Sedang Tidak Enak Badan? 5 Makanan Enak Ini Bisa Bantu Sehatkan Tubuh


Jakarta

Saat imunitas tubuh menurun, ada beberapa makanan enak yang bisa membantu tubuh tetap sehat. Mulai dari sayuran hingga buah segar yang enak.

Kondisi tubuh yang sedang sakit membuat orang tidak enak melakukan aktivitas apapun, termasuk sulit untuk tidur nyenyak. Salah satu penyakit yang paling sering hinggap adalah demam, flu dan batuk.

Meski bukan penyakit berbahaya, tapi tetap mempengaruhi fungsi tubuh. Selain minum obat, ternyata ada beberapa makanan yang fungsinya bisa membantu tubuh lebih sehat dan bugar usai sakit.


Dilansir dari SELF dan berbagai sumber (17/11), berikut lima makanan sehat yang enak untuk dikonsumsi saat sakit.

1. Air Kelapa Muda

Ilustrasi Air KelapaIlustrasi Air Kelapa Foto: Getty Images/iStockphoto/Everyday better to do everything

Air kelapa muda merupakan cairan asli yang ditemukan di tengah kelapa muda warna hijau. Air kelapa memiliki beberapa sumber nutrisi yang baik untuk tubuh kita, seperti serat, vitamin C, dan beberapa mineral penting lainnya.

Selain itu air kelapa muda bermanfaat sebagai sifat antioksidan yang berfungsi untuk melindungi sel dari kerusakan akibat radikal bebas.

Selain rasanya yang segar dan mampu menghidrasi tubuh kita secara alami, air kelapa muda juga memiliki banyak manfaat yang sayang dilewatkan untuk tubuh.

2. Sup Ayam

Resep Sup Ayam Sayuran SegarSup Ayam Sayuran Segar Foto: Getty Images

Sup berkuah kaldu berisi potongan ayam dan sayuran ini sering jadi menu sehari-hari. Rasanya gurih enak, apalagi jika kaldunya dihirup selagi hangat. Rupanya makanan ini banyak dianjurkan untuk mereka yang sedang pilek dan demam.

Dari salah satu penelitian yang dilakukan oleh ahli kesehatan bernama Dr. Stephen Rennard, dari University of Nebraska Medical Center Omaha. Alasan mengapa sup ayam ini bisa menyembuhkan sakit pada tubuh karena komposisi dalam sup tersebut.

Sup yang berisi ayam, bawang, kentang, wortel, juga seledri dan peterseli memiliki nutrisi yang baik. Sup ayam juga dipercaya memberikan efek psikosomatis, yang bisa bisa memberi rasa nyaman saat sedang dalam keadaan tidak fit.

3. Pisang

Two ripe yellow bananas on the old rough scratched wooden boards background surface. Top viewPisang. Foto: Getty Images/iStockphoto/PAVEL IARUNICHEV

Kandungan nutrisi dalam pisang yang begitu padat ternyata memiliki peran untuk memperlancar pencernaan. Konsumsi pisang secara rutin juga dikaitkan dengan peningkatan metabolisme yang lebih baik bagi tubuh.

Mengonsumsi pisang dengan segelas air hangat cara ini akan memudahkan tubuh untuk mencerna serat pisang dengan lebih baik. Air hangat juga dikatakan sebagai suhu air yang paling tepat di pagi hari karena lebih cocok dengan suhu tubuh ketika bangun tidur.

Jadi jika sedang sakit bisa pilih buah pisang sebagai alternatif camilan sehat yang dipadukan dengan minum air hangat, agar metabolisme tubuh kembali meningkat.

4. Madu

racikan kopi campur madu yang sehatMadu. Foto: Getty Images/iStockphoto

Khasiat madu tidak perlu diragukan lagi. Madu dikenal bisa meredakan sakit tenggorokan. Sebuah tinjauan yang diterbitkan pada Agustus 2020 di BMJ Evidence-Based Medicine menunjukkan jika madu mungkin efektif dalam mengobati gejala penyakit pilek dan flu daripada obat-obatan yang dijual bebas.

Awalnya para peneliti tidak tahu secara persis mengapa madu membantu mengatasi gejala flu dan batuk. Namun penelitian menunjukkan bahwa madu memiliki sifat antimikroba. Menurut Cleveland Clinic, madu juga dapat melapisi tenggorokan dan meredakan iritasi.

5. Teh Hangat

Manfaat Minum Teh HangatManfaat Minum Teh Hangat Foto: Getty Images/iStockphoto/WiroKlyngz

Cara terbaik untuk menikmati madu yaitu dengan dicampur ke teh hangat. Minuman ini dapat meredakan sakit tenggorokan dan melegakan tenggorokan yang tersumbat, ucap Neha Vyas, MD, spesialis Kedokteran di Klinik Cleveland.

Teh mengandung antioksidan polifenol. Beberapa jenis teh seperti chamomile ditemukan memiliki sifat antibakteri. Sementara teh peppermint dapat meredakan gangguan pencernaan.

Pada teh hijau juga mengandung katekin yang mampu mengontrol sistem kekebalan tubuh. Meskipun secara umum teh bisa membantu gejala flu batuk, tapi sebaiknya hindari teh berkafein seperti teh hitam, ucap Vyas.

(sob/odi)



Sumber : food.detik.com

7 Manfaat Kayu Manis bagi Kesehatan dan Cara Menggunakannya


Jakarta

Kayu manis menjadi salah satu rempah yang biasa digunakan dalam sejumlah masakan. Tak jarang juga kayu manis diolah menjadi minuman jamu karena dipercaya memiliki berbagai manfaat bagi kesehatan.

Sebagai rempah yang penuh manfaat, kayu manis tersedia dalam bentuk bubuk atau potongan kulit kayu utuh. Ada juga yang diekstrak menjadi minyak esensial atau suplemen.

Selain itu, kayu manis bisa dipakai untuk berbagai kegunaan di dapur lainnya seperti ditambahkan pada sejumlah makanan. Seperti apa kegunaan kayu manis lainnya? Temukan informasinya pada uraian berikut, tapi sebelumnya mari ketahui lebih dahulu yuk mengenai kandungan nutrisi dan manfaat kayu manis.


