Category Archives: Domestik

Yuk Lihat Monumen Ondel-ondel, Ikon Jakarta Selain Monas!



Jakarta

Belum banyak yang tahu kalau Jakarta memiliki ikon lain selain Monas atau Monumen Nasional. Monumen Ondel-ondel Kemayoran.

Berdasarkan peraturan Gubernur nomor 11 tahun 2017 tentang Ikon Budaya Betawi menetapkan ondel-ondel sebagai salah satu dari delapan ikon Betawi. Delapan ikon Budaya Betawi tersebut adalah Ondel-ondel, Kembang Kelapa, Ornamen Gigi Balang, Baju Sadariah, Kebaya Kerancang, Batik Betawi, Kerak Telor, dan Bir Pletok.

Nah, Monumen Ondel-ondel itu berada di Bundaran Kemayoran, tepatnya Jl Benyamin Suaeb. Monumen itu menjadi landmark khas budaya Betawi.


So, jika sedang melewati Jalan Benyamin Suaeb arah selatan, traveler akan disambut oleh patung sepasang ondel-ondel raksasa yang berdiri megah. Dengan tinggi total 13 meter dan berat 1.5 ton ondel-ondel ini dinobatkan sebagai ondel-ondel terbesar di Indonesia oleh MURI.

Di sekeliling patung raksasa ini, terdapat taman kecil yang tertata rapi dengan lebar kurang lebih 2.5 meter yang membuat patung raksasa ini semakin menawan.

Monumen itu juga menjadi tempat persinggahan yang nyaman bagi warga sekitar untuk bersantai, melepas penat, atau sekadar bercengkerama bersama keluarga.

Suasana taman semakin hidup dengan kehadiran anak-anak yang bermain riang, menjadikan Monumen Ondel-Ondel Kemayoran bukan hanya ikon budaya, tetapi juga ruang publik kecil yang terbuka bagi semua kalangan.

Yati, salah satu warga lokal, mengatakan sering membawa anak-anaknya jalan sore ke Monumen Ondel-ondel. Baginya itu adalah salah satu spot yang disukai anak-anaknya untuk menghabiskan waktu di sore hari.

“Ke sini mah beberapa kali sih soalnya rumah deket, biasanya sore sambil nyuapin anak-anak gini. Mereka seneng di sini, paling kudu ati-ati soalnya banyak mobil motor lewat,” kata Yati.

Pemandangan Monumen Ondel-ondel Kemayoran justru memukau dengan kontrasnya gedung-gedung tinggi di sekitarnya. Perpaduan unik antara tradisi dan modernitas itu menghadirkan suasana yang istimewa, yang menunjukkan kearifan lokal budaya Betawi berpadu harmonis dengan gemerlapnya kemajuan kota metropolitan.

Diresmikan sejak 17 Januari 2014 oleh Direktur Utama Mayjen TNI (Purn) TABRIE, Monumen Ondel-ondel Kemayoran juga menjadi bentuk kepedulian masyarakat kemayoran terkait pelestarian budaya betawi.

Monumen itu berdiri sebagai bagian dari pelestarian budaya Betawi atas prakarsa Pusat Pengelolaan Komplek Kemayoran. Meskipun menampilkan ikon budaya khas Betawi, monumen ini justru dibuat di Bantul, Yogyakarta.

Dalam waktu empat bulan, Hidayat sebagai pembuatnya berhasil menciptakan patung raksasa dengan bobot hampir 2 ton itu. Dalam pembuatannya, budayawan betawi Ridwan Saidi juga turut memberikan saran teknis terkait monumen ondel-ondel tersebut.

(fem/fem)



Sumber : travel.detik.com

Sediakan Makan-Tempat Tidur Gratis buat Semua Umat



Surabaya

Masjid di Surabaya ini viral karena menyediakan makanan, minuman hangat dan dingin, hingga tempat tidur gratis buat semua umat. Penasaran di mana lokasinya?

Jika traveler melintasi Jalan Kalikepiting No 111, Pacar Kembang, Surabaya, ada sebuah ruko dengan neon box bertuliskan Masjid Pemuda Konsulat. Ya, di situ lah masjid viral ini berada.

Tempatnya cukup kecil untuk sebuah masjid. Bahkan di bagian depannya, ada banner yang bertuliskan masjid ini hanya mampu menampung 150 jemaah saja.


“Dulunya, ini kantor dan kos-kosan. Bawahnya kantor Konsulat Filipina dan atasnya kos-kosan. Makanya masjid ini dinamakan Masjid Konsulat,” kata Pengurus Masjid Konsulat Pemuda, Ramadhan Surohadi, Minggu (9/6/2024).

Begitu menginjakkan kaki di serambinya, seorang marbot masjid menyambut dengan ramah. Pada sisi kanannya, ada kulkas showcase dan beberapa tumpuk kardus berisi air mineral, serta beberapa toples aneka jajanan.

Semua itu bisa dinikmati secara gratis. Bahkan, kami sempat ditawari minuman hangat oleh marbot Masjid Pemuda Konsulat.

“Mau kopi atau teh, Mas?” tawar sang marbot masjid.

Memasuki bagian dalam masjid, suasana sejuk dari pendingin ruangan sangat terasa. Terlihat beberapa rak buku yang diisi Al-Qur’an dan berbagai macam buku agama, serta minyak wangi yang bisa dipakai jemaah.

Masjid Konsulat Pemuda SurabayaMasjid Konsulat Pemuda Surabaya Foto: Ardian Dwi Kurnia/detikJatim

Ruangannya tak terlalu besar namun cukup panjang. Hanya ada tiga saf untuk makmum dan sebuah tempat imam dengan mimbar. Pada bagian ujung, terdapat sekat untuk jemaah perempuan.

Masjid Pemuda Konsulat ini terasa tak pernah sepi. Selain ada berbagai aktivitas keagamaan di bagian dalam, suara tawa anak-anak pun terdengar lepas di sisi luar masjid.

Tak hanya sebagai sarana ibadah, masjid ini juga dibuka setiap saat untuk masyarakat. Marbot dan santri selalu sigap membantu kebutuhan mereka.

“Masjid ini siap untuk melayani masyarakat. Bagaimana caranya salat tepat waktu, ada yang azan, iqamah, tempatnya bersih, siap untuk sujud, sarana prasarananya ada,” terang pria yang akrab disapa Rama itu.

Tak hanya itu, masjid ini juga menyediakan matras empuk dan nyaman untuk para jemaah yang akan beristirahat. Jika ingin mandi, ada kamar mandi lengkap dengan sabun dan sampo yang bisa digunakan.

“Kita juga terbuka 24 jam jika ada yang ingin datang untuk istirahat. Bahkan kalau ada yang mau mandi, silakan saja, sangat diperbolehkan,” tambahnya.

Sediakan Ratusan Porsi Makanan Gratis

Masjid Konsulat Pemuda juga menyediakan ratusan porsi makanan gratis. Tak hanya bagi masyarakat sekitar dan jemaah masjid, siapapun boleh mampir untuk mengisi perut mereka.

“Setiap Senin sampai Sabtu, kami menyediakan setidaknya 160 porsi makanan. Kalau Ahad (Minggu) libur supaya teman-teman bisa beristirahat,” tutur Rama.

Semua orang bisa makan gratis di Masjid Pemuda Konsulat SurabayaSemua orang bisa makan gratis di Masjid Pemuda Konsulat Surabaya Foto: Ardian Dwi Kurnia/detikJatim

Selain masyarakat dan para pendatang dengan berbagai keperluan, ada pula santri yang menghuni masjid ini. Lantai dua masjid yang semula difungsikan sebagai indekos, kini menjadi tempat tinggal puluhan santri.

“Ada (santri) yang masih bersekolah di sekitar sini, di sela-sela sekolahnya fokus mengaji dan membantu kegiatan masjid. Untuk yang profesional, mereka sudah selesai SMA dan kuliah,” ujar Rama.

“Ada (santri) yang lulusan Jepang, ada yang lagi ambil S2 santri-santri itu. Ada yang memang ingin belajar manajemen masjid, ingin saat pulang nanti bisa menduplikasi di daerahnya. Ada juga yang memang mau khidmat di sini,” sambungnya.

Berbagai fasilitas disediakan pengelola masjid untuk puluhan santri ini. Hal ini dimaksudkan agar mereka dapat totalitas merawat masjid.

“Mereka kita siapkan tempat tidurnya, kebutuhan sehari-harinya, dan setiap bulannya kita kasih hadiah. Harapannya, mereka di sini fokus 100% profesional mengurus masjid,” ungkap Rama.

“Total (pengurus masjid) sampai yang masak segala macam ada 23. Tapi yang menginap di sini, termasuk pengasuh sama istri anaknya, ada 16,” pungkasnya.

——-

Artikel ini telah naik di detikJatim.

(wsw/wsw)



Sumber : travel.detik.com

10 Destinasi Liburan untuk Cuti Bersama Idul Adha 2024 di Sekitar Jakarta


Jakarta

Pemerintah telah menetapkan jadwal cuti bersama Idul Adha pada tanggal 18 Juni 2024. Ini berarti, ada long weekend dari Sabtu, 15 Juni hingga Selasa, 18 Juni 2024.

Tak heran jika banyak yang berencana memanfaatkan long weekend ini untuk liburan, baik di dalam dan di luar Jakarta. Jika detikers tidak berencana pergi ke luar kota, masih banyak tempat di Jakarta yang bisa jadi destinasi liburan selama long weekend, lho.

Yuk, simak rekomendasi destinasi liburan di Jakarta, mulai dari tempat berwisata kuliner hingga tempat bermain yang menarik. Siapa tahu bisa jadi ide destinasi wisatamu saat cuti bersama Idul Adha yang akan datang.


Destinasi Liburan di Jakarta untuk Cuti Bersama

Berikut adalah rekomendasi destinasi wisata di Jakarta berikut bisa jadi acuanmu untuk merencanakan liburan Idul Adha 2024 versi detikTravel:

1. Ancol

Warga menikmati liburan jelang pergantian tahun di pantai Ancol, Jakarta. Ancol menjadi salah satu tempat wisata alternatif bagi warga Ibukota yang akan menikmati malam pergantian tahun.Potret warga yang menikmati liburan di pantai Ancol, Jakarta. (Rachman Haryanto/detikcom)

Destinasi liburan pertama yang bisa jadi pilihan adalah Ancol yang terletak di Jakarta Utara. Buka setiap hari dari jam 06.00 sampai 24.00, Ancol jadi tempat bermain yang cocok untuk sekeluarga.

Berdasarkan situs resminya, tiket masuk ke Ancol adalah Rp 30.000 per orang. Jika kamu membawa mobil, terdapat tiket kendaraan seharga Rp 30.000. Bagi pengendara motor, kamu harus membayar tiket Rp 20.000.

Untuk merayakan hari ulang tahun Jakarta, pengunjung bisa masuk Ancol secara gratis dari pukul 17.00 hingga 23.00, lho. Menurut akun Instagram resminya, promo ini berlaku dari tanggal 1 sampai 21 Juni 2024, jadi masih bertepatan dengan liburan panjang Idul Adha. Tentunya, kamu harus reservasi dulu, ya.

2. Jakarta Aquarium & Safari

Pengunjung beraktivitas di Jakarta Aquarium & Safari, Jakarta, Sabtu (25/5/2024).Pengunjung beraktivitas di Jakarta Aquarium & Safari, Jakarta, Sabtu (25/5/2024). (Rifkianto Nugroho/detikcom)

Jakarta Aquarium & Safari adalah akuarium indoor terbesar di Indonesia. Letaknya di dalam Neo Soho, tepatnya di Podomoro City Floor LG 101 – LGM 101 Jalan S. Parman Kav 28, Jakarta Barat. Jadi, setelah dari akuarium, detikers masih bisa berkeliling mal Neo Soho yang luas.

Di sini, pengunjung bisa melihat atraksi hewan, berinteraksi langsung dengan hewan, diving, sampai makan di restoran sambil melihat-lihat penguin yang lucu.

Menurut situs resminya, Jakarta Aquarium & Safari beroperasi dari jam 10.00 hingga 21.00. Harga tiket dimulai dari Rp 122.500 untuk anak-anak dan Rp 156.800 untuk orang dewasa. Harga tiket ini bisa berubah tergantung hari kunjungan dan aktivitas yang bisa kamu lakukan.

