Author: 18

  • Ripple Akuisisi Perusahaan Australia Demi Lisensi

    Perusahaan blockchain Ripple kembali menunjukkan langkah ekspansi agresif dengan menargetkan perolehan lisensi keuangan di Australia pada April mendatang.

    Menariknya, strategi yang digunakan bukan melalui pengajuan izin dari nol, melainkan lewat jalur akuisisi entitas yang telah memiliki lisensi.

    Langkah ini mencerminkan tren baru di industri kripto, di mana perusahaan tidak hanya membangun teknologi, tetapi juga secara aktif memburu pijakan regulasi di yurisdiksi strategis.

    Baca Juga: Ripple Tambahkan Custody dan Liquidity Management Segmen Enterprise

    Jalan Pintas Menuju Kepatuhan Regulasi

    Alih-alih melalui proses panjang pengajuan lisensi, Ripple memilih pendekatan yang lebih cepat dengan mengakuisisi perusahaan yang sudah memiliki izin operasional.

    Strategi ini menawarkan beberapa keuntungan utama, misalnya saja proses yang lebih cepat dibandingkan pengajuan lisensi baru.

    Tak hanya itu saja, rencana akuisisi ini diklaim dapat mengurangi ketidakpastian regulasi dan langsung mendapatkan akses ke pasar lokal dengan memanfaatkan infrastruktur yang sudah ada.

    Pendekatan ini semakin populer di kalangan perusahaan kripto global yang ingin memperluas jangkauan tanpa terhambat birokrasi panjang.

    Australia Jadi Target Strategis

    Australia dikenal sebagai salah satu negara dengan kerangka regulasi keuangan yang relatif jelas dan mapan.

    Hal ini menjadikannya pasar yang menarik bagi perusahaan kripto yang ingin beroperasi secara legal dan terstruktur.

    Dengan mendapatkan lisensi di Australia, Ripple berpotensi memperluas layanan ke pasar lokal, menarik mitra institusional, meningkatkan kepercayaan pengguna, dan memperkuat posisi di kawasan Asia-Pasifik.

    Langkah ini juga menunjukkan bahwa perusahaan kripto semakin selektif dalam memilih yurisdiksi yang mendukung pertumbuhan jangka panjang.

    Tren Industri: Berburu Lisensi Global

    Upaya Ripple ini mencerminkan tren yang lebih luas di industri kripto, di mana perusahaan berlomba-lomba mendapatkan lisensi di berbagai negara.

    Hal ini didorong oleh beberapa faktor, seperti meningkatnya pengawasan regulator, kebutuhan akan legitimasi operasional, persaingan global antar platform, hingga dorongan untuk menarik investor institusional.

    Dalam konteks ini, lisensi bukan lagi sekadar formalitas, melainkan aset strategis.

    Regulasi Jadi Kunci Ekspansi

    Menurut Tim riset dari Tokocrypto, pendekatan Ripple melalui akuisisi memiliki nilai strategis yang signifikan.

    “Dari sisi regulasi, pendekatan melalui akuisisi ini penting karena memberi jalan yang lebih cepat untuk memperoleh pijakan hukum dibanding membangun izin dari nol. Jika berhasil, Ripple bisa memperkuat posisinya di kawasan Asia-Pasifik dan menambah legitimasi operasionalnya di tengah kompetisi global untuk mendapatkan lisensi di pasar utama,” ujar Tim Research Tokocrypto.

    Pernyataan ini menegaskan bahwa regulasi kini menjadi salah satu faktor penentu dalam ekspansi bisnis kripto.

    Dampak bagi Ripple dan Industri

    Jika strategi ini berhasil, Ripple berpotensi mendapatkan beberapa keuntungan:

    1. Akses Pasar yang Lebih Luas

    Lisensi memungkinkan perusahaan menawarkan layanan secara legal di Australia.

    2. Peningkatan Kepercayaan

    Regulasi memberikan jaminan keamanan bagi pengguna dan mitra.

    3. Keunggulan Kompetitif

    Memiliki lisensi di yurisdiksi utama dapat menjadi pembeda di tengah persaingan.

    Tantangan yang Tetap Ada

    Meski strategi akuisisi menawarkan banyak keuntungan, Cointelegraph mencatat terdapat beberapa tantangan yang perlu diperhatikan:

    • Proses integrasi perusahaan yang diakuisisi
    • Penyesuaian dengan regulasi lokal
    • Pengawasan ketat dari regulator
    • Potensi perubahan kebijakan di masa depan

    Namun, dengan pengalaman globalnya, Ripple dinilai memiliki kapasitas untuk mengatasi tantangan tersebut.

    Baca Juga: RLUSD Jadi Kunci? Masa Depan XRPL di Tangan Stablecoin Ripple

    Langkah Ripple mengincar lisensi keuangan di Australia melalui akuisisi mencerminkan perubahan strategi dalam industri kripto.

    Perusahaan kini tidak hanya fokus pada inovasi teknologi, tetapi juga pada kepatuhan dan legitimasi regulasi.

    Di tengah persaingan global yang semakin ketat, akses terhadap lisensi di yurisdiksi strategis menjadi kunci untuk bertahan dan berkembang.

    Jika berhasil, langkah ini tidak hanya memperkuat posisi Ripple di Asia-Pasifik, tetapi juga menegaskan bahwa masa depan industri kripto akan semakin terintegrasi dengan sistem keuangan formal.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Mandiri Finansial! Uni Eropa Siapkan Tokenisasi

    Bank Sentral Eropa (ECB) mengungkap rencana pengembangan tokenized finance sebagai bagian dari strategi memperkuat otonomi keuangan Uni Eropa.

    Langkah ini menunjukkan bahwa tokenisasi kini tidak lagi dipandang sebagai inovasi eksperimental, melainkan sebagai fondasi penting bagi masa depan sistem keuangan regional.

    Inisiatif ini muncul di tengah meningkatnya kebutuhan Uni Eropa untuk mengurangi ketergantungan pada infrastruktur keuangan global yang sebagian besar masih didominasi oleh pemain di luar kawasan.

