Tag Archives: xrp

XRP On Fire: 21.000 Dompet Baru Muncul, Sinyal Bullish Terlihat

Jaringan XRP Ledger mencatat peningkatan signifikan dalam jumlah dompet baru selama dua hari terakhir. Berdasarkan data on-chain dari Santiment, terdapat 21.595 dompet baru yang dibuat hanya dalam waktu 48 jam.

Angka ini menjadi lonjakan tertinggi dalam delapan bulan terakhir, terjadi saat harga XRP sempat turun ke $2,06 sebelum kembali menguat ke sekitar $2,33, mencatat kenaikan sekitar 13 persen.

Lonjakan ini menjadi perhatian pelaku pasar karena memutus tren penjualan besar-besaran yang terjadi bulan lalu, ketika pemegang jangka panjang tercatat menjual sekitar 260 juta XRP per hari. Kenaikan jumlah dompet di tengah pemulihan harga memunculkan dugaan bahwa sebagian investor baru mulai masuk, sementara sebagian lainnya masih melakukan aksi ambil untung.

Pertumbuhan Dompet dan Sentimen Pasar

Sumber dari XRP Rich List melaporkan bahwa jumlah total dompet XRP kini mencapai 7,226 juta, dan berpotensi menembus 7,5 juta dalam waktu dekat. Pertumbuhan ini mengingatkan pada situasi serupa tahun lalu, ketika lonjakan jumlah dompet mendahului kenaikan harga XRP ke level tertinggi tahunan di $3,66.

Namun, analis mengingatkan bahwa tidak semua dompet baru menandakan peningkatan partisipasi investor ritel. Sebagian alamat baru kemungkinan berasal dari bursa kripto, kustodian aset digital, atau layanan otomatis, sehingga perlu pengawasan lebih lanjut terhadap distribusi dan aktivitas masing-masing dompet.

Baca juga: BlackRock Bocorkan Rencana Gila! Triliunan Dolar Siap Masuk XRP

Faktor ETF Dapat Menambah Tekanan Positif

Dilaporkan Trading View, spekulasi mengenai peluncuran ETF XRP di Amerika Serikat pada 13 November juga ikut memperkuat optimisme pasar. Produk ETF sering kali menarik minat institusional, dan kabar peluncurannya kerap menjadi katalis kenaikan harga aset kripto.

Beberapa analis komunitas, seperti Egrag Crypto, mengaitkan lonjakan dompet dengan ekspektasi terhadap ETF tersebut. Dalam analisis teknikalnya, ia menyebut dua target harga potensial: $10 untuk level “Macro Wick 1” dan $50 untuk “Macro Wick 2”, meskipun keduanya masih bersifat spekulatif.

Volatilitas Tetap Menjadi Risiko

Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Jumat, 7 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Jumat, 7 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

Pergerakan harga kripto dalam sepekan terakhir menunjukkan tingginya volatilitas. Antara 3 dan 4 November, kapitalisasi pasar kripto global sempat menyusut sekitar $350 miliar, sementara XRP turun lebih dari 13 persen ke kisaran $2,20 sebelum kembali menguat.

Meskipun kenaikan harga dalam waktu singkat memberikan keuntungan cepat bagi sebagian trader, volatilitas pasar tetap menjadi faktor risiko utama. Para analis menekankan pentingnya memantau arah arus masuk dompet baru, volume penjualan harian, serta kepastian jadwal peluncuran ETF untuk menentukan arah tren selanjutnya.

Lonjakan 21.000 dompet baru dalam dua hari menjadi sinyal kuat bahwa minat terhadap XRP kembali meningkat. Namun, para pelaku pasar diimbau untuk tetap berhati-hati karena pertumbuhan dompet belum tentu mencerminkan pembelian riil. Kombinasi antara faktor teknikal, sentimen ETF, dan arus investor baru akan menjadi penentu utama arah pergerakan XRP dalam beberapa pekan ke depan.

Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





Sumber : news.tokocrypto.com

BlackRock Bocorkan Rencana Gila! Triliunan Dolar Siap Masuk XRP

Dunia kripto kembali diguncang oleh pernyataan mengejutkan dari Maxwell Stein, Director of Digital Assets di BlackRock, dalam ajang Ripple Swell 2025 Conference yang digelar di New York. Dalam acara bergengsi tersebut, Stein mengisyaratkan potensi besar yang bisa membawa triliunan dolar dana institusi masuk ke ekosistem XRP dan blockchain, sebuah pernyataan yang langsung memicu spekulasi liar di pasar aset digital.

“Triliunan dolar pasti akan bergerak ke on-chain. Tapi dalam jangka pendek, kita harus membuktikan dulu utilitas sebenarnya dari teknologi blockchain,” ujar Maxwell Stein di hadapan peserta konferensi.

Dilaporkan Fxleaders, pernyataan itu datang di tengah pembahasan mendalam seputar Real World Assets (RWA), tokenisasi aset keuangan oleh bank, serta adopsi stablecoin dan CBDC oleh institusi besar. Bahkan CEO NASDAQ, Adena Friedman, turut menyoroti bagaimana bank-bank global mulai menempatkan obligasi dan instrumen pendapatan tetap ke dalam jaringan blockchain.

Dampak ke Harga XRP

Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Kamis, 6 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Kamis, 6 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: XRP Terjun ke Titik Terendah Sejak 2024! Aksi Investor Balikkan Keadaan?

Meski Ripple Swell dikenal sebagai ajang besar bagi komunitas kripto global, analis menilai acara ini jarang memicu lonjakan harga XRP secara langsung. Namun, rumor tentang kemungkinan peluncuran ETF XRP yang didukung BlackRock membuat atmosfer konferensi tahun ini terasa berbeda.

Menurut Digital Asset Investor, analis ternama di X (Twitter), peluncuran ETF XRP akan menjadi game-changer yang sebenarnya.

“Swell jarang jadi katalis harga, tapi ETF XRP dari BlackRock? Itu akan mengubah segalanya,” tulisnya.

ETF semacam itu bisa membuka pintu bagi dukungan institusional besar-besaran, menarik aliran modal baru, dan memberi legitimasi regulasi yang selama ini dinanti oleh komunitas XRP.

Namun, tak semua pelaku pasar optimis. Sejumlah trader menilai tren harga XRP masih menunjukkan fase konsolidasi dan kelemahan jangka pendek. Mereka memperingatkan bahwa meski berita fundamental positif bermunculan, sentimen pasar global yang lesu bisa menahan potensi kenaikan harga dalam waktu dekat.

Secara keseluruhan, konferensi Swell tahun ini menegaskan perbedaan penting antara perkembangan fundamental jangka panjang dan reaksi harga jangka pendek. Jika rumor ETF XRP benar terealisasi, BlackRock bisa menjadi katalis terbesar dalam sejarah XRP, membawa aset ini ke level adopsi dan likuiditas yang belum pernah terlihat sebelumnya.

Sampai saat itu tiba, investor disarankan tetap waspada dan menunggu konfirmbasi resmi dari BlackRock atau Ripple sebelum memposisikan diri di tengah potensi gelombang besar yang mungkin datang.

Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

XRP Terjun ke Titik Terendah Sejak 2024! Aksi Investor Balikkan Keadaan?

Harga XRP tengah menghadapi tekanan besar. Setelah anjlok sekitar 10% ke level $2,26, profit tak terealisasi (unrealized profits) para holder jatuh ke titik terendah sejak November 2024, menandakan meningkatnya tekanan psikologis di kalangan investor.

Namun, di tengah situasi bearish ini, muncul sinyal menarik: investor baru mulai masuk, membuka peluang untuk potensi kebangkitan harga dalam waktu dekat.