3. Pondok Indah Waterpark

Pondok Indah WaterparkPondok Indah Waterpark (dok. Pondok Indah Waterpark)

Bagi yang suka bermain air, Pondok Indah Waterpark bisa jadi destinasi wisata pilihan untuk cuti bersama Idul Adha mendatang. Letaknya di Jalan Metro Pondok Indah, RT.1/RW.16, Pondok Pinang, Jakarta Selatan.

Di sini, ada berbagai jenis kolam dan seluncuran yang bisa kamu nikmati bersama keluarga atau teman-teman.

Menurut akun Instagram resminya, Pondok Indah Waterpark beroperasi dari jam 06.00 sampai 21.00 dari hari Senin sampai Jumat dan dari jam 06.00 sampai 18.00 untuk hari Sabtu dan Minggu.

Harga tiket masuk dimulai dari Rp 110.000 untuk hari kerja dan Rp 200.000 untuk weekend.

4. Pantjoran Chinatown

Sejumlah warga beraktivitas di Chinatown Pantjoran, Jakarta, Kamis (24/12/2020). Tempat makan di lahan reklamasi itu menggunakan konsep chinatown.Sejumlah pengunjung di Chinatown Pantjoran, Jakarta. (Rifkianto Nugroho/detikcom)

Selain menikmati berbagai tempat bermain, kamu bisa menghabiskan waktu liburan dengan berwisata kuliner, salah satunya di Pantjoran Chinatown di Golf Island PIK (Pantai Indah Kapuk).

Pantjoran Chinatown adalah kawasan kuliner nuansa Tionghoa. Di hari-hari tertentu, pengunjung juga bisa menikmati Chinese live music, lho.

Perlu diperhatikan, Pantjoran Chinatown memiliki berbagai tenant makanan dari yang halal sampai non-halal, ya. Menurut akun Instagram resminya, kawasan kuliner ini beroperasi dari jam 07.00 hingga 23.00.

5. Blok M

taman Literasi Blok M atau Taman Literasi Martha Christina TiahahuTaman Literasi Blok M (Taman Literasi Martha Christina Tiahahu) yang jadi salah satu spot terkenal di Blok M. (Weka Kanaka/detikcom)

Blok M bisa jadi destinasi liburan bagi kamu yang suka berwisata kuliner dan berbelanja. Di sini terdapat berbagai restoran dan tempat-tempat makan yang memanjakan lidah.

Tak hanya puas berwisata kuliner, detikers bisa mengunjungi berbagai pusat perbelanjaan di kawasan Blok M, mulai dari Blok M Square hingga Plaza Blok M.

Ada juga M Bloc Space yang bisa jadi tempat nongkrong kece bagi anak-anak muda. Di sini kerap diadakan berbagai event, lho.

Blok M berlokasi di Jakarta Selatan dan mudah dicapai menggunakan Transjakarta maupun MRT.

6. Monas

Monas pada saat libur lebaran, Minggu (14/4/2024).Suasana Monas pada saat momen libur. (Brigitta Belia/detikcom)

Detikers juga bisa menjadikan Monas sebagai destinasi wisata untuk libur panjang mendatang. Berlokasi di Jakarta Pusat, kamu bisa masuk ke museumnya dan bahkan sampai ke puncak tugu Monas dengan harga yang cukup terjangkau.

Menurut akun Instagram resminya, harga tiket museum adalah Rp 8000 untuk orang dewasa, Rp 5000 untuk mahasiswa, dan Rp 3000 untuk anak-anak.

Sementara jika ingin naik sampai ke puncak tugu Monas, orang dewasa perlu membayar harga tiket Rp 24.000. Bagi mahasiswa, harga tiketnya Rp 13.000 dan bagi anak-anak, tiket dijual seharga Rp 6000.

Monas buka setiap hari kecuali hari Senin. Kawasan Monas buka dari jam 06.00 sampai 16.00, sementara tugu Monas buka dari jam 08.00 sampai 16.00.

7. Taman Margasatwa Ragunan

Taman Margasatwa Ragunan (TMR), Jakarta, menjadi tempat wisata favorit warga Jakarta dan sekitarnya. TMR dipadati pengunjung saat libur Waisak hari ini.Taman Margasatwa Ragunan (TMR), Jakarta, menjadi tempat wisata favorit warga Jakarta dan sekitarnya. (Andhika Prasetia/detikcom)

Rekomendasi destinasi wisata selanjutnya adalah Taman Margasatwa Ragunan yang berlokasi di Jalan Harsono RM. No. 1, Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Menurut situs resminya, terdapat lebih dari 2000 spesies fauna di kebun binatang ini. Taman seluas 147 hektar ini ditumbuhi lebih dari 20.000 pohon sehingga lingkungannya sejuk dan nyaman.

Tarif masuk ke kebun binatang ini adalah Rp 3000 per orang untuk anak-anak dan Rp 4000 per orang untuk orang dewasa. Taman Margasatwa beroperasi setiap hari kecuali hari Senin, dari jam 07.00 sampai 16.00.

8. Tebet Eco Park

Suasana Tebet Eco Park (Taufiq/detikcom)Suasana Tebet Eco Park. (Taufiq/detikcom)

Selanjutnya, bagi kamu yang mencari udara segar di tengah hiruk pikuk kota Jakarta, Tebet Eco Park bisa jadi destinasi wisata pilihan. Lokasinya di Jalan Tebet Barat Raya, RT.1/RW.10, Jakarta Selatan.

Di sini kamu bisa jogging, yoga, atau sekadar duduk santai dikelilingi pepohonan yang rindang. Di Tebet Eco Park juga terdapat fasilitas bermain anak, sehingga tempat ini cocok dijadikan destinasi liburan keluarga.

Menurut situs resminya, Tebet Eco Park buka setiap hari dalam 2 sesi. Sesi pertama dari pukul 06.00 sampai 11.00, lalu sesi kedua dari pukul 13.00 sampai 18.00.

9. Como Park

Suasana pengunjung dan anjing pelaharaannya di Como Park.Suasana pengunjung dan anjing pelaharaannya di Como Park. (dok. Instagram @comopark998)

Bagi pemelihara anjing, mungkin sulit untuk mencari destinasi wisata yang membolehkan membawa anjing peliharaan. Jangan khawatir, Como Park bisa jadi alternatif destinasi wisata.

Como Park beralamat di Jalan Kemang Timur No.15 998, RT.1/RW.3, Bangka, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan. Selain taman bermain khusus anjing, terdapat berbagai tenant F&B yang menarik.

Como Park beroperasi dari pukul 08.00 hingga 20.00.

10. Taman Ismail Marzuki

Taman Ismail Marzuki, Jakarta, mulai dibuka secara bertahap. Salah satunya Gedung Panjang, yang kini tengah menggelar pameran Pameran Arsip koleksi Dewan Kesenian Jakarta.Pameran Arsip koleksi Dewan Kesenian Jakarta di Taman Ismail Marzuki. (Agung Pambudhy/detikcom)

Rekomendasi destinasi liburan yang terakhir adalah Taman Ismail Marzuki yang berlokasi di Jalan Cikini Raya No. 73, RT.8/RW.2, Cikini, Menteng, Jakarta Pusat.

Di sini terdapat planetarium, teater halaman, sampai perpustakaan bagi kamu yang suka membaca. Menurut akun Instagramnya, masuk ke sini gratis dan tanpa perlu reservasi.

Taman Ismail Marzuki dibuka setiap hari dari pukul 09.00 hingga 20.00.

Itu dia beberapa rekomendasi destinasi wisata sekitar Jakarta yang bisa kamu kunjungi pada liburan cuti bersama nanti. Detikers tertarik mengunjungi yang mana?

(khq/khq)



Sumber : travel.detik.com

16 Wisata Solo Terbaik, Sensasi Seru Jelajah Budaya-Kuliner dengan Keluarga


Jakarta

Wisata Solo terkenal dengan destinasi budaya Jawa yang sangat kental. Namun tahukah kamu jika kota ini menyimpan banyak objek wisata menarik lainnya?

Selain objek wisata sejarah dan edukasi yang lengkap, ternyata Kota Solo mempunyai wisata kuliner dan religi. Berlibur disini disebut sebagai wisata lengkap dan hemat karena biayanya yang murah bahkan beberapa juga gratis.

Berikut rekomendasi wisata Solo dan sekitarnya yang wajib dikunjungi bareng keluarga dikutip dari laman Pariwisata Kota Solo dan laman media sosial tiap destinasi liburan.


Wisata Budaya di Kota Solo dan Sekitarnya

Bagi detikers dan keluarga yang memilih jelajah budaya kota Solo, spot wisata berikut bisa jadi pilihan:

1. Puro Mangkunegaran

Pura Mangkunegaran adalah wisata favorit turis mancanegara karena sejarah dan budayanya. Terdapat koleksi benda bersejarah sejak tahun 1926 mulai dari topeng, perhiasan, wayang, alat musik, dan buku lama era Majapahit dan Mataram yang tersimpan di museum serta Rekso Pustoko Perpustakaan. Wisatawan juga bisa menikmati suguhan latihan tari Gaya Karawitan setiap Rabu dan karawitan setiap hari Sabtu.

Destinasi terbaru yang tidak boleh dilewatkan adalah pengalaman makan dengan nuansa kerajaan Jawa di Pracima Tuin. Pengunjung akan dimanjakan dengan menu yang telah diuji coba oleh KGPAA Mangkunegoro X dengan pemandangan air mancur, taman, dan kolam dengan arsitektur khas Puro Mangkunegaran.

Lokasi:

  • Jl. Ronggowarsito, Keprabon, Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta, Jawa Tengah.

Jam Operasional:

a. Puro Mangkunegaran

  • Senin-Jumat: 08.30-14.00 WIB
  • Sabtu-Minggu: 09.00-13.00 WIB

b. Pracima Tuin

  • Setiap Hari: 10.00-21.00 WIB (4 sesi di 10.00 WIB, 12.00 WIB, 14.30 WIB, dan 19.00 WIB)

Harga Tiket:

  • Wisatawan lokal: Rp 20.000/ orang
  • Wisatawan mancanegara: Rp 40.000/ orang
  • Restoran Pracima Tuin: minimal memesan Rp 100.000 dengan reservasi di Instagram @pracima.mn.

2. Keraton Surakarta Hadiningrat

Keraton Kasunanan Surakarta ini adalah pengganti Keraton Kartasura yang porak poranda di tahun 1743 akibat Geger Pecinan. Keraton Surakarta Hadiningrat didirikan tahun 1744 oleh Susuhunan Pakubuwana II dan masih berfungsi sebagai tempat tinggal Sri Sunan hingga sekarang.

Bangunannya didominasi warna biru dan putih khas sentuhan istana tradisional Jawa. Pengunjung dapat melihat koleksi zaman dahulu berupa pusaka, gamelan, kereta kencana hingga pemberian raja Eropa di museumnya. Setiap malam 1 Suro terdapat arakan Kebo Bule oleh Kyai Slamet ke seluruh Kota Solo lengkap dengan ritual pembersihan pusaka.

Lokasi:

  • Jl. Kamandungan, Baluwarti, Kecamatan Ps. Kliwon, Kota Surakarta, Jawa Tengah.

Jam Operasional:

  • Senin-Jumat: 09.00-14.00 WIB
  • Sabtu-Minggu: 09.00-16.00 WIB

Harga Tiket:

  • Wisatawan lokal: Rp 10.000
  • Wisatawan mancanegara: Rp 15.000
  • Membawa kamera profesional: Rp 3.500.

3. Kampung Batik Kauman Solo

Kampung Batik Kauman Solo menjadi destinasi lengkap untuk mengenal dan melestarikan budaya Jawa. Terdapat spot estetik di sepanjang jalan desa yang dapat diabadikan saat tour kampung di pagi hari. Pengunjung dapat mengikuti workshop membatik dan melihat pameran batik karya 30 pengrajin disini.

Tersedia rumah batik, galeri batik, dan museum koleksi batik yang berpatokan pada motif keraton. Pengunjung juga bisa membeli oleh-oleh di toko suvenir, toko buku, dan kerajinan tangan lainnya yang hanya bisa dibeli dengan uang tunai.

  • Lokasi: Jalan Wijaya Kusuma no 17 Kampung Batik Kauman, Surakarta.
  • Jam Operasional: Setiap hari (08.00-18.00 WIB)
  • Harga Tiket: gratis

4. Ndalem Hardjonegaran

Ndalem Hardjonegaran adalah kediaman Kanjeng Raden Tumenggung (KRT) Hardjonegaran atau Go Tik Swan. Rumah ini menjadi cagar budaya yang menyimpan 45 arca zaman Borobudur dari abad 8-15 yang didesain oleh presiden Soekarno.

