Tag Archives: wisata

Kulineran Malam di Pasar Lama Tangerang, Ada Apa Saja?


Jakarta

Pasar Lama Tangerang merupakan salah satu destinasi wisata kuliner yang selalu ramai dikunjungi. Tak hanya warga Tangerang, banyak juga masyarakat Jakarta yang datang ke sini karena penasaran ingin mencicipi berbagai makanan.

Di sini, terdapat berbagai kuliner mulai dari camilan, makanan berat, hingga minuman manis yang viral. Sekilas, kawasan Pasar Lama Tangerang mirip seperti street food Bangkok di Thailand.

Memangnya, ada jajanan apa saja sih di sana sampai bisa viral dan ramai dikunjungi? Biar nggak penasaran, simak ulasannya dalam artikel ini.


Aneka Jajanan di Pasar Lama Tangerang

Kalau detikers ingin ke Pasar Lama Tangerang, sebaiknya datang sejak sore hari sekitar pukul 17.00 WIB. Sebab, makin malam kawasan kuliner tersebut lebih-lebih dipadati pengunjung.

Apalagi jika detikers memang berniat untuk mencicipi banyak kuliner lezat di Pasar Lama Tangerang, kalau datang sudah terlalu malam bisa jadi kehabisan. Rugi dong sudah datang jauh-jauh?

Kuliner Pasar Lama TangerangKuliner Pasar Lama Tangerang. Foto: Weka Kanaka/detikcom

Adapun sejumlah jajanan yang viral di Pasar Lama Tangerang, mulai dari japanese fluffy pancake, korean fish cake, takoyaki jumbo, leker raksasa, telur gulung, potato twist, hingga cake slice.

Kalau masih lapar, ada sejumlah pedagang yang menjual berbagai makanan berat, seperti sate ayam jepang (dakkochi), toge goreng, bubur ayam, hingga steak ayam. Kalau haus, ada juga penjual minuman seperti es jeruk, es teh manis, dan thai tea yang menyegarkan.

Untuk harga jajanan di Pasar Lama Tangerang cukup terjangkau, mulai dari Rp 5.000 saja. Sedangkan harga makanan beratnya mulai dari Rp 15.000, lalu untuk minuman segar mulai dari Rp 10.000.

Disarankan menyiapkan uang tunai (cash) minimal Rp 100.000 jika detikers ingin mencoba banyak jajanan. Namun, ada sejumlah tenant yang juga menyediakan metode pembayaran QRIS. Kalau kehabisan uang tunai, jangan khawatir karena di sekitar Pasar Lama Tangerang terdapat ATM.

Tips Jalan-jalan ke Pasar Lama Tangerang

Sebelum berangkat ke Pasar Lama Tangerang, ada sejumlah tips yang perlu detikers ketahui nih.

Berikut tips jalan-jalan ke Pasar Lama Tangerang dari detikTravel:

  1. Siapkan uang tunai minimal Rp 100.000 untuk membeli berbagai jajanan.
  2. Datang sejak sore hari sekitar pukul 17.00 WIB agar bisa mencoba berbagai kuliner tanpa antre panjang.
  3. Apabila datang saat akhir pekan atau libur panjang, siap-siap pengunjung yang datang membludak. Jadi, usahakan datang lebih awal lagi.
  4. Gunakan pakaian yang nyaman agar tidak merasa gerah dan panas.
  5. Hati-hati dengan barang bawaan berharga mulai dari HP, dompet, hingga kunci kendaraan.
  6. Disarankan untuk datang ke Pasar Lama Tangerang dengan KRL, karena jaraknya sangat dekat dari Stasiun Tangerang.
  7. Biar nggak cepat kenyang, kamu bisa mengajak teman atau pasangan ke Pasar Lama Tangerang, agar masing-masing bisa membeli makanannya sendiri lalu dibagi (sharing) dengan yang lain.

Akses menuju ke Pasar Lama Tangerang sangat mudah kok. Apabila kamu berangkat menggunakan KRL Commuter Line, turun di Stasiun Tangerang dan lanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki sekitar 650 meter (5-10 menit).

Selain itu, kamu juga bisa datang dengan mengendarai mobil ataupun sepeda motor. Tapi, ketika sudah lewat pukul 19.00 WIB biasanya tempat parkir sudah penuh. Alhasil, kamu harus mencari tempat parkir yang agak jauh.

Itu dia ulasan mengenai kawasan Pasar Lama Tangerang yang sekarang menjadi surga kuliner. Apakah travelers sudah pernah berkunjung ke sana?

(ilf/fds)



Sumber : travel.detik.com

9 Wisata PIK 2 yang Cocok buat Liburan Bareng Teman


Jakarta

Pantai Indah Kapuk (PIK) 2 begitu populer di kalangan warga Jakarta dan sekitarnya. Ada berbagai destinasi yang menarik dan kekinian.

Tak heran jika destinasi di PIK banyak digandrungi oleh milenial. Di kawasan ini terdapat kawasan kuliner pasir putih, hingga perbelanjaan.

9 Wisata PIK 2

Beberapa wisata yang ada di PIK 2 yaitu Land’s End, pasir putih, Pantjoran PIK hingga Aloha. Berikut informasinya.


1. Land’s End

Wisata Land's End PIK 2 baru saja di buka, Selasa (12/12) lalu. Jadi destinasi baru, kini Land's End jadi tempat wisata yang menarik perhatian pengunjung.Wisata Land’s End PIK 2 baru saja di buka, Selasa (12/12) lalu. Jadi destinasi baru, kini Land’s End jadi tempat wisata yang menarik perhatian pengunjung. Foto: dok detikcom

Satu wisata PIK 2 yang baru dibuka di tahun 2024 adalah Land’s End. Menurut catatan detikTravel, destinasi wisata tepi pantai ini mempunyai arsitektur bergaya rustic coastal dengan berbagai fasilitas menarik. Mulai dari restoran, retail hingga entertainment sports.

Tak hanya itu terdapat dock untuk menunjang aktivitas water sports dan boardwalk untuk selfie pengunjung. Dari kejauhan, Land’s End ditandai dengan kehadiran mercusuarnya di pinggir pantai. Destinasi ini buka dari pukul 08.00-23.00 WIB.

2. Pantai Pasir Putih

Pengunjung memadati kawasan wisata Pantai Pasir Putih di PIK 2, Kabupaten Tangerang, Banten, Sabtu (2/7/2022). Objek wisata alternatif tersebut kembali dibuka setelah sempat tutup sementara akibat COVID-19. ANTARA FOTO/Fauzan/rwa.Pengunjung memadati kawasan wisata Pantai Pasir Putih di PIK 2, Kabupaten Tangerang, Banten, Sabtu (2/7/2022). Objek wisata alternatif tersebut kembali dibuka setelah sempat tutup sementara akibat COVID-19. ANTARA FOTO/Fauzan/rwa. Foto: ANTARA FOTO/FAUZAN

Pantai pasir putih cocok untuk menjadi tempat healing. Pantai yang merupakan area reklamasi ini memiliki hamparan pasir putih seluas 4 km.

Wisatawan yang berkunjung tidak dikenakan biaya. Kawasan ini buka dari pukul 07.00-19.00 WIB.

