Author: 08

  • Dari Whale hingga FUD, Ini Adalah Istilah Investasi Bitcoin yang Perlu Diketahui!

    Investasi aset kripto seperti Bitcoin dan Ethereum adalah pilihan investasi yang marak diborong masyarakat belakangan ini. Terutama, setelah harga-harganya yang terus naik signifikan sejak akhir tahun lalu.

    Namun, berinvestasi di aset kripto juga perlu persiapan yang mumpuni. Selain persiapkan mental (dan tentu saja modal), kamu juga perlu paham mengenai istilah-istilah asing yang kerap wara-wiri di pemberitaan maupun analisis terkait Bitcoin dan Ethereum.

    Lantas, apa saja istilah-istilah tersebut?

    Baca juga: Bitcoin cs Diprediksi Gantikan Emas Sebagai Aset Penyimpan Kekayaan

    1. HODL

    HODL adalah singkatan dari frasa “Hold on for Dear Life“. Kondisi ini menggambarkan situasi di mana investor tetap kukuh menyimpan Bitcoin dan aset kripto lainnya meski harganya tengah nyungsep.

    Istilah ini pertama kali muncul di forum aset kripto internet bernama GameKyuubi pada 2013 silam.

    2. Bitcoiner atau Altcoiner atau Nocoiner

    Seluruh istilah ini adalah julukan bagi investor yang menggenggam aset kripto jenis tertentu.

    Sudah bisa ditebak, bahwa Bitcoiner adalah investor yang memiliki Bitcoin. Sementara itu, Altcoiner adalah julukan bagi sekelompok investor yang gemar menjelajahi aset kripto selain Bitcoin. Di sisi lain, Nocoiner adalah sekelompok orang yang tak menyimpan aset kripto sama sekali.

    3. FUD

    FUD adalah singkatan dari “fear, uncertainty and doubt“. Sesuai kepanjangannya, FUD memang mengandung nuansa yang agak suram di dalamnya.

    Istilah ini kerap digunakan investor untuk menggambarkan situasi pasar yang kacau gara-gara terdapat kabar burung yang tidak terkonfirmasi. Alhasil, para investor akan melakukan aksi jual secara besar-besaran.

    Biasanya, kabar ini disebarkan oleh sesama investor yang ingin menurunkan harga Bitcoin atau aset kripto lainnya. Setelah harga berhasil anjlok, mereka kemudian memborongnya secara murah.

    Baca juga: Orang-Orang Ini Tajir Berkat Bitcoin. Siapa Saja?

    4. ATH

    Nah, kalau ini seharusnya sudah menjadi istilah lumrah di dunia investasi. ATH adalah kepanjangan dari “all-time high” atau rekor harga tertinggi.

    5. Private and Public Key

    Private key adalah kode yang berisi angka dan huruf yang harus dijawab investor sebelum mengakses Bitcoin dan aset digital lainnya. Bisa dibilang, private key merupakan sebuah kata kunci (password).

    Sementara itu, public key adalah alamat unik kamu untuk mendapatkan aset kripto.

    Seorang investor tidak boleh membagikan private key-nya ke orang lain. Namun, investor harus membagikan public key ke lainnya.

    6. Whales

    Whales adalah julukan bagi investor yang menggenggam Bitcoin dan aset kripto lain dalam jumlah signifikan.

    Setiap aksi yang mereka lakukan pasti akan membuat heboh pasar dan mendistorsi harga aset kripto, selayaknya ikan paus (whales) yang bisa menciptakan ombak di laut hanya dengan mengibaskan ekornya saja.

    7. Rekt

    Rekt adalah kependekan dari “wrecked” (hancur). Istilah ini digunakan bagi investor yang telah kehilangan uang yang banyak dalam berinvestasi Bitcoin dan kawan-kawannya.

    8. Fork

    Fork adalah perubahan protokol aset kripto ketika terdapat pembaruan sistem. Secara umum, terdapat dua jenis fork: Hardfork dan Softfork.

    Hardfork adalah pembaruan sistem aset kripto yang berkonflik dengan sistem sebelumnya. Sehingga, keduanya tidak bisa dioperasikan secara bersamaan dan bisa membelah blockchain.

    Sementara itu, Softfork adalah pembaruan aset kripto yang sejalan dengan sistem sebelumnya.

    9. Airdrop

    Bukan, ini bukanlah fitur yang terdapat di ponsel iPhone. Di sini, Airdrop adalah gimik pemasaran yang dilakukan oleh pengembang aset kripto baru, yakni dengan mendistribusikan token aset kriptonya secara gratis atau murah. Tujuannya, adalah untuk menaikkan pamor aset kripto tersebut di pasar.

    10. Mooning

    Mooning adalah ekspresi yang digunakan investor untuk menyebut kenaikan harga Bitcoin dan aset kripto lain yang melesat tajam, ibarat roket yang tengah melesat menuju bulan (moon)

    Bagaimana, Sobat Cuan? Apakah sudah mantap berinvestasi di Bitcoin cs setelah mengetahui daftar istilah investasi tersebut?

    Baca juga: Setelah Ethereum, Kini Harga Bitcoin “Latah” Ikutan Tren Bullish

    Nikmati Keuntungan dengan Investasi Aman di Pluang!

    Download aplikasi Pluang di sini untuk investasi emas, S&P 500 index futures, serta aset kripto Bitcoin dan Ethereum! Harga kompetitif di pasaran, selisih harga jual-beli terendah, dan tanpa biaya tersembunyi!

    Untuk investasi emas, kamu bisa melakukan tarik fisik dalam bentuk emas Antam mulai dari 1 gram hingga 100 gram. Sementara dengan Pluang S&P 500, kamu bisa berinvestasi di kontrak berjangka saham perusahaan besar di AS! Mulai dari Apple, Facebook, Google, Netflix, Nike, dan lainnya! Segera download aplikasi Pluang!

    Sumber: Livemint



    Sumber : pluang.com

  • Bagaimana Nasib Bitcoin Milikmu Setelah Kamu Meninggal?

    Investasi Bitcoin kian populer di tengah masyarakat. Sebagian besar mengelola aset ini sebagai bagian portofolio investasi jangka panjang mereka. Namun, apa yang akan terjadi seandainya pemilik aset Bitcoin tersebut meninggal?

    Studi dari Cremation Institute pada 2020 menyebutkan bahwa hampir 90% pemilik aset kripto khawatir mengenai kelangsungan aset mereka seandainya mereka wafat.

    Para pemilik kripto umumnya tidak memegang surat wasiat atau ahli waris untuk meneruskan kepemilikan aset mereka. Seperti yang dijelaskan dalam white paper, Bitcoin merupakan versi uang elektronik peer-to-peer murni.

    Kepemilikan Bitcoin memungkinkan pemiliknya melakukan pembayaran daring dengan mengirimkan langsung antarpihak tanpa melalui pihak ketiga (seperti lembaga keuangan).

    Proteksi Investasi Bitcoin Sangat Ketat, Tapi Bisa Diwariskan

    Dikelola dalam jaringan terdistribusi (blockchain), Bitcoin tidak memiliki otoritas pusat dalam mengontrol dana pengguna. Jadi, tidak seorang pun, kecuali pemiliknya, yang dapat mengontrol aset tersebut.

    Di Indonesia sejauh ini, aturan mengenai pewarisan aset kripto memang belum dirilis.

    Teguh Harmanda selaku Ketua Aspakrindo menyatakan bahwa aturan mengenai hal tersebut sebaiknya dikelola oleh masing-masing bursa.

