Category: Pluang

  • Mau Investasi Jangka Pendek Saat Pandemi? Simak Pilihan Aset Berikut!

    Masalah keuangan bisa jadi momok, terutama di masa krisis kesehatan seperti saat ini. Nah, sejatinya, investasi jangka pendek bisa jadi pilihan Sobat Cuan untuk mengatasi persoalan tersebut.

    Apa alasannya? Tentu saja agar kamu sudah punya “payung” sebelum “hujan” dadakan menerpa di masa depan.

    Sobat Cuan perlu paham bahwa investasi jangka pendek bersifat sangat likuid. Sehinga, kamu bisa menariknya jika sewaktu-waktu kamu membutuhkannya. Di samping itu, investasi jangka pendek tetap memberi margin keuntungan buat kamu, lho.

    Kehadiran investasi jangka pendek kian penting mengingat pandemi COVID-19 seolah-olah tak menunjukkan tanda-tanda berakhir hingga saat ini.

    Berjaga-jaga memang tidak ada salahnya. Tapi, kamu tetap bisa berinvestasi di tengah pandemi tanpa harus khawatir jika sewaktu-waktu membutuhkan dana yang terlanjur kamu investasikan pada instrumen jangka panjang.

    Berinvestasi pada instrumen jangka pendek bisa jadi jalan ninjamu untuk tetap waspada sambil cuan. Nah, agar kamu termotivasi berinvestasi jangka pendek, berikut rincian instrumen-instrumen yang bisa kamu manfaatkan!

    Baca juga: Sobat Cuan, Ini Lho Manfaat Berinvestasi di Saham Blue Chip!

    Instrumen Investasi Jangka Pendek

    Kamu mungkin memiliki dana nganggur yang tidak kamu gunakan hingga tahun depan atau beberapa bulan mendatang. Dana seperti ini cocok untuk kamu investasikan dalam instrumen jangka pendek, Sobat Cuan.

    Investasi jangka pendek adalah investasi yang sifatnya sementara. Pada umumnya, investasi ini mudah ditarik lagi saat dibutuhkan, atau saat tenornya yang pendek berakhir.

    Rata-rata orang memilih instrumen jangka pendek dalam tenor tiga hingga 12 bulan. Mereka berinvestasi di produk investasi yang fleksibel, alias membuat dana investasimu tetap likuid.

    Apa saja sih instrumen investasi jangka pendek yang bisa kamu pilih?

    Investasi Jangka Pendek Dalam Bentuk Likuid

    Berikut ini adalah kurasi produk likuid terbaik yang bisa membantu kamu mencapai tujuan investasi kamu ya, Sobat Cuan. Meski bunga atau marginnya rendah, tapi instrumen ini akan membuat dana likuid kamu masih tetap menghasilkan sekaligus fleksibel.

    1. Tabungan Bank 

    Pilihan paling simpel adalah tabungan bank. Kamu bisa saja mengendapkan likuiditas kamu dalam tabungan agar dapat diakses jika sewaktu-waktu dibutuhkan.

    Tabungan bank memberikan bunga atau margin yang sangat kecil jika dibandingkan dengan instrumen lain. Namun, tabungan ini sangatlah likuid. Cocok sekali untuk saat seperti ini di mana berlaku hukum ‘cash is the king’.

    Tidak ada risiko berarti pada uang yang kamu depositkan di tabungan bank. Selama bank pengedia jasa tabunganmu adalah bank yang kredible, tabunganmu dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

    2. Akun Pasar Uang

    Membuka akun pasar uang juga pilihan investasi jangka pendek yang cukup likuid. Kamu bisa memilih jangka waktu penempatan dana mulai dari satu hari lho, Sobat Cuan.

    Berbeda dengan tabungan biasa, akun ini memberi syarat minimum deposit yang kamu endapkan pada akun. Biasanya, nominal minimum yang ditetapkan adalah Rp1 milyar atau setara dengan US$100.000.

    Tak hanya dalam rupiah, kamu juga bisa menyimpan dana dalam dolar di akun ini. Tingkat bunga yang diberikan oleh akun pasar uang sedikit lebih tinggi dibanding tabungan biasa .

    3. Akun Cash Management

    Akun cash management membantu kamu membuat diversifikasi investasi jangka pendek. Bank akan membantu kamu mengatur portofolio yang menguntungkan.

    Akun ini sangar fleksibel, bahkan lebih likuid dibanding tabungan bank. Biasanya, bank menginvestasikan dana kamu pada instrumen pasar uang. Kamu bisa menariknya sewaktu-waktu bahkan tanpa minimum penarikan harian seperti rekening bank biasanya.

    Investasi Jangka Pendek Dalam Bentuk Surat Berharga

    Menyetorkan dana nganggur dalam bentuk surat berharga tentu akan memberi kamu keuntungan lebih besar ketimbang hanya mengendapkannya dalam akun bank. Namun, fleksibilitasnya tidak sebesar likuiditas rekening bank.

    Kamu bisa mempertimbangkan produk-produk ini jika kamu berniat cuan dalam jangka pendek dengan dana darurat kamu yang masih idle.

    1. Surat Utang Perusahaan Jangka Pendek

    Bukan hanya negara, perusahaan juga suka menerbitkan  surat utang. Jangka waktu minimum surat utang perusahaan adalah satu tahun. Jika kamu membeli tenor terendah, investasi kamu masih terhitung investasi jangka pendek.

    Kamu bisa menghubungi sekuritas langganan kamu untuk membeli surat utang perusahaan. Biasanya sekuritas akan membantu kamu memilih surat utang mana yang cocok dengan skema investasi jangka pendekmu. Kamu bisa membelinya pada penawaran perdana atau pada pasar sekunder.

    Imbal hasil yang kamu terima nantinya berupa bunga atau kupon selama memegang surat utang atau saat jatuh tempo. Selain itu, kamu juga bisa menjualnya kembali di pasar sekunder dan cuan dari selisih harga jual dan harga saat membeli.

    Baca juga: Langkah-Langkah dan Cara Menggunakan Tradingview untuk Pemula

    2. Surat Utang Pemerintah 

    Sama halnya dengan surat utang perusahaan, kamu juga bisa menginvestasikan dana kamu pada SUN atau SBN. Jangka waktu yang bisa kamu pilih adalah 3,6,9 dan 12 bulan atau lebih.

    Kamu akan menerima kupon selama memegang surat utang hingga jatuh tempo. Atau, kalau kamu tahu harganya sedang baik di pasar sekunder, kamu bisa menjualnya dan cuan besar dari selisih harga.

    Baca juga: Apa Itu Altcoin Season?

    3. Produk Treasury

    Produk-produk treasury seperti Surat Perbendaharaan Negara (SPN) juga bisa jadi pilihan kamu. Di negara lain, SPN dikenal juga sebagai treasury bills, yakni surat utang yang jangka waktunya kurang dari satu tahun.

    Treasury bills ini akan memberi kamu cuan secara diskonto. Maksudnya, SPN dijual dengan harga diskon, lalu kamu akan menerima pokoknya secara penuh di akhir periode. Kamu memang tidak akan menerima kupon seperti pada produk obligasi negara, tapi terkadang pemerintah memberikan diskon yang cukup menggiurkan loh, Sobat Cuan.

    4. Sertifikat Deposito

    Jika membeli surat utang perusahaan atau negara kurang menarik minatmu, kamu juga bisa berinvestasi langsung kepada bank. Beli saja sertifikat deposito.

    Meski di saat krisis biasanya bunganya murah, deposito bank sangat minim risiko. Tapi, kamu akan dikenakan penalti jika menjualnya sebelum jatuh tempo ya, Sobat Cuan.

    Jadi, produk mana saja yang akan jadi pilihan kamu?

    Nikmati Keuntungan dengan Investasi Aman di Pluang!

    Download aplikasi Pluang di sini untuk investasi emas, S&P 500 index futures, serta aset kripto Bitcoin dan Ethereum dan reksa dana! Harga kompetitif di pasaran, selisih harga jual-beli terendah, dan tanpa biaya tersembunyi!

    Untuk investasi emas, kamu bisa melakukan tarik fisik dalam bentuk emas Antam mulai dari 1 gram hingga 100 gram. Sementara dengan Pluang S&P 500, kamu bisa berinvestasi di kontrak berjangka saham perusahaan besar di AS! Mulai dari Apple, Facebook, Google, Netflix, Nike, dan lainnya! Segera download aplikasi Pluang!