3. Jembatan PIK 2

Wisatawan bisa melakukan aktivitas bersepeda atau berswafoto di sepanjang jembatan PIK2. Jembatan ini menghubungkan kawasan Jakarta dan juga Banten.

Jika ingin ke sini, kamu perlu mengetahui waktu-waktu tertentu untuk mengaksesnya. Pada pagi hari, jembatan dapat diakses pada pukul 06.00-09.00 WIB, sementara pada sore hari, jembatan bisa kamu datangi pada pukul 16.00-17.00 WIB dengan syarat dan ketentuan yang berlaku.

4. Ruko La Riviera

Ruko La Riviera merupakan kawasan pertokoan di PIK 2 yang memiliki arsitektur ala Eropa. Terdapat pula tata ruang yang menyerupai kawasan di Eropa dengan kanal-kanal yang membelah kawasannya. Kawasan ini pun bisa menjadi spot foto yang menarik

5. Cove at Batavia

5 Kuliner Hits dan Viral di Cove Batavia PIK, Sudah Pernah Coba?5 Kuliner Hits dan Viral di Cove Batavia PIK, Sudah Pernah Coba? Foto: Instagram/Istimewa

Cove at Batavia menyuguhkan berbagai jajanan kuliner yang menggugah selera. Destinasi ini berkonsep ruang terbuka dan pertokoan yang didominasi restoran di pinggir laut.

Luas area Cove at Batavia mencapai 4.555m2. Destinasi ini beroperasi mulai pukul 07.00-21.00 WIB.

6. East Coast By The Sea

East Coast By The Sea merupakan tempat kuliner di PIK dengan konsep Amerika Latin. Terdapat ruangan indoor dan juga outdoor.

Luas kawasan ini mencapai 9.400 meter persegi. Terdapat hidangan yang terdiri dari masakan lokal hingga internasional.

7. Pantjoran PIK

Pagoda di Pantjoran PIK 2Pagoda di Pantjoran PIK 2 Foto: Weka Kanaka/detikcom

Pantjoran PIK mengusung tema pecinan atau China Town. Bentuk bangunannya seperti rumah kelenteng di China.

Terdapat tenant makanan dengan berbagai hidangan. Mulai dari camilan gurih, makanan berat dessert hingga minuman manis. Namun, para muslim perlu hati-hati, sebab jumlah tenant menawarkan hidangan non halal. Mengutip instagram Pantjoran PIK, kini ada spot di mana wisatawan bisa difoto di depan background aesthetic. Hasil fotonya pun bisa langsung dibawa pulang.

8. By the Sea

Mall By The Sea yang berada di kawasan Pantai Indah Kapuk.Mall By The Sea yang berada di kawasan Pantai Indah Kapuk. Foto: dok. Amantara

By the Sea merupakan area indoor yang didominasi toko baju, tas, aksesoris, toko baju hingga kosmetik. Menurut catatan detikFood, di kawasan ini juga terdapat tenant makanan. Jadi, kamu bisa berbelanja sambil menikmati berbagai camilan hingga makanan berat.

9. Aloha

Aloha PIKAloha PIK Foto: (‘Dadan Kuswaraharja/detikcom)

Aloha merupakan salah satu kawasan hits di PIK 2. Mengutip laman Instagram Aloha, terdapat banyak tenant makanan mulai dari korean BBQ, udon, crepes hingga fried chicken. Ada pula area photobooth di mana kamu bisa foto-foto seru bersama teman.

Wisatawan juga bisa menikmati pemandangan dan bermain di area pasir putih. Terdapat pula area kolam semi pantai untuk tempat bermain anak.

Itulah beberapa wisata PIK 2 yang cocok untuk didatangi bersama teman. Kamu tertarik untuk mendatangi salah satu destinasi ini?

(elk/row)



Sumber : travel.detik.com

Wedangan Pendhopo Padukan Nasi Kucing, Jangan Ndeso, dan Benda Antik



Solo

Wedangan Pendhopo tidak cuma menawarkan jajanan khas Solo. Tempat ini mengajak traveler untuk sejenak melambat sembari menyantap nasi kucing dan jangan ndeso (sayur kampung) di dalam sebuah museum mungil.

Sebuah rumah bertembok bercat putih dengan pintu biru muda di Jalan Srigading 1 No.7, Mangkubumen, Banjarsari Solo, Jawa Tengah tidak jauh dari Paragon Mall, mencolok dengan nyala lampu lebih terang dibandingkan rumah-rumah lain di deretan itu. Ada papan penanda Wedangan Pendhopo di atas pintu masuk.

Di teras, sejumlah pengunjung duduk sembari berbincang-bincang. Di meja, ada sejumlah piring dengan bermacam-macam gorengan, sate, dan sosis solo. Juga piring dengan nasi yang disiram kuah sayur.


Melewati pintu, dinding penuh dengan poster iklan lawas, dan mesin jahit bekas, meja dan kursi kayu, serta patung loro blonyo, serta botol-botol minuman beling dan minuman kemasan disuguhkan. Ada lagi ruangan lain dengan nuansa serupa, hanya saja ukurannya lebih kecil. Kemudian, ada pintu keluar di sisi kiri. Rupanya, pintu ini mengarah ke lapak jajanan, nasi kucing, dan meja kasir.

Di balik lapak, seorang perempuan sepuh, yang disapa Mbah Kati, menuangkan kuah santan di atas nasi dengan ukuran mini. Nasi kucing. Nasi putih dengan porsi kecil khas di wedangan Solo, juga angkringan di Yogyakarta.

Wedangan Pendhopo di SoloBarang antik terpajang di Wedangan Pendhopo di Solo (Femi Diah/detikcom)

“Kita tinggal ambil makanan di sini, kemudian dilaporkan ke kasir. nanti akan diantar ke meja kita. Sekalian saat di kasir pesan minum,” kata Shinta Aditya, general manager Solo Safari, yang mendampingi rombongan wartawan, termasuk detikTravel, beberapa waktu lalu.

Rupanya, setelah melaporkan makanan yang diambil ke kasir, piring beserta isinya tidak bisa langsung dibawa ke meja. Gorengan, sate, dan jadah, telor dadar, sosis Solo, dan jajanan lain lebih dulu dibakar. Setelah itu, barulah kemudian disuguhkan kepada pemesan. Agar tidak salah meja, piring-piring itu ditandai sesuai nama pemesan.

Yang bikin penasaran, di mana minuman dibuat?

Wedangan Pendhopo di SoloPeracik minuman di Wedangan Pendhopo di Solo (Femi Diah/detikcom)

Ternyata, pintu di belakang kasir bukan pintu keluar. Pintu itu mengarah ke tempat duduk lain berupa sejumlah balai-balai yang masih bagian dari Wedangan Pendhopo. Di sana juga ada satu blok untuk membuat macam-macam minuman.

“Minuman bermacam-macam, ada es teh atau teh panas, teh krampul, wedang jahe, dan yang khas dan banyak dipesan adalah JKJ jahe, kencur, jeruk,” kata Ustiani, pemilik Wedangan Pendhopo.

Tidak hanya menjelaskan soal beragam minuman, Ustiani yang melayani langsung para pembeli juga menyapa dan berbincang dengan pengunjung.

