Category Archives: Domestik

Umbul Cantik di Klaten Ini Dulu Cuma Buat Tempat Cuci Mobil dan Truk



Klaten

Siapa yang menyangka, umbul cantik di Klaten yang banyak dikunjungi wisatawan ini dulunya cuma digunakan warga setempat buat mencuci mobil dan truk.

Di Klaten, Jawa Tengah ada banyak mata air atau umbul yang jadi destinasi wisata. Salah satunya adalah Umbul Susuhan.

Mata air alami ini berada di Desa Manjungan, Kecamatan Ngawen, Klaten. Yang unik dari mata air ini adalah, dulunya hanya dimanfaatkan untuk mencuci kendaraan.


“Ya biasa dulu untuk mandi, cuci dan guyangan (cucian) kendaraan warga. Mata airnya ada dua,” ungkap Jamari (60), warga setempat, beberapa waktu lalu.

Diceritakan Jamari, Umbul Susuhan punya dua mata air, yaitu di Utara dan tengah. Dulunya ada dua pohon beringin besar tapi ambruk terkena angin.

“Ambruk kena angin, dulu pas mau Pilkades ingat saya. Tapi airnya juga tidak pernah kering meski pohonnya ambruk,” kata Jamari.

Sekretaris BUMdes Mahanani Desa Manjungan, Kecamatan Ngawen, Bima Sakti Prasetya membenarkan dulunya umbul itu hanya untuk keperluan warga sekitar. Difungsikan untuk mandi, cuci dan mencuci kendaraan roda empat.

“Dulu untuk mandi, cuci, untuk cuci mobil, cuci truk. Jadi Umbul ini sudah ada sejak lama,” ungkap Bima kepada detikJateng di lokasi.

Menurut Bima, air dari Umbul Susuhan tidak pernah kering sepanjang tahun meski kemarau. Namun pada tahun 2019 silam, pohon beringin di sekitar mata air itu sempat ambruk terkena angin.

“Tumbang pohonnya sekitar akhir 2019, tidak pernah kering. Meskipun pohonnya tumbang,” kata Bima.

Bima menyatakan, saat ini jumlah pengunjung ke umbul itu sudah mulai pulih seperti sebelum pandemi. Di hari biasa bisa 200-300 orang tetapi jika akhir pekan atau liburan, bisa mendekati 1.000 orang.

“Weekend bisa 500 pengunjung tapi untuk liburan bisa sampai 1.000 orang. Di sini bukanya jam 05.00 WIB sampai 17.00 WIB,” ucap Bima.

Umbul SusuhanUmbul Susuhan Foto: Putri Ayu Sabrina/d’Traveler

Saat ini di Umbul Susuhan ada empat kolam. Terdiri dari kolam anak, dewasa, khusus wanita dan kolam mata air utama. Ke depan akan menambah beberapa fasilitas.

“Ke depan, rencana kita buat kolam terapi ikan. Saat ini untuk harga tiket hanya Rp 10.000, untuk balita gratis, untuk rombongan pelajar atau pesantren kita berikan diskon untuk pendidikan,” imbuh Bima.

Pengunjung asal Kecamatan Bayat, Saryono mengatakan dirinya sudah berkali-kali datang ke lokasi. Selain tiketnya murah juga paling dekat.

“Ya paling dekat untuk mata air alami. Di sini juga tidak terlalu ramai dan mudah karena di tepi jalan,” katanya.

Cara Menuju ke Umbul Susuhan

Umbul Susuhan memang tidak sulit dicari karena persis di tepi jalan Klaten – Boyolali. Dari Klaten kota hanya sekitar lima kilometer ke Utara arah Boyolali.

Tepat di sisi kiri jalan setelah Desa Gedaren, Kecamatan Jatinom bangunan Umbul Susuhan akan terlihat. Pengunjung tinggal parkir dan masuk setelah membayar harga tiket.

—–

Artikel ini telah naik di detikJateng.

(wsw/wsw)



Sumber : travel.detik.com

Pesanggrahan Tamsis Kaliurang, Tempat WN Finlandia Ditemukan Konon Angker



Jogja

WN Finlandia, Erik Aleksander dilaporkan hilang saat berwisata di kawasan Kaliurang. Ia ditemukan di halaman pesanggrahan Taman Siswa yang konon angker.

Erik ditemukan dalam kondisi sehat, namun lemas karena seharian belum makan. Erik dilaporkan hilang tepat pada hari Natal, Senin (25/12/2023) sore. Dia baru ditemukan wisatawan lain pada keesokan harinya, Selasa (26/12) siang.

Pesanggrahan Taman Siswa Kaliurang tempat Erik ditemukan itu terletak di Hargobinangun, Pakem, Kabupaten Sleman. Bangunan bercat putih itu sudah ada sejak zaman pendudukan Belanda.


Berbeda dari pesanggrahan yang lain, rumah yang satu ini terkenal karena nuansa mistis dan angker yang melingkupi bangunan tersebut.

Dibangun Hampir Satu Abad yang Lalu

Dilansir dari laman Jogja Cagar, pesanggrahan tersebut dibangun sebelum tahun 1930. Bangunan ini juga dikenal dengan nama Pesanggrahan Sarjanawiyata, karena saat ini dimiliki oleh Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (UST).

Pesanggrahan itu juga kerap disebut Rumah Putih Grezenberg karena lokasinya yang berdekatan dengan gunung Merapi. Disebutkan pula rumah dua lantai ini pernah rusak akibat letusan Merapi pada tahun 1994.

Sebelum tidak terurus seperti sekarang, rumah bergaya arsitektur Eropa ini dulunya digunakan sebagai tempat berkumpulnya para penyebar agama Katolik Belanda.

Pada tahun 1953, bangunan tersebut sempat dimiliki oleh salah satu guru besar UGM, yakni Prof. drg. Soedomo, yang merupakan pendiri Fakultas Kedokteran Gigi UGM. Sebelum akhirnya rumahnya beralih kepemilikan kembali menjadi milik UST.