    “Setiap bursa tentu memiliki SOP. Standard Operational Procedure bagi nasabah yang meninggal dan bagaimana proses transfer aset ke ahli waris. Sejauh ini, secara resmi dari regulator memang belum ada aturan,” tutur dia.

    Namun, pemilik aset kripto seperti pelaku investasi Bitcoin tetap bisa mewariskan kepemilikannya ke generasi selanjutnya. Ada sejumlah cara dalam mewariskan aset kripto ke ahli waris.

    Setiap metode tentu memerlukan pengambilan keputusan dan perencanaan serta pengetahuan matang tentang cara kerja aset kripto.

    Baca juga: Lindungi Konsumen, Bappebti Terbitkan Aturan Investasi Aset Kripto

    1. Mewariskan Investasi Bitcoin dengan Memberi Kunci ke Anggota Keluarga Terpercaya

    Ini adalah metode paling mudah untuk meneruskan kepemilikan aset kripto. Beberapa orang terkemuka di industri ini secara terbuka mengklaim menggunakan metode ini untuk memastikan kekayaan dan aset dana mereka dapat dimanfaatkan pewarisnya.

    Hal Finney, salah seorang pengguna awal Bitcoin, ingin kepemilikan aset kriptonya diwariskan kepada anak-anaknya dengan cara memberikan kunci. Ketika ia wafat pada 2014, anak-anaknya tetap dapat memanfaatkan investasi Bitcoin miliknya.

    “Bitcoin saya disimpan pada brankas, dan putra serta putri saya sangat memahami teknologi. Saya pikir mengelola Bitcoin cukup aman. Saya merasa nyaman dengan warisan saya,” ujar Finney menjelaskan metodenya.

    Kendati demikian, metode ini masih dianggap berisiko. Pasalnya, pemindahan kunci kepada orang lain juga terbilang sangat berisiko. Karenanya, pemilik aset perlu memastikan ahli waris untuk mengetahui rencana dan cara menjaga aset agar tetap aman hingga ke tangan mereka.

    2. Siapkan Sertifikat Kematian untuk Amankan Aset

    Metode kedua ini ditawarkan pada beberapa bursa pertukaran terkemuka. Mereka umumnya menyediakan layanan sertifikat kematian bagi pemilik aset kripto.

    Meski jaringan Bitcoin tergolong sangat mandiri dan tidak memiliki proses spesifik terkait warisan, beberapa bursa pertukaran kripto terkemuka memungkinkan penggunanya untuk dapat mewariskan aset mereka.

    Bursa kripto Coinbase yang berbasis di Amerika Serikat menyediakan layanan ini. Investasi Bitcoin di perusahaan mereka memungkinkan anggota keluarga dari pemilik kripto yang telah wafat untuk dapat mengakses kepemilikan kripto. Ini dapat dilakukan dengan hanya menunjukkan sejumlah dokumen, termasuk sertifikat kematian dan surat wasiat terakhir.

    Selain Coinbase, bursa pertukaran kripto seperti Binance juga menyediakan layanan ini. Mereka menyediakan agen di dalam platform yang dapat dihubungi dan memandu ahli waris investor untuk mencairkan hak waris berupa aset kripto.

    Baca juga: Alasan Investasi Crypto Asset Makin Digemari

    3. Layanan Warisan Aset Kripto dalam Investasi Bitcoin

    Beberapa perusahaan seperti Safe Haven, Casa, dan TrustVerse menciptakan teknologi mereka sendiri untuk memastikan layanan warisan aset kripto. Platform Inheriti dari Safe Haven rilis resmi pada September 2020.

    Sistem ini akan memungkinkan pelaku investasi Bitcoin untuk mewariskan aset kripto mereka, tentunya tetap dengan penerapan dasar-dasar blockchain dan kriptografi.

    Platform Inheriti, misalnya, memungkinkan penggunanya untuk mewariskan akses tidak hanya aset kripto seperti Bitcoin, tapi juga profil media sosial Facebook dan Google+. Inheriti tidak akan mengambil alih akun-akun itu. Kunci akan aman karena telah dienkripsi.

    “Ini 100% merupakan keputusan Anda agar kunci tetap aman karena Safe Haven atau platform Inheriti tidak tahu apa yang telah Anda enkripsikan,” jelas Logino dari Inheriti.

    Nikmati Keuntungan dengan Investasi Aman di Pluang!

    Download aplikasi Pluang di sini untuk investasi emas, S&P 500 index futures, serta aset kripto Bitcoin dan Ethereum! Harga kompetitif di pasaran, selisih harga jual-beli terendah, dan tanpa biaya tersembunyi!

    Untuk investasi emas, kamu bisa melakukan tarik fisik dalam bentuk emas Antam mulai dari 1 gram hingga 100 gram. Sementara dengan Pluang S&P 500, kamu bisa berinvestasi di kontrak berjangka saham perusahaan besar di AS! Mulai dari Apple, Facebook, Google, Netflix, Nike, dan lainnya! Segera download aplikasi Pluang!

    Sumber: Coinvestasi



    Sumber : pluang.com

  • Raksasa SP 500! Harga Saham Amazon Diramal Sentuh Rp56 Juta per Lembar

    Harga Saham Amazon berpotensi besar untuk menguat pada 2021 ini di antara saham teratas lainnya di bursa S&P 500. Menurut prediksi salah satu analis Bank of America (BofA) Justin Post, layanan cloud raksasa perusahaan ini, yang kini dinaungi anak usaha Amazon Web Service, diramal akan menjadi penyokong utama kinclongnya saham perusahaan besutan Jeff Bezos ini.

    Ia memprediksi bahwa harga saham Amazon menjadi US$4.000, atau Rp56 juta per lembar saham di tahun ini. Artinya, harga saham tersebut akan meningkat 19,4% dibanding posisi per Jumat (5/2) yakni US$3.300 per lembarnya.

    “Amazon tetap menjadi salah satu saham teratas kami karena e-commerce masih hanya terpenetrasi 20% ke masyarakat menyusul lonjakan besar pada 2020. Tak hanya itu, peralihan penyimpanan data masyarakat ke teknologi komputasi awan [Cloud] juga masih di tahap awal,” tulis Post dalam catatannya kepada investor.

    Penyedia jasa perdagangan elektronik ini memang terkenal sebagai “raksasa” indeks saham S&P 500. Sepanjang 2020, harga sahamnya naik 74%, jauh lebih tinggi ketimbang sejumlah saham dalam indeks S&P 500 yang hanya naik 16% secara tahunan.

    Namun, harga saham Amazon baru-baru ini berkinerja buruk di kuartal IV 2020 dengan mencatat penurunan 6% secara tahunan. Angka itu berbanding terbalik dengan harga-harga saham dalam indeks NASDAQ dengan pertumbuhan 8% per tahun.

    Hal ini disinyalir lantaran pertumbuhan e-commerce yang lambat sejak pertengahan puncak musim panas, persaingan ketat antar pemain sektor tersebut yang dimulai pada kuartal II 2021, dan kekhawatiran terkait peraturan tambahan dengan sentimen anti-teknologi di Kongres.

    Akan tetapi, kekhawatiran soal ketiga hal tersebut terhadap kinerja Amazon dipercaya akan mereda pada kuartal III tahun ini, seiring kepercayaan Post bahwa Amazon Web Services akan “menjadi pendorong yang positif di tahun 2021”.

