Author: 18

  • Pasar Kripto Hari Ini 27 Maret 2026: Tekanan Kembali Bikin Koreksi

    Pasar kripto hari ini, Jumat (27/3) kembali berada dalam tekanan setelah munculnya sentimen negatif dari perkembangan geopolitik. Bitcoin turun di bawah level $69.000, melemah lebih dari 3% setelah Donald Trump menyatakan keraguannya terhadap kemungkinan kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran. Bahkan, ancaman eskalasi konflik kembali mencuat setelah Iran menolak gencatan senjata, yang langsung memicu kekhawatiran investor dan mendorong aksi jual di pasar kripto.

    Meski pasar secara umum terkoreksi, beberapa altcoin justru menunjukkan performa yang cukup kuat. STG mencatat kenaikan 26% ke level Rp4.117,15, diikuti STO yang naik 25% ke Rp1.725,35. Sementara itu, PARTI juga menguat 13% dan diperdagangkan di kisaran Rp1.696,36. Lihat lebih lengkap di bawah ini:

    Daftar Altcoin Potensial di Tengah Koreksi Pasar

    • STG melesat tajam 26% dan kini berada di level Rp4.117,15.
    • STO menguat signifikan sebesar 25% ke posisi harga Rp1.725,35.
    • PARTI naik 13% dan saat ini diperdagangkan di angka Rp1.696,36.

    Bitcoin Anjlok: Trump Ragukan Kesepakatan Damai Iran

    • Trump sangsi AS bersedia berdamai dengan Iran.
    • Trump ancam eskalasi konflik usai Iran tolak gencatan senjata.
    • Bitcoin anjlok di bawah $69.000, turun lebih dari 3%.

    Absen aplikasi + Undang Teman Dapet Hadiah Rp60 Juta!

    XAU₮ Rilis di BNB Chain, Pasar Emas Tokenisasi Tembus $4 Miliar

    • Token XAU₮ hadir di BNB Chain, perluas jangkauan ke 12 blockchain.
    • Pasar stablecoin emas capai $4 miliar; XAU₮ kuasai 60% pasokan.
    • BNB Chain semakin memperkuat investasinya pada aset dunia nyata.

    ETF XRP Melesat di Tengah Lesunya Pasar

    • Arus masuk ETF XRP capai $1,4 miliar meski harga jatuh.
    • ETF emas dan perak anjlok tertekan suku bunga & dolar.
    • JPMorgan: BTC lebih tangguh dibanding emas dalam lindung nilai.

    Baca juga: Strategi Dasar Crypto Futures yang Sering Digunakan Trader


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • PUMP Turun 18%, Waktunya Serok? Cek Sinyal Buyback Ini

    Pump.fun (PUMP) saat ini diperdagangkan di level $0.0018, mencoba pulih setelah mengalami penurunan sebesar 18% dari area $0.0022 ke titik terendah $0.0016. Meskipun terlihat ada upaya rebound, sejumlah indikator on-chain dan teknikal menunjukkan bahwa jalan menuju pemulihan penuh masih penuh tantangan. Level psikologis berikutnya di $0.0020 belum berhasil ditembus, menandakan bahwa tekanan jual masih cukup dominan di pasar.

    Holder Lama Terus Jualan, Tanpa Tanda Berhenti

    Data dari Glassnode menunjukkan bahwa sejak 18 Februari hingga 25 Maret 2026, long-term holders (LTH) PUMP terus melakukan aksi jual setiap hari tanpa satu pun hari akumulasi bersih.

    Volume penjualan harian bahkan mencapai kisaran -2 miliar hingga -14 miliar token, dengan tekanan terbesar terjadi di akhir Februari dan pertengahan Maret. Kondisi ini menunjukkan bahwa investor lama yang biasanya menjadi indikator kepercayaan pasar justru belum melihat harga saat ini sebagai peluang masuk.

    Tekanan Beli Melemah, Momentum Mulai Hilang

    Dilaporkan BeInCrypto, indikator Money Flow Index (MFI) memperkuat sinyal tersebut. Setelah sempat menyentuh area oversold di level 10 pada Februari, MFI naik hingga di atas 75 pada awal Maret, menandakan tekanan beli yang kuat.

    Namun, per 25 Maret, MFI turun ke level netral 49.93. Penurunan ini terjadi secara bertahap tanpa adanya rebound signifikan, mengindikasikan bahwa minat beli mulai melemah dan belum cukup kuat untuk mengimbangi tekanan jual dari holder lama.

    Tim Research Tokocrypto melihat bahwa kondisi PUMP saat ini mencerminkan fase distribusi yang belum selesai. Tekanan jual dari long-term holders menunjukkan adanya pergeseran sentimen dari akumulasi ke exit liquidity.

    Selain itu, MFI yang stagnan di area netral mengindikasikan pasar berada dalam kondisi equilibrium lemah, di mana buyer dan seller saling menahan tanpa dominasi yang jelas. Dalam situasi seperti ini, biasanya dibutuhkan katalis eksternal atau lonjakan permintaan baru untuk mengubah arah tren secara signifikan. Tanpa adanya faktor tersebut, potensi pergerakan sideways atau bahkan penurunan lanjutan masih cukup besar dalam jangka pendek.

    Baca Juga: Pump.fun Ekspansi Fitur, Dukung Perdagangan Token Lintas Launchpad

    Pertumbuhan Address Baru Jadi Harapan Terakhir

    Di tengah tekanan bearish, satu indikator masih memberikan sedikit harapan, yaitu pertumbuhan alamat baru. Jumlah address dengan saldo non-zero meningkat dari sekitar 117,000 menjadi 118,200 sepanjang periode Februari hingga Maret.

