Tag Archives: xrp

3 Fakta Penting di Balik XRP yang Turun ke $2, Investor Wajib Tahu

Harga XRP masih berada dalam tekanan setelah kehilangan miliaran dolar nilai pasar dalam beberapa bulan terakhir. Meski begitu, sejumlah kabar positif dari Ripple Labs serta sinyal teknikal terbaru memunculkan spekulasi bahwa pembalikan arah harga berpotensi terjadi dalam waktu dekat.

Saat ini, XRP diperdagangkan di kisaran USD 2, turun lebih dari 40% dari level tertingginya tahun ini. Performa ini tertinggal dibandingkan aset kripto utama lain seperti Bitcoin dan Ethereum yang relatif lebih stabil.

Tekanan Harga XRP

Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Senin, 15 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Senin, 15 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

Dilaporkan Crypto News, tekanan harga XRP terjadi meskipun Ripple Labs baru saja mencetak pencapaian besar. Pekan lalu, perusahaan tersebut resmi memperoleh izin bank nasional dari Office of the Comptroller of the Currency (OCC) di Amerika Serikat. Dengan izin ini, Ripple dapat memindahkan pengelolaan aset Ripple USD (RLUSD) dari BNY dan memperluas layanan kustodian untuk perusahaan lain.

RLUSD sendiri kini telah mengelola aset senilai USD 1,3 miliar, dan diperkirakan terus bertumbuh seiring meningkatnya permintaan stablecoin global. Selain itu, Ripple juga tengah memperluas jangkauan regulasi RLUSD ke berbagai negara, termasuk kawasan Timur Tengah.

Di sisi lain, ETF berbasis XRP terus mencatat arus dana masuk. Sepanjang bulan ini, total inflow telah melampaui USD 950 juta, sehingga total aset ETF XRP menembus USD 1,1 miliar. Angka ini melampaui pencapaian ETF Solana, meski produk tersebut diluncurkan lebih awal.

Dari sisi korporasi, Ripple Labs kini dikabarkan memiliki valuasi lebih dari USD 40 miliar setelah menerima investasi dari institusi besar Wall Street seperti Citadel dan Fortress. Ripple juga berencana memperluas ekosistemnya dengan meluncurkan RLUSD di jaringan lain seperti Solana dan Ethereum melalui jembatan Hex Trust.

Sinyal Teknikal Mulai Berubah

Analisis grafik harian menunjukkan harga XRP bergerak sideways dan masih berada di bawah seluruh rata-rata pergerakan, menandakan dominasi penjual belum sepenuhnya berakhir. Indikator Relative Strength Index (RSI) juga masih bertahan di bawah level netral 50.

Namun, di balik tekanan tersebut, terbentuk pola inverse head and shoulders, yang dikenal sebagai sinyal pembalikan bullish. Jika harga mampu menembus garis leher (neckline) menurun, struktur tren turun sebelumnya akan terpatahkan.

Apabila skenario bullish ini terkonfirmasi, XRP berpotensi menguat menuju level psikologis USD 3, atau sekitar 50% lebih tinggi dari harga saat ini. Sebaliknya, proyeksi positif ini akan gugur jika harga turun menembus area support penting di USD 1,18.

Dengan kombinasi sentimen fundamental dan teknikal yang mulai menguat, pergerakan XRP ke depan kini menjadi sorotan pelaku pasar kripto global.

Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

XRP Terancam Anjlok 69% Lagi? Pola 2016 Kembali Muncul

Harga XRP masih kesulitan menemukan momentum kenaikan dalam beberapa hari terakhir. Setelah sempat ditolak di atas level USD 2,15 pada pertengahan pekan, XRP kembali melemah dan bergerak stagnan di kisaran USD 2.

Analisis teknikal jangka panjang terbaru yang dibagikan analis kripto ChartNerd menunjukkan bahwa pergerakan harga XRP saat ini memiliki kemiripan kuat dengan fase pasar pada 2016, sebuah periode yang sempat diawali dengan penurunan tajam sebelum berujung pada reli besar.

Struktur Harga XRP

Menurut ChartNerd, struktur harga XRP sejak mencetak all-time high (ATH) di USD 3,65 pada Juli lalu mencerminkan pola penolakan harga yang serupa dengan akhir 2016. Saat itu, XRP gagal menembus area suplai akumulasi dan kemudian memasuki fase koreksi berbentuk pola ABC.

Dilaporkan Trading View, koreksi tersebut pada 2016 berujung pada penurunan tajam hingga 69% yang berlangsung selama beberapa bulan dan mencapai titik terendah di USD 0,00240 pada kuartal pertama 2017. Meski terlihat ekstrem, penurunan tersebut justru menandai akhir fase koreksi, bukan akhir dari tren bullish.

