Author: 08

  • PHK di Depan Mata, Berapa Banyak Uang Pesangon yang Bisa Kamu Terima?

    Ketika PHK adalah jalan yang perlu ditempuh perusahaan dalam menghadapi situasi krisis, kamu sebagai karyawan perlu tahu benar hak-hak termasuk uang pesangon yang dapat kamu terima.

    Saat manajermu menyodorkan tawaran pemutusan hubungan kerja (PHK), tentu kamu tahu kamu masih perlu mendiskusikan beberapa hal agar prosesnya lebih jelas.

    Pikirkanlah bahwa uang pesangon yang akan kamu terima adalah semacam “dana darurat” yang kamu perlukan dalam menghadapi krisis. Bagi seorang lajang tanpa tanggungan, dana darurat minimal yang dibutuhkan adalah sebesar 3-6 kali pengeluaran bulanan.

    dana cadangan

    Pertimbangkanlah tawaran itu dengan bijak dan cari tahu lebih dulu uang pesangon yang patut kamu terima. PHK adalah hal yang lebih merugikan karyawan dibandingkan perusahaan. Karena itu, pikirkan baik-baik hak yang patut kamu peroleh.

    Saat di-PHK, karyawan kehilangan mata pencahariannya. Artinya, butuh beberapa saat bagi si karyawan untuk mencari pekerjaan baru. Agar kerugian karyawan tidak terlalu besar, penghitungan uang pesangon yang tepat perlu dilakukan.

    Umumnya, jika PHK dilakukan oleh perusahaan terhadap karyawan dalam jumlah yang banyak, kemungkinan perundingan atau negosiasi terbilang kecil.

    Namun, lama masa kerjamu untuk perusahaan akan menjadi faktor kunci yang membantumu untuk bernegosiasi. Jadi, jangan khawatir untuk memperjuangkan hakmu!

    Baca juga: Hadapi Wawancara Kerja, Siapkan Dirimu untuk 15 Pertanyaan Jebakan Ini

    Di Indonesia, besaran uang pesangon, UPMK, dan UPH diatur dalam UU Ketenagakerjaan 

    uang pesangon

    Situasi bisnis yang tidak menentu terkadang menuntut perusahaan untuk melakukan efisiensi. Langkah ekstrem seperti pemutusan hubungan kerja pun kerap terjadi dalam situasi krisis.

    Meski hubungan kerja telah berakhir, perusahaan masih perlu memenuhi pembayaran kompensasi, termasuk dan uang pesangon bagi karyawan.

    Uang pesangon hanyalah salah satu komponen hak. Selain uang pesangon, karyawan yang di-PHK oleh perusahaan juga memiliki hak untuk mendapatkan uang penghargaan masa kerja (UPMK) serta uang penggantian hak (UPH).

    Kewajiban terkait uang pesangon, UPMK, dan UPH ini diatur dalam UU Ketenagakerjaan No. 13 Tahun 2003 Pasal 156 Ayat 1:

    “Dalam hal terjadi pemutusan hubungan kerja, pengusaha diwajibkan membayar uang pesangon dan atau uang penghargaan masa kerja dan uang penggantian hak yang seharusnya diterima.”

    Berikut ini detail penghitungan uang pesangon, uang penghargaan masa kerja (UPMK), dan uang penggantian hak (UPH) berdasarkan UU tersebut:

    Uang pesangon menurut Undang-Undang No.13 Tahun 2003 Pasal 156 ayat (2)

    Masa kerja < 1 tahun Uang pesangon 1 bulan upah
    1 tahun sampai < 2 tahun 2 bulan upah
    2 tahun sampai < 3 tahun 3 bulan upah
    3 tahun sampai < 4 tahun 4 bulan upah
    4 tahun sampai < 5 tahun 5 bulan upah
    5 tahun sampai < 6 tahun 6 bulan upah
    6 tahun sampai < 7 tahun 7 bulan upah
    7 tahun sampai < 8 tahun 8 bulan upah
    > 8 tahun Uang pesangon 9 bulan upah

     

    Agak mirip dengan aturan uang pesangon, UPMK menurut Undang-Undang Ketenagakerjaan Pasal 156 ayat (3)

    Masa kerja 3 tahun sampai < 6 tahun 2 bulan upah
    6 tahun sampai < 9 tahun 3 bulan upah
    9 tahun sampai < 12 tahun 4 bulan upah
    12 tahun sampai < 15 tahun 5 bulan upah
    15 tahun sampai < 18 tahun 6 bulan upah
    18 tahun sampai < 21 tahun 7 bulan upah
    21 tahun sampai < 24 tahun 8 bulan upah
    Masa kerja > 24 tahun 10 bulan upah

     

    Uang penggantian hak (UPH) sesuai yang dijelaskan pada Undang-Undang Ketenagakerjaan Pasal 156 Ayat (4)

    Cuti tahunan yang belum sempat diambil atau belum gugur
    Biaya transportasi pekerja (termasuk keluarga) ke tempat di mana ia diterima bekerja (uang ini biasanya diberikan ketika pekerja/karyawan ditugaskan ke lain daerah yang cukup jauh dan sulit dijangkau; perusahaan biasanya memberikan uang pengganti transportasi). Angka ini bisa menyerupai jumlah uang pesangon.
    Biaya penggantian perumahan serta pengobatan dan perawatan yang ditetapkan 15% dari uang pesangon dan atau uang penghargaan masa kerja (UPMK) bagi yang memenuhi syarat
    Hal-hal lain yang ditetapkan dalam perjanjian kerja, peraturan perusahaan atau perjanjian kerja bersama

     

    Baca juga: 3 Poin Paling Krusial dalam Contoh Surat Keterangan Kerja, Wajib Dicatat!

    Ketentuan khusus uang pesangon dalam pemutusan hubungan kerja

    phk adalah

    Meski sudah diatur dalam UU No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan Pasal 156 Ayat (1) hingga Ayat (4), hak yang diterima karyawan terbilang berbeda bergantung dari alasan karyawan terkena PHK.

    Ketentuan khusus diterapkan bagi beberapa alasan PHK adalah berikut ini:

    • Pengunduran diri tanpa tekanan sesuai prosedur
    • Tidak lulus masa percobaan
    • Pekerja melakukan pelanggaran perjanjian kerja, perjanjian kerja bersama atau peraturan perusahaan
    • Mengajukan PHK karena pelanggaran pengusaha
    • Pernikahan antarpekerja (jika diatur dalam perusahaan)
    • PHK massal karena perusahaan bangkrut
    • Perusahaan melakukan efisiensi dan aturan tertentu terkait uang pesangon
    • Pekerja tidak mau melanjutkan hubungan kerja karena peleburan, penggabungan, atau perubahan status perusahaan
    • Pengusaha tidak mau melanjutkan hubungan kerja karena peleburan, penggabungan, atau perubahan status perusahaan
    • Perusahaan pailit dan menerapkan uang pesangon bagi karyawannya
    • Pekerja mangkir dari tugas selama 5 hari atau lebih dan telah mendapat panggilan 2 kali berturut-turut
    • Sakit berkepanjangan atau kecelakaan kerja (masa kerja di atas 12 bulan)
    • Memasuki usia pensiun
    • Pekerja ditahan dan tidak dapat memenuhi tugas (masa kerja di atas 6 bulan) ataupun pekerja ditahan dan diputuskan bersalah

    Kesemua alasan PHK memiliki aturan UPMK, UPH, maupun uang pesangon masing-masing sesuai telah diatur oleh undang-undang.

    Tenang, PHK adalah masa tenggang, ini saatnya kamu menyiapkan amunisi untuk menyambut pekerjaan berikutnya dan tetap jaga pesangon yang kamu peroleh sebagai dana cadangan.

    Jadi, sebelum mengajukan permintaan uang pesangon dan hak-hakmu lainnya, cermati lebih dulu, ya, soal alasan pemutusan hubungan kerja antara kamu dan perusahaan.

    Jika uang pesangon sudah di tangan, ingat, jangan boros. Pastikan dana ini cukup kamu pergunakan sebagai dana cadangan hingga mendapatkan pekerjaan baru nantinya.

    Sumber: Gadjian, Glints, LiveCareer

    Simak juga:

    9 Rekomendasi Buku Keuangan Terbaik Ini Dijamin Bikin Kamu ‘Melek’ Finansial

    Nadiem Makarim sebagai Menteri Termuda dengan Ide Segar, Ini 5 Menteri Muda Lain dari Seluruh Dunia

    Investasi di Perfilman Indonesia dengan Patungan Rp10.000 Aja, Mau?

    Bantu Atasi Defisit Anggaran, Iuran BPJS Alami Kenaikan 100%



    Sumber : pluang.com

  • 4 Produk Investasi Ini Ternyata Bisa Atasi Inflasi, Apa Saja?

    Mengapa Inflasi Berpengaruh Terhadap Investasi?

