Author: 08

  • Ada Apa dengan Harga Emas? Fluktuasi Pasar Akibat Covid-19

    Pada awal tahun ini, kita menyaksikan fluktuasi harga emas yang sangat fluktuatif. Mungkin dalam satu minggu harganya bisa turun 5% dan seminggu setelahnya bisa naik 5%. Jadi, bagaimana mengetahui prediksi harga emas tahun 2020 sepanjang Q2-Q4 mendatang?

    Pada kulgram dengan tajuk “Ada Apa dengan Harga Emas”, Olivia Adeline menjelaskan tentang deep dive pergerakan harga emas selama pandemi di grup telegram Pluang Belajar.

    menabung emas

    Kulgram kali ini ditujukan untuk menyelidiki kilas balik melihat fluktuasi harga emas dan prediksi harga emas tahun 2020. Kulgram menjelaskan alasan di balik naik turunnya harga emas mulai dari awal tahun ini.

    Olivia, selaku Head of Treasury Pluang memberi penjelasan tentang mengapa fluktuasi harga emas terjadi pada 2020. Ia memaparkan bahwa bahkan dalam sepekan, harga emas bisa turun 5% dan seminggu setelahnya bisa naik 5%.

    Penjelasannya ini berupa kilas balik fluktuasi harga emas sejak awal 2020. Kilas balik ini dibarengi pula dengan penjelasan di balik fluktuasi serta faktor pendorong pergerakan harga emas dalam beberapa minggu terakhir.

    Baca juga: Kulgram ‘Kenapa Harga Emas Naik-Turun?’ Bersama Claudia, coFounder Pluang

    Faktor pendorong fluktuasi harga emas pada 2020

    emas antam

    Olivia menjelaskan bahwa faktor pendorong pergerakan harga emas di antaranya:

    #1 Permintaan konsumsi

    Ketika permintaan untuk konsumsi emas meningkat, harga emas naik.

    #2 Volatilitas dan ketidakpastian pasar

    Ketika pasar tidak pasti tentang bagaimana keadaan ekonomi di masa depan, permintaan emas meningkat karena emas adalah tempat yang aman untuk menyimpan investasi Anda.

    #3 Perlindungan terhadap Inflasi

    Ketika kemungkinan akan terjadi inflasi, akan muncul lebih banyak permintaan untuk emas karena emas dianggap dapat melindungi kekayaan dari kehilangan daya beli. Faktor ini kemudian akan meningkatkan harga emas.

    #4 Perlindungan terhadap suku bunga rendah

    Ketika tingkat bunga rendah, permintaan emas meningkat menyebabkan kenaikan harga.

    #5 Dolar Amerika

    Ketika USD murah, emas murah bagi pelanggan yang memegang mata uang lainnya. Ini berarti bahwa permintaan untuk emas meningkat ketika USD menurun, yang mengarah ke kenaikan harga emas.

    Baca juga: Menimbang-nimbang, Kapan Sih Waktu yang Tepat untuk Jual/Beli Emas?

    Harga emas per Januari, ketegangan politik AS-Iran, perang dagang AS-China, hingga coronavirus

    fluktuasi harga emas

    Pada awal tahun, faktor pendorong fluktuasi harga emas adalah ketegangan politik antara AS dan Iran. Hal ini terutama setelah pejabat Iran mengatakan Iran akan membalas pasukan AS karena pembunuhan jenderal Qasem Soleimani di Baghdad pada 3 Januari.

    Ini memicu kekhawatiran atas dimulainya perang, menyebabkan investor menuntut lebih banyak aset safe haven seperti emas.

    grafik januari

    Menjelang akhir Januari, harga emas mereda karena terjadinya de-eskalasi ketegangan AS-Iran membawa bantuan ke pasar dan meningkatkan minat investor terhadap aset berisiko.

    Penggerak lain yang menekan permintaan emas adalah penandatanganan perjanjian perdagangan antara Amerika Serikat dan China, yang mendorong dolar dan mengurangi sebagian permintaan untuk aset safe-haven karena terjadinya fluktuasi harga emas menjadi lebih mahal bagi pemegang non-USD.

    prediksi harga emas tahun 2020

    Harga emas naik karena kesepakatan perdagangan Tahap 1 AS-China gagal untuk sepenuhnya meredakan kekhawatiran investor, karena Washington mempertahankan tarif pada beberapa barang China. Karenanya, permintaan akan aset safe haven tetap solid. Permintaan juga didorong oleh kekhawatiran yang disebabkan oleh dimulainya COVID-19.

    fluktuasi harga emas

    Harga emas turun 0,8% karena pasar ekuitas rebound menyusul data ekonomi AS yang positif, yang menurunkan permintaan untuk aset ‘safe haven‘ seperti emas dan yen Jepang. Ekuitas AS menguat karena saham teknologi naik dan pedagang mencerna kepercayaan konsumen AS dan data harga rumah yang positif.

    Baca juga: Apa Hukum Membeli Emas Digital? Ini Fatwa MUI yang Mengaturnya

    Harga emas jatuh pada Februari, investor selamatkan nilai aset dengan jual aset likuid, hingga The Fed pangkas suku bunga

    Fluktuasi harga emas masih berlanjut pada bulan berikutnya. Harga emas naik di awal hingga pertengahan Februari karena ekspektasi bank sentral mempertahankan suku bunga rendah.

    Ketidakpastian seputar dampak ekonomi dari epidemi coronavirus juga mempengaruhi para investor untuk mengalihkan investasi pada logam safe-haven.

    Selama ini, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang bermarkas di Jenewa menyatakan bahwa virus sekarang merupakan keadaan darurat kesehatan masyarakat yang menjadi perhatian nasional.

    Karena itu, prediksi harga emas tahun 2020 pada masa awal penyebaran COVID-19 ini masih terbilang selalu berubah. Fluktuasi harga emas masih kerap terjadi.

    Emas juga melonjak karena peringatan kejutan Apple Inc tentang dampak COVID-19 memicu kekhawatiran akan melemahnya ekonomi global.

    Hal ini mendorong investor ke aset berisiko rendah. Selama periode ini, S&P 500 (saham AS) turun, tampak jelas dari penurunan sektor teknologi untuk sesi kedua berturut-turut.

    grafik februari

    Emas jatuh menjelang akhir Februari karena reli logam ke tertinggi selama 7 tahun di sesi terakhir mendorong aksi ambil untung.

    Selama waktu ini, ekuitas AS turun lebih dari 10% dari rekor tertinggi, menyebabkan pedagang juga menjual lebih banyak aset likuid mereka seperti emas untuk menutupi kerugian mereka di aset lain.

    harga emas februari 2020

    Harga emas naik karena Federal Reserve AS memangkas suku bunga dan komentar dari Ketua Federal Reserve Jerome Powell bahwa wabah virus akan membebani aktivitas selama beberapa waktu.

    Baca juga: Mulai dari Rp7.000, Unduh dan Beli Emas Antam Bersertifikat Langsung di Pluang!

    Di awal bulan Maret, harga turun lantaran investor menukarkan aset mereka dengan kas uang tunai

    fluktuasi harga emas

    Pada hari perdagangan di bulan Maret, perdagangan dihentikan di New York segera setelah pembukaan, karena patokan S&P 500 untuk saham AS merosot 7% ​​ke level terendah sejak Juni 2019. Masyarakat global khawatir akan efek pandemi terhadap konsumsi pasar.