    Baca Juga: Coinbase Resmi Luncurkan Futures Kripto di 26 Negara Eropa

    Tokenisasi: Dari Eksperimen ke Strategi Inti

    Tokenized finance mengacu pada proses digitalisasi aset ke dalam bentuk token berbasis teknologi blockchain.

    Menurut laporan Coindesk, aset yang dapat ditokenisasi mencakup berbagai instrumen keuangan seperti obligasi, saham, aset real estate, dan instrumen pasar uang.

    Dengan tokenisasi, transaksi dapat dilakukan secara lebih cepat, transparan, dan efisien tanpa bergantung pada sistem perantara tradisional.

    ECB melihat potensi ini sebagai peluang untuk membangun sistem keuangan yang lebih modern dan mandiri.

    Otonomi Finansial Eropa

    Salah satu tujuan utama dari rencana ini adalah memperkuat kemandirian Uni Eropa dalam mengelola infrastruktur keuangan.

    Saat ini, banyak sistem pembayaran dan pasar modal global masih bergantung pada jaringan dan institusi di luar Eropa. Hal ini menciptakan risiko, terutama dalam konteks geopolitik dan stabilitas ekonomi.

    Dengan mengembangkan tokenized finance, Uni Eropa berupaya mengurangi ketergantungan pada sistem eksternal, meningkatkan efisiensi pasar modal, memperkuat kontrol terhadap arus modal, hingga mendorong inovasi finansial berbasis teknologi.

    Peran ECB: Memberi Validasi Institusional

    Keterlibatan ECB memberikan sinyal kuat bahwa tokenisasi kini mendapat dukungan dari institusi keuangan tingkat tinggi.

    Tidak seperti proyek kripto pada umumnya, inisiatif ini memiliki potensi untuk diintegrasikan dengan sistem keuangan tradisional, mendapat dukungan regulasi yang jelas, dan menarik partisipasi institusi besar.

    Hal ini menjadi pembeda utama antara tokenisasi berbasis institusi dan proyek aset digital yang lebih bersifat spekulatif.

    Adopsi Institusional yang Semakin Nyata

    Menurut Tim riset dari Tokocrypto, langkah ECB ini merupakan sinyal kuat bahwa tokenisasi telah memasuki fase adopsi institusional.

    “Keterlibatan ECB memberi bobot institusional yang besar pada narasi tokenized finance di Eropa. Jika rencana ini bergerak ke tahap implementasi nyata, tokenisasi bisa menjadi bagian penting dari upaya Uni Eropa mengurangi ketergantungan pada infrastruktur keuangan eksternal dan membangun sistem pasar modal yang lebih mandiri,” ungkap Tim Research Tokocrypto.

    Pernyataan ini menegaskan bahwa tokenisasi bukan lagi sekadar tren, tetapi strategi jangka panjang.

    Dampak bagi Industri Keuangan Global

    Rencana ECB berpotensi memicu perubahan besar dalam lanskap keuangan global:

    1. Kompetisi Infrastruktur Finansial

    Negara dan kawasan lain mungkin akan mengikuti langkah serupa untuk mempertahankan daya saing.

    2. Percepatan Adopsi Tokenisasi

    Institusi keuangan akan semakin terbuka terhadap teknologi blockchain.

    3. Integrasi Tradisional dan Digital

    Batas antara keuangan tradisional dan kripto semakin kabur.

    Tantangan Implementasi

    Meski menjanjikan, ada sejumlah tantangan yang perlu diatasi, misalnya standarisasi teknologi, interoperabilitas antar sistem, kepatuhan regulasi lintas negara, serta keamanan dan stabilitas sistem.

    Keberhasilan inisiatif ini akan sangat bergantung pada kemampuan ECB dan Uni Eropa dalam mengatasi hambatan tersebut.

    Infrastruktur Keuangan Berbasis Blockchain

    Jika berhasil diimplementasikan, tokenized finance dapat menjadi fondasi baru bagi sistem keuangan Eropa.

    Dalam jangka panjang, hal ini dapat membuka peluang seperti settlement instan antar institusi, pengurangan biaya transaksi, akses pasar yang lebih luas, dan transparansi yang lebih tinggi.

    Baca Juga: Presiden Bank Sentral Eropa: Pandemi Percepat Adopsi Mata Uang Digital

    Rencana ECB untuk mengembangkan tokenized finance menandai babak baru dalam evolusi sistem keuangan global.

    Dengan fokus pada otonomi dan efisiensi, Uni Eropa berupaya membangun infrastruktur yang lebih mandiri dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.

    Bagi industri kripto, langkah ini menjadi validasi bahwa teknologi blockchain memiliki peran strategis di masa depan.

    Jika implementasi berjalan sukses, tokenisasi berpotensi menjadi pilar utama dalam sistem keuangan modern. Tidak hanya di Eropa, tetapi juga di seluruh dunia.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Metaplanet Bangun Venture Firm Fokus Ekosistem Bitcoin

    Perusahaan publik asal Jepang, Metaplanet, kembali menunjukkan langkah agresif dalam strategi berbasis Bitcoin (BTC).

    Kali ini, perusahaan tersebut mengumumkan pembentukan venture firm baru sebagai bagian dari ekspansi bisnis di sektor aset digital.

    Langkah ini menandai pergeseran penting dari sekadar menyimpan Bitcoin sebagai cadangan aset (treasury) menjadi pendekatan yang lebih aktif dalam membangun ekosistem investasi.

    Baca Juga: Bukan Main! Metaplanet Kumpulkan Dana Raksasa demi Tambah Bitcoin

    Dari Treasury ke Venture Strategy

    Selama beberapa tahun terakhir, Metaplanet dikenal sebagai salah satu perusahaan publik yang mengadopsi Bitcoin sebagai bagian dari strategi keuangan mereka, mirip dengan pendekatan yang dilakukan oleh beberapa perusahaan global lainnya.

    Sebagaimana dikutip dari Cointelegraph, pembentukan venture firm ini menunjukkan evolusi strategi yang lebih luas, yaitu:

    • Tidak hanya menyimpan BTC
    • Tetapi juga mengalokasikan modal ke proyek-proyek kripto
    • Membangun eksposur ke berbagai segmen industri blockchain

    Dengan kata lain, Bitcoin tidak lagi hanya berfungsi sebagai store of value, tetapi juga sebagai fondasi untuk ekspansi bisnis.

