Tag Archives: xrp

83,7% Suplai XRP Dikuasai Whales, Harga di Ujung Penentuan?

Konsentrasi kepemilikan XRP semakin terpusat di tangan investor besar. Data on-chain terbaru menunjukkan alamat yang memegang lebih dari 100.000 XRP kini menguasai 83,7% dari total suplai beredar. Di tengah tren turun yang masih membayangi harga, langkah akumulasi ini memunculkan pertanyaan: apakah reli berikutnya sedang dipersiapkan, atau justru distribusi besar akan terjadi?

Saat ini, XRP diperdagangkan di kisaran US$1,34 dan masih bergerak di bawah tekanan tren menurun yang membatasi kenaikan sejak awal 2026.

Whales Terus Akumulasi

Dilaporkan BeInCrypto, sepanjang Februari, dompet besar tercatat meningkatkan kepemilikan mereka. Konsentrasi suplai yang semakin tinggi ini menunjukkan keyakinan kuat dari pelaku bermodal besar.

Secara historis, whales cenderung mengakumulasi aset saat fase konsolidasi untuk mempersiapkan potensi kenaikan harga di masa depan. Akumulasi berkelanjutan juga dapat mengurangi suplai yang beredar di pasar dan membantu menstabilkan volatilitas.

Namun, konsentrasi tinggi juga meningkatkan sensitivitas harga terhadap keputusan kelompok ini. Jika arah berubah dari akumulasi menjadi distribusi, dampaknya bisa signifikan.

Menurut Tim Research Tokocrypto, konsentrasi whale bisa jadi bantalan, tapi kalau mereka distribusi, drop bisa tajam karena supply efektif terpusat.

“Pantau realized profit dan inflow exchange sebagai early warning sebelum level teknikal jebol,” jelasnya.

Baca juga: Ketegangan AS–Iran Guncang Kripto, XRP Turun 4%: Potensi Naik?

Profit Taking Muncul

Di sisi lain, data menunjukkan lonjakan aktivitas realisasi keuntungan. Dalam 24 jam terakhir, metrik realized profit and loss melonjak hingga US$207 juta, menjadi gelombang profit-taking terbesar dalam hampir satu bulan.

Realisasi keuntungan dalam jumlah moderat biasanya dianggap sehat. Namun jika tren ini berlanjut dan berubah menjadi distribusi luas, potensi pemulihan harga bisa terhambat.

Selain itu, pertumbuhan alamat baru memberikan gambaran yang lebih berhati-hati. Sejak Desember 2025, pertumbuhan alamat baru bulanan XRP berada di bawah rata-rata tahunan. Kondisi ini mencerminkan perlambatan aktivitas jaringan dan berkurangnya partisipasi pengguna baru.

Minimnya ekspansi pengguna dapat membatasi arus modal segar, sehingga reli harga lebih bergantung pada pemegang lama dibandingkan permintaan baru.

Level Kritis di US$1,34

Secara teknikal, XRP masih tertahan di bawah resistance US$1,47 dengan garis tren menurun yang membatasi pergerakan naik. Level US$1,34 menjadi support kunci yang sedang diuji.

Jika tekanan jual meningkat dan support ini ditembus, harga berpotensi turun ke US$1,28 dan bahkan US$1,21, memperkuat struktur downtrend.

Sebaliknya, stabilisasi realisasi keuntungan dan kemampuan bertahan di atas US$1,34 dapat membuka peluang konsolidasi sehat. Penembusan tegas di atas US$1,47 akan membatalkan skenario bearish dan membuka jalan menuju US$1,58.

Dengan whales memegang mayoritas suplai dan sinyal on-chain yang saling bertolak belakang, arah harga XRP dalam waktu dekat akan sangat bergantung pada apakah akumulasi berlanjut atau berubah menjadi distribusi.

Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Ketegangan AS–Iran Guncang Kripto, XRP Turun 4%: Potensi Naik?

XRP menghadapi potensi tekanan jual besar setelah lebih dari 472 juta token senilai sekitar US$652 juta dipindahkan ke Binance dalam sepekan terakhir. Lonjakan arus masuk ke bursa ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran yang memicu aksi jual di pasar kripto.

Dilaporkan BeInCrypto, data on-chain menunjukkan perpindahan dana tersebut menjadi periode inflow terbesar sepanjang Februari. Masuknya token dalam jumlah besar ke bursa kerap diartikan sebagai sinyal potensi tekanan jual, karena aset biasanya harus berada di platform perdagangan sebelum dapat dilepas ke pasar.

Ketegangan Geopolitik Picu Aksi Defensif

Eskalasi konflik di Timur Tengah disebut menjadi pemicu perubahan posisi investor. Laporan menyebut serangan gabungan Israel dan Amerika Serikat ke Iran terjadi tak lama setelah penutupan pasar keuangan tradisional, memperbesar ketidakpastian di aset berisiko termasuk kripto.

Situasi memanas setelah muncul laporan mengenai kematian Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei, yang diikuti peningkatan serangan balasan Iran ke Israel dan sejumlah negara Teluk. Kondisi ini menekan sentimen investor global.

Pasar kripto bergerak melemah seiring aset berisiko lainnya, sementara emas menguat sebagai aset lindung nilai. XRP turut terdampak dan tercatat turun lebih dari 4% dalam 24 jam terakhir, diperdagangkan di kisaran US$1,37 saat artikel ini ditulis.