    Uang tunai dikumpulkan untuk kebutuhan likuiditas dan menutupi kerugian di pasar lain, investor menarik uang mereka dari emas untuk menutupi kerugian di pasar lain. Tak pelak, fluktuasi harga emas pun kembali terjadi.

    Pada saat yang sama, dolar kembali naik tanpa henti terhadap mata uang utama. Ini karena volatilitas pasar keuangan liar mendorong investor untuk menjual aset. Hal ini, bagaimanapun, mendorong terjadinya fluktuasi harga emas dan tak menentunya prediksi harga emas tahun 2020.

    Mereka merasa perlu menyimpan uang mereka dalam bentuk tunai. Aset emas pun mereka jual untuk ditukarkan dengan kas uang tunai dan kebutuhan akan uang tunai USD yang tinggi menyebabkan harga emas anjlok.

    prediksi harga emas tahun 2020

    Namun, pada perkembangan selanjutnya, gelombang stimulus fiskal dan moneter oleh bank sentral global untuk melawan dampak ekonomi dari penyebaran virus korona menghentikan minat para investor untuk mencari uang tunai.

    Dolar merosot untuk sesi ketiga berturut-turut karena perebutan likuiditas diredakan oleh rencana stimulus AS yang sangat besar. Dolar jatuh terhadap semua mitra G-10 karena investor mencerna laporan yang menunjukkan klaim pengangguran AS naik ke rekor 3,28 juta.

    Baca juga: Tetap Cuan Saat #dirumahaja dengan Menabung Emas Digital di GoInvestasi

    Pada April, fluktuasi tunjukkan peningkatan harga yang signifikan lantaran jatuhnya nilai dolar

    peningkatan harga emas april 2020

    Pada awal April, harga emas naik karena jumlah orang Amerika yang mengajukan klaim tunjangan pengangguran melonjak ke rekor tertinggi 6,65 juta. Ini karena lebih banyak yurisdiksi memberlakukan langkah-langkah untuk tetap tinggal di rumah (#dirumahaja) demi menurunkan laju penyebaran COVID-19.

    Dolar juga jatuh karena Ketua Fed, Jerome Powell, mengatakan bahwa bank sentral berkomitmen untuk menggunakan semua kekuatannya.

    Ini ditujukan untuk membantu negara pulih dari pandemi yang menghancurkan, yang dapat mencakup USD 2,3 triliun tambahan bantuan.

    fluktuasi harga emas

    Emas merosot karena laporan pendapatan perusahaan yang mengkhawatirkan dan mengakibatkan kebutuhan uang tunai atau likuiditas investor untuk mempersiapkan musim pendapatan.

    Harga emas kemudian turun karena saham global naik, dikarenakan rencana Presiden AS Donald Trump untuk membuka kembali ekonomi terbesar di dunia itu setelah satu bulan terkunci.

    Pada pekan terakhir di bulan April ini, emas menjadi tren di AS karena Senat AS mengeluarkan USD 484  M sebagai bentuk dukungan ekonomi dan membantu mendongkrak minat investor terhadap aset safe haven logam.

    Diversifikasikan Portofoliomu dengan Investasi Emas Aman di Pluang!

    Download aplikasi Pluang di sini untuk membeli emas digital dengan harga paling kompetitif di pasaran! Selisih harga jual-beli terendah dan tanpa biaya tersembunyi apapun. Emas yang kamu beli aman karena disimpan di Kliring Berjangka Indonesia (BUMN), produk emas Pluang dikelola oleh PT PG Berjangka yang sudah terlisensi dan diawasi oleh BAPPEBTI. Kamu juga bisa menarik fisik emasnya dalam bentuk logam mulia Antam dengan kadar 999.9 mulai dari kepingan 1 gram hingga 100 gram!

    Sumber: Gold Price

    Simak juga:

    9 Rekomendasi Buku Keuangan Terbaik Ini Dijamin Bikin Kamu ‘Melek’ Finansial

    Laundromat, Film Netflix yang Bongkar Pengaruh Panama Papers pada Hidup Orang Kaya

    Mencoba Peruntungan di 7 Negara dengan Gaji Tertinggi di Dunia, Minat?

    Investasi di Perfilman Indonesia dengan Patuangan Rp10.000 Aja, Mau?

    Perusahaan Start Up Ramai Pilih Co-Working Space, Apa Alasannya?



    Sumber : pluang.com

  • Investasi 101: Pahami Hukum Permintaan dan Penawaran dalam Investasi

    Adalah pengetahuan umum, bahwa untuk berinvestasi, kita harus memperhitungkan hukum permintaan dan penawaran. Lantas, teori permintaan dan penawaran seperti apa yang perlu dipahami, khususnya untuk investor pemula?

    Perkara hukum permintaan dan penawaran sudah tercatat sejak ribuan tahun lalu. Bait ke-256 Tirukkural, yang disusun kurang lebih 2.000 tahun lalu telah mencatatnya. Bait itu berbunyi “jika orang tidak mengonsumsi produk atau layanan, maka tidak akan ada orang yang memasok produk atau layanan itu demi harga tersebut”.

    teori permintaan dan penawaran

    Hukum permintaan dan penawaran diibaratkan seperti ilustrasi jungkat-jungkit. Teori permintaan dan penawaran akan menemukan keseimbangan dari waktu ke waktu.

    Dalam hal investasi, hukum permintaan dan penawaran menjelaskan hubungan antara ketersediaan dan keinginan membeli suatu produk, mulai dari keamanan dan harganya.

    Ingin tahu penjelasan lebih lanjut tentang teori permintaan dan penawaran? Serta, bagaimana hukum permintaan dan penawaran ini memengaruhi pasar saham? Simak penjelasan di bawah ini.

    Baca juga: Investasi Lebih Aman, Ketahui Cara Mengelola 7 Risiko Investasi Ini

    Hukum permintaan dan penawaran, sebuah teori…

    hukum permintaan dan penawaran
    Sumber: The Fresh Economist

    Hukum permintaan dan penawaran menjelaskan hubungan antara penjual dan pembeli. Ada dua klausa inti dari hukum permintaan dan penawaran.

    Pertama, jika persediaan tinggi dan penawaran rendah, maka harga akan turun. Kedua, ketika penawaran tinggi dan persediaan rendah, maka harga pun akan naik.

    Mengapa hukum permintaan dan penawaran diibaratkan seperti jungkat-jungkit? Hal ini karena ketika perubahan penawaran atau permintaan mengubah harga. Selanjutnya, perubahan harga memengaruhi penawaran dan permintaan. Kemudian, hal itu menciptakan keseimbangan, setidaknya untuk sementara, dari waktu ke waktu.

    Hukum permintaan dan penawaran berlaku bagi barang dan jasa. Penawaran, permintaan, dan harga saling bereaksi dan memengaruhi satu sama lain. Untuk meningkatkan penjualan, produsen akan menurunkan harga dan mengurangi produksi ketika klausa pertama berlaku.

    Sebaliknya, produsen akan memaksimalkan keuntungan dengan meningkatkan harga dan meningkatkan produksi ketika klausa kedua berlaku. Secara tidak langsung, hukum ini menciptakan keseimbangan.