Nuansa Horor di Pesanggrahan Taman Siswa

Akibat terbengkalai, Pesanggrahan ini ditumbuhi oleh berbagai tanaman jalar yang merambat di dinding-dinding rumah sehingga memberikan kesan horor. Terlebih lagi, bangunannya sudah tak digunakan karena konstruksinya yang tidak layak huni.

Meskipun tampak mencekam, banyak wisatawan masih kerap mengunjungi Pesanggrahan Taman Siswa itu. Mulai dari sekadar melihat-lihat bagian luar dan bagian dalam bangunan, melakukan sesi foto, hingga uji nyali.

Banyak pengunjung yang mengaku melihat penampakan makhluk halus di bangunan tersebut, bahkan di siang hari. Terlepas dari benar tidaknya pengakuan itu, Pesanggrahan Taman Siswa masih terlihat megah dan kokoh berdiri, bahkan dengan kondisinya yang terbengkalai dan berkesan angker.

—–

Artikel ini telah naik di detikJogja.

(wsw/wsw)



Sumber : travel.detik.com

7 Tempat di Bali yang Punya Tram Lift di Jurang


Jakarta

Beberapa tempat seperti resort, hotel, ataupun beach club di Bali, memiliki layanan tram lift (kereta listrik) untuk pengunjungnya. Tram lift sendiri adalah lift yang dirancang untuk memobilisasi pengunjung yang menuruni lokasi curam, seperti tebing atau jurang.

Dengan tram lift, setidaknya pengunjung bisa merasakan sensasi dan pengalaman yang berbeda dibandingkan dengan menaiki lift biasanya. Ketahui daftar beberapa tempatnya berikut ini.

Tempat yang Memiliki Tram Lift di Bali

Tim detikTravel telah mengumpulkan informasi terkait resort hingga beach club yang memiliki tram lift yang meluncur ke jurang/tebing, di antaranya:


1. Hanging Gardens of Bali

Hanging Gardens of Bali berlokasi di Buahan, Payangan 80571, Kabupaten Gianyar, Bali.

Dilansir dari laman resminya, resor ini memiliki 44 villa mewah. Terletak di Utara Ubud, resort ini memiliki taman gantung yang didesain menyatu dengan alam.

Fasilitas tram lift, akan mengantarkan pengunjung dari lobi menuju Three Elements Restaurant. Sehingga, hal itu akan memberikan pengunjung rasa tenang yang jauh dari hiruk pikuk perkotaan.

2. Sundays Beach Club

Beralamat di Jalan Pantai Sel. Gau Banjar Wijaya Kusuma, Ungasan, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung. Tempat ini di paling Selatan Bali.

Dilansir dari akun Instagram resminya @sundaysbeachclub’s, untuk bisa memasuki klub pantai pengunjung akan melalui akses kereta gantung, dilanjutkan dengan beberapa anak tangga. Pasalnya, pesisir pantainya terletak di bawah tebing.

Sundays Beach Club ini mengklaim menghadirkan pengalaman pantai, dengan berbagai aktivitas olahraga air (tak-bermotor), penawaran makanan minuman kelas dunia.

3. Ayuterra Resort

Ayana Resort berlokasi Jalan Raya Kedewatan No.17A, Kedewatan, Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali.Hotel dan resort ini menawarkan kemewahan dan juga tempat hiburan, hotel, spa, hingga restoran.

Pengunjung yang ingin menuju rock bar yang ada perlu menggunakan lift kaca di tepi tebing yang menyuguhkan pemandangan hijau dan hamparan lautan biru.

4. Nandini Jungle by Hanging Gardens

Nandini Jungle by Hanging Garden beralamat di Banjar Susut Buahan, Ubud, Payangan, Bali. Kawasan resort ini berdiri di jantung hutan hujan Payangan – Ubud.

Berdasarkan informasi laman resminya, Nandini Bali memiliki 18 villa dan 16 suite mewah. Di setiap vilanya pengunjung bisa menikmati menawarkan pemandangan menakjubkan dari balkon pribadi ke ngarai Ayung.

Tak heran, karena lokasi villa yang berada di lereng yang cukup curam maka tersedia tram lift untuk menghubungkannya.

5. Bvlgari Resort

Bvlgari Resort beralamat di Banjar Dinas Kangin Jalan Goa Lempeh Jalan Raya Uluwatu, Kabupaten Badung, Bali. Resort ini menawarkan villa-villa mewah, yang juga memiliki fasilitas lift luar.

Terdapat restoran bernama La Spaggia yang letaknya di bawah tebing. Sehingga, hanya dapat diakses melalui tram lift. Waktu operasional dari restoran ini dari pukul 12.00-16.30 WITA

6. Ayana Resort

Berlokasi di Jalan Karang Mas Sejahtera, Jimbaran, Badung, Bali. Resort in memiliki luas 90 hektar yang terletak di taman puncak tebing, Jimbaran, di pantai ‘matahari terbenam’ Bali.

Tempat ini memiliki kawasan untuk hiburan, hotel, spa,kolam renang, gym, restoran, hingga fasilitas rock bar di tepi laut. Tamu yang ingin menuju bar nantinya bisa menggunakan lift kaca di tepi tebing dengan pemandangan mengarah lautan.

7. Karma Kandara Resort

Berlokasi di Jalan Villa Kandara, Banjar Wijaya Kusuma, Ungasan, Bali. Kawasannya berada di Bukit Peninsula Bali, yang dikenal secara global sebagai ‘Billionaire’s Row’.

Resort ini memiliki lift luar yang bisa digunakan pengunjung untuk menuruni tebing yang curam, sebagai akses dari hotel menuju Pantai Karma Bali.

Itu tadi beberapa tempat yang memiliki layanan tram lift atau akses kereta gantung listrik di Bali. Kalian ada yang sudah pernah atau tertarik untuk mencobanya?

