Selain Sunnah, Ini 5 Manfaat Rutin Konsumsi Kurma


Jakarta

Konsumsi kurma dianjurkan oleh Rasulullah SAW. Ternyata tak sekadar sunnah, konsumsi kurma secara rutin dapat mendatangkan khasiat untuk kesehatan.

Kurma identik dengan bulan ramadan karena dianjurkan untuk disantap sebagai kudapan pertama saat membatalkan puasa. Anjuran makan kurma saat berbuka puasa ini berasal dari kebiasaan Rasulullah SAW yang selalu mengonsumsi kurma dan air saat berbuka puasa.

Berdasarkan ajaran Islam, konsumsi kurma dan menjalankan sunnah nabi akan mendapat keberkahan yang berlimpah. Tetapi selain keberkahan karena menjalankan sunnah Rasulullah SAW, kurma juga dapat memberikan banyak manfaat kesehatan untuk tubuh.


Pada sebuah kurma dengan berat 8 gram terdapat 23 kalori, 0,2 gram protein, 0,6 gram serat, 53 miligram potasium dan masih banyak nutrisi lainnya. Dengan begitu konsumsi kurma dapat menjaga kesehatan organ tubuh hingga melindunginya dari penyakit kronis.

Baca juga: Masak Beef Wellington Rp 1,8 Juta, Brooklyn Beckham Dipuji Gordon Ramsay

Berikut ini 5 manfaat rutin konsumsi kurma mengutip Veryell Fit:

Selain Sunnah, Ini 5 Manfaat Rutin Konsumsi KurmaKurma memiliki kandungan antioksidan yang dapat mencegah perkembangan kanker dan tumor. Foto: Getty Images/iStockphoto/Voyagerix

1. Mencegah pertumbuhan kanker

Kurma memiliki kandungan antioksidan dan antiinflamasi yang terbentuk secara alami dengan kadar yang cukup untuk memenuhi kebutuhan tubuh. Komponen antioksidan dan antiinflamasi ini dikaitkan oleh ahli dengan manfaatnya mencegah perkembangan sel kanker.

Bahkan saking istimewanya kandungan antioksidan pada kurma membuat banyak ahli tergelitik untuk menelitinya. Berbagai pengamatan hingga uji laboratorium dilakukan guna menemukan khasiat dan efek samping kurma secara efektif.

Hasilnya kandungan anti radikal bebas yang ditemukan di dalam kurma membuat peneliti terpesona. Sehingga konsumsi kurma secara rutin disarankan untuk membantu melindungi tubuh dari kanker dan tumor.

2. Menjaga kesehatan jantung

Ada alasan lain selain rasa manis kurma yang dapat menggantikan energi untuk dikonsumsi saat berbuka puasa. Kurma memiliki kandungan potasium alami yang berfungsi sebagai elektrolit ketika dikonsumsi ke dalam tubuh.

Elektrolit dibutuhkan oleh tubuh guna menggantikan cairan yang hilang selama berpuasa seharian penuh. Faktanya kandungan potassium di dalam kurma ini juga membantu menjaga kesehatan kardiovaskular hingga jantung pada orang dewasa.

Salah satu efek yang telah terbukti atas konsumsi potassium sesuai dengan kebutuhan tubuh adalah kemampuan untuk mengendalikan tekanan darah. Kadar garamnya yang juga rendah membuat kurma disarankan bagi orang tua terutama mereka yang memiliki gangguan tekanan darah dan kardiovaskular.

Manfaat konsumsi kurma lainnya ada di halaman berikutnya.

3. Menguatkan tulang

Tulang tidak hanya membutuhkan kalsium seperti yang terkandung di dalam susu tetapi juga mineral berupa magnesium yang salah satunya terkandung dalam kurma. Magnesium memiliki peran penting untuk mengisi kepadatan tulang sehingga tidak mudah keropos.

Biasanya makanan tinggi magnesium juga disarankan untuk orang tua lanjut usia yang mulai terdeteksi mengalami gejala osteoporosis. Kurma termasuk ke dalam makanan yang disarankan ahli karena lebih banyak khasiatnya daripada efek sampingnya jika dibandingkan dengan suplemen magnesium.

Kurma juga dilengkapi dengan zat besi yang merupakan mineral untuk membantu pembentukan sumsum tulang di dalam tubuh. Bahkan jika mengonsumsi setiap hari kurma juga membantu mengeluarkan racun dari dalam tubuh.

4. Mengendalikan gula darah

Selain Sunnah, Ini 5 Manfaat Rutin Konsumsi KurmaWalaupun manis kurma dapat membantu mengendalikan gula darah. Foto: Getty Images/iStockphoto/Voyagerix

Rasa manis alami di dalam kurma tentu berbeda dengan rasa manis yang dihadirkan gula. Bagi penderita diabetes makanan dan minuman manis menjadi menu yang wajib dihindari konsumsinya.

Tetapi kurma justru dianjurkan oleh ahli kesehatan untuk penderita diabetes dalam porsi konsumsi yang tetap dibatasi. Gula alami di dalam kurma tidak memengaruhi lonjakan gula darah di dalam tubuh.

Sehingga tubuh tetap mendapatkan asupan gula untuk membentuk energi tanpa membuat insulin bekerja lebih keras. Ahli kesehatan juga setuju bahwa kurma layak dijadikan camilan sehat bagi penderita diabetes.

5. Memperlancar pencernaan

Penampilannya yang seperti buah kering membuat kurma memiliki kadar serat yang tinggi. Seperti yang telah banyak diketahui, kehadiran serat begitu dibutuhkan oleh tubuh baik untuk pencernaan maupun organ lainnya.

Konsumsi serat yang cukup, salah satunya melalui kurma, dapat membantu menjaga pergerakan perut lebih lembut dan pencernaan menjadi lancar. Hasilnya kamu akan terhindari dari risiko konstipasi yang dialami oleh segelintir orang ketika menjalankan puasa ramadan.

Serat pada kurma juga disebut dapat membantu menurunkan risiko penyakit kronis dan menjaga kesehatan pencernaan demi menghindari kondisi seperti obesitas maupun gangguan metabolisme. Konsumsi setidaknya 3 kurma dalam sehari mampu membantu mengatasi berbagai keluhan pencernaan dan mengendalikan berat badan.