    Kita bisa melihatnya pada penjualan buah musiman. Misalnya, semangka yang merupakan buah musim panas. Ketika semangka dipanen selama bulan-bulan musim panas, maka persediaan akan tinggi dan harga akan turun. Namun, jika kita membeli semangka di luar musim panas, harganya akan meningkat.

    Hukum permintaan dan penawaran tidak selamanya berlaku. Misalnya, di pasar barang-barang mewah. Ketika harga barangnya naik, makan barang tersebut menjadi lebih premium. Dan hal itu akan mendorong dan meningkatkan penawaran konsumen untuk membeli barang tersebut.

    Dalam beberapa barang, harga yang murah juga bisa menjadi buah simalakama. Konsumen dapat menghindari barang tersebut karena ragu akan kualitasnya dan memiliki barang dengan harga yang lebih tinggi.

    Baca juga: Dari A ke Z, Ini 33 Istilah Saham yang Paling Penting untuk Kamu Ketahui

    Ketahui hubungan permintaan dan penawaran saham untuk investasi cerdas!

    istilah saham

    Kalian juga harus memerhatikan faktor-faktor yang memengaruhi permintaan dan penawaran suatu barang dan jasa. Untuk produksi dibidang pertanian, cuaca, harga pupuk, dan upah karyawan menjadi hal penting yang tidak boleh dilupakan. Sedangkan untuk bidang jasa, tren dan perkembangan selera masyarakat bisa menjadi indikator penentu permintaan dan penawaran.

    Selanjutnya, bagaimana hukum permintaan dan penawaran ini berlaku di pasar saham?

    Pada dasarnya, hukum permintaan dan penawaran di pasar saham memiliki prinsip yang sama dengan pasar barang dan jasa. Hukum memengaruhi pasar saham dengan menentukan harga masing-masing saham yang membentuk saham.

    Hal pertama yang perlu kita perhatikan adalah faktor-faktor apa saja yang memengaruhi permintaan saham. Data ekonomi, suku bunga, dan hasil perusahaan adalah faktor-faktor utamanya.

    Data ekonomi mengungkapkan informasi tentang keadaan ekonomi secara umum. Sedangkan suku bunga menjadi acuan tinggi rendahnya permintaan untuk saham.

    Ingat, peningkatan suku bunga menandakan penurunan permintaan saham. Laba, penjualan, margin dan prospek perusahaan menjadi indikator penghitungan volatilitas seseorang untuk membeli saham.

    Kecepatan perubahan permintaan dan persediaan saham berbeda. Permintaan saham akan relatif lebih cepat berubah seiring dengan dinamika pasar, kondisi ekonomi, hasil perusahaan, dan kebijakan bank sentral. Namun, persediaan saham cenderung berubah pada kecepatan glasial.

    Jangan khawatir, simak tips berikut untuk mengetahui cara meningkatkan pasokan.

    Spin-off atau penerbitan saham baru biasa dilakukan oleh perusahaan yang sudah terdaftar secara publik. Termasuk perusahaan swasta yang melakukan penawaran umum untuk pertama kalinya. Misalnya, perusahaan yang ada melepaskan diri dari unit dan menjadi perusahaan sendiri.

    Ada juga perusahaan yang menerbitkan saham untuk mencari tambahan modal. Keadaan ini bisa menyebabkan penurunan harga saham karena keseluruhan penawaran saham meningkat.

    Itulah penjelasan antara investasi, penawaran, dan permintaan saham. Menarik ya, melihat bagaimana mereka saling memengaruhi satu sama lain. Jadi, makin yakin kan untuk investasi saham?

    Sumber: Investopedia, Learn Rohinhood

    Simak juga:

    Takut Investasi karena Istilah Rumit? Simak Kamus Investasi Emas Ini!

    Gaji Pas-pasan? Pertimbangkan 4 Hal Ini untuk Mengambil Utang Produktif

    Enam Cara Investasi Emas bagi Pemula

    Perusahaan Incaranmu Melantai di Bursa Saham? Ini Tips dan Trik Membeli Saham IPO

    Selain Saham Apple, Ini 10 Saham Terbesar Milik Warren Buffett!



    Sumber : pluang.com

  • INVESTASI 101: CARA MULAI INVESTASI EMAS

    © 2026 Pluang. All rights reserved.

    Pluang adalah aplikasi finansial yang dikelola dan dikembangkan oleh PT Bumi Santosa Cemerlang, dengan misi membuka akses lebih luas terhadap beragam kelas aset melalui produk investasi mikro secara mudah, aman, dan terjangkau bagi masyarakat Indonesia.

    Peraturan Perdagangan menurut Kelas Aset:

    The Plaza Office Tower 15th Floor Unit 15B-C, Jl. MH Thamrin Kav 28-30, Gondangdia, Menteng, Central Jakarta, DKI Jakarta, 10350



    Sumber : pluang.com

  • INVESTASI 101

    © 2026 Pluang. All rights reserved.

    Pluang adalah aplikasi finansial yang dikelola dan dikembangkan oleh PT Bumi Santosa Cemerlang, dengan misi membuka akses lebih luas terhadap beragam kelas aset melalui produk investasi mikro secara mudah, aman, dan terjangkau bagi masyarakat Indonesia.

    Peraturan Perdagangan menurut Kelas Aset:

    The Plaza Office Tower 15th Floor Unit 15B-C, Jl. MH Thamrin Kav 28-30, Gondangdia, Menteng, Central Jakarta, DKI Jakarta, 10350



    Sumber : pluang.com

  • Lebaran di Masa Pandemi, Yuk Atur Uang THR dengan 4 Cara Bijak Ini

    Ingat Ramadhan, ingat tunjangan hari raya atau THR! Namun, krisis pandemi korona memaksa kita untuk berpikir bagaimana cara mengatur uang THR dengan bijak? Tenang, Pluang punya solusinya.

    Aturan Menteri Keuangan nomor S-343/MK.02/2020 perihal Penyampaian Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) tentang Pemberian THR bagi PNS, Prajurit TNI, Anggota Polri, Pegawai Non PNS, dan Penerima Pensiun atau Tunjangan berisi penyesuaian THR bagi beberapa golongan karyawan. Tentu saja hal ini membuat ketar-ketir sebagian orang, terutama mereka yang terancam tidak mendapatkan THR.

    cara mengatur uang thr

    Pandemik korona berimbas terhadap pengetatan pemberian tunjangan hari raya kepada karyawan. Tidak hanya karyawan, perusahaan pun memutar otak cara mengatur uang THR.

    Pemerintah secara resmi sudah memberikan izin kepada perusahaan untuk mencicil atau bahkan menunda pemberian THR terhadap karyawannya tahun ini. Keputusan tersebut tertuang dalam Surat Edaran (SE) Menteri Ketenagakerjaan Nomor M/6/HI.00.01/V/2020 tentang Pelaksanaan Pemberian Tunjangan Hari Raya Keagamaan Tahun 2020 di Perusahaan dalam masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

    Namun, terlepas dari polemik korona, sudah seharusnya kita memikirkan bagaimana cara mengatur uang THR, dan keuangan secara umum, dengan baik. Simak tips di bawah ini untuk mengetahui seluk-beluk tunjangan hari raya. Plus, strategi cara mengatur uang THR yang efektif.

    Baca juga: Keuntungan dan Kelemahan Menabung di Bank, Apa Saja?

