Tag: btc

  • 5 Hal yang Harus Diperhatikan dalam Bitcoin Minggu Ini

    Menjelang berakhirnya Februari, Bitcoin (BTC) menunjukkan penurunan harga dengan menetapkan nilai di bawah $40.000. Meski begitu, BTC tetap menunjukkan tanda-tanda kekuatan harga karena key support levelnya bertahan.

    Koreksi market crypto minggu lalu dipicu oleh kekhawatiran inflasi, kebijakan moneter Amerika Serikat, dan ketegangan geopolitik antara Rusia dan Ukraina, dengan itu, potensi saham untuk terus menderita semakin tinggi.

    Ditambah lagi keputusan The Fed mengenai suku bunga yang akan diputuskan pada Maret mendatang membuat situasi semakin menegangkan.

    Mungkinkah ini pertanda kehancuran Bitcoin? Atau celah untuk harga aset meroket semakin tinggi lagi?

    Berikut adalah 5 hal yang harus diperhatikan dalam Bitcoin minggu ini.

    Baca Juga:The Fed Rilis Laporan Terbaru Digital Dollar, Ini Isinya

    Saham Memimpin Kondisi Ekonomi Makro

    Kisah utama bagi para investor Bitcoin minggu ini datang dari luar sektor crypto.

    Yang pertama datang dari sikap The Fed dalam menangani lonjakan inflasi, serta secara khusus menimbulkan pertanyaan apakah kenaikan suku bunga yang disyaratkan akan dimulai pada bulan Maret seperti yang diantisipasi?

    Selain itu, situasi antara Rusia dan dugaan rencananya untuk Ukraina semakin mengkhawatirkan ekuitas. “Konflik terbuka seperti Rusia dan Ukraina berpotensi mempengaruhi hashrate Bitcoin, yang dapat memperburuk reaksi pasar spontan yang lebih lemah untuk aset berisiko beta tinggi seperti crypto,” ungkap David Duong, kepala penelitian di Coinbase Institutional.

    Namun dengan situasi ini, komoditas seperti minyak mendapat keuntungan besar dan memimpin minggu makro yang suram.

    CME Bitcoin Gap

    Bitcoin hanya mendapatkan keuntungan sekitar dua minggu, dan setelah itu harga set ini alami penurunan hingga di bawah $38.000.

    Bitcoin pun sempat naik kembali ke level $40.000, sebelum turun lagi dan kini berada di level $37.000.

    Namun ada hal yang perlu diperhatikan dari penurunan ini, yakni CME GAP. Di lihat pada Jumat (18/02), BTC telah berada di nilai $39.860.

    Ini bisa menjadi indikator penting untuk meningkatkan profitablitas harga Bitcoin di akhir pekan jika melihat harga close CME GAP.

    Dengan mengikuti pola ini akan ada kemungkinan harga Bitcoin bisa naik di Jumat pekan ini.

    Grafik CME Bitcoin Gap
    Grafik CME Bitcoin Gap

    Situasi Holder Bitcoin

    Ditengah ketidakpercayaan investor menjual aset mereka di tengah koreksi dan beberapa sentimen negatif pendukung. Ada investor lain yang masih meng-hodl aset tersebut dan menerima keuntungan besar.

    Beberapa Bitcoin wallet terbesar di luar sana juga masih menaruh uang mereka apapun keadaanya, dan mengaku tidak menyesal meski telah melakukannya bertahun-tahun yang lalu.

    Lihat contoh di atas, pada hari Senin kemarin, saldonya di Bitcoin telah meningkat 150 BTC sebagai hasil kesabarannya selama ini.

    Seperti yang dilaporkan Cointelegraph lebih lanjut pada akhir pekan. Pasokan BTC menjadi semakin tidak likuid secara keseluruhan, dengan proporsi yang tidak aktif selama setidaknya satu tahun mendekati rekor tertinggi.

    Baca jugaTokocrypto Market Signal 23 Februari 2022: Pasar Kripto Tertekan Buat BTC & ETH Lemah

    Pergerakan Aset Lama

    Berkat analisis data on-chain, sekarang dapat dilihat bahwa investor Bitcoin long-term telah mengulangi perilaku selama akhir pekan, yang menyertai harga BTC pada Juli 2021 dan September 2021.

    Kumpulan data yang kali ini dilansir dari CryptoQuant, sebagai ‘coin days destroyed’ (CDD) ini melihat pergerakan Bitcoin yang sebelumnya diam pada hari tertentu.

    Dan akhir pekan ini, Bitcoin melihat sejumlah besar koin lama bergerak, sehingga membuat nilainya jatuh di bawah 30.000

    Grafik Bitcoin Coin Days Destroyed (CDD)

    Fenomena ini dicatat oleh kontributor CryptoQuant, IT Tech, yang juga menyoroti metrik on-chain lain yang mengatur penipu yang menandai pergerakan downtren tersebut.

    Extreme Fear Telah Kembali

    Dengan semua faktor yang mempengaruhi diatas, tidak mengherankan jika pelaku pasar crypto tidak tahu bagaimana perasaan tentang prospeknya.