    Baca juga: Jeff Bezos Mundur dari Jabatan CEO Amazon

    Saham Amazon Tahan Banting di Antara Saham lain di S&P 500

    Post juga mencatat bahwa Amazon akan diuntungkan dari aliran pendapatan yang beragam. Tak pelak, saham Amazon menguat di S&P 500. Beberapa aliran dana itu diperoleh di antaranya lewat pendapatan e-commerce, cloud, grosir, iklan, dan layanan berlangganan untuk premium.

    “Kami pikir saham Amazon dapat bertahan lebih baik daripada e-commerce lain. Terutama walaupun nantinya ada rotasi ke saham vaksin atau penyudahan lockdown. Jadi, di antara saham terbaik untuk sektor e-commerce di S&P 500, saham Amazon akan tetap potensial sekalipun lockdown dihentikan atau vaksin sudah mulai efektif.,” jelasnya.

    “Amazon telah berinvestasi besar-besaran pada 2020 demi membangun kapasitas pengirimannya. Mereka melakukan pembangunan yang cepat di stasiun pengiriman lokal. Ini tentu dapat membantu mendukung peluncuran produk dan layanan baru,” tulis Post.

    Nikmati Keuntungan dengan Investasi Aman di Pluang!

    Download aplikasi Pluang di sini untuk investasi emas, S&P 500 index futures, serta aset kripto Bitcoin dan Ethereum! Harga kompetitif di pasaran, selisih harga jual-beli terendah, dan tanpa biaya tersembunyi!

    Untuk investasi emas, kamu bisa melakukan tarik fisik dalam bentuk emas Antam mulai dari 1 gram hingga 100 gram. Sementara dengan Pluang S&P 500, kamu bisa berinvestasi di kontrak berjangka saham perusahaan besar di AS! Mulai dari Apple, Facebook, Google, Netflix, Nike, dan lainnya! Segera download aplikasi Pluang!

    Sumber: Yahoo! Finance



    Sumber : pluang.com

  • Pilih-Pilih Kartu Kredit, Mending VISA atau Mastercard?

    Sebagai pengguna kartu ATM dan kredit , kamu pasti sudah sering lihat logo Visa dan Mastercard. Tapi, kamu tahu tidak perbedaan Visa dan Mastercard? Apa Visa berbeda dengan Mastercard? Atau justru keduanya memiliki kesamaan? Bagaimana dengan nomor kartu kredit dan ATM yang diterbitkan keduanya?

    Kedua label ini tentu sudah lazim di kalangan pengguna kartu kredit juga. Logo ini umumnya tertera di sebelah kanan bawah kartu. Visa dan Mastercard adalah provider yang memungkinkan bank untuk menerbitkan nomor kartu kredit.

    Provider ini memungkinkan kartu berlaku di berbagai merchant berlogo VISA atau Mastercard. Keduanya memberikan fasilitas dan kemudahan yang sama, yakni bisa digunakan di mana pun dan kapan pun.

    Tapi, jika kamu mengalami kebingungan mau memilih Visa vs Mastercard ketika membuat kartu kredit, berikut ini perbedaan Visa dan Mastercard yang perlu kamu tahu.

    Dengan bekal informasi ini, kamu bisa, deh, menjawab pertanyaan “Ingin kartu kredit Visa atau Mastercard?” dengan lebih tangkas.

    Baca juga: Lebih Mudah Secara Online, Begini Lho Cara Mengajukan Kartu Kredit

    1. Visa dan Mastercard adalah Perusahaan Provider Berbeda

    Visa merupakan produk dari Visa International Service Association (VISA .INC) yang bermarkas di Kota Foster, California, AS. Perusahaan ini bergerak di urusan finansial sejak 1955.

    Sementara itu, Mastercard adalah produk dari MasterCard Worldwide. Perusahaan ini berdiri pada 1966 dan berlokasi di Purchase, New York, AS. Sejak saat itu, Mastercard telah menjadi saingan terbesar VISA.

    Terlepas dari perbedaan Visa dan Mastercard, keduanya diakui sebagai provider kartu dan nomor kartu kredit unggul di dunia.

    2. Perbedaan Visa dan Mastercard soal Popularitas dan Jangkauan

    Seperti yang kamu ketahui, kartu kredit VISA dan Mastercard berlaku di merchant yang bekerja sama dengan provider mereka.

    Jika toko tertentu bekerja sama dengan VISA, maka kartu kredit yang dapat kamu gunakan bertransaksi di sana adalah kartu kredit VISA dan kartu kredit Mastercard tidak dapat digunakan.

    Secara umum, kartu kredit VISA lebih populer di negara-negara Asia, sementara Mastercard banyak digunakan di negara-negara Amerika dan Eropa.

    Baca juga: Mau Pakai Kartu Kredit untuk Modal Usaha? Simak Dulu Untung-Ruginya di Sini!

    3. Perbedaan VISA dan Mastercard – Varian Kartu Kreditnya

    Beberapa jenis kartu kredit ditawarkan oleh kedua provider ini. Namun, sebagai peganganmu saja, pada dasarnya ada 3 jenis kartu kredit yang sama baik di VISA maupun di Mastercard.

    Ketiga kartu itu ialah Classic, Gold, dan Platinum. Di luar itu, ada pula perbedaan Visa dan Mastercard dalam urusan varian kartu. Berikut ini jenis lainnya selain tiga kartu itu:

    Kartu kredit VISA

    visa infinite
    Sumber: PAYSPACE MAGAZINE
    • VISA Signature: jenis kartu kredit ini tergolong eksklusif. Orang dengan kartu ini tidak bisa sembarangan, umumnya pengusaha atau profesional yang sudah ternama atau terkemuka. Untuk memiliki kartu ini, pihak bank akan menilai kelayakan harta yang dimiliki, seperti deposito, investasi, rekening koran, dan rekening tabungan. Keuntungan memiliki kartu ini adalah limitnya yang mulai dari 100 jutaan rupiah hingga tak terhingga. Fasilitas yang ditawarkan seperti Airport Lounge, travel assist, keanggotaan klub golf, perjalanan spesial, dst.
    • VISA Infinite: sementara itu, kartu kredit satu ini tidak ditawarkan kepada umum. Pemiliknya terbatas bagi mereka dengan aset di atas 100 ribu USD atau Rp1 M dalam bentuk tunai. Pemiliknya khusus bagi nasabah premium, dengan rekening, deposito, atau investasi dari bank penerbit kartu. Limit kartu kredit dari 50 juta rupiah hingga tak terbatas. Fasilitas yang ditawarkan hampir sama dengan VISA Signature, kelebihannya, pemegang kartu kredit ini punya akses langsung menyewa jet pribadi.

    Cek lagi perbedaan VISA dan Mastercard lewat jenis kartu kredit Mastercard berikut:

    Kartu Kredit Mastercard

    Wordl Elite Mastercard
    Sumber: MASTERCARD
    • World Mastercard: Kartu kredit ini setara dengan kartu VISA Infinite. Penggunaannya hingga 75 juta dalam setahun. Standar yang diterapkan pun sama dengan pemegang VISA Infinite. Kelebihannya, kartu ini dapat diterima 2 kali lipat lebih banyak di berbagai negara. Ini akan membantumu melakukan reservasi untuk banyak layanan.
    • World Elite Mastercard: ini adalah jenis tertinggi kartu kredit dari Mastercard. Dengan kartu kredit ini, kamu akan memperoleh kemudahan lebih dari semua aspek, baik dalam reservasi hotel berkelas tinggi, airport, restoran mewah, dst. Kartu ini cocok bagi mereka yang suka bepergian dan sama seperti World Mastercard, juga dilindungi fitur Identity Theft Resolution Service.

