Tag: blockchain

  • Apa Itu Avantis (AVNT)? Panduan Lengkap untuk Pemula

    Setelah kemarin sempat hype DEX (decentralized exchange) Aster dan Hyperliquid, kini ada penantang baru yang membawa fitur berbeda dari kedua DEX tersebut.

    Jika Aster dikenal dengan leverage super tinggi hingga 1000x dan Hyperliquid unggul lewat performa eksekusi ultra-cepat di jaringan Layer 1 miliknya, maka Avantis hadir dengan positioning unik: universal leverage layer yang memungkinkan perdagangan lintas aset global—mulai dari kripto, forex, hingga komoditas seperti emas.

    Menariknya, dari sisi data pasar 90 hari terakhir, per 22 Oktober 2025, Avantis sudah menempati peringkat ketiga dalam hal volume perdagangan token. Dalam 90 hari terakhir, Avantis mencatat volume sekitar $33,3 miliar, hanya berada di bawah Aster ($47 miliar) dan Hyperliquid ($43,3 miliar). 

    Capaian ini menandakan bahwa meski tergolong baru, Avantis berhasil menembus dominasi dua raksasa DEX tersebut dan menunjukkan potensi besar untuk menjadi pemain utama di sektor derivatif on-chain.

    Apa Itu Avantis (AVNT)?

    Avantis adalah protokol DeFi yang berfungsi sebagai universal leverage layer untuk berbagai aset global. Melalui satu platform DEX (decentralized exchange), Avantis memungkinkan pengguna untuk melakukan perdagangan dengan leverage lintas aset—mulai dari kripto, forex, hingga komoditas seperti emas.

    Baca juga: Avantis Melejit 28% dalam 24 Jam, AVNT Kembali Masuk Radar Investor

    Fitur Unggulan Avantis

    • Loss Rebates: Pengembalian sebagian kerugian pada jenis transaksi tertentu yang membantu menyeimbangkan ketidakseimbangan jumlah kontrak terbuka antara posisi long dan short (open interest skew) di platform.
    • Positive Slippage: Harga masuk yang lebih baik dari harga pasar, khusus untuk transaksi yang berkontribusi menyeimbangkan open interest skew.
    • RWA Access: Akses perdagangan aset dunia nyata seperti Yen Jepang, Emas, Bitcoin, dan banyak lagi, semua dalam satu platform.
    • Zero-Fee Leverage: Bayar biaya hanya dari keuntungan yang diperoleh (sangat populer di kalangan scalper atau trader jangka pendek).
    • Advanced Risk Management for Liquidity Providers: Penyedia likuiditas (LP) dapat menyetor USDC secara pasif, atau menjadi market maker aktif dengan memilih tingkat risiko (risk tranche) serta menentukan durasi penguncian dana (time-lock).

    Apa itu Token $AVNT 

    $AVNT adalah token penghubung dalam ekosistem Avantis, token ini berfungsi sebagai token utilitas sekaligus tata kelola (utility and governance token) yang dirancang untuk menyelaraskan kepentingan, memperluas skala, dan mengamankan visi Avantis dalam membangun universal leverage layer bagi dunia DeFi.

    Seiring pertumbuhan Avantis, $AVNT akan berperan penting dalam:

    • Meningkatkan keamanan protokol melalui mekanisme tata kelola berbasis komunitas.
    • Menyelaraskan insentif antara seluruh pemangku kepentingan ekosistem.
    • Mendorong desentralisasi progresif serta akuntabilitas jangka panjang.

    Lebih lengkap tentang tokenomics $AVNT:

    Baca lebih lengkap: Mengenal Tokenomics Avantis (AVNT): Supply, Distribusi, dan Mekanisme Ekosistem

    Cara Menggunakan AVNT

    Sebelum kamu mencoba menggunakan Avantis, pastikan kamu telah memiliki aset kripto yang ada di jaringan Base (direkomendasikan menggunakan USDC dalam jaringan base).

    Caranya kamu cukup membeli USDC di Tokocrypto lalu membuat hot wallet seperti Binance Wallet, Meta Mask, Trust Wallet atau wallet lainnya. Setelah itu kamu hanya perlu mengirimkan aset ke dalam wallet tersebut menggunakan jaringan Base, dengan mengikuti tutorial yang ada di sini: Cara Transfer Crypto Lewat Jaringan Blockchain di Tokocrypto.

    Jika sudah maka kamu bisa mengikut beberapa langkah berikut untuk mencoba menggunakan Avantis:

    1. Masuk ke laman https://www.avantisfi.com/
    1. Klik “Launch App
    1. Pilih “Login
    1. Masuk dengan wallet yang kamu miliki dan lakukan konfirmasi
    2. Setelah itu kamu bisa langsung menggunakan semua fitur yang tersedia di Avantis DEX

    Bagaimana Cara Membeli Avantis (AVNT)?

    Kamu bisa membeli Avantis melalui bursa kripto seperti Tokocrypto dengan langkah-langkah yang sederhana seperti masuk ke akun Tokocrypto, mencari pasangan perdagangan AVNT/IDR, lalu menempatkan order pembelian sesuai kebutuhan.

    Baca juga: Aster vs Hyperliquid: Perbandingan Platform Perpetual DEX


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Mengenal Tokenomics Avantis (AVNT): Supply, Distribusi, dan Mekanisme Ekosistem

    Sebelum membeli aset kripto, penting untuk memahami tokenomics dari aset yang ingin kamu beli. Tokenomics bukan sekadar angka total suplai token, tapi juga bagaimana distribusi, mekanisme, serta insentif ekonomi di baliknya bekerja untuk menjaga nilai dan keberlanjutan ekosistem. 

    Tanpa pemahaman ini, investor bisa saja terjebak dalam proyek yang terlihat menarik karena hype, tapi sebenarnya memiliki struktur distribusi yang berisiko atau tidak sehat.

    Hal yang sama berlaku untuk Avantis (AVNT) — token native dari platform perdagangan desentralisasi Avantis. AVNT memiliki total suplai sebesar 1 miliar token, sistem vesting yang akan dilepas secara bertahap selama beberapa tahun ke depan. 