Koleksi Barang Lawas

Wedangan Pendhopo bukan sekadar tempat nongkrong. Kedai makan ini, laiknya sebuah museum mungil. Pengunjung menyantap makanan yang sudah dipesan di tengah-tengah koleksi benda antik milik keluarga Ustiani.

Di dalam rumah dengan fasad rumah lama khas Jawa itu tersimpan beragam benda-benda lawas. Mulai dari dinding kayu berukir, patung loro blonyo, toples tabung, kaleng kerupuk, lonceng kalung sapi, mesin jahit, peti beras, poster iklan jaman dulu, sampai sepeda kebo.

Wedangan Pendhopo di SoloKoleksi benda0benda lawas di Wedangan Pendhopo di Solo. (Femi Diah/detikcom)

“Sejak dulu kami mengumpulkan barang-barang ini. Dulu nggak di sini, di rumah. Di sebelah sana, ini rumah tetangga. Meja-meja ini juga,” kata Ustiani.

Tidak hanya Ustiani, yang merupakan pensiunan ASN Kota Surakarta itu, yang menyukai berburu benda-benda lawas, suami pun setali tiga uang, mempunyai hobi serupa. Mereka sama-sama suka traveling. Sama-sama suka mengumpulkan benda antik.

“Ternyata malah melengkapi wedangan ini,” kata Ustiani.

Mbah Kati, Pemegang Resep Sayur Ndeso

Belum ke Wedangan Pendhopo kalau belum mencicipi nasi kucing plus sayur ndesonya. Sayur santan ini sungguh menggoyang lidah.

Gorengan, tempa atau tahu bacem, bermacam-macam sate, jadah, atau sosis bisa ditemukan di wedangan lain di Solo. Teh Solo yang tersohor dengan cita rasa khas itu juga bisa jadi ada di setiap wedangan, tetapi tidak semua wedangan di Solo melengkapi nasi kucing dengan jangan ndeso ini.

Wedangan Pendhopo di SoloMbah Kati (kiri) dan pemilik Wedangan Pendhopo di Solo, Ustiani (Femi Diah/detikcom)

“Mbah Kati ini yang meracik bumbunya. Ini resep keluarga dan Mbah Kati sudah menjadi bagian keluarga ini sejak lama,” kata Ustiani.

Ustiani menyebut seluruh jajan dan makanan serta minuman di wedangan ini merupakan racikan sendiri. Bukan pesan di tempat lain. Jadi, cita rasanya pun tidak akan dimiliki wedangan lain.

Langganan Iriana Jokowi

Dari foto-foto yang dipamerkan di dinding Wedangan Pendhopo, sohor di kalangan pejabat. Sejumlah menteri dan istri Presiden Joko Widodo ada di antara foto-foto itu.

Wedangan Pendhopo di SoloFoto Ibu Iriana di Wedangan Pendhopo di Solo. (Femi Diah/detikcom)

“Bu Iriana sering ke sini. Biasanya telpon dulu buat datang, tapi ya datang saja tidak tutup untuk yang lain, tetap dibuka buat pengunjung lain. Gabung saja dengan yang lain. Kebetulan kami teman SMA, di SMA 3 Surakarta,” ujar Ustiani.

(fem/fem)



Sumber : travel.detik.com

Peninsula Island, Destinasi Wisata Low Budget untuk Berburu Spot Foto Estetik



Badung

Ingin berburu spot foto estetik di Bali? Peninsula Island menjadi destinasi yang tak boleh dilewatkan. Pulau kecil di wilayah ITDC, Nusa Dua ini memiliki pemandangan yang indah dan cantik.

Traveler pasti sudah tak asing dengan wilayah Nusa Dua, Bali. Kawasan yang terkenal elit ini ternyata memiliki pulau kecil bernama Peninsula Island. Peninsula Island merupakan sebuah pulau yang berlokasi di kawasan Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), Nusa Dua, Kuta Selatan, Badung, Bali.

Peninsula Island memiliki luas sekitar 7,4 hektar yang didominasi dengan karang, tanaman bunga, dan pepohonan. Meskipun berada di kawasan ITDC, Peninsula Island tetap terbuka untuk umum, loh.

Peninsula Island buka setiap hari mulai pukul 06.00-22.00 WITA. Berlibur ke Peninsula Island nggak akan bikin kantong bolong. Traveler yang berkunjung ke pulau ini tidak dikenakan biaya tiket masuk, alias gratis. Hanya perlu membayar biaya parkir dengan harga Rp 5.000 (Tergantung jenis kendaraan).

Penasaran dengan daya tarik dan aktivitas menarik di Peninsula Island? Yuk simak pembahasan dari detikTravel.

Daya Tarik Peninsula Island

Pulau yang satu ini memiliki banyak daya tarik. Terutama untuk traveler yang mencari spot foto estetik dan instagramable.

1. Taman Bunga Kembang Kertas

Favorit wisatawan yang berkunjung ke Peninsula Island adalah taman bunga kembang kertas yang berwarna ungu. Taman ini biasanya ramai dikunjungi oleh wisatawan, terutama ketika musim mekar tiba.

Banyak wisatawan yang berkunjung ke Peninsula Island hanya untuk berfoto dengan latar belakang tanaman bunga ini.


2. Spot Sunset

Traveler yang ingin berburu sunset di Pulau Dewata. Peninsula Island menjadi salah satu opsi yang sip untuk menikmati sunset di sore hari. Pulau ini memiliki spot sunset yang epik, lengkap dengan debur ombak dan pemandangan taman yang indah.

3. Jogging Track dan Lapangan

Baru menginjakkan kaki di Peninsula Island, traveler akan disambut dengan hamparan rumput hijau yang luas dengan tugu Patung Arjuna dan Krisna. Lapangan hijau ini sering dimanfaatkan sebagai lokasi piknik atau hanya sekedar bersantai bersama keluarga.

Lapangan ini dikelilingi oleh jogging track. Pagi dan sore hari menjadi waktu favorit pengunjung untuk berolahraga di lapangan ini.

Aktivitas Menarik di Peninsula Island

Berbagai kegiatan rekreasi dapat traveler lakukan di Peninsula Island. Berikut rekomendasi aktivitas dari detikTravel.

1. Piknik

Peninsula Island memiliki lapangan rumput hijau yang luas. Sip banget untuk traveler yang ingin piknik di sini. Traveler juga bisa mengajak anak-anak untuk bermain di lapangan ini. Jangan lupa membawa makanan, minuman, dan tikar alas duduk ya!

2. Jogging

Di pinggir lapangan terdapat jogging track yang bisa traveler gunakan untuk jogging. Pemandangan yang disajikan saat jogging pun tak main-main. Traveler bisa melihat pepohonan dan ditemani dengan suara ombak.

3. Berburu Spot Foto

Berbicara soal spot foto, di Peninsula Island traveler tak akan kehabisan spot foto yang estetik dan instagramable. Ada patung Arjuna dan Krisna di lapangan dan taman bunga kembang kertas yang sering menjadi spot favorit wisatawan.

4. Menikmati Sunset

Aktivitas terakhir yang tak boleh traveler lewatkan adalah menikmati keindahan sunset Bali di Peninsula Island. Di sini terdapat beberapa tempat duduk untuk menikmati sunset. Traveler juga bisa menikmati sunset dari tepi pantai.