(dfl/odi)



Sumber : food.detik.com

DBD Lagi Musim, Konsumsi 5 Makanan Ini agar Cepat Pulih


Jakarta

Belakangan ini kasus DBD tengah merebak. Pasien DBD yang ingin cepat sembuh bisa memperbanyak asupan 5 makanan ini sembari mendapat perawatan medis yang diperlukan.

Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah penyakit yang disebabkan oleh gigitan nyamuk Aedes aegypti. Efeknya, pasien DBD akan mengalami penurunan jumlah cairan dan trombosit.

Kondisi tersebut membuat pasien DBD memiliki gejala seperti demam tinggi, sakit kepala, muntah, nyeri otot dan sendi, serta bintik-bintik merah di kulit.


DBD dapat diobati dengan perawatan medis. Pasien DBD juga bisa mengonsumsi sejumlah makanan yang membantu untuk meningkatkan jumlah cairan dan trombosit di dalam tubuh.

Berikut 5 makanan terbaik untuk dikonsumsi agar cepat pulih dari DBD:

1. Daun pepaya

7 Manfaat Daun Pepaya untuk Kesehatan, Sehatkan Pencernaan hingga KulitDaun pepaya dapat membantu mempercepat penyembuhan DBD Foto: iStock

Sejumlah studi menunjukkan, daun pepaya dapat membantu mempercepat penyembuhan DBD. Konsumsi daun pepaya terbukti meningkatkan trombosit dengan signifikan.

Daun pepaya bisa dikonsumsi setelah mengolahnya menjadi sayuran ataupun dijus.

2. Buah delima

Buah delima merupakan buah yang kaya akan vitamin dan mineral. Delima dapat membantu mengurangi kelelahan dan memberikan energi tambahan pada pasien DBD.

Kandungan zat besi yang tinggi di dalam delima juga membantu meningkatkan jumlah trombosit darah.

3. Air kelapa

Fresh Coconut Water Drink in glass with coconut leaf on wooden  backgroundAir kelapa dapat membantu meningkatkan cairan pada pasien DBD Foto: Getty Images/iStockphoto/PitchyPix

Air kelapa dapat membantu meningkatkan cairan pada pasien DBD yang mengalami dehidrasi. Air kelapa mengandung elektrolit dan nutrisi yang baik untuk pasien DBD.

4. Kunyit

Dikutip dari Pharm Easy, kunyit memiliki sifat antioksidan dan antiseptik yang tinggi sehingga membantu pemulihan lebih cepat. Kunyit juga memperkuat metabolisme pada pasien DBD.

5. Jeruk

10 Manfaat Buah Jeruk untuk Kesehatan Ibu Hamil dan Janin Beserta Saran Porsi yang TepatBuah jeruk kaya akan antioksidan dan vitamin C Foto: Getty Images/MmeEmil

Buah jeruk kaya akan antioksidan dan vitamin C yang dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh dan melawan virus Dengue.

Selain mengonsumsi makanan yang dapat mempercepat penyembuhan DBD, hindari pula mengonsumsi makanan yang berminyak atau digoreng, makanan pedas, dan makanan yang mengandung kafein.

(raf/adr)



Sumber : food.detik.com

Ini 4 Penyebab Sakit Perut Setelah Minum Kopi Pagi Hari


Jakarta

Ngopi di pagi hari memang bikin melek dan semangat. Tapi ternyata ada beberapa penyebab mengapa orang sering sakit perut usai ngopi.

Selain rasa dan aromanya yang nikmat, kopi juga menjadi pilihan minuman favorit karena khasiatnya. Kandungan kafein dalam kopi terbukti ampuh membuat otak bekerja lebih maksimal dan fokus, mencegah kanker, menurunkan berat badan hingga menurunkan resiko diabetes.

Apalagi kopi juga bisa dikreasikan menjadi berbagai olahan dengan aneka campuran seperti susu, karamel ataupun cokelat. Sayangnya tidak semua bisa nyaman menikmati kopi.


Ada orang yang suka kopi tetapi kadang tersiksa karena merasa sakit perut usai meneguk kopi? Mungkin kopi yang kamu konsumsi terlalu kuat atau kondisi perut sedang dalam keadaan tak sehat.

Dilansir dari berbagai sumber (20/03), ada beberapa alasan mengapa kopi bisa mengganggu kesehatan perut terutama lambung. Orang yang memiliki masalah lambung memang disarankan untuk mengonsumsi kopi dalam porsi terbatas atau pilih kopi khusus yang tidak terlalu kuat.

Berikut penyebab masalah kesehatan lambung usai minum kopi:

1. Minum Kopi saat Perut Kosong

Ini 4 Penyebab Sakit Perut Setelah Minum Kopi Pagi HariIni 4 Penyebab Sakit Perut Setelah Minum Kopi Pagi Hari Foto: Ilustrasi iStock

Kafein menyebabkan banyak kemungkinan, salah satunya memberi efek gelisah dan cemas. Kafein dari satu cangkir kopi dapat bertahan di sistem pencernaan selama berjam-jam. Rata-rata orang masih memiliki kandungan kafein kopi setelah 5-6 jam konsumsi kopi.

Ketika kamu menyadari memiliki perut yang sensitif terhadap kafein, sebaiknya jangan mengonsumsi kopi saat perut dalam keadaan kosong. Usahakan makan camilan sebelum minum kopi, terutama saat pagi hari.

Jika memaksa memasukkan kafein dalam keadaan perut kosong, sama artinya seperti memancing gangguan lambung. Dengan perut yang sudah terisi makanan, efek kafein menjadi tidak terlalu keras.

2. Kandungan Kafein yang Tinggi

Ini 4 Penyebab Sakit Perut Setelah Minum Kopi Pagi HariIni 4 Penyebab Sakit Perut Setelah Minum Kopi Pagi Hari Foto: Ilustrasi iStock

Kafein pada kopi dipercaya dapat membangkitkan energi seseorang. Namun, ada sebagian orang yang justru sensitif terhadap kafein, sehingga menyebabkan sakit perut setiap kali minum kopi. Dilansir dari Java Presse, kafein bisa membuat perut memproduksi lebih banyak asam dari biasanya.

Jadi, walaupun kopi itu tidak terlalu asam, tetapi karena kafein di dalamnya dapat meningkatkan produksi asam yang membuat tidak nyaman. Untuk mengatasi masalah ini, cobalah untuk memilih kopi tanpa kandungan kafein (decaf). Selain itu, perhatikan juga berapa kali kamu minum kopi dalam sehari.