Profit Anjlok, Kepercayaan Investor Lama Mulai Terkikis

Dilaporkan BeInCrypto, data dari Glassnode menunjukkan bahwa sebagian besar investor XRP kini memegang aset dengan sedikit atau bahkan tanpa keuntungan. Penurunan tajam dalam unrealized profits ini memperlihatkan lemahnya keyakinan pasar terhadap reli jangka pendek.

Kondisi semacam ini biasanya memicu panic selling, terutama jika investor lama memilih melepas kepemilikan demi menghindari kerugian lebih dalam. Jika tekanan jual meningkat, maka harga XRP bisa tertekan lebih jauh dari level saat ini.

Investor Baru Banjiri Pasar, Likuiditas Meningkat

XRP New Addresses. Sumber: Glassnode
XRP New Addresses. Sumber: Glassnode

Menariknya, di tengah ketidakpastian tersebut, gelombang investor baru justru meningkat tajam. Dalam beberapa hari terakhir, tercatat lebih dari 12.000 alamat baru yang mulai mengakumulasi XRP.

Fenomena ini menunjukkan bahwa harga rendah saat ini dianggap sebagai peluang beli (buying opportunity) oleh investor baru yang percaya pada potensi pemulihan jangka menengah.

Masuknya investor baru ini turut meningkatkan likuiditas dan menciptakan permintaan baru yang bisa menahan tekanan jual dari investor lama. Secara historis, fase seperti ini sering kali menjadi awal dari fase rebound harga XRP.

Level Kritis: $2,27 Jadi Penentu Arah XRP

Saat artikel ini ditulis, XRP diperdagangkan di kisaran $2,26. Level $2,27 kini menjadi area pertahanan utama. Jika support ini mampu dipertahankan, XRP berpotensi bergerak sideways sebelum memantul menuju area $2,35–$2,45.

Namun, bila harga gagal bertahan di atas support tersebut, XRP berisiko melanjutkan koreksi ke $2,23 bahkan $2,13, mengonfirmasi tren bearish lebih dalam dan membatalkan skenario pemulihan jangka pendek.

Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Rabu, 5 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Rabu, 5 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

Tekanan Harga XRP

Meskipun tekanan jual masih kuat dan sentimen pasar cenderung negatif, masuknya investor baru memberi harapan baru bagi XRP. Jika momentum ini terus berlanjut dan support $2,27 berhasil dijaga, peluang rebound pada paruh kedua November tetap terbuka.

Bagi trader yang berani mengambil risiko, level harga saat ini bisa menjadi momen strategis untuk mengamati potensi pembalikan arah XRP, antara titik jenuh jual atau peluang besar berikutnya di pasar altcoin.

Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Altcoin Runtuh! XRP, BNB, dan SOL Berdarah Saat Bitcoin Jatuh ke $107K

Awan gelap menyelimuti pasar kripto. Tiga altcoin besar, Ripple (XRP), BNB, dan Solana (SOL), mencatat penurunan tajam pada Selasa (4/11), seiring Bitcoin (BTC) anjlok ke level $107.000 dan memicu likuidasi senilai lebih dari $1 miliar dalam 24 jam terakhir.

Dilaporkan Fxstreet, Ethereum (ETH) juga tak luput dari tekanan, turun ke sekitar $3.600, menandakan meningkatnya kekhawatiran investor terhadap arah pasar jangka pendek.

XRP Bertahan di $2,30, Tapi Bayangan “Death Cross” Mengintai

XRP sempat turun hampir 8% pada Senin, sebelum sedikit pulih sekitar 1% pada perdagangan Selasa. Saat ini, harga bertahan di area support penting $2,30, yang juga menjadi level terendah sejak 11 Oktober.

Namun, para analis memperingatkan bahwa jika XRP gagal mempertahankan area ini, penurunan dapat berlanjut menuju $2,19 atau bahkan $1,90, level terendah yang dicatat pada pertengahan tahun.

Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Selasa, 4 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Selasa, 4 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

Kondisi teknikal juga mengkhawatirkan. 50-day EMA mulai menukik ke bawah dan berpotensi menembus 200-day EMA, membentuk pola Death Cross, sinyal klasik dari potensi tren turun lebih lanjut. Indikator MACD dan RSI (39) menunjukkan tekanan jual semakin kuat.

Jika terjadi pantulan, XRP berpotensi menguji kembali area resistance di $2,60 (200-day EMA).

BNB Terperosok di Bawah $1.000 Setelah Pecah Pola Bearish Flag

Nasib serupa dialami BNB, yang kembali jatuh 8% pada Senin dan kini diperdagangkan di bawah $1.000. Penurunan ini memperkuat sinyal breakout dari pola bearish flag di grafik 4 jam.

Target penurunan jangka pendek mengarah ke $932 (level terendah 26 September). Jika tekanan jual berlanjut, potensi koreksi bisa meluas hingga $819, yang mencerminkan penurunan 25% dari puncak pola sebelumnya.

Selain itu, Death Cross antara 50- dan 200-period EMA sudah terbentuk, sementara RSI berada di area jenuh jual. Ini menandakan dominasi kuat dari pihak penjual.

BNB perlu kembali menembus $1.000 untuk menunjukkan potensi rebound, dengan resistensi awal di $1.075.

Solana Turun 10% Meski ETF Mencatat Arus Masuk Besar

Menariknya, Solana (SOL) juga terjun sekitar 10% pada Senin, bahkan ketika ETF Solana spot di AS mencatat inflow terbesar senilai $70 juta, arus masuk positif keempat secara beruntun.

Namun, kekuatan institusional tersebut belum mampu menahan tekanan jual. SOL kini menembus zona support $174 dan garis tren utama, membuka peluang koreksi lebih lanjut ke $153.

Dari sisi teknikal, 50-day EMA berpotensi melakukan bearish crossover terhadap 100-day EMA, sementara RSI (32) mendekati area oversold.

Agar tren bullish kembali, Solana perlu menembus kembali $174 dan menargetkan $186 di area 200-day EMA.

Secara keseluruhan, sentimen pasar kripto tengah berada di fase rentan. Tekanan jual besar-besaran dan formasi Death Cross di beberapa altcoin utama menjadi sinyal bahwa bearish trend mungkin masih berlanjut dalam waktu dekat.

Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

XRP di Ambang Kejatuhan Lagi? Harga Lemah di Bawah $2,60

Harga XRP kembali menunjukkan tanda-tanda kelemahan setelah gagal bertahan di atas level kunci $2,55. Setelah sempat mencoba reli singkat, tekanan jual kini semakin terasa dan membuat prospek jangka pendeknya tetap bearish.

XRP Gagal Bertahan, Tekanan Jual Meningkat

XRP sempat membentuk puncak lokal di sekitar $2,55, sebelum terkoreksi ke bawah seiring pergerakan negatif dari Bitcoin dan Ethereum. Harga sempat jatuh di bawah $2,52 dan bahkan menembus area penting $2,50.

Penurunan ini juga menembus level retracement Fibonacci 50% dari gelombang kenaikan antara $2,377 hingga $2,552. Meskipun harga sempat turun hingga mendekati $2,40, area tersebut sementara berhasil menahan tekanan jual lebih lanjut.

Saat ini, XRP diperdagangkan di bawah $2,50 dan di bawah Simple Moving Average (SMA) 100-jam, menandakan bahwa tren jangka pendek masih berada di wilayah negatif.

Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Senin, 3 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Senin, 3 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: Jangan Tertipu Hype ETF! XRP Terancam Turun ke $2, Ini Alasannya!

Level Kritis yang Harus Diperhatikan

Dilaporkan Trading View, jika ada pergerakan naik, XRP berpotensi menghadapi resistensi kuat di $2,48, dengan penghalang berikutnya di $2,50.

Kenaikan di atas $2,55 bisa membuka jalan untuk menguji resistensi $2,58, di mana terdapat garis tren turun utama.