    Crypto Fear & Greed Index, pengukur sentimen populer yang mencoba mengukur sensitivitas pasar.

    Hasilnya, pemantulan harga di bawah $40.000 terlihat. Sentimen keseluruhan telah menggoda dengan kembalinya ke zona “extreme fear”, hanya untuk masuk kembali bahkan ketika aksi harga spot Bitcoin benar-benar berdetak lebih tinggi.

    Pada hari Senin, Indeks mengukur 25/100 – pembacaan ketakutan ekstrem tertinggi, tetapi yang lebih dari 50% lebih rendah dari level netral yang terlihat hanya empat hari lalu.

    Fear & Greed telah melihat floor yang jauh lebih dalam tahun ini, dan pembalikan definitif telah memasuki bulan Januari ketika mendekati posisi terendah bersejarah 9/100.

    sumber.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Mengapa Harga Bitcoin Turun Hari Ini?

    Harga Bitcoin mengalami penurunan signifikan di awal bulan September, apa penyebab anjloknya harga BTC ini?

    Dalam tujuh hari terakhir, harga Bitcoin turun dari US$64.500 menjadi US$57.100. Saat ini, level US$57.000 masih bertahan, tetapi ada kekhawatiran bahwa batas ini mungkin tidak bertahan lama. Mengingat bahwa beberapa bulan terakhir, harga sudah beberapa kali turun di bawah ambang batas ini, tidak akan mengherankan jika hal ini terjadi lagi.

    Tren ini terlihat jelas ketika modal mulai beralih dari Bitcoin (BTC) ke stablecoin.

    Fakta Penting

    • Penurunan harga Bitcoin sejalan dengan tren bearish historis yang biasa terjadi di bulan September.
    • Aktivitas on-chain terkait bursa untuk Bitcoin menunjukkan penurunan, yang berarti minat investor terhadap Bitcoin juga menurun.
    • Bitcoin diperdagangkan di bawah level dukungan penting, yang bisa menandakan penurunan lebih lanjut di masa mendatang.

    Dalam 24 jam terakhir, harga Bitcoin telah turun sebesar 1,62%, mencapai sekitar $57.500, memperpanjang kerugian mingguan hingga lebih dari 10,5%. Bulan September, yang sering dianggap sebagai bulan penuh tantangan bagi Bitcoin, menunjukkan penurunan harga yang diantisipasi banyak analis.

    Aliran Modal Beralih ke Stablecoin

    Setelah harga Bitcoin ditolak di angka $65.000 minggu lalu, modal mulai berpindah dari Bitcoin ke stablecoin. Ini menunjukkan adanya kehati-hatian dari investor yang lebih memilih menunggu harga Bitcoin turun lebih jauh sebelum membeli kembali. Kapitalisasi pasar stablecoin bahkan mencapai titik tertinggi sepanjang masa, mendekati $170 miliar.

    Grafik penurunan aktivitas on-chain di bursa kripto sebabkan harga bitcoin turun. Sumber: Ali Martinez.
    Grafik penurunan aktivitas on-chain di bursa kripto. Sumber: Ali Martinez.

    Baca juga: 5 Altcoin yang Harus Anda Perhatikan pada September 2024

    Penurunan Aktivitas On-Chain

    Analis kripto Ali Martinez mencatat penurunan besar dalam aktivitas on-chain terkait bursa, yang mencerminkan penurunan minat investor terhadap Bitcoin. Selama beberapa bulan terakhir, Bitcoin telah mencoba beberapa kali untuk pulih setelah penurunan harga, tetapi upaya tersebut semakin melemah. Penurunan aktivitas on-chain juga menunjukkan bahwa penggunaan jaringan Bitcoin sedang menurun.

    Kehilangan Level Dukungan Kritis

    Dalam sejarah pasar kripto, bulan September sering menjadi bulan konsolidasi atau penurunan, dengan penurunan rata-rata sekitar 5-10%. Analis populer, Rekt Capital, mengamati bahwa Bitcoin baru saja menutup candle mingguan di bawah level support kritis $58.540. Jika tren ini berlanjut, Bitcoin berpotensi mengalami penurunan lebih lanjut. Untuk kembali ke tren naik, Bitcoin harus ditutup di atas $59.000, namun hal ini tampaknya sulit tercapai dengan kondisi saat ini.

    Selain itu, data pekerjaan AS yang akan dirilis minggu ini juga sangat penting karena dapat mempengaruhi keputusan Federal Reserve mengenai penurunan suku bunga pada bulan September.

    Saat ini, Bitcoin masih berada dalam fase akumulasi ulang yang kuat. Rekt Capital juga mencatat bahwa secara historis, harga BTC cenderung menembus 150-160 hari setelah terjadinya halving. Jika tren ini berulang, penembusan tersebut mungkin terjadi menjelang akhir September.


    Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

    DISCLAIMERSetiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi Anda. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual kripto. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi Anda.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Lebih dari $9,4 Miliar BTC Masuk ke Bursa: Koreksi Masih Berpotensi Terjadi?

