Author: 38

  • Join dan Upgrade ke Tokocrypto 2.0 Sekarang, Langsung Dapat IDR 75K

    Tokocrypto 2.0 kini hadir didukung oleh Binance Cloud, sebuah solusi infrastruktur untuk platform perdagangan aset kripto dari Binance dengan keamanan dan likuiditas tingkat tinggi.

    Dalam rangka menyambut kehadiran platform terbaru ini, Tokocrypto mempersembahkan airdrop hingga 75K* tanpa diundi untuk 10.000 orang pertama yang upgrade ke Tokocrypto 2.0 dan berhasil melakukan Know Your Customer (KYC).

    Berita terkait:Tokocrypto, Pedagang Aset Kripto Pertama yang Teregulasi di Indonesia, Berhasil Raih Pendanaan dari Binance

    Program airdrop ini adalah persembahan dari Tokocrypto bari para nasabah setia Tokocrypto maupun pendaftar baru. Hadiah akan diberikan dalam bentuk BIDR**

    *Syarat dan Ketentuan:

    • Berlaku untuk semua pengguna Tokocrypto yang telah menyelesaikan KYC dan telah upgrade ke Tokocrypto 2.0
    • Satu user hanya bisa membuat satu akun
    • 75k BIDR akan diberikan kepada 2000 orang pertama yang berhasil KYC
    • 50k BIDR akan diberikan kepada 2750 orang pertama yang berhasil KYC
    • 25k BIDR akan diberikan kepada 5750 orang pertama yang berhasil KYC
    • Periode ini berlaku dari tanggal 1 – 30 Juni 2020
    • Hadiah akan diberikan dalam bentuk BIDR (Binance IDR)
    • Harap bersabar karena hadiah akan diterima paling lambat 24 jam setelah melakukan KYC.
    • Promo in berlaku bagi Warga Negara Indonesia yang memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan akun bank lokal.
    • Untuk info lebih lanjut, join grup Telegram: Tokocrypto Official Group dan follow instagram Tokocrypto!

    Tunggu apa lagi?  Gabung Tokocrypto Sekarang!

    **Tentang BIDR:

    BIDR adalah stablecoin BEP2 yang dipatok dalam rupiah. BIDR juga akan tersedia untuk pembelian langsung dan penukaran dengan harga 1 BIDR = 1 IDR.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • 80% dari Pasokan Ethereum dalam Posisi Menguntungkan, Apa Artinya Bagi ETH?

    Secara teknikal, aksi harga Ethereum (ETH) beberapa hari ini masih diperdagangkan secara sideways, tidak ada tanda-tanda kenaikan yang signifikan karena crypto tersebut mengikuti trend Bitcoin.

    Investors telah mengakumulasi banyak ETH ketika pasar cryptocurrency mengalami trend turun beberapa waktu lalu.

    Akumulasi tersebut telah menyebabkan banyak investor untung, setidaknya Rp 300 ribu. Pada bulan Januari-Maret harga masih Rp 2 juta-an dan April-May harga menjadi Rp 3 juta.

    Ethereum telah bergerak dalam pola Sideways selama beberapa hari terakhir, dan pasar tengah berjuang untuk membentuk pondasi momentum untuk memperjelas sinyal trend jangka pendek.

    Pada saat pers, harga ETH berada di Rp 3.4 juta-an, menurut Coingecko.

    Dan kemarin, Seller berusaha untuk memicu penurunan tajam yang akhirnya menyebabkan ETH turun ke level terendah di $ 237.

    Support pada level ini cukup signifikan, karena diikuti oleh kenaikan tajam yang membawanya ke level High $ 247 (naik $10 dari efek wilayah Support). $1=14.078.

    Level Low High diatas ini disinyalir menjadi batasan atas dan bawah dari rentang perdagangan yang dibentuk secara teknikal.