Rumah ini dialihfungsikan sebagai rumah produksi batik dan galeri benda budaya koleksi Hardjonegaran. Batik disini adalah gabungan teknik batik Solo Jogja dari Sogan dan Pesisir. Sang Pemilik dari keturunan Tionghoa berhasil mendapatkan Satya Lencana Pejuang Budaya dan berperan juga dalam menghidupkan pembuatan keris di Indonesia.

  • Lokasi: Jl.Yos Sudarso no 176, Surakarta.
  • Jam Operasional: Setiap hari (09.00-18.00 WIB)
  • Harga Tiket: Gratis dengan reservasi lewat WhatsApp 0878-3605-0077 (KRRA. H. Hardjosuwarno).

5. Ndalem Djojokoesoeman

Destinasi baru di Kota Solo ini adalah cagar budaya untuk menikmati arsitektur Jawa dan koleksi zaman kerajaan. Ndalem Djojokoesoeman ditujukan untuk kunjungan wisatawan lokal maupun mancanegara.

Uniknya pada beberapa hari tertentu, pengunjung dapat memainkan gamelan guna melestarikan budaya Jawa. Bangunan ini memiliki nilai sejarah perkembangan Surakarta di masa Kerajaan Mataram Islam yang bisa disewa untuk pre wedding atau acara umum lainnya.

  • Lokasi: Jalan Gajahan, Gajahan, Pasar Kliwon, Surakarta, Jawa Tengah
  • Jam Operasional: Setiap hari (08.00-16.00 WIB)
  • Harga Tiket: Gratis kecuali untuk acara pre wedding atau keperluan komersial lainnya.

Wisata Sejarah

Kota Solo dikenal dengan sejarah panjang dengan jejaknya yang masih terjaga dengan baik. Bagi pengunjung yang ingin mengetahui atau mengenang kembali sejarah Solo, destinasi berikut bisa menjadi pilihan:

1. Benteng Vastenburg Solo

Benteng Vastenburg memiliki peranan penting bagi Belanda dalam mengawasi pergerakan di Keraton Surakarta. Terdapat parit di sekeliling benteng lengkap dengan jembatan di pintu depan dan belakang sebagai perlindungan wilayah.

Di sekitarnya masih terdapat puing bangunan pemukiman Eropa yang dominan dengan warna putih. Keberadaan barak dan bastion di sudut benteng menambah estetika ketika tertangkap di kamera. Selain sebagai spot foto yang estetik, Benteng Vastenburg juga digunakan untuk tempat upacara beberapa hari besar.

  • Lokasi: Kedung Lumbu, Pasar Kliwon, Surakarta, Jawa Tengah
  • Jam Operasional: Setiap hari selama 24 jam
  • Harga Tiket: Gratis.

2. De Tjolomadoe

De Tjolomadoe adalah kompleks pabrik gula tua yang saat ini digunakan sebagai objek wisata bersejarah dan pusat konvensi di Solo. Bangunannya telah ada sejak tahun 1861 dengan revitalisasi dan berhasil dibuka untuk umum tahun 2018.

Objek wisata ini terdiri dari museum, aula konser Tjolomadoe, aula serbaguna Sarkara, restoran, dan toko suvenir. Pengunjung dapat menjelajah waktu di masa Eropa melalui mesin-mesin jadul untuk produksi gula lengkap dengan bangunan vintage yang estetik.

Lokasi:

  • Jalan Adi Sucipto No. 1 Malangjiwan, Colomadu, Karanganyar, Jawa Tengah.

Jam Operasional:

a. Besali Cafe

  • Selasa-Minggu: 09.00-14.00 WIB
  • Museum De Tjolomadoe: Selasa-Kamis: 10.00-17.00 WIB dan Jumat-Minggu: 10.00-17.00 WIB

Harga Tiket: Museum Rp 40.000.

3. Gedung Djoeang 45

Gedung Djoeang 45 adalah bangunan penuh perjuangan dalam merebut kemerdekaan RI tahun 1945. Pemerintah Hindia Belanda membangunnya di tahun 1876-1880 untuk kebutuhan kantin VIP tentara Belanda (cantienstraat). Gedung ini juga digunakan untuk klinik tentara Belanda sebelum direbut oleh Jepang.

Setelah merdeka, Gedung Djoeang 45 sempat dijadikan sebagai pusat kegiatan kemanusiaan, fasilitas pendidikan, dan markas militer Brigade Infanteri 6. Namun saat ini, bangunan tersebut digunakan untuk cagar budaya yang memiliki Monumen Laskar Putri Surakarta sebagai penanda keikutsertaan kaum wanita. Wisata Solo ini menyimpan banyak spot instagrammable yang cocok dipajang di media sosial.

Lokasi:

  • Jl. Kapten Mulyadi No.113, Kedung Lumbu, Kecamatan Ps. Kliwon, Kota Surakarta.

Jam Operasional:

  • Gedung Djoeang 45: 17.00-00.00 WIB
  • Kantinestraat_ : Sabtu-Kamis (12.00-21.00 WIB) dan Jumat (14.00-21.00 WIB)
  • Gelatokusolo_ : Setiap hari (10.00-22.00 WIB)
  • Bobakusolo_ : Selasa-Minggu (13.00-21.00 WIB)

Harga Tiket: Rp 15.000.

Wisata Edukasi dan Instagramable Keluarga

Tentunya bagi detikers yang ingin memperkaya wawasan atau memori bersama keluarga, Solo menyediakan pilihan tempat wisata sebagai berikut:

1. Solo Safari

Kebun binatang ini adalah revitalisasi dari Taman Satwa Taru Jurug yang berdiri diatas lahan seluas 13,9 hektar. Anak-anak dapat memberi makan hewan jinak dan mendapatkan wawasan tentang hewan liar lainnya.

Wisatawan juga bisa berinteraksi langsung dengan hewan seperti berfoto atau menunggang kuda. Koleksi hewan endemik Indonesia terbilang sangat lengkap mulai dari hewan air, unggas, hingga mamalia raksasa dirawat dengan baik disini.

Lokasi:

  • Jl. Ir. Sutami No.109, Jebres, Kecamatan Jebres, Kota Surakarta

Jam Operasional:

  • Senin-Jumat: 08.30-16.30 WIB
  • Sabtu-Minggu dan Hari Besar: 08.00-16.30 WIB

Harga Tiket:

a. Weekday Tiket Reguler

  • Anak-anak (di bawah 2 tahun): gratis
  • Anak-anak (2-6 tahun): Rp 45.000
  • Dewasa: Rp 55.000

b. Weekday Tiket Premium

  • Anak-anak (di bawah 2 tahun): gratis
  • Anak-anak (2-6 tahun): Rp 65.000
  • Dewasa: Rp 90.000

c. Weekend Tiket Reguler

  • Anak-anak (di bawah 2 tahun): gratis
  • Anak-anak (2-6 tahun): Rp 60.000
  • Dewasa: Rp 75.000

d. Weekend Tiket Premium

  • Anak-anak (di bawah 2 tahun): gratis
  • Anak-anak (2-6 tahun): Rp 80.000
  • Dewasa: Rp 110.000.

2. Cepogo Cheese Park

Destinasi ini terletak diantara Gunung Merapi dan Merbabu yang menyediakan paket wisata edukasi dan kuliner untuk keluarga. Anak-anak dapat menikmati serunya membuat keju, melihat susu perah, dan mencoba menyusui anak sapi.

Tersedia kebun binatang mini dan berbagai spot estetik yang cocok bagi orang tua sembari menunggu anak beraktivitas. Tidak hanya itu, terdapat persewaan ATV dan wahana play ground yang dapat melatih ketangkasan anak.

Lokasi:

  • Cepogo Cheese Park, Dusun II, Genting, Kec. Cepogo, Boyolali, Jawa Tengah

Jam Operasional:

a. Senin-Jumat

  • Wisata: 08.00-18.00 WIB
  • Toko suvenir: 09.00-18.00 WIB
  • Restoran: 10.00-18.00 WIB

b. Sabtu-Minggu

  • Wisata: 08.00-18.00 WIB
  • Toko suvenir:08.00-19.00 WIB
  • Restoran: 09.00-18.00 WIB

Harga Tiket:

a. Weekday

  • Cheese Park: Rp 20.000
  • De Windmills: Rp 20.000
  • Paket 2 Wahana: Rp 35.000

b. Weekend

  • Cheese Park: Rp 25.000
  • De Windmills: Rp 25.000
  • Paket 2 Wahana: Rp 40.000
  • Deposit: Rp 10.000/orang.

3. Wahana Soko Alas

Wahana Soko Alas adalah galeri seni kerajinan kayu dengan spot yang sangat instagrammable. Wisata Solo ini memiliki embung, taman, dan resto Joglo yang siap merefresh pikiran saat liburan.

Wisatawan dapat berenang dengan latar pemandangan indah khas pegunungan. Tersedia gazebo di beberapa titik untuk duduk santai yang berada di dekat kolam ikan.

Lokasi: Jl. Delanggu-Polanharjo, Area Kebun/Swah, Ponggok, Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten

Jam Operasional:

  • Senin-Jumat: 09.00-17.00 WIB
  • Sabtu-Minggu: 08.00-18.00 WIB

Harga Tiket: Rp 10.000/ orang

Wisata Kuliner dan Belanja

Nah, rekomendasi berikut cocok buat detikers dan keluarga yang ingin makan-makan dan shopping barang-barang lucu di Solo.

1. Pasar Gede Hardjonagoro Solo

Pasar ini adalah pusat kuliner dan jajanan tradisional yang telah berdiri sejak tahun 1927. Pasar Gede menjadi salah satu pasar tertua di Solo yang tidak jauh dari Keraton Kasunanan Surakarta.

Berbagai kuliner legendaris Solo mulai dari gempol pleret, tahok, cabuk rambak, hingga es dawet ada disini. Wisatawan juga bisa membeli oleh-oleh dan kerajinan lainnya disini.

  • Lokasi: Jl. Jend. Urip Sumoharjo, Sudiroprajan, Kecamatan Jebres, Kota Surakarta
  • Jam Operasional: Setiap hari 24 jam
  • Harga Tiket: Gratis.

2. Pasar Antik Triwindu

Sesuai dengan namanya, Pasar Antik Triwindu menawarkan berbagai koleksi barang antik seperti guci, keramik, lampu antik, topeng, hingga uang kuno era 1800-an. Lokasinya terbilang strategis karena berada di tengah kota Solo dekat Candi Mangkunegaran.

Pasar ini sendiri dibangun untuk merayakan kenaikan tahta Adipati Sri Mangkunegara VII ke-24 yang disebut tiga windu (triwindu). Gen Z berbondong-bondong kesini untuk melakukan thrift kebaya untuk melengkapi outfit estetik saat di wisata budaya Solo.

  • Lokasi: Jl. Diponegoro, Keprabon, Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta, Jawa Tengah
  • Jam Operasional: Setiap hari jam 09.00-16.00 WIB
  • Harga Tiket: Gratis kecuali untuk pre wedding dikenakan sewa Rp 125.000 per 2 jam.

Wisata Alam dan Religi

Tentunya, Solo menyediakan beberapa lokasi bagi wisatawan yang memenuhi kebutuhan rohaninya. Lokasi wisata tentu dilengkapi berbagai fasilitas untuk memenuhi kebutuhan wisatawan.

1. Kemuning Sky Hills

Kemuning Sky Hills menjadi daya tarik wisata Solo untuk menikmati pemandangan teh yang sejuk. Terdapat jembatan kaca di atas kebun teh sepanjang 65 meter dan tinggi 60 meter yang estetik untuk diabadikan.

Tidak hanya itu, wisatawan juga dapat menjelajahi bukit teletubbies yang berada di area tersebut. Beberapa aktivitas mengasyikkan lain yang bisa dilakukan seperti menaiki Jeep, ATV, paralayang, flying fox, dan giant swing.

Lokasi:

  • Jl. Karangpandan-Ngargoyoso, Sumbersari, Kemuning, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar.

Jam Operasional:

  • Setiap hari 09.00-18.30 WIB

Harga Tiket:

  • Tiket Masuk: Rp 10.000
  • Lewat Jembatan: Rp 30.000

2. Masjid Syeikh Zayed Solo

Masjid Raya Syeikh Zayed Solo adalah ikon baru wisata religi yang mirip seperti Masjid Sheikh Zayed Grand di Abu Dhabi. Fakta uniknya, masjid ini adalah hibah dari Sheikh Mohammed bin Zayed Al Nahyan, putra mahkota UEA kepada presiden Joko Widodo.

