Blog

  • Investasi dengan Membeli Waktu

    Membeli Waktu, dapatkah kita membeli waktu? Waktu yang sudah berlalu tak akan bisa terulang kembali. Itulah yang membuat istilah YOLO atau you only live once sangat populer dan diamini banyak orang.

    Kalau sadar hidup hanya sekali, tentu kamu tidak mau menyia-nyiakannya. Lalu, bagaimana agar hidupmu yang singkat bisa digunakan maksimal untuk menghasilkan uang yang banyak?

    Waktu versus uang

    Penulis buku “I Will Teach You How to be Rich” dan lulusan Stanford, Ramit Sethi, menemukan paradoks tersembunyi antara waktu dengan uang. Menurut pengamatan financial guru ini, kebanyakan orang yang mapan secara finansial justru kehilangan waktu secara sia-sia.

    Orang-orang yang punya penghasilan tinggi dan tajir kerap memilih menghabiskan waktu ketimbang uang. Padahal, mereka sangat mudah mendapatkan uang. Tapi, sama seperti semua orang di dunia, mereka tidak bisa memutar ulang waktu.

    Ramit bercerita tentang rekannya yang punya penghasilan lebih dari US$750.000 (Rp10.743.187.500) per tahun. Rekannya terus-menerus mengeluh betapa sibuknya dia dan betapa waktu 24 jam tidak cukup untuknya.

    Di sisi lain, rekannya ini masih melakukan aktivitas yang seharusnya bukan prioritas lagi, seperti belanja kebutuhan sehari-hari di supermarket. Ketika Ramit menyarankan agar rekannya menggunakan jasa orang lain berbelanja untuk dia, rekannya terkejut bukan main.

    Sepertinya rekan Ramit tidak pernah memikirkan opsi untuk membayar orang lain melakukan hal untuknya, seperti belanja. Padahal, penghasilan US$750.000 per tahun tentu sangat cukup untuk meng-cover biaya seperti itu.

    Inilah paradoks yang ditemukan Ramit pada golongan orang-orang tajir. Banyak orang mengklaim bahwa mereka menghargai waktu daripada uang.

    Namun, jika kamu melihat kalender mereka, kamu akan menemukan bahwa yang terjadi adalah sebaliknya. Mereka lebih memilih menghemat uang ketimbang menghemat waktu.

    Baca Juga: Kaum Milenial, Berapa Banyak Investasi yang mesti Kamu Punya?

    Membeli waktu

    Uang bisa dicari, tapi bagaimana dengan waktu? Menurut Ramit, waktu bisa dibeli. Caranya dengan mendelegasikan hal-hal yang mendistraksi kamu dari produktivitas kepada orang lain. Tentu saja kamu harus mengeluarkan sebagian dana untuk kepentingan ini.

    Ketika kamu memulai karir atau bisnis, wajar bila kamu menganggap uang lebih berharga daripada waktu. Tapi seiring perkembangan karir atau bisnis, hal itu tidak berlaku lagi.

    Banyak orang mengatakan mereka lebih menghargai waktu ketimbang uang. Tapi realitanya tidak demikian. Ramit bilang ini bisa terjadi tanpa disengaja karena beberapa orang memang terbiasa untuk menghemat uang dibandingkan menghemat waktu.

    Memang masih banyak orang yang menganggap orang kaya itu sombong karena bepergian dengan pesawat kelas bisnis. Masyarakat berpikir itu buang-buang uang.

    Kalau penghasilanmu Rp10 juta per bulan, membeli tiket pesawat kelas bisnis senilai Rp5 juta tentu tidak masuk akal. Tapi ketika penghasilanmu Rp100 juta per bulan, menghabiskan Rp5 juta untuk tiket pesawat kelas bisnis justru dapat membuat kamu semakin produktif. Kamu bisa menikmati penerbangan tanpa gangguan atau ketidaknyamanan yang bisa menurunkan produktivitasmu.

    Apakah ini terlihat seperti pamer? Ramit membantah. Pada dasarnya, sehari-hari hampir semua orang suka “membeli waktu” namun tidak menyadarinya.

    Contohnya dengan makan di luar, kamu membayar orang untuk memasak untukmu. Dengan menaruh baju kotor di binatu, kamu membayar jasa orang untuk mencuci bajumu.

    Namun jangan buru-buru membeli waktu sebanyak mungkin yang kamu bisa. Cobalah dengan membeli waktu sejam per minggu.

    Baca Juga: Catat! Kapan Waktu yang Paling Tepat Untuk Membeli Saham?

    Delegasikan aktivitas yang tidak kamu suka, seperti mencuci baju, membersihkan rumah atau belanja di supermarket. Cari solusi agar alih-alih mengerjakan aktivitas tersebut, kamu menggunakan waktumu untuk bekerja atau berbisnis.

    Ketika kamu sudah mampu secara finansial untuk membeli kembali waktumu, bukan berarti kemudian semuanya didelegasikan. Kamu juga harus memikirkan bagaimana cara kamu memanfaatkan waktu itu untuk menjadi lebih produktif.

    Menurut Ramit, kuncinya adalah bertanya pada diri sendiri: Apa yang saya dapatkan dari itu?

    Jadi, ketika kamu sudah mengeluarkan uang untuk menghemat waktu, kamu harus dapat menghasilkan sesuatu yang lebih lagi.

    Kamu bisa memanfaatkan waktu untuk belajar berinvestasi agar pendapatan kamu semakin bertumbuh. Jadi apa yang kamu terima nantinya setimpal dan bahkan lebih dari yang kamu keluarkan.

    Setelah membaca penjelasan di atas, kamu lebih pilih hemat uang atau waktu nih?

    Diversifikasikan Portofoliomu dengan Investasi Emas Aman di Pluang!

    Download aplikasi Pluang di sini untuk membeli emas digital dengan harga paling kompetitif di pasaran! Selisih harga jual-beli terendah dan tanpa biaya tersembunyi apapun. Emas yang kamu beli aman karena disimpan di Kliring Berjangka Indonesia (BUMN), produk emas Pluang dikelola oleh PT PG Berjangka yang sudah terlisensi dan diawasi oleh BAPPEBTI. Kamu juga bisa menarik fisik emasnya dalam bentuk logam mulia Antam dengan kadar 999.9 mulai dari kepingan 1 gram hingga 100 gram!

    Simak Selengkapnya:

    Apa itu Margin?

    Newbie di Bursa Saham? Ini 4 Cara Aman Berinvestasi Bagi Pemula



    Sumber : pluang.com

  • Digest Saham: Perusahaan Teknologi Merambah ke Bisnis Teknologi

    Pusat data AI dan komputasi awan memicu lonjakan kebutuhan listrik global hingga 75% pada tahun 2050. Sehingga banyak perusahaan teknologi tertarik untuk merambah ke listrik dari tenaga nuklir. Simak berita berikut!

