Tag Archives: indonesia

Cara Mudah Tanam Cabai di Taman Rumah, Hemat Nggak Perlu Beli ke Pasar


Jakarta

Masakan Indonesia identik dengan cita rasa pedas berkat penggunaan cabai. Biasanya orang-orang membeli cabai ke pasar atau supermarket untuk mendapatkan cabai. Namun, sebenarnya cabai bisa didapatkan dengan modal minim kalau ditanam sendiri di rumah, lho.

Dikutip dari laman resmi Dinas Pertanian dan Pangan Magelang, cabai merah cocok ditanam saat kondisi udara cukup lembap dibandingkan kering. Nah, waktu yang tepat buat menanam cabai adalah ketika musim hujan.

Selain itu, cabai bisa tumbuh subur di dataran rendah atau tinggi di antara 0-1.000 mdpl. Kondisi tanah yang cocok buat menanam cabai adalah yang tanah gembur, yaitu tekstur seperti remah dan tidak terlalu padat. Lalu, kandungan pH-nya juga normal sebesar 6-7.


Bagaimana cara menanam cabai di rumah? Simak penjelasannya berikut ini.

Cara Menanam Cabai di Rumah

Inilah langkah-langkah untuk menanam cabai di rumah.

1. Rendam Benih Cabai

Sebelum menanam benih cabai, pastikan untuk memilih yang berkualitas. Caranya dengan merendam bibit tersebut di air hangat dengan suhu 50 derajat celsius. Biasanya benih yang berkualitas tenggelam di dalam air.

2. Semai Benih Cabai

Selanjutnya, semai benih cabai ke media tanam. Gunakan campuran pupuk kendang atau kompos dengan tanah dengan perbandingan 1:1 di sebuah wadah atau polibag. Setelah disemai, tutup area tersebut dengan daun pisang selama 2-3 hari.

3. Pindahkan Bibit ke Tanah

Jika mempunyai lahan yang cukup di rumah, buat area tanam sekitar 1-1,2 meter dan tinggi 30 cm, sehingga membentuk gundukan tanah. Campurkan pupuk dasar berupa pupuk kandang kuda atau sapi dan pupuk buatan kalau tanah terlihat kering.

Tambahkan pupuk susulan tiga kali berupa urea, ZA, KCl pada minggu ke 3, 6, dan 9 setelah bibit ditanam. Besaran pupuk bisa disesuaikan dengan luas tanah yang dibuat.

Kemudian, tutup tanah yang sudah disiapkan dengan plastik mulsa berlubang. Barulah cabai muda siap dimasukkan ke dalam lubang.

4. Perawatan Tanaman Cabai

Setelah 1-2 minggu berlalu, periksa kalau ada bibit yang mati. Lalu, buang bibit yang mati dan sakit.

Sementara itu, bibit yang berhasil berkembang perlu rajin disiram. Jika tanaman cabai sudah tumbuh tinggi, tambahkan bambu kecil sebagai penyangga agar batangnya tidak tumbuh ke samping.

5. Masa Panen Cabai

Masa panen cabai sekitar 2 bulan setelah penanaman atau sekitar 70-75 hari di dataran rendah dan 4-5 bulan di dataran tinggi. Jika menemukan buah cabai yang rusak, sebaiknya segera disingkirkan.

Waktu panen cabai bisa disesuaikan dengan waktu penggunaan cabai. Kalau cabai mau dikirim ke tempat yang jauh, panen ketika warnanya hijau. Berbeda halnya buat keperluan rumah, panen saat cabai berwarna merah.

Itulah informasi seputar menanam cabai di rumah. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/zlf)



Sumber : www.detik.com

5 Jenis Material Atap Rumah Paling Populer di Indonesia, Mana yang Paling Awet?


Jakarta

Memilih material atap rumah tidak boleh sembarangan. Sebab, taruhannya adalah keselamatan penghuni yang akan menempati rumah tersebut.

Jika diperhatikan, material atap yang digunakan rumah-rumah di Indonesia cukup beragam, bisa terlihat dari warna atap dan bentuknya. Namun, yang paling terkenal adalah genteng tanah liat yang berwarna orange kecoklatan.

Kira-kira jenis material atap apa saja yang banyak dipakai dan disarankan oleh ahli? Berikut daftarnya.


Jenis-jenis Material Atap

1. Genteng Tanah Liat

Profesional Kontraktor dari PT Gaharu Kontruksindo Utama Panggah Nuzhulrizky menyebutkan genteng memiliki banyak tipe, di antaranya beton, keramik, tanah liat, dan metal. Setiap jenis genteng mempunyai berat, massa jenis, karakteristik, kelebihan, dan kekurangannya masing-masing.

