Tag Archives: xrp

Harga XRP Merosot Dekat US$2, Sentimen Sosial Anjlok ke Titik Nadir!

Sentimen investor terhadap XRP anjlok ke level paling bearish sejak Oktober, tepat ketika harga token utama milik Ripple itu bergerak mendekati titik terendah tahunannya. Data dari platform analitik pasar media sosial, Santiment, menunjukkan lonjakan rasa takut (fear), ketidakpastian, dan keraguan (FUD) sepanjang awal Desember.

Penurunan ini bertolak belakang dengan Bitcoin, yang sebelumnya bernada bearish namun kini telah kembali ke sentimen netral. Dalam dua bulan terakhir, harga XRP merosot lebih dari 30% dan secara tahunan turun sekitar 9%, menurut data Coingecko.

XRP Bulls Menyerah pada Ketakutan, Q4 yang Sempat Positif Kini Memerah

Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Jumat, 5 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Jumat, 5 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

Kenaikan signifikan XRP terakhir kali terlihat pada 13 September dan 8 November 2025, ketika harga sempat mendekati US$3,2 dan komentar positif jauh mengungguli sentimen negatif. XRP bahkan masuk ke zona “Greed” pada periode tersebut.

Lonjakan bullish juga kembali muncul pada 30 November saat harga menembus US$2,45. Namun sejumlah fase “Fear Zone” tetap mendominasi kuartal IV, dengan puncak sentimen negatif terjadi pada Kamis. Harga XRP sempat menyentuh US$1,92 sebelum naik tipis ke atas US$2,1, lalu kembali terkoreksi 4% hingga ditutup di kisaran US$2,08.

Kondisi ini menyerupai sentimen pada 21 November, ketika trader memborong XRP dan mendorong reli 22% dalam tiga hari. Meski reli tersebut terhenti, sebagian pelaku pasar kini menilai penurunan sentimen terbaru bisa menjadi peluang akumulasi menjelang potensi “Christmas rally”.

Baca juga: Kenaikan XRP 330% Dipacu Ekspansi Global Ripple dan Restu Regulasi

2025 Jadi Tahun Keemasan Ripple, Tapi Tidak untuk XRP

Dilaporkan Cryptopolitan, sentimen negatif yang menyelimuti XRP pada Desember berbanding terbalik dengan pencapaian Ripple sepanjang 2025. Tahun ini Ripple berhasil mengakhiri pertarungan hukumnya yang berlangsung bertahun-tahun dengan US Securities and Exchange Commission (SEC), dengan denda yang jauh lebih rendah dari tuntutan awal regulator.

Pada April, Ripple mengakuisisi prime broker Hidden Road dalam kesepakatan senilai US$1,25 miliar dan mengubahnya menjadi Ripple Prime untuk klien institusional. Puncak pencapaian harga XRP terjadi pada Juli, ketika token tersebut mencetak rekor tertinggi baru di US$3,65, melampaui rekor 2018.

Masuknya minat institusional semakin mendorong ekspektasi positif. ETF spot XRP yang diluncurkan pada akhir November oleh Canary Capital, Grayscale, dan 21Shares berhasil mengumpulkan hampir US$1 miliar aset hanya dalam 12 hari.

Prediksi Harga: Sinyal Teknis Masih Beri Harapan

Menurut analis TARA, kemampuan XRP bertahan di atas mid-band Gaussian Channel pada level US$2,12 membuka peluang kenaikan menuju US$2,30. Analis pasar Ali Martinez menambahkan bahwa terobosan menuju US$2,75 dapat terjadi apabila XRP berhasil menembus resistensi di US$2,28.

Sementara sentimen publik berada di titik terlemahnya dalam beberapa bulan, sebagian analis menilai kondisi ini justru bisa menjadi pemicu pembalikan tren, seperti yang terjadi pada akhir November.

Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





Sumber : news.tokocrypto.com

Kenaikan XRP 330% Dipacu Ekspansi Global Ripple dan Restu Regulasi

Harga XRP naik hingga 330% sejak pemilihan presiden Amerika Serikat pada November 2024, setelah Donald Trump kembali berkuasa. Aset tersebut stabil di atas US$2, level yang terakhir terlihat pada masa bull run 2017. Kenaikan harga ini dipicu oleh sentimen positif terhadap Ripple Labs serta penyelesaian sengketa hukum antara perusahaan dan Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC).

Dilaporkan BeInCrypto, Ripple kini bernilai lebih dari US$40 miliar, setelah mendapatkan dukungan investasi sebesar US$500 juta dari Fortress Investment Group dan Citadel Securities.

Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Kamis, 4 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Kamis, 4 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

Penggunaan Global Menguat: 300 Mitra di 45 Negara

Meski sebelumnya menghadapi hambatan di AS, Ripple disebut memiliki jangkauan global yang luas. CEO Block Street, Hedy Wang, menyatakan bahwa XRP telah lama digunakan di Jepang, Asia Timur, dan sejumlah wilayah remitansi seperti Filipina dan Amerika Latin.

Ripple mengklaim memiliki 300 mitra finansial di 45 negara, serta menangani US$15 miliar transaksi lintas negara setiap tahun. Akuntan publik bersertifikat Gregory Monaco menilai nilai XRP terutama berasal dari perannya dalam memfasilitasi pembayaran lintas batas.

