Author: 20

  • Daftar Pemenang Ballon d’Or yang Dapat NFT Beserta Pialanya

    Ajang Ballon d’Or (Golden Ball) edisi ke-66 telah berlangsung di Theatre du Chatelet, Paris, pada Senin (17/10). Uniknya para pemenang mendapatkan Non-fungible Tokens (NFT) bersama dengan piala emas mereka.

    Ini adalah pertama kalinya para pemenang mendapatkan NFT yang menandakan peluncuran grup L’Équipe ke Web3, era baru internet terdesentralisasi. Grup L’Équipe berada di balik gelaran penghargaan Ballon d’Or.

    Pada tanggal 15 September alalu, “True Pyrite”, 3 NFT 3D unik yang dirancang oleh Léo Caillard, dilelang dengan memberikan akses VIP kepada pemenang untuk datang ke puncak acara Ballon d’Or.

    5 Pemenang Ballon d’Or

    Daftar pemenang Ballon d'Or yang dapat NFT beserta pialanya. Foto: Arsenal.
    Daftar pemenang Ballon d’Or yang dapat NFT beserta pialanya. Foto: Arsenal.

    Baca juga: Analisa Pasar: Market Kripto Kembali Tampil Ciamik, Apa Faktornya?

    • Men’s Ballon d’Or (Player of the Year): Karim Benzema (Real Madrid).
    • Women’s Ballon d’Or (Pemain Terbaik Tahun Ini): Alexia Putellas (Barcelona).
    • Trofi Kopa (Pemain Putra Terbaik U-21): Gavi (Barcelona).
    • Piala Yashin (Kiper Pria Terbaik): Thibaut Courtois (Real Madrid).
    • Gerd Muller Trophy (striker terbaik): Robert Lewandowski (Barcelona).

    Menurut pihak penyelenggara pada peluncuran inisiatif NFT, “Setiap orang yang berpartisipasi dalam lelang 15 September akan diprioritaskan untuk penjualan “Pyrite Fragments” 23 Oktober mendatang.

    Pada hari tersebut, penjualan pribadi 24 jam dari 1.772 NFT akan diselenggarakan. Ini akan dijual di Tezos dengan harga masing-masing setara dengan 199 euro.

    Akses Khusus

    Hari berikutnya, 24 Oktober, akan ada penjualan kepada masyarakat umum dari “Fragments of Pyrite” yang ditunjuk oleh Léo Caillard, dan yang belum menemukan pembeli, dengan penjualan di Tezos dengan harga yang setara dengan 249 euro. Akan ada 100 NFT akan dipesan setidaknya untuk dijual kepada masyarakat umum.

    Sebanyak 2.022 “Pyrite Fragments” NFT akan dijual dan akan memberikan akses ke beberapa keuntungan. Akhirnya, pada tanggal 8 November, 2 NFT artistik dan unik dari Léo Caillard akan dijual, selama lelang tradisional foto grup L’Équipe dengan rumah lelang, Millon. 2 NFT ini akan memberikan akses ke acara Ballon d’Or 2023.

    Daftar pemenang Ballon d'Or yang dapat NFT beserta pialanya. Foto: Arsenal.
    Daftar pemenang Ballon d’Or yang dapat NFT beserta pialanya. Foto: Arsenal.

    Baca juga: Asosiasi Dorong Industri Kripto Kuatkan Perlindungan Konsumen

    Cara Beli NFT Ballon d’Or

    Untuk membeli NFT Ballon d’Or dalam seri yang berbeda, kamu harus mengunjungi www.nft.ballondor.com di mana modul pembelian yang berbeda akan tersedia. Untuk mendapatkan kesempatan terbaik, kamu harus memiliki wallet Tezos dengan jumlah XTZ yang cukup untuk melakukan pembelian.

    Tezos adalah jaringan blockchain yang dipilih untuk secara teknis mendukung NFT yang dikeluarkan dalam koleksi pertama ini. Secara teknis, pilihan jatuh pada teknologi Tezos, yang dirancang untuk hemat energi. Jejak karbonnya telah berkurang 70% sejak implementasinya.

    XTZ adalah aset kripto dari jaringan Tezos yang dengannya dapat membeli NFT Ballon d’Or selama Air Drop dan lelang yang berbeda. Jika tidak memiliki XTZ, kamu dapat membelinya langsung dengan pembayaran kartu kredit menggunakan aplikasi Moonpay yang dapat diakses dari wallet Temple atau Kukai wallet.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Asosiasi Dorong Industri Kripto Kuatkan Perlindungan Konsumen

    Bappebti saat ini tengah serius menyiapkan ekosistem industri aset kripto di Indonesia. Kehadiran Bursa Aset Kripto, Kliring, dan Kustodian kini menjadi perhatian utama untuk segera diluncurkan dalam waktu dekat.

