Tag Archives: gunung

Hempas Terik Jakarta dengan Main Salju di Trans Snow World Bekasi, Cuma Rp 50.000!



Jakarta

Sudah siap menikmati momen seru tanpa perlu ke luar negeri? Di Trans Snow World, kamu bisa merasakan sensasi bermain salju layaknya di negara empat musim tanpa harus jauh-jauh meninggalkan Jakarta.

Menghadirkan dua lokasi di Jabodetabek yaitu Bekasi dan Bintaro, Trans Snow World menawarkan pengalaman unik bermain salju yang pastinya tak terlupakan. Lebih asyiknya lagi, ada promo spesial yang bikin liburan kamu semakin terjangkau!

Promo Trans Snow World Bekasi

Untuk kamu yang ingin merasakan nuansa musim dingin ala Eropa, Trans Snow World Bekasi yang terletak di Trans Park Mall Bekasi bisa jadi pilihan tepat.


Di sini, kamu bisa menikmati serunya bermain salju dengan harga super hemat! Hanya dengan Shocking Promo, kamu bisa mendapatkan tiket masuk mulai dari Rp 50.000 saja. Promo ini berlaku untuk semua metode pembayaran dari tanggal 22 hingga 31 Agustus 2024.

Harga tiket weekday: Rp 50.000 per tiket
Harga tiket weekend: Rp 65.000 per tiket

Beli tiketnya DI SINI!

Promo Trans Snow World Bintaro

Kalau kamu lebih suka suasana ala Jepang, Trans Snow World Bintaro di Trans Park Mall Bintaro, Tangerang Selatan, menghadirkan pengalaman bermain salju dengan latar pemandangan Gunung Fuji dan rumah tradisional Jepang.

Kamu bisa menikmati promo Flash Sale Bertiga yang menawarkan harga spesial mulai dari Rp 90.000 untuk setiap pembelian tiga tiket. Promo ini juga berlaku untuk semua metode pembayaran dan berlangsung dari tanggal 22 hingga 31 Agustus 2024.

Harga tiket weekday: Rp 90.000 per tiket untuk setiap pembelian 3 tiket
Harga tiket weekend: Rp 100.000 per tiket untuk setiap pembelian 3 tiket

Beli tiketnya DI SINI!

Tips Berkunjung ke Trans Snow World

Bagi yang baru pertama kali berkunjung, tiket masuk Trans Snow World berlaku untuk dua jam bermain di dalam area salju. Sepatu khusus akan disediakan, jadi kamu hanya perlu membawa pakaian hangat dan kaus kaki karena suhu di dalam area bisa mencapai 10 derajat Celsius.

Pastikan kamu siap dengan perlengkapan yang tepat agar bisa menikmati keseruan bermain salju dengan nyaman. Nikmati promo menarik ini sebelum periode promonya berakhir. Segera pesan tiketmu di www.transentertainment.com dan pilih tanggal bermain antara 22 hingga 31 Agustus 2024.

(ddn/ddn)

Sumber : travel.detik.com

Alhamdulillah wisata mobil اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / Thomas Tucker

7 Tempat Wisata Viral di Bali ini Cocok Dikunjungi saat Liburan Sekolah


Denpasar

Bali selalu menjadi tujuan wisata favorit untuk dikunjungi, terutama saat momen liburan sekolah. Pulau Dewata ini menawarkan banyak tempat wisata viral yang cocok untuk mengabadikan momen bersama keluarga dan anak-anak.

Buat yang masih bingung mau pergi kemana saat liburan sekolah, berikut ini kami rangkum 7 tempat wisata di Bali yang dijamin akan berkesan untuk si kecil:


1. Desa Penglipuran

Tempat wisata viral pertama yang bisa memperkenalkan budaya Bali ke si kecil adalah Desa Penglipuran. Di desa ini, wisatawan bisa melihat suasana adat Bali yang masih begitu kental dan terjaga kelestariannya. Dinobatkan menjadi desa terbersih di dunia, tata ruang desa Penglipuran masih menjunjung tinggi nilai-nilai luhur nenek moyang berkonsep Tri Mandala. Berkeliling sembari menikmati keunikan budaya Desa Penglipuran tentu akan jadi momen tak terlupakan.

Desa Wisata Panglipuran BaliDesa Wisata Penglipuran Bali Foto: shutterstock

2. Pantai Kuta

Pantai Kuta menjadi tempat wisata viral di Bali selanjutnya karena keindahan sunset dan ombaknya. Tak hanya bisa menikmati pantai, wisatawan bisa menyusuri sepanjang jalan Pantai Kuta dan berkeliling di pusat perbelanjaan Beachwalk Mall. Jangan lupa mengabadikan momen di depan Beachwalk untuk menambah memori berkesan untuk diingat selalu oleh si kecil!

Beachwalk Shopping Center di KutaBeachwalk Shopping Center di Kuta Foto: (beachwalkbali.com)

3. Tegallalang Ubud

Apabila berlibur ke wilayah Ubud, Tegallalang bisa jadi tujuan wisata selanjutnya yang bisa dikunjungi. Pemandangan sawahnya yang unik dan berundak-undak dengan latar belakang menakjubkan menjadikannya spot favorit untuk berfoto. Yang paling menarik, ada pertunjukan tari tradisional yang bisa dinikmati di area sekitar Tegallalang sembari menikmati keindahan alam.

