiasa berkendara di contraflow dan tidak bisa memainkan kecepatannya lebih baik hindari dulu,” jelas Sony.

Ketiga, pengemudi yang melintasi jalur contraflow jangan sampai keluar jalur.

Keluar jalur ke bagian kanan atau arah berlawanan memungkinkan semakin besarnya potensi kecelakaan adu banteng.

Jalur contraflow memiliki risiko yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan jalur utama, hal ini dikarenakan jalur contraflow akan saling berhadapan secara langsung dengan arah sebaliknya. Kedua jalur ini biasanya hanya dibatasi oleh cone pembatas jalan.

“Jalan tol yang satu arah saja memiliki potensi tabrak belakang yang besar, apalagi berhadapan dengan arah yang berlawanan,” sebutnya.

(riar/din)



Sumber : oto.detik.com

12 Gunung di Indonesia yang Cocok untuk Pendaki Pemula


Jakarta

Bagi pendaki pemula, disarankan memilih gunung dengan jalur pendakian aman. Selain itu, lingkungan dan jalur pendakian sudah umum diketahui para pendaki.

Persiapkan pula fisik dengan baik dan cari tahu juga sebanyak-banyaknya tentang info gunung yang hendak didaki. Misalnya kondisi cuaca untuk mengantisipasi hal buruk terjadi.

Kalau sedang cari info gunung di Indonesia untuk pendaki pemula, bisa simak uraian di bawah ini ya.


Gunung di Indonesia untuk Pendaki Pemula

Ada sejumlah gunung di Indonesia yang cocok untuk pendaki pemula. Berdasarkan catatan detikcom, berikut rekomendasinya:

1. Gunung Gede-Pangrango (Jawa Barat)

Gunung Gede PangrangoGunung Gede Pangrango Foto: Syahril Anwar/d’Traveler

Gunung Gede-Pangrango jadi salah satu gunung favorit di Jawa Barat untuk mendaki. Lokasinya terletak di tiga kabupaten, yakni Bogor, Sukabumi, dan Cianjur dengan ketinggian 2.958 mdpl.

Jalur Cibodas merupakan trek yang paling sering dilewati dan cocok untuk pendaki pemula. Treknya landai dan pemandangan yang disajikan begitu mempesona. Di sepanjang jalan, traveler bakal menemukan sejumlah spot seperti Telaga Biru, air terjun, serta air panas.

Nantinya, pendaki juga bisa menemukan padang bunga edelweis di Alun-alun Surya Kencana, Gunung Gede atau di Lembah Mandalawangi, Gunung Pangrango.

2. Gunung Bromo (Jawa Timur)

Sejumlah wisatawan menyaksikan matahari terbit di Penanjakan Satu Bromo, Pasuruan, Jawa Timur, Kamis (13/6/2024). Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Jawa Timur (Jatim) menargetkan mampu menggerakkan 324,8 juta wisatawan ke Jatim sepanjang tahun 2024 dengan perputaran transaksi hingga Rp400 triliun. ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi/rwa.Sejumlah wisatawan menyaksikan matahari terbit di Penanjakan Satu Bromo, Pasuruan, Jawa Timur, Kamis (13/6/2024). Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Jawa Timur (Jatim) menargetkan mampu menggerakkan 324,8 juta wisatawan ke Jatim sepanjang tahun 2024 dengan perputaran transaksi hingga Rp400 triliun. ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi/rwa. Foto: ANTARA FOTO/AHMAD asSUBAIDI

Traveler pasti sudah tak asing dengan Gunung Bromo. Gunung yang masih aktif ini dapat dengan mudah ditaklukkan oleh pendaki pemula. Treknya tidak terlalu curam bahkan bisa dilalui oleh kendaraan, seperti mobil jeep maupun sepeda motor.

Walau tidak begitu sulit untuk didaki, pendaki harus menaiki ratusan anak tangga untuk sampai di puncak. Barulah di sama traveler dapat menyaksikan panorama Gunung Bromo dan area sekelilingnya, serta menemukan Kawah Bromo yang aktif.

Selain dijadikan tempat mendaki, gunung ini merupakan tempat wisata yang selalu ramai dikunjungi. Lokasinya berada di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS). Di sekelilingnya terdapat sejumlah spot yang juga bisa didatangi, seperti Bukit Teletubbies, Bukit Mentigen, Pasir Berbisik, hingga Pura Luhur Poten.

3. Gunung Prau (Jawa Tengah)

Suasana di kawasan puncak Gunung Prau, Wonosobo.Suasana di kawasan puncak Gunung Prau, Wonosobo. Foto: Uje Hartono/detikJateng

Dengan ketinggian sekitar 2.590 mdpl, Gunung Prau termasuk gunung di Jawa Tengah yang ramah bagi pendaki pemula. Akses dan medan yang landai dan kebanyakan terdiri dari tanah berundak membuatnya tidak sulit untuk didaki.