    Bagaimana sih penghitungan THR yang benar?

    tunjangan hari raya

    Pertama-tama, alangkah baiknya jika kita mengetahui penghitungan THR. Besaran THR diatur dalam pasal 3 ayat 1 Permenaker No. 6/2006 yang berisi:

    #1 Pekerja/buruh yang telah mempunyai masa kerja 12 bulan secara terus-menerus atau lebih sebesar 1 (satu) bulan upah.

    #2 Pekerja/buruh yang mempunyai masa kerja 1 bulan secara terus menerus tetapi kurang dari 12 bulan diberikan secara proporsional dengan masa kerja yakni dengan perhitungan masa kerja/12 x 1 (satu) bulan upah.

    Misalnya si A yang sudah bekerja selama lima tahun di sebuah perusahaan. A mendapat upah pokok sebesar Rp5.000.000, tunjangan anak Rp500.000, tunjangan perumahan Rp250.000, tunjangan transportasi dan uang makan Rp1.700.000.

    Cara mengatur uang THR dan rumus THR ala si A adalah:

    Gaji pokok: Rp5.000.000

    Tunjangan tetap: Rp500.000 + Rp250.000 = Rp750.000

    Total THR yang A dapatkan adalah = 1 x (Rp5.000.000 + Rp750.000) = Rp5.750.000

    Sebagai catatan, tunjangan transportasi dan uang makan adalah tunjangan tidak tetap, tergantung dengan kehadiran.

    Namun, bagaimana jika ada di antara kalian yang baru bekerja beberapa bulan, kurang dari satu tahun? Simak contoh si B berikut ya.

    Si B bekerja selama 7 bulan di sebuah perusahaan. B mendapat gaji pokok Rp3.500.000, tunjangan jabatan Rp500.000, tunjangan transportasi Rp500.000, tunjangan makan Rp500.000.

    Rumus THR si B adalah:

    Gaji pokok: Rp3.500.000

    Tunjangan tetap: Rp500.000 (tunjangan jabatan)

    Total THR yang B dapatkan adalah = 7/12 x (Rp3.500.000 + Rp500.000) = Rp2.333.333

    Bagaimana, sudah punya gambaran kan tentang besaran THR yang akan kalian dapatkan?

    Baca juga: 5 Cara Menabung yang Tepat demi Wujudkan Resolusi Keuangan 2020

    Cara mengatur uang THR dengan efektif!

    cara menabung dan berhemat

    Selain mudik ke kampung halaman, penurunan THR juga menjadi hal yang dinanti-nanti ketika menjelang hari raya Idul Fitri. Di tengah ketidakpastian pandemik ini, tentu THR bisa menjadi penolong keuangan kalian. Namun, kebutuhan Idul Fitri juga tidak kalah banyaknya. Berikut tips alokasi cara mengatur uang THR ala Pluang!

    #1 Cara mengatur uang THR, sisihkan untuk tabungan

    Sisihkan 10-20 persen dari THR kalian untuk dana tabungan. Untuk menjaga rencana ini, ada baiknya kalian memisahkan dana tabungan tepat setelah kailan mendapatkan THR. Dengan begitu, kalian tidak tergoda untuk menggunakan uang tersebut. Cara yang paling mudah adalah menaruh dana tabungan di amplop tertentu atau transfer ke rekening khusus tabungan kalian.

    #2 Alokasikan untuk hari raya

    Selalu ada kejutan dalam pemenuhan kebutuhan hari raya. Jika tidak diatur sejak dini, bisa-bisa kebutuhan tersebut menghabiskan seluruh uang THR atau bahkan melebihi jatah THR yang kalian miliki. Kebutuhan orang tua, saudara, pasangan, hingga anak mesti dipikirkan secara matang. Hal yang paling mungkin dilakukan adalah mencicil kebutuhan tersebut sejak jauh-jauh hari.

    #3 Bayar utang tetap menjadi prioritas

    Utang tetaplah utang yang harus dibayar. Semakin rutin kalian membayar utang, makan semakin tenang kalian mengatur keuangan. Sebaiknya kalian mengalokasikan sekitar 15 persen dari THR untuk membayar utang. Dengan begitu, kalian bisa merayakan hari raya dengan damai.

    #4 Jangan lupa untuk tetap investasi!

    Banyak yang menyebut gaji THR sebagai gaji ketiga belas. Sehingga, ada baiknya kalian tahu cara mengatur THR sama dengan gaji kalian. Salah satunya, dengan tetap mengalokasikan dana investasi. Caranya, kalian cukup menyisihkan 10 persen dari THR untuk dana investasi. Dana tersebut tidak hanya akan bermanfaat di waktu mendatang, tetapi juga bisa menyelamatkan kalian dari defisit.

    Penghitungan THR dengan bijak adalah kunci terhindar dari defisit pasca hari raya! Selamat bereksperimen cara mengatur uang THR dengan bijak, ya!

    Sumber: Nasional Kontan, Gajimu, Finansialku

    Simak juga:

    Tetap Cuan dengan Menabung Emas Online Kekinian, Bagaimana Caranya?

    Menikah VS Beli Rumah, Mana yang Harus Didahulukan?

    Naik Hanya 8,51%, Ini Alasan Serikat Buruh Tolak Kenaikan Upah Buruh yang Kecil

    Di Tengah Perang Dingin Teknologi AS-Tiongkok, 5G Huawei Optimis Akan Meledak di Pasar

    Perbankan Terimpit Persaingan Fintech, OJK Dukung Merger Bank di Indonesia



    Sumber : pluang.com

  • Hati-hati! Jebakan Batman Ramadan Effect untuk Investor di Depan Mata

    Banyak yang beranggapan ramadhan effect melemahkan pasar investasi. Namun, penelitian terbaru menunjukkan pelemahan ini tidak persisten. Maka, dengan menggunakan behavioral finance kamu masih bisa melakukan investasi dengan aman di bulan ramadhan ini.

    Untuk menghindari ramadhan effect saat berinvestasi, kamu harus memahami apa itu behavioral finance.

    ramadhan effect

    Dikutip dari Corporate Finance Institute, behavioral finance adalah studi tentang pengaruh psikologi pada perilaku investor atau analis keuangan. Studi ini berfokus pada fakta bahwa investor tidak selalu rasional, memiliki batasan untuk mengendalikan diri mereka sendiri, dan dipengaruhi oleh bias mereka sendiri. Studi ini dapat menghindarkanmu dari jebakan batman ramadhan effect.

    Dikutip dari Arabic Economic and Business Journal (1/5), studi terbaru menunjukkan bahwa efek-efek anomali yang melemahkan saham yang konon dipicu ramadhan effect itu sudah mulai menghilang.

    Studi terbaru itu menunjukkan bahwa dalam 10 negara dengan mayoritas penduduk muslim, ramadhan effect memang memengaruhi perilaku investor. Wajar jika ada tudingan adanya pelemahan pasar. Namun, dengan mempelajari sifat-sifat behavioral finance, efek negatif dapat dihindari.