Menurut Tim Research Tokocrypto, arus masuk masif ke bursa biasanya menandakan kesiapan untuk likuidasi.

“Di tengah ketidakpastian perang di Timur Tengah, whale lebih milih posisi likuid. Waspada tekanan jual jika tensi nggak mereda,” ucapnya.

Baca juga: ETF XRP Catat Inflow tinggi, Kenapa Harga Mandek di Bawah US$1,50?

Sinyal Distribusi atau Sekadar Reposisi?

Analis on-chain Darkfost menyebut arus masuk besar ke Binance mencerminkan sikap defensif pemegang XRP. “Ketika token dalam jumlah besar masuk ke bursa, itu sering kali mengindikasikan kesiapan untuk menjual atau setidaknya memposisikan likuiditas lebih dekat ke pasar,” ujarnya.

Meski demikian, inflow tidak selalu berarti aksi jual langsung. Perpindahan dana juga bisa mencerminkan reposisi likuiditas, strategi arbitrase, pengelolaan jaminan, atau langkah antisipatif di tengah volatilitas tinggi.

Data CryptoQuant menunjukkan cadangan XRP di bursa sebenarnya telah menurun secara umum sejak Oktober 2025. Arus masuk terbaru ini menjadi pembalikan moderat dari tren penurunan tersebut.

Pelaku pasar kini menanti apakah perpindahan US$652 juta XRP ini merupakan respons sementara terhadap krisis geopolitik atau awal dari fase distribusi yang lebih panjang. Dalam kondisi risiko global yang meningkat, volatilitas jangka pendek diperkirakan masih akan mendominasi pergerakan harga XRP.

Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

XRP Mulai Pulih Setelah Tekanan Jual Rebound dari $1.82

Harga XRP mulai pulih setelah mengalami penurunan di bawah level $2.00. Aksi beli muncul di area $1.820, mendorong harga kembali menguat ke atas angka psikologis $2.00.

XRP sebelumnya sempat turun hingga $1.8177, sebelum pembeli masuk dan menahan tekanan turun yang sejalan dengan pelemahan Bitcoin dan Ethereum. Rebound ini menandai upaya pemulihan setelah penurunan yang cukup dalam.

Menembus Garis Tren Bearish

Pemulihan harga XRP terjadi setelah adanya pergerakan naik melewati level $1.88 dan $1.95. Harga juga berhasil menembus 50% Fibonacci retracement dari penurunan $2.140 menuju $1.817, serta menembus garis tren bearish di sekitar $2.00 pada grafik per jam.

Saat ini, XRP diperdagangkan di atas $2.00 dan bergerak stabil di atas 100-hourly Simple Moving Average (SMA). Harga juga berada di atas 76.4% Fibonacci retracement, menunjukkan melemahnya tekanan jual dalam jangka pendek.

Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Senin, 24 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Senin, 24 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

Potensi Kenaikan Jika Menembus $2.150

Jika tekanan beli berlanjut, XRP diperkirakan akan menghadapi resistensi awal di sekitar $2.120. Level $2.150 menjadi resistensi utama yang menentukan arah pergerakan berikutnya.

Penutupan harga di atas $2.150 diperkirakan dapat membawa XRP menuju target berikut:

  • $2.20
  • $2.250
  • $2.320
  • $2.350, bahkan
  • $2.40 sebagai resistensi lebih tinggi

Level-level tersebut diperkirakan menjadi tantangan bagi pembeli dalam melanjutkan tren pemulihan.

Risiko Penurunan Jika Gagal Bertahan

Sebaliknya, apabila XRP gagal menembus $2.150, tekanan jual dapat kembali muncul. Support terdekat berada di level $2.00, sementara support utama berada di $1.980.

Penurunan di bawah $1.980 dapat memperpanjang koreksi ke:

  • $1.880
  • $1.845
  • Hingga $1.80 sebagai level support kritis

Indikator Teknis Mulai Menguat

Dilaporkan Trading View, indikator teknikal menunjukkan tanda-tanda pemulihan:

  • MACD (per jam) mulai bergerak di zona bullish
  • RSI (per jam) berada di atas level 50, menandakan momentum penguatan

Level-Level Penting XRP

Support: $1.980, $1.880
Resistance: $2.150, $2.250

Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Target Baru XRP $3–$10: Apakah Realistis atau Terlalu Berani?

XRP kembali menjadi pusat perhatian dunia aset digital. Dengan hadirnya ETF baru, dukungan institusi yang semakin kuat, dan peningkatan teknologi signifikan, banyak analis menilai tahun 2026 bisa menjadi tahun terbaik bagi XRP. Namun pertanyaannya: apakah lonjakan harga ini benar-benar bisa bertahan, atau hanya akan menjadi gelombang hype yang cepat mereda?

Berikut ulasan lengkapnya.

Mengapa XRP Diprediksi Akan Melejit dalam 12 Bulan ke Depan

Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Sabtu, 22 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Sabtu, 22 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

1. ETF XRP Pertama di AS Langsung Menarik Dana Ratusan Juta

Canary XRP ETF (NASDAQ: XRPC) mulai diperdagangkan pada 13 November dan langsung mengumpulkan dana sekitar 250 juta dolar dalam hitungan hari. Ini menjadi debut ETF kripto terkuat tahun 2025.