    Angka Rp10.000 hari ini tidak akan sama nilainya 10 tahun yang akan datang lantaran inflasi. Kamu pun menyadari, inflasi adalah keniscayaan. Untuk menyelamatkan nilai uangmu, kamu mesti berjaga-jaga dan tahu pengaruh inflasi terhadap investasi.

    Secara umum, faktor penyebab inflasi adalah meningkatnya jumlah permintaan barang jenis tertentu, biaya produksi barang, hingga jumlah uang yang beredar di masyarakat.

    Inflasi diukur berdasarkan kenaikan pada indeks harga konsumen (IHK). Seiring waktu, setiap kebutuhan yang tercantum dalam indeks tersebut akan mengalami kenaikan.

    Karenanya, inflasi dapat dilihat dari pengaruhnya terhadap daya beli masyarakat, yakni dengan mengukur jumlah dan jasa yang dapat dibeli konsumen dengan jumlah uang tertentu.

    inflasi adalah

    Setiap tahunnya, kecenderungan laju inflasi adalah “membanting” nilai uang. Bila benar, bagaimana pengaruh inflasi terhadap investasi?

    Tingkat inflasi yang sehat dianggap berkisar 2-3% per tahun. Ini lantaran tingkat inflasi 2-3% dianggap positif karena menghasilkan upah dan profitabilitas perusahaan dan membuat modal mengalir dalam ekonomi yang terus bertumbuh.

    Meski, tentu, inflasi akan meningkatkan biaya hidup menjadi semakin tinggi dan mahal. Sementara, inflasi ini belum tentu dibarengi peningkatan penghasilan. Nilai uang cenderung tergerus signifikan.

    Baca juga: Kenali Tujuan Investasimu, Lihat 4 Investasi Potensial untuk Pemula Ini

    Strategi mengurangi pengaruh inflasi terhadap investasi maupun keuanganmu

    Banyak strategi yang dapat kita tempuh untuk melindungi nilai uang terhadap inflasi, tetapi kamu harus mempertimbangkan semua strategi atau melakukan diversifikasi portofolio investasi agar dapat efektif.

    Kamu perlu investasi yang dapat mengalahkan kenaikan inflasi tiap tahunnya. Karena ketika inflasi terjadi, nilai aset-aset itu pun ikut naik.

    Inflasi memberi pengaruh yang sama terhadap segala jenis aset, baik likuid maupun non-likuid. Namun, aset likuid cenderung lebih rentan terhadap inflasi. Ketika inflasi tinggi, aset likuid pun mengalami penurunan.

    Demikian pula dengan investasi likuid seperti saham, obligasi, dan reksadana. Hanya saja, investasi likuid memiliki daya tahan terhadap gempuran inflasi karena menghasilkan pengembalian dalam bentuk bunga.

    Itulah alasannya investor menempatkan uangnya dalam bentuk emas, saham, obligasi, dan reksadana dalam menghadapi pengaruh inflasi terhadap investasi.

    #1 Emas dalam menghadang pengaruh inflasi terhadap investasi

    pengaruh inflasi terhadap investasi

    Emas menjadi aset penting yang aman dalam jangka panjang, karena emas cenderung memiliki nilai perlindungan terhadap inflasi. Masyarakat Indonesia bahkan memandang emas sebagai “mata uang alternatif” dan karenanya menyimpan emas untuk menjaga nilai dananya. Inflasi adalah alasan mengapa masyarakat Indonesia getol mulai berinvetasi bahkan dengan jalan tradisional, yakni menyimpan emas batangan.

    Untuk sekurangnya 10 tahun terakhir, harga emas telah berpacu menghadapi inflasi. Dengan risiko yang sangat minim, kinerja emas terus bergerak naik.

    Kinerja emas dalam lima tahun terakhir:

    • Tahun 2015: Rp500.000, 2016: Rp540.000, 2017: Rp560.000, 2018: Rp600.000, 2019: Rp715.000, dan pada awal tahun ini, emas merangsek ke harga Rp900.000 per gram.

    Jika kamu mengecek harga emas 10 tahun terakhir, tentu kamu lihat keuntungan menabung emas yang bisa diperoleh dalam satu dasawarsa itu.

    Apalagi di tengah ketidakpastian global ini akibat wabah Covid-19, bulan ini saja harga emas 10 tahun terakhir sudah cetak rekor hari ini, berada di level hingga Rp900.000 per gram.

    #2 Obligasi atau surat utang

    Obligasi adalah salah satu efek yang tercatat di Bursa Efek Indonesia, di samping Saham, Sukuk, Efek Beragun Aset maupun Dana Investasi Real Estat.

    Kebanyakan investor memilih obligasi dengan tujuan menghasilkan pendapatan yang stabil dalam bentuk pembayaran bunga tetap atau kupon. Sebelum memilih obligasi dalam mempertimbangkan pengaruh inflasi terhadap investasi, sebaiknya kamu perhatikan hal-hal berikut:

    • Pembelian obligasi hanya akan memperoleh pembayaran kembali setelah periode satu tahun berlalu
    • Selama 12 bulan tersebut, investor akan menerima pembayaran bunga tetap atau kupon berdasarkan nominal yang ditentukan
    • Pastikan uang yang kamu investasikan untuk obligasi tidak kamu butuhkan setidaknya selama masa berlaku obligasi

    Jadi, sebelum memutuskan investasi obligasi dan menghitung pengaruh inflasi terhadap investasi, kamu perlu memperhatikan hal-hal terkait.

    Di antaranya waktu jatuh tempo, nominal kupon/bunga, imbal hasil/nisbah, dividen, potensi capital gain, jaminan negara (untuk SBN), hingga perdagangan obligasi di pasar sekunder.

    Baca juga: Tetap Cuan Saat #dirumahaja dengan Menabung Emas Digital, Begini Caranya!

    #3 Saham 

    inflasi adalah

    Selain menjamin nilai uangmu, pada dasarnya, ada dua keuntungan yang bisa kamu peroleh saat membeli atau memiliki saham, yakni: dividen dan capital gain.

    Dividen adalah pembagian keuntungan yang diberikan oleh perusahaan dan berasal dari keuntungan yang dihasilkan perusahaan.

    Sementara, capital gain adalah selisih antara harga beli dan harga jual. Ini bisa diperoleh lewat aktivitas perdagangan saham di pasar sekunder. Kamu mendapatkan capital gain ketika kamu menjual saham dengan nilai jual lebih tinggi daripada saat kamu membelinya.

    Kamu pun dapat membeli saham dengan diversifikasi sektornya, dari agrikultur, tambang, consumer goods, hingga saham perbankan. Ini tergantung penilaianmu atas perusahaan yang sahamnya hendak kamu beli.

    #4 Komoditas/ETF

    Inflasi adalah hal yang bisa diatasi lewat “menjaga” investasi komoditas. Komoditas cenderung memiliki nilai inheren terhadap inflasi. Artinya, tidak seperti uang, komoditas akan selalu diminati dan dapat bertindak sebagai lindung nilai yang sangat baik terhadap inflasi. Pada jenis komoditas pula, kamu bisa melihat pengaruh inflasi terhadap investasi tidak begitu signifikan.

    Hanya saja, bagi sebagian besar investor pemula, mencoba berinvestasi di pasar terbuka pada komoditas/ETF cenderung “sangat baru” atau “sangat jauh dari jangkauan”. Tapi, kamu bisa mulai mencobanya dengan mengakses informasi seputar Exchange Traded Fund (ETF).

    ETF adalah reksadana berbentuk kontrak investasi kolektif yang unit penyertaannya diperdagangkan di Bursa Efek. Ada 40 ETF yang tercatat di BEI.

    Produk ETF adalah penggabungan antara unsur reksadana dalam hal pengelolaan dana dengan mekanisme saham dalam hal transaksi jual/beli. Produk ini diperdagangkan juga seperti halnya saham di bursa efek.

    Oke, itu empat investasi yang dapat kamu coba sebagai strategi mengatasi inflasi. Ingatlah bahwa yang terpenting adalah jangan taruh danamu dalam satu keranjang.

    Usahakan lakukan diversifikasi portofolio investasi, baik itu memiliki 2 dari 4 investasi di atas, atau memiliki semuanya. Bekerja sama juga dengan konsultan keuangan profesional untuk memantau dan mempertimbangkan pengaruh inflasi terhadap investasi seiring waktu.

    Sumber: Investopedia, Cermati, IDX, Simulasi Kredit

    Simak juga:

    Tujuh Langkah Mencapai Kebebasan Finansial

    Niat Jadi Kolektor Lukisan Pemula? Ketahui Dulu Risiko Investasinya di Sini!

    Pengin Bikin Start-up? Ini 5 Strategi Awal yang Harus Kamu Ketahui

    Tetap Bisa Traveling Saat Kantong Tipis dengan 9 Trik Ini!

    Menyulap Hobi Menjadi Bisnis dengan 7 Trik Andalan Ini!