Dozens of children and teenagers, covered their bodies in various colors like monsters as they participated in the Ngerebeg ritual in Tegallalang, Gianyar, Bali on Wednesday, 8th of February 2023. This ritual has been performed for years and passed down from generation to generation. Ngerebeg is held the day before the peak of the Pura Duur Bingin's piodalan (celebration of the holy place's anniversary), which occurs every 210 days according to the Balinese calendar system. The monsters in this ritual walk around the village of Tegallalang for 6 kilometers to purify the mind of Bhuana Alit (the human body) and Bhuana Agung (the universe). Specifically, the monster-like faces represent the negative qualities present in humans that need to be neutralized. (Photo by Keyza Widiatmika/NurPhoto via Getty Images)Ritual Ngerebeg di Tegallalang, Gianyar, Bali (Photo by Keyza Widiatmika/NurPhoto via Getty Images) Foto: Keyza Widiatmika/Getty Images

4. Tirta Empul

Sudah pernah mencoba melukat? Cobalah kunjungi Tirta Empul, tempat viral di kalangan wisatawan untuk melukat atau melakukan penyucian diri. Nama Tirta Empul sendiri memiliki arti mata air suci yang timbul dari tanah. Selain melukat, wisatawan juga dapat berkeliling di sekitar area untuk melihat bangunan-bangunan khas budaya Bali dan juga taman yang terlihat begitu Indah. Hal ini tentunya bisa jadi daya tarik tersendiri yang tidak bisa didapatkan di tempat lain!

Pura Tirta Empul merupakan salah satu pura Hindu yang juga menjadi destinasi favorit para traveler yang berkunjung ke Bali. Terletak di tengah pulau Bali, tepatnya di Desa Manukaya, Kecamatan Tampaksiring, Kabupaten Gianyar. Pura ini terkenal dengan air sucinya di mana orang Hindu Bali mencari penyucian, tidak hanya Umat Hindu, para wisatawan pun dapat melakukan penyucian di Pura Tirta Empul, Kamis (02/12/2021).Pura Tirta Empul merupakan salah satu pura Hindu yang juga menjadi destinasi favorit para traveler yang berkunjung ke Bali. Terletak di tengah pulau Bali, tepatnya di Desa Manukaya, Kecamatan Tampaksiring, Kabupaten Gianyar. Pura ini terkenal dengan air sucinya di mana orang Hindu Bali mencari penyucian, tidak hanya Umat Hindu, para wisatawan pun dapat melakukan penyucian di Pura Tirta Empul, Kamis (02/12/2021). Foto: Kemenparekraf

5. Pura Ulun Danu Beratan

Rekomendasi tempat wisata viral selanjutnya yaitu Pura Ulun Danu Beratan, Bedugul. Pura ini memiliki keindahan alam dan juga menjadi pusat kegiatan keagamaan masyarakat Bali seperti Melasti. Daya tarik Pura Ulun terletak di tepi Danau Beratan. Keberadaan pura yang menjulang tinggi, menjadi spot foto paling ikonic bagi pengunjung dengan latar belakang gunung yang asri. Yang tak kalah menarik, wisatawan bisa mencoba mendayung di sekitar danau!

Pura cantik di Danau BedugulPura cantik di Danau Bedugul Foto: Riri Bhakti/d’Traveler

6. Kebun Raya Bedugul

Kebun Raya pastinya jadi pilihan yang bagus jika ingin berpiknik sembari melepas penat bersama keluarga. Bali juga memiliki kebun raya viral yang bisa dikunjungi, yaitu Kebun Raya Bali atau Kebun Raya Bedugul. Suasana pegunungan yang dingin serta udara yang sejuk menjadikan momen liburan begitu tenang dan jauh dari hiruk pikuk perkotaan. Tak hanya itu, banyak spot menarik yang bisa dikunjungi seperti Taman Anggrek, Rumah Kaca Kaktus, Taman Akuatik dan masih banyak lagi yang lainnya.

7. Trans Studio Bali Theme Park

Terakhir, ada indoor theme park viral untuk bisa bermain 16 wahana kelas dunia yaitu Trans Studio Bali theme park. Salah satu wahana ekstrim yang sempat viral di sosial media adalah Boomerang Coaster, yaitu roller coaster super cepat yang berada di puncak gedung.

Trans Studio BaliTrans Studio Bali Foto: Dok. Trans Studio Bali

Wahana lainnya yang tak kalah menarik adalah Flying Over Indonesia, yaitu paralayang virtual terbesar di Asia Tenggara untuk bisa berkeliling Indonesia. Tak hanya wahana, theme park satu ini juga menghadirkan show-show spektakular, dimana salah satunya hanya ditampilkan saat liburan sekolah!
Itu dia 7 tempat wisata viral yang tentunya bisa membuat liburan sekolah semakin berkesan dan berwarna. Mumpung libur sekolah belum usai, yuk segera ajak keluarga dan si kecil berlibur seru di Bali!

(ddn/bnl)

Sumber : travel.detik.com

Alhamdulillah wisata mobil اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / Thomas Tucker

Hutan Pinus Gunung Pancar, Lokasi Sri Mulyani Nikmati Weekend



Jakarta

Menteri Keuangan RI Sri Mulyani menyempatkan diri rehat sejenak di Gunung Pancar pada Sabtu (25/11/2023). Di sana terdapat hutan pinus yang asri.

Momen rehat di sela-sela kesibukan itu Sri Mulyani bagikan melalui postingan di Instagram @smindrawati. Sri Mulyani yang berpakaian sporty itu terlihat menikmati kesejukan hutan pinus sambil minum kopi bersama suaminya.

Lokasi rehatnya itu berada di Gunung Taman Wisata Alam Gunung Pancar, Desa Karang Tengah, Babakan Madang, Bogor. Umumnya, lokasi ini dikenal pula berada di daerah Sentul.


Dilansir dari laman resmi Taman Wisata Alam Gunung Pancar, Gunung Pancar berada di ketinggian sekitar 300-800 mdpl. Jadi jangan heran kalau di sana suhunya cenderung dingin.

Selain itu, suasana di sana semakin segar dengan kehadiran pohon-pohon pinus. Pemandangan cantik itu juga terlihat dari foto-foto yang dibagikan Sri Mulyani. Namun, tak cuma pohon pinus, di sana juga tumbuh pohon rasamala, puspa, dan beringin.

Karena ditutupi pohon rindang, Taman Wisata Alam Gunung Pancar menjadi destinasi yang pas untuk berkemah. Di sana tersedia paket berkemah tanpa repot-repot membawa tenda. Selain itu, pada area camping ground juga tersedia kamar mandi. Aksesnya juga mudah karena kendaraan dapat lewat.