Kandungan Nutrisi Kayu Manis

Menurut Departemen Pertanian Amerika serikat (AS) yang dikutip dari Medical News Today, satu sendok teh (sdt) kayu manis bubuk seberat 2,6 g mengandung nutrisi yang meliputi:

  • Energi: 6,42 kalori
  • Karbohidrat: 2.1 g
  • Kalsium: 26,1 mg
  • Zat besi: 0,21 mg
  • Magnesium: 1,56 mg
  • Fosfor: 1,66 mg
  • Kalium: 11,2 mg
  • Vitamin A: 0,39 mikrogram.

Bukan hanya itu, kayu manis mengandung pula vitamin B dan K, antioksidan kolin, beta karoten, alfa karoten, beta kryptoxanthin, likopen, lutein, dan zeaxanthin.

Manfaat Kayu Manis Untuk Kesehatan

Kayu manis ternyata benar terbukti memiliki sejumlah manfaat bagi kesehatan, di antaranya sebagai berikut:

1. Mengobati Infeksi Jamur

Minyak kayu manis bisa bantu mengobati beberapa infeksi jamur. Studi tahun 2016 menemukan bahwa minyak kayu manis efektif melawan jenis Candida yang mempengaruhi aliran darah. Ini kemungkinan karena sifat antimikroba yang dikandung kayu manis.

2. Menurunkan Kadar Gula Darah

Sebuah tinjauan pada tahun 2015 pada hewan menunjukkan bahwa kayu manis tipe cassia dapat menurunkan kadar gula darah.

Tapi menurut National Center for Complementary and Integrative Health (NCCIH), kayu manis tidak dapat mengurangi kadar glukosa atau hemoglobin A1c terglikosilasi pada penderita diabetes tipe 1 atau tipe 2.

3. Bantu Cegah Penyakit Alzheimer

Beberapa penelitian pada hewan menemukan kayu manis dapat bantu mencegah penyakit Alzheimer. Disebutkan bahwa ekstrak dalam kulit kayu manis yang disebut CEppt mengandung sifat-sifat yang bisa cegah berkembangnya gejala penyakit tersebut.

Penelitian lebih lanjut mungkin diperlukan untuk mengkonfirmasi keefektifan kayu manis untuk penyakit Alzheimer.

4. Melindungi dari HIV

Studi tahun 2000 menyebutkan bahwa kayu manis dapat bantu melindungi dari HIV. Kayu manis tipe cassia adalah yang paling efektif mengurangi aktivitas HIV dalam tubuh. Selain itu, penelitian tahun 2016 menemukan kalau ekstrak dari kayu manis menunjukkan aktivitas anti-HIV.

Ini bukan berarti makanan yang mengandung kayu manis dapat mengobati atau mencegah HIV. Tapi, ekstrak kayu manis mungkin bisa digunakan sebagai bagian dari terapi HIV.

5. Menyembuhkan Luka Kronis

Penelitian pada 2015 mengatakan bahwa para ilmuwan menemukan cara untuk mengemas antimikroba dari peppermint dan kayu manis ke dalam kapsul kecil, sehingga dapat membunuh biofilm bakteri dan secara aktif meningkatkan penyembuhan pada luka. Dengan begitu, peppermint dan kayu manis bisa dipakai untuk mengobati luka yang terinfeksi.

6. Mencegah Kanker

Seorang peneliti pernah mencatat kalau cinnamaldehyde pada kayu manis mungkin memiliki sifat antitumor dan antikanker. Dalam penelitiannya, ilmuwan mengobati tikus dengan kanker menggunakan ekstrak kayu manis dan kapulaga. Kemudian ditemukan bahwa tingkat stres oksidatif lebih rendah pada sel melanoma tikus yang memperoleh pengobatan.

7. Kurangi Risiko Penyakit Kardiovaskular

Dalam penelitian pada hewan disebutkan pula bahwa senyawa Cinnamaldehyde pada kayu manis dapat menurunkan tekanan darah.

Cara Menggunakan Kayu Manis

Untuk mengambil sederet manfaatnya bagi kesehatan, kayu manis bisa diolah dan dikonsumsi lewat makanan. Berikut beberapa cara menggunakan kayu manis dalam makanan atau masakan yang dikutip dari laman Swanson Vitamin:

  1. Sejumput bubuk kayu manis bisa ditambahkan ke secangkir teh panas
  2. Bubuk kayu manis dapat dicampurkan dengan rempah-rempah lain sebagai bumbu olahan daging yang berbeda
  3. Taburkan bubuk kayu manis pada sayuran atau buah yang dipanggang
  4. Campurkan bubuk kayu manis ke dalam adonan puding atau makanan penutup lainnya
  5. Tambahkan kayu manis ke dalam sari apel untuk mendapatkan rasa yang lebih kuat
  6. Campurkan beberapa sdt bubuk kayu manis ke dalam oatmeal panas atau sereal
  7. Berikan 1-2 sdt bubuk kayu manis ke dalam adonan pancake
  8. Tambahkan sedikit bubuk kayu manis ke dalam smoothie
  9. Campurkan kayu manis dengan madu dan lumuri ke kacang mentah, lalu panggang dalam oven untuk mengolahnya menjadi camilan
  10. Tambahkan sejumput bubuk kayu putih ke minuman kopi
  11. Cium aroma kayu manis segar untuk menstimulasi fungsi otak.

Itu dia sederet manfaat kayu manis bagi kesehatan dan kegunaan lainnya dari kayu manis dalam campuran makanan.

(fds/fds)



Sumber : food.detik.com

Pencinta Kopi, 4 Makanan Ini Tak Sehat Jika Dikonsumsi Bersama Kopi


Jakarta

Agar konsumsi kopi lebih sehat ada beberapa makanan yang sebaiknya dihindari saat minum kopi. Seperti konsumsi daging hingga susu.

Kebiasaan ngopi di pagi hari memiliki banyak manfaat sehat untuk tubuh. Selama kopi yang diminum dalam takaran yang wajar dan juga tidak menggunakan pemanis buatan, hingga topping tambahan yang membuat kalori kopi melambung tinggi.