    Sumber : pluang.com

  • Outlook Negatif SP Bisa Tekan IHSG, Cermati Saham Emiten yang “Aman” Kala Pandemi

    Di tengah sentimen negatif dunia pasar modal hari ini, beberapa rekomendasi saham hari ini masih bisa kamu amankan. Jadi, yuk ketahui rekomendasi saham terbaik di tengah pandemi COVID-19 ini.

    Lembaga pemeringkat S&P merilis informasi outlook utang Indonesia. Dari peringkat stabil menjadi negatif. Ini mencerminkan ekspektasi lembaga ini atas Indonesia.

    Indonesia dipandang kesulitan dalam menghadapi kenaikan risiko eksternal dan risiko fiskal. Ini lantaran meningkatnya kewajiban luar negeri dan beban utang pemerintah dalam membiayai penanganan pandemi COVID-19.

    rekomendasi saham hari ini

    Sentimen negatif ini bagaimanapun akan berpengaruh ke bursa efek. Amankan rekomendasi saham hari ini agar kamu dapat rekomendasi saham terbaik bagi portofolio sahammu.

    S&P tentu akan berpengaruh pada IHSG. Namun, ketika pasar sedang dalam situasi volatile sekalipun, kamu masih perlu cerdas dalam memutar dana di portofoliomu.

    Berikut ini pertimbangan-pertimbangan dalam melakukan pembelian rekomendasi saham hari ini untukmu.

    Baca juga: Borong Saham “Diskon” Saat Pandemi COVID-19, Strategi Cuan Jangka Panjang

    Outlook rilis dari S&P akan memberi sentimen negatif ke IHSG, cermati rekomendasi saham hari ini 

    IHSG hari ini 20 april 2020

    Penurunan outlook dari S&P ini disinyalir akan berdampak pada saham di bursa efek Indonesia. Direktur Anugerah Mega Investama, Hans Kwee menilai pemberian outlook negatif oleh S&P ini bisa menambah sentimen negatif bagi IHSG.

    “Namun, tentunya kita harus mencermati dan memantau dengan saksama apakah langkah ini akan diikuti oleh S&P dengan menurunkan rating kita,” ujar Hans, Minggu (19/4).

    Dua tekanan utama yang akan dihadapi Indonesia ke depannya yakni terkait risiko globall dan risiko dalam negeri yang meningkat.

    Karena itu, di tengah situasi ini, beberapa rekomendasi saham hari ini yang perlu dicermati berkisar di emiten sektor barang konsumsi (consumer good) dan farmasi serta kesehatan.

    Di sisi lain, Analis Senior CSA Research Institute Reza Priyambada menilai pemangkasan outlook oleh S&P ini menambah daftar sentimen negatif IHSG.

    Menurut Reza, bagaimanapun, pelaku pasar telah terbiasa (price in) dengan kondisi ini. Karenanya, pelaku pasar akan menerima saja penilaian dari S&P tersebut.

    “Untuk pengaruhnya terhadap IHSG, sentimen dari outlook S&P ini sudah price in. Pasar sudah menduga dan sudah memaklumi dengan kondisi seperti ini, yang mana pertumbuhan ekonomi pasti turun kemudian otomatis IHSG juga akan turun,” ujarnya.

    Baca juga: Ini Alasan Kenapa Kamu Perlu Investasikan Danamu di Saham Blue Chip

    Saham emiten consumer good dan farmasi/kesehatan layak dicermati

    rekomendasi saham terbaik

    Reza menilai tekanan aksi jual yang dilakukan oleh investor (khususnya investor asing) cenderung mereda dibandingkan awal pandemi ketika COVID-19 mulai menyebar di Indonesia.

    Meredanya aksi jual ini berkaitan dengan sikap price in pasar yang sudah terbiasa dengan kabar kasus COVID-19.

    “Sekarang berita tentang pertumbuhan ekonomi yang melambat kemudian bertambahnya kasus corona sudah menjadi hal yang biasa. Jika aksi jual ini sudah bisa diredam, tekanan ke IHSG juga bisa berkurang,” ujarnya.

    Ia pun memberi rekomendasi saham hari ini yang ditujukan untuk investasi menengah panjang, terkait barang konsumsi. Yakni sektor yang berkaitan dengan kebutuhan pokok dan kesehatan.

    Investor telah membidik saham beberapa emiten tersebut. Di antaranya rekomendasi saham hari ini meliputi PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP), PT Kalbe Farma Tbk (KLBF), PT Indofarma Tbk (INAF), hingga saham PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO).

    Selain itu, rekomendasi saham hari ini meliputi juga perbankan bigcaps seperti saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) dan saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA).

    Sumber: Kontan

    Simak juga:

    Pengin Bikin Start-up? Ini 5 Strategi Awal yang Harus Kamu Ketahui

    Tetap Bisa Traveling Saat Kantong Tipis dengan 9 Trik Ini!

    Menyulap Hobi Menjadi Bisnis dengan 7 Trik Andalan Ini!

    Mau Financially-Savvy? Dengerin 7 Podcast Spotify Keuangan Ini, yuk!

    Mau Cuan Investasi Saham untuk Pemula? Intip Dulu Panduannya di Sini!



    Sumber : pluang.com

  • 8 Strategi Investasi Hadapi Bear Market Lantaran Pandemi COVID-19

    Meningkatnya penderita COVID-19 di Indonesia bisa menjadi pemicu bear market. Bear market adalah situasi pasar yang ditunjukkan dengan adanya penurunan kinerja saham hingga 20%. Lantas, strategi investasi saham seperti apa yang harus kita siapkan, khususnya bagi investor pemula?

    Persebaran virus corona menyebabkan IHSG tidak stabil, bahkan cenderung turun dalam beberapa waktu. Hal ini membuat beberapa pengaman keuangan khawatir akan munculnya bear market.

    bear market

    Bear market adalah penurunan pasar saham hingga 20% atau lebih. Jika dibiarkan, kondisi ini bisa menyebabkan depresi ekonomi. Tak pelak, strategi investasi yang tepat dan cerdas sangat diperlukan.

    Umumnya, para investor akan menjual saham mereka demi menghindari kerugian yang lebih besar. Di satu sisi, fenomena ini bisa memperlambat pertumbuhan ekonomi secara general.

    Mengapa bear market sangat dikhawatirkan? Dan bagaimana strategi investasi yang tepat untuk menghadapinya? Simak penjelasan dibawah ini ya.

    Baca juga: 4 Produk Investasi Ini Ternyata Bisa Atasi Inflasi, Apa Saja?

    Mengenal bear market atau situasi bearish

    strategi investasi

    Bear market secara umum dimaknai dengan penurunan pasar, jatuhnya harga sekuritas, dan meluasnya pesimisme pasar. Bearish atau penurunan pasar digunakan ketika harga jatuh 20 persen atau lebih.

    Ada empat indikator bear market yang perlu kalian waspadai:

    #1 Meningkatnya angka pengangguran;

    #2 Menurunnya tingkat konsumsi;

    #3 Profit perusahaan menurun;

    #4 Meningkatnya intervensi pemerintah terhadap tingkat suku bunga.

    Pada kondisi ini, banyak pelaku pasar yang cenderung sibuk untuk mempertahankan diri. Caranya, investor akan menjual saham mereka.

    Bear market di obligasi disebabkan karena kenaikan suku bunga. Sehingga, investor cenderung menjual obligasi mereka dan menerima bunga yang lebih rendah.

    Bear market bisa berlangsung dalam waktu yang lama, mulai dari bulanan hingga tahunan. Meskipun sesekali terjadi koreksi, namun arahnya cenderung menurun. Menurut CNBC International, Kamis 27 Desember 2018, rata-rata bear market bertahan selama 13 bulan sejak Perang Dunia II.

    Jangan panik, simak tips berikut untuk menghadapi situasi bearish.

    Baca juga: Kenali Tujuan Investasimu, Lihat 4 Investasi Potensial untuk Pemula Ini

    8 strategi investasi saham menghadapi bear market

    bear market

    Suasana pasar yang genting membuat kita harus berhati-hati dalam mengambil tindakan. Berikut adalah delapan strategi investasi saham untuk membuatmu tetap tenang menghadapi bear market.

    #1 Hadapi bear market dengan tetap tenang dan jangan agresif

    Seorang investor harus bisa memisahkan emosi dari proses pembuatan keputusan investasi. Ingatlah, badai global yang terjadi saat ini akan berlalu. Dan mungkin hanya menjadi sebuah kerusakan kecil pada sebuah jalan pasar saham. Emosi hanya akan merusak rasionalisasi kalian. So, keep calm and carry on!

    #2 Akumulasi dana dengan dollar-cost averaging (DCA)

    Negatif pada pasar adalah suatu hal yang wajar pada bisnis. Kondisi ini merupakan siklus dari sebuah bisnis. Jika kalian investor jangka panjang, ada baiknya kalian menerapkan dollar-cost averaging (DCA) sebagai strategi. Trik ini bisa membantu kestabilan uang kalian.

    #3 Play dead

    Play dead berarti memprioritaskan sekuritas pasar uang dalam portofolio kalian. Kalian bisa membeli sertifikat deposito dan instrumen lain yang memiliki likuiditas yang tinggi serta jatuh tempo yang pendek.