Taman Wisata Alam Gunung Pancar juga menyediakan fasilitas lainnya, termasuk lokasi pemotretan prewedding dan pesta pernikahan. Kemudian, ada juga fasilitas outbond dan glamping.

Bagi yang ingin lebih mengenal alam Gunung Pancar, traveler juga dapat melakukan trekking. Jangan khawatir, medan trekking di Gunung Pancar terbilang ringan dan ramah untuk anak-anak serta keluarga. Traveler juga akan ditemani pemandu lokal yang paham lingkungan Gunung Pancar.

Untuk trekking di Gunung Pancar, traveler harus membayar Rp 150 ribu dengan kuota minimal 4 orang. Harga itu sudah termasuk guide, air mineral, dan tiket masuk.

Traveler juga dapat memilih beberapa paket trekking, mulai yang berdurasi 30 menit, 60 menit, dan 90 menit. Waktu trekking-nya ini mulai pukul 06.00 – 09.00 WIB.

(pin/pin)

Sumber : travel.detik.com

Alhamdulillah wisata mobil اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / Thomas Tucker

Inilah 5 ‘Negeri di Atas Awan’ yang Ada di Indonesia


Jakarta

Indonesia menyimpan banyak pemandangan alam yang rupawan. Sejumlah kawasan di negara ini bahkan ada yang disebut-sebut sebagai ‘negeri di atas awan’.

Julukan yang disematkan terhadap kawasan tersebut bukanlah sembarang. Melainkan hamparan awan yang membentang dan menyelimuti dapat terlihat dengan jelas oleh mata. Lantas, di mana saja ‘negeri di atas awan’ yang ada di Indonesia?

‘Negeri di Atas Awan’ yang Ada di Indonesia

Berikut beberapa tempat di Indonesia yang bagaikan ‘negeri di atas awan’:


1. Dataran Tinggi Dieng

Dataran tinggi Dieng berada di wilayah Wonosobo dan Banjarnegara, Jawa Tengah. Letaknya dataran ini ada di ketinggian 2.093 mdpl (meter di atas permukaan laut).

Selain itu, lokasinya juga berdekatan dengan Gunung Sindoro dan Gunung Sumbing. Karenanya, pengunjung dapat melihat pemandangan samudra awan di sini.

Kawasan Dieng didominasi area pertanian terasering di lahannya yang berbukit-bukit. Panorama yang disuguhkan menambah keindahan tempat ini.

Ada sejumlah destinasi wisata yang bisa dikunjungi di dataran Dieng, di antaranya Telaga Warna dan Pengilon, Goa Semar, mata air Sungai Serayu, serta situs bersejarah berupa sejumlah candi.

2. Desa Citorek Gunung Luhur

Ada nih ‘negeri di atas awan’ yang lumayan dekat dari Jakarta, yaitu Gunung Luhur tepatnya di Desa Citorek Kidul, Kecamatan Cibeber, Lebak, Banten. Lokasinya berada di kawasan Hutan Lindung, Taman Nasional Gunung Halimun Salak.

Panorama hamparan awan di tempat ini bisa disaksikan pada waktu pagi, sekitar pukul 05.00-08.00 WIB. Karena itu, pengunjung bisa bermalam di lokasi untuk melihat pemandangan samudra awannya yang indah.

Tapi, gulungan awan disebutkan tidak bisa dilihat setiap harinya. Karena tergantung dari kondisi cuaca di kawasan tersebut.

Untuk bisa melihat ‘negeri di atas awan’ diperlukan tiket masuk seharga Rp 12.000 per orang untuk weekday, serta Rp 14.500 per orang saat weekend dan hari libur.

Akses jalan menuju lokasi lebar dan bisa dicapai dengan menggunakan mobil atau motor untuk sampai ke lokasi. Tarif parkir yang ditetapkan sebesar Rp 5.000-Rp 7.500 untuk motor, dan mobil dikenakan Rp 10.000-Rp 15.000.

3. Puncak B29 Lumajang

Selanjutnya ada kawasan Puncak B29 di Desa Argosari, Kecamatan Senduro, Lumajang, Jawa Timur. Tempat ini dijuluki ‘negeri di atas awan’ dengan lokasinya yang berada di ketinggian 2.900 mdpl.

Di puncak ini, pengunjung akan melihat panorama gumpalan awan menakjubkan yang menyelimuti kawasan Gunung Bromo pada pagi hari. Selain itu, keindahan Gunung Semeru di sisi selatan dan sunrise di ufuk timur juga bisa terlihat sekaligus.

Untuk menuju ke Puncak B29 Lumajang, pengunjung dapat menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat. Setelah sampai di rest area Desa Argosari bisa dilanjut naik ojek motor. Barulah pengunjung bisa sampai di Puncak B29 dengan membayar tiket masuk seharga Rp 5.000 per orang.

4. Desa Lolai Toraja Utara

Di wilayah Sulawesi juga ada tempat yang disebut-sebut jadi ‘negeri di atas awan’ yakni di Desa Lolai, Kecamatan Kepala Pitu, Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Utara. Tempat ini berada di ketinggian sekitar 1.300 mdpl.

Di sana, pengunjung bisa menyaksikan hamparan awan yang membentang. Di sela-selanya tak jarang muncul puncak-puncak gunung yang menjulang tinggi.

Untuk menuju ke sini, traveler dapat menempuh waktu kurang lebih 1 jam perjalanan dengan jarak 19 km dari Bandar Udara Pongtiku Toraja. Sementara dari Rantepao berjarak sekitar 15 km. Akses jalan yang dilalui pun sudah cukup bagus.

Pengunjung perlu membayar tiket sebesar Rp 15.000 per orang untuk masuk ke kawasan ‘negeri di atas awan’ ini. Selain itu, diperbolehkan juga menginap di lokasi untuk melihat panorama alam yang rupawan itu.

5. Bukit Panyangrayan Tasikmalaya

‘Negeri di atas awan’ juga ada di wilayah Tasikmalaya, Jawa Barat. Tepatnya di Bukit Panyangrayan yang berada di Kampung Pramuka Sadaukir, Desa Sukapura, Kecamatan Sukaraja, Tasikmalaya.