Demikian ulasan mengenai Peninsula Island. Tiket masuk gratis, banyak spot foto, dan spot nyunset pula. Jangan lewatkan berkunjung ke Peninsula Island ya traveler!

(fem/fem)



Sumber : travel.detik.com

Seger Banget! Nyunset di Tepi Sawah Sambil Berenang di Taroo Ubud



Gianyar

Taroo Ubud, restoran cantik yang bernuansa “paddy pool and lounge” bukan sekadar tempat makan. Restoran yang satu ini menawarkan beragam aktivitas, lengkap dengan spot foto dan pemandangan sunsetnya yang cantik.

Resmi dibuka pada 12 Mei 2023, Taroo Ubud bisa sekaligus menjadi tempat traveler bersantai sambil berenang di kolam renang air hangat. Indra, general manager Taroo Ubud, menjelaskan bahwa nama Taroo berasal dari kata “Kalpataru” yang bermakna peneduh bagi semua orang yang berkunjung ke restoran ini.

Taroo Ubud memiliki konsep indoor dan outdoor yang cocok untuk berbagai aktivitas pengunjung.

“Nama Taroo ini berasal dari nama pohon Kalpataru. Dengan mengambil nama Taroo ini kita ingin menjadi peneduh bagi semua pengunjung yang datang. Kita punya dua konsep yaitu indoor dan outdoor. Kalau di indoor biasanya untuk meeting, kalau outdoor cocok untuk berbagai venue event,” kata Indra dalam perbincangan dengan detikTravel.

Taroo Ubud memiliki satu buah stage yang dipercantik dengan tiga patung “Cili” berukuran raksasa. Indra menjelaskan patung ini melambangkan Dewi Sri sebagai Dewi Kemakmuran.

Taroo Ubud, restoran instagramable di Ubud, BaliTaroo Ubud, restoran instagramable di Ubud, Bali (Ni Made Nami Krisnayanti/detikcom)

Nggak cuma stage, Taroo Ubud menyediakan fasilitas kolam renang yang berbeda dari restoran lainnya. Di sini traveler bisa berenang di kolam air panas dengan pemandangan hamparan sawah yang hijau.

“Kita punya kolam renang juga dengan konsep yang berbeda, di sini kolam renang kita adalah kolam air hangat. Kita menggunakan natural treatment menggunakan garam, jadi nggak pakai chemical,” ujar Indra.

Jika tak ingin berenang, traveler bisa bersantai di beanbag yang berbatasan langsung dengan sawah. Pemandangan akan semakin indah ketika matahari mulai terbenam. Cantik banget deh!


Aktivitas Seru di Taroo Ubud

Nggak cuma bersantap saja, di restoran ini traveler bisa mendapatkan banyak aktivitas seru. Bean Bag di tepi sawah cocok untuk traveler yang ingin ngechill dan bersantai sambil menunggu matahari terbenam. Jika datang bersama keluarga traveler bisa berendam dan berenang di kolam renang air hangat.

Untuk mencoba berenang di sini traveler bisa mencoba pool package, sudah lengkap dengan makanan, minuman, dan towels. Harga pool package mulai dari Rp 300 ribu untuk 4 orang, Rp 400 ribu untuk 4 orang, dan Rp 1 juta untuk 6 orang.

Jika traveler tak mau mengambil pool package namun ingin tetap berenang, traveler bisa membayar biaya towel sebesar Rp 50 ribu untuk dewasa dan Rp 25 ribu untuk anak-anak.

Taroo Ubud juga menyediakan aktivitas hiburan, salah satunya adalah free class salsa dance. Free class salsa diadakan setiap hari Minggu mulai pukul 17.00 hingga 20.00 WITA. Jadi traveler bisa langsung belajar salsa dengan dua instruktur.

Setiap hari Jumat traveler bisa menyaksikan fire dance selama 15 menit. Untuk hari Sabtu Taroo Ubud punya DJ dan karaoke. Taroo Ubud juga terbuka untuk traveler yang ingin mengadakan meeting, gathering, dan wedding vanue. Traveler juga bisa mengadakan romantic dinner di tepi sawah, hanya di Taroo Ubud.

Fasilitas

Tak hanya viewnya yang juara, Taroo Ubud juga menyediakan berbagai fasilitas untuk pengunjung yang datang. Fasilitas yang ada seperti tempat parkir yang luas, kolam renang air hangat, stage, shower, toilet, dan ruang ganti. Semua fasilitas yang disediakan tentu mendukung traveler untuk berenang di paddy pool.

Varian Menu Taroo Ubud dan Harganya

Kurang lengkap rasanya jika berkunjung ke Taroo Ubud namun tidak mencoba menu andalan dari restoran yang satu ini. Taroo Ubud hadir dengan berbagai menu, baik menu nusantara maupun western.

Indra menyebut menu makanan andalan dari Taroo Ubud adalah Nasi Goreng Jadul dan Sate Maranggi. Nasi goreng jadul disajikan lengkap dengan sambal ebi yang menambah kenikmatan dari menu yang satu ini.

Taroo Ubud, restoran instagramable di Ubud, BaliTaroo Ubud, restoran instagramable di Ubud, Bali (Ni Made Nami Krisnayanti/detikcom)

“Kebetulan disini saya pesan menu Nasi Goreng Jadul. Pas nyobain rasanya emang beda sih, sambal ebinya enak banget, apalagi di makan dengan view sawah dan sunset. Nikmat deh,” ujar Gusti, salah satu pengunjung Taroo Ubud.

Kalau dari segi minuman, Taroo Ubud punya menu andalan bernama Taroo Breeze dan Frozen Melon Daiquiri. Rasa manis dari buah-buahan berpadu dengan kesegaran dari soda, cocok banget untuk ngechill di tepi sawah.

Harga menu di Taroo Ubud dibanderol dengan harga yang beragam dan tentu ramah di kantong. Untuk menu makanan dan minuman dibanderol mulai harga Rp 40 ribu hingga Rp 150 ribu.

Lokasi dan Jam Operasional Taroo Ubud

Taroo Ubud berlokasi di Jalan Rapuan, MAS, Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali. Untuk sampai ke Taroo Ubud traveler bisa menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat dengan waktu tempuh sekitar 45 menit atau 19 kilometer.

Taroo Ubud buka setiap hari mulai pukul 08.00 – 23.00 WITA. “Kita fleksibel kalau ada yang reservasi atau buat kegiatan sampai malam, asal diinformasikan sejak awal agar kami bisa persiapkan,” ujar Indra.

Tak perlu takut kehabisan tempat, traveler bisa melakukan reservasi terlebih dahulu melalui akun instagram @tarooubud. Jika melakukan reservasi dalam jumlah besar, traveler bisa melakukan reservasi H-1 kegiatan. Taroo Ubud memiliki kapasitas 165 orang dan setiap harinya bisa dikunjungi sekitar 250 pengunjung.

Mau ngechill di tepi sawah sambil berenang di air hangat. Semuanya ada di Taroo Ubud. Lengkap dengan menu yang nikmat. Jangan lupa mengabadikan momen di setiap spot foto yang instagramable ya!