    Pasar kripto dan Bitcoin kembali diterpa tekanan jual signifikan setelah data Indeks Harga Konsumen (CPI) AS dirilis pada 15 Juli. Bitcoin (BTC), yang sempat mencetak rekor tertinggi baru di level $123.203, turun tajam hingga ke $117.143 — koreksi sekitar 4,9%.

    Menurut data dari CryptoQuant, lebih dari 80.810 BTC senilai sekitar $9,4 miliar masuk ke bursa terpusat dalam satu hari. Arus masuk besar-besaran ini mengindikasikan peningkatan tekanan jual, karena pergerakan BTC dari dompet pribadi ke bursa sering kali diasosiasikan dengan niat untuk melepas aset.

    Harga BTC dan meningkatnya arus masuk bursa: CryptoQuant.
    Harga BTC dan meningkatnya arus masuk bursa: CryptoQuant.

    Baca juga: Tren Bitcoin 14-18 Juli 2025: Bitcoin sideways by Hoteliercrypto

    Tekanan Jual Bitcoin

    Analis melihat zona $107.000–$109.000 sebagai area support utama berdasarkan data historis akumulasi dari Glassnode dan konfluensi level Fibonacci retracement. Wilayah ini sebelumnya mencatat volume pembelian tinggi, menciptakan kluster akumulasi yang dapat menjadi penopang jika harga terus melemah.

    Secara teknikal, Bitcoin telah jatuh di bawah level Fibonacci retracement 0,236 di $117.293. Jika tekanan jual berlanjut, potensi penurunan menuju retracement 0,618 di kisaran $107.726 masih terbuka — setara dengan koreksi tambahan sebesar 8% dari harga saat ini.

    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Rabu, 16 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Rabu, 16 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Namun, skenario bearish ini dapat ditepis jika BTC mampu merebut kembali level $117.293 dengan momentum kuat dan diiringi penurunan arus masuk ke bursa. Kembalinya minat beli dapat mendorong harga untuk kembali menguji level ATH di atas $123.000.

    Dengan kondisi pasar yang rentan dan sinyal teknikal yang melemah, investor diimbau untuk mewaspadai volatilitas tinggi serta mengamati level-level kunci yang akan menentukan arah pergerakan BTC dalam waktu dekat.

    Baca juga: Laporan Pasar Kripto Q2 2025: Bitcoin Melesat, TradFi Melirik


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Bitcoin Anjlok ke $117.000 Akibat Ancaman Tarif Trump ke Rusia

    Harga Bitcoin (BTC) turun tajam dari level tertinggi sepanjang masa $123.091 menjadi sekitar $117.000 pada Selasa (15/7), setelah Presiden AS, Donald Trump mengancam akan memberlakukan tarif 100% terhadap Rusia dalam waktu 50 hari jika perang dengan Ukraina tidak dihentikan.

    Dilaporkan Coingape, pernyataan tersebut disampaikan Trump dalam konferensi pers bersama Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte di Gedung Putih. Trump juga mengonfirmasi kesepakatan pengiriman senjata besar-besaran ke Ukraina, yang akan diproduksi di AS dan didanai oleh negara-negara sekutu Eropa.

    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Selasa, 15 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Selasa, 15 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: Tren Bitcoin 14-18 Juli 2025: Bitcoin sideways by Hoteliercrypto

    Ancaman Tarif Trump

    Ancaman sanksi ini disampaikan bersamaan dengan pengumuman tarif lainnya, termasuk tarif 30% atas impor dari Meksiko dan Uni Eropa serta 50% tarif untuk komoditas seperti tembaga dari beberapa negara lain. Pasar kripto merespons negatif, menyebabkan harga Bitcoin turun lebih dari $3.000 dan menguji level support di $119.000.

    Di tengah tekanan harga, aktivitas di pasar derivatif justru meningkat. Data dari Coinglass menunjukkan open interest kontrak berjangka Bitcoin naik 3,87% menjadi $87,95 miliar. Volume perdagangan juga melonjak 146,88% menjadi lebih dari $152 miliar.

    Data On-chain Bitcoin

    Sementara itu, data on-chain dari CryptoQuant menunjukkan lonjakan aliran masuk Bitcoin ke bursa setelah mencapai level $123.000. Fenomena ini dianggap sebagai sinyal aksi ambil untung oleh investor dan kemungkinan menandakan terbentuknya puncak harga lokal. “Pergerakan ini biasanya mengindikasikan koreksi jangka pendek atau konsolidasi,” tulis laporan CryptoQuant.

    Indeks Crypto Fear & Greed juga meningkat ke angka 70, menunjukkan kondisi pasar berada dalam zona “greed” atau ketamakan. Meski mencerminkan optimisme investor, angka ini juga kerap diasosiasikan dengan risiko koreksi karena pasar dianggap sudah jenuh beli.

    Sejumlah analis memperkirakan bahwa Bitcoin masih berpotensi mengalami reli lanjutan seiring dengan dimulainya Pekan Kripto AS dan pembahasan regulasi kripto di Kongres. Jika sentimen tetap positif, harga BTC diproyeksi bisa menembus rekor baru hingga $136.000 dalam waktu dekat.