(khq/inf)



Sumber : travel.detik.com

10 Wisata Bogor Terbaru, Cocok untuk Liburan Akhir Tahun Bareng Bestie


Jakarta

Bogor memiliki banyak sekali tempat wisata seru, estetik, dan instagramable. Maka jangan heran, saat memasuki libur akhir tahun banyak wisatawan yang datang ke Bogor, khususnya warga Jakarta yang butuh healing.

Apabila kamu ingin menghabiskan waktu libur tahun baru bersama bestie, bisa banget nih untuk datang ke Bogor. Sebab, sudah semakin banyak destinasi wisata seru yang cocok bagi anak muda.

Penasaran, apa saja tempat wisata di Bogor yang cocok untuk liburan akhir tahun? Simak ulasannya dalam artikel ini.


Wisata Bogor Terbaru yang Pas untuk Liburan Akhir Tahun

Ada sejumlah tempat wisata yang terkenal di Bogor, sebut saja Kebun Raya Bogor hingga Taman Safari. Namun, masih ada sejumlah destinasi wisata lainnya yang patut dikunjungi.

Simak rekomendasi tempat wisata di Bogor terbaru yang telah detikTravel rangkum di bawah ini.

1. MiniMania Puncak

Lokasi: Jalan Raya Cibogo KM 72, Cipayung Datar, Megamendung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Rekomendasi tempat wisata yang pertama adalah MiniMania Puncak. Ada berbagai aktivitas seru yang bisa travelers lakukan di sini, mulai dari menyusuri sungai dengan kayak, bermain ATV, bermain panahan, hingga berfoto-foto di pohon sakura.

Untuk harga tiket masuknya sebesar Rp 30.000 per orang. Namun, jika detikers ingin mencoba berbagai wahana lainnya akan dikenakan tiket tambahan.

MiniMania Puncak buka setiap hari Senin-Jumat pukul 08.00-17.30 WIB dan Sabtu-Minggu pukul 07.00-18.00. Disarankan datang sejak pagi hari agar puas bermain seluruh wahana di MiniMania Puncak.

2. Pasir Angin Pas

Lokasi: Jalan Haji Sobari Raya, Pasir Angin, Megamendung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Pasir Angin Pas merupakan salah satu destinasi wisata baru di kawasan Puncak, Jawa Barat. Tempat ini sejatinya merupakan restoran, namun menyuguhkan pemandangan alam yang begitu indah.

Sebab, Pasir Angin Pas dikelilingi oleh hutan pinus yang rindang. Selain itu, kamu bisa menyantap makanan atau sekedar menyeruput kopi sambil menikmati pemandangan Gunung Salak.

Di tempat ini juga terdapat taman kelinci, sehingga travelers bisa memberi makan kelinci yang imut. Disediakan juga berbagai macam permainan papan untuk kamu yang ingin seru-seruan bareng sahabat.

3. Kebun Raya Bogor

Cara ke Kebun Raya Bogor naik KRL bisa dilakukan dari Stasiun Jakarta Kota, Stasiun Bekasi, dan Stasiun Tangerang. Yuk, simak langkah-langkahnya di sini.Foto: Kebun Raya Bogor

Lokasi: Jalan Ir. H. Juanda No.13, Paledang, Bogor Tengah, Kota Bogor, Jawa Barat.

Kebun Raya Bogor bisa menjadi pilihan alternatif apabila travelers hanya ingin sekadar jalan-jalan santai di Kota Hujan. Sebab, kamu bisa melakukan banyak aktivitas di sini, mulai dari piknik, bermain sepeda atau skuter listrik, hingga foto-foto di sejumlah spot yang instagramable.

Untuk harga tiket masuknya sebesar Rp 15.500 per orang (Senin-Jumat) dan Rp 25.500 per orang (Sabtu, Minggu, dan libur nasional). Bagi kalian yang membawa kendaraan pribadi dikenakan tarif sebesar Rp 5.000 (motor) dan Rp 50.000 (mobil).

4. Flower Garden Vimala Hills

Lokasi: Jalan Vimala Hills, Sukamahi, Megamendung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Rekomendasi tempat wisata selanjutnya adalah Flower Garden Vimala Hills. Tempat yang satu ini sempat viral di TikTok karena menyuguhkan tanaman bunga yang indah.

Di tempat ini, travelers akan menemukan sejumlah kawanan angsa yang sedang berenang di danau. Jangan lupa untuk membawa roti dari rumah agar bisa memberikan makan kepada angsa.

Tenang saja, detikers tidak dikenakan tiket masuk saat berkunjung ke Flower Garden Vimala Hills. Eits, jangan lupa untuk selalu menjaga kebersihan setelah memberi makan angsa.

5. Gunung Pancar

Lokasi: Kampung Ciburial, Karang Tengah, Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Tempat wisata yang satu ini tentu sudah tak asing di telinga masyarakat. Di Gunung Pancar, detikers bisa menikmati suasana alam yang sejuk sekaligus menenangkan pikiran.

Selain itu, travelers juga bisa melakukan kemping bersama teman-teman di Taman Wisata Alam Gunung Pancar.

Untuk biaya kemping di TWA Gunung Pancar dikenakan tarif Rp 100.000 per orang jika kamu membawa tenda sendiri. Apabila menyewa tenda dari pihak pengelola, dikenakan biaya Rp 200.000 per orang.

6. Agrowisata Gunung Mas

Agrowisata Gunung Mas, Puncak Bogor buka lagi mulai 1 Februari usai banjir bandang.Foto: M. Sholihin/detikTravel

Lokasi: Jalan Raya Puncak Gadog KM 87, Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Agrowisata Gunung Mas menjadi salah satu destinasi wisata menarik di Bogor. Di tempat ini, kamu bisa melihat pemandangan kebun teh yang hijau disertai udara sejuk.

Wajar kalau tempat wisata ini selalu ramai dikunjungi wisatawan karena lokasinya yang tak jauh dari pusat kota. Selain itu, di Agrowisata Gunung Mas juga memiliki banyak spot foto yang bagus dan instagramable.