    Pertumbuhan ini mulai melambat dalam beberapa hari terakhir. Jika tren ini terus melemah atau bahkan berbalik turun, maka potensi masuknya modal baru akan semakin terbatas, yang dapat memperlambat atau menggagalkan pemulihan harga.

    Level Kritis: Bertahan atau Turun Lebih Dalam

    Secara teknikal, PUMP saat ini bergerak di sekitar level support penting $0.0018, yang juga bertepatan dengan level Fibonacci 23.6%. Harga masih berada di bawah EMA 20 hari yang menurun, menandakan tren jangka pendek masih bearish. Jika harga turun di bawah $0.0018, maka potensi penurunan ke $0.0017 sebagai level terendah sebelumnya semakin terbuka.

    Di sisi lain, skenario pemulihan membutuhkan penembusan di atas $0.0021 (Fibonacci 61.8%). Jika berhasil, target berikutnya berada di $0.0022 hingga $0.0025. Namun, untuk mencapai level tersebut, dibutuhkan peningkatan signifikan dalam pertumbuhan address baru dan kembalinya tekanan beli ke pasar.

    Baca Juga: PUMP Anjlok 75%, Dugaan Dump Jutaan Dolar oleh Insider Menguat


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • HYPE Naik 60%! Sinyal Short Squeeze Menuju ATH Baru?

    Harga Hyperliquid (HYPE) menunjukkan pemulihan setelah sempat terkoreksi dari reli besar yang mendorong kenaikan hingga lebih dari 60% sejak awal tahun. Dalam 24 jam terakhir, HYPE kembali menguat lebih dari 6% dan diperdagangkan di sekitar $40.

    Meski sempat mengalami tekanan, kombinasi sinyal teknikal dan pergerakan pasar menunjukkan bahwa potensi kenaikan lanjutan masih terbuka, bahkan menuju level tertinggi baru (all-time high).

    Pullback Terjadi Setelah Sinyal Melemah

    Dilaporkan BeInCrypto, koreksi harga HYPE sebelumnya dipicu oleh munculnya hidden bearish divergence pada indikator RSI, yang menandakan melemahnya momentum meskipun harga sempat terlihat kuat.

    Setelah breakout dari pola inverse head and shoulders pada 10 Maret, harga HYPE naik dari sekitar $25 hingga mendekati $43, hampir mencapai target teknikalnya. Namun, sinyal divergence tersebut menjadi peringatan bahwa reli mulai kehilangan tenaga.

    Koreksi yang terjadi kemudian membawa harga turun sebelum akhirnya stabil kembali di sekitar $40.

    Sinyal Baru Buka Peluang Kenaikan

    Di tengah koreksi tersebut, kini muncul sinyal bullish divergence baru pada timeframe harian. Pola ini sering kali menjadi indikasi awal dari potensi rebound harga.

    Selain itu, arus dana di pasar spot menunjukkan perubahan signifikan. Setelah sempat terjadi inflow besar ke exchange, kini net flow berubah menjadi negatif sekitar $818 ribu, yang mengindikasikan adanya akumulasi oleh investor.

    Perubahan ini menunjukkan bahwa tekanan jual mulai mereda dan minat beli kembali meningkat.

    Baca juga: Token HYPE Melonjak, Potensi Naik 90% ke Rekor Harga Baru

    Potensi Short Squeeze Menguat

    Data pasar derivatif menunjukkan bahwa posisi short masih mendominasi, dengan potensi likuidasi mencapai sekitar $29 juta dalam tujuh hari terakhir. Posisi short yang besar ini menciptakan peluang terjadinya short squeeze.

    Jika harga HYPE berhasil menembus level $45, maka likuidasi berantai pada posisi short dapat terjadi, yang berpotensi mendorong harga naik lebih cepat.

    Kondisi ini menciptakan dinamika menarik, di mana mayoritas trader bertaruh pada penurunan, sementara pasar spot justru menunjukkan akumulasi.

    Level Kunci Menuju All-Time High

    Untuk melanjutkan tren naik, HYPE perlu menembus level $41 sebagai konfirmasi awal. Selanjutnya, resistance di $43 menjadi area penting sebelum menuju level krusial di $48.

    Jika $48 berhasil ditembus, potensi kenaikan ke $51, $54, hingga $66 terbuka, yang sekaligus akan mencetak rekor harga tertinggi baru.

    Namun, jika harga gagal bertahan di atas $36, maka potensi koreksi ke area $25 kembali meningkat.

    Tim Research Tokocrypto menilai bahwa struktur pasar HYPE saat ini menunjukkan kombinasi menarik antara tekanan short yang tinggi dan akumulasi di pasar spot.

    Menurut mereka, kondisi seperti ini sering menjadi pemicu pergerakan tajam, terutama jika didukung oleh breakout di level resistance kunci.

    Namun, mereka juga mengingatkan bahwa volatilitas akan tetap tinggi, mengingat adanya konflik antara sinyal bearish jangka pendek dan potensi bullish dari sisi struktur pasar.

    Tim Research Tokocrypto menyarankan agar pelaku pasar memperhatikan level teknikal utama serta perkembangan arus dana, karena kedua faktor ini akan menjadi penentu arah pergerakan selanjutnya.

    Dengan sinyal teknikal yang saling berlawanan namun didukung oleh potensi short squeeze, HYPE kini berada di fase krusial.

    Arah pergerakan selanjutnya akan sangat bergantung pada kemampuan harga menembus resistance utama dan mempertahankan momentum beli di tengah tekanan dari posisi short yang masih besar.

    Baca Juga: Eks Co-Founder Multicoin Capital: Hyperliquid Salah Dalam Segala Hal!