Tipe genteng yang paling banyak digunakan di Indonesia adalah genteng tanah liat. Genteng tanah liat berwarna orange dan kecoklatan apabila usia pemakaiannya sudah cukup lama. Genteng tanah liat dijual satuan di pasaran. Untuk harganya, dilihat dari beberapa toko e-commerce, Kamis (3/7/2025), genteng tanah liat dijual mulai dari Rp 1.500-3.500 per buah.

2. Spandek

Dilihat dari situs daftar rumah subsidi SiKumbang, banyak rumah memakai material atap dari spandek. Material ini terbuat dari seng, aluminium, dan uPVC (unplasticized polyvinyl chloride), dan baja ringan. Tampilannya seperti seng, tetapi lebih tahan lama, kokoh, dan ringan. Selain itu, spandek juga tahan terhadap api.

Menurut Kontraktor Wildan, rumah-rumah biasanya memakai ukuran 5 meter yang harga per lembarnya mulai dari Rp 250-325 ribu per meter. Namun, Wildan mengatakan ketebalan spandek ada yang di bawah dan setara asbes, jadi tidak begitu tahan lama. Namun, apabila tidak ada banyak tekanan dan angin kencang, jenis atap satu ini masih tetap aman digunakan.

3. Genteng Glazur atau Genteng Glossy

Genteng glazur, kata Wildan, merupakan genteng yang tampilan atasnya mengkilap dan warnanya beragam, rata-rata berwarna cerah. Kelebihan genteng glazur sama dengan genteng tanah liat, hanya berbeda pada tampilannya. Genteng glazur juga lebih direkomendasikan daripada genteng beton. Kekurangan dari tipe ini adalah cukup berbahaya jika berjalan di atasnya karena permukaannya yang licin terutama setelah terkena air.

Sementara untuk harganya masih terjangkau. Genteng glazur atau glossy dijual mulai dari Rp 3.500-9.500 per buah.

4. Bitumen

Bitumen merupakan jenis atap yang terbuat dari modifikasi bahan aspal. Wildan mengatakan bitumen dapat membuat tampilan atap jauh terlihat lebih rapi. Atap bitumen cara pemasangan memiliki proses yang panjang karena memerlukan sekitar 3 lapisan.

Kelebihan dari bitumen adalah tahan lama, ramah lingkungan, cocok untuk rumah tipe kecil, dan memiliki banyak jenis. Kekurangannya, atap bitumen harganya cukup mahal, yakni sekitar mulai dari Rp 160-450 per lembarnya.

5. Genteng uPVC

Wildan juga menyebut genteng uPVC sebagai salah satu atap rumah yang aman dipakai. Genteng berbahan dasar uPVC (Unplasticized Polyvinyl Chloride) merupakan atap yang memiliki daya tahan yang lebih baik terhadap korosi yang disebabkan karena air terutama hujan. Atap ini cocok untuk rumah-rumah di negara beriklim tropis.

Keunggulan dari genteng tipe ini adalah minim suara dan panas. Namun, untuk ketebalan, genteng uPVC ini tidak jauh berbeda dengan spandek sehingga ada risiko patah jika terkena tekanan berlebih.

Untuk harganya sendiri mulai dari Rp 100-417 ribu per lembarnya. Genteng satu ini memiliki banyak warna, ukuran, dan ketebalan yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan pengguna.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/das)



Sumber : www.detik.com

Nggak Perlu Selalu Disiram, 5 Tanaman Ini Bisa Tumbuh di Kondisi Kering


Jakarta

Menanam tanaman bisa memberikan kesan rumah asri apalagi ketika cuaca sedang panas. Tanaman biasanya tumbuh membutuhkan sinar matahari secara langsung dan ada yang tidak.

Tanaman yang tak kuat menahan sinar matahari bisa layu dan tidak tumbuh karena mengalami kekeringan. Meski begitu, ada beberapa yang bisa bertahan hidup ketika cuaca sedang panas. Salah satunya adalah aloe vera alias lidah buaya.

Tanaman yang kaya akan manfaat dan banyak ditemukan di Indonesia ini bisa tetap hidup di kondisi yang kering dan cuaca panas. Tanaman ini disebut bisa tumbuh lebih baik di tanah yang berpasir yang meniru lingkungan gurun tempat asalnya.


Selain itu, masih ada beberapa tanaman yang tanah cuaca panas. Dilansir dari Real Simple, berikut ini informasinya.

1. Lavender

Lavender.Lavender. Foto: Mohammed Harith Khalil/Wikimedia Commons

Tanaman cantik berwarna ungu ini memiliki wangi yang menenangkan. Tak heran, terkadang tanaman ini ditemukan di rumah. Ternyata lavender juga bisa bertahan hidup di lingkungan yang panas.