(fem/fem)



Sumber : travel.detik.com

Ubud Water Palace Juara Spot Foto Instagramable di Tengah Kolam Teratai



Ubud – Mau berlibur ke Ubud? Wajib berkunjung ke Ubud Water Palace. Ada spot foto cantik nan instagramable di tengah kolam teratai. Sip dan estetik banget deh!

Ubud menjadi salah satu destinasi liburan yang tak pernah sepi dari wisatawan, baik wisatawan domestik maupun mancanegara. Daerah yang satu ini menyajikan keindahan alam dan seni budaya Bali yang masih kental.

Jika berlibur ke Ubud, traveler tak akan kehabisan destinasi wisata cantik dan kental akan unsur budaya Bali. Satu tempat yang sip untuk traveler pecinta foto adalah Ubud Water Palace atau Pura Taman Kemuda Saraswati.

Pura Taman Kemuda Saraswati dalam bahasa Bali berarti “pura dengan sumber air suci”. Pura ini didedikasikan untuk Dewi Saraswati sebagai dewi ilmu pengetahuan. Tjokorda Gde Ngoerah adalah sosok pendiri Ubud Water Palace atau Pura Taman Kemuda Saraswati.

Ubud Water Palace menawarkan suasana yang menenangkan. Yang tak boleh dilewatkan adalah spot foto cantik yang dikelilingi oleh kolam dengan bunga Teratai yang menawan.

Daya tarik utama dari Ubud Water Palace adalah keindahan arsitektur bangunan Bali yang kental. Dipercantik dengan ukiran kayu dan batu bata merah. Bangunan pura yang khas menjadikan tempat yang satu ini semakin estetik. Nuansa artistik berpadu dengan aura spiritual yang kental, membuat pura ini jadi spot favorit wisatawan.

Ubud Water PalaceUbud Water Palace 9Ni Made Nami Krisnayanti/detikcom)

Setiap harinya Ubud Water Palace bisa dikunjungi sekitar 200 hingga 300 wisatawan. Untuk masuk ke Ubud Water Palace traveler akan dikenakan biaya tiket. Wisatawan asing dikenakan biaya tiket sebesar Rp 50 ribu untuk dewasa dan Rp 35 untuk anak-anak. Wisatawan lokal dikenakan biaya tiket sebesar Rp 25 ribu untuk dewasa dan Rp 15 ribu untuk anak-anak.

Dengan membayar tiket masuk traveler sudah mendapatkan beberapa fasilitas, seperti sarung, kimono, dan ikat kepala yang wajib digunakan. “Untuk pengunjung yang sudah membayar tiket masuk akan mendapatkan fasilitas sarung, kimono, dan ikat kepala. Pengunjung bisa berkeliling di dalem sepuasnya,” ujar Jero, penjaga tiket Ubud Water Palace.

Saat traveler memasuki kawasan pura, akan disambut dengan kolam Teratai yang cantik di sisi kanan dan kiri jalan. Pancuran air akan mengiringi langkah traveler memasuki area pura. Ubud Water Palace memiliki 3 spot foto.

Favorit pengunjung adalah spot foto di panggung utama. Tersedia dua kursi dengan hiasan ukiran khas Bali bak raja dan ratu. Pengunjung diperbolehkan duduk dan mengambil foto di kursi ini. Tentu dengan latar belakang gapura (candi bentar) khas Bali.

Di sisi kanan dan kiri panggung utama, traveler juga bisa menemukan spot foto yang sama, lengkap dengan kursi kayu berukiran khas Bali. Pancuran air memperindah spot foto traveler di Ubud Water Palace.

Pengunjung tidak diperbolehkan masuk ke dalam pura, karena hanya diperuntukan bagi umat Hindu untuk beribadah.

Memiliki letak yang strategis, Ubud Water Palace atau Pura Taman Kemuda Saraswati berlokasi di Jalan Kajeng, Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali. Aksesnya pun mudan dijangkau karena dekat dengan Puri Ubud dan Pasar Seni Ubud. Ubud Water Palace buka setiap hari mulai pukul 09.00 – 17.30 WITA.

Demikian penjelasan mengenai Ubud Water Palace. Jadi, tertarik untuk berkunjung ke sana? Siapkan kamera dan pose terbaikmu!

(fem/fem)



Sumber : travel.detik.com

Pengingat Perjuangan Rakyat Bali Monumen Bajra Sandhi



Denpasar

Bali mempunyai satu monumen yang dibangun untuk mengenang perjuangan rakyat Bali. Monumen Bajra Sandhi.

Pulau Bali menjadi salah satu basis perjuangan rakyat melawan penjajah Belanda. Sejak 1848 hingga 1946 rakyat Bali telah berjuang habis-habisan untuk mengusir penjajah dari tanah Bali.

I Made Artana Yasa, kepala UPTD Monumen Perjuangan Rakyat Bali, menjelaskan untuk mengenang kembali seluruh perjuangan pahlawan Bali sebelum dan setelah kemerdekaan, kemudian dibangunlah sebuah monumen bernama Monumen Perjuangan Rakyat Bali. Monumen itu dinamai Monumen Bajra Sandhi.

Monumen Bajra Sandhi dibangun di atas lahan seluas 13,8 hektar dengan luas bangunan sekitar 4.900 meter. Arsitektur Monumen Bajra Sandhi dirancang oleh seorang mahasiswa Universitas Udayana, Ida Bagus Gede Yadnya tahun 1981.

“Tahun 1981 itu diadakan sayembara untuk desain Monumen Bajra Sandhi ini. Sayembara ini akhirnya dimenangkan oleh salah satu mahasiswa arsitektur di Universitas Udayana yaitu Ida Bagus Gede Yadnya,” kata Artana Yasa.

Monumen Bajra Sandhi di DenpasarMonumen Bajra Sandhi di Denpasar Foto: Ni Made Nami Krisnayanti

Setelah melalui tahap penyempurnaan gambar, pada Agustus 1988 dilakukan peletakan batu pertama sebagai tanda dimulainya pembangunan monumen. Dalam kurun waktu 13 tahun akhirnya pembangunan monumen selesai, tepatnya pada 2001.

Pembangunan monumen masih dilanjutkan dengan membangun diorama yang menceritakan sejarah perjuangan rakyat Bali dari masa ke masa.

14 Juni 2003, bertepatan dengan pembukaan Pesta Kesenian Bali ke-25 tahun 2003. Presiden RI kala itu, Megawati Sukarnoputri meresmikan Monumen Perjuangan Rakyat Bali.

Di balik cerita sejarah pendirian Monumen Bajra Sandhi, arsitektur monumen yang satu ini pun sangat unik. Bentuknya persis seperti genta (bajra) yang digunakan oleh para Pendeta Hindu dalam mengucapkan mantra ketika ada upacara keagamaan.

Bangunan Monumen Bajra Sandhi juga sarat akan makna kemerdekaan. Anak tangga di pintu utama berjumlah 17, tiang agung di dalam berjumlah 8, dan ketinggian monument adalah 45 meter. Angka-angka tersebut merupakan tanggal kemerdekaan Indonesia yaitu 17 Agustus 1945.

Untuk menyaksikan kemegahan dan keunikan Monumen Bajra Sandhi traveler hanya dikenakan biaya tiket masuk mulai dari Rp 5.000 untuk pelajar, Rp 20.000 untuk wisatawan domestik, dan Rp 50.000 untuk wisatawan mancanegara.