Pemandangan hamparan awan di sini dapat dilihat pada pagi hari saat matahari terbit. Panoramanya semakin indah saat cahaya matahari mengintip di antara gumpalan awan itu. Pengunjung bisa berkemah di atas bukit ini dengan membawa tenda atau menyewa tenda untuk menyaksikannya.

Kawasan Bukit Panyangrayan buka 24 jam sehingga traveler bisa datang kapan saja. Diperlukan tiket untuk masuk ke tempat ini dengan membayar tiket Rp 5.000 per orang.

Untuk sampai ke lokasi ini, pengunjung bisa melalui jalan satu jalur dengan mengendarai sepeda motor hingga pintu masuk kawasan bukit. Karena satu jalur, akan akan sulit dilewati mobil jika berpapasan.

Itu dia sederet ‘negeri di atas awan’ yang ada di Indonesia. Kalau detikers sudah pernah mengunjungi yang mana, nih?

(fds/fds)



Sumber : travel.detik.com

Bukit Kaba, Gunung Berapi yang Punya Mitos Kutukan di Bengkulu



Bengkulu

Di Bengkulu, ada sebuah gunung berapi yang menyimpan mitos kutukan. Bukit Kaba namanya. Seperti apa kutukan yang berlaku di gunung ini?

Bukit Kaba atau yang juga dikenal sebagai Gunung Kaba adalah salah satu gunung api aktif yang berada di Provinsi Bengkulu.

Menurut Balai Konservasi Sumber Daya Alam Bengkulu, puncak Bukit Kaba terdiri dari dua kawah yang masing-masing berwarna hijau dan putih kecoklatan.


Gunung dengan ketinggian 1925 mdpl ini menyuguhkan hutan lebat yang dipenuhi semak belukar dan jurang sepanjang jalan menuju ke puncaknya.

Bukit Kaba dulunya adalah cagar alam yang jadi rumah bagi spesies Bunga Padma Raksasa atau yang dikenal sebagai Rafflesia arnoldi. Namun, kini Bukit Kaba berubah dari taman lindung menjadi tempat wisata alam.

Gunung Kaba ini terletak di Kabupaten Rejang Lebong dan Kabupaten Kepahiang, Provinsi Bengkulu. Dari Kota Curup, lokasinya berada di sebelah tenggara dengan jarak sekitar 15 kilometer.

Bukit Kaba dapat ditempuh dengan kurang lebih 3-4 jam dari Ibukota Provinsi Bengkulu. Menurut buku Sejarah dan Budaya Tanah Serawai karya Ismaoen, nama kaba berasal dari bahasa Minangkabau yang artinya kamu.

Mitos Bukit Kaba

Menurut laman resmi Desa Kesambe Lama Bengkulu, bukit ini dipandang sebagai lokasi yang angker karena mitos bernama Muning Raib. Hal itu karena bukit tersebut dipercaya menjadi tempat tinggal Malim Bagus, seorang muning (paman) yang raib atau hilang dibawa oleh Bidadari.

Akibatnya, terdapat mitos kutukan yang cukup populer. Kutukan tersebut yakni bagi masyarakat asli yang lahir di Desa Curup dan belum menikah, dilarang untuk berkunjung atau mendaki ke Bukit Kaba. Jika melanggar, maka khawatir akan hilang diculik makhluk halus seperti Malim Bagus.

Bukit Kaba adalah salah satu dari 76 gunung aktif bertipe A di Indonesia. Gunung tipe A adalah gunung yang memiliki sejarah letusan sejak tahun 1600.

Saat ini, Bukit Kaba berada di level normal. Hal ini berarti tidak ada indikasi peningkatan aktivitas vulkanik, baik secara visual maupun kegempaan.

——

Artikel ini telah naik di detikSumbagsel.

(wsw/wsw)



Sumber : travel.detik.com

Jambi Ternyata Punya Gunung Sumbing, Ini Penampakannya



Jambi

Gunung Sumbing ternyata tidak hanya ada di Jawa Tengah, gunung dengan nama yang sama juga ada di Jambi. Mari berkenalan dengan gunung berapi ini.

Gunung Sumbing satu ini berada di Kecamatan Jangkat, Kabupaten Merangin, Jambi. Gunung Sumbing di Jambi ini hampir serupa dengan Gunung Sumbing di Jawa Tengah.

Mereka berdua sama-sama gunung berapi. Bedanya, Gunung Sumbing di Jambi ini memiliki ketinggian 2.507 meter di atas permukaan laut (mdpl). Sedangkan gunung Sumbing di Jawa Tengah memiliki ketinggian 3.371 mdpl.


Gunung Sumbing di Jambi termasuk tipe gunung berapi stratovolcano, artinya gunung api yang tersusun atas perselingan endapan piroklastika dan aliran lava.

Meski termasuk gunung berapi, namun sudah 100 tahun lebih gunung Sumbing di Jambi tidak erupsi. Gunung Sumbing tercatat dua kali mengalami erupsi, yaitu pada tahun 1909 dan 1921. Setelah itu, Gunung Sumbing belum pernah mengalami erupsi lagi sampai hari ini.

Gunung Sumbing di Jambi kerap kali menjadi tujuan bagi para pendaki sekaligus tempat wisata bagi para pecinta alam. Tidak hanya pesona alamnya yang memikat mata, jika beruntung traveler bisa bertemu dengan berbagai satwa menarik di sana.

Itu karena Gunung Sumbing termasuk dalam kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat. Kawasan ini menjadi habitat bagi para satwa endemik di Sumatera seperti berbagai jenis burung, primata hingga hewan reptil lainnya.

Cara Menuju ke Gunung Sumbing

Traveler yang ingin naik Gunung Sumbing, bisa mengambil rute dari Jalan H Bumin Hasan menuju ke Gajah Mada di Jeletung. Kemudian ambil Jalan Lintas Sumatera ke Raya Boulevard di Mendalo Darat dan langsung menuju Muara Bulian.