“Lavender adalah tanaman yang menyukai sinar matahari penuh dan tanah yang dikeringkan dengan baik,” kata ahli perkebunan dan pelatih dibalik The Birch Arbor Gardens, Arianna Lappinin, dikutip dari Real Simple.

2. Rosemary

Tanaman herbal rosemaryTanaman rosemary Foto: Getty Images/iStockphoto/belchonock

Tanaman yang kerap digunakan sebagai bumbu masakan ini juga bisa bertahan di kondisi cuaca panas. Jika pemilik rumah tinggal di tempat dengan iklim panas, rosemary tetap bisa tumbuh dengan baik sepanjang tahun.

“Tumbuhan ini menyukai sinar matahari dan dapat bertahan hidup dalam kondisi kering,” kata Lambton.

3. Bugenvil

Herianto (35) merupakan warga Desa Karang Bendo, Kecamatan Tekung, Lumajang. Ia membudidayakan bunga bugenvil hingga meraup untung Rp 15 juta per bulan.Bugenvil. Foto: Nur Hadi Wicaksono/detikcom

Tanaman yang memiliki aneka warna ini bisa tumbuh setinggi 20 kaki dan lebar 40 kaki. Selain mempercantik taman rumah, bugenvil ini juga ‘tahan banting’ alias bisa bertahan hidup di lingkungan kering.

“(Bugenvil) terkenal karena mekar lebih banyak saat kondisi kering, ini adalah pemandangan yang memukau di lanskap,” ujar director of design untuk Tilly, Kate Singleton.

4. Bunga Terompet

Yellow angel trumpet flower. The yellow flower that adorns the streets. Tropical flowers.Bunga terompet. Foto: Getty Images/iStockphoto/Photographer and graphic artist

Tumbuhan ini memiliki warna yang indah ini bisa mempercantik taman rumah. Bunga terompet juga bisa mekar sempurna walau dalam lingkungan yang kering.

5. Marigold

Orange marigold flowers.Please see more similar pictures of my Portfolio.Thank you!Marigold. Foto: Getty Images/schnuddel

Marigold menjadi salah satu tanaman favorit pemilik rumah karena bisa mengusir hama. Selain itu, warnanya yang cerah juga bisa membuat taman terasa lebih ‘hidup’.

Tanaman tahan panas yang satu ini perlu disiram secara teratur pada awal musim, tetapi bisa tahan terhadap lingkungan kering.

Itulah beberapa tanaman yang tahan cuaca panas. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(abr/zlf)



Sumber : www.detik.com

Jangan Asal, Ini 8 Cara Bersihkan Rumah Usai Terendam Banjir


Jakarta

Banjir sering kali melanda sejumlah daerah di Indonesia. Ketika banjir mulai surut, tentu kamu harus segera membersihkan rumah karena sangat kotor akibat lumpur.

Membersihkan rumah dari banjir juga tak bisa sembarangan. Sebab, lumpur dan sisa air banjir mengandung banyak bakteri. Kalau tidak dibersihkan dengan tepat bisa berbahaya bagi kesehatan.

Di sisi lain, membersihkan rumah dari banjir secara asal juga meninggalkan sisa lumpur atau kotoran yang menempel. Hal ini bisa menyebabkan bau tak sedap ke seluruh rumah.


Ingin tahu apa saja tips membersihkan rumah setelah terendam banjir? Simak selengkapnya dalam artikel ini.

Cara Membersihkan Rumah yang Terendam Banjir

Ada sejumlah hal yang harus diperhatikan saat membersihkan rumah usai kebanjiran. Dilansir situs NSW Health, Senin (7/7/2025), berikut langkah-langkahnya:

1. Siram Air ke Seluruh Ruangan

Langkah yang pertama adalah menyiram air bersih ke seluruh ruangan. Hal ini dilakukan untuk membersihkan lumpur dan kotoran dari sisa banjir. Kamu dapat menyiram air dengan selang dari posisi paling tinggi agar bisa menjangkau ke seluruh sudut rumah.

2. Keringkan Rumah

Setelah disiram air, kamu perlu mengeringkan seluruh rumah yang terendam banjir. Soalnya, rumah yang masih basah atau lembap bisa memicu tumbuhnya jamur dan lumut.

Caranya adalah dengan membuka seluruh jendela dan pintu rumah ketika cuaca panas. Disarankan juga menyalakan kipas angin untuk mempercepat proses pengeringan. Cek juga apakah ada sisa air atau lumpur yang terperangkap di rongga atau lantai rumah.

3. Bersihkan Dinding dan Lantai

Lantai dan dinding wajib dibersihkan setelah rumah terendam banjir. Kamu dapat membersihkannya dengan air panas dan sabun. Agar kuman dan bakteri mati, bisa juga menggunakan sabun antiseptik atau semprotkan larutan pemutih klorin.