    From Equity Research Desk

    MAKRO

    • Menteri Keuangan AS Janet Yellen memperingatkan bahwa batas utang AS dapat tercapai antara 14–23 Januari 2025. Departemen Keuangan akan menggunakan “langkah luar biasa” untuk mencegah gagal bayar jika batas utang tercapai. Presiden Joe Biden telah menandatangani undang-undang yang mencegah penutupan pemerintah, tetapi tidak mencakup penangguhan batas utang. Utang federal AS saat ini mencapai US$36 triliun, dengan lonjakan inflasi meningkatkan biaya layanan utang. Partai Republik berencana memperpanjang pemotongan pajak dan prioritas lain, tetapi debat tentang pendanaan tetap menjadi tantangan.
    • Federal Reserve memperkirakan penurunan suku bunga yang lebih lambat pada 2025, memberikan keuntungan bagi rekening tunai hasil tinggi. Suku bunga hasil tinggi pada rekening tabungan dan CD meningkat seiring kenaikan suku bunga acuan Fed. Suku bunga tinggi memberatkan peminjam tetapi menguntungkan penabung untuk membangun cadangan darurat atau tabungan. Bank online menawarkan pengembalian lebih tinggi dibandingkan bank tradisional. Rekening tabungan hasil tinggi memiliki kelemahan: suku bunga tidak tetap, dan beberapa tidak diasuransikan oleh FDIC. Penting untuk memastikan keamanan dana dengan menggunakan bank yang diasuransikan langsung oleh FDIC.
    • Insiden panel pintu Boeing 737 Max menunda pengiriman pesawat dan menimbulkan krisis bagi Boeing. Spirit Airlines gagal diakuisisi JetBlue, mengalami kesulitan finansial, dan mengajukan kebangkrutan Bab 11. Tahun ini terjadi merger besar pertama di AS sejak masa Obama, sementara FAA kembali tanpa pemimpin tetap. Delta dan United menjadi maskapai paling menguntungkan, mencatatkan rekor harga saham dan peningkatan layanan premium. Southwest Airlines mengubah strategi dengan menerapkan penugasan kursi untuk meningkatkan pendapatan. American Airlines mengganti strategi penjualan dan memperbarui kemitraan kartu kreditnya untuk memperbaiki performa finansial. Spirit Airlines menghadapi tantangan berat, termasuk persaingan, biaya tinggi, dan penarikan mesin, yang menyebabkan kebangkrutan.

    GSS

    • $GOOG : Pusat data AI dan komputasi awan memicu lonjakan kebutuhan listrik global hingga 75% pada tahun 2050. Teknologi AI membutuhkan sumber energi yang stabil dan berkelanjutan sepanjang waktu. Perusahaan teknologi besar seperti Microsoft (MSFT), Amazon (AMZN), Google (GOOG), dan Meta (META) mulai beralih ke tenaga nuklir sebagai solusi untuk kebutuhan energi besar dan berkelanjutan. Tenaga nuklir menawarkan manfaat seperti bebas karbon, pasokan energi stabil, dan dampak ekonomi yang besar. Investasi ini menandai kebangkitan tenaga nuklir setelah sebelumnya ditinggalkan karena kekhawatiran keselamatan dan informasi keliru. Transformasi energi ini dapat mempercepat adopsi tenaga nuklir di AS dan dunia
    • $TSLA : Penambangan Bitcoin (BTC) kini menggunakan energi bersih sebesar 56,76% menurut Woocharts.Penggunaan energi bersih ini diukur berdasarkan definisi keberlanjutan dari Cambridg Center for Alternative Finance. Tesla (TSLA) pernah membeli Bitcoin senilai US$1,5 miliar pada 2021 dan mengumumkan penerimaan BTC sebagai metode pembayaran. Tesla menghentikan pembayaran BTC karena tingginya konsumsi energi penambangan, tetapi Elon Musk berjanji akan melanjutkan jika energi bersih yang digunakan mencapai 50%. Hambatan utama kini adalah memastikan apakah data energi bersih cukup untuk membuat Tesla memenuhi janji tersebut.
    • $TSN : Kebakaran terjadi di pabrik ayam Tyson Foods (TSN) di Camilla, Georgia, menewaskan satu orang dan melukai beberapa lainnya. Kebakaran disebabkan oleh ledakan boiler, dan satu orang terjebak di bawah puing-puing. Beberapa pekerja mengalami luka bakar parah. Tyson Foods bekerja sama dengan otoritas setempat dan melakukan investigasi terkait penyebab kebakaran. Serikat pekerja RWDSU menyatakan fasilitas tersebut mempekerjakan sekitar 1.600 pekerja. Tyson Foods sebelumnya menutup beberapa pabrik di AS pada tahun 2023, mengakibatkan ribuan PHK.
    Selengkapnya

     

    Gauge Image

     

    Fear 34

    Dec 27 at 6:59:52 PM ET

     

    S&P 500 5,970.84 -1.11%
    NASDAQ 19,722.03 -1.49%
    DJIA 42,992.21 -0.77%

     

    Disclaimer: Berinvestasi dalam cryptocurrency dan saham AS memiliki risiko yang melekat, dan Anda bertanggung jawab penuh atas keputusan investasi Anda. Informasi yang diberikan oleh Pluang berasal dari riset internal dan tidak dipengaruhi oleh pihak ketiga. Informasi ini tidak boleh dianggap sebagai saran atau nasihat keuangan, dukungan, rekomendasi, tawaran atau ajakan untuk melakukan aktivitas investasi apapun. Harga cryptocurrency dan saham AS sangat fluktuatif dan dapat berubah dengan cepat. Selalu lakukan riset Anda sendiri dan pertimbangkan toleransi risiko Anda sebelum membuat keputusan investasi. Pluang tidak bertanggung jawab atas kerugian atau kerusakan yang diakibatkan oleh penggunaan informasi ini. Jika Anda ragu, kami menyarankan untuk berkonsultasi dengan penasihat keuangan independen.
    Pluang berlisensi resmi dan diawasi oleh Bappebti. Semua transaksi saham as tercatat di Bursa Berjangka jakarta (BBJ) dan Kliring Berjangka Indonesia (KBI) Semua transaksi aset kripto tercatat di Bursa Komoditi Nusantara (CFX) dan Kliring Komoditi Indonesia (KKI)



    Sumber : pluang.com

  • Harga Emas Naik Turun, Bagaimana Cara Prediksi?

    Harga emas naik turun, memang harga emas selalu berubah-ubah. Salah langka atau tidak sabar bisa berdampak buruk.Ingin memulai investasi emas? Amati dahulu bagaimana pergerakan harga emas sebelum memutuskan membeli emas.

    Mengetahui pergerakan emas bermanfaat supaya bisa memilih ‘timing’ yang cocok untuk membeli atau menjual emas. Untuk mempelajari bagaimana pergerakan harga emas akan naik atau turun, pahami dahulu apa penyebab harga emas bisa berubah setiap harinya.

    Biasanya banyak orang paham pengerakan emas dipengaruhi oleh situasi perkembangan dunia. Namun ada faktor lain di sekitar kita yang mempengaruhi.

    Perubahan Nilai Tukar Dolar Amerika Serikat

    Harga emas dan nilai tukar dolar AS selalu berlawanan. Jika harga dolar menguat, maka harga emas akan menurun. Begitupun sebaliknya.

    Ini menandakan membaiknya ekonomi AS membebani turunnya harga emas karena emas yang dihargakan dalam dolar AS menjadi lebih mahal bagi investor. Maka, nilai tukar dolar bisa menjadi patokan kamu kapan harus membeli atau menjual emas.

    Terjadinya Inflasi

    Apabila terjadi inflasi, maka harga emas cenderung naik. Karena saat inflasi, nilai uang turun, maka orang mencari alternatif alat tukar lain yang lebih berharga seperti emas.

    Akibatnya, permintaan emas meningkat yang membuat harga emas cenderung akan naik. Setiap negara memiliki prediksi inflasi. Jika prediksi tersebut meleset, maka orang-orang umumnya akan membeli emas.

    Kenaikan Tingkat Suku Bunga

    Suku bunga juga bisa menjadi patokan kapan waktu yang tepat membeli atau menjual emas. Ketika suku bunga naik, maka harga emas akan turun.