    4. Perlindungan Nasabah

    Untuk urusan ini, perbedaan dari VISA dan Mastercard adalah bahwasanya mereka memiliki cara masing-masing dalam rangka melindungi nomor kartu kredit dan debit nasabah.

    Saat melakukan transaksi daring, VISA menawarkan pengamanan berupa memasukkan nomor pin statis atau One Time Password (OTP) ke dalam jendela Verified by VISA.

    Sementara, Mastercard memberikan proteksi kepada nasabah berupa Secure Code. Kode ini merupakan kode pin tambahan yang harus dimasukkan pengguna ketika bertransaksi secara daring.

    5. Perbedaan VISA dan Mastercard – Biaya Transaksi

    Ketika kamu bertransaksi, ada perbedaan biaya tambahan yang dikenakan oleh VISA dan Mastercard.

    Biaya tambahan oleh VISA jika bertransaksi di luar negeri sebesar 1% dari total transaksi. Sedangkan, Mastercard menawarkan biaya berbeda, yaitu berkisar 0,2% hingga 1% tergantung dari merchant tempatmu berbelanja.

    Nikmati Keuntungan dengan Investasi Aman di Pluang!

    Download aplikasi Pluang di sini untuk investasi emas, S&P 500 index futures, serta aset kripto Bitcoin dan Ethereum! Harga kompetitif di pasaran, selisih harga jual-beli terendah, dan tanpa biaya tersembunyi!

    Untuk investasi emas, kamu bisa melakukan tarik fisik dalam bentuk emas Antam mulai dari 1 gram hingga 100 gram. Sementara dengan Pluang S&P 500, kamu bisa berinvestasi di kontrak berjangka saham perusahaan besar di AS! Mulai dari Apple, Facebook, Google, Netflix, Nike, dan lainnya! Segera download aplikasi Pluang!

    Sumber: Cermati



    Sumber : pluang.com

  • Pilih Investasi Jangka Pendek? Ada Emas Digital dan 3 Jenis Investasi Lain yang Bisa Kamu Coba

    Investasi jangka pendek belum banyak dimanfaatkan oleh masyarakat. Padahal, ada banyak keuntungannya untuk memiliki rencana investasi jangka pendek, lho! Beragam kemudahan dan pilihan investasi jangka pendek cocok untuk menyimpan dana darurat.

    Investasi jangka pendek yang berupa “safe and liquid investment” pada saat pandemi virus corona ini sangat bisa diandalkan. Liquid di sini artinya kamu bisa mengaksesnya dengan mudah serta bebas dari biaya penalty penarikan. Sedangkan safe berarti kita bisa mengandalkan metode itu untuk menyimpan uang.

    Investasi jangka pendek membuat penyimpanan dana darurat lebih menguntungkan dan aman. Pilihan investasi jangka pendek sangat beragam serta bisa disesuaikan dangan kondisi keuanganmu.

    Perkembangan teknologi membuat instrumen investasi perkembang pesat. Termasuk investasi untuk emas.

    Emas digital adalah salah satu instrumen investasi yang gencar direkomendasikan oleh beberapa jasa keuangan. Ingin tahu alasannya? Simak, yuk, penjelasan di bawah ini.

    Baca juga: 4 Produk Investasi Ini Ternyata Bisa Atasi Inflasi, Apa Saja?

    Emas digital, investasi jangka pendek yang safe and liquid

    pilihan investasi jangka pendek

    Ketangguhan nilai emas memang sudah tidak diragukan lagi.

    “Semakin lama, untuk punya emas, semakin mudah,” tutur @d’goldfather, seorang praktisi emas sejak 1993. Ucapan itu didasari pada inovasi pembelian emas yang semakin mengikuti zaman.

    Ia, @d’goldfather, menjelaskan bahwa keberadaan emas digital membantu orang untuk mengakses jenis liquid ini. Karena dengan uang 10 ribu kita sudah bisa mendapatkan emas dengan jumlah tertentu.

    Berikut poin plus lain dari investasi jangka pendek pada emas digital:

    1. Harga Emas Relatif Lebih Murah

    Kenapa bisa begitu? Itu karena emas digital tidak memerlukan komponen biaya cetak. Sehingga kita hanya membeli harga emasnya saja.

    2. Modal Terjangkau Sebagai Investasi Jangka Pendek

    Sifatnya yang digital, membuat emas bersifat liquid. Artinya tidak ada aturan tertentu untuk membeli emas. Misalnya 1 gram atau 5 gram seperti di emas fisik. Di sini, kalian bisa mulai menabung emas mulai dari 10 ribu saja. “The power of receh” masih bekerja! Kita bisa membeli emas sedikit demi sedikit dari uang receh.

    3. Mudah Mengakses Proses Jual-Beli

    Tidak seperti emas fisik yang memerlukan toko atau tempat tertentu, emas digital bisa dijual kapan saja melaui platform digital tersebut. Borderless itulah keunggulan emas digital ini. Pastinya, prinsip ini sangat sesuai dengan kita-kita yang sibuk dan sudah melek teknologi.

    4. Untuk Investasi Jangka Pendek, Tidak Perlu Memikirkan Penyimpanan

    Umumnya, platform emas digital sudah bekerja sama dengan kliring untuk urusan penyimpanan. Aman, bukan? Jadi, kita bisa fokus untuk menabung.

    5. Spread (selisih) Harga Beli dan Jual yang Tidak Terlalu Jauh

    Meski bersifat digital, tapi prinsip emas yang relatif stabil masih bisa kita rasakan di sini. Jadi, ketika kita tidak punya uang, kita bisa menjual emas digital ini. Dan, kita tetap mendapatkan keuntungan yang lumayan.

    GoInvestasi powered by Pluang bisa mengakomodir rasa penasaran kalian. Selain sudah mendapatkan lisensi dari Bappebti, kalian bisa menabung emas mulai dari 0,01 gram. Jadi, tunggu apa lagi?

    Baca juga: Kenali Tujuan Investasimu, Lihat 4 Investasi Potensial untuk Pemula Ini

    Pilihan Investasi Jangka Pendek dengan Modal Pas-Pasan

    Selain emas digital, beberapa produk investasi jangka pendek yang low budget ini juga cocok untuk kamu.

    1. Deposito

    Mirip dengan tabungan, tetapi kalian akan mendapatkan bunga yang lebih tinggi. Deposito sangat cocok untuk menyimpan dana darurat. Adanya ketentuan batas waktu deposit membuat kalian tidak bisa mengambil dana sewaktu-waktu. Jadi, uang itu benar-benar tersimpan hanya untuk kegiatan krisis.

    2. Saham

    Saham menjadi salah satu primadona investasi, termasuk di Indonesia. Keuntungan besar dalam waktu singkat membuat saham semakin dilirik. Tapi ingat, saham juga memiliki risiko yang besar pula. Tetap hati-hati, ya!

    3. Peer to peer lending

    Peer to peer lending belum banyak diketahui oleh masyarakat. Pada dasarnya, kalian akan memiliki kesempatan investasi jangka pendek dengan cara memberikan pinjaman. Di sini, kalianlah yang menentukan siapa peminjam yang akan dibantu. Beberapa platform di Indonesia membuka nominal investasi yang berbeda. Misalanya, ada yang mulai dari Rp1.000.000, atau Rp5.000.000, bahkan Rp100.000. Presentasi keuntungan yang bisa kalian dapatkan sekitar 19 persen per tahun.

    Jadi, apakah kamau sudah tertarik menabung dana emergency melalui investasi jangka pendek belum? Ingat, semakin cepat memulai, maka semakin tinggi pula imbal hasil yang akan kamu dapatkan.