Jika rutin dikonsumsi, kopi bisa membantu menjaga kesehatan otak, menurunkan risiko terkena diabetes tipe dua, sampai menjaga berat badan yang ideal.


Biasanya kopi disajikan dengan roti, biskuit dan sebagainya. Tapi ada beberapa makanan yang sebaiknya dihindari sebelum minum kopi atau saat minumm kopi.

Dilansir dari berbagai sumber berikut empat makanan yang sebaiknya tak dikonsumsi berbarengan dengan kopi.

1. Gorengan

Bukan Recehan, Netizen Bagikan Harga Gorengan yang Selangit MahalnyaGorengan. Foto: Site News

Meski gorengan rasanya enak dan cocok untuk dimakan saat minum kopi, ternyata makanan ini tidak direkomendasikan dan harus dihindari bagi penggemar kopi. Karena kebiasaan makan gorengan saat ngopi justru bisa menimbulkan efek samping pada kesehatan.

Alasannya akrena gorengan merupakan makanan yang mengandung lemak jahat dan kolestrol. Selain itu gorengan yang dimasak dalam minyak yang sudah dipakai berulang kali juga bisa membuat makanan ini semakin tidak sehat.

Hasilnya jika gorengan dikombinasikan dengan kafein dalam kopi, bisa memicu meningkatnya kadar kolestrol jahat di dalam tubuh lebih cepat dari biasanya.

2. Daging Merah dan Seafood

Red meat with reflection on black background.Daging merah. Foto: Getty Images/omersukrugoksu

Sebaiknya hindari mengonsumsi makanan yang mengandung zinc sebelum minum kopi. Makanan yang mengandung zinc misalnya daging merah dan aneka seafood seperti kerang, kepiting dan lobster.

Bukan tanpa alasan, ini dikarenakan kopi mengandung tanat yang membentuk ikatan dengan beberapa mineral dan makanan. Ikatan ini sangat sulit dipecah oleh tubuh.

Jika setelah makan daging lalu minum kopi, bisa membuat tubuh mengeluarkan zinc yang seharusnya diserap oleh tubuh. Kondisi ini menyebabkan tubuh kekurangan zinc.

3. Produk Olahan Susu

homemade organic coconut greek yogurt in wooden bowlYogurt. Foto: Getty Images/iStockphoto/ThitareeSarmkasat

Sebelum minum kopi disarankan untuk tidak mengonsumsi makanan atau minuman yang mengandung kalsium. Misalnya seperti susu, keju, yogurt dan produk susu lainnya.

Kafein dalam kopi bisa memengaruhi penyerapan kalsium. Tak hanya itu, kafein juga dapat membuat tubuh mengeluarkan kalsium lebih banyak lewat urine.

Efek ini relatif kecil bagi kebanyakan orang. Untuk memastikan agar tubuh memiliki kadar kalsium yang cukup disarankan untuk tidak minum kopi lebih dari 3 cangkir dalam sehari.

4. Kacang-Kacangan

Mix nuts (almonds, hazelnuts, walnuts)Kacang-kacangan. Foto: dok.thinkstock

Makanan yang mengandung zat besi juga tidak disarankan untuk dikonsumsi sebelum minum kopi. Zat besi banyak ditemukan pada kacang-kacangan. Hal ini juga berkaitan dengan kandungan tanat.

Tanat pada kopi juga bisa mempengaruhi penyerapan zat besi yang seharusnya diserap oleh tubuh. Jika sesorang mengonsumsi kacang-kacangan sebelum ngopi tubuh bisa kekurangan zat besi.

(sob/odi)



Sumber : food.detik.com

5 Manfaat Buah Lontar dan Kandungan Gizinya


Jakarta

Buah lontar (Borassus flabellifer) adalah buah tropis dari pohon palem lontar. Buahnya berwarna coklat tua sampai hitam, bentuknya bulat saat matang. Isi daging buahnya puting bening dan berair.

Buah ini dipercaya menjadi sumber vitamin dan mineral yang dibutuhkan tubuh yang bermanfaat bagi kesehatan. Simak nilai gizi dan manfaat dari buah lontar di bawah ini.

Nutrisi dan Nilai Gizi Buah Lontar

Dikutip dari laman PharmEasy, berikut adalah kandungan nilai gizi dari buah lontar per 100 gram:


  • Energi 87 kkal
  • Lemak 1,0 gram
  • Protein 2,8 gram
  • Karbohidrat 18,5 gram
  • Serat 15 gram
  • Gula 14 -16 gram

Selain itu, buah lontar juga kaya akan mineral dan vitamin, dengan banyak vitamin B dan C, zat besi, seng, kalsium, kalium, tiamin, riboflavin dan fosfor.

Manfaat Buah Lontar

Dikutip dari laman Global Fruits Name, berikut adalah beberapa manfaat kesehatan dari buah lontar:

1. Antioksidan

Buah lontar memiliki antioksidan yang bermanfaat menjaga kesehatan tubuh. Vitamin dan mineral penting dalam buah ini membantu untuk memperkuat dan meningkatkan mekanisme pertahanan tubuh.

Kandungan potasium dan vitamin C yang tinggi buah lontar, akan membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh akan memungkinkan sel-sel tubuh, mampu melawan mikroba penyebab infeksi.

Sebagai contoh, kandungan antioksidan tersebut membantu melindungi sel darah dari kerusakan oksidatif.

2. Membantu Menurunkan Berat Badan

Buah lontar dipercaya bisa menurunkan berat badan karena memiliki kandungan kalori dan lemaknya yang rendah. Sehingga cocok dimakan saat diet.

Jadi, buat mereka yang ingin menurunkan berat badan dengan mengikuti diet rendah kalori, buah ini bisa dijadikan sebagai pilihan yang baik.

3. Membantu Meningkatkan Fungsi Otak

Vitamin B6 termasuk komponen penting bagi fungsi otak, yang secara signifikan terdapat dalam jumlah besar dalam buah lontar.