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • XRP Open Interest Kontraksi 20%, Trader Mulai Wait and See

    Pasar derivatif XRP di Binance menunjukkan perubahan signifikan setelah terjadi penurunan tajam pada tingkat leverage dan open interest. Kondisi ini menandakan adanya “reset” besar dalam struktur pasar, yang berpotensi memengaruhi arah pergerakan harga ke depan.

    Dilaporkan Crypto Quant, data terbaru menunjukkan bahwa tekanan spekulatif yang sebelumnya mendominasi kini mulai mereda, membuka peluang bagi terbentuknya tren yang lebih stabil.

    Leverage Turun Tajam, Risiko Likuidasi Menyusut

    Estimated Leverage Ratio (ELR) XRP di Binance turun drastis dari sekitar 0,59 pada pertengahan Juli 2025 menjadi hanya 0,13 saat ini. Penurunan ini mencerminkan berkurangnya penggunaan leverage oleh trader, yang sebelumnya menjadi salah satu pemicu volatilitas tinggi.

    Dengan leverage yang lebih rendah, risiko terjadinya likuidasi besar secara tiba-tiba juga ikut menurun. Hal ini membuat pergerakan harga menjadi lebih “bersih” dari tekanan spekulatif jangka pendek.

    Baca juga: XRP Konsolidasi, Data Ini Picu Sinyal Bahaya

    Open Interest Ikut Menyusut

    Selain leverage, open interest XRP di Binance juga mengalami penurunan signifikan hingga berada di kisaran 375 juta dolar AS, jauh di bawah level tertinggi sebelumnya.

    Penurunan ini menunjukkan bahwa banyak posisi derivatif telah ditutup, baik oleh trader yang keluar dari pasar maupun yang terkena likuidasi di fase sebelumnya.

    Kombinasi penurunan leverage dan open interest ini menandakan bahwa pasar kini tidak lagi “overcrowded”.

    Pasar Masuk Fase Reset

    Kondisi ini sering disebut sebagai fase reset, di mana pasar membersihkan posisi spekulatif berlebihan sebelum membentuk tren baru.

    Dengan berkurangnya tekanan dari posisi leverage tinggi, pergerakan harga ke depan cenderung lebih dipengaruhi oleh permintaan riil dibandingkan aktivitas derivatif.

    Situasi ini juga dapat mengurangi volatilitas ekstrem yang biasanya dipicu oleh likuidasi berantai.

    Tim Research Tokocrypto menilai bahwa penurunan leverage dan open interest pada XRP merupakan perkembangan yang positif dari sisi struktur pasar.

    Menurut mereka, pasar yang lebih “ringan” dari leverage berlebihan cenderung lebih sehat dan tidak mudah terguncang oleh pergerakan mendadak.

    Namun, mereka juga menekankan bahwa kondisi ini bukan berarti harga akan langsung naik. Justru, fase reset sering kali menjadi periode konsolidasi sebelum arah tren yang lebih jelas terbentuk.

    Tim Research Tokocrypto menambahkan bahwa pelaku pasar perlu memperhatikan apakah arus dana baru mulai masuk setelah fase ini, karena hal tersebut akan menjadi kunci dalam menentukan arah pergerakan berikutnya.

    Menunggu Arah Baru XRP

    Dengan kondisi pasar derivatif yang kini lebih stabil, XRP berada dalam fase krusial untuk menentukan langkah selanjutnya.

    Pergerakan harga ke depan akan sangat bergantung pada munculnya katalis baru, baik dari sisi fundamental maupun sentimen pasar, yang dapat mendorong permintaan dan membentuk tren baru.

    Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Ethereum Bangkit Tembus $2.000! Analis Bidik Level Kunci Reversal

    Ethereum (ETH) menunjukkan sinyal pemulihan setelah mencatat kenaikan hampir 3% dan kembali ke level sekitar 2.160 dolar AS. Pergerakan ini memicu spekulasi bahwa aset kripto terbesar kedua tersebut mulai keluar dari fase bearish dan berpotensi memasuki tren baru.

    Sejumlah indikator teknikal dan on-chain turut memperkuat pandangan bahwa Ethereum sedang berada di titik penting dalam siklus pergerakannya.

    Sinyal Awal Perubahan Tren Muncul

    Dilaporkan NewsBTC, analis pasar menilai bahwa pergerakan terbaru Ethereum menunjukkan potensi perubahan tren dari bearish ke bullish. Salah satu indikasi utama adalah terbentuknya pola ascending triangle pada grafik mingguan.

    Pola ini sering dikaitkan dengan potensi breakout ke atas, terutama ketika harga mulai mendekati titik puncak (apex). Sebelumnya, ETH sempat memantul dari level 1.800 dolar AS yang bertepatan dengan garis support pola tersebut.

    Kondisi ini dinilai serupa dengan pola pada siklus sebelumnya yang sering diikuti oleh kenaikan harga.

    Indikator On-Chain Perkuat Sinyal

    Dari sisi on-chain, indikator MVRV sempat turun di bawah 0,8 saat harga menyentuh support, yang secara historis sering menjadi sinyal beli.

    Selain itu, indikator SuperTrend juga berbalik ke arah bullish untuk pertama kalinya sejak Mei tahun lalu, yang menunjukkan adanya perubahan momentum dari tekanan jual ke potensi dominasi pembeli.

    Kombinasi indikator ini memperkuat pandangan bahwa fase konsolidasi Ethereum mungkin mulai berakhir.

    Baca juga: Supply Ethereum di Bursa Anjlok ke Titik Terendah!

    Level Resistance Jadi Penentu

    Dalam jangka pendek, level 2.356 dolar AS menjadi target awal yang perlu ditembus untuk mengonfirmasi kelanjutan tren naik. Selanjutnya, area 2.647 dan 3.639 dolar AS menjadi target menengah yang berpotensi menjadi titik resistance berikutnya.