Arus dana besar seperti ini berpotensi membawa pembeli baru secara konsisten, yang kemudian mendorong harga XRP lebih tinggi selama tren berlangsung.

2. Ripple Membangun Aliansi dengan Lebih dari 300 Bank Global

Dilaporkan Nasdaq, Ripple kini bekerja sama dengan lebih dari 300 lembaga keuangan dalam sistem pembayaran lintas negara. Target besar perusahaan ini adalah memasukkan XRP langsung ke inti operasi para mitra tersebut.

Dampaknya cukup signifikan:

  • Lebih banyak transaksi berjalan di XRP Ledger (XRPL)
  • Lebih banyak lembaga keuangan memegang XRP sebagai modal kerja
  • Lebih banyak program uji coba penggunaan XRP

Semua ini berpotensi meningkatkan permintaan terhadap XRP secara berkelanjutan.

3. Teknologi XRPL Meningkat Tajam

Ledger XRP kini hadir dengan fitur-fitur baru yang memperkuat ekosistem:

  • Automated Market Maker (AMM) bawaan
  • DEX yang lebih terintegrasi
  • Dukungan tokenisasi aset dunia nyata seperti obligasi dan reksa dana
  • Fitur yang memudahkan konektivitas lintas rantai

Perkembangan ini membuat XRPL semakin menarik bagi manajer aset institusi dan pelaku keuangan global.

Baca juga: Harga XRP Jatuh di Bawah $2 Setelah Whale Jual $400 Juta XRP

4. Munculnya Perusahaan Treasury Khusus XRP

Perusahaan seperti Evernorth, yang didukung Ripple, sedang menuju proses IPO dan menargetkan penggalangan dana lebih dari 1 miliar dolar untuk membeli XRP dalam jumlah besar.

Jika model seperti ini berhasil, kemungkinan muncul lebih banyak perusahaan serupa yang akan mengakumulasi XRP, sehingga memperketat pasokan dan mendukung kenaikan harga.

Apakah Lonjakan Harga XRP Bisa Bertahan?

Tidak sepenuhnya. Ada beberapa faktor yang perlu dicermati agar investor tidak terjebak euforia sesaat.

1. Arus Masuk ETF Bersifat Dua Arah

Masuknya dana ke ETF memang dapat memicu kenaikan harga. Namun arus ini bisa berbalik kapan saja. Ketika sentimen berubah, investor dapat menarik dana secara cepat sehingga berdampak negatif pada harga XRP.

2. Perusahaan Treasury Bisa Menjual Saat Harga Terlalu Tinggi

Perusahaan treasury atau DAT (Digital Asset Treasury) sangat bergantung pada apresiasi harga XRP. Jika harga naik terlalu tinggi hingga dianggap tidak wajar, mereka dapat tertekan untuk mengambil keuntungan. Hal ini justru bisa memicu aksi jual besar-besaran.

3. Kompetisi yang Semakin Ketat

XRP tidak beroperasi sendirian. Ia bersaing dengan jaringan seperti Ethereum, Solana, Stellar, Chainlink, dan berbagai blockchain lain yang juga mengincar sektor pembayaran dan tokenisasi aset.

Jika pesaing bergerak lebih cepat, XRP bisa kehilangan momentum.

Kenaikan yang Paling Mungkin Bertahan untuk Jangka Panjang

Kenaikan harga yang didukung oleh penggunaan nyata di ledger adalah yang paling berpotensi bertahan, seperti:

  • Tokenisasi aset
  • Aktivitas stablecoin
  • Pembayaran berbasis regulasi
  • Pengelolaan aset institusional

Pertumbuhan ini bersifat fundamental dan berakar pada utilitas, bukan hype jangka pendek.

XRP berpotensi mengalami tahun terbaiknya dalam 12 bulan ke depan. Namun tidak semua kenaikan harga yang muncul akan bersifat permanen. Kenaikan yang bertahan adalah yang berasal dari penggunaan nyata dalam ekosistem XRPL, sementara kenaikan yang dipicu ETF dan euforia pasar lebih rentan kehilangan momentum.

Tetap optimis, tetapi tetap realistis.

Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





Sumber : news.tokocrypto.com

Harga XRP Jatuh di Bawah $2 Setelah Whale Jual $400 Juta XRP

XRP kembali mengalami tekanan kuat di pasar kripto setelah harganya turun di bawah level psikologis $2, memicu kekhawatiran lanjutan di tengah aksi jual whale dan meluruhnya optimisme ETF.

XRP Turun ke $1.97 Setelah Euforia ETF Mereda

Ripple (XRP-USD) jatuh ke level $1.97, turun hampir 15% dalam sepekan. Penurunan terjadi tak lama setelah dua ETF XRP, XRPC milik Canary Capital dan ETF Bitwise XRP, melakukan debut di Amerika Serikat.

Meski menghasilkan turnover gabungan $22 juta pada hari pertama, produk tersebut gagal menarik inflow lanjutan dan malah memicu aksi profit-taking. Data on-chain menunjukkan sekitar 200 juta XRP, senilai hampir $400 juta, dilepas oleh whale dalam dua hari terakhir.

Pasar Derivatif Alami Liquidation Besar

Tekanan jual meningkat setelah XRP gagal mempertahankan level $2.25. Funding rate di bursa derivatif berbalik negatif, sementara open interest anjlok 28% dalam 72 jam. Lebih dari $300 juta posisi terlikuidasi, mendorong harga turun di bawah $2 untuk pertama kalinya dalam tiga bulan. Pola ini mencerminkan fragilitas likuiditas pasar kripto, mirip dengan koreksi setelah peluncuran ETF Bitcoin awal 2024.