Pola serupa kini kembali terlihat pada grafik bulanan XRP. Sejak penolakan di ATH terbaru, candle bulanan XRP terus mencetak warna merah dengan penutupan harga yang konsisten berada di bawah harga pembukaan. Hingga saat ini, XRP telah terkoreksi sekitar 44% dari puncaknya.

ChartNerd menilai koreksi tersebut belum sepenuhnya selesai. Jika sejarah kembali berulang, XRP masih berpotensi mengalami penurunan lanjutan hingga total koreksi mencapai 69%. Dalam skenario tersebut, harga XRP diproyeksikan turun ke bawah USD 1, bahkan mendekati area USD 0,8, dengan waktu realisasi hingga kuartal pertama 2026.

Baca juga: XRP di Ujung Tanduk? Sinyal Teknis Buka Jalan Anjlok ke $1,20

Analisis XRP

Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Minggu, 14 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Minggu, 14 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

Saat ini, XRP diperdagangkan di kisaran USD 2,04. Penurunan ke bawah USD 1 berarti penurunan lebih dari 50% dari level harga saat ini. Skenario ini dinilai berat bagi pelaku pasar, terlebih di tengah masuknya dana ke ETF Spot XRP yang selama ini dianggap sebagai faktor pendukung harga.

Meski demikian, analisis teknikal tersebut memandang potensi penurunan ini sebagai fase “reset struktural”. Pada siklus sebelumnya, fase konsolidasi pasca-kejatuhan justru menjadi fondasi bagi reli besar XRP di 2017, yang mencatatkan kenaikan lebih dari 110.000%.

Jika pola historis kembali terulang, peluang kenaikan signifikan diperkirakan baru akan terbuka pada 2026. Dari zona reset tersebut, grafik proyeksi menunjukkan potensi pergerakan menuju level ekstensi Fibonacci 1.618, dengan target jangka panjang di sekitar USD 27 atau setara kenaikan sekitar 2.300% setelah fase koreksi berakhir.

Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

XRP di Ujung Tanduk? Sinyal Teknis Buka Jalan Anjlok ke $1,20

XRP kembali menghadapi tekanan berat setelah aliran keluar modal yang berkepanjangan memicu sinyal teknis negatif. Aset kripto ini kini berisiko melanjutkan pelemahan hingga mendekati level $1, dengan area $2 yang selama ini menjadi penopang utama mulai terancam.

Saat ini, XRP masih bertahan tipis di atas level psikologis $2. Namun, menurut analisis teknikal yang dibagikan analis kripto Ali Martinez melalui platform X pada 13 Desember, struktur harga XRP menunjukkan tanda-tanda pelemahan lanjutan.

Dalam kerangka waktu yang lebih besar, XRP disebut telah beralih dari fase ekspansi bullish menuju tren turun yang jelas, ditandai dengan pola lower high dan lower low. Setelah sempat mencetak puncak di atas $3,40 pada awal tahun, momentum XRP melemah seiring jebolnya beberapa level support penting di $2,60 dan $2,25. Setiap upaya pemulihan berikutnya juga semakin lemah, mencerminkan menurunnya keyakinan investor bullish.

Dilaporkan Finbold, XRP bergerak dalam fase konsolidasi sempit tepat di atas $2, dengan volatilitas yang menurun. Kondisi ini kerap menandakan ketidakpastian pasar, namun setelah tren turun yang panjang, pola tersebut lebih sering menjadi sinyal kelanjutan pelemahan dibandingkan pembalikan arah.

Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Sabtu, 13 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Sabtu, 13 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: XRP Mulai Bergerak ke $3? Tiga Sinyal Ini Bikin Investor Tak Lagi Sabar

Analisis Teknikal XRP

Secara teknikal, level $2 dipandang sebagai support psikologis dan struktural yang krusial. Jika harga menembus level ini secara meyakinkan, maka XRP berpotensi kehilangan dukungan jangka panjang dan membuka ruang penurunan menuju $1,20. Level tersebut sejalan dengan area konsolidasi dan reaksi harga historis di masa lalu. Penembusan $2 juga berisiko memicu aksi jual lanjutan akibat aktivasi stop-loss.

Tekanan terhadap XRP turut diperparah oleh sentimen negatif pasar kripto secara keseluruhan. Dalam beberapa sesi terakhir, XRP sempat turun di bawah $2 di tengah laporan arus keluar dana sekitar $6 miliar dari pasar kripto.

