Tag Archives: jakarta

Sea World Ancol, Eksplorasi Dunia Bawah Laut di Jakarta



Jakarta

Sea World Ancol bisa menjadi pilihan berakhir pekan buat traveler. Di sini, traveler bisa mendapatkan banyak hal berbeda, termasuk konservasi hewan bawah laut.

Sea World Ancol adalah sebuah akuarium yang terletak di dalam kompleks Taman Impian Jaya Ancol. Sea World Ancol dibangun karena terinspirasi dari Indonesia yang merupakan negara maritim menjadi alasan berdirinya Sea World Ancol.

Pada 2 Oktober 1992, Gubernur Jakarta, Wiyogo Atmodarminto, secara simbolis memulai pembangunan Sea World dengan peletakan batu pertama. Dalam waktu kurang dari dua tahun, area ini berkembang menjadi Sea World.

Terletak di sebelah selatan Ocean Dream Samudra, Sea World berdiri di atas lahan seluas 3 ha yang terdiri dari sarana pameran, restoran, toko souvenir, lobi, dan area servis.

Sea World Ancol menampilkan beragam kehidupan akuatik dengan koleksi yang mengagumkan. Secara keseluruhan, terdapat 7.300 ekor biota air tawar dan 11.500 ekor biota air laut.

Semua biota air tawar dan laut ini dipamerkan dalam 28 display yang menarik, meliputi sembilan akuarium air tawar, 19 akuarium air laut, dan empat kolam terbuka. Setiap display pun disajikan dengan konsep yang unik dan ekosistem yang khas.

Sea World Ancol, JakartaSea World Ancol, Jakarta (Ni Made Nami Krisnayanti/detikcom)

Tak perlu bingung, pada setiap display juga dilengkapi dengan papan informasi yang menjelaskan nama dan jenis biota air, habitat asli, keterangan biologis, hingga keunikannya.

Memasuki areal Sea World, traveler terlebih dahulu harus membeli tiket dan memasuki area ticket checking. Display hall adalah area pertama yang traveler kunjungi setelah melewati pemeriksaan tiket. Terdapat 12 akuarium dengan berbagai jenis ikan. Terdapat pila car aquarium, sebuah akuarium unik yang menggunakan mobil bekas sebagai wadahnya.

Melanjutkan perjalanan, traveler bisa memasuki Antasena Tunnel. Terowongan kaca yang dikelilingi oleh akuarium utama, bak masuk ke bawah laut. Traveler bisa merasakan sensasi dikelilingi oleh ribuan biota laut dalam akuarium raksasa. Oke banget untuk jadi spot foto.

“Kalau spot favorit itu di Antasena Tunnel. Masuk ke sini berapa masuk ke terowongan bawah laut. Bisa lihat banyak ikan dan biota laut lainnya. Spotnya juga bagus banget untuk take foto dan video, recommended untuk dicoba,” kata Pita Maha, salah satu pengunjung Sea World Ancol.

Sea World Ancol, JakartaSea World Ancol, Jakarta (Ni Made Nami Krisnayanti/detikcom)

Keluar dari Antasena Tunnel, traveler bisa melihat Shark Aquarium, komplit dengan berbagai jenis hiu. Ada pula Interactive Aquarium, traveler bisa berinteraksi langsung dengan ikan-ikan dan memasukkan tangan ke dalam akuarium. Tenang, ikan-ikan di sini aman dan tidak berbahaya.

Ada juga akuarium khusus ubur-ubur, bernama Jellyfish Sphere. Di sini traveler bisa menemukan lima jenis ubur-ubur yang memukau, yaitu sea nettle, blubber jellyfish, upside-down jellyfish, moon jellyfish, dan spotted jellyfish.

Jellyfish Sphere juga menjadi spot yang sempurna untuk berfoto. Keindahannya yang mempesona menjadikannya sangat Instagramable, sehingga cocok bagi pengunjung yang ingin mengabadikan momen spesial di dunia bawah laut.