Namun, jika pembeli gagal menembus zona ini, tren penurunan bisa berlanjut. Dukungan awal berada di sekitar $2,41, diikuti $2,38. Jika level ini jebol, harga bisa kembali menguji $2,32 bahkan berpotensi turun ke $2,25–$2,20.

📊 Indikator Teknis Menunjukkan Tren Lemah

  • MACD (Moving Average Convergence Divergence) XRP/USD kini semakin dalam di zona bearish.
  • RSI (Relative Strength Index) juga turun di bawah level 50, mengindikasikan momentum jual lebih dominan.
  • Support utama: $2,410 dan $2,380
  • Resistance utama: $2,550 dan $2,580

Selama harga masih tertahan di bawah resistensi $2,60, tren bearish XRP tetap kuat. Investor dan trader disarankan berhati-hati terhadap potensi penurunan lanjutan, terutama jika tekanan jual dari pasar kripto secara keseluruhan terus meningkat.

Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Jangan Tertipu Hype ETF! XRP Terancam Turun ke $2, Ini Alasannya!

Antusiasme terhadap peluncuran ETF spot XRP tampaknya belum sepenuhnya menjadi kabar baik bagi para investor. Meski banyak yang berharap ETF ini akan menjadi katalis bullish baru, analisis teknikal justru menunjukkan sinyal peringatan yang tak bisa diabaikan. XRP kini menghadapi potensi koreksi signifikan ke level $2, yang menjadi batas psikologis penting bagi harga.

Pola Teknis yang Mengkhawatirkan

Menurut analis pasar Simon Dumoulin, grafik harga XRP saat ini memperlihatkan dua formasi teknikal yang berpotensi memicu tekanan jual dalam jangka pendek.

Dilaporkan Investx, pola pertama menyerupai struktur distribusi klasik, di mana volume beli semakin melemah sementara tekanan jual meningkat. Kondisi ini menciptakan zona resistensi kuat yang sulit ditembus oleh pembeli, menandakan pasar berada dalam fase rapuh.

Pola kedua menunjukkan double top atau descending wedge, tergantung pada timeframe yang digunakan. Kedua pola ini sama-sama menandakan hilangnya momentum bullish. Indikator teknikal seperti RSI dan MACD juga memperlihatkan divergensi negatif, memperkuat sinyal bahwa minat beli mulai luntur, bahkan di tengah kabar positif soal ETF.

Jika harga gagal bertahan di atas $2, potensi likuidasi besar-besaran bisa terjadi. Dumoulin menilai, penembusan di bawah level ini akan membuka jalan menuju tekanan jual lanjutan dalam jangka pendek.

Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Minggu, 2 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Minggu, 2 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: XRP Turun 11% di Oktober, Apakah November Jadi Bulan Kebangkitan?

ETF XRP: Harapan atau Perangkap?

Menariknya, paradoks muncul menjelang peluncuran ETF XRP spot. Biasanya, ETF dianggap pemicu reli besar bagi aset kripto. Namun, dalam kasus ini, hype yang berlebihan justru dapat berbalik arah. Fenomena klasik “buy the rumor, sell the news” kembali menghantui pasar.

Banyak investor institusional dan paus tampaknya memanfaatkan euforia pra-peluncuran untuk mengamankan keuntungan dan mengurangi eksposur mereka. Strategi ini dapat menjelaskan meningkatnya tekanan jual meskipun sentimen publik masih positif.

Sejarah menunjukkan bahwa perilisan ETF sebelumnya, seperti Bitcoin dan Ethereum, sering kali diikuti lonjakan volatilitas — bukan kenaikan harga yang stabil. Pola serupa tampaknya mulai terbentuk di pasar XRP.

Level Penting yang Perlu Diperhatikan

Bagi para trader aktif, berikut level harga yang patut diwaspadai:

  • $2,00 — Support psikologis utama.
  • $1,80–$1,90 — Area support sekunder jika koreksi berlanjut.
  • $2,40–$2,60 — Zona resistensi krusial yang harus ditembus untuk membatalkan skenario bearish.