Penurunan Selaras Dengan Koreksi Pasar Kripto Global

Keputusan Federal Reserve yang mengindikasikan belum akan melakukan pemotongan suku bunga, serta meningkatnya ketegangan tarif AS–China, memperburuk sentimen risiko. Bitcoin merosot ke $83.200 dari level tertinggi mingguannya di atas $88.000, dan Ethereum turun ke $2.757.

Secara keseluruhan, lebih dari $2 miliar posisi kripto dilikuidasi dalam 24 jam terakhir. S&P 500 juga kehilangan sekitar $2 triliun kapitalisasi pasar minggu ini.

Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Sabtu, 22 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Sabtu, 22 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: Pasar Kripto Ambruk: ETF Bitwise Tumbang, XRP Nyaris Jebol $2

On-Chain Tunjukkan Kapitulasi, Aktivitas Jaringan Tetap Tinggi

Hanya 58.5% pasokan XRP yang masih berada dalam posisi profit, turun dari lebih 70% awal bulan. Sekitar 26.5 miliar XRP kini berada dalam kerugian tidak terealisasi. Realized loss rata-rata mencapai $75 juta dalam 30 hari, mendekati level kapitulasi April 2024. Meski demikian, aktivitas jaringan tetap stabil dengan lebih dari 1.2 juta alamat aktif per hari dan throughput sekitar 1.800 transaksi per detik.

Analisis Teknikal Mengarah pada Risiko Penurunan Lanjutan

Dilaporkan Trading News, XRP kini berada di bawah MA50 ($2.06) dan MA200 ($2.21), membentuk pola death-cross. RSI berada di level 31, menunjukkan kondisi oversold tanpa sinyal pembalikan. Area support terdekat berada di kisaran $1.85–$1.90. Jika tembus, XRP berpotensi turun ke $1.70. Di sisi lain, tekanan jual besar terlihat di area resistance $2.15–$2.25.

ETF Belum Tarik Dana Institusional

XRPC menutup pekan pertama dengan AUM $11.6 juta dan Bitwise XRP dengan $9.4 juta—angka yang relatif kecil dibandingkan debut ETF Bitcoin pada 2024. Pasar ETF kripto secara umum mencatat outflow $38 juta minggu ini, dipimpin oleh redemption $3.79 miliar dari produk Bitcoin. Analis memperkirakan minat institusi terhadap ETF XRP baru akan meningkat setelah volatilitas mereda, kemungkinan pada 2026.

Pelemahan dolar AS sebesar 4% year-to-date serta proyeksi penurunan tambahan 8–10% hingga 2026 dinilai dapat meningkatkan daya tarik XRP di pasar internasional, mengingat lebih dari setengah likuiditasnya berada di luar AS. Namun inflasi yang menetap di 3% dan imbal hasil Treasury di atas 4.2% masih menahan aliran modal masuk ke aset kripto.

Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Pasar Kripto Ambruk: ETF Bitwise Tumbang, XRP Nyaris Jebol $2

Peluncuran ETF XRP dari Bitwise seharusnya menjadi momen penting bagi komunitas crypto. Namun kenyataannya, debut yang diantisipasi banyak pihak justru berlangsung di tengah salah satu hari paling kacau di pasar global sepanjang tahun.

Hasilnya: XRP terpuruk, volume perdagangan Bitwise tertinggal jauh dari pesaingnya, dan para investor kini waspada terhadap tekanan lanjutan.

Debut Bitwise XRP ETF: Solid, Tetapi Tertinggal dari Rekor Canary

Dilaporkan Trading VIew, Bitwise menutup hari pertama perdagangan ETF XRP dengan 1.127.647 saham, setara dengan volume 25,93 juta dolar. Angka ini sebenarnya cukup kuat, terutama mengingat kondisi pasar yang bergejolak.

Namun perbandingan dengan pesaing tetap tak bisa dihindari. Canary’s XRPC ETF mencatat 58,5 juta dolar pada hari peluncurannya minggu lalu, lebih dari dua kali lipat performa Bitwise.

Meski begitu, CEO Canary Capital, Steven McClurg, tetap memberikan ucapan selamat sambil menyelipkan candaan bahwa kedua perusahaan telah membuktikan bahwa “Anda tidak perlu menjadi BlackRock untuk meluncurkan ETF terbaik tahun 2025”, sambil menambahkan bahwa mereka mendukung Bitwise untuk masuk lima besar — selama tidak menyalip mereka.

Beberapa analis tetap optimis bahwa volume perdagangan Bitwise dapat meningkat pada hari kedua, terutama jika volatilitas pasar mulai mereda.

Baca juga: Debut ETF Tidak Dorong Harga, XRP Bertahan di $2, Kenapa?

Launch Day yang Salah Waktu: Pasar Global Ambruk

Malangnya, peluncuran ETF XRP Bitwise terjadi tepat ketika pasar global mengalami kejatuhan paling tajam dalam beberapa bulan terakhir.