    Sumber: Bankrate, IDX, DJPPR Kementerian Keuangan



    Sumber : pluang.com

  • 3. Indikator dan Chart Drawing

    Catatan: Aplikasi dalam video menggunakan tampilan yang lama

    3.1 Indikator

    pluang web trading - technical indicators

    Kamu dapat mengakses indikator teknikal melalui Pluang web trading lewat fitur ‘indicators’ pada chart. Fitur ini menyediakan berbagai pilihan instrumen analisis teknikal yang cukup beragam. Beberapa diantaranya adalah moving average (MA), MACD, dan RSI. 

    Pelajari lebih lanjut: Analisis Teknikal

    3.1.1 Moving Averages

    Moving Average (MA) adalah salah satu indikator analisis teknikal paling populer dan mudah digunakan. Indikator ini menghitung rata-rata harga suatu aset dalam periode waktu tertentu, menghasilkan garis halus pada grafik yang menunjukkan tren harga secara keseluruhan. 

    pluang web trading - moving average indicator

    Kamu dapat mengaplikasikan MA pada chart trading kamu melalui platform Pluang Web Trading. Pluang Web Trading menyediakan berbagai jenis MA yang dapat kamu atur periode, style dan visibilitasnya sesuai dengan kebutuhan kamu.

    3.1.2 MACD

    Moving Average Convergence Divergence (MACD) adalah indikator analisis teknikal populer yang digunakan untuk mengukur momentum tren dan mengidentifikasi kemungkinan pembalikan arah. MACD dihitung dengan menggabungkan tiga Moving Average (MA) dan menampilkan dua garis:

     

    1. MACD Line: Garis utama yang menunjukkan perbedaan antara dua Exponential Moving Average (EMA).
    2. Signal Line: EMA dari MACD Line yang membantu mengidentifikasi sinyal trading.

    MACD bermanfaat dalam mengukur momentum melalui analisis kekuatan trend. Indikator ini juga mampu mengidentifikasi divergensi dan menentukan sinyal trading. Namun, penting untuk menggunakan MACD bersama dengan indikator lain dan strategi yang tepat untuk mencapai hasil yang optimal.

    3.1.3 RSI

    Relative Strength Index (RSI) adalah indikator analisis teknikal yang populer untuk mengukur momentum pergerakan harga suatu aset. RSI dihitung dengan membandingkan kekuatan kenaikan harga dengan kekuatan penurunan harga, dan menghasilkan nilai antara 0 dan 100.

     

    Kamu dapat memanfaatkan RSI saat ingin mengidentifikasi area overbought (jenuh beli) atau oversold (jenuh jual), mengukur momentum tren dan menentukan sinyal trading. Biasanya, area overbought berada di atas 70, sementara area oversold di bawah area 30.

     

    Indikator ini merupakan indikator yang mengikuti pergerakan harga, alih-alih memprediksinya. Karena itu akurasinya perlu didukung oleh indikator teknikal lain seperti MA dan MACD.

    3.2 Chart Drawing

    Chart drawing adalah fitur penting dalam platform web trading yang memungkinkan kamu menambahkan elemen visual ke chart kamu untuk meningkatkan kemampuan analisis-mu. Elemen-elemen ini membantu kamu mengidentifikasi tren, pola harga, level support dan resistance, serta area potensial untuk entry dan exit trading.

    3.2.1 Chart Drawing Tools

    Berikut ini sejumlah chart drawing tools  yang tersedia di platform Pluang:

    • Trendlines: Garis lurus yang ditarik untuk menggambarkan arah tren harga secara keseluruhan. Trendlines dapat berupa tren naik (diagonal ke atas), tren turun (diagonal ke bawah), atau sideways (horizontal).
    • Garis Horizontal: Garis horizontal yang digunakan untuk perbandingan harga di level tertentu.
    • Garis Vertikal: Garis vertikal yang digunakan untuk menandai periode waktu tertentu pada grafik.
    • Channel: Dua trendlines paralel yang ditarik untuk mengidentifikasi area dimana harga cenderung bergerak. Channel dapat berupa channel naik (expanding) atau channel turun (contracting).
    • Fibonacci retracements: Serangkaian level horizontal yang ditarik berdasarkan rasio Fibonacci, gunanya untuk membantu mengidentifikasi area potensial  retracement harga setelah pergerakan yang kuat.
    • Add Text: Tambahkan teks untuk memberikan catatan pada chart yang digambar.

     

    3.2.2 Tips Menggunakan Chart Drawing

    Menggunakan chart drawing memang sangat memudahkan kamu saat trading. Berikut ini beberapa tips menggunakan chart drawing di platform trading Pluang:

    1. Gunakan beberapa alat analisis teknikal. Kombinasikan beberapa alat untuk mendapatkan analisis yang lebih lengkap.
    2. Pertimbangkan periode waktu grafik Anda saat menggunakan alat chart drawing.
    3. Terlalu banyak garis pada grafik dapat membuatnya berantakan dan sulit dibaca. Gunakan alat chart drawing secara strategis dan secukupnya.
    4. Chart drawing adalah alat bantu analisis, bukan alat prediksi pasti. Gunakan chart drawing bersama dengan indikator teknis lain dan analisis fundamental untuk membuat keputusan trading yang tepat.
    5. Jangan lupa menyimpan setting chart drawing yang sudah kamu buat di platform Pluang!



    Sumber : pluang.com

  • Mau Kumpulin Dana Darurat? Yuk, Coba dengan Reksadana Pasar Uang!

    Dalam manajemen keuangan, katanya lebih penting untuk memiliki dana darurat dahulu sebelum berinvestasi. Memang, hal itu dapat dipahami lantaran dana darurat bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan saat keadaan terdesak. Jadi, dana investasi kamu tetap aman meski situasi gonjang-ganjing, misalnya saat pandemi seperti sekarang.

    Namun, bagaimana jika analoginya dibalik. Yakni, menjadikan instrumen investasi sebagai “wadah” dana darurat? Nah, hal itu sebenarnya dimungkinkan lho, Sobat Cuan, asal kamu juga menempatkannya di reksadana pasar uang.

    Tapi, kamu pasti penasaran kan, kenapa instrumen ini sangat cocok sebagai “parkiran” dana darurat? Oleh karenanya, yuk simak artikel berikut!

    Memahami Konsep Dana Darurat

    Namun, sebelum beranjak ke topik tersebut, ada baiknya kita kenalan dulu dengan konsep dana darurat dan alasan kenapa hal itu bisa dipenuhi oleh reksadana pasar uang.

    Sobat Cuan perlu paham bahwa dana darurat adalah uang “pengaman” yang bisa dipakai oleh seseorang dalam menghadapi kondisi yang tidak dapat diprediksi. Beberapa perencana keuangan mengatakan bahwa dana darurat idealnya berjumlah tiga hingga enam bulan biaya bulanan.

    Dana darurat ini pun wajib dimiliki oleh semua orang. Bahkan, hal ini merupakan fondasi dasar perencanaan keuangan yang termakhtub di prinsip financial pyramid. Sehingga, idealnya, kamu harus memupuk dana darurat dulu sebelum menyimpan uang demi punya rumah atau bahkan investasi.

    Hanya saja, menimbun dana darurat bisa terasa berat. Apalagi bagi mereka yang punya penghasilan pas-pasan. Maka dari itu, tak ada salahnya juga mereka mengumpulkan dana darurat dengan menaruhnya di instrumen investasi.

    Tapi, dana darurat tetap tak bisa ditaruh ke sembarang instrumen investasi ya, Sobat Cuan. Setidaknya, instrumen investasi penyimpan dana darurat harus memenuhi beberapa syarat, mulai dari likuiditas mudah alias bisa dengan cepat digunakan untuk kebutuhan hidup, bebas risiko, memiliki imbal hasil, dan mematok biaya admin yang rendah.

    Untungnya, seluruh syarat tersebut bisa dipenuhi dengan produk investasi berupa reksadana pasar uang. Seperti apa sih produk investasi ini?

    Baca juga: Sobat Cuan, Ini Lho Manfaat Berinvestasi di Saham Blue Chip!

    Apa Itu Reksadana Pasar Uang

    Reksadana pasar uang adalah jenis reksadana yang memiliki basis portofolio investasi di instrumen pasar uang. Saluran investasi yang digunakan adalah utang yang memiliki tenor pendek, alias berjangka waktu di bawah satu tahun.

    Beberapa instrumen investasi yang masuk dalam portofolio reksadana ini adalah deposito, Sertifikat Bank Indonesia (SBI), surat utang alias obligasi pemerintah maupun korporasi yang tentu saja bertenor pendek.