Jika XRP mampu menutup minggu ini di atas $2,60, peluang pemulihan bullish akan meningkat signifikan — terutama jika didorong oleh arus masuk dari ETF. Namun, selama harga masih berada di bawah zona ini, risiko koreksi tetap tinggi.

Strategi Trader: Bertahan atau Menunggu?

Dalam situasi pasar yang rentan seperti ini, trader disarankan untuk mengatur ulang strategi manajemen risiko, menjaga stop-loss ketat, dan mengurangi eksposur. Volatilitas menjelang peluncuran ETF XRP bisa menjadi pedang bermata dua: peluang besar bagi yang sabar, atau jebakan bagi yang terlalu percaya diri.

Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

XRP Turun 11% di Oktober, Apakah November Jadi Bulan Kebangkitan?

XRP tampaknya tidak berhasil memenuhi ekspektasi bullish yang tinggi sepanjang bulan Oktober 2025. Berdasarkan data dari CryptoRank, performa bulanan XRP justru berakhir negatif dengan penurunan 10,8%, menjadikannya salah satu bulan terburuk bagi altcoin ini sejak pertengahan tahun.

Dilaporkan Trading View, sepanjang Oktober, XRP sempat menunjukkan sinyal kebangkitan menjelang akhir bulan. Namun, pergerakan harga yang berulang kali mengalami konsolidasi kuat membuat aset ini gagal menutup bulan dengan keuntungan.

Uptober Berubah Jadi “Down-tober” untuk XRP

Awalnya, XRP sempat memberikan harapan besar di awal Oktober dengan lonjakan harian yang cukup signifikan. Namun, reli tersebut tidak bertahan lama. Pada penutupan bulan, XRP justru mencatat penurunan 10,8%, mengakhiri apa yang diharapkan sebagai “Uptober” dengan hasil yang mengecewakan.

Data menunjukkan performa ini merupakan yang terburuk sejak April 2025, sekaligus menjadi penurunan bulanan terbesar kedua tahun ini setelah Februari, di mana XRP sempat ambruk hingga 29,3%.

Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Sabtu, 1 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Sabtu, 1 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: XRP Siap Tembus $3? Sinyal Bullish Muncul Jelang Peluncuran ETF!

Padahal, sepanjang 2025 XRP sempat menunjukkan tren positif, mencatatkan kenaikan di lima dari sembilan bulan terakhir, termasuk reli besar 35% pada Juli. Kinerja negatif Oktober pun menjadi anomali di tengah tahun yang secara keseluruhan masih positif bagi XRP.

Optimisme Beralih ke November

Meski performa Oktober mengecewakan, sebagian besar investor dan komunitas XRP masih memegang optimisme tinggi untuk bulan November. Alasannya, momentum baru diperkirakan datang dari peluncuran ETF spot XRP pertama di AS, yang disebut-sebut dapat menjadi katalis besar bagi harga.

Selain itu, sejumlah pengembangan dari Ripple Labs terus memantik minat pasar terhadap XRP. Secara year-to-date (YTD), XRP masih tercatat tumbuh signifikan berkat reli kuat pada kuartal pertama 2025, terutama lonjakan 46% di Januari.

Para analis percaya, bila peluncuran ETF berjalan sesuai rencana, XRP berpotensi membalikkan tren negatifnya dan mencatat rebound tajam di November. Dengan sentimen pasar yang mulai menghangat dan minat institusional yang meningkat, XRP mungkin saja menjadikan November sebagai bulan “comeback” spektakuler.

Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

XRP Siap Tembus $3? Sinyal Bullish Muncul Jelang Peluncuran ETF!

Harga XRP kembali menarik perhatian pasar kripto setelah menunjukkan sinyal kuat akan kebangkitan. Setelah periode konsolidasi dan koreksi tajam dalam beberapa hari terakhir, indikator teknikal mulai memperlihatkan potensi reversal bullish yang bisa membawa XRP kembali menembus level $3 dalam waktu dekat.