    Untuk jangka panjang, level 4.632 dolar AS hingga 5.624 dolar AS disebut sebagai zona ekspansi yang dapat membuka peluang menuju level tertinggi baru.

    Namun demikian, kegagalan mempertahankan support di sekitar 1.800 dolar AS dapat kembali memicu tekanan jual.

    Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Kamis, 26 Maret 2026. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Kamis, 26 Maret 2026. Sumber: Tokocrypto.

    Tim Research Tokocrypto menilai bahwa sinyal teknikal dan on-chain Ethereum saat ini menunjukkan adanya potensi perbaikan struktur pasar, namun masih membutuhkan konfirmasi lebih lanjut.

    Menurut mereka, pola ascending triangle dan indikator seperti MVRV serta SuperTrend memang memberikan indikasi positif, tetapi pergerakan harga tetap sangat bergantung pada kondisi makro dan sentimen pasar secara keseluruhan.

    Tim Research Tokocrypto juga menekankan bahwa breakout yang valid harus disertai dengan peningkatan volume dan arus dana yang konsisten, agar dapat membentuk tren yang berkelanjutan.

    Selain itu, mereka mengingatkan bahwa volatilitas masih berpotensi tinggi, sehingga investor perlu memperhatikan level support dan resistance utama dalam mengambil keputusan.

    Pasar Menanti Konfirmasi Breakout

    Dengan berbagai sinyal yang mulai mengarah ke potensi bullish, Ethereum kini berada dalam fase krusial yang dapat menentukan arah tren berikutnya.

    Pelaku pasar akan mencermati apakah ETH mampu menembus level resistance kunci dan mempertahankan momentum, atau justru kembali terkoreksi dalam fase konsolidasi yang lebih panjang.

    Baca juga: BlackRock Resmi Ajukan ETF Staked Ethereum, Langkah Bersejarah!


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Retail Jual Rugi, Institusi Terus Akumulasi

    Pasar kripto saat ini menunjukkan fenomena yang tidak biasa. Di satu sisi, investor ritel mengalami kepanikan ekstrem, namun di sisi lain harga Bitcoin justru tetap stabil di kisaran 70.700 dolar AS. Kondisi ini memunculkan indikasi adanya pergeseran struktur pasar yang lebih dalam.

    Dilaporkan Crypto Quant, data terbaru menunjukkan bahwa tekanan jual dari investor kecil tidak lagi berdampak signifikan terhadap harga, sementara pelaku besar justru terus menyerap suplai secara diam-diam.

    Divergensi Antara Sentimen dan Harga

    Indeks Fear and Greed saat ini berada di level 14, yang menandakan kondisi extreme fear. Namun berbeda dengan siklus sebelumnya, ketakutan ini tidak diikuti oleh penurunan harga yang signifikan.

    Hal ini menunjukkan bahwa kepanikan yang terjadi lebih bersifat psikologis, di mana investor ritel mengalami kelelahan setelah periode volatilitas panjang. Sementara itu, tekanan jual berkurang karena sebagian besar pelaku pasar yang rentan telah keluar.

    Kondisi ini menciptakan divergensi antara sentimen dan harga, yang jarang terjadi dalam siklus pasar sebelumnya.

    Baca juga: Bukan $69.000! Data Ini Jadi Kunci Rahasia Harga Bottom Bitcoin

    Peran OTC dalam Menyerap Suplai

    Sebagian besar aktivitas pasar saat ini terjadi di luar exchange publik, melalui mekanisme over-the-counter (OTC). Diperkirakan sekitar 73% volume perdagangan berlangsung melalui jalur ini.

    Fenomena ini menjelaskan mengapa harga tetap stabil meskipun terjadi arus keluar dari ETF dan sentimen pasar cenderung negatif. Investor institusional diduga menyerap suplai dari investor yang keluar dari pasar.

    Data juga menunjukkan bahwa metrik MVRV untuk short-term holders berada di level 0,82, yang mengindikasikan bahwa banyak investor ritel menjual aset mereka dalam kondisi rugi.

    Validasi Level $70K sebagai Support Baru

    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Kamis, 26 Maret 2026. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Kamis, 26 Maret 2026. Sumber: Tokocrypto.

    Indikator DTMM menunjukkan peningkatan dari 1,68x menjadi 1,74x, yang mencerminkan penerimaan pasar terhadap level 70.000 dolar AS sebagai nilai wajar baru.

    Pergerakan ini juga menandakan bahwa Bitcoin mulai menjauh dari level terendah sebelumnya di sekitar 60.000 dolar AS yang terjadi pada Februari.

    Dengan demikian, level 70.000 dolar AS kini dipandang sebagai support struktural yang lebih kuat dibandingkan fase sebelumnya.

    Tim Research Tokocrypto menilai bahwa kondisi saat ini menunjukkan adanya fase transisi dari dominasi retail menuju dominasi institusi dalam struktur pasar Bitcoin.

    Menurut mereka, stabilitas harga di tengah sentimen negatif merupakan indikasi bahwa suplai sedang diserap oleh pelaku besar, yang biasanya menjadi fondasi bagi fase pergerakan berikutnya.

    Namun, mereka juga mengingatkan bahwa meskipun struktur pasar terlihat lebih kuat, volatilitas tetap dapat muncul, terutama jika dipicu oleh faktor eksternal seperti kebijakan moneter atau geopolitik.

    Tim Research Tokocrypto menambahkan bahwa investor perlu memperhatikan pergerakan likuiditas, khususnya di pasar OTC dan arus dana institusional, untuk memahami arah pasar secara lebih akurat.