    Lalu, bagaimana sebenarnya struktur suplai, alokasi distribusi, mekanisme ekonomi, serta fungsi utama token AVNT di dalam ekosistem Avantis? Mari kita bahas secara detail.

    Total Supply dan Distribusi AVNT

    Token AVNT total suplai 1 miliar token yang dibagi ke dalam beberapa kategori dengan alokasi dan jadwal vesting yang berbeda. Tujuannya adalah menjaga keseimbangan antara insentif komunitas, investor, tim, serta keberlanjutan ekosistem Avantis.

    Komunitas mendapat porsi terbesar (28,68%) melalui insentif on-chain, menegaskan fokus Avantis pada pertumbuhan organik dan partisipasi pengguna.

    Investor awal (26,01%) dan tim/advisor (13,80%) memiliki periode cliff 12 bulan, yang berarti token mereka baru bisa diakses setelah setahun. Ini mencegah aksi jual cepat (dump) dan menunjukkan komitmen jangka panjang.

    Airdrop #1 (12,58%) dan Liquidity Reserve (5,06%) langsung terbuka di TGE, memberikan likuiditas awal dan distribusi ke komunitas. Cek eligible airdrop untuk token AVNT di sini 👉 Avantis Airdrop.

    Foundation (4,08%) dialokasikan untuk pengembangan produk dan perekrutan di masa depan, dengan vesting panjang (42 bulan) untuk mendukung keberlanjutan.

    Progress Token Unlock AVNT

    Saat ini, distribusi token AVNT masih didominasi oleh porsi yang belum dilepas ke pasar. Berdasarkan data terbaru, sekitar 79,77% dari total suplai masih terkunci, sementara hanya 20,21% yang sudah beredar (unlocked).

    Artinya, mayoritas suplai AVNT masih berada dalam mekanisme vesting dan belum bisa diperdagangkan secara bebas. Kondisi ini memiliki beberapa implikasi penting, seperti:

    • Potensi tekanan jual di masa depan: Seiring berjalannya waktu, token yang terkunci akan dilepas secara bertahap sesuai jadwal vesting. Hal ini bisa menambah suplai di pasar dan berpotensi mempengaruhi harga.
    • Sinyal komitmen jangka panjang: Porsi besar yang masih terkunci menunjukkan bahwa tim, investor awal, dan ekosistem Avantis berkomitmen pada pembangunan jangka panjang.
    • Kesempatan bagi komunitas: Dengan unlock yang berlangsung bertahap hingga beberapa tahun ke depan, komunitas memiliki waktu untuk tumbuh, berpartisipasi, dan memperkuat ekosistem dari peruntukan token yang perlahan dirilis.

    Berdasarkan data dari Tokenomist, secara keseluruhan, total suplai 1 miliar AVNT dibagi ke dalam tujuh kategori utama.

    Alokasi terbesar jatuh kepada Onchain Incentives sebesar 286 juta AVNT (28,6%), yang ditujukan untuk mendukung aktivitas pengguna, likuiditas, dan perdagangan on-chain. Kemudian disusul oleh Early Backers sebanyak 266 juta AVNT (26,6%), yaitu investor awal yang mendukung proyek pada tahap pra-peluncuran.

    Di sisi komunitas, Airdrop 1 menyumbang 125 juta AVNT (12,5%), sebagai insentif bagi pengguna awal. Sisanya masuk ke dalam kategori ekosistem, likuiditas, dan treasury.

    Berdasarkan jadwal rilis token, butuh waktu hingga tahun 2029 bagi AVNT untuk mencapai 100% total suplai beredar. Artinya, selama empat tahun ke depan, suplai token akan terus bertambah secara terukur sesuai skema vesting yang sudah ditetapkan. 

    Kegunaan Token AVNT dalam Ekosistem Avantis

    Secara sederhana token AVNT berfungsi sebagai token utilitas sekaligus tata kelola (utility and governance token), berikut adalah kegunaan lengkapnya:

    1. Utility Token untuk Ekosistem Avantis

    $AVNT berfungsi sebagai token utilitas utama. Pemegang token yang melakukan staking dapat membantu mengamankan likuiditas penyedia (LP) saat terjadi volatilitas pasar. Sebagai imbalannya, mereka memperoleh reward AVNT, XP boosts, dan diskon biaya trading.

    2. Governance: Hak Suara dalam Tata Kelola Protokol

    $AVNT juga berperan sebagai token tata kelola. Pemegang token memiliki hak suara untuk menentukan arah pengembangan Avantis, termasuk ekspansi ke jaringan baru, penambahan aset leverage, penyesuaian struktur biaya, hingga pengembangan produk baru seperti pasar uang (money market) native Avantis.

    3. Community Rewards: Insentif untuk Partisipasi

    Token ini menjadi insentif bagi trader aktif, referrer, liquidity providers, builder, dan influencer yang berkontribusi dalam pertumbuhan ekosistem. Dengan begitu, Avantis memastikan bahwa pertumbuhan platform berpihak pada pengguna yang aktif mendukungnya.

    Dalam update roadmap yang baru saja dirilis oleh Avantis, token AVNT juga akan mendapatkan beberapa kegunaan, seperti mekanisme buy-back.

    Avantis akan melakukan pembelian kembali (buy-back) AVNT dari pendapatan protokol, tetapi dengan pendekatan berbasis milestone agar tidak menghambat pertumbuhan.

    • Milestone 1: Jika rata-rata pendapatan harian mencapai $200K, maka 30% fee akan dialokasikan untuk buy-back. Nilainya setara dengan lebih dari $22 juta per tahun.
    • Milestone 2: Jika pendapatan harian menembus $500K, maka 50% fee akan digunakan untuk buy-back, setara dengan $90 juta per tahun atau sekitar 11,4% dari total suplai. Pada tahap ini, AVNT diproyeksikan menjadi deflasi karena buy-back mampu menutup kebutuhan emisi token baru.

    Roadmap dari token AVNT sendiri baru tersedia hingga Q4 2025, namun ke depannya Avantis berkomitmen untuk menggunakan masukan komunitas sebagai dasar pembaruan strategi token. 

    Bagaimana Cara Membeli Avantis (AVNT)?