Kemudian saat sudah sampai di Muara Tembesi, traveler langsung menuju ke Pulau Rengas selama kurang lebih 4 jam 50 menit dan terus menuju Tanjung Kasri sekitar 4 jam hingga akhirnya sampai ke tujuan.

Jarak tempuh dari Kota Jambi adalah 393 km, dengan waktu tempuh kurang lebih 9 jam 30 menit.

Tidak hanya bisa melakukan pendakian gunung dan menikmati pemandangan alam, di Gunung Sumbing traveler juga bisa bersantai di kolam mata air panas yang ada di sebelah barat daya kaki Gunung Sumbing.

Traveler bisa istirahat, sambil menikmati mandi-mandi dan berendam di kolam mata air panas tersebut. Dijamin tubuh yang lelah akan bisa segar kembali.

——

Artikel ini telah naik di detikSumbagsel.

(wsw/wsw)



Sumber : travel.detik.com

7 Gunung Paling Angker di Jawa Timur yang Terkenal dengan Cerita Mistisnya


Jakarta

Ada banyak gunung yang berdiri kokoh di Jawa Timur. Beberapa di antaranya menjadi gunung favorit bagi para pendaki. Di sisi lain, sejumlah gunung itu dikenal angker dengan berbagai kisah mistis yang disimpannya.

Cerita-cerita mistis sebagian dialami oleh orang yang mendaki gunung tersebut. Ada juga mitos dan legenda yang beredar serta diyakini masyarakat sekitar gunung-gunung itu.

Lantas, ada gunung apa saja yang terkenal angker di Jawa Timur?


7 Gunung Paling Angker di Jawa Timur

Berikut sejumlah gunung di Jawa Timur yang terkenal dengan cerita mistisnya.

Gunung Arjuno pascaterbakar yang pendakiannya masih ditutup hingga pergantian tahun.Foto: Muhajir Arifin/detikJatim)

1. Gunung Arjuno

Gunung Arjuno merupakan gunung tertinggi kedua di Jawa Timur. Puncaknya yang disebut Puncak Ogal Agil berada di ketinggian 3.399 meter di atas permukaan laut (mdpl).

Secara administratif, Gunung Arjuno terletak di perbatasan Kota Batu, Kabupaten Malang, dan Kabupaten Pasuruan. Gunung ini menjadi langganan pendakian dengan tiga jalurnya, yakni Lawang, Tretes, dan Batu.

Sepanjang jalur pendakian, kamu akan menemukan berbagai peninggalan Kerajaan Majapahit dan Singasari. Dari mitos yang beredar, petilasan tersebut dijaga penunggunya yang dikenal dengan Bambang Wisanggeni.

Petilasan itu juga jadi spot orang-orang yang bertapa. Konon, mereka yang melakukan tapa di sana bisa menghilang.

Tak jarang, para pendaki di Gunung Arjuno pernah mengalami hal mistis. Menurut salah satu cerita, saat terdengar alunan gamelan dan suara ramai-ramai berarti tandanya kamu memasuki Pasar Setan.

Dikenal juga kawasan Alas Lali Jiwo di gunung ini. Kabarnya, lokasi tersebut merupakan sarang makhluk halus dan jin. Pendaki yang memiliki niat jahat bisa di tersesat jika berada di sana.

Kawah Gunung KeludFoto: Fariz Ilham Rosyidi/d’traveler

2. Gunung Kelud

Gunung Kelud termasuk gunung api aktif yang ada di Jawa Timur. Lokasi tepatnya masuk ke Kabupaten Kediri, Kabupaten Blitar, dan Kabupaten Malang.

Menurut mitos, jika ada orang yang melihat manusia berkepala kerbau maka jadi tanda bahwa gunung ini akan meletus. Konon, makhluk tersebut adalah Lembusura.

Berdasarkan legenda juga, keris milik Mpu Gandring dikubur di dalam Gunung Kelud. Keris itu diyakini mempunyai kekuatan magis yang mampu mempengaruhi orang untuk berbuat kejahatan.

3. Gunung Kawi

Gunung Kawi berada di Kabupaten Malang dan berbatasan langsung dengan Kabupaten Blitar. Gunung ini terkenal sebagai tempat untuk mencari pesugihan.

Misteri Gunung Kawi dikaitkan dengan makam yang disakralkan di sana. Kabarnya, itu adalah tempat peristirahatan terakhir bagi tokoh yang mempunyai kekuatan magis.

Di sekitar makam tumbuh pohon dewandaru yang diyakini keramat. Berdasarkan catatan detikJatim, apabila orang yang bertapa di bawah pohon itu kejatuhan buah, daun atau benda lain lalu dibawa pula maka ia akan menjadi kaya raya. Karena itu, lokasi pohon ini berada kerap menjadi tempat ritual pesugihan.

Sejumlah aktivits pengunjung wisata saat liburan Nataru di Gunung Bromo, Selasa (26/12/2023).Foto: M Rofiq

4. Gunung Bromo

Gunung Bromo juga termasuk gunung berapi aktif di wilayah timur Pulau Jawa itu. Gunung ini secara administratif terletak di empat kabupaten; Probolinggo, Pasuruan, Lumajang, dan Malang.

Konon, ada pasir hisap yang mampu menenggelamkan siapapun dan apapun ke dalamnya di sekitar gunung ini. Lokasi pasir hisap ini kabarnya hanya diketahui oleh para sesepuh suku Tengger.

Selain itu, keberadaan kerajaan gaib yang dipercaya sebagai kediaman dewa-dewa ajaran Hindu diyakini ada di Gunung Bromo ini.

5. Gunung Raung

Gunung Raung adalah gunung tertinggi ketiga di Jawa Timur. Dengan ketinggian 3.344 mdpl, gunung ini memiliki empat puncak: Puncak Bendera, Puncak 17, Puncak Tusuk Gigi, dan Puncak Sejati.

Saat mendaki Gunung Raung, kamu akan menemukan banyak pos peristirahatan untuk bermalam sejenak. Kisah mistis menyelimuti sebagian pondokan tersebut.