    Begitu juga sebaliknya, apabila suku bunga melemah, harga emas akan mengalami kenaikan. Hal ini dikarenakan apabila suku bunga sedang tinggi maka dapat menarik masyarakat untuk menyimpan uangnya di bank.

    Pengaruh Industri yang Berbahan Baku Emas

    Kelebihan atau kekurangan produksi emas dapat mempengaruhi harga emas. Apabila produksi emas berlebihan, hai ini dapat membuat harga emas turun.

    Namun, di sisi lain jadi membebani para produsen emas, apabila stok emas berlebihan maka hutang perusahaan-perusahaan produsen emas ini akan semakin meningkat dan kesulitan untuk mengembangkan usaha.

    Apabila produksi emas mengalami kesulitan, misalkan karena permintaan perhiasan, medis atau elektronik yang menggunakan bahan baku emas mengalami peningkatan, maka emas menjadi langka.

    Hal ini membuat harga emas menjadi naik. Alasan lain yang menyebabkan produksi emas mengalami kesulitan karena proses penambangan emas yang rumit, harga emas akan melonjak karena stok emas terbatas.

    Terjadinya Krisis Global

    Situasi perekonomian dunia yang tidak menentu seperti perang atau panasnya situasi politik di suatu negara bisa berdampak pada harga emas. Misalkan, saat krisis terjadi pada negara-negara besar, maka orang-orang akan panik dan mulai berinvestasi emas dalam jumlah besar.

    Maka ketika permintaan akan emas naik, harga emas pun melonjak. Permintaan emas tidak hanya bisa berasal dari masyarakat, tetapi juga dari bank-bank sentral dunia.

    Bank-bank tersebut bisa memonopoli pembelian emas dalam jumlah besar. Emas yang langka bisa membuat harga emas naik. Sebaliknya, jika permintaan emas rendah, harga emas akan cenderung turun.

    Baca Juga: Kulgram ‘ Kenapa Harga Emas Naik-Turun?’ Bersama Claudia, coFounder Pluang

    Harga Emas Naik Turun, Bagaimana Cara Prediksinya
    Harga Emas Naik Turun, Bagaimana Cara Prediksinya

    Lalu bagaimana harga emas di Indonesia? Sesuai faktor di atas, para investor bisa melihat apakah ekonomi AS sedang membaik atau adakah ancaman krisis di AS atau Eropa.

    Apabila mata uang negara-negara tersebut membaik, maka harga emas bisa merosot. Misalkan tahun 2018, mata uang dolar AS menguat karena munculnya ketegangan geopolitik, perang dagang dan kenaikan suku bunga. Maka para investor lebih tertarik menyimpan dolar AS yang membuat harga emas turun.

    Kemudian untuk menentukan kapan saat tepat membeli emas, faktor-faktor di atas bisa menjadi patokan. Selain melihat saat harga emas turun, pilihlah saat dana kamu siap dialokasikan untuk investasi jangka panjang.

    Jika ingin mempermudah melihat cara pergerakan nilai emas, bisa mengunduh aplikasi Pluang atau melihat website Pluang.com. Di segmen ‘Harga Emas Hari ini’ kamu bisa melihat harga emas terkini dari berbagai sumber seperti Pluang (emas), Indogold, Tokopedia, Pengadaian, dll.

    Grafik ini selalu diperbarui setiap harinya. Kamu juga bisa melihat pergerakan emas dari waktu ke waktu seperti tiap hari, perminggu, perbulan pertiga bulan bahkan sampai pertahun. Ini membantu untuk menganalisa dan memprediksi harga emas.

    Setelah melihat pergerakan emas dan sudah yakin untuk berinvestasi, aplikasi ini juga menyediakan fasilitas jual beli emas secara online. Pembelian bisa dimulai dari nominal kecil dan ‘ditabung’ di aplikasi Pluang sehingga tidak perlu biaya penyimpanan atau biaya cetak emas. Jadi, sudah siap membeli emas?

    Diversifikasikan Portofoliomu dengan Investasi Emas Aman di Pluang!

    Download aplikasi Pluang di sini untuk membeli emas digital dengan harga paling kompetitif di pasaran! Selisih harga jual-beli terendah dan tanpa biaya tersembunyi apapun. Emas yang kamu beli aman karena disimpan di Kliring Berjangka Indonesia (BUMN), produk emas Pluang dikelola oleh PT PG Berjangka yang sudah terlisensi dan diawasi oleh BAPPEBTI. Kamu juga bisa menarik fisik emasnya dalam bentuk logam mulia Antam dengan kadar 999.9 mulai dari kepingan 1 gram hingga 100 gram!

    Baca Selengkapnya:

    Pergerakan Harga Emas Indonesia Vs Harga Emas Dunia

    Beli Rumah dari Tabungan Emas? Bisa, Hitung Dulu Anggaran Yuk!

    Suku Bunga Pengaruh Investasi? Ini 3 Sektor Vital yang Terkena Imbas



    Sumber : pluang.com

  • Ini 5 Alasan Utama Investasi Emas Batangan yang Harus Kamu Ketahui!

    Emas telah menorehkan sejarah panjang dalam dunia investasi. Namun begitu, masih banyak orang yang masih ragu menanamkan modalnya untuk berinvestasi logam mulia secara fisik seperti emas batangan maupun emas berjangka.

    Tidak mengapa. Kalau investasi emas berjangka masih kamu anggap rumit, kamu bisa mulai berinvestasi emas fisik. Mungkin setelah membaca artikel ini, kamu jadi lebih yakin untuk menginvestasikan dana yang kamu miliki untuk membeli emas.

    Ada banyak sekali alasan memilih emas untuk menambah aset kamu di masa depan. Sudah banyak orang yang membuktikan bagaimana emas membantu menjaga stabilitas finansial mereka. Bahkan tidak sedikit orang tua yang ketika ditanya pendapat soal investasi akan merekomendasikan emas fisik.

    Baca Juga: Ada Nggak Sih Pajak Penjualan Emas Batangan dan Bagaimana Perhitungannya?

    Inilah 5 alasan utama kamu harus menambahkan emas fisik atau dalam portofolio investasi kamu:

    Menawarkan Stabilitas

    Hidup serba tidak menentu. Namun, semua orang butuh kepastian. Di sinilah peran emas fisik dalam portofolio investasi kamu. Ketika kondisi ekonomi, baik dalam negeri maupun secara global, sedang kacau bahkan dalam saat krisis pun emas tetap bergeming.

    Ketika krisis ekonomi terjadi, hampir semua instrument investasi ikut terguncang. Akan tetapi, emas justru bisa diandalkan dalam masa-masa buruk ekonomi ini. Kamu bisa merasa aman bila sudah menyimpan emas fisik dalam portofolio kamu.

    Dus, ketika krisis terjadi, harga saham atau nilai tukar kebanyakan mata uang anjlok, harga emas malah cenderung naik. Inilah keunggulan emas yang menawarkan stabilitas saat terjadi ketidakpastian ekonomi.

    Mudah Didapat

    Kamu hanya bisa membeli saham di pasar modal. Sementara, untuk membeli properti, kamu harus melakukan riset dan survei yang memakan waktu.

    Tidak begitu halnya kalau kamu mau membeli emas. Emas batangan bisa dibeli di perusahaan yang memproduksi emas batangan.

    Selain itu, beberapa toko emas, hingga perusahaan pegadaian juga menawarkan emas fisik. Kamu bisa membelinya dengan syarat kelengkapan sertifikat keaslian.

    Seiring perkembangan teknologi, banyak pula bermunculan aplikasi yang dapat membantu kamu berinvestasi emas. Namun, jangan asal pilih aplikasi investasi ya.