    #4 Diversifikasi portofolio

    Merinci persentase portofolio kalian ke dalam obligasi, pasar uang, dan alternatif aset adalah inti dari diversifikasi. Tentu saja, persentase portofolio setiap orang berbeda-beda. Tergantung dengan kondisi dalam menghadapi bear market ini.

    #5 Investasi hanya pada saham sesuai dengan kemampuanmu

    Aturan umum menjadi seorang investor adalah dia tidak boleh terlibat dalam ekuitas kecuali memiliki cakrawala investasi minimal 5 tahun. Lebih dari itu, investor juga tidak boleh menginvestasikan uang yang mereka tidak mampu kehilangan. Atur moda investasi kalian dengan bijak, ya!

    #6 Mencari saham dengan nilai yang bagus

    Bear market menjadi kesempatan emas bagi beberapa investor. Warren Buffett misalnya, seorang investor sukses dari Amerika, yang suka membeli saham-saham sebuah perusahaan pada saat turun.

    #7 Coba saham di industri yang defensif

    Industri defensif atau non-cyclical saham umumnya memiliki performa yang lebih baik dibanding saham yang lain dalam masa-masa sulit. Mereka memberikan dividen dan pendapatan yang stabil, terlepas dari situasi pasar. Perusahaan sampo, pasta gigi, dan krim pencukur adalah contoh non-cyclical saham.

    #8 Bear market? Go short!

    Tidak semua saham mengalami penurunan dalam keadaan bearish. Investor bisa meminjam saham misalnya melalui investasi ETF (Exchange Traded Fund) kemudian menjual dan membelinya kembali dengan harga rendah. Short seller harus meminjam saham dari broker pada saat sebelum pesanan short-selling dieksekusi.

    Itulah beberapa tips menghadapi situasi bearish atau bear market. Teliti, cermat, dan memanfaatkan pengelolaan waktu adalah kunci utama kesuksesan seorang investor. Jadi, tetap semangat belajar menjadi investor, ya!

    Sumber: Investopedia

    Simak juga:

    Tujuh Langkah Mencapai Kebebasan Finansial

    Niat Jadi Kolektor Lukisan Pemula? Ketahui Dulu Risiko Investasinya di Sini!

    Pengin Bikin Start-up? Ini 5 Strategi Awal yang Harus Kamu Ketahui

    Tetap Bisa Traveling Saat Kantong Tipis dengan 9 Trik Ini!

    Menyulap Hobi Menjadi Bisnis dengan 7 Trik Andalan Ini!



    Sumber : pluang.com

  • Menjadi Investor Perempuan Sukses, Simak 5 Strategi Jitunya!

    Investasi dan wanita adalah topik menarik dalam dunia investasi. Banyak perempuan yang ingin belajar saham, tapi masih menemukan banyak keraguan.

    Jumlah investor perempuan pada akhir 2019 mencapai 40,22% atau memiliki aset setara dengan Rp94,73 triliun, papar Syafruddin, Direktur Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI). Dia juga menjelaskan bahwa pertumbuhan investor akan terus bertambah seiring dengan pembangunan infrastruktur investasi.

    investasi dan wanita

    Investasi dan wanita sudah menjadi hal lazim dalam dunia keuangan. Perkembangan informasi dan kemudahan sistem serta infrastruktur bukan lagi menjadi penghalang bagi wanita untuk belajar saham.

    Di zaman modern ini, perempuan bisa memiliki kesempatan dan meraih hal yang sama seperti laki-laki. Perkembangan teknologi dan pendidikan menjadi faktor penting dalam peningkatan partisipasi perempuan.

    Jangan lewatkan artikel dibawah ini ya, jika kalian ingin belajar saham dan mengetahui serba-serbi tentang investasi dan wanita.

    Baca juga: Kenali Tujuan Investasimu, Lihat 4 Investasi Potensial untuk Pemula Ini

    Investasi dan wanita? Mengapa tidak?

    belajar saham

    Investasi dan wanita seolah dua dunia yang berbeda. Padahal, wanita memiliki banyak keunggulan dalam dunia investasi, lho!

    Anja Peter, dari Kooperasi Bank di Swiss, menjelaskan jika perbedaan biologis dan konstruksi sosial antara perempuan dan laki-laki berpengaruh dalam cara mereka berinvestasi. Misalnya, wanita akan cenderung tertarik terhadap isu lingkungan, etik dan microcredits. Jadi, jangan khawatir jika strategi kalian berbeda dengan yang lain.

    Penelitian lain yang dilakukan oleh Center for Financial Research di University of Cologne, Jerman, menunjukkan jika wanita memiliki portofolio yang lebih stabil dan strategi jangka panjang yang matang dibandingkan laki-laki. Wanita juga terbukti bisa mengatur portofolio keuangan lebih baik, 4-6 persen lebih tinggi jika dibandingkan laki-laki, seperti terlihat dalam masa krisis tahun 2008 lalu.

    Sayangnya, masih jarang wanita yang berkarier di bidang keuangan. Investasi dan wanita masih seolah jauh panggang dari api. Pendidikan dan stigma berkarier di keuangan yang hanya untuk laki-laki menjadi alasannya, terang Christine Schimd, dari Credit Suisse dalam majalah Neue Zürcher Zeitung (NZZ), Swiss.

    Ketidakpercayaan menjadi tantangan terbesar yang harus ditaklukan perempuan. Namun, dalam perjalanannya, banyak wanita hebat yang sudah menaklukkan tantangan di dunia investasi. Bahkan, beberapa dari mereka sangat diperhitungkan.

    Sebut saja Geraldine Weiss yang berhasil menjadi seorang konsultan investasi. Weiss berhasil menunjukkan jika wanita bisa berkarier di dunia keuangan untuk waktu yang lama. Melalui surat kabarnya, Investment Quality Trends yang sudah berdiri lebih dari 37 tahun, Weiss menunjukkan eksistensi dan membagikan strateginya kepada khalayak luas.

    Sudah terbukti kan jika investasi dan wanita bukanlah dua dunia yang berbeda. Lantas, bagaimana cara kita mengawali karier di dunia investasi? Simak tips di bawah ini ya.

    Baca juga: Tetap Cuan Saat #dirumahaja dengan Menabung Emas Digital, Begini Caranya!

    Memulai investasi seperti seorang profesional

    investasi dan wanita

    Memulai investasi bagi wanita bukanlah hal yang mustahil. Banyak negara yang sudah mulai mengurangi, bahkan menghilangkan, ketimpangan gender dalam dunia investasi. Di Indonesia sendiri, menurut data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) pertumbuhan jumlah investor perempuan meningkat drastis, hampir menyentuh 1.000%.

    Pluang memiliki lima strategi ampuh yang bisa kalian terapkan untuk memulai investasi layaknya seorang professional.

    #1 Pilihlah strategi yang sesuai dengan kondisi kalian

    Setiap orang memiliki kondisi keuangan, pendidikan, dan latar belakang yang berbeda. Gunakanlah perbedaan-perbedaan itu untuk menjadi dasar penentuan tujuan, rencana pensiun, serta strategi investasi kalian!

    #2 Mulai membuat alokasi budget

    Pakar keuangan menyarankan membagi keuangan dengan rumus 50/30/20. Artinya 50 persen untuk kebutuhan dasar, 30 persen untuk kebutuhan sekunder, dan 20 persen untuk tabungan atau investasi. Jadi, investasi dan wanita tampak masuk akal, kan?

    #3 Investasi dan wanita = stigma? Tunggu dulu! Kita bisa pelajari dasar-dasar investasi

    Kalian tidak perlu menjadi seorang ahli atau lulusan keuangan untuk berinvestasi. Memiliki pengetahuan umum tentang investasi sudah menjadi fondasi yang cukup untuk memulai investasi.

    #4 Strategi konservatif dan agresif

    Dua hal tersebut adalah pembagian umum investasi dan pembuatan portofolio. Agresif adalah ketika kalian menaruh banyak modal di pasar saham atau pasar volatile lainnya, seperti cryptocurrencies. Sedangkan, konservatif artinya kalian lebih memprioritaskan modal ke dalam rekening obligasi dan pasar uang. Strategi setiap orang berbeda, tergantung dengan apa tujuan awal kalian investasi.

    #5 Memilih platform investasi yang tepat

    Jika kalian memiliki keterbatasan pengetahuan tentang produk-produk investasi, kalian bisa memanfaatkan bantuan jasa keuangan. Misalnya melalui bank. Mereka sudah memiliki banyak produk yang bisa kalian pertimbangkan.

    Memulai investasi saham bisa dilakukan oleh siapa saja, termasuk wanita. Menonjolkan investasi dan wanita bukan hal yang sulit, kok! Yuk, jangan ragu dan mulai eksplor kemampuan kalian!

    Sumber: Investopedia, The Simple Dollar

    Simak juga:

    Tujuh Langkah Mencapai Kebebasan Finansial

    Niat Jadi Kolektor Lukisan Pemula? Ketahui Dulu Risiko Investasinya di Sini!