Setelah dibersihkan, keringkan lantai dan dinding agar tidak lembap. Cek kembali apakah masih ada sisa kotoran yang menempel di dinding ataupun lantai.

4. Bersihkan Furnitur

Beberapa furnitur juga wajib dibersihkan setelah terendam banjir, seperti meja, kursi, hingga lemari. Cuci dengan sabun antiseptik agar tidak ada kuman dan bakteri yang menempel di benda tersebut.

Untuk furnitur seperti kasur atau sofa dapat dicuci dengan air hangat dan detergen. Setelah itu, jemur di bawah sinar matahari sampai kering.

5. Cuci Bahan Kain

Untuk seprai, selimut, dan pakaian yang terendam banjir juga wajib dicuci. Caranya adalah dengan direndam di air panas, jika bahan tersebut memang tahan panas. Selain itu, bahan kain juga bisa dicuci dengan metode dry clean.

6. Disinfektan Benda-benda di Rumah

Beberapa benda di rumah mungkin tak sempat diselamatkan saat terendam banjir. Maka dari itu, penting untuk melakukan disinfektan pada seluruh benda, seperti peralatan makan, alat masak, hingga mainan anak-anak.

Seluruh benda tersebut wajib dicuci dengan air panas dan dibersihkan pakai sabun antiseptik. Setelah itu, jemur di bawah sinar matahari hingga kering.

7. Atasi Jamur dan Lumut

Salah satu risiko jika membersihkan rumah yang terendam banjir dengan tidak tepat adalah menimbulkan jamur dan lumut. Jika menemukan jamur atau lumut kamu dapat membasminya dengan cairan pemutih.

8. Pakai Sarung Tangan dan Alas Kaki

Banyak orang yang membersihkan rumah bekas banjir tidak menggunakan sarung tangan dan alas kaki khusus, seperti sepatu boot. Padahal, kamu bisa saja menginjak atau memegang benda yang kotor dan dipenuhi banyak kuman.

Selain itu, alas kaki juga melindungi diri dari sampah-sampah yang berserakan karena terseret arus banjir. Hal ini untuk mencegah kamu menginjak kayu, kaca, atau benda tajam lainnya.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(ilf/das)



Sumber : www.detik.com

7 Hal Remeh yang Ternyata Bikin Listrik di Rumah Jadi Boros


Jakarta

Banyak pemilik rumah yang terkadang menganggap sepele terhadap penggunaan listrik. Namun jika tagihan listrik sudah membengkak tentu bikin kepala pusing tujuh keliling.

Penggunaan listrik yang boros bikin tagihan jadi naik atau token listrik cepat habis. Hal ini bisa terjadi karena penghuni rumah tidak sadar telah menggunakan listrik secara boros.

Terkadang, listrik rumah boros tak melulu disebabkan penggunaan barang elektronik dengan daya besar, tapi ada juga kebiasaan kecil yang ikut memicu tagihan listrik membengkak. Apa saja? Simak dalam artikel ini.


Kebiasaan Remeh yang Ternyata Bikin Boros Listrik

Ada sejumlah kebiasaan kecil yang sering dianggap sepele tapi membuat listrik boros. Dikutip dari situs Alliance to Save Energy, Kamis (10/7/2025), berikut penyebabnya:

1. Tidak Mematikan Lampu

Kebiasaan yang satu ini masih banyak dilakukan oleh penghuni rumah. Salah satu alasannya karena lupa untuk mematikan lampu.

Padahal, lampu yang dibiarkan menyala sampai siang hari dapat menyebabkan listrik boros. Jika kamu orangnya pelupa, cobalah untuk menggunakan lampu sensor cahaya yang akan menyala saat kondisi gelap dan mati ketika terang.

2. Kipas Angin dan AC Terus Menyala

Suhu di Indonesia saat kemarau memang panas dan bikin gerah, sehingga banyak yang menghidupkan kipas angin dan AC seharian. Meski ruangan jadi sejuk, tapi siap-siap tagihan listrik bulan depan akan melonjak.

Jika memang ingin menggunakan kedua barang tersebut sebaiknya dinyalakan seperlunya saja. Jadi, pakailah kipas angin atau AC saat dibutuhkan dan matikan setelah tidak digunakan.

3. Suhu AC Terlalu Rendah

Menyalakan AC dengan suhu paling rendah memang membuat ruangan lebih cepat dingin. Namun, kebiasaan itu dapat membuat kompresor pendingin ruangan harus bekerja lebih ekstra dalam mengatur suhu yang diinginkan. Alhasil, penggunaan daya jadi lebih besar dan tagihan listrik semakin mahal.