Kritik: XRP Masih Didominasi Spekulasi

Meski memiliki fungsi pembayaran, sejumlah analis menilai kenaikan harga XRP sebagian besar masih didorong spekulasi. Peneliti BrokerListings, Paul Holmes, mengatakan bahwa valuasi XRP tidak sepenuhnya ditopang pendapatan atau penggunaan aktual.

Holmes menambahkan bahwa aktivitas on-chain menunjukkan 50–55 juta transaksi per bulan, mayoritas berupa pembayaran, namun 58% aktivitas jaringan berasal dari 10 wallet terbesar, menunjukkan konsentrasi kepemilikan yang tinggi.

Baca juga: XRP Balas Dendam: Harga Lompat 9%, ETF Diserbu Dana Institusi

Ketidakpastian ETF di AS, Produk Global Terus Berkembang

Perusahaan investasi CoinShares membatalkan rencana meluncurkan ETF XRP di Amerika Serikat karena belum adanya kejelasan regulasi dari SEC. Meskipun demikian, sembilan produk XRP exchange-traded yang telah beredar di pasar global mencatatkan US$1,1 miliar aset kelolaan (AUM).

Ripple menyatakan bahwa XRP banyak digunakan untuk memindahkan nilai antar mata uang, stablecoin, dan aset keuangan yang ditokenisasi.

Konflik SEC Berakhir, XRP Kembali Diperdagangkan Lebih Luas

Pada Mei 2025, Ripple menyelesaikan perselisihan hukumnya dengan SEC dengan membayar US$50 juta, mengakhiri konflik yang berlangsung bertahun-tahun. Setelah itu, aplikasi broker Robinhood kembali melisting XRP pada November 2024, berkontribusi pada peningkatan aktivitas investor ritel.

Dengan kenaikan harga yang signifikan, perluasan kemitraan global, serta meredanya tekanan regulasi, para pendukung XRP menilai prospek aset ini semakin positif. Namun analis memperingatkan bahwa ketergantungan terhadap sentimen pasar masih menjadi faktor utama dalam pergerakan harga XRP.

Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





Sumber : news.tokocrypto.com

XRP Balas Dendam: Harga Lompat 9%, ETF Diserbu Dana Institusi

Produk exchange-traded fund (ETF) spot XRP mencatat aliran dana masuk (inflow) selama 11 hari perdagangan berturut-turut dan kini berada di ambang tonggak US$1 miliar dalam total aset yang dikelola.

Menurut data SoSoValue per 1 Desember, total kumulatif inflow ETF XRP telah mencapai US$756,26 juta. Pada perdagangan Senin saja, produk-produk tersebut membukukan tambahan dana segar sebesar US$89,65 juta, salah satu sesi terkuat sejak peluncuran.

Lonjakan terbaru itu mengerek total net asset value (NAV) gabungan empat ETF XRP di Amerika Serikat menjadi US$723,05 juta, setara sekitar 0,60% dari kapitalisasi pasar XRP. Analis menilai level US$1 miliar merupakan ambang penting bagi adopsi institusional jangka panjang.

Inflow ETF XRP.
Inflow ETF XRP.

Progres ETF XRP

Dilaporkan BeInCrypto, empat ETF XRP yang diperdagangkan, masing-masing diterbitkan Canary, Bitwise, Grayscale, dan Franklin Templeton, seluruhnya menutup sesi perdagangan di zona hijau. Harga unit ETF tersebut naik di kisaran 8,30% hingga 8,54%, sejalan dengan rebound harga XRP setelah tekanan jual pada pekan lalu.

Inflow hari Senin dipimpin oleh produk Franklin Templeton dengan ticker XRPZ, disusul Grayscale. Permintaan yang konsisten ini ikut mendorong lonjakan inflow kumulatif dalam dua pekan terakhir, termasuk pada hari-hari dengan volume tinggi seperti 14 November senilai US$243,05 juta dan 24 November senilai US$164,04 juta.

Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Rabu, 3 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Rabu, 3 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

Pergerakan positif di pasar ETF juga tercermin pada harga spot XRP. Aset kripto tersebut menguat hampir 9% dalam satu hari setelah sempat turun ke kisaran US$2 awal pekan ini.

Dengan laju inflow saat ini, sejumlah analis memperkirakan total aset yang dikelola XRP ETF berpeluang menembus US$1 miliar dalam hitungan hari. Dalam sepekan terakhir saja, kategori ini menambah lebih dari US$500 juta, menandakan akselerasi partisipasi dari pembeli institusional berkapital besar.

Tren Berlanjut?

Jika tren ini berlanjut, XRP berpotensi menjadi salah satu pasar ETF altcoin dengan pertumbuhan tercepat yang diluncurkan pada 2025. Lonjakan tersebut juga mencerminkan meningkatnya minat terhadap produk investasi aset digital non-Bitcoin di bawah kerangka regulasi yang baru.

Meski demikian, keberlanjutan tren inflow akan sangat bergantung pada kondisi pasar kripto secara keseluruhan dan bagaimana pelaku institusional merespons volatilitas harga XRP dalam beberapa pekan ke depan. Untuk saat ini, rangkaian 11 hari inflow berturut-turut menegaskan meningkatnya selera risiko terhadap eksposur XRP melalui instrumen ETF yang diatur.

Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





Sumber : news.tokocrypto.com

XRP Tinggal 3% Lagi Sebelum Ambruk? Sinyal dari Whale Mulai Muncul

Aset kripto XRP berada di titik krusial. Harganya kini hanya berjarak sekitar 3% dari level support penting di kisaran US$1,94 yang, jika jebol, berpotensi memicu koreksi lebih dalam. Namun di tengah struktur teknikal yang cenderung bearish, sebuah sinyal on-chain langka dari pemegang jangka panjang (long-term holders) mulai memberi harapan akan kemungkinan pantulan harga.

Dalam sepekan terakhir, XRP tercatat sebagai salah satu aset berkapitalisasi besar (large cap) dengan kinerja terlemah. Harga XRP turun sekitar 1,1% dibanding kemarin dan sudah melemah hampir 11% dalam tujuh hari terakhir. Pergerakan ini terjadi ketika grafik harga membentuk pola breakdown yang berat, meski satu indikator on-chain justru berbalik menguat dan kini menjadi penahan penting sebelum terjadi penurunan lanjutan.

XRP Bergerak di Bawah Tren Turun, Support US$1,94 Jadi Penentu

Secara teknikal, XRP masih bergerak di bawah garis tren menurun (descending trend line) yang membentuk batas atas dari struktur mirip segitiga melebar. Di sisi bawah, area sekitar US$1,94 bertindak sebagai “lantai” atau base dari pola tersebut. Kombinasi ini secara umum dipandang sebagai pola yang cenderung bearish.

Apabila harga menembus dan ditutup di bawah US$1,94, maka pola tersebut akan terkonfirmasi sebagai breakdown lanjutan dan membuka ruang koreksi yang lebih dalam. Saat ini, XRP hanya berjarak sekitar 3% dari pengujian ulang level penting tersebut.

Dari sisi teknikal lainnya, XRP juga telah menembus beberapa level Fibonacci penting. Breakdown pertama terjadi di sekitar level 0,5 Fibonacci di US$2,19, disusul penurunan di bawah area US$2,10. Zona penyangga berikutnya berada di kisaran US$1,99 hingga US$1,94 yang saat ini sedang diuji pasar.

Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Selasa, 2 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Selasa, 2 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

Cluster 1,79 Miliar XRP Jadi “Tembok” Terakhir Sebelum Jatuh Lebih Dalam

Data on-chain memperkuat pentingnya area ini. Peta biaya perolehan (cost-basis heatmap) menunjukkan di mana sebagian besar XRP awalnya dibeli, yang umumnya membentuk zona support atau resistance kuat.

Saat ini, cluster terbesar berada di rentang harga US$1,96–US$1,97. Di kisaran ini, terdapat sekitar 1,79 miliar XRP yang sebelumnya dibeli oleh para investor. Selama harga masih bertahan di atas area tersebut, cluster ini dapat berfungsi sebagai support on-chain yang kuat.

Namun, jika XRP turun di bawah US$1,96 dan terutama menembus US$1,94, maka hampir seluruh cluster tersebut akan berada dalam kondisi “merugi” (underwater). Dalam kondisi seperti ini, tekanan jual bisa meningkat dan mempercepat penurunan harga menuju zona dukungan besar berikutnya, yang diproyeksikan berada di sekitar US$1,81.

Baca juga: Harga XRP Bisa Meledak ke $2,60 di Desember 2025? Ini Skenario Bull

Sinyal Langka: Pemegang Jangka Panjang Kembali Akumulasi XRP

Di tengah tekanan teknikal tersebut, satu indikator on-chain justru memberikan sinyal berbeda. Data Holder Net Position Change, yang memantau pergerakan token dari dompet pemegang jangka panjang, menunjukkan perubahan drastis dalam dua hari terakhir.

Selama 29 hari berturut-turut, indikator ini mencatat bar merah, menandakan pemegang jangka panjang terus mendistribusikan (menjual atau memindahkan) XRP mereka. Namun pada 1 Desember, metrik ini berbalik hijau untuk pertama kalinya dalam hampir sebulan.

Posisi bersih pemegang jangka panjang berubah dari –83,9 juta XRP pada 30 November menjadi +42,05 juta XRP. Pergeseran sekitar 150% dari arus keluar (net outflow) menjadi arus masuk (net inflow) ini menunjukkan bahwa investor jangka panjang mulai kembali menambah kepemilikan XRP mereka.

Perubahan ini menjadi sinyal awal bahwa sebagian pemegang besar (whale dan long-term holders) mulai menguji kekuatan zona support saat ini dan berpotensi bersiap terhadap skenario pantulan harga (rebound) dari area tersebut.

Skenario Lanjutan: Rebound atau Koreksi Lebih Dalam?

Dilaporkan BeInCrypto, arah pergerakan XRP dalam waktu dekat akan sangat ditentukan oleh nasib level US$1,94–US$1,97. Ada dua skenario utama yang kini diperhatikan pelaku pasar:

  1. Skenario Bearish – Breakdown Terkonfirmasi
    • Jika harga XRP ditutup di bawah US$1,94, struktur breakdown akan terkonfirmasi.
    • Tekanan jual dari cluster 1,79 miliar XRP yang “terjebak” di atas harga bisa meningkat.
    • Target penurunan berikutnya mengarah ke sekitar US$1,81 sebagai zona support besar selanjutnya.
  2. Skenario Bullish Terbatas – Rebound dari Support
    • Jika zona US$1,94–US$1,97 bertahan dan pemegang jangka panjang terus menambah posisi, XRP berpeluang melakukan rebound jangka pendek.
    • Level US$1,99 menjadi rintangan pemulihan (recovery barrier) pertama yang perlu ditembus dan dipertahankan. Menjaga harga di atas level ini penting untuk menghindari koreksi yang lebih dalam.
    • Untuk membentuk rebound yang lebih kuat dan mengurangi tekanan jual jangka menengah, XRP perlu menembus area sekitar US$2,28. Di level ini, harga akan keluar dari garis tren menurun dan mengurangi dominasi tekanan jual yang selama ini menahan kenaikan.