    Pasar Masuk Fase Baru

    Dengan kombinasi antara kepanikan ritel dan akumulasi institusi, pasar Bitcoin saat ini berada dalam fase yang unik. Pergerakan harga tidak lagi sepenuhnya mencerminkan sentimen publik, melainkan dipengaruhi oleh dinamika yang lebih kompleks di balik layar.

    Ke depan, arah Bitcoin akan sangat ditentukan oleh apakah akumulasi ini berlanjut dan mampu mendorong permintaan baru, atau justru terhambat oleh faktor makro yang lebih luas.

    Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Audit Penuh! Tether Buktikan Cadangan USDT US$184 Miliar

    Penerbit stablecoin terbesar di dunia, Tether, mengambil langkah besar dengan menunjuk firma audit Big Four untuk melakukan audit penuh (full financial statement audit) terhadap cadangan USDT yang nilainya mencapai sekitar US$184 miliar.

    Langkah ini menandai perubahan signifikan dari pendekatan sebelumnya yang hanya mengandalkan attestation berkala, menuju proses audit yang jauh lebih komprehensif dan mendalam.

    Dari Attestation ke Audit Penuh

    Selama ini, Tether menggunakan laporan attestation untuk memberikan gambaran cadangan aset yang mendukung USDT.

    Namun, metode ini memiliki keterbatasan karena hanya bersifat snapshot pada waktu tertentu dan tidak mencakup evaluasi menyeluruh.

    Dengan audit penuh, cakupan pemeriksaan akan jauh lebih luas, termasuk verifikasi aset dan liabilitas secara detail.

    Selain itu, aspek yang turut diaudit adalah evaluasi sistem kontrol internal, peninjauan proses pelaporan keuangan, hingga validasi keberadaan dan kualitas cadangan

    Langkah ini menjadi salah satu tonggak penting dalam upaya meningkatkan transparansi di industri stablecoin.

    Baca Juga: Tether Integrasikan USA₮ ke Rumble Wallet, Ekspansi Pembayaran Digital

    Peran Vital

    USDT merupakan stablecoin dengan kapitalisasi terbesar di pasar kripto dan memainkan peran vital dalam likuiditas global. Oleh karena itu, transparansi cadangan menjadi isu krusial.

    Selama bertahun-tahun, Tether sering menghadapi kritik terkait kejelasan komposisi cadangan, kualitas aset pendukung, dan tingkat keterbukaan informasi.

    Di sinilah, audit penuh dari firma Big Four berpotensi menjawab kekhawatiran tersebut.

    Dampak Potensial bagi Pasar

    Jika audit ini berhasil diselesaikan dengan hasil yang positif, dampaknya bisa sangat besar:

    1. Meningkatkan Kepercayaan Investor

    Validasi independen dari firma audit global dapat memperkuat kepercayaan terhadap USDT.

    2. Memperkuat Dominasi Pasar

    USDT berpotensi semakin mengukuhkan posisinya sebagai stablecoin utama.

    3. Standar Baru Industri

    Langkah ini bisa mendorong penerbit stablecoin lain untuk mengikuti standar transparansi yang lebih tinggi.

    Momentum Penting, Tapi Belum Final

    Menurut Tim riset dari Tokocrypto, langkah Tether ini merupakan perkembangan penting, namun belum sepenuhnya menghapus keraguan pasar.

    “Ini jelas langkah penting buat meredam kritik lama soal transparansi reserve dan kualitas disclosure. Kalau audit ini benar-benar selesai dan hasilnya kuat, posisi USDT sebagai stablecoin dominan bisa makin kokoh; tapi sampai laporan final keluar, pasar tetap punya alasan buat menahan sedikit skeptisisme,” ujar Tim Research Tokocrypto.

    Secara tidak langsung, keberhasilan langkah ini sangat bergantung pada hasil akhir audit.

    Tantangan dalam Proses Audit

    Melakukan audit terhadap cadangan sebesar US$184 miliar bukanlah tugas sederhana.

    Menurut laporan Coindesk, beberapa tantangan yang mungkin akan dihadapi Tether selama proses pengauditan.

    Dimulai dengan kompleksitas struktur aset, diversifikasi instrumen keuangan, verifikasi likuiditas dan risiko, serta standar pelaporan lintas yurisdiksi.

    Tentunya, proses ini membutuhkan tingkat ketelitian tinggi dan waktu yang tidak singkat.

    Dampak Lebih Luas bagi Industri Stablecoin

    Meski membutuhkan kesabaran ekstra, langkah Tether juga dapat memicu perubahan besar di sektor stablecoin.

    Dampak yang akan sangat terasa kemungkinan besar ada pada penggunaan regulasi yang semakin ketat. Transparansi juga menjadi standar wajib bagi setiap publisher.

    Seakan menjadi efek domino, hasil audit bakal membuat investor menjadi lebih selektif dalam memilih stablecoin, sehingga kompetisi antar penerbit semakin meningkat.

    Garis besarnya, stablecoin tidak lagi hanya dinilai dari stabilitas harga saja, tetapi juga dari kredibilitas cadangan.

    Menuju Era Transparansi yang Lebih Tinggi

    Dalam beberapa tahun terakhir, tekanan terhadap transparansi di industri kripto terus meningkat. Regulator, investor, dan institusi kini menuntut standar yang lebih tinggi.

    Audit penuh seperti ini bisa menjadi benchmark baru untuk industri, sekaligus alat untuk membangun kepercayaan jangka panjang guna membentuk fondasi yang terintegrasi dengan sistem keuangan tradisional.

    Baca Juga: LayerZero Dilirik Tether! USDT0 Disebut Sudah Pindah US$70 Miliar

    Keputusan Tether untuk menunjuk firma audit Big Four dalam melakukan audit penuh cadangan USDT merupakan langkah strategis yang dapat mengubah persepsi pasar terhadap stablecoin.