Keindahan masjid tampak semakin megah ketika di malam hari dengan detail lampu biru di setiap kubah. Masjid Syeikh Zayed Solo dapat menampung 10.000 jamaah dengan berdiri di tanah seluas 8.000 meter persegi. Selain itu, terdapat wisata religi muslim lainnya seperti Masjid Agung Keraton Solo, Makam Ki Gede Sala, dan Makan Raden Ngabehi Yosodipuro.

  • Lokasi: Jl. Surya IV, Jebres, Kecamatan Jebres, Kota Surakarta, Jawa Tengah
  • Jam Operasional: Setiap hari (04.00-21.00 WIB)
  • Harga Tiket: Gratis.

3. Candi Putih

Candi putih adalah kompleks Vihara Dhamma Sundara yang memiliki bangunan estetik dengan atap limasan. Di gerbang utama, wisatawan akan disambut dengan patung sepasang singa hitam di kanan dan kiri.

Sebagai tempat ibadah yang aktif digunakan saat ini, tersimpan berbagai Arca Buddha, stupa, dan patung Sang Pendiri, Sundara Husea. Uniknya kompleks candi putih memiliki arsitektur yang mirip seperti bangunan di Thailand.

  • Lokasi: Jl.Ir.H.Juanda Nomor 223B, Pucangsawit, Jebres
  • Jam Operasional: Setiap hari (07.00-17.00 WIB)
  • Harga Tiket: Gratis.

Selain rekomendasi wisata Solo untuk liburan keluarga yang murah dan lengkap ini, tentu masih banyak lokasi lain untuk menghabiskan masa libur. Sebelum liburan pastikan telah update informasi terbaru tentang tujuan wisata, misal harga tiket dan rute, sehingga liburan bisa makin nyaman serta menyenangkan.

(row/fem)



Sumber : travel.detik.com

10 Wisata Gunung Bromo yang Bisa Dikunjungi saat Libur Idul Adha


Jakarta

Gunung Bromo di Jawa Timur termasuk tempat wisata pilihan yang dapat dikunjungi, terlebih saat libur panjang seperti waktu libur Idul Adha nanti. Di sana, ada sejumlah destinasi wisata menarik yang patut dikunjungi.

Gunung Bromo masuk ke dalam area Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) dan menjadi satu-satunya gunung berapi aktif di sana. Wisatawan bisa menyaksikan panorama matahari terbit (sunrise) dari berbagai spot yang ada hingga melakukan aktivitas seperti menunggangi kuda dan naik mobil jip.

Penasaran? Temukan rekomendasi objek wisata Gunung Bromo yang bisa dikunjungi saat libur Idul Adha 2024 pada uraian di bawah.


Rekomendasi Objek Wisata Gunung Bromo

Berdasarkan catatan detikcom, berikut objek wisata di Gunung Bromo yang patut dikunjungi wisatawan.

1. Penanjakan 1

Penanjakan Bromo 1Panorama Gunung Bromo dari Penanjakan 1. (Faiq Azmi/detikcom)

Kalau ingin menyaksikan matahari terbit, Penanjakan 1 bisa jadi spot pilihan. Lokasi ini merupakan titik tertinggi di antara lainnya yang pas sekali untuk melihat sunrise. Letaknya di ketinggian sekitar 2.770 mdpl (meter di atas permukaan laut).

Penanjakan 1 bisa dibilang spot terbaik dan paling populer bagi para pemburu sunrise Gunung Bromo. Dari sini, pesona matahari terbit bisa terlihat sangat cantik nan eksotis dengan masih tertutup kabut di sekelilingnya.

2. Penanjakan 2

Penanjakan 2 merupakan spot tertinggi kedua di TNBTS. Lokasinya sekitar di ketinggian 2.400 mdpl. Dan Penanjakan 2 termasuk spot alternatif untuk menikmati matahari terbit. Selain itu, di sini juga biasa menjadi tempat untuk menyaksikan sunset Gunung Bromo.

3. Pasir Berbisik

Pesona Pasir Berbisik Bromo.Naik mobil jip di Pasir Berbisik Bromo. (M Rofiq/detikJatim)

Kawasan Gunung Bromo terkenal dengan hamparan pasirnya yang luas. Area ini dikenal dengan sebutan Pasir Berbisik. Di sini terkenal sebagai spot bagus untuk berfoto maupun swafoto yang instagramable.

Di samping itu, traveler juga bisa melakukan aktivitas seperti naik mobil jip, mengendarai motor trail, hingga menunggang kuda.

4. Bukit Cinta

Bukit Penanjakan sedang direnovasi, kini wisatawan yang ingin menikmati terbitnya matahari (sunrise) di kawasan Gunung Bromo pun beralih ke Bukit Cinta, Probolinggo, Jatim.Wisatawan menikmati matahari terbit (sunrise) di Bukit Cinta. (Ari Saputra/detikcom)

Lagi-lagi untuk menikmati matahari terbit, wisatawan dapat mendatangi Bukit Cinta. Di spot ini, panorama Gunung Bromo yang indah juga tampak dengan jelas. Selain itu, pemandangan gunung lain yakni Semeru dan Arjuno bisa terlihat pula dari sini. Kalau ke Bukit Cinta, tentunya traveler tidak boleh melewatkan untuk berfoto ya.

5. Bukit Mentigen

Tidak jauh dari pintu masuk TNBTS, Bukit Mentigen bisa ditemukan. Meski tidak setinggi Penanjakan 1 dan Penanjakan 2, bukit ini juga termasuk spot berburu sunrise yang bagus di Cemoro Lawang, Ngadisari, Probolinggo.

Untuk ke sini, wisatawan tidak usah naik jip melainkan bisa cukup trekking atau berkendara motor. Lokasinya sekitar 1 km dari gapura selamat datang objek wisata Seruni.

6. Bukit Kingkong

Spot lain untuk melihat matahari terbit yaitu Bukit Kingkong. Bukit ini berada di ketinggian sekitar 2.700 mdpl. Panorama sunrise di sini cukup berbeda dari lainnya, walau begitu tidak kalah bagus lho.

Disebut Bukit Kingkong lantaran salah satu sisinya menyerupai kepala kingkong jika dilihat dari kejauhan. Bukit ini dikenal juga dengan nama Bukit Kedaluh, yang artinya penghargaan akan kesuburan tanah wilayah Tengger. Sebutan tersebut diberikan langsung oleh masyarakat Tengger di sekitar Gunung Bromo.

7. Pura Luhur Poten

Pura Agung Poten Luhur yang berada di lautan pasir Gunung BromoPura Agung Poten Luhur yang berada di lautan pasir Gunung Bromo. (Budi Sugiharto)

Di Gunung Bromo ternyata juga terdapat pura yang bisa dikunjungi lho, yakni Pura Luhur Poten. Pura ini merupakan tempat ibadah pemeluk agama Hindu di sekitar sana. Meski begitu, wisatawan dapat mendatangi pura ini.

Pura Luhur Poten dikatakan sudah berdiri sejak awal abad ini. Saat perayaan Nyepi, pura ini selalu ramai oleh orang yang hendak beribadah.

8. Bukit Teletubbies

Awal mulanya keindahan Bromo hanya dikenal dengan dua destinasi favorit yakni menikmati Sunrise dan Kawah Bromo saja. Tapi, sejak dibuka pintu masuk lewat Malang, kini bertambah tujuan wisatanya.Lautan pasir Bromo, Bukit Teletubbies dan padang savana yang terbentang luas.Bukit Teletubbies dan padang savana yang terbentang luas. (Rachman_punyaFOTO)

Walau terkenal dengan hamparan pasirnya, di kawasan Gunung Bromo juga ada padang rumput hijau kok yaitu Bukit Teletubbies. Dahulunya dinamakan Lembah Jemplang. Padang savana ini memiliki luas sekitar 382 hektare.

Bukit Teletubbies termasuk spot di Bromo yang tidak boleh terlewatkan. Terlebih, wisatawan wajib berfoto karena spot perbukitannya yang tak biasa.

9. Pos Dingklik

Letak Pos Dingklik di ketinggian 2.463 mdpl. Ini juga merupakan spot alternatif untuk menyaksikan matahari terbit di Gunung Bromo. Di samping itu, traveler juga akan menikmati panorama Gunung Batok yang tampak sejajar dengan kita.

10. Kawah Bromo

kawah gunung bromoKawah Gunung Bromo. (Devy Rizkillah/d’Traveler)

Gunung Bromo bukan hanya menyediakan spot bagus untuk melihat sunrise nih. Tapi gunung ini menawarkan objek wisata yang tak kalah menarik. Ada Kawah Bromo yang pesonanya tak boleh diabaikan.

Untuk ke sini, wisatawan perlu berjalan kaki terlebih dulu dan menaiki ratusan anak tangga. Meski harus berlelah-lelah dahulu, rasa letihnya bakal terbayarkan kok dengan pemandangan Kawah Bromo yang eksotis.

Nah, itu tadi sederet wisata Gunung Bromo yang tidak boleh terlewatkan kalau traveler sedang berkunjung ke sana. Jadi, tempat mana nih yang tertarik kamu kunjungi?

(azn/inf)



Sumber : travel.detik.com

15 Wisata Gunungkidul Populer, Bisa Naik Gunung hingga Jelajah Pantai


Jakarta

Wisata Gunungkidul memiliki sejuta pesona alam indah yang lengkap. Mulai dari air terjun, pantai, gua, hingga gunung bisa ditemukan disini.

Tidak hanya itu, terdapat beberapa situs peninggalan kerajaan yang bisa dikunjungi disini. Pengelolaan wisatanya berada di bawah naungan Dinas Pariwisata melalui Instagram @pariwisata_gunungkidul atau website wisata.gunungkidulkab.go.id.

Berikut rekomendasi wisata Gunung Kidul yang tidak boleh dilewatkan, agar tubuh dan pikiran kembali segar.


Wisata Air Terjun Gunungkidul

Wisatawan dan keluarganya yang ingin menikmati keindahan air terjun, berikut beberapa spot wisata yang dapat dikunjungi:

1. Air Terjun Jurug Gedhe

Wisata air terjun Jurug Gedhe menyuguhkan pemandangan pohon dan sawah yang rindang. Destinasi ini sangat cocok untuk wisatawan yang suka dengan tracking yang memacu adrenalin.

Pasalnya untuk sampai di air terjun, wisatawan harus mendaki batuan terjal. Disarankan untuk datang saat musim penghujan agar gemericik air yang turun dapat memberikan efek relaksasi yang menenangkan.

  • Lokasi: Gembyong, Ngoro-oro, Kecamatan Patuk, Kabupaten Gunungkidul
  • Jam Operasional: Setiap hari (08.00-17.00 WIB)
  • Harga Tiket: Rp 5000/orang.

2. Air Terjun Luweng Sampang

Air Terjun Luweng Sampang memiliki keindahan luar biasa dari batuan cadas yang mengapitnya. Terdapat ukiran garis alami akibat erosi air yang tampak kontras dengan birunya air.

Perjalanan menuju air terjun ini juga tidak sulit karena terdapat anak tangga untuk menuju ke atas. Masyarakat sekitar menyebut keindahan air terjun Luweng Sampang sebagai Green Canyon Indonesia.

  • Lokasi: Jl. Juminahan, Kayen, Sampang, Kecamatan Gedang Sari, Kabupaten Gunungkidul
  • Jam Operasional: Setiap hari (06.00-18.00 WIB)
  • Harga Tiket: Gratis.

3. Air Terjun Kedung Kandang

Wisata air terjun ini termasuk hidden gem Gunungkidul yang terletak diantara hamparan sawah. Air terjun Kedung Kandang adalah bagian dari Desa Wisata Nglanggeran uang dikelola dengan baik.

Wisatawan perlu melakukan tracking sejauh 900 meter untuk sampai di lokasi air terjun. Lelah perjalanan terbayar ketika wisatawan melihat batuan yang berundak seperti anak tangga. Gemericik dan hijaunya air yang mengalir dijamin mampu menghilangkan penat selama bekerja.

  • Lokasi: Gn. Butak, Nglanggeran, Patuk, Kabupaten Gunungkidul
  • Jam Operasional: Setiap hari (08.00-17.00 WIB)
  • Harga Tiket: Rp 8.000.