Penasaran dengan kisah perjuangan rakyat Bali? Kuy berkunjung ke Monumen Bajra Sandhi.

(fem/fem)



Sumber : travel.detik.com

Naik Bus Jogja Heritage Track



Yogyakarta

Yogyakarta tidak pernah kehabisan cara memanjakan wisatawan. Dengan modal sekali klik di smartphone, traveler bisa loh menikmati jalan-jalan keliling Jogja gratis selama satu jam, sudah begitu ditemani pemandu atau edukator.

Cara baru untuk memudahkan wisatawan dan promosi wisata Yogyakarta itu bernama Jogja Heritage Track. Fasilitas itu dikembangkan oleh Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Daerah Istimewa Yogyakarta.

Bus Jogja Heritage Track (JHT) diresmikan pada Maret 2022, namun setiap tahunnya dilakukan relaunching dengan penambahan konsep baru. Di tahun 2024 JHT menambah konsep night tour atau jalan-jalan malam melintasi Jalan Malioboro. Tujuan utama dioperasikannya JHT adalah untuk memperkenalkan sumbu filosofis Jogja kepada para pengunjung.


“Rencananya kita akan jalan-jalan mengenai tema historikal atau perjuangan Jogja sebagai ibu kota republik, dan juga rute kuliner, dan juga rute religius. Saat ini baru digodok sama Dinas Kebudayaan, siapa tahu di tahun ini bisa di-launching,” kata Budi, salah satu edukator Bus Jogja Heritage Track.

Bus JHT memiliki dua jenis bus, yakni bus Kraton yang berwarna kuning dan bus Malioboro berwarna merah. Selama satu jam perjalanan, traveler akan diajak mengelilingi Jogja sesuai rute yang traveler pilih ketika melakukan reservasi.

Bus wisata gratis di Yogyakarta Bus Jogja Heritage Track (JHTBus wisata gratis di Yogyakarta Bus Jogja Heritage Track (JHT) (Arawinda Dea Alisia)

_

Perjalanan akan semakin lengkap karena traveler akan ditemani edukator yang siap menceritakan sejarah Jogja dari masa Panembahan Senopati hingga saat ini. Kabar baiknya, seluruh fasilitas tersebut bisa traveler dapatkan tanpa dipungut biaya sepeserpun.

“Karena memang di sini gratis, kami difasilitasi menggunakan dana keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta,” ujar Budi.

Tertarik untuk menaiki Bus Jogja Heritage Track ini? Yuk, simak prosedur, rute, dan cara reservasinya.

Prosedur Operasional Jogja Heritage Track

  1. Bus beroperasi mulai hari Selasa hingga Minggu pukul 08.00-16.00, dengan libur di hari Senin.
  2. Seluruh pendaftaran dilakukan melalui website jogjaheritage
  3. Minimal usia peserta Bus JHT adalah 15 tahun atau setara SMP. Apabila usia anak-anak atau di bawahnya (bayi yang dipangku atau di gendong) belum bisa difasilitasi.
  4. Kuota Reguler dalam 1 bus adalah 8 orang.
  5. Reservasi mandiri dibuka sejak H-3 mulai pukul 12.00 WIB hingga kuota terpenuhi.
  6. Apabila terdapat peserta yang membatalkan reservasi maka jadwal pada website akan kembali di buka.
  7. Peserta group dapat melakukan reservasi maksimal 5 orang.
  8. Peserta wajib mengenakan pakaian batik, kemeja, dan bersepatu. Dilarang menggunakan kaos, celana pendek, dan bersandal.
  9. Peserta diharapkan hadir 15 menit sebelumnya di meeting pointl yaitu di Kantor JTTC, Sleman. Cek lokasi di sini.
  10. Masing-masing peserta diwajibkan mengisi link evaluasi setelah selesai mengikuti kegiatan dengan scan barcode yang tersedia.

Rute Jogja Heritage Tour

Mengusung konsep city tour, traveler akan dibawa selama satu jam mengelilingi Jogja sesuai dengan rute yang dipilih. Tidak hanya berkeliling saja, nantinya traveler diajak turun melihat langsung destinasi wisata pilihan seperti Museum Sonobudoyo, Panggung Krapyak, atau Teras Malioboro.

Berikut daftar selengkapnya :

1. Sangkan Paraning Dumadi

Beroperasi pukul 08.30 WIB dan tersedia dengan 2 pilihan bus yaitu Bus Kraton dan Bus Malioboro. Rutenya meliputi meeting point, Tugu, Keraton, dan berhenti sebentar di Panggung Krapyak

2. Paraning Dumadi

Beroperasi pukul 11.00 WIB dan tersedia dengan 2 pilihan bus yaitu Bus Kraton dan Bus Malioboro. Rute meliputi meeting point, Tugu, Keraton Yogyakarta, dan berhenti sebentar di Teras Malioboro.

3. The Legacy

Beroperasi pukul 14.00 WIB dan tersedia dengan 2 pilihan bus yaitu Bus Kraton dan Bus Malioboro. Rutenya meliputi meeting point, Pojok Benteng, Keraton, dan berhenti sebentar di Museum Sonobudoyo.

4. Colonial Heritage (night tour)

Beroperasi hanya pada Hari Rabu pukul 18.00 WIB dan tersedia dengan 2 pilihan bus yaitu Bus Kraton dan Bus Malioboro. Rutenya meliputi meeting point, Tugu Pal, Stasiun Tugu, Malioboro, Titik Nol KM, Bintaran, dan Kota Baru.

Cara Reservasi Bus Jogja Heritage Tour

  1. Buka website jogjaheritage
  2. Klik menu “Reservasi Bus Jogja Heritage Track”
  3. Pilih tanggal pemesanan yang diinginkan.
  4. Klik “Liat Jadwal Keberangkatan” dan akan muncul pilihan rute berdasarkan detail informasi sesuai yang diinginkan.
  5. Jika belum terdapat keterangan “Full Booked” maka traveler masih bisa memilih rute tersebut.
  6. Jika sudah menentukan pilihan rute dan bus, pilih menu “Pesan Sekarang”.
  7. Mulailah mengisi keterangan yang tersedia dengan baik dan benar berupa jumlah penumpang, nama penumpang, tanggal lahir, instansi, kota asal, nomor WhatsApp, dan alamat email.
  8. Selanjutnya, untuk mendapat kode OTP, traveler dapat memilih “Kirim OTP WA” atau “Kirim OTP Email”.
  9. Setelah mendapatkan kode, traveler memasukkan kode OTP pada kolom yang tersedia.
  10. Setelah semua keterangan terisi lengkap , klik “Pesan Sekarang”
  11. Setelah itu, pesanan akan diproses oleh admin dan traveler akan mendapatkan informasi lebih lanjut melalui WhatsApp atau Email yang traveler cantumkan.

Demikian ulasan lengkap mengenai Jogja Heritage Track yang bisa menjadi alternatif traveler ketika ingin berkeliling Jogja no budget. Meskipun gratis, pengalaman yang ditawarkan JHT sangat menarik loh, jadi tunggu apalagi? Segera lakukan reservasi.