4. Sering Buka Tutup Lemari Es

Terkesan sepele memang, tapi ternyata hal ini bisa bikin token listrik di rumah cepat bunyi. Perlu diketahui, setiap kali membuka pintu lemari es atau bahkan hanya mengintip sekilas dapat menambah hingga 7% energi dari total penggunaan daya listrik kulkas.

Kebiasaan memasukkan makanan dan minuman panas ke dalam lemari es juga bisa menyebabkan boros listrik. Soalnya, kulkas perlu menyedot lebih banyak daya untuk mendinginkan hidangan tersebut. Di sisi lain, kulkas kosong tak berisi dan dibiarkan tetap menyala juga akan memakan daya listrik cukup besar.

5. Kabel Dibiarkan Tersambung ke Stopkontak

Kebiasaan yang satu ini juga masih sering dilakukan banyak orang. Perlu diketahui, kabel yang tersambung ke stopkontak membuat barang elektronik dalam mode siaga. Ternyata, mode ini disebut dapat menyokong hingga 10% dari total penggunaan listrik di rumah.

Jadi, jika berencana akan pergi keluar rumah dalam waktu lama atau hingga berhari-hari, sebaiknya cabut kabel dari stopkontak agar lebih hemat listrik.

6. Masih Menggunakan Barang Elektronik Lama

Penggunaan barang elektronik lama ternyata juga membuat listrik boros. Sebab, barang tersebut tidak dirancang mengikuti teknologi terkini yang lebih hemat energi. Alhasil, menggunakan barang tersebut setiap hari dapat memakan energi yang lebih besar.

7. Berendam di Bak Mandi

Ada beberapa rumah yang memiliki bathtub di kamar mandi dengan fungsi untuk berendam. Meski terasa nyaman, tapi kebiasaan ini dapat menyebabkan listrik boros karena harus mengisi air hingga penuh ke bathtub.

Disarankan untuk beralih ke pancuran air (shower) atau menyediakan bak air untuk mandi. Selain hemat listrik, cara ini juga dapat menghemat air agar tidak terbuang sia-sia dalam jumlah banyak.

Itulah tujuh hal remeh yang ternyata bikin boros listrik. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(ilf/zlf)



Sumber : www.detik.com

4 Tips agar Rumah Terasa Hangat Saat Hadapi Fenomena Bediding


Jakarta

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan fenomena Bediding di Indonesia terjadi hingga September 2025. Sebagai informasi, Bediding adalah kondisi udara dingin yang menusuk dari malam hingga pagi hari di musim kemarau.

Fenomena ini lazim terjadi di wilayah pegunungan dan dataran tinggi. Selain itu, beberapa wilayah di Jawa, Bali, NTB, dan NTT juga mengalami fenomena Bediding.

Dalam menghadapi fenomena Bediding, dianjurkan untuk memakai pakaian tebal dan mengonsumsi minuman hangat di malam hari. Tak hanya itu, sebaiknya rumah kamu juga dibuat hangat agar tidak merasa kedinginan saat tidur.


Ada beberapa tips agar hunian terasa hangat saat menghadapi fenomena Bediding. Ingin tahu apa saja tipsnya? Simak dalam artikel ini.

Tips agar Rumah Terasa Hangat Saat Hadapi Bediding

Bagi kamu yang akhir-akhir ini merasa kedinginan saat tidur di malam hari bisa jadi disebabkan karena fenomena Bediding. Suhu yang terlalu dingin bisa menyebabkan tubuh menggigil dan tidur pun jadi tak nyenyak.

Ada beberapa tips mudah agar rumah terasa hangat demi menghadapi fenomena Bediding. Dilansir dari Bradford Insulation dan This Old House, Selasa (15/7/2025), berikut sejumlah tipsnya:

1. Pasang Gorden Tebal

Tips yang pertama adalah memasang gorden tebal pada jendela rumah. Fungsinya adalah untuk mencegah udara dingin masuk ke dalam rumah sekaligus menahan udara hangat agar tetap berada di dalam ruangan.

Meski gorden yang punya bahan dan ketebalan tertentu harganya cukup mahal, tapi cara ini dinilai cukup efektif untuk menghangatkan rumah ketika menghadapi fenomena Bediding.

2. Tutup Jendela dengan Rapat

Membeli gorden yang tebal dan mahal akan sia-sia jika jendela tidak ditutup rapat. Perlu diketahui, hampir 40% panas yang keluar dari rumah saat suhu dingin berasal dari jendela rumah yang tidak tertutup rapat.

Jadi, pastikan kamu menutup jendela rapat-rapat hingga tidak ada celah. Dengan begitu, udara dingin dari luar tidak bisa masuk ke dalam rumah.