    Kamu bisa membeli Avantis melalui bursa kripto seperti Tokocrypto dengan langkah-langkah yang sederhana seperti masuk ke akun Tokocrypto, mencari pasangan perdagangan AVNT/IDR, lalu menempatkan order pembelian sesuai kebutuhan.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Ekosistem DeFi Avantis: Perdagangan Leverage, RWA, hingga Forex

    Melalui rilis resmi Avantis, Avantis mengklaim bahwa proyek mereka lahir dari  keyakinan bahwa pasar keuangan tidak seharusnya dibatasi oleh geografi, gatekeeper, atau sistem lama.

    Dalam waktu singkat, platform ini berhasil mencatatkan lebih dari $20 miliar volume perdagangan, menghadirkan hampir semua kelas aset global secara onchain melalui perpetual contracts, serta menarik lebih dari 75.000 pengguna aktif. 

    Suksesnya Avantis tidak terlepas dari ekosistemnya yang terus berkembang, mulai dari fitur leverage trading, RWA, forex, SDK hingga ekosistem luar yang terintegrasi dengan Avantis. Berikut fitur-fitur yang ada di dalam ekosistem Avantis.

    Baca juga: Apa Itu Avantis (AVNT)? Panduan Lengkap untuk Pemula

    Trading Leverage On-Chain Sampai 500x

    Sama seperti fitur yang ada di decentralized exchange (DEX) populer, salah satu pilar utama Avantis adalah perpetual trading. Fitur ini memungkinkan pengguna membuka posisi long atau short dengan leverage hingga 500×.

    Untuk mendukung fitur trading ini, Avantis juga menerapkan mekanisme oracle real-time untuk harga aset, menghindari manipulasi harga dan menjaga keadilan antar trader. Model ini menjadikan Avantis sebagai salah satu DEX leverage yang paling transparan di sektor DeFi.

    Selain itu, Avantis mengintegrasikan Liquidity Pool Terbuka, di mana siapa pun dapat menyediakan likuiditas dan memperoleh bagian dari biaya transaksi (trading fee share). Dengan ini, komunitas tidak hanya berperan sebagai pengguna, tapi juga sebagai penyokong ekosistem perdagangan.

    Trading Aset Dunia Nyata (RWA): Saham dan Komoditas

    Yang membuat Avantis unik adalah langkahnya menuju tokenisasi aset dunia nyata (RWA) — konsep yang memungkinkan aset tradisional seperti obligasi, saham, atau komoditas direpresentasikan dalam bentuk token di blockchain.

    Avantis menyediakan perdagangan saham seperti Google, Apple, Nvidia, hingga Tesla. Selain saham ada juga komoditas seperti Emas, Silver, dan Minyak. Meskipun opsi komoditas yang ada belum begitu banyak, fitur ini tentunya dapat membuka peluang investasi yang lebih luas tanpa meninggalkan transparansi blockchain.

    Trading Forex dalam Blockchain

    Selain saham dan komoditas, Avantis juga membuka peluang bagi trader untuk masuk ke pasar forex dengan beragam pasangan mata uang populer seperti EUR/USD, GBP/USD, hingga USD/JPY.

    Kehadiran fitur forex ini menjadikan Avantis sebagai solusi bagi investor yang ingin melakukan trading saham, kripto, dan forex dalam satu ekosistem.

    Baca juga: Prediksi Harga Avantis (AVNT) 2025–2026: Peluang dan Risiko

    Avantis SDK

    Selain fokus pada produk trading, Avantis juga memperkuat ekosistemnya dengan Avantis SDK, sebuah toolkit gratis yang memberi akses ke likuiditas besar di jaringan Base. Melalui SDK ini, pengembang bisa berkreasi membangun bot market-making, agen AI, terminal forex, hingga aplikasi frontend baru. 

    Melalui dukungan data harga real-time, eksekusi cepat, dan mesin risiko bawaan, Avantis mendorong lahirnya inovasi baru, dan menjadikan Avantis ini bukan hanya tempat trading, tetapi juga membuka ruang kolaborasi.

    Apresiasi Avantis untuk Komunitas: Insentif dan Airdrop

    Untuk mendorong pertumbuhan, Avantis Foundation mengalokasikan 9% dari total pasokan AVNT untuk pengembang selama beberapa tahun. Distribusi ini didasarkan pada penggunaan dan traksi, memastikan bahwa proyek dengan product-market fit yang kuat mendapat dukungan maksimal. Avantis berharap mekanisme ini dapat menciptakan flywheel yang berkelanjutan, di mana builder tidak hanya meluncurkan produk, tetapi juga berkembang.

    Avantis juga memberikan Airdrop bagi para pengguna setianya, sebagai bentuk apresiasi. Pada airdrop pertama Avantis memberikan 125 juta AVNT (12,5%), sebagai insentif bagi pengguna awal.

    Integrasi dengan Ekosistem Pendukung

    Selain memiliki fitur dan ekosistem sendiri, ekosistem Avantis juga berkolaborasi dengan berbagai proyek inovatif, seperti:

    • Bankr: Agen AI yang memungkinkan perdagangan melalui tweet di X, dengan posisi senilai jutaan dolar sudah dibuka.
    • Keyrock: Market maker institusi yang memfasilitasi $20 miliar volume perdagangan.
    • Pyth Network: Penyedia oracle yang mendukung harga RWA real-time.
    • Nitrate: Platform perdagangan di Telegram untuk 100 juta pengguna kripto.
    • Flux: Terminal MT5 onchain pertama untuk perdagangan FX institusional.
    • Elsa: AI co-pilot untuk analisis dan strategi perdagangan.

    Bagaimana Cara Membeli Avantis (AVNT)?

    Kamu bisa membeli Avantis melalui bursa kripto seperti Tokocrypto dengan langkah-langkah yang sederhana seperti masuk ke akun Tokocrypto, mencari pasangan perdagangan AVNT/IDR, lalu menempatkan order pembelian sesuai kebutuhan.

    Baca juga: Mengenal Tokenomics Avantis (AVNT): Supply, Distribusi, dan Mekanisme Ekosistem


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Prediksi Harga Avantis (AVNT) 2025–2026: Peluang dan Risiko

    Nama Avantis (AVNT) mulai ramai dibicarakan sejak kemunculannya pada akhir 2025 sebagai salah satu proyek decentralized finance (DeFi) paling inovatif di ekosistem Base. 