    Mengapa Venture Firm?

    Pembentukan venture firm memungkinkan Metaplanet untuk:

    1. Mengakses Peluang Investasi Lebih Luas

    Perusahaan dapat berinvestasi langsung ke startup blockchain, DeFi, hingga infrastruktur kripto.

    2. Diversifikasi Risiko

    Dengan tidak hanya bergantung pada harga BTC, perusahaan dapat menyebar risiko ke berbagai sektor.

    3. Meningkatkan Pengaruh di Ekosistem

    Investasi strategis memungkinkan Metaplanet berperan dalam perkembangan industri secara langsung.

    Korporasi Masuk Lebih Dalam ke Kripto

    Langkah Metaplanet mencerminkan tren yang semakin berkembang di kalangan perusahaan publik, yaitu mengadopsi Bitcoin sebagai aset treasury, mengembangkan unit bisnis berbasis kripto, dan berinvestasi dalam ekosistem blockchain.

    Pendekatan ini menunjukkan bahwa perusahaan mulai melihat kripto bukan hanya sebagai instrumen investasi, tetapi juga sebagai peluang pertumbuhan jangka panjang.

    Adopsi yang Semakin Matang

    Menurut Tim riset dari Tokocrypto, langkah Metaplanet ini merupakan bagian dari fase adopsi yang lebih matang dalam industri kripto.

    “Perkembangan ini penting karena memperlihatkan evolusi dari model treasury Bitcoin ke strategi korporasi yang lebih luas. Jika berhasil, Metaplanet bisa menjadi contoh bagaimana perusahaan publik memakai Bitcoin bukan sekadar sebagai cadangan aset, tetapi juga sebagai fondasi untuk ekspansi bisnis dan investasi baru,” kata Tim Research Tokocrypto.

    Pernyataan ini sekaligus menegaskan bahwa penggunaan Bitcoin di level korporasi kini semakin strategis.

    Dampak bagi Industri Kripto

    Langkah Metaplanet berpotensi memberikan beberapa dampak penting:

    1. Mendorong Adopsi Institusional

    Perusahaan lain mungkin akan mengikuti model serupa.

    2. Meningkatkan Aliran Modal ke Ekosistem

    Venture firm baru dapat mempercepat pendanaan untuk proyek kripto.

    3. Memperkuat Integrasi Tradisional dan Digital

    Perusahaan publik menjadi jembatan antara keuangan tradisional dan kripto.

    Tantangan yang Dihadapi

    Meski menjanjikan, strategi ini juga memiliki risiko volatilitas harga Bitcoin, ketidakpastian regulasi, risiko investasi startup, dan persaingan di sektor venture capital.

    Namun, dengan pendekatan yang tepat, risiko ini dapat diimbangi dengan potensi keuntungan jangka panjang.

    Jika strategi ini berhasil, Metaplanet dapat menjadi contoh bagaimana Bitcoin digunakan sebagai cadangan nilai, sumber likuiditas, alat ekspansi bisnis, dan basis investasi ekosistem.

    Ini membuka kemungkinan baru bagi perusahaan lain untuk mengintegrasikan kripto ke dalam model bisnis mereka.

    Baca Juga: Borong Bitcoin! Metaplanet Tambah 4.279 BTC, Nilai Kepemilikan Rp48 T

    Pembentukan venture firm oleh Metaplanet menandai langkah penting dalam evolusi strategi berbasis Bitcoin.

    Perusahaan tidak lagi hanya menyimpan BTC, tetapi mulai memanfaatkannya sebagai alat untuk memperluas bisnis dan investasi.

    Di tengah perkembangan industri kripto yang semakin matang, langkah ini menjadi sinyal bahwa adopsi institusional kini memasuki fase baru, di mana Bitcoin tidak hanya menjadi aset, tetapi juga fondasi bagi pertumbuhan dan inovasi.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Harga Pi Network Turun 3,24% Saat Pasar Naik, Likuiditas Tipis

    Pergerakan harga Pi Network (PI) kembali menunjukkan kelemahan relatif dibanding pasar kripto secara umum.

    Dalam 24 jam terakhir, Coinmarketcap mencatat harga PI turun 3,24% ke level US$0,188, sementara pasar kripto secara keseluruhan justru mencatat kenaikan sekitar 3,02%.

    Divergensi ini menyoroti karakteristik utama PI sebagai aset dengan likuiditas terbatas, yang membuatnya lebih rentan terhadap tekanan jual meskipun sentimen pasar sedang positif.

    Baca Juga: Harga Pi Network Naik Tipis di Tengah Pasar Lesu, Sinyal Awal Rebound?

    Performa Tertinggal di Tengah Pasar Bullish

    Dalam kondisi normal, altcoin biasanya ikut naik saat pasar kripto menguat, terutama jika dipimpin oleh Bitcoin (BTC).

    Namun, Pi justru bergerak berlawanan arah, menunjukkan bahwa faktor internal seperti struktur pasar lebih dominan dibanding sentimen eksternal.

    Penurunan ini menjadi sinyal bahwa kenaikan pasar belum merata dan tidak semua aset menikmati aliran modal yang sama.

    Likuiditas Rendah Perbesar Dampak Tekanan Jual

    Salah satu penyebab utama penurunan harga Pi adalah likuiditas yang relatif rendah.

    Dengan volume perdagangan sekitar US$26,47 juta dibandingkan kapitalisasi pasar US$1,85 miliar, rasio perputaran (turnover ratio) hanya berada di kisaran 0,0143.

    Kondisi ini mencerminkan pasar yang “tipis”, di mana order book tidak terlalu dalam, volume transaksi terbatas, dan pergerakan harga lebih sensitif terhadap order besar.

    Akibatnya, tekanan jual dalam jumlah moderat saja sudah cukup untuk mendorong harga turun secara signifikan.

    Tidak Ada Katalis Negatif Spesifik

    Menariknya, penurunan ini tidak dipicu oleh berita negatif atau peristiwa besar dalam ekosistem Pi.

