Tag Archives: wisata

12 Wisata Terpopuler di Jakarta dan Bogor


Jakarta

Menikmati liburan akhir pekan di sekitar Jakarta dan Bogor akan menyenangkan dengan kehadiran destinasi populer yang menarik. Traveler yang masih belum tahu mau liburan ke mana, dapat melihat rekomendasi berikut ini.

Tempat wisata di Jakarta dan Bogor kini sangat beragam. Traveler dapat menyesuaikan destinasi yang cocok dengan preferensi budget atau hobi. Beberapa di antaranya juga populer didatangi wisatawan.

Ini rekomendasi 12 wisata terpopuler di Jakarta dan Bogor:


1. Moja Museum

Libur panjang membuat warga beraktivitas di luar rumah, salah satunya dengan bermain sepatu roda di Moja Museum.Moja Museum. Foto: Rifkianto Nugroho

Moja museum merupakan salah satu wisata malam di Jakarta Pusat. Museum ini mengusung konsep yang kekinian dengan 14 ruangan yang memiliki tema berbeda-beda.

Jam operasional: Senin-Minggu pukul 11.00 – 19.30 WIB

Harga tiket weekdays: mulai dari Rp 125 ribu

Harga tiket weekend: mulai dari Rp 125 ribu

Alamat Jln. Gerbang Pemuda No.1, RT.1/RW.3, Gelora, Daerah Khusus Ibukota Jakarta

2. Jakarta Aquarium

Ada yang berbeda jika pengunjung mendatangi JAQS, selain dekorasi natal jelang Nataru terdapat juga instalasi film Avatar lho, Jumat (16/12/2022).Jakarta Aquarium. Foto: Rifkianto Nugroho

Mau melihat ikan-ikan berenang di dalam aquarium raksasa? Bisa nih ke Jakarta Aquarium.

Traveler dapat melihat lebih dari 3.500 spesies satwa akuatik dan non-akuatik di sana. Selain itu, terdapat berbagai fasilitas hiburan seperti pertunjukan mermaid, edukasi satwa, 5D simulator, dan lain sebagainya.

Jam operasional: Senin-Minggu pukul 09.00-21.00 WIB

Harga tiket masuk weekdays: Rp 115 ribu – Rp 150 ribu

Harga tiket masuk weekend: Rp 150 ribu – Rp 175 ribu

Alamat: Jalan Letjen S. Parman No.106, Tj. Duren Sel., Kec. Grogol petamburan, Kota Jakarta Barat

3. Trans Studio Cibubur

Trans Studio CibuburTrans Studio Cibubur. Foto: Andhika Prasetia

Trans Studio Cibubur adalah tempat rekreasi keluarga berupa indoor theme park. Destinasi ini menghadirkan area permainan dalam ruangan dengan wahana kelas dunia seperti roller coaster dengan manuver mundur.

Selain itu, masih ada wahana menarik lainnya seperti 4D Theater, Wave Racer, Pacific Rim, Gravitron, dan lain-lain. Traveler juga dapat menonton aneka pertunjukan keren termasuk pertunjukan multimedia.

Traveler yang tertarik berwisata di Trans Studio Cibubur dapat membeli tiketnya di www.transentertainment.com.

Jam operasional: Senin – Minggu pukul 11.00 – 17.00 WIB

Harga tiket weekdays: Rp 250 ribu

Harga tiket weekend: Rp 325 ribu

Alamat: Trans Studio Mall Cibubur, Lantai 3 Jl. Alternatif Cibubur No.230 A, Harjamukti, Kec. Cimanggis, Kota Depok

4. Museum MACAN

Museum MACANMuseum MACAN. Foto: Chelsea Olivia/detikcom

Mau jalan-jalan sambil hunting foto? Main saja ke Museum Macan yang merupakan singkatan dari Museum of Modern and Contemporary Art in Nusantara. Museum ini menyimpan berbagai karya seni modern dan kontemporer yang memanjakan mata.

Jam operasional: Selasa-Minggu pukul 10.00-18.00 WIB

Harga tiket weekdays: Rp 56 ribu – Rp 70 ribu

Harga tiket weekend: Rp 72 ribu – Rp 90 ribu

Alamat: AKR Tower Level M, Jl. Panjang No.5, Kb. Jeruk, Kec. Kb. Jeruk, Kota Jakarta Barat

5. Skywalk Senayan Park

Pengunjung melihat pemandangan dari Skywalk Senayan Park, Jakarta, Senin (27/12/2021). Kawasan tersebut menjadi salah satu objek wisata ibu kota yang ramai dikunjungi oleh warga dengan menyajikan pemandangan lanskap perkotaan. ANTARA FOTO/Fauzan/hp.Skywalk Senayan Park. Foto: ANTARA FOTO/FAUZAN

Senayan Park dapat menjadi alternatif mal untuk dikunjungi traveler penyuka wisata belanja dan kuliner. Tak hanya itu, Senayan Park juga hits karena memiliki skywalk yang estetik.

Traveler dapat melihat kemegahan gedung-gedung di Jakarta dari Skywalk Senayan Park. Waktu terbaik untuk datang ke sana adalah ketika sore hari menjelang matahari terbenam.

Jam operasional: Senin-Minggu pukul 15.00 – 20.00 WIB

Harga tiket weekdays: gratis

Harga tiket weekend: gratis

Alamat: Jl. Gerbang Pemuda, RT.1/RW.3, Gelora, Kecamatan Tanah Abang, Kota Jakarta Pusat

6. Tebet Eco Park

Tebet Eco Park meraih penghargaan dari Design Singapore Council. Begini suasana taman yang direvitalisasi di era Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tersebut.Tebet Eco Park. Foto: Ari Saputra

Tebet Eco Park adalah taman kota yang baru diresmikan pada tahun 2022. Taman ini memiliki berbagai fasilitas yang menarik untuk keluarga, seperti taman bermain, ruang terbuka hijau, dan danau buatan.

Berkunjung ke sini traveler bisa menikmati suasana pepohonan hijau, duduk-duduk, bercengkerama, hunting foto, hingga berolahraga. Selain itu, di sini pun terdapat wahana playground, sehingga cocok untuk sang buah hati.

Jam operasional: Senin-Minggu pukul 06.00-11.00 WIB dan 13.00-18.00 WIB

Harga tiket weekdays: Gratis

Harga tiket weekend: Gratis

Alamat: Jln. Tebet Timur Raya No.19, Tebet, Jakarta Selatan

7. Taman Safari Indonesia

penjaga satwa taman safari bogorTaman Safari Bogor. Foto: (Rafida Fauzia/detikcom)

Taman Safari Indonesia menjadi pilihat tepat untuk berwisata bersama keluarga. Traveler dapat melihat aneka satwa dan menikmati fasilitas permainan serta restoran.

Jam operasional: 08.30 – 17.00 WIB (hari biasa); 08.00 – 17.00 WIB (akhir pekan dan hari libur nasional)

Harga tiket: Rp 180.000,00/orang , Rp 20.000,00 untuk mobil , Rp 10.000, untuk sepeda motor

Alamat: Jalan Raya Puncak No.601, Desa Cibeureum, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor

8. Kebun Raya Bogor

Griya Anggrek Kebun Raya BogorGriya Anggrek Kebun Raya Bogor. Foto: Putu Intan/detikcom

Kebun Raya Bogor cocok dikunjungi traveler yang ingin menikmati udara segar dan pemandangan hijau. Selain itu, di sana juga terdapat banyak jenis tanaman termasuk Griya Anggrek yang memamerkan bunga-bunga anggrek cantik.