    Jika berhasil, langkah ini tidak hanya memperkuat posisi USDT, tetapi juga mendorong seluruh industri menuju standar transparansi yang lebih tinggi. Namun, hingga hasil audit resmi dirilis, pasar masih akan menunggu dengan sikap hati-hati.

    Dalam lanskap kripto yang semakin matang, transparansi bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan utama untuk mempertahankan kepercayaan dan keberlanjutan jangka panjang.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Solana dan Mastercard Luncurkan Platform Developer Institusi!

    Solana Foundation resmi meluncurkan Solana Developer Platform (SDP), sebuah toolkit baru yang dirancang untuk mempermudah institusi membangun aplikasi keuangan berbasis blockchain tanpa harus memiliki keahlian teknis mendalam di bidang kripto.

    Langkah ini menandai upaya serius Solana untuk memperluas penetrasi ke sektor enterprise, dengan sejumlah nama besar seperti Mastercard, Western Union, dan Worldpay sudah tercatat sebagai pengguna awal platform ini.

    Mengenal Solana Developer Platform

    Sebagaimana dikutip dari Coindesk, Solana Developer Platform (SDP) merupakan ekosistem terpadu yang menggabungkan lebih dari 20 penyedia infrastruktur dalam satu toolkit.

    Tujuannya adalah menyederhanakan proses pengembangan aplikasi keuangan berbasis blockchain bagi institusi.

    Melalui SDP, perusahaan dapat dengan mudah membangun berbagai use case seperti penerbitan stablecoin, tokenized deposits, Real World Assets (RWA), hingga sistem pembayaran berbasis fiat dan stablecoin.

    Menariknya, Solana juga mengonfirmasi bahwa modul trading akan ditambahkan ke dalam platform ini pada akhir 2026, membuka potensi integrasi lebih luas dengan pasar keuangan.

    Baca Juga: Pola Aneh di Grafik Solana, Harga SOL Bisa Meledak ke $100?

    Fokus pada Kemudahan dan Integrasi

    Salah satu nilai jual utama SDP adalah kemudahan penggunaan. Institusi tidak perlu lagi membangun infrastruktur blockchain dari nol atau mengelola kompleksitas teknis seperti node, smart contract, dan integrasi jaringan.

    Sebaliknya, SDP menawarkan integrasi siap pakai dengan penyedia layanan, arsitektur modular yang fleksibel, dan dukungan untuk berbagai use case keuangan.

    Pendekatan ini memungkinkan perusahaan tradisional untuk masuk ke dunia blockchain dengan lebih cepat dan efisien.

    Dorongan Adopsi Institusional

    Keterlibatan perusahaan besar seperti Mastercard, Western Union, dan Worldpay menunjukkan bahwa minat institusi terhadap teknologi blockchain semakin nyata.

    Ketiga perusahaan ini memiliki jaringan global dalam sistem pembayaran dan remitansi, sehingga adopsi mereka terhadap SDP bisa membuka pintu bagi penggunaan blockchain dalam skala besar.

    Jika implementasi berjalan sesuai rencana, Solana berpotensi menjadi salah satu infrastruktur utama dalam transformasi sistem keuangan global.

    Bukan Sekadar Partnership

    Menurut Tim riset dari Tokocrypto, peluncuran SDP bukan hanya sekadar pengumuman kerja sama, tetapi merupakan langkah strategis dengan dampak nyata.

    “Ini katalis yang jauh lebih serius daripada sekadar headline partnership kosong karena yang dijual Solana di sini adalah jalur distribusi institusional yang bisa benar-benar dipakai. Kalau adoption-nya nyata, SOL makin kuat dibaca sebagai payment rail dan settlement layer yang siap menyerang pasar enterprise, bukan cuma kasino cepat buat degens,” ungkap Tim Research Tokocrypto.

    Pernyataan ini menegaskan bahwa nilai utama SDP terletak pada utilitas dan implementasi nyata, bukan sekadar narasi.

    Dampak Potensial bagi Ekosistem Solana

    Jika SDP berhasil diadopsi secara luas, dampaknya terhadap ekosistem Solana bisa sangat signifikan:

    1. Peningkatan Aktivitas Jaringan

    Lebih banyak aplikasi berarti lebih banyak transaksi di jaringan.

    2. Penguatan Posisi di Sektor Enterprise

    Solana bisa bersaing langsung dengan blockchain lain dalam menarik institusi.

    3. Diversifikasi Use Case

    Dari DeFi dan NFT menuju pembayaran, settlement, dan keuangan tradisional.

    Tantangan yang Perlu Diperhatikan

    Meski menjanjikan, ada beberapa tantangan yang harus dihadapi, termasuk integrasi dengan sistem keuangan tradisional.

    Tantangan lainnya mencakup kepatuhan terhadap regulasi global, persaingan dengan blockchain lain seperti Ethereum dan layer-2, serta validasi adopsi nyata yang bukan sekadar pilot project.

    Keberhasilan SDP sangat bergantung pada implementasi di dunia nyata.

    Menuju Infrastruktur Keuangan Generasi Baru

    Peluncuran SDP mencerminkan tren yang lebih luas di industri kripto, di mana fokus mulai bergeser dari spekulasi ke utilitas nyata.

    Blockchain kini tidak hanya dilihat sebagai alat trading, tetapi sebagai infrastruktur pembayaran, sistem settlement global, dan platform untuk tokenisasi aset.

    Dalam konteks ini, Solana berusaha memposisikan dirinya sebagai pemain utama.

    Baca Juga: ETF Solana Tetap Diburu Saat Harga Lesu, Dari Mana Permintaannya?

    Peluncuran Solana Developer Platform menjadi langkah penting dalam mendorong adopsi blockchain oleh institusi besar.