Jalur Patak Banteng bahkan punya rute pendakian yang lebih singkat karena lebih dekat dengan puncak. Untuk pendaki pemula yang kehabisan tenaga juga bisa menyewa ojek yang tersedia.

Selain jalur pendakiannya yang terbilang mudah, Gunung Prau jadi favorit pendaki lantaran disebut-disebut memiliki pesona matahari terbit terbaik se-Asia Tenggara.

4. Gunung Kelimutu (Nusa Tenggara Timur)

Gunung Kelimutu terletak di Flores, NTT, punya 3 danau yang bisa berubah warna. Di puncak, wisatawan juga bisa menikmati kopi sembari menyaksikan keindahan danau yang aduhai.Gunung Kelimutu dan danau tiga warna. Foto: Budi Sugiharto

Gunung Kelimutu di Flores punya ketinggian sekitar 1.639 mdpl. Dengan ketinggiannya itu, gunung ini juga punya trek yang mudah dilewati oleh pendaki pemula.

Di puncak Gunung Kelimutu terdapat tiga danau atau kawah yang warnanya bisa berubah-ubah. Karena itu, terkenal dengan nama Danau Tiga Warna. Keindahan danau ini sudah tersohor di dalam maupun ke luar negeri lho.

Untuk menuju puncak, traveler dapat mengambil jalur Ende dan menuju Desa Moni di lereng gunung. Mulai desa tersebut, ekspedisi mendaki Gunung Kelimutu dapat dimulai.

5. Gunung Papandayan (Jawa Barat)

gunungGunung Papandayan. Foto: (Basri Bachtiar/d’Traveler)

Gunung Papandayan yang terletak di Garut, memiliki ketinggian 2.665 mdpl. Medannya yang cenderung landai juga jadi alasan gunung ini populer di kalangan pendaki pemula.

Selain itu, pendaki bakal terhipnotis oleh hamparan alam yang disajikan Gunung Papandayan. Sejumlah kawah vulkanik, hutan pegunungan, hingga padang edelweis akan memanjakan mata selama perjalanan menuju puncaknya.

6. Gunung Andong (Jawa Tengah)

Asap memutih di Gunung Andong di wilayah Kecamatan Ngablak, Kabupaten Magelang yang dilaporkan terbakar, Rabu (8/11/2023).Gunung Andong. Foto: Dok Kasi Trantib Kecamatan Ngablak

Berada di Kabupaten Magelang, digemari pemula lantaran treknya yang tidak terjal dan waktu tempuhnya yang cenderung singkat. Meski begitu, panorama alam yang disuguhkan nggak kaleng-kaleng nih.

Gunung Andong punya empat puncak, yaitu Puncak Makam, Jiwa, Andong, dan Alap-alap. Dari puncaknya ini, pendaki dapat menyaksikan pemandangan deretan gunung lain seperti Merapi, Merbabu, Sindoro, hingga Telomoyo. Jajaran perbukitan dan hamparan lahan pertanian yang memukau juga dapat terlihat.

Untuk naik ke puncak, pendaki bisa menempuh beberapa jalur yakni dari selatan (Jogja, Ketep Magelang, dan Purworejo), dari utara (Semarang, Salatiga, Ungaran, Boyolali, dan Solo), serta dari barat (Grabag, Wonosobo, Secang, Temanggung, dan Parakan).

7. Gunung Batur (Bali)

Gunung Batur di Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Bali. (Agus Eka)Gunung Batur. Foto: Gunung Batur di Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Bali. (Agus Eka)

Di Pulau Bali juga ada gunung yang cocok bagi pendaki pemula, yakni Gunung Batur. Pendakian di gunung ini memiliki jarak dan waktu tempuh yang tidak terlalu lama.

Untuk menuju puncak, rute Toya Bungkah dapat dipilih karena jalurnya tergolong mudah dilalui dan tidak terlalu terjal. Di jalur ini juga terdapat beberapa titik terbaik untuk menikmati pemandangan matahari terbit yang memanjakan mata.

8. Gunung Burangrang (Jawa Barat)

Gunung Burangrang ramah untuk para pendaki pemula meski tidak terlalu populer. Lokasinya berada Kabupaten Bandung Barat dan Purwakarta, serta masih satu rangkaian dengan Gunung Tangkuban Parahu.

Jalur pendakian ke puncaknya bisa ambil via Legok Haji. Treknya cukup landai dan ada di beberapa titik ada spot yang sedikit curam. Walau begitu, jalur ini adalah yang tercepat. Puncak Gunung Burangrang dapat dijangkau dalam waktu 3-4 jam saja, tergantung kondisi masing-masing.