Jam operasional: Senin-Minggu pukul 08.00 – 16.00 WIB

Harga tiket weekdays: Rp 16.500

Harga tiket weekend: Rp 26.500

Alamat: Jl. Ir. Haji Djuanda No.13, Kelurahan Paledang, Kecamatan Bogor Tengah, Bogor

9. Taman Wisata Alam Gunung Pancar

Sri Mulyani liburan di Gunung PancarTaman Wisata Alam Gunung Pancar. Foto: Instagram @smindrawati

Traveler yang ingin camping di hutan pinus, bisa nih datang ke Taman Wisata Alam Gunung Pancar. Terletak di kawasan Sentul, traveler tak perlu jauh-jauh sampai ke Puncak untuk menikmati udara segar.

Harga tiket weekdays: Senin-Jumat Rp 5.000

Harga tiket weekend: Sabtu-Minggu Rp 7.500

Alamat: Kp. Ciburial Desa Karang Tengah, Kec. Babakan Madang, Kabupaten Bogor

10. Kebun Raya Cibodas

Bunga sakura mekar di Kebun Raya CibodasBunga sakura mekar di Kebun Raya Cibodas. Foto: Ismet Selamet/detikcom

Ciri khas Kebun Raya Cibodas adalah memiliki pohon bunga sakura. Datang ke sini, traveler dapat menikmati keindahan bunga sakura layaknya di Jepang.

Jam operasional: Setiap hari pukul 08.00 – 17.00 WIB

Harga tiket weekdays: Rp 15.500

Harga tiket weekend: Rp 25.500

Alamat: Jalan Kebun Raya Cibodas, Sindangjaya, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur

11. Alun-alun Kota Bogor

Alun-alun Kota BogorAlun-alun Kota Bogor. Foto: Putu Intan/detikcom

Tempat wisata ini jaraknya benar-benar dekat dengan Stasiun Bogor, istilahnya ‘cukup ngesot sudah sampai’. Sebab, alun-alun ini lokasinya memang berdekatan dengan Stasiun Bogor, yakni hanya sekitar 100 meter saja.

Selain itu, Alun-alun Kota Bogor juga dilengkapi juga dengan jogging track dan sejumlah alat fitnes yang dapat digunakan pengunjung. Di alun-alun ini juga terdapat plaza yang bisa dipakai untuk kegiatan kesenian dan edukasi.

Jam operasional: setiap hari pukul 05.00-21.00 WIB

Harga tiket weekdays: gratis

Harga tiket weekend: gratis

Alamat Jl. Kapten Muslihat No.17 A, RT.04/RW.06, Pabaton, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor

12. Bukit Alesano

Bukit AlesanoBukit Alesano. Foto: Dok Pribadi Azril Shiva / Instagram @frameofjndrl

Panorama Bukit Alesano Bogor memang luar biasa sehingga banyak orang yang datang ke sana untuk berlibur sambil menikmati keindahan alam.

Jam operasional: Setiap hari 24 jam

Harga tiket weekdays: Rp 10 ribu

Harga tiket weekend: Rp 10 ribu

Alamat: Desa, Cipelang, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor.

(pin/wsw)



Sumber : travel.detik.com

Harga Tiket Masuk Ragunan Terupdate dan Cara Beli Tiketnya


Jakarta

Destinasi wisata yang bisa dikunjungi bersama keluarga untuk liburan adalah Taman Margasatwa Ragunan, atau kerap dikenal dengan Kebun Binatang Ragunan. Sebelum mengunjunginya, ada baiknya mencari informasi mengenai harga tiket masuk Ragunan agar bisa memperkirakan budget yang akan dibawa.

Kebun Binatang Ragunan menjadi destinasi favorit bagi warga DKI Jakarta dan sekitarnya. Pasalnya, kebun binatang ini memiliki lebih dari 2.009 ekor satwa dan sekitar 20.000 pohon yang bisa dieksplorasi. Kebun Binatang Ragunan berlokasi di Jalan Harsono RM Nomor 1, Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Bagi kamu yang ingin berkunjung ke Kebun Binatang Ragunan, pasti penasaran berapa harga tiket masuknya, jam berapa bukanya, dan fasilitas seperti apa yang ada di sana. Untuk itu, simak penjelasannya di bawah ini.


Harga Tiket Masuk Ragunan

Dikutip melalui laman resmi Ragunan Zoo, berikut ini harga tiket masuk Ragunan terupdate:

Tarif Pengunjung

  • Untuk dewasa Rp 4.000 / orang
  • Untuk anak-anak Rp 3.000 / orang.

Tarif Penitipan Kendaraan atau Parkir

  • Kendaraan besar (bus besar, truk besar, dan mobil box besar) Rp 15.000 / hari
  • Kendaraan besar (bus kecil, truk kecil, mobil box kecil, dan pick up besar) Rp 12.500 / hari
  • Mobil dan minibus Rp 6.000 / hari
  • Sepeda motor Rp 3.000 / hari
  • Sepeda kayuh Rp 1.000 / hari.

Jam Operasional dan Cara Beli Tiket

Kebun Binatang Ragunan buka setiap hari Selasa sampai Minggu. Buka pukul 07.00 sampai 16.00 WIB. Pada hari Senin, Kebun Binatang Ragunan tutup, karena merupakan hari libur bagi para satwa. Disarankan berkunjung pada weekdays sehingga menghindari keramaian.

Cara Beli Tiket Offline di Ragunan

Bagi kamu yang ingin membeli tiket secara offline diharuskan melakukan pembayaran tiket masuk menggunakan kartu Jakcard Bank DKI. Satu Jakcard bisa digunakan lebih dari satu orang, selama saldo masih mencukupi untuk dipakai. Kartu Jakcard ini bisa dibeli melalui semua loket yang ada. Rincian harganya yakni:

  • Harga Rp 45.000, dengan harga kartu Rp 25.000 dan saldo kartu Rp 20.000
  • Harga Rp 75.000, dengan harga kartu Rp 25.000 dan saldo kartu Rp 50.000.

Jakcard Bank DKI tidak hanya bisa digunakan di Kebun Binatang Ragunan saja, namun juga bisa digunakan pada destinasi wisata lain seperti Monas, Museum Kota Tua, dan Transjakarta. Untuk mengisi saldo, kamu bisa mengisinya di loket Taman Margasatwa atau di halte busway.

Cara Beli Tiket Online di Ragunan

Bagi kamu yang ingin menghindari antrian saat membeli tiket, ada baiknya melakukan pembelian secara online. Hal pertama yang perlu kamu lakukan adalah, mendownload aplikasi Taman Margasatwa Ragunan melalui Google Play Store atau App Store. Berikut ini langkah-langkahnya:

  1. Download aplikasi Taman Margasatwa Ragunan
  2. Lakukan registrasi dan login sebelum memesan tiket
  3. Apabila belum mempunyai akun, kamu bisa mendaftar terlebih dahulu
  4. Lakukan pendaftaran dengan mengisi identitas diri
  5. Kemudian lakukan verifikasi menggunakan kode OTP yang dikirim melalui SMS
  6. Kembali pada menu utama dan klik “Beli Tiket”
  7. Pilih tanggal kunjungan dan jumlah tiket yang dibeli
  8. Pilih juga tiket kendaraan yang akan digunakan
  9. Klik “Lanjut” dan konfirmasi detail pesanan
  10. Pilih metode pembayaran yang akan dilakukan, lalu klik “Lanjut”.

Setelah pembayaran berhasil, kamu akan mendapatkan sebuah kode barcode yang bisa kamu tunjukkan di loket nantinya.