    Baca juga: Rekor Baru Bitcoin $121.000: Tren Kenaikan Berlanjut?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Rekor Baru Bitcoin $121.000: Tren Kenaikan Berlanjut?

    Bitcoin kembali mencatatkan harga tertinggi sepanjang masa (all-time high/ATH) setelah menembus level $121.000 pada awal pekan ini. Saat ini, BTC diperdagangkan di kisaran $120.266, naik 2,54% dalam 24 jam terakhir, menunjukkan tren bullish yang masih kuat sejak awal Juli.

    Salah satu indikator penting, Adjusted Spent Output Profit Ratio (aSOPR), menunjukkan bahwa sebagian besar pemegang aset tidak terburu-buru melakukan aksi ambil untung. Nilai aSOPR tercatat di angka 1,03, jauh lebih rendah dibandingkan puncak sebelumnya.

    Dilaporkan BeInCrypto, hal ini mengindikasikan bahwa koin-koin yang berpindah secara on-chain tidak dijual dengan keuntungan besar, yang berarti reli ini masih tergolong sehat dan belum menunjukkan tanda-tanda overheating.

    Dari sisi volume, indikator On-Balance Volume (OBV) turut menguat seiring kenaikan harga BTC. Tidak tampak adanya divergensi negatif antara volume dan harga, menandakan tekanan beli yang solid mendukung pergerakan naik Bitcoin.

    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Senin, 14 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Senin, 14 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: Tren Bitcoin 14-18 Juli 2025: Bitcoin sideways by Hoteliercrypto

    Analisis Teknikal Bitcoin

    Secara teknikal, BTC saat ini mendekati level resistensi utama di $121.519 berdasarkan analisis Ekstensi Fibonacci Berbasis Tren. Jika harga berhasil menembus dan bertahan di atas level tersebut, potensi kenaikan selanjutnya mengarah ke $127.798 dan $135.425.

    Namun, apabila terjadi konsolidasi, support jangka pendek berada di $117.109, sedangkan support kunci berada di $112.699. Penurunan di bawah level ini bisa melemahkan tren naik, terutama jika disertai lonjakan arus masuk ke bursa atau kenaikan tajam pada nilai SOPR—yang dapat mengindikasikan aksi profit-taking besar-besaran.

    Dengan sentimen positif yang masih mendominasi dan dukungan teknikal yang kuat, pasar kini menantikan apakah Bitcoin mampu mempertahankan momentumnya dan melanjutkan reli ke target berikutnya.

    Baca juga: Pasar Kripto Hari Ini 14 Juli 2025: Bitcoin Terbang Tinggi ke $119.000


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Siklus Pasar Empat Tahunan Bitcoin Belum Mati

    CEO Xapo Bank, Seamus Rocca, menyatakan bahwa siklus pasar empat tahunan Bitcoin yang ditandai dengan reli harga besar dan koreksi mendalam masih berlangsung dan belum sepenuhnya berakhir, meskipun semakin banyak pelaku pasar yang meyakini sebaliknya.

    Dalam wawancara dengan Cointelegraph, Rocca menegaskan bahwa potensi terjadinya pasar bearish yang berkepanjangan masih sangat nyata dan tidak selalu dipicu oleh peristiwa besar yang mengguncang pasar.

    Ia menilai bahwa penurunan harga bisa saja terjadi secara organik, disebabkan oleh faktor sederhana seperti melambatnya perkembangan industri, kurangnya berita positif, atau penyeimbangan ulang portofolio oleh investor.

    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Sabtu, 12 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Sabtu, 12 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: Tren Bitcoin 14-18 Juli 2025: Bitcoin sideways by Hoteliercrypto

    “Efek penularannya bisa sesederhana tidak adanya berita baru di pasar,” ujar Rocca. Ia menambahkan bahwa situasi seperti ini bisa membuat pasar kripto “kehabisan tenaga” secara perlahan namun signifikan.

    Rocca juga menggarisbawahi bahwa meskipun Bitcoin sering dipandang sebagai lindung nilai terhadap inflasi, saat ini aset tersebut masih sangat berkorelasi dengan pasar saham, seperti indeks S&P 500. Karena itu, ia menilai Bitcoin masih tergolong sebagai aset berisiko tinggi.

    Tren Historis Bitcoin

    Pernyataan ini menjadi respons atas pandangan beberapa pelaku pasar yang meyakini bahwa siklus pasar Bitcoin sudah berubah berkat semakin banyaknya investor institusi dan matangnya aset kripto sebagai kelas investasi. Namun, Rocca tidak sepakat dengan anggapan tersebut.

    “Banyak orang berkata, ‘Oh, lembaga-lembaganya sudah ada, dan, oleh karena itu, sifat siklus Bitcoin sudah mati.’ Saya tidak yakin saya setuju dengan itu,” tegasnya.

    Pandangan Rocca turut didukung oleh sejumlah tokoh di industri kripto, termasuk edukator dan analis Bitcoin, Matthew Kratter, serta penulis buku The Bushido of Bitcoin, Aleksandar Svetski. Dalam sebuah unggahan di platform X (dulu Twitter), Svetski menyatakan bahwa siklus pasar lebih berkaitan dengan psikologi manusia ketimbang teknologi Bitcoin itu sendiri.