Meski demikian, masih terdapat sinyal yang berpotensi menahan kejatuhan. Arus masuk ke produk ETF dilaporkan tetap kuat, sementara pergerakan investor yang menarik token dari bursa dapat menjadi indikasi awal stabilisasi atau pemulihan harga.

Analisis Harga XRP

Pada saat penulisan, XRP diperdagangkan di level $2,04, naik sekitar 0,5% dalam 24 jam terakhir. Secara mingguan, aset ini juga mencatatkan kenaikan serupa.

Namun dari sisi teknikal, posisi XRP masih tergolong rapuh. Harga saat ini berada di bawah rata-rata pergerakan sederhana (SMA) 50 hari di $2,27 dan SMA 200 hari di $2,60. Kondisi ini menegaskan tren turun baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang, dengan jarak yang cukup lebar ke SMA 200 hari menunjukkan dominasi momentum bearish.

Sementara itu, indikator Relative Strength Index (RSI) 14 hari berada di level 41,51. Angka ini masih berada di zona netral namun mendekati kondisi oversold ringan, mengindikasikan tekanan jual mulai mereda, meski belum cukup kuat untuk memicu rebound signifikan.

Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

XRP Mulai Bergerak ke $3? Tiga Sinyal Ini Bikin Investor Tak Lagi Sabar

Harga XRP yang selama beberapa pekan terakhir bergerak lesu mulai menunjukkan tanda-tanda perubahan. Setelah turun sekitar 18% dalam sebulan terakhir dan melemah hampir 4% dalam 24 jam terakhir, XRP kini memunculkan sejumlah sinyal teknikal dan on-chain yang mengarah pada potensi rebound harga.

Dilaporkan BeInCrypto, selama akhir November hingga awal Desember, XRP terjebak dalam rentang sempit di kisaran US$2,28 hingga US$1,98. Kondisi ini mencerminkan tarik-menarik yang seimbang antara pembeli dan penjual. Namun, pergerakan terbaru di dekat batas bawah rentang tersebut memunculkan indikasi yang berbeda dibandingkan upaya pemantulan sebelumnya.

Divergensi Volume Jadi Tanda Awal Akumulasi

Sinyal pertama datang dari indikator On-Balance Volume (OBV). Dalam periode 6 hingga 11 Desember, harga XRP mencetak level terendah yang lebih rendah, tetapi OBV justru membentuk level terendah yang lebih tinggi. Divergensi ini mengindikasikan adanya akumulasi tersembunyi, di mana volume pembelian mulai masuk meski harga masih terlihat melemah.

Secara teknikal, XRP juga menyentuh garis bawah pola symmetrical triangle, pola yang kerap menjadi pertanda terjadinya pergerakan harga agresif setelah fase konsolidasi. Kombinasi antara dukungan pola grafik dan divergensi OBV ini menandakan tekanan beli mulai kembali muncul di area bawah.

Tekanan Jual Pemegang Jangka Panjang Mulai Menurun

Sinyal kedua berasal dari perilaku pemegang jangka panjang. Data menunjukkan bahwa jumlah XRP yang dilepas oleh kelompok ini turun signifikan. Pada 3 Desember, pemegang jangka panjang melepas sekitar 101 juta XRP. Angka tersebut menyusut menjadi sekitar 51 juta XRP pada 10 Desember, atau turun hampir 49%.

Meski masih tercatat sebagai penjual bersih, penurunan tekanan jual ini dinilai penting karena pemegang jangka panjang umumnya menjadi faktor penentu arah tren harga yang lebih berkelanjutan.

Investor Jangka Pendek Mulai Keluar dari Pasar

Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Jumat, 12 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Jumat, 12 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

Sinyal ketiga datang dari berkurangnya suplai spekulatif. Wallet XRP dengan usia kepemilikan sangat singkat, yang kerap menjual saat harga memantul, kini terlihat mengurangi eksposur. Kelompok pemegang 24 jam tercatat menguasai 1,89% suplai pada 2 Desember, namun turun tajam menjadi hanya 0,22% pada 10 Desember.

Sementara itu, kelompok pemegang satu hari hingga satu minggu juga mengalami penurunan signifikan, dari puncak 3,88% pada 4 Desember menjadi 1,24%. Berkurangnya suplai dari investor jangka pendek ini berpotensi mengurangi tekanan jual yang biasanya menggagalkan reli harga.

Level Kunci Penentu Arah XRP

Saat ini XRP diperdagangkan di sekitar US$2,00 dan masih berada dalam rentang konsolidasi. Untuk mengonfirmasi rebound, XRP perlu menembus level US$2,17. Penutupan harian di atas level tersebut akan meningkatkan peluang pengujian kembali batas atas di US$2,28.