    Pengin Bikin Start-up? Ini 5 Strategi Awal yang Harus Kamu Ketahui

    Tetap Bisa Traveling Saat Kantong Tipis dengan 9 Trik Ini!

    Menyulap Hobi Menjadi Bisnis dengan 7 Trik Andalan Ini!



    Sumber : pluang.com

  • Mengenal Compound Interest, Konsep Bunga Lipat Ganda dalam Investasi

    Apa Itu Compound Interest?

    Compound interest adalah bunga yang dihitung berdasarkan jumlah pinjaman pokok ditambah bunga yang diperoleh sebelumnya. Rumus bunga majemuk dihitung setelah tenor sebelumnya dipenuhi.

    Berbeda dengan simple interest (bunga tunggal), compound interest atau bunga berbunga mengacu pada pembayaran bunga atas dana pokok dan bunga yang terakumulasi dari waktu ke waktu.

    compound interest adalah

    Dalam jangka panjang, compound interest adalah bunga yang akan melipatkan pertumbuhan dana pokok secara eksponensial dan bukan lagi linear.

    Karena itu, terapkanlah rumus bunga majemuk untuk mengetahui seberapa besar keuntungan yang akan diperoleh dalam tenor tertentu.

    Dengan compound interest, pembayaran bunga terus ditambahkan ke pokok simpanan dan pokok yang sudah ditambahkan ini akan terus memperoleh bunga.

    Dalam beberapa tahun, ada perbedaan cukup signifikan dari hasil penyimpanan dengan compound interest. Setelah 10 tahun, misalnya, hasil investasi dari dana Rp1 juta dengan bunga 10% akan berlipat 25% daripada menggunakan simple interest.

    Grafik eksponensial menunjukkan pertumbuhan nilai dana dengan bunga berbunga cenderung semakin tinggi kendati pada awalnya tampak lambat.

    Keajaiban Compound Interest adalah Dana Pokok yang Berlipat Secara Eksponensial

    rumus bunga majemuk

    Tingkat bunga berbunga alias bunga majemuk bertambah tergantung pada frekuensinya. Semakin tinggi jumlah periode, maka semakin besar bunga majemuk yang akan diperoleh.

    Dengan demikian, jumlah bunga majemuk yang diperoleh dari Rp1 juta ditambah 10% per tahun akan lebih rendah dibandingkan bunga dari Rp1 juta yang dikomplekskan pada 5% setengah tahunan selama periode waktu yang sama.

    Efek bunga atas bunga yang diperoleh dari compound interest adalah pengembalian yang semakin positif berdasarkan jumlah dana pokok awal. Karenanya seringkali efek bunga majemuk disebut juga sebagai “keajaiban bunga majemuk”.

    Lantas, seperti apa detail dari “keajaiban” tersebut? Nah, hal itu ternyata dapat terlihat di dalam rumus perhitungan bunga majemuk seperti berikut!

    Rumus Menghitung Bunga Majemuk

    Rumus untuk menghitung compound interest adalah:

    Bunga majemuk = total jumlah pokok dan bunga di masa depan (atau nilai di masa depan/Future Value) dikurangi jumlah Pokok saat ini (atau nilai sekarang/Present Value)

    = [P (1 + i)n] – P

    = P [(1 + i)n – 1]

    (di mana compound interest adalah perhitungan dari P = Principal/Pokok, I = Nominal annual interest rate/nominal tingkat bunga tahunan dalam persentase, dan n = number of compounding periods/jumlah periode).

    Sebagai contoh, misalkan kamu mengambil pinjaman dengan tenor tiga tahun sebesar Rp10.000.000 dengan tingkat bunga 5% yang digabungkan setiap tahun. Berapa jumlah bunga majemuknya?

    Rp10.000.000 [1+0,005) 3-1] = Rp10.000.000 [1,157625-1] = Rp1.576.250

    Dengan menggunakan contoh di atas, maka tampak jelas bahwa compound interest adalah bunga yang juga mempertimbangkan akumulasi dari bunga di periode sebelumnya. Jumlah bunga tidak sama untuk setiap tahun dalam tiga tahun tersebut. Sementara, total bunga yang dibayarkan selama periode tiga tahun pinjaman adalah Rp1.576.250 pada akhir setiap tahun.

    Baca juga: Mau Coba Investasi Reksadana? Ini 11 Platform Reksadana Online Terbaik di Indonesia

    Investasi Bunga Majemuk

    compound interest adalah

    Seorang investor yang memilih untuk rencana investasi melalui broker pada dasarnya menggunakan penghitungan bunga majemuk ini terkait apa pun yang mereka investasikan.

    Investor dapat mengalami bunga majemuk dengan pembelian obligasi tanpa kupon. Obligasi tradisional memberikan pembayaran bunga berkala kepada investor berdasarkan ketentuan asli penerbitan obligasi, dan karena dibayarkan kepada investor dalam bentuk cek, bunga tidak bertambah.

    Sementara, obligasi tanpa kupon tidak mengirimkan cek bunga kepada investor. Sebaliknya, jenis obligasi ini dibeli dengan diskon ke nilai aslinya dan tumbuh seiring waktu. Penerbit obligasi tanpa kupon menggunakan kekuatan gabungan ini. Terutama untuk meningkatkan nilai obligasi sehingga mencapai harga penuh pada saat jatuh tempo.

    Karena itu, jika kamu sudah berinvestasi dengan pola bunga majemuk ini, jangan putus mata rantainya. Compound interest adalah investasi yang akan menunjukkan imbal hasil signifikan seiring waktu.

    Milikilah tujuan keuangan yang spesifik, karena dengan adanya tujuan ini maka kamu akan termotivasi untuk mempertahankan investasi dalam jangka waktu yang diinginkan, apalagi bila kamu meniatkannya untuk tujuan jangka panjang.

    Mulai Perjalanan Investasimu dengan Aman di Pluang!

    Download aplikasi Pluang di sini untuk investasi emasS&P 500 dan Nasdaq index futuresSaham AS, serta ratusan aset kripto dan belasan produk reksa dana mulai dari Rp5.000 dan hanya tiga kali klik saja!

    Dengan Pluang, kamu bisa melakukan diversifikasi aset dengan mudah dan aman karena seluruh aset di Pluang sudah terlisensi dan teregulasi. Ayo, download dan investasi di aplikasi Pluang sekarang!

    Sumber: Investopedia, Finansialku

    Simak juga:

    Pengin Bikin Start-up? Ini 5 Strategi Awal yang Harus Kamu Ketahui

    Tetap Bisa Traveling Saat Kantong Tipis dengan 9 Trik Ini!

    Menyulap Hobi Menjadi Bisnis dengan 7 Trik Andalan Ini!

    Mau Financially-Savvy? Dengerin 7 Podcast Spotify Keuangan Ini, yuk!

    Mau Cuan Investasi Saham untuk Pemula? Intip Dulu Panduannya di Sini!



    Sumber : pluang.com

  • Investasi Lebih Aman, Ketahui Cara Mengelola 7 Risiko Investasi Ini

    Sebagian besar investor pemula menemukan harga saham yang mereka beli cenderung turun beberapa saat setelah membeli. Itu salah satu risiko investasi yang umum terjadi. Karena itu, hindari kehilangan lebih banyak dana dengan tahu cara meminimalisir resiko investasi.

    Risiko investasi ini bisa diartikan sebagai kenyataan yang tidak sesuai dengan apa yang diharapkan. Tentu, setiap jenis investasi memiliki risiko tersendiri.

    risiko investasi

    Dalam investasi saham, ada istilah high risk, high return untuk menjelaskan tingginya risiko investasi saham. Dengan mengetahui cara meminimalisir resiko investasi, tentu kamu akan memperoleh imbal hasil lebih besar.

    Yang perlu kamu pahami sebagai investor adalah bahwa akan selalu ada risiko dalam berinvestasi. Jadi, kamu perlu tahu apa saja jenis risiko investasi itu untuk memeperoleh solusi.

    Berikut ini 7 risiko investasi yang jamak ditemukan dalam berinvestasi, beserta cara meminimalisir risiko tersebut.

    Baca juga: 4 Produk Investasi Ini Ternyata Bisa Atasi Inflasi, Apa Saja?

    Ketahui 7 risiko investasi yang jamak dialami oleh investor

    cara meminimalisir resiko investasi

    #1 Risiko suku bunga

    Risiko ini timbul karena terjadi perubahan suku bunga di pasaran sehingga mempengaruhi pendapatan investasi. Secara umum, ketika suku bunga meningkat, harga obligasi berbunga tetap akan turun, demikian juga sebaliknya.

    Risiko suku bunga ini umumnya diukur dengan jangka waktu obligasi. Suku bunga obligasi pada umumnya 8-10%, sementara pemerintah mengeluarkan Sukuk Ritel yang memiliki suku bunga hingga 12%.