    Pilih yang sudah resmi memiliki sertifikasi dari BAPPEBTI (Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi) seperti PT PG Berjangka yang merupakan pengelola produk investasi dari Pluang. Dengan begitu, kamu akan merasa aman dan tenang dalam menginvestasikan uang. 

    Tidak Lekang Oleh Waktu

    Investasi properti memang menggiurkan, tapi butuh biaya perawatan yang cukup tinggi. Pasalnya, properti harus cenderung direnovasi demi terjaganya kualitas. Akan tetapi, emas fisik tidak demikian.

    Kondisi rumah atau apartemen yang kamu beli sekarang semakin lama akan memburuk. Sementara, kualitas emas yang kamu beli saat ini akan stabil sampai bertahun-tahun ataupun berpuluh-puluh tahun. Syaratnya tentu disimpan dengan baik.

    Sangking awet, emas bahkan bisa diteruskan dari generasi ke generasi. Jadi kalau kamu membeli emas sekarang, kamu bisa mendistribusikannya untuk anak atau mungkin cucu untuk menjamin finansial mereka di masa depan.

    Minim Perawatan

    Memang kamu mungkin butuh merogoh kocek untuk penyimpanan emas, misalnya untuk membeli loker atau menitipkan emas di bank. Tapi, emas tidak akan usang atau keropos.

    Logam mulia ini awet bertahun-tahun. Wajar saja bila banyak investor mengandalkan emas untuk investasi jangka panjang.

    Imbal Hasil Menarik

    Last but not least, emas menawarkan imbal hasil yang menarik. Harga emas sudah terbukti terus naik dalam jangka panjang.

    Untuk membeli properti, kamu harus mengumpulkan uang dalam jumlah yang cukup besar. Sementara, emas bisa dibeli dalam skala kecil untuk kemudian dikumpulkan sampai kamu bisa memenuhi tujuan keuanganmu.

    Merujuk grafik di The Financials.com, dalam tiga tahun terakhir, harga emas sudah naik 11,40% menjadi US$1.516,40 per oz. Di dalam negeri, harga emas Antam pada Rabu, 21 Agustus 2019 ada pada level Rp756.000 per gram alias naik sekitar 24% dari Rp609.000 per gram.

    Jadi, apakah kamu tertarik membeli emas secara fisik? Jangan ditunda-tunda lagi ya!

    Diversifikasikan Portofoliomu dengan Investasi Emas Aman di Pluang!

    Download aplikasi Pluang di sini untuk membeli emas digital dengan harga paling kompetitif di pasaran! Selisih harga jual-beli terendah dan tanpa biaya tersembunyi apapun. Emas yang kamu beli aman karena disimpan di Kliring Berjangka Indonesia (BUMN), produk emas Pluang dikelola oleh PT PG Berjangka yang sudah terlisensi dan diawasi oleh BAPPEBTI. Kamu juga bisa menarik fisik emasnya dalam bentuk logam mulia Antam dengan kadar 999.9 mulai dari kepingan 1 gram hingga 100 gram!

    Simak Selengkapnya:

    Mengapa Harus Investasi Emas?

    Sudahkah Kamu Mengenali 4 Jenis Emas Ini Sebelum Mulai Investasi?

    Seberapa Penting Membicarakan Masalah Keungan dengan Pasangan?



    Sumber : pluang.com

  • Daily News Saham AS – 31 Desember 2024

    Saat ini MSTR telah memiliki 446.400 BTC, tetapi sahamnya turun 30% pada Desember 2024. Simak berita berikut!

    1. Saham Turun 30%, Apakah Strategi Bitcoin MicroStrategy Berisiko?

    • MicroStrategy (MSTR) terus meningkatkan kepemilikan Bitcoin (BTC), kini mencapai 446.400 BTC, tetapi sahamnya turun 30% pada Desember.
    • Pasar bereaksi negatif terhadap strategi agresif perusahaan, meskipun baru membeli 2.138 BTC senilai US$209 juta.
    • Saham MSTR turun ke US$300 setelah reli 442% sepanjang tahun, memunculkan tanda koreksi setelah rekor tertinggi US$543 di November.
    • Divergensi antara kenaikan harga Bitcoin dan penurunan saham MSTR menimbulkan kekhawatiran.
    • Strategi Michael Saylor mendapat sorotan, sementara perusahaan lain mengadopsi pendekatan serupa, mengurangi keunikan MicroStrategy.
    • Secara teknis, MSTR berpotensi rebound tetapi rentan penurunan lebih dalam jika gagal menembus US$331, dengan target US$271 dan US$194.
    • Volatilitas diperkirakan berlanjut, dengan kemungkinan penurunan lebih jauh jika saham jatuh di bawah US$300.

    2. Tesla Setop Harga Murah Cybertruck

    • Tesla (TSLA) Cybertruck diluncurkan oleh Elon Musk pada 2019 dengan harga awal US$40.000, tetapi harga saat ini jauh lebih tinggi.
    • Produksi dijadwalkan dimulai pada 2021, tetapi tertunda hingga 2023.
    • Model satu motor dihargai US$61.000 (tersedia 2025), model dua motor US$80.000 (2024), dan model tri-motor US$100.000 (2024).
    • Agustus 2024, model termurah dihentikan, harga model lainnya meningkat hingga US$120.000.
    • Pengiriman lebih awal dari jadwal 2025 dijanjikan untuk model tertentu, tetapi banyak pembeli membatalkan pesanan karena masalah pada Cybertruck.

    3. Saham Boeing Jatuh Akibat Kecelakaan Maut di Korea Selatan

    • Pesawat 737-800 milik Jeju Air mengalami kecelakaan di Korea Selatan, menewaskan 179 dari 181 orang di dalamnya.
    • Saham Boeing (BA) turun 4% dalam perdagangan pra-pasar pada Senin, sementara saham Jeju Air merosot hampir 9% di Seoul.
    • Boeing sedang menghadapi serangkaian masalah kualitas pesawat, termasuk insiden sebelumnya yang melibatkan 737 MAX.
    • Pemogokan selama hampir dua bulan di pabrik Pantai Barat AS telah memperburuk kondisi keuangan Boeing.
    • Boeing telah melakukan langkah efisiensi, termasuk PHK besar-besaran, dan mengumpulkan dana miliaran dolar untuk memperbaiki kondisi keuangannya.
    • Perusahaan menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dan memberikan dukungan kepada Jeju Air.

    4. Pfizer Akhiri Kolaborasi Global dengan Sangamo, Saham Anjlok 27%

    • Saham Sangamo turun 27% setelah Pfizer mengakhiri kolaborasi global dan perjanjian lisensi.
    • Pengakhiran kerja sama akan berlaku efektif pada 21 April 2025.
    • Sangamo sedang menjajaki opsi lain dan mencari mitra baru untuk melanjutkan programnya.
    • Pfizer memutuskan untuk tidak melanjutkan pengajuan lisensi dan pemasaran untuk produk giroctocogene fitelparvovec.
    • Pfizer juga tidak berencana untuk mengomersialisasi produk biologis tersebut.

    5. Tren Ritel 2024: Pemburu Diskon Banjiri Walmart, McDonald’s, dan Restoran Cepat Saji

    • Konsumen AS lebih memilih toko murah seperti Walmart (WMT) dan Aldi serta makanan cepat saji.
    • Kebangkrutan ritel dan restoran meningkat, menandai perubahan pola belanja dan makan.
    • Walmart, Amazon (AMZN), McDonald’s (MCD), dan tren jeans lebar menjadi pemenang.
    • Target (TGT), Starbucks (SBUX), restoran lama, dan toko serba ada menghadapi tantangan besar.