Sebaliknya, risiko penurunan tetap mengintai. Jika harga menutup harian di bawah US$1,98, skenario bullish akan melemah dan membuka peluang penurunan lanjutan menuju area support berikutnya di sekitar US$1,88.

Dengan kombinasi sinyal teknikal dan perubahan perilaku investor, pergerakan XRP dalam beberapa hari ke depan akan menjadi penentu apakah potensi rebound ini benar-benar mampu bertahan atau kembali gagal seperti sebelumnya.

Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

XRP Tertahan di Ambang Breakout, Jualan Whale Senilai $143 Juta

Pergerakan harga XRP kembali menjadi sorotan setelah upaya breakout-nya tertahan oleh tekanan jual besar-besaran dari para whale. Dalam 48 jam terakhir, dua kelompok whale melepas sekitar 70 juta XRP, setara $143 juta, atau sekitar Rp 2,2 triliun,tepat ketika XRP berusaha keluar dari pola penurunan jangka pendek.

Harga Masih Terjebak di Rentang Sempit

Dalam sebulan terakhir, harga XRP turun hampir 10%, meski sempat menguat tipis 1,5% minggu ini. Hingga kini, XRP masih bergerak di dalam area $2,31–$1,98, gagal menembus level penting dan mempertahankan tren naik.

Sinyal ambivalen ini memperlihatkan tarik-menarik kuat antara penjual berskala besar dan investor aktif yang terus melakukan akumulasi.

Whale Mulai Kurangi Aset, Sinyal Hati-Hati Semakin Jelas

Data on-chain menunjukkan perubahan sikap para pemegang besar XRP:

  • Wallet 100 juta–1 miliar XRP mengurangi saldo dari 8,32 miliar → 8,27 miliar sejak 7 Desember.
  • Wallet 10–100 juta XRP menurunkan kepemilikan dari 11,01 miliar → 10,99 miliar sehari kemudian.

Meski tidak masif dari sisi jumlah token, aksi jual ini datang di momen krusial, ketika XRP mencoba menstabilkan harga. Alhasil, setiap percobaan breakout selalu gagal mendapatkan momentum lanjutan.

Namun, Investor Jangka Pendek dan Menengah Justru Terus Membeli

Berbeda dengan whale, kelompok pemegang aktif terlihat semakin agresif menambah posisi. Data HODL Waves menunjukkan:

  • Kelompok 1–3 bulan naik dari 8,52% → 10,31%
  • Kelompok 3–6 bulan meningkat dari 9,40% → 10,87%

Mereka biasanya membeli ketika percaya tekanan jual mulai berkurang. Akumulasi selama penurunan hampir 10% menandakan ekspektasi bahwa struktur harga saat ini berpotensi berbalik naik.

Hasilnya, pasar XRP kini berada dalam kondisi push-pull:
Whale menekan harga dari atas, pembeli baru menopangnya dari bawah.

Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Kamis, 11 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Kamis, 11 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: Harga XRP Mantap di Atas $2 di Tengah Tekanan Pasar: Apa Artinya?

Falling Wedge: Pola Bullish yang Belum Terkonfirmasi

Dilaporkan BeInCrypto, XRP saat ini membentuk pola falling wedge, biasanya mengindikasikan potensi pembalikan bullish. Namun, hingga kini pola tersebut masih berfungsi sebagai zona “jalan buntu”:

  • Whale jualan → momentum breakout tertahan
  • Akumulasi holder → mencegah penurunan lebih dalam

Level Kritis Selanjutnya

  • Breakout Valid: di atas $2.46
    Target kenaikan: $2.61 → $2.83 → $3.11
  • Breakdown: di bawah $1.98
    Risiko turun ke $1.82, level support penting sebelumnya.

Selama harga tetap di antara $2.31–$1.98, wedge masih berlaku dan pertarungan belum usai.

Kesimpulan

Tekanan jual dari whale senilai $143 juta membuat XRP kesulitan menembus pola wedge, tetapi akumulasi kuat dari pemegang jangka pendek dan menengah menjaga struktur pasar tetap solid. Resolusi final bergantung pada siapa yang akhirnya mendominasi pasar:
whale yang terus menjual, atau pembeli baru yang tak gentar menambah posisi.

Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga XRP Mantap di Atas $2 di Tengah Tekanan Pasar: Apa Artinya?

Pasar kripto kembali menunjukkan volatilitas tinggi dalam beberapa pekan terakhir, namun Ripple dengan XRP-nya justru tampil relatif solid.

Dengan harga $2,089 dan kenaikan +1,73% dalam 24 jam, token yang menempati peringkat ke-4 aset kripto terbesar ini kembali mencuri perhatian investor global.