    Selama ini, reksadana pasar uang merupakan jenis reksadana yang dikenal memilki tingkat risiko paling mini dibanding jenis reksadana lainnya. Sehingga, produk tersebut layak dijadikan sarana untuk mengumpulkan dana darurat.

    Asyiknya lagi, dalam investasi reksa dana terdapat Manajer Investasi (MI) yang bertugas mengelola portofolio investasi yang menjadi sasaran penempatan dana produk reksadana yang dimaksud. Jadi, Sobat Cuan tidak perlu pusing untuk mencermati pergerakan harga instrumen pasar uang, cukup tabung dan tunggu hasilnya.

    Selain itu masih ada beberapa alasan lain mengapa reksadana pasar uang cocok sebagai instrumen dana darurat. Berikut ulasannya.

    Alasan Reksadana Pasar Uang Cocok Sebagai Dana Darurat

    1. Mudah Dicairkan

    Reksadana jenis ini merupakan produk investasi yang paling mudah untuk dicairkan. Proses redemption yang berlaku mulai dari trade date+1 (T+1) atau trade date+2 (T+2).

    Maksudnya adalah, pencairan langsung dilakukan minimal 1 hari dan maksimal 2 hari setelah tanggal transaksi penjualan reksa dana kamu.

    Setelah itu, dana akan langsung masuk ke rekening pribadi Sobat Cuan lho. Hal itu sejalan dengan prinsip dana darurat yang memang wajib memiliki kemudahan penggunaan.

    2. Bebas Pajak

    Imbal hasil dari reksadana pasar uang bukanlah objek pajak. Jadi, dana yang ada di dalam produk tersebut bisa dibilang tidak dikenakan pajak oleh pemerintah.

    Hal itu diatur di dalam pasal 4 Ayat 2 huruf (i) Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2008 Tentang Pajak Penghasilan.

    Beleid itu berbunyi bahwa yang dikenakan pajak penghasilan adalah bagian laba yang diterima anggota dari perseroan komanditer yang modalnya tidak terbagi atas saham-saham, persekutuan, perkumpulan, firma dan kongsi, termasuk pemegang unit penyertaan kontrak investasi kolektif.

    Agar bisa semakin cuan, Sobat Cuan bisa memilih produk reksa dana pasar uang yang tidak memiliki biaya pembelian ataupun biaya saat melakukan redemption.

    Sehingga, dana yang masuk di dalam produk investasi tersebut akan utuh dan tidak tergerus oleh biaya administrasi seperti layaknya bank.

    3. Potensi Keuntungan Lebih Tinggi dari Deposito

    Saat ini, rata-rata bank mengganjar suku bunga deposito maksimal 4% per tahun. Coba bandingkan dengan imbal hasil reksadana pasar uang yang berkisar di angka 4% hingga 6% secara rata-rata.

    Artinya, potensi keuntungan yang bisa didapatkan dengan reksadana ini lebih besar dengan produk deposito sekalipun. Dengan begitu, jika sebagian dana darurat Sobat Cuan tabung dalam reksadana pasar uang, perkembangan jumlah dana darurat yang akan dicapai bisa lebih besar dari target!

    Baca juga: Apa Itu Reksadana?

    4. Murah

    Proses menabung di produk reksadana pasar uang sama seperti bank. Sobat Cuan hanya perlu membeli produk reksadana yang diinginkan lalu kemudian melakukan transfer ke rekening efek.

    Jumlah minimal untuk pembelian unit penyertaan (UP) dalam reksa dana pasar uang bisa dimulai dengan Rp15 ribu lho. Dengan begitu, kamu jadi bisa lebih mudah mengatur keuangan.

    Namun ingat, namanya produk investasi selalu ada risiko yang membayangi. Oleh karena itu, Sobat Cuan dianjurkan untuk membagi porsinya dengan dana di tabungan sebagai langkah diversifikasi.

    Misalnya, Sobat Cuan memiliki target dana darurat adalah sebesar Rp40 juta. Porsinya bisa dibagi dengan menyimpan di tabungan sebesar Rp15 juta dan sisa Rp25 juta bisa dibenamkan dalam reksadana pasar uang.

    Jadi bagaimana, Sobat Cuan? Apakah kamu juga tertarik menyimpan dana darurat di reksadana pasar uang?

    Jika jawabannya adalah ya, kamu bisa lho berinvestasi reksadana pasar uang di Pluang!

    Di Pluang, kamu bisa membeli reksadana pasar uang UOB Dana Rupiah mulai dari Rp15.000, tanpa biaya admin, dan juga bisa diakses dalam tiga ketukan saja. Yuk, investasi reksadana di Pluang sekarang!

    Nikmati Keuntungan dengan Investasi Aman di Pluang!

    Download aplikasi Pluang di sini untuk investasi emasS&P 500 index futures, serta aset kripto Bitcoin dan Ethereum dan reksa dana! Harga kompetitif di pasaran, selisih harga jual-beli terendah, dan tanpa biaya tersembunyi!

    Untuk investasi emas, kamu bisa melakukan tarik fisik dalam bentuk emas Antam mulai dari 1 gram hingga 100 gram. Sementara dengan Pluang S&P 500, kamu bisa berinvestasi di kontrak berjangka saham perusahaan besar di AS! Mulai dari Apple, Facebook, Google, Netflix, Nike, dan lainnya! Segera download aplikasi Pluang!

    Sumber: Bareksa, Big Alpha



    Sumber : pluang.com

  • 6. Laporan

    Laporan dapat kamu akses melalui halaman akun/profil yang dapat kamu temukan pada bagian pojok kanan atas Pluang Web Trading.

    pluang web trading - report

     

    Kemudian kamu bisa memilih jenis laporan yang ingin kamu unduh dan tentukan rentang tanggal laporan dan klik “Kirim ke Email”. Laporan akan dikirim ke email yang terdaftar di Pluang. 

    pluang web trading - download reports

    6.1 Transaction History Reports

    Transaction History Reports menampilkan daftar seluruh transaksi melalui akun Pluang Web Trading milikmu. File yang terunduh nantinya berformat .csv dengan menampilkan informasi lengkap seperti tanggal order, tipe transaksi, nama produk, tipe order, detail harga dan informasi lengkap lainnya. 

    6.2 Tax Reports

    Tax report menampilkan pajak baik ppn maupun pph dari seluruh transaksi yang kamu lakukan di Pluang selama 1 tahun. (Baca juga: Fitur Baru di Pluang, Lapor Pajak Jadi Gampang!)

    Tampilan laporan pajak yang akan kamu dapatkan akan terlihat seperti gambar di bawah ini



    Sumber : pluang.com

  • Yuk, Kenalan dengan Konsep Total Value Locked di Kancah DeFi!

    Kalau kamu sudah akrab dengan dunia decentralized finance, pasti kamu pun sudah sering mendengar tentang total value locked atau TVL.

    Istilah-istilah seperti liquidity pools dan liquidity providers akrab di kalangan petani cuan. Agar aktivitas yield farming kamu makin optimal, kamu bisa membaca indikator Total Value locked lho untuk menentukan liquidity pools mana yang lebih prospektif dan juga “iklim” di sektor DeFi saat ini.

    TVL sering disalah artikan sebagai outstanding pinjaman dalam decentralized finance. Sebetulnya definisi TVL lebih luas dari itu, Sobat Cuan. Yuk kenalan lebih jauh dengan istilah DeFi yang satu ini.

    Apa Itu Total Value Locked?

    Total value locked adalah metrik yang digunakan untuk mengukur kesehatan DeFi atau imbal hasil di pasar secara keseluruhan. Jadi, angka yang direpresentasikan oleh total value locked adalah angka total aset yang sedang terkunci dalam protokol tertentu.

    Meski sering disalahartikan sebagai outstanding pinjaman, sebetulnya jumlah ini adalah total dari underlying aset kripto yang sedang “diamankan” oleh pengguna di dalam aplikasi DeFi yang berjalan di atas teknologi smart contracts.

    Selain platform pinjaman, TVL juga berisikan jumlah aset terkunci untuk kegiatan seperti decentralized exchanges, derivatif kripto, protokol pembayaran, dan aset yang terkunci di dompet digital, yang semuanya berada di platform DeFi.