    Dengan fitur-fitur canggih seperti perdagangan leverage hingga 500x tanpa biaya, rebate kerugian hingga 20%, integrasi aset dunia nyata (RWA), dan forex, Avantis berhasil menarik perhatian trader dan investor kripto.

    Kira-kira bagaimana prediksi Avantis di tahun 2025-2026 dan apa saja risikonya?

    Sekilas Mengenai Avantis

    Avantis adalah platform DeFi yang berfokus pada perdagangan leverage untuk kripto, aset dunia nyata (RWA), dan forex melalui smart contract on-chain tanpa custodian. Dibangun di atas blockchain Base, platform ini menawarkan akses ke pasar global dengan leverage hingga 500x dan biaya nol.

    Token Avantis (AVNT) berfungsi sebagai mata uang kripto asli yang menggerakkan seluruh ekosistem. Dengan total pasokan sebesar 1 miliar token, AVNT memainkan berbagai peran penting di dalam platform seperti:

    • Sebagai token tata kelola (Governance): Pemegang token memiliki hak suara dalam pembaruan protokol, perubahan jaringan, dan keputusan strategis.
    • Token utilitas jaringan: Pemegang token yang melakukan staking dapat membantu mengamankan likuiditas penyedia (LP). Sebagai imbalannya, mereka memperoleh reward AVNT, XP boosts, dan diskon biaya trading.
    • Community Rewards: Insentif untuk Partisipasi: menjadi insentif bagi trader aktif, referrer, liquidity providers, builder, dan influencer yang berkontribusi dalam pertumbuhan ekosistem.

    Baca lebih lengkap di sini: Apa Itu Avantis (AVNT)? Panduan Lengkap untuk Pemula

    Peluang

    1. Listing Bursa & Likuiditas Meningkat
      Avantis sedang gencar melakukan listing di bursa besar, yang membuat likuiditas Avantis menjadi lebih tinggi, sehingga akan lebih banyak trader yang bisa bisa masuk dan keluar, yang dalam kondisi bullish bisa mendorong harga ke level lebih tinggi.
    2. DEX Unik dengan RWA dan Forex
      Avantis menawarkan fitur seperti perdagangan aset kripto perpetual on-chain, saham (RWA), dan forex.
    3. TVL yang terus Meningkat
      TVL Avantis terus mengalami peningkatan selema beberapa minggu terakhir dan telah menembus lebih dari $100 juta. Peningkatan TVL ini bisa menjadi tanda bahwa semakin banyak adopsi terhadap Avantis seiring waktu.

    Risiko

    1. Unlock Token & Tekanan Jual (Sell Pressure)
      Hingga saat ini hanya 20,21% yang sudah beredar (unlocked) dan terdapat 79,77% token yang terkunci, suplai yang masih terkunci ini akan perlahan di rilis siring waktu dan memberikan tekanan jual yang dapat menahan kenaikan atau bahkan menimbulkan koreksi.
    2. Hype DeFi
      Setelah CZ (Changpeng Zhao) mengomentari sekaligus meng-endorse Aster, para investor kripto banyak tertuju kepada sektor DeFi yang menjadikan visibilitas proyek DeFi terekspose, tapi bukan tidak mungkin jika hype atau narasi ini telah bergeser token DeFi kembali tergeser.

    Prediksi Harga Avantis (AVNT) 2025–2026

    Rata-rata proyeksi harga Avantis (AVNT) untuk tahun 2025 berada di kisaran $0.67–$1.80, dengan skenario optimistis mencapai $2.50 menurut Coindedition. Sementara itu, BeInCrypto menempatkan target rata-rata lebih konservatif di sekitar $0.67, dengan potensi maksimum $1.11.

    Untuk tahun 2026, perkiraan harga meluas antara $0.74–$2.00, dengan skenario optimistis mencapai $3.20 apabila ekspansi ekosistem Avantis dan adopsi DeFi berjalan sesuai harapan.

    Dari sisi fundamental, TVL Avantis terus menunjukkan pertumbuhan, dengan data terkini mencatat nilai terkunci sebesar $111 juta, menandakan meningkatnya kepercayaan pengguna terhadap protokol.

    Sumber Tahun Harga Minimum (USD) Harga Maksimum (USD) Target Rata-Rata(USD)
    BeInCrypto 2025 $0.23137 $1.11 $0.67
    BeInCrypto 2026 $0.2545 $1.22 $0.74
    Coinedition 2025 $0.80 $2.50 $1.80
    Coinedition 2026 $1.80 $3.20 $2

    Bagaimana Cara Membeli Aset Kripto AVNT?

    Kamu bisa membeli Avantis melalui bursa kripto seperti Tokocrypto dengan langkah-langkah sederhana: masuk ke akun Tokocrypto, cari pasangan perdagangan AVNT/USDT, lalu tempatkan order pembelian sesuai kebutuhan.

    Baca juga: Mengenal Tokenomics Avantis (AVNT): Supply, Distribusi, dan Mekanisme Ekosistem


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Cara Membeli Avantis (AVNT) di Indonesia

    Baru mengenal dunia kripto dan ingin mencoba investasi aset kripto Avantis (AVNT)? Tenang, prosesnya tidak serumit yang dibayangkan kok!

    Dalam artikel ini, kamu akan belajar cara lengkap membeli AVNT di Indonesia, mulai dari lewat bursa resmi kripto, hingga alternatif menggunakan decentralized exchange (DEX).

    Baca juga: Mengenal Tokenomics Avantis (AVNT): Supply, Distribusi, dan Mekanisme Ekosistem

    Membeli Lewat Bursa Kripto Resmi

    Cara paling mudah untuk membeli token AVNT adalah dengen menggunakan bursa kripto, sebab:

    • Aksesibilitas: proses pembelian mudah dilakukan hanya dengan aplikasi atau website resmi bursa.
    • Likuiditas: bursa menyediakan volume perdagangan yang cukup sehingga transaksi bisa cepat tereksekusi.
    • Keamanan: bursa resmi yang berizin diawasi oleh otoritas keuangan, sehingga lebih aman dibandingkan jalur tidak resmi.