    Baca juga: Banyak yang Panik Belanja Lantaran Wabah Corona, Ini Penyebabnya

    Sifat-sifat behavioral finance

    ramadhan effect

    Sifat-sifat dari behavioral finance terdiri dari empat poin, yaitu: (1) Investor diperlakukan sebagai “normal” bukan “rasional”, (2) Mereka sebenarnya memiliki batas kendali diri, (3) Investor dipengaruhi oleh bias mereka sendiri, dan (4) Investor membuat kesalahan kognitif yang dapat menyebabkan keputusan yang salah.

    Mari kita menjelajahi beberapa blok bangunan yang membentuk behavioral finance.

    Behavioral finance memandang investor sebagai “normal” tetapi menjadi subyek bias dan kesalahan dalam pengambilan keputusan.

    Behavioral finance mencari pemahaman tentang dampak bias pribadi pada investor. Berikut adalah daftar bias keuangan umum. Bias umum tersebut meliputi: keyakinan berlebihan dan ilusi kontrol, atribusi diri bias, bias hindsight, bias konfirmasi, kekeliruan narasi, bias representatif, bias pembingkaian, bias penahan, kehilangan kerugian, dan menggiring mentalitas.

    Terkait ramadhan effect, bias kesalahan dalam pengambilan keputusan itu misalnya dapat terjadi di mana seorang investor terpengaruh secara emosional oleh adanya dugaan pelemahan pasar saham karena faktor bulan ramadhan. Di sini investor rawan salah mengambil keputusan.

    Padahal studi terbaru menunjukkan pelemahan pasar investasi akibat ramadhan effect itu tidak persisten. Namun, perilaku investasi sang investor sudah menjadi terlalu bias sehingga ia tak mengindahkan studi yang secara ilmiah tepercaya tersebut. Ujung-ujungnya ia salah ambil keputusan investasi.

    Untuk menghindari bias pengambilan keputusan karena ramadhan effect, kita dapat memecah bias pengambilan keputusan dan kesalahan menjadi setidaknya empat poin.

    Baca juga: Hemat Uang Belanja Demi Menabung, Begini 9 Cara Mudahnya

    4 bias pengambilan keputusan dalam behavioral finance

    behavioral finance

    #1 Behavioral finance – penipuan diri

    Konsep penipuan diri adalah batas cara kita belajar.

    Ketika kita secara keliru berpikir bahwa kita tahu lebih banyak daripada yang sebenarnya kita lakukan, kita cenderung kehilangan informasi yang kita butuhkan untuk membuat keputusan.

    #2 Penyederhanaan heuristik

    Kita juga bisa mengeluarkan poin yang sering disebut penyederhanaan heuristik. Penyederhanaan heuristik mengacu pada kesalahan pemrosesan informasi.

    #3 Behavioral Finance – emosi

    Poin lain tentang behavioral finance terkait dengan emosi.

    Pada dasarnya, emosi dalam behavioral finance mengacu pada pengambilan keputusan berdasarkan keadaan emosi kita saat ini. Suasana hati kita saat ini mungkin membuat keputusan kita keluar jalur dari pemikiran rasional.

    #4 Pengaruh sosial

    Apa yang dimaksud dengan pengaruh sosial adalah bagaimana pengambilan keputusan kita dipengaruhi oleh orang lain. Pengambilan keputusan kita terpengaruh social circle atau lingkaran sosial kita. Ini adalah sebuah bias.

    Jadi, bagaimana mengatasi bias dari behavioral finance ini?

    Ada cara untuk mengatasi kecenderungan negatif behavioral finance dalam kaitannya dengan investasi. Cara itu terdiri dari dua hal yaitu fokus pada proses, dan menyiapkan merencanakan dan berkomitmen pada perencanaan tersebut.

    Mengandalkan pengambilan keputusan yang reflektif membuat kita lebih rentan terhadap bias yang menipu dan pengaruh emosional dan sosial.

    Menetapkan proses pengambilan keputusan yang logis dapat membantu melindungi kamu dari kesalahan tersebut.

    Fokuskan diri kamu pada proses dan bukan pada hasilnya. Berfokus pada proses akan menghasilkan keputusan yang lebih baik karena proses tersebut membantu kamu terlibat dalam pengambilan keputusan yang reflektif.

    Dengan mempelajari behavioral finance, ini akan mengajarkan kita untuk berinvestasi dengan menyiapkan, dengan perencanaan, dan dengan memastikan kita melakukan pra-komitmen.

    Sebagaimana investor termahsyur Warren Buffett katakan. “Investasi yang sukses tidak berkorelasi dengan IQ setelah kamu berada di atas skor 125. Setelah kamu memiliki kecerdasan biasa, maka yang kamu butuhkan adalah temperamen untuk mengendalikan dorongan yang membuat orang lain mendapat masalah.”

    Jadi, tunggu apa lagi? Kamu harus mulai untuk belajar behavioral finance saat sedang berinvestasi.

    Ini agar kamu terhindar dari jebakan batman ramadhan effect, juga menghindarkanmu dari bias-bias pengambilan keputusan yang dapat merugikanmu secara finansial. Yuk, belajar tentang behavioral finance!

    Sumber: Corporate Finance Institute

    Simak juga:

    Tujuh Langkah Mencapai Kebebasan Finansial

    Niat Jadi Kolektor Lukisan Pemula? Ketahui Dulu Risiko Investasinya di Sini!

    Pengin Bikin Start-up? Ini 5 Strategi Awal yang Harus Kamu Ketahui

    Tetap Bisa Traveling Saat Kantong Tipis dengan 9 Trik Ini!

    Menyulap Hobi Menjadi Bisnis dengan 7 Trik Andalan Ini!



    Sumber : pluang.com

  • Banyak Diakses Selama Pandemi, Laporan Keuangan Netflix Tunjukkan Penurunan EPS

    Layanan streaming entertainment Netflix baru saja merilis laporan keuangan kuartal pertama tahun 2020. Laporan keuangan netflix itu menunjukkan hal yang mengejutkan. Di tengah kenaikan jumlah pelanggan, Netflix justru mengeluarkan laporan laba rugi.

    Kamu tentu tak asing lagi dengan Netflix. Popularitas layanan streaming ini memang luar biasa. Apalagi di tengah pandemi COVID-19 di mana orang-orang butuh hiburan saat berada di rumah. Netflix menjadi salah satu opsi hiburan itu.

    laporan keuangan netflix

    Dilansir Investopedia (9/5), laporan keuangan netflix menunjukkan adanya peningkatan jumlah pelanggan hingga di persentase tertinggi sejak kuartal pertama 2019. Namun, Netflix menunjukkan laporan laba rugi di mana earnings per share (EPS) Netflix hanya mendapat USD 1.57 dari ekspektasi yang harusnya memperoleh USD 1.65.

    Netflix adalah layanan hiburan streaming terkemuka di dunia dengan lebih dari 167 juta keanggotaan berbayar di lebih dari 190 negara menikmati serial TV, film dokumenter, dan film layar lebar dengan berbagai genre dan bahasa.

    Pelanggan dapat menonton sebanyak yang mereka inginkan, kapan saja, di mana saja, pada layar yang terhubung ke internet. Pelanggan Netflix dapat memutar film, berhenti sebentar dan melanjutkan menonton, semua tanpa iklan atau komitmen. Laporan laba rugi ini disinyalir karena ketatnya persaingan di pasar streaming entertainment.