Menurut arsip detikJatim, di pondok Demit akan terdengar suara kerumunan orang bak di pasar. Suara itu bisa terdengar pada malam-malam tertentu.

Selain itu, ada juga pos yang dinamakan pondok Mayit. Di sana kabarnya pernah ditemukan mayat yang tinggal kerangka dan tidak bisa dikenali. Mayat itu kemudian di kubur di sekitar pos tersebut.

Mitos lainnya tentang Gunung Raung yakni kerajaan macan putih yang dipimpin oleh Pangeran Tawangulun. Menurut pengakuan pendaki, ada yang pernah melihat kerajaan itu di malam Jumat kliwon.

Pengunjung melihat kawah dari kaldera Gunung Ijen di Banyuwangi, Jawa Timur, Minggu (4/5/2023). TWA Ijen yang telah ditetapkan sebagai anggota UNESCO Global Geopark (UGG) itu ramai dikunjungi wisatawan domestik dan mancanegara saat liburan. ANTARA FOTO/Budi Candra Setya/tom.Foto: ANTARA FOTO/Budi Candra Setya

6. Gunung Ijen

Gunung Ijen tergolong pula gunung berapi aktif. Lokasinya ada di perbatasan Kabupaten Banyuwangi dan Kabupaten Bondowoso.

Gunung ini dikenal angker dengan adanya black spot di jalur menuju TWA Kawah Ijen Banyuwangi. Kawasan black spot itu rawan kecelakaan yang menimbulkan korban jiwa.

Suara gamelan juga konon sering terdengar di salah satu black spot bernama Sengkan Saleh atau Sengkan Gandrung. Menurut legenda yang beredar dikutip dari catatan detikcom, dulunya pernah terjadi kecelakan rombongan gandrung di tanjakan Sengkan Gandrung tersebut

7. Gunung Wilis

Gunung Wilis berada di enam perbatasan kabupaten di Jawa Timur, yakni Tulungagung, Nganjuk, Trenggalek, Ponorogo, Madiun, dan Kediri. Ketinggian gunung ini mencapai 2.563 mdpl.

Mitos yang beredar mengenai Gunung Wilis berkaitan dengan keberadaan ular raksasa tak kasat mata, sosok putri Kerajaan Mataram yang memakai pakaian khas, serta lelaki berwajah hitam menyerupai monyet.

Bukan hanya itu, di gunung ini dipercaya terdapat goa gaib yang terletak di bawah puncak gunung bagian barat.

Nah, itu dia sederet gunung paling angker di Jawa Timur yang terkenal dengan berbagai cerita mistisnya. Kalau kamu, berani nggak mendaki ke gunung-gunung di atas?

(azn/fds)



Sumber : travel.detik.com

Butuh Pemandangan Hijau-Hijau tapi Nggak Mau Capek? Yuk ke Gunung Pangradina



Bandung

Traveler yang sedang mencari ide mengisi liburan weekend di Bandung, coba deh datang ke Gunung Pangradina ini. Pemandangan di sini diibaratkan mirip dengan hamparan sabana di Merbabu lho.

Namanya Gunung Pangradina. Gunung yang berada di Bandung Timur yang sekarang ini sedang digandrungi para pendaki karena mudah dijangkau oleh pendaki pemula.

Gunung Pangradina berada di Kecamatan Cikancung, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Pemandangan yang sangat menakjubkan dengan hamparan sabana atau padang rumput menjadikan gunung ini mendapatkan julukan Merbabu Van Bandung. Ya, kata Merbabu merujuk pada keindahan Gunung Merbabu yang berada di Jawa Tengah.


Gunung Pangradinda.Gunung Pangradinda. Foto: Wisga Putra Julian

Gunung Pangradina memiliki ketinggian 1.236 mdpl dan trek pendakiannya cukup mudah. Dari Pos Kandang Ayam menuju puncak gunung ini hanya membutuhkan waktu 30 menit.

“Kebetulan diajak teman katanya ada gunung yang mirip Merbabu di daerah Bandung timur. Treknya juga mudah di lalui buat pemula,” ucap Dani salah satu pengunjung kepada detikJabar belum lama ini.

Dengan keindahan yang sangat memukau ini banyak pengunjung juga yang berdatangan untuk kamping maupun hiking. Ya, sekadar naik gunung untuk menikmati keindahan alam Bandung.

Belum ada pengelola khusus untuk masuk ke gunung ini, tetapi pengunjung dapat menitipkan kendaraan di sekitar rumah warga sebelum memasuki trek berbatuan. “kalau mau simpan kendaraan mah di sini aja dijagain sama saya, aman soalnya sudah terbiasa ada yang nyimpen kendaraannya di sini,” ujar Suryono warga setempat

Artikel ini telah tayang di detikJabar

(sym/sym)



Sumber : travel.detik.com

7 Gunung yang Dijuluki Seven Summit Indonesia, Apa Saja?


Jakarta

Ada banyak gunung maupun pegunungan di Indonesia. Beberapa di antaranya memiliki puncak tertinggi dan disebut sebagai Seven Summit Indonesia atau The Seven Summits of Indonesia.

Seven Summit Indonesia mencerminkan tujuh gunung di seluruh wilayah Indonesia yang memiliki puncak tertinggi. Konsep ini diadopsi dari tujuh puncak gunung tertinggi di dunia yang tersebar di masing-masing benua.

Lantas, apa saja gunung yang termasuk Seven Summit Indonesia?


Daftar Gunung Seven Summit Indonesia

Berikut sederet gunung yang tergolong Seven Summit Indonesia, dikutip dari laman The Seven Summits of Indonesia.

1. Gunung Kerinci

Gunung Kerinci dengan puncaknya yang bernama Puncak Indrapura memiliki ketinggian 3.805 meter di atas permukaan laut (mdpl). Dari puncaknya, tiga provinsi yakni Jambi, Sumatera Barat, dan Bengkulu dapat terlihat sekaligus.

Gunung Kerinci berada di perbatasan provinsi Sumatera Barat dan Jambi. Wilayahnya masuk dalam Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS). Adapun gunung ini diketahui merupakan gunung berapi aktif.

2. Gunung Semeru

Mahameru di Gunung Semeru mewakili puncak gunung tertinggi di Pulau Jawa dengan ketinggian mencapai 3.676 mdpl.

Letak Gunung Semeru berada di provinsi Jawa Timur, di antara Kabupaten Malang dan Lumajang. Gunung ini juga masuk ke dalam kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).

Gunung Semeru termasuk salah satu gunung berapi paling aktif di Indonesia. Kawahnya yang dijuluki Jonggring Saloko memuntahkan abu vulkanik hitam bercampur pasir dan bebatuan kecil kurang lebih setiap 20 menit sekali.

3. Gunung Bukit Raya

Puncak Kakam di Gunung Bukit Raya ditetapkan sebagai puncak tertinggi di Pulau Kalimantan. Ketinggiannya sekitar 2.278 mdpl.

Sebenarnya, puncak tertinggi di Pulau Kalimantan yakni di Gunung Kinabalu. Akan tetapi, gunung tersebut berada di bawah kedaulatan negara tetangga Malaysia.

Gunung Bukit Raya terletak di perbatasan Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah. Tepatnya di Taman Nasional Bukit Baka-Bukit Raya. Adapun gunung ini bukanlah gunung berapi.

4. Gunung Latimojong

Puncak tertinggi Gunung Latimojong yang dinamai Rante Mario adalah puncak tertinggi di Pulau Sulawesi. Ketinggiannya mencapai 3.430 mdpl.

Latimojong bukan termasuk gunung berapi, melainkan pegunungan dengan beberapa puncak. Lokasi Gunung Latimojong berada di Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan.

5. Pegunungan Jaya Wijaya

Puncak Carstensz Pyramid di Pegunungan Jaya Wijaya termasuk dalam The Seven Summits of Indonesia, sekaligus Seven Summits dunia dengan ketinggian 4.884 mdpl.

Pegunungan Jaya Wijaya berada di Pulau Papua yang membentang dari Provinsi Papua, Indonesia sampai ke negara Papua Nugini. Di Indonesia, pegunungan ini masuk dalam kawasan Taman Nasional Lorentz.

Pegunungan Jaya Wijaya tergolong gunung karang (limestone) dan diselimuti hamparan salju abadi di beberapa titiknya.

6. Gunung Binaiya

Di Kepulauan Maluku, puncak tertingginya berada di Gunung Binaiya yang bernama Puncak Siale. Puncak ini memiliki ketinggian sekitar 3.027 mdpl dan terletak di Pulau Seram, Kabupaten Maluku Tengah.

Wilayah Gunung Binaiya masuk dalam kawasan Taman Nasional Manusela. Adapun gunung ini tidak tergolong gunung berapi.

7. Gunung Rinjani

Puncak Gunung Rinjani yang dijuluki Puncak Anjani menjadi puncak tertinggi di kepulauan Bali dan Nusa Tenggara. Ketinggiannya mencapai 7.726 mdpl.

Gunung Rinjani termasuk gunung berapi aktif dengan kawahnya yang bernama Segara Anak. Adapun gunung ini berlokasi di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Wilayahnya masuk ke dalam Taman Nasional Gunung Rinjani.

Kenapa Disebut Seven Summit Indonesia?

Tujuh gunung di Indonesia dijuluki The Seven Summits of Indonesia karena memiliki puncak paling tinggi di antara gunung-gunung yang berada di tujuh pulau besar dan wilayah kepulauan Indonesia.

Adapun konsep Seven Summit Indonesia diambil dari Seven Summits dunia yang tersebar di masing-masing benua yang ada.

Sebenarnya, puncak-puncak tertinggi Indonesia terletak pada gunung-gunung di Pulau Papua. Namun karena Pulau Papua saja tidak menggambarkan wilayah Indonesia secara keseluruhan, maka ditentukannya dari puncak tertinggi yang berada di masing-masing pulau dan kepulauan di Indonesia.

Berhubung Indonesia memiliki banyak sekali pulau, yang diambil hanyalah pulau-pulau besar dan gugusan pulau yang membentuk kepulauan. Maka ditetapkan tujuh pulau dan kepulauan itu yang terdiri dari Pulau Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Papua, Kepulauan Maluku, dan Kepulauan Sunda Kecil (Bali dan Nusa Tenggara).

Puncak tertinggi di antara gunung-gunung di tujuh pulau dan kepulauan tersebut barulah digolongkan sebagai Seven Summit Indonesia atau The Seven Summits of Indonesia.

(azn/fds)



Sumber : travel.detik.com

Ini 7 Gunung yang Disebut Paling Angker di Jawa Timur, Penasaran?


Jakarta

Saat berakhir pekan, tak ada salahnya untuk mencoba hal baru seperti mendaki gunung. Selain menikmati pemandangan alam dan udara segar, kamu juga bisa healing sejenak.

Meski begitu, ternyata ada sejumlah gunung di Jawa Timur yang disebut angker. Hal itu berdasarkan cerita horor dari para pendaki yang terkadang sulit diterima akal sehat.

Dari cerita tersebut, akhirnya kerap disangkut-pautkan dengan mitos atau legenda masyarakat setempat. Alhasil, tersebar cerita mistis tentang sejumlah gunung angker di Jawa Timur.


Penasaran, apa saja sih gunung di Jawa Timur yang disebut paling angker? Simak ulasannya dalam artikel ini.

Gunung Paling Angker di Jawa Timur

Ada sejumlah gunung di Jawa Timur yang disebut paling angker. Biar nggak penasaran, simak daftarnya di bawah ini yang telah dirangkum detikTravel.

1. Gunung Kelud

Gunung Kelud merupakan gunung berapi paling aktif yang terletak di perbatasan Kabupaten Kediri, Kabupaten Blitar, dan Kabupaten Malang. Ketinggian Gunung Kelud mencapai 1.731 mdpl.

Kawasan gunung ini dijadikan sebagai objek wisata dengan atraksi utama kubah lava. Akan tetapi, beberapa orang menyebut kalau Gunung Kelud tergolong sebagai gunung angker.