    #2 Risiko inflasi

    Juga disebut sebagai risiko daya beli, risiko inflasi terkait nilai investasi yang tidak akan lagi sama di masa mendatang karena perubahan daya beli akibat inflasi.

    Risiko inflasi berpotensi merugikan daya beli masyarakat terhadap investasi karena adanya kenaikan rata-rata dari harga konsumsi. Risiko ini diambil oleh investor saat memegang uang tunai atau berinvestasi dalam aset yang terkait dengan inflasi.

    #3 Risiko pasar

    Risiko ini terjadi lantaran fluktuasi atau naik turunnya Nilai Aktiva Bersih (NAB) yang dikarenakan oleh perubahan sentimen pasar keuangan (seperti saham atau obligasi) yang sering disebut dengan risiko sistematik (systematic risk).

    Artinya, penurunan harga aktiva terjadi karena pasar berpendapat bahwa aktiva tidak bernilai. Tidak adanya pihak yang berminat menukar aktiva kemungkinan disebabkan oleh kesulitan mempertemukan pihak-pihak pelaku pasar.

    Risiko ini tidak bisa dihindari dan pasti akan dialami oleh investor. Faktor perubahan sentimen pasar keuangan ini terjadi lantaran beberapa faktor. Di antaranya resesi ekonomi, kerusuhan, hingga spekulasi atas perubahan politik.

    Baca juga: Kenali Tujuan Investasimu, Lihat 4 Investasi Potensial untuk Pemula Ini

    #4 Risiko likuiditas

    Risiko ini terjadi akibat kesulitan persediaan uang tunai dalam jangka waktu tertentu. Jika suatu aset tidak bisa dikonversikan segera menjadi uang tunai, maka aset tersebut dikatakan tidak likuid.

    Ini bisa terjadi ketika investor berusaha menjual asetnya tetapi tidak ada pihak lain di pasar yang berminat membelinya. Risiko investasi jenis ini berkaitan dengan percepatan dari sekuritas yang diterbitkan oleh pihak perusahaan yang bisa diperdagangkan di ranah pasar sekunder.

    risiko investasi

    #5 Risiko kurs atau risiko investasi terkait nilai tukar mata uang atau valas

    Risiko valas umumnya dikenal sebagai currency risk atau exchange rate riski. Ini terjadi karena perubahan kurs valuta asing di pasaran yang tidak sesuai dengan yang diharapkan, terutama saat dikonversikan dengan mata uang domestik.

    Pada umumnya, risiko investasi jenis ini berkaitan dengan fluktuasi nilai tukar rupiah terhadap mata uang negara lain.

    #6 Risiko investasi terkait negara

    Terkait juga dengan risiko politik, situasi ini didasarkan pada kondisi perpolitikan negara. Risiko ini masih berkaitan dengan perubahan ketentuan perundang-undangan yang membuat pendapatan menurun.

    Umumnya investor yang hendak menanamkan modal di luar negeri perlu melihat kondisi politik negara yang disasarnya. Jika kondisi politik baik, maka akan berdampak positif bagi dunia investasi.

    #7 Risiko reinvestment

    Risiko ini terjadi pada penghasilan dari suatu aset keuangan yang mengharuskan perusahaan untuk melakukan aktivitas re-invest.

    Ketika hendak melakukan re-invest, perusahaan perlu memahami kegiatan re-invest yang disasarnya serta cara mengatur atau mengelola risiko investasi ini.

    Setiap jenis investasi tentu menghadirkan risiko investasi tersendiri. Dengan pengetahuan terkait tujuh risiko investasi di atas, kamu mesti bijak menyiapkan cara meminimalisir resiko investasi.

    Sumber: The Balance, Koinworks

    Simak juga:

    9 Rekomendasi Buku Keuangan Terbaik Ini Dijamin Bikin Kamu ‘Melek’ Finansial

    Nadiem Makarim sebagai Menteri Termuda dengan Ide Segar, Ini 5 Menteri Muda Lain dari Seluruh Dunia

    Investasi di Perfilman Indonesia dengan Patungan Rp10.000 Aja, Mau?

    Bantu Atasi Defisit Anggaran, Iuran BPJS Alami Kenaikan 100%



    Sumber : pluang.com

  • Dari A ke Z, Ini 33 Istilah Saham yang Paling Penting Untuk Kamu Ketahui

    Mengenal istilah saham yang dipergunakan dalam jual-beli di pasar saham terbilang tidak mudah. Tapi kamu tidak perlu sampai membeli kamus saham segala untuk mengetahui beberapa istilah umum yang dipergunakan.

    Demi menghindari diri dari penipuan dalam berinvestasi, kamu sebaiknya telah mempersiapkan dirimu dengan amunisi mumpuni.

    istilah saham

    Salah satunya adalah dengan memahami istilah saham yang dipergunakan dalam transaksi. Berikut ini daftar istilah saham yang lazim dipergunakan dan bisa kamu jadikan kamus saham versi personalmu.

    Jadi, apabila kamu tertarik untuk masuk ke dalam bisnis saham namun merasa bingung karena sama sekali tidak mengetahui istilah-istilah apa saja yang digunakan, jangan khawatir.

    Berikut ini beberapa istilah saham yang setidaknya perlu kamu ketahui sebelum terjun berinvestasi sebagai pemula. Selamat mempelajari istilah-istilah ini, ya!

    Baca juga: Jangan Trading Saham Kalau Belum Baca Sejarah Pasar Modal Indonesia Ini!

    Istilah saham dari A ke E

    kamus saham

    Ask

    Kadang disebut juga sebagai Offer Price, Ask Price atau Asking Price. Ask adalah harga terendah yang akan diterima oleh investor. Jika kamu adalah pembeli, maka ini adalah harga terendah dari saham.

    After Hours Trading

    After Hours Trading adalah proses perdagangan saham yang terjadi setelah jam kerja.

    Istilah saham – Annual Report

    Annual Report adalah laporan yang berisi informasi mengenai keuangan, Riwayat, kompetisi, risiko dan semua yang perlu diketahui dari perusahaan yang akan tanamkan modal. Jika kamu ingin membeli saham, carilah laporan tahunannya terlebih dahulu.

    Averaging Down

    Disebut juga sebagai stockpiling dalam kamus saham. Averaging down adalah saat dimana investor membeli saham lebih banyak dikarenakan sedang terjadi penurunan harga.

    Bear Market

    Bear Market adalah suatu keadaan dimana harga saham merosot untuk waktu yang lama.

    Beta

    Beta adalah takaran risiko saham kepada pasar.

    Bid

    Bid adalah harga tertinggi yang akan dibayar oleh para buyer. Jika kamu ingin menjual, maka ini merupakan harga tertinggi yang bisa kamu patok untuk menjual.

    blue chip

    Istilah saham – Blue Chip Stocks

    Saham Blue Chip adalah istilah saham yang dijual oleh perusahaan yang sangat besar, dikenal banyak orang, dan memiliki reputasi baik dengan riwayat kinerja keuangan yang baik. Seringkali merupakan perusahaan yang terdepan dalam bidang usahanya.

    Call

    Call adalah sebuah opsi yang memberimu hak untuk membeli saham dari investor yang menjual opsi call kepadamu pada harga yang sudah ditentukan atau sebelum tanggal yang ditentukan.

    Istilah saham – Close Price

    Close Price adalah harga terakhir dari saham di penghujung hari.

    Day Trading

    Day Trading adalah kegiatan di mana membeli dan menjual saham dilakukan di hari yang sama.

    Dividen

    Dividen adalah pembayaran yang dilakukan oleh perusahaan kepada para pemegang saham. Seringnya dibayarkan setiap 3 bulan.

    Istilah saham – Diversifikasi

    Diversifikasi adalah tindakan menanam modal pada bermacam asset dengan membeli saham dari berbagai perusahaan yang bergerak dalam berbagai bidang usaha.

    Defensive Stocks

    Defensive Stocks adalah istilah yang berasal dari perusahaan yang dianggap aman dan stabil yang sudah berdiri lama dan bisa membayar para pemegang sahamnya secara teratur.

    Ekuitas

    Berdasarkan kamus saham, ekuitas adalah saham yang dimiliki oleh sebuah perusahaan.

    Baca juga: 5 Trik Ringkas Main Saham dengan Modal Kecil Biar Cuan Gede

    Dari F ke L, berikut ini istilah yang kamu perlu tahu

    Face Value

    Face Value adalah nilai dari saham yang sudah ditentukan oleh perusahaan di saat saham tersebut dilepas.

    Istilah saham – Gross

    Gross adalah istilah saham untuk seluruh jumlah yang dibayarkan sebelum dikurangi pajak.

    Hedge

    Hedge adalah investasi untuk mengurangi risiko pergerakan harga pada aset.

    IPO

    Istilah saham – Initial Public Offering

    Lebih sering disebut sebagai IPO, ini adalah saat di mana saham sebuah perusahaan dilepas kepada public.

    Kuotasi

    Kuotasi adalah istilah saham untuk harga terakhir di mana penanaman modal dilakukan.