    “Psikologi manusia tidak akan pernah berubah. Siklus tidak ada hubungannya dengan Bitcoin, melainkan berkaitan dengan manusia. Ledakan dan kehancuran yang sama akan terjadi kali ini,” tulis Svetski pada 15 Juni.

    Sementara itu, perusahaan modal ventura (VC) Breed juga mengingatkan bahwa pasar kripto berpotensi kembali melemah jika perusahaan yang menyimpan Bitcoin dalam jumlah besar mengalami beban utang yang berlebihan. Namun, risiko ini dianggap dapat diminimalkan jika perusahaan-perusahaan tersebut mendanai akumulasi Bitcoin menggunakan ekuitas, bukan utang.

    Grafik historis menunjukkan bahwa meskipun siklus bearish Bitcoin tampak semakin pendek dari waktu ke waktu, pola empat tahunan tersebut masih menjadi ciri khas dari dinamika harga aset kripto terbesar di dunia ini.

    Baca juga: Bitcoin Tembus $118.000: Target $120.000 Semakin Dekat?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Bitcoin Tembus $118.000: Target $120.000 Semakin Dekat?

    Harga Bitcoin (BTC) terus menunjukkan kekuatannya dengan mencetak rekor tertinggi baru di atas $118.000 pada Jumat (11/7) pagi. Dalam 24 jam terakhir, aset kripto terbesar di dunia ini mengalami lonjakan 6,2%, didorong oleh gelombang kepercayaan dari institusi besar yang mulai terjun lebih dalam ke pasar aset digital.

    Volume perdagangan BTC dalam sehari terakhir mencapai lebih dari $81 miliar, level yang belum terlihat sejak Januari—sebelum pelantikan kedua Presiden Donald Trump—dan Februari, ketika harga sempat anjlok ke $84.000.

    Menurut data dari CoinGecko, lonjakan harga ini bukan semata-mata karena aksi beli dari investor ritel. Kushal Manupati, Kepala Pertumbuhan dan Operasi Regional Binance di Asia Selatan, menegaskan bahwa dukungan institusional menjadi pendorong utama reli ini.

    Bitcoin yang mendekati angka $120.000, menandai momen penting bagi industri aset digital virtual. Lembaga-lembaga menunjukkan keyakinan untuk memasuki sektor ini dalam skala besar, tidak hanya membawa likuiditas tetapi juga kredibilitas jangka panjang,” ujar Manupati dalam pernyataan kepada Decrypt.

    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Sabtu, 12 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Sabtu, 12 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: Pasar Kripto Bergairah: BTC Tembus $116K, ETH dan DOGE Meroket

    Sentimen Positif Didukung Faktor Makro

    Firma perdagangan asal Singapura, QCP Capital, mencatat bahwa ketidakpastian geopolitik dan ancaman tarif dari Gedung Putih tidak terlalu memengaruhi sentimen investor saat ini. Mereka menyoroti indikator makro seperti harga tembaga, yang dikenal sebagai Doctor Copper, sebagai sinyal kuat pemulihan ekonomi global.

    “Harga tembaga berjangka telah naik 8,42% dalam lima hari terakhir. Ini mencerminkan meningkatnya permintaan industri dan membaiknya likuiditas global,” tulis QCP dalam laporan terbarunya.

    Tekanan Jual Rendah, Prospek Jangka Pendek Cerah

    Di tengah euforia harga, arus pertukaran Bitcoin ke bursa—indikator potensi aksi jual—justru turun signifikan. Berdasarkan data CryptoQuant, aliran BTC ke bursa kini hanya sebesar $2,39 juta, angka terendah dalam tiga tahun terakhir.

    Ryan Lee, Kepala Analis di Bitget Research, menilai bahwa kombinasi dari kinerja pasar saham yang positif, stabilitas suplai uang, dan pengesahan One Big Beautiful Bill di AS menjadi faktor pendukung utama penguatan harga.

    “Dengan kondisi saat ini, Bitcoin berada di posisi strategis untuk menembus level $120.000 pada akhir bulan Juli,” ungkap Lee optimis.

    Dengan semakin minimnya tekanan jual dan dukungan makroekonomi yang kuat, pasar kini menatap level psikologis berikutnya: $120.000. Apakah Bitcoin akan mencapainya dalam waktu dekat? Semua mata kini tertuju pada minggu-minggu krusial di bulan Juli ini.

    Baca juga: Tren Bitcoin 14-18 Juli 2025: Bitcoin sideways by Hoteliercrypto


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • BTC Tembus $116K, ETH dan DOGE Meroket

    Pasar kripto kembali bergairah. Bitcoin (BTC) mencetak rekor tertinggi baru di atas $116.000, sementara Ethereum (ETH) dan Dogecoin (DOGE) ikut melonjak tajam. Kenaikan ini terjadi meskipun ada kekhawatiran di pasar akibat kebijakan tarif baru Presiden Donald Trump.