    Ketua Umum Asosiasi Pedagang Aset Kripto Indonesia (ASPAKRINDO), Teguh Kurniawan Harmanda, mengatakan kehadiran ekosistem industri aset kripto yang tengah disiapkan oleh Bappebti akan sangat menguntungkan konsumen dan pelaku usaha.

    “Terbentuknya ekosistem kelembagaan dalam perdagangan aset kripto akan sangat menguntungkan bagi konsumen atau investor serta para pelaku usaha di industri ini. Seperti diketahui industri kripto masih baru, perlu dukungan dari berbagai elemen untuk menguatkan,” kata pria yang akrab disapa Manda.

    Ketua Umum Asosiasi Pedagang Aset Kripto Indonesia (Aspakrindo) & COO Tokocrypto, Teguh Kurniawan Harmanda. Foto: Tokocrypto.
    Ketua Umum Asosiasi Pedagang Aset Kripto Indonesia (Aspakrindo) & COO Tokocrypto, Teguh Kurniawan Harmanda. Foto: Tokocrypto.

    Baca juga: Bappebti: Transaksi BIDR Termasuk Pertukaran Antar Jenis Kripto

    Ekosistem Kripto

    Ada pun terbentuknya ekosistem kelembagaan dalam perdagangan aset kripto ditujukan untuk menjaga keamanan transaksi, memastikan kesesuaiannya dengan peraturan yang telah ditetapkan, dan mengedepankan transparansi.

    Dari informasi terbaru Bursa Aset kripto, Kliring, dan Kustodian yang merupakan pengelola tempat penyimpanan aset kripto sedang dalam tahap pendaftaran dan penilaian perizinan. Diproyeksikan ketiganya akan hadir pada akhir tahun ini atau awal tahun 2023 mendatang.

    Setiap lembaga nantinya akan memiliki fungsi yang berbeda. Seperti, tupoksi Bursa Aset Kripto atau Bursa Berjangka adalah menerima pelaporan, memfasilitasi transaksi, pengawasan pasar (realtime), pengembangan produk (futures crypto), rekomendasi sistem dan keanggotaan.

    “Dengan adanya bursa kripto, para pedagang kripto ilegal akan semakin mudah terdeteksi. Ketika bursa kripto sudah beroperasi, para Calon Pedagang Aset Kripto yang ada bisa menjadi pedagang fisik aset kripto yang diakui dan legal. Kami akan terus berkoordinasi dengan Bappebti untuk mempercepat proses pembentukan ekosistem dan regulasi kripto di indonesia,” tutur Manda.

    Ilustrasi Rekt Capital.
    Ilustrasi market aset.

    Baca juga: ICCA dan ASPAKRINDO Dorong Tumbuh Kembang Industri Aset Kripto

    Kelembagaan Kripto

    Bursa kripto menjadi penting mengingat upaya pencegahan investasi bodong, serta tugas melakukan edukasi dan literasi investasi aset kripto. Terlebih nanti juga ada lembaga Kliring dan Kustodian yang bisa membangun trust dan confidence investasi kripto di masyarakat dan investor.

    Selanjutnya, Kliring, berfungsi sebagai lembaga penyimpan dana pelanggan aset kripto. Minimal 70% dana pelanggan disimpan di lembaga ini dan  30% dapat disimpan di pedagang aset kripto, serta melakukan penyelesaian transaksi aset kripto. 

    Kustodian atau pengelola tempat penyimpanan aset kripto, berfungsi sebagai lembaga penyimpan aset kripto pelanggan yang ditransaksikan di pedagang aset kripto. Minimal 50% dari aset kripto yang akan ditransaksikan dan 50% di pedagang aset kripto. Sedangkan, pedagang aset kripto, berfungsi sebagai tempat pelaksanaan transaksi perdagangan aset kripto. 



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Exchange Ini Tawarkan Penarikan Kripto Via Visa dan Mastercard

    Exchange kripto, Coinbase sekarang menawarkan penarikan “instan” di hampir 40 negara, termasuk Ameirka Serikat dan Inggris. Fitur baru ini bisa dilakukan melalui layanan Visa dan Mastercard.

    Dikutip The Block, Coinbase mengatakan pelanggannya di AS, Inggris, dan Eropa akan dapat menarik dana dengan kartu debit Visa yang ditautkan. Di AS, exchange kripto ini juga dapat menarik dengan Mastercard mereka.