Pastikan agar tidak terlalu banyak. Satu hingga dua cangkir kopi dalam sehari sudah cukup. Cara lain untuk mengatasi masalah ini adalah dengan mengonsumsi pisang setelah minum kopi. Pisang memiliki sifat basa yang dapat menghilangkan efek asam yang dihasilkan kafein.

3. Konsumsi Kopi Terlalu Banyak

Ini 4 Penyebab Sakit Perut Setelah Minum Kopi Pagi HariIni 4 Penyebab Sakit Perut Setelah Minum Kopi Pagi Hari Foto: Ilustrasi iStock

Banyak yang bertanya, apakah kopi menyebabkan sakit maag? Jawabannya adalah tidak, kopi tidak menyebabkan sakit maag secara langsung, tetapi minum kopi dalam jumlah banyak akan memperburuk kondisi orang yang memiliki masalah maag.

Batasi konsumsi kopi jika memang mengalami sakit perut usai menikmati secangkir kopi atau alternatifnya adalah pilih kopi decaf alias kopi non kafein. Bisa juga memilih kopi cold brew yang lebih ramah di lambung.

4. Kadar Keasaman Kopi

Salah satu penyebab utama sakit perut setelah minum kopi adalah keasaman. Kopi secara alami memiliki pH sekitar 5, dan semakin rendah pH kopi maka semakin asam sifatnya.

Sebagai perbandingan, air mineral memiliki pH 7 dan pH lemon sekitar 2,5. Sementara pH kopi tidak melulu di angka 5 namun ini angka rata-rata. Salah satu hal yang mempengaruhi pH kopi adalah proses roasting atau pemanggangan kopi.

Ketika kopi diminum, itu membuat lambung secara otomatis meningkatkan produksi asam lambung dan sebenarnya mengeluarkan lebih banyak asam lambung. Hal inilah yang menyebabkan rasa mulas, gangguan pencernaan, refluks asam, dan sakit perut umum.

(sob/odi)



Sumber : food.detik.com

Sebaiknya Sarapan Makanan Gurih atau Manis? Ini Kata Ahli


Jakarta

Sarapan menjadi waktu makan terpenting, karena bisa meningkatkan energi dalam sehari. Sebaiknya, sajian sarapan gurih atau manis? Ini kata ahli!

Sarapan yang tepat dapat membuatmu memiliki energi yang baik sepanjang hari. Sebaiknya, menu sarapan yang disantap juga diperhatikan asupan nutrisinya.

Dilansir dari Food NDTV (19/3), Jessie Inchauspe, ahli biokimia Prancis dan penulis buku terlaris NYT (@glucosegoddess) menjelaskan menu sarapan yang tepat. Menurut ahli, idealnya sarapan harus gurih dan tidak manis.


Inchauspe menjelaskan kalau mengonsumsi sarapan kebanyakan pati dan gula, seperti sereal, roti dengan selai, jus jeruk, dan lainnya itu bisa membuat tubuh mengalami lonjakan glukosa. Hal ini bisa membuat energi cepat menurun.

“Jika tubuh mengalami lonjakan glukosa yang tinggi di pagi hari, tingkat rasa lapar akan kembali lebih cepat dan energi akan terkuras sepanjang hari,” jelas Inchauspe.

Menu sarapan sehatMenu sarapan sehat Foto: Getty Images/iStockphoto

Dia menambahkan bahwa dengan lonjakan glukosa yang besar saat sarapan, hal itu juga bisa merusak mitokondria. “Mitokondria adalah pabrik kecil di sel yang bertugas menghasilkan energi. Lonjakan glukosa yang besar akan merusaknya, mencegahnya menghasilkan energi yang baik,” tambahnya.

Ahli biokimia ini menyarankan untuk beralih pada menu sarapan yang gurih. Inchauspe mengklaim dalam keterangannya bahwa sarapan gurih akan mengubah hidup.

Inchauspe merekomendasikan 3 komponen utama pada menu sarapan. Seperti asupan protein (yogurt, telur, daging, ikan, dsb), lemak sehat (alpukat, minyak zaitun, keju, dsb), dan beberapa jenis sayuran.

Jika menginginkan sesuatu yang manis, satu-satunya yang aman dikonsumsi oleh Inchauspe adalah buah utuh. Ahli biokimia ini tidak menentang gula, melainkan ia menyarankan bagaimana mengelola dan merencanakan konsumsi gula untuk kesehatan yang yang lebih baik.

(yms/odi)



Sumber : food.detik.com

7 Makanan yang Jadi Obat Alami Ini Tertulis dalam Al Quran dan Hadist


Jakarta

Al Quran menjadi petunjuk untuk umat muslim. Tak hanya soal keimanan, tapi juga ada banyak informasi terkait kesehatan di dalamnya, termasuk makanan yang dapat menjadi obat alami.

Membaca Al Quran bagi muslim tidak hanya membuat muslim diganjar pahala, tapi juga mendapat petunjuk agar hidup lebih baik. Informasi yang tercantum di dalamnya amat luas.

Selain menjadi obat penyembuh bagi hati dan jiwa, Al Quran juga dapat menjadi obat penyembuh penyakit fisik. Sejumlah obat alami yang disebutkan dalam Al Quran disebut dapat dikonsumsi.


Lantas apa sajakah itu? Berikut paparannya yang seperti dirangkum CNBC Indonesia dari berbagai sumber:

1. Madu

racikan kopi campur madu yang sehat madu yang sehat Foto: Getty Images/iStockphoto

Madu sejak ribuan tahun lalu telah digunakan untuk mengobati beragam penyakit. Bahkan, keistimewaan madu untuk kesehatan juga dijelaskan dalam Al Quran Surat An Nahl (Lebah) ayat 69.

“Dari perut lebah itu ke luar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang-orang yang memikirkan.”

Manfaat madu juga telah diteliti oleh sejumlah ahli medis. Mengutip Mayo Clinic, sejumlah studi menunjukkan bahwa madu memiliki manfaat antidepresan, antikonvulsan, dan anti-kecemasan.

Antioksidan dalam madu dapat bermanfaat untuk penurunan risiko penyakit jantung. Dalam beberapa penelitian, madu juga terbukti membantu mencegah gangguan ingatan hingga perawatan Luka. Penggunaan topikal madu tingkat medis telah terbukti meningkatkan penyembuhan luka, terutama luka bakar.