    Tidak ditemukan faktor seperti peretasan atau masalah keamanan, pembaruan tokenomics yang kontroversial, listing atau delisting besar, atau perubahan signifikan dalam proyek.

    Absennya katalis ini menunjukkan bahwa pergerakan harga lebih bersifat flow-driven, yaitu dipengaruhi oleh aliran dana dan kondisi pasar, bukan oleh faktor fundamental.

    Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Selasa, 24 Maret 2026. Sumber: CoinMarketCap.
    Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Selasa, 24 Maret 2026. Sumber: CoinMarketCap.

    Volume Rendah Tunjukkan Kurangnya Minat Pasar

    Selain likuiditas yang tipis, volume perdagangan yang relatif rendah juga menjadi indikator penting.

    Tanpa lonjakan volume yang signifikan, sulit bagi harga untuk bertahan di level support, membentuk tren naik yang kuat, ataupun menarik minat investor baru.

    Untuk mengindikasikan stabilisasi yang lebih solid, pasar membutuhkan peningkatan volume hingga di atas US$50 juta.

    Level Kunci: $0,18 Jadi Penentu

    Dalam jangka pendek, level harga berikut menjadi perhatian utama:

    • Support utama: US$0,18
    • Resistance terdekat: US$0,20

    Jika Pi mampu bertahan di atas US$0,18, ada peluang untuk masuk fase konsolidasi di kisaran US$0,18–US$0,20.

    Namun, jika level ini ditembus, risiko penurunan lanjutan akan meningkat, bahkan berpotensi menuju level terendah dalam setahun terakhir.

    Sebaliknya, pemulihan yang lebih kuat baru akan terlihat jika harga mampu kembali menembus dan bertahan di atas US$0,20.

    Sentimen Pasar Masih Rapuh

    Indikator seperti CMC Fear & Greed Index yang berada di level 32 (kategori fear) menunjukkan bahwa sentimen pasar masih cenderung berhati-hati.

    Dalam kondisi ini, investor biasanya lebih selektif dalam memilih aset guna menghindari altcoin berisiko tinggi dan fokus pada aset dengan likuiditas tinggi.

    Hal ini membuat Pi semakin sulit menarik arus modal baru dalam jangka pendek.

    Outlook Jangka Pendek: Tekanan Bearish

    Dengan kombinasi likuiditas rendah, volume terbatas, dan sentimen pasar yang belum pulih, outlook Pi dalam jangka pendek cenderung negatif.

    Pergerakan harga kemungkinan akan tetap volatile dengan kecenderungan turun, kecuali ada peningkatan signifikan dalam volume atau munculnya katalis positif.

    Baca Juga: Harga Pi Network Turun 5,98%, Likuiditas Tipis Perbesar Tekanan Jual

    Penurunan harga Pi Network sebesar 3,24% di tengah kenaikan pasar kripto menegaskan kelemahan struktural aset ini, terutama dari sisi likuiditas.

    Tanpa dukungan volume dan katalis fundamental, pergerakan harga PI cenderung rapuh dan mudah tertekan.

    Level US$0,18 kini menjadi titik krusial yang harus dipertahankan. Jika gagal, tekanan jual bisa semakin dalam.

    Sebaliknya, pemulihan baru akan terlihat jika pasar menunjukkan minat yang lebih kuat melalui peningkatan volume dan sentimen positif.

    Bagi investor, fase ini menjadi pengingat bahwa dalam pasar kripto, likuiditas sering kali sama pentingnya dengan fundamental.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Bitcoin Rebound $70.498, Bullish Terbentuk?

    Harga Bitcoin (BTC) kembali menunjukkan pemulihan dalam 24 jam terakhir dengan kenaikan signifikan sebesar 3,4% ke level $70.498,23.

    Kenaikan ini membawa Bitcoin kembali menembus area psikologis $70.000 setelah sempat tertekan dalam beberapa hari sebelumnya.

    Dengan kapitalisasi pasar yang kini mencapai sekitar $1,41 triliun dan volume perdagangan harian sebesar $50,65 miliar, pergerakan ini menunjukkan meningkatnya aktivitas dan minat pasar terhadap aset kripto terbesar di dunia.

    Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Turun ke $68.237, Bearish Berlanjut?

    Rebound Kuat dari Area Support

    Dalam 24 jam terakhir, Tokocrypto mencatat Bitcoin bergerak dalam rentang harga $67.508,51 hingga $71.782,26.

    Kenaikan dari area bawah ke atas $70.000 menunjukkan adanya reaksi beli yang cukup kuat di level support sekitar $67.500. Area ini sebelumnya menjadi titik krusial yang menahan penurunan lebih dalam.

    Lonjakan harga hingga mendekati $71.800 juga mengindikasikan bahwa momentum bullish mulai kembali terbentuk, meskipun masih menghadapi resistance di area tersebut.

    Volume Meningkat, Sinyal Minat Pasar Kembali

    Salah satu indikator penting dari kenaikan ini adalah lonjakan volume perdagangan yang mencapai lebih dari $50 miliar dalam 24 jam.

    Peningkatan volume biasanya menunjukkan keterlibatan pasar yang lebih besar, konfirmasi terhadap pergerakan harga, dan potensi kelanjutan tren jika momentum terjaga.

    Dibandingkan periode sebelumnya yang cenderung sepi, kenaikan volume ini menjadi sinyal positif bagi prospek jangka pendek Bitcoin.

    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Selasa, 24 Maret 2026. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Selasa, 24 Maret 2026. Sumber: Tokocrypto.

    Masih dalam Fase Pemulihan

    Meski mengalami kenaikan harian yang kuat, data historis menunjukkan bahwa Bitcoin masih berada dalam fase pemulihan:

    • 30 hari: naik 3,69%
    • 60 hari: turun 21,37%
    • 90 hari: turun 19,24%

    Artinya, kenaikan saat ini belum sepenuhnya mengubah tren jangka menengah yang masih bearish. Namun, pergerakan ini bisa menjadi awal dari pembalikan tren jika momentum terus berlanjut.