7. HeHa Waterfall

HeHa Waterfall BogorFoto: (dok HeHa Waterfall Bogor)

Lokasi: Jalan Kapten Harun Kabir, Cibeureum, Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

HeHa Waterfall merupakan salah satu tempat wisata terbaru dan sedang viral di media sosial. Bagaimana tidak, tempat ini menyuguhkan air terjun buatan terbesar di Indonesia.

Sebenarnya, HeHa Waterfall merupakan tempat makan yang mengusung konsep semi outdoor. Selain menyantap makanan yang lezat, detikers juga bisa menikmati kopi hangat sambil mendengarkan live music.

Oh ya, pengunjung dikenakan tiket masuk sebesar Rp 25.000 per orang. Kalau ke sini, jangan lupa pakai outfit terbaik karena banyak spot foto instagramable.

8. Curug Seribu

keindahan Curug Seribu yang tersembunyi dibalik pepohonan.Foto: detik

Lokasi: Gunung Sari, Pamijahan, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Bagi travelers yang ingin merasakan udara sejuk sambil bermain air, Curug Seribu wajib dikunjungi. Memang, kamu harus trekking sekitar 30 menit dari tempat parkir menuju curug, namun setibanya di lokasi rasa lelah langsung dibayar lunas.

Pemandangan yang indah serta udara sejuk membuat banyak wisatawan berkunjung ke Curug Seribu. Namun, tetap hati-hati selama di curug ya karena banyak bebatuan licin.

9. Nicole’s River Park

Lokasi: Jalan Raya Puncak Gadog, Cipayung Datar, Megamendung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Nicole’s River Park merupakan salah satu destinasi wisata baru di kawasan Puncak, Jawa Barat. Di tempat ini, travelers bisa mencoba banyak wahana seru, mulai dari cangkir berputar, jungkat-jungkit, hingga sky bike.

Oh ya, di tempat ini banyak sekali spot foto instagramable yang mengusung konsep kota miniatur dari berbagai negara. Jadi, travelers seolah-olah sedang berada di Jepang, Korea, hingga China.

Untuk harga tiket masuknya sebesar Rp 35.000 per orang (Senin-Jumat) dan Rp 40.000 per orang (Sabtu-Minggu, tanggal merah, dan hari libur).

Sebagai catatan, harga tiket masuk di atas hanya untuk memasuki kawasan Nicole’s River Park. Jika ingin mencoba berbagai wahana dikenakan biaya tambahan.

10. The Ranch Puncak

Lokasi: Jalan Raya Puncak Gadog KM 77, Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Rekomendasi tempat wisata di Bogor yang terakhir adalah The Ranch Puncak. Ada banyak wahana seru yang bisa kamu coba di sini bareng bestie, seperti bermain ATV, sepeda renteng, perahu goes, hingga menunggangi kuda poni yang menggemaskan.

Untuk harga tiket masuknya sebesar Rp 25.000 per orang. Nantinya, travelers akan mendapatkan satu cup susu atau bisa memilih voucher diskon Rp 20.000 yang bisa dipakai untuk belanja di restoran.

Apabila travelers ingin mencoba berbagai wahana di The Ranch Puncak, kamu harus merogoh kocek lagi sebesar Rp 25.000 sampai Rp 65.000, tergantung dari wahana yang ingin dinaiki.

Itu dia 10 tempat wisata di Bogor terbaru yang cocok untuk liburan akhir tahun bareng teman-teman. So, tertarik ingin berkunjung ke mana nih travelers?

(ilf/fds)



Sumber : travel.detik.com

Peninsula Island, Spot Wisata Estetik yang Gratis di Kawasan Elit Bali



Bali

Bali bisa dibilang sebagai surganya spot wisata. Hal itu karena di sini, terdapat berbagai wisata menarik, salah satunya Peninsula Island yang masuknya gratis.

Sebagai destinasi wisata internasional, ternyata Bali masih menyimpan spot wisata berkelas dengan biaya masuk cuma-cuma. Adalah Peninsula Island yang merupakan pulau kecil terletak di kawasan Nusa Dua dan memiliki pemandangan menawan.

Lalu, apa daya tarik yang dimiliki Peninsula Island? Biar nggak penasaran, simak pembahasannya secara lengkap dalam artikel ini.


Daya Tarik Peninsula Island

Salah satu daya tarik dari Peninsula Island adalah terdapat hamparan bunga berwarna ungu yang begitu indah dan estetik. Karenanya, banyak pengunjung yang datang ke sini hanya untuk berfoto dengan latar belakang tanaman bunga.

Saat pertama menginjakkan kaki ke sini, pengunjung langsung disambut oleh lapangan hijau yang begitu luas. Lalu, di bagian tengahnya berdiri patung Arjuna dan Krisna. Patung tersebut kerap dijadikan sebagai spot foto oleh sejumlah wisatawan.

Banyak juga pengunjung yang datang ke Peninsula Island hanya untuk melihat sunset. Soalnya, spot sunset di pulau ini bisa dibilang merupakan salah satu yang terbaik di Bali. Jadi, jangan sampai kelewatan momen berharga tersebut.

Selain itu, yang menjadi daya tarik lainnya adalah kawasan Peninsula Island berada di kawasan elit dan mungkin belum banyak diketahui kalau kawasan ini bisa dikunjungi masyarakat umum.

Nah, karena belum viral dan ramai didatangi wisatawan, traveler bisa piknik di bawah pohon atau di pinggir pantai sambil menikmati suasana yang begitu tenang.

Oh ya, ada juga warga setempat yang memanfaatkan Peninsula Island sebagai tempat untuk olahraga, seperti jogging, yoga, hingga bersepeda. Biasanya, aktivitas tersebut dilakukan pada pagi atau sore hari.

Bagian sisi timur Peninsula Island juga terdapat sebuah tempat wisata seru dan menarik bernama Water Blow. Di sini, kamu dapat merasakan semburan ombak ke udara yang terasa menyegarkan sekaligus bikin deg-degan. Karena letaknya di pinggir tebing, traveler wajib perlu hati-hati.