    Baca juga: Cuan Hingga Rp629 M, Netflix Ternyata Tidak Bayar Pajak Sejak 2016

    Menelisik lebih dalam laporan keuangan netflix

    laporan laba rugi

    Pada 21 April 2020, rilis laporan keuangan netflix menunjukkan peningkatan jumlah pelanggan secara drastis sejak kuartal pertama 2019. Namun, sebenarnya jumlah pelanggan lambat laun menurun sejak laporan itu dirilis.

    Hal ini disinyalir karena ketatnya persaingan di pasar streaming service. Layanan kompetitor seperti Amazon Prime, Disney+, Hulu, hingga Apple TV menjadi pesaing yang sangat kuat dan sulit dikalahkan. Wajar jika dalam laporan keuangan Netflix, terlampir adanya laporan laba rugi.

    Laporan laba rugi dalam laporan keuangan netflix mencakup adanya penurunan harga atau nilai saham mereka pada 2019. Harga saham itu turun secara dramatis sebanyak 29.7 % per lembar saham. Earnings per share (EPS) Netflix tersebut turun drastis pada kuartal keempat 2018 dan kuartal kedua 2019.

    Laporan keuangan netflix menunjukkan  bahwa total pendapatan (revenue) Netflix mengalami peningkatan dari USD 4,5 M pada kuartal pertama 2019, menjadi USD 5,7 M pada kuartal pertama 2020. Namun, sejumlah analis menyatakan peningkatan pendapatan itu tidak signifikan dan Netflix masih menunjukkan laporan laba rugi karena peningkatan laba pada 2020 harus digunakan menutup kerugian laba tahun 2019.

    Tak hanya itu, jumlah pelanggan di Amerika Serikat juga turun drastis untuk pertama kalinya sejak 10 tahun terakhir. Salah satu faktor yang memicu turunnya jumlah pelanggan Netflix adalah adanya kultur berbagi akun dan kata sandi Netflix.

    Magid, sebuah firma riset di Amerika Serikat melaporkan bahwa sembilan persen pengguna Netflix mempraktikkan kultur berbagi akun. Meski tampak kecil, praktik ini dapat membuat perusahaan Netflix menunjukkan laporan laba rugi hingga USD 135 Juta (sekitar Rp1,9 T).

    Baca juga: Hindari Bosan WFH dengan Maraton Film, Begini Caranya Langganan Netflix

    Faktor penyebab Netflix merugi

    laporan keuangan netflix

    Dalam laporan keuangan netflix, tercantum laporan laba rugi di mana Netflix merugi lebih dari USD 16 M atau setara Rp222 T.

    Salah satu penyebab Netflix merugi adalah turunnya Earnings Per Share (EPS) perusahaan layanan video ini.

    Dikutip dari Simulasi Kredit, Earning per share (EPS) atau yang disebut juga sebagai laba per saham merupakan rasio keuangan yang mengukur jumlah laba bersih yang diperoleh per lembar saham yang beredar.

    EPS ini merepresentasikan jumlah uang yang akan diterima oleh para pemegang saham atas setiap lembar saham yang dimilikinya saat pembagian keuntungan saham yang beredar pada akhir tahun.

    Dalam laporan keuangan Netflix, jika dicermati memang tampak adanya kenaikan EPS. Pada kuartal pertama 2018, EPS Netflix berada di angka USD 0,64. Selanjutnya, pada kuartal pertama 2019 EPS itu naik menjadi USD 0,76. Pada kuartal pertama 2020, EPS itu memang naik. Namun, kenaikannya hanya menjadi USD 1,57. Jauh lebih kecil dari ekspektasi USD 1,65.

    Kenaikan EPS ini menjadi sebuah laporan laba rugi jika dijadikan laporan secara triwulanan. Di situ dapat dilihat terjadi penurunan year over year (YoY) yang tajam.

    Alasan EPS Netflix turun

    Kenapa EPS Netflix turun dari ekspektasi? Beberapa analis menyebutkan ini karena Netflix kehilangan banyak pelanggan berbayarnya di Amerika Serikat untuk pertama kalinya sejak 2011.

    Kenaikan biaya berlangganan serta turunnya kuantitas dan kualitas konten disinyalir sebagai penyebab penurunan jumlah pelanggan ini.

    Belum lagi adanya kompetitor penantang dalam streaming wars kian menurunkan jumlah pelanggan Netflix. Sejumlah layanan lain seperti Amazon Prime dan Disney+ tak dapat dimungkiri membuat banyak pelanggan Netflix hengkang.

    Namun, masih ada angin segar. Laporan keuangan netflix masih bisa berubah menjadi catatan laba karena meski banyak pelanggan Netflix di Amerika Serikat hengkang, jumlah pelanggan internasional Netflix justru naik bertambah 2,83 Juta pelanggan.

    Netflix masih punya harapan untuk mengubah laporan laba rugi pada kuartal berikutnya. Netflix memprediksi akan ada tambahan 7 juta pelanggan berbayar, dan mereka memprediksi akan meraup laba USD 5,25 Juta (Rp72,9 T) dalam laporan keuangan netflix di kuartal berikutnya.

    Sumber: Investopedia

    Simak juga:

    9 Rekomendasi Buku Keuangan Terbaik Ini Dijamin Bikin Kamu ‘Melek’ Finansial

    Laundromat, Film Netflix yang Bongkar Pengaruh Panama Papers pada Hidup Orang Kaya

    Mencoba Peruntungan di 7 Negara dengan Gaji Tertinggi di Dunia, Minat?

    Investasi di Perfilman Indonesia dengan Patuangan Rp10.000 Aja, Mau?

    Perusahaan Start Up Ramai Pilih Co-Working Space, Apa Alasannya?



    Sumber : pluang.com

  • Apakah Reksadana Itu Dan Bagaimanakah Cara Kerjanya?

    Di tutorial kali ini kita akan membahas mengenai apakah reksadana itu dan bagaimana cara kerjanya. Simak selengkapnya pada slides di atas!

    Simak juga: 

    Apa Itu Reksadana Indeks (Index Fund)?

    Mau Coba Investasi Reksadana? Berikut Panduan Mudahnya untuk Pemula
    Atur Risiko Investasi Melalui Reksadana, Ini 5 Hal Dasar yang Wajib Kamu Pahami!

    Nikmati Keuntungan dengan Investasi Aman di Pluang!

    Download aplikasi Pluang di sini untuk investasi emasS&P 500 index futures, serta aset kripto dan reksa dana! Harga kompetitif di pasaran, selisih harga jual-beli terendah, dan tanpa biaya tersembunyi!

    Untuk investasi emas, kamu bisa melakukan tarik fisik dalam bentuk emas Antam mulai dari 1 gram hingga 100 gram. Sementara dengan Pluang S&P 500, kamu bisa berinvestasi di kontrak berjangka saham perusahaan besar di AS! Mulai dari Apple, Facebook, Google, Netflix, Nike, dan lainnya! Segera download aplikasi Pluang!



    Sumber : pluang.com

  • Hadapi Krisis Ekonomi COVID-19, Intip Strategi Jitu dari 5 Investor Dunia

    Pandemi korona berpotensi menyebabkan krisis ekonomi. Namun, hal tersebut tidak menghentikan investor dunia untuk tetap meraup keuntungan.

    Krisis keuangan tahun 2008-2009 lalu cukup mengguncang dunia. Triliunan dolar hangus dari pasar keuangan dunia. Namun, dari sana, para investor dunia ini belajar untuk menghadapai pandemi kali ini.