    6. Harga Gas Alam Melonjak hingga 20% karena Prediksi Januari yang Lebih Dingin

    • Harga gas alam berjangka melonjak hingga 20% dan mencapai level tertinggi dalam 52 minggu akibat prediksi cuaca dingin ekstrem di Pantai Timur AS pada Januari.
    • Suhu lebih dingin diperkirakan terjadi di wilayah Timur AS, sementara wilayah Barat diperkirakan lebih hangat dari rata-rata, khususnya di area “Four Corners.”
    • AccuWeather memprediksi cuaca dingin ini akan memicu badai dengan hujan salju dan es signifikan pada paruh pertama Januari.
    • Gangguan produksi gas alam (“freeze offs”) dapat terjadi akibat suhu yang sangat dingin.
    • Harga gas alam telah naik hampir 9% dalam sepekan dan 58% sepanjang tahun ini.
    • Harga Brent crude naik menjadi US$74,39 per barel, dan West Texas Intermediate crude naik menjadi US$71,16 per barel.

     



    Sumber : pluang.com

  • Pilih Menabung atau Investasi?

    Seperti yang ditulis dalam artikel sebelumnya, ada perbedaan mendasar antara menabung dengan investasi. Namun, masih banyak orang yang tidak tahu bagaimana mengimplementasikannya dalam perencanaan keuangan, baik pribadi maupun keluarga. Maka dari itu kamu harus mengetahui manfaat menabung dan berinvestasi.

    Sejatinya, prinsip menabung dan investasi memang jarang sekali dibicarakan dalam keluarga. Begitu juga dengan di sekolah.

    Kecuali kamu merupakan anak dari investor atau bankir, rasa-rasanya kecil kemungkinan kamu diajarkan perbedaan kedua hal fundamental ini oleh orang tua kamu. Di kampus pun, kalau kamu tidak mengambil jurusan yang berkaitan dengan ekonomi, dosen tidak akan mendiskusikannya di kelas tentang manfaat menabung.

    Padahal, di dunia nyata, terutama saat kamu mulai bekerja dan tuntutan finansial semakin tinggi, penting sekali untuk mengetahui prinsip menabung dan investasi.

    Kegagalan mengetahui topik ini bisa membuat pengelolaan uang kamu tidak maksimal. Dengan kata lain, aset kamu tidak berkembang optimal.

    Sudah banyak kasus orang yang kehilangan uangnya meski punya portofolio keuangan yang bagus karena tidak bisa membedakan peran tabungan dan investasi dalam perencanaan keuangan mereka maka dari itu manfaat menabung sangat penting. Jikalau kamu tidak mau mengalami hal itu, ada baiknya pelajari lagi perbedaan prinsip menabung dan investasi berikut ini:

    Apa itu menabung?

    Pada dasarnya, manfaat menabung adalah menyimpan uang tunai di mana pun tempatnya, asalkan aman. Namun yang seringkali dilupakan, ketika menabung, pastikan bahwa kamu bisa mengakses uang tunai tersebut secara mudah dan cepat.

    Para perencana keuangan menyebut simpanan uang tunai ini sebagai dana darurat alias dana yang disiapkan ketika kondisi darurat terjadi. Tentu saja, ketika situasi tersebut terjadi, kamu membutuhkan dana dengan cepat. Pastikan kamu bisa memegang uang tunai tersebut dalam dua hari.

    Dengan demikian, kamu bisa simpan uang kamu di rumah, dalam bentuk tabungan bank, atau instrumen lain yang proses pencairannya praktis dan cepat. Kalau simpan di rumah, ada rIsiko hilang.

    Pilihan yang umum ialah tabungan di rekening bank, yang rIsiko hilangnya kecil dengan potensi bunga yang kecil pula. Namun, perlu diperhatikan juga potongan-potongan biaya yang seringkali tidak kita sadari.

    Baca Juga: Dana Darurat: Bagaimanakah Cara Mempersiapkannya?

    Alternatif untuk menyimpan uang tunai atau dana darurat ada pada instrumen seperti deposito dan reksadana pasar uang. Namun, kamu harus pastikan juga lama dan prosedur pencairannya agar tidak membuat kamu sakit kepala saat membutuhkan uang dalam waktu mepet.

    Meskipun tidak diberitakan secara massal, ada informasi bahwa banyak manajer hedge fund sesegera mungkin mencairkan dana mereka ketika muncul spekulasi krisis global pada 2008 – 2009.

    Demikian halnya dengan banyak investor pada masa Great Depression di Amerika Serikat. Mereka selamat dari salah satu masa terkelam ekonomi di dunia itu karena menyimpan uang tunai, meskipun mereka tahu risiko kerugian karena uangnya tidak berkembang.

    Bagaimana menginvestasikan uang?

    Sampai di sini, kita sepakat bahwa semua orang harus menabung atau menyimpan dana darurat di tempat yang nyaman dan aman. Andaikan kamu mau membangun rumah finansial, anggaplah menabung sebagai tahap membuat fondasi bangunan.

    Sekarang mari lanjut dengan memahami investasi. Pada intinya, investasi adalah proses menggunakan uang atau dana yang kamu miliki untuk membeli aset yang menurutmu akan berkembang secara aman dan menghasilkan bunga yang diharapkan.

    Meskipun sebagai investor kamu harus menyaksikan volatilitas atau pergerakan harga yang fluktuatif dari aset tersebut. Kemudian kita beranjak pada perbedaan prinsip menabung dan investasi dalam praktek perencanaan keuangan kamu.

    Pertama, jumlah tabungan atau dana darurat kamu harus bisa membiayai semua pengeluaran rutin kamu, seperti belanja kebutuhan sehari-hari, cicilan, premi asuransi, dan kebutuhan lain selama enam bulan.

    Dengan demikian, kalau pun kamu kehilangan sumber pendapatan, kamu masih bisa menjalani hidup tanpa tekanan tinggi sampai mendapatkan sumber pendapatan baru.

    Prinsip kedua, untuk memenuhi tujuan finansial kurang dari tiga tahun sebaiknya prioritaskan menyimpan dana segar atau likuid. Alasannya, investasi seperti saham, dalam jangka pendek sangat volatil, bahkan nilainya berpotensi rugi sampai 50% dalam setahun.

    Sementara instrumen investasi lain, seperti emas atau properti, tidak likuid karena cukup sulit untuk dicairkan.

    Kedua prinsip ini sangat mendasar dan seharusnya bisa dipraktekkan dalam perencanaan keuangan kamu. Karena kalau kamu berinvestasi tanpa memegang prinsip ini, risiko investasi kamu akan sangat tinggi.

    Tapi jangan khawatir kalau kamu sudah kadung berinvestasi. Segera alokasikan dana darurat ini pada instrumen yang aman dan likuid. Selamat menabung dan berinvestasi!

    Diversifikasikan Portofoliomu dengan Investasi Emas Aman di Pluang!

    Download aplikasi Pluang di sini untuk membeli emas digital dengan harga paling kompetitif di pasaran! Selisih harga jual-beli terendah dan tanpa biaya tersembunyi apapun. Emas yang kamu beli aman karena disimpan di Kliring Berjangka Indonesia (BUMN), produk emas Pluang dikelola oleh PT PG Berjangka yang sudah terlisensi dan diawasi oleh BAPPEBTI. Kamu juga bisa menarik fisik emasnya dalam bentuk logam mulia Antam dengan kadar 999.9 mulai dari kepingan 1 gram hingga 100 gram!