    Faktor Pendorong Kenaikan

    Beberapa faktor yang kemungkinan mendorong kenaikan harga Bitcoin hari ini antara lain:

    1. Rebound Teknis

    Setelah mengalami tekanan dalam beberapa hari terakhir, BTC memantul dari area support kuat.

    2. Kembalinya Minat Beli

    Volume yang meningkat menunjukkan adanya akumulasi dari pelaku pasar.

    3. Short Covering

    Trader yang sebelumnya membuka posisi jual kemungkinan menutup posisi, mendorong harga naik lebih cepat.

    Level Penting yang Harus Diperhatikan

    Dalam jangka pendek, terdapat beberapa level kunci:

    • Support utama: $67.500
    • Support lanjutan: $65.000
    • Resistance terdekat: $71.800
    • Resistance utama: $73.000

    Jika Bitcoin mampu menembus dan bertahan di atas $71.800, peluang untuk melanjutkan kenaikan ke area $73.000 akan semakin besar.

    Namun, jika gagal breakout, BTC berpotensi kembali bergerak sideways atau bahkan turun ke area support.

    Selain itu, Bitcoin masih cukup jauh dari rekor tertinggi sepanjang masa di $126.198,07. Namun, setiap pemulihan seperti saat ini menjadi langkah penting dalam proses menuju level tersebut.

    Dominasi Pasar Tetap Kuat

    Bitcoin masih mendominasi pasar kripto dengan pangsa sekitar 95,25%. Dominasi ini menunjukkan bahwa arah pergerakan BTC tetap menjadi acuan utama bagi seluruh pasar.

    Ketika Bitcoin menguat, altcoin biasanya ikut terdorong naik, meskipun dengan tingkat volatilitas yang lebih tinggi.

    Melihat kondisi saat ini, Bitcoin menunjukkan sinyal bullish dalam jangka pendek, namun masih perlu konfirmasi lanjutan.

    Artinya, tren naik mulai terbentuk, tetapi masih rentan terhadap koreksi jika gagal menembus resistance kunci.

    Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Turun ke $69.198, Tekanan Kembali

    Analisa harga BTC hari ini menunjukkan bahwa Bitcoin berhasil rebound ke atas $70.000 dengan dukungan volume yang kuat. Kenaikan 3,4% ini menjadi sinyal awal pemulihan setelah periode tekanan.

    Namun, untuk memastikan tren bullish yang lebih solid, BTC perlu menembus resistance di atas $71.800. Selama level tersebut belum ditembus, pergerakan masih berpotensi fluktuatif.

    Bagi investor, area support di $67.500 dan resistance di sekitar $72.000 menjadi level krusial yang harus diperhatikan dalam menentukan strategi selanjutnya.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • 4 Data Ekonomi AS Ini Tentukan Nasib Bitcoin pada Akhir Maret!

    Harga Bitcoin memasuki pekan ini di kisaran 68.000 dolar AS di tengah tekanan sentimen pasar yang masih lemah. Indeks Crypto Fear and Greed bahkan berada di level 8, yang menunjukkan kondisi extreme fear di kalangan investor.

    Dilaporkan BeInCrypto, sejumlah rilis data ekonomi Amerika Serikat dijadwalkan pekan ini dan dinilai berpotensi besar memengaruhi ekspektasi kebijakan suku bunga The Federal Reserve, yang pada akhirnya berdampak langsung terhadap pergerakan pasar kripto.

    Flash PMI Jadi Penentu Awal Sentimen

    Data Flash Purchasing Managers’ Index (PMI) untuk sektor manufaktur dan jasa yang dirilis pada Selasa akan menjadi indikator awal kondisi ekonomi AS di bulan Maret.

    PMI sektor jasa menjadi perhatian utama karena mencerminkan sebagian besar aktivitas ekonomi. Jika hasilnya lebih kuat dari ekspektasi, maka kemungkinan penundaan penurunan suku bunga akan meningkat, yang berpotensi menekan aset berisiko seperti Bitcoin.

    Sebaliknya, jika PMI manufaktur turun di bawah level 50, hal ini menandakan kontraksi ekonomi dan dapat memicu sikap defensif dari investor di pasar global.

    Data Ketenagakerjaan Bisa Ubah Arah Pasar

    Pada Kamis (227/3), laporan Initial Jobless Claims akan menjadi indikator penting kondisi pasar tenaga kerja. Data sebelumnya menunjukkan angka 205.000 klaim, lebih rendah dari ekspektasi.

    Jika klaim pengangguran meningkat, hal ini dapat memperkuat peluang pelonggaran kebijakan moneter oleh The Fed, yang secara historis cenderung mendukung kenaikan harga Bitcoin.

    Namun, jika data kembali menunjukkan kekuatan pasar tenaga kerja, narasi suku bunga tinggi dalam jangka waktu lebih lama akan kembali menguat dan berpotensi menekan pasar kripto.

    Baca juga: Bitcoin Tembus $70.000 Dipicu Isu Damai AS-Iran

    Inflasi dan Sentimen Konsumen Jadi Penutup

    Pada Jumat (28/3), pasar akan mencermati data Consumer Sentiment dan ekspektasi inflasi dari University of Michigan. Kenaikan ekspektasi inflasi dapat menjadi sinyal negatif bagi pasar, karena The Fed kemungkinan akan mempertahankan kebijakan ketat lebih lama.

    Selain itu, data cadangan minyak AS yang dirilis pada Rabu juga menjadi faktor tambahan yang perlu diperhatikan. Penurunan cadangan minyak dapat mendorong kenaikan harga energi, yang berpotensi meningkatkan tekanan inflasi secara global.

    Tim Research Tokocrypto menilai bahwa pekan ini menjadi salah satu periode krusial bagi pergerakan Bitcoin, karena kombinasi data ekonomi dan komentar pejabat The Fed dapat secara langsung memengaruhi ekspektasi pasar terhadap arah suku bunga.

    Menurut mereka, Bitcoin saat ini berada dalam fase sensitif terhadap data makro, di mana setiap perubahan ekspektasi kebijakan moneter dapat memicu pergerakan harga yang signifikan dalam waktu singkat.