    Dengan dukungan pemain global seperti Mastercard dan Western Union, SDP berpotensi membuka jalur baru bagi integrasi antara keuangan tradisional dan teknologi kripto.

    Namun, seperti halnya inovasi lainnya, keberhasilan platform ini akan ditentukan oleh seberapa besar adopsi nyata yang bisa dicapai.

    Jika berhasil, Solana tidak hanya akan dikenal sebagai blockchain cepat, tetapi juga sebagai fondasi bagi sistem keuangan masa depan.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Polymarket Perketat Aturan Demi Gaet Investor Institusi!

    Platform prediction market berbasis kripto, Polymarket, resmi mengumumkan pembaruan aturan integritas pasar yang lebih ketat.

    Langkah ini bertujuan meningkatkan transparansi, memperkuat perlindungan pengguna, serta mencegah praktik seperti insider trading, seiring upaya perusahaan untuk lebih diterima oleh regulator dan investor institusional.

    Kebijakan baru ini juga hadir bersamaan dengan langkah ekspansi strategis, termasuk kemitraan dengan liga olahraga besar seperti Major League Baseball (MLB), yang menandai ambisi Polymarket untuk masuk ke arus utama industri keuangan dan hiburan.

    Baca Juga: Argentina Resmi Blokir Polymarket, Alarm Bagi Prediction Market

    Apa yang Berubah?

    Dalam update terbarunya, Polymarket memperkenalkan sejumlah mekanisme baru untuk meningkatkan integritas pasar.

    Dimulai dengan peningkatan transparansi data dan aktivitas pasar, penguatan sistem deteksi insider trading, pengawasan aktivitas pengguna yang lebih ketat, hingga standar kepatuhan yang lebih selaras dengan regulator.

    Langkah ini secara langsung mengarah pada penyelarasan dengan standar yang biasa diterapkan di platform keuangan tradisional, termasuk yang berada di bawah pengawasan Commodity Futures Trading Commission (CFTC) di Amerika Serikat.

    Strategi Legitimasi di Tengah Tekanan Regulasi

    Selama ini, prediction market sering berada di wilayah abu-abu regulasi karena sifatnya yang menyerupai taruhan berbasis peristiwa dunia nyata.

    Dengan memperketat aturan internal, Polymarket tampaknya ingin keluar dari zona tersebut dan membangun citra sebagai platform yang lebih kredibel.

    Langkah ini juga dapat dilihat sebagai respons terhadap meningkatnya perhatian regulator terhadap produk berbasis event trading, terutama terkait perlindungan konsumen, verifikasi identitas pengguna, dan pencegahan manipulasi pasar.

    Dengan pendekatan ini, Polymarket berusaha mengurangi risiko hukum sekaligus membuka pintu bagi partisipasi institusional.

    Dampak bagi Pengguna dan Pasar

    Perubahan ini membawa implikasi yang cukup besar, baik positif maupun negatif.

    Dampak Positif:

    • Meningkatkan kepercayaan investor
    • Membuka akses ke modal institusional
    • Memperkuat legitimasi industri prediction market

    Dampak Negatif:

    • Pengalaman pengguna menjadi lebih ketat
    • Berkurangnya fleksibilitas khas DeFi
    • Potensi berkurangnya daya tarik bagi pengguna crypto-native

    Transformasi ini mencerminkan dilema klasik di industri kripto: antara desentralisasi dan kepatuhan.

    Dari Wild West ke Wall Street

    Menurut Tim riset dari Tokocrypto, langkah Polymarket ini menunjukkan perubahan strategi yang cukup fundamental.

    “Polymarket sedang memilih jalur legitimasi, bukan jalur liar ala crypto lama. Kalau eksekusinya rapi, langkah ini bisa menarik modal institusional dan memperkuat posisi mereka melawan rival seperti Kalshi, tetapi konsekuensinya jelas: surveillance naik, fleksibilitas pasar turun, dan user crypto-native bisa merasa produknya makin steril,” kata Tim Research Tokocrypto.

    Pernyataan ini menyoroti bahwa Polymarket kini berada di persimpangan antara mempertahankan identitas DeFi atau bertransformasi menjadi platform keuangan yang lebih konvensional.

    Persaingan dengan Platform Lain

    Dalam upaya memperluas pengaruhnya, Cryptobriefing melaporkan bahwa Polymarket juga harus menghadapi kompetisi dari pemain lain seperti Kalshi, yang telah lebih dulu beroperasi dalam kerangka regulasi yang jelas di Amerika Serikat.

    Dengan aturan baru ini, Polymarket berpotensi menyamakan standar dengan pesaing teregulasi, menarik pengguna yang lebih konservatif, dan memperluas basis pengguna di luar komunitas kripto.

    Namun, keberhasilan strategi ini sangat bergantung pada implementasi dan penerimaan pasar.

    Masa Depan Prediction Market

    Langkah Polymarket mencerminkan tren yang lebih luas di industri kripto, di mana platform mulai beradaptasi dengan tuntutan regulasi untuk bertahan dan berkembang.

    Prediction market sendiri memiliki potensi besar sebagai alat prediksi berbasis pasar, instrumen lindung nilai terhadap risiko peristiwa, hingga sumber data probabilitas real-time.

    Namun, untuk mencapai potensi tersebut, legitimasi dan kepercayaan menjadi faktor kunci.

    Baca Juga: Nasib Pasar Prediksi Terpaku pada Hasil Uji Regulasi Polymarket

    Pembaruan aturan integritas pasar oleh Polymarket menandai langkah penting dalam transformasi platform dari proyek kripto eksperimental menjadi pemain serius di sektor keuangan digital.