    Baca Juga: Tron 4.0: Empat Hal Yang Anda Harus Mengerti

    Pentoshi, analis crypto di Twitter, mengatakan bahwa kekuatan Ethereum menunjukkan beberapa tanda goyah. Seorang trader, khususnya mencatat bahwa sangat penting bagi crypto untuk bertahan di atas level $ 217 untuk menjaga keberlangsungan Uptrend. Ia mengatakan:

    “ETH mulai mengkonfirmasi [pembalikan trend]. Kemungkinan akan mengarah pada akselerasi dalam waktu dekat. Akan sangat ingin melihat penahanan HL terakhir agar tetap Bullish di Alts. Tolong, jangan ditutup di bawah $ 217.”

    Dari sisi pasokan, menurut platform analitik Glassnode , 80% dari total pasokan ETH saat ini dalam posisi menguntungkan.

    Ini menandai upaya ketiga untuk menembus di atas 80% yang terlihat dalam kurun lebih dari setahun, dan upaya sebelumnya telah mendahului penurunan harga yang tajam.

    Glassnode menyampaikan:

    “Persentase pasokan ETH dalam laba melayang di 80%. Ini adalah upaya ketiga dalam setahun untuk menembus level ini. Terakhir kali pasokan laba Ethereum secara signifikan di atas 80%, ETH dihargai sekitar $ 700.”

    Berdasarkan gambar diatas, persentase pasokan ini akan memberikan gambaran yang cukup valid untuk potensi ETH kedepannya, karena investor kemungkinan akan menjadikan ini salah satu acuan untuk memandang kekuatan ETH kedepannya yang tentu akan mempengaruhi harga.

    Baca Juga: 4 Alasan Kamu Harus Upgrade ke Tokocrypto 2.0





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • 4 Alasan Mengapa Harga Bitcoin Tidak Bisa Menembus $ 10.000

    Saat harga Bitcoin (BTC) naik menjadi $ 10.180 di BitMEX, ia telah kembali terejeksi hingga ke leve $ 9.600. Rejeksi cepat ini adalah yang ketiga kalinya dalam 30 hari, harga Bitcoin telah terejeksi dari level Resistance $ 10.000.

    Pada saat pers, harga BTC turun Rp 8 juta dalam waktu 24 jam.

    Inilah empat faktor yang mungkin berkontribusi terhadap volatilitas ini adalah:

    1. Pertemuan Komite Pasar Terbuka Federak (FOMC) the Fed
    2. Likuidasi kontrak Short senilai $ 14 juta
    3. Ketahanan berkelanjutan dari area Resistance multi-tahun dari $ 10.000 – $ 10.500.
    4. Saham

    Baca Juga: 4 Alasan Kenapa Kamu Harus Upgrade ke Tokocrypto 2.0

    1.Pertemuan FOMC The Fed

    Sebelumnya, the Fed telah mengadakan pertemuan FOMC tak lama sebelum lonjakan cepat dari volatilitas Bitcoin.

    Ketua The Fed, Jerome Powell, menyatakan bahwa pasar kerja mungkin telah mencapai titik terendah dalam pertemuan itu.

    Disisi fundamental AS, tingkat pengangguran pada awalnya diproyeksikan akan tetap dalam dua digit dan ini menjadi perhatian utama bagi investor.

    Untuk berlindung dari risiko penurunan, investor cenderung memilih alternatif yang lebih aman seperti obligasi berisiko rendah.

    Menurut analis pasar Welt Holger Zschaepitz, Powell mengatakan:

    “Kami ingin investor mempertimbangkan risiko seperti pasar seharusnya. [Dia] mengatakan Fed tidak akan pernah menahan dukungan untuk ekonomi karena menganggap harga aset terlalu tinggi. Meletuskan gelembung aset akan melukai [para] pencari kerja.”

    Meskipun data positif keluar dari pertemuan FOMC, pasar saham Amerika Serikat dan harga Bitcoin telah turun.