Di tengah penurunan mingguan dan bulanan, penguatan harian XRP menandai adanya konsolidasi yang lebih sehat dibanding banyak altcoin besar lainnya. Lantas, apa yang sebenarnya terjadi pada XRP?

XRP Bertahan Kuat Meski Tekanan Makro Menghimpit Pasar

XRP menguat 1,48% dalam 24 jam, naik sekitar $0,03 dari harga sebelumnya. Meski angka ini tampak kecil, performa ini cukup signifikan mengingat beberapa indikator lain menunjukkan tekanan:

  • 30 hari: -14,79%
  • 60 hari: -13,42%
  • 90 hari: -30,44%
  • 7 hari: -5,54%

Dengan koreksi jangka menengah yang cukup dalam, pantulan harga hari ini mengindikasikan bahwa pembeli mulai mengambil alih, terutama ketika XRP berhasil bertahan di area psikologis $2.

Fundamental XRP Tetap Kokoh

Dengan kapitalisasi pasar mencapai $126,05 miliar, XRP masih memegang posisi kuat sebagai salah satu aset paling stabil di kategori altcoin besar. Beberapa data penting menunjukkan stabilitas ekosistemnya:

1. Volume Likuid yang Tinggi

Volume perdagangan 24 jam menyentuh $3,68 miliar, menandakan minat transaksi yang tetap kuat di tengah kondisi pasar yang tidak pasti.

2. Pasokan Beredar yang Transparan

  • Sirkulasi: 60,33 miliar XRP (60,3% dari total)
  • Maksimal pasokan: 100 miliar XRP

Data ini penting bagi investor yang menilai supply inflation dan risiko dilusi.

Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Rabu, 10 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Rabu, 10 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

3. Jarak ke ATH Masih Lebar

Rekor harga tertinggi XRP, yaitu $3,84, masih jauh dari posisi saat ini. Artinya, potensi kenaikan masih terbuka lebar apabila katalis besar kembali muncul.

Rentang Pergerakan Harian XRP Tunjukkan Aksi Akumulasi

Dalam 24 jam terakhir, XRP bergerak antara $2,045 (terendah) dan tertinggi di level $2,174

Rentang ini cukup ketat, menandakan fase akumulasi dan konsolidasi. Pelaku pasar tampaknya sedang menunggu pemicu fundamental atau regulasi berikutnya sebelum melakukan pergerakan besar.

Mengapa Investor Masih Melirik XRP?

Ada tiga faktor kunci yang membuat XRP tetap menarik meski pasar goyah:

1. Utilitas Nyata di Industri Pembayaran

Penggunaan XRP Ledger (XRPL) di sektor remitansi, pembayaran lintas negara, dan institusi keuangan menjadi nilai jual utama aset ini.

2. Narasi Regulasi yang Mulai Stabil

Setelah drama panjang dengan SEC yang sempat memengaruhi harga, ruang gerak XRP kini lebih jelas. Stabilitas regulasi membuat investor institusi lebih percaya diri.

3. Infrastruktur Teknologi yang Terbukti

XRPL memiliki keunggulan seperti transaksi yang lebih cepat, biaya rendah dan kemampuan memproses ribuan transaksi per detik.

Hal ini membuat XRP relevan, terutama untuk pasar pembayaran global.

Analisis Tren: Apakah XRP Siap Rebound?

Jika dilihat dari performa 90 hari yang turun hingga -30%, ada indikasi bahwa XRP memasuki area undervalued. Hal ini sering kali menjadi sinyal awal potensi rebound jangka menengah.

Dukungan kuat pada area $2,00 – $2,05 memberikan pondasi yang sehat bagi pergerakan harga selanjutnya.

Kenaikan 24 jam terakhir juga didukung oleh likuiditas tinggi. Ini adalah pola umum sebelum fase pemulihan yang lebih besar, terutama jika pasar kripto secara keseluruhan kembali bullish.

XRP mungkin tidak sedang berada di puncak performanya, namun stabilitas harganya di atas $2 justru menunjukkan ketahanan di tengah pasar yang tidak menentu.

Dengan kapitalisasi pasar besar, volume kuat, fundamental solid, dan utilitas nyata. XRP tetap menjadi salah satu aset yang paling diperhatikan investor.

Konsolidasi hari ini bisa menjadi sinyal awal bahwa XRP siap menuju pergerakan yang lebih besar dalam beberapa pekan mendatang, terutama jika sentimen pasar global kembali membaik.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Menegangkan! XRP Sentuh $2 Jelang Pengumuman The Fed, Rebound?