Fasilitas di Kebun Binatang Ragunan

Selain melihat-lihat satwa yang ada, kamu juga bisa menikmati fasilitas lainnya dengan menambahkan biaya tertentu. Kebun Binatang Ragunan menawarkan 4 fasilitas yang masing-masing memiliki harga berbeda. Berikut ini fasilitasnya:

1. Pusat Primata Schmutzer

Di sini kamu bisa melihat sebuah enklosur yang ditata dengan menarik dan artistik. Kamu juga bisa melihat beberapa koleksi satwa primata yang ada, seperti orangutan. Untuk tiket masuk ke Pusat Primata Schmutzer yakni:

  • Selasa sampai Jumat: Rp 6.000
  • Sabtu & Minggu, serta libur nasional: Rp 7.500
  • Film dokumenter Primata: Rp 150.000.

2. Taman Refleksi

Kebun Binatang Ragunan juga menyediakan area khusus untuk refleksi. Tempatnya di desain menyerupai taman dengan ornamen batuan. Sebaiknya berkunjung saat pagi dan sore hari. Taman Refleksi ini juga sangat cantik jika dijadikan sebagai spot foto.

3. Taman Satwa Anak

Taman Satwa Anak adalah taman yang menampilkan beberapa satwa yang akan disukai oleh anak-anak. Seperti contohnya: ikan arapaima gigas, burung kakatua, ular chondropython, kapibara, dan lain-lain. Taman ini dilengkapi dengan playground berupa ayunan dan jaring laba-laba. Tiket masuknya sekitar Rp 2.500.

4. Sarana Rekreasi

Sarana rekreasi yang disediakan sangat beragam. Berikut ini tarif harganya:

  • Gajah tunggang Rp 7.500/ orang
  • Onta tunggang Rp 7.500 / orang
  • Kereta keliling Rp 7.500 / orang
  • Sepeda tunggal Rp 10.000 / jam
  • Sepeda ganda Rp 15.000 / jam
  • Perahu Angsa Rp 15.000 / perahu
  • Pentas satwa Rp 4.000/ orang
  • Kuda Bendi Rp 10.000 / keliling
  • Kuda tunggang Rp 5.000 / orang.

Demikian yang bisa kami sampaikan mengenai Kebun Binatang Ragunan, mulai dari harga tiket masuk hingga fasilitasnya. Semoga bermanfaat!

(fds/fds)



Sumber : travel.detik.com

20 Tempat Wisata Modern di Jakarta yang Seru



Jakarta

Jakarta berbenah dari waktu ke waktu dan semakin cantik destinasinya. Jika traveler mencari tempat wisata modern, kota ini pun menyediakannya.

Dihimpun detikTravel, beragam taman dan ruang terbuka diciptakan dan sangat mudah dikunjungi menggunakan aneka moda terbaru, meliputi MRT hingga LRT. Destinasi modern ini juga sangat terjangkau buat semua traveler.

Berikut 20 tempat wisata modern di Jakarta yang seru untuk dikunjungi:

1. Hutan Kota GBK

Hutan Kota Gelora Bung Karno (GBK) merupakan area hijau outdoor multifungsi yang ada di tengah Kota Jakarta. Tempat ini menjadi alternatif bagi warga Jakarta untuk menghirup udara sejuk di tengah-tengah padatnya kota.


Hutan Kota GBK beralamat di Pintu Tujuh Senayan, Jl. Jenderal Sudirman, RT.1/RW.3, Gelora, Kecamatan Tanah Abang, Kota Jakarta Pusat. Masuk ke sini gratis ya dan traveler bisa menikmati aneka fasilitas.

Hutan Kota GBK buka mulai hari Selasa-Minggu dengan 2 sesi jam buka. Sesi pagi: 06.00-10.00 WIB dan sesi sore: 15.00-18.00 WIB.

2. TIM atau Taman Ismail Marzuki

Sebagai pusat kesenian dan kebudayaan, Taman Ismail Marzuki kerap kali menyelenggarakan berbagai macam acara kesenian dan kebudayaan. Di Taman Ismail Marzuki juga terdapat berbagai macam fasilitas yang menarik untuk dikunjungi.

Taman Ismail Marzuki terletak di wilayah Jakarta. Lebih tepatnya lokasi Taman Ismail Marzuki di mana adalah di Jalan Cikini Raya Nomor 73, Cikini, Menteng, Jakarta Pusat, DKI Jakarta.

Jam operasional Taman Ismail Marzuki buka adalah mulai pukul 09.00 hingga 21.00 WIB, setiap hari Senin-Jumat. Untuk harga tiket masuk Taman Ismail Marzuki sendiri adalah gratis alias tidak dipungut biaya apapun.

3. Taman Suropati

Taman Suropati bernama Burgemeester Bisschop Plein (lapangan wali kota Bishop) pada saat dibangun di abad ke-20. Di mana nama tersebut merupakan nama Walikota Jakarta pada saat itu, GJ Bisschop pada periode 1916-1920.

Lokasi Taman Suropati berada di Jalan Taman Suropati No. 5, RT.5/RW.5, Kecamatan Menteng, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta, kode pos 10310.

Berdasarkan informasi dari situs Jakarta Tourism, Taman Suropati buka setiap hari dari jam 07.00-17.00 WIB. Taman Suropati terbuka untuk umum dan gratis (tidak bayar).

4. Tebet Eco Park

Tebet Eco Park adalah taman kota yang baru diresmikan pada tahun 2022. Taman ini memiliki berbagai fasilitas yang menarik untuk keluarga, seperti taman bermain, ruang terbuka hijau, dan danau buatan.

Jam Operasionalnya dari pukul 06.00-18.00 WIB setiap harinya. Tebet Eco Park gratis dikunjungi dan hanya perlu bayar parkir saja.

Alamat Tebet Eco Park yakni di Jl. Tebet Timur Raya No.19, Tebet, Jakarta Selatan.

5. Taman Cattleya

Taman Cattleya terletak di Jalan Letjen S. Parman Nomor 99, Kemanggisan, Palmerah, Jakarta Barat. Taman ini dapat menjadi pilihan berwisata alam setelah berbelanja di Mall Taman Anggrek karena lokasinya yang berhadapan langsung dengan mall tersebut.

Taman ini memiliki area yang sangat luas dengan pepohonan dan tumbuhan yang rimbun. Membuat Taman ini memiliki udara yang segar dan suasana yang asri.

Taman ini sangat cocok untuk menyegarkan pikiran dan mata. Tentu saja tidak ada tiket masuk di sini dan Anda bisa menjangkaunya menggunakan Transjakarta yang sudah modern modanya.

6. TWA Mangrove Angke Kapuk

Taman Wisata Alam Mangrove Angke Kapuk yang berlokasi di Kamal Muara, Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara tersebut mulai direstorasi pada tahun 1998 sebelum pada akhirnya diresmikan pada tanggal 25 Januari 2010 oleh Zulkifli Hasan yakni Menteri Kehutanan saat itu.

Jam operasional TWA Mangrove Angke Kapuk pada weekdays 08.00-17.30 WIB dan weekend 07.00-17.30 WIB. Harga tiket masuk weekdays Rp 30.000 dan weekend Rp 35.000.

Taman Wisata Alam Mangrove Angke Kapuk beralamat di Kamal Muara, Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara. Traveler dapat mencapainya menggunakan Transjakarta.

7. Pulau Tidung

Tidung menjadi objek wisata terpopuler di Pulau Seribu. Selain dekat dari Jakarta, pulau ini memiliki pesona alam yang indah dan fasilitas yang lengkap. Tak hanya itu, Pulau Tidung juga termasuk salah satu pulau yang berpenduduk.

Pulau ini terdiri dari dua pulau, yakni Pulau Tidung Besar dan Pulau Tidung Kecil yang dihubungkan dengan sebuah Jembatan Cinta. Pulau Tidung Besar dimanfaatkan untuk pemukiman penduduk, sementara Pulau Tidung Kecil dijadikan sebagai kawasan konservasi alam.