    Tim Research Tokocrypto juga menambahkan bahwa jika data ekonomi menunjukkan pelemahan, peluang pemangkasan suku bunga akan meningkat dan dapat menjadi katalis positif bagi Bitcoin. Sebaliknya, data yang lebih kuat dari perkiraan dapat memperpanjang tekanan terhadap pasar kripto.

    Dalam kondisi ini, pelaku pasar disarankan untuk lebih berhati-hati dan memperhatikan momentum dari setiap rilis data, karena volatilitas diperkirakan akan meningkat.

    Pasar Menunggu Arah dari Data Ekonomi

    Sepanjang Maret, Bitcoin bergerak dalam rentang 62.000 hingga 76.000 dolar AS. Empat rilis data ekonomi pekan ini berpotensi menjadi penentu apakah harga akan menembus batas atas atau justru mengalami koreksi lebih dalam.

    Dengan ketidakpastian yang masih tinggi, arah pergerakan Bitcoin dalam waktu dekat akan sangat bergantung pada bagaimana data ekonomi tersebut memengaruhi ekspektasi kebijakan The Fed dan sentimen investor global.

    Baca Juga: Michael Saylor Beri Sinyal Beli Bitcoin Baru Setelah Pendanaan $711 Juta


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • 3 Altcoin Berpotensi Picu Likuidasi Besar di Akhir Maret 2026!

    Pasar kripto memasuki pekan terakhir Maret dengan sentimen fear yang kembali meningkat, mendorong banyak trader altcoin membuka posisi short secara agresif. Namun, di tengah tekanan tersebut, sejumlah altcoin justru menunjukkan potensi berlawanan yang dapat memicu likuidasi besar pada posisi short.

    Dilaporkan BeInCrypto, tiga aset yang menjadi sorotan adalah Solana (SOL), Hyperliquid (HYPE), dan Bittensor (TAO), yang masing-masing memiliki katalis kuat di tengah kondisi pasar yang masih tidak stabil.

    Solana (SOL) Berpotensi Picu Likuidasi Hingga $680 Juta

    Data liquidation map menunjukkan adanya ketidakseimbangan besar antara posisi long dan short pada Solana. Jika harga SOL naik kembali ke level $96, potensi likuidasi posisi short diperkirakan bisa mencapai hingga $680 juta.

    Beberapa faktor mendukung potensi rebound ini. Pertama, terjadi perubahan signifikan pada arus exchange sejak 17 Maret, dengan outflow harian mencapai 700.000 SOL. Hal ini mengindikasikan adanya akumulasi oleh investor saat harga melemah.

    Kedua, volume perdagangan di DEX Solana melonjak 103% dalam sepekan terakhir hingga mencapai $138,4 miliar, menjadi level tertinggi dalam satu tahun. Peningkatan aktivitas ini menunjukkan permintaan yang kembali menguat.

    Baca juga: 4 dari 10 Altcoin Nyaris di Titik Terendah, Pasar Kripto Sedang Tertekan?

    Hyperliquid (HYPE) Diuntungkan Kondisi Global

    Hyperliquid juga menunjukkan pola serupa, di mana potensi likuidasi posisi short lebih dominan. Jika harga HYPE menembus level $42, potensi likuidasi diperkirakan dapat melampaui $60 juta.

    Salah satu pendorong utama adalah pertumbuhan pasar HIP-3, yang memungkinkan perdagangan aset non-kripto seperti minyak, logam, dan indeks saham secara 24/7. Dalam tujuh hari terakhir, volume perdagangan HIP-3 mencapai sekitar $14,39 miliar, dengan open interest sebesar $1,73 miliar.

    Selain itu, ketegangan geopolitik global turut meningkatkan minat terhadap instrumen alternatif seperti yang ditawarkan oleh Hyperliquid.

    Bittensor (TAO) Didorong Sentimen dan Institusi

    Bittensor (TAO) juga mencatat peningkatan minat yang signifikan dari investor. Data menunjukkan bahwa diskusi komunitas terkait TAO meningkat 112% dalam 30 hari terakhir, dengan total mention mencapai 3,86 juta dalam 24 jam.

    Peningkatan ini dipicu oleh beberapa faktor, termasuk penyebutan Bittensor oleh CEO Nvidia Jensen Huang dalam podcast, serta langkah Grayscale yang membuka produk investasi berbasis TAO.

    Selain itu, pertumbuhan subnet dalam ekosistem Bittensor juga menunjukkan peningkatan dari sisi pendapatan dan aktivitas komunitas. Jika harga TAO menembus $307, potensi likuidasi short diperkirakan mencapai $27 juta.

    Tim Research Tokocrypto menilai bahwa kondisi pasar saat ini menunjukkan dinamika yang kompleks, di mana sentimen makro yang negatif justru berhadapan dengan katalis spesifik pada beberapa altcoin.

    Menurut mereka, meningkatnya posisi short di tengah fear market membuka peluang terjadinya short squeeze, terutama jika didukung oleh faktor fundamental seperti peningkatan aktivitas jaringan dan akumulasi investor.

    Namun demikian, Tim Research Tokocrypto mengingatkan bahwa volatilitas tetap tinggi, terutama dengan adanya faktor eksternal seperti kondisi makroekonomi dan geopolitik global. Tanpa manajemen risiko yang baik, posisi short maupun long sama-sama berpotensi menghadapi tekanan.

    Mereka juga menekankan pentingnya memperhatikan level kunci serta momentum pasar, karena pergerakan harga dalam kondisi seperti ini cenderung cepat dan tidak linear.

    Pasar Menunggu Arah Selanjutnya

    Dengan kombinasi antara tekanan pasar dan katalis positif pada beberapa aset, pergerakan altcoin dalam waktu dekat diperkirakan akan sangat fluktuatif.

    Pelaku pasar kini mencermati apakah potensi short squeeze benar-benar akan terjadi, atau justru tekanan makro akan kembali mendominasi dan menahan kenaikan harga.

    Baca juga: Waspada! 3 Altcoin Ini Bisa Picu Likuidasi Rp50 Triliun Lebih Minggu Ini


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Bitcoin Tembus $70.000 Dipicu Isu Damai AS-Iran

    Harga Bitcoin melonjak tajam dan berhasil menembus kembali level psikologis 70.000 dolar AS setelah muncul kabar adanya pembicaraan damai antara Amerika Serikat dan Iran. Kenaikan ini terjadi setelah sebelumnya pasar sempat tertekan akibat eskalasi konflik geopolitik di Timur Tengah.