Saat ini, harga XRP terjepit antara support on-chain terkuat dalam jangka pendek dan garis tren turun yang menjadi resistance. Apakah akumulasi baru dari pemegang jangka panjang cukup kuat untuk menahan potensi breakdown di bawah US$1,94 akan menjadi faktor penentu arah pergerakan XRP selanjutnya.

Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga XRP Bisa Meledak ke $2,60 di Desember 2025? Ini Skenario Bull

XRP memasuki bulan Desember 2025 dalam posisi serba tanggung: aliran dana masuk ke ETF kian kuat, tetapi tekanan jual dari pemegang jangka panjang dan zona resistensi tebal di sekitar $2,46 masih menahan reli harga koin ini.

Per 30 November 2025, harga XRP diperdagangkan di kisaran $2,196, bangkit dari pelemahan hampir 13% sepanjang November. Meski Desember selama ini kerap dianggap bulan yang “ramah” bagi XRP, data historis dan kondisi pasar saat ini menunjukkan gambaran yang jauh lebih kompleks.

Desember Biasanya Kuat, Tapi Data Nyata Tak Semanis Itu

Secara rata-rata jangka panjang, Desember terlihat sangat bullish bagi XRP dengan kenaikan rata-rata sekitar 69,6%. Namun, angka ini sangat terdorong oleh reli besar +818% pada 2017, sehingga tidak mencerminkan pola normal.

Jika hanya melihat beberapa tahun terakhir, performa Desember jauh lebih jinak:

  • 2024: +6,94%
  • 2023: +1,62%

Koreksi hampir 13% pada November 2025 membuat banyak trader meragukan apakah “magis Desember” masih relevan untuk tahun ini, terutama ketika pasar kripto yang lebih luas juga bergerak tidak terlalu agresif.

Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Senin, 1 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Senin, 1 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

ETF Jadi Mesin Uang Baru, Tapi Bukan Jaminan Tanpa Risiko

Di tengah keraguan itu, permintaan institusional via ETF muncul sebagai faktor baru yang bisa mengubah pola pergerakan harga XRP di Desember.

Ray Youssef, CEO platform NoOnes, menilai Desember 2025 berpotensi berbeda dari tahun-tahun sebelumnya karena adanya aliran dana institusional tersebut.

“Desember kemungkinan besar akan terlihat sangat berbeda untuk XRP tahun ini, terutama karena permintaan institusional kini sudah hadir… XRP memasuki bulan ini dengan momentum dari hype ETF, yang sejak awal langsung menarik minat dan modal institusional dalam jumlah besar,” ujarnya.

Youssef mencatat XRP tengah menikmati rangkaian arus masuk ETF selama beberapa hari berturut-turut dengan total lebih dari $640 juta. Menurutnya:

“Keberlanjutan inflow ETF kini kemungkinan akan menjadi tailwind utama bagi pergerakan harga XRP di Desember.”

Meski demikian, Youssef menegaskan risiko tetap besar. Jika sentimen pasar kripto melunak dan aliran dana ETF berbalik:

“Jika kondisi pasar yang lebih luas melemah dan arus ETF berbalik, XRP kemungkinan akan mengikuti pergerakan BTC dan ETH dan kembali menguji $2,” tambahnya.

Dengan demikian, hubungan antara ETF dan XRP di Desember dapat digambarkan sebagai peluang sekaligus ancaman: kuat selama inflow bertahan, rapuh jika sentimen institusional berbalik arah.

On-Chain: Pemegang Lama Justru Jualan, Bukan Akumulasi

Dari sisi on-chain, sinyal yang muncul belum sepenuhnya mendukung skenario Desember yang sangat bullish. Data HODL Waves menunjukkan pemegang jangka panjang justru mengurangi kepemilikannya.

Dalam sebulan terakhir:

  • Kelompok 1–2 tahun turun dari 9,72% menjadi 8,516% dari suplai beredar.
  • Kelompok 2–3 tahun turun dari 14,80% menjadi 14,251%.

Perubahan ini tampak kecil secara persentase, tetapi penting karena kedua kelompok ini memegang porsi besar suplai XRP. Tekanan jual dari mereka cenderung melemahkan setiap upaya kenaikan harga.

Youssef juga menyoroti hal ini:

“Pemegang jangka panjang masih mengendalikan bagian suplai yang tidak proporsional… XRP baru bisa mencatat kenaikan signifikan di Desember jika permintaan institusional cukup kuat untuk mengimbangi tekanan jual dari pemegang jangka panjang,” tegasnya.

Tembok Jual di $2,46 Jadi Kunci: Menembus atau Terbanting Turun

Dilaporkan BeInCrypto, secara teknikal, XRP menghadapi zona resistensi berat di sekitar $2,445–$2,460, yang merupakan area dengan konsentrasi harga pokok (cost basis) terbesar, sekitar 1,749 miliar XRP. Area ini sebelumnya juga sudah beberapa kali berperan sebagai resistensi.