    Total value locked juga bisa kamu gunakan sebagai salah satu tolok ukur untuk melihat sejauh mana pasar decentralized finance telah berkembang. Buat kamu yang percaya bahwa mata uang kripto adalah mata uang masa depan, tentu ukuran ini penting agar kamu bisa tahu sejauh apa masa depan telah menyublim dengan masa sekarang.

    Jadi, TVL memang penting banget buat diperhatikan kalau kamu sudah mulai berkecimpung di dunia kripto ya, Sobat Cuan. Nah, berikut adalah manfaat yang bisa kamu dapat dengan mengkaji TVL yang ada saat ini.

    Baca juga: 3 Kiat Cari Cuan Menggunakan Support & Resistance bagi Pemula

    Manfaat Menggunakan Total Value Locked

    1. Menentukan Keputusan Untuk Memilih Platform DeFi

    Seperti yang kamu ketahui, jagat kripto memang berukuran sangat luas. Kadang, memilih satu platform DeFi terkesan sangat sulit. Namun, jangan khawatir, sebab kamu bisa menentukannya hanya dengan menengok TVL.

    Caranya mudah sekali, Sobat Cuan. Kamu hanya perlu memperhatikan tiga poin, yakni (1) jumlah sirkulasi token yang dimiliki oleh platform DeFi, (2) jumlah suplai maksimum token tersebutdan (3) harga tokennya yang ditawarkan saat ini.

    Sebagai contoh, anggap saja kamu sedang ingin menempatkan dana di platform decentralized exchange seperti Uniswap. Platform tersebut menggunakan token UNI. Sehingga, kamu tinggal melihat jumlah sirkulasi UNI saat ini, jumlah suplai maksimum UNI, dan harga UNI saat ini.

    Anggap saja, saat ini sirkulasi UNI berada di angka 500 juta keping, suplai maksimumnya di angka 1 miliar keping, dengan harga di kisaran US$20 per kepingnya.

    Nah, setelahnya, kamu dapat menggunakan tiga variabel itu untuk menghitung dua indikator penting di dalam melihat kesehatan platform DeFi, termasuk Uniswap: Kapitalisasi pasar (market cap) dan rasio TVL.

    Kamu bisa mengetahui market cap dengan mengalikan sirkulasi UNI dengan harganya saat ini. Nah, data ini tentu bisa kamu temukan di situs seperti Coinmarketcap. Namun, jika merujuk pada asumsi di atas, maka kapitalisasi pasar Uniswap adalah US$10 miliar.

    Setelahnya, kamu tinggal mencari rasio TVL Uniswap dengan membagi market cap UNI dengan Total Value Locked UNI yang berada di platform Uniswap.

    Anggap saja bahwa jumlah UNI yang dikunci di platform Uniswap adalah 250 juta token, sehingga TVL-nya adalah US$5 miliar. Maka, rasio TVL adalah: US$10 miliar / US$5 miliar = 2.

    Nah, setelahnya, yang perlu kamu lakukan adalah menganalisis angka tersebut.

    Analisis Angka Rasio TVL

    Rasio TVL berguna untuk menentukan apakah token DeFi yang ditawarkan suatu platform bersifat undervalued atau overvalued.

    Jika angka rasionya lebih dari 1, maka dalam banyak kasus, token DeFi itu sedang overvalued. Dalam artian, harga pasar jauh lebih mahal dari nilai token itu sebenarnya. Hal ini bisa disebabkan karena platform tersebut sudah terbilang “jenuh”, sehingga mendulang cuan di dalamnya jadi tak maksimal.

    Makanya, kamu perlu mencari platform DeFi yang token native-nya punya rasio TVL sebesar 1 atau di bawah 1, alias undervalued.

    Dalam hal ini, undervalued bisa diartikan bahwa harga pasar token platform DeFi tersebut lebih rendah dari nilai sebenarnya. Kondisi tersebut bisa terjadi lantaran pecinta aset kripto mungkin masih belum sadar nilai guna dari platform atau token DeFi tersebut.

    Jika hal itu terjadi, maka kamu bisa masuk ke platform DeFi yang punya token undervalued itu, apalagi mumpung tokennya punya nilai guna yang mumpuni dan platformnya sedang sepi. Tujuannya tentu saja agar cuanmu maksimal, Sobat Cuan!

    Baca juga: Pinjaman Kripto Vs Pinjaman Bank, Mana yang Lebih Menguntungkan?

    2. Melihat Pertumbuhan Sektor Decentralized Finance

    Pertumbuhan decentralized finance juga dapat digambarkan dengan besaran TVL. Metrik ini menunjukkan kepada kamu secepat apa dunia DeFi tumbuh dan diminati. Yakni, seberapa cepat minat investor dalam menyetorkan asetnya sebagai likuiditas DeFi.

    Seperti apa kondisi TVL DeFi secara keseluruhan sekarang? Ternyata, totalnya sudah mencapai lebih dari US$50 miliar.

    Total Value Locked adalah
    Nilai TVL per 7 Juli 2021. Sumber: Defipulse

    Meski demikian, kamu tetap harus melihat perkembangan TVL secara jeli.

    Kenaikan TVL di pasar bukan berarti memang ada minat tinggi. Namun, bisa jadi juga disebabkan oleh kenaikan harga ETH. Seperti yang kita tahu, ETH adalah token di sistem Ethereum, sebuah ekosistem di mana sebagian besar aplikasi decentralized finance bersarang.

    Tak hanya untuk keperluan trading, investor juga menggunakan Ethereum untuk staking dan yield farming. Tentu saja hal ini membuat valuasi ETH yang terkunci dalam smart contracts di liquidity pools ikut menanjak.

    Memang benar, semakin tinggi TVL artinya DeFi semakin tumbuh cepat. Tapi berkat harga kripto yang fluktuatif, naik turunnya TVL seringkali tidak disertai dengan penambahan akun atau smart contracts baru di liquidity pools.

    Aset yang terkunci dalam smart contracts punya nilai nyata yang naik turun sesuai dinamikan pasar. Faktor ini juga harus jadi pertimbangan kamu saat menyimpulkan kondisi suatu sistem lewat total value locked.

    Baca juga: Yuk, Kenalan Dengan 2 Jenis Indikator Ekonomi yang Pengaruhi Investasi

    Nikmati Keuntungan dengan Investasi Aman di Pluang!

    Download aplikasi Pluang di sini untuk investasi emas, S&P 500 index futures, serta aset kripto Bitcoin dan Ethereum dan reksa dana! Harga kompetitif di pasaran, selisih harga jual-beli terendah, dan tanpa biaya tersembunyi!

    Untuk investasi emas, kamu bisa melakukan tarik fisik dalam bentuk emas Antam mulai dari 1 gram hingga 100 gram. Sementara dengan Pluang S&P 500, kamu bisa berinvestasi di kontrak berjangka saham perusahaan besar di AS! Mulai dari Apple, Facebook, Google, Netflix, Nike, dan lainnya! Segera download aplikasi Pluang!

    Sumber: Messari, Coinmarketcap



    Sumber : pluang.com

  • 5. Membuat Order dan Eksekusi

    5.1 Market Order 

     

    Market order  memfasilitasi kamu untuk membeli atau menjual aset dengan harga terbaik yang tersedia di pasar. Fitur ini membuat kamu diprioritaskan saat eksekusi trading.  Berikut cara melakukan market order untuk Binance Coin (BNB) di Pluang Web Trading:

    1. Buka Trading Chart

    Buka laman ‘trade’ dan cari “BNB” di Pluang Web Trading. Di sana, kamu akan menemukan grafik harga untuk Bitcoin yang dipasangkan dengan IDR

    2. Tentukan Posisi Entry/Exit dengan Instrumen Analisis Teknikal

    Manfaatkan fitur chart drawing dan indikator teknikal dalam Pluang Web Trading untuk menganalisis aset sebelum menginput order. Analisis singkat ini akan membantu kamu menentukan target profit, posisi masuk dan keluar pasar, hingga level stop loss.

    3. Temukan Order Window

    Di halaman Trade, Order Window berada di sebelah kanan layar. Kamu bisa klik tab Buy atau Sell untuk memilih order sesuai kebutuhan.

    order window pada pluang web trading

    Kamu juga bisa klik tanda + di chart dan langsung memilih untuk Buy atau Sell untuk melakukan order di level yang kamu tentukan dengan cepat. Cara melakukan Trade on Chart:

    Trade on chart pluang web trading

    4. Pilih Tipe Order dan Masukkan Jumlah Order

    Pilih order dengan tipe ‘Market’. Di kolom yang ditentukan, masukkan jumlah unit atau nilai aset yang ingin Anda investasikan (contoh di bawah menggunakan IDR 100.000).