3. Atur Suhu AC dan Kipas Angin

Apabila kamu menggunakan AC di rumah, atur suhunya agar tidak terlalu rendah. Dengan begitu, kamu tidak akan merasa kedinginan saat tidur di malam hari. Hal ini juga berlaku bagi kamu yang menggunakan kipas angin, cobalah atur kecepatan putaran kipas pada posisi pelan.

4. Biarkan Sinar Matahari Masuk saat Siang

Meski pagi terasa dingin, tapi suhu saat siang hari jadi lebih terik karena kondisi langit cenderung cerah, sehingga memungkinkan radiasi matahari langsung memanaskan permukaan Bumi.

Maka dari itu, dianjurkan membuka jendela dan gorden saat siang hari dan biarkan panas alami matahari menghangatkan seluruh rumah. Namun, jangan lupa untuk menutup gorden saat malam demi mencegah udara dingin masuk ke dalam rumah.

Demikian empat tips mudah agar rumah tetap hangat saat menghadapi fenomena bediding. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(ilf/das)



Sumber : www.detik.com

Kamar Mandi Kering Vs Kamar Mandi Basah, Ini Kelebihan dan Kekurangannya



Jakarta

Kamar mandi adalah ruangan buat penghuni membersihkan diri dengan air dan sabun. Nggak heran kalau ruangan ini sering kali dalam kondisinya basah dan licin.

Penghuni perlu berhati-hati ketika berjalan di kamar mandi yang basah karena berisiko tergelincir. Oleh sebab itu, ada konsep kamar mandi kering yang memisahkan area basah dan kering. Konsep tersebut mencegah lantai menjadi basah dan licin.

Lantas, apa perbedaan kamar mandi basah dan kamar mandi kering? Simak penjelasannya berikut ini dikutip dari Bathing Solutions dan Favourite Livin.


Kamar Mandi Kering

Concept of modern decoration design of bathroom with toilet and shower decorating with black and white ceramic for luxury hotel, condominium, residentialKamar Mandi Kering Foto: Getty Images/iStockphoto/indigosmx

Dikutip dari Bathing Solutions, kamar mandi kering terbagi menjadi dua bagian, yakni area basah dan area kering. Kedua bagian tersebut terpisah oleh sekat kaca.

Bagian kamar mandi yang kering biasanya terdiri dari kloset duduk dan wastafel. Sementara itu, area basah terdapat shower atau bathtub.

Kelebihan

Inilah kelebihan kalau punya kamar mandi kering.

1. Lebih aman karena penghuni rumah tak perlu khawatir terpeleset saat berapa di area kering.

2. Adanya sekat membuat kamar mandi lebih fungsional karena bisa dipakai oleh dua orang. Contohnya kamar mandi dipakai untuk mandi dan sikat gigi.

3. Mudah untuk dirawat dan dibersihkan. Bagian basah perlu sering dibersihkan, sedangkan area kering bisa dibersihkan sekali dalam seminggu.

Kekurangan

Di sisi lain, kamar mandi kering mempunyai kekurangan dari segi luasannya. Luas kamar mandi yang ideal adalah 1,5×1,5 meter. Namun, konsep kamar mandi kering membutuhkan minimal luas 2×2 meter agar lebih lega.

Kamar Mandi Basah

Ilustrasi desain kamar mandi.Kamar Mandi Basah Foto: iStock

Kamar mandi basah sering ditemui di rumah-rumah di Indonesia. Kamar mandi ini tidak ada sekat yang memisahkan area kering dan basah. Alhasil, seluruh lantai akan basah ketika penghuni rumah mandi.

Kelebihan

Inilah kelebihan memiliki kamar mandi basah di rumah.

1. Kamar mandi basah tidak membutuhkan banyak ruang karena tidak ada pemisah antara bagian basah dan kering.

2. Kamar mandi basah lebih hemat anggaran pembuatannya karena tidak perlu membeli bathtub dan shower tambahan, cukup sediakan bak mandi dan kloset duduk.

Kekurangan

Namun, ada beberapa kekurangan kamar mandi sebagai berikut.

1. Kamar mandi harus rajin dibersihkan karena seluruh lantai dan dinding terkena air.

2. Lantai kamar mandi rawan licin, sehingga penghuni berisiko terpeleset.

3. Kamar mandi basah mudah lembap kalau tidak ada sirkulasi udara yang baik.

Itulah informasi seputar kamar mandi basah dan kamar mandi kering. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/zlf)



Sumber : www.detik.com

Banyak Rumah Di Amerika Pakai Pagar Tanaman, Ternyata Ini Alasannya



Jakarta

Di Indonesia, pagar rumah umumnya terbuat dari besi yang kokoh dan tahan lama. Namun lain halnya dengan di Amerika Serikat, sebab banyak rumah yang justru menggunakan pagar tanaman. Apa alasannya?