Saat ini harga bergerak di sekitar $2,196, tepat di atas pola double bottom dengan dua pantulan di area $1,772 (satu di Oktober dan satu di akhir November). Pola ini memberi dasar bagi potensi pemulihan jangka pendek, tetapi beberapa level krusial harus ditembus:

  • Resistensi awal: $2,307
  • Level breakout utama: $2,459–$2,460

Penutupan harian yang bersih di atas $2,459 dinilai membuka jalan ke zona berikutnya di sekitar $2,60–$2,61, yang bertepatan dengan:

  • Level Fibonacci 0,618,
  • Cluster cost basis,
  • Target yang disebutkan Youssef sendiri.

“Target yang lebih realistis untuk Desember adalah $2,60. Breakout yang jelas di atas $2,60 akan menjadi indikasi kuat pertama adanya pergeseran bullish,” katanya.

Dua Skenario Besar Harga XRP di Desember 2025

Pada titik ini, pergerakan harga XRP di Desember 2025 mengerucut pada dua skenario utama:

  1. Skenario Bullish – ETF Terus Deras, Resistensi Jebol
    • Inflow ETF tetap kuat dan stabil.
    • Harga menembus $2,307, lalu $2,459, dan mengarah ke $2,60–$2,61.
    • Breakout di atas $2,60 menjadi sinyal awal pergeseran tren bullish yang lebih meyakinkan.
  2. Skenario Bearish – ETF Melemah, Ikut Terseret BTC & ETH
    • Inflow ETF melambat atau berbalik arah.
    • Bitcoin dan Ethereum mengalami koreksi lanjutan di Desember, dan XRP ikut tertekan.
    • Level yang perlu diawasi adalah $2,119; penutupan di bawahnya berpotensi membuka jalan kembali ke support $1,772.

Bagi pelaku pasar, Desember 2025 menjadi bulan penentuan: apakah XRP akhirnya mampu menembus “tembok” $2,46 dan mengonfirmasi target $2,60–$2,61, atau justru kembali terkunci pada pola lama, mengikuti arus besar Bitcoin dan Ethereum ke kisaran harga yang lebih rendah.

Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga XRP Stagnan di $2,2, Ternyata Ada Permainan Besar di Balik Layar

Pasar kripto sedang ramai membicarakan XRP. Meski harganya bertahan di kisaran $2,2, minat institusional justru terus melonjak seiring masuknya dana baru ke Spot XRP ETF dari berbagai penerbit. Namun, di balik ramainya arus modal ini, pergerakan harga XRP justru terlihat tidak biasa, terlalu tenang.

Seorang analis komunitas XRP, Pumpius, mencoba mengurai kejanggalan tersebut melalui sebuah thread panjang di X. Menurutnya, apa yang terlihat di grafik saat ini belum mencerminkan apa yang sebenarnya terjadi di balik layar.

ETF Tak Bisa Beli XRP Langsung, Pasar Terpaksa Jadi Ajang Rebutan

Pumpius menyoroti satu aturan yang jarang dibahas: manajer ETF dilarang membeli XRP langsung dari Ripple atau escrow yang menyimpan cadangan besar token tersebut.

Dengan kata lain, semua ETF wajib membeli XRP langsung dari pasar terbuka—bersaing dengan trader ritel, investor besar, dan spekulan.

Konsekuensinya, likuiditas di pasar menjadi rebutan.

Data terbaru menunjukkan pasokan XRP di bursa mulai menurun. CryptoQuant melaporkan cadangan XRP di Binance turun ke level terendah dalam beberapa bulan, yakni hanya 2,7 miliar token minggu ini.

Artinya, tekanan pada likuiditas bukan teori, melainkan sudah terjadi saat ini.

Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Minggu, 30 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Minggu, 30 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

Sinyal Supply Squeeze: Ripple Menahan Pasokan

Di saat ETF menyerap XRP dari pasar terbuka, Ripple justru memperketat suplai.

Setiap bulan memang dibuka 1 miliar XRP dari escrow, namun Ripple hampir selalu mengembalikan 700–800 juta token kembali ke escrow.

Ripple hanya melepas jumlah yang dianggap perlu untuk menjaga likuiditas. Sejak ETF disetujui, perusahaan ini tidak menambah tekanan jual ke pasar.

Menurut Pumpius, kondisi ini menciptakan pola unik:

  • ETF menyerap pasokan beredar
  • Ripple menahan suplai baru
  • Exchange terus kehilangan stok

Hasil akhirnya adalah pengetatan suplai yang pelan namun stabil, dan efeknya belum terlihat di harga.

Pumpius menyebut fase ini sebagai structural supply shock in progress, sebuah guncangan suplai yang suatu saat dapat memicu lonjakan harga signifikan.

Baca juga: XRP ETF Raup Dana Segar $643 Juta di Bulan Pertama, Permintaan Naik

Ripple Terus Ekspansi di Balik Layar

Dilaporkan Trading View, Ripple juga memperkuat fondasi jangka panjang XRP. Contoh terbaru adalah regulator keuangan Abu Dhabi yang secara resmi mengakui RLUSD sebagai token yang direferensikan fiat. Langkah ini memperluas legitimasi ekosistem Ripple.