    Data mencatat, volume perdagangan BTC melonjak 62% dalam 24 jam terakhir, mencapai $96 miliar. Ethereum mendekati level psikologis $3.000, terakhir terlihat pada Februari lalu. Sementara Dogecoin naik lebih dari 10%, diperdagangkan di sekitar $0,195.

    Dominasi Pasar Mulai Bergeser

    Dilaporkan Benzinga, Ethereum menunjukkan momentum kuat, dengan pangsa pasar naik ke 9,8%. Sementara dominasi Bitcoin turun di bawah 64%, menandakan minat investor mulai beralih ke altcoin besar.

    Lebih dari $1 miliar likuidasi terjadi dalam sehari terakhir, dengan $969 juta berasal dari posisi short. Ini mempertegas sentimen pasar yang sangat bullish.

    Minat terbuka (open interest) untuk Bitcoin juga mencetak rekor baru di $81,35 miliar, naik hampir 3% dalam sehari. Namun, rasio long/short berada di bawah 1, menunjukkan banyak trader masih berjudi melawan reli ini.

    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Jumat, 11 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Jumat, 11 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: Tren Bitcoin 14-18 Juli 2025: Bitcoin sideways by Hoteliercrypto

    Investor Enggan Jual, Pasar Semakin Optimis

    Menurut firma analitik blockchain Santiment, meskipun harga Bitcoin terus naik, investor justru enggan mengirimkan koin mereka ke bursa untuk dijual. Data menunjukkan adanya penurunan 21% pasokan BTC di bursa selama empat bulan terakhir.

    “Tren ini mengindikasikan bahwa risiko kejatuhan pasar mendadak semakin kecil. Investor jangka panjang kini lebih memilih menyimpan aset mereka di dompet pribadi,” tulis Santiment di media sosial.

    Ethereum Menuju $4.000?

    Analis populer Ali Martinez mengatakan saat ini adalah “kesempatan terakhir” bagi investor untuk ikut serta dalam potensi reli besar Ethereum.

    ETH berada di dalam kanal paralel naik. Jika momentumnya terus bertumbuh, harga $4.000 bukan tidak mungkin dicapai,” kata Martinez melalui akun X (sebelumnya Twitter).

    Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Jumat, 11 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Jumat, 11 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Token Pendatang Juga Bersinar

    Beberapa aset kripto lain yang mencatat lonjakan signifikan dalam 24 jam terakhir termasuk:

    • PENGU: +22,7% → $0,01919
    • Sei (SEI): +19,84% → $0,3134
    • Worldcoin (WLD): +19,6% → $1,08

    Secara keseluruhan, kapitalisasi pasar kripto global kini mencapai $3,60 triliun, naik 4,03% dalam sehari.

    Saham Masih Naik, Tapi Tarif Bayangi

    Pasar saham AS juga mencatat rekor tertinggi pada Kamis malam. S&P 500 naik 0,27% ke 6.280,46, sementara Nasdaq dan Dow Jones masing-masing menguat 0,09% dan 0,43%. Namun, indeks saham berjangka melemah setelah Trump mengumumkan tarif 35% atas semua barang impor dari Kanada, efektif mulai 1 Agustus.

    Baca juga: Riset Kripto 07-11 Juli 2025: Bitcoin dan Altcoin Menggeliat, Reli Berlanjut?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Tren Bitcoin 14-18 Juli 2025: Bitcoin sideways by Hoteliercrypto

    Artikel analisa tren Bitcoin (BTC) ini hasil kolaborasi Tokocrypto dengan Hoteliercrypto.

    Yayyy…. Bitcoin ATH lagi, artikel kita kebetulan sesuai lagi. 

    Secara data:

    1. CB EMPLOYEMENT INDEX ⭕️

    Saya salah memprediksinya turun, tetapi laporan actualnya adalah editan. Bulatan kuning terjadi setiap bulan, tetapi mengedit angka yang sama tidaklah jujur. Semakin tidak jujur Bitcoin semakin bullish karena artinya pemerintah tidak punya kepercayaan diri pada tren pekerjaan yang membaik. 

    2. FX Reserve Tiongkok Naik ❌.

    Kesalahan prediksi ini menyebabkan bitcoin merah di hari Senin. Kecurigaan saya Tiongkok menjual cadev dollar untuk membeli cadev emas belum terbukti benar

    3. Claim data naik

    4. Federal Budget Balance 
    Prediksi ATH kita juga sebenernya diambil dari laggingnya efek peresmian Undang-Undang BBB yang menaikan hutang AS jadi ATH: 

    Data Minggu Depan

    Mari kita bedah data minggu depan

    Senin, 14 Juli 2025

    – Tidak ada data

    Senin tak ada data dan Bitcoin akan koreksi dulu.

    Selasa, 15 Juli 2025

    10.00 WITA – GDP Tiongkok

    Jika AS maju maka Tiongkok tak bisa maju, jika Tiongkok maju maka AS mundur, harmony itu ngga ada karena yang dipertaruhkan adalah kesejahteraan bangsanya masing-masing. Duit itu satu, semua duit didunia ini memakai satu sistem yaitu sistem utang.