Neuron akan melepaskan neurotransmitter yang mengubah suasana hati, memori, serta pembelajaran otak kita. Vitamin B6 berperan dalam membantu memproduksi enzim, seperti serotonin dan dopamin yang dibutuhkan neurotransmiter.

4. Menjaga Kesehatan Kulit

Manfaat buah lontar bagi kesehatan kulit mungkin karena sifat anti inflamasinya. Dalam hal ini, buah lontar bermanfaat untuk mengatasi masalah peradangan kulit, seperti biang keringat, bisul, hingga ruam.

5. Membantu Mengurangi Rambut Rontok

Vitamin B kompleks yang sekelompok vitamin esensial termasuk B1, B2, B3, B5, B6, B7, B9, dan B12, berperan penting dalam menjaga kesehatan pertumbuhan rambut serta mencegah rambut rontok. Di mana:

  • Vitamin B1 (Tiamin): akan mengubah makanan menjadi energi untuk membantu pertumbuhan rambut.
  • Vitamin B2 (Riboflavin): Berperan dalam pertumbuhan sel yang sehat, seperti sel folikel rambut.
  • Vitamin B3 (Niacin): Berperan dalam meningkatkan sirkulasi darah kulit kepala dan meningkatkan pertumbuhan rambut.
  • Vitamin B5 (Asam Pantotenat): Membantu menjaga kesehatan folikel rambut.
  • Vitamin B6 (Pyridoxine): mendorong produksi melanin.

Itulah beberapa manfaat buah lontar untuk kesehatan dan kandungan nutrisinya.

(khq/inf)



Sumber : food.detik.com

Bangun Energi Keluarga dengan Rahasia Menu Sarapan ‘Super Power’


Jakarta

Hidup sebagai orang tua muda dengan anak-anak kecil seringkali menjadi tugas yang penuh tantangan. Menyeimbangkan pekerjaan, keluarga, dan waktu diri sendiri membutuhkan energi yang cukup.

Untuk itu, kami hadir dengan solusi sederhana namun bermakna, Haverjoy Havermix Instant Oats with Chocochips. Ini adalah alasan Haverjoy Havermix Instant Oats & Chochips menjadi pilihan menu sarapan yang sehat dan lezat untuk pagi yang penuh aktivitas.

1. Energi Tahan Lama dari Oats (Bukan Gandum)


Oats adalah sumber energi yang luar biasa. Dibandingkan dengan gandum biasa, oats memberikan keleluasaan energi yang tahan lama, sehingga ideal untuk menangani hari Anda dan keluarga yang padat serta aktif.

2. Nutrisi Optimal untuk Keluarga Anda

Sereal sarapan keluarga kami dirancang khusus untuk memberikan nutrisi terbaik bagi seluruh keluarga. Kaya akan serat pangan dan zat besi, Haverjoy Havermix Instant Oats & Chochips membantu menjaga kesehatan dan kebugaran setiap anggota keluarga.

3. Kelezatan Chocochip yang Disukai Anak-anak

Kami memahami betapa sulitnya membuat anak-anak menyukai sarapan. Dengan perpaduan chocochips dan oats, Haverjoy Havermix Instant Oats & Chochips kami menjadi pilihan favorit anak-anak. Sehingga membuat sarapan menjadi lebih sehat dan nikmat bagi anak-anak dan juga momen menyenangkan bagi keluarga.

4. Praktis dan Efisien untuk Pribadi yang Sibuk

HaverjoyFoto: dok. Haverjoy

Kami tahu waktu adalah hal berharga, terutama bagi orang tua yang sibuk. Sereal ini tidak hanya lezat, tetapi juga praktis. Hanya dengan beberapa sendok sereal dan tambahkan air panas, Anda dapat menyajikan sarapan yang bergizi atau camilan saat di kantor dalam hitungan menit.

5. Terakreditasi Halal dan BPOM

Soal keamanan produk, Anda tidak perlu khawatir karena seluruh produk Haverjoy telah mendapatkan sertifikasi Izin Edar Pangan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI dan terakreditasi Halal oleh Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal.

dok. HaverjoyFoto: dok. Haverjoy

Tidak hanya itu, Haverjoy juga tersedia dalam berbagai varian rasa yang menggoda. Dari Quick Cooking Oats, Instant Oats dan Rolled Oats, yang bisa menjadi pilihan untuk setiap anggota keluarga Anda! Informasi lebih lanjut mengenai produk Haverjoy, silakan kunjungi akun Facebook Haverjoy Oats dan Instagram @haverjoy.oats.

(Content Promotion/Haverjoy Oats)



Sumber : food.detik.com

5 Efek Diet Bebas Gluten, Terasa Lebih Lapar hingga Sembuhkan Alergi


Jakarta

Banyak berkembang diet sehat yang salah satunya memangkas asupan gluten. Ternyata ini efek yang akan terjadi pada tubuh jika menjalankan diet bebas gluten.

Bagi segelintir orang kandungan gluten pada makanan menjadi komponen menyeramkan yang dapat masuk ke dalam tubuhnya. Gluten banyak terkandung pada makanan seperti roti, pas, kue, atau hidangan lain yang menggunakan campuran tepung terigu di dalamnya.

Sebagian orang di dunia dilaporkan memiliki intoleran gluten yang memaksa mereka tidak mengonsumsi gluten sama sekali. Ternyata selain alasan kesehatan ada juga sebagian orang yang berminat untuk melakukan diet bebas gluten demi gaya hidupnya.


Banyak dokter yang justru menyarankan untuk tidak pernah menghindari gluten karena ada beberapa efek yang akan terjadi pada tubuh. Mulai dari efek buruk hingga manfaat ini bisa terjadi jika kamu memangkas asupan gluten.

Baca juga: Dessert by Dare: Legit Lembut Tiramisu Tres Lechess dan Gelato Rasa Alami

Berikut ini 5 efek diet bebas gluten menurut Delish:

5 Efek Diet Bebas Gluten, Terasa Lebih Lapar hingga Sembuhkan AlergiMengurangi asupan gluten secara drastis dapat menyebabkan konstipasi. Foto: Getty Images/iStockphoto/Thai Liang Lim

1. Memicu konstipasi

Komponen gluten yang ada pada roti, pasta, atau olahan tepung lainnya sebenarnya mengandung serat. Para ahli bahkan menyetujui jika kandungan serat pada gluten termasuk salah satu serat yang baik.