Kesimpulan: Pasar Tenang, Mesin XRP Sedang Dipanaskan

Dari aturan ETF yang memaksa pembelian di pasar terbuka, penurunan stok XRP di bursa, hingga konservatifnya pelepasan suplai oleh Ripple, seluruh sinyal mengarah pada pasokan yang makin ketat di tengah permintaan yang meningkat.

Jika benar apa yang disampaikan Pumpius, ketenangan harga XRP saat ini bisa jadi merupakan fase sebelum pergerakan besar terjadi. Waktu yang akan menentukan seberapa besar dampaknya.

Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

XRP ETF Raup Dana Segar $643 Juta di Bulan Pertama, Permintaan Naik

Produk Exchange-Traded Fund (ETF) berbasis XRP mencatat debut sensasional. Dalam satu bulan pertama sejak diluncurkan, ETF tersebut sukses mengumpulkan $643,92 juta atau sekitar Rp10 triliun (kurs Rp16.000) dalam bentuk net inflow, berdasarkan data SoSoValue.

Total aset ETF XRP kini mencapai $676,49 juta, setara 0,50% kapitalisasi pasar XRP, menunjukkan masuknya arus dana institusional secara agresif meski kondisi pasar kripto tengah bergejolak.

Inflow Harian Stabil, Dua Hari Cetak Rekor Besar

Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Sabtu, 29 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Sabtu, 29 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

Arus dana masuk tercatat positif hampir setiap hari, dengan dua sesi penguatan tertinggi:

  • 14 November: $243,05 juta
  • 24 November: $164,04 juta

Lonjakan ini menunjukkan minat kuat investor besar yang terus menambah eksposur pada XRP melalui instrumen ETF yang lebih terregulasi.

Volume Perdagangan Tetap Tinggi di Tengah Volatilitas XRP

Dilaporkan BeInCrypto, empat manajer aset besar—Grayscale, Franklin Templeton, Bitwise, dan Canary, menjadi motor utama tingginya aktivitas perdagangan ETF XRP di bursa AS. Bersama-sama, mereka mendorong total kepemilikan ETF mencapai lebih dari 0,5% suplai beredar XRP.

Pada 26 November, nilai transaksi ETF XRP mencapai $38,12 juta hanya dalam satu hari.
Namun, di pasar spot, harga XRP tetap berfluktuasi dan bergerak sekitar $2,23.

Baca juga: ETF Masuk Hampir $800 Juta, Tapi XRP Masih Diam Aja

Institusi Masih Akumulasi: 9 dari 10 Hari Inflow Naik

Dalam sepuluh sesi terakhir, sembilan hari di antaranya mencatat inflow positif, termasuk $21,81 juta pada 26 November.
Tren ini mengisyaratkan institusi masih aktif membangun posisi, sekaligus mengurangi suplai likuid di pasar karena aset ETF dipindahkan ke penyimpanan regulasi.

Franklin Templeton melaporkan telah memegang 32,04 juta XRP hingga 25 November, menegaskan akumulasi yang terus berjalan.

Persaingan ETF XRP Semakin Ketat

Di tengah lonjakan permintaan, manajer aset lain mulai memasuki arena.
21Shares dikabarkan akan meluncurkan ETF XRP spot pada Senin mendatang, sementara aplikasi WisdomTree masih menunggu persetujuan regulator.

Di sisi lain, beberapa altcoin lain yang juga mendapatkan persetujuan ETF, seperti Dogecoin, HBAR, dan Litecoin, tidak menunjukkan minat serupa.

ETF Dogecoin besutan Bitwise dan Grayscale hanya menarik sekitar $2 juta dalam 48 jam pertama, jauh di bawah performa XRP.

Bulan pertama peluncuran ETF XRP menampilkan sinyal kuat bahwa minat institusional terhadap aset kripto ini makin menguat, meski pasar global masih bergejolak. Dengan masuknya pemain baru dan inflow yang terus berlanjut, XRP tampaknya memasuki fase baru sebagai salah satu aset kripto dengan adopsi institusional paling cepat.

Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

ETF Masuk Hampir $800 Juta, Tapi XRP Masih Diam Aja

Meskipun institusi besar sedang agresif membeli XRP melalui ETF baru, harga XRP justru tetap datar. Kini semakin banyak trader mulai mempertanyakan apakah ada masalah besar yang sedang menahan Ripple.

Dalam beberapa hari terakhir, lebih dari enam ETF berbasis XRP resmi diluncurkan, dengan total aset hampir 800 juta dolar. Secara teori, ini adalah momentum bullish yang kuat. Namun kenyataannya berbeda.

XRP hanya mengalami kenaikan tipis sekitar 3% dalam seminggu. Antusiasme Wall Street tidak diikuti oleh investor ritel, dan inilah yang membuat banyak pihak mulai gelisah: mengapa XRP tidak bereaksi seperti aset kripto lain saat menerima dorongan sebesar ini?

Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Jumat, 28 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Jumat, 28 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

Dilaporkan Cryptonews, salah satu alasan utama mengapa XRP bergerak lambat adalah minimnya partisipasi investor ritel. Sebagian besar permintaan belakangan ini tampaknya berasal dari institusi, bukan trader kecil.

Yang menarik, open interest di futures XRP kini mencapai 4 miliar dolar, sama seperti level yang terlihat pada bulan Juni, tepat sebelum XRP melesat ke harga tertinggi 2025 di sekitar 3,65 dolar.