    Simak Selengkapnya:

    Jangan Boros dengan Dana Daruratmu, Ini 5 Strategi Aman Hadapi Krisis

    Bisa Bantu Saat Krisis, Ini 5 Trik Memulai Dana Darurat Tanpa Ganggu Cashflow

    Apa itu Penerima Manfaat (Beneficiary)?



    Sumber : pluang.com

  • Daily News – Crypto 31 Desember 2024

    Berikut ini rangkuman kabar dari jagat kripto, Selasa (31/12).

    1. Genius Group Borong Bitcoin Senilai Rp161 Miliar

    • Genius Group memborong Bitcoin senilai US$10 juta atau sekitar Rp 161,37 miliar, kemarin (30/12).
    • Transaksi terjadi saat harga per unit Bitcoin bertengger di level US$93,191, lebih rendah dari harga per unit BTC yang dimiliki Geniud Group, yakni US$95.060
    • Total kepemilikan perusahaan pasca aksi borong tersebut mencapai 319,4 BTC, senilai US$30 juta.

    2. Sederet Rekor yang Dicetak IBIT

    • BlackRock’s iShares Bitcoin Trust (IBIT) menvcetak sejumlah rekor pasca peluncuran perdananya awal tahun 2024 lalu.
    • Dalam 11 bulan IBIT berhasil mengumpulkan aset senilai US$50 miliar. Menjadikannya ETF dengan pertumbuhan tercepat sepanjang masa.
    • IBIT juga menjadi penyokong utama reli Bitcoin hongga menembus US$100.000 per unit untuk pertamakalinya, beberapa waktu lalu.
    • Berkat pencapaiannya, IBIt mendominasi rata-rata 50% dari total volume trading harian ETF Spot Bitcoin.

    3. Pendiri Cardano Soroti Representasi Komunitas dalam Perbendaharaan Cardano

    • Pendiri Cardano, Charles Hoskinson, menekankan perlunya representasi komunitas dalam perbendaharaan $ADA senilai $600 juta milik Cardano Foundation, yang saat ini tidak memiliki pengawasan langsung.
    • Diskusi ini dipicu oleh kritik anggota komunitas Rick McCracken mengenai kepemimpinan dan transparansi dalam organisasi. Menurutnya hal ini perlu diubah untuk mewujudkan tata kelola yang terdesentralisasi.
    • Proposal tata kelola CIP-1694 bertujuan untuk mengakhiri fase bootstrapping Cardano, mendorong pengambilan keputusan yang terdesentralisasi, dan meningkatkan keterlibatan komunitas dalam tata kelola.

    4. Ondo Finance dan Plume Network Bekerja Sama untuk Memperluas Kasus Penggunaan RWAfi

    • Ondo Finance dan Plume Network menjalin kemitraan yang bertujuan untuk memperluas penggunaan RWAfi.
    • Proyek unggulan Ondo Finance, USDY, saat ini adalah produk tokenisasi treasury AS terbesar keempat dengan nilai lebih dari US$450 juta di delapan blockchain.
    • Kemitraan Ondo Finance dengan Plume Network memungkinkan peluncuran USDY di platform Plume.
    • Kolaborasi ini tidak hanya menawarkan peluang untuk perluasan kasus penggunaan RWA, tetapi juga berkontribusi pada pertumbuhan DeFi secara keseluruhan.

    5. Ether Berpotensi Melambung Pada Kuartal Pertama Tahun Depan

    • Secara historis, aset native milik jaringan Ethereum, Ether ($ETH) selalu berperforma baik pada kuartal pertama tiap tahunnya.
    • Menurut data dari CoinGlass, pada tahun 2017, ETH sempat reli 518% di kuartal pertama tahun tersebut. Hal serupa terulang pada tahun 2021 dimana ETH reli 161% sepanjang tiga bulan pertama.
    • Kinerja ETH di kuartal satu selalu melampaui kinerja Bitcoin.
    • Pengamat pasar menganalisis bahwa sejarah dapat terulang kembali di kuartal 1 tahun 2025 mendatang.

    6. Hong Kong Mau Tambahkan Bitcoin untuk Cadangan Devisa

    • Seorang legislator Hong Kong, Wu Jiexhuang, mengusulkan agar kawasan tersebut mempertimbangkan untuk menambahkan Bitcoin ke cadangan nasional. Wu menyarankan agar regulator terlebih dahulu menganalisis dampak dana yang diperdagangkan di bursa (ETF) Bitcoin yang diterbitkan AS sebelum melanjutkan inisiatif ini.
    • Wu menyoroti bahwa jika ekonomi utama mengadopsi Bitcoin ke dalam cadangan strategis mereka, hal itu dapat menstabilkan nilainya dan mendorong negara lain untuk mengikutinya, sehingga mengurangi ketergantungan pada aset tradisional.
    • Ia secara khusus merekomendasikan Bitcoin daripada mata uang kripto yang lebih kecil karena volume perdagangan dan likuiditasnya yang tinggi, membandingkannya dengan komoditas tradisional seperti emas dan perak.
    • Ia mengutip El Salvador dan Bhutan sebagai contoh negara yang berhasil mengintegrasikan Bitcoin ke dalam cadangan nasional mereka. Wu menunjukkan bahwa mata uang kripto sudah menjadi bagian dari lanskap keuangan Hong Kong, dengan mencatat keberadaan beberapa ETF Bitcoin dan Ethereum di Bursa Efek Hong Kong.
    • Otoritas Moneter Hong Kong telah menginvestasikan sebagian kecil dalam mata uang kripto untuk diversifikasi aset.

    Investasimu dengan Aman di Pluang!

    Download aplikasi Pluang untuk investasi Saham AS, emas, ratusan aset kripto dan puluhan produk reksa dana mulai dari Rp10.000 dan hanya tiga kali klik saja! Dengan Pluang, kamu bisa melakukan diversifikasi aset dengan mudah dan aman karena seluruh aset di Pluang sudah terlisensi dan teregulasi. Ayo, download dan investasi di aplikasi Pluang sekarang!

     



    Sumber : pluang.com

  • Margin of Safety, Kenali Konsep Terpenting di Investasi

    Salah satu kutipan yang populer dari Warren Buffett adalah “tiga kata paling penting dalam investasi adalah margin of safety”. Apa itu Margin of Safety?

    Apabila diterjemahkan, nama lainnya adalah Batas Keamanan. Konsep ini pertama kali diperkenalkan oleh Benjamin Graham, dosen dari Warren Buffett, dan partnernya, David Dodd pada tahun 1928.

    Graham juga memunculkan istilah Margin of Safety sebagai konsep utama dari investasi di bukunya yang berjudul The Intelligent Investor

    Menurutnya, margin of safety adalah selisih antara nilai intrinsik suatu saham dengan harga jual saat ini. Analisa terhadap margin ini sangatlah penting untuk mengetahui untung dan ruginya sebuah investasi.

    Dikarenakan, batas ini dapat menentukan seberapa jauh kita bisa terus menjalani usaha atau menunjukkan usaha tersebut merugi. 

    Margin of Safety – Konsep Investasi Penting yang Perlu Kamu Tahu

    Untuk mahir menentukan Margin of Safety, penting memahami dahulu apa perbedaan antara nilai intrinsik (value) dan harga jual (price). Menurut Warren Buffett, nilai adalah apa yang kamu dapat. Sementara, harga adalah apa yang kamu bayar.

    Apapun yang kita beli, termasuk saham, akan lebih baik bila kita bisa membeli benda/barang yang berkualitas dengan potongan harga.

    Apabila kita aplikasikan kedalam rumus matematika maka Margin of Safety = selisih value dan price per total value dikali 100%.