Lokasi dan Jam Buka Peninsula Island

Peninsula Island merupakan sebuah pulau yang berlokasi di kawasan ITDC, Nusa Dua, Kuta Selatan, Badung, Bali. Pulau ini memiliki luas sekitar 7,4 hektare yang didominasi oleh pepohonan dan tanaman bunga.

Peninsula Island buka setiap hari dari pukul 06.00-22.00 WITA. Namun, disarankan untuk datang ketika sore hari sekitar pukul 16.00 WITA agar bisa menikmati sunset. Jangan datang terlalu mepet karena dikhawatirkan detikers malah terjebak macet.

____________________

Artikel ini telah tayang di detikBali

(wkn/wkn)



Sumber : travel.detik.com

Perbedaan Hotel Bintang 1 hingga 5, Jangan Salah ya!


Jakarta

Klasifikasi bintang hotel tentu akan menentukan fasilitas yang ditawarkan. Semakin tinggi bintang sebuah hotel semakin lengkap fasilitas yang diberikan.

Hotel di Indonesia sendiri digolongkan menjadi lima kelas yaitu bintang 1, 2, 3, 4, dan 5. Lantas, apa perbedaan dari klasifikasi ini?

Perbedaan Hotel Bintang 1 hingga 5

Klasifikasi hotel di Indonesia ditentukan berdasarkan jumlah kamar, fasilitas, hingga kualitas pelayanan. Hal ini diatur dalam Surat Keputusan (SK) Kep-22/U/VI/78 yang dikelarkan Dirjen Pariwisata di bawah Departemen Pariwisata Pos dan Telekomunikasi (Deparpostel), kini Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.


a. Hotel Bintang 1

Mengutip channel YouTube International Hotel Management School, hotel bintang satu umumnya memiliki satu jenis atau tipe kamar. Tidak semua kamar memiliki AC. Kriteria kamar hotel bintang satu lainnya adalah:

  • Jumlah kamar standar minimum 15 kamar
  • Kamar mandi di dalam
  • Luas kamar standar minimum 20 m2.

b. Hotel Bintang 2

Menurut situs salah satu agen travel, hotel bintang dua memiliki fasilitas yang lebih terawat dan rapi. Selain itu, hotel ini memiliki restoran, bar, tempat olahraga. Kriteria lainnya yaitu:

  • Jumlah kamar standar minimum 20 kamar
  • Jumlah kamar suite minimal 1 kamar
  • Kamar mandi di dalam
  • Luas kamar standar minimum 22 m2
  • Luas kamar suite minimum 44 m2.

c. Hotel Bintang 3

Hotel bintang tiga memiliki tambahan seperti fasilitas olahraga hingga spa dan sauna. Hotel ini punya akses yang mudah untuk menjelajahi tempat wisata, pusat belanja dan pusat bisnis. Lobinya didesain dengan apik.

  • Jumlah kamar standar minimum 30 kamar
  • Jumlah kamar suite minimum 2 kamar
  • Kamar mandi di dalam
  • Luar kamar standar minimum 24 m2
  • Luas kamar suite minimum 48 m2.

d. Hotel Bintang 4

Hotel bintang empat memiliki karyawan yang lebih profesional dan mengetahui tempat wisata di sekitar hotel. Bangunan hotelnya tentu luas dan cukup besar. Berikut kriterianya:

  • Jumlah kamar standar minimum 50 kamar
  • Jumlah kamar suite minimum 3 kamar
  • Kamar mandi di dalam
  • Luas kamar standar minimum 24 m2
  • Luas kamar suite minimum 48 m2.

e. Hotel Bintang 5

Hotel bintang lima merupakan klasifikasi hotel yang paling mewah. Setiap tamu akan diberi welcome drink. Tempat tidur dan perabotan dalam kamar memiliki kualitas yang tinggi. Fasilitas restorannya 24 jam dan makanannya bisa langsung diantar ke kamar. Kriteria lainnya yaitu:

  • Jumlah kamar standar minimum 100 kamar
  • Jumlah kamar suite minimum 4 kamar
  • Kamar mandi di dalam
  • Luas kamar standar minimum 26 m2
  • Luas kamar suite minimum 52 m2.

Itulah perbedaan hotel berdasarkan bintangnya. Kamu tertarik untuk menginap di hotel bintang berapa?

(row/row)



Sumber : travel.detik.com

Baron Techno Park, Wisata Edukasi Punya Jam Matahari



Gunungkidul

Gunungkidul memiliki wisata edukasi yang berada tidak jauh dari area wisata pantai, yaitu Baron Techno Park. Jaraknya hanya sekitar 10 menit perjalanan dari Pantai Baron.

Baron Techno Park merupakan kawasan pengembangan energi terbarukan, pengunjung bisa melihat solar panel, menara kincir angin, dan pembibitan tanaman. Tempat ini berdiri pada tahun 2009 dengan dana hibah dari NORAD Norwegia.

Meskipun telah cukup lama berdiri, kawasan wisata ini masih tergolong sepi pengunjung. Padahal untuk masuk ke sini pengunjung tidak akan dikenakan tiket masuk.


Baron Techno Park terletak di Kanigoro, Kecamatan Saptosari, Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta. Kawasan ini dibuka setiap hari Jam 09.00 – 17.00 WIB. Butuh waktu kurang lebih 1,5 jam untuk sampai ke sini jika berangkat dari pusat kota Jogja.

Daya tarik utama dari Baron Techno Park adalah Jam Matahari, kebanyakan pengunjung di sini datang untuk melihat monumen unik tersebut.

“Kan ini katanya tempat penelitian energi alternatif gitu ya tapi suka sih dibuka buat wisata juga, yang jelas bisa lihat Jam Mataharinya ini. Pemandangannya paling mantap daripada di pantai aja,” kata Darmi, pengunjung Baron Techno Park.

Saat masuk ke kawasan ini, akan ada petugas yang mengarahkan dan mengantar ke tempat Jam Matahari. Pengunjung harus berjalan sedikit di jalan setapak dan puluhan anak tangga untuk sampai di Jam Matahari.