Wisatawan yang berkunjung ke Pulau Tidung tidak perlu khawatir. Karena di sana telah tersedia banyak penginapan, rumah ibadah, sarana kesehatan, warung, sampai berbagai pantai yang menjadi spot wisata menarik. Tak hanya itu, pengunjung juga bisa menjajal sejumlah wahana permainan air yang tersedia.

8. Setu Babakan

Tak jauh dari Ragunan, terdapat sebuah objek wisata yang juga ramai dikunjungi oleh warga Jakarta, yakni Setu Babakan. Di sini, traveler bisa menikmati udara segar sambil melihat danau yang luas, mempelajari kebudayaan Betawi, dan mencicipi beragam kuliner khas Betawi seperti kerak telor, dodol betawi, dan bir pletok.

Jam operasional Setu Babakan yakni dari Senin-Minggu (08.00-17.00 WIB). Tiada tiket di destinasi ini.

Lokasi Setu Babakan berada di Jalan Moch Kahfi II, RT 13/RW 08, Srengseng Sawah, Kecamatan Jagakarsa, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta.

9. Pos Bloc

Pos Bloc adalah tempat nongkrong kekinian yang memanfaatkan Gedung Pos. Di sana, traveler dapat menikmati fasilitas berupa ruang publik, melihat pameran seni, berbelanja, piknik, hingga berburu foto.

Jam operasional Pos Bloc yakni dari Senin-Jumat pukul 10.00-21.00 WIB dan Sabtu-Minggu pukul 07.00-21.00 WIB. Tiada tiket di destinasi ini.

Alamat Pos Bloc yakni berada di Jl. Pos No. 2, Pasar Baru, Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat.

10. Senayan Park

Senayan Park bisa jadi alternatif mal untuk dikunjungi traveler penyuka wisata belanja dan kuliner. Tak hanya itu, Senayan Park juga hits karena memiliki skywalk yang estetik.

Jam operasional Senayan Park yakni dari Senin-Minggu pada pukul 15.00 – 20.00 WIB. Tiada tiket untuk memasukinya.

Alamat Senayan Park yakni berada di Jl. Gerbang Pemuda, RT.1/RW.3, Gelora, Kecamatan Tanah Abang, Kota Jakarta Pusat.

11. Jakarta Aquarium Safari

Traveler dapat melihat lebih dari 3.500 spesies satwa akuatik dan non-akuatik di Jakarta Aquarium Safari. Selain itu, terdapat berbagai fasilitas hiburan seperti pertunjukan mermaid, edukasi satwa, 5D simulator, dan lain sebagainya.

Jam operasional Jakarta Aquarium yakni dari Senin-Minggu pukul 09.00-21.00 WIB. Harga tiket masuk weekdays Rp 115-150 ribu dan weekend Rp 150-175 ribu.

Alamat Jakarta Aquarium berada di Jalan Letjen S. Parman No.106, Tj. Duren Sel., Kec. Grogol petamburan, Kota Jakarta Barat.

12. Museum MACAN

Museum Macan merupakan singkatan dari Museum of Modern and Contemporary Art in Nusantara. Museum ini menyimpan berbagai karya seni modern dan kontemporer yang memanjakan mata.

Jam operasional Museum Macan yakni dari Selasa-Minggu pukul 10.00-18.00 WIB. Harga tiket weekdays Rp 56-70 ribu dan weekend Rp 72-90 ribu.

Alamat Museum Macan yakni di AKR Tower Level M, Jl. Panjang No.5, Kb. Jeruk, Kec. Kb. Jeruk, Kota Jakarta Barat.

13. TMII

Taman Mini Indonesia Indah (TMII) kembali dibuka setelah revitalisasi. Rupanya sekarang begitu rapi dan indah bagi segala umur.

Jam operasional TMII dari Senin-Minggu mulai pukul 06.00-20.00 WIB. Harga tiketnya Rp 25 ribu.

Alamat TMII yakni di Jalan Raya Taman Mini Indonesia Indah, Ceger, Kecamatan Cipayung, Kota Jakarta Timur.

14. Moja Museum

Moja Museum merupakan salah satu wisata malam di Jakarta Pusat. Museum ini mengusung konsep yang kekinian dengan 14 ruangan yang dijelajahi dengan menggunakan sepatu roda.

Jam operasional Moja Museum dari Senin-Minggu mulai pukul 11.00 – 19.30 WIB. Harga tiket weekdays mulai dari Rp 125 ribu dan weekend mulai dari Rp 125 ribu.

Alamat Moja Museum yakni di Jln. Gerbang Pemuda No.1, RT.1/RW.3, Gelora, Daerah Khusus Ibukota Jakarta.

15. M Bloc Space

Kawasan M Bloc Space juga dipenuhi dengan mural dan karya seni lainnya. M Bloc Space juga terkadang menjadi tempat beberapa event besar seperti pameran, talk show hingga live music.

Jam operasional M Bloc Space yakni Senin-Minggu mulai pukul 10.00-23.00 WIB. Tiada tiket di destinasi ini.

Alamat M Bloc Space yakni di Jln. Panglima Polim Nomor 37, RW 1, Melawai, Kecamatan Kebayoran Baru, Kota Jakarta Selatan.

16. Museum Bahari

Mengutip situs Dinas Kebudayaan Jakarta, sebelum dijadikan museum, bangunan ini awalnya difungsikan menjadi gudang untuk menyimpan rempah-rempah. Akhirnya, pemerintah menetapkan bangunan tersebut menjadi Museum Bahari pada 7 Juli 1977.

Berikut harga tiket masuk Museum Bahari, yakni dewasa Rp 5.000, mahasiswa Rp 3.000, dan anak-anak/pelajar Rp 2.000.

Alamatnya yakni di Jl. Ps. Ikan No.1, RT.11/RW.4, Penjaringan, Kec. Penjaringan, Jakarta Utara.

17. Masjid Istiqlal

Masjid Istiqlal merupakan masjid nasional yang berada di Jakarta Pusat. Tempat ini menjadi yang terbesar di Asia Tenggara.

Jam operasional Masjid Istiqlal setiap hari dari pukul 03.30-22.00 WIB dan tiada tiket masuk.

Alamat Masjid Istiqlal yakni di Jl. Taman Wijaya Kusuma, Pasar Baru, Kecamatan Sawah Besar, Kota Jakarta Pusat.

18. Mal Sarinah

Mal Sarinah dapat menjadi salah satu pilihan untuk wisata di Jakarta Pusat. Kamu dapat berbelanja dan mencoba kuliner di sana.

Jam operasional Mal Sarinah setiap hari yakni dari pukul 08.00 – 22.00 WIB. Tiada tiket untuk memasukinya.

Alamat Mal Sarinah yakni di Jl. M. H. Thamrin 11, Gondangdia, Menteng, Jakarta Pusat.

19. SKYE Bar

Kamu dapat makan malam di sini ditemani oleh pemandangan ibu kota dari ketinggian. SKYE Bar berada di atap gedung Menara BCA Thamrin.

Jam operasional SKYE Bar pada weekdays dari 17.00-01.00 WIB. Tiket masuknya tidak dikenakan biaya dan harga makanan mulai dari Rp 85.000.

Alamat SKYE Bar di Jl. M.H. Thamrin No. 1, RT. 1 / RW.5, Menteng, Kota Jakarta Pusat.

20. Trans Studio Cibubur

Trans Studio Cibubur adalah tempat rekreasi keluarga berupa indoor theme park. Destinasi ini menghadirkan area permainan dalam ruangan dengan wahana kelas dunia seperti roller coaster dengan manuver mundur.

Jam operasional Trans Studio Cibubur yakni dari Senin – Minggu pukul 11.00 – 17.00 WIB. Harga tiket weekdays yakni Rp 250 ribu dan weekend Rp 325 ribu.