    Dalam bidang investasi, semakin tinggi Margin of Safety, semakin rendah risiko yang didapat saat berinvestasi pada saham perusahaan tersebut. Begitupun sebaliknya, semakin rendah Margin of Safety, semakin tinggi risikonya. 

     Contoh Sederhana

    Contoh sederhananya adalah apabila kita berniat membeli suatu saham perusahaan yang dijual dengan harga Rp500,- sedangkan nilai intrinsik suatu saham adalah Rp1.000,-. Maka, margin of safety saham tersebut adalah sebesar 50% atau senilai Rp500,-.

    Ini membuktikan kita memiliki batas aman 50% yang berarti cukup besar. Ingatlah, semakin besar marginnya maka semakin kecil risikonya.

    Apa yang terjadi apabila harga jual saham tersebut bernilai Rp800,-? Maka margin of safety berupa 20% atau senilai Rp200,-.

    Risikonya tetap kecil namun lebih aman dibandingkan dengan kasus sebelumnya yang memiliki margin of safety lebih besar, 50%. Kalau batas keamanan besar maka kita lebih tenang dan aman dalam mengantisipasi risiko. 

    Nilai margin of safety ditentukan sesuai dengan kondisi setiap saham. Tidak ada patokan harus berapa nilainya.

    Namun setiap besar kecilnya margin of safety memiliki risikonya masing-masing. Misalkan, kalau nilai marginnya terlalu kecil maka ada risiko harga akan turun.

    Sedangkan kalau marginnya sangat besar akan ada risiko kita tidak dapat memiliki sahamnya karena banyak peminat.

    Metode margin of safety ini mewajibkan kita menetapkan nilai intrinsik/value suatu perusahaan. Ketika mengenali harga tersebut, kita bisa menganalisa apakah harga tersebut jauh di bawah atau di atas harga pasar.

    Maka dari itu, inilah pentingnya margin of safety untuk mengetahui untung atau ruginya seseorang saat berinvestasi. 

    Warren Buffett pun menerapkan konsep mentornya ini pada saat berinvestasi. Ia terlatih dengan sangat luar biasa dalam menentukan nilai intrinsik suatu saham.

    Hal inilah yang membuat ia sukses sampai sekarang. Menurut CEO dari Berkshire Hathaway ini, lebih baik berinvestasi pada perusahaan yang memiliki value yang sangat tinggi dengan harga saham yang masih masuk akal walaupun tidak murah.

    Dibanding berinvestasi pada perusahaan yang nilainya biasa saja meskipun harganya rendah. Dengan kata lain: ada harga, ada barang. 

    Lalu, bagaimana cara menentukan nilai intrinsik suatu saham? Analisalah latar belakang suatu saham dalam jangka waktu 5-10 tahun kebelakang.

    Perhatikan kinerja perusahaan apakah selalu stabil dan baik. Indikator yang bisa dilihat adalah ekuitas dan laba bersih apakah pernah terjadi penurunan tajam atau lonjakan besar.

    Kemudian analisa penyebab dari kejadian tersebut. Ini adalah elemen yang penting karena perusahaan yang memiliki kinerja yang bagus sebelumnya bisa lebih dipercaya akan memiliki kinerja yang baik juga di masa depan. Meskipun tidak ada jaminannya.

    Di samping itu, pahami juga bidang usaha perusahaan tersebut untuk mengetahui nilai intrinsiknya. Ketika kita memahaminya akan lebih mudah memprediksi performa perusahaan tersebut.

    Baca juga:

    Biar Gaji Kecil, Kamu Tetap Harus Bisa Hemat dengan 7 Cara Ini!

    7 Hadiah Ultah Unik dan Romantis buat Pacar pas Kamu On Budget



    Sumber : pluang.com

  • Digest Saham: Saham MSTR Turun Meski Terus Akumulasi BTC

    Saat ini MSTR telah memiliki 446.400 BTC, tetapi sahamnya turun 30% pada Desember 2024. Simak berita berikut!

    From Equity Research Desk

    MAKRO

    • Harga gas alam berjangka melonjak hingga 20% dan mencapai level tertinggi dalam 52 minggu akibat prediksi cuaca dingin ekstrem di Pantai Timur AS pada Januari. Suhu lebih dingin diperkirakan terjadi di wilayah Timur AS, sementara wilayah Barat diperkirakan lebih hangat dari rata-rata, khususnya di area “Four Corners.” AccuWeather memprediksi cuaca dingin ini akan memicu badai dengan hujan salju dan es signifikan pada paruh pertama Januari. Gangguan produksi gas alam (“freeze offs”) dapat terjadi akibat suhu yang sangat dingin. Harga gas alam telah naik hampir 9% dalam sepekan dan 58% sepanjang tahun ini. Harga Brent crude naik menjadi US$74,39 per barel, dan West Texas Intermediate crude naik menjadi US$71,16 per barel.

    GSS

    • $MSTR : MicroStrategy (MSTR) terus meningkatkan kepemilikan Bitcoin (BTC), kini mencapai 446.400 BTC, tetapi sahamnya turun 30% pada Desember. Pasar bereaksi negatif terhadap strategi agresif perusahaan, meskipun baru membeli 2.138 BTC senilai US$209 juta. Saham MSTR turun ke US$300 setelah reli 442% sepanjang tahun, memunculkan tanda koreksi setelah rekor tertinggi US$543 di November. Divergensi antara kenaikan harga Bitcoin dan penurunan saham MSTR menimbulkan kekhawatiran. Strategi Michael Saylor mendapat sorotan, sementara perusahaan lain mengadopsi pendekatan serupa, mengurangi keunikan MicroStrategy.
    • $BA : Pesawat 737-800 milik Jeju Air mengalami kecelakaan di Korea Selatan, menewaskan 179 dari 181 orang di dalamnya. Saham Boeing (BA) turun 4% dalam perdagangan pra-pasar pada Senin, sementara saham Jeju Air merosot hampir 9% di Seoul. Boeing sedang menghadapi serangkaian masalah kualitas pesawat, termasuk insiden sebelumnya yang melibatkan 737 MAX. Pemogokan selama hampir dua bulan di pabrik Pantai Barat AS telah memperburuk kondisi keuangan Boeing. Boeing telah melakukan langkah efisiensi, termasuk PHK besar-besaran, dan mengumpulkan dana miliaran dolar untuk memperbaiki kondisi keuangannya. Perusahaan menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dan memberikan dukungan kepada Jeju Air.
    • $WMT : Konsumen AS lebih memilih toko murah seperti Walmart (WMT) dan Aldi serta makanan cepat saji. Kebangkrutan ritel dan restoran meningkat, menandai perubahan pola belanja dan makan. Walmart, Amazon (AMZN), McDonald’s (MCD), dan tren jeans lebar menjadi pemenang. Target (TGT), Starbucks (SBUX), restoran lama, dan toko serba ada menghadapi tantangan besar.
    Selengkapnya

     

    Gauge Image

     

    Fear 28

    Dec 30 at 6:59:52 PM ET

     

    S&P 500 5,906.94 -1.07%
    NASDAQ 19,486.78 -1.19%
    DJIA 42,573.73 -0.97%

     