Bagi tubuh yang terbiasa menerima asupan gluten, tentunya akan mengalami penyesuaian setelah kehilangan salah satu sumber seratnya. Buang air besar yang terhambat atau konstipasi atau sulit BAB seringkali dirasakan oleh mereka yang mencoba menjalani diet ini.

Sistem pencernaan akan bekerja lebih keras ketika sumber serat yang dibutuhkan tiba-tiba hilang. Salah satu cara untuk menangkal efek samping ini adalah dengan meningkatkan asupan sayuran hijau atau biji-bijian.

2. Lebih cepat lapar

Pada individu yang mengalami intoleran gluten, asupan gluten justru akan memicu rasa tak nyaman pada perut. Efeknya selera makan akan hilang bahkan ada yang mengalami efeknya sepanjang hari.

Tetapi untuk mereka yang menghindari gluten karena gaya hidup biasanya akan merasa cepat lapar. Hal ini terjadi karena tubuh kehilangan salah satu asupan karbohidratnya.

Efek tersebut juga disebabkan karena ketika tidak ada asupan gluten nafsu makan juga akan meningkat. AHli gizi menyarankan untuk konsumsi mie yang terbuat dari sayuran sebagai pengganti asupan glutennya.

Efek diet bebas gluten lainnya ada di halaman berikutnya.

3. Membuat otak lebih fokus

Sering merasa hilang fokus atau mengantuk setelah makan nasi atau mie? Efek tersebut dihasilkan oleh asupan gluten dan karbohidrat yang berlebihan masuk ke dalam tubuh.

Ahli gizi dan peneliti mengungkapkan bahwa usu yang sehat berkaitan sangat erat dengan kesehatan mental dan tingkat fokus. Asupan karbohidrat dan gluten yang dikurangi dapat membantu sistem pencernaan menjadi lebih bersih dan sehat.

Efeknya inflamasi pada usus akan menurun sehingga mikrobiota yang hidup dapat menciptakan lingkungan pada saluran pencernaan yang lebih bersih. Hasilnya baik kesehatan mental hingga fungsi otak akan meningkat.

4. Energi meningkat

5 Efek Diet Bebas Gluten, Terasa Lebih Lapar hingga Sembuhkan AlergiMenurut ahli, tubuh akan lebih berenergi jika mengurangi asupan gluten ke dalam tubuh. Foto: Getty Images/iStockphoto/Thai Liang Lim

Menurut penelitian asupan karbohidrat dan gluten sebenarnya mengonsumsi banyak energi untuk dicerna. Sehingga usai konsumsi gluten yang banyak biasanya lebih banyak orang merasa kelelahan daripada yang berenergi.

Tetapi ketika asupan glutennya dikurangi maka tubuh akan memiliki cadangan energi yang lebih banyak. Energi yang biasanya dihabiskan pada proses mencerna gluten akan dialihkan pada kebutuhan lain seperti aktivitas sehari-hari.

Selain itu kondisi saluran pencernaan yang lebih sehat juga membantu produksi energi yang lebih banyak. Beberapa penelitian menunjukkan efek positif pada partisipan yang mengurangi konsumsi karbohidrat atau gluten menjadi lebih berenergi sepanjang hari.

5. Mengatasi alergi makanan

Menjalankan diet bebas gluten ternyata dapat memberikan efek positif ternyata bagi mereka yang memiliki energi makanan. Asupan gluten yang seringkali masuk tak terkendali dapat memicu inflamasi di dalam tubuh.

Sehingga ketika gluten dikurangi risiko terjadinya inflamasi juga akan berkurang. Diet bebas gluten diakui oleh ahli dapat membantu beberapa pasien yang mengalami gangguan pada pencernaan.

Pemicu alergi di dalam pencernaan dapat berkurang ketika saluran pencernaan bebas dari pengaruh gluten. Sehingga ada beberapa kasus yang menunjukkan pelaku diet bebas gluten mengalami perbaikan pada alergi makanan yang diidapnya.

(dfl/odi)



Sumber : food.detik.com

7 Hal yang Terjadi pada Tubuh Jika Makan Kacang-kacangan Tiap Hari


Jakarta

Konsumsi kacang-kacangan tergolong sehat karena kaya nutrisi. Lalu jika makan kacang tiap hari, apa yang bakal terjadi pada tubuh? Begini efeknya.

Saat membicarakan diet atau pola makan sehat, kacang-kacangan selalu dibahas. Jenis makanan nabati ini kerap jadi pilihan camilan sehat karena nutrisi yang kaya di dalamnya.

Kacang-kacangan seperti walnut, almond, pistachio, hingga kacang mete mengandung serat, protein, dan lemak sehat. Kombinasi nutrisi itulah yang membuat kacang ideal dijadikan camilan.


Tiap jenis kacang juga sebenarnya punya keunggulan nutrisi, contohnya almond mengandung vitamin E paling banyak di antara jenis kacang lain. Namun secara umum, vitamin dan senyawa di dalam kacang cukup serupa.

Eat This, Not That! (14/11/2023) pun merangkum penjelasan ahli gizi soal 7 hal yang bakal terjadi saat kamu makan kacang-kacangan tiap hari:

1. Dapat asupan antioksidan berlimpah

Saat ngemil kacang, artinya kamu memberikan pasokan antioksidan berlimpah ke tubuh. Ahli gizi Lauren Manaker menyoroti pistachio merupakan jenis kacang dengan kapasitas antioksidan tinggi.

Jumlahnya bahkan mirip dengan antioksidan yang terkandung dalam blueberry, delima, cherry, dan red wine. Manaker mengatakan asupan antioksidan penting untuk melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan radikal.

2. Bantu cukupi kebutuhan nutrisi lain

Walnuts with wooden spoon on backgroundKonsumsi kacang walnut meningkatkan asupan asam lemak omega 3 hingga serat. Foto: iStock

Konsumsi kacang-kacangan juga membantu mencukupi kebutuhan serat harian. Manaker mengatakan serat kerap kali terlupakan pemenuhannya dibanding nutrisi lain, padahal punya peran yang tak kalah penting.