Baron Techno Park, Gunungkidul, YogyakartaBaron Techno Park, Gunungkidul, Yogyakarta (Lintia Elsi)

Jam Matahari merupakan sebuah tugu yang dibangun miring dengan lingkaran jam yang bertuliskan angka Romawi. Untuk mengetahui jam, maka bisa melihat di angka berapa arah bayangan tugu terlihat.

Pada area Jam Matahari ini lah, pengunjung akan disuguhkan panorama laut biru membentang, ombak yang menabrak tebing karang, tumpukan batu-batu karang, dan pohon-pohon rimbun di sekitarnya.

Jam Matahari ini dikelilingi dengan pagar pendek dengan rerumputan hijau di sampingnya. Pengunjung juga bisa melihat menara kincir angin dan menara mercusuar Pantai Baron dari Jam Matahari ini.

Jam Matahari Baron Techno Park ini sangat cocok dikunjungi di sore hari, dengan menikmati hembusan angin sejuk dan sunset yang berpadu dengan ketenangan lautan luas.

(fem/fem)



Sumber : travel.detik.com

Istimewa, Arsitektur Puri Agung Karangasem Padukan 3 Budaya



Karangasem

Puri Agung Karangasem memiliki keistimewaan pada arsitekturnya. Bangunan di Puri Agung Karangasem memadukan tiga budaya sekaligus. China, Eropa, dan Bali.

Anak Agung Made Kosalia, ketua badan pengelola Puri Agung Karangasem, menyebut Puri Agung Karangasem dahulu merupakan pusat pemerintahan Kerajaan Karangasem. Dulu, area ini tertutup untuk warga, tetapi kini dibuka untuk umum.

Pembangunan Puri Agung Karangasem dirintis oleh Raja Karangasem ke XV yaitu Ida A.A. Gde Djelantik (Stederhouder I). Pada akhir abad ke XIX, pembangunan Puri Agung Karangasem dilanjutkan oleh Raja Karangasem terakhir yaitu bernama Ida A.A. Agung Anglurah Ketut Karangasem (Stederhouder II).

Puri Agung Karangasem sebagai pusat pemerintahan Raja Ida A.A. Agung Anglurah Ketut Karangasem adalah istana yang istimewa. Jika dilihat lebih jauh, ternyata Puri Agung Karangasem tak hanya mengusung konsep arsitektur Bali.

Anak Agung Made Kosalia menjelaskan bahwa arsitektur Puri Agung Karangasem memadukan 3 budaya sekaligus, yaitu budaya China, Eropa, dan Bali. Keunikan arsitektur Puri Agung Karangasem membuat destinasi sejarah ini sip banget untuk traveler yang sedang mencari destinasi instagramable.

Uniknya, ide perpaduan tiga budaya ini tercetus langsung dari sang raja.

“Untuk arsiteknya itu adalah raja yang terakhir yaitu Ida A.A. Agung Anglurah Ketut Karangasem. Dimana saat pengerjaan taman-tamannya, dibantu juga oleh arsitektur Belanda pada saat itu,” kata Kosalia.

Anak Agung Made Kosalia menjelaskan bahwa unsur China terlihat dari ukiran-ukiran pintu istana yang merupakan ukiran khas China. Relief yang digunakan mengangkat budaya Eropa, contohnya relief crown khas Eropa. Ornamen Bali terlihat pada motif ukiran, contohnya adalah Patung Boma.

“Bangunan-bangunan yang ada di sana, unsur Chinanya terlihat dari ukiran pintu istana, itu merupakan ukiran China, yang mengukir juga orang China pada saat itu. Relief yang ada di sana tampak ada unsur budaya Eropa, contohnya seperti crown, itu Eropa punya. Ornamen Bali juga ada, seperti motif ukiran patung Boma,” ujar Kosalia.

Kawasan Puri Agung Karangasem memiliki luas sekitar 4 hektar dan yang digunakan untuk bangunan puri sekitar 2 hektar. Hingga saat ini, struktur Puri Agung Karangasem masih utuh dan sama seperti aslinya.

“Untuk Puri Agung Karangasem sebagai pusat pemerintahan kerajaan pada saat itu, jika dilihat dari arsitektur bangunan puri, Puri Agung Karangasem merupakan sebuah peninggalan kerajaan yang strukturnya masih utuh sampai sekarang,” ujar Kosalia.

Di satu destinasi bisa lihat tiga budaya sekaligus, unik banget! Puri Agung Karangasem tak hanya unik tapi juga estetik dan instagramable. Sip banget untuk jadi spot foto.

(fem/fem)



Sumber : travel.detik.com

15 Wisata di Indonesia dengan Pemandangan Alam yang Indah


Jakarta

Menjalani aktivitas sehari-hari memang terasa cukup melelahkan. Sebab itu, sebagian orang mungkin akan memilih bepergian ke tempat yang indah untuk melepas penat dan stres.

Melihat pemandangan alam yang indah ternyata dapat memberikan manfaat yang baik bagi kesehatan mental dan fisik. Di Indonesia ada banyak sekali objek wisata dengan pemandangan indah yang bisa kamu kunjungi, berikut contohnya

Wisata di Indonesia dengan Pemandangan Alam yang Indah

Objek wisata dengan pemandangan alam yang indah antara lain berupa gunung, laut, pulau dan pedesaan. Berikut rekomendasinya.


A. Wisata Gunung

1. Gunung Bromo

Siapa yang tidak mengenal Gunung Bromo? Gunung ini terkenal dengan pemandangan alam yang indah. Biasanya, pemandangan matahari terbit begitu sangat dinantikan oleh pengunjung.

Selain itu, kamu juga dapat menjumpai pemandangan yang indah di sekitar kawah Gunung Bromo. Bukit Teletubbies dan padang savana juga menjadi objek yang begitu ikonik di mata pengunjung.

Lokasi: Kawasan Taman Nasional Bromo Semeru Tengger. Lokasi ini berada di tengah-tengah 4 wilayah kabupaten di Jawa Timur, yakni Malang, Lumajang, Pasuruan, dan Probolinggo.