    Disclaimer: Berinvestasi dalam cryptocurrency dan saham AS memiliki risiko yang melekat, dan Anda bertanggung jawab penuh atas keputusan investasi Anda. Informasi yang diberikan oleh Pluang berasal dari riset internal dan tidak dipengaruhi oleh pihak ketiga. Informasi ini tidak boleh dianggap sebagai saran atau nasihat keuangan, dukungan, rekomendasi, tawaran atau ajakan untuk melakukan aktivitas investasi apapun. Harga cryptocurrency dan saham AS sangat fluktuatif dan dapat berubah dengan cepat. Selalu lakukan riset Anda sendiri dan pertimbangkan toleransi risiko Anda sebelum membuat keputusan investasi. Pluang tidak bertanggung jawab atas kerugian atau kerusakan yang diakibatkan oleh penggunaan informasi ini. Jika Anda ragu, kami menyarankan untuk berkonsultasi dengan penasihat keuangan independen.
    Pluang berlisensi resmi dan diawasi oleh Bappebti. Semua transaksi saham as tercatat di Bursa Berjangka jakarta (BBJ) dan Kliring Berjangka Indonesia (KBI) Semua transaksi aset kripto tercatat di Bursa Komoditi Nusantara (CFX) dan Kliring Komoditi Indonesia (KKI)



    Sumber : pluang.com

  • Jangan Ditiru! Ini 5 Kesalahan yang Sering Dilakukan Investor Pemula

    Banyak sekali investor yang tidak tahu apa yang harus mereka ketahui saat hendak mulai berinvestasi. Hal ini bisa dipengaruhi oleh beredarnya pemikiran yang salah namun masih dipercaya. Lalu bagaimana cara investasi untuk pemula?

    Para investor pemula ini pun bisa terjerumus bahkan saat baru ambil langkah awal. Misalkan, harus berani ambil risiko sebesar-besarnya atau anggapan langsung bisa kaya kalau sudah berinvestasi. 

    Simak kesalahan-kesalahan para investor pemula yang kerap dilakukan. 

    Cara investasi untuk pemula – 5 Kesalahan umum yang sering dilakukan

    #1 Hanya berinvestasi di satu tempat

    Membeli satu individu saham adalah kesalahan yang paling banyak dilakukan oleh para inverstor pemula. Hal ini diungkapkan oleh Thomas Henske, seorang finansial planner yang berasal dari New York.

    Biasanya diawali dengan pemikiran: “Saya akan melakukan riset pada salah satu perusahaan ternama dan paling populer, saya akan pelajarinya perusahaannya secara mendalam, kemudian saya akan memutuskan membeli saham perusahaan tersebut.”

    Strategi yang benar adalah pahami dahulu prinsip utama berinvestasi. Jangan terlalu larut melihat perusahaannya.

    Meskipun perusahaan tersebut sangat ternama dan membuat kita yakin akan mendapat keuntungan yang sangat besar saat mendatang.

    Kenapa? Karena dengan mempelajari dahulu konsep-konsep dasar berinvestasi, maka kamu akan memiliki banyak ilmu dan nilai untuk tindakan investasi selanjutnya. 

    Kemudian, pelajari banyak sektor saham, berbagai kelas aset dan diversifikasi investasi saham. Tidak hanya satu perusahaan saja.

    Ibarat pepatah mengatakan “don’t put all your eggs in one basket”. Ketika saham tersebut tidak berjalan sesuai rencana, maka dampaknya akan sangat besar. 

    #2 Terlalu banyak mikir di awal

    Kesalahan lain yang dilakukan oleh para investor pemula adalah tidak menyadari pentingnya waktu saat berinvestasi. Seperti halnya, pepatah cina mengatakan: “Waktu terbaik pertama untuk menanam pohon adalah 20 tahun yang lalu. Sedangkan waktu terbaik kedua adalah sekarang.” 

    Kebanyakan orang tahu lebih dahulu dimana mereka akan berinvestasi. Tetapi mereka tidak menyadari apa yang dibutuhkan untuk mencapai kesuksesan saat berinvestasi yaitu kesabaran, konsistensi dan waktu (bisa mencapai puluhan tahun).

    Hal yang terpenting adalah jangan terlalu lama larut memikirkan investasi mana yang harus kamu pilih. Mulailah langsung berinvestasi ketika kamu sudah memiliki cukup dana dan merasa siap.

    Perubahan bisa dibuat setelahnya. Kalau tidak mulai, bisa jadi tidak akan pernah dimulai kan?

    Cara investasi untuk pemula #3 Terlalu banyak membandingkan

    Ada banyak tawaran investasi di luar sana yang terlihat menjanjikan. Hal ini kadang membuat kita jadi terlalu banyak membandingkan.

    Misal, membandingkan satu jenis investasi dengan jenis lainnya. Hal ini menjadi kesalahan ketika apa yang dibandingkan tidaklah sama/sebanding. 

    Misalkan, membandingkan keuntungan dari investasi low risk & low return dengan investasi lain yang high risk & high return. Masing-masing memiliki keunggulan dan risikonya.

    Kalaupun satu jenis investasi diikuti dengan high return tentu risikonya pun lebih besar. Maka, jangan dibandingkan dengan investasi yang return kecil namun sebanding dengan risikonya yang lebih kecil.

    Kalaupun mau membandingkan haruslah setipe atau sejenis. Tapi inipun juga mustahil ditemukan. 

    #4 Tergesa-gesa mengambil keputusan 

    Ketika memulai menjadi investor, keinginan untuk selalu fokus pada pergerakan saham pun meningkat. Selalu ter-update dengan informasi kapan saham anjlok atau melonjak setiap waktu.

    Hal ini pun memicu mereka panik/gelisah sehingga mendorong mereka cepat untuk mengambil keputusan.

    Seperti terburu-buru ingin membeli saham ketika harga masih tinggi atau ketakutan sehingga cepat menjual saham ketika kondisinya sedang turun. Mereka pun selalu mengecek portofolio dari waktu ke waktu.

    Langkah yang tepat adalah melihat histori perusahaan kurang lebih 5 sampai 10 tahun yang lalu. Melihat kapan saja saat saham berada di posisi terendah, rata-rata/median dan saat saham tertinggi.

    Saham bisa saja naik turun. Tetapi ketika histori perusahaan menunjukkan tren positif, sewaktu-waktu saham bisa bergerak naik di masa mendatang. Selama perusahaan belum menyentuh titik terendah yang pernah terjadi. 

    Di tahap ini, perlu Anda belajar mengenai fundamental perusahan untuk melihat tren yang terjadi sekarang dan prediksi di masa depan. Ingatlah, Warren Buffett mengatakan “kesabaran adalah aset”.

    Apa yang terjadi ketika Anda terburu-buru mengambil keputusan? Ketika saham bergerak turun sedikit, Anda langsung menjual saham. Namun ternyata di waktu yang panjang, saham kembali melonjak tinggi terus-menerus, Anda pun tidak bisa menikmati keuntungan yang optimal. 

    #5 Tidak berinvestasi pada diri sendiri

    Mudah sekali kita melupakan bahwa  investasi yang terpenting adalah berinvestasi terhadap diri sendiri. Ilmu yang diserap bisa membuat Anda mencapai kesuksesan yang lebih besar dan mengelola keuangan lebih baik.Rob Cavallaro, seorang Chief Investment Officer di New Jersey mengatakan: perubahan ekonomi sekarang bergerak sangat cepat. Maka dari itu, semua investor perlu mengembangkan keterampilan diri agar bisa beradaptasi.

    Nah, jangan sampai kamu melakukan kelima kesalahan di atas ya!

    Baca juga:

    9 Rekomendasi Buku Keuangan Terbaik Ini Dijamin Bikin Kamu ‘Melek’ Finansial

    Kaum Milenial, Berapa Banyak Investasi yang Mesti Kamu Punya?

    Jangan Terjebak, 41 Saham Gorengan Ini Dipantau Ketat oleh BEI

    Menimbang-nimbang, Kapan Sih Waktu yang Tepat untuk Jual/Beli Emas?



    Sumber : pluang.com