    Berdasarkan data terbaru, Bitcoin naik lebih dari 4% dari posisi terendah intraday di sekitar 67.000 dolar AS, seiring meredanya ketegangan global.

    Bitcoin Rebound Usai Sinyal Damai

    Dilaporkan Coingape, lonjakan harga Bitcoin terjadi setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengungkapkan bahwa negaranya telah melakukan pembicaraan yang “produktif” dengan Iran dalam dua hari terakhir. Ia juga menginstruksikan penundaan serangan militer terhadap infrastruktur energi Iran selama lima hari ke depan.

    Pernyataan tersebut menandai perubahan signifikan dalam konflik yang telah berlangsung selama empat minggu. Sebelumnya, pasar sempat terguncang setelah ancaman serangan lanjutan dari AS, yang menyebabkan Bitcoin turun hingga menyentuh level 67.000 dolar AS.

    Kini, dengan adanya indikasi deeskalasi konflik, pasar kripto merespons positif dan kembali menunjukkan penguatan.

    Baca juga: Sinyal Besar? Perusahaan Kesehatan Akumulasi Bitcoin

    Dampak Geopolitik ke Pasar Kripto

    Pergerakan harga Bitcoin dalam beberapa hari terakhir menunjukkan sensitivitas tinggi terhadap perkembangan geopolitik global. Ancaman konflik yang meningkat sebelumnya sempat memicu aksi jual, sementara kabar pembicaraan damai langsung mendorong sentimen positif.

    Selain Bitcoin, aset kripto lainnya juga mengalami kenaikan seiring membaiknya kondisi pasar secara keseluruhan.

    Laporan juga menyebutkan bahwa pembicaraan antara AS dan Iran mencakup sejumlah poin penting, termasuk isu program nuklir Iran. Kedua negara dikabarkan akan melanjutkan dialog dalam beberapa hari ke depan.

    Tim Research Tokocrypto menilai bahwa lonjakan Bitcoin ini menunjukkan bahwa aset kripto semakin dipandang sebagai aset yang sensitif terhadap dinamika makro global, khususnya geopolitik.

    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Senin, 23 Maret 2026. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Senin, 23 Maret 2026. Sumber: Tokocrypto.

    Menurut mereka, pergerakan harga saat ini bukan hanya dipengaruhi oleh faktor internal pasar kripto, tetapi juga oleh sentimen global seperti konflik dan kebijakan internasional. Deeskalasi konflik cenderung meningkatkan risk appetite investor, yang kemudian mendorong aliran dana kembali ke aset berisiko seperti kripto.

    Namun demikian, Tim Research Tokocrypto mengingatkan bahwa volatilitas masih berpotensi tinggi, mengingat situasi geopolitik belum sepenuhnya stabil. Jika pembicaraan damai berlanjut dan menghasilkan kesepakatan konkret, pasar berpotensi melanjutkan penguatan.

    Sebaliknya, jika terjadi eskalasi kembali, tekanan terhadap harga Bitcoin dan aset kripto lainnya juga dapat muncul dalam waktu singkat.

    Pasar Masih Menunggu Kepastian

    Pelaku pasar kini mencermati perkembangan lanjutan dari negosiasi antara AS dan Iran sebagai faktor utama yang dapat memengaruhi arah pergerakan harga Bitcoin dalam jangka pendek.

    Dengan kondisi pasar yang masih dipengaruhi sentimen global, arah Bitcoin diperkirakan akan tetap volatil sambil menunggu kepastian lebih lanjut dari perkembangan geopolitik tersebut.

    Baca Juga: Michael Saylor Beri Sinyal Beli Bitcoin Baru Setelah Pendanaan $711 Juta


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Nasib XRP di Tangan SEC, Harga Siap Volatil

    Harga XRP mengalami tekanan menjelang keputusan penting dari Securities and Exchange Commission (SEC) terkait ETF spot yang dijadwalkan pada 27 Maret. Dalam perdagangan terbaru, XRP turun sekitar 3,52% ke level 1,40 dolar AS, seiring meningkatnya kehati-hatian pelaku pasar di tengah kondisi pasar kripto yang melemah.

    Dilaporkan Coingape, secara keseluruhan, kapitalisasi pasar kripto global juga turun sekitar 2% menjadi 2,36 triliun dolar AS, dengan tekanan jual dipicu oleh sentimen negatif dan likuidasi di berbagai aset utama.

    Keputusan SEC Jadi Penentu Arah XRP

    Tanggal 27 Maret menjadi momen krusial bagi XRP karena SEC akan memberikan keputusan akhir terkait sejumlah pengajuan ETF spot. Keputusan ini dinilai dapat menjadi titik balik yang menentukan arah pergerakan harga ke depan.

    Beberapa manajer aset besar seperti Grayscale, 21Shares, Bitwise, WisdomTree, dan Franklin Templeton tengah menunggu persetujuan. Grayscale bahkan berencana mengonversi produk trust XRP senilai 2,1 miliar dolar AS menjadi ETF spot.

    Jika disetujui, potensi arus dana institusional diperkirakan bisa mencapai hingga 8 miliar dolar AS, yang sebagian besar berasal dari dana pensiun dan akun investasi jangka panjang.

    Baca juga: Transaksi XRP Meledak 3x Lipat, Tapi Harga Masih Diam?

    Partisipasi Retail Terus Meningkat

    Di tengah volatilitas pasar, data menunjukkan bahwa jumlah wallet XRP terus bertumbuh. Alamat dengan kepemilikan kecil di bawah 100 XRP telah mencapai rekor baru sebanyak 5,66 juta wallet.

    Selain itu, terdapat sekitar 2,01 juta wallet dengan kepemilikan antara 100 hingga 100.000 XRP, serta lebih dari 32.000 wallet besar dengan saldo di atas 100.000 XRP. Data ini menunjukkan adanya peningkatan partisipasi investor ritel secara global.