    “Dengan mengaktifkan penarikan kartu secara real-time melalui kemampuan Visa Direct, Coinbase memberikan pengalaman yang lebih cepat, lebih sederhana, dan lebih terhubung bagi penggunanya — membuatnya lebih mudah untuk mengubah saldo kripto menjadi fiat, yang dapat dihabiskan di lebih dari 60 juta lokasi pengguna di mana Visa diterima,” kata Terry Angelos, SVP and global head of fintech at Visa.

    10 Merek Ternama yang Terbitkan NFT Sendiri
    Ilustrasi Visa card.

    Baca juga: Coinbase Luncurkan NFT Marketplace, Tampilan Mirip Instagram

    Kerja Sama Google

    Sherri Haymond, wakil presiden eksekutif kemitraan digital di Mastercard, mengatakan Coinbase akan memanfaatkan Mastercard Send, memungkinkan pelanggannya untuk menarik dan menggunakan dana mereka di mana pun debit Mastercard diterima.

    Sebelumnya, Coinbase telah bekerja sama dengan Google. Kemitraan ini dilakukan untuk saling memanfaatkan layanan keduanya. Salah satu hasil kerja sama itu, Coinbase akan memindahkan beberapa aplikasinya ke Google Cloud dari Amazon Web Services.

    Bangun Kerja Sama

    Kemudian, Google juga mengeksplorasi bagaimana ia dapat menggunakan Coinbase Prime, layanan yang menyimpan kripto untuk institusi dengan aman dan memungkinkan mereka untuk melakukan perdagangan.

    Google akan mulai mengizinkan sebagian pelanggannya untuk membayar layanan cloud dengan aset kripto awal tahun 2023. Selain itu, Google mengatakan akan mengeksplorasi penggunaan Coinbase Prime, layanan untuk menyimpan dan memperdagangkan kripto.

    Baca juga: Google Masuk Dunia Blockchain: Terima Pembayaran Kripto



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Bank DBS: Bitcoin Masih Merupakan Peluang Besar

    Bank DBS, perusahaan jasa keuangan Singapura masih percaya bahwa Bitcoin tetap merupakan peluang besar dalam ekonomi dan belum pernah terjadi sebelumnya, meskipun ada kekhawatiran tentang volatilitas yang tinggi di pasar kripto. Terlebih saat ini sedang menghadapi crypto winter.

    Dikutip Crypto Potato, DBS menyatakan bahwa kemampuan Bitcoin untuk memproses transaksi berkelanjutan tanpa memerlukan rekanan pusat untuk kliring menjadikannya peluang yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah.

    Ahli strategi investasi bank dan Senior Vice President (SVP) Bank DBS, Daryl Ho, mencatat Bitcoin agak didorong oleh utilitasnya, yang memungkinkan transfer nilai melalui desentralisasi, sehingga menghilangkan kebutuhan akan pihak pusat.

    “Sebagian besar metode yang Anda gunakan untuk memperdagangkan aset memerlukan pihak kliring pusat untuk memverifikasi perdagangan. Jadi, masih ada peluang uang fiat tidak bisa dibeli karena sistem moneter fiat masih diatur oleh bank sentral,” katanya.

    Bank DBS dan The Sandbox kolaborasi luncurkan metaverse interaktif. Foto: Getty Images.
    Bank DBS dan The Sandbox kolaborasi luncurkan metaverse interaktif. Foto: Getty Images.

    Baca juga: Bank DBS dan The Sandbox Kolaborasi Luncurkan Metaverse Interaktif

    Likuiditas Kapan Saja

    Menurut Ho, Bitcoin memiliki keuntungan yang proses perdagangannya dibuka 24/7 dan memungkinkan mereka untuk mengumpulkan uang tunai dan likuiditas kapan saja. Berbeda dengan orang-orang yang memiliki aset tertentu yang dapat melikuidasi mereka sesuka hati karena bursa ditutup di beberapa titik.

    Ho juga mencatat bahwa volatilitas Bitcoin tidak mempengaruhi keunikan dan manfaatnya.

    “Saya pikir Bitcoin masih unik apakah harganya berubah atau tidak. Jika kita hanya melihat secara murni berdasarkan harga, Anda akan melihat banyak volatilitas dan itu tidak banyak memberi tahu Anda tentang manfaat apa yang sebenarnya dibawanya,” tambahnya.

    bentuk koin bitcoin
    Ilustrasi Bitcoin.