    Nikmati Keuntungan dengan Investasi Aman di Pluang!

    Download aplikasi Pluang di sini untuk investasi emas, S&P 500 index futures, serta aset kripto Bitcoin dan Ethereum! Harga kompetitif di pasaran, selisih harga jual-beli terendah, dan tanpa biaya tersembunyi!

    Untuk investasi emas, kamu bisa melakukan tarik fisik dalam bentuk emas Antam mulai dari 1 gram hingga 100 gram. Sementara dengan Pluang S&P 500, kamu bisa berinvestasi di kontrak berjangka saham perusahaan besar di AS! Mulai dari Apple, Facebook, Google, Netflix, Nike, dan lainnya! Segera download aplikasi Pluang!

    Sumber: Investopedia, Koinworks, Pluang



    Sumber : pluang.com

  • Lipatkan Danamu, Ini Cara Mudah Mulai Investasi dan 4 Produk Investasi untuk Pemula

    Berinvestasi adalah kunci menuju kesuksesan finansial. Jika kamu tidak segera belajar cara memulai investasi, kamu akan mengalami kerugian besar. Maka, belajar cara investasi, bahkan untuk pemula seperti kamu, adalah cara paling aman menjamin hari tua setelah pensiun dari pekerjaan kelak.

    Tentu saja, kamu tidak mau sembarangan menginvestasikan uangmu. Kamu harus cerdas dalam hal menginvestasikan uangmu agar kamu bisa mengumpulkan keuntungan dan menjadi bebas secara finansial.

    Dilansir usatoday, cara memulai investasi bisa dilakukan dengan mudah jika kamu memulainya sejak dini, memahami ragam pilihan investasi, dan menginvestasikan berbagai ragam aset berbeda untuk mengecilkan risiko. Cara investasi ini dapat dipelajari dengan mudah karena banyak sumber di internet untuk belajar.

    Investasi perlu dilakukan agar uang yang kamu miliki tidak diam menjadi uang pasif. Investasi akan membuat uang kamu berpotensi menghasilkan passive income untuk jangka panjang. Hal ini terutama dengan adanya compounding effect.

    Lalu bagaimana cara memulai investasi yang baik dan benar? Kamu bisa menyimak tips dan trik cara investasi berikut ini.

    Baca juga: Kenali Tujuan Investasimu, Lihat 4 Investasi Potensial untuk Pemula Ini

    Cara Memulai Investasi yang Baik dan Benar

    Jika kamu belum pernah belajar cara memulai investasi, maka ini adalah waktu yang tepat untuk memprioritaskannya.

    Lalu bagaimana cara investasi yang baik dan benar? Pakar investasi menganjurkan agar memulai investasi sejak dini. Jika kamu punya uang Rp1 juta dan kamu simpan di kasur, uang itu tidak akan bertambah. Namun, jika kamu investasikan, paling tidak dengan bunga 18% per tahun kamu sudah bisa menambah nilai uang itu menjadi Rp 1.180.000.

    Dan dari uang Rp 1 juta, dengan asumsi imbal hasil yang sama, paling tidak kamu akan mendapatkan keuntungan Rp27,3 juta dalam 20 tahun mendatang apabila kamu menerapkan cara yang benar.

    Lebih lanjut, pakar investasi menyebutkan bahwa selain memulai investasi sejak dini, cara memulai investasi yang baik dan benar lainnya adalah dengan mematuhi empat aturan investasi dasar lain.

    Empat aturan itu adalah paham risiko, tidak menginvestasikan uang kebutuhan sehari-hari, tidak berinvestasi di bidang yang tidak kamu ketahui, dan terakhir kamu harus mengembangkan portofolio investasimu.

    Dengan mengikuti lima aturan investasi dasar ini, kamu dapat berinvestasi banyak dalam aset yang tepat dan memaksimalkan peluang kamu akan berakhir dengan hasil yang bagus yang akan memungkinkan kamu untuk benar-benar menikmati tahun-tahun emasmu.

    Baca juga: Jangan Boros dengan Dana Daruratmu, Ini 5 Strategi Aman Hadapi Krisis

    4 Jenis Investasi Untuk Kamu Para Pemula

    Cara memulai investasi tidak seberat kelihatannya, kok. Kamu bisa mulai berinvestasi melalui 4 cara investasi berikut ini. Simak baik-baik ya.

    1. Investasi Saham

    Saat kamu berinvestasi di pasar saham, kamu mempertaruhkan dana investasi kamu sebagai bentuk kepemilikan saham atas perusahaan yang kamu investasikan.

    Dalam lingkup cakupannya, kamu menjadi bagian dari pemilik perusahaan karena dana investasi kamu mengalir dalam perkembangannya.

    Ini menguntungkan karena logikanya, seiring berjalannya waktu perusahaan tersebut berkembang dan menghasilkan keuntungan. Kamu akan mendapat keuntungan itu dalam bentuk dividen.

    2. Investasi Obligasi

    Cara memulai investasi lainnya adalah dengan berinvestasi di obligasi. Ini artinya kamu berinvestasi di perusahaan atau pemerintah, tapi kamu tidak mempunyai kepemilikan atas apa yang kamu investasikan, melainkan kamu hanya bertindak sebagai pemberi pinjaman.

    Dana yang kamu pinjamkan kepada mereka pada akhirnya akan dikembalikan dalam bentuk pokok beserta bunganya.

    Baca juga: Cara Memulai Investasi yang Tepat Bagi Pemula

    3. Investasi Reksa Dana

    Saat kamu berinvestasi di reksa dana, kamu terhitung berinvestasi di pasar saham dan atau obligasi.

    Dengan kepemilikan reksa dana, kamu memiliki sebagian saham dan obligasi yang tertanam di dana investasinya, ini menjadikan kamu bisa berdiversifikasi ketimbang hanya memiliki kepemilikan atas saham tunggal atau berinvestasi hanya pada satu obligasi.

    Reksa dana dapat dibilang cara investasi yang lebih aman daripada membeli satu saham atau obligasi saja.

    4. Investasi Peer to Peer Lending

    Jenis investasi lain untuk kamu yang baru belajar cara memulai investasi adalah investasi peer to peer lending. Jenis investasi ini lebih unik, dan sistemnya masih tergolong baru.

    Investasi peer to peer lending artinya kamu meminjamkan modal atau uang kepada pelaku bisnis dan masyarakat umum.

    Sama seperti obligasi, meminjamkan uang ke pelaku bisnis atau masyarakat umum untuk berbagai keperluan tidak berarti anda memiliki kepemilikan atasnya.

    Keuntungan yang kamu dapatkan lebih pada keuntungan jangka pendek, ini karena tenor pinjaman yang bisa kamu investasikan berkisar antara 6 bulan, 12, 18, hingga 24 bulan.

    Selain itu, keuntungan yang bisa kamu dapatkan melalui cara memulai investasi ini berkisar mulai dari 18% per tahun, dan bisa jadi lebih tinggi lagi dengan adanya compounding effect.

    Di tahap ini kamu sudah paham cara memulai investasi secara umum dan bagaimana cara investasi yang akan menghasilkan keuntungan buat kamu kan. Tunggu apa lagi? Mulailah berinvestasi lebih dini agar kamu memiliki jaminan keuntungan finansial untuk hari tuamu bersama si dia kelak. Semangat, ya!

    Sumber: usatoday, koinworks



    Sumber : pluang.com

  • Mau Jadi Kaya dengan Rebahan di Masa Tua? Yuk, Investasi di SP 500!