    Pastikan kamu membeli token AVNT hanya melalui bursa kripto resmi dan terpercaya, seperti Tokocrypto, yang telah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.

    Dengan membeli melalui bursa berizin, kamu mendapatkan jaminan keamanan transaksi, transparansi harga, serta perlindungan regulasi yang tidak dimiliki oleh platform tidak resmi.

    Selain itu, Tokocrypto juga menyediakan pasangan perdagangan AVNT/IDR, sehingga pengguna di Indonesia bisa langsung membeli dengan rupiah tanpa harus menukar ke stablecoin terlebih dahulu. Hal ini membuat proses pembelian lebih mudah, cepat, dan ramah bagi investor pemula.

    Berikut beberapa langkah mudah untuk membeli Avantis (AVNT) di Tokocrypto:

    1. Download aplikasi Tokocrypto
    2. Login ke akun Tokocrypto atau daftar dan verifikasi KYC
    3. Pada halaman dashboard, cari AVNT/IDR pada kolom pencarian
    4. Pilih “Batasan Order” atau “Order pasar” atau “Stop-Limit” atau “OCO”
    5. Masukkan jumlah pembelian sesuai kebutuhan

    Selain itu kamu juga membeli dengan lebih cepat melalui fitur beli/jual instan dengan biaya trading 0%. Caranya cukup masuk ke menu beli/jual → polih token AVNT → masukkan nominal pembelian.

    Baca juga: Avantis Melejit 28% dalam 24 Jam, AVNT Kembali Masuk Radar Investor

    Membeli Lewat Decentralized Exchange (DEX)

    Tether Lakukan Chain Swap Besar Besaran

    Bagi pengguna yang lebih berpengalaman dan ingin memegang kendali penuh atas asetnya, pembelian AVNT juga bisa dilakukan melalui decentralized exchange (DEX) seperti Uniswap, Aerodrome atau PancakeSwap, tergantung jaringan tempat AVNT diluncurkan (saat ini berbasis Ethereum ERC-20).

    Karena AVNT ini merupakan token Ethereum yang berada di jaringan Base, maka untuk membeli melalui DEX, kamu hanya perlu menghubungkan wallet seperti MetaMask, Binance Wallet, atau Trust Wallet dan melakukan swap token Ethereum menjadi AVNT, lalu konfirmasi transaksi.

    Cara untuk membeli AVNT di decentralized exchange:

    1. Buka aplikasi Tokocrypto
    2. Pada halaman dashboard, cari ETH/IDR pada kolom pencarian
    3. Masukkan jumlah pembelian sesuai kebutuhan
    4. Kirim ETH ke dompet yang kamu miliki melalui jaringan Base dengan mengikuti tutorialnya di sini: Cara Transfer Crypto Lewat Jaringan Blockchain di Tokocrypto

    Biaya Transaksi 

    Biaya transaksi yang dikeluarkan membeli melalui bursa kripto resmi seperti Tokocrypto terbilang jauh lebih murah, karena kamu hanya harus membayar satu kali biaya transaksi, tanpa harus membayar biaya jaringan. Terlebih lagi di Tokocrypto kamu bisa mendapatkan 0% trading fee.

    Sedangkan jika kamu membeli AVNT mulalui decentralized exchange (DEX), kamu perlu membayar trading fee, biaya jaringan, dan swap fee.

    Kesimpulan

    Jika kamu merupakan pengguna baru dan mengutamakan kemudahan, bursa kripto resmi seperti Tokocrypto adalah pilihan ideal karena biayanya rendah dan prosesnya mudah.

    Namun jika kamu ingin kontrol penuh atas aset dan sudah memahami cara kerja wallet serta gas fee, maka DEX memberikan kebebasan penuh untuk mengelola aset kamu sendiri.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Baru 2 Tahun Dirilis, Ponsel Kripto Solana Saga Resmi Pensiun, Kenapa?

    Solana Mobile resmi mengakhiri perjalanan ponsel kripto legendarisnya, Solana Saga, setelah lebih dari dua tahun beroperasi. Perusahaan mengumumkan bahwa perangkat Android generasi pertamanya itu tak lagi akan menerima pembaruan perangkat lunak maupun patch keamanan, menandai akhir dari salah satu eksperimen paling ambisius di dunia Web3.

    “Pembaruan perangkat lunak dan patch keamanan tidak lagi tersedia untuk perangkat Saga,” ujar perwakilan komunitas Solana Mobile di Discord. “Terima kasih kepada semua pengguna Saga yang telah berpartisipasi dalam perjalanan ini.”

    Dengan keputusan ini, sekitar 20.000 unit Saga yang sempat diproduksi kini resmi masuk kategori end of support. Pengguna masih bisa memakai perangkatnya, tetapi tanpa pembaruan keamanan dan hanya akan mendapat bantuan untuk “pertanyaan umum.”

    Dilaporkan Decrypt, Saga terakhir kali menerima pembaruan ke Android 14 dan patch keamanan terakhir pada November 2024.

    Dari Gagal di Pasar ke Fenomena Airdrop Ribuan Dolar

    Ketika pertama kali dirilis pada April 2023, Solana Saga tidak langsung mencuri perhatian. Ponsel ini memang unik,dilengkapi dengan seed vault untuk keamanan aset kripto dan toko aplikasi terdesentralisasi, namun penjualannya sempat lesu.

    Dilaporkan Dec, semuanya berubah ketika airdrop kripto eksklusif bagi pemilik Saga melonjak nilainya, membuat banyak orang berbondong-bondong mencari perangkat ini. Beberapa pengguna bahkan mendapatkan hadiah bernilai ribuan dolar dari airdrop tersebut.

    Namun, euforia itu tak bertahan lama. Dalam waktu hanya dua tahun, Saga kini dianggap “usang”, jauh lebih cepat dibanding standar dukungan perangkat dari raksasa teknologi seperti Apple atau Google yang mencapai tujuh tahun.

    Era Baru: Solana Seeker Gantikan Peran Saga

    Dengan berakhirnya dukungan untuk Saga, Solana Mobile kini mengalihkan fokus penuh ke generasi penerusnya: Solana Seeker.