(fem/fem)



Sumber : travel.detik.com

10 Rekomendasi Wisata Keluarga untuk Mengisi Liburan Umanis Galungan



Denpasar

Satu hari setelah Hari Raya Galungan, umat Hindu merayakan Umanis Galungan. Biasanya akan dirayakan dengan mengunjungi sanak saudara dan berlibur ke destinasi wisata.

Setiap 210 hari sekali atau setiap enam bulan sekali, tepatnya pada Rabu Kliwon wuku Dungulan umat Hindu merayakan Hari Raya Galungan. Menandakan kemenangan dharma (kebaikan) melawan adharma (kejahatan).

Hari Raya Galungan jatuh pada Rabu (28/02/2024). Satu hari setelahnya umat Hindu merayakan Hari Umanis Galungan. Saat hari inilah biasanya umat Hindu memanfaatkan momen untuk bersilaturahmi dengan sanak saudara hingga berekreasi ke tempat wisata.

Jika traveler masih bingung memilih destinasi wisata untuk mengisi waktu Umanis Galungan, detikTravel punya rekomendasi, nih. Traveler bisa mengunjungi objek wisata alam hingga wisata buatan. Sip banget untuk wisata keluarga!

Berikut daftar destinasi wisata di Bali yang wajib traveler kunjungi saat libur Galungan:

1. Taman Safari Bali

Taman Safari Bali merupakan rumah bagi lebih dari 1.000 satwa yang terdiri dari 120 spesies. Taman Safari Bali menawarkan pengalaman wisata yang menyenangkan untuk keluarga. Seperti Feed The Predator, Jeep Safari, Jungle Hopper Legend, Elephant Safari, Night Safari, dan Water Play and Fun Zone.

• Lokasi: Jalan Bypass Prof. Dr. Ida Bagus Mantra, Kabupaten Gianyar, Bali.
• Harga Tiket: Safari Explorer mulai dari Rp 175.000/orang dan Safari Legend mulai dari Rp 275.000/orang.
• Jam Operasional: Buka setiap hari mulai pukul 09.00 – 17.30 WITA untuk Day Safari dan pukul 18.00 – 21.00 WITA untuk Night Safari.


2. Bali Bird Park

Bali Bird Park adalah tempat yang sempurna untuk keluarga yang menyukai burung-burung eksotis. Bali Bird Park juga menjadi media penangkaran berbagai jenis dan spesies burung dari Indonesia hingga mancanegara.

Traveler bisa menemukan berbagai wahana dan aktivitas menarik di dalamnya. Seperti Bali Rainforest, Basic instinct, wahana Guyu-guyu Corner, Feed the Lory, Papua Rainforest Feeding, Meet the Birdstar, Feed the Pelican, dan The Komodo Experience.

• Lokasi: Jalan Serma Cok Ngurah Gambir, Singapadu, Batubulan, Gianyar, Bali.
• Harga Tiket: Rp 385.000 untuk dewasa dan Rp 192.500 untuk anak-anak.
• Jam Operasional: Buka setiap hari mulai pukul 09.00 – 17.30 WITA.

3. Desa Wisata Penglipuran

Desa Wisata Penglipuran menawarkan pengalaman mendalam tentang kehidupan dan budaya Bali yang autentik. Salah satu hal yang membuat Desa Penglipuran begitu menarik adalah arsitektur tradisional Bali yang terpelihara dengan baik.

Desa Penglipuran mendapat julukan sebagai desa terbersih di dunia. Selain itu, tahun 2023 Desa Penglipuran masuk jajaran desa wisata terbaik di dunia.

Saat datang ke Desa Penglipuran traveler bisa langsung berkunjung ke Hutan Bambu juga loh.

• Lokasi: Jalan Penglipuran, Kubu, Kecamatan Bangli, Kabupaten Bangli.
• Harga Tiket: Rp 15 ribu untuk WNI anak dan Rp 25 ribu untuk WNI dewasa. Harga tiket masuk untuk WNA anak sebesar Rp 30 ribu dan dewasa sebesar Rp 50 ribu.
• Jam Operasional: Buka setiap hari mulai pukul 08.00 – 18.00 WITA.

4. Trans Studio Bali

Trans Studio Bali merupakan indoor theme park dengan konsep thematic, dimana pengunjung bisa mendapatkan pengalaman menarik bukan hanya menikmati wahana dan pertunjukan yang ada tetapi juga mengabadikan momen di setiap sudut estetik theme park.

Traveler bisa merasakan berkunjung ke dalam 5 zona lengkap dengan wahana dan atraksi yang memukau. Port of Liverpool, Camera Zone, Culture Zone, Action Zone, dan Adventure Zone adalah 5 zona dengan konsep yang berbeda.

Beberapa rekomendasi wahana yang wajib traveler coba adalah Formula Kart, Boomerang Coaster, Flying Over Indonesia, The Forbidden Temple Rapid Adventure, dan Road Rage Wasteland Escape.

• Lokasi: Trans Studio Mall Bali, Jalan Imam Bonjol 440, Denpasar, Bali
• Harga Tiket: Domestik Dewasa KTP Bali: Rp 200 ribu/orang, Domestik Dewasa: Rp 225 ribu/orang saat weekdays dan Rp 275 ribu/ orang saat weekend, Domestik Anak-anak Usia 1-7 tahun: Rp 150 ribu/ orang, Asing Dewasa: Rp 500 ribu/ orang, dan Asing Anak-anak Usia 1-7 tahun: Rp 350 ribu/ orang
• Jam Operasional: Buka setiap hari mulai pukul 11.00 – 18.00 WITA saat weekdays dan pukul 11.00 – 19.00 WITA weekend.

5. Air Panas Penatahan

Air panas yang satu ini menjadi destinasi favorit keluarga ketika hari libur Galungan telat tiba. Sesuai dengan namanya, daya tarik utama dari destinasi ini adalah sensasi relaksasi dengan berendam di kolam air panas alami.

Daya tarik lainnya dari destinasi satu ini adalah adanya akses langsung ke sungai dengan air dingin yang segar dan bebatuan alami. Di sini terdapat beberapa jenis kolam, ada kolam air hangat dan air dingin.

• Lokasi: Desa Penatahan, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan, Bali
• Harga Tiket: Kolam umum: Rp 15.000/orang, Kolam privat: Rp 25.000/orang, Jacuzzi: Rp 40.000/orang
• Jam Operasional: Buka setiap hari mulai pukul 07.00 – 19.00 WITA.

6. Big Garden Corner

Traveler yang tinggal di Denpasar wajib menghabiskan waktu di destinasi komplit satu ini. Namanya Big Garden Corner.

Big Garden Corner juga menawarkan berbagai wahana seru dan area spot foto yang instagramable. Penataan taman dibuat sangat menarik berpadu dengan berbagai patung-patung berukuran besar.

Beberapa spot favorit pengunjung di sini seperti terowongan cinta, art standing stones, miniatur Candi Borobudur, rumah pohon mini, patung membaca koran, dan butterfly park. Big Garden Corner juga memiliki playground dan waterpark untuk anak-anak.

• Lokasi: Jalan Bypass Ngurah Rai, Kesiman, Denpasar Selatan, Kota Denpasar, Bali.
• Harga Tiket: Rp 50 ribu untuk wisatawan lokal dan Rp 150 ribu untuk wisatawan asing.
• Jam Operasional: Buka setiap hari mulai pukul 09.00 – 18.00 WITA.