    Baca juga: Bank DBS Singapura Hadirkan Layanan Aset Digital

    DBS Raih Rekor Volume Perdagangan BTC

    Terlepas dari tren turun saat ini di pasar kripto, DBS telah mengalami pertumbuhan dalam aktivitas terkait kripto.

    Pada bulan Juni, platform aset digital bank, DBS Digital Exchange (DDEx), mencatat lonjakan signifikan dalam volume perdagangan Bitcoin meskipun pasar jatuh dan runtuhnya Terra-Luna masing-masing pada bulan April dan Mei.

    Pertukaran itu mengungkapkan bahwa klien institusionalnya tidak khawatir tentang kecelakaan itu, sebaliknya, mereka sibuk membeli Bitcoin dengan harga lebih murah. Menurut DDEx, volume perdagangan BTC yang tercatat pada bulan Juni empat kali lebih tinggi dari April.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Analisa: Gerak Market Kripto Variatif, Investor Tak bergairah

    Performa market kripto pada perdagangan Senin (17/10) pagi terlihat sideways, meski sejumlah aset big cap masih tembus zona hijau dalam 24 jam terakhir. Hal ini memperlihatkan investor yang masih kurang bergairah masuk ke market pada akhir pekan lalu.

    Dari pantauan CoinMarketCap pada Senin pukul 10.00 WIB, nilai Bitcoin berada di harga US$ 19.201, naik 0,43% dalam 24 jam terakhir. Altcoin lainnya juga mengalami hal yang sama. Nilai Ethereum (ETH) ikut naik 1,41% ke US$ 1.299 sehari terakhir. XRP, Solana (SOL), dan Dogecoin (DOGE) juga naik tipis lebih dari 0%.

    Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, melihat pergerakan nilai aset kripto terlihat bervariasi selama akhir pekan lalu, terlihat tak begitu signifikan alias bergerak dalam rentang harga yang tipis atau sideways. Investor belum punya keyakinan kuat mengenai arah laju nilai aset kripto ke depan.

    “Sumber kebimbangan investor masih dibayangi oleh kemungkinan The Fed untuk kembali mengerek suku bunga acuan 75 basis poin pada bulan depan. Apalagi, dalam minutes of meeting yang dirilis pekan lalu, The Fed berkomitmen untuk menekan inflasi AS hingga 2%,” kata Afid.

    Ilustrasi aset kripto.
    Ilustrasi aset kripto.

    Baca juga: Analisa Market: Data Inflasi AS Tinggi, Kok Market Kripto Reli?

    Data Inflasi Tekan Market

    Performa indeks saham AS juga melemah imbas data inflasi AS September yang berada di 8,2%, lebih tinggi dari perkiraan analis 8,1%. Kemudian, ada laporan dari the University of Michigan yang memprediksi bahwa rata-rata inflasi AS selama setahun ke depan akan berada di 5,1%, lebih tinggi dari prakiraan September yakni 4,7%.

    “Gerak market kripto masih diselamatkan oleh performa indeks dolar AS (DXY) yang masih melemah. Per Senin (17/10), DXY melemah di level 112.97 turun -0.31%. Investor kripto memanfaatkan situasi ini untuk sedikit masuk ke market kripto untuk akumulasi,” terang Afid.

    Dari segi analisis teknikal, Bitcoin (BTC) masih kuat di rentang harga US$ 19.000 di tengah ekspektasi atas kenaikan suku bunga The Fed. Level ini menjadi support terkuat BTC.

    Ilustrasi market aset kripto.
    Ilustrasi market aset kripto.

    Baca juga: CEO Bitwise: Keberuntungan Dapat Dibuat Saat Bear Market Kripto

    Analisis Bitcoin dan Ethereum

    Pasalnya, BTC sempat mengalami rebound setelah bereaksi negatif terhadap pengumuman CPI AS September. Penurunan harga tersebut tidak berlangsung lama karena tertahan support yang berhasil membalikan arah harga dari turun menjadi naik.

    Apabila pergerakan harga Bitcoin berhasil mempertahankan laju hijaunya, kemungkinan tren positif tersebut akan dilanjutkan hingga harga US$ 19.513. “Periode penguatan level support Bitcoin saat ini adalah kabar baik untuk kenaikan jangka panjang.”

    Sementara, untuk pergerakan harga ETH, apabila mampu breakout resistance terdekatnya, kemugkinan laju naik akan berlanjut dengan target berada pada level US$ 1.356. Kedua hal itu bisa terjadi asal performa indeks saham AS tidak melemah di tengah musim pelaporan keuangan (earnings season).