    Perangkat ini dijual dengan harga lebih terjangkau, sekitar $500, atau setengah dari harga Saga saat peluncuran. Tak heran jika versi baru ini langsung laku keras dengan lebih dari 150.000 pre-order sejak pengumuman.

    Solana Seeker tetap mempertahankan fitur khas seperti Seed Vault, namun kini hadir dengan peningkatan signifikan seperti SeekerID dan toko aplikasi Web3 yang diperbarui.

    Yang paling menarik, Solana Mobile juga menyiapkan token ekosistem baru bernama SKR, yang kabarnya akan menjadi insentif bagi pengguna dan pengembang di dalam ekosistem Seeker.

    Dari Eksperimen Menjadi Fondasi Ekosistem Web3 Mobile

    Meski “pensiun dini”, Solana Saga tetap meninggalkan jejak penting sebagai pionir ponsel kripto pertama yang benar-benar diproduksi massal.

    Keberhasilannya membuka jalan bagi hadirnya perangkat Web3 berikutnya, seperti Seeker, yang kini menjadi jembatan utama antara dunia blockchain dan pengguna mobile.

    Solana Saga mungkin sudah berakhir, tapi warisannya jelas: menyatukan dunia kripto dan teknologi mobile bukan lagi mimpi, melainkan langkah nyata menuju masa depan Web3.

    Baca juga: ETF Jadi Penentu, Akankah Solana Oktober Ini Reli 30%?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Keren! Department Store Ini Terima Pembayaran via Mata Uang Kripto

    Bealls Inc., jaringan department store ternama asal Amerika Serikat yang telah berdiri lebih dari 100 tahun, secara resmi mengumumkan penerimaan pembayaran mata uang kripto di lebih dari 650 lokasi yang tersebar di 23 negara bagian AS.

    Melalui kemitraan dengan platform pembayaran digital Flexa, pelanggan kini dapat melakukan transaksi menggunakan Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), dan berbagai stablecoin utama sebagai bagian dari strategi transformasi digital perusahaan.

    Langkah ini menandai tonggak penting dalam evolusi industri ritel yang semakin terbuka terhadap penggunaan aset digital dalam sistem pembayaran.

    Di tengah meningkatnya minat konsumen modern terhadap metode pembayaran yang lebih fleksibel dan aman, Bealls menjawab tantangan zaman dengan mengadopsi teknologi terbaru yang berpotensi merevolusi pengalaman belanja di toko fisik.

    Baca Juga: Market Sinyal Kripto: Analisis Teknikal dan Peluang 20 Oktober 2025

    Komitmen Bealls terhadap Inovasi Pelanggan

    CEO Matt Beall dan Presiden Tianne Doyle berada di balik keputusan strategis ini.

    Dalam pernyataannya, Doyle menyampaikan bahwa transformasi digital merupakan inti dari strategi bisnis Bealls ke depan.

    “Fokus kami selalu pada inovasi untuk memenuhi kebutuhan pelanggan. Menerima mata uang kripto adalah bagian dari komitmen tersebut,” ungkap Doyle seperti dilansir Dari Coincu pada Kamis (22/10/2025).

    Bealls, dengan penjualan tahunan yang melebihi $1,9 miliar, memposisikan dirinya sebagai salah satu peritel besar pertama di Amerika Serikat yang mengintegrasikan kripto secara luas ke dalam sistem pembayaran offline.

    Upaya ini tidak hanya menunjukkan adaptasi terhadap tren konsumen digital, tetapi juga mencerminkan kesiapan infrastruktur untuk mendukung transaksi berbasis blockchain secara aman dan efisien.

    Flexa: Jembatan Pembayaran Digital di Dunia Nyata

    Flexa dikenal sebagai platform pembayaran kripto yang telah digunakan oleh berbagai merek besar, termasuk Whole Foods dan Starbucks.

    Teknologi Flexa memungkinkan transaksi instan dan bebas volatilitas dengan mengonversi aset digital menjadi fiat secara real time, menjadikannya solusi ideal bagi ritel skala besar seperti Bealls.

    Keamanan dan kecepatan yang ditawarkan Flexa menjadi faktor utama dalam keputusan Bealls untuk memilih platform ini sebagai penghubung pembayaran digital di seluruh tokonya.

    Integrasi ini memperkuat posisi Flexa sebagai pemain kunci dalam memperluas ekosistem pembayaran berbasis blockchain.

    Industri Ritel Kian Terbuka terhadap Kripto

    Langkah Bealls mengikuti tren yang semakin jelas di sektor ritel, di mana pemain besar mulai mengadopsi mata uang kripto sebagai bagian dari strategi pengalaman pelanggan.

    Meski saat ini dampaknya terhadap harga aset kripto masih terbatas, para analis melihat tren ini sebagai sinyal positif bagi adopsi arus utama.

    Potensi dan Tantangan

    Menurut laporan dari tim riset Coincu, penerimaan kripto oleh Bealls Inc. bisa menjadi pemicu bagi peritel lain untuk mengikuti jejak serupa.

    Meski dampak finansialnya masih tergolong moderat, potensi jangka panjang dalam efisiensi transaksi dan penurunan biaya pemrosesan menjadi daya tarik utama.

    Belum ada respons resmi dari regulator terkait langkah ini, namun kemajuan teknologi dan peningkatan adopsi konsumen dapat mendorong diskusi lebih lanjut mengenai kebijakan pembayaran digital di tingkat nasional.

    Baca Juga: Cara Menambang Mata Uang Kripto di HP

    Dengan langkah ini, Bealls Inc. telah menempatkan dirinya sebagai pelopor dalam penerimaan pembayaran kripto di sektor department store AS.

    Dukungan terhadap Bitcoin, Ethereum, dan stablecoin melalui platform Flexa memperlihatkan bagaimana dunia ritel mulai mengadopsi masa depan pembayaran yang lebih terbuka, cepat, dan aman.

    Inisiatif ini juga menegaskan bahwa mata uang digital bukan lagi sekadar aset investasi, tetapi mulai menjadi bagian dari transaksi harian yang nyata, menandakan pergeseran paradigma dalam dunia ritel global.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Presiden Prabowo Ingin Temui Eric Trump, Ada Hubungannya dengan $WLFI?