2. Zaitun

Zaitun disebutkan tujuh kali dalam Al-Qur’an. Hal ini menunjukkan betapa penting buah tersebut dalam sejarah perkembangan Islam.

Buah zaitun tidak hanya memiliki nilai gizi, obat dan kosmetik; tapi juga memenuhi fungsi agama sebagai tanda kebesaran Allah SWT.

Dalam Surat Al Mu’minun ayat 20, Al-Quran memberitahu tentang buah-buahan yang harus dimakan, dan berbicara tentang pohon zaitun yang tumbuh di Gunung Sinai yang menyediakan minyak dan bumbu untuk dimakan.

Banyak orang memilih minyak dari buah zaitun sebagai pilihan minyak yang lebih sehat dibanding minyak kelapa sawit.

Minyak zaitun mengandung asam lemak tak jenuh tunggal yang tinggi sekitar 75%. Saat menggantikan lemak jenuh, lemak tak jenuh tunggal dari zaitun membantu menurunkan kolesterol jahat. Manfaat kesehatan dari minyak zaitun dikaitkan dengan sifat antioksidan dan anti-inflamasinya.

3. Kurma

Ilustrasi kurmaIlustrasi kurma Foto: Getty Images/iStockphoto/barmalini

Kurma merupakan tumbuhan yang paling banyak disebutkan di dalam Al Quran. Dalam kitab Mu’jam Al-Mufahras li Al-Fazhil Qur’an, ‘Abd al-Baqi menjelaskan bahwa dalam Al Quran kurma dimuat sebanyak 20 kali dalam 16 surat.

Salah satu ayat dalam kitab suci yang menyebut kurma adalah Surat Maryam ayat 23-25. Dua ayat tersebut berkisah tentang derita dan rasa sakit yang mendera Maryam ketika hendak melahirkan. Ia bersandar ke pangkal pohon kurma.

Kemudian Allah melalui malaikat Jibril memerintahkan Maryam untuk menggoyang pangkal kurma itu ke arahnya, kemudian gugurlah buah kurma yang masak, untuk dimakan dan sebagai obat rasa sakit ketika melahirkan.

Kurma mengandung serat dan antioksidan yang tinggi. Manfaat nutrisinya dapat mendukung kesehatan otak dan mencegah penyakit.
Salah satu antioksidan yang terdapat dalam kurma adalah phenolic acid. Zat ini dapat membantu menurunkan risiko kanker dan penyakit jantung.

Studi laboratorium menemukan kurma bermanfaat untuk menurunkan penanda inflamasi, seperti interleukin 6 (IL-6), di otak. Tingkat IL-6 yang tinggi dikaitkan dengan risiko penyakit neurodegeneratif yang lebih tinggi seperti Alzheimer.

4. Jahe

5 Makanan Kaki Lima Ini Sudah Ada Ratusan Tahun, Bir Jahe dan Belut RebusJahe. Foto: Ilustrasi iStock/Site

Sejak ribuan tahun lalu, jahe sudah digunakan untuk mengobati beragam penyakit. Bahkan, jahe disebut sebagai rempah paling menyehatkan di bumi.

Tumbuhan herbal ini juga ternyata disebut dalam Al Quran. “Dan di sana mereka diberi segelas minuman bercampur jahe.” – QS Al Insan ayat 17.

Ayat tersebut bercerita mengenai gambaran surga. Allah menyebut bahwa penghuni surga akan diberi minuman dengan campuran jahe.

Selama bertahun-tahun, sejumlah penelitian modern menemukan manfaat luar biasa dari jahe, mulai dari membunuh bakteri, meredakan mual, mengobati batuk, menurunkan kadar gula darah, menurunkan kolesterol, hingga mengurangi risiko penyakit jantung.

5. Habbatus sauda

Habbatus sauda atau biji jintan hitam berasal dari tanaman subtropis asal Timur Tengah yang telah digunakan sebagai obat sejak ribuan tahun lalu.

Keistimewaan jintan hitam ini juga tertulis dalam salah satu hadits. Nabi SAW bersabda, “Sesungguhnya di dalam Habatussauda (jintan hitam) terdapat obat untuk segala macam penyakit, kecuali kematian.” (Bukhori dan Muslim)

Manfaat jinten hitam terutama karena senyawa aktif utamanya yang disebut thymoquinone, yang telah menunjukkan sifat antioksidan, anti-inflamasi, dan sifat terapeutik lainnya yang melindungi tubuh dari kerusakan sel dan penyakit kronis.

6. Pisang

Two ripe yellow bananas on the old rough scratched wooden boards background surface. Top viewPisang. Foto: Getty Images/iStockphoto/PAVEL IARUNICHEV

Di dalam surah Al-Waqiah ayat 29, Allah menyebutkan buah pisang sebagai buah yang bersusun-susun.

“Dan orang-orang yang benar, betapa diberkatinya mereka! Mereka akan berada di tengah-tengah pohon bidara yang tidak berduri, rumpun-rumpun pisang, naungan yang luas, air yang mengalir, buah-buahan yang melimpah, tidak pernah pada musimnya, dan tidak terlarang” (QS Al Waqiah 27-33).

Al Quran menyebutkan secara umum tentang buah-buahan yang dimakan oleh orang-orang di surga, dan secara khusus disebutkan tentang pisang yang memberi tahu kita bahwa pisang termasuk buah yang diberkahi. Pisang adalah tambahan yang bagus untuk sarapan atau camilan pagi karena dikemas dengan potasium, serat, vitamin C, magnesium, dan folat.

Pisang juga mengandung beberapa jenis antioksidan kuat, termasuk flavonoid dan amina. Antioksidan ini punya banyak manfaat kesehatan, seperti penurunan risiko penyakit jantung dan penyakit degeneratif.

7. Buah tin

Al Quran punya satu bab bernama Surah At-Tin yang berarti buah tin. Bahkan, Allah bersumpah atas nama buah tin dan juga buah zaitun.

Referensi buah tin dalam ayat Al Quran berbicara tentang manfaat obat dari buah tersebut. Dalam tradisi Islam, apapun yang namanya digunakan untuk bersumpah oleh Allah memiliki keagungan atau kepentingan yang melekat padanya.

Buah tin atau buah ara memiliki kandungan pektin, serat larut yang membantu menurunkan kadar kolesterol. Serat larut menghilangkan kadar trigliserida berlebih dan membantu menghilangkan trigliserida. Selain itu, buah ara kering mengandung asam lemak Omega 3 dan Omega 6, fitosterol yang bersifat kardioprotektif dan membantu meningkatkan kesehatan otak.

Artikel ini sudah tayang di CNBC Indonesia dengan judul 6 Obat Alami Tertulis di Al Quran & Hadist, Cek Manfaatnya

(sob/adr)



Sumber : food.detik.com

5 Buah Rendah Indeks Glikemik Untuk Penderita Diabetes Selama Puasa


Jakarta

Selama berpuasa gula darah penderita diabetes harus tetap terjaga. Buah rendah glikemik ini dianjurkan untuk dikonsumsi penderita diabetes selama berpuasa.

Indeks glikemik merupakan taraf ukur sebuah makanan dicerna oleh gula darah di dalam tubuh. Semakin tinggi nilainya maka semakin cepat lonjakan gula darah yang akan ditimbulkan.

Memerhatikan kadar glikemik di dalam makanan penting untuk selalu diterapkan oleh penderita diabetes. Terutama ketika berpuasa di mana tubuh tak menerima asupan makanan secara rutin sehingga akan memengaruhi kadar gula darah dalam tubuh.


Ada beberapa buah yang rendah glikemik disarankan oleh ahli untuk dikonsumsi penderita diabetes. Buah-buahan ini cocok untuk dikonsumsi saat buka puasa maupun sahur tanpa menciptakan lonjakan gula darah yang berbahaya.

Berikut ini 5 buah rendah glikemik untuk penderita diabetes selama puasa:

5 Buah Rendah Indeks Glikemik Untuk Penderita Diabetes Selama PuasaBuah berry cocok untuk camilan sehat bagi penderita diabetes. Foto: Getty Images/fcafotodigital

1. Buah berry

Beberapa buah dengan ukuran kecil termasuk kategori buah berry. Ciri khas dari buah berry biasanya memiliki warna yang gelap hampir hitam, kebiruan, atau merah segar.

Warna dari buah berry menandakan tingginya kadar antioksidan alami di dalam buah tersebut. Selain itu buah jenis ini juga memiliki kadar indeks glikemik yang rendah dan tidak menciptakan lonjakan gula darah.

Buah berry bisa dinikmati sebagai camilan saat berbuka puasa. Jika ingin menyantapnya sebagai menu sahur, buah ini bisa dikreasikan menjadi smoothie atau topping untuk oatmeal.

2. Apel

Manfaat apel untuk kesehatan hampir seluruh tubuh sudah menjadi rahasia umum. Buah apel yang segar kaya akan serat dan rendah kadar indeks glikemiknya.

Apel juga memiliki kadar air yang tinggi sehingga cocok dikonsumsi saat sahur maupun buka puasa untuk membantu menghidrasi tubuh. Nutrisi alaminya disebut ahli berkhasiat untuk melancarkan pencernaan hingga menjaga kesehatan kulit.

Potongan buah apel segar cocok untuk dikonsumsi sebagai camilan saat malam hari setelah berbuka. Ketika sahur makan apel sebelum menu utama juga boleh rutin dilakukan.

Buah rendah glikemik lainnya ada di halaman berikutnya.

3. Pir

Hampir mirip dengan apel, pir juga tak kalah kaya akan serat dan kadar indeks glikemiknya yang rendah. Selama bulan puasa para dokter dan ahli gizi selalu menyarankan untuk mengonsumsi makanan tinggi air guna mencegah dehidrasi.

Kadar air di dalam sebuah pir yang mencapai 84% dari total beratnya menjadi salah satu buah yang cocok untuk dikonsumsi. Di Indonesia pir juga tidak sulit untuk ditemukan dengan harga yang masih terjangkau.

Buah pir menjadi salah satu yang paling dianjurkan untuk rutin dikonsumsi oleh penderita diabetes. Cara sederhana, cukup cuci bersih pir potong menjadi bagian kecil dan konsumsi sebagai buah potong yang segar.

4. Jeruk

5 Buah Rendah Indeks Glikemik Untuk Penderita Diabetes Selama PuasaJeruk yang segar cocok untuk membasuh tenggorokan penderita diabetes untuk puasa. Foto: Getty Images/fcafotodigital

Rasa asam segar yang ada pada jeruk tak hanya baik untuk kesehatan kulit tetapi juga bagi penderita diabetes. Jeruk memiliki kadar indek glikemik dan kalori yang rendah.

Konsumsi jeruk setelah berbuka puasa maupun saat sahur dapat membantu menstabilkan gula darah serta menyiapkan tubuh untuk berpuasa seharian. Kandungan vitamin C pada jeruk jika rutin dikonsumsi juga dapat menjaga kekebalan imunitas.

Tetapi ahli tetap mengingatkan untuk tidak mengonsumsi jeruk dalam jumlah yang berlebihan. Alasannya adalah kehadiran gula alami yang terbentuk pada buah jeruk yang tetap harus diwaspadai.

5. Anggur

Banyak jenis anggur populer yang bisa ditemukan dengan mudah di supermarket maupun toko buah. Varietas anggur yang beragam membuat konsumsinya tidak akan membosankan.

Anggur memiliki kandungan indeks glikemik yang rendah sehingga buah ini disarankan ahli untuk dikonsumsi bagi penderita diabetes. Warna hijau, merah keunguan, hingga ungu gelap pada anggur juga menandakan kandungan antioksidannya yang tinggi.

Konsumsi anggur dapat dinikmati sebagai buah segar, camilan sehat, atau dicampur dengan yoghurt dan oatmeal. Bagaimana pun anggur juga tetap memiliki kandungan gula alami yang cukup tinggi sehingga tidak dianjurkan untuk dikonsumsi secara berlebihan.

(dfl/odi)



Sumber : food.detik.com

Segini Kalori Seporsi Kolak Pisang dan Cara Bikin Kolak Rendah Kalori


Jakarta

Kolak pisang jadi menu primadona saat ramadan. Pastikan kamu mengetahui kalori semangkuk kolak pisang agar tidak berakhir terlalu banyak mengonsumsinya.

Kolak pisang adalah makanan tradisional favorit orang Indonesia untuk buka puasa. Berupa kuah santan dan gula merah yang diisi potongan pisang dan terkadang ditambah kolang-kaling.

Kolak pisang banyak disukai hingga dimakan lebih dari satu mangkuk saking enaknya. Namun waspadai asupan kalori dan gula yang berlebih dari hal tersebut.


dr. Dion Haryadi yang fokus membahas nutrisi makanan turut mengungkap kalori kolak pisang. Melalui unggahan Instagram dionharyadi (10/3/2024), dr. Dion menjelaskan kalori kolak pisang dari resep kolak pisang yang ia lihat dari salah satu media.

Tertulis resep kolak pisang seperti berikut:

7 Takjil Enak di Dunia Versi National Geographic, Ada Kolak Pisang Indonesia!Kolak pisang jadi takjil favorit di Indonesia. Foto: Getty Images/iStockphoto/AmalliaEka

Bahan-bahan
Pisang raja 3 buah (303 kalori)
100 ml gula merah cair (228 kalori)
65 ml santan cair (151 kalori)
2 lembar daun pandan (2 kalori)
Air 500 ml (0 kalori)
Total Kalori Per Sajian: 592 kalori

Lalu untuk kalori 1 porsi kolak pisang (per 1/3 sajian):
1 buah pisang raja (101 kalori)
33 ml gula merah cair (76 kalori)
22 ml santan cair (50 kalori)
2/3 lembar daun pandan (0,7 kalori)
Air 167 ml (0 kalori)

Total Kalori 1 Porsi: 197 kalori

Menurut dr. Dion, kalori kolak pisang ini tidak terlalu tinggi jika dimakan hanya 1 porsi. “Cuma sekitar 197 kalori,” tegasnya.

Kalau mau lebih rendah kalori dan lemak, kamu dapat mengotak-atik resep kolak pisang. Untuk penggunaan santan cair, dr. Dion mengatakan dapat diganti dengan susu skim, susu sapi rendah lemak (low fat), atau susu almond.

Lalu tambahkan juga bahan lain ke dalam kolak pisang agar lebih bernutrisi. Contohnya potongan ubi jalar yang dapat menjadi sumber karbohidrat dan serat. “Supaya sedikit lebih kenyang,” sambung dr. Dion.

Kolak Pisang Ubi, Indonesian Popular Dessert for Takjil Ramdan Breaking the Fast, Sweet Soup Made from Banana and Sweet Potato, on Wooden TableTambahan ubi melengkapi nutrisi kolak pisang. Foto: Getty Images/iStockphoto/Ika Rahma

Untuk kamu yang mau hemat kalori dan mau makan lebih banyak saat makan utama, maka perlu mengurangi porsi makan kolak pisang. Menurut dr. Dion hal ini tidak menjadi masalah besar.

Penggunaan gula merah pada kolak pisang juga sebenarnya bisa diganti ke pemanis nol kalori, jika ingin menghemat kalori lebih banyak.

Dengan begitu kalori 1 porsi kolak pisang yang tadinya 197 kalori, maka akan berkurang 76 kalori karena absen penggunaan gula merah. Total kalori kolak pisang pun hanya 121 kalori.

(adr/odi)



Sumber : food.detik.com

5 Makanan Olahan yang Direkomendasikan Ahli Gizi untuk Dikonsumsi


Jakarta

Makanan olahan sering disebut makanan tak sehat. Tetapi ada ahli gizi yang menyebut 5 makanan olahan ini baik untuk dikonsumsi karena khasiatnya.

Jika mendengar makanan olahan, hal yang langsung terbesit dalam pikiran adalah makanan yang tak sehat. Alasannya makanan olahan hanya mengutamakan ketahanan tetapi jarang yang memerhatikan kandungan nutrisinya.

Penambahan seperti bahan pengawet, gula, perisa, dan pewarna buatan juga dianggap sebagai ancaman kesehatan yang datang dari konsumsi makanan olahan. Tetapi sebuah jurnal yang dipublikasi oleh The BMJ pada Februari 2024 menyebutkan ada sisi terang dari makanan olahan.


Setelah melibatkan 45 jenis penelitian dengan 10 juta partisipan di dalamnya, para peneliti meyakini ada pandangan lain terhadap beberapa makanan olahan tertentu. Sebagian ahli gizi menyebut beberapa golongan makanan olahan dapat dikonsumsi sebagai asupan yang baik untuk tubuh.

Baca juga: Nekat Bawa Minuman ke Restoran Bintang 5, Tamu Ini Kaget dengan Pelayanannya

Berikut ini 5 makanan olahan yang baik untuk tubuh menurut Eat This, Not That:

5 Makanan Olahan yang Direkomendasikan Ahli Gizi untuk DikonsumsiPilih roti gandum yang lebih sehat dibandingkan roti lain di supermarket. Foto: Getty Images/iStockphoto/agrobacter

1. Roti

Walaupun terlihat sehat, faktanya roti tergolong dalam makanan olahan. Ada banyak jenis roti yang dijual secara bebas di supermarket maupun toko roti langgananmu.

Sulit rasanya untuk membuat roti sendiri secara alami dan tanpa bahan tambahan di rumah tanpa ditunjang peralatan yang mumpuni. Ahli gizi menyebut ada cara untuk tetap mengonsumsi roti dengan trik yang lebih sehat.

Fokuskan pemilihannya pada roti dengan jenis bahan utama gandum utuh atau biji-bijian. Menurut penelitian para ahli, konsumsi gandum utuh dapat membantu mencegah diabetes tipe 2 hingga penyakit berat seperti stroke.

2. Sup Kalengan

Stigma yang beredar tentang makanan kaleng tak pernah lepas dari nutrisinya yang tidak sehat. Hal ini lantaran makanan kalengan identik dengan pengawet dan larutan tinggi garam untuk membuat makanan di dalamnya bertahan lama.

Ternyata hal ini tidak berlaku pada sup yang dijual dalam kemasan kaleng. Sup justru menjadi makanan kalengan yang dinilai lebih aman dibandingkan makanan kaleng lainnya.

Trik untuk mendapatkan sup yang nutrisinya baik adalah dengan memeriksa kadar garam pada label bahan yang dicetak di kemasan. Pastikan juga untuk tidak terlalu sering mengonsumsi sup kalengan yang didapatkan dari supermarket.

Makanan olahan yang direkomendasikan ahli gizi lainnya ada di halaman berikutnya.

3. Sereal

Disukai oleh anak kecil hingga orang dewasa, sereal tidak hanya lezat tetapi juga ringkas. Sereal selalu menjadi jawaban untuk mendapatkan sarapan yang mengenyangkan tanpa harus repot memasak sejak dini hari di dapur.

Hanya tinggal membuka kemasannya dan menambahkan susu maupun bahan lain sesuai selera. Tetapi tetap perlu waspada karena sebagian sereal mengandung gula dan karbohidrat olahan yang tinggi.

Ketika hendak memilih sereal di supermarket kamu bisa memerhatikan label bahan dan kandungan nutrisinya terlebih dahulu. Pastikan untuk memilih sereal dengan gula tambahan serendah mungkin di antara sereal yang lain.

4. Makanan Beku

5 Makanan Olahan yang Direkomendasikan Ahli Gizi untuk DikonsumsiMakanan beku aman untuk dikonsumsi, asal mengikuti anjuran ahli gizi. Foto: Getty Images/iStockphoto/agrobacter

Siapa yang senang menyimpan persediaan makanan beku di rumah? Waktu luang yang terbatas seringkali membuat makanan beku menjadi jawaban untuk hidangan di rumah.

Sayangnya makanan beku banyak disangkutpautkan dengan bahan pengawet dan tambahan garam yang berlebihan. Tetapi ada beberapa makanan beku yang menggunakan bahan tambahan dalam kadar yang masih aman untuk dikonsumsi.

Jika kamu melihat dengan teliti, ada banyak makanan beku yang dijual di supermarket menggunakan bahan-bahan organik. Tips yang bisa dilakukan untuk memilih makanan beku yang sehat adalah perhatikan bentuk makanan di dalam kemasan hingga membaca kandungan nutrisinya dengan seksama.

5. Oatmeal

Disebut sebagai salah satu makanan kemasan yang paling sehat, oatmeal selalu menjadi alternatif bagi pelaku diet. Kadar seratnya yang tinggi serta persiapan penyajian yang butuh waktu singkat membuat makanan kemasan ini begitu populer.

Ada beberapa jenis oatmeal yang dijual di pasaran, baik yang alami tanpa tambahan pemanis maupun yang sudah ada pemanis. Agar lebih sehat sebaiknya memilih oatmeal tanpa bahan tambahan seperti pemanis atau oatmeal natural.

Untuk penambahan rasa manisnya akan lebih baik jika dilakukan dengan bahan-bahan segar sendiri di rumah. Misalnya seperti madu, potongan buah-buahan, atau bahan-bahan lain sesuai dengan selera.

Baca juga: Pesan 4 Menu di Kafe, Pelanggan Ini Kaget Ditagih Rp 795 Ribu

(dfl/odi)



Sumber : food.detik.com

5 Tips Aman Minum Kopi Untuk Penderita Lambung Sensitif


Jakarta

Kandungan asam pada kopi seringkali dikeluhkan menyebabkan gangguan pada lambung. Ternyata begini tipsnya agar minum kopi tetap nyaman bagi lambung.

Selain kandungan kafein, secara alami kopi memiliki kadar asam yang terbentuk ketika menjadi buah. Bagi sebagian orang dengan perut yang sensitif biasanya akan mengalami beberapa gejala yang tak nyaman setelah minum kopi.

Keluhan seperti mulas hingga asam lambung yang dirasa naik menimbulkan efek yang mengganggu. Ternyata efek ini tidak ditimbulkan oleh kadar asamnya, melainkan disebabkan oleh kafein di dalam kopi.


Kandungan kafein tersebut yang kemudian akan memicu produksi asam lambung di dalam perut dan menimbulkan berbagai keluhan seperti yang disebutkan. Tetapi para ahli memiliki tips untuk meracik kopi agar lebih aman untuk lambung.

Baca juga: 5 Makanan Olahan yang Direkomendasikan Ahli Gizi untuk Dikonsumsi

Berikut ini 5 tips aman minum kopi untuk lambung menurut Full Coffee Roast:

5 Tips Aman Minum Kopi Untuk Penderita Lambung SensitifMemilih kopi decaf dapat menjadi soslusi untuk mendapat kopi yang lembut untuk lambung. Foto: Getty Images/photo_Pawel

1. Ganti ke kopi decaf

Bagi penderita perut yang sensitif, konsumsi kopi dengan kadar kafein yang tinggi dapat berisiko. Kini ada pilihan kopi decaf yang kadar kafeinnya jauh lebih rendah dibandingkan kopi pada umumnya.

Minumnya kadar kafein di dalam kopi dapat meminimalisir efek dada panas seperti terbakar akibat peningkatan asam lambung. Kopi decaf memiliki rasa yang tidak berbeda dengan kopi pada umumnya, hanya saja kadar kafeinnya yang lebih rendah.

Kadar kafein yang rendah juga bukan berarti decaf boleh dikonsumsi lebih banyak, alasannya karena decaf tetap memiliki kandungan asam di dalamnya. Konsumsi kopi tetap dalam batas aman dan tidak berlebihan menjadi cara terbaik.

2. Tambahkan susu

Selain menurunkan kadar kafeinnya, menurunkan tingkat asam pada secangkir kopi juga dapat menjadi solusi untuk menghindari gangguan pada perut. Caranya cukup dengan menambahkan susu sapi ke dalam segelas kopi yang sudah diseduh.

Susu memang mengandung kadar asam juga di dalamnya, tetapi ada efek istimewa yang diberikan. Menambahkan susu ke dalam segelas kopi dapat meredakan efek yang ditimbulkan dari asam kopi di dalam tubuh.

Untuk sementara para ahli masih menyetujui bahwa efek ini masih hanya bisa didapatkan oleh susu sapi saja. Mengganti susu pada kopi dengan susu nabati belum terbukti memberikan hasil yang serupa.

Tips aman minum kopi lainnya ada di halaman berikutnya.

3. Gunakan biji kopi arabika

Dibandingkan dengan robusta, biji kopi berjenis arabika memiliki kadar kafein dan tingkat keasaman yang lebih rendah. Kafein pada robusta mencapai 2,15% dari berat total sementara arabika hanya 1,77%.

Bagi penikmat kopi, banyak yang juga memilih arabika karena rasanya disebut lebih manis dan lembut. Jika memilih untuk mengonsumsi arabika, penikmatnya juga dapat mengeksplorasi lebih banyak rasa alami yang ada di dalamnya.

Dibandingkan robusta, biji kopi arabika juga terbilang lebih mahal berdasarkan harga jualnya di pasaran. Tetapi banyak juga kualitas arabika yang lebih baik untuk ditemukan.