Soalnya, jika kamu melihat seorang manusia berkepala kerbau, konon katanya hal itu menjadi pertanda gunung tersebut akan meletus. Berdasarkan legenda masyarakat setempat, makhluk tersebut dipercaya sebagai Lembusura.

Ada juga kisah mistis lainnya tentang Gunung Kelud, yaitu keberadaan Keris Mpu Gandring yang dikubur di dalam Gunung Kelud. Sebab, keris itu dipercaya memiliki kekuatan magis yang dapat mempengaruhi seseorang untuk bertindak jahat.

2. Gunung Bromo

Panorama kawasan di Gunung Bromo.Foto: Weka Kanaka/detikcom

Gunung Bromo menjadi salah satu destinasi wisata alam favorit ketika berkunjung ke Malang. Salah satu daya tarik utamanya adalah melihat pemandangan sunrise yang memukau dari atas bukit.

Akan tetapi, ada kisah mistis yang cukup terkenal mengenai Gunung Bromo, yakni keberadaan kerajaan gaib yang dipercayai sebagai tempat berhuninya dewa-dewi dalam ajaran Hindu.

Lalu, ada juga kisah tentang pasir hisap yang dipercaya memiliki kekuatan hisap yang dapat menenggelamkan siapapun ke dalamnya. Hiii seram!

Akan tetapi, lokasi pasir hisap ini hanya diketahui para tetuah Suku Tengger. Selain itu, Suku Tengger juga disebut-sebut kerap membuang benda pusaka di sekitar Gunung Bromo.

3. Gunung Ijen

Kawah Gunung IjenFoto: Ardian Fanani/detikJatim

Selain Bromo, Gunung Ijen juga merupakan salah satu destinasi wisata alam favorit di Jawa Timur. Gunung ini terkenal dengan fenomena alam yang disebut blue fire atau api biru di dalam kawahnya.

Meski punya keindahan alam yang mempesona, terdapat kisah mistis di balik Gunung Ijen. Sejumlah pendaki mengaku melihat penampakan sosok nenek yang suka menolong, penampakan segerombolan tentara pejuang, dan tanah para pemberontak berdasarkan legenda Kerajaan Blambangan.

4. Gunung Arjuno

Gunung Arjuno merupakan gunung berapi kerucut yang terletak di perbatasan Kota Batu, Kabupaten Malang, dan Kabupaten Pasuruan. Gunung Arjuno memiliki ketinggian sekitar 3.339 mdpl.

Ada tiga jalur pendakian yang cukup terkenal di Gunung Arjuno, mulai dari Lawang, Tretes, dan Batu. Di sepanjang jalur pendakian, travelers bisa menemukan banyak petilasan peninggalan Kerajaan Majapahit dan Singasari.

Nah, mitos yang beredar mengatakan kalau daerah petilasan dijaga oleh Bambang Wisanggeni. Lalu, orang-orang yang bertapa di tempat tersebut akan menghilang dengan jasadnya.

Selain itu, ada kisah mistis lain mengenai Pasar Setan atau Pasar Dieng. Menurut kisah para pendaki, saat terdengar suara ramai dan gamelan itu artinya kamu sudah memasuki kawasan Pasar Setan.

Gunung Arjuno juga memiliki kawasan yang disebut Alas Lali Jiwo. Sejumlah warga setempat percaya kalau pendaki yang memiliki niat jahat akan tersesat di area ini. Sebab, Alas Lali Jiwo dipercaya sebagai tempat hunian makhluk halus dan golongan jin.

5. Gunung Kawi

Gunung Kawi merupakan gunung berapi tidak aktif yang memiliki ketinggian 2.551 mdpl. Gunung ini terletak di sebelah barat daya Kabupaten Malang dan berbatasan dengan Kabupaten Blitar.

Ada sejumlah kisah horor mengenai Gunung Kawi, salah satunya yang terkenal adalah terdapat makam dua tokoh yang dipercaya memiliki kekuatan magis.

Selain itu, di sekitar makam juga terdapat pohon dewandaru yang dianggap sebagai pohon keramat. Lokasi itu kerap dijadikan sebagai tempat pengadaan ritual pesugihan bagi sebagian orang dengan sejumlah tujuan, salah satunya mendapatkan kekayaan.

6. Gunung Wilis

Selain Gunung Kawi, terdapat juga gunung berapi non-aktif di Jawa Timur, yaitu Gunung Wilis atau Pegunungan Wilis. Gunung yang memiliki ketinggian mencapai 2.563 mdpl terletak di enam kabupaten dan satu kota di Jawa Timur.

Konon katanya, banyak cerita mistis yang menyelimuti Gunung Wilis, mulai dari penampakan ular raksasa tak kasat mata, lalu ada penampakan sosok putri Kerajaan Mataram yang mengenakan pakaian khas kerajaan.

Tak hanya itu, ada juga penampakan sosok lelaki berwajah hitam dan menyerupai monyet yang sedang bertapa di goa gaib yang dipercaya terletak di bawah puncak bagian barat Gunung Wilis.

7. Gunung Raung

Daftar gunung paling angker di Jawa Timur yang terakhir adalah Gunung Raung. Sedikit informasi, Gunung Raung merupakan gunung berapi kerucut yang terletak di tiga kabupaten di Jawa Timur, yakni Banyuwangi, Bondowoso, dan Jember.

Gunung tertinggi ketiga di Jawa Timur ini memiliki ketinggian mencapai 3.344 mdpl. Gunung yang kerap menjadi tujuan pendakian ini ternyata memiliki sejumlah cerita mistis.

Salah satu mitos yang beredar adalah keberadaan Kerajaan Macan Putih yang dipimpin oleh Pangeran Tawangulun. Beberapa pendaki mengaku pernah melihat Kerajaan Macan Putih di malam hari saat Jumat Kliwon.

Itu dia tujuh gunung di Jawa Timur yang disebut paling angker. Meski banyak kisah mistis, jangan membuat travelers jadi patah semangat untuk mendaki gunung, ya!

(ilf/fds)



Sumber : travel.detik.com