Harga XRP kembali melanjutkan tren penurunan tajam pada pekan ini, menyentuh level terendah di $2 saat pelaku pasar menantikan keputusan suku bunga terbaru dari Federal Reserve yang akan diumumkan Rabu mendatang. Hingga pukul 12.10 GMT+7, token Ripple diperdagangkan di $2,05, turun lebih dari 40% dari level tertingginya tahun ini.

The Fed Disebut Akan Turunkan Suku Bunga, Namun XRP Tetap Terpukul

Dilaporkan Trading View, mayoritas analis memperkirakan The Fed akan memotong suku bunga sebesar 0,25%, melanjutkan tren pelonggaran yang sudah berlangsung tiga bulan terakhir. Pemangkasan ini akan membawa suku bunga acuan ke kisaran 3,50%–3,75%, level terendah sejak 2022.

Biasanya, aset kripto seperti Bitcoin, Ethereum, hingga XRP mendapat angin segar ketika suku bunga turun. Apalagi, pasar juga menanti Santa Claus Rally, fenomena reli pasar jelang Natal yang kerap terjadi tiap tahun.

Namun, penurunan suku bunga kali ini justru berpotensi menjadi pisau bermata dua. Data dari Polymarket menunjukkan bahwa peluang pemotongan suku bunga telah 95% diprediksi pasar, membuat keputusan tersebut kemungkinan tidak akan mengejutkan.

Analis memperingatkan potensi terjadinya “sell the news”, terutama jika The Fed mengirimkan sinyal hawkish atau jika pejabat bank sentral kembali menyoroti kekhawatiran atas inflasi yang masih tinggi.

Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Selasa, 9 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Selasa, 9 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

Arus Masuk ETF XRP Tembus $935 Juta, Belum Pernah Catat Hari Negatif

Di tengah tekanan harga, pasar ETF XRP justru mencatatkan performa impresif. Berdasarkan data SoSoValue, produk ETF ini tidak pernah mencatat arus keluar (redemptions) sejak diluncurkan.

Pada Senin, arus masuk mencapai $38 juta, naik signifikan dari $10 juta pada Jumat. Total dana kelolaan ETF kini mendekati $1 miliar, tepatnya $935 juta, sementara total aset bersih mencapai $923 juta.

ETF terbesar saat ini adalah Canary Capital XRPC dengan aset $346 juta, disusul Grayscale GXRP yang mengelola $218 juta. Arus masuk terbesar pada Senin berasal dari Franklin Templeton’s XRPZ dengan nilai $15,2 juta.

Lembaga keuangan besar seperti JPMorgan memperkirakan ETF XRP akan terus menghimpun dana hingga mencapai $8 miliar dalam tahun pertama peluncurannya.

Selain itu, laporan Bloomberg turut mempengaruhi sentimen, mengungkap bagaimana Citadel dan Fortress melakukan lindung nilai terhadap investasi mereka di Ripple, yang kini bernilai $40 miliar. Kedua perusahaan menilai nilai Ripple sebagian besar bergantung pada kepemilikan XRP, bukan bisnis intinya.

Baca juga: 3 Prediksi Harga XRP Teratas untuk Desember 2025

Teknikal XRP: Menuju $1,61 atau Siap Memantul?

Pada grafik tiga harian, XRP berada dalam tren turun sejak mencapai rekor $3,66. Token ini telah membentuk pola double-top dengan neckline di $1,6125, level penting yang menjadi target berikutnya jika penurunan berlanjut.

Harga kini berada di bawah EMA 50 dan berada di area retracement Fibonacci 50%, sementara indikator RSI dan MACD menunjukkan momentum bearish yang masih kuat.

Namun, secercah harapan muncul dari terbentuknya pola falling wedge, yang secara historis merupakan pola bullish dan bisa memicu breakout kuat apabila terjadi konfirmasi.

Kesimpulan: Naik atau Jatuh? Semua Mata ke The Fed

Menjelang keputusan suku bunga The Fed, pasar XRP berada dalam ketidakpastian tinggi.
Skenario bearish: Harga berpotensi meluncur ke $1,6125 jika tekanan jual berlanjut.
Skenario bullish: Pola falling wedge dapat memicu pemantulan signifikan jika pasar merespons positif keputusan The Fed.

Keputusan bank sentral AS pada Rabu diprediksi menjadi katalis utama yang menentukan apakah XRP akan bangkit dari $2, atau terjun lebih dalam.

Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

3 Prediksi Harga XRP Teratas untuk Desember 2025

Tiga analis kripto ternama menyampaikan prediksi harga XRP untuk Desember 2025, memunculkan diskusi panas di komunitas kripto. Setelah pulih dari penurunan pekan lalu, XRP kembali stabil di zona aman dan memperlihatkan struktur teknikal yang makin kuat. Pola-pola yang muncul dinilai mirip dengan fase ekspansi besar sebelumnya, memicu ekspektasi baru soal potensi lonjakan harga.

Analisis Siklus: XRP Berada di “Pursuit Phase”, Target Bisa Capai $15

Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Senin, 8 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Senin, 8 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

Dilaporkan Coingape, analis Javon Marks melihat kesamaan mencolok antara struktur XRP saat ini dan pola akumulasi tahun 2017. Menurutnya, XRP kini memasuki pursuit phase, fase yang biasanya berlanjut ke pertumbuhan agresif selama struktur tidak berubah.

Marks memproyeksikan lonjakan hingga $15, dengan potensi kenaikan lebih dari 600% jika pola lengkung akumulasi benar-benar tereksekusi. Ia menilai XRP masih berada dalam fase matang menuju breakout besar, selama pembeli menjaga kekuatan di level time-frame yang lebih tinggi.

Pola Segitiga Mengencang: Peluang Breakout 16%

Sementara itu, analis Ali mengungkap pola symmetrical triangle yang kini membungkus pergerakan XRP di area $2.08. Dua garis tren yang makin menyempit disebut sebagai tanda tekanan besar yang siap dilepas.

Ali memperkirakan pergerakan 16% setelah harga mencapai titik apex, didorong akumulasi yang terjadi dalam pola kompresi tersebut. Menurutnya, selama area invalidasi masih jauh, peluang breakout tetap dominan.

Baca juga: Hampir $900 Juta! Siapa di Balik Banjir Uang Misterius ke XRP ETF?

Prediksi Siklus Ekspansif: XRP Bisa Tembus $10+

Analis John Squire ikut menyamakan struktur pasar saat ini dengan fase ledakan XRP pada 2017 yang kala itu naik lebih dari 7.000%. Ia melihat pola swing low, mid-range, dan fase korektif yang sangat menyerupai siklus lama tersebut.

Squire menargetkan harga di atas $10, terutama jika zona akumulasi yang sedang terbentuk berhasil memicu ledakan serupa. Ia menyebut fase saat ini sebagai “trigger zone” dari siklus yang selaras.

Sinyal Jangka Pendek: Struktur Menguat, Jalan ke $2.53 Terbuka

Dalam jangka pendek, grafik XRP menunjukkan pemulihan solid setelah memantul dari zona bawah. XRP kembali menguat ke area $2.02 dan terus merangkak naik. Indikator teknikal seperti Parabolic SAR dan MACD sama-sama mengonfirmasi momentum bullish.

Likuiditas yang kuat di sekitar $2.20 membuat setiap penurunan langsung diserap. Selama harga tetap bertahan di jalur naik, peluang menuju $2.53 masih terbuka lebar.

Kesimpulan

Tiga analis memberikan proyeksi yang berbeda namun sama-sama bullish:

  • Marks: Target ekstrem $15
  • Ali: Breakout jangka pendek 16%
  • Squire: Proyeksi siklus besar menuju $10+

Dengan struktur teknikal yang semakin rapi dan indikator yang selaras, XRP memasuki fase penting yang bisa menentukan arah besar menuju 2025. Apakah XRP benar-benar akan meledak hingga belasan dolar? Waktu yang akan menjawab.

Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





Sumber : news.tokocrypto.com

Hampir $900 Juta! Siapa di Balik Banjir Uang Misterius ke XRP ETF?

Pasar kripto dikejutkan oleh aksi borong institusional terhadap XRP yang terus berlanjut tanpa jeda. Produk spot ETF XRP di Amerika Serikat mencatat 15 hari berturut-turut arus masuk (inflow), menjadikannya salah satu periode akumulasi terbesar dalam sejarah aset tersebut.

Menurut data SoSoValue yang dikutip Coin Bureau, total aset yang dikelola dalam ETF XRP kini mendekati angka $900 juta, setelah mencapai $861 juta pada 5 Desember 2025. Hanya dalam satu hari, ETF tersebut menambahkan inflow sebesar $12,84 juta, menunjukkan minat yang tak surut dari investor institusional.

Institusi Justru Borong Saat Harga XRP Anjlok

Dilaporkan Coinfomania, fenomena ini menjadi lebih mencolok karena terjadi saat harga XRP turun 7,9% dan diperdagangkan di level $2,02. Berbeda dari pola sebelumnya, inflow ETF kali ini tak lagi mengikuti pergerakan harga spot, menandakan strategi akumulasi jangka panjang dari pemain besar.