    Peristiwa yang menarik perhatian internasional baru saja terjadi saat Presiden Prabowo Subianto terdengar meminta kepada Presiden AS, Donald Trump, agar bisa bertemu dengan Eric Trump.

    Percakapan ini bocor ketika melalui mikrofon yang secara tidak sengaja merekam percakapan tersebut. Dalam rekaman percakapan tersebut, Prabowo berkata, “Can I meet Eric?” Trump menjawab bahwa ia akan meminta Eric untuk menghubungi Prabowo. 

    Siapa itu Eric Trump? 

    Eric Frederick Trump adalah anak ketiga dan anak laki-laki kedua dari pasangan Donald J. Trump dan Ivana Trump yang lahir pada 6 Januari 1984 di New York City, Amerika Serikat.

    Setelah menempuh pendidikan di Trinity School dan kemudian Universitas Georgetown di bidang keuangan dan manajemen, Eric meneruskan bisnis keluarga Trump. 

    Sejak 2006, Eric menjabat sebagai Executive Vice President di Trump Organization, mengurus akuisisi properti, pengembangan real estate, proyek hotel, dan resort, serta properti golf di dalam dan luar negeri. 

    Eric juga aktif membuat gerakan baru di ranah teknologi dan finansial, termasuk kripto. Misalnya, baru-baru ini Eric terlibat dalam WLFI (World Liberty Financial Institute), proyek kripto dengan kapitalisasi pasar $3.44 miliar yang bertujuan untuk mentransformasi sektor keuangan tradisional melalui teknologi blockchain yang di dalamnya termasuk stablecoin, Real World Asset (RWA), dan token $WLFI.

    Eric Trump dan $WLFI (World Liberty Financial Institute)

    Harga aset WLFI/USDT

    WLFI dikenal karena ikatannya yang kuat dengan keluarga Trump, dengan tujuan memperkuat posisi dolar AS di ruang DeFi melalui token $WLFI, stablecoin USD1, dan layanan seperti pinjaman serta pinjam aset kripto.

    Di WLFI, Eric Trump menjabat sebagai co-founder WLFI, bersama saudaranya Donald Trump Jr., Barron Trump sebagai “DeFi visionary”.

    Dikutip BBC news, keluarga Trump, termasuk Eric, mengontrol sekitar 22.5% dari total 100 miliar token $WLFI, yang bernilai miliaran dolar (sekitar $5 miliar pada September 2025), serta menerima potongan pendapatan dari penjualan token.

    Baru-baru ini, Eric mengkonfirmasi rencana tokenisasi properti real estate melalui WLFI, yang akan dimulai dari salah satu gedung milik Trump Organization. Ini memungkinkan investor ritel membeli saham fraksional mulai $1 menggunakan stablecoin USD1, dengan manfaat seperti akses hotel atau reward, tanpa bergantung pada bank tradisional.

    Baca juga: WLFI: Dari Politik Trump ke Blockchain, Token Ini Jadi Bintang Baru DeFi?

    Apa Tujuan Presiden Prabowo bertemu Eric Trump?

    Dalam percakapan yang terekam mikrofon terbuka tersebut, Presiden Prabowo tidak hanya meminta Donald Trump agar bisa bertemu dengan Eric Trump. Tapi juga juga sempat menyebut nama “Hary”.

    Namun belum jelas siapa yang dimaksud “Harry”. Dikutip dari Reuters, nama yang disebut tersebut mengarah pada Hary Tanoesoedibjo, pendiri sekaligus chairman MNC Group. 

    Proyek Trump Organization di Bali. Sumber: Laman resmi Trump.com

    Spekulasi ini diperkuat dengan Trump Organization dan MNC Land yang tengah mengembangkan proyek resor mewah dan klub golf di Tabanan, Bali.

    Apakah Hubungannya dengan WLFI?

    Hingga kini, belum ada informasi resmi yang menjelaskan apakah permintaan pertemuan antara Presiden Prabowo dan Eric Trump berkaitan langsung dengan World Liberty Financial (WLFI).

    Namun, bukan tidak mungkin dengan posisi Eric yang terlibat secara langsung dengan WLFI bukan tidak mungkin integrasi blockchain juga jadi pembahasan.

    Baca juga: Efek Trump, Hut8 Beli Token WLFI di Atas Harga Pasar


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Perkuat Ekosistem DeFi, Plasma Gabung Chainlink SCALE dan Aave

    Plasma, blockchain Layer 1 yang baru diluncurkan yang dibangun dengan fokus pada stablecoin, telah bermitra dengan Chainlink dan Aave untuk memperkuat ekosistem keuangan terdesentralisasi (DeFi).

    Plasma yang baru diluncurkan minggu lalu, bersama token aslinya XPL, telah bergabung dengan program SCALE Chainlink dan mengadopsi Chainlink sebagai penyedia oracle resminya.

    SCALE (Sustainable Chainlink Access for Layer 1 and 2 Enablement) membantu blockchain dan rollup baru memanfaatkan layanan Chainlink dengan biaya lebih rendah dengan mensubsidi biaya operasional melalui dukungan ekosistem.

    Baca Juga: SBI dan Chainlink Bersinergi: Misi Tokenisasi Aset Riil

    Percepar Pertumbuhan DeFi

    Sementara itu, Aave yang merupakan protokol likuiditas terbesar dengan total nilai terkunci (TVL) hampir $46 miliar, kini juga terintegrasi dengan Plasma.

    Token asli Aave, AAVE, saat ini diperdagangkan pada harga $291, stagnan pada hari ini, tetapi naik 8% selama seminggu.

    Langkah ini menggarisbawahi bagaimana blockchain baru semakin mencari integrasi awal dengan proyek-proyek mapan untuk mempercepat pertumbuhan.

    Hal ini juga menyoroti pentingnya mendapatkan dukungan langsung dari protokol DeFi terkemuka untuk membangun kredibilitas dan menarik adopsi.

    “Plasma sedang membangun infrastruktur untuk sistem keuangan global ini, dan kami sangat senang bergabung dengan Chainlink Scale dan mengadopsi standar data dan interoperabilitas Chainlink,” ujar Paul Faecks, founder dan CEO Plasma sebagaimana dikutip dari The Defiant pada Sabtu (4/10).