    5. Periksa dan Eksekusi Order

    Periksa kembali detail (jumlah, jenis order) dan konfirmasikan order dengan klik ‘BUY BNB’ pada panel yang tersedia. Kamu akan menerima dua notifikasi, yakni notifikasi order ‘placed’ yang berarti order kamu sudah dibuat. Platform akan kembali memberi notifikasi setelah order tersebut berhasil dieksekusi.

    5.2 Advanced Order

    Advanced order dirancang untuk mengotomasi trading berdasarkan trading plan yang kamu buat (Baca juga: Memahami Trading Plan, Definisi dan Cara Kerjanya). Kamu dapat menggunakan fitur ini untuk membeli atau menjual aset pada level harga yang lebih spesifik. 

    Advanced order yang tersedia pada platform Pluang Web Trading ialah ‘Limit’, ‘Stop’ dan perpaduan keduanya, yakni ‘Stop Limit’. Berikut ini demonstrasi penggunaan Advanced order pada Pluang web Trading.

    5.2.1 Limit Order

      1. Pada Order Window, klik tab Buy/Sell yang kamu inginkan
        Pluang menyediakan fitur market order dan advanced order. Gunakan advanced order saat kamu ingin mengeksekusi trading plan kamu secara akurat.
      2. Pilih Jenis Advanced Order
        Pastikan jenis order diatur pada jenis advanced order  yang kamu inginkan. Kali  ini, kita akan menggunakan order ‘Limit’.
      3. Masukkan Jumlah Unit atau Nominal yang Kamu Inginkan 
        Input jumlah unit yang kamu ingin transaksikan pada kolom yang tersedia.
      4. Masukkan harga ‘limit’
        Input harga limit yang kamu targetkan. Fitur ini memungkinkan kamu memasang order pada level harga di bawah harga pasar. Pluang Web Trading akan mengeksekusi transaksi kamu saat target harga tersebut tercapai.
      5. Masukkan level harga ‘take profit’
        Kamu dapat menggunakan fitur ‘take profit’ pada fitur ini untuk menargetkan margin keuntungan. Masukkan level harga yang kamu targetkan pada kolom yang tersedia. 
      6. Masukkan level harga ‘stop loss’
        Gunakan fitur ‘stop loss’ untuk meminimalisir risiko. Masukkan level harga ‘stop loss’ yang sesuai dengan profil risiko dan rencana trading kamu pada kolom yang tersedia. 
      7. Periksa dan eksekusi ordermu
        Periksa kembali detail (jumlah, jenis order) dan konfirmasikan order dengan klik ‘BUY’ pada panel yang tersedia. 
      8. Notifikasi order telah dibuat
        Kamu akan menerima dua notifikasi, yakni notifikasi order ‘placed’ yang berarti order kamu sudah dibuat. Platform akan kembali memberi notifikasi setelah order tersebut berhasil dieksekusi.

     

    5.2.2 Stop Order

    1. Pada Order Window, klik tab Buy/Sell yang kamu inginkan
      Pluang menyediakan fitur market order dan advanced order. Gunakan advanced order saat kamu ingin mengeksekusi trading plan kamu secara akurat.
    2. Pilih Jenis Advanced Order
      Pastikan jenis order diatur pada jenis advanced order  yang kamu inginkan. Kali  ini, kita akan menggunakan order ‘Stop’.
    3. Masukkan Jumlah Unit atau Nominal yang Kamu Inginkan
      Input jumlah unit aset yang kamu inginkan pada kolom yang tersedia.
    4. Masukkan harga ‘Stop’
      Masukkan level harga ‘stop’ pada kolom yang tersedia. Order ini digunakan untuk masuk ketika harga pasar mencapai harga tertentu.
    5. Masukkan level harga ‘take profit’
      Kamu dapat menggunakan opsi ‘take profit’ dalam Advanced order untuk menentukan target harga. Masukkan level harga yang sesuai dengan target profit kamu pada kolom ‘Take Profit” yang tersedia.
    6. Masukkan level harga ‘stop loss’
      Kamu juga dapat memanfaatkan fitur ‘stop loss’  pada Advanced order untuk meminimalisir potensi kerugian dengan skenario keluar dari pasar di level harga yang sesuai dengan profil risiko. Masukkan harga ‘stop loss’ pada kolom yang tersedia. Lalu klik ‘buy’ untuk melakukan finalisasi order.
    7. Periksa dan eksekusi ordermu
      Periksa kembali detail (jumlah, jenis order) dan konfirmasikan order dengan klik ‘BUY’ pada panel yang tersedia. Kamu akan menerima dua notifikasi, yakni notifikasi order ‘placed’ yang berarti order kamu sudah dibuat. Platform akan kembali memberi notifikasi setelah order tersebut berhasil dieksekusi.
    8. Notifikasi order telah dibuat

      Pluang Web Trading akan mengeksekusi order trading kamu jika harga stop sudah tercapai. Notifikasi akan terbit dari bagian kiri bawah layar saat order placed dan saat order telah dieksekusi

    5.2.3 Stop Limit Order

    1. Pada Order Window, klik tab Buy/Sell yang kamu inginkan
      Pluang menyediakan fitur market order dan advanced order. Gunakan advanced order saat kamu ingin mengeksekusi trading plan kamu secara akurat.
    2. Pilih Jenis Advanced Order
      Pastikan jenis order diatur pada jenis advanced order  yang kamu inginkan. Kali  ini, kita akan menggunakan order ‘Stop Limit’.
    3. Masukkan Jumlah Unit atau Nominal yang Kamu Inginkan
      Pertama-tama, input jumlah unit aset yang ingin kamu jual/beli pada kolom yang tersedia.
    4. Masukkan ‘Stop Price’
      Gunakan fitur ‘Stop Price’ untuk memasuki posisi baru dengan harga yang berpotensi menguntungkan. Kamu menetapkan harga stop di atas harga pasar saat ini. Jika harga naik ke harga stop atau bahkan lebih tinggi, stop order akan terpicu dan menjadi market order, membeli aset yang kamu minati.
    5. Masukkan ‘Limit Price’
      Fitur ‘Limit Price’ mengacu pada harga spesifik yang kamu toleransi saat membeli atau menjual aset. Limit menetapkan batas berapa banyak kamu bersedia membayar atau menerima aset tersebut. Order kamu akan  dipenuhi jika harga turun ke harga limit atau bahkan lebih rendah lagi. Ini memastikan kamu tidak membayar lebih dari yang kamu tolerir.
    6. Masukkan Level  Harga ‘Take Profit’
      Manfaatkan fitur ini untuk mematok level ‘exit’ pada level profit yang kamu inginkan.
    7. Masukkan Level Harga ‘Stop Loss’
      Manfaatkan fitur ini untuk mematok level ‘exit’ saat harga bergerak ke arah yang tidak terduga. ‘Stop Loss’  meminimalisir potensi kerugian jika trading tidak berjalan seperti rencana.
    8. Periksa dan eksekusi ordermu
      Periksa kembali detail (jumlah, jenis order) dan konfirmasikan order dengan klik ‘BUY’ pada panel yang tersedia. Kamu akan menerima dua notifikasi, yakni notifikasi order ‘placed’ yang berarti order kamu sudah dibuat.
    9. Notifikasi order telah dibuat

      Platform akan kembali memberi notifikasi setelah order tersebut berhasil dieksekusi.Setelah dikonfirmasi, platform akan mencoba membeli aset sesuai dengan perintah order yang telah kamu input sebelumnya. Notifikasi akan terbit dari bagian kiri bawah layar saat order placed dan saat order telah dieksekusi

    5.3 Account Manager

    Kamu dapat melacak order yang telah kamu lakukan pada ‘Account Manager’. Segmen ini merinci tiap order berdasarkan tipe, kuantitas, nilai hingga status ordernya. “Positions’ merupakan daftar order yang telah terlaksana. Sedangkan ‘Orders’ menampilkan order yang masih berlangsung. 

    Sebagai informasi, order minimum untuk advanced order yang berlaku pada jenis aset US Stock ialah 1 unit. Sedangkan order minimum untuk advanced order pada aset kripto ialah senilai Rp75.000.