Dalam satu sesi perdagangan:

  • S&P 500 kehilangan sekitar 1,5 triliun dolar dari nilai intraday.
  • Bitcoin anjlok ke 87.000 dolar, memicu likuidasi masif di pasar derivatif.
  • Kapitalisasi pasar crypto turun ke bawah 2,95 triliun dolar.

XRP pun terpukul keras, jatuh di bawah 2 dolar hanya beberapa jam setelah ETF Bitwise mulai diperdagangkan.

Dari sudut pandang momentum, waktu peluncurannya benar-benar tidak menguntungkan.

XRP Masuk Zona Bahaya: Breakdown Multi-Bulan Semakin Dalam

Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Jumat, 21 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Jumat, 21 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

XRP sebenarnya sudah menunjukkan pelemahan sejak beberapa bulan terakhir, bahkan sebelum crash terbaru terjadi. Tekanan teknikal yang semakin memburuk kini menempatkan XRP di wilayah kritis.

Beberapa sinyal teknikal yang mengkhawatirkan:

  • Bearish divergence di chart mingguan terus berlanjut.
  • Daily RSI jatuh di bawah level sebelumnya, menghapus peluang terjadinya bullish divergence jangka pendek.
  • XRP menutup candle harian di bawah area support penting 2,25 dolar.

Saat ini, level 2 dolar menjadi support terakhir jangka pendek. Jika harga menutup di bawah level tersebut, potensi penurunan menuju 1,80 dolar terbuka lebar, bahkan berlanjut ke 1,60 dolar jika tekanan jual meningkat.

Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Debut ETF Tidak Dorong Harga, XRP Bertahan di $2, Kenapa?

20 November 2025 menjadi hari bersejarah bagi XRP dengan peluncuran resmi Bitwise XRP ETF di New York Stock Exchange (NYSE). Namun alih-alih reli, harga XRP justru bergerak melemah dan bertahan di area kritis, memicu kekhawatiran bahwa tekanan bearish jangka pendek masih mendominasi pasar.

Harga XRP Hari Ini: Melemah ke Sekitar $2.12

Pada Kamis siang, XRP diperdagangkan di kisaran $2.11–$2.13, turun sekitar 1 persen dalam 24 jam terakhir. Kapitalisasi pasar mencapai sekitar $128 miliar, menempatkan XRP tetap di posisi empat besar aset kripto global.

Dilaporkan TS2 Tech, dalam tujuh hari terakhir, harga turun di kisaran belasan persen, jauh di bawah level awal November di atas $2.40 dan lebih dari 40 persen di bawah puncak Juli sekitar $3.65. Secara teknikal, XRP bergerak dalam zona sempit di sekitar $2.10 dengan volatilitas yang menurun namun tekanan jual yang meningkat.

Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Kamis, 20 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Kamis, 20 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

Peluncuran Bitwise XRP ETF: Momentum Historis Tanpa Kenaikan Harga

Bitwise secara resmi merilis spot XRP ETF pertamanya di NYSE, langkah yang disebut sebagai tonggak penting bagi adopsi institusional XRP. ETF ini memegang XRP spot, mengenakan biaya 0,34 persen, dan menawarkan bebas biaya untuk $500 juta pertama selama 30 hari.

Peluncuran ini terjadi di tengah meredanya tensi regulasi di Amerika Serikat, termasuk penurunan sekitar 30 persen tindakan penegakan SEC pada 2025 dan berakhirnya kasus hukum Coinbase. Kondisi tersebut menjadikan XRP dianggap lebih matang untuk kehadiran ETF.

Namun, peluncuran ETF tidak mendorong penguatan harga. Data perdagangan menunjukkan adanya pola “sell-the-news”, dengan trader memanfaatkan momentum ETF untuk mengambil keuntungan, sementara investor institusi diduga akumulasi secara bertahap.

Fenomena “Sell-the-News” Meski Inflow ETF Menguat

ETF XRP sebelumnya dari Canary Capital (XRPC) telah mencatat performa peluncuran yang kuat, termasuk volume hari pertama mencapai $58,5 juta dan total volume empat hari mencapai $128 juta. Total arus masuk diperkirakan mendekati $250–$300 juta.

Meski demikian, volume perdagangan spot XRP justru turun sekitar 30 persen setelah awal lonjakan, dan harga mengalami penurunan hingga sempat bergerak di bawah $2. Tekanan jangka pendek ini menegaskan dominasi aksi ambil untung dibanding respons bullish terhadap kehadiran ETF.

Tekanan Pasar Kripto: Dampak “Death Cross” Bitcoin

Penurunan XRP juga dipengaruhi kondisi pasar kripto secara keseluruhan. Bitcoin baru-baru ini membentuk pola teknikal bearish “Death Cross”, memicu aksi risk-off di berbagai aset kripto besar. Laporan bisnis menyebutkan aksi ambil untung dari investor lama turut memperdalam koreksi pada sejumlah altcoin, termasuk XRP.

Baca juga: Geger! XRP Siap Melonjak? Empat ETF Sekaligus Meluncur Minggu Ini

Analisis Teknikal: Pertarungan di Zona $2

Sejumlah analis menyebut XRP berada dalam pola segitiga yang menyempit, tanda bahwa pergerakan signifikan mungkin segera terjadi. Level-level penting yang diawasi trader mencakup:

  • Support kuat: $2.06–$2.15
  • Level penentu tren: $1.97
  • Target bearish jika support gagal: $1.55

Beberapa laporan memperingatkan penurunan aktivitas jaringan, termasuk turunnya 90 persen lebih jumlah alamat aktif harian di XRP Ledger. Hal ini dianggap dapat mengindikasikan melemahnya penggunaan fundamental jaringan di tengah hype ETF.