    Dengan Chainlink, lanjut Faecks, Plasma dapat meningkatkan skala ekosistem on-chain perusahaan, memperkuat jalur stablecoin, dan mewujudkan adopsi arus utama.

    Perbaikan Pasar

    Total kapitalisasi pasar sektor stablecoin kini telah melampaui $300 miliar, naik hampir 50% dari $206 miliar pada awal tahun, menurut data dari DeFiLlama.

    Kabar integrasi ini muncul setelah pekan yang kurang ideal bagi Plasma, yang saat ini memiliki TVL lebih dari $5,6 miliar.

    Token aslinya, XPL, telah turun hampir 34% sejak diluncurkan dan saat ini diperdagangkan pada harga $0,87.

    Token tersebut memulai debutnya dengan valuasi $10 miliar dan sempat melonjak di atas $1,60 sebelum aksi jual dimulai, sebagian didorong oleh spekulasi bahwa anggota tim internal memindahkan dana dalam jumlah besar ke bursa.

    Namun, Faecks kemudian mengklarifikasi bahwa semua alokasi tetap terkunci selama tiga tahun dan tidak ada token yang dijual.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Stablecoin Tanpa Bunga Jadi Standar? OCC Buka Babak Baru Regulasi

    Kantor pengawas perbankan AS, Office of the Comptroller of the Currency (OCC), merilis proposal setebal 376 halaman untuk mengimplementasikan Guiding and Establishing National Innovation for US Stablecoins (GENIUS) Act.

    Draft aturan ini bertujuan merapikan perdebatan lama soal “yield” atau bunga pada payment stablecoin, sekaligus membuka jalan bagi pembahasan regulasi lanjutan seperti Digital Asset Market Clarity Act of 2025 (CLARITY).

    Proposal tersebut dibuka untuk komentar publik selama 60 hari sejak tanggal publikasi pada Rabu, dan memuat aturan rinci bagi penerbit payment stablecoin yang berada di bawah yurisdiksi OCC.

    Larangan Yield: Cash, Token, atau Bentuk Imbalan Apa Pun

    Dalam proposal OCC, entitas yang diawasi dilarang membayarkan bunga atau yield dalam bentuk apa pun—baik uang tunai, token, maupun “pertimbangan lain”—yang diberikan “semata-mata terkait kepemilikan, penggunaan, atau penahanan” payment stablecoin. Ketentuan ini disebut selaras dengan GENIUS Act, khususnya pasal 4(a)(11).

    Sejumlah pengamat menilai langkah OCC ini dimaksudkan untuk “mengunci” interpretasi larangan yield melalui rulemaking, sehingga isu yield tidak lagi menjadi hambatan besar di pembahasan CLARITY.

    Baca juga: Meta Siap Comeback Stablecoin, Zuckerberg Bidik Peluncuran di 2026

    Tutup Celah: Skema Yield via Afiliasi Ikut Disasar

    OCC juga menambahkan mekanisme rebuttable presumption, yakni asumsi awal bahwa penerbit melanggar larangan yield bila terdapat pengaturan pembayaran kepada afiliasi atau “pihak ketiga terkait”, lalu pihak tersebut meneruskan yield kepada pemegang stablecoin penerbit.

    Penerbit masih dapat membantah asumsi tersebut dengan menyerahkan bukti tertulis kepada OCC. Namun, OCC menegaskan adanya “keterkaitan erat” antara pembayaran dari penerbit dan yield ke end-holder, serta menilai struktur semacam itu “sangat mungkin” merupakan upaya mengakali aturan GENIUS.

    Dua Pengecualian yang Diakui dalam Proposal

    Meski memperketat larangan yield, OCC menyebut proposalnya tidak dimaksudkan untuk:

    1. Melarang merchant memberikan diskon secara independen kepada pengguna yang membayar dengan payment stablecoin.
    2. Melarang penerbit berbagi keuntungan stablecoin dengan mitra non-afiliasi dalam skema white-label.

    Artinya, insentif dari merchant dan pembagian profit untuk mitra non-afiliasi masih dipandang berbeda dari “yield” yang dibayarkan ke pemegang stablecoin.

    Dampak ke CLARITY dan Perusahaan Seperti Coinbase

    Jika aturan ini disahkan sesuai draft, implikasinya langsung terasa pada debat CLARITY terkait reward atau yield stablecoin. Draf CLARITY sebelumnya banyak menyinggung apakah penyedia layanan aset digital (misalnya exchange) boleh memberikan imbal hasil atas saldo payment stablecoin—isu yang memicu perdebatan dan keberatan dari sejumlah pelaku industri, termasuk Coinbase.

    Dengan menegakkan larangan di level issuer (penerbit) untuk stablecoin yang patuh GENIUS dan diawasi OCC, kerangka regulasi perbankan secara efektif menetapkan baseline “tanpa yield” bagi payment stablecoin teregulasi.

    Bagi perusahaan yang ingin menawarkan yield pada saldo stablecoin sambil tetap berada dalam rezim regulasi AS, pesan dari proposal ini menjadi tegas: yield stablecoin dan payment stablecoin yang patuh GENIUS di bawah pengawasan OCC diposisikan berada di sisi yang berbeda dari garis regulasi.

    Tahap Berikutnya: 60 Hari Komentar Publik

    OCC membuka periode masukan publik selama 60 hari. Hasil konsultasi ini akan menentukan apakah draft larangan yield akan difinalisasi seperti saat ini, atau mengalami penyesuaian sebelum menjadi aturan resmi.

    Jika final, proposal ini berpotensi menjadi penentu arah industri stablecoin AS: payment stablecoin yang patuh GENIUS bergerak ke model “digital cash” tanpa yield, sementara produk stablecoin ber-yield kemungkinan akan terdorong ke kategori regulasi atau struktur yang berbeda.

    Menurut Tim Research Tokocrypto, langkah OCC ini memicu CLARITY Act untuk lolos tanpa hambatan debat bunga lagi.

    “Dengan melarang yield, stablecoin GENIUS-compliant jadi murni alat pembayaran, bukan produk investasi. Strategis buat kejelasan regulasi AS,” ujarnya.

    Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com