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Analisa Market: Data Inflasi AS Tinggi, Kok Market Kripto Reli?

    Market kripto nampak membuat hati investor sedikit senang saat menjelang akhir pekan ini. Pergerakan market aset kripto, terutama Bitcoin kembali reli naik, padahal sempat tertekan oleh data inflasi AS bulan September yang meninggi. Kenapa bisa begitu?

    Secara keseluruhan sejumlah aset kripto, terutama yang berkapitalisasi besar atau big cap melaju tipis ke zona hijau pada perdagangan Jumat (14/10) pukul 13.00 WIB. Misalnya saja, dari pantauan CoinMarketCap, nilai Bitcoin berada di harga US$ 19.792, naik 3,67% dalam 24 jam terakhir.

    Altcoin lainnya juga mengalami hal yang sama. Nilai Ethereum (ETH) ikut naik 3,02% ke US$ 1.325 sehari terakhir. XRP, Solana (SOL), dan Dogecoin (DOGE) bahkan naik lebih dari 3%.

    Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, mengatakan market kripto berhasil rebound akibat kinerja indeks saham AS yang juga menguat. Di samping itu, rupanya indeks dolar AS (DXY) juga pada hari ini melemah.

    “Sama seperti yang terjadi di indeks saham AS, performa aset kripto juga bergerak naik, walau sempat tertekan dan turun tajam saat data inflasi AS terbaru dirilis pada Kamis (13/10) kemarin. Awalnya, nilai aset kripto berguguran, tapi akhirnya tertahan setelah investor melihat rebound kencang indeks saham AS,” kata Afid.

    Data inflasi AS guncang pasar, Bitcoin dan Ethereum jatuh. Foto: Reuters.
    Data inflasi AS guncang pasar, Bitcoin dan Ethereum jatuh. Foto: Reuters.

    Baca juga: ICCA dan ASPAKRINDO Dorong Tumbuh Kembang Industri Aset Kripto

    Menurutnya hal ini sangat wajar karena saat ini banyak investor institusi dan ritel melihat kinerja indeks saham AS untuk melihat gambaran selera risiko investor secara umum, termasuk ke market kripto.

    Reli Rentan Tertahan

    Meski demikian, reli saat ini diproyeksikan akan terlangsung singkat. Investor masih belum bisa lepas dari bayangan kebijakan moneter The Fed. Setelah perilisan data inflasi AS September yang berada di atas prakiraan, yaitu tercatat 8,2%, tentu akan membuat The Fed serius melakukan pengetatan kebijakan moneternya. 

    “Kini, investor semakin yakin The Fed akan menaikkan suku bunganya 75 basis poin dalam pertemuan rapat komite pasar terbuka federal (FOMC) bulan depan. Hanya saja, performa indeks saham AS kembali ke zona hijau setelah pelaku pasar memutuskan buru-buru memborong saham. Alasannya, mereka yakin ke depan akan banyak pelaporan keuangan (earnings season) emiten saham AS sepanjang bulan ini yang akan menunjukkan hasil normatif,” jelas Afid.

    Ilustrasi aset kripto
    Ilustrasi aset kripto

    Baca juga: Bappebti: Transaksi BIDR Termasuk Pertukaran Antar Jenis Kripto

    Dari sisi analisis teknikal, harga BTC sempat menyentuh US$ 19.835 pada Jumat (14/10) siang, setelah sebelumnya tersungkur dengan harga jual menyentuh US$ 18.319 atau jadi titik terendah dalam tiga pekan terakhir. Harga Bitcoin kembali pullback dan berhasil bergerak naik tinggi setelah menyentuh titik support tersebut. 

    Laju pullback Bitcoin masih sangat dinamis dengan level resistance pada level US$ 20.102 yang saat ini menjadi tahanan terdekat apabila harga kembali koreksi. Level support terdekat, di level US$ 19.488, bila kembali terjadi penurunan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Bappebti: Transaksi BIDR Termasuk Pertukaran Antar Jenis Kripto

    Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) menyebutkan transaksi stablecoin BIDR merupakan salah satu kegiatan perdagangan aset kripto yang diperbolehkan di Indonesia. BIDR merupakan stablecoin yang diluncurkan oleh Tokocrypto dengan berbasis Rupiah.

    Plt. Kepala Bappebti, Didid Noordiatmoko, menjelaskan nasabah di exchanger yang melakukan pengisian fiat akan langsung tercatat sebagai BIDR. BIDR adalah aset kripto berupa token berbasis Rupiah yang memiliki proporsi nilai yang sama dengan IDR, yaitu 1 IDR=1 BIDR. Kemudian, transaksi jual-beli aset kripto dilakukan dengan menggunakan BIDR tersebut.