Jadwal Animal Feeding Sea World Ancol

Tak hanya berkeliling melihat biota laut, traveler tidak boleh melewatkan pertunjukan pemberian makan ikan yang diadakan setiap hari pada jam-jam tertentu. Dalam pertunjukan ini, petugas akan menyelam langsung ke dalam akuarium untuk memberi makan ikan-ikan, dan traveler dapat menyaksikan atraksi tersebut.

Yuk catat jadwal animal feeding di Sewa World Ancol:

Weekday (Senin-Jumat)
· Akuarium Utama: 11.00 dan 15.00 WIB
· Shark Feeding: 14.30 WIB
· Piranha Feeding: 12.45 WIB
· Kolam Sobat Laut: 10.00 dan 13.30 WIB
· Moray Eel: 10.15 WIB
· Arapaima Amazonia: 13.00 WIB
· Pari-Rays: 15.00 WIB

Weekend (Libur dan Akhir Pekan)
· Akuarium Utama: 11.00, 14.00, dan 16.00 WIB
· Shark Feeding: 14.30 WIB
· Piranha Feeding: 10.00 dan 12.45 WIB
· Kolam Sobat Laut: 09.30 dan 13.15 WIB
· Moray Eel: 10.30 WIB
· Arapaima Amazonia: 13.00 WIB
· Pari-Rays: 15.00 WIB

Lokasi, Jam Operasional, dan Harga Tiket Masuk sea World Ancol

Sea World Ancol terletak di Taman Impian Jaya Ancol, Jalan Lodan Timur Nomor 7 RW 10, Ancol, Kecamatan Pademangan, Kota Jakarta Utara, DKI Jakarta.

Sea World Ancol buka setiap hari, dengan jam operasional pada hari biasa (Senin-Jumat) dari pukul 09.00 hingga 16.30 WIB, sedangkan pada akhir pekan (Sabtu-Minggu) dan hari libur nasional, buka dari pukul 09.00 hingga 17.00 WIB.

Harap dicatat bahwa loket dan pintu masuk Sea World Ancol ditutup satu jam sebelum waktu penutupan.

Berikut adalah informasi harga tiket untuk Sea World Ancol:
· Harga tiket weekday: Rp 85.000
· Harga tiket weekend: Rp 105.000
· Harga tiket Annual Pass (Ecard): Rp 200.000

Harga di atas belum termasuk tiket masuk ke kawasan Ancol dan tiket untuk kendaraan. Berikut adalah harga tiket masuk dan tiket kendaraan di Ancol:
· Harga tiket masuk Ancol: Rp 30.000
· Harga tiket kendaraan motor: Rp 20.000
· Harga tiket kendaraan mobil: Rp 30.000
· Harga tiket kendaraan bus: Rp 45.000

Mau berlibur sekaligus wisata edukasi? Wajib coba ke Sea World Ancol. Pesan tiketnya dulu, liburan kemudian.

(fem/fem)



Sumber : travel.detik.com

Pasar Baru, Pasar Lawas Sejak Jaman VOC



Jakarta

Pasar Baru oleh dibilang bukan pasar biasa. Pasar yang dibangun sejak jaman kolonial itu tidak hanya menjadi tempat belanja, tetapi juga budaya dan kuliner.

Pasar Baru masih berada di kawasan Weltevreden (tempat tinggal orang-orang penting Eropa pada pemerintahan Hindia Belanda). Berdiri sejak 1820, pasar itu menjadi pusat perbelanjaan tertua di Jakarta.

Dilansir dari laman Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), ketika zaman VOC dahulu, Pasar Baru ditulis dengan ejaan Pasar Baroe atau De Nieuwe Markt.


Pada era tersebut Pasar Baru menjadi pusat perbelanjaan bergengsi karena lokasinya yang berada di Jalan Veteran, yang dahulu merupakan kawasan elit Rijswijk. Tak heran jika banyak sekali toko-toko tua dengan segudang cerita di kawasan Pasar Baru ini

Selain kekayaan sejarah yang ada, Pasar Baru juga terkenal akