20 Manfaat Daun Salam, Herbal yang Mengandung Antioksidan

Jakarta

Daun salam atau Eugenia polyantha merupakan tanaman yang menyimpan banyak kegunaan. Aroma daun salam yang khas sering dimanfaatkan sebagai bahan penyedap beragam masakan.

Tak hanya untuk memasak, tanaman herbal ini diketahui juga mengandung sejumlah manfaat bagi kesehatan. Apa saja manfaat daun salam? Yuk, simak pembahasannya sampai habis.

Kandungan Daun Salam

Mengutip dari laman verywellfit.com, berikut informasi seputar kandungan dalam daun salam sebagaimana dijelaskan oleh USDA (United States Department of Agriculture):


  • 6 kalori
  • 0,2 mg lemak
  • 0,4 gram sodium
  • 1,4 gram karbohidrat
  • 0,5 gram serat
  • 0,1 gram protein
  • 0,8 gram zat besi
  • 2,2 mg magnesium
  • 5,6 mikrogram vitamin A

20 Manfaat Daun Salam bagi Tubuh

Melihat kandungannya tadi, tak heran daun salam merupakan tanaman herbal yang dikenal dengan segudang manfaatnya bagi kesehatan tubuh. Adapun manfaat daun salam yang dirangkum dari laman verywellfit, betterme.world, dan draxe.com adalah sebagai berikut:

1. Sumber Antioksidan

Daun salam terbukti mengandung flavonoid, proanthocyanidin, dan sifat antioksidan yang membantu menangkal radikal bebas.

2. Melindungi Tubuh dari Bakteri dan Mikroba

Daun salam juga memiliki sifat antimikroba yang mampu melindungi tubuh dari berbagai bakteri. Antimikroba dan antibakteri ini dapat melawan bakteri penyebab infeksi seperti Salmonella typhimurium, Escherichia coli, hingga Klebsiella pneumonia.

3. Membantu Pengobatan Kanker

Penelitian menemukan bahwa ekstrak daun salam berpotensi menghambat pertumbuhan sel kanker dalam tubuh. Karena itu, daun salam dijadikan sebagai alternatif pengobatan alami untuk berbagai jenis kanker.

4. Mengontrol Penyakit Diabetes

Sebuah studi menunjukkan bahwa konsumsi kapsul daun salam dapat menurunkan kadar gula darah dan kadar kolesterol. Selain itu, konsumsi daun salam secara teratur dikatakan bisa mengurangi risiko penyakit diabetes bahkan penyakit kardiovaskular.

5. Menjaga Kesehatan Jantung

Kandungan senyawa asam caffeic dan senyawa rutin dalam daun salam berkhasiat untuk menjaga kesehatan jantung. Senyawa rutin berfungsi memperkuat dinding kapiler jantung dan ekstremitas tubuh. Sementara itu, asam caffeic membantu menghempaskan kadar LDL atau kolesterol jahat dari sistem kardiovaskuler.

6. Meredakan Inflamasi

Berikutnya, daun salam memiliki kandungan linalool dan parthenolide yang bersifat anti inflamasi. Kedua senyawa ini berguna untuk meredakan iritasi dan kemerahan pada kulit.

7. Mencegah Tanda Penuaan

Sebagaimana telah dijelaskan sebelumnya, daun salam merupakan tanaman herbal yang kaya antioksidan. Dengan menetralisir radikal bebas, antioksidan akan membantu menjaga kekenyalan kulit dan mengurangi munculnya tanda-tanda penuaan dini di wajah seperti kerutan dan garis halus.

8. Menghempaskan Ketombe

Selanjutnya, daun salam mengandung sifat antijamur yang ampuh melawan ketombe sekaligus menyehatkan kulit kepala.

9. Melancarkan Pencernaan

Pada daun salam, ditemukan senyawa organik yang mengandung enzim. Senyawa ini secara keseluruhan bermanfaat untuk membantu meredakan sakit perut, mencegah timbulnya batu ginjal, mengurangi kembung, melancarkan buang air kecil serta melawan bakteri penyebab maag.

10. Meredakan Batuk

Daun salam juga ternyata berkhasiat sebagai obat batuk alami, lho. Hal ini karena daun salam mengandung sifat antitusif yang dapat meredakan batuk membandel. Jika sedang batuk, coba deh meminum teh daun salam atau menghirup aroma minyak esensial daun salam dari diffuser.

11. Mengurangi Stress dan Kecemasan

Daun salam tidak hanya bermanfaat untuk kesehatan fisik, tetapi juga membantu mengurangi rasa stress dan cemas yang menumpuk. Kandungan daun salam dapat memberikan efek menenangkan dan menurunkan tingkat hormon stress, apalagi jika digunakan sebagai aromaterapi.

12. Meredakan Hidung Tersumbat

Hidung tersumbat karena sedang flu atau pilek? Daun salam bisa membantu meredakannya. Dengan zat kamper dan eucalyptol, tanaman herbal satu ini dapat membantu mengencerkan lendir dan dahak membandel yang mengganggu pernapasan.

Selain manfaat yang telah disebutkan di atas, selama bertahun-tahun daun salam memiliki beberapa kegunaan unik lainnya. Berikut contohnya:

  • Minuman teh herbal untuk menyehatkan pencernaan.
  • Membantu pengobatan sakit kepala dikombinasikan dengan kayu manis, pala, dan minyak zaitun.
  • Membantu pengobatan sengatan lebah dan tawon.
  • Minyak pijat untuk meringankan rasa nyeri.
  • Obat alami untuk meredakan demam.
  • Membantu mengusir serangga.
  • Obat topikal untuk meredakan bengkak dan nyeri rematik.
  • Wewangian dan semprotan untuk mengharumkan ruangan.

Nah, itu dia pembahasan seputar daun salam dan segudang manfaatnya yang luar biasa. Semoga artikel ini dapat menambah wawasan detikers semua.

(row/row)



Sumber : food.detik.com

7 Hal Ini Terjadi pada Tubuh jika Konsumsi Jahe Setiap Hari


Jakarta

Menambahkan jahe ke makanan dan minuman tidak hanya meningkatkan rasanya, tetapi juga memberi manfaat. Bagus untuk pencernaan dan cocok untuk diet.

Jahe merupakan rempah-rempahan jenis rimpang yang kerap digunakan untuk bumbu makanan. Rupanya, jahe juga bagus untuk pengobatan tradisional karena kandungan senyawanya.

Jahe mengandung senyawa keton bernama zingeron yang memberikan rasa pedas. Selain itu, ada gingerol yang berperan sebagai antioksidan.


Tak hanya itu, rempah dengan nama Zingiber officinale juga memiliki sifat antiinflamasi dan antibiotik yang dapat melindungi dari segala penyakit kronis.

Dikutip dari Health Support Magazine berikut 7 manfaat rutin mengonsumsi jahe:

1. Risiko kanker menurun

Manfaat dari minum teh jaheJahe dapat mencegah penyakit kanker. Foto: Getty Images/iStockphoto/

Menurut beberapa penelitian yang dilakukan, jahe dapat membantu mengurangi kemungkinan terkena kanker. Selain itu, juga dapat mencegah peradangan usus besar.

Itu karena kandungan gingerol pada jahe yang berperan menekan pertumbuhan sel kanker pada manusia. Kemudian ada kandungan antioksidan yang akan menangkal stres oksidatif yang pada gilirannya mencegah risiko kanker.

2. Pencernaan lancar

Jahe merupakan antibiotik alami yang dapat melindungi tubuh, seperti meningkatkan pencernaan dan mengurangi peradangan usus. Selain itu, jahe juga bisa mengurangi rasa tidak nyaman akibat mual.

3. Nyeri otot berkurang

cara menyimpan jahe yang baik agar tetap awet segarJahe dapat meredakan nyeri otot. Foto: Getty Images/iStockphoto

Sebuah penelitian menemukan bahwa orang yang rutin mengonsumsi jahe terhindar dari nyeri otot. Karenanya jahe bagus dikonsumsi bagi orang yang rutin melakukan kegiatan fisik.

Peneliti menyarankan untuk rutin mengonsumsi jahe sebanyak 2 gram selama 11 hari. Dengan begitu, dapat mengurangi rasa nyeri otot akibat latihan fisik.

4. Gula darah turun

Penelitian yang dilakukan pada 2015 menemukan manfaat jahe yang bisa menurunkan gula darah. Penelitian tersebut melibatkan 41 peserta penderita diabetes tipe 2.

Mereka diminta untuk mengonsumsi jahe 2 gram selama 11 hari. Dalam studi tersebut, ditemukan bahwa peserta mengalami penurunan gula darah sebesar 12%.

5. Nyeri haid menurun

Cara Menyimpan Jahe yang BenarJahe dapat menurunkan nyeri haid. Foto: Getty Images/iStockphoto

Mengonsumsi jahe juga bagus bagi wanita yang menstruasi karena bisa meredakan nyeri. Hal ini telah dibuktikan oleh sebuah penelitian yang melibatkan 150 wanita sebagai peserta.

Peserta tersebut diminta mengonsumsi satu gram jahe per hari, dan mereka mengatakan bahwa rasa sakit mereka menurunkan secara signifikan. Ini berkat sifat antiinflamasi pada jahe.

6. Terhindari dari penyakit Alzheimer

Alzheimer merupakan penyakit yang menyerang daya ingat. Penyebabnya bisa banyak hal, salah satunya karena peradangan kronis dan stres oksidatif.

Sebuah penelitian menemukan bahwa masalah kesehatan tersebut dapat diatasi dengan mengonsumsi jahe. Mengingat jahe mengandung senyawa gingerol dan shogaol yang bersifat antioksidan.

7. Berat badan turun

Manfaat dari minum teh jaheJahe dapat membantu menurunkan berat badan. Foto: Getty Images/iStockphoto/

Jahe juga dapat dimanfaatkan untuk membantu menurunkan berat badan. Kamu bisa membuat teh jahe yang manfaatnya dapat meningkatkan metabolisme dan melepaskan lebih banyak energi. Itu karena jahe memiliki sifat diuretik dan termogenik.

(raf/odi)



Sumber : food.detik.com

Catat! 5 Makanan Ini Bagus Dikonsumsi Penderita Diabetes Tipe 2


Jakarta

Penderita diabetes tidak boleh mengonsumsi sembarang makanan. Jika mengidap penyakit diabetes tipe 2, ada beberapa makanan yang disarankan seperti 5 makanan ini.

Diabetes merupakan salah satu penyakit yang dialami banyak orang. Memang terdapat beberapa jenis diabetes, salah satunya diabetes tipe 2 atau diabetes melitus.

Diabetes ini menyebabkan kadar gula dalam darah terlalu tinggi. Jika tidak ditangani dengan tepat, bisa menyebabkan gangguan pada beberapa organ, termasuk jantung, mata, dan saraf.


Untungnya, diabetes tipe 2 bisa dikelola dengan baik asalkan mengonsumsi makanan bernutrisi. Memilih makanan bergizi seimbang seperti protein tanpa lemak, lemak sehat, dan karbohidrat kompleks pun dapat membantu menstabilkan gula darah, sekaligus menambah variasi pada pola makan.

Terdapat beberapa pilihan makanan yang secara khusus cocok dikonsumsi oleh penderita diabetes tipe-2. Melansir womenshealthmag.com (26/04), berikut daftarnya!

1. Protein

Jijik! Penjual Ini Lepaskan Tulang dari Daging Mentah Pakai MulutnyaBerbagai macam jenis protein, termasuk daging sebenarnya diperbolehkan dikonsumsi. Foto: Site News

Protein dianjurkan untuk dikonsumsi penderita diabetes tipe 2 karena mampu menjaga keseimbangan hormonal, pertumbuhan, dan perbaikan otot.

Ahli gizi Kimberly Gomer, RDN juga mengungkap konsumsi sumber protein dapat mengelola gula darah serta mengenyangkan.

Protein yang dikonsumsi boleh protein hewani dan nabati. Jika memilih protein hewani, kamu bisa mengonsumsi daging tanpa lemak. Selain rendah kalori, daging tanpa lemak memiliki manfaat untuk menghambat lonjakan gula darah.

Kamu bisa mengonsumsi daging ayam, kalkun, bebek. Jika suka dengan daging, bisa makan tenderloin.

Selain daging, dianjurkan juga untuk mengonsumsi ikan, seperti salmon. Salmon baik dikonsumsi karena tinggi asam lemak baik berupa omega-3 yang dapat membantu mengurangi komplikasi serangan jantung dan stroke.

JAMA Internal Medicine, yang dikutip dalam Everydayhealth juga menganjurkan untuk setidaknya konsumsi ikan tinggi asam lemak sebanyak 2 kali dalam seminggu.

2. Sayuran

brokoliBrokoli menjadi salah satu yang dianjurkan karena mengandung serat, vtamin, dan potasium yang baik. Foto: Getty Images/iStockphoto/eyewave

Beberapa jenis sayuran bagus dikonsumsi penderita diabetes karena merupakan sumber vitamin, mineral, dan serat yang sangat baik. Kamu bisa mengonsumsi sayuran mentah, dikukus, atau dipanggang.

Misalnya, kembang kol yang bisa dijadikan pengganti nasi. Kembang kol mengandung indeks glikemik yang rendah, sehingga aman untuk kadar gula darah.

Brokoli juga bisa dikonsumsi karena kaya akan serat, vitamin C, dan potasium. Kamu bisa mengolahnya dengan cara dipanggang bersama minyak zaitun, dan beri sedikit bumbu.

Daftar buah lainnya yang cocok dikonsumsi penderita diabetes, bisa dilihat pada halaman selanjutnya!

3. Buah

Buah-buahan tertentu ada yang baik untuk penderita diabetes tipe-2. Buah-buahan rendah gula, seperti blueberry, strawberry, blackberry, lemon, rendah akan kandungan vitamin, mineral, dan indeks glikemiknya.

Kandungan serat pada buah juga mampu meningkatkan keseimbangan gula darah dan kesehatan usus.

Salah satu buah yang direkomendasikan yaitu alpukat. Alpukat bisa menjadi pengganti karbohidrat dan lemak yang lebih sehat. Namun, kamu juga perlu memperhatikan jumlah asupannya karena alpukat masih tinggi kalori.

4. Lemak sehat

Minyak Zaitun Bisa Kadaluarsa, Perhatian 5 Cara Memakai dan MenyimanMinyak Zaitun termasuk bahan yang mengandung lemak sehat dan baik untuk penderita diabetes. Foto: Getty Images/iStockphoto/dulezidar

Lemak sehat bersifat anti-inflamasi dan merupakan kunci dari fungsi otak dan kesehatan jantung.

Selain alpukat, kamu bisa mengubah minyak biasa menjadi minyak zaitun yang indeks glikemiknya lebih rendah. Asam lemak tak jenuh di dalam minyak ini dipercaya baik untuk mengendalikan gula darah.

Tidak hanya dipakai untuk memasak, tetapi minyak zaitun bisa dipakai sebagai salad dressing.

5. Biji-bijian dan kacang-kacangan

Kacang tanah untuk ibu hamilBisa mengosnumsi kacang-kacangan yang dapat memperlambat penyerapan glukosa. Foto: Getty Images/Catto32

Biji-bijian utuh adalah pilihan yang ramah diabetes. Bahan makanan nabati ini terkenal dengan indeks glikemiknya yang rendah.

Banyak juga biji-bijian yang tinggi serat larut dan dapat membantu memperlambat penyerapan glukosa, peningkatan sensitivitas insulin, dan menurunkan kadar kolesterol.

Penderita diabetes tipe-2 juga dianjurkan konsumsi kacang-kacangan.

Menurut profesor endokrinologi dan metabolisme dari The Ohio State University Wexner Medical Center, kacang-kacangan adalah makanan terbaik untuk diabetes karena mengandung lemak sehat yang aman.

Kamu bisa memilih kacang-kacangan, seperti almond, kacang mete, pistachio, hingga hazelnut.

(aqr/adr)



Sumber : food.detik.com

5 Mitos Tentang Gula, Salah Satunya Menyebabkan Diabetes

Jakarta

Gula banyak digunakan sebagai pemanis untuk makanan dan juga minuman. Banyak yang mengatakan bahwa gula tidak sehat dan sebaiknya tidak dikonsumsi terlalu banyak.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pun merekomendasikan konsumsi gula tidak lebih dari 10% dari asupan harian orang dewasa. Jumlah idealnya yaitu sekitar enam sendok teh.

Namun, ada juga orang-orang yang berusaha menghindari gula sepenuhnya dari makanan. Berikut mitos-mitos terkait gula yang berkembang di masyarakat.


5 Mitos Tentang Gula

Beberapa mitos terkait gula di antaranya bahwa gula membuat kecanduan, membuat diabetes, hingga mudah untuk dihindari. Berikut penjelasannya.

1. Gula Membuat Kecanduan

Mengutip laman NIB Australia, makanan tinggi gula bisa menimbulkan efek kecanduan. Mengkonsumsinya memicu sistem penghargaan di otak dan menyebabkan pelepasan dopamin.

Meski begitu, gula saja tidak bisa disalahkan. Sebab, bukan hanya gula yang membuat hidangan sangat enak, tapi juga ada asupan garam dan juga lemak.

Menurut Komite Ilmiah Independen bidang Obat-obatan dan Departemen Neuro Psikofarmakologi dan Pencitraan Molekuler di Imperial College, London, Prof David Nutt, saat ini tidak ada bukti ilmiah bahwa gula bersifat adiktif. “Meski kita tahu bahwa gula memiliki efek psikologis, termasuk menghasilkan kesenangan, hal ini hampir pasti dimediasi melalui sistem penghargaan otak.” katanya.

Sementara itu menurut laman Northern Arizona University, bukti mengenai gula yang membuat kecanduan masih kurang meyakinkan. Keinginan mengkonsumsi gula seringkali berawal dari keyakinan bahwa gula buruk dan sebaiknya dihindari. Pola pikir tentang makanan seringkali malah mendorong keinginan untuk makan.

2. Gula Menyebabkan Diabetes

7 Cara Mudah Mengurangi Asupan Karbohidrat untuk Penderita DiabetesFoto: Getty Images/iStockphoto/Kiwis

Banyak yang percaya bahwa mengkonsumsi gula secara langsung menyebabkan diabetes. Menurut Medical News Today, tidak ada hubungan langsung antara keduanya. Pada faktanya, diabetes tipe 2 merupakan kondisi kompleks yang dipengaruhi genetik, gaya hidup, dan pola makan secara keseluruhan.

Meski begitu, faktor risiko lainnya dari diabetes tipe 2 adalah kelebihan berat badan dan obesitas. Sementara, mengkonsumsi gula dalam jumlah tinggi memang menyebabkan kelebihan berat badan atau obesitas. Namun gula bukanlah menjadi penyebab langsung dari diabetes tipe dua.

3. Hindari Gula pada Buah

Buah-buahan memiliki rasa manis berkat gula alaminya. Namun, karena kandungan gula, beberapa orang percaya bahwa sebaiknya menghindari makan buah demi menjaga berat badan sedang.

Pada faktanya, buah-buahan mengandung berbagai senyawa yang menyehatkan. Terdapat berbagai vitamin dan mineral serta serat.

Menurut World Health Organization (WHO), batas aman konsumsi gula tidak menghitung asupan gula yang masuk dari buah-buahan. Buah-buahan justru menjadi salah satu bahan makanan yang penting untuk menyeimbangkan pola makan.

4. Gula Mudah Dihindari

Couple shopping in a supermarketFoto: iStock

Gula dapat ditemukan di banyak makanan. Di antara nama lain dari gula adalah nektar agave, destarosa, galaktosa, glukosa, sirup jagung fruktosa tinggi, molase, sukrosa, dan sirup.

Gula tambahan bahkan bisa ditemukan dalam jumlah banyak dalam sereal yoghurt, saus dan dressing yang sudah jadi. Sehingga sulit untuk menghindari gula.

Menurut Manager Nutrisi dan Kesehatan Nasional di Live Life Get Active, Jazmyn McKinnie, cobalah pilih makanan yang mengandung gula kurang dari 15 g per 100 g. Sebenarnya, cara terbaik adalah memilih makanan dengan bahan utuh, namun hal ini mungkin juga akan sulit dilakukan di tengah kesibukan.

“Jadi, cobalah untuk memilih makanan dengan jumlah gula yang lebih rendah, misalnya sedikit gula dalam saus salad kan membantu Anda makan lebih banyak sayuran. Maka menurut saya itu tidak masalah,” katanya.

5. Pemanis Alternatif Lebih Sehat dari Gula

Untuk menghindari diabetes dan obesitas, banyak orang beralih menggunakan pemanis alternatif. Memang benar bahwa beberapa jenis gula seperti sirup maple murni, madu, dan Stevia lebih baik, tapi makanan tersebut tetap berupa gula.

Hanya saja, nutrisi tambahan yang dikandung menjadikannya pilihan yang lebih baik. Meski begitu, camilan yang mengandung gula atau pemanis ini tetap harus dikonsumsi dalam jumlah sedang.

(elk/row)



Sumber : food.detik.com

Minum Kopi Campur Cangkang Telur Turunkan Kadar Asamnya, Benarkah?


Jakarta

Kopi campur putih dan kuning telur mungkin sudah biasa. Lantas bagaimana jika kopi dicampur cangkang telur? Minuman ini disebut bermanfaat, tapi apakah benar?

Di Minang, kopi dicampur telur dikenal dengan istilah kopi talua. Mencampurkan putih dan kuning telur dalam seduhan kopi dapat membuat teksturnya menjadi creamy.

Perpaduan tersebut juga dapat memberikan manfaat kesehatan. Sebuah studi 2015 yang diterbitkan dalam World Cancer Research Fund International menemukan bahwa kopi campur telur bisa menurunkan risiko kanker.


Selain putih dan kuning telur, cangkang telur pun dapat bermanfaat jika dicampur ke dalam seduhan kopi, seperti yang dikutip dari myrecipes.com (03/01/19).

Berikut faktanya!

1. Manfaat kopi dicampur cangkang telur

Minum Kopi Campur Cangkang Telur Turunkan Kadar Asamnya, Benarkah?Minum Kopi Campur Cangkang Telur Turunkan Kadar Asamnya, Benarkah? Foto: iStock

Mencampurkan cangkang telur ke dalam seduhan kopi dapat mengurangi rasa asam dan pahit menjadi lebih samar. Ini cocok bagi kamu yang sensitif terhadap rasa asam kopi.

Cangkang telur mengandung kalsium karbonat, yaitu senyawa basa yang bisa mengurangi kadar asam pada kopi. Mengingat bahwa kadar asam kopi merupakan faktor yang membuat kopi terasa pahit.

2. Level pH pada kopi

Manfaat cangkang telur pada racikan tersebut berkaitan dengan level pH yang ada di kisaran angka 0-14. Level 7 merupakan tingkatan yang normal.

Di bawah angka 7 disebut asam dan di atas angka 7 merupakan basa. Dikutip dari Hunker, level pH pada kopi berada di angka 5. Ketika kopi dicampur cangkang telur, maka bisa menetralkan level asam pada kopi.

Manfaat cangkang telur untuk seduhan kopi ada di halaman selanjutnya.

3. Karakteristik kopi yang dicampur cangkang telur

Minum Kopi Campur Cangkang Telur Turunkan Kadar Asamnya, Benarkah?Minum Kopi Campur Cangkang Telur Turunkan Kadar Asamnya, Benarkah? Foto: iStock

Kemampuan cangkang telur dalam menurunkan kadar pH kopi lantaran cangkang telur bersifat basa. Kandungan kalsium karbonat pada cangkang telur akan menjinakkan cita rasa kopi.

Selain dapat menetralkan rasa asam, campuran cangkang telur juga akan membuat kopi terasa lebih ringan dan juga tidak terlalu pahit, sehingga aman dikonsumsi bagi pengidap penyakit maag.

4. Cara bikin kopi cangkang telur

Hal yang harus dilakukan pertama kali adalah mencuci satu butir cangkang telur hingga bersih. Kemudian, tumbuk cangkang telur tersebut hingga halus.

Lalu, campurkan cangkang telur tersebut dengan bubuk kopi. Masukkan keduanya menggunakan kertas filter kopi. Kemudian seduh menggunakan air panas sedikit demi sedikit.

Cara ini tidak akan membuat cangkang telur masuk ke dalam rongga mulut dan membahayakan tenggorokan. Hindari menyeduh kopi dengan cangkang telur langsung dan dalam durasi yang lama.

Hal itu bisa berpotensi membuat pecahan cangkang terhirup bersama kopi, sehingga bisa membahayakan ketika masuk mulut dan tenggorokan.

(raf/adr)



Sumber : food.detik.com

8 Makanan dan Minuman yang Menambah Imunitas Tubuh, Ada Brokoli-Teh Herbal

Jakarta

Makanan penambah imunitas adalah makanan yang mengandung nutrisi, antioksidan dan senyawa lain yang mendukung dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Sistem kekebalan tubuh sendiri merupakan mekanisme pertahanan tubuh terhadap patogen, seperti bakteri, usus, dan mikroorganisme berbahaya lainnya.

Sehingga, mengkonsumsi asupan yang tepat dapat membantu memperkuat respon kekebalan tubuh. Lantas, apa saja makanan dan minuman penambah imunitas tubuh?

Makanan dan Minuman Penambah Imunitas Tubuh

Asupan yang masuk ke tubuh dapat memberikan dampak positif ataupun negatif bagi tubuh. Berikut di antara makanan dan minuman yang dapat menambah imunitas tubuh.


1. Bawang Putih

Bawang putih dikenal dapat meningkatkan fungsi kekebalan tubuh. Mengutip NDTV, hal ini berkat kandungan allicin yang memiliki sifat antimikroba dan membantu melawan infeksi.

Jika dikonsumsi secara teratur, bawang putih bisa membantu mengatur respon imun dan mengurangi peradangan. Bawang putih juga dapat memperlambat pengerasan arteri.

2. Brokoli

brokoliFoto: Getty Images/iStockphoto/eyewave

Brokoli kaya akan vitamin A, C, dan E, serta merupakan sumber serat yang baik. Sayuran ini baik untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh berkat senyawa sulfur yang membantu produksi glutathione.

Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa glutathione dapat menyerang radikal bebas. Sehingga, antioksidan ini dapat mengurangi kerusakan pada sistem kekebalan tubuh.

3. Teh Herbal

Teh herbal memiliki sifat antioksidan yang bisa bekerja sebagai penambah sistem kekebalan tubuh. Dalam membuat teh herbal, kamu bisa menambah rempah seperti jahe hingga kunyit.

Jahe mengandung vitamin C, magnesium, dan potasium. Manfaat kesehatan yang paling dikenal dari rempah ni yaitu membantu mengatasi mual, efek anti-inflamasi, dan antioksidan.

Sementara itu, kunyit bertindak sebagai anti virus. Kandungan kurkuminnya membantu mengurangi peradangan dan melawan radikal bebas.

4. Air Putih

konsumsi air putih untuk tubuhFoto: Getty Images/iStockphoto

Air putih merupakan minuman yang menyimpan banyak manfaat. Meminum air putih dengan cukup baik untuk imunitas, serta bisa membuat tubuh terhidrasi.

5. Buah Sitrus

Vitamin C dapat mencegah atau memperpendek infeksi dengan meningkatkan fungsi sel kekebalan tubuh. Kandungan ini bisa ditemukan di sebagian besar buah sitrus, yaitu seperti

6. Buah-buahan Musiman

Viral di TikTok Makan Biji Pepaya Bisa Keluarkan Parasit Tubuh, Ini Kata PenelitiFoto: iStock

Buah musiman adalah buah-buahan yang tumbuh di musim tertentu. Di antara buah musiman yaitu durian, pepaya, apel, pir, lengkeng, rambutan, mangga, dan lain sebagainya.

Sebab, buah musiman mengandung banyak antioksidan tinggi, seperti vitamin C, vitamin A, potasium, folat, serat dan lainnya yang berperan dalam meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

7. Sayuran Berdaun Hijau

Sayuran berdaun hijau kaya akan vitamin A, C, dan K, serta zat besi dan folat. Nutrisi-nutrisi tersebut mendukung berbagai aspek fungsi kekebalan tubuh, termasuk produksi antibodi dan menjaga kesehatan kulit dan selaput lendir.

Salah satu sayuran berdaun hijau adalah bayam. Mengutip Healthline, bukan hanya kaya akan vitamin C, bayam juga kaya akan antioksidan dan betakaroten. Keduanya bisa meningkatkan kemampuan sistem kekebalan tubuh dalam melawan infeksi.

8. Brussel Sprout

brussel sproutFoto: istimewa

Brussel Sprout kaya akan vitamin, mineral, dan serat. Kubis ini dapat mendukung sistem kekebalan tubuh, kesehatan tulang dan lainnya.

Antioksidan yang dikandungnya membantu tubuh tetap sehat dengan mencegah kerusakan sel dalam tubuh. Selain itu, brussel sprout juga merupakan sumber serat, potassium, dan folat yang baik.

Itulah sejumlah makanan dan minuman penambah imunitas tubuh. Selain mengkonsumsi asupan yang disebutkan, jangan lupa untuk menjaga pola hidup sehat seperti berolahraga dan tidur yang cukup.

(elk/elk)



Sumber : food.detik.com

7 Khasiat Minum Air Jahe Setiap Hari yang Akan Dirasakan Tubuh

Jakarta

Jahe termasuk tanaman rimpang yang punya segudang kegunaan. Bukan hanya dipakai sebagai bumbu dapur, jahe yang dijadikan minuman herbal juga berkhasiat bagi kesehatan tubuh.

Rimpang jahe memiliki aroma kuat dan rasa pedas yang memberi efek hangat. Tak heran kalau rempah ini salah satunya sering diolah menjadi minuman air jahe untuk menghangatkan tubuh.

Dengan diolah menjadi air jahe juga merupakan cara alternatif bagi orang yang tidak suka mengkonsumsi rimpang ini secara langsung tetapi tetap ingin mendapatkan manfaat sehatnya.


Lantas, apa khasiat minum air jahe? Dan apakah aman minum air jahe setiap hari?

Apakah Aman Minum Air Jahe Setiap Hari?

Dilansir MedicineNet, minum air jahe rutin setiap hari dianggap aman bagi kebanyakan orang. Namun, takaran jahe yang digunakan perlu diperhatikan agar tidak dikonsumsi secara berlebihan.

Terlebih jika seseorang sedang menjalani pengobatan maupun memiliki penyakit apa pun. Sebelum minum air jahe, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter.

Begitu juga untuk wanita hamil. Walau ada studi yang menunjukkan bahwa rimpang ini bagus untuk mengatasi mual saat hamil, tapi ada baiknya untuk berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu sebelum mengkonsumsi air jahe.

Manfaat Minum Air Jahe Setiap Hari

Air jahe yang diminum setiap hari dapat memberikan manfaat bagi kesehatan. Berikut khasiat air jahe, dikutip dari Medical News Today dan Healthline:

1. Mengurangi Rasa Nyeri

Minuman herbal ini dapat bantu mengurangi rasa nyeri. Sebuah studi pada 60 orang dewasa penderita migrain, menemukan bahwa jahe sebagai pengobatan tambahan lebih baik daripada hanya mengkonsumsi obat pereda nyeri.

2. Meringankan Mual dan Muntah

Jahe telah dimanfaatkan sejak lama untuk mengobati mual. Hal ini dibuktikan lewat beberapa penelitian yang menggunakan jahe untuk mengatasi mual di pagi hari, pasca operasi, dan usai kemoterapi. Hasilnya, jahe termasuk air jahe dapat mengurangi mual dan muntah.

3. Mengontrol Gula Darah

Sebuah studi terhadap penderita diabetes tipe 2 menunjukkan bahwa kelompok yang meminum suplemen bubuk setiap hari mengalami penurunan gula darah yang signifikan daripada kelompok yang hanya mendapat obat plasebo.

Makanan yang dikonsumsi dapat mempengaruhi kadar kolesterol “jahat” atau LDL dalam tubuh. Kadar LDL yang tinggi dikaitkan dengan meningkatnya masalah kesehatan seperti penyakit jantung dan stroke. Akan tetapi, air jahe yang rutin diminum setiap hari bisa jadi solusinya.

Penelitian yang diterbitkan dalam Saudi Medical Journal menemukan bahwa orang yang mengkonsumsi jahe setiap hari mengalami penurunan kadar trigliserida dan LDL yang bisa meningkatkan risiko stroke.

5. Meningkatkan Kesehatan Kulit

Dikutip dari Hindustan Times, minuman yang diolah dari rimpang jahe ini mengandung antioksidan gingerol yang bisa melawan radikal bebas. Dengan begitu, kulit akan terhindar dari berbagai masalah dan bersinar merata.

Tanda penuaan seperti kulit keriput juga dapat dicegah dengan air jahe. Sifat antiinflamasi dalam jahe juga dapat melawan segala infeksi sehingga membuat kulit sehat.

6. Bantu Masalah Pencernaan

Minum air jahe sekali sehari juga cenderung melancarkan pencernaan. Gangguan pencernaan seperti sembelit akan terhempas. Selain itu, orang yang rutin mengkonsumsi minuman ini juga bisa terhindari dari refluks asam lambung dan perut bergas.

Studi menemukan bahwa kelompok orang yang minum air jahe panas usai sarapan merasakan kenyang yang lebih daripada kelompok lain yang tidak.

Hal ini menunjukkan bahwa air jahe bisa berperan dalam mengelola berat badan dengan membuat lebih kenyang setelah makan.

Cara Membuat Air Jahe

Membuat air jahe sangatlah mudah. Tapi lagi-lagi perlu memperhatikan takaran jahe yang digunakan. Ahli membatasi konsumsi jahe hanya 3-4 gram per harinya. Takaran ini berlaku bagi jahe dalam bentuk apa pun.

Kembali lagi, minuman herbal ini dapat dibuat dengan jahe kering ataupun segar. Untuk jahe kering dapat diseduh dengan air panas dan didiamkan beberapa saat, barulah diminum.

Untuk jahe segar dapat diiris terlebih dahulu, lalu direbus dengan air secukupnya sampai mendidih. Setelahnya disaring kemudian bisa diminum selagi hangat.

Jahe yang berbentuk bubuk juga dapat digunakan. Seduh 2 gram (1 sdt) bubuk jahe dengan air hangat lalu aduk rata dan dapat diminum langsung.

Nah, pagi hari adalah waktu yang baik untuk minum air jahe. Minuman herbal ini bisa menghangatkan tubuh, melancarkan pencernaan, juga mengurangi rasa mual.

(azn/fds)



Sumber : food.detik.com

7 Buah Anti Pikun untuk Bantu Tingkatkan Daya Ingat dan Fokus

Jakarta

Sebagai pusat kendali tubuh, kesehatan otak harus dijaga dengan baik. Salah satu caranya yaitu dengan memperhatikan makanan yang dikonsumsi.

Berdasarkan penelitian, dilansir Mayo Clinic, asupan makanan mempengaruhi kinerja otak, terutama fungsi memori. Itu artinya, apa yang kita makan bisa berpengaruh terhadap daya ingat, tingkat konsentrasi, maupun efek pikun seiring bertambahnya usia.

Kita tentu tidak ingin kemampuan otak menurun, bukan? Pola makan sehat bisa diterapkan untuk menghindarinya. Konsumsi buah-buahan disebut mampu meningkatkan memori dan bantu cegah pikun, baik pada orang lansia maupun usia muda.


Kira-kira, apa saja buah untuk cegah pikun dan meningkatkan daya ingat?

Buah Anti Pikun untuk Tingkatkan Daya Ingat

Dari sekian banyak buah, beberapa di antaranya dapat bantu memaksimalkan memori dan mencegah pikun. Ada apa saja? Berikut daftar buah anti pikun:

1. Semangka

Semangka termasuk buah yang jadi sumber likopen. Likopen merupakan antioksidan yang dapat melawan stres oksidatif akibat radikal bebas yang merusak sel. Senyawa ini dapat meminimalisir risiko terkena penyakit Alzheimer yang menyebabkan penurunan daya ingat.

Likopen terbanyak ada pada semangka merah. Jenis semangka ini mengandung lebih banyak antioksidan daripada varietas kuning atau oranye.

2. Alpukat

Sebagai sumber lemak tak jenuh tunggal yang sehat, buah alpukat bantu menjaga kesehatan otak. Konsumsi jenis lemak ini bisa menurunkan tekanan darah. Dengan begitu, risiko penurunan kognitif juga dapat dihindari dan fungsi memori dapat meningkat.

Perlu diingat, alpukat juga mesti dikonsumsi dalam jumlah wajar. Karena asupan lemak tak jenuh tunggal yang terlalu banyak bukan malah menyehatkan tapi justru membahayakan kesehatan.

3. Jeruk

Jeruk kaya akan vitamin C. Dilansir Healthline, nutrisi ini dapat menjaga kesehatan otak dengan melawan radikal radikal bebas perusak sel otak. Dengan begitu, kemampuan dan kinerja otak bisa terlindungi.

Dalam sebuah penelitian juga, vitamin C yang tinggi dalam darah dikaitkan dengan peningkatan daya fokus, memori, dan perhatian.

4. Anggur

Anggur adalah sumber resveratrol yakni antioksidan kuat yang dapat meningkatkan daya ingat. Buah anggur varietas concord berwarna biru gelap keunguan juga tinggi polifenol yang bisa memaksimalkan fungsi otak secara keseluruhan.

5. Buah Beri

Buah beri seperti stroberi, bluberi, blackberry, dan murbei, kaya akan antioksidan. Senyawa antioksidan di dalamnya, meliputi antosianin, asam caffeic, katekin, dan quercetin.

Tak sedikit penelitian menyebut buah beri sebagai makanan yang bagus untuk otak. Karena, antioksidannya dapat meningkatkan kesehatan otak dengan mengurangi peradangan dan stres oksidatif.

6. Kurma

Buah kering seperti kurma dapat pula memaksimalkan fungsi otak. Dikutip dari Times of India, kurma kaya akan serat dan sejumlah nutrisi penting lain.

Gula alami dalam buah ini bisa memberikan dorongan untuk energi. Di sisi lain, kandungan seratnya memastikan pelepasan energi yang stabil dan menjaga otak tetap fokus. Kurma juga berperan sebagai antioksidan yang melindungi otak dari stres oksidatif.

7. Kismis

Anggur segar yang dikeringkan sehingga menjadi kismis juga pilihan baik untuk meningkatkan memori. Buah kering ini padat akan nutrisi seperti zat besi, potasium, dan antioksidan.

Dengan kandungannya itu, kismis menjaga agar aliran darah tetap sehat serta memastikan pasokan oksigen cukup untuk otak. Hasilnya, fungsi kognitif otak dan daya ingat jadi tetap optimal.

Nah, itu dia sederet buah “anti pikun” yang dapat cegah sering lupa dan meningkatkan memori serta fokus.

(azn/fds)



Sumber : food.detik.com

Ternyata Ini 2 Jenis Pisang yang Bagus untuk Diet

Jakarta

Orang yang berusaha menurunkan berat badan biasanya mengkonsumsi buah-buahan untuk menunjang dietnya. Dan pisang jadi salah satu buah populer bagi para pelaku diet.

Selain rasanya enak, pisang kaya akan nutrisi. Buah ini merupakan sumber potasium dan vitamin B6. Nutrisi vitamin dan mineral penting lain terkandung pula di dalamnya.

Pisang tinggi serat dan rendah kalori. Buah ini juga mengandung banyak karbohidrat, yang artinya kandungan gula dalam pisang bisa lebih tinggi. Hal inilah yang membuat sebagian orang khawatir pisang justru menaikkan berat badan dan bukan malah menurunkannya.


Lantas, apakah pisang benar bisa menurunkan berat badan?

Pisang Bisa Bantu Turunkan Berat Badan

Dilansir Healthline, belum ada penelitian yang secara langsung meneliti efek pisang terhadap berat badan. Meski demikian, kandungan seratnya banyak dan buah ini rendah kalori.

Serat berperan penting untuk menjaga kesehatan pencernaan. Dengan begitu, kebiasaan buang air besar dapat menjadi teratur.

Penelitian juga menunjukkan asupan serat yang cukup dikaitkan dengan penurunan berat badan. Menurut ilmuwan, hal ini terjadi karena serat membuat seseorang merasa kenyang lebih lama. Sehingga bantu seseorang untuk tidak makan atau ngemil dalam jangka waktu berdekatan.

Selain itu, kandungan banyak nutrisi dalam pisang juga bermanfaat bagi kesehatan secara menyeluruh, seperti menurunkan risiko penyakit jantung, penyakit divertikular, serta beberapa jenis kanker.

Jenis Pisang yang Bagus untuk Diet

Ternyata tidak semua pisang cocok untuk diet turunkan berat badan. Tingkat kematangan pisang menentukan kandungan nutrisi yang tersimpan di dalamnya. Dan inilah mengapa ada jenis pisang yang baik dan buruk untuk diet.

Jadi, apa jenis pisang terbaik untuk diet?

1. Pisang Hijau

Pisang hijau atau pisang belum terlalu matang bagus untuk diet menurunkan berat badan. Dikutip dari Times of India, hal ini karena kandungan gulanya lebih rendah dan pati yang lebih resisten.

Pati resisten baik untuk pencernaan lantaran tidak bisa dipecah oleh enzim lambung. Dengan begitu, membuat seseorang dapat kenyang lebih lama. Jenis pati ini bisa pula memperlambat penyerapan gula dari makanan sehingga mampu menjaga kadar gula darah tetap stabil.

Beberapa penelitian juga melaporkan bahwa pati resisten dapat meningkatkan pembakaran lemak.

Dengan kandungan pati resisten dan gula yang lebih rendah, pisang hijau atau pisang belum matang merupakan pilihan terbaik untuk diet.

2. Pisang Kuning

Selain pisang hijau, pisang kuning juga termasuk cukup bagus untuk diet. Pisang kuning di sini berarti telah matang sempurna, dan bukan terlalu matang yang sampai memiliki bintik-bintik cokelat.

Jenis pisang ini mengandung kandungan gula lebih rendah dibandingkan pisang yang terlalu matang. Kandungan pati dan serat dalam pisang kuning juga masih bagus sehingga baik untuk pencernaan.

Selain itu, pisang kuning menyimpan semua nutrisi baik yang memberikan manfaat bagi kesehatan, mulai dari vitamin B6 dan C, kalium, magnesium, hingga mangan.

Jadi kalau sedang diet menurunkan berat badan, hindari pisang terlalu matang yang berbintik cokelat. Dan bisa pilih dua jenis pisang di atas.

(azn/fds)



Sumber : food.detik.com

4 Superfood Ini Ampuh Cegah Peradangan di Tubuh


Jakarta

Inflamasi atau peradangan bisa diatasi dengan mengonsumsi makanan bernutrisi. Di antara banyaknya pilihan, menurut ahli 4 makanan ini dianggap paling ampuh.

Inflamasi atau peradangan adalah mekanisme ketika tubuh melindungi diri dari infeksi mikroorganisme asing. Inflamasi tidak hanya terjadi saat benda asing menyerbu sistem kekebalan tubuh, tetapi juga dapat terjadi saat sistem kekebalan tubuh yang berfungsi melindungi, justru menyerang tubuh sendiri.

Peradangan atau inflamasi kronis dapat membahayakan kesehatan. Berisiko memicu berbagai macam penyakit, termasuk penyakit jantung, stroke, sampai diabetes.


Salah satu cara untuk mengatasi masalah ini yaitu dengan beralih ke pola hidup sehat. Melakukan diet dengan konsumsi makanan-makanan bernutrisi.

Para ahli pun merekomendasikan konsumsi 4 makanan super ini. Melansir Mirror UK, berikut daftarnya:

1. Buah beri

White bowl filled with fresh mixed organic berries on blue garden table. Some berries are scattered outside the bowl. DSRL studio photo taken with Canon EOS 5D Mk II and Canon EF 100mm f/2.8L Macro IS USMAneka macam buah berry bisa membantu atasi masalah peradangan atau inflamasi. Foto: Getty Images/iStockphoto/fcafotodigital

Buah beri, seperti strawberry, blueberry, hingga raspberry merupakan buah kaya antioksidan. Senyawa tersebut dapat melindungi tubuh dari radikal bebas yang dapat membahayakan sel, menyebabkan penyakit, hingga penuaan.

Buah beri juga mengandung flavonoid yang memiliki fungsi serupa, yaitu menangkal radikal bebas dalam tubuh.

Namun, diantara banyaknya buah beri, ada yang jauh lebih tinggi kandungan flavonoidnya, yaitu blackberry. Blackberry dikenal memiliki kandungan fitronutrien tinggi yang menawarkan sifat anti-inflamasi. Itu juga membantu mendukung sistem kekebalan tubuh.

2. Ikan

Ikan TunaKonsumsi Ikan Tuna juga disarankan karena kandungannya bisa atasi masalah peradangan. Foto: Getty Images/iStockphoto/Jordanlye

Ikan berlemak juga merupakan pilihan baik untuk mengatasi masalah inflamasi atau peradangan.

NHS (National Health Service) merekomendasikan untuk mengonsumsi ikan setidaknya dua porsi per minggu.

Ikan berlemak, seperti salmon, tuna, makarel, dan sarden kaya akan EPA (asam eikosapentanoat) dan DHA (Asam dokosaheksaenoat) yaitu dua jenis omega-3 yang memiliki banyak manfaat bagi tubuh, termasuk sifat anti-inflamasinya.

Ketika seseorang mengonsumsi ikan berlemak ini, tubuh akan mengubah asam lemak menjadi senyawa disebut resolvin dan protectin, yang dapat menurunkan tingkat peradangan dalam tubuh.

Kamu bisa mengonsumsi ikan-ikan berlemak ini dengan memanggang atau merebusnya. Bisa juga diolah sebagai isian dalam sandwich.

Daftar makanan lain yang direkomendasikan untuk atasi masalah inflamasi, bisa dilihat pada halaman selanjutnya!

3. Brokoli

Brokoli menjadi salah satu sayuran yang tepat dikonsumsi. Brokoli punya segudang manfaat kesehatan yang mengesankan.

Brokoli menjadi sumber serat dan protein yang baik untuk tubuh. Selain itu, brokoli juga menjadi makanan pembangkit tenaga yang penuh nutrisi. Sayuran hijau ini mengandung flavonoid seperti kaempferol dan quercetin.

Brokoli juga sarat akan berbagai karotenoid yang dapat membantu menjaga perkembangan kanker kulit dan penyakit mata tertentu.

Brokoli bisa dikonsumsi dengan cara dikukus, direbus, atau dipanggang. Untuk penyajian yang lebih enak, bisa dikombinasikan dengan daging sapi atau ditambah ke dalam sup kaldu.

4. Kunyit

jamu kunyit asam atau kunir asem.Konsumsi kunyit yang mengandung kurkumin ini juga baik untuk mengatasi masalah peradangan. Foto: Getty Images/Ika Rakhmawati Hilal

Kunyit juga bisa dikonsumsi untuk mengatasi masalah inflamasi atau peradangan. Tanaman herbal berwarna kuning ini memiliki beberapa sifat anti-inflamasi yang disebut dapat membantu mengurangi rasa sakit dan nyeri terkait masalah peradangan sendi.

Selain masalah sendi, konsumsi kunyit juga diyakini dapat mengatasi masalah peradangan di kulit seperti jerawat.

Para peneliti yang disebut Mirror.co.uk menemukan, kandungan kurkumin pada kunyit mampu berinteraksi dengan beberapa molekul yang terlibat dalam peradangan. Beberapa orang pun percaya, efeknya dalam mengatasi masalah peradangan pun akan sama seperti cara kerja obat yang dijual bebas.

Kunyit bisa dimasukkan ke dalam olahan makanan. Kamu juga bisa menikmatinya dalam bentuk minuman, seperti menambahkannya ke dalam segelas susu. Supaya rasanya tidak begitu kuat, kamu bisa mencampur rempah-rempah lain, seperti kayu manis atau jahe.

(aqr/adr)



Sumber : food.detik.com