2. Gunung Rinjani

Gunung yang terletak di Pulau Lombok ini menjadi salah satu destinasi wisata favorit masyarakat Indonesia. Gunung Rinjani menawarkan banyak objek pemandangan alam yang indah, seperti padang savana yang ditumbuhi bunga edelweiss. Di sini, kamu juga dapat menikmati pemandangan Danau Segara Anak dan sunrise yang menakjubkan.

Lokasi: Kecamatan Aikmel, Kabupaten Lombok Timur, Provinsi Nusa Tenggara Barat.

3. Puncak Jaya Wijaya

Jika kamu bosan dengan pemandangan yang itu-itu saja, cobalah untuk mengunjungi Puncak Jaya Wijaya. Pasalnya, gunung ini punya pemandangan alam yang indah berupa salju.

Puncak Jaya Wijaya merupakan gunung tertinggi di Indonesia, sehingga diperlukan perjuangan yang keras untuk mencapai puncaknya. Namun, usaha tersebut akan terbayar ketika melihat pemandangan indah yang disuguhkan.

Lokasi: Tembagapura, Kec. Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua.

4. Gunung Kelimutu

Gunung yang terletak di Pulau Flores ini dikenal akan pemandangannya yang eksotis. Mengutip dari Wonderful Indonesia, Gunung Kelimutu memiliki tiga buah danau kawah di puncaknya. Danau tersebut dikenal dengan nama Danau Tiga Warna lantaran memiliki tiga warna yang berbeda, yaitu merah, biru, dan putih. Meski begitu, warna-warna tersebut dapat berubah sewaktu-waktu.

Lokasi: Desa Pemo, Kecamatan Kelimutu, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur.

B. Wisata Laut

1. Pantai Pandawa

Pantai Pandawa menjadi magnet yang berhasil menarik wisatawan, baik lokal maupun mancanegara karena pemandangan alamnya yang indah. Hamparan pasir putih bersih beserta deburan ombak yang tenang, menjadikannya sebagai objek wisata yang sangat pas untuk menjernihkan pikiran.

Lokasi: Desa Kutuh, Kuta Selatan, Badung, Bali.

2. Pantai Waiwo Raja Ampat

Pantai satu ini tak perlu diragukan lagi keindahannya lantaran sudah tersohor di kalangan wisatawan dunia. Bagi kamu yang senang menikmati keindahan bawah laut dengan menyelam, Raja Ampat menjadi pilihan yang tepat. Daerah Raja Ampat juga punya makanan khas yang unik berupa ulat sagu bakar, cacing laut, dan papeda dengan tekstur lengketnya.

Lokasi: Dikutip dari Indonesia Travel, Pantai Waiwo berada di Pulau Waigeo, yakni pulau terbesar di Raja Ampat.

3. Pantai Pink

Pantai yang terletak di Pulau Komodo ini menyuguhkan pemandangan alam yang indah. Bagaimana tidak, hamparan pasirnya yang berwarna pink sangat menarik dipandang mata. Uniknya, pantai ini termasuk salah satu dari tujuh pantai di dunia yang memiliki pasir berwarna pink. Selain itu, air laut di pantai Pink juga sangat jernih.

Lokasi: Dusun Temeak, Desa Serewe, Kecamatan Jerowaru, Lombok Timur, Provinsi Nusa Tenggara Barat.

4. Pantai Derawan

Di Kalimantan Timur, terdapat sebuah pantai dengan pemandangan alam yang indah dan tak kalah cantik dari pantai-pantai lainnya. Pantai tersebut bernama Pantai Derawan. Pemandangan pasir putih dengan air laut birunya menjadi daya tarik tersendiri. Snorkeling bisa jadi aktivitas yang bisa kamu lakukan di sini.

Lokasi: Jl. Pulau Derawan, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur.

C. Wisata Pulau

1. Pulau Pahawang

Pulau Pahawang terletak di daerah Lampung. Pulau ini menyuguhkan spot snorkeling cantik dengan pemandangan bawah laut yang indah. Tak cuma itu, hamparan pasir putih yang membentang luas dapat menyegarkan pikiran yang lelah.

Lokasi: Kawasan Teluk Lampung, Kecamatan Punduh Pidada, Kabupaten Pesawaran, Lampung.

2. Kepulauan Karimunjawa

Dikutip dari situs Pariwisata Provinsi Jawa Tengah, Taman Nasional Karimunjawa terletak sekitar 45 mil laut dari Jepara dan 80 mil laut dari Semarang. Kepulauan Karimunjawa menawarkan pengalaman berlibur dengan pemandangan alam yang indah. Di sini, kamu bisa menikmati pemandangan pasir putih hingga hutan bakau dengan keanekaragaman fauna.

Lokasi: Kabupaten Jepara, Jawa Tengah.

3. Pulau Saumlaki

Pulau yang terletak di wilayah Maluku ini berhasil menarik perhatian wisatawan mancanegara, seperti Australia, Timor Leste, hingga Amerika Serikat. Pulau Saumlaki menawarkan keindahan berupa wisata pantai berpasir putih dengan lautan berwarna biru. Biasanya, Pantai Sembunyi menjadi tujuan favorit di Pulau ini.

Lokasi: Olilit, Tanimbar Sel., Kab. Kepulauan Tanimbar, Maluku.

4. Pulau Mentawai

Di Sumatra Barat maka kamu tidak boleh melewatkan wisata di Pulau Mentawai. Pulau ini terkenal dengan deburan ombaknya yang menjadi favorit para peselancar. Selain itu, ada pula hidangan ikan kerapu yang sangat ikonik di Pulau Mentawai.

Lokasi: Kabupaten Kepulauan Mentawai, Pulau Mentawai, Sumatra Barat.