Sebagian besar pembelian dilakukan melalui saluran over-the-counter (OTC), sebuah metode yang memungkinkan investor besar mengakumulasi aset tanpa memicu lonjakan harga di pasar spot. Cara ini memberikan ruang bagi institusi untuk “mengumpulkan dalam diam”.

Baca juga: ETF XRP Tembus US$1 Miliar, Jadi Sinyal Kuat Lonjakan Minat Institusi

Potensi Guncangan Pasokan Mulai Diantisipasi

Pengamat pasar menilai akumulasi senyap ini dapat memicu lonjakan harga ketika kondisi makro mulai stabil. Beberapa perkiraan mengungkap bahwa ETF dan kustodian institusional kini mungkin telah memegang hampir 1% dari total pasokan beredar XRP.

Situasi tersebut memunculkan spekulasi soal kemungkinan terjadinya “supply shock” jika permintaan ritel dan institusional meningkat secara bersamaan.

Momentum Positif untuk XRP Menjelang Akhir 2025

Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Minggu, 7 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Minggu, 7 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

Analis menyebut XRP kini menjadi salah satu altcoin paling menarik dengan eksposur ter-regulasi lewat ETF, arus masuk yang stabil, dan minat yang meningkat dari sektor keuangan tradisional.

Dengan hampir $900 juta aset yang dikelola dan inflow yang tak menunjukkan tanda berhenti, pasar ETF XRP dinilai sedang memasuki fase momentum baru. Jika tren ini berlanjut, XRP bisa menghadapi kelangkaan pasokan yang dapat mendorong kenaikan harga signifikan.

Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

ETF XRP Tembus US$1 Miliar, Jadi Sinyal Kuat Lonjakan Minat Institusi

XRP exchange-traded funds (ETF) resmi menembus nilai aset kelolaan (AUM) lebih dari US$1 miliar hanya dalam waktu kurang dari sebulan sejak diluncurkan. Tonggak sejarah yang tercapai pada awal Desember 2025 ini menunjukkan meningkatnya penerimaan institusi terhadap aset kripto tersebut.

Dilaporkan Somorhermanos, lonjakan aset terjadi setelah Amerika Serikat mengesahkan produk spot XRP ETF, membuka pintu bagi investor institusi untuk mendapatkan eksposur terhadap XRP melalui instrumen yang teregulasi. Sejumlah penerbit, seperti Canary Capital, Bitwise, Grayscale, dan Franklin Templeton, menjadi pendorong utama arus modal yang terus mengalir sejak debut ETF tersebut pada November 2025.

Menurut data SoSoValue, seluruh ETF baru ini mencatat arus masuk harian yang konsisten, mencerminkan besarnya permintaan tertahan dari pasar terhadap produk investasi XRP.

Salah satu produk yang paling mencolok adalah XRPC, ETF milik Canary Capital, yang telah mengumpulkan lebih dari US$336 juta. Derasnya minat investor turut membantu menstabilkan harga XRP di atas level US$2,00, dengan sejumlah analis memperkirakan potensi reli menuju US$2,85 seiring bertambahnya likuiditas.

Keberhasilan ETF XRP

Baca juga: Harga XRP Merosot Dekat US$2, Sentimen Sosial Anjlok ke Titik Nadir!

Keberhasilan ETF XRP hadir di tengah pemulihan pasar kripto yang lebih luas serta kejelasan regulasi yang semakin membaik. Setelah bertahun-tahun bersengketa dengan Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC), persetujuan ETF spot ini menjadi momen penting yang meningkatkan legitimasi XRP di mata institusi keuangan tradisional. Lonjakan dana juga didorong momentum bullish pasar kripto global, dipimpin oleh kebangkitan Bitcoin.

Dalam waktu dekat, pasar diperkirakan akan semakin ramai dengan rencana peluncuran ETF XRP dari 21Shares, CoinShares, dan WisdomTree. Ketidakhadiran pemain besar seperti BlackRock dan Fidelity justru memberi ruang lebih luas bagi penerbit lain untuk memperluas pangsa pasar.

Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Sabtu, 6 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Sabtu, 6 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

Bagi investor, pencapaian US$1 miliar ini menandai tahap baru dalam pematangan struktur pasar XRP. Dengan dana institusi yang mulai mengalir deras, fokus kini bergeser pada kemampuan momentum ini untuk mendorong kenaikan harga jangka panjang.

Para analis melihat peluang bahwa arus dana berkelanjutan—ditambah potensi regulasi positif di Eropa dan Asia, dapat membuka jalan bagi XRP untuk menantang rekor harga tertingginya pada 2026 mendatang.

Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com