    Uangnya ada dulu sebelum menghasilkan. Maka jika GDP AS kontraksi, GDP Tiongkok akan naik. Dan kenaikan GDP selalu dibarengi kenaikan inflasi. Inflasi memang tidak baik tetapi deflasi itu menghancurkan, semua uang diciptakan harus inflasi karena kalau tidak inflasi nanti menjadi kelas aset dan tidak dibelanjakan.

    Jika GDP Tiongkok naik maka DXY turun. Karena Tiongkok membiayai kenaikan ekonominya dengan mengorbankan penguatan dollar. Kita dapati Retail Sales Tiongkok naik 6.4%, maka saya prediksi GDP Tiongkok juga naik, alasannya GDP AS MINUS -0.5%.

    20.30 WITA – Inflasi AS (CPI)

    Inflasi AS bulan lalu naik tetapi core inflasinya naik, itu dapat dipahami karena ada perang Iran isreal yang menaikan harga minyak walau DXY tidak naik. Powell mengatakan ancaman inflasi naik karena tariff nyata, namun Goldman Sachs mengatakan jika Tariff mengangkat inflasi maka kita sudah pasti akan merasakan dampaknya.

    Setelah saya mengamati harga rumah yang turun dan GDP AS yang minus, saya prediksi inflasi AS akan dilaporkan turun agar terdapat tren yang terjaga sehingga pemotongan suku bunga dapat dilakukan tahun ini. Tahun ini. Bukan bulan ini. Kira-kira begini candle hari Selasa:

    Bitcoin naik karena jika inflasi turun maka Fed dipandang lebih dekat dengan pemotongan suku bunga. Jika Powell terus bersikeras menahan maka pasar akan terus mencurigai Powell akan menghabiskan amunisi potong suku bunga diakhir masa jabatannya.

    Tentang pemecatan Powell atau pemaksaan Powell untuk mengundurkan diri, isu itu dapat diabaikan karena memang secara hukum Fed Chairman tidak boleh dipecat oleh Presiden dan bersifat independen dalam menentukan nasib chairmannya. Tentu ada gimmick-gimmick namun jika sampai Powell resign sebelum masa jabatannya berakhir maka kewibawaan independensi Fed diragukan dan akan jadi boomerang ke Pemerintahan AS lagi.

    Rabu, 16 Juli 2025

    20.30 WITA – PPI

    CPI adalah inflasi untuk konsumen sedangkan PPI adalah inflasi untuk Produsen. Normalnya jika CPI turun maka PPI ikut turun, namun dikeadaan sekarang PPI yang turun akan jadi boomerang bagi pem ekonomi pemerintah.

    Saham AS naik, nasdaq naik, PPI yang turun menandakan ekonomi kontraksi sedangkan Pemerintah baru saja mengesahkan UU BBB yang pasti akan meningkatkan belanja pemerintah. Sehingga saya prediksi PPI naik dan Bitcoin koreksi, kira-kira begini candle hari Rabu:

    Kamis, 17 Juli 2025

    20.30 WITA – Retail Sales

    Retail sales adalah data belanja masyarakat, belanja itu dibagi 2 yaitu tunai dan kartu, yang tunai lupakan karena tidak bisa dilacak sedangkan yang kartu dianalisa bank. Saya prediksi Retail Sales akan naik, bukan karena ekonominya naik tapi karena belanja pemerintah dimulai lagi setelah kenaikan plafon utang dan angka retail sales bulan lalu mom adalah -0.9%, memprediksi minus diatas itu adalah horor dan mengunderestimate pemerintah AS. Jika retail sales naik maka DXY naik, tetapi DXY yang lumpuh akibat jumlah edar uang naik, saya prediksi kenaikannya tidak keras. 

    22.00 WITA – NAHB

    Indeks Persatuan kontraktor pembangunan Rumah (NAHB) tidaklah berbanteng tiga tetapi hanya berbanteng satu. Setelah UU BBB disahkan maka pemerintah harus cari dananya, yaitu lewat pembangunan rumah baru. Maka indeks ini saya prediksi naik. Kira-kira begini candle hari Kamis:

    Jum’at 18 Juli 2025

    20.30 WITA – Housing Starts

    Prediksi Housing starts akan bergantung pada NAHB, jika NAHB naik maka Housing Starts naik. Housinh starts adalah pembangunan rumah baru yang seharusnya mulai naik akibat dari naiknya plafon utang.

    Jika Housing Starts naik maka DXY naik, tetapi saya terus meragukan bahwa kita berada dalam masa transisi ekonomi AS yang akan resesi dan mempunyai standar keuangan baru. Saya prediksi Housing starts akan naik tapi DXY akan kalem. 

    22.00 WITA – UNMICH 1 Year 

    Uniersity of Michigan inflation expectation adalah prediksi inflasi setahun kedepan, setelah turun beberapa kali dari peak ga yang 7.3%, Saya ditengah kebingungan untuk memprediksi unmich ini.