    Sumber : pluang.com

  • 7. Pluang Web Trading vs. TradingView

    7.1 Keunggulan Pluang Web Trading dibandingkan dengan TradingView Versi Gratis

     

    Disamping berbagai fitur yang telah diadopsi Pluang Web Trading dari platform trading terkemuka TradingView, berikut ini sejumlah keunggulan Pluang Web Trading:

    1. Indikator

    Kamu dapat menggunakan indikator tanpa batasan per grafik di Pluang Web Trading, sedangkan kamu hanya dapat menggunakan 2 indikator per grafik dengan menggunakan TradingView Gratis.

    2. Watchlist

    Pluang Web Trading memungkinkan kamu membuat 15 watchlist, sedangkan TradingView Gratis hanya 1 watchlist.

    3. Layout yang Dapat Disimpan

    Pluang Web Trading memungkinkan kamu menyimpan 10 layout, sedangkan TradingView Gratis hanya 1 layout.

    4. Charts Per Tab

    Pluang Web Trading menyediakan fitur ‘Charts Per Tab’ hingga 8 charts bagi semua pengguna. Fitur Charts per Tab di platform TradingView hanya tersedia bagi pengguna berbayar.

    5. Price Alerts

    Pluang Web Trading menyediakan fitur ‘Price Alert’ hingga 20 price alert bagi seluruh penggunanya. TradingView membatasi jumlah price alert yang dapat dibuat dengan  maksimal lima price alert bagi pengguna gratis. Pengguna berbayar dapat mengakses fitur ini dalam limit tertentu bergantung pada subscribe plan-nya.

     

    Untuk mendapatkan fitur-fitur seperti yang ditawarkan Pluang di TradingView, pengguna harus membayar biaya berlangganan bulanan/tahunan ke TradingView. Dengan menggunakan platform Pluang untuk trading, kamu bisa menikmati fitur eksklusif yang seharusnya berbayar di TradingView secara gratis. Tunggu apa lagi, cobain sekarang! 

    COBAIN WEB TRADING SEKARANG!*



    Sumber : pluang.com

  • Kenali 5 Pola Candlestick Sebagai Petunjuk Trading bagi Pemula

    Sobat Cuan yang sedang getol-getolnya trading mungkin paham bahwa mempelajari seluk beluk candlestick adalah kunci utama untuk menggapai cuan. Namun, kamu tak hanya perlu mengetahui anatomi candlestick semata, tetapi juga harus memahami pola-pola candlestick.

    Apa sih alasannya?

    Pola candlestick bisa kamu andalkan untuk menebak pergerakan harga dengan jitu. Selain moving average, lilin-lilin ini juga jadi favorit trader untuk memberi penerangan kala prospek pasar sedang suram.

    Tidak perlu berguru ke Gunung Kawi agar bisa tajir melintir bermodalkan “jaga lilin”. Di dunia trading, pola candlestick bisa menuntunmu jadi sultan yang akurat membaca pergerakan harga saham dan instrumen lainnya.

    Mempelajari pola candlestick pun mudah karena sifatnya kerap berulang, lalu diikuti dengan fenomena pasar yang konsisten. Hal inilah yang membuat lilin tetap jadi penerangan pilihan para trader sultan yang sering disangka ngepet sama tetangganya.

    Baca juga: Gak Bisa Baca Candlesticks? Simak Cara Bacanya Bagi Pemula di Sini!

    Candlestick, Si Lilin yang Informatif

    Lewat bukunya, teknisi pasar modal Steve Nison memperkenalkan pola candlestick sebagai instrumen analisis teknikal kepada dunia barat pada tahun 1991. Buku tersebut berjudul Japanese Candlestick Charting Techniques.

    Banyak nama dan istilah yang digunakan oleh para trader saat mengidentifikasi pola candlestick. Selain pergerakan harga, pola candlestick juga dapat menunjukkan momentum. Pola-pola ini kemudian diberi nama lucu nan menggemaskan agar kamu mudah mengingatnya.

    Sayangnya, kemajuan teknologi membuat beberapa pola bisa dibikin tiruannya dengan software khusus. Banyak manajer pengelola dana lindung nilai menggunakan trik ini untuk mengelabui investor.

    Tapi kamu tidak perlu khawatir, beberapa pola candlestick tetap relevan dan akurat hingga saat ini.

    Kamu hanya perlu mengingat bahwa pola ini relevan pada jangka waktu historis yang kamu gunakan saat membuat chart. Selain itu, setelah tiga hingga lima bar dari saat pola muncul, potensi akurasinya mungkin akan menurun.

    Jenis-Jenis Pola Candlestick

    Penulis dan trader lainnya yakni Thomas Bulkowski dalam bukunya Encyclopedia of Candlestick Charts menuliskan tentang perfoma candlestick secara khusus. Menurut Bulkowski, ada dua jenis hasil dari pola candlestick yang bisa kamu harapkan.

    Pertama adalah reversal, yakni momentum ketika harga berbalik arah dan membuat tren baru. Kedua ialah continuation, dimana arah pergerakan harga tetap berlanjut.

    Apa saja sih pola candlestick yang perlu kamu perhatikan saat trading?

    1. Pola Candlestick Three Line Strike

    Three Line Strike
    Sumber: Investopedia

    Tiga garis bullish membuat tiga lilin hitam dalam tren turun. Tiap bar menunjukkan titik terendah yang lebih rendah. Kemudian bar-bar ini ditutup dengan intrabar rendah. Bar keempat baru terbuka lebih rendah tetapi berbalik arah.

    Menurut Bulkowski, reversal ini biasanya merupakan sinyal perbaikan arah harga ke arah yang lebih tinggi. Tak tanggung-tanggung, tingkat akurasinya mencapai 83%!

    Baca juga: Yuk, Pahami Pola dan Tren Harga Aset Melalui Analisis Teknikal di Sini!

    2. Pola Candlestick Two Black Gapping

    Two Black Gapping
    Sumber: Investopedia

    Two black gapping yang bearish muncul setelah puncak penting dalam tren naik, dengan gap ke bawah yang menghasilkan dua batang hitam dalam posisi terendah lebih rendah.

    Jika pola ini muncul, kamu bisa menebak bahwa penurunan akan terus berlanjut ke posisi terendah yang lebih rendah lagi. Dan mungkin, memicu downtrend pada skala yang lebih luas. Menurut Bulkowski, pola ini memprediksi harga yang lebih rendah dengan tingkat akurasi 68%.

    3. Pola Candlestick Three Black Crows

    Three Black Crows
    Sumber: Investopedia

    Three black crows yang bearish dimulai pada, atau di, dekat tinggi tren kenaikan, dengan tiga batang hitam berada di posisi terendah dan akan lebih rendah yang ditutup di dekat posisi terendah intrabar.

    Definisi dari pola ini adalah penurunan akan terus berlanjut ke posisi terendah yang akan lebih rendah lagi. Hal ini mungkin akan memicu tren turun skala yang lebih luas.

    Versi paling bearish dimulai pada harga tertinggi baru karena menjebak pembeli yang memasuki permainan momentum. Menurut Bulkowski, pola ini memprediksi harga yang lebih rendah dengan tingkat akurasi 78%.

    Baca juga: Mengenal Jenis-Jenis Moving Average bagi Pemula

    4. Pola Candlestick Evening Stars

    Evening Star
    Sumber: Investopedia

    Si bintang malam yang sedang bearish dimulai dengan batang putih tinggi yang membawa tren naik ke harga tertinggi baru.

    Kesenjangan pasar lebih tinggi pada bar berikutnya, disebabkan oleh pembeli FOMO yang tidak jadi masuk ke pasar. Hasilnya  adalah bar berikutnya dengan kisaran sempit.

    Gap ke bawah pada batang ketiga melengkapi pola, yang memprediksi bahwa penurunan akan terus berlanjut ke posisi terendah yang lebih rendah, mungkin memicu tren turun skala yang lebih luas. Menurut Bulkowski, pola ini memprediksi harga yang lebih rendah dengan tingkat akurasi 72%.

    5. Pola Candlestick Abandoned Baby

    Abandoned Baby
    Sumber: Investopedia

    Pola abandoned baby yang bullish yang muncul di titik terendah dari tren turun, setelah serangkaian lilin hitam mencetak titik terendah yang lebih rendah.

    Kesenjangan pasar lebih rendah terjadi pada bar berikutnya, tetapi berkebalikan dengan evening stars, kali ini penjual baru yang gagal muncul. Pola in menghasilkan bar doji kisaran sempit dengan cetakan pembukaan dan penutupan pada harga yang sama.

    Gap bullish pada batang ketiga melengkapi pola tersebut, yang memprediksi bahwa pemulihan akan berlanjut ke level tertinggi yang lebih tinggi, mungkin memicu tren naik skala yang lebih luas. Menurut Bulkowski, pola ini memprediksi harga yang lebih tinggi dengan tingkat akurasi 49,73%.