Menurut analisis terbaru, token ini telah berhasil memantul dari area support $2,39 dan kini tengah menguji resistensi di $2,53. Indikator Money Flow Index (MFI) berada di level 30,60, menandakan XRP berada di wilayah oversold, kondisi yang secara historis sering diikuti oleh lonjakan harga signifikan karena kembalinya tekanan beli.

Sementara itu, dilaporkan CCN, Relative Strength Index (RSI) mulai bergerak naik dari posisi 41,99, memperkuat tanda bahwa tekanan jual mulai memudar. Jika tren ini berlanjut, XRP berpotensi menembus batas atas area konsolidasi dan memicu rally menuju $3.

Analisis XRP

Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Jumat, 31 oktober 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Jumat, 31 oktober 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: XRP Army Siap Guncang Pasar! Bitwise Prediksi ETF XRP Capai $1 Miliar

Menambah sentimen positif, pasar kini juga diselimuti optimisme terkait peluncuran ETF XRP pertama oleh CanaryFunds. ETF ini dijadwalkan rilis pada 13 November 2025, setelah penghapusan delaying amendment yang sebelumnya memberi kontrol waktu kepada SEC. Langkah ini mempercepat ekspektasi pasar terhadap masuknya arus dana institusional baru ke XRP.

Analis Victor Olanrewaju menilai, peluncuran ETF ini dapat menjadi katalis besar untuk reli harga berikutnya:

“Dengan momentum teknikal yang mulai berbalik dan dorongan dari peluncuran ETF, XRP punya peluang nyata untuk menembus kembali level psikologis $3,” jelasnya.

Secara teknikal, indikator MACD di grafik harian juga menunjukkan crossover bullish, di mana garis 12 EMA telah menembus di atas 20 EMA, mengindikasikan peningkatan tekanan beli. Selain itu, Chaikin Money Flow (CMF) mulai bergerak ke zona positif, mencerminkan masuknya modal baru ke dalam pasar.

Jika momentum ini berlanjut, target harga berikutnya ada di kisaran $2,72 hingga $3,26, sesuai level Fibonacci retracement 0.786. Namun, bila tekanan beli melemah, XRP berisiko terkoreksi ke area $2,22 atau bahkan $1,77 sebagai dukungan bawahnya.

Meski volatilitas masih tinggi, sinyal teknikal dan faktor fundamental — termasuk peluncuran ETF, menjadikan XRP salah satu aset kripto yang paling menarik untuk dipantau pada November ini.

Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

XRP Army Siap Guncang Pasar! Bitwise Prediksi ETF XRP Capai $1 Miliar

Pasar kripto mungkin masih terpecah soal XRP, namun Matt Hougan, Chief Investment Officer Bitwise, justru melihat peluang besar. Dalam wawancara dengan DL News, Hougan menegaskan bahwa ETF XRP akan “dengan mudah” menembus valuasi $1 miliar hanya dalam beberapa bulan pertama peluncurannya.

“Banyak yang meremehkan XRP karena opini mayoritas di industri kripto cenderung bearish,” ujar Hougan. “Namun yang mendorong arus dana bukan opini, melainkan komunitas pembeli yang percaya pada aset itu. Dan XRP Army sangat bullish dan mencintai XRP.”

Lonjakan Minat dan Dukungan Komunitas

Saat ini, ada sekitar 20 pengajuan ETF XRP yang masih menunggu persetujuan SEC, sedikit di bawah Bitcoin dan Solana (masing-masing 23 pengajuan). Ethereum memiliki 16 pengajuan, menurut data Eric Balchunas dari Bloomberg Intelligence. Balchunas bahkan memprediksi jumlah aset kripto yang memiliki ETF bisa melampaui 200 dalam 12 bulan ke depan.