    “Berdasarkan Peraturan Bappebti Nomor 8 tahun 2021 tentang Pedoman Penyelenggaraan Perdagangan Pasar Fisik Aset Kripto (Crypto Asset) di Bursa Berjangka Pasal 13 (2) huruf b tentang ruang lingkup kegiatan fasilitasi transaksi perdagangan aset kripto yang diperbolehkan, hal tersebut masuk ke dalam pertukaran antar satu atau lebih antar jenis aset kripto,” kata Didid dalam keterangan resminya.

    Ilustrasi Tpkocrypto dan Binance buat aset kripto BIDR.
    Ilustrasi Tpkocrypto dan Binance buat aset kripto BIDR.

    Baca juga: Binance dan Tokocrypto Resmi Perdagangkan BIDR, Stablecoin Berbasis Rupiah

    Untuk menjaga kestabilannya, BIDR didukung 1:1 oleh Rupiah di rekening bank terpisah di Indonesia. BIDR akan diaudit setiap bulan oleh perusahaan audit. Laporan audit akan dipublikasikan di Tokocrypto untuk referensi bagi pengguna BIDR.

    Harga atau nilai BIDR di bursa mungkin sedikit menyimpang dari Rp 1, karena kekuatan penawaran dan permintaan pasar untuk aset tersebut. Namun, penyimpangan harga tersebut akan kecil, karena arbitrase pasar akan bekerja untuk membawa harga BIDR kembali ke 1 Rupiah Indonesia.

    Utamakan Perlindungan Konsumen

    Sejauh ini, Bappebti menyikapi dengan positif perkembangan perdagangan aset kripto yang terus meningkat. Di antaranya, dapat dilihat dengan berbagai contoh perkembangan dan kerja sama yang begitu pesat.

    “Menyikapi hal ini, Bappebti terus mengatur dan mengawal perdagangan aset kripto dalam sejumlah peraturan, termasuk perizinan, sebagai upaya memberikan perlindungan kepada konsumen,” tegas Didid.

    Menurut Didid, Bappebti berupaya melakukan penilaian perizinan secara transparan, efektif, dan efisien pada setiap Calon Pedagang Fisik Aset Kripto (CPFAK) termasuk dalam hal mekanisme perdagangannya.

    Baca juga: Belajar dari Kripto UST dan LUNA, Stablecoin Masih Aman Jadi Instrumen Investasi?



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • ICCA dan ASPAKRINDO Dorong Tumbuh Kembang Industri Aset Kripto

    Asosiasi Konsumen Kripto Indonesia (ICCA) menjalin kerja sama strategis dengan Asosiasi Pedagang Aset Kripto Indonesia (ASPAKRINDO). Kemitraan ini akan berfokus dalam lingkup pengembangan edukasi, literasi publik dan perlindungan konsumen dalam perdagangan aset kripto di Indonesia.

    Ketua ICCA, Rob Rafael Kardinal mengatakan kondisi pasar aset kripto di Indonesia saat ini memang masih sangat muda, hal ini kemudian mendorong ICCA dan ASPAKRINDO sebagai asosiasi yang menaungi para pelaku di industri ini untuk bekerja sama.

    “Melalui kolaborasi ini kami ingin sama-sama mendorong tumbuh kembang industri aset kripto di Indonesia melalui berbagai aktivitas yang akan difokuskan untuk mendorong edukasi, literasi publik, dan perlindungan konsumen serta pedagang aset kripto di Indonesia,” katanya dalam acara penandatangan MoU di Jakarta, pada Kamis (14/10). 

    Dukung literasi dan perlindungan pelaku industri kripto ICCA dan ASPAKRINDO tandatangani MoU kerja sama. Foto: ICCA
    Dukung literasi dan perlindungan pelaku industri kripto ICCA dan ASPAKRINDO tandatangani MoU kerja sama. Foto: ICCA

    Baca juga: Asosiasi ICCA dan PKHAKI Hadir Dukung Perkembangan Aset Kripto di Indonesia

    Lindungi Pelaku Usaha Kripto

    Ketua ASPAKRINDO, Teguh Kurniawan Harmanda mengatakan kolaborasi ini sama-sama memahami pentingnya kerja sama antara seluruh pihak terkait terutama di industri aset kripto demi menjamin terbentuknya industri yang sehat dan bisa mengayomi seluruh pelaku industri tersebut.