4. Pilih cold brew

5 Tips Aman Minum Kopi Untuk Penderita Lambung SensitifDibandingkan penyduhan dengan air panas, cold brew menghasilkan lebih sedikit asam pada kopi. Foto: Getty Images/photo_Pawel

Kamu penggemar es kopi? Jika rutin minum es kopi dan sering mengalami gangguan pada bagian perut, sepertinya sudah saatnya untuk mencoba racikan cold brew.

Cold brew merupakan metode ekstraksi kopi menggunakan air dingin dan dilakukan secara perlahan dalam durasi waktu yang lama. Penelitian menunjukkan data bahwa penyeduhan kopi dengan air panas cenderung kan mengeluarkan kadar asam dari biji kopi itu sendiri, sementara tidak dengan penyeduhan dingin.

Kadar asam yang keluar dari penyeduhan kopi dengan air panas itulah yang kemudian memicu berbagai gangguan pada perut. Cold brew yang dingin juga tidak kalah enak dan menyegarkan untuk diseruput, lho!

5. Pilih biji kopi dark roast

Dalam prose pemanggangannya, biji kopi memiliki empat tingkatan. Light roast, medium roast, dark roast, hingga extra dark roast.

Keempat tingkatan tersebut dibedakan berdasarkan durasi pemanggangan dan tingginya suhu yang digunakan. Hasilnya juga akan terasa pada warna, aroma, dan tingkat keasaman biji kopi setelah dipanggang.

Biji kopi yang dipanggang hingga level dark roast justru memiliki kadar asam yang lebih rendah. Hal ini lantaran biji kopi telah benar-benar matang sehingga kadar asam dan rasanya akan berbeda dengan biji kopi light roast.

Baca juga: Nekat Pesan Burger T-Rex, Pria Ini Kaget Lihat Porsinya

(dfl/odi)



Sumber : food.detik.com

Jangan Konsumsi 3 Makanan Ini Saat Sahur agar Tak Cepat Lemas


Jakarta

Puasa bisa lebih berenergi jika mengonsumsi makanan yang tepat saat sahur. Hindari 3 jenis makanan ini agar tak cepat lemas selama puasa ramadan.

Memilih makanan yang tepat saat sahur penting dilakukan untuk memastikan pasokan energi yang stabil seharian. Selain itu, sahur juga merupakan sunnah yang sangat dianjurkan oleh Rasulullah SAW.

“Makanlah sahur, karena sahur itu ada keberkahannya.” Diriwayatkan oleh al-Bukhaari, 1923; Muslim, 1095.


Pilihan menu makan saat sahur bisa sangat memengaruhi tubuh saat seharian berpuasa. Melansir MasnadHealth Clinic, ada beberapa makanan yang sebaiknya dihindari saat sahur karena bisa membuat Anda merasa lemas sepanjang hari. Berikut penjelasannya:

1. Makanan yang terlalu asin

Keripik Kentang Lewat Tanggal Kedaluwarsa, Masih Aman Dimakan?Keripik Kentang Foto: Ilustrasi iStock

Garam tidak hanya dapat meningkatkan tekanan darah, tetapi juga dapat membuat Anda merasa sangat haus pada siang hari. Makanan asin yang umum disantap saat sahur antara lain mie instan dan makanan olahan seperti keripik.

Coba kurangi sedikit garam di makanan Anda dan bandingkan merek makanan kemasan untuk mengetahui mana yang mengandung lebih sedikit garam. Anda dapat melakukan ini dengan memeriksa label nutrisi untuk natrium dan menargetkan 120mg atau kurang per 100g.

2. Makanan tinggi lemak

Making oven baked corn flake crumbs chicken nuggets. Series.Chicken nuggets. Foto: iStock

Lemak sangat penting dalam makanan kita, namun kita sering kali mengonsumsi jenis lemak yang salah dan dalam jumlah yang sangat banyak. Biasanya, makanan yang digoreng sangat populer saat sahur adalah bakwan, nugget, tempe dan tahu.

Makanan tinggi lemak lainnya yang biasa disantap saat sahur adalah makanan yang banyak mengandung keju, mentega, dan daging olahan. Makanan-makanan tersebut ternyata memiliki kandungan lemak jenuh yang tinggi dan berisiko menyebabkan sakit jantung, memperparah refluks asam dan peradangan.

Tidak hanya itu, makanan tersebut memiliki jumlah kalori yang sangat besar, sehingga sangat umum terjadi kenaikan berat badan selama bulan Ramadan.

Selain itu, hindari lemak jenuh yang ditemukan dalam produk hewani seperti produk susu berlemak tinggi, daging olahan dan mentega, serta minyak kelapa dan minyak sawit (yang banyak ditemukan dalam makanan olahan) juga dapat membantu meningkatkan kesehatan jantung dan mengurangi risiko penyakit jantung tinggi.

Sebagai alternatifnya, cobalah mengganti jenis lemak tersebut dengan sumber lemak yang lebih sehat dalam jumlah terbatas. Sumber yang lebih sehat ini termasuk lemak tak jenuh seperti minyak zaitun dan alpukat, serta omega 3 dan omega 6 dari ikan dan kacang-kacangan.

3. Makanan manis

5 Manfaat Konsumsi Makanan Manis dengan Porsi Tak BerlebihanMakanan Manis. Foto: Getty Images/emrah_oztas


Kebiasaan umum selama Ramadan adalah menyantap makanan manis seperti pancake, kue, dan sirup saat sahur. Meskipun makanan manis ini kaya akan energi yaitu kalori, makanan manis ini tidak membuat Anda tetap berenergi sepanjang hari dan sering kali membuat Anda merasa sangat lesu hanya 1 atau 2 jam setelah sahur.

Makanan tersebut mengandung gula sederhana yang melepaskan energi dengan sangat cepat dan dalam waktu singkat. Mereka juga dengan cepat meningkatkan kadar gula darah Anda menyebabkan pelepasan insulin dalam jumlah besar yang membuat Anda merasa lelah.

Anda juga harus menghindari makanan lain seperti sereal olahan seperti cornflake serta karbohidrat olahan seperti tepung putih dan roti, karena mengandung gula sederhana dan rendah serat, sehingga akan membuat Anda lapar dengan sangat cepat.

Artikel ini sudah tayang di CNBC Indonesia dengan judul 3 Jenis Makanan yang Pantang Dikonsumsi Saat Sahur

(sob/adr)



Sumber : food.detik.com