Kesamaan pola ini memicu spekulasi bahwa XRP bisa kembali mengalami lonjakan besar jika trader ritel akhirnya ikut masuk ke pasar.

Baca juga: Terbongkar! Inilah Alasan XRP Mustahil Tembus $100 di 2025

Dari sisi teknikal, grafik harian menunjukkan bahwa XRP hanya membutuhkan satu langkah lagi untuk menembus area breakout penting.

Untuk membalikkan tren, XRP perlu menembus level 2,40 dolar, yaitu batas atas descending price channel. Jika itu tercapai, target pertama berada di EMA 200 hari di 2,60 dolar. Dengan momentum yang kuat, XRP berpotensi bergerak menuju 3,10 dolar.

Indikator RSI juga baru mengirim sinyal beli setelah menembus rata-rata 14 harinya, menandakan awal pergerakan positif.

Kesimpulannya, XRP tampak mulai bergerak, meskipun masih tertahan oleh kurangnya tekanan beli dari pasar ritel.

Saat XRP masih bergerak lambat, beberapa trader mulai melirik proyek baru yang menunjukkan dinamika lebih agresif. Salah satunya adalah Maxi Doge (MAXI), sebuah meme coin bertema Dogecoin.

Proyek ini telah mengumpulkan lebih dari 4 juta dolar dalam tahap presale dan mulai menarik perhatian komunitas kripto karena peluang awal yang ditawarkannya sebelum token dirilis ke pasar.

Dengan masuknya dana ETF hampir 800 juta dolar, seharusnya XRP menunjukkan pergerakan harga yang jauh lebih kuat. Namun kenyataan bahwa XRP masih stagnan membuka dua kemungkinan:

  1. XRP sedang menyiapkan momentum besar sebelum breakout, yang bisa terjadi ketika pasar ritel kembali aktif.
  2. Ada faktor besar yang belum terlihat secara jelas, yang membuat sebagian investor enggan kembali ke XRP.

Dengan sinyal teknikal yang mulai membaik dan open interest berada pada level historis penting, beberapa minggu ke depan akan menjadi periode penentu bagi pergerakan XRP.

Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Terbongkar! Inilah Alasan XRP Mustahil Tembus $100 di 2025

Di tengah euforia pasar kripto yang semakin meningkat, XRP kembali menjadi pusat perhatian. Setelah mengalami kenaikan dan kini diperdagangkan di sekitar $2,24, komunitas XRP dipenuhi antusiasme, terutama dengan hadirnya beberapa XRP ETF baru yang menarik aliran dana jutaan dolar. Namun, bersama dengan meningkatnya optimisme, muncul lagi prediksi lama bahwa XRP akan melesat ke $100 dalam waktu dekat.

Menurut para analis, klaim tersebut sangat jauh dari kenyataan.

Mengapa Prediksi XRP ke $100 Tidak Masuk Akal?

Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Kamis, 27 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Kamis, 27 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

Dilaporkan Trading View, analis kripto Zach Humphries menyampaikan pandangan yang cukup tegas. Ia mengakui bahwa ia menyukai XRP, tetapi menyebut narasi bahwa XRP akan mencapai $100 bulan depan sebagai sesuatu yang “delusional”.

Alasannya sangat sederhana dan berdasarkan matematika:

  • Untuk mencapai $100, XRP membutuhkan kapitalisasi pasar sekitar $6 triliun.
  • Angka tersebut lebih dari dua kali lipat kapitalisasi seluruh pasar kripto saat ini.
  • Sementara itu, tahun 2025 hanya tersisa sekitar 35 hari.

Dengan kondisi ini, prediksi XRP ke $100 dalam waktu dekat bukan hanya tidak realistis, tetapi hampir mustahil. Namun, Zach tetap menegaskan bahwa prospek jangka panjang XRP masih solid.

XRP Masih di Area Kritis, Namun Masih Menunjukkan Kekuatan

Dalam 24 jam terakhir, pergerakan XRP cenderung stabil. Meski sempat muncul tekanan bearish ringan pada timeframe kecil, pergerakan jangka panjangnya masih terlihat sehat.

Analis memperkirakan:

  • Koreksi ringan menuju area $2.14–$2.12 masih sangat mungkin terjadi.
  • Bahkan penurunan cepat ke $2.06 masih dalam batas wajar.
  • Dari zona tersebut, pemulihan diprediksi akan kembali terjadi.

Selama kondisi pasar kripto secara keseluruhan tidak mengalami gejolak besar, struktur harga XRP tetap berada di jalur yang positif.

Baca juga: Prediksi Gila XRP: Analis Yakin Harga Bisa Tembus $100

Pergerakan XRP Setelah Koreksi

Jika pasar tetap stabil, XRP masih memiliki ruang untuk bergerak lebih tinggi. Target kenaikan yang menjadi fokus trader saat ini adalah:

  • Level $2.41 sebagai resistance terdekat.
  • Level $2.51 jika momentum bullish kembali menguat.

Meskipun target $100 masih sangat jauh, XRP tetap memiliki potensi pertumbuhan harga yang realistis dalam jangka pendek.