Perkembangan Fundamental: Regulasi Melunak, Wacana Staking dan Governance Token

Dari sisi regulasi, peluncuran ETF Bitwise terjadi di tengah sentimen positif bahwa regulator AS semakin terbuka terhadap produk kripto. XRP kembali diposisikan sebagai aset kripto besar dengan rekam jejak panjang dan utilitas pembayaran lintas negara.

Sementara itu, CTO Ripple David Schwartz kembali memicu diskusi publik melalui gagasan dua sistem staking dan token governance baru. Ia menegaskan bahwa ide tersebut tidak berkaitan dengan rencana fork, melainkan eksperimen desain seputar peningkatan keamanan dan tata kelola jaringan.

Insiden Harga Kraken: Lompatan ke $91 Bukan Pergerakan Nyata

Salah satu kabar tak biasa yang muncul adalah terjadinya lonjakan harga XRP di platform Kraken hingga sekitar $91,62. Analis komunitas menilai hal ini diduga akibat metode penanganan cost average pada order besar di bursa tersebut. Tidak ada bukti harga nyata berpindah ke level tersebut di pasar global.

Prediksi Harga: Peluang ke $5.71 atau Koreksi ke $1.55

Berbagai prediksi harga bermunculan menyusul peluncuran ETF. Sejumlah analis algoritmik memproyeksikan potensi kenaikan menuju rentang $3.82–$5.71, sementara level akumulasi berada di sekitar $2.21, $2.06, $1.90, hingga $1.56.

Sementara itu, analisis konservatif dari Changelly memperkirakan XRP bergerak dalam kisaran $2.07–$2.15 pada November 2025, sejalan dengan kondisi pasar hari ini.

Arah Pasar Setelah Hari Peluncuran ETF

Beberapa faktor diperkirakan menjadi penentu pergerakan XRP berikutnya, termasuk:

  • Kemampuan mempertahankan zona support $2.06–$2.10
  • Pertumbuhan aset Bitwise XRP ETF dan XRPC Canary Capital
  • Perkembangan sentimen makro dan arah pergerakan Bitcoin
  • Data aktivitas jaringan XRP Ledger sebagai indikator kesehatan fundamental

Peluncuran ETF menandai era baru bagi XRP, namun pasar menunjukkan bahwa momentum fundamental tidak selalu langsung tercermin pada harga. Dengan posisi harga yang berada di area krusial, pergerakan XRP dalam beberapa hari mendatang diperkirakan menjadi penentu arah tren jangka menengah.

Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





Sumber : news.tokocrypto.com

Geger! XRP Siap Melonjak? Empat ETF Sekaligus Meluncur Minggu Ini

Pasar kripto kembali memanas. XRP, token yang selama ini sering dianggap tertinggal, kini berada di ambang momentum besar setelah empat spot ETF dipastikan akan meluncur minggu ini.

Tidak hanya itu, tiga produk tambahan juga berpotensi menyusul minggu depan. Jika semua terealisasi, November bisa menjadi salah satu bulan paling bersejarah bagi XRP sejak reli besar 2017.

Empat Spot XRP ETF Siap Meluncur Minggu Ini

Setelah peluncuran ETF XRP milik Canary Capital pekan lalu, minat institusional terhadap XRP terus meningkat. Kini pasar bersiap menyambut empat ETF baru yang akan hadir dalam beberapa hari ke depan.

1. Franklin Templeton – Ticker EZRP

Franklin Templeton akan merilis ETF XRP miliknya hari ini di CBOE dengan ticker EZRP. Perusahaan ini telah mengajukan pembaruan dokumen untuk memastikan peluncuran berjalan tanpa hambatan.

2. Bitwise – Peluncuran Menyusul Besok

Bitwise telah menyerahkan “final amendment” ke SEC, membuka jalan bagi ETF XRP mereka untuk tayang antara 19–20 November. Bitwise sebelumnya sukses meluncurkan ETF Solana (BSOL), sehingga ekspektasi terhadap produk XRP mereka sangat tinggi.

Baca juga: Ini Alasannya Trader XRP Sering Salah Langkah Saat ETF Rilis

3. 21Shares – Dalam Proses Peninjauan SEC

Dilaporkan Coingape, 21Shares telah memasuki masa review 20 hari oleh SEC. Jika berjalan lancar, ETF XRP mereka (bersama produk CoinShares) dapat tersedia di pasar sekitar 20–22 November.

4. XRPR – Sudah Tayang dan Menjadi Tolak Ukur

ETF XRPR dari REX/Osprey yang tayang pada 18 September mencatat volume hari pertama sebesar 38 juta dolar dan kini mengelola lebih dari 150 juta dolar AUM. Capaian ini menunjukkan besarnya minat institusi terhadap XRP.

Apakah XRP Akan Kebanjiran Dana Institusional?

Jika tujuh ETF XRP ini benar-benar live dalam dua pekan ke depan, analis memperkirakan arus masuk dana institusional dapat mencapai miliaran dolar.

Harga XRP saat ini berada di kisaran 2.15 dolar, cukup jauh dari puncak historisnya di 3.80 dolar. Banyak pihak percaya bahwa kehadiran ETF dapat menjadi katalis yang membawa XRP kembali, atau bahkan melampaui, level tersebut.