Menurut laporan Yahoo FInance, tak hanya di atas kertas, dukungan terhadap XRP juga tampak dari aktivitas para “whale”. Data Santiment mencatat pembelian XRP senilai lebih dari $560 juta oleh investor besar dalam sepekan terakhir, bertepatan dengan tenggat persetujuan tiga ETF XRP di SEC.

Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Kamis, 30 oktober 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Kamis, 30 oktober 2025. Sumber: Tokocrypto.

Kekuatan “XRP Army” Tak Terbantahkan

Hougan menilai kesuksesan ETF tidak ditentukan oleh sentimen di “crypto Twitter”, melainkan oleh komunitas yang benar-benar menaruh modal. Di sinilah kekuatan XRP bersinar.

Komunitas “XRP Army” telah menunjukkan loyalitas luar biasa, bahkan di tengah badai regulasi dan gugatan panjang Ripple melawan SEC. “ETF gagal karena apatis. Tapi hal itu tak akan terjadi pada XRP,” tegas Hougan.

Kritik Tak Akan Menghentikan Arus Dana

Meski banyak yang mengkritik XRP karena struktur yang terpusat dan dominasi Ripple dalam suplai token, Hougan menilai itu bukan masalah utama. “Institusi tidak butuh konsensus dari komunitas kripto, mereka hanya butuh permintaan pasar yang jelas,” ujarnya.

Sebagai pembanding, ETF Bitcoin berhasil menarik arus dana senilai $107 miliar di tahun pertama, sementara ETF Solana baru-baru ini mencatatkan debut paling sukses sepanjang 2025. XRP, menurut Hougan, berpotensi mengikuti jejak yang sama.

“XRP Army akan ‘smash-buy’ ETF ini,” katanya penuh keyakinan.

Dengan kombinasi komunitas yang militan, momentum ETF kripto yang sedang naik daun, dan dukungan investor besar, XRP tampaknya siap menulis babak baru dalam sejarah ETF aset digital. Pertanyaannya kini bukan apakah ETF XRP akan meledak, tetapi seberapa cepat ia mencapai angka $1 miliar.

Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





Sumber : news.tokocrypto.com

XRP Tertekan Lagi! Momentum Lemah Bisa Batasi Reli ke Atas $2,70

Harga XRP sempat menunjukkan sinyal penguatan di atas $2,60, namun kegagalan menembus level $2,65 membuat token ini kembali rentan terhadap tekanan jual. Pergerakan harga menunjukkan bahwa momentum bullish mulai kehilangan tenaga, sehingga reli jangka pendek berisiko terbatas.

Setelah bertahan di area support $2,50, XRP sempat melesat hingga mencapai puncak di $2,6972. Namun, muncul koreksi setelah harga menembus garis tren bullish dengan support di sekitar $2,6350. Saat ini, XRP diperdagangkan di bawah $2,60 dan Simple Moving Average (SMA) 100 jam, sinyal bahwa kekuatan beli mulai melemah.

Analisis XRP

Baca juga: Brad Garlinghouse Kirim Sinyal Besar: XRP Bisa Tembus $3 Lebih Cepat

Menurut laporan Tradingview, jika tekanan jual berlanjut, support awal terlihat di sekitar $2,5650, dengan area kunci berikutnya di $2,55. Penembusan di bawah zona ini bisa mempercepat penurunan menuju $2,5120, bahkan hingga ke $2,45. Di sisi lain, jika harga mampu menembus kembali resistensi di $2,65 dan bertahan di atas $2,6880, potensi rebound menuju $2,72 hingga $2,76 masih terbuka.

Secara teknikal, indikator MACD per jam kini berada di zona bearish, sementara RSI berada di bawah level 50, menegaskan lemahnya momentum beli. Dengan volatilitas yang masih tinggi dan sinyal teknikal yang belum mendukung reli kuat, investor disarankan untuk berhati-hati terhadap potensi koreksi lanjutan sebelum XRP kembali ke jalur bullish.

Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com