    Baca Juga: Elquirex: Investasi Bitcoin Hingga 159%, Pinjaman Dengan Anggunan BTC

    2. $16 Juta dalam Kontrak Futures BTC di Likuidasi

    Dalam waktu 30 menit, posisi Short Bitcoin senilai $ 14 juta telah dilikuidasi pada BitMEX. Dibandingkan dengan bursa lain, harga BTC telah naik lebih tinggi di BitMEX sekitar $ 100.

    Ketika harga Bitcoin mencapai level $ 9.600 dalam penurunan 4% dalam waktu kurang dari 15 menit, posisi Long senilai $ 2 juta lainnya pun juga telah dilikuidasi.

    Secara total, dalam waktu kurang dari satu jam, sekitar $ 16 juta kontrak Futures telah dilikuidasi secara berurutan.

    Ketika kontrak berjangka (futures) senilai puluhan juta dolar dilikuidasi dalam pergerakan harga yang sangat fluktuatif dalam waktu singkat, ini dapat menyebabkan harga BTC bergerak cepat ke arah mana pun.

    Baca Juga: Membayar Ethereum Senilai Rp 36 Miliar Untuk Mengirim Rp 1.8 juta? Apa Yang Terjadi?

    3.Resistance Multi-Tahun

    Sejak pertengahan 2019, area antar level $ 10.000 – $ 10.500 telah bertindak sebagai zona Resistance yang kuat bagi Bitcoin.

    Setiap kali harga BTC mencoba untuk keluar dari zona ini, maka harga akan mendapatkan perlawanan jual yang cukup kuat dan menekan.

    Baru-baru ini, harga Bitcoin telah mencoba melampaui $ 10.000 sebelum jatuh kuat lagi hingga ke level $ 9.600.

    Investor Cryptocurrency Koroush AK mengatakan bahwa langkah ini mengurangi pentingnya keberadaan level $ 9.850 sebagai level Resistance lain.

    Dia berkata :

    “Langkah ini penting. $ 9.850 sekarang kurang penting sebagai Resistance. $ 10.000 kini lebih penting.”

    4.Saham

    Seperti yang kita lihat, harga BTC turun drastis karena harga saham turun.

    S&P 500 turun 6%, Dow Jones 7% dan Nasdaq 5%.

    Walaupun ada beberapa waktu Bitcoin terlihat tidak memiliki korelasi positif dengan saham, namun, tidak bisa dipungkiri lagi, bahwah saat ini, BTC masih mengikuti aksi harga saham.

    Sumber: Cointelegraph



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Faktor Fundamental Harga Ether (ETH) Melonjak Tinggi Tahun Ini

    Aset kripto Ether (ETH) mengalami perbedaan mencolok antara tahun ini dengan tahun sebelumnya dari segi teknikal ataupun fundamental.

    Sepanjang tahun 2020 ini penggunaan ETH terlihat lebih mencolok, yang mencerminkan sentimen positif terhadap aset kripto itu.

    Dan Tapiero analis aset kripto belum lama ini menerangkan, bahwa ia percaya ETH dalam perjalanan menuju US$500 pada tahun depan.

    “Secara teknikal ETH bakal melambung. Faktor pendorongnya adalah ketika ada pertumbuhan proyek-proyek baru berbasis blockchain Ethereum, setidaknya dari 300-500 proyek dalam 6-12 bulan mendatang,” katanya.

    ETH terlihat memaju dirinya menyamai tren naik seperti Bitcoin sejak Maret 2020. ETH berjuang mendapatkan momentum apapun yang diperlukan.

    Awal pekan lalu misalnya, ETH menguat hingga US$255, tetapi menghadapi banyak resistensi yang kuat, sehingga memicu tren turun.

    Berita Terkait: Mampukah Ether (ETH) Masuk ke US$300?

    Ketika artikel ini ditulis, ETH terkonsolidasi pendek di US$245, dari support terbaru US$225 pada 2 Juni 2020 lalu. Namun, secara teknis penurunan ini mungkin tak terlalu lama, karena ETH masih kuat, setidaknya dari perspektif fundamental.