Sinyal Teknis Ikut Menguat

Seorang analis kripto mengungkapkan bahwa:

  • XRP menunjukkan bullish divergence pada grafik 4 jam
  • Harga telah mematahkan tren turun minor
  • Token memasuki zona teknikal kuat dengan struktur order block yang mendukung kenaikan

Gabungan sentimen ETF dan penguatan teknikal membuat keyakinan terhadap potensi reli besar XRP semakin kuat.

Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Rabu, 19 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Rabu, 19 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

Rotasi Modal dari BTC dan ETH ke XRP?

Optimisme pasar semakin diperkuat dengan langkah VanEck yang meluncurkan zero-fee staking-enabled Solana ETF. Produk ini dirancang untuk mendorong rotasi kapital dari Bitcoin dan Ethereum menuju altcoin besar seperti SOL dan XRP. VanEck juga memberikan sinyal kemungkinan peluncuran ETF XRP mereka sendiri di masa depan.

Apakah XRP Siap Pulih dan Melejit?

Semua indikator, baik fundamental, teknikal, maupun sentimen pasar, menunjukkan bahwa XRP sedang memasuki fase krusial. Dengan potensi tujuh ETF yang meluncur dalam waktu dekat, arus dana institusi dapat mencapai level yang belum pernah terjadi sebelumnya. Jika skenario ini berjalan sesuai ekspektasi, harga target XRP yang selama ini ditunggu kemungkinan hanya permulaan.

Jika Anda ingin, saya bisa membuatkan versi lebih pendek, versi SEO, atau artikel yang cocok untuk postingan media sosial.

Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Ini Alasannya Trader XRP Sering Salah Langkah Saat ETF Rilis

Sebuah pola yang selama ini luput dari perhatian trader akhirnya mulai terlihat jelas. Setiap kali ada kabar ETF XRP, harganya melonjak dulu, lalu anjlok tajam tepat saat peluncuran. Fenomena ini bukan kebetulan. Menurut analis pasar Diana, pola ini sudah berulang, konsisten, dan bisa dimanfaatkan… kalau trader tahu kapan harus bersiap.

Masalahnya? Banyak yang salah baca. Trader berharap ETF akan membuat harga “meledak” di hari pertama, padahal yang terjadi justru kebalikannya. Kesalahpahaman inilah yang membuat banyak holder panik dan jual di momen terburuk.

Faktanya, pola sebenarnya adalah: pump besar sebelum ETF, koreksi tajam saat ETF rilis, lalu reli sesungguhnya dimulai setelah hype mereda.

Lonjakan Sebelum Peluncuran: Rally Palsu yang Dibuat Spekulan

Reli XRP tidak dimulai setelah ETF dirilis, justru jauh sebelum itu. Para trader jangka pendek dan pemburu momentum mulai mengakumulasi lebih awal, berharap mendahului “uang besar” yang dianggap akan masuk lewat ETF. Padahal, belum ada dana institusional yang bergerak.

Diana menjelaskan bahwa fase ini murni didorong spekulasi, bukan permintaan institusi. Retail, momentum chaser, dan short-term trader menciptakan kenaikan yang terlihat rapi dan terprediksi.

Contohnya, sebelum Canary Capital meluncurkan ETF XRP minggu lalu, harga XRP sempat menembus level psikologis 2,50 dolar. Namun kini, XRP terkoreksi ke kisaran 2,16 dolar,skenario klasik setelah hype ETF menguap.

Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Selasa, 18 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Selasa, 18 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

Hari Peluncuran ETF: Perangkap “Sell the News” yang Selalu Terulang

Dilaporkan Coinpaper, begitu hari H tiba, ekspektasi trader biasanya sama: harga akan terbang. Tapi realitasnya justru sebaliknya—harga XRP jatuh tajam hanya dalam hitungan jam.

Trader pun panik: “Bukannya ETF bikin harga naik? Kok malah dump?”

Jawabannya sederhana: psikologi pasar. Mereka yang sudah beli lebih awal langsung menutup posisi begitu berita resmi keluar. Ini momen profit-taking massal—fenomena klasik “buy the rumor, sell the news”.

Pola ini bukan hal baru dan sudah terjadi di berbagai aset:

• Spot Bitcoin ETF tahun 2024
• ETF Ethereum saat disetujui
• ETF emas
• IPO saham besar

ETF tidak otomatis menarik miliaran dolar di hari pertama. Yang terpompa adalah ekspektasi, bukan arus dana institusional.

Baca juga: XRP Lampaui Batas: Aktivitas ETF Spot Naik 24x Lipat, Apa yang Terjadi?

Kenapa Reli Sebenarnya Baru Dimulai Berminggu-minggu Setelah ETF?

Inilah bagian yang paling sering diabaikan trader pemula. Institusi tidak FOMO. Mereka tidak masuk di hari pertama. Mereka memerlukan waktu—mulai dari analisis risiko, rapat internal, persetujuan divisi compliance, hingga penyesuaian portofolio.

Biasanya butuh 30–90 hari sebelum arus dana institusional benar-benar mengalir ke ETF baru.

Itu sebabnya grafik ETF hampir selalu sama: datar atau turun di awal, lalu mulai naik stabil saat dana institusi masuk perlahan tapi pasti.