    Beberapa tahun yang lalu, raja saham dunia Warren Buffet mengatakan bahwa ia sangat mengidolakan indeks saham S&P 500 lantaran pertumbuhan nilainya fantastis dalam jangka panjang. Menurutnya, itu adalah salah satu cara yang tepat bagi masyarakat untuk menjadi kaya.

    Bahkan, ia meminta wali amanat hartanya untuk menginvestasikan 90% uang yang dimilikinya untuk diberikan ke istrinya dalam bentuk reksadana S&P 500 setelah ia meninggal.

    Rencana tersebut tampaknya sangat jitu dalam mendulang cuan. Sebab, S&P 500 adalah jajaran 500 perusahaan paling bonafit seantero Amerika Serikat. Sehingga, berinvestasi di dalamnya tentu bukan pilihan yang salah.

    Namun, apa benar berinvestasi di S&P 500 bisa bikin seseorang menjadi miliuner di masa tua?

    Baca juga: Apa Itu S&P 500?

    Investasi di S&P 500: Cara Tepat Menjadi Kaya

    Dalam 25 tahun terakhir, indeks S&P 500 memang menunjukkan pertumbuhan yang cukup bikin senyum mengembang.

    Di akhir 1996, nilai indeks saham tersebut hanya di angka 748,87. Tapi, di akhir tahun 2020, nilainya sudah mencapai kisaran 3.600. Artinya, nilai indeks tersebut sudah tumbuh 380%.

    Namun, di tengah kinerja cemerlang tersebut, tentu saja nilai indeks saham tersebut sempat mengalami goncangan pada 2000, 2008, dan 2020. Hanya saja, investor jangka panjang yang menaruh harapan di indeks saham bergengsi itu pasti sudah menikmati imbal hasil yang luar biasa selama kurun waktu tersebut.

    Bayangkan saja jika investor-investor juga melakukan reinvestasi dividen yang mereka terima. Pasti cuan yang mereka hasilkan bisa bernilai fantastis!

    Tapi, mungkin ada satu pertanyaan yang tersisa: Bagaimana cara memprediksi investasi S&P 500 di masa depan?

    Sebagai contoh, anggap saja imbal hasil indeks saham itu terbilang 10% per tahun dan investor berencana untuk “merelakan” dananya selama 30 tahun mendatang. Maka, berinvestasi US$446 per bulan saja nantinya akan bikin mereka berjuta-juta dolar lebih kaya saat pensiun.

    Bagi para pensiunan, imbal hasil tersebut tentu sudah lebih dari cukup untuk menghidupi sisa hidup mereka. Imbal hasil tersebut juga mungkin bisa ikut menghidupi keturunan mereka kalau biaya hidup dan gaya hidupnya pun tidak terlalu mewah.

    Baca juga: Vaksin dan Stimulus Fiskal AS Cerahkan Prediksi Saham S&P 500 Tahun Ini

    Apakah Berinvestasi di S&P 500 Saja Sudah Cukup Menjamin Jadi Kaya?

    Jawaban untuk pertanyaan di atas tentu saja adalah “betul”. Namun, berinvestasi di S&P 500 bukan cuma soal naik-turun nilai indeksnya semata. Sebab, agar bisa menikmati cuan maksimal dari indeks saham itu, investor juga harus punya niat yang kokoh.

    Mereka harus rela menempatkan dananya di indeks bonafit itu dalam jangka waktu yang lama, tidak berencana untuk keluar dari pasar, dan menempatkan dividen yang mereka hasilkan untuk reinvestasi. Selain itu, yang terpenting, investor tidak boleh latah ikut-ikutan strategi jual-beli secara cepat.

    Kalau seluruh cara itu sudah dilakukan dengan tekun, maka investasi di indeks saham tersebut dijamin bikin tajir!

    Intinya, berinvestasi di S&P 500 adalah cara yang tepat menjadi kaya di masa depan asal kamu juga merencanakannya dengan baik.

    Menaruh harapan pada imbal hasilnya setelah pensiun juga tidak ada salahnya. Apalagi, indeks saham tersebut bisa diakses oleh investor pemula maupun investor kawakan.

    Nikmati Keuntungan dengan Investasi Aman di Pluang!

    Download aplikasi Pluang di sini untuk investasi emas, S&P 500 index futures, serta aset kripto Bitcoin dan Ethereum! Harga kompetitif di pasaran, selisih harga jual-beli terendah, dan tanpa biaya tersembunyi!

    Untuk investasi emas, kamu bisa melakukan tarik fisik dalam bentuk emas Antam mulai dari 1 gram hingga 100 gram. Sementara dengan Pluang S&P 500, kamu bisa berinvestasi di kontrak berjangka saham perusahaan besar di AS! Mulai dari Apple, Facebook, Google, Netflix, Nike, dan lainnya! Segera download aplikasi Pluang!

    Sumber: The Motley Fool



    Sumber : pluang.com

  • Jangan Bertengkar! Simak Kiat Menghadapi Pasangan Yang Boros

    Masalah 1: Pasangan Tidak Ingin Menganggaran atau Membuat Anggaran Keuangan

    Jika pasanganmu memahami perlunya membuat rencana tetapi tidak mau, atau mereka tidak suka mengikuti anggaran keuangan karena terlalu banyak pekerjaan, mungkin sulit untuk mengajaknya bekerja sama. Namun, demi keharmonisan rumah tangga dan kesehatan finansial, penting untuk menemukan solusi yang akan berhasil untuk kalian berdua.

    Solusi: Buat Rencana Dasar untuk Ditinjau

    Permudah pasangan untuk berpartisipasi dalam diskusi. Munculkan anggaran dasar yang mencakup tagihan seperti bahan makanan, utilitas, dan bahan bakar. Kemudian, bicarakan tentang bagaimana kamu akan memilih untuk membelanjakan pendapatan diskresioner untuk pengeluaran, seperti makan di luar dan berbelanja, dan berapa seharusnya uang belanja pribadi, dan pengeluaran tipikal lainnya.

    Untuk membuatnya sangat sederhana. Kamu bahkan dapat mempertimbangkan untuk beralih ke anggaran tunai. Kamu dapat memecah uang menjadi jumlah mingguan agar lebih mudah membiasakan diri. Dengan begitu, saat uang habis, kamu dan pasangan harus berhenti berbelanja. Dalam skenario ini, kamu tidak perlu khawatir mengganggu pasangan  untuk tetap pada anggaran.

    Pendekatan ini dapat menghilangkan sebagian tekanan dan menghilangkan pertengkaran tentang setiap pengeluaran. Di akhir setiap bulan, periksa anggaran dan pembelanjaan sebenarnya untuk melihat kinerja kalian berdua.

    Baca juga: Seberapa Penting Membicarakan Masalah Keuangan dengan Pasangan?

    Masalah 2: Merasa Didikte

    Meskipun kamu mungkin berpikir memiliki pasangan yang enggan dan tidak ingin membuat anggaran keuangan, sebenarnya kamu sedang berurusan dengan seseorang yang tidak merasa terlibat dalam proses tersebut.

    Tanyakanlah kepada pasanganmu apakah mereka ingin berperan lebih aktif dalam penganggaran dan perencanaan. Jika mereka mengatakan ya, kamu dapat memperoleh manfaat dengan berbagi beberapa tanggung jawab keuangan dengan mereka.

    Seringkali, salah satu pasangan merasa seperti pasangan lawannya mengendalikan semua keputusan pengeluaran. Hal ini membuat mereka merasa seperti anak-anak daripada orang dewasa dalam situasi tersebut. Namun, kondisi ini mungkin benar adanya, terutama jika salah satu pasangan memberi tunjangan kepada pasangannya.

    Solusi: Mulai Ulang

    Perbaiki masalah ini dengan menyertakan pasangan. Jika pasanganmu tidak merasa terlibat dalam proses membuat anggaran keuangan, mungkin inilah saatnya untuk memulai proses dari awal dan melakukannya bersama sebagai satu tim.

    Berhati-hatilah untuk menghindari sikap suka memerintah, merendahkan, atau membuat pasangan merasa bahwa mereka kurang menyatu dengan proses daripada kamu sendiri. Kumpulkan tagihan yang sebenarnya dan daftar pengeluaran dan pendapatan kalian bersama-sama.

    Pelajari pengeluaran bulanan, anggaran, dan tujuan keuangan. Saat melihat anggaran, tanyakan pasanganmu tentang bagaimana kamu harus membelanjakan sisa pendapatan bulanan.

    Begitu mereka melihat angkanya dalam warna hitam dan putih, mereka mungkin lebih bersedia untuk tetap pada anggaran atau membatasi pengeluaran mereka. Plus, setelah mereka terlibat dalam proses tersebut, mereka akan lebih mungkin untuk berpartisipasi dalam pembahasan anggaran dan uang di masa depan. Sebab, kini mereka memiliki pendapat dalam rencana awal.

    Baca juga: Penat di Kantor? Coba 7 Tips Ini yang Bisa Dongkrak Motivasi Kerjamu!

    Tips Untuk Berdiskusi Soal Anggaran Keuangan Dengan Pasangan

    • Tetapkan tanggal dan waktu tertentu untuk diskusi
    • Gunakan bahasa inklusif
    • Hindari sikap saling menyalahkan
    • Fokus pada tujuan bersama
    • Dengarkan baik-baik pasanganmu
    • Tetap tenang. Bahkan, undang pihak ketiga sebagai mediator jika perlu



    Sumber : pluang.com

  • Bingung Mau Investasi Bitcoin atau Ethereum? Simak Penjelasan Ini!

    Kenaikan harga Bitcoin dan Ethereum baru-baru ini tentu bikin orang awam tergiur untuk menggenggamnya. Namun, sebagai investor pemula, kamu mungkin bertanya-tanya: Lebih baik beli Bitcoin atau Ethereum? Atau justru aset kripto lainnya?

    Apalagi, pertanyaannya tak akan hanya berhenti di situ saja ketika kamu “nyemplung” di investasi aset kripto. Sebab, kamu nantinya akan bertanya-tanya, apakah lebih baik melakukan diversifikasi portfolio pada berbagai aset kripto tersebut? Atau justru fokus di satu aset kripto saja.

    Pertanyaan-pertanyaan ini tentu sulit, tapi bukan mustahil untuk dijawab. Berikut ini beberapa sudut pandang tentang kripto yang dapat membantumu menentukan keputusan membeli aset kripto.

    Baca juga: Investasi Cryptocurrency Dinilai Bermasalah? Simak Penjelasannya!

    Sudut Pandang Pertama: Beli Bitcoin

    Ada banyak alasan untuk menyukai Bitcoin:

    • Bitcoin adalah mata uang kripto pertama di dunia, fakta ini membuatnya bernilai lebih dari token kripto lainnya.
    • Hingga saat ini, nilai beli dan jual Bitcoin masih relatif tinggi. Ia dianggap sebagai “emas digital” dan telah membuktikan diri sebagai aset penyimpan nilai. Hingga saat ini, Bitcoin masih menjadi opsi “pakem” di dunia cryptocurrency.
    • Bitcoin masih menjadi mata uang kripto yang paling banyak diterima di dunia. Ini menjadikan beli Bitcoin adalah pilihan yang strategis.
    • Fakta bahwa Bitcoin memiliki pasokan terbatas hingga tahun 2040 nanti, yakni 21 juta keping, membuatnya lebih berharga dari waktu ke waktu dan di masa depan kelak.
    • Bitcoin memiliki ekosistem besar yang mencakup perusahaan kecil dan perusahaan besar.
    • Mata uang kripto ini tangguh menghadapi dan selamat dari crash, peretasan, dan permasalahan internal lainnya dengan pengembangan berbagai macam “proof”/”bukti” dalam blockchain.

    Sudut Pandang Kedua: Beli Ethereum

    Seperti yang umumnya diketahui, Ethereum adalah platform baru yang menyertakan beberapa peningkatan dibandingkan dengan jaringan Bitcoin:

    • Ethereum mendukung kontrak pintar atau smart contracts yang memungkinkan aplikasi terdesentralisasi (dApps). Ini dapat membantu menjadikan Ethereum sebagai standar de-faktor untuk aplikasi semacam ini.
    • Saat ini Ethereum juga merupakan landasan peluncuran ICO. Ini memungkinkan pembuatan cryptocurrency lainnya. Kemampuan ini juga memungkinkan para pemula mengumpulkan uang langsung dari masyarakat umum.
    • Ethereum berpotensi untuk berkembang lebih baik daripada Bitcoin, dan membuatnya lebih cocok untuk penggunaan sehari-hari.
    • Seperti Bitcoin, Ethereum memiliki dukungan bisnis melalui Enterprise Ethereum Alliance (EEA) yang mencakup perusahaan rintisan, bank, dan perusahaan besar.
    • Ethereum menghadapi masalah serupa dengan Bitcoin dan juga berupaya mengembangkan strategi untuk mengatasinya.
    • Sistem blockchain Ethereum di masa depan akan menjanjikan, lantaran sistem Ethereum 2.0 menjamin keping-keping Ethereum bisa digunakan di kegiatan jasa keuangan seperti asuransi dan pinjam-meminjam. Hal ini akan menjadi kelebihan Ethereum dibanding Bitcoin, yang selama ini dianggap sebagai “alat penyimpan kekayaan” semata.

    Baca juga: Investasi Cryptocurrency, Apa Saja yang Perlu Diketahui?

    Sudut Pandang Ketiga: Beli Keduanya atau Aset Kripto Lainnya

    Banyak ahli cryptocurrency mengatakan yang terbaik adalah berinvestasi di Bitcoin dan Ethereum, alias beli bitcoin dan juga ethereum sekaligus. Ini karena kemungkinan besar, keduanya akan tetap relevan sebagai aset kripto utama dalam jangka panjang.

    Sebagian besar analis mengamati bahwa aset kripto bisa saja akan memiliki lebih dari 1.000 jenis mata uang kripto di pasaran. Namun, mereka juga meramal bahwa seluruh jenis-jenis aset kripto ini akan berkonsolidasi pada satu titik, yakni momen di mana beberapa mata uang kripto akan bergabung.

    Nah, Bitcoin dan Ethereum diramal masih akan bertahan dan tidak akan melakukan konsolidasi tersebut apa pun yang terjadi. Jadi, mungkin yang terbaik adalah membeli keduanya.

    Beberapa orang juga berpikir ada baiknya untuk melakukan diversifikasi investasi di berbagai spektrum. Alasan umumnya adalah bahwa ada kemungkinan mata uang kripto yang kurang dikenal akan memberikan pengembalian tertinggi.

    Masalahnya, beberapa token itu mungkin memiliki harga dan sistem keamanan yang tidak stabil dibandingkan Bitcoin atau Ethereum. Bukan untung, malah buntung yang didapat!

    Memang, mencoba menjelajahi semua opsi tidak ada salahnya. Namun, perlu juga untuk menemukan aset kripto yang akan memiliki potensi besar pada portofolio investasi. Beli Bitcoin ataupun Ethereum sejauh ini masih lebih disarankan daripada memborong aset kripto yang kurang dikenal.

    Nikmati Keuntungan dengan Investasi Aman di Pluang!

    Download aplikasi Pluang di sini untuk investasi emas, S&P 500 index futures, serta aset kripto Bitcoin dan Ethereum! Harga kompetitif di pasaran, selisih harga jual-beli terendah, dan tanpa biaya tersembunyi!

    Untuk investasi emas, kamu bisa melakukan tarik fisik dalam bentuk emas Antam mulai dari 1 gram hingga 100 gram. Sementara dengan Pluang S&P 500, kamu bisa berinvestasi di kontrak berjangka saham perusahaan besar di AS! Mulai dari Apple, Facebook, Google, Netflix, Nike, dan lainnya! Segera download aplikasi Pluang!

    Sumber: Wallet Weekly



    Sumber : pluang.com

  • Puk-Puk Sobat Cuan Tidak Bergaji Rp250 Juta, Kamu Masih Bisa Kaya Lho!

    Jagat media sosial kembali ribut pada akhir pekan lalu. Kali ini, warganet seantero Indonesia dibuat pusing dengan kiat-kiat mendapatkan penghasilan Rp250 juta per bulan dan langsung mencari cara bagaimana menjadi kaya.

    Puyengnya netizen berhulu pada unggahan salah satu pesohor sekaligus pengacara pemberdaya perempuan Jenny Jusuf di Twitter yang melempar survei iseng kepada warganet.

    “Bebs, kalian punya kriteria penghasilan minimal calon pasangan nggak? Misalnya, harus di atas Rp10 juta, harus lebih tinggi dari kalian, dll. Alasannya? #surveiiseng,” jelas Jenny melalui cuitannya yang diunggah Sabtu (13/2) kemarin.

    Unggahan tersebut mendapat respons beragam. Namun, salah satu tanggapan yang paling menarik perhatian adalah respons milik Andrea Gunawan melalui akun @catwomanizer yang berkata bahwa pasangannya harus memiliki penghasilan minimal Rp250 juta per bulan.

    Sontak, warganet dibuat bertanya-tanya ihwal pekerjaan apa yang bisa menghasilkan gaji Rp250 juta per bulan. Gegernya netizen atas unggahan tersebut bikin “250 juta” bertengger di papan lima besar trending topic Twitter akhir pekan lalu.

    Memang, ada beberapa pekerjaan yang bisa menghasilkan gaji fantastis. Di artikel ini, Pluang sudah membeberkan jenis-jenis pekerjaan yang tidak pelit kalau urusan gaji.

    Namun, bagi kamu yang sudah kepalang meniti karier dengan gaji seadanya, banting setir dengan bekerja di sektor lain mungkin hampir terdengar tidak mungkin. Lantas, bagaimana caranya kamu bisa dapat Rp250 juta per bulan tanpa ganti haluan karier?

    Baca juga: Mulailah Sedini Mungkin, 6 Panduan Cara Jadi Kaya Ini Akan Berarti Besar

    Cara Menjadi Kaya dengan Investasi

    Cara yang paling tepat untuk menjadi kaya tentu adalah investasi. Sebab, menjadi kaya bukan hanya perkara soal gaji per bulan. Namun, impian itu tergantung soal bagaimana kamu mengelola gaji kamu per bulan.

    Penulis buku best seller “I Will Teach You to be Rich” Ramit Sethi mengatakan bahwa miliuner menginvestasikan 20% dari pendapatannya setiap tahun. Kekayaan mereka bukan berasal dari penghasilan yang mereka hasilkan, namun dari apa yang mereka tabung dan investasikan sepanjang waktu.

    Sebagai contoh, kamu boleh saja bergaji Rp8 juta per bulan. Tapi, kamu nantinya bisa kaya di masa depan kalau menginvestasikan uang kamu sebesar Rp1,6 juta per bulan. Bahkan, kamu bisa lebih kaya dibanding mereka yang bergaji Rp50 juta, tapi penghasilannya tidak mereka sisihkan sepeser pun untuk investasi dan menabung.

    Jadi intinya, menjadi kaya bukan cuma soal penghasilan per bulan. Tapi pola pikir! Hanya saja, terkadang kamu susah untuk konsisten dalam berinvestasi lantaran ekspektasi kamu terlalu berlebihan.

    Baca juga: Mau Jadi Kaya dengan Rebahan di Masa Tua? Yuk, Investasi di S&P 500!

    Cara Menjadi Kaya ala Investor Otodidak

    Nah, agar kamu termotivasi untuk berinvestasi dengan kondisi kantong seadanya, berikut adalah beberapa kata mutiara dari tiga investor otodidak terkenal dunia yang berhasil mengubah US$100 menjadi US$1 juta!

    #1 “Investasi di Aset yang Kamu Cintai”

    Bethenny Frankel, seorang investor dan selebriti asal AS, mengatakan bahwa kamu harus punya ikatan emosional dengan aset kamu, sehingga kamu bisa merawatnya dengan baik dan konsisten dengan tujuan investasi kamu.

    Tak hanya itu, ia juga menyarankan kamu untuk membentuk satu grup dengan orang-orang yang melek investasi, namun juga agresif dalam berinvestasi.

    #2 “Jual Barang-Barang Bekas Milikmu”

    Pendiri dan CEO VaynerX, Gary Vaynerchuk mengatakan bahwa kamu bisa menghasilkan US$1 juta dengan menjual barang-barang bekas milikmu. Lho, kok bisa?

    Sebab, dengan cara inilah kamu bisa mengumpulkan modal investasimu secara aman. Vaynerchuk mengatakan, dirinya selalu menyimpan hasil kerja kerasnya untuk kemudian diinvestasikan. “Kamu hanya perlu sabar,” jelas dia.

    #3 “Pelajari Keterampilan yang Memberi Penghasilan Tinggi”

    Dan Lok, penulis buku “Unlock It”, mengatakan bahwa dirimu jangan memaksakan membuka bisnis kalau kapasitas pendanaan dan kapabilitas dirimu terbatas. Lebih baik, kamu gunakan sumber daya yang ada untuk pengembangan keterampilan diri sendiri.

    Kalau sudah berhasil, kamu bisa gunakan keterampilan kamu untuk membuka pekerjaan sampingan. Jika sudah, kamu bisa gunakan penghasilannya untuk berinvestasi yang memberi kamu timbunan uang di masa depan.

    Jadi bagaimana, Sobat Cuan? Mending punya gaji besar atau gaji pas-pasan tapi tetap bisa kaya di masa datang?

    Nikmati Keuntungan dengan Investasi Aman di Pluang!

    Download aplikasi Pluang di sini untuk investasi emas, S&P 500 index futures, serta aset kripto Bitcoin dan Ethereum! Harga kompetitif di pasaran, selisih harga jual-beli terendah, dan tanpa biaya tersembunyi!

    Untuk investasi emas, kamu bisa melakukan tarik fisik dalam bentuk emas Antam mulai dari 1 gram hingga 100 gram. Sementara dengan Pluang S&P 500, kamu bisa berinvestasi di kontrak berjangka saham perusahaan besar di AS! Mulai dari Apple, Facebook, Google, Netflix, Nike, dan lainnya! Segera download aplikasi Pluang!

    Sumber: CNBC, Listen Money Matters, kompas.com



    Sumber : pluang.com