    “Kami pastinya berharap dengan kerjasama ini ASPAKRINDO dan ICCA bisa membantu mendukung tumbuh kembang industri kripto di Indonesia,” ujarnya.

    Sebagai industri yang masih cukup baru industri aset kripto saat ini memang sedang melalui masa perkembangan yang cukup masif. Mulai naiknya peminat terhadap industri ini baik, dari sisi konsumen dan pedagang.

    Kedua organisasi ini juga mendorong urgensi untuk adanya berbagai kegiatan yang bersifat edukatif dan berfokus pada perlindungan para pelaku untuk memberikan perlindungan baik dalam bentuk pengetahuan mengenai industri kripto bagi masyarakat. Kolaborasi ini juga bertujuan untuk bersama-sama mendorong advokasi perlindungan konsumen dan pedagang kripto. 

    Konsisten Edukasi

    ICCA sendiri sebelumnya juga secara konsisten telah mendorong pertumbuhan edukasi dan literasi masyarakat melalui kegiatan edukasi publik seperti ICCA Blockchain Edufest 2022 yang diselenggarakan pertengahan tahun ini.

    Ketua Umum ASPAKRINDO, Teguh Kurniawan Harmanda di acara Web3 Community Event, pada Jumat 26 Agustus 2022
    Ketua Umum ASPAKRINDO, Teguh Kurniawan Harmanda di acara Web3 Community Event, pada Jumat 26 Agustus 2022. Foto: Tokocrypto.

    Baca juga: Bank Indonesia: CBDC Dapat Atasi Hambatan Inklusi Keuangan

    Serta juga ICCA secara konsisten terus melakukan kegiatan diskusi dan advokasi strategis mengenai aset kripto bersama berbagai pihak regulator terkait termasuk diskusi strategis bersama Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan yang dilaksanakan beberapa waktu lalu. 

    Pertumbuhan Industri Kripto

    Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Kemendag merilis angka terbaru terkait jumlah investor dan volume transaksi perdagangan aset kripto di Indonesia. Hasilnya sejak awal tahun 2022 ini, terjadi penurunan yang cukup signifikan.

    Dalam data terbaru yang dirilis, pada 2021, total nilai transaksi perdagangan aset kripto mencapai Rp 859,5 triliun. Sedangkan, total nilai transaksi pada Januari—Agustus 2022 tercatat sebesar Rp 249,3 triliun atau turun 56,35 persen dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya.

    Sementara dari sisi jumlah investor, per Agustus 2022 terdapat 16,1 juta pelanggan dengan rata-rata kenaikan jumlah pelanggan terdaftar sebesar 725 ribu pelanggan per bulan. Artinya jumlah investor kripto di Indonesia terus mengalami pertumbuhan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • CEO Bitwise: Keberuntungan Dapat Dibuat Saat Bear Market Kripto

    Keberuntungan bisa terjadi di manapun dan kapanpun, termasuk saat kripto masuk bear market. Awal kuartal IV 2022 memang membawa harapan bagi investor kripto. Namun, dengan sebelas hari ke depan, tidak banyak aksi yang terlihat aksi harga bergerak naik.

    Bitcoin, kripto terbesar, diperdagangkan di ambang US$ 19.000, sementara Ethereum telah turun di bawah US$ 1.300 pada artikel ini ditulis. Sebagian besar altcoin mengikuti dan sebagai hasilnya, kapitalisasi pasar kripto global secara kasar turun 2,28% pada hari Senin (10/10).

    Berpendapat tentang keadaan pasar kripto saat ini, CEO Bitwise, Hunter Horsley, mengatakan kondisi bear market kripto memiliki hikmah yang bisa diambil untuk para investor. Apabila bisa memahaminya, diharapkan akan ada keberuntungan.

    “Ini merupakan tahun yang penuh gejolak di pasar secara luas, dan tentu saja, di kripto. Kisah tahun ini jelas merupakan bear market. Meskipun ada peluang untuk menghasilkan uang di banyak momen. Bear market adalah momen di mana kekayaan dapat dihasilkan,” kata Horsley dikutip Watcher.Guru.

    CEO Bitwise, Hunter Horsley. Foto: CNBC.
    CEO Bitwise, Hunter Horsley. Foto: CNBC.