    Bagaimana, cukup informatif bukan informasi yang dibawa lilin-lilin ini?

    Nikmati Keuntungan dengan Investasi Aman di Pluang!

    Download aplikasi Pluang di sini untuk investasi emas, S&P 500 index futures, serta aset kripto Bitcoin dan Ethereum dan reksa dana! Harga kompetitif di pasaran, selisih harga jual-beli terendah, dan tanpa biaya tersembunyi!

    Untuk investasi emas, kamu bisa melakukan tarik fisik dalam bentuk emas Antam mulai dari 1 gram hingga 100 gram. Sementara dengan Pluang S&P 500, kamu bisa berinvestasi di kontrak berjangka saham perusahaan besar di AS! Mulai dari Apple, Facebook, Google, Netflix, Nike, dan lainnya! Segera download aplikasi Pluang!

    Sumber: Investopedia



    Sumber : pluang.com

  • Hai Para Abdi Negara, Simak 5 Jenis Investasi yang Cocok bagi Kantong PNS!

    Bekerja sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) memang dikenal punya masa depan terjamin. Makanya, tak heran jika banyak orang tua yang selalu menyuruh anaknya untuk mendaftar CPNS, seperti yang sedang terjadi saat ini.

    Namun, meski hidup terjamin, PNS juga perlu investasi, lho. Sebab, siapa sih yang tak mau mengakumulasikan hartanya dan tetap bisa hidup di atas standar kala masa senja nanti?

    Tapi sebenarnya, jenis investasi apa saja sih yang cocok digenggam oleh PNS? Nah, bagi Sobat Cuan yang berstatus PNS, atau mungkin berencana menjadi salah satu abdi negara, ada baiknya kamu baca artikel ini sampai habis, ya!

    Gaji Pegawai Negeri Sipil

    Namun, sebelum melangkah ke produk investasi yang bisa dipilih oleh PNS, ada baiknya kamu mengetahui gaji para abdi negara dulu. Tujuannya, tentu saja agar kamu bisa mengetahui pentingnya investasi bagi PNS.

    Menurut Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 15 Tahun 2019, gaji PNS untuk lulusan SMA dan D3 berkisar antara Rp2.022.200 hingga Rp3.820.000. Sementara untuk lulusan S1 hingga S3 gajinya berkisar Rp2.579.400 hingga Rp4.797.000. Kamu bisa membaca selengkapnya mengenai gaji PNS di sini ya, Sobat Cuan.

    Angka ini tentu masih ditambah dengan berbagai tunjangan seperti tunjangan jabatan dan tunjangan kinerja. Selain itu, kamu juga akan mendapat berbagai fasilitas seperti jaminan pensiun, fasilitas untuk mengambil kredit rumah dan BPJS kesehatan.

    Pantas saja profesi ini jadi idaman orangtua, kan, Sobat Cuan? Tapi masalahnya, penghasilan sebanyak itu mungkin akan percuma kalau kamu juga tidak bisa mengelolanya dengan baik.

    Nah, salah satu cara mengelola penghasilan abdi negaramu adalah dengan investasi!

    Produk Investasi Bagi PNS

    Tidak harus mengorbankan integritas dan idealisme kamu lho untuk bisa jadi PNS sultan. Dengan pengelolaan uang yang baik, kamu dan keluargamu akan hidup tercukupi.

    Kamu bisa memilih instrumen investasi yang aman dan minim resiko, agar tetap bisa fokus mengabdi kepada negara sambil cuan. Nah, berikut ini adalah instrumen investasi bagi PNS yang direkomendasikan.

    Baca juga: Uang Pensiun PNS Rp1 M? Ini Apa Kata MenPAN-RB, Tjahjo Kumolo

    1. Investasi Emas bagi PNS

    Sebagai produk investasi lintas zaman, emas terbilang minim risiko. Sejak dulu investasi emas merupakan pilihan orangtua dan nenek buyut kita untuk menyimpan uang agar dapat membangun rumah, membeli kendaraan bermotor atau menghelat hajatan besar.

    Investasi ini sangat cocok untuk jangka panjang. Jika kamu menyimpan emas untuk jangka pendek kemungkinan besar kamu akan rugi. Kecuali tiba-tiba terjadi bencana besar seperti pandemi yang menyebabkan harga emas meroket tinggi.

    Risiko yang tak kalah pentingnya untuk kamu mitigasi adalah kehilangan. Emas fisik sering kali terselip dan hilang. Untuk mensiasatinya, kamu bisa membeli emas digital.

    Baca juga: Mau Investasi Jangka Pendek Saat Pandemi? Simak Pilihan Aset Berikut!

    2. Investasi Reksadana bagi PNS

    Instrumen ini sangat membantu kamu yang berinvestasi sambil bekerja mengumpulkan pundi-pundi. Agar kamu bisa fokus bekerja dan portofolio kamu juga fokus bekerja untuk masa depanmu, reksadana adalah salah satu produk investasi bagi PNS.

    Reksadana akan memberi kamu keleluasaan untuk berinvestasi. Kamu bisa memilih apa saja instrumen saham, surat utang dan pasar uang dalam portofolio investasimu, lalu Manajer Investasi (MI) akan mengelolanya untukmu.

    Caranya, kamu tinggal memilih MI dan produknya, lalu membaca prospektusnya. Pastikan dulu prospek produk dan kesesuaiannya dengan tujuan investasi kamu, ya. Kamu juga bisa memilih metode lumpsum atau menyicil saat akan membentuk kapital reksadana kamu. Menarik, bukan?

    3. Investasi Deposito bagi PNS

    Memiliki dana nganggur di rekening payroll? Mengapa tidak coba menghubungi bank kamu untuk dibuatkan deposito?

    Deposito akan memberi kamu margin bunga lebih besar ketimbang tabungan bank, loh, Sobat Cuan. Pilih saja tenor yang sesuai dengan kebutuhanmu. Deposito sangat sederhana dan mudah dibuat, cocok untuk kamu yang sibuk bekerja mengabdikan diri pada negara.

    Baca juga: Sobat Cuan, Yuk Simak 5 Tips Memilih Deposito Anti Kecewa Berikut!

    4. Investasi Saham

    Kalau kamu punya waktu lebih luang untuk belajar teknik-teknik dasar menganalisis pasar, instrumen ini bisa kamu coba. Fluktuasi harga saham di pasar modal saat pandemi seperti sekarang ini akan memberi kamu margin besar, asal kamu tau momentum yang tepat untuk keluar dan masuk pasar.

    Tapi, jangan berjudi dengan keberuntunganmu ya, Sobat Cuan. Kumpulkan perbekalan yang cukup untuk berinvestasi saham agar kinerja kamu tidak terganggu.

    5. Investasi Properti bagi PNS

    Membeli rumah atau ruko saat ini masih menjadi opsi favorit para investor. Kamu yang berprofesi sebagai PNS juga bisa memilih opsi ini.

    Manfaatkan fasilitas KPR kantormu untuk membeli aset tak bergerak sebagai investasi. Selain akan memberimu pemasukan pasif, bisa buat tabungan untuk anak cucu di masa depan juga, kan?

    Nikmati Keuntungan dengan Investasi Aman di Pluang!

    Download aplikasi Pluang di sini untuk investasi emas, S&P 500 index futures, serta aset kripto Bitcoin dan Ethereum dan reksa dana! Harga kompetitif di pasaran, selisih harga jual-beli terendah, dan tanpa biaya tersembunyi!

    Untuk investasi emas, kamu bisa melakukan tarik fisik dalam bentuk emas Antam mulai dari 1 gram hingga 100 gram. Sementara dengan Pluang S&P 500, kamu bisa berinvestasi di kontrak berjangka saham perusahaan besar di AS! Mulai dari Apple, Facebook, Google, Netflix, Nike, dan lainnya! Segera download aplikasi Pluang!

    Sumber: Suara, QM Financial



    Sumber : pluang.com

  • Cara Trading Options di Pluang

    Sekarang Pluang telah menyediakan options di aplikasi untuk dijadikan pilihan investasi Sobat Cuan. Pluang options yang disediakan sudah berlisensi dan diawasi oleh BAPPEBTI dan sama dengan options yang sudah diregulasi oleh regulator AS (SEC dan OCC) yang sudah diperjualbelikan di seluruh dunia. Bagi Sobat Cuan yang tertarik menggunakan options namun masih bingung menavigasi aplikasi Pluang untuk melakukan transaksi options, artikel ini akan memandu Sobat Cuan melalui hal-hal penting dalam options trading menggunakan aplikasi Pluang, mulai dari cara menemukan halaman options hingga mengeksekusi pembelian pertama Sobat Cuan. 