9. Gunung Ijen (Jawa Timur)

Gunung Ijen termasuk gunung di Jawa Timur yang jadi favorit para pendaki, termasuk pemula. Gunung ini memiliki medan yang tidak terlalu sulit. Jalur lintasannya cukup lebar, tidak terlalu curam, mudah dipijak, serta terdapat banyak tempat istirahat.

Selain itu, Gunung Ijen memiliki daya tarik yang tak dimiliki gunung lainnya lho. Di Kawah Ijen terdapat fenomena blue fire yang hanya terletak di dua lokasi saja di dunia. Fenomena alam ini bisa disaksikan dengan mata telanjang sekitar pukul 01.00-04.00 pagi.

Fenomena blue fire terjadi ketika zat belerang bersentuhan dengan panas ekstrem yang muncul dari celah gunung berapi. Dari situ, terbentuklah api biru menawan yang menyala.

10. Gunung Sibayak (Sumatera Utara)

Gunung Sibayak di Karo memiliki ketinggian kisaran 2.172 mdpl. Gunung ini termasuk yang ramah pemula dengan jalurnya yang sudah cukup jelas dan treknya yang tidak terlalu terjal. Di sisi lain, waktu tempuhnya pun cukup singkat sekitar 2-3 jam saja tergantung kondisi fisik.

Kalau tertarik mendaki tipis-tipis di gunung ini, bisa ambil jalur Desa Jaranguda yang paling sering dilalui wisatawan atau jalur Desa Semangat Gunung yang diklaim paling mudah tapi letaknya agak jauh dari pusat kota.

11. Gunung Sindoro

Ada lagi gunung di Jawa Tengah yang cocok untuk pendaki pemula, yakni Gunung Sindoro di Kabupaten Wonosobo. Gunung ini menyajikan pemandangan yang memukau saat matahari terbit maupun terbenam.

Jalur Kledung menjadi jalur yang populer dipilih karena berada dekat dengan jalan provinsi. Selain itu, rute ini memiliki petunjuk jalan yang jelas yang menuntut sampai ke puncak. Terdapat pula banyak pos yang dapat menjadi acuan sehingga memudahkan para pendaki.

12. Gunung Tanggamus (Lampung)

Gunung Tanggamus termasuk gunung di Lampung yang sering didaki oleh komunitas pencinta alam. Panorama alam yang ditawarkan begitu indah. Pendaki dapat menyaksikan kabut putih tebal yang menutup lembah di pagi dan sore hari.

Gunung yang terletak di Kabupaten Tanggamus ini tergolong ramah bagi pendaki pemula. Puncaknya yang berada di 2.101 mdpl dapat dijangkau lewat jalur pendakian yang sudah jelas dan trek yang landai.

Nah, itu tadi sederet gunung di Indonesia yang cocok untuk pendaki pemula. So, traveler tertarik mendaki gunung yang mana nih?

(row/row)



Sumber : travel.detik.com

Penting! Perhatikan Ini Saat di Contraflow, biar Kecelakaan Maut Tak Terulang


Jakarta

Kecelakaan maut terjadi di jalur contraflow Km 58 Tol Jakarta-Cikampek, Senin (8/4/2024). Sebanyak 12 orang meninggal dunia akibat kecelakaan ini.

Kecelakaan ini melibatkan tiga kendaraan, yaitu bus Primajasa nopol B-7655-TGD, GrandMax nopol B-1635-BKT, dan Daihatsu Terios. Awalnya, Mobil GranMax yang berada di jalur contraflow hendak menepi di bahu jalan, dan masuk ke jalur berlawanan yang mengarah ke Jakarta. Kemudian, sebuah bus dari arah Cikampek tak bisa menghindari kendaraan Gran Max itu, hingga akhirnya terjadi kecelakaan sampai mobil Gran Max terbakar.

Kecelakaan maut dua mobil dan satu bus di Km 58 Tol Jakarta-Cikampek (Japek) menyebabkan 12 orang meninggal dunia. Korban tewas terdiri dari tujuh pria dan lima perempuan.


Perlu menjadi catatan, jika pengendara lewat jalur contraflow ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Sebab, melewati jalur contraflow di jalan tol memiliki risiko besar. Salah-salah, mobil keluar jalur dan menabrak kendaraan dari arah berlawanan.

Menurut Nur Imansyah Tara, Marketing Division Head Auto2000, saat melewati jalur contraflow, salah sedikit saja bisa fatal akibatnya. Ada beberapa tips yang harus diperhatikan pengendara saat lewat jalur contraflow, seperti dikutip dari Auto2000.

1. Pelajari Jadwal dan Titik Contraflow

Sebelum melintas, pengendara perlu mengetahui jadwal dan lokasi contraflow. Informasi mengenai aturan ini biasanya bisa didapatkan melalui media sosial atau operator jalan tol. Sebelum lajur lawan-arah pasti sudah ada rambu-rambu yang dipasang.