    Dengan meningkatkan transparansi dan memperketat pengawasan, Polymarket berupaya menarik investor institusional sekaligus mengurangi risiko regulasi.

    Namun, langkah ini juga membawa konsekuensi berupa berkurangnya fleksibilitas yang selama ini menjadi daya tarik utama DeFi.

    Ke depan, keberhasilan strategi ini akan bergantung pada kemampuan Polymarket menyeimbangkan antara kepatuhan dan inovasi—dua hal yang sering kali sulit berjalan beriringan di dunia kripto.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Harga Pi Network Naik 0,88% di Tengah Pasar Flat, Likuiditas Jadi Faktor

    Harga Pi Network (PI) mencatat kenaikan moderat sebesar 0,88% dalam 24 jam terakhir ke level $0,189, menurut catatan Coinmarketcap pada Kamis (26/3).

    Meski terlihat positif, pergerakan ini terjadi di tengah kondisi pasar kripto yang relatif datar, dengan kapitalisasi pasar global hanya naik tipis sekitar 0,095%.

    Kenaikan ini membuat Pi sedikit mengungguli pergerakan Bitcoin (BTC) yang hanya naik sekitar 0,16%, namun tanpa adanya katalis fundamental yang jelas di balik pergerakan tersebut.

    Baca Juga: Harga Pi Network Turun 1,17% di Tengah Pasar Stabil, Minim Katalis

    Pergerakan Dipicu Likuiditas Tipis

    Salah satu faktor utama di balik kenaikan harga Pi adalah kondisi likuiditas yang relatif rendah.

    Dengan turnover ratio hanya sekitar 0,00843, pasar Pi tergolong tipis, sehingga tekanan beli kecil bisa mendorong harga naik signifikan.

    Pergerakan harga juga menjadi lebih sensitif terhadap aliran dana, dan volatilitas meningkat meski tanpa volume besar.

    Dalam kondisi seperti ini, kenaikan harga sering kali bersifat teknikal, bukan didorong oleh perubahan fundamental.

    Volume Tidak Menunjukkan Lonjakan Signifikan

    Volume perdagangan Pi dalam 24 jam tercatat sekitar $15,7 juta, hanya naik sekitar 5,25%. Angka ini tergolong rendah untuk mengindikasikan adanya perubahan sentimen pasar yang kuat.

    Kondisi ini menunjukkan bahwa tidak ada arus modal besar yang masuk. Minat investor masih terbatas sehingga pergerakan harga cenderung “ringan” dan tidak solid.

    Dengan kata lain, kenaikan ini lebih mencerminkan dinamika pasar tipis daripada tren bullish yang kuat.

    Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Kamis, 26 Maret 2026. Sumber: CoinMarketCap.
    Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Kamis, 26 Maret 2026. Sumber: CoinMarketCap.

    Tidak Ada Katalis Fundamental

    Berdasarkan data yang tersedia, tidak ditemukan pengumuman proyek atau upgrade besar, kemitraan strategis baru, lonjakan aktivitas on-chain, maupun sentimen sosial yang signifikan.

    Ketiadaan katalis ini memperkuat asumsi bahwa kenaikan harga Pi saat ini merupakan hasil dari pergerakan pasar umum (beta-driven move), bukan faktor internal proyek.

    Di sisi lain, sebagai aset kripto, Pi tetap dipengaruhi oleh kondisi pasar yang lebih luas, terutama pergerakan Bitcoin. Saat ini, BTC berada di kisaran $70.000, yang menjadi level psikologis penting.

    Stabilitas Bitcoin di area ini memberikan dukungan bagi altcoin untuk tidak turun lebih dalam, lingkungan pasar yang relatif netral, dan ruang bagi pergerakan kecil seperti yang terjadi pada Pi.

    Namun, jika Bitcoin bergerak tajam, Pi kemungkinan besar akan ikut terdampak.

    Level Kunci yang Perlu Diperhatikan

    Dalam jangka pendek, beberapa level teknikal penting untuk Pi adalah level support $0,18 dan resistensi di level $0,20.

    Jika harga mampu bertahan di atas $0,18, peluang untuk menguji kembali area $0,20 tetap terbuka. Sebaliknya, jika level support ini ditembus, Pi berpotensi masuk fase konsolidasi lebih dalam.

    Outlook Jangka Pendek: Netral dengan Bias Positif

    Melihat kondisi saat ini, pergerakan Pi cenderung netral dengan sedikit bias bullish (Neutral with cautious bullish bias).

    Artinya, meskipun ada potensi kenaikan, arah pasar masih belum kuat dan sangat bergantung pada faktor eksternal.

    Beberapa indikator penting untuk memantau pergerakan Pi selanjutnya antara lain dengan melihat pergerakan kenaikan volume di atas $20 juta, stabilitas Bitcoin di atas $70.000, breakout di atas $0,20, hingga perubahan sentimen pasar secara keseluruhan.

    Tanpa faktor-faktor ini, pergerakan harga kemungkinan akan tetap terbatas.

    Baca Juga: Harga Pi Network Turun 3,24% Saat Pasar Naik, Likuiditas Tipis

    Kenaikan harga Pi Network sebesar 0,88% dalam 24 jam terakhir lebih mencerminkan dinamika pasar dengan likuiditas rendah daripada adanya perubahan fundamental yang signifikan.

    Dengan volume yang masih terbatas dan tidak adanya katalis kuat, pergerakan ini cenderung bersifat sementara.

    Namun, selama harga mampu bertahan di atas level support, peluang untuk kenaikan lanjutan tetap terbuka.

    Bagi investor, kondisi ini menjadi sinyal untuk tetap berhati-hati dan fokus pada indikator volume serta pergerakan pasar yang lebih luas sebelum mengambil keputusan investasi.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com