Selain itu, penelitian terbaru menunjukkan konsumsi kacang walnut meningkatkan profil asupan nutrisi secara keseluruhan. “Termasuk meningkatkan asupan asam lemak omega 3, serat, dan beberapa vitamin dan mineral,” kata Manaker. Penelitian itu menemukan hanya dengan mengganti 15% asupan daging dengan kacang walnut bisa membuat seseorang merasakan manfaat tersebut.

3. Menjaga kesehatan otak

Kesehatan otak sangat perlu dijaga. Menurut ahli gizi Trista Best, salah satu caranya adalah dengan rajin makan kacang-kacangan. “Kacang kaya akan nutrisi penting seperti asam lemak omega-3, antioksidan, dan vitamin E, yang dapat membantu melindungi sel-sel otak dari stres oksidatif dan peradangan,” kata Best.

Dia menambahkan, “Kacang merupakan sumber berbagai mineral, seperti magnesium dan seng, yang berperan dalam fungsi kognitif dan memori.” Tiap jenis kacang pun memiliki tingkat nutrisi yang berbeda-beda. Misalnya, walnut memiliki konsentrasi asam lemak omega-3 tertinggi, sedangkan almond dan kacang Brazil biasanya memiliki kandungan vitamin E tertinggi.

4. Membuat mood lebih baik

Woman Hands holding sad face hiding or behind happy smiley face, bipolar and depression, mental health concept, personality, mood change, therapy healing split concept.Rajin makan kacang juga membuat mood lebih baik dengan tanda pebaikan dalam gejala depresi. Foto: Getty Images/iStockphoto/champpixs

Mood atau suasana hati bisa lebih baik saat kamu mengonsumsi makanan sehat dan tepat nutrisi, salah satunya kacang. Hal ini dibuktikan melalui penelitian dimana grup yang makan 1 porsi kacang tiap hari, menunjukkan perbaikan nyata dalam gejala depresi.

Penelitian lain mengungkap partisipan yang makan 2-3 sendok makan kacang dan bijian tiap hari, ditambah modifikasi diet lainnya, menunjukkan perbaikan dalam hal terkait gejala dan episode depresi. Salah satu penyebabnya karena kacang kaya asam lemak omega 3 yang bersifat melindungi saraf.

Selengkapnya di halaman selanjutnya.

5. Bikin makan lebih puas

Kacang-kacangan tak hanya enak dimakan langsung, tapi juga dijadikan topping makanan lain. Penambahan ini bahkan membuat makan terasa lebih puas. Contohnya penggunaan kacang sebagai topping yogurt yang menambah rasa sekaligus tekstur yogurt.

Bonusnya, kamu juga mendapat tambahan nutrisi seperti serat, lemak sehat, dan protein. Kombinasi ketiga nutrisi ini menciptakan rasa puas dalam makan.

6. Penurunan inflamasi atau tanda peradangan

kacang almondKacang almond kaya vitamin E yang menurunkan peradangan. Foto: iStock

Konsumsi kacang-kacangan telah dikaitkan dengan tanda peradangan yang lebih rendah. Kacang-kacangan, terutama almond, kaya akan vitamin E, menyediakan sekitar 48% dari rekomendasi asupan harian dalam tiap satu porsi konsumsinya.

Vitamin E berfungsi sebagai antioksidan dan melindungi sel dari stres oksidatif yang pada gilirannya membantu menurunkan peradangan.

7. Menyehatkan jantung

Bagian penting dari pola makan menyehatkan jantung adalah mengasup lebih banyak sumber lemak tak jenuh tunggal dan lemak tak jenuh ganda. Kacang kaya akan keduanya dan merupakan sumber lemak tak jenuh ganda yang dikenal sebagai asam lemak omega 3.

Salah satu cara untuk menurunkan kadar trigliserida tinggi, faktor risiko penyakit jantung, adalah dengan meningkatkan asupan lemak omega 3. Selain itu, mengonsumsi jenis lemak sehat ini dikaitkan dengan kadar kolesterol HDL yang lebih tinggi dan kadar kolesterol LDL yang lebih rendah.

(adr/odi)



Sumber : food.detik.com

Sudah Tak Makan Nasi Tapi Berat Badan Tidak Turun? Ini Alasannya


Jakarta

Untuk menurunkan berat badan, banyak orang pilih tak makan nasi. Namun sudah melakukan hal itu, banyak yang merasakan berat badannya tak kunjung turun. Kenapa ya?

Binaragawan Ade Rai mengaku heran saat nasi putih selalu dianggap sebagai biang kerok kenaikan berat badan. Padahal, menurut dia, ada banyak faktor yang bisa memicu kelebihan berat badan.

“Seolah-olah yang bikin kita gemuk adalah nasi putih. Jadi, seolah-olah dengan saya enggak makan nasi putih, saya akan turun berat badan,” ujar Ade Rai, mengutip detikhealth.


Namun, alih-alih memusuhi nasi putih, Ade Rai mengingatkan bahwa sebenarnya yang perlu dibatasi adalah asupan gula dan minyak seperti dalam gorengan. Pembatasan asupan keduanya dapat membantu menurunkan berat badan.

5 Fakta Diet CICO Untuk Kendalikan Cadangan Kalori TubuhIlustrasi Diet. Foto: Getty Images/whitebalance.oatt

Sayangnya, lanjut Ade Rai, apa yang ditemukannya saat ini adalah banyak orang menghindari asupan nasi putih, tapi tetap mengonsumsi makanan tinggi gula dan lemak. Jika ini yang dilakukan, lanjutnya, penurunan berat badan tak akan tercapai.

Ade Rai mengingatkan bahwa pada dasarnya ada banyak faktor yang memengaruhi berat badan. Jika seseorang tetap makan nasi putih sambil menerapkan sejumlah upaya lainnya, maka penurunan berat badan bisa tercapai.