2. Pintu Keluar Tol Tidak Terlewati

Pada umumnya, jalur contraflow memiliki satu pintu masuk dan satu pintu keluar. Jika pintu gerbang keluar tol sudah terlewat, maka pengendara perlu melanjutkan perjalanan hingga jalur contraflow berakhir dan mencari pintu keluar jalan tol.

Melihat rute contraflow antara KM 36 ruas Jalan Tol Jakarta – Cikampek sampai dengan KM 72 ruas Jalan Tol Cikopo – Palimanan (Cipali), artinya semua pintu tol antara titik tersebut akan terlewati kalau pengendara memilih lajur contraflow. Termasuk interchange menuju Jalan Tol Cipularang tujuan Bandung yang berada di Dawuan KM 67.

3. Waspada bagi Pengguna Jalan Layang Tol MBZ

Jalan Layang Tol MBZ memiliki titik akhir di sekitar KM 47 Jalan Tol Cikampek. Sehingga, ada kemungkinan pengnedara tidak bisa pindah ke lajur contraflow mengingat ada potensi tidak bisa memotong masuk ke aksesnya. Anda harus memperhitungkannya kalau ternyata perkiraan ini benar.

4. Persiapan di Lajur Kanan Sebelum Akses ke Contraflow

Ketika sudah mengetahui titik dan lokasi jalur contraflow, maka perlu mempersiapkan kendaraan di lajur kanan. Bersiaplah sekitar 2 km sebelum pintu masuk jalur contraflow supaya tidak kelewatan atau melakukan manuver mendadak yang berbahaya.

Misalnya, jalur contraflow berada di KM 36, maka pengemudi harus bersiap mengambil lajur kanan saat berada di KM 34. Dengan demikian, arus lalu lintas kendaraan lain tidak akan terganggu dan tidak memicu kecelakaan. Nyalakan sein kanan saat jarak dengan akses masuk tinggal 500 meter.

5. Atur Kecepatan Mobil

Mobil tidak boleh terlalu cepat atau terlalu lambat di lajur lawan arah ini. Jika terlalu pelan, akan menghambat lalu lintas. Namun kalau terlalu cepat juga berbahaya mengingat berada di jalur mobil lain dari lawan arah. Idealnya, kecepatan kendaraan di jalur contraflow adalah 60 km/jam.

6. Jaga Jarak Aman

Pengendara juga harus menjaga jarak aman dengan kendaraan di depan. Terapkan teori tiga detik untuk menjaga jarak aman. Dengan menjaga jarak aman, dapat membuat pengendara mengantisipasi segala kemungkinan.

7. Awas Keluar dari Jalur Contraflow!

Mobil yang lewat jalur contraflow akan langsung berhadapan dengan kendaraan lain dari arah berlawanan sehingga memiliki tingkat bahaya tinggi. Apabila ada kendaraan yang keluar dari jalur contraflow ataupun sebaliknya, tentu sangat berbahaya.

8. Perhatikan Kondisi Sopir dan Penumpang

Metode safety driving perlu diterapkan selama melintasi jalur lawan-arah. Yang terutama adalah jangan main ponsel atau hal yang mengalihkan perhatian. Fokus dan waspada dengan melihat ke arah depan, sisi kanan dan kiri lewat spion, dan sesekali melihat ke arah belakang.

Selain itu, pastikan pengendara dalam kondisi prima dan tidak mengantuk agar lebih waspada saat hendak memasuki jalur contraflow yang berjarak kurang lebih hampir 40 km itu. Pastikan pula penumpang tidak ada kebutuhan ke toilet dan bahan bakar mencukupi.

9. Pastikan Mobil Dalam Kondisi Sehat

Karena hanya memanfaatkan satu lajur jalan dan tidak bisa kembali ke lajur normal, posisi berhenti mobil yang mogok di jalur contraflow pasti akan langsung memblokade arus lalu lintas, bahkan bisa berhenti total jika tidak ada solusinya.

Pastikan mobil dalam kondisi sehat sebelum memutuskan untuk masuk ke jalur contraflow. Jangan memaksakan untuk melewatinya kalau terdeteksi ada potensi masalah. Sebaiknya tetap lewat jalur normal dan berkunjung ke bengkel atau Posko Siaga 24 Jam untuk pemeriksaan.

“Berkendara di jalur contraflow membutuhkan mobil dan pengemudi yang sehat dan andal. Untuk itu persiapkan fisik AutoFamily sebelum pergi libur Mudik Lebaran 2024 dan pastikan mobil dalam kondisi sehat supaya tidak memicu masalah. Silakan berkunjung ke Posko Siaga 24 Jam Auto2000 buat AutoFamily yang ingin servis berkala dan mengecek kondisi mobil dengan banyak benefit,” tutur Nur Imansyah Tara.

(rgr/lth)



Sumber : oto.detik.com