    Rafael Schultze dari Glassnode mengukut tingkat penggunaan blockchain Ethereum sepanjang tahun 2020 ini. Ia mencatat, bahwa alamat (adress) ETH bervolume transaksi besar telah mengalami pertumbuhan yang belum pernah terjadi sebelumnya.

    “Ethereum mengalami peningkatan dalam hal penggunaan pada tahun 2020. Jumlah address baru yang terlibat dalam lebih dari satu transfer ETH telah meningkat secara signifikan tahun ini,” katanya.

    Meskipun tidak diterjemahkan ke dalam bullish dalam jangka pendek, kekuatan fundamental ini pada akhirnya bisa memberikan ETH dengan kenaikan harga yang serius.

    Peluncuran Ethereum 2.0 yang yang bakal digelar pada kuartal ketiga tahun ini bisa juga ditafsirkan sebagai FOMO besar, melejitkan harga ETH lebih tinggi lagi. [Cryptoslate/red]



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Skenario Bullish Untuk Ethereum – Tokocrypto News

    Dengan mulai banyaknya negara yang “dibuka kembali” pasca pandemi COVID-19, kita dapat ekspektasikan sebagian besar aset yang ada di pasar finansial untuk mulai mengalami “recovery”. Salah satunya adalah Ethereum (ETH).

    Harapan tadi diperkuat dengan skenario bullish secara teknikal.

    Di timeframe harian, Ethereum sedang membentuk pola konsolidasi triangle, yang idealnya mengikut pada konteks trend sebelumnya, yaitu naik.

    Baca Juga: Mampukah Ether (ETH) Masuk ke US$300?

    Jika skenario ini terjadi, target kenaikan dapat ditentukan dengan menggunakan fib extension di angka 1.618.

    Dengan menggunakan hal tersebut, kita mendapatkan potensi kenaikan Ethereum dapat mencapai 273 USD.

    Skenario ini valid jika harga Ethereum tidak keluar dari pola triangle (di bawah 236 USD)



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Rahasia Pembeda Trader yang Profitable dan Tidak

    Pernahkah kalian penasaran, apa sih rahasia trader yang cuan terus?

    Apakah karena mereka jago analisa teknikal? Apakah karena mereka paham penggunaan indikator dengan handal?

    Ada kunci yang lebih penting dari sekedar “jago baca chart” untuk menjadi trader yang profitable, yaitu DISIPLIN PADA TRADING PLAN

    Trading plan adalah RENCANA yang kita buat sebelum trading berdasarkan analisa kita. Rencana yang kita buat harus mendetail dan pada akhirnya kita patuhi. Karena jika tidak, akhirnya kita hanya akan mengejar pasar saa dan sering kehilangan bigger picture.

    Baca Juga: Mengenal Pola Barting Penjebak Trader Aset Kripto

    Contoh Trading Plan

    1. Setelah melakukan analisa pasar, kita tahu di mana level support terkuatnya. Di situlah kita mulai melakukan pembelian jika ada indikasi kuat bahwa harga akan naik atau mantul dari support.

    2. Tentukan berapa besar posisi yang mau dipasang: berapa modalnya, berapa besar persentase untuk stop loss, kapan take profitnya

    3. Tentukan poin-poin invalidasi. Kapan analisa kita terbukti salah?

    Dengan minimal menggunakan rencana trading tadi, harapannya kita bisa lebih matang dalam trading dan tidak hanya sekedar “beli dan jual saat grup sinyal bilang demikian”

    Baca Juga: Kesalahan Trader Saat Lose/ Kalah Trade



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Harga Bitcoin Diprediksi Mencapai US$12 Ribu (Rp173 Juta) pada Bulan Depan

    Harga Bitcoin diprediksi mampu mencapai US$12 ribu (Rp173 juta) pada bulan depan, jika Bitcoin mampu bertahan di US$10.500 ataupun setelah terkonsolidasi sedikit di bawah level US$10 ribu.