    Tekanan Harga Masih Terlihat

    Secara teknikal, XRP masih berada dalam tekanan setelah gagal mempertahankan level resistensi di 1,45 dolar AS. Harga saat ini bergerak di bawah area support 1,40 dolar AS, yang mengindikasikan dominasi penjual dalam jangka pendek.

    Indikator MACD juga menunjukkan sinyal bearish, dengan garis sinyal bergerak di bawah garis utama, memperkuat tren penurunan yang sedang berlangsung.

    Level Kunci yang Perlu Diperhatikan

    Dalam waktu dekat, level support di sekitar 1,38 dolar AS menjadi area penting untuk dipantau. Jika level ini ditembus, harga berpotensi turun lebih lanjut ke kisaran 1,35 dolar AS.

    Sebaliknya, untuk memulihkan sentimen positif, XRP perlu kembali menembus level 1,45 dolar AS. Jika mampu bertahan di atas 1,50 dolar AS, peluang kenaikan menuju 1,55 dolar AS akan semakin terbuka.

    Tim Research Tokocrypto menilai bahwa keputusan SEC terkait ETF XRP akan menjadi katalis utama yang menentukan arah pasar dalam jangka pendek hingga menengah. Menurut mereka, saat ini pasar berada dalam fase wait and see, di mana pelaku pasar cenderung menahan posisi sambil menunggu kepastian regulasi.

    Dari sisi fundamental, peningkatan jumlah wallet menunjukkan bahwa minat terhadap XRP masih terjaga, terutama dari investor ritel. Namun, dalam jangka pendek, tekanan harga masih akan dipengaruhi oleh sentimen makro dan arus likuiditas global.

    Ke depan, pelaku pasar disarankan untuk mencermati level support dan resistance utama serta perkembangan regulasi sebagai faktor utama dalam menentukan arah pergerakan XRP.

    Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Inggris Siapkan Langkah Besar Lawan Ancaman Penipuan Kripto

    Pemerintah Inggris melalui Home Office merilis strategi jangka panjang untuk memerangi penipuan periode 2026 hingga 2029, dengan menyoroti aset kripto sebagai salah satu risiko yang terus berkembang. Dalam dokumen tersebut, kripto disebut sebagai medium yang kerap digunakan dalam skema penipuan, terutama melalui media sosial dan platform pesan.

    Dilaporkan Cointelegraph, pemerintah menilai masih terdapat celah dalam upaya penanganan kejahatan berbasis teknologi pembayaran baru, termasuk aset digital, sehingga diperlukan pendekatan yang lebih komprehensif.

    Kripto Masuk Sorotan dalam Strategi Anti-Fraud

    Dalam laporan tersebut, otoritas menyebut bahwa banyak korban penipuan yang secara sukarela mentransfer dana mereka setelah terpapar skema penipuan berbasis kripto. Hal ini menunjukkan bahwa modus kejahatan semakin berkembang seiring dengan adopsi teknologi keuangan digital.

    Pemerintah juga menekankan bahwa kerentanan dalam sistem pengawasan terhadap pembayaran berbasis kripto masih menjadi tantangan utama dalam upaya penegakan hukum.

    Upaya Penguatan Penegakan Hukum

    Sebagai bagian dari strategi, pemerintah Inggris telah meluncurkan kampanye nasional pada 2025 melalui National Crime Agency (NCA) untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mengenali penipuan.

    Selain itu, pemerintah juga memperkuat kapasitas lembaga penegak hukum, termasuk Serious Fraud Office (SFO), dalam melakukan investigasi terkait aset kripto. Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan efektivitas penanganan kasus penipuan berbasis digital.

    Baca juga: Selandia Baru: Stablecoin Bukan Produk Keuangan

    Regulasi Lebih Ketat untuk Industri Kripto

    Upaya pemerintah juga mencakup penguatan regulasi terhadap perusahaan kripto. Financial Conduct Authority (FCA) telah melakukan pengetatan terhadap promosi aset kripto sejak 2023.

    Ke depan, pemerintah berencana menerapkan kerangka regulasi komprehensif yang mewajibkan perusahaan kripto untuk memperoleh izin dari FCA serta mematuhi aturan yang berlaku. Regulasi ini dijadwalkan mulai diterapkan secara bertahap pada Oktober 2027.

    Kebijakan ini diharapkan dapat mengurangi risiko penipuan sekaligus meningkatkan perlindungan bagi konsumen.

    Menurut Tim Research Tokocrypto, dari sudut regulasi, pelabelan seperti ini penting karena bisa menjadi dasar bagi pengetatan kebijakan, kewajiban kepatuhan, dan pengawasan pemasaran crypto di Inggris.

    “Semakin kuat narasi risiko penipuan melekat pada crypto, semakin besar pula tekanan bagi industri untuk membuktikan standar keamanan dan perlindungan pengguna yang lebih tinggi,” jelasnya.

    Isu Donasi Kripto Jadi Perhatian

    Meski fokus utama strategi ini adalah penipuan, terdapat pula perhatian terhadap penggunaan kripto dalam ranah politik. Pemerintah Inggris dikabarkan tengah mempertimbangkan larangan donasi politik menggunakan aset digital sebagai bagian dari pembahasan RUU pemilu.

    Isu ini mencuat setelah adanya praktik penerimaan donasi kripto oleh beberapa pihak politik, yang dinilai berpotensi menimbulkan konflik kepentingan.

    Fokus pada Kepercayaan Publik

    Pemerintah Inggris menegaskan bahwa strategi ini tidak hanya bertujuan menekan angka kejahatan, tetapi juga untuk memulihkan kepercayaan publik terhadap sistem keuangan.

    Otoritas menilai bahwa setiap kasus penipuan tidak hanya merugikan individu, tetapi juga berdampak pada perekonomian secara luas. Oleh karena itu, langkah-langkah yang diambil diharapkan dapat menciptakan ekosistem yang lebih aman bagi masyarakat dan pelaku usaha di era digital.

    Baca juga: Paxos Tak Sengaja Cetak Stablecoin $300 Triliun untuk PayPal!


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.





    Sumber : news.tokocrypto.com