    Likuidasi

    Likuidasi adalah sebuah tindakan di mana perusahaan menjual semua asetnya agar bisa memperoleh uang.

    Istilah saham – Limit Order

    Ketika membeli atau menjual saham, limit order adalah Tindakan yang dilakukan agar pesanan diselesaikan pada harga yang sudah dibatasi.

    Baca juga: Serba-serbi Indeks S&P 500, Bursa Saham dengan Pengukuran Terbaik di AS

    Istilah saham dari O ke Y

    Opsi

    Opsi adalah hak untuk membeli ataupun menjual saham pada waktu tertentu. Dalam real estate, istilah  ini bisa disamakan dengan opsi pinjaman sehingga kamu membuat kesepakatan untuk membeli atau menjual sebuah rumah sebelum tanggal jatuh tempo yang telah ditentukan.

    Istilah saham – Over The Counter Market

    OTC adalah sebuah pasar saham di luar bursa yang sudah ada. Saham yang dijual merupakan saham tak terdaftar yang disebut sebagai Over The Counter Bulletin Board.

    istilah saham

    Portfolio

    Portfolio adalah kumpulan investasi yang dilakukan oleh perorangan atau perusahaan.

    Price Earnings Ratio

    Price Earning Ratio adalah rasio yang sering digunakan untuk mengetahui apakah sebuah saham dihargai terlalu tinggi atau terlalu rendah.

    Rally

    Rally adalah masa dimana terjadi peningkatan secara tajam akan saham, surat berharga maupun indeks.

    Istilah saham – Stock Symbol

    Stock Symbol adalah serangkaian huruf, angka atau keduanya yang mewakili sebuah perusahaan yang menjual sahamnya di bursa saham. Contohnya adalah AAPL yang merupakan stock symbol dari perusahaan Apple.

    Volume

    Volume adalah istilah untuk jumlah lembar saham yang berpindah tangan antara penjual dan pembeli saham setiap harinya.

    Yield

    Yield adalah istilah saham untuk persentase pendapatan kotor yang dibagi dengan harga saham. Semakin tinggi yield suatu perusahaan, semakin perusahaan tersebut terancam kondisinya.

    Setelah tahu istilah-istilah saham di atas, sudah siapkah kamu berinvestasi?

    Sumber: The New Savvy

    Simak juga:

    Takut Investasi karena Istilah Rumit? Simak Kamus Investasi Emas Ini!

    Gaji Pas-pasan? Pertimbangkan 4 Hal Ini untuk Mengambil Utang Produktif

    Enam Cara Investasi Emas bagi Pemula

    Perusahaan Incaranmu Melantai di Bursa Saham? Ini Tips dan Trik Membeli Saham IPO

    Selain Saham Apple, Ini 10 Saham Terbesar Milik Warren Buffett!



    Sumber : pluang.com

  • FOMC: Pengaruhnya pada Kebijakan Moneter AS dan Pasar Keuangan Dunia

    FOMC meeting dengan FOMC statement dirilis pada 23 Maret 2020 ini pada masa pandemi guna menjaga kelangsungan ekonomi Amerika Serikat. Apa itu FOMC?

    Akronim dari Federal Open Market Committee, FOMC adalah dewan rapat kebijakan bank sentral Amerika Serikat. FOMC menghasilkan kebijakan yang cenderung berdampak global.

    Karenanya, FOMC meeting merupakan pertemuan yang menghasilkan pengumuman penting dalam skala luas bagi para investor.

    apa itu fomc

    Selama ini, kamu barangkali tidak terlalu memperhatikan pernyataan yang rilis dari FOMC meeting. Serta, apa itu FOMC dan apa kewenangannya? Bagaimana pertemuan dijalankan?

    Secara struktural, FOMC merupakan komite yang beranggotakan para pejabat tinggi bank sentral Amerika Serikat alias Federal Reserve (The Fed).

    Rapat secara berkala diadakan oleh para anggota komite ini untuk menentukan berbagai perubahan atas kebijakan moneter AS. Termasuk di antaranya suku bunga, stimulus moneter, hingga program pembelian obligasi.

    Ringkasnya, rapat-rapat ini mempengaruhi pergerakan ekonomi dunia lantaran saat ini The Fed yang menjadi nahkoda kebijakan moneter AS. Dan, tentu saja, nilai dolar AS terbilang sangat menentukan secara global.

    Baca juga: Harga Emas Diprediksi Naik Hingga Rp900.000 di Tahun 2020, Mungkinkah?

    Apa itu FOMC? Kok, keputusannya berpengaruh ke seluruh dunia?

    fomc meeting

    Pejabat tinggi The Fed yang berhak menyumbangkan suara di rapat FOMC setiap tahunnya terdiri atas anggota permanen dan bergilir.

    Anggota permanen akan selalu hadir dan memiliki suara selama kedudukan mereka tidak berubah. Pimpinan The Fed beserta anggota Dewan Gubernur Federal Reserve, bermarkas di New York, umumnya berjumlah empat orang menjadi “anggota permanen FOMC”.

    Secara tradisi, ketua FOMC adalah Ketua Dewan Gubernur. Ketua Dewan The Fed saat ini adalah Jerome Powell yang dilantik pada 5 Februari 2018. Anggota lain termasuk Richard Clarida, Randall Quarles, Lael Brainard, dan Michelle Bowman.

    Sementara, anggota bergilir akan berubah setiap tahunnya. Terdapat 12 cabang perusahaan yang tersebar di kota-kota besar.

    Mereka meliputi ketua-ketua The Fed wilayah New York, Philadelphia, Minneapolis, Dallas, Chicago, St. Louis, Kansas City, Boston, Cleveland, Richmond, San Francisco, dan Atlanta.

    Terkait apa itu FOMC dan bagaimana rapat diselenggarakan, umumnya rapat dilakukan delapan kali dalam setahun. Jadwal dirilis di awal tahun.

    Pembahasan meliputi situasi terkini, keputusan terkait penentuan suku bunga, jumlah uang yang beredar (money supply), ataupun keputusan jual-beli saham maupun obligasi.

    Kendati keputusan-keputusan dari rapat FOMC tampaknya hanya berlaku di wilayah AS, tapi investor cenderung menggunakannya sebagai dasar pengambilan keputusan investasi.

    Karena itu, dampak putusan rapat FOMC akan mempengaruhi kuat-lemahnya nilai tukar dolar AS, naik-turunnya saham di bursa efek AS, ataupun imbal hasil obligasi.

    Sementara, kita ketahui, bahwa dolar AS berperan besar sebagai penentu nilai mata uang dunia. Singkatnya, apa yang dihasilkan lewat apa itu FOMC adalah efek domino yang dapat meluas ke seluruh dunia.

    Trader yang mengetahui kebijakan baru dari FOMC ini tentu dapat langsung menentukan aksi beli atau jual di pasar forex. Lantaran efeknya yang begitu besar, hasil keputusan FOMC kerap langsung berpengaruh ke harga-harga di pasar keuangan.

    Baca juga: Investasi Paling Menguntungkan di 2020? Emas & Obligasi Masih Tempati #1

    Mengetahui istilah terkait dampak keputusan FOMC 

    apa itu fomc

    Alat yang digunakan untuk menjalankan kebijakan moneter adalah operasi pasar terbuka. The Fed mampu membeli ataupun menjual beberapa surat utang negara pada pasar finansial.

    Discount rate adalah alat kedua yang dipergunakan. Ini adalah bunga yang dikenakan pada bank-bank yang melakukan pinjaman jangka pendek pada The Fed.

    Dua istilah terkait keputusan FOMC yang perlu kamu ketahui untuk memahami dampak keputusan rapat FOMC:

    Hawkish: istilah untuk memahami apa itu FOMC ini menunjukkan bahwa keputusan FOMC mendukung atau condong pada pengetatan moneter. Kenaikan suku bunga (FED Rate/FFR) dan/atau pengurangan stimulus moneter. Keputusan bernada hawkish cenderung tunjukkan penguatan dolar AS.

    Dovish: berbalik dari hawkish, dovish menjelaskan bahwa keputusan FOMC condong pada pelonggaran moneter. Terjadi penurunan FED Rate, dan/atau penambahan stimulus moneter. Keputusan bernada dovish mendorong pelemahan dolar AS.

    Pasar keuangan bereaksi atas kesenjangan antara keputusan rapat FOMC terbaru dibandingkan dengan keputusan rapat sebelumnya. Laporan lengkap rapat-rapat FOMC dapat ditengok melalui situs web Federal Reserve.

    Baca juga: Investasi Lebih Aman, Ketahui Cara Mengelola 7 Risiko Investasi

    Terkait apa itu FOMC dan pengaruh FOMC meeting pada nilai mata uang hari ini

    fomc meeting

    Saat ini, nilai tukar yang menguat pada perdagangan pasar spot Rabu pagi (29/4) dibuka menguat 0,58% ke level Rp15.385 per dolar AS. Rupiah menguat sementara menantikan hasil rapat bank sentral AS alias FOMC.