Alamat Trans Studio Mall Cibubur yakni di Lantai 3 Jl. Alternatif Cibubur No.230 A, Harjamukti, Kec. Cimanggis, Kota Depok.

(msl/fem)



Sumber : travel.detik.com

Menikmati Nuansa Bali dan Mengenali Aneka Pohon Fosil di Kamboja Green House



Bogor

Sepintas dari jalan raya Sasak Panjang – Tajur Halang, Kabupaten Bogor, kafe bernuansa Bali ini tak terlalu mencolok karena tertutup oleh aneka pepohonan berfosil yang berusia puluhan tahun. Kafe dan resto Kamboja Green House, namanya.

Sekalipun relatif tersembunyi Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahudin Uno ternyata pernah berkunjung dan bersantap di kafe ini.

“Kopi Kambojanya terbaik, Saladnya segar, Nasi Balinya sedap. Nuansa Bali? Di Kamboja aja..,” tulis Sandiaga dalam kertas testimoni yang diunggah ke Instagram Kamboja. Dia bertandang ke kafe tersebut pada 9 Agustus 2023.


“Pak Sandi dan para staf datang dari sore hingga selepas magrib di sini. Beliau sempat nyanyi-nyanyi juga,” kata pemilik kafe Kamboja Green House, Asep Saeppudin Mayah, 58 tahun, saat berbincang dengan detikTravel, Minggu, (26/11/2023) siang.

Sejak dibuka 2 Juni 2022, menurut Asep, kafe tersebut kerap menjadi tempat kongkow para pegawai pemerintah di sekitar Bogor. Atau kelompok ibu-ibu pengajian dan arisan keluarga.

“Mba Neno Warisman yang penyanyi itu pernah singgah di sini bersama teman-temannya. Pak Fadly Zon (politisi senior dari Partai Gerindra) juga pernah ngopi, ngebakso, dan isap cerutu di sini,” kata Asep bangga seraya memperlihatkan foto-foto mereka di telepon selularnya.

Menu unggulan di kafe ini antara lain sop dan iga bakar, sate lilit, dan nasi jingo yang merupakan khas Bali. Selain itu, juga tersedia menu-menu western hingga tomyam, khas Thailand.

Untuk mengolah itu semua selain melibatkan Mila Maria, istrinya, Asep merekrut koki yang sudah lebih dari 20 tahun bekerja di Hotel Ambhara. “Kebetulan dia tinggal di Sawangan, jadi cukup dekat,” kata Asep.

Asep Saeppudin Mayah, pemilik Kafe Kamboja Green House di Sasak PanjangAsep Saeppudin Mayah, pemilik Kafe Kamboja Green House di Sasak Panjang (Sudrajat/detikcom)

Selepas menyantap iga bakar yang lembut dengan bumbunya yang meresap, saya menggali pengetahuan seputar pohon fosil dari Asep. Di lahan seluas 2.500, tumbuh aneka tanaman fosil jenis kamboja, pule, kenari, tabebuya, kikilia (Kigelia africana), palem kurma, pakis haji dan lainnya. Harga satu pohon dibandrol Rp 20 – 50 juta tergantung usia, ketinggian, dan diameternya.

Asep yang meraih gelar insinyur sipil dari ITB menekuni jual beli tanaman fosil sejak 2010. Dia mengaku biasa berburu tanaman tua itu ke beberapa tempat di Banten, Jawa Tengah, Jawa Timur, hingga Nusa Tenggara Timur.

“Kalau kamboja dan pule saya biasa dapatkan dari komplek pemakaman yang biasanya sudah tidak terawat. Untuk pakis haji di dari Lebak hingga Ujung Kulon di Banten,” ujar dia.

Dibandingkan dengan pohon fosil lainnya, kata Asep, kamboja yang relatif mudah perawatannya. Hanya saja karena masyarakat biasa mengenal pohon Kamboja tumbuh di dekat kuburan selalu dicitrakan seolah pohon ini mengandung mistis. Padahal Kamboja kini sudah biasa melengkapi penghias halaman rumah-rumah mewah.

Pelayan di kafe dan resto Kamboja Green House siap mengantar menu yang dipesan pengunjungPelayan di kafe dan resto Kamboja Green House siap mengantar menu yang dipesan pengunjung. (Sudrajat/detikcom)

Mengutip laman ‘bibitbunga.com’, tanaman kamboja pertama kali masuk ke Indonesia pada masa penjajahan Portugis dan Belanda. Kamboja bisa beradaptasi dengan baik di berbagai tempat dan tidak membutuhkan iklim tertentu untuk dapat berkembang biak.

Bunga kamboja (Plumeria acuminate) terkenal punya manfaat untuk kecantikan dan kesehatan. Mulai dari bunga, daun, akar, getah, hingga kulitnya konon bisa dimanfaatkan untuk berbagai keperluan maupun obat alami.

Bunga kamboja memiliki lima kelopak, ada yang berwarna putih, merah muda, atau yang berpusat warna kuning. Namun, yang sering dijumpai adalah bunga kamboja warna putih yang ada sentuhan warna kuning, pada bagian dalam kelopaknya.

(jat/fem)



Sumber : travel.detik.com

Mampir ke Pabrik Cerutu di Jogja, Konon Tertua di Asia Tenggara



Yogyakarta

Pabrik cerutu Taru Martani merupakan pabrik bersejarah di Jogja. Berdiri sejak 1918, pabrik cerutu ini diklaim sebagai yang tertua se-Asia Tenggara.

Pabrik cerutuTaru Martani terletak di Jalan Kompol BambangSuprapto,Gondokusuman, Yogyakarta.detikJogja sempat mampir ke sana dan melihat sejumlah lukisan dan foto pendiri pabrik yakni Adolphe Antoine Louis Marie Mignot.

Selain itu, ada pula sederet foto kunjungan tamu ke Taru Martani, di antaranya ada potret pejuang revolusi Kuba Ernesto ‘Che’ Guevara dan beberapa tokoh Indonesia.


Hingga saat ini, traveler juga dapat melihat aktivitas pegawai yang menjemur daun tembakau di belakang pabrik. Selain itu, ada pula proses pemisahan daun tembakau dari tulang daunnya.

Lalu tampak pula perempuan yang sibuk melinting cerutu dengan alat linting manual.

Pabrik cerutu Taru Martani 1918. Foto diambil Kamis (30/11/2023).Pabrik cerutu Taru Martani 1918. (Foto: Mahendra Lavidavayastama/detikJogja)

Kepala Divisi Produksi Taru Martani 1918, Adam Santosa menjelaskan jika perusahaan ini mulanya berada di Jalan Magelang, Jogja, pada tahun 1918. Perusahaan ini dulunya dimiliki oleh seseorang berkebangsaan Belanda keturunan Perancis.

“Jadi berdirinya (Taru Martani) tahun 1918 dulu dimiliki oleh pribadi bukan company. Awalnya di Jalan Magelang itu, pemiliknya bernama Adolphe Antoine Louis Marie Mignot, dia berkebangsaan Belanda tapi punya keturunan Perancis juga,” kata Adam saat ditemui di Taru Martani, pada Kamis (30/11/2023).

Seiring berkembangnya waktu, pabrik cerutu ini mengalami perkembangan yang pesat dan Adolphe memutuskan untuk membeli tanah di daerah Baciro yang menjadi lokasi saat ini. Di kawasan Baciro inilah, Adolphe memutuskan untuk mendirikan perusahaan yang lebih besar pada 1921 dan diberi nama N.V. Negresco.

“Kemudian 1921 (pabrik) dipindahkan, dia (Adolphe) merasa bahwa perlu mendirikan perusahaan yang cukup besar maka dia beli tanah di daerah sini, Baciro dari dulu tanah itu seluas ini. Karena usahanya berkembang dengan baik, waktu itu (nama) perusahaan N.V. Negresco waktu itu,” jelasnya.