    Baca juga: Cara Cek Saldo Wallet Ethereum di Google Search

    Siklus Empat Tahun

    Ke depan, kata horsley, bagaimanapun, tabel mungkin berubah. Pasar kripto selalu beroperasi dalam siklus dan setelah setiap fase lamban atau penurunan, pemulihan telah terjadi. Menguraikan apa yang mungkin diharapkan berdasarkan preseden siklus 4 tahun terakhir

    “2014, pasar turun hampir 60%. 2018, pasar turun hingga 70%. Dan tahun ini, pasarnya jelas turun, pada 2022, sekitar 60%. Harapannya jika pasar melanjutkan tren historisnya, kami akan memulai siklus baru tahun depan,” ujarnya.

    Di samping kripto, ruang Web3 yang lebih luas juga telah berkembang. Untuk memanfaatkan tren tersebut dan memberi investor akses ke perusahaan yang fokus dalam pengembangan Web3, Bitwise meluncurkan ETF Web3 pada awal Oktober.

    Ilustrasi Web3.
    Ilustrasi Web3.

    Baca juga: Menabung Kripto Bisa Dapat Keuntungan Jangka Panjang

    Meskipun berada dalam resesi, peluncuran produk secara tidak langsung mendukung fakta bahwa investor kemungkinan besar akan bergabung.

    “Kami bekerja dengan lebih dari seribu penasihat keuangan, cabang, dan institusi. Dan apa yang kami lihat dengan Web3 adalah kategori peluang yang muncul di sekitar inovator mapan, perusahaan mapan untuk posisi mengambil manfaat dari kebangkitan web3, dari lingkungan yang diciptakan oleh kripto,” terangnya.

    Secara geografis, Uni Emirat Arab telah menjadi salah satu tujuan paling populer di dunia untuk bisnis terkait kripto dan Web3. Pendekatan ramah-kripto pemerintah telah melihat banyak keberhasilan dalam menarik bisnis dan pengusaha zaman baru. Faktanya, seperti yang disorot dalam sebuah artikel kemarin, UEA menampung lebih dari 1.450 organisasi Web3 yang aktif



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Cara Cek Saldo Wallet Ethereum di Google Search

    Google tampak mendukung penuh perkembangan blockchain dan aset kripto. Terbukti platform Google Search kini dapat memberikan informasi saldo wallet Ethereum secara langsung.

    Pengguna Google sekarang bisa langsung memberikan data tentang alamat Ethereum mereka untuk mengetahui saldo di dalamnya. Mereka tak perlu repot lagi untuk membuka situs khusus.

    Nantinya, ketika alamat wallet Ethereum ditempelkan ke bilah pencarian Google Search, saldo ETH-nya ditampilkan. Data sedang dikumpulkan dari Ethereum block explorer Etherscan.

    Cara cek saldo wallet Ethereum di Google Search.
    Cara cek saldo wallet Ethereum di Google Search.

    Baca juga: Google Masuk Dunia Blockchain: Terima Pembayaran Kripto

    Sejauh ini, tampaknya Google hanya mendukung untuk alamat wallet Ethereum dan belum menyeluruh ke aset kripto lainnya, seperti Bitcoin.

    Fitur baru ini juga mendapat perhatian oleh Han Hua, yang merupakan investor utama yang berfokus pada kripto di Google Ventures, dan sebelumnya adalah seorang engineer di Google.

    Google telah mulai menyediakan lebih banyak interaksi aset kripto baru-baru ini. Menjelang The Merge — pembaruan Ethereum baru-baru ini menjadi bukti kepemilikan — Google memberikan hitungan mundur ke acara tersebut, menampilkan dua panda yang bergerak bersama-sama.

    Google Dukung The Merge Ethereum

    Pembaruan jaringan Ethereum atau disebut The Merge tampaknya menjadi perhatian banyak orang. Google pun juga ikut meramaikan proses bersejarah itu dengan meluncurkan fitur count down atau hitung mundur ditampilan website-nya.

    The Merge Ethereum yang meluncur pada 15 September lalu, menjadi momen bersejarah di mana, Ethereum berencana mengubah algoritma konsensusnya dari Proof-of-Stake menjadi Proof-of-Work.

    Sebuah “doodle” dari Google muncul untuk melakukan proses hitung mundur untuk The Merge Ethereum, sebuah tanda pengakuan dari situs web paling populer di dunia.

    Untuk menampilkan doodle count down The Merge, kamu harus Mengetik “ethereum merge” di kolom mesin pencari Google. Nantinya akan menghasilkan jam hitung mundur, tingkat kesulitan (berapa kali penambang harus menghitung hash untuk mencatat blok transaksi), tingkat hash (total gabungan daya komputasi yang digunakan di seluruh jaringan), dan kartun dua beruang bahagia yang saling mendekat dengan tangan terentang.



    Sumber : news.tokocrypto.com