    “Jika Bitcoin masuk ke wilayah itu, maka harga akan melejit setidaknya menjadi US$11 ribu dalam waktu 3 minggu dan mungkin US$12 ribu dalam waktu sebulan,” kata Benjamin Blunts, trader Bitcoin seperti yang dilansir dari Cointelegraph beberapa jam lalu.

    Berita Terkait: Harga Bitcoin Tak Akan Jatuh Lagi ke US$6 Ribu, Tapi Naik Menjadi US$100 Ribu

    Trader lainnya, Theta Seek, pun senada karena menurutnya Raja Aset Kripto kemungkinan kecil bertahan di bawah US$9 ribu untuk waktu yang lama.

    “Ada beragam sikap bearish di luar sana. Tetapi dalam 1-2 minggu terakhir ada banyak akumulasi di bawah harga US$9 ribu,” katanya.

    Namun Theta melihat ada penurunan harga hingga 20 persen, jikalau Bitcoin tak mampu bertahan di atas US$10.000-10.500. Itu pun bisa terjadi andaikata terjadi peningkatan likuiditas di pasar derivatif (options, futures).

    Yang pasti saat ini, Bitcoin sedang berada di wilayah yang sangat penting. Pergerakan harga selama 7 hari mendatang akan menentukan tren harga sepanjang kuartal ketiga tahun 2020 ini. [Cointelegraph/red]



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Mampukah Ether (ETH) Masuk ke US$300?

    Mampukah Ether (ETH) masuk ke US$300? Itu adalah pertanyaan paling penting setelah ETH menikmati keuntungan besar sepanjang akhir pekan. Altcoin itu masuk ke perdagangan akhir pekan dalam kisaran yang memukau setelah kenaikan moderat pada akhir minggu.

    Penembusan di atas kisaran US$210-215 ini pada awal akhir pekan, telah menyebabkan “aksi parabola”. Sekarang, diperdagangkan di sekitar US$245-237, ETH hampir mencapai target jangka pendeknya sebesar USUS$250 sebagai titik resisten.

    Perubahan ini sebenarnya tidak mengejutkan, mengingat indikator harga terbaru dan aktivitas tinggi di aset kripto besar itu.

    Berita Terkait: Berharap pada Ethereum Sebelum Bitcoin Halving

    Sebagai permulaan, ETH telah berada dalam fase akumulasi besar selama beberapa minggu terakhir. ETH juga, hanya beberapa hari yang lalu, penggunaan jaringan blockchain-nya telah mencapai titik tertinggi sepanjang masa.

    Menuju US$300

    Bull di ETH setidaknya mencari posisi di US$250 dalam beberapa jam ke depan, tetapi didahului dengan penurunan yang kuat.

    Dalam skenario pullback, kenaikan perlu mempertahankan di US$230 agar tren naik bisa terkonfirmasi dalam beberapa hari mendatang. Penurunan lebih lanjut bisa ke US$220.

    Dengan perkembangan proyek dan peluncuran Ethereum 2.0 pada tahun ini, kendati terus akan menurun, diharapkan ETH bisa menembus di atas US$250 dan US$300 dalam beberapa minggu ke depan.

    Mengingat Ethereum 2.0 adala event yang besar dan penting, maka FOMO akan memainkan peran utama menuju US$300 per ETH. [Zycrypto/red]



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Harga Bitcoin Tak Akan Jatuh Lagi ke US$6 Ribu, Tapi Naik Menjadi US$100 Ribu

    Tuur Demeester, pengusaha dan pelaku pasar Bitcoin mengatakan, bahwa harga Bitcoin tak akan jatuh lagi ke US$6 ribu. Mengapa?

    Hal itu dia sampaikan mengingat ada potensi inflasi ketika krisis ekonomi melanda dunia saat ini. Dia bahkan memprediksi harga Bitcoin bisa mencapai US$50-100 ribu per BTC.