Pabrik cerutu Taru Martani 1918. Foto diambil Kamis (30/11/2023).Pabrik cerutu Taru Martani 1918 (Foto: Mahendra Lavidavayastama/detikJogja)

Namun, pada masa penjajahan Jepang pada 1942 perusahaan ini diambil alih. N.V. Negresco ini pun berganti nama menjadi Jawa Tobacco Kojo.

“Ketika Jepang menduduki Indonesia saat itu tahun 1942, maka otomatis perusahaan ini direbut oleh Jepang kemudian diganti lah namanya menjadi Jawa Tobacco Kojo. (Mereka) Kemudian mengeluarkan produk-produk, kalau dulu ada namanya merek Panther dan lain sebagainya, oleh Jepang produknya diubah namanya menjadi ada Mizuho, Momo Taro, Koa,” ujar Adam.

Setelah masa pendudukan Jepang, pabrik ini diambil alih Sri Sultan Hamengku Buwono IX pada 1945. Nama pabrik lantas diganti menjadi Taru Martani.

Pada 1961, pemerintah Indonesia melalui Bank Industri Negara menghidupkan kembali pabrik cerutu ini dengan melakukan kerja sama.

Namun, upaya tersebut kurang membuahkan hasil. Akhirnya, Taru Martani di bawah kepemilikan Sri Sultan Hamengku Buwono IX melakukan kerja sama dengan perusahaan Belanda yaitu Douwe Egberts.

Semenjak saat itu, mulai ada peningkatan penjualan yang pesat, bahkan karyawan pada saat itu mencapai 1.000 orang.

Taru Martani mencapai masa kejayaan pada 1997.

“Saya pertama masuk tahun 1997 itu pas gemilangnya, saat itu cerutunya lho sangat gemilang. Dulu di tahun 1997 satu bulan hanya Amerika saja itu 1,2 juta batang per bulannya,” kenang Adam.

Berita selengkapnya baca di detikJogja.

(pin/pin)



Sumber : travel.detik.com

Bekasi Rasa Puncak, Coba Main ke Jakarta Escape



Kota Bekasi

Bekasi identik sebagai kota yang panas dan tak banyak area hijau. Namun, ternyata Bekasi mempunyai taman hijau yang tak banyak orang tahu.

Bekasi merupakan kawasan kabupaten dan kota yang identik dengan kota industri. Tempat ini seringkali disebut sebagai kawasan yang panas dan jauh dari kata adem. Namun, siapa sangka ada taman adem di sekitar Bekasi yang tersembunyi dan menarik untuk didatangi.

Adalah Jakarta Escape, yakni taman tematik atau city park yang beralamat di Jalan Mabes 2 No.5, Kelurahan Jatimurni, Kecamatan Pondok Melati, Kota Bekasi. Taman ini memiliki area seluas 7 hektare dan terdiri dari berbagai area hijau, taman bermain, tempat satwa, hingga wahana hiburan lainnya.


Rumah Perubahan Jakarta Escape di Bekasi.Area Hutan Bambu di Jakarta Escape. (Weka Kanaka/detikcom)

Mengunjungi tempat ini, traveler akan disuguhkan oleh suasana adem yang mungkin jarang ditemui di Bekasi. Area hijau seperti pepohonan besar, hutan bambu, hingga rerumputan hijau, sangat memanjakan mata pengunjung di sini.

Masuk ke sini, traveler akan dibawa terlebih dulu ke area terbuka yang bernama Galea Belangi. Tempat ini terdiri dari area taman terbuka dan memiliki bangunan nyentrik bernama Rumah Raflesia. Bangunan ini sekaligus menjadi ikon Jakarta Escape karena memiliki arsitektur unik dengan bentuk perpaduan segitiga yang disebut memadukan konsep dari daerah Minang dan konsep Mediterania.

Selain itu, ruang hijau juga tersedia pada hutan bambu. Untuk mengunjunginya, traveler perlu masuk ke area Selasar Belangi. Di dalamnya, traveler dapat menjelajahi area hutan bambu sekitar 10 menit.

Rumah Perubahan Jakarta Escape di Bekasi.Domba di Jakarta Escape, Bekasi. (Weka Kanaka/detikcom)

Pada area hutan bambu, traveler tak hanya dapat menikmati sejuknya berteduh di bawah bambu, tetapi juga akan menemui berbagai spot foto dan tempat berinteraksi dengan hewan. Traveler dapat memberi makan kambing mini asal Kamerun, melihat angsa, memberi makan kuda, hingga berkunjung ke area reptil.

Rumah Perubahan Jakarta Escape di Bekasi.Aktivitas memberi makan rusa di Jakarta Escape. (Weka Kanaka/detikcom)

Tak hanya itu, terdapat juga area taman bunga yang berada di sisi hutan bambu dan area rusa. Di sini, traveler juga dapat melihat rusa dari dekat dan memberinya makan. Ketika detikTravel berkunjung ke area ini dengan membawa sebungkus wortel, para rusa dengan antusias segera mendekati kami. Tetapi tenang saja, rusa ini cukup jinak dan terdapat animal keeper yang akan memandu traveler.

Rumah Perubahan Jakarta Escape di Bekasi.Area taman hijau di Jakarta Escape (Weka Kanaka/detikcom)

Keluar dari area hutan bambu, traveler akan disambut dengan Taman Victoria. Taman ini merupakan kawasan area rumput hijau yang cukup lapang. Di sini juga menjadi spot favorit untuk duduk-duduk dan berpiknik.

Selain di area taman ini, area hijau juga masih dapat dinikmati di sekitar Cafe Breezy, yakni area kafe yang dimiliki Jakarta Escape.

Kami berkunjung sekitar pukul 11.50 WIB, kendati cuaca di luar dan area terbuka sangat terik, namun area dalam khususnya area hijau cukup nikmat untuk meneduh.

Rumah Perubahan Jakarta Escape di Bekasi.Aktivitas permainan di Jakarta Escape, Bekasi. (Weka Kanaka/detikcom)

Walaupun tempat ini tak sesejuk objek wisata seperti Puncak, Bogor, lantaran berada di dataran rendah. Tetapi banyak pengunjung pun menyebut kawasan ini mirip seperti di Puncak, karena banyak menyediakan kawasan hijau dan beberapa area permainan.

“Bagus sih, di pinggiran Jakarta ada yang kayak gini ternyata, maksudnya kayak di Puncak Jawa Barat, nggak nyangka sih,” ujar pengunjung Andi yang datang dari Jakarta Timur.

“Bisa banget, karena di sini ternyata walaupun di Bekasi nggak sepanas itu karena banyak pohon adem, terus makanan dan minuman juga cukup banyak di sini kan. Jadi dalam satu tempat nggak perlu keluar-keluar, semuanya udah ada di sini, sebenarnya mirip-mirip kayak di Puncak sih. Wahananya pun juga ada ATV pun ada, berkuda ada, sepeda listrik juga ada,” ujar pengunjung lain Dinda.

Menurut penuturan Business Development Jakarta Escape, Jagat Al-Fath Nusantara, sebenarnya Jakarta Escape ini telah dibangun pada 2007, namun baru selengkap sekarang mulai 2017.

Ia juga menyebut traveler yang berkunjung ke sini bisa berkesempatan menemui hewan-hewan liar seperti berang-berang ataupun burung kakak tua. Itu lantaran tempat ini berdekatan dengan kawasan alam bebas.

Sedangkan awalnya, tempat ini adalah area training center yang tertutup. Baru sejak selepas pandemi, kawasan ini dibuka dan dikunjungi untuk umum.

“Kita umum itu baru dua tahun yang lalu deh kita buka setelah pandemi kita buka, tadinya khusus untuk yang si wedding sama yang si training, jadi mungkin orang tahunya ini ya private area dulu ya. Tapi kalau sekarang sudah dibuat publik gitu,” kata Marketing Communication Jakarta Escape, Virginania Chandira, kepada detikTravel di lokasi, Sabtu (2/12/2023).

(wkn/fem)



Sumber : travel.detik.com

Pengunjung Nggak Nyangka, Ada Taman Hijau Luas di Bekasi



Bekasi

Bekasi, yang dikenal sebagai kota industri, ternyata memiliki tempat hijau yang tersembunyi. Lokasinya pas di perbatasan antara Bekasi dan Jakarta Timur.

Tempat itu bernama Jakarta Escape. Berkonsep taman tematik atau disebut city park, tempat ini berada di Jalan Mabes 2 No.5, Jatimurni, Kecamatan Pondok Melati, Kota Bekasi.

Tempat ini layaknya oase bagi kawasan hijau di Bekasi. Khususnya buat orang-orang Bekasi-Jakarta yang ingin berlibur dan mencari pemandangan menyegarkan mata dari klorofil hijau di daun ataupun rerumputan.


Rumah Perubahan Jakarta Escape di Bekasi.Rumah Perubahan Jakarta Escape di Bekasi. (Weka Kanaka/detikcom)

Taman ini memiliki area yang cukup luas, yakni sekitar 7 hektare. Taman ini memiliki area pepohonan besar, hutan bambu, taman dengan rumput hijau, cafe, hingga kebun bunga.

Selain itu, tempat ini juga menyediakan mini zoo yang bisa menjadi hiburan tersendiri bagi traveler yang berkunjung.

Rumah Perubahan Jakarta Escape di Bekasi.Kendaraan di Jakarta Escape, Bekasi. (Weka Kanaka/detikcom)

Saking luasnya area ini, bahkan tersedia pula wahana transportasi yakni bus odong-odong yang disebut tayo, sepeda listrik, becak, hingga ATV.

Berada di perkotaan, membuat tempat ini cukup asing dan jarang ditemui warga perkotaan. Sontak pengunjung pun banyak yang mengaku kaget dengan adanya tempat ini.

“Bagus sih, di pinggiran Jakarta ada yang kayak gini ternyata, maksudnya kayak di Puncak Jawa Barat, nggak nyangka sih,” ujar pengunjung Andi yang datang dari Jakarta Timur, kepada detikTravel di lokasi, Sabtu (2/12/2023).

Rumah Perubahan Jakarta Escape di Bekasi.Aktivitas permainan di Jakarta Escape. (Weka Kanaka/detikcom)

Selain itu, tempat ini disebut-sebut juga mirip seperti di Puncak. Hal itu lantaran kawasannya banyak area hijau, adanya kawasan hewan, serta banyaknya sarana hiburan.

“Di sini ternyata walaupun di Bekasi, nggak sepanas itu karena banyak pohon adem, terus makanan dan minuman juga cukup banyak di sini kan. Jadi dalam satu tempat nggak perlu keluar-keluar, semuanya udah ada di sini, sebenarnya mirip-mirip kayak di Puncak sih. Wahananya pun juga ada ATV pun ada, berkuda ada, sepeda listrik juga ada,” ujar pengunjung lain Dinda.

Penasaran dengan tempat ini, detikTravel berkesempatan datang ke lokasi Sabtu (2/12/2023). Kami tiba sekitar pukul 11.50 WIB. Kendati bertepatan di siang hari, beberapa bagian dalam area ini cukup adem. Misalnya saja pada area hutan bambu. Di sana, kami berjalan di bawah rimbunnya bambu-bambu yang menutupi matahari.

Di area hutan bambu ini kami trekking sekitar 10 menit dan menemui banyak aktivitas, seperti memberi makan satwa, berinteraksi dengan reptil, melipir ke kawasan bunga, hingga berfoto bersama satwa.

Selain itu, area hijau juga tersedia pada area taman dan juga di sekitar kafe.

Udara di sini cukup segar dirasa. Selain itu, suara bising kendaraan bermotor juga tak terlalu banyak terdengar, sehingga cocok bagi traveler yang ingin healing atau mencari ketenangan.

Bagi traveler yang ingin berkunjung, tempat ini buka setiap hari pukul 07.00 – 18.00 WIB. Untuk masuknya, traveler perlu merogoh kocek Rp 25 ribu per orang. Nantinya voucher tersebut dapat ditukarkan untuk memasuki wahana ataupun membeli makan dan minum.

(wkn/fem)



Sumber : travel.detik.com

Arab Saudi Punya Kota Kuno, Mirip Petra di Yordania



Jakarta

Petra, kuno kuno di Yordania, yang menakjubkan dan menjadi destinasi favorit wisatawan dunia. Ternyata, Arab Saudi juga memiliki kota kuno yang serupa, Madain Saleh.

Kota itu ada sejak abad 1 SM. Madain Saleh dan Petra sama-sama kuno. Kedua kota itu juga sama-sama dibangun di bebatuan purba.

Madain Saleh dikenal dengan kawasan Hijir atau Hegra. Kota ini ada di dalam daftar Situs Warisan Dunia UNESCO sejak 2008. Itu sekaligus menjadi situs Arab Saudi pertama yang masuk daftar UNESCO.


Madain Saleh berada di al-Ula, Provinsi Madinah. Jarak dari kota al-Ula sekitar 22 kilometer. Adapun, jarak dari Kota Madinah kurang lebih 400-an kilometer, butuh waktu 4-5 jam via darat.

Ada gerbang semacam loket di gerbang kawasan Madain Saleh. Bukan untuk tiket, melainkan pemeriksaan identitas. Pengunjung memang dibatasi dari sisi waktu. Usai Asar harus segera keluar dari kawasan terpencil tersebut.

Kawasan Madain Saleh adalah gurun pasir dengan batu-batu raksasa yang berwarna kuning keemasan. Berdasarkan prasasti, kawasan Hijir ‘berdenyut’ pada abad 1 SM hingga 74 Masehi. Oleh suku penghuni, batu-batu dipahat sehingga memiliki corak dan pintu. Di dalamnya ada ruang-ruang kecil. Di situlah jenazah ditempatkan.

Di antara lebih dari 100 batu yang tersebar di area 4.000 hektare, ada satu yang cukup spesial. Dinamakan Qasr al-Farid, batu tersebut berdiri sendiri, jauh dari batu-batu lainnya. Pahatan tidak selesai seperti ada peristiwa besar yang terjadi saat itu.

Selain itu, ada satu batu yang dibentuk menjadi ruang persegi panjang berukuran 13 x 10 meter dan tinggi 8 meter. Diwan namanya dan diyakini sebagai tempat pemujaan atau altar. Lokasinya berada di antara celah dua bukit batu setinggi 40 meter. Pola letaknya mirip Petra.

Mengapa Madain Saleh dan Petra yang terpisah sekitar 750-an kilometer mirip atau bahkan kembar?

Berdasarkan arkeologi Saudi, kedua kota ini dibangun oleh suku bangsa yang sama: Tsamud. Juga berada dalam satu kerajaan yakni Nabath. Pusatnya Petra, sedangkan Hijir atau Madain Saleh merupakan kota terbesar kedua.

Hegra atau Madain SalehHegra atau Madain Saleh (Royal Commission for AlUla)

Dikutip dari buku Situs-Situs dalam Al Qur’an: Dari Banjir Nabi Nuh hingga Bukit Thursina karya Syahruddin El-Fikri, Kota Kuno Al Ula adalah kota peninggalan Kaum Tsamud yang pandai dalam memahat, mengukir, dan pertukangan.