4. Air Terjun Sri Gethuk

Air Terjun Sri Gethuk adalah destinasi favorit wisatawan karena banyak aktivitas menarik yang bisa dilakukan. Berbeda dengan wisata air terjun lain yang harus melakukan tracking, disini wisatawan harus menyebrangi sungai sepanjang 450 meter menggunakan perahu karet.

Pemandangan aliran sungai, bebatuan, dan berbagai pepohonan rindang turut membuat suasana semakin sejuk. Berada di atas tebing dengan ketinggian 50 meter, air terjun ini memiliki 3 mata air yaitu Ngandong, Dong Poh, dan Ngumbul.

  • Lokasi: Mungguran II, Bleberan, Playen, Kabupaten Gunungkidul
  • Jam Operasional: Setiap hari (08.00-16.00 WIB)
  • Harga Tiket: Rp 20.000 (termasuk perahu untuk menyeberang).

Wisata Pantai Gunungkidul

Detikers yang menyukai siraman sinar matahari, debur ombak, dan tekstur pasir alami, maka pantai adalah pilihan terbaik. Berikut pantai di Gunung Kidul dengan pesona yang khas:

1. Pantai Ngobaran

Pantai Ngobaran disebut sebagai replika pantai Nusa Dua karena keberadaan arca dan ornamen candi khas Bali. Detikers dapat menikmati keindahan pantai pasir putih lengkap dengan aktivitas keagamaan disana.

Wisatawan akan dimanjakan dengan hijaunya air pantai dengan banyaknya rumput laut yang tumbuh. Tersedia berbagai spot estetik dan persewaan baju adat yang membuat foto semakin estetik layaknya berlibur ke Bali. Di deretan yang sama, terdapat pantai Nguyahan dan Ngrenehan dengan pemandangan yang tidak kalah indah.

  • Lokasi: Desa Kanigoro, Kecamatan Saptosari, Kabupaten Gunungkidul
  • Jam Operasional: Setiap hari 24 jam
  • Harga Tiket: Rp 8.000/orang.

2. Pantai Drini

Pantai Drini adalah pantai pasir putih dengan karakteristik ombak yang bervariasi. Terdapat pulau yang ditumbuhi pohon drini yang bisa dilewati dengan jembatan yang ada.

Ombak di sisi barat cenderung lebih berombak dibandingkan di wilayah timur. Perjalanan menuju pantai ini terbilang cukup ekstrim karena dipenuhi dengan tanjakan dan belokan yang curam.

  • Lokasi: Desa Banjarejo, Kecamatan Tanjungsari, Gunungkidul
  • Jam Operasional: Setiap hari 24 jam
  • Harga Tiket: Rp 5.000/orang dan retribusi Rp 1.000/orang.

3. Pantai Kukup

Pantai Kukup adalah rekomendasi wisata air yang aman untuk keluarga. Lautnya yang dangkal dan ombak tenang membuat aktivitas bermain air semakin leluasa. Pasalnya terdapat terumbu karang besar yang menahan hempasan ombak besar.

Namun wisatawan perlu berhati-hati ketika berkunjung karena banyaknya bulu babi di tepi pantai. Pesona karang pemecah ombak menjadi spot favorit untuk mengabadikan foto di sini.

  • Lokasi: Ngepung, Kemadang, Tanjungsari, Gunungkidul
  • Jam Operasional: Setiap hari 24 jam
  • Harga Tiket: Rp 10.000/orang.

4. Pantai Jogan

Pesona air terjun dan pantai adalah paket komplit ketika berkunjung ke Pantai Jogan. Sudut pantai ini memiliki air terjun yang berasal dari aliran sungai di sekitarnya.

Untuk melihat pesona air terjun tersebut, pengunjung dapat menuruni tebing dengan teknik canyoning atau rappeling di air terjun. Putihnya pasir pantai tampak indah dengan batuan karang dan tebing di sekelilingnya.

  • Lokasi: Desa Tepus, Kecamatan Tepus, Kabupaten Gunungkidul
  • Jam Operasional: Setiap hari 24 jam
  • Harga Tiket: Rp 5.000/orang.

5. Pantai Slili

Pantai Slili adalah spot favorit untuk snorkeling dan menikmati keindahan bawah laut. Jernihnya air pantai membuat biota laut dan karang terlihat jelas dari area tepi.

Berdasarkan geografisnya, pantai Slili sangat mudah dikunjungi dan berada diantara Pantai Krakal dan Sadranan. Wisatawan juga tidak perlu repot membawa peralatan menyelam karena terdapat jasa sewa alat dari pengelola.

  • Lokasi: Jalan Pantai Krakal, Tepus, Gunungkidul
  • Jam Operasional: Setiap hari 24 jam
  • Harga Tiket: Rp 10.000/orang.

Wisata Gua Gunungkidul

Destinasi wisata ini cocok buat kamu yang punya hobi bertualang, punya rasa ingin tahu yang tinggi, dan tak segan basah-basahan. Keindahan gua di Gunungkidul beserta sungainya pasti memanjakan mata dan memberi kepuasan tersendiri.

1. Gua Pindul

Gua Pindul adalah rekomendasi yang tepat untuk wisata bersama teman atau rombongan besar. Dengan didampingi pemandu, wisatawan dapat menelusuri seluruh sisi gua pindul dengan ban karet lengkap dengan helm dan pelampung.

Jika detikers menyukai aktivitas yang memacu adrenalin, pilihan outbound dan river tubing adalah pilihan tepat. Stalagtit dan stalagmit gua menjadikan liburan disini terasa sejuk dan menyenangkan.

Lokasi:

  • Desa Gelaran 1, Kelurahan Bejiharjo, Kecamatan Karangmojo, Kabupaten Gunungkidul

Jam Operasional:

  • Setiap hari (07.00-17.00 WIB)

Harga Tiket:

  • Goa Pindul: Rp 40.000/orang
  • Goa Tanding: Rp 150.000/orang
  • River Tubing Oyo: Rp 60.000/orang
  • Sewa Jeep: Rp 450.000/Jeep
  • Pindul Adventure Outbound: Rp 50.000/orang.

2. Gua Kalisuci

Alternatif gua lain untuk melatih ketangkasan dan memacu adrenalin adalah Gua Kalisuci. Keindahan goa dapat dinikmati dengan menyusurinya menggunakan ban karet pada arus air yang tenang.

Gua Kalisuci memiliki karakter tebing khas pegunungan yang berwarna hitam dan kehijauan. Umumnya rombongan pelajar dan mahasiswa datang kesini untuk menikmati waktu liburan bersama rombongan besar.

  • Lokasi: Jetis, Pacarejo, Semanu, Gunungkidul
  • Jam Operasional: Setiap hari (08.00-16.00 WIB)
  • Harga Tiket: Rp 75.000/orang (termasuk retribusi).

3. Gua Rancang Kencono

Wisata Gunungkidul ini bisa disebut paket hemat karena termasuk dengan tiket menuju Air Terjun Sri Gethuk. Gua ini memiliki cerita unik yang berhubungan dengan zaman purba.

Menurut buku berjudul Mozaik Pusaka Budaya Yogyakarta yang diterbitkan Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala Yogyakarta, terdapat artefak dan tulang belulang dari ribuan tahun lalu di gua ini.

Area gua Rancang Kencono terbilang cukup luas dan konon pernah dijadikan sebagai persembunyian dan pertemuan Laskar Mataram saat membuat rencana untuk mengusir Belanda dari Kasultanan Ngayogyakarta.

  • Lokasi: Mungguran II, Bleberan, Playen, Gunungkidul
  • Jam Operasional: Setiap hari (08.00-16.00 WIB)
  • Harga Tiket: Rp 35.000/orang (termasuk retribusi).

Wisata Pegunungan di Gunungkidul

Sejuk dan hijaunya alam pegunungan tentu bisa jadi pilihan bagi pengunjung, yang liburan bersama keluarga. Berikut beberapa spot wisata yang bisa jadi pilihan:

1. Gunung Gentong

Gunung Gentong adalah objek wisata baru yang cocok untuk menikmati sunrise di Gunungkidul. Batuan besar dan wilayah yang luas menjadi daya tarik fotografer untuk berburu jepretan indah.

Wisatawan dapat berkemah dan menghabiskan waktu hingga malam hari dengan keberadaan pengelola desa wisata. Destinasi ini disebut sebagai 4G atau Gunung Genting Gedangsari Gunung Kidul agar mudah diingat masyarakat.

  • Lokasi: Desa Manggung, Kelurahan Ngalang, Kecamatan Gedangsari, Kabupaten Gunungkidul
  • Jam Operasional: Setiap hari 24 jam
  • Harga Tiket: Gratis (hanya membayar parkir Rp 2000 untuk motor dan Rp 5000 untuk mobil).

2. Gunung Gambar

Sesuai dengan namanya, Gunung Gambar sekilas seperti lukisan Tuhan yang nyata dan indah saat dilihat dengan mata telanjang. Gunung ini merupakan kecintaan para fotografer untuk diabadikan terutama di saat senja. Goresan langit dan awan dengan sorot matahari tenggelam membuat siapapun terkesima memandangnya.

Tidak hanya indah, wisata ini juga bernilai sejarah karena adanya petilasan dari Raden Mas Said. Gunung Gambar cocok untuk wisatawan yang hobi tracking karena medannya yang terbilang menantang.

  • Lokasi: Wonosari, Kampung, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Gunungkidul
  • Jam Operasional: Setiap hari (08.00-17.00 WIB)
  • Harga Tiket: Rp 5.000/orang.

3. Gunung Ireng

Gunung Ireng terbentuk dari sisa letusan gunung api purba yang masih bertahan hingga saat ini. Mengapa disebut ireng karena warna batuan yang menyusun berwarna hitam gelap khas material vulkanik.

Meski puncaknya tidak terlalu tinggi, wisatawan dapat melihat keindahan Kota Jogja dari atas. Pemandangan hijau turut memberikan sensasi menenangkan khususnya ketika datang di saat matahari terbit atau tenggelam.

  • Lokasi: Ngrancahan, Pengkok, Patuk, Kabupaten Gunungkidul
  • Jam Operasional: Setiap hari 24 jam
  • Harga Tiket: Rp 3.000/orang.

Sebelum mengunjungi rekomendasi wisata alam Gunungkidul, pastikan detikers telah update info lebih dulu. Hal ini untuk memastikan, tujuan wisata aman dikunjungi bersama keluarga. Selain itu, jangan lupa untuk mematuhi aturan dan larangan di tempat wisata.

(row/fem)



Sumber : travel.detik.com

10 Rekomendasi Tempat Wisata Malang saat Libur Idul Adha, Seru Lho!


Jakarta

Bingung mau menghabiskan waktu libur Idul Adha? Cobalah berkunjung ke Kota Malang. Soalnya, ada banyak tempat wisata seru yang bisa dikunjungi saat liburan Idul Adha, lho.

Sebagai informasi, pemerintah telah menetapkan Hari Raya Idul Adha yang jatuh pada Senin, 17 Juni 2024. Selain itu, ditetapkan juga cuti bersama setelah Idul Adha pada Selasa, 18 Juni 2024.

Nah, momen tersebut bisa dimanfaatkan masyarakat untuk berlibur. Sebab, tanggal 17-18 Juni dihitung sebagai long weekend karena tanggal 15-16 Juni adalah Sabtu dan Minggu. Jadi, kamu punya waktu empat hari untuk jalan-jalan.


Ingin jalan-jalan ke Malang tapi bingung mau pergi ke mana? Jangan khawatir, simak rekomendasi tempat wisata Malang yang seru dalam artikel ini.

Rekomendasi Tempat Wisata Malang saat Libur Idul Adha

Ada banyak tempat wisata di Malang yang patut kamu kunjungi. Namun perlu diingat, saat momen libur Idul Adha mungkin ada sedikit perbedaan jam operasional dan harga tiket masuk.

Daripada penasaran, simak rekomendasi tempat wisata Malang di bawah ini:

1. Malang Dreamland

Rekomendasi tempat wisata yang pertama adalah Malang Dreamland. Bagi detikers yang belum tahu, Malang Dreamland adalah tempat wisata keluarga yang menawarkan berbagai wahana menarik, mulai dari seluncuran pelangi, ayunan sultan, hingga spot foto balon udara layaknya di Cappadocia.

Selain itu, travelers juga bisa berkemah di camping ground. Kalau datang saat sore, kamu juga bisa menikmati udara malang yang sejuk sekaligus disuguhi pemandangan sunset yang cantik.