7. Taman Edelweis Bali

Di Bali Timur traveler bisa menemukan taman cantik dengan hamparan bunga edelweis. Spot fotonya pun juara. Taman Edelweis Bali, sip banget jadi pilihan destinasi wisata keluarga saat libur Galungan.

Taman Edelweis adalah taman wisata buatan yang menanam edelweis atau bunga kasna. Berada di kaki Gunung Agung, Taman Edelweis memiliki suasana alam yang spektakuler yang berpadu dengan udara sejuk khas pegunungan.

Di Taman Edelweis Bali traveler dapat mencoba berbagai spot foto yang cantik. Mulai dari bingkai love, ayunan dengan latar belakang pemandangan, papan nama, kincir angin, dan taman surga.

• Lokasi: Desa Temukus, Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem, Bali.
• Harga Tiket: Wisatawan lokal KTP Bali: Rp 20 ribu, Wisatawan domestik: Rp 30 ribu, Wisatawan asing: Rp 50 ribu, Anak-anak (5 – 10 tahun): Rp 10 ribu, dan di bawah 5 tahun: Gratis
• Jam Operasional: Buka setiap hari mulai pukul 07.00 – 18.00 WITA.

8. Taman Ujung

Taman Ujung merupakan destinasi bersejarah peninggalan Kerajaan Karangasem yang hingga kini masih eksis menjadi tujuan wisata. Taman Ujung memadukan tiga konsep arsitektur yaitu arsitektur Bali, Eropa, dan China. Estetik dan instagramable banget!

• Lokasi: Banjar Ujung, Desa Tumbu, Kecamatan Karangasem, Kabupaten Karangasem, Bali.
• Harga Tiket: Domestik Dewasa: Rp 25 ribu, Domestik Anak-anak: Rp 15 ribu, WNA Dewasa: Rp 75 ribu, dan WNA Anak-anak: Rp 50 ribu.
• Jam Operasional: Buka setiap hari mulai pukul 07.00 – 18.00 WITA.

9. Tirta Gangga

Taman air Kerajaan Karangasem ini tak pernah sepi akan pengunjung, apalagi ketika waktu libur tiba. Bukan cuma karena pemandangan kolam air dan mata airnya yang alami, Tirta Gangga juga sip menjadi destinasi keluarga karena terdapat kolam pemandian untuk anak-anak hingga orang dewasa.

Traveler juga bisa memberi makan ikan berukuran jumbo dan menaiki perahu mengelilingi kolam luas di Tirta Gangga.

• Lokasi: Jalan Raya Abang, Ababi, Kecamatan Abang, Kabupaten Karangasem, Bali.
• Harga Tiket: WNA Dewasa: Rp 50 ribu, WNI Dewasa: Rp 25 ribu, Anak-anak (5-12 tahun): Rp 15 ribu, dan Di bawah 5 tahun: Gratis.
• Jam Operasional: Buka setiap hari mulai pukul 06.00 – 19.00 WITA.

10. Kebun Raya Bali

Jika traveler ingin menghabiskan waktu bersama keluar, Kebun Raya Bali menjadi destinasi sip di kala libur Galungan. Kebun Raya Bali memiliki hamparan rumput yang luas sehingga cocok untuk kamu yang ingin berlibur dan mengadakan piknik kecil-kecilan bersama keluarga.

• Lokasi: Desa Candikuning, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan.
• Harga Tiket: Untuk wisatawan akan dikenakan biaya masuk sebesar Rp 20.000 untuk Hari Senin-Jumat dan Rp 30.000 untuk Hari Sabtu, Minggu, atau hari libur nasional.
• Jam Operasional: Buka setiap hari mulai pukul 08.00 – 16.00 WITA.

Itulah 10 destinasi seru untuk menghabiskan waktu bersama keluarga saat libur Galungan. Sudah tauh mau berlibur kemana? Jangan lupa untuk selalu menjaga kesehatan selama liburan, ya!

(fem/fem)



Sumber : travel.detik.com

Monumen Bajra Sandhi di Malam Hari Tetap Cantik Jelita



Denpasar

Menikmati keindahan Monumen Bajra Sandhi nggak cuma bisa di siang hari. Di malam hari, monumen di Denpasar ini nggak kalah cantik.

Monumen Bajra Sandhi, bangunan simbol perjuangan rakyat Bali mempertahankan keutuhan NKRI. memiliki eksterior khas Bali. Monumen ini sarat akan makna dan filosofi ajaran Hindu. Bentuknya pun unik, bagaikan genta (bajra) raksasa yang sering digunakan oleh pendeta Hindu saat merapal mantra.

Monumen ini memiliki 17 buah anak tangga Kori Agung (pintu utama), delapan buah tiang Agung yang terdapat dalam gedung, dan tinggi monumen dari dasar sampai puncak 45 meter. Menunjukkan tanggal bulan dan tahun Proklamasi Kemerdekaan RI yaitu 17 Agustus 1945.

Di dalam monumen ini traveler juga bisa menemukan 33 diorama yang menceritakan kisah perjuangan rakyat Bali secara tiga dimensi. Traveler juga bisa menikmati keindahan sekitar monumen dari ketinggian di Ruang Peninjauan.

Keindahan dan keunikan Bajra Sandhi menarik wisatawan lokal dan turis asing untuk berkunjung, baik sekadar foto atau pun mengulik lebih dalam tentang fasad dan perjuangan rakyat Bali dari masa ke masa.


I Made Artana Yasa, kepala UPTD Monumen Perjuangan Rakyat Bali, menuturkan setiap harinya monument itu dikunjungi sekitar 500 wisatawan.

Pengunjung yang berwisata ke Bajra Sandhi biasanya ramai datang dari pagi hingga sore hari, menyesuaikan dengan jam buka monumen. Namun tak banyak yang tahu bahwa keindahan arsitektur Bajra Sandhi juga bisa dinikmati di malam hari. Malah, monumen itu cantik dengan dengan lampu sorot.

Cahaya lampu yang dipancarkan secara artistik menggambarkan keagungan dan kebesaran monumen.

Kendati mayoritas pengunjung datang pada siang hari, namun pengalaman unik menjelajahi Monumen Bajra Sandhi di malam hari patut dicoba.

Namun perlu diingat ya traveler, pada malam hari pengunjung tidak dapat masuk ke area dalam Bajra Sandhi, hanya bisa menyaksikan monumen itu dari luar gerbang.

Jam operasional dan masuk ke Monumen Bajra Sandhi hanya hingga sore hari. Untuk hari Senin-Jumat traveler bisa masuk ke monumen mulai pukul 08.00 – 17.00 WITA, hari Sabtu mulai pukul 09.00 – 17.00 WITA, dan hari Minggu mulai pukul 10.00 – 17.00 WITA.

Mau mendapatkan penampakan Bajra Sandhi yang berbeda? Traveler wajib coba berkunjung ke Bajra Sandhi di malam hari. Nggak kalah cantik dan dijamin nggak bakal nyesel deh! Jangan lupa mengabadikan foto ya traveler.

(fem/fem)



Sumber : travel.detik.com