    Berita Terkait: Tokocrypto 2.0 Berbasis Binance Cloud Siap Meluncur

    Hal lainnya adalah karena ada peningkatan minat investor institusi (bermodal besar) yang masuk ke Bitcoin di pasar derivatif di CME yang mencapai US$150 juta.

    Itu adalah level tertinggi sepanjang masa, sejak pasar itu dibuka pada Desember 2017 silam.

    Bitcoin

    “12 bulan lalu Bitcoin menembus besaran fase akumulasinya. Dan kini akumulasi lanjutan terjadi lagi. Jika Bitcoin mampu menembus fase itu lagi, maka gerak parabolik akan terjadi,” kata Tuur Demeester, investor di bursa aset kripto Kraken melalui perusahaannya, Adamant Capital. [Bitcoinist/red]





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Penambang Bitcoin Alami Kesulitan Penyesuaian Pasca Halving Pertama

    Jelajahcoin.com – Kesulitan penyesuaian penambang Bitcoin (BTC) pasca-Halving pertama adalah besok. Dan kemungkinan membawa bantuan yang sangat dibutuhkan untuk penambang BTC yang mengalami pemotongan gaji ketiga mereka seminggu yang lalu.

    Hanya enam hari yang lalu, mengikuti halving bersejarah ketiga dari hadiah penambangan Bitcoin (BTC). Menurunkan subsidi blok dari 12,5 BTC ke 6,25 BTC per blok. Diperkirakan bahwa kesulitan penambang Bitcoin adalah ukuran yang menunjukkan betapa sulitnya bersaing untuk mendapatkan hadiah penambangan. Hal ini akan meningkat 4,5% dan di atas bulan Maret tertinggi sepanjang masa menjadi 16,83 T. Jumlah ini sudah turun pada saat itu.

    Pada titik ini, sedikit lebih dari sehari sebelum kesulitan penyesuaian berikutnya, hasil itu tampaknya sangat tidak mungkin. Karena, pada Senin pagi (waktu UTC), kumpulan penambangan utama Bitcoin, BTC.com memperkirakan penurunan 3,14% menjadi 15,60 T. Yang terakhir saat nilainya berada di sekitar level ini pada pertengahan Februari tahun ini. Meskipun pada saat itu, kesulitannya adalah pada lintasan naik.

    Baca Juga: Inilah Sebabnya Kenapa Penjahat Lebih Suka Bitcoin Anonim Daripada Koin Privasi

    Sementara itu, tampaknya setelah penurunan awal, hashrate, atau kekuatan komputasi dari jaringan Bitcoin, keluar dari posisi terbawahnya. Yang mungkin mengakibatkan penurunan yang lebih rendah dari perkiraan saat ini dalam kesulitan penambangan. Namun, seperti yang dilaporkan sebelumnya, mungkin perlu berminggu-minggu sampai memiliki gambaran yang jelas tentang jaringan Bitcoin setelah halving ketiga.

    Bitcoin hashrate dalam sebulan terakhir

    hashrate bitcoin

    Menurut Daniel Frumkin, Analis di Braiins, perusahaan di belakang Slush Pool dan protokol Stratum V2 untuk penambangan gabungan; Total jaringan hashrate tidak turun pasca-separuh sebanyak yang diperkirakan banyak orang. Kemungkinan karena penurunan harga BTC yang signifikan di March sudah memeras banyak penambang yang tidak efisien.

    Baca Juga: Perkembangan Teknologi Penambangan Bitcoin

    Sementara itu, Johnson Xu, Kepala Analis di token data dan lembaga pemeringkat TokenInsight, memperkirakan bahwa para peserta jaringan perlu mengambil sedikit lebih banyak waktu untuk menyesuaikan kembali posisi mereka. Sehingga beberapa volatilitas dalam hashrate, terutama yang masuk ke penyesuaian kesulitan berikutnya, adalah untuk diharapkan.



    Sumber : news.tokocrypto.com