  • Lokasi: Ngadireso, Kec. Poncokusumo, Kabupaten Malang, Jawa Timur.
  • Harga tiket masuk: Rp 10.000/orang (setiap wahana harus membayar tiket lagi).
  • Jam buka: 11.00-19.00 WIB.

2. Kampung Warna Warni Jodipan

Tempat wisata yang satu ini sempat viral beberapa waktu lalu. Kalau travelers belum pernah datang ke sini, cobalah mampir saat liburan Idul Adha.

Sebab, rumah-rumah di sana begitu unik karena dicat beraneka warna, sehingga terlihat estetik dan colorfull. Kamu bisa berfoto dengan latar belakang rumah warna-warni tersebut.

  • Lokasi: Jodipan, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Jawa Timur.
  • Harga tiket masuk: Rp 3.000/orang.
  • Jam buka: 07.00-18.00 WIB.

3. Pantai Ngliyep

Pantai NgliyepPantai Ngliyep (Hendra Soetantyo/d’Traveler)

Ingin menikmati suasana pantai dan laut yang biru? Cobalah mampir ke Pantai Ngliyep. Sebagai informasi, kata ‘Ngliyep’ merujuk pada rasa mengantuk atau tertidur. Konon, orang yang melihat pantai ini akan merasa nyaman dan tenang sampai mengantuk.

Di sekeliling pantainya terdapat tebing curam dan hamparan hutan tropis yang hijau. Di pantai Ngliyep, detikers dapat melakukan berbagai aktivitas seperti berenang, bermain pasir, mengunjungi Teluk Putri, hingga berkemah.

  • Lokasi: Desa Kedungsalam, Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang.
  • Harga tiket masuk: Rp 15.000/orang.
  • Jam buka: 24 jam.

4. Happy Durian

Destinasi wisata yang satu ini sedang hits di kalangan warga Malang. Sesuai nama tempatnya, travelers bisa menikmati durian yang rasanya manis dan legit di mulut.

Uniknya lagi, Happy Durian mengusung konsep kafe, sehingga bisa menikmati durian sambil bercengkrama dengan keluarga. Bahkan ada kolam renang dan arena playground juga, lho.

Rasa durian yang ada di Happy Durian tidak usah diragukan lagi karena dipastikan kualitasnya terbaik. So, tempat ini sangat cocok untuk kulineran durian sembari berwisata bersama keluarga.

  • Lokasi: Jl. Cerme No.1, Karangduren, Kendalpayak, Kec. Pakisaji, Kabupaten Malang, Jawa Timur.
  • Harga tiket masuk: –
  • Jam buka: 10.00-21.00 WIB.

5. Hawai Waterpark

Hawai Waterpark MalangHawai Waterpark (Muhammad Aminudin/detikcom)

Ingin bermain air bareng si kecil? Cobalah ajak mereka ke Hawai Waterpark. Berada di lahan seluas 2,8 hektare, waterpark ini menyuguhkan berbagai wahana menarik, seperti Kolam Ombak Tsunami dan Jet Coaster Water Slide.

Kalau perut mulai lapar, jangan khawatir. Soalnya, ada banyak tenant makanan dan minuman yang tersedia di Hawai Waterpark.

  • Lokasi: Jalan Graha Kencana Utara V, Karanglo, Banjararum, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Jawa Timur.
  • Harga tiket masuk: Rp 110.000/orang (weekend dan hari libur) dan Rp 85.000/orang (weekday).
  • Jam buka: 09.00-17.00 WIB.

6. Malang Night Paradise

Malang Night ParadiseMalang Night Paradise (Aisa Marisa/d’Traveler)

Kalau liburan ke Malang, sempatkan waktu untuk mampir ke Malang Night Paradise. Di tempat wisata ini, travelers akan disuguhkan Hutan Menyala.

Selain itu, ada juga Taman Dino dan Taman Lampion yang sangat menarik untuk dikunjungi bersama keluarga dan anak-anak.

Di Taman Dino terdapat berbagai replika dinosaurus. Sementara di Taman Lampion, pengunjung seolah-olah diajak pergi ke negeri dongeng.

  • Lokasi: Jl. Graha Kencana Raya, Karanglo, Balearjosari, Kec. Blimbing, Kota Malang, Jawa Timur.
  • Harga tiket masuk: mulai dari Rp 90.000/orang.
  • Jam buka: 17.45-23.00 WIB.

7. Alun-alun Malang

Ingin menikmati suasana Kota Malang? Cobalah datang ke Alun-alun Malang. Oh ya, terdapat dua alun-alun yang bisa dikunjungi, yakni Alun-alun Merdeka dan Alun-alun Bunder. Jarak keduanya sekitar 700 meter.

Alun-alun Merdeka memiliki fasilitas area skateboard, playground, air mancur menari, dan Masjid Jami’. Sementara Alun-alun Bunder memiliki Monumen Tugu dan lokasinya dekat dengan Balai Kota Malang.

  • Lokasi: Alun-Alun Merdeka di Jalan Merdeka Selatan, Alun-alun Bunder di Jalan Tugu, Kecamatan Klojen, Malang.
  • Harga tiket masuk: Gratis
  • Jam buka: 24 jam.

8. Jatim Park

jatim park 1Jatim Park (M Bagus Ibrahim)

Kurang lengkap rasanya kalau pergi ke Malang namun tak mampir ke Jatim Park. Memang lokasi tepatnya berada di Kota Batu, namun jaraknya masih mudah dijangkau dari Malang, yakni sekitar 40 menit dengan berkendara motor.

Jatim Park memiliki 3 tempat yang berbeda, yakni Jatim Park 1, 2, dan 3. Apa saja yang ada di dalamnya?

Jatim Park 1 yang berisi taman bermain anak dan dewasa, serta taman edukasi sains. Lokasinya di Jl. Kartika No 2, Kota Wisata Batu, Jawa Timur.

Sedangkan di Jatim Park 2 terdapat kebun binatang yang mengusung konsep interaktif. Ada tiga zona, yaitu Batu Secret Zoo, Museum Satwa, dan Eco Green park. Lokasinya di Jalan Oro-oro Ombo No. 9, Desa Temas, Kecamatan Batu, Kota Batu, Malang, Jawa Timur

Lalu, Jatim Park 3 memiliki beberapa zona yang wajib dikunjungi, yaitu Dino Park, The Legend Star, Museum Musik Dunia, Funtech Plaza, Millennial Glow Garden, dan Predator Fun Park. Lokasinya di Jalan Raya Ir. Soekarno No.144, Beji, Kota Batu, Jawa Timur.

Berikut harga tiket masuk Jatim Park:

  • Jatim Park 1: Rp 140.000/orang
  • Jatim Park 2: Rp 150.000/orang
  • Jatim Park 3: mulai dari Rp 55.000/orang.

9. Museum Angkut

Tempat wisata yang satu ini juga tak boleh dilewatkan oleh travelers. Soalnya, di Museum Angkut terdapat beragam koleksi kendaraan, mulai dari mobil klasik, transportasi tradisional, sampai helikopter.

Salah satu kendaraan yang menarik perhatian pengunjung adalah mobil dinas milik Presiden Pertama RI, Soekarno, yaitu Chrysler Windsor Deluxe 1952. Ada juga helikopter dinas milik Soekarno saat dahulu masih menjabat, yaitu Bell 47J Si Walet.

Selain melihat kendaraan, travelers juga bisa melihat pertunjukan menarik pada jam-jam tertentu, seperti Man On Fire, Vehicle Live Action, serta Cars and Costume Parade.

  • Lokasi: Jalan Terusan Sultan Agung, Nomor 2, Ngaglik, Kecamatan Batu, Kota Batu, Jawa Timur.
  • Harga tiket masuk: mulai dari Rp 100.000/orang.
  • Jam buka: 12.00 – 20.00 WIB.

10. Pantai Teluk Asmara

Pantai Teluk AsmaraPantai Teluk Asmara (Rayhan Denazan/detikcom)

Rekomendasi tempat wisata Malang yang terakhir adalah Pantai Teluk Asmara. Tempat wisata ini begitu terkenal karena disebut mirip seperti Raja Ampat di Papua.

Daya tarik utama dari Pantai Teluk Asmara yaitu terdapat karang besar hijau, pasirnya yang bersih dan putih, serta birunya air laut. Hal ini membuat banyak wisatawan merasa betah berlama-lama di pantai tersebut.

Untuk menuju ke pantai, kamu harus menuruni anak tangga dari atas bukit. Pantai ini cocok buat detikers yang ingin berenang atau snorkeling.

  • Lokasi: Tambak, Sitiarjo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang, Jawa Timur.
  • Harga tiket masuk: Rp 15.000/orang.
  • Jam buka: 24 jam.

Itu dia 10 rekomendasi tempat wisata Malang saat libur Idul Adha. Tertarik berkunjung ke tempat wisata yang mana nih travelers?

(ilf/inf)



Sumber : travel.detik.com

Ini 10 Tempat Wisata Sekitar Malioboro yang Wajib Dikunjungi


Jakarta

Ada banyak tempat wisata di sekitar Malioboro, Yogyakarta. Kawasan Malioboro sendiri selalu ramai dipadati pengunjung, apalagi saat memasuki musim liburan.

Karena sebentar lagi akan memasuki long weekend libur Idul Adha, tak ada salahnya untuk merencanakan liburan selama empat hari ke Yogyakarta. Jika tak ingin pergi ke tempat wisata yang jauh, masih ada tempat wisata sekitar Malioboro yang wajib dikunjungi.

Penasaran, apa saja tempat wisata sekitar Malioboro yang wajib dikunjungi saat liburan? Simak ulasannya dalam artikel ini.


Tempat Wisata Sekitar Malioboro yang Wajib Dikunjungi

Ada banyak tempat wisata di sekitar Malioboro yang patut dikunjungi. Namun perlu diingat, saat momen libur Idul Adha mungkin ada sedikit perbedaan jam operasional dan harga tiket masuk.

Biar nggak penasaran, berikut rekomendasi tempat wisata sekitar Malioboro, Yogyakarta:

1. Titik 0 Km

Rekomendasi yang pertama ada Titik 0 Km. Lokasinya yang berada di ujung selatan Malioboro ini menjadi salah satu spot yang selalu ramai oleh wisatawan.

Area pedestriannya begitu luas sehingga dapat menampung bayak orang. Saat malam hari, Titik 0 Km begitu meriah karena dihiasi lampu hias.

Kalau ingin berfoto-foto, disarankan datang pada sore menjelang malam hari dan saat cuaca sedang cerah. Sebab, gedung-gedung tua peninggalan kolonial Belanda di sekitar Titik 0 Km dapat memberikan kesan estetik.

2. Tugu Yogyakarta

Tugu Jogja menjadi salah satu spot favorit pegiat fotografi. Lampu-lampu jalanan hingga kendaraan bisa menjadi 'kanvas' untuk melukis cahaya di Tugu Jogja.Foto: Andhika Prasetia/detikcom

Travelers tentu sudah tidak asing dengan landmark yang satu ini. Tugu Yogyakarta merupakan salah satu primadona dan selalu ramai dikunjungi wisatawan untuk berfoto-foto.

Meski begitu, kamu tak bisa foto secara dekat karena lokasinya berada di tengah perempatan yang ramai kendaraan. Tapi jangan khawatir, kamu bisa foto-foto dari atas trotoar sambil menikmati tugu yang tingginya sekitar 15 meter.

3. Taman Sari

Destinasi wisata yang satu ini juga wajib dikunjungi saat berlibur ke Yogyakarta. Daya tarik dari Taman Sari adalah terdapat kolam pemandian, lorong bawah tanah, dan memiliki desain bangunan unik.

Di lahan seluas 10 hektare lebih, Taman Sari memiliki 57 bangunan kokoh. Bangunan tersebut menggabungkan arsitektur Jawa dan Portugis.

4. Keraton Yogyakarta

Bangunan Bangsal Magangan di dalam kompleks Keraton Yogyakarta sedang menjadi perbincangan hangat karena tersebar foto penampakan ular melingkari salah satu tiang atau pilar Bangsal Magangan.Foto: Pradito Rida Pertana/detikcom

Sekitar 10 menit dari Malioboro, detikers bisa berkunjung ke salah satu objek wisata paling terkenal di Kota Pelajar, yaitu Keraton Yogyakarta.

Keraton Yogyakarta atau Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat adalah salah satu destinasi untuk wisatawan yang ingin mengenal budaya Yogyakarta. Keraton didirikan oleh Sri Sultan Hamengkubuwono I pada 1755.