Kesimpulan

Narasi bahwa XRP akan mencapai $100 pada tahun 2025 terdengar menarik, tetapi tidak didukung oleh data maupun logika pasar. Namun demikian, XRP tetap menunjukkan perkembangan positif berkat:

  • Kehadiran ETF baru
  • Aliran dana institusional
  • Struktur teknikal yang tetap kuat

Investor disarankan untuk tetap fokus pada analisis realistis dan tidak mudah terpengaruh oleh prediksi berlebihan yang tidak berdasar. XRP tetap memiliki prospek yang baik, tetapi tidak dengan kenaikan yang tidak masuk akal.

Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





Sumber : news.tokocrypto.com

Bitcoin Rebound, Ethereum Warning, dan XRP Melonjak

Pasar kripto kembali menguat pada Selasa sore setelah sempat terpuruk pada akhir pekan lalu. Total kapitalisasi pasar kripto naik 2,4% menjadi $3,1 triliun, menambah hampir $24 miliar hanya dalam sehari. Bitcoin, Ethereum, XRP, dan Dogecoin kompak memantul dari level terendah enam bulan.

Namun beberapa analis memperingatkan bahwa kenaikan ini berpotensi hanya menjadi bull trap yang akan memicu penurunan lanjutan.

Kenapa Crypto Naik Hari Ini?

Berikut harga aset kripto utama pada perdagangan Selasa, 25 November 2025:

  • Bitcoin (BTC): $88.590 (+1,6%)
  • Ethereum (ETH): $2.942 (+2,1%)
  • XRP: $2,24 (+8%)
  • Dogecoin (DOGE): $0,1525 (+2%)

Ada beberapa faktor yang mendorong reli ini:

  1. Probabilitas pemangkasan suku bunga The Fed melonjak hingga 82% (dari 40% minggu lalu).
  2. BlackRock kembali memborong Ethereum untuk ETF ETHA.
  3. Peluncuran XRP ETF dari Franklin Templeton dan Grayscale dengan inflow gabungan $94 juta.

Meski demikian, analis teknikal menilai pergerakan hari ini kemungkinan hanya merupakan dead cat bounce.

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Rabu, 26 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Rabu, 26 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

Bitcoin pulih dari penurunan ke $80.000 pada Jumat lalu, level terendah dalam tujuh bulan. Meski sempat menguat, analis menilai kenaikan ini bersifat korektif, bukan pemulihan tren naik.

Level Teknis Penting Bitcoin

Level Harga Makna
Harga saat ini $87.177–$88.590 Rebound dari crash
Support pin bar $83K–$84K Penolakan bearish kuat
Target kenaikan korektif $92K–$94K Zona bull trap
Target bearish utama $74.000 Target akumulasi
Sinyal bullish kuat $100K Pembalikan tren

Paul Howard (Wincent) mengatakan bahwa tekanan jual dari whales dan pelemahan likuiditas masih terasa, sehingga Bitcoin kemungkinan tidak menyentuh $100K sebelum kuartal I 2026.

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Rabu, 26 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Rabu, 26 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

Ethereum mengalami kenaikan harian 2,1% ke $2.942, namun secara teknikal berada dalam posisi yang rapuh. Death cross baru saja muncul, ketika MA 50 memotong ke bawah MA 200, yang menandakan potensi penurunan jangka menengah.

  • Target bearish ekstrem: $1.400
  • Support kuat saat ini: $2.750
  • Resistance berat: $3.350

Meski begitu, BlackRock terus mengakumulasi ETH melalui ETF iShares Ethereum Trust (ETHA), menegaskan keyakinan institusi terhadap masa depan Ethereum.

Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Rabu, 26 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Rabu, 26 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

XRP melanjutkan kenaikan dua hari berturut-turut, termasuk lonjakan 9% pada Senin. Namun kenaikan ini membawa harga kembali ke area yang sebelumnya menjadi support dan kini berubah menjadi resistance.

  • Harga saat ini: $2.19–$2.24
  • Resistance utama: $2.18–$2.29
  • Support kuat: $1.90
  • Target bearish jangka panjang: $1.25

Death cross yang muncul sebelumnya menunjukkan risiko penurunan lanjutan.

Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Rabu, 26 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Rabu, 26 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

Dogecoin berada di area $0.14–$0.15, zona yang menjadi support sejak Maret. Meski memantul, tren keseluruhan masih bearish.

  • DOGE berada di bawah MA 200
  • Death cross terbentuk pada akhir Oktober
  • Break bullish baru terjadi bila DOGE naik di atas $0.20

Jika menembus $0.20, Dogecoin berpotensi menguat hingga $0.30, level yang disentuh pada September.

1. The Fed Mengisyaratkan Pelonggaran Kebijakan

Probabilitas pemangkasan suku bunga Desember naik menjadi 82%. Komentar dovish dari Wakil Ketua The Fed, John Williams, mempercepat perubahan sentimen pasar.

2. Masuknya Dana Institusi

BlackRock memborong Ethereum, sementara ETF XRP dari Franklin Templeton dan Grayscale mendapatkan inflow besar.

3. Kondisi Oversold dan Rebound Teknis

Setelah penurunan tajam Jumat lalu, banyak aset mencapai level jenuh jual dan memicu aksi beli jangka pendek.

Joel Kruger (LMAX Group) mengungkapkan bahwa pullback besar seperti ini sering kali terjadi sebelum Bitcoin kembali mencetak harga tertinggi baru.

Baca juga: Lonjakan Dogecoin Picu Harapan Reli Wyckoff Bullish


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com