Menurut Diana, inilah fase yang memberikan kenaikan paling kuat dan paling sehat—rally yang bukan didorong euforia, tapi oleh aliran modal skala besar yang berkelanjutan.

Strategi Cerdas untuk Holder XRP

Jika ETF XRP yang akan datang—seperti milik Franklin Templeton—mengikuti pola Bitcoin, Ethereum, dan emas, maka skenarionya kemungkinan seperti ini:

• Pump besar yang didorong hype sebelum peluncuran
• Dump hari peluncuran karena profit-taking
• Fase akumulasi sunyi selama beberapa minggu
• Reli besar saat dana institusional mulai mengalir

Trader yang panik biasanya terjebak di fase dua. Investor pintar bersiap untuk fase empat.

ETF Bukan Jackpot Instan, Tapi Siklus yang Bisa Diprediksi

ETF XRP tidak langsung membuat harga meroket. Justru peluncurannya menandai perubahan fase—dari hype spekulatif ke arus dana institusional. Memahami siklus ini membantu trader menghindari panic selling dan melihat peluang yang sesungguhnya.

Dengan mengenali pola pump pra-ETF, koreksi saat peluncuran, dan aliran masuk institusi yang bertahap, holder XRP bisa mengambil keputusan yang lebih tenang dan lebih menguntungkan. Dalam pasar yang penuh emosi, pemahaman ini.

Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





Sumber : news.tokocrypto.com

XRP Lampaui Batas: Aktivitas ETF Spot Naik 24x Lipat, Apa yang Terjadi?

Pergerakan pasar XRP kembali bikin geger! Dalam waktu hanya delapan jam, aktivitas spot XRP melonjak fantastis hingga 2.490%, sebuah lonjakan ekstrem yang langsung memancing spekulasi besar di kalangan trader dan analis. Apa sebenarnya yang terjadi? Apakah ini pertanda kebangkitan XRP atau justru sinyal bahaya?

Lonjakan Spot XRP: Harga Turun, Aktivitas Pecah Rekor

Data CoinGlass menunjukkan aliran spot XRP menggelembung luar biasa dalam waktu singkat. Meski begitu, net inflow masih positif, tanda kuat adanya tekanan jual dari para pelaku pasar.

Ini terjadi setelah gelombang sell-off besar yang menghapus lebih dari $1,2 miliar likuidasi pada hari Jumat lalu. XRP sendiri sudah mencatat empat hari berturut-turut penurunan harga.

Dalam 24 jam terakhir:

  • Outflow XRP: $247,28 juta
  • Inflow XRP: $261,24 juta
  • Net inflow: $13,97 juta → indikasi pasar sedang dibanjiri aksi jual.

Artinya, banyak trader yang mengirim XRP ke exchange, biasanya untuk… ya, menjual.

XRP ETF Baru Meledak di Hari Pertama: Pemicu Lonjakan?

Dilaporkan U Today, lonjakan aktivitas ini hampir bersamaan dengan peluncuran Canary XRP ETF (XRPC), ETF XRP pertama di bawah UU 33 Act di AS.

Sebelum ETF rilis, harga XRP sempat terbang ke $2,52, namun langsung terkoreksi ke $2,27 setelah peluncuran.

Kenapa? Kemungkinan besar investor menjual XRP mereka untuk membeli versi ETF-nya karena keuntungan pajak yang lebih menggiurkan.

Dan hype ETF ini bukan main-main:

  • $26 juta dalam 30 menit pertama
  • $58 juta volume hari pertama → memecahkan rekor ETF yang dirilis tahun ini
    Mengalahkan Solana Bitwise ETF yang “hanya” mencatat $57 juta.

Saat ini, XRP masih berusaha memulihkan kerugian harian dengan harga di kisaran $2,26.

Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Senin, 17 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Senin, 17 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: Aktivitas XRP Tiba-Tiba Naik 25x Lipat, Pertanda Bull Run atau Dump?

Aktivitas Whale Meledak: Ratusan Juta XRP Bergerak!

Bukan cuma retail yang panik — para whale juga mulai bergerak cepat.

Whale Alert melaporkan transaksi besar:

  • 96,269,897 XRP ($222,8 juta)
  • 96,137,559 XRP ($222,9 juta)
  • 55,000,000 XRP ($126,2 juta)
    Semua berpindah antar wallet anonim.

Bahkan ada transfer 96,152,284 XRP ($223,3 juta) langsung menuju Coinbase, indikasi kuat bahwa whale bersiap menjual atau melakukan reposisi.

Aktivitas whale + lonjakan inflow → tanda ada strategi besar yang sedang digulirkan di balik layar.

Apa Artinya Semua Ini untuk XRP?

Gabungan faktor-faktor ini menciptakan badai pasar bagi XRP:

  1. ETF baru memicu perpindahan aset besar-besaran
  2. Whale bergerak masif
  3. Spot inflow meledak, tekanan jual meningkat
  4. Harga terkoreksi setelah rally singkat

Namun, tingginya minat terhadap ETF XRPC menandakan kepercayaan institusi terhadap XRP masih sangat kuat.

Apakah ini fase rebalancing sebelum XRP terbang lebih tinggi?
Atau pertanda tekanan jual jangka pendek yang masih akan berlangsung?

Satu hal pasti: pasar XRP sedang dalam momen paling panas sejak awal tahun.

Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





Sumber : news.tokocrypto.com