Luas area Keraton Yogyakarta sekitar 184 hektare. Di dalamnya terdapat tempat tinggal Sultan. Lalu, terdapat juga museum yang berisi barang-barang kesultanan, seperti hadiah dari raja Eropa, replika pusaka keraton, hingga gamelan.

5. Alun-alun Kidul

Salah satu alun-alun yang terkenal di Yogyakarta adalah Alun-alun Kidul. Selain digunakan oleh masyarakat untuk bersantai, Alun-alun Kidul juga terkenal dengan ritual masangin.

Masangin adalah suatu ritual dengan berjalan melintasi celah di antara kedua pohon beringin dengan mata tertutup. Berdasarkan mitos yang beredar, orang yang berhasil melewati beringin dengan mata tertutup berarti hatinya bersih dan lapang.

6. Museum Benteng Vredeburg

Museum Benteng VredeburgFoto: (dok. IHA)

Masih di sekitar Malioboro, ada salah satu objek wisata yang juga wajib untuk dikunjungi, namanya Benteng Vredeburg.

Di dalamnya terdapat museum yang berisi peninggalan sejarah di masa lalu, sehingga bisa berwisata sambil menambah pengetahuan. Selain itu, cat tembok yang serba putih juga menjadi buruan wisatawan agar mendapat spot foto keren dan estetik.

Sebagai informasi, Benteng Vredeburg mulai dibangun sekitar tahun 1760-an oleh Sri Sultan Hamengkubuwono. Arsitek dari benteng ini adalah Frans Haak.

7. Taman Pintar

Ingin jalan-jalan sambil menambah wawasan bagi anak-anak? Cobalah datang ke Taman Pintar. Di tempat ini, travelers dapat mencoba berbagai permainan yang seru dan edukatif, seperti wahana ekspresi, apresiasi, dan kreasi sains.

Hebatnya, Taman Pintar menjadi salah satu taman edukasi terbaik se-Asia Tenggara. Dinamai Taman Pintar karena di kawasan ini para siswa mulai dari prasekolah sampai sekolah menengah atas (SMA bisa memperdalam pemahaman materi pelajaran di sini.

8. Pasar Beringharjo

Suasana di Pasar Beringharjo, Jogja, Selasa (26/12/2023).Foto: Adji G Rinepta/detikJogja

Bagi kamu yang suka belanja dan mencicipi kuliner khas Yogyakarta, sempatkan diri untuk mampir ke Pasar Beringharjo. Umumnya, wisatawan yang datang ke sini ingin membeli batik khas Jogja.

Namun tak hanya batik, masih banyak sejumlah barang-barang menarik yang ditawarkan, mulai dari kaus, tote bag, dress batik, sandal batik, hingga berbagai oleh-oleh lainnya.

9. Kebun Binatang Gembira Loka

Yogyakarta juga memiliki kebun binatang yang besar lho, namanya Gembira Loka. Koleksi satwa di kebun binatang ini cukup beragam, mulai dari macan, harimau, hingga gajah.

Selain itu, terdapat juga berbagai koleksi tumbuhan di Gembira Loka. Oh ya, jangan lewatkan juga pertunjukan satwa seperti beruang madu, orang utan, dan burung merak.

10. Gudeg Yu Djum

Setelah lelah berkeliling di sekitar Malioboro, sempatkan diri untuk mampir ke Gudeg Yu Djum. Tentu, kurang lengkap rasanya kalau pergi ke Yogyakarta namun tak mencicipi nikmatnya sepiring gudeg dan sambal krecek.

Nah, salah satu restoran gudeg yang terkenal di Yogyakarta adalah Gudeg Yu Djum. Sepiring gudeg dibanderol mulai dari Rp 20 ribuan saja.

Jangan khawatir kalau penuh, sebab Gudeg Yu Djum memiliki banyak cabang, salah satunya ada di sekitar kawasan Malioboro.

Itu dia 10 tempat wisata sekitar Malioboro yang wajib dikunjungi. Sudah pernah datang ke salah satu tempat wisata di atas belum?

(ilf/inf)



Sumber : travel.detik.com

15 Wisata Kuningan Cocok untuk Healing Bareng Keluarga


Jakarta

Wisata Kuningan memiliki daya tarik dan potensi besar di ranah keindahan alam. Terdapat kebun, telaga, curug, hutan, gua, hingga gunung yang cocok untuk menenangkan pikiran.

Dikutip dari laman Pemerintah Kabupaten Kuningan, tercatat 156 destinasi wisata yang dapat dikunjungi mulai dari wisata alami, buatan, hingga wisata bersejarah. Berikut beberapa rekomendasi Wisata Kuningan yang terkenal dengan keindahan khas Gunung Ciremai.

Rekomendasi Wisata Kuningan Terbaik

Wisata Kuningan dalam daftar ini bisa dikunjungi bareng keluarga saat liburan, untuk healing atau memperluas pengetahuan (edukasi). Berikut rekomendasinya:


1. Kebun Raya Kuningan

Kebun Raya Kuningan adalah lokasi konservasi, penelitian, penunjang, dan pariwisata yang dibuka untuk umum. Wisata ini berguna untuk melestarikan tumbuhan dan memenuhi kebutuhan masyarakat untuk memanfaatkan sumber daya hayati dengan berkelanjutan.

Wisata ini menawarkan pemandangan perbukitan dan pohon rindang sejak awal pintu masuk. Terdapat beberapa zona wisata yang bisa dikunjungi seperti Taman Tematik Mangga, Taman Bambu, Zona Vegetasi, Gunung Ciremai, Green House, dan lain-lain.

Lokasi: Padabeunghar, Kebun Raya, Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat

Jam Operasional: Setiap hari (08.00-16.00 WIB)

Harga Tiket:

  • Anak-anak: Rp 4.000
  • Dewasa: Rp 6.000.

2. Rock Garden Batu Luhur

Rock Garden Batu Luhur adalah destinasi yang menawarkan pengalaman bermain wahana mengasyikkan dengan pemandangan alam indah. Wisata ini berada di kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai yang terkenal dengan udara sejuknya.

Wisatawan dapat bermain flying fox, mengendarai sepeda, bermain air, dan berkemah disini. Jika detikers menyukai tantangan, maka bisa mencoba jembatan gantung yang menghubungkan antara lereng satu dengan lainnya.

Lokasi: Desa Padebeunghar, Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat

Jam Operasional: Setiap hari (07.00-17.00 WIB)

Harga Tiket: Rp 15.000/orang.

3. Kubang Wangi Bukit 1000 Bintang

Bukit 1000 Bintang adalah wisata terkenal di Kabupaten Kuningan yang memiliki spot indah untuk melihat bintang. Dari atas sini sorot lampu perkotaan akan terlihat samar sehingga ribuan bintang dapat terlihat jelas.

Untuk datang ke sini, wisatawan harus menggunakan kendaraan dengan mesin penggerak 4×4 atau motor cross. Perjalanan menuju puncak akan sedikit menegangkan karena terjalnya jalanan yang dilewati. Wisatawan juga bisa menikmati waktu lebih lama dengan berkemah di Kubang Wangi Bukit 1000 Bintang.

Lokasi: Desa Padabeunghar, Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Kuningan

Jam Operasional: Setiap hari (09.00-17.00 WIB)

Harga Tiket:

  • Pelajar TK-SMP: Rp 50.000/Orang
  • Pelajar SMA-Mahasiwa: Rp 75.000/orang
  • Masyarakat Umum: Rp 100.000/orang.

4. Telaga Biru Cicerem

Telaga Biru Cicerem adalah destinasi instagrammable yang cocok untuk Gen Z. Pasalnya terdapat berbagai spot foto estetik yang tampak cantik dengan birunya air telaga.

Wisatawan dapat bersantai di pinggir telaga dengan duduk di gazebo yang tersedia atau memberi makan ikan. Para pecinta diving sangat disarankan untuk menyelam disini karena indahnya pesona bawah telaga dan ikan-ikan besar yang tampak bahkan dari atas kolam.

Lokasi: Jl. Kaduela, Kaduela, Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Kuningan

Jam Operasional: Setiap hari (07.00-17.00 WIB)

Harga Tiket: Rp 15.000/orang.

5. Hutan Kota Mayasih

Wisata Kuningan terkenal berikutnya adalah Hutan Kota Mayasih yang penuh dengan bunga dan batuan. Awalnya, area ini adalah tambang batu yang beralih fungsi menjadi tempat wisata tahun 2014.

Hutan Kota Mayasih cocok untuk jogging tanpa takut kepanasan dengan jalur pejalan kaki di sekeliling taman. Tebing batu dan air mancur adalah spot utama yang menjadi favorit wisatawan ketika berkunjung disini.

Lokasi: Jalan Mayasih, Cigugur, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Kuningan

Jam Operasional: Setiap hari (07.00-17.00 WIB)

Harga Tiket: Rp 5.000/orang.

6. Balong Dalem

Balong Dalem adalah kawasan hutan lindung yang sangat asri dan teduh. Wisata alam ini berada di tanah seluas 6,5 hektar yang dipenuhi 3000 pohon berusia tua dan 400 primata monyet.

Wisatawan dapat menikmati wahana air, outbound, hiking, terapi rematik, dan berkemah bersama rombongan. Tempat ini juga cocok untuk spot befoto khususnya pre wedding berkonsep alam.

Lokasi: Jalan Babakan Mulya, Babakanmulya, Kecamatan Jalaksana, Kabupaten Kuningan

Jam Operasional: Setiap hari 24 jam

Harga Tiket: Rp 10.000/orang dan biaya camping Rp 20.000/malam.

7. Bukit Lambosir

Bukit Lambosir adalah bagian dari Taman Nasional Gunung Ciremai yang berada di ketinggian 800 meter di atas permukaan laut. Penamaan nama Lambosir diambil dari daging bagian dalam yang nikmat.

Dengan kata lain wisatawan akan merasakan ketentraman dan kenyamanan selama disini layaknya memakan daging tersebut. Keindahan pemandangan alam di Bukit Lambosir bahkan disebut sebagai surga dunia. Terdapat batuan besar yang khas dan sering dijadikan spot foto oleh wisatawan ketika mendaki disini.

Lokasi: Desa Setia Negara, Kecamatan Cilimus, Kabupaten Kuningan

Jam Operasional: Setiap hari (06.00-18.00 WIB)

Harga Tiket: Rp 15.000/orang.

8. Situ Gunung Hayu

Wisata hits berikutnya datang dari wisata air yang menawarkan pemandangan pegunungan alami sebagai latarnya. Situ Gunung Hayu didirikan tahun 2011 dan resmi dibuka di tahun 2012.

Disebutkan jika kawasan wisata ini cocok untuk menikmati segar dan sejuknya area pedesaan. Wisatawan dapat berkeliling area setu dengan wahana perahu bebek yang disewakan pengelola.

Lokasi: Randobawailir, Mandirancan, Kabupaten Kuningan

Jam Operasional: Setiap hari (08.00-17.00 WIB)

Harga Tiket: Rp 5.000/orang.

9. Curug Bungawari

Curug Bungawari adalah hidden gem wisata Kuningan yang menawarkan pemandangan alam yang masih sejuk dan alami. Belum banyak orang yang mengetahui air terjun yang indah ini.

Untuk sampai di area curug, wisatawan harus melewati tracking jalan setapak di tengah hamparan sawah luas. Kelelahan selama perjalanan terbayar ketika sampai di Curug Bungawari. Pengelola desa wisata juga menyediakan area bumi perkemahan untuk pengunjung yang ingin menenangkan pikiran lebih lama.

Lokasi: Sagaranten, Ciwaru, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat

Jam Operasional: Setiap hari 24 jam

Harga Tiket: Rp 5.000/orang.

10. Curug Windu Jati

Curug Windu Jati diklaim sebagai tempat sempurna untuk menenangkan pikiran. Areanya yang tersembunyi membuat siapapun merasakan kedamaian ketika berkunjung ke curug ini.

Namun diperlukan usaha lebih untuk sampai di Curug Windu Jati. Wisatawan harus melewati pematang sawah, melewati tepi sungai, dan tracking cukup menantang untuk merasakan sensasi pijatan alami dari aliran air terjun.

Lokasi: Sagaranten, Ciwaru, Kabupaten Kuningan

Jam Operasional: Setiap hari (07.00-16.00 WIB)

Harga Tiket: Gratis.

11. Bumi Pelangi

Bumi Pelangi Jalaksana adalah pemandian air yang diapit oleh area perbukitan. Di sekelilingnya terdapat pohon lebat dan rindang yang membuatnya semakin sejuk.