    Jadi, apa itu FOMC menentukan nilai dolar AS dan dolar AS menentukan nilai mata uang dunia. Mayoritas mata uang Asia saat ini terbilang kuat menghadapi dolar AS.

    Bloomberg merincikan persentase penguatan. JPY menguat 0,27%, SGD 0,09%, TWD 0,15%, KRW 0,65%, PHP 0,1%, INR 0,07%, CNY 0,05%, MYR 0,01%, dan THB 0,15%.

    “Pasar mengantisipasi hasil rapat The Fed yang akan dirilis jam 1 dini hari ini,” jelas Tjendra, Vice President Monex Investindo Futures Ariston Tjendra.

    Jadi, setelah kamu tahu apa itu FOMC, kamu jadi paham dong mengapa pasar keuangan hari ini menantikan hasil rapat FOMC?

    Sumber: Investopedia, Board of Governors of the Federal Reserve System, Seputar Forex, Katadata

    Simak juga:

    9 Rekomendasi Buku Keuangan Terbaik Ini Dijamin Bikin Kamu ‘Melek’ Finansial

    Nadiem Makarim sebagai Menteri Termuda dengan Ide Segar, Ini 5 Menteri Muda Lain dari Seluruh Dunia

    Investasi di Perfilman Indonesia dengan Patungan Rp10.000 Aja, Mau?

    Bantu Atasi Defisit Anggaran, Iuran BPJS Alami Kenaikan 100%



    Sumber : pluang.com

  • Jangan Panik, Ini 9 Cara Positif Atasi Resesi Ekonomi Akibat COVID-19

    Resesi adalah salah satu efek yang ditakutkan para ekonom sebagai dampak penyebaran COVID-19. Lantas, bagaimana cara kita mengatasi resesi ekonomi?

    CNBC International (22/04) memberitakan jika Korea Selatan mengalami resesi ekonomi sebagai dampak dari virus korona. Sebelumnya, ada Iran yang mengajukan pinjamkan ke International Monetary Fund (IMF) guna memerangi korona.

    resesi adalah

    Resesi adalah sesuatu yang sangat mungkin terjadi akibat wabah korona, terang Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani. Pemerintah pun bergerak cepat dengan memformulasikan peraturan pemerintah pengganti undang-undang (perppu) sebagai cara mengatasi resesi ekonomi.

    Pemerintah telah mengeluarkan Perppu tentang Kebijakan Keuangan Negara dan Stabilitas Sistem Keuangan per 31 Maret 2020 lalu. Selain memprioritaskan bidang kesehatan jaminan sosial, perppu tersebut mengatur kebijakan moneter dan sektor keuangan supaya bisa menopang stabilitas perekonomian nasional. Selain itu, pemerintah juga menyiapkan beberapa paket program penanganan korona yang siap diimplementasikan.

    Resesi adalah sesuai yang mungkin terjadi. Tugas kita sebagai warga negara adalah membentengi diri dengan mengetahui cara mengatasi resesi ekonomi. Simak tips di bawah ini, ya!

    Baca juga: Tetap Tenang di tengah Fluktuasi Pasar Akibat COVID-19, Ini 3 Triknya

    Apa itu resesi ekonomi?

    cara mengatasi resesi ekonomi

    Jika kalian rutin mengikuti berita, maka kata resesi pasti sudah tidak asing lagi. Faktanya, sudah ada banyak resesi yang terjadi sejak 1945.

    Resesi adalah keadaan di mana sebuah perekonomian sebuah negara mengalami penurunan selama dua kuartal secara berturut-turut atau selama satu tahun. Seperti efek domino, resesi bisa menyebar ke negara-negara lain.

    Resesi bisa terjadi pada negara mana saja, termasuk negara kaya, seperti Amerika dan Cina. Di Amerika sendiri, resesi terakhir yang berakhir pada 1 Juli tahun 2019 lalu telah berlangsung selama 121 bulan.

    Salah satu bentuk resesi adalah penurunan nilai mata uang, seperti yang terjadi di Venezuela pada 2019. Tidak hanya mematikan ekonomi, resesi juga menyebabkan perubahan cara hidup. Orang Venezuela kembali ke cara kuno dengan melakukan barter. Hal ini dilakukan karena nilai mata uang mereka tidak berarti sedangkan harga kebutuhan pokok menjadi tidak masuk akal.

    Selain itu, resesi bisa juga berarti dengan penurunan ekonomi. Kita bisa melihat kasusnya Meksiko yang mengalami penurunan ekonomi sebesar 0,3 persen.

    Penyebab resesi pun bisa bermacam-macam, baik dari dalam dan luar negara tersebut. Ekonomi Turki terjerembab sebagai akibat dari polemik politik di Hong Kong yang menyebabkan resesi di wilayah tersebut.

    Jangan panik! Simak tips di bawah ini sebagai cara menghadapi kemungkinan terburuk resesi ekonomi.

    Baca juga: Dibayangi Covid-19, Bagaimana Nasib Fluktuasi Pasar Obligasi di Indonesia?

    9 cara positif mengatasi resesi ekonomi

    kakeibo
    happy asian chinese house woman dreaming and recording writing her savings from piggy bank money tower sitting on sofa in the living room at home. indoors interior and domestic housework.

    Dengan perkembangan teknologi, kita bisa mengetahui bagaimana dan alasan apa yang menyebabkan resesi. Namun, kita tidak tahu bagaimana dan sejauh apa resesi memengaruhi kehidupan seseorang.

    Ada sembilan strategi yang dapat kalian aplikasikan untuk menghadapi masa resesi.

    #1 Siapkan dana darurat kalian

    Kalian bisa meningkatkan intensitas menabung dana darurat di masa resesi. Atau meningkatkan jumlahnya, misalnya dari awal yang hanya tiga bulan biaya hidup, menjadi enam bulan. Percayalah, strategi akan menyelamatkan kalian pada saat krisis.

    #2 Lunasi segera utang

    Memiliki rencana utang dalam jangka panjang bukan pilihan bijak dalam resesi. Misalnya kalian yang memiliki kartu kredit. Melunasi tagihan kartu kredit bisa membantu meningkatkan tabungan kalian.

    #3 Resesi adalah keadaan krisis, jadi hemat!

    Jika kalian ingin memotong atau bahkan menghilangkan pengeluaran sekunder yang tidak urgent, maka sekarang adalah waktu yang tepat.

    #4 Tunda dulu pengeluaran besar

    Punya rencana membeli rumah atau mobil? Tahan dulu. Salah satu faktor orang jatuh dalam masa krisis adalah melakukan pembelian besar, tepat sebelum resesi.

    #5 Resesi adalah keadaan krisis, karenanya rencanakan kembali portofolio saham kalian

    Eits, ini tidak berarti kalian membuang kepemilikan saham ya. Namun, ada baiknya kalian memikirkan ulang portofolio ke alternatif yang lebih aman. Misalnya, stok dividen tinggi, real estate investment trust (REITs), dan saham perusahaan pare down.

    #6 Mulai mengumpulkan kas cadangan karena resesi adalah situasi krisis

    Kalian tidak harus menjual investasi untuk mengumpulkan kas. Tetapi, kalian mengumpulkan investasi baru dalam bentuk tunai atau setara kas.

    #7 Tingkatkan kapasitas dan kualitas kalian di tempat kerja

    Resesi adalah pengurangan pegawai. Untuk itu, kalian perlu meningkatkan bargaining sehingga perusahaan mau mempertahankan kalian. Caranya, bisa dengan mengambil pelatihan yang bersertifikat.

    #8 Cari penghasilan tambahan

    Semakin cepat mengumpulkan kas, maka akan semakin baik. Kalian bisa memanfaatkan kemampuan yang selama ini terpendam atau mengembangkan hobi yang ada.

    #9 Keep a positive mindset!

    Tidak bisa dipungkiri jika orang pasti akan khawatir dengan resesi. Dan cara menghadapinya adalah dengan don’t be panic! Memiliki serta mengamalkan positive mindset akan menghindarkan kalian dari masalah.

    Ingatlah resesi adalah selingan dan hanya terjadi sementara waktu. Dan pasti kalian akan mengalami guncangan dalam pelaksanaannya, itu wajar. Namun, kita pasti bisa melalui resesi ini bersama-sama!

    Sumber: Modal Rakyat, Good Financial Cents

    Simak juga:

    Demi Nawacita, Jokowi Kembangkan Tol Laut untuk Pengembangan Daerah Terpencil

    Ini 7 Kostum Halloween Termahal di Dunia, Supreme Edition Iron Man Salah Satu Peringkat Teratas!

    Berpenghasilan Lebih Besar dari Laki-laki, Ini Caranya jadi Wanita Karier Sukses!

    Di Tengah Perang Dingin Teknologi AS-Tiongkok, 5G Huawei Optimis Akan Meledak di Pasar

    Perbankan Terimpit Persaingan Fintech, OJK Dukung Merger Bank di Indonesia



    Sumber : pluang.com