D. Wisata Pedesaan

1. Desa Pujon Kidul

Desa wisata ini terletak di Kecamatan Pujon, tepatnya sekitar 30 meter dari pusat kota Malang. Lokasinya berada di dataran tinggi, sehingga memiliki pemandangan alam yang indah serta hawa yang sejuk dan asri. Mengutip situs Kemenparekraf, Desa Pujon Kidul mengandalkan kelestarian alam sebagai konsep sustainable tourism.

Lokasi: Desa Pujon Kidul, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, Jawa Timur.

2. Desa Ponggok

Di Desa Ponggok wisatawan bisa snorkeling, berenang, latihan hingga berfoto selfie di bawah air. Biasanya destinasi favorit di desa ini adalah Umbul Ponggok. Tempat ini memiliki empat sumber mata air yang begitu menarik untuk dikunjungi antara lain Umbul Besuki, Umbul Sigedang, Umbul Kapilaler, dan Umbul Cokro.

Lokasi: Desa Ponggok, Kecamatan Polanharjo, Klaten, Jawa Tengah.

3. Desa Umbulharjo

Desa Umbulharjo merupakan desa wisata dengan pemandangan alam yang indah berupa budidaya ikan nila. Selain bermanfaat untuk menarik wisatawan, budidaya nila juga memberikan manfaat besar bagi ketahanan pangan desa tersebut.

Lokasi: Desa Umbulharjo, Kecamatan Umbulharjo, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Nah, itu dia 15 wisata di Indonesia dengan pemandangan alam yang indah. Kamu tertarik mengunjungi yang mana, nih?

(row/row)



Sumber : travel.detik.com

Main ke Condet, Ada Kafe Cantik di Pinggir Sungai Ciliwung



Jakarta

Main ke Condet, Jakarta Timur ada kafe cantik yang bisa dijadikan tempat ngumpul pas tahun baru 2024. Kafe ini memiliki pohon rindang dan berada di pinggir Sungai Ciliwung.

Nama kafe ini adalah Sudut Timur. Lokasinya berada di Jl Eretan II No.101, Balekambang, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur. Bisa dibilang tempat ini hidden gem, karena tersembunyi. Traveler perlu melewati jalan kecil untuk menjangkau kafe ini.

Sudut Timur pertama kali dibuka pada awal tahun 2022. Berkonsep alam, kafe ini mencuri atensi muda-mudi Jakarta, khususnya di wilayah Jakarta Timur.


“Awalnya kami ingin membuat hidden gem, jadi spot nongkrong anak-anak muda. Namun, seiring berjalannya waktu ternyata ramai juga pengunjung keluarga yang datang. Akhirnya, kami juga sediakan baby chair untuk kenyamanan,” ujar Reza, manager Sudut Timur kepada detikcom beberapa waktu lalu.

Sudut Timur di Condet, Jakarta TimurSudut Timur di Condet, Jakarta Timur Foto: (Syanti Mustika/detikcom)
Sudut Timur di Condet, Jakarta TimurSudut Timur di Condet, Jakarta Timur (Syanti Mustika/detikcom)

Reza menambahkan Sudut Timur mempunyai nuansa yang tidak bisa ditemukan di kafe-kafe lain di Jakarta. Karena, lokasinya berada di tepi Sungai Ciliwung.

“Nuansa kita nature, dan awalnya memang ingin ada suasana yang beda untuk ngopi di Jakarta karena tidak semua tempat punya suasana seperti di sini. Berada di pinggir sungai, juga banyak pohon,” dia menambahkan.

Saat traveler memasuki kawasan kafe, nuansa rindang memang terasa karena ada pohon besar dan banyak tanaman yang tumbuh di sekitarnya. Lokasinya, benar-benar ada di pinggir Sungai Ciliwung.

“Demi kenyamanan tamu, kita punya beberapa fasilitas seperti musala, toilet, tempat parkir, WiFi dan colokan di setiap bangku. Tempat kita sangat mendukung untuk work from cafe,” ujar Reza.

Saat berada di Sudut Timur, traveler akan merasakan nuansa berbeda semenjak pertama kali masuk. Traveler langsung disambut oleh terowongan kecil yang diselimuti oleh tumbuhan rambat. Beberapa langkah kemudian, kamu akan menemukan teras yang memiliki tangga untuk menurun ke bawah.

Ya, kafenya tertata dalam bentuk berundak-undak. Dari tangga turun, kamu bisa melihat deretan bangku dan meja yang tersusun sedemikian rupa. Selain itu, banyak pohon dan tanaman yang menghiasi tembok dan lahan kafe.

Sudut Timur di Condet, Jakarta TimurSudut Timur di Condet, Jakarta Timur (Syanti Mustika/detikcom)

Di sini ada bangku untuk outdoor, indoor dan semi outdoor. Jadi tinggal pilih nih, mau menikmati nuansa dari ruangan ber-Ac atau duduk-duduk di bangku meja yang rimbun di bawah pepohonan.

Mau datang berdua, berempat, atau lebih ramai ladi, traveler bisa kok pilih meja sesuai kebutuhan. Tempat ini juga instagramble, banyak spot foto yang bisa diburu.

detikcom datang ke sana saat sore dan merasakan nuansa perubahan dari sore ke malam. Nyala lampu sejak petang hingga malam menambah nuansa di sini serasa bukan di Jakarta. Sendu dan nyaman.

Sudut Timur di Condet, Jakarta TimurSudut Timur di Condet, Jakarta Timur Foto: (Syanti Mustika/detikcom)

Semakin malam, semakin banyak pengunjung yang datang. Apalagi, saat itu malam minggu.

“Kita setiap malam minggu ada live music,” kata Reza.

Untuk makanan dan minuman, harganya pun mulai dari Rp 10 ribu-Rp 50 ribuan. Traveler bisa pilih, mau minum kopi atau non kopi, mau cemilan atau makanan berat, semua tersedia dan banyak pilihan.

“Adapun menu favorit kita yaitu Nasi Goreng Sei Sapi dan minumannya Hazelnute Chocolate. Kita buka setiap pukul 12.00 WIB-23.00 WIB, setiap hari, Senin-Minggu,” ujar Reza.

(sym/fem)



Sumber : travel.detik.com