Saat detikTravel berkunjung pada 2017, tidak banyak yang berkunjung. Termasuk warga setempat. Kemungkinan karena kawasan tersebut dianggap tak layak sebagai tempat wisata dan pernah diazab. Lokasi yang jauh jadi alasan tambahan.

Tetapi kini, banyak operator wisata yang menawarkan liburan ke Madain Saleh.

Pemerintah Kerajaan Arab Saudi memang tengah mengembangkan Al Ula sebagai destinasi wisata. Menurut laporan media lokal, Arab News, pada 30 Agustus 2023, Komisi Kerajaan untuk Al Ula (RCU) meluncurkan rencana pembangunan perkotaan untuk wilayah tengah dan selatan dalam upaya menjadikan Saudi sebagai tujuan pariwisata global.

RCU menyebut rencana induk baru yang bernama “Path to Prosperity” itu akan mengubah wilayah selatan dan tengah Al Ula menjadi komunitas perkotaan dengan “kualitas hidup yang lebih baik.” Proyek pengembangan Al Ula ini juga menjadi salah satu agenda penting dalam Visi Arab Saudi 2030 seiring dengan upaya Kerajaan dalam melakukan transformasi perekonomian.

(fem/fem)



Sumber : travel.detik.com

Nikmati Keindahan Laut dari Ketinggian di Bukit Asah, Cantik Tak Ada Duanya



Karangasem

Keindahan alam di Bali timur tak pernah ada habisnya. Jika bosan menikmati pemandangan dari dataran rendah, traveler wajib mencoba ke Bukit Asah.

Berlibur ke Bali timur tak akan kehabisan destinasi menarik untuk dikunjungi. Salah satunya adalah Bukit Asah. Bukit Asah cocok mendapat julukan harta karun tersembunyi di Bali Timur.

Sebuah bukit indah yang berada di Pantai Perasi atau Virgin Beach. Destinasi ini kerap menjadi destinasi favorit bagi wisatawan yang berlibur ke Bali timur. Dari Bukit Asah traveler dapat menikmati pemandangan laut biru dari ketinggian.

Daya Tarik Bukit Asah

Dengan pemandangan indah yang disajikan, Bukit Asah adalah spot instagramable yang menyuguhkan pemandangan hamparan bukit yang hijau dan air pantai yang biru terang.

Bukit Asah yang letaknya jauh dari pusat kota membuat destinasi ini menjadi pilihan yang sip bagi traveler yang ingin mencari ketenangan dan menjauh dari hiruk pikuk perkotaan.

Letaknya yang ada di atas laut membuat traveler bisa menikmati keindahan Virgin Beach dengan pasir putihnya yang cantik dari ketinggian.

Bagi traveler yang ingin menikmati sensasi berbeda, disarankan untuk datang di sore hari sembari menikmati keindahan matahari terbenam dari atas Bukit Asah.

Aktivitas Menarik untuk Menghabiskan Waktu di Bukit Asah

1. Kemah

Bagi traveler yang ingin menikmati keindahan Bukit Asah dalam waktu lama, traveler bisa melakukan kegiatan kemah di sekitar Bukit Asah. Terdapat beberapa jenis tenda yang dapat traveler pilih, mulai dari medium tent, VIP tent, Dome, dan Glamping. Untuk berkemah di Bukit Asah traveler dikenakan biaya sewa tenda mulai dari Rp 170 ribu hingga Rp 440 ribu.


2. Duduk Menikmati Pantai

Bukit Asah terletak di dataran tinggi tepat di atas Virgin Beach yang memiliki hamparan berpasir putih. Wilayah yang berbatasan langsung dengan laut membuat bukit asah menjadi destinasi yang tepat untuk menikmati keindahan pantai.

Dari bukit traveler bisa menikmati pemandangan hamparan laut biru dan pasir putih yang indah. Ditemani dengan deburan ombak dan angin yang sejuk. Sip banget buat healing!

3. Bermain Ayunan

Traveler yang berkunjung ke Bukit Asah akan menemukan ayunan di batang pohon besar. Bukan ayunan biasa, saat bermain ayunan traveler bisa sembari menikmati pemandangan laut biru dan Gunung Agung yang memanjakan mata.

4. Prewedding

Tak hanya berfoto biasa, traveler bisa mengabadikan momen spesial di Bukit Asah. Traveler bisa melakukan sesi prewedding dengan latar belakang pemandangan yang indah. Paket prewedding dikenakan biaya Rp 3,5 juta.

Lokasi, Jam Operasional, dan Harga Tiket Masuk

Bukit Asah buka setiap hari selama 24 jam. Terletak di Desa Bugbug, Kecamatan Karangasem, Kabupaten Karangasem Bali, untuk sampai ke destinasi ini traveler perlu menempuh perjalanan sekitar 1 jam 45 menit hingga 2 jam dari Kota Denpasar.

Untuk menikmati keindahan alam dari Bukit Asah tak akan membuat kantong Bolong. Cukup dengan Rp 10 ribu traveler sudah bisa menikmati dua destinasi sekaligus, yaitu Bukit Asah dan Virgin Beach.

(fem/fem)



Sumber : travel.detik.com

Hidden Gems, Virgin Beach, Pantai Berpasir Putih di Karangasem



Karangasem – Belum lengkap rasanya jika berlibur ke Karangasem namun tak berkunjung ke Virgin Beach. Benar-benar seindah itu!

Wisata Bali Timur tak akan pernah habis untuk dijelajahi. Mulai dari wisata sejarah, budaya, dan tak kalah adalah wisata alamnya.

Salah satu destinasi wajib jika traveler berlibur ke Karangasem adalah Virgin Beach. Jika traveler sedang berlibur dan bosan dengan suasana yang itu-itu saja, traveler wajib berkunjung ke Virgin Beach.

Masyarakat sekitar kerap menyebut Virgin Beach dengan nama Pantai Bias Putih karena pantai ini memiliki hamparan pasir putih yang indah. Pantai dengan pasir putih yang cantik ditemani dengan deburan ombak membuat traveler akan terpesona dengan keindahan pantai ini.

Virgin Beach tergolong destinasi yang hidden gem. Pesona alam yang indah dan cenderung tenang membuat pantai ini cocok untuk traveler yang ingin bersantai dan jauh dari hiruk pikuk perkotaan.

Air pantai berwarna biru jernih berpadu dengan pasir pantai yang putih tentu mempercantik pemandangan di Virgin Beach. Tak ada villa ataupun hotel di sekitar pantai ini, benar-benar alami banget!

Jika merasa lapar, traveler bisa menikmati hidangan di warung makan yang ada di pinggir pantai. Hidangan-hidangan lokal siap menemami waktu bersantai di Virgin Beach.

Virgin Beach di Karangasem, BaliVirgin Beach di Karangasem, Bali Foto: Ni Made Nami Krisnayanti

Pantai yang berlokasi di Desa Adat Bugbug, Kecamatan Karangasem, Kabupaten Karangasem ini buka setiap hari.

Bagi traveler yang ingin berkunjung akan dikenakan biaya sebesar Rp 10.000. Tenang saja, dengan biaya yang ramah dikantong traveler sudah bisa mengunjungi dua destinasi sekaligus, yaitu Virgin Beach dan Bukit Asah.

Untuk sampai ke Virgin Beach traveler bisa menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat. Namun harus tetap berhati-hati ya, karena jalan yang sedikit curam. Dari Kota Denpasar, traveler harus menempuh jarak sekitar 60 kilometer atau 1 jam 45 menit perjalanan.

Karena lokasinya yang cukup jauh dari pusat kota, tak banyak wisatawan yang berkunjung ke pantai ini sehingga cocok untuk traveler yang mencari ketenangan.

Bagi traveler yang berkunjung tetap menjaga keamanan dan kebersihan ya!

(fem/fem)



Sumber : travel.detik.com