Primadona utama wisata seluas 7,2 hektar ini adalah pada pemandangan yang ditawarkan. Terdapat beberapa petak kolam yang berwarna-warni dengan kedalaman berbeda yang cocok untuk wisata keluarga.

Lokasi: Desa Babakanmulya, Kecamatan Jalaksana, Kabupaten Kuningan

Jam Operasional: Setiap hari (07.00-17.00 WIB)

Harga Tiket: Rp 5.000/orang dan tambahan Rp 10.000 jika berenang.

12. Sangkanhurip Alami

Pemandian air panas ini adalah objek wisata keluarga uang dipercaya dapat menyembuhkan penyakit. Wisatawan akan disajikan dengan kolam renang air panas dan dingin yang cocok untuk meringankan pegal-pegal di badan.

Anak-anak juga dapat menikmati fasilitas pemandian air di sini karena adanya seluncuran naga di ujung kolam. Daya tarik utama lain ketika berada disini adalah pemandangan pegunungan yang sejuk dan membantu menenangkan pikiran selama bekerja.

Lokasi: Panawuan, Cigandamekar, Kabupaten Kuningan

Jam Operasional: Setiap hari 24 jam

Harga Tiket:

  • Anak-anak: Rp 7.000/ orang
  • Dewasa: Rp 10.000/ orang.

13. Ghiffary Valley

Ghiffary Valley menjadi wisata Kuningan yang ramah anak dan keluarga. Destinasi ini didesain dengan konsep taman untuk mempermudah interaksi anak dengan hewan.

Terdapat taman kelinci, burung, kebun binatang mini, taman teletubbies, dan kolam terapi ikan. Tidak hanya anak-anak, orang tua juga bisa menikmati serunya menunggang kuda maupun flying fox yang dijamin sangat mengasyikkan.

Lokasi: Linggarjati, Cilimus, Kabupaten Kuningan

Jam Operasional: Setiap hari (09.00-17.00 WIB)

Harga Tiket:

  • Anak-anak: Rp 15.000/ orang
  • Dewasa: Rp 20.000/ orang.

14. Sikageuri View

Salah satu spot Instagrammable yang terkenal di Kuningan yaitu Sikageuri View. Wisata ini menawarkan pemandangan indah Gunung Ciremai pada jarak dekat.

Wisatawan Jakarta dapat menenangkan pikiran dengan hemat tanpa jauh-jauh ke luar pulau. Fasilitas gardu pandang menjadi tempat yang tepat untuk mengabadikan momen bersama rombongan. Tersedia juga area camping yang nyaman untuk menghabiskan waktu selama liburan.

Lokasi: Jalan Cisantana, Cisantana, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Kuningan

Jam Operasional: Setiap hari 24 jam

Harga Tiket: Rp 15.000/orang.

15. Woodland

Rekomendasi wisata Kuningan terakhir dan terpopuler adalah Woodland. Taman rekreasi dan bermain ini sangat cocok untuk liburan keluarga dengan fasilitas menarik yang ada.

Tersedia kolam renang, flying fox, wahana sepeda gantung, perosotan pelangi, kereta kecil, area panahan, dan berkuda yang aman untuk anak-anak. Tidak hanya mengasyikkan, wahana di Woodland Kuningan juga melatih keberanian dan ketangkasan anak di masa pertumbuhan.

Lokasi: Jl. Ragasakti No.130, Setianegara, Kecamatan Cilimus, Kabupaten Kuningan

Jam Operasional: Setiap hari (08.00-17.00 WIB)

Harga Tiket:

  • Weekday: Rp 15.000/orang
  • Weekend: Rp 20.000/orang.

Demikian rekomendasi wisata Kuningan terkenal dan Instagrammable yang cocok untuk mengisi waktu liburan. Sebelum berkunjung, jangan lupa update info lokasi wisata sehingga bisa liburan dengan aman dan nyaman.

(row/fem)



Sumber : travel.detik.com

8 Tempat Wisata Kebumen yang Wajib Dikunjungi saat Liburan


Jakarta

Kebumen merupakan salah satu kota yang ada di Jawa Tengah. Walau tak banyak tempat wisata populer seperti di Semarang ataupun Solo, namun ada sejumlah destinasi wisata Kebumen yang wajib dikunjungi.

Kebetulan, akhir pekan ini ada long weekend libur Idul Adha. Bagi kamu yang bingung menghabiskan waktu libur selama empat hari, cobalah mampir ke Kebumen.

Lantas, apa saja tempat wisata Kebumen yang wajib dikunjungi saat liburan? Simak ulasannya dalam artikel ini.


Tempat Wisata Kebumen yang Wajib Dikunjungi

Ada banyak tempat wisata di Kebumen yang patut dikunjungi. Namun perlu diingat, saat momen libur Idul Adha mungkin ada sedikit perbedaan jam operasional dan harga tiket masuk.

Daripada penasaran, berikut sejumlah rekomendasi tempat wisata Kebumen:

1. Pantai Karang Bolong

Rekomendasi yang pertama adalah Pantai Karang Bolong. Tempat wisata yang satu ini selalu ramai dikunjungi pengunjung, terutama saat musim liburan.

Dinamakan karang bolong karena terdapat karang berlubang yang ukurannya cukup besar. Di kawasan pantai juga terdapat Goa Karang Bolong di sisi timur.

Selain itu, Pantai Karang Bolong juga dikenal dengan sarang burung waletnya. Kalau mau ke sini, disarankan datang sejak pagi hari agar bisa menikmati suasana pantai yang tenang.

  • Lokasi: Desa Karangbolong, Kecamatan Buayan, Kabupaten Kebumen
  • Harga tiket masuk: Rp 4.000/orang untuk anak-anak dan Rp 7.000/orang untuk dewasa.
  • Jam buka: 24 jam.

2. Pantai Suwuk

Kalau berlibur ke Kebumen, travelers juga wajib mengunjungi Pantai Suwuk. Soalnya, kamu bisa menikmati pemandangan laut sembari duduk santai di pinggir pantai. Suasana yang tenang membuatmu bakal betah berlama-lama di sini.

Oh ya, ada juga wisata menunggangi kuda berkeliling Pantai Suwuk. Tenang saja, ada pawang yang bakal menemanimu selama menunggangi kuda.

Fasilitas di Pantai Suwuk juga lengkap, mulai dari tempat makan, toilet, masjid, area parkir yang luas, hingga toko oleh-oleh khas kebumen.

  • Lokasi: Area Pantai Suwuk, Tambakmulyo, Puring, Kabupaten Kebumen
  • Harga tiket masuk: Rp 4.000/orang untuk anak-anak dan Rp 7.000/orang untuk dewasa.
  • Jam buka: 24 jam.

3. Goa Jatijajar

Gua di Kebumen.Foto: (gemabayu48/d’Traveler)

Goa Jatijajar menjadi salah satu destinasi wisata yang terkenal di Kebumen. Soalnya, goa tersebut memiliki sendang atau sumber air yang masih aktif sampai sekarang.

Sebagai informasi, Goa Jatijajar pertama kali ditemukan pada 1802. Lalu, goa tersebut mulai dijadikan sebagai objek wisata sejak 1975.

Oh ya, terdapat patung raksasa dinosaurus yang mengeluarkan air sampai ke mulut goa. Logo dan patung ini dibuat untuk menunjukkan bahwa umur Goa Jatijajar sudah sangat tua.

Di tempat ini, travelers juga dapat melihat stalagtit, stalagmit, dan banyak tiang kapur. Lalu, ada juga Sendang Kantil dan Sendang Mawar yang tak pernah kering di goa ini sepanjang tahun.

  • Lokasi: Jalan Jatijajar, Palamarta, Kabupaten Kebumen.
  • Harga tiket masuk: Rp 12.500/orang untuk dewasa dan Rp 5.500 untuk anak-anak.
  • Jam buka: 07.30-16.00 WIB.

4. Bukit Pentulu Indah

Selain wisata di laut dan goa, Kebumen juga memiliki destinasi wisata bukit yang menawarkan pemandangan alam, namanya Bukit Pentulu Indah. Daya tarik dari bukit ini adalah dapat menyaksikan sunrise sekaligus melihat pemandangan alam gunung kembar, yaitu Sumbing dan Sindoro.

Jangan khawatir, Bukit Pentulu Indah terbilang aman untuk kamu yang belum pernah mendaki gunung. Sebab, ketinggian bukit ini hanya 200 mdpl dan ditempuh sekitar 10 menit dari tempat parkir.

Terdapat juga gardu pandang yang menjadi spot favorit untuk berfoto bersama keluarga, teman, atau pasangan. Bukit Pentulu Indah juga dilengkapi dengan banyak spot foto, gazebo, hammock, rumah hobbit, dan panggung hiburan.

  • Lokasi: Jalan Pentulu Indah, Dakah, Karangsambung, Kabupaten Kebumen.
  • Harga tiket masuk: Rp 5.000/orang.
  • Jam buka: 24 jam.

5. Pantai Menganti

pemandangan untuk menikmati matahari terbit dan matahari terbenamFoto: detikcom

Rekomendasi tempat wisata selanjutnya adalah Pantai Menganti. Pantai yang satu ini sempat viral beberapa waktu lalu karena memiliki pasir pantai yang putih dan bersih.

Awalnya, Pantai Menganti hanya diketahui oleh penduduk setempat. Namun karena viral, objek wisata ini mulai ramai dikunjungi wisatawan lokal maupun mancanegara.

Ada berbagai aktivitas seru yang bisa dilakukan di Pantai Menganti, mulai dari bermain pasir, berenang di bibir pantai, menikmati suasana pantai dari atas bukit, camping, hingga surfing.

  • Lokasi: Desa Karangduwur, Kecamatan Ayah, Kabupaten Kebumen.
  • Harga tiket masuk: Rp 10.000/orang.
  • Jam buka: 24 jam.

6. Sagara View of Karangbolong

Sedikit informasi, Sagara View of Karangbolong merupakan rebranding dari Bukit Hud, yakni tempat wisata yang telah ada sebelumnya. Agar pengunjung merasa puas, Sagara View of Karangbolong memiliki fasilitas yang jauh lebih lengkap.

Selain itu, ada berbagai aktivitas seru yang bisa dilakukan di tempat ini, seperti bersantai di pinggir pantai, menikmati sunset, hingga melihat samudera lepas dari ketinggian.

Lalu, travelers juga bisa berfoto di sejumlah spot foto yang estetik. Kalau lapar, ada beberapa tenant makanan yang menjual seafood segar.

  • Lokasi: Desa Karangbolong, Kecamatan Buayan, Kabupaten Kebumen.
  • Harga tiket masuk: Rp 20.000/orang.
  • Jam buka: 07.00-19.00 WIB (Senin-Jumat) dan 06.00-20.00 WIB (Sabtu-Minggu).

7. Rahayu River Tubing

Ingin mencoba wisata yang memacu adrenalin? Cobalah datang ke Rahayu River Tubing. Di tempat ini, travelers dapat merasakan serunya tubing di aliran sungai yang deras.

Selain itu, masih ada sejumlah aktivitas seru lainnya seperti body rafting dan cliff jumping. Jangan khawatir soal keamanannya, sebab pengunjung akan dilengkapi dengan peralatan safety serta didampingi oleh guide.

  • Lokasi: Desa Rahayu, Kecamatan Padureso, Kabupaten Kebumen
  • Harga tiket masuk: Rp 60.000/orang.
  • Jam buka: 08.00-16.00 WIB.

8. Brujul Adventure Park

Rekomendasi tempat wisata Kebumen yang terakhir adalah Brujul Adventure Park. Objek wisata ini pada dasarnya merupakan sebuah hutan pinus yang terdapat sejumlah wahana permainan.

Jadi, selain seru-seruan bermain sejumlah wahana, detikers juga bisa merasakan udara sejuk yang menyegarkan. Maka dari itu, tempat ini sangat cocok dikunjungi oleh keluarga dan anak-anak yang ingin menghabiskan waktu liburan.

  • Lokasi: Jalan Raya Peniron, Ladang, Peniron, Kecamatan Pejagoan, Kabupaten Kebumen.
  • Harga tiket masuk: Rp 6.500/orang.
  • Jam buka: 07.00-18.00 WIB.

Demikian 8 rekomendasi tempat wisata Kebumen yang wajib dikunjungi saat liburan. Tertarik berkunjung ke tempat wisata yang mana nih travelers?

(ilf/inf)



Sumber : travel.detik.com