Menurut dia, ada lima aturan menurunkan berat badan. Kelimanya adalah puasa, mengontrol asupan karbohidrat, meningkatkan asupan protein, bijaksana memilih lemak dan gula, dan rajin berolahraga.

“Kalau seandainya kita melakukan nomor satu, tiga, empat, lima, tapi enggak melakukan nomor dua, kira-kira berat badannya turun enggak? Pasti turun,” ujarnya.

Artikel ini sudah tayang di CNN Indonesia dengan judul Alasan Berat Badan Enggak Turun Meski Sudah ‘Puasa’ Nasi

(sob/adr)



Sumber : food.detik.com

Ini Pilihan Makanan untuk Merangsang 5 Indera Tubuh


Jakarta

Mengonsumsi makanan yang menyenangkan untuk kelima indera kita mampu bisa menyehatkan tubuh. Mulai dari indera penglihatan hingga penciuman.

Mengonsumsi makanan enak bukan hanya tentang memuaskan selera saja, tetapi juga memberi nutrisi yang dibutuhkan tubuh. Kelima indera tubuh pun memainkan peran penting dalam kehidupan sehari-hari.

Karenanya penting untuk memilih makanan yang mampu merangsang kelima indera, mulai dari indera penglihatan, penciuman, pendengaran, perasa hingga peraba.


Sebab dengan mengonsumsi makanan yang menyenangkan bagi indera tubuh, mampu mendukung kesehatan tubuh secara menyeluruh, seperti dilansir Pulse.ND (10/11/23).

Berikut makanan sehat untuk 5 indera tubuh.

1. Indera Perasa

Rajin Makan Buah dan Sayur, Setara dengan 4 Ribu Langkah SehariUntuk meningkatkan kesehatan pada indera perasa, disarankan untuk rutin mengonsumsi makanan manis alami Foto: Iustrasi iStock

Untuk meningkatkan kesehatan pada indera perasa, disarankan untuk rutin mengonsumsi makanan manis alami seperti buah dan sayuran. Keduanya dikemas dengan vitamin dan serat.

Selain itu, juga ada kandungan antioksidan yang akan memuaskan hasrat akan gula tetapi juga memberikan nutrisi. Kamu bisa memilih buah berry, mangga, semangka dan lainnya.

2. Indera Penglihatan

Mempertajam indera penglihatan bisa dengan mengonsumsi sayuran berwarna-warni. Seperti wortel, paprika, hingga sayur bayam.

Wortel dikenal dengan warna oranye cerah karena mengandung beta-karoten. Senyawa itu yang berperan memberi warna oranye pada wortel dan berperan menyehatkan penglihatan.

Kemudian bayam dikemas dengan lutein dan zeaxanthin, antioksidan yang melindungi mata dari gelombang cahaya berbahaya. Sayuran tersebut juga mengandung vitamin A yang dibutuhkan mata.

3. Indera Penciuman

Promosi Rempah Indonesia Lewat 'Spice Up the World' di Google Arts & CultureRempah-rempahan mampu merangsang indera penciuman. Foto: iStock

Indera penciuman kerap kali dirusak oleh bakteri. Untuk meningkatkankesehatannya perlu sesuatu yang aromatik, seperti bumbu dan rempah-rempahan.

Misalnya bawang putih yang mengandung allicin, senyawa yang dikenal memiliki sifat antibakteri dan antivirus. Sementara kunyit mengandung kurkumin.

Itu merupakan senyawa antiinflamasi dan antioksidan yang kuat. Kamu bisa memasukkan rempah-rempahan tersebut dalam makanan untuk merangsang indera penciuman.

4. Indera Pendengaran

Untuk merangsang indera pendengaran, kamu perlu mengonsumsi makanan bertekstur renyah. Alih-alih keripik, pilihlah makanan sehat seperti apel, almond, dan seledri.

Selain bagus untuk pendengaran, makanan renyah tersebut mampu merangsang produksi air liur yang akan membantu menetralkan asam di mulut sehingga mencegah kerusakan gigi.

Seperti apel misalnya, yang selain renyah juga merupakan sumber serat dan vitamin C yang baik. Begitu juga dengan almond yang kaya akan lemak sehat.

Kemudian ada seledri yang memiliki tekstur berserat juga berperan sebagai sikat gigi alami, di mana mampu membersihkan gigi dan gusi saat kita mengunyah.

5. Indera Peraba

alpukatAlpukat dapat merangsang indera peraba. Foto: Getty Images

Indera peraba terlibat melalui tekstur makanan yang kita konsumsi. Misalnya, alpukat dengan konsistensi krimnya menambah sentuhan lembut pada salad dan sandwich.

Atau kamu juga bisa mengonsumsi kacang-kacangan dan biji-bijian seperti biji chia. Biji itu akan menawarkan rasa renyah yang memuaskan.

Makanan seperti yogurt dan puding pun mampu merangsang indera peraba karena teksturnya yang halus dan lembut, sehingga memberikan rasa mewah di mulut.

(raf/odi)



Sumber : food.detik.com

10 Makanan yang Bagus Dikonsumsi Saat Asam Lambung Naik


Jakarta

Penyakit asam lambung banyak diderita orang Indonesia. Saat asam lambung tengah naik, coba redakan dengan konsumsi 10 makanan ini.

Gastroesophageal reflux disease (GERD) atau penyakit asam lambung adalah penyakit yang paling dihindari oleh semua orang. Sebab, GERD dapat menimbulkan rasa terbakar di dada hingga nyeri tak tertahankan yang mengganggu aktivitas.

GERD adalah kondisi yang terjadi ketika asam lambung naik ke kerongkongan akibat produksi asam lambung yang berlebihan. GERD disebabkan oleh melemahnya katup di bagian bawah kerongkongan alias sfingter.


Ada berbagai cara untuk meredakan gejala GERD, salah satunya adalah dengan mengonsumsi makanan dan minuman tertentu.

Melansir dari Prevention, asisten profesor kedokteran klinis di Touro College of Osteopathic Medicine di New York, Dr. Niket Sonpal dan ahli nutrisi, Robin Foroutan, ada sejumlah makanan yang bisa meredakan gejala GERD dan mudah ditemukan di dapur.