    Pikiran saya mengatakan, memang benar formula umum adalah jika keadaan ekonomi membaik maka Bitcoin turun, keadaan ekonomi AS jika tidak diperbaiki maka akan masuk resesi, lalu AS memperbaiki ekonominya dengan berhutang, harga rumah yang sudah tidak terjangkau menjadi tanda bahwa sumber keuangan utama AS mulai terganggu, formula umum yang saya yakini mulai terganggu saat perang Iran dan isreal menaikan harga minyak namun tidak menaikan DXY.

    Saya ingin memprediksi bahwa sejatinya inflasi akan naik setahun kedepan sehingga Unmich akan naik diatas 5%, tetapi hati saya meragu dengan rumus “Do not trade against United States”. Saya ingin memprediksi bahwa ekonomi AS akan kacau karena plafon utang yang dinaikan akan membangkrutkan negaranya, tetapi percaya AS bangkrut adalah salah karena uang kita semua adalah milik AS juga yang bisa disedot kapan saja. Jadi prediksi saya adalah Unmich turun dan DXY turun. Kira kira begini candlenya:

    Terimakasih sudah membaca, jika saya benar, itu semua hanya kebetulan dan cenderung tidak berulang, jika saya salah, memang sudah normalnya begitu, tidak mungkin bagi saya tahu kemana Bitcoin pergi. Semua yang saya lakukan transparan, membaca data bersama, ada yang ngaco, ada yang sotoy, tapi juga ada yang kebetulan benar.

    Itu sebabnya menitipkan nasib pada saya adalah salah, membuat saya sebagai acuan jual beli pasti merugi, semua koin saya sangkut dan tak ada jaminan kapan TP. Tetaplah analisa sendiri dan jadikan saya sebagai hiburan saja bukan nasehat keuangan. 


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Rekor Bitcoin $112.000: Prediksi dan Tantangan Berikutnya

    Bitcoin mencapai level tertinggi baru $112.000 pada hari Selasa, melonjak hampir 3% di tengah meningkatnya optimisme pasar terhadap potensi pelonggaran kebijakan moneter oleh Federal Reserve AS.

    Dilaporkan BeInCrypto, kenaikan signifikan ini terjadi hanya beberapa jam setelah risalah pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) bulan Juni dirilis. Risalah tersebut mengungkapkan bahwa sebagian besar pejabat The Fed memproyeksikan setidaknya satu kali penurunan suku bunga pada tahun 2025. Yang menarik, beberapa anggota bahkan mengisyaratkan kemungkinan pemangkasan suku bunga paling cepat pada pertemuan berikutnya di tanggal 30 Juli, jika tren inflasi terus menunjukkan penurunan yang positif.

    Para pelaku pasar menginterpretasikan nada “dovish” dari The Fed ini sebagai sinyal bahwa kondisi likuiditas global dapat membaik pada paruh kedua tahun ini. Suku bunga yang lebih rendah secara historis cenderung mendukung permintaan aset berisiko seperti Bitcoin, karena mengurangi biaya peluang untuk menyimpan aset-aset tersebut.

    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Kamis, 10 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Kamis, 10 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: Tren Bitcoin 7-11 July 2025: Lets Go All Time High by Hoteliercrypto

    Akumulasi Kuat, Permintaan Spot Masih Jadi Perhatian

    Data on-chain menunjukkan bahwa pemegang Bitcoin, baik jangka pendek maupun jangka panjang, terus melakukan akumulasi. Ini menandakan kepercayaan yang kuat dari investor terhadap aset digital ini. Namun, beberapa analis mencermati lemahnya permintaan spot sebagai potensi kekhawatiran. Meskipun terjadi lonjakan harga, bukti tekanan beli yang berkelanjutan di bursa terpusat masih terbatas.

    Meskipun demikian, pergerakan Bitcoin di atas $112.000 mendorongnya ke wilayah penemuan harga (price discovery). Penembusan ini berhasil melampaui level resistensi kunci yang telah bertahan sejak rekor tertinggi sebelumnya pada Mei 2025.

    Selain Bitcoin, Ethereum juga mencatatkan kenaikan moderat, diperdagangkan mendekati $2.800. Sementara itu, altcoin lainnya menunjukkan pergerakan yang beragam dengan volatilitas yang relatif rendah.

    Menanti Data CPI dan Keputusan The Fed

    Ke depan, pasar kripto akan memusatkan perhatian pada perilisan data Indeks Harga Konsumen (CPI) Juni pada 11 Juli, yang akan diikuti oleh keputusan suku bunga The Fed pada 30 Juli. Kedua peristiwa ini akan menjadi kunci dalam mengonfirmasi apakah The Fed benar-benar akan mulai memangkas suku bunga pada musim panas ini.

    Untuk saat ini, rekor harga tertinggi Bitcoin mencerminkan tumbuhnya keyakinan bahwa kebijakan moneter AS tengah bergeser ke arah pelonggaran, memberikan angin segar bagi pasar aset digital.

    Baca juga: Transfer Bitcoin $8,6 Miliar Gegerkan Kripto, Bukan Pertanda Jual?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.





    Sumber : news.tokocrypto.com