Ternyata, penggunaan pagar tanaman pada rumah-rumah di Amerika memiliki sejarah yang panjang. Mengutip situs National Gallery of Art, Senin (21/7/2025), telah ditemukan banyak catatan sejak 1700-an yang menyebut beragam kegunaan dari pagar tanaman.

Pagar tanaman digunakan untuk berbagai keperluan praktis dan ornamen rumah. Pagar ini umumnya berfungsi sebagai pemisah di taman, melindungi tanaman yang rapuh dari angin kencang, menjaga properti dari hewan maupun manusia, menghalangi pandangan dari luar, penanda jalan setapak, hingga pembatas untuk sejumlah bunga atau tanaman di halaman.


Memang, pagar tanaman dapat ditemukan di hampir seluruh wilayah AS. Namun, jenis tanaman yang digunakan pada pagar cukup bervariasi tergantung pada tujuan pembuatan pagar dan kondisi iklim di daerah tersebut.

Misalnya di daerah yang lebih hangat, maka tanaman yang digunakan biasanya pohon jeruk, yucca, atau mawar cherokee. Sementara untuk wilayah beriklim lebih dingin banyak menggunakan pohon cedar, cemara, dan juniper.

Lalu di daerah pertanian, pagar tanaman cenderung dibuat dari rumput dan belukar yang ditanam rapat dan berjalin. Langkah ini dilakukan agar tanaman dapat menjadi penghalang yang rapat.

Menurut Arsitek Denny Setiawan, salah satu alasan mengapa rumah di AS menggunakan pagar tanaman, terutama yang modelnya seperti pagar rumput adalah karena lingkungan perumahan di sana melarang dipasang pagar.

“Kluster itu biasanya melarang pemilik rumah untuk membuat pagar. Makanya, untuk menjadi penanda teritori, mereka membuat pagar dari tanaman,” katanya kepada detikcom, Rabu (26/3/2025).

Di sisi lain, rumah-rumah di AS biasanya telah memiliki keamanan lingkungan yang ketat. Dengan begitu, memasang pagar besi yang tinggi untuk melindungi properti dirasa kurang perlu karena keamanan adalah nomor satu.

“Ada beberapa wilayah perumahan atau kluster gitu ya, yang keamanannya sudah dijamin dengan adanya satpam di depan,” tambahnya.

Denny mengatakan pagar tanaman juga jauh lebih bagus untuk penghuni rumah. Soalnya, pagar ini menggunakan tanaman yang dapat memproduksi oksigen, menyaring debu, dan meminimalisir kebisingan dari luar.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(ilf/ilf)



Sumber : www.detik.com

7 Jenis Pakaian Ini ‘Haram’ Dicuci dengan Mesin Cuci, Bikin Cepat Rusak


Jakarta

Saat ini mencuci pakaian jauh lebih mudah dan tidak perlu menggunakan banyak tenaga semenjak ada mesin cuci. Pakaian cukup dimasukkan ke dalam keranjang di dalam mesin cuci, kemudian mesin akan otomatis mencuci pakaian, membilas, dan mengeringkan.

Pakaian yang bisa masuk dan dicuci di mesin cuci ada batasannya. Hal ini dikarenakan mesin cuci memiliki kapasitas dan ada beberapa pakaian yang bisa rusak jika dicuci di mesin cuci. Dilansir Southern Living, berikut beberapa jenis pakaian yang sebaiknya tidak dicuci di dalam mesin cuci.

1. Sutra

Sutra merupakan bahan yang memiliki tekstur halus, lembut, dan cukup berkilau. Bahan pembuat sutra bukan dari bahan sintetis, melainkan serat protein alami yang dihasilkan oleh ulat sutra, yakni larva ngengat sutra (Bombyx mori). Harga sutra cukup mahal dan perawatannya cukup ketat. Sutra tidak disarankan untuk dicuci dengan mesin cuci karena dapat menimbulkan penyusutan dan kerusakan pada bahannya. Sebaiknya cuci pakaian sutra dengan tangan lalu gunakan air dingin dan deterjen lembut. Jangan menjemur sutra pada sinar matahari langsung karena bisa menyebabkan warnanya memudar.


2. Beha

Pakaian dalam wanita satu ini lebih direkomendasikan untuk dicuci menggunakan tangan. Tali pengait beha berpotensi tersangkut pada pakaian lain atau pada mesin cuci itu sendiri. Seiring waktu tali tersebut dapat renggang dan tidak lagi nyaman dipakai.

3. Pakaian Manik-manik

Indonesia memiliki baju kebaya yang biasa dibuat dengan jahitan yang rumit dan mani-manik. Meskipun terlihat ramai hiasan tetapi tampilannya tidak norak, justru yang memakainya terlihat elegan. Selain pembuatannya yang sulit, cara mencucinya pun nggak sembarangan lho. Kebaya atau pakaian bermanik-manik sebaiknya dicuci dengan tangan untuk menghindari kerusakan pada jahitan dan manik-manik.