Apa saja? Berikut rangkumannya.

1. Pisang dan apel

Buah-buahan yang sangat asam, seperti jeruk atau buah beri, sudah dikenal dapat memperparah kondisi asam lambung. Maka dari itu Foroutan menyarankan para penderita GERD untuk mengonsumsi buah-buahan yang lebih lembut, seperti pisang.

“Makanan yang mudah dicerna tetapi juga tinggi serat adalah kombinasi yang baik untuk mencegah refluks,” kata Foroutan, dikutip Senin (13/11/2023).

“Buah bagus karena sebagian besar terdiri dari air dan mampu bergerak cepat melewati lambung,” imbuhnya.

Foroutan dan Sonpal mengatakan bahwa pisang adalah pilihan yang sangat baik karena bersifat menenangkan bagi lambung dan dapat membantu menetralisir asam lambung agar tidak terkumpul di kerongkongan.

Selain itu, koordinator program bedah metabolik dan bariatrik di Inspira Health, Bradee Rojas, juga merekomendasikan apel untuk meredakan gejala GERD. Menurut Rojas, apel mirip dengan pisang karena rendah asam, tinggi serat, dan banyak kandungan air.

“Apel mampu bergerak dengan mudah melewati saluran pencernaan. Selain itu, kandungan airnya dapat membantu mengencerkan asam lambung,” jelas Rojas.

2. Oatmeal

Ilustrasi OatmealIlustrasi Oatmeal Foto: Getty Images/iStockphoto/gresei

Di Indonesia, oatmeal terkenal sebagai menu diet. Namun, oatmeal yang kaya serat ternyata sangat ampuh untuk menutup katup di bagian bawah kerongkongan sehingga mencegah naiknya asam lambung.

“Oatmeal mungkin sangat ampuh karena teksturnya yang kental dapat menutup sfingter esofagus sehingga tidak banyak asam lambung yang “terciprat” ke kerongkongan,” kata Sonpal.

3. Roti gandum

Bagi penderita GERD pecinta roti, roti gandum adalah pilihan tepat bagi Anda. Menurut Rojas, roti gandum yang mengandung serat dapat “menyerap” asam lambung dan memberikan rasa lega.

“Itu sebabnya diet ini juga dikenal sebagai diet BRAT yang sering diresepkan dokter bagi mereka yang baru sembuh dari virus perut atau sejenisnya,” kata Rojas.

4. Madu

Di Indonesia, madu cukup digemari karena memiliki rasa manis yang enak. Ternyata, madu juga bisa menjadi makanan yang efektif untuk meredakan gejala GERD karena membantu melapisi tenggorokan.

“Madu manuka yang dikenal kaya antioksidan dan sifat anti-inflamasi baik untuk meredakan sakit tenggorokan yang dipicu oleh kelebihan asam, terutama jika dicampurkan dengan teh herbal,” ujar Sonpal.

5. Selada

Penjelasan soal mencuci selada sebelum dimakanPenjelasan soal mencuci selada sebelum dimakan Foto: Getty Images/iStockphoto

Selada adalah salah satu jenis sayuran yang paling mudah ditemukan di Indonesia. Bahkan, sayuran ini juga mudah ditemukan di restoran korea dan sering dijadikan pilihan sebagai pendamping makanan utama.

Menurut Rojas, selada sangat baik dikonsumsi bagi penderita GERD karena mengandung kandungan air yang tinggi sehingga dapat membantu mengencerkan dan menetralkan asam lambung.

6. Beras merah

Serupa dengan oatmeal, beras merah juga sering dijadikan pilihan sebagai pengganti nasi putih bagi seseorang yang menjalani diet.

Selain bisa mengontrol berat badan, ternyata beras merah yang banyak serat juga dapat membantu “menyerap” sebagian asam lambung dan mengurangi refluks. Maka dari itu, Rojas sangat merekomendasikan beras merah bagi penderita GERD.

7. Jahe

Di Indonesia, jahe adalah salah satu jenis rempah yang sering diolah sebagai minuman tradisional yang menghangatkan tubuh, seperti wedang, bandrek, bajigur, bir pletok, hingga sekoteng.

Selain menghangatkan tubuh, jahe ternyata juga dianggap mampu mengurangi gejala naiknya asam lambung.

“Cobalah untuk membuat teh yang menenangkan dengan menyeduh irisan jahe segar ke dalam air panas atau mengunyah permen jahe tanpa pemanis. Ini mungkin membantu menenangkan perut,” ujar Sonpal.

8. Alpukat

alpukatalpukat Foto: Getty Images

Makanan yang digoreng dan berlemak tinggi sangat sulit dipecah dan dicerna oleh perut. Akibatnya, dua jenis makanan tersebut bisa menjadi pemicu utama GERD.

“Namun, lemak tak jenuh yang sehat, seperti yang ditemukan pada alpukat bisa membantu mencegah mulas dan menjaga kadar asam tetap sehat,” kata Sonpal.

9. Melon

Juru bicara Academy of Nutrition and Dietetics, Julie Stefanski, dan Rojas mengatakan bahwa melon dapat “menyegarkan” saluran pencernaan yang meradang sehingga sangat baik dikonsumsi penderita GERD.

Menurut Stefanski dan Rojas, melon memiliki kandungan air yang tinggi sehingga dapat mengencerkan asam lambung dan membantu pergerakan di sistem pencernaan tanpa menyebabkan iritasi.

10. Susu rendah lemak

Serupa dengan yogurt, Rojas mengatakan bahwa susu rendah lemak dapat memberikan lapisan yang menyegarkan pada kerongkongan yang terasa panas akibat asam lambung.

Selain itu, susu rendah lemak yang bisa menjadi penyangga atau buffer sementara bagi lambung tidak mudah terpengaruh oleh perubahan tingkat keasaman (pH) lingkungannya sehingga tidak memperparah kondisi lambung.

Artikel ini sudah tayang di CNBC Indonesia dengan judul Asam Lambung Naik Tinggi? Redakan dengan 10 Makanan Ini

(yms/adr)



Sumber : food.detik.com