    Cara Menemukan Halaman Options

    Perjalanan options trading Sobat Cuan dapat dimulai dengan masuk ke halaman options. Terdapat tiga cara untuk masuk ke halaman options tersebut, yaitu melalui:

    1. “Options trading” call-to-action button pada home page.
    2. Halaman aset saham AS.
    3. Halaman search.

    Onboarding Page

    Jika Sobat Cuan baru pertama kali membuka halaman options, maka Sobat Cuan akan disambut oleh onboarding page yang di dalamnya terdapat pengenalan singkat mengenai options. Sobat Cuan juga bisa belajar lebih lanjut mengenai options melalui artikel-artikel Pluang dengan cara klik tombol “Learn more about options basics ->

    Setelah mempelajari mengenai dasar-dasar options, Sobat Cuan bisa klik tombol “Start Options Trading” di bawah halaman untuk masuk ke halaman options trading.

    Options Explore Page

    Ketika sudah selesai melakukan onboarding terhadap options trading, Sobat Cuan bisa memulai mencari kontrak options yang mau dibeli dengan mengeksplor options explore page.

    Easy Options

    1. Pilih underlying asset saham atau ETF yang kamu tertarik untuk beli pada drop down yang tersedia.
    2. Pilih apakah pandangan market kamu terhadap aset tersebut akan naik atau turun.
    3. Klik tombol “Temukan Kontrak” untuk mencari kontrak yang sesuai dengan pandangan market kamu

    Peringkat Kontrak

    1. Cara lain untuk menemukan kontrak yang kedua adalah dengan menggunakan fitur filter peringkat kontrak.
    2. Kamu bisa mengurutkan performa kontrak dengan mengurutkan filter ini.
    3. Pilih filter “Volume” untuk mengurutkan performa kontrak selama satu hari kebelakang berdasarkan kontrak dengan jumlah volume terbesar atau terkecil.
    4. Pilih filter “Price Change” untuk mengurutkan performa kontrak selama satu hari kebelakang berdasarkan kontrak dengan perubahan harga terbesar atau perubahan harga terkecil.
    5. Pilih filter “OI Value” untuk mengurutkan performa kontrak selama satu hari kebelakang berdasarkan kontrak dengan nilai open interest terbesar atau terkecil.

    Saham Favorit

    Sobat Cuan juga bisa mengeksplor kontrak-kontrak options yang tersedia berdasarkan saham-saham favorit para trader pada halaman ini. Aset yang ditampilkan merupakan aset yang sering dipilih oleh para trader options. Aset ini diurutkan secara otomatis berdasarkan total volume kontrak, yang juga menunjukkan aktivitas trading dan popularitasnya di antara para trader.

    Pelajari tentang Options Trading

    Pada halaman explore Sobat Cuan juga bisa menemukan bagian pelajari tentang options trading. Pada bagian ini, kamu bisa mempelajari mengenai options trading secara lebih dalam dengan membaca artikel-artikel yang membahas options trading untuk membantu kamu untuk menguasai options trading.

    Membeli Kontrak Options

    Berikut ini adalah tampilan halaman options trading di dalam aplikasi Pluang. Untuk melakukan transaksi options, Sobat Cuan bisa melakukan tahap-tahap berikut:

    1. Pilih panah ke atas atau ke bawah berdasarkan pandangan pasar, panah hijau ke atas apabila pandangan pasar adalah bullish dan panah merah ke bawah apabila pandangan pasar adalah bearish.
    2. Pilih tanggal kedaluwarsa (expiration date) yang cocok untuk pandangan pasar dengan pilihan tombol “Dalam 1 Minggu”, “Dalam 1 Bulan” dan “Lebih dari 1 Bulan” dan pilih tanggal kedaluwarsanya.
    3. Pilih kontrak yang kamu pikir paling cocok untuk pandangan pasar kamu.
    4. Setelah memilih kontrak, kamu akan masuk ke tampilan ringkasan dari kontrak tersebut. Halaman ini akan menunjukkan detail mengenai kontrak tersebut, yang berisikan informasi seperti strike price hingga greeks.
    5. Klik tombol “Beli” untuk masuk ke halaman detail pembelian. Di bagian atas halaman ini terdapat keterangan order book untuk melihat volume dari kontrak tersebut untuk menunjukkan likuiditas kontrak tersebut.
    6. Apabila kontrak yang kamu pilih memiliki likuiditas yang rendah, maka akan ada simbol yang menandakan bahwa kontrak tersebut memiliki likuiditas rendah untuk memperingatkan kamu bahwa ada kemungkinan order yang akan kamu buat tidak akan terlaksanakan.
    7. Pada halaman ini kamu juga bisa mengatur pembelian kontrak options seperti tipe order dan jumlah kontrak. Tipe order yang bisa kamu pilih untuk pembelian options adalah market order, limit order, stop order, dan stop-limit order
    8. Terdapat juga terdapat grafik P&L dari pembelian yang akan dieksekusi untuk membantu kamu memvisualisasikan kemungkinan breakeven, profit, dan loss.
    9. Klik tombol “Tinjau Order” untuk meninjau pembelian kamu sebelum melakukan transaksi.
    10. Klik tombol “Buat Order” untuk melakukan pembelian kontrak options kamu.

    Melihat Riwayat Transaksi

    1. Sobat Cuan bisa melihat riwayat transaksi options trading pada halaman “Riwayat Transaksi” pada aplikasi Pluang.
    2. Dalam halaman ini kamu bisa melihat posisi options trading yang sedang berlangsung beserta dengan gain yang didapatkan.
    3. Kamu juga bisa melihat sejarah pembelian dan penjualan options trading yang sebelum-sebelumnya.
    4. Kamu bisa cek kembali detail order yang pernah dilakukan dan yang sedang berlangsung dengan cara klik salah satu baris untuk masuk ke halaman detail transaksi.

     Menjual Kontrak Options (Manual)

    Tentunya setelah berhasil melakukan transaksi options trading Sobat Cuan perlu menjual posisi options yang kamu miliki untuk merealisasikan pendapatan. Berikut adalah cara untuk menutup posisi options kamu dengan cara sell to close pada aplikasi Pluang.

    1. Kamu bisa menemukan posisi options yang sedang berlangsung di halaman riwayat transaksi atau pada halaman portofolio aset.
    2. Klik posisi yang ingin kamu tutup untuk masuk ke halaman detail posisi tersebut untuk melihat detail status posisi tersebut. Selanjutnya kamu bisa klik tombol “Jual” untuk masuk ke halaman penjualan.
    3. Pada halaman penjualan, kamu bisa mengatur cara penjualan melalui tipe order, harga limit, dan jumlah kontrak yang ingin dijual. Setelah semua sudah disesuaikan, kamu bisa klik tombol “Tinjau Order” untuk review penjualan yang ingin dieksekusi.
    4. Klik “Buat Order” untuk mengeksekusi penjualan kontrak kamu, dan otomatis sell order tersebut akan masuk ke halaman riwayat transaksi Pluang kamu

    Auto Sell to Close Pluang

    Pluang akan secara otomatis menutup posisi options Sobat Cuan sekitar 30 menit sebelum waktu kedaluwarsa. Hal ini dilakukan untuk menghindari risiko yang terjadi apabila kamu lupa menutup posisi options kamu dan terekspos kepada risiko exercise pada saat kedaluwarsa. Sobat Cuan akan menerima peringatan berupa push notification dari aplikasi Pluang sebelum penjualan otomatis dilakukan. Order ini dapat kamu lihat di halaman riwayat transaksi dengan keterangan bahwa order dieksekusi otomatis oleh sistem karena kontrak hampir kedaluwarsa.

    Disclaimer

    • Options Trading oleh PT PG Berjangka telah berlisensi dan diawasi oleh BAPPEBTI, BBJ dan KBI serta bekerja sama dengan Pialang luar negeri yang berlisensi dan diaswasi oleh SEC dan OCC.
    • Options Trading adalah produk berisiko tinggi dan tidak ada jaminan keuntungan yang ditawarkan oleh produk ini. Pelanggan wajib melakukan riset sendiri dalam melakukan transaksi investasi apapun.



    Sumber : pluang.com