    Teguh pada satu perspektif adalah salah satu kunci sukses investor dunia memenangkan krisis ekonomi.

    Investor yang cerdas adalah dia yang bisa melihat celah dalam masa krisis. Investor dunia melihat downturn sebagai masa diskon besar-besaran. Sebagai hasilnya, mereka bisa menikmati keuntungan yang sangat besar pasca-resesi.

    Ingin tahu bagaimana investor dunia menghadapi krisis ekonomi?

    Baca juga: FOMC: Pengaruhnya pada Kebijakan Moneter AS dan Pasar Keuangan Dunia

    Strategi investor dunia di masa krisis

    Ada banyak tips yang bisa kalian dapatkan dari para investor dunia. Berikut adalah beberapa strategi yang bisa kalian lakukan di masa krisis ekonomi.

    #1 Pilih aset atau saham yang memiliki risiko rendah

    Kuncinya, carilah perusahaan yang memiliki arus kas yang baik dan memiliki utang yang rendah.

    #2 Berinvestasi pada kebutuhan pokok atau consumer staples

    Pilihlah industri yang tetap akan dibeli orang, meski terjadi krisis ekonomi.

    #3 Fokus pada industri non-siklus yang tahan resesi

    Misalnya sektor bahan makanan, toko diskon, produsen alkohol, hingga industri kosmetik.

    #4 Memastikan diversifikasi investasi kalian

    Investor dunia menanam modal pada bermacam-macam industri bisa menyelamatkan modal kalian di masa krisis ekonomi.

    #5 Investasi pada real estate

    Sektor industri ini relatif aman dan kuat terhadap resesi.

    #6 Saham berupa dividen

    Dividen bisa memberikan passive income bagi kalian. Pakar menyarankan untuk memilih perusahaan yang memiliki rasio utang rendah terhadap ekuitas.

    #7 Logam mulia

    Emas dan perak sudah terkenal memiliki nilai yang stabil. Tidak ada salahnya menyisihkan sebagian investasi di bidang ini.

    Banyaknya pilihan investasi tentu menjadi kabar baik tersendiri. Kalian bisa mulai menghitung dan menimbang investasi macam apa yang sesuai dengan kondisi kalian. Be well and invest wisely, ya!

    Baca juga: Pada 2030 Perempuan Akan Kelola 30% Modal Dunia, Kok Bisa?

    Lima investor dunia yang berhasil menaklukkan krisis ekonomi

    krisis ekonomi

    Beberapa investor dunia melihat penjualan besar-besaran sebagai momentum emas untuk meningkatkan posisi mereka di pasar. Kenali lima investor yang bisa memaksimalkan keuntungan di masa krisis ini.

    #1 Warren Buffett

    Warren Buffett sengaja membeli saham AS selama ekuitas jatuh akibat kemacetan kredit.

    Itulah pengakuannya dalam The New York Times, bagian op-ed, pada Oktober 2008 lalu. Keahlian Buffett dalam menaklukkan masa krisis sudah tidak diragukan lagi. Di satu sisi, Buffett telah mendapatkan miliaran untuk dirinya sendiri. Slogannya adalah “menjadi takut ketika orang lain serakah, dan menjadi serakah ketika orang lain takut”.

    #2 John Paulson

    John Paulson dikenal dunia setelah berhasil memenangkan taruhan spektakuler melawan pasar perumahan AS selama krisis kredit. Kemasyhurannya membawa miliaran aset tambahan dan biaya manajemen investasi yang menguntungkan baik bagi dirinya dan perusahaannya.

    Berkat kecerdasan investor dunia satu ini, perusahaan tempatnya bernaung bisa meraup sekitar $ 15 M selama krisis kredit pada tahun 2009.

    #3 Jamie Dimon

    Meski bukan seorang investor individu, Jamie Dimon berhasil menghasilkan keuntungan besar bagi JP Morgan. Dimon menggunakan kekuatan neraca banknya untuk mengakuisisi dua lembaga keuangan yang hancur, Bear Stearns dan Washington Mutual, pada krisis keuangan.

    Saham JP Morgan sempat turun ke posisi terendah pada Maret 2009. Namun, jika dirata-rata, posisi terendah tersebut bernilai tiga kali lipat dibanding saham JP Morgan sepuluh tahun yang lalu. Posisi itu berhasil membuat investor dunia yang merupakan pemegang saham dan CEO JP Morgan ini menjadi jutawan.

    #4 Ben Bernanke

    Sama halnya dengan Dimon, Ben Bernanke bukan seorang investor melainkan seorang kepada Federal Reserve (Fed). Dia berhasil melindungi AS dan sistem keuangan global dari kehancuran. Di tengah ketidakpastian yang melanda di masa krisis, Fed tetap melanjutkan strateginya yang didasari oleh strategi pembayar pajak.

    #5 Carl Icahn

    Carl Icahn adalah salah satu legenda di dalam pasar keuangan. Icahn memili trackrecord yang sempurna dalam investasi sekuritas dan aset pada saat downturns.

    Keahlian investor dunia satu ini adalah membeli perusahaan dan perusahaan gambling pada khususnya. Dia berhasil mengambil alih tiga aset di Las Vegas yang mengalami krisis. Kemudian, dia menjualnya dengan laba yang sangat menguntungkan ketika perekonomian sudah membaik. Kepekaan Icahn terhadap masa-masa penting pasar, berhasil membuat prediksinya selalu tepat.

    Itulah beberapa investor dunia yang bisa menginspirasi kalian. Masa krisis bukanlah akhir pasar. Namun, masa itu bisa menjadi tambang emas jika kalian bisa memanfaatkannya.

    Diversifikasikan Portofoliomu dengan Investasi Emas Aman di Pluang!

    Download aplikasi Pluang di sini untuk membeli emas digital dengan harga paling kompetitif di pasaran! Selisih harga jual-beli terendah dan tanpa biaya tersembunyi apapun. Emas yang kamu beli aman karena disimpan di Kliring Berjangka Indonesia (BUMN), produk emas Pluang dikelola oleh PT PG Berjangka yang sudah terlisensi dan diawasi oleh BAPPEBTI. Kamu juga bisa menarik fisik emasnya dalam bentuk logam mulia Antam dengan kadar 999.9 mulai dari kepingan 1 gram hingga 100 gram!

    Sumber: Investopedia, Enterprenuer

    Simak juga:

    Serba-serbi Index Future, Ketahui Cara Kerja Kontrak Berjangka dalam Investasi

    Pengin Cuan Jadi Vlogger? Hitung Dulu Yuk Penghasilan Jadi YouTuber di Sini!

    Tetap Tenang di tengah Fluktuasi Pasar Akibat COVID-19, Ini 3 Triknya



    Sumber : pluang.com

  • Fokus Investasi di Obligasi? Ini 4 Strategi Jitu untuk Mengelola Portofoliomu

    Masih banyak yang bertanya apa saja keuntungan obligasi. Padahal, sekarang ini ada banyak lembaga yang menawarkan cara investasi obligasi. Yuk, kenali lebih jauh tentang obligasi!

    Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendefinisikan obligasi sebagai surat utang jangka panjang yang diterbitkan oleh perusahaan atau pemerintah dengan nominal dan waktu jatuh tempo tertentu.

    cara investasi obligasi

    Banyaknya keuntungan obligasi membuat pemerintah dan perusahaan swasta berlomba-lomba menyediakan platform jual beli obligasi. Cara investasi obligasi yang paling baru adalah e-bond, yang dikembangkan oleh bank, di mana nasabah bisa membeli obligasi secara online.

    Dalam investasi obligasi, investor akan mendapatkan keuntungan berupa kupon atau pembayaran bunga tetap. Plus, investor juga memiliki peluang keuntungan dari capital gain (selisih harga beli dan jual).

    Banyak kan keuntungan obligasi yang bisa kalian dapatkan? Sebelum memulai investasi, kalian perlu mengetahui hal-hal dasar di bawah ini. Dengan demikian, kalian bakal paham bagaimana cara investasi obligasi yang maksimal.

    Baca juga: Dibayangi Covid-19, Bagaimana Nasib Fluktuasi Pasar Obligasi di Indonesia?

    Kenali jenis dan cara investasi obligasi

    keuntungan obligasi
    Sumber: SWARA

    Sebelum memulai investasi, ada baiknya kita mengenali jenis-jenis obligasi. Menurut Otoritas Jasa Keuangan (OJK), ada lima jenis obligasi yang dijual di pasar.

    #1 Obligasi korporasi

    Seperti namanya, obligasi ini diterbitkan oleh perusahaan swasta nasional, seperti BUMN dan BUMD. Biasanya perusahaan menerbitkan obligasi dalam rangka mencari modal.

    #2 Surat Utang Negara (SUN)

    Obligasi ini diterbitkan oleh negara sesuai dengan UU No.24/2002.

    #3 Sukuk korporasi

    Obligasi yang berdasarkan nilai syariah sesuai dengan ketentuan Bapepam dan LK Np. IX.A.13 tentang Efek Syariah. Cara investasi obligasi menyesuaikan dengan peraturan syariah.

    #4 Surat Berharga Syariah Negara (SBSN)

    Surat berharga ini diterbitkan oleh negara sesuai dengan UU No. 19/2008 Tentang Surat Syariah Negara (SBSN).

    #5 Efek Beragun Aset (EBA)

    Efek utang ini diterbitkan dengan Underlying Asset sebagai dasar penerbitan.

    Kalian bisa memulai berinvestasi obligasi langsung di Bursa Efek Indonesia (BEI). Atau, melalui jasa pihak ketiga, seperti perbankan yang memiliki banyak program serta kemudahan.

    Namun, bagaimana cara memaksimalkan return dari obligasi? Ada beberapa strategi yang bisa kalian pelajari, lho!

    Baca juga: Serba-serbi Investasi Obligasi yang Perlu Kamu Ketahui

    4 strategi jitu mengatur portofolio obligasi

    belajar investasi saham bagi pemula

    Investasi obligasi tidak sesederhana kelihatannya. Bagi pengamat biasa, investasi obligasi sebatas membeli obligasi dengan hasil yang tinggi. Rupanya, masih ada lagi ilmu yang perlu dipelajari dan strategi dalam berinvestasi di obligasi.

    Berdasarkan Investopedia, ada empat cara efektif untuk menyusun portofolio demi mempermudah cara investasi obligasi kalian.

    #1 Cara investasi obligasi pasif atau buy and hold

    Strategi manajemen obligasi pasif biasanya digunakan untuk mencari dan memaksimalkan nilai obligasi kalian. Premis dari strategi ini adalah obligasi yang dibeli aman dan terpercaya. Dengan begitu, kita bisa memprediksi pendapatan yang bakal kita dapatkan. Buy dan hold artinya pembeli harus menahan obligasi yang sudah dibeli sampai jatuh tempo.

    Di permukaan, investasi ini terkesan sebagai gaya investasi yang malas. Namun, portofolio pasif ini bisa menyediakan jangkar yang stabil ketika badai keuangan melanda.

    Strategi ini juga menguntungkan kalian karena meminimalkan atau bahkan menghilangkan biaya transaksi. Jenis obligasi yang tepat untuk strategi ini adalah obligasi dari pemerintah pusat, obligasi perusahaan investasi, atau pun obligasi pemerintah daerah.

    #2 Pencocokan indeks atau quasi-passive

    Tujuan utama strategi ini adalah untuk mengetahui potensi return dan karakter risiko terkait dengan indeks yang kita targetkan. Sebenarnya strategi ini hampir mirip dengan strategi sebelumnya.

    Bedanya, quasi-passive strategi ini memiliki beberapa fleksibilitas. Sama halnya dengan melacak indeks pasar saham tertentu, portofolio obligasi ini dapat disusun sesuai dengan penerbitan obligasi yang terjadi. Hasilnya, kita bisa mengetahui atau mentrakking pengeluaran obligasi yang ada.

    Quasi-passive strategi ini cocok untuk obligasi tipe besar dengan jumlah yang banyak. Sehingga kita bisa memaksimalkan replikasi indeks yang sudah dibuat. Jangan lupa, kalian harus mempertimbangkan biaya transaksi untuk menjaga portofolio kalian tetap update, sesuai dengan situasi pasar.

    #3 Imunisasi atau “quasi-active”

    Sesuai dengan judulnya, strategi ini menyiratkan suatu portofolio yang ditargetkan khusus untuk menerima return dalam periode tertentu dan terlepas dari pengaruh luar, seperti perubahan tingkat suku bunga.

    Cara menentukan durasi strategi imunisasi diambil dari usia rata-rata dari obligasi tersebut. Cara prediksi ini dinilai lebih akurat untuk menghitung volatilitas obligasi.

    Sama seperti strategi buy and hold, strategi quasi-active ini cocok untuk obligasi bermutu tinggi dengan kemungkinan default yang jauh.

    #4 Cara investasi obligasi dengan dedicated and active

    Mendapatkan return yang maksimal adalah tujuan dari strategi dedicated and active. Seiring dengan peningkatan peluang return, pasti akan dibarengi dengan peningkatan risiko. Kita bisa mulai mengidentifikasi risiko-risiko tersebut.

    Misalnya mengantisipasi tingkat bunga, waktu, valuasi, spread exploitation, serta berbagai skenario tingkat bunga. Premis dasar dari strategi ini adalah bahwa investor bersedia untuk bertaruh di masa depan daripada puas dengan potensi pengembalian yang lebih rendah seperti yang ditawarkan oleh strategi pasif.

    Banyaknya strategi cara investasi obligasi tentunya membuat kalian, para investor, semakin mudah membuat perhitungan. Namun, ingatlah jika setiap strategi memiliki keunggulan dan kelemahannya masing-masing. Jadi, kenali dulu apa tujuan yang ingin kalian capai, ya!

    Sumber: Sikapi Uangmu OJK, Investopedia

    Simak juga:

    Pengin Bikin Start-up? Ini 5 Strategi Awal yang Harus Kamu Ketahui

    Tetap Bisa Traveling Saat Kantong Tipis dengan 9 Trik Ini!

    Menyulap Hobi Menjadi Bisnis dengan 7 Trik Andalan Ini!

    Mau Financially-Savvy? Dengerin 7 Podcast Spotify Keuangan Ini, yuk!

    Mau Cuan Investasi Saham untuk Pemula? Intip Dulu Panduannya di Sini!



    Sumber : pluang.com