4. Pakaian yang Ada Bulu Hewan

Pakaian yang sering ditemukan serat atau bulu hewan tidak cocok dicuci menggunakan mesin cuci. Hal ini dikarenakan mesin cuci justru membuat bulu tersebut lepas dari pakaian dan bisa menyumbat mesin cuci. Jika ingin tetap mencuci baju di dengan mesin cuci, bersihkan atau hilangka dahulu bulu menggunakan sikat atau rol serat.

5. Kasmir atau Wol

Mengutip dari situs Martha Stewart, mencuci kardigan atau pakaian berbahan serat wol dari bulu hewan tidak bisa dengan mesin cuci. Bahan wol atau kasmir terlalu tipis jika dicuci bersamaan dengan pakaian lain. Selain itu, bisa berisiko bahan robek, melar, hingga menyusut. Pakaian dari bahan wol sebaiknya dicuci dengan tangan.

6. Setelan Jas

Jas merupakan jenis pakaian formal yang sering dipakai pekerja kantoran. Bahannya biasanya agak kaku dan membentuk badan terutama bagian tangan dan pundak. Untuk menjaga bentuknya tetap rapi dan kokoh, cuci jas dengan tangan tanpa terlalu memeras.

7. Kulit

Bahan kulit jika dicuci dengan mesin cuci dapat menyusut. Maka, jika kamu punya jaket kulit maka bisa bersihkan dengan tisu bayi. Namun, kamu tetap perlu saran dari tukang laundry untuk memastikan jaket kulitmu dicuci dengan baik.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/zlf)



Sumber : www.detik.com

Mau Ikut Program Bedah Rumah dari Pemerintah? Ini Syarat dan Caranya


Jakarta

Pemerintah memiliki program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) alias bedah rumah. Program ini memungkinkan masyarakat mendapatkan bantuan untuk merenovasi rumah tidak layak huni (RTLH).

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait mengungkapkan program tersebut sudah bisa berjalan pada bulan ini. Adapun, target program BSPS adalah 45.000 unit.

“Untuk program bantuan stimulan perumahan swadaya (BSPS) dengan target 45 ribu rumah, kami sudah tadi dengan BPKP sudah mulai penyerapannya bulan ini segera jalan,” katanya di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta Pusat, Selasa (5/8/2025).


Tidak semua orang bisa mengikuti program tersebut. Ada beberapa syarat yang harus dipenuhi terlebih dahulu.

Apa saja syaratnya? Dilihat dari akun Instagram resmi Direktorat Jenderal Kawasan Permukiman Kementerian PKP yang diunggah pada Selasa (17/6/2025), berikut ini informasinya.

Syarat Penerima BSPS

Direktur Jenderal Kawasan Permukiman Kementerian PKP Fitrah Nur mengungkapkan salah satu syarat untuk bisa mengikuti program BSPS adalah warga negara Indonesia (WNI). Selain itu, masyarakat harus termasuk ke dalam kategori desil 4 ke bawah atau masuk kategori rentan miskin.

Fitrah juga mengungkapkan calon penerima harus memiliki tanah yang sah atau legalitas yang sah serta memiliki satu-satunya rumah dalam keadaan tidak layak huni.

“Data calon penerima bantuan harus masuk dalam DTSEN. Di lapangan, kami mempunyai namanya pendamping lapangan, tenaga fasilitator, komposisinya saat ini sedang direncanakan itu adalah 2 fasilitator untuk 40 penerima bantuan,” kata Fitrah dalam unggahan tersebut.

Mekanisme Pengajuan Usulan

Fitrah mengungkapkan mekanisme pengajuan penerima BSPS ini dari pemerintah daerah. Namun, bisa juga tokoh masyarakat sekitar mengajukan ke pemerintah daerah siapa saja yang berhak menerima BSPS.

“Setelah ada usulan penerima bantuan, selain kami seleksi administrasi juga akan kami melakukan seleksi fisik,” tuturnya.

Fitrah mengungkapkan, aturan terbaru soal BSPS masih digodok karena ada beberapa perubahan yang akan dilakukan.

Dalam catatan detikcom, bentuk BSPS yang diberikan bisa berupa uang dan barang. Uang yang diberikan kepada penerima BSPS digunakan untuk membeli bahan bangunan dan membayar upah kerja. Total uang yang diberikan yaitu Rp 20 juta, Rp 17,5 juta untuk bahan bangunan dan Rp 2,5 juta untuk upah kerja.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(abr/das)



Sumber : www.detik.com