Author: 12

  • Inilah 8 Istilah NFT yang Wajib Anda Ketahui dan Pahami

    Setelah aset kripto semakin lazim dikenal masyarakat, sekarang saatnya bagi NFT untuk memancarkan sinarnya. Sebagai topik bahasan yang relatif baru, banyak istilah NFT yang harus diketahui oleh masyarakat pada umumnya maupun kreator serta kolektor yang ingin terjun ke dalam ekosistem tersebut.

    Tambah Pengetahuan dengan Komunitas NFT

    Bagi para kreator dan kolektor yang ingin terjun ke dalam dunia NFT tapi bingung harus mulai dari mana, Anda bisa bergabung dengan komunitas NFT yang tersebar di luar sana. Biasanya, komunitas NFT bisa Anda temukan dengan mudah di Twitter, Discord, Telegram, dan Clubhouse.

    Selain itu, dengan bergabung di komunitas, Anda bisa mengetahui dan mempelajari istilah-istilah NFT yang tentunya cukup terdengar asing di telinga. Dengan begitu, Anda akan lebih mudah memahami tren dan update terkini seputar NFT tanpa loading terlalu lama.

    Baca Juga: Wow, Ternyata Inilah Penyebab NFT Semakin Booming!

    Istilah NFT yang Wajib Diketahui 

    Nah, berikut terdapat beberapa istilah dalam NFT yang wajib Anda pelajari, antara lain:

    1. Mint

    Mint yang satu ini bukan rasa es krim, ya! Mint dalam dunia NFT diartikan sebagai  kegiatan meng-upload karya seni digital NFT ke dalam sistem blockchain

    2. DYOR

    Merupakan singkatan dari Do Your Own Research, DYOR adalah di saat Anda harus melakukan riset terlebih dahulu sebelum mengambil keputusan. Dengan begitu, risiko mengalami kerugian akan berkurang karena Anda tidak menelan perkataan orang mentah-mentah.

    3. Floor Price

    Floor price adalah harga jual terendah suatu NFT pada marketplace dan bukan termasuk harga rata-rata suatu item. Selain itu, floor price otomatis diperbarui secara real-time oleh sistem.

    4. Gas Fee

    Gas fee merupakan biaya yang harus dikeluarkan oleh user ketika Ia sedang melakukan transaksi atau membuat kontrak baru pada sistem blockchain. Satuan gas fee dalam blockchain disebut Gwei.

    Pada blockchain Ethereum, 1 Gwei sama dengan 0,000000001 ETH. Lain halnya pada blockchain Binance Smart Cain (BSC), 1 Gwei sama dengan 0.000000001 BNB. Penyebutan

    Berbicara nominal, gas fee memiliki nominal yang tidak menentu karena di setiap NFT  marketplace memiliki besaran yang berbeda. Selain itu, gas fee juga berlaku saat Anda melakukan minting NFT, karena NFT juga dapat berjalan pada beberapa sistem blockchain, seperti BSC dan Ethereum.

    5. OG

    OG adalah singkatan dari Original Gangster yang merujuk kepada orang-orang yang telah berkecimpung lebih dahulu pada sebuah komunitas, termasuk komunitas NFT. Bisa dibilang, OG adalah orang yang sudah memiliki banyak pengalaman dan ilmu seputar dunia NFT.

    6. WAGMI

    WAGMI atau We All Gonna Make It merupakan perasaan senang yang ditunjukkan seseorang apabila ada orang lain yang mulai paham mengenai dunia NFT dan membeli seni digital NFT.

    7. NGMI

    Merupakan kependekan dari Not Gonna Make It, istilah ini merujuk kepada perasaan menyesal khususnya bagi seseorang yang sudah telanjur mengambil keputusan yang kurang tepat.

    8. FOMO

    Istilah ini bisa dibilang yang paling sering didengar. Yes, FOMO adalah Fear of Missing Out, di mana merujuk kepada perasaan cemas yang dimiliki seseorang akibat ketinggalan suatu tren. 

    Dalam ranah NFT, bisa saja kolektor membeli seni digital NFT dengan terburu-buru karena takut ketinggalan tren. Hal ini dapat merugikan kolektor karena tidak mengambil keputusan dengan matang. Oleh sebab itu, selalu pikirkan keputusan dengan matang dan jangan terburu-buru, ya!

    Itulah 8 istilah dalam NFT yang sering Anda temui pada komunitas NFT maupun media sosial. Jangan ragu untuk mempelajari dan berdiskusi dengan para kreator atau kolektor NFT lainnya, ya! Nah, bagi Anda yang ingin memamerkan seni digital NFT ataupun ingin membelinya, segera bergabung dengan TokoMall, yuk!  



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Menilik Masa Depan NFT (Non-Fungible Token)

    Non-Fungible Token (NFT) kembali populer di industri blockchain-aset kripto. NFT yang merepresentasikan karya digital desainer grafis, Mike “Beeple“ Winkelmann laku terjual seharga US$69 juta (Rp994 milyar). Bagaimana masa depannya?

    NFT sebenarnya sempat berjaya lewat CryptoKitties pada tahun 2017 silam. Namun, tahun 2021 adalah awal baru dari NFT yang kelak menjadi sektor bisnis yang besar.

    Bayangkan saja, nilai NFT pada tahun 2018 mencapai US$40,96 juta, menjadi US$338,04 juta pada tahun 2020.

    NFT menggunakan teknologi blockchain yang dapat menghubungkan identitas digital yang unik dengan aset digital yang tidak dapat direplikasi.

    Baca Juga: Arcane Research: Investor Terus Beli Bitcoin

    Selain itu, NFT juga memberikan akses bagi penggunanya untuk memperoleh koleksi aset digital yang unik, yang kemudian dapat dibeli, dijual, atau pun digunakan untuk keperluan investasi masa depan.

    Hampir semua NFT dibuat melalui Ethereum di bawah standar ERC-721. Inti dari fitur unik NFT adalah “Non-Fungibility” atau “ketidaksepadanan”. Maksudnya adalah aset itu unik dan tidak sepadan dengan aset meskipun serupa yang lain.

    what is nft

    Lonjakan pencarian berdasarkan kata kunci “NFT” dan “Non-Fungible Token” di Google. Sumber: Google Trends.Contoh, saham BBCA itu bersifat fungible atau sepadan. Jika kita ingin menukarkan saham BBCA untuk saham BBCA yang lain, nilainya akan tetap sama, sedangkan setiap NFT itu unik (non-fungible).

    NFT begitu popular di industri gaming, dapat dipergunakan sebagai aset digital, ideal untuk dalam perannya melawan pencurian identitas, yang kemudian mengundang lebih banyak kolektor tradisional untuk menjadi bagian dari dunia aset digital, di mana merupakan contoh dari kegunaan NFT di dunia nyata.

    Selain itu, NFT juga mempunyai kelebihan untuk dapat ditransfer, tapi tetap dapat mempertahankan keasliannya (mustahil untuk membuat tiruannya), serta kemampuan untuk dapat melakukan pencatatan pasti atas hak kepemilikan dari pemilik NFT itu sendiri.

    Karena NFT dengan cepat meningkatkan popularitasnya, saat ini begitu banyak toko daring NFT yang bersaing untuk menjadi platform yang paling dominan.

    Untuk lebih detailnya, kami akan membahas toko daring NFT yang popular, yakni Opensea, Nifty dan NBA Topshot.

    Opensea
    Opensea tergolong perintis, yang juga merupakan pasar peer-to-peer terbesar berdiri di atas infrastruktur blockchain.

    Di Opensea, pengguna dapat membeli dan menjual NFT mereka melalui smart contract. Opensea sendiri pertama kali didirikan pada Januari 2018 oleh Alex Attalah dan Devin Finzer.

    Opensea juga pada saat itu berhasil mendapatkan US$4 juta lewat donasi, dan baru-baru ini juga berhasil memperoleh pendanaan senilai US$2,1 juta, dipimpin oleh Animoca Brands, Stanford StartX dan David Padzan dari MetaMask.

    Pada seri pendanaan sebelumnya, Opensea didukung oleh Ycombinator, Founders Fund, Coinbase Ventures, 1Confirmation, BlockStack dan juga Blockchain Capital.

    NBA Top Shot
    NBA Top Shot bukan perusahaan yang didirikan oleh NBA (National Basketball Association). Ia dirintis oleh Dapper Labs perancang game dan NFT CryptoKitties dan akhirnya mendapatkan dukungan dari NBA.

    nba top shoot

    NBA Top Shot fokus pada barang-barang digital “digital highlight” dari dunia basket NBA itu sendiri.

    Kolektor dapat membeli NBA highlights (berupa cuplikan video, animasi dan lain-lain) tersebut dengan membeli paket digital yang dijual di toko NBA Top Shot, atau lewat lelang.

    Baca Juga: Zilliqa Luncurkan Entitas Ekosistem Bisnis, Harganya Terbang

    Terdapat lima tingkatan dari koleksi NBA Top Shot itu sendiri, yaitu:

    • Common (1.000 salinan): Koleksi highlights ini dapat dibeli dari Common Packs, dengan harga dimulai dari US$9.
    • Rare (150-999 salinan): Koleksi highlights ini dapat dibeli di Rare Packs dan tingkatan ke atas, dimulai dengan harga US$22. Satu paket ini terdiri dari tujuh common highlights dan satu rare highlights.
    • Legendary (25-99 salinan): Koleksi highlights ini dapat dibeli di Legendary Packs, dimulai dengan harga US$230. Paket ini terdiri dari enam common highlights, tiga rare highlights, dan satu legendary highlight.
    • Platinum Ultimate (3 salinna): Koleksi highlight ini hanya tersedia melalui lelang.
    • Genesis Ultimate (1 salinan): Koleksi highlight ini hanya tersedia melalui lelang.

    NBA Top Shot sendiri mempunyai perjanjian bagi hasil antara NBA dan NPBA dengan Top Shot.

    Untuk setiap transaksi NBA highlight di Top Shot terdapat 5 persen biaya yang dikenakan. Biaya yang dikenakan ke pembeli ini nanti akan dibagi untuk NBA, NPBA, dan juga Top Shot.

    Nifty Gateway
    Di Nifty Gateway NFT bisa dibeli menggunakan kartu kredit dan aset kripto ETH. Didirikan oleh dua bersaudara Duncan dan Griffin Cock Foster pada tahun 2018, setahun kemudian diakuisisi oleh pendiri bursa aset kripto Gemini, yaitu Cameron dan Tyler Winklevoss.

    Berkat pengaruh Gemini, Nifty Gateway kini tampil lebih eksklusif, karena sejumlah seniman ternama, seperti Trevor Jones menjual karya seninya di sana.

    Nifty Gateway membebankan 5 persen untuk biaya jasa, dan membebankan 10 persen (tidak tetap, dapat berubah dengan rentang antara 5- 50 persen) sebagai komisi untuk para seniman.

    Tolak Ukur Penting

    Tabel di atas menunjukkan volume dan jumlah pengguna setiap bulan mulai Oktober 2020 hingga Februari 2021.

    Dapat kita lihat, volume dan pengguna meningkat pesat pada awal Januari 2021. Pada tahun 2020, Opensea merupakan pemimpin di toko daring NFT. Namun sejak 2021, NBA Top Shot berhasil merebut posisi tersebut.

    Opensea dan NBA Top Shot sekarang masih menguasai toko NFT, sedangkan toko lain belum mampu mengungguli, baik dari sisi volume dan penggunanya.

    Data per 10 Maret 2021 menunjukkan jumlah volume NFT bernilai lebih dari US$500 juta. Angka itu tak termasuk volume dari rumah lelang Christie.

    nft marketplace

    NFT paling mahal dan berhasil terjual saat ini melalui lelang masih dipegang oleh Beeple. Ia berhasil menjual karya digitalnya yang berjudul “Everydays – The First 5000 Days” senilai US$69 juta, lewat rumah lelang Christie.

    Seni digital “Everydays, the First 5,000 Images” karya Mike “Beeple “Winkelmann.

    Waspada Terhadap Tren Pasar
    Beberapa hari terakhir, Messari menyatakan bahwa sejumlah toko NFT membebankan biaya kepada pelanggannya di bawah rata-rata, dibandingkan toko daring biasa seperti Ebay, Fartech, RealReal dan lain-lain.

    Memang membandingkan toko daring NFT dengan yang tradisional tak cukup adil. Namun, angka-angka yang ada setidaknya sebagai data umum dan yang tak kalah penting.

     

    Soal biaya logistik, toko daring tradisional, yang didominasi barang-barang fisik, jelas berbiaya lebih tinggi daripada digital goods di toko daring NFT. Maka, toko daring NFT/ NFT marketplace memiliki keunggulan lebih dari segi biaya kirim.

    Inilah yang menjadi faktor penentu kapitalisasi pasar NFT berkembang sejak 2018, dari US$40,96 juta menjadi US$338,04 juta pada tahun lalu.

    Kami percaya NFT secara konsep dan bisnis berpotensi terus tumbuh di masa depan dan siap mendisrupsi bisnis tradisional, khususnya terkait digital goods.

    Belum lagi NFT bisa mendobrak bisnis properti, kekayaan intelektual dan aset fisik lain yang bisa dipresentasikan secara digital agar bisa diakses secara global.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Ini 3 Kartu Pokemon Termahal. Mau Koleksi Juga? Baca Ini!

    Siapa yang di sini penyuka Pokemon? Tahukah Anda, Shadowless Charizard cetakan pertama resmi menjadi kartu Pokemon termahal saat ini. Pada Februari 2021 lalu, TGC atau trading card game dari universe Pokemon tersebut berhasil terjual dengan harga yang tak biasa, sekitar US$300.000. Cek berikut apa saja kartu Pokemon termahal yang sudah pernah terjual.

    Daftar Kartu Pokemon Termahal Hingga Saat Ini

    Berikut kami hadirkan 3 kartu pokemon termahal yang ada dunia.

    1. First-Edition Shadowless Charizard Holo (sekitar US$ 300.000)

    Kartu pokemon ini menjadi mahal karena ia memiliki hologram yang dapat bersinar dan berkilau. Kartu ini pun tersedia dalam jumlah yang lebih sedikit dibandingkan kartu yang lainnya. Istimewanya lagi kartu ini merupakan cetakan pertama tanpa bayangan.

     2. No. 2 Trainer Promo Card (US$ 200.000)

    Kartu pokemon No.2 Trainer Promo Card merupakan salah satu kartu pokemon yang cukup langka. Untuk Gold Card-nya sendiri bisa diperkirakan bernilai sekitar US$200.000!

    3. #4 Kangaskhan – Parent/Child Promo Card ($133,000)

    Kartu #4 Kangaskhan – Parent/Child Promo Card merupakan salah satu kartu paling bergengsi dunia. Banyak orang yang memperebutkan kartu ini. Setidaknya saat ini kartu unik ini di harga sekitar US$133.000

    Tak hanya itu, kartu pokemon termahal datang juga dari koleksi yang sudah di-NFT-kan. Sebut saja koleksi dari Logan Paul yang berhasil mengumpulkan uang hingga US$504.990 dari total penjualan koleksinya. 

    Koleksi Kartu Pokemon Digital

    Koleksi Kartu Pokemon DigitalDunia sudah berubah dan teknologi terus berkembang. Hal-hal yang dulu dilakukan secara manual, kini menjadi lebih praktis dengan format digital. Salah satunya adalah aktivitas mengoleksi kartu Pokemon. Dulu, untuk mengumpulkan kartu Pokemon, Anda harus membeli fisik kartu. Namun, kini kartu-kartu tersebut hadir dalam format digital, lho!

    Lalu, apa bedanya kartu berformat digital dengan file gambar yang bisa diunduh di internet secara gratis? 

    Kartu Pokemon digital tersebut lebih dari sekadar file gambar karena telah terhubung dengan sistem NFT atau Non-Fungible Token. Dengan pengadopsian NFT, kartu Pokemon memiliki sertifikat autentikasi khusus yang sulit untuk dipalsukan. Katakanlah Anda memiliki satu kartu Bulbasaur first edition yang telah mengadopsi mekanisme NFT, maka yang bisa dikatakan sebagai pemilik kartu tersebut di dunia ini hanyalah Anda seorang. Kecuali jika ada kartu Bulbasaur first edition lain yang didaftarkan sebagai NFT.  

    Awal Mula Perkembangan NFT Kartu Pokemon

    Perkembangan kartu koleksi kartu Pokemon termahal sebagai aset NFT tentu tidak terjadi begitu saja. Transformasi tersebut disebabkan oleh beberapa faktor penyebab. Faktor pertama adalah naiknya minat untuk mengoleksi kartu Pokemon itu sendiri.

    Data dari eBay menunjukkan bahwa transaksi jual beli TGC meningkat hingga 142% pada 2020. Artinya, ada lebih dari 4 juta kartu koleksi yang terjual di platform jual-beli tersebut. Pokemon sendiri menjadi TGC terlaris dengan peningkatan hingga 574% yang kemudian diikuti kartu koleksi basket dan bisbol.

    Faktor kedua adalah industri blockchain yang semakin ramai. Teknologi blockchain memungkinkan para kolektor dapat “mengamankan” koleksi kartu mereka. Melalui NFT, mereka bisa melekatkan nomor seri yang sulit ditiru dan dipalsukan pada tiap kartu. Adanya NFT berfungsi sebagai semacam sertifikat yang memastikan keaslian sekaligus kepemilikan kartu koleksi digital.

    Baca Juga: Sotheby’s Siap Merambah Menjadi Rumah Lelang Seni NFT

    Kesuksesan Kartu Pokemon Termahal Sebagai NFT

    Box Break NFT - Logan

    Photo Credit: Logan Paul Status on Twitter

    Kombinasi antara popularitas kartu Pokemon dengan teknologi NFT berhasil dibuktikan oleh Logan Paul. Paul yang merupakan seorang influencer dan YouTuber asal Amerika Serikat melakukan minting pada koleksi kartunya di bulan Februari 2021 lalu. Kartu Pokemon hasil minting tersebut kemudian dilelang sebagai NFT.

    Lelang yang merupakan kolaborasi Paul dengan Bondly Finance tersebut menawarkan kartu Pokemon Booster Pack edisi pertama. Tiap NFT pada koleksi yang dikeluarkan oleh Wizards of the Coast ini memiliki tingkat kelangkaannya masing-masing. Beberapa bahkan tergolong sebagai kartu Pokemon termahal yang sangat sulit untuk didapatkan.

    Mulai Koleksi Kartu Pokemon NFT

    Bagi Anda yang memang tertarik untuk mengoleksi kartu Pokemon NFT, tak harus repot-repot mengumpulkan kartu fisiknya dan melakukan minting sendiri. Pasalnya, kini sudah tersedia layanan yang memang menyediakan kartu Pokemon NFT untuk dikumpulkan dan dikoleksi. Anda bahkan bisa menjadikan kartu koleksi tersebut sebagai aset investasi digital.

    Layanan tersebut bisa Anda temukan di OpenSea. Hingga artikel ini ditulis, OpenSea sebagai NFT marketplace menawarkan 60 jenis kartu Pokemon NFT seperti Snivy, Pansage, Virizion, Lilligant, dan Gensect. Untuk harganya sendiri, seluruh kartu ditawarkan dengan harga awal 0,1 ETH.

    Selain OpenSea, Anda juga bisa mulai berburu kartu Pokemon NFT melalui Digible. Situs yang satu ini memang mengkhususkan diri untuk menyediakan platform NFT khusus barang-barang koleksi. Jenis kartu Pokemon yang ditawarkan pun sangat beragam, mulai dari Pokemon Jungle 1st Edition hingga Pokemon Gym Heroes 1st Edition.

    Penerapan mekanisme NFT yang didukung blockchain terbukti mampu meningkatkan nilai kartu Pokemon. Bukan hanya itu, kartu Pokemon NFT juga lebih terjamin karena autentikasinya bisa langsung dipastikan ketika Anda membelinya.

    Ingin mulai terjun di dunia NFT atau ingin mengoleksi kartu Pokemon termahal seperti Logan Paul? Anda bisa mulai dari TokoMall. Di TokoMall, Anda bisa menemukan NFT edisi terbatas eksklusif dari brand dan artist Indonesia pilihan. Yuk, dapatkan koleksi NFT pertama Anda melalui TokoMall sekarang juga!



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Berikut Tahapan Pembuatan 3D Modelling dan Potensinya dalam NFT

    Pernahkah Anda mendengar soal 3D modelling? Atau justru sekarang Anda sedang menggeluti profesi sebagai seorang 3D modeller? Melalui NFT, Anda bisa mendapatkan income tambahan dengan menjual karya 3D modelling. Untuk mengetahui mekanismenya, simak ulasannya berikut ini!

    Apa itu 3D modelling?

    3D modelling sendiri merupakan istilah yang digunakan untuk menyebut proses pembuatan model objek menggunakan grafik komputer. Proses ini tidak hanya sekadar mengubah objek 2D menjadi timbul. Namun, 3D juga mempertimbangkan berbagai aspek lain seperti tekstur, bentuk, volume, dan tentunya ukuran objek sehingga visualisasi objek bisa mendekati wujud aslinya.

    Sejarah 3D modelling

    Teknik modelling 3D awalnya hanya digunakan untuk tujuan ilmiah. Penggunanya pun terbatas pada profesional yang membuat model matematika atau analisis data. Namun, penggunaan 3D kemudian berkembang saat Ivan Sutherland dan David Evans membuka jurusan teknologi di University of Utah. Dari jurusan tersebut, Sutherland dan Evans menemukan banyak talenta berbakat yang mendorong mereka untuk mendirikan perusahaan grafis 3D komersil.

    Di zaman modern seperti sekarang, pemanfaatan grafis 3D semakin berkembang. Sebab, 3D modelling menawarkan pengalaman unik yang tidak bisa diberikan format desain lainnya. Nilai sebuah kreasi yang dijadikan 3D pun bisa mengalami peningkatan, baik dari segi artistik maupun ekonomisnya.

    Tahap pembuatan 3D modelling

    Dilansir dari Markey, berikut beberapa tahapan untuk menghasilkan model 3D:

    Steps 3D Modeling

    1. Pembuatan model 2D
    Pertama-tama, Anda harus membuat model 2D. Tentukan dulu model yang ingin dicetak dalam format 3D. Saat ini, Anda bisa memanfaatkan software komputer pada tahap yang sering disebut sebagai motion capture. Salah satu jenis software yang sering digunakan adalah Adobe Photoshop.

    2. Membuat dasar model
    Jika sudah ada model 2D, mulailah membuat dasar model 3D. Ada tiga metode yang bisa Anda ikuti untuk membuat dasar model, yaitu polygon, sub-division, dan NURBS. Masing-masing memiliki keunggulan tersendiri. Metode NURBS, misalnya, cocok untuk membuat model yang organik seperti anatomi tubuh manusia.

    3. Rendering
    Langkah selanjutnya adalah rendering yang merupakan bagian akhir dari pembuatan model. Dalam tahap rendering, seluruh data yang Anda buat di tahap pembuatan model akan diproses menjadi sebuah output. Perlu diingat, resolusi yang standar untuk rendering menurut PAL system adalah 720×576 pixels.

    4. Texturing
    3D modelling tidak akan lengkap tanpa texturing. Pada tahap ini, objek diberikan karakteristik khusus yang sesuai dengan strukturnya. Anda bisa memberikan pola, variasi warna, hingga menentukan tingkat kehalusan permukaan objek.

    5. Image dan display
    Image dan display merupakan tahap terakhir dalam pemodelan 3D. Jangan sampai melewatkan tahap ini agar output image dari model yang Anda buat memiliki hasil yang baik. Bisa dibilang, tahapan ini merupakan langkah koreksi untuk membandingkan output model dengan rancangan awalnya.

    Baca Juga: Jangan Terkecoh, Ini Dia Perbedaan Seni dan Desain!

    Potensi 3D modelling dalam NFT

    Nah, bagi Anda 3D modeller, saat ini ada peluang baru yang memungkinkan Anda untuk mendapatkan keuntungan dari pemodelan 3D. Peluang tersebut bernama NFT atau Non-Fungible Token. Melalui NFT, Anda bisa memamerkan karya 3D kepada publik, bahkan tidak menutup kemungkinan jika karya Anda akan dikenal di pasar internasional.
    Menariknya lagi, di dunia NFT, Anda tidak perlu khawatir dengan masalah plagiasi dan orisinalitas karya. Sebab, saat karya Anda menjadi NFT, maka karya tersebut akan memiliki nomor serial khusus. Nomor serial tersebut bertindak sebagai sertifikat autentikasi yang menandakan kepemilikan sekaligus keaslian karya.
    Model transaksi karya seni melalui NFT ini telah terbukti keberhasilannya. Salah satu transaksi jual-beli karya seni paling berhasil dalam sejarah NFT adalah terjualnya karya NFT berjudul Everydays: The 5000 First Day milik seniman Beeple. Karya tersebut terjual dengan harga yang fantastis, yaitu sekitar US$69 juta.

    The 5000 First Day

    Sudah memiliki karya 3D modelling dan ingin menjualnya di NFT marketplace sebagai NFT? Anda bisa bergabung sebagai Official Partner TokoMall. Di TokoMall, Anda bisa langsung mulai memamerkan kreasi 3D terbaik dan berinteraksi dengan para kreator. Proses pendaftaran akun TokoMall mudah dan tidak makan waktu lama. Segera daftarkan diri Anda dan tunjukkan karya 3D modelling terbaik bersama TokoMall. Klik di sini untuk informasi lebih lanjut!



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Yuk, Kenalan dengan Karya Seni NFT yang Populer!

    Popularitas aset NFT (Non-Fungible Token) semakin meroket. Hal ini dapat menjadi angin segar bagi orang-orang yang berkecimpung dalam dunia seni, terutama para seniman digital. Pada kesempatan kali ini akan membahas tentang kepopuleran NFT di dalam dunia seni pada tahun 2021 dan karya seni NFT yang populer. Yuk, simak informasi lengkapnya di sini!

    Kepopuleran NFT di Dunia Seni 2021

    Token yang tidak dapat dipertukarkan (NFT) adalah cara terbaru untuk memperdagangkan barang koleksi yang mencakup bentuk seni mulai dari seni digital seperti GIF, tweet, video pendek, gambar objek fisik, skin video game, kartu perdagangan virtual hingga real estate virtual.

    Standarisasi yang rinci melalui smart contract membuat NFT memiliki kode otentik, hal tersebut membuat kepemilikan barang dapat terhindar dari penipuan dan pemalsuan. Inovasi NFT juga memberikan kebutuhan dalam melindungi hak konten dan pendapatan kepada para seniman.

    NFT juga membuat seniman tidak lagi harus mengandalkan galeri atau balai lelang untuk menjual karya seninya. Seniman dapat menjualnya langsung ke konsumen menggunakan NFT, sehingga memungkinkan untuk mendapatkan lebih banyak keuntungan. Selain itu, seniman dapat memprogram royalti, sehingga mereka akan menerima persentase penjualan setiap kali karya seni mereka dijual kepada pemilik baru.

    NFT merupakan sebuah teknologi yang sangat membantu bagi seluruh seniman, karena seniman umumnya tidak akan menerima pendapatan lebih setelah karya seni mereka laku terjual.

    Karya Seni NFT yang Populer yang Telah Dibuat

    Kepemilikan aset digital masa kini memang tengah menjadi tren di kalangan investor. Seiring populernya NFT (Non-Fungible Token) tentunya membuat Anda penasaran bukan? Kira-kira apa saja karya seni NFT yang populer? 

    Berikut beberapa karya seni NFT populer di dunia yang pernah dibuat, yaitu

    Karya seni NFT Quantum merupakan karya seni NFT yang pertama kali dibuat, yaitu pada tahun 2014. Karya seni tersebut merupakan buatan seniman yang bernama Kevin McCoy. 

    Karya seni tersebut menggambarkan literal quantum tentang konsep NFT, hanya satu set simbol dolar yang berputar di dalam bingkai foto tradisional. Belum lama ini McCoy memasang karya tersebut untuk dijual, harganya diperkirakan lebih dari 7 juta USD.

    • Beeple – Everydays: The First 5000 Days

    Pada bulan Maret lalu, Mike Winkelmann atau yang lebih dikenal dengan “Beeple” berhasil menggemparkan dunia. Pasalnya, karya seni miliknya yang berjudul “Everydays: The First 5000 Days” laku terjual seharga 69,3 juta USD, sehingga karya tersebut menjadikan karya seni NFT termahal sejauh ini.

    Karya tersebut merupakan karya cinta sejati, yaitu kolase yang dibuat oleh Beeple dengan menyusun 1 (satu) karya seni sehari selama 5.000 sejak tahun 2007. Beeple melanjutnya project tersebut hingga hari ini, menggunakan beberapa aplikasi seperti Octane dan Cinema 4D.

    • Krista Kim – Mars House

    Mars House merupakan bagian dari real estat digital yang dijual sebagai NFT dengan harga 500.000 USD. Mars House yang diciptakan oleh Krista Kim merupakan rumah digital pertama di dunia. Rumah tersebut terbuat dari kaca 3D yang menghadap ke pegunungan Mars. Karya tersebut dilengkapi dengan VR (virtual reality) serta soundtrack yang dibuat oleh Jeff Schroeder.

    • Trevor Jones and Jose Delbo – Genesis

    Karya seni ini merupakan hasil kolaborasi antara seniman komik Jose Delbo (terkenal melalui karyanya di Wonder Woman) dan Trevor Jones yang merupakan seniman kontemporer. Karya seni Genesis merupakan satu dari lima karya yang berjudul Genesis yang terjual pada tahun 2020 seharga 111.377 USD. 

    Seniman Indonesia yang Karya NFTnya Terkenal

    Ternyata Indonesia juga memiliki seniman yang karyanya terkenal di Indonesia bahkan mendunia, lho! Berikut deretan seniman Indonesia yang karya seni NFT-nya sudah terkenal, yaitu

    • Galam Zulkifli – A Portrait of Denny JA

    A Portrait of Denny JA: 40 Years in the World of Ideas merupakan sebuah karya seni berupa lukisan yang menggambarkan dua wajah Denny JA. Lukisan tersebut diciptakan melalui penyusunan 102 buah sampul buku yang pernah ditulis oleh Denny JA. Karya seni tersebut merupakan karya seni NFT pertama Indonesia yang dilelang di OpenSea dan laku terjual seharga 1 miliar rupiah. 

    Luna Maya baru-baru ini mengumumkan dirinya melakukan kerjasama dengan Tokau sebuah perusahaan asal Jepang untuk meluncurkan NFT. Gushcloud International turut ikut serta mendukung kerjasama tersebut, nantinya Luna Maya akan merilis NFT yang diproduksi oleh Tokau dengan jumlah yang sangat terbatas, yaitu sebanyak 10 buah.

    Melalui akun Instagram pribadinya, Luna Maya mengatakan bahwa NFT yang diproduksi sebagai hasil kerjasama dengan Tokau nantinya akan dirilis di Bakery Swap.

    Itulah beberapa karya seni NFT yang populer, apakah Anda berminat untuk membeli NFT?Yuk, segera minting karya seni Anda dalam bentuk NFT di NFT Marketplace sekarang! Anda tidak perlu khawatir, Tokocrypto sudah terdaftar secara resmi di BAPPEBTI.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Inilah Cara Mendapatkan Uang Online Bagi Anda Pekerja Kreatif

    Pandemi COVID-19 membuat sebagian sektor bisnis mengalami kerugian. Tak heran, banyak karyawan yang terkena layoff disaat situasi tidak menentu, seperti halnya para pekerja kreatif. Akan tetapi, sebenarnya masih banyak peluang untuk menghasilkan cuan, salah satunya dengan bekerja online. Penasaran bagaimana cara mendapatkan uang online bagi para pekerja kreatif? Yuk, simak selengkapnya!

    Cara Mendapatkan Uang Online bagi Pekerja Kreatif

    • Cari Peluang dengan Menjadi Freelancer

    Pada umumnya menjadi freelancer merupakan hal pertama yang terbesit bagi mereka yang menginginkan fleksibilitas dalam bekerja atau ingin mendapat penghasilan tambahan.

    Seperti namanya, freelance merupakan pekerjaan yang tidak terikat dengan kontrak jangka panjang namun tetap memiliki ikatan terhadap suatu pihak. Perjanjian yang diberikan terhadap freelancer biasanya mengikat pada project (desain, copy, artikel, script, dan lain-lain), waktu pengerjaan, serta tarif yang dikenakan.

    Menjadi freelancer merupakan salah satu cara mendapatkan uang online yang cocok bagi para pekerja kreatif di era pandemi karena bisa dikerjakan di mana saja dan kapan saja. Untuk besaran tarif freelancer sendiri biasanya ditentukan dengan jumlah project yang dikerjakan, tingkat kesulitan, dan tenggat waktu yang diberikan.

    • Jual Karya dalam Bentuk Barang

    Selain menjadi freelancer, Anda bisa menjual hasil karya ke dalam bentuk merchandise, seperti baju, sepatu, mug, lukisan, dan sebagainya untuk menaikkan value, menciptakan branding, dan memperluas jaringan. 

    Dengan menghadirkan karya Anda ke dalam bentuk fungsional, besar kemungkinan Anda akan mendapatkan persona dan memperluas target market yang nantinya bisa digunakan untuk keperluan strategi berikutnya.

    Alih-alih hanya menyimpannya di laptop, Anda bisa menjual hasil karya Anda ke dalam situs berbayar seperti Shutterstock, Dreamstime, Flaticon, dan lain-lain. Cara ini cocok bagi para pekerja kreatif seperti graphic designer, photography, dan videography karena mengingat demand karya digital semakin meningkat setiap waktu.

    NFT atau Non-Fungible Token merupakan sebuah token digital yang ditautkan ke sistem blockchain dan bisa digunakan untuk membeli serta menawarkan karya berbasis digital (desain, video, animasi, tweet, meme, dan lain-lain). 

    Jika melihat salah satu fungsinya yang diperuntukkan untuk membeli serta menjual karya digital, maka bisa dibilang bahwa NFT merupakan bukti sertifikasi kepemilikan sebuah karya digital. 

    Salah satu kelebihan yang bisa Anda dapatkan dengan menawarkan karya digital melalui NFT adalah Anda bisa menawarnya dengan harga yang tinggi dan tentu saja ini merupakan peluang untuk mendapat penghasilan tambahan secara online.

    Lebih Lanjut Mengenai Jual Karya dengan NFT

    Jika ingin menawarkan karya melalui NFT (disebut juga NFT Art), perlu diketahui bahwasannya karya Anda akan diberi sebuah kode khusus yang menandakan kepemilikan dan identitas secara sah, hal inilah yang disebut NFT. 

    Disamping itu, NFT dari karya yang telah didaftarkan akan secara otomatis tercatat dalam blockchain dan Anda bisa menggunakan NFT sebagai sarana untuk mendaftarkan orisinalitas karya yang Anda hasilkan. Ini dikarenakan sistem pemrograman pada blockchain memverifikasi NFT Art Anda menggunakan smart contract yang mewakili suatu identitas dan tidak ada satupun yang bisa menduplikatnya.

    Mari Gabung sebagai Kreator di TokoMall!

    Dalam rangka mendukung panggung NFT di Indonesia, Tokocrypto meluncurkan NFT marketplace (TokoMall) untuk menjembatani para kreator dengan kolektor. 

    Dengan bergabung bersama TokoMall, kreator dapat mendaftarkan diri sebagai merchant serta melakukan minting karya NFT setelah dinyatakan lulus review dan verifikasi. Setelahnya, kreator akan dikenakan sejumlah gas fee untuk melakukan proses publikasi karya NFT.

    Ternyata cara mendapatkan uang online sangat beragam, ya! Terlebih dengan adanya NFT marketplace, Anda bisa mengambil peluang untuk memperkenalkan hasil karya terbaik kepada kolektor potensial di TokoMall. 



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Kenalan Sama Brand Lokal yang Meramaikan Kategori Lifestyle di TokoMall

    Popularitas NFT di industri kreatif saat ini tidak hanya menarik para pelaku seni untuk memanfaatkan teknologi ini dalam pengembangan karyanya. Banyak brand lokal di Indonesia juga yang memperkenalkan dan menawarkan produk yang dimiliki dengan kemasan unik dalam bentuk NFT. 

    TokoMall sebagai leading NFT marketplace di Indonesia melihat ini sebagai potensi dan memberikan ruang pada brand lokal di Indonesia untuk mengeksplor karyanya dalam bentuk NFT dengan menghadirkan kategori TKO Lifestyle.

    “TKO Lifestyle menghadirkan deretan brand lokal Indonesia yang bisa memperkenalkan keunikan produknya ke pasar global”

    Baca juga : 4 Kategori Unik di NFT Marketplace TokoMall yang Wajib Kamu Cek!

     

    Mau kenalan sama brand lokal yang udah gabung di TokoMall? Simak di bawah ini!

    Nevertoolavish

    Laman profil NFTL di TokoMall NFT marketplace

    Nevertoolavish (NFTL) merupakan salah satu brand yang bergerak di bidang artisan customizer di Indonesia. Terkenal melalui karyanya pada kustomisasi sneakers, Nevertoolavish mengedepankan esensi sebagai artisan customizer terdepan yang mengutamakan eksklusifitas dan didukung dengan keindahan seni yang menonjol. 

    NFTL yang telah bergerak di bidang artisan customizer melihat bahwa NFT adalah sebuah medium baru sebagai seni digital dengan  eksplorasi kreativitas yang tidak terbatas. 

    “Terjun di NFT, karena setelah eksis di dunia artisan customizer, kami melihat bahwa medium dan systemnya sangat menarik, dimana secara ekosistem baik creator dan collector sama-sama dapat diuntungkan”  – Muhammad Haudy, CEO & Co-Founder Nevertoolavish

    Damn! I Love Indonesia

    Didirikan oleh Daniel Mananta, Damn! I Love Indonesia merupakan pionir dari brand streetwear yang mempromosikan patriotisme modern kepada generasi muda.

    Mengutip dari www.damniloveindonesia.com, Damn! I love Indonesia mengusung semangat dan slogan Patriot.Is.Me, yang mengajak setiap generasi muda Indonesia menumbuhkan sifat dan menjadi “Patriot” di pribadi masing – masing, dengan memakan dan memperkenalkan budaya Indonesia yang dibungkus dengan modern dan menarik.

    Hal ini pun terlihat di karya – karya NFT yang dihadirkan Damn! I Love Indonesia di laman TokoMall yang mengedepankan unsur Indonesia seperti Reog Ponorogo, Becak, Proklamasi, dan lainnya.

    Soresore

    Soresore hadir didasari oleh kecintaan dari kreatornya untuk membuat ilustrasi apapun seperti wajah orang tidak dikenal di jalan, kucing, bunga, pola warna warni, dan lainnya. Kecintaannya membuat ilustrasi tersebut kemudian dituangkan menjadi barang – barang yang bisa digunakan oleh orang lain kapanpun dan dimanapun.

    Dengan kreativitas yang dimiliki, Soresore terpilih menjadi Top 24 Markerfest di tahun 2018 dan 10 bisnis terpilih KREAVI 2019.

    Cuma itu? Tenang aja, ada sederet brand lokal lainnya yang akan join meramaikan kategori TKO Lifestyle untuk kamu koleksi. Cek terus di www.tokomall.io dan kamu bisa registrasi dulu jadi kolektor! Jangan lupa cek video ini buat tau cara mudah jadi kolektor di TokoMall!



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Mengenal Karya Seni Rupa Murni dan Potensinya di Dunia NFT

    Apakah Anda sering mengunjungi pameran seni rupa? Jika sering, maka sudah saatnya Anda mengetahui bahwa bentuk karya seni yang Anda temui kemungkinan besar terdiri dari dua jenis, yaitu karya seni rupa murni dan karya seni rupa terapan. Keduanya memang serupa, tapi tidak sama, lho. Yuk, simak penjelasan lengkapnya beserta perkembangannya dalam adopsi NFT!

    Pengertian Karya Seni Rupa Murni

    Mengutip dari Kompas.com, karya seni rupa murni adalah karya seni rupa yang diciptakan dengan mengutamakan keindahan dan estetika dari karya seni itu sendiri dibandingkan dengan fungsi. Umumnya, seniman menciptakan jenis karya seni rupa ini untuk memuaskan dirinya sendiri, dengan memanfaatkan aliran serta gaya yang dimiliki oleh seniman itu sendiri.

    Dikarenakan karya seni ini cenderung dibuat dengan preferensi seniman, maka seringkali apresiasi seni yang bisa dilakukan terhadap seni rupa murni hanya dengan menikmati visual yang disajikan saja. Sebab, seni rupa murni tidak dibuat untuk memenuhi tugas tertentu dan berfungsi bagi kehidupan sehari-hari.

    Perbedaan Seni Rupa Murni dan Seni Rupa Terapan

    Perbedaan Seni Rupa Murni dan Seni Rupa Terapan

    Meski selalu berdampingan, seni rupa murni dan terapan adalah dua hal yang berbeda. Berikut ini beberapa perbedaan di antara keduanya:

    1. Definisi

    Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, seni rupa murni merupakan jenis seni rupa yang lebih memfokuskan pada nilai keindahan dan sifatnya cenderung bebas atau freehand, sesuai dengan keinginan seniman. 

    Sebaliknya, seni rupa terapan merupakan jenis seni rupa yang mengutamakan nilai teknis dan penerapannya dalam kehidupan. Meski begitu, seni rupa terapan juga tetap memperhatikan nilai estetika, hanya saja tidak sedominan seni rupa murni.

    2. Tujuan

    Seni rupa murni memiliki tujuan yang cenderung lebih personal, yaitu untuk memenuhi kepuasan senimannya. Hal ini sesuai dengan nilai yang ditanamkan saat menciptakan karya seni rupa murni, yaitu mencapai keindahan sesuai dengan preferensinya. Seni rupa yang satu ini tidak bertujuan untuk menjadi sebuah karya seni yang fungsional.

    Sementara itu, seni rupa terapan berbanding terbalik. Seni rupa terapan justru dibuat berdasarkan tujuan yang ditetapkan di awal. Tujuannya bisa bermacam-macam tergantung pada kemampuan dan kebutuhan sang seniman, tetapi umumnya untuk komersial dan menjadi sesuatu bisa diterapkan dalam kehidupan.

    3. Bentuk

    Dari segi bentuk, seni rupa murni yang banyak ditemukan adalah berupa lukisan, patung, pahatan, kriya, gerabah, koreografi, hingga masih banyak lagi. 

    Di sisi lain, seni rupa terapan biasanya berbentuk fotografi, arsitektur, ukiran, batik, seni grafis, hingga fashion. Berbeda dengan seni rupa murni, bentuk seni rupa terapan lebih bersifat komersial dan lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari.

    Perkembangan Adopsi NFT oleh Seni Rupa Murni

    Perkembangan Adopsi NFT oleh Seni Rupa Murni

    Jika melihat beberapa waktu ke belakang, adopsi NFT sedang gencar-gencarnya dilakukan di seluruh dunia. Selain menandakan bahwa masyarakat sudah mulai terbuka dengan teknologi blockchain, hal ini juga menandakan adanya perubahan bagi dunia seni.

    Hal ini bisa dilihat dari meningkatnya penjualan NFT yang ada di seluruh dunia. Dilansir dari DappRadar, volume penjualan NFT di seluruh dunia pada Q3 2021 tercatat senilai 10,3 miliar USD, naik 10 kali lipat dari Q1 dan Q2.

    Para seniman yang tertarik untuk menerbitkan NFT secara bersamaan harus mendigitalisasi karya seni miliknya. Meski begitu, hal ini tidak menutup kesempatan bagi para seniman rupa dan konvensional untuk ikut bergabung dan mengadopsi NFT. Hal ini diawali dengan tokenisasi karya seni rupa murni milik Andy Warhol, seniman pop-art ternama, berjudul “14 Small Electric Chairs” pada tahun 2018.

    14 Small Electric Chairs

    Mengutip situs Gemini, lukisan senilai 5.6 juta USD ini berhasil digitalisasi ke blockchain dibantu dengan lelang 30% bagian dari lukisan oleh Maecenas, kemudian menghasilkan penjualan senilai 1.7 juta USD.

    Para kolektor dapat membeli sebagian dari karya seni tersebut dengan BTC, ETH, juga ART koin. Para kolektor memiliki kepemilikan atas sebagian lukisan tersebut, lengkap dengan kode unik yang akan menjamin keasliannya.

    Peristiwa lain yang juga mendorong peningkatan adopsi NFT adalah penjualan seni digital karya Beeple, berjudul “Everydays: The First 5000 Days”, dalam bentuk NFT di Christie’s pada Maret 2021 lalu. NFT tersebut berhasil terjual di Christie’s seharga 69 juta USD, lho! Berkat peristiwa tersebut, adopsi NFT terus meningkat sampai sekarang dan juga merambah ke dunia seni rupa murni atau fine art.

     Francesco Clemente

    Selain digitalisasi fine art menjadi NFT, kini juga sudah ada NFT marketplace yang secara khusus dibuat untuk para seniman rupa murni yang ingin terjun ke dunia NFT, bernama ArtOfficial. Marketplace ini merupakan hasil kerja sama antara gallerist Vito Schnabel dan biro konsultan VaynerNFT. Koleksi NFT yang diluncurkan di Art Official berasal dari lukisan hasil karya fine artist ternama asal Italia, Francesco Clemente. 

    Masa Depan Seni Rupa Murni dalam NFT

    Tidak bisa dipungkiri, karya seni rupa murni telah ada sejak lama dan menjadi objek pertukaran dan jual-beli oleh para kolektor juga pegiat karya seni. Melihat kehadiran NFT, tidak menutup kemungkinan bagi fine artists untuk merilis karya seni miliknya dalam bentuk digital atau NFT, khususnya karya seni lukisan. 

    Mengingat banyak sekali fine artists yang terus-menerus hidup dalam seni konvensional, tidak ada salahnya untuk mencoba peruntungan di NFT. Dengan NFT, seniman konvensional bisa merasakan sensasi pameran dan penjualan karya seni yang tentunya lebih cepat dan praktis berkat peran teknologi blockchain.

    Akan tetapi, dalam migrasi dari fine art ke NFT, diperlukan perubahan sikap dan pandangan dari para seniman rupa juga kolektor seni konvensional. Dengan NFT, para kolektor tidak bisa lagi menilai suatu karya seni hanya dari keterampilan dan bahan baku yang digunakan saja. Sebab, akan banyak hal baru yang ternyata berpengaruh dalam menentukan value dari karya seni NFT. 

    Baca juga: Serba-Serbi Kolektor Seni dan Caranya dalam Mendapatkan Cuan

    Jadi, sebelum memutuskan untuk terjun ke dunia NFT, pegiat karya seni rupa murni harus tetap memiliki perencanaan yang matang dan sesuai dengan segala pertimbangan yang ada, ya! Bagi Anda para fine artists yang tertarik dengan NFT, cari tahu lebih lanjut dengan mengunjungi www.tokomall.io dan registrasi akun TokoMall Anda sekarang!



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Masa depan NFT dan Peluang Besar yang Menjanjikan

    Belakangan ini, NFT selalu saja menjadi buah bibir, entah itu di media sosial maupun melalui pemberitaan. NFT dianggap sebagai sebuah metode investasi masa depan. Benarkah demikian? Selain itu, bagaimana perkembangan dan masa depan NFT nantinya, termasuk di Indonesia? Mari simak pembahasannya berikut ini!

    Membahas soal masa depan NFT tak akan lengkap tanpa membahas sejarahnya. NFT pertama yang terlacak di dunia adalah “Quantum” yang diciptakan Kevin McCoy pada 2014 dan dipresentasikan pada konferensi Seven on Seven New Museum, New York. Saat itu, NFT dianggap sebagai sebuah teknologi untuk monetisasi grafik.

     masa depan NFT - Kevin McCoy

    NFT Pertama di Dunia, “Quantum” (2014) oleh Kevin McCoy

    Sejak saat itu, NFT terus berkembang. Pada 2015, proyek NFT pertama yang bernama Etheria diluncurkan. Meski begitu, NFT baru benar-benar terdengar oleh publik pada akhir tahun 2017 saat proyek CryptoKitties viral. CryptoKitties merupakan proyek NFT berbasis online game atau NFT game. Dalam game tersebut, para pemain bisa bertukar kucing dalam dunia virtual.

    Popularitas NFT mencapai puncaknya pada tahun 2021, diawali dengan seniman digital ternama yaitu Beeple yang merilis NFT art pertamanya dengan judul “Everyday: The First 5000 Days”. Berkat popularitasnya tersebut, blockchain yang menjadi buku besar’ bagi NFT pun makin pesat perkembangannya hingga melahirkan tiga raksasa, yaitu Ethereum, Flow, dan Tezos. Kini, NFT menjadi alat untuk memperdagangkan aset digital, terutama yang berhubungan dengan seni atau NFT art.

    Baca juga: Wajib Tahu! Inilah Ragam Jenis NFT yang Diperjualbelikan

    Apakah NFT Art Menguntungkan Seniman?

    Apakah NFT Art Menguntungkan Seniman?Seperti yang telah disebutkan pada poin sebelumnya, NFT kini digunakan sebagai alat komodifikasi aset digital yang berhubungan dengan seni. Lalu, apakah dengan begitu seniman akan diuntungkan dengan adanya NFT?

    Jawabannya, ya. NFT membuka peluang bagi para seniman termasuk digital artist untuk menjual karyanya secara langsung. Selain itu, NFT juga memberikan esensi penting karya seni, yaitu orisinalitas. Aset digital yang dijual dengan NFT tidak bisa digandakan karena sudah tersimpan dalam blockchain.

    Akan tetapi, bukankah karya digital dapat di-copy dan diunduh siapa saja? Nah, di sinilah letak keunikan NFT. Meski suatu karya bisa diperbanyak, tapi yang bisa dianggap orisinil hanya ada satu di dunia, dikarenakan dalam karya tersebut telah dipatenkan sebuah kode unik yang membuat karya tersebut otentik. Ibarat lukisan “The Starry Night” milik Van Gogh yang sudah direplikasi dan bahkan diubah medianya berulang kali, yang bisa dikatakan asli adalah tetap yang tersimpan di Museum of Modern Art.

    Masa Depan NFT di Sektor Lain

    Lalu, bagaimana dengan masa depan NFT? Benarkah NFT juga akan merambah ke sektor lain? 

    Selain digital art, kini NFT sudah mulai diterapkan pada beberapa hal lain, seperti musik dan bahkan interaksi sosial. Sebab, kepemilikan NFT sangat unik. Di satu sisi, NFT bisa memberikan kuasa kepada kolektor atas objek yang diciptakan oleh kreator. Namun, di sisi lain, kepemilikan tersebut juga terbatas. Berikut adalah beberapa rencana penerapan NFT pada beberapa sektor lain, beserta gambaran masa depannya.

    1.NFT dalam Real Estate

    NFT dalam Real EstateSelama ini, industri real estate dianggap sebagai sebuah investasi yang menjanjikan dan minim risiko. Namun, jika melihat situasi saat ini, sektor real estate rasanya sudah memasuki masa saturasi. Dapat dilihat dengan semakin sedikitnya luas tanah yang bisa dibangun dan risiko penipuan semakin besar. Dengan demikian, migrasi ke NFT bisa menjadi solusi.

    Dengan memindahkan sertifikat bangunan atau kontrak pembangunan real estate ke NFT dan menyimpannya dalam blockchain, investor bisa meminimalisir risiko penipuan. Di masa depan, bukan tidak mungkin lagi jika sertifikat bangunan konvensional akan berubah menjadi sebuah aset digital  yang tersimpan dalam blockchain.

    2. Kehidupan Sosial

    Sektor berikutnya yang berpotensi merasakan efek NFT adalah kehidupan sosial manusia. Bagaimana bisa? Saat ini, sudah terdapat  perusahaan yang mulai tertarik untuk menciptakan ‘dunia alternatif’ melalui Metaverse, gagasan milik pendiri Facebook yaitu Mark Zuckerberg. 

    Metaverse merupakan sebuah dunia virtual yang penggunaannya diharapkan bisa mendekati pengalaman di dunia nyata. Pasalnya, Metaverse akan memanfaatkan kelima teknologi yaitu media sosial, game online, Augmented Reality (AR), Virtual Reality (VR), hingga kripto. 

    Dalam Metaverse, Anda bisa menciptakan “‘kehidupan baru’”, berinteraksi dengan orang lain secara virtual tetapi dengan rasa yang nyata, hingga mengeksplor dunia baru tersebut. 

    Dikarenakan akan memanfaatkan teknologi kripto, Metaverse sendiri dinilai bisa mendorong penggunaan NFT ke jumlah yang lebih masif. 

    Jika penggunaan NFT diibaratkan dalam Metaverse, nantinya NFT akan berperan sebagai aset di dunia nyata. Seperti misalnya, untuk membeli avatar di Metaverse, Anda bisa menjual NFT art. Selain itu, nda juga dapat mengajak teman virtual untuk mendengarkan NFT music bersama-sama di rumah virtual.

    Dari sini, bisa disimpulkan bahwa popularitas NFT masih akan terus berjalan, lho. Bahkan, bisa dibilang baru dimulai. Ingin menjadi bagian dari perkembangan masa depan NFT di Indonesia? Tidak sulit, kok, Anda bisa bergabung sebagai Official Partner (kreator) dan juga Creator (kolektor) di TokoMall. Ayo daftarkan diri Anda di TokoMall sekarang juga!



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Inilah Alasan, Mengapa Ethereum (ETH) akan Melonjak pada Bulan Juli?

    Pembaruan yang terus dilakukan jaringan Ethereum tampaknya memberi sinyal hijau bagi cryptonya, Ether (ETH), untuk mengalami lonjakan pada beberapa bulan mendatang.

    Diketahui, Twitter sangat antusias dengan tren deflasi dari Ether, dimana pengguna Twitter “CryptoGucci” telah membagikan data di balik pengurangan signifikan dalam penerbitan ETH, memperkirakan bahwa inflasi Ethereum turun hampir 70% sejak EIP-1559 diluncurkan.

    “Dengan kata lain, ETH telah memasuki fase deflasi, dan pembakaran token membuat jumlahnya menjadi langka. Ini adalah kebalikan dari inflasi, begitu umum dengan mata uang fiat.”

    Baca jugaBagaimana Situasi BTC dan ETH 19 Januari? Teknikal Analisis

    Setelah merging dilakukan pada bulan Juli, penerbitan atau penambangan ETH akan turun menjadi 90%, dan itu akan menjadi salah satu peristiwa Bullish terbesar dalam sejarah crypto nomor dua tersebut.

    Saat ini, Ethereum berada dalam fase deflasi untuk minggu pertama berturut-turut. Dengan kata lain, lebih banyak ETH yang dihancurkan daripada yang dibuat dalam seminggu terakhir.

    Sejak Agustus, ketika EIP-1559 diperkenalkan bersama dengan mekanisme pembakaran Ethereum, ia telah menghancurkan Lebih dari 1,5 juta Ether.

    Dengan kata lain, ETH senilai lebih dari $5 Miliar telah dihancurkan dalam waktu kurang dari enam bulan. Tingkat penerbitan Ethereum juga baru-baru ini turun di bawah Bitcoin untuk pertama kalinya.

    ETH siap untuk melakukan upgrade Merge pada bulan Juli untuk roadmap Ethereum 2.0. Penggabungan akan secara drastis mengurangi penerbitan ETH menjadi hanya sedikit dan juga akan mengantarkannya ke konsensus Proof-of-Stake (PoS), mengakhiri hadiah blok untuk penambang Proof-of-Work (PoW).

    Sesuai dengan agregator data Ethereum ‘Watch the Burn’, lebih dari 5.910 ETH telah dihancurkan dibandingkan dengan koin yang diproduksi dalam pekan yang berakhir 18 Januari. Itu setara dengan offset penerbitan mingguan bersih sebesar $18,8 juta. Offset penerbitan mingguan kira-kira 15.500 ETH atau $51 juta pada 17 Januari.

    Baca jugaTerungkap! Ghozali “Everyday” Akan Terbitkan NFT Bergaya 3 Dimensi

    Menurut perkiraan oleh penyedia Data Ultrasound Money, ETH dihancurkan dengan kecepatan 10 ETH setiap menit, yang secara agregat lebih dari 100.300 ETH dihancurkan hanya dalam seminggu terakhir. Penghancur terbesar adalah OpenSea, yang menyumbang 17.625 ETH, diikuti oleh transfer ETH dengan 9.599 ETH, dan Uniswap v3 dengan 6.249 ETH.

    Rata-rata 6,47 ETH telah dibakar setiap menit sejak EIP-1559 ditayangkan.

    Tentu saja, ini adalah prospek menarik bagi pertumbuhan harga Ether, sehingga diperkirakan ini akan sangat melambung pada pertengahan tahun ini. Kita lihat saja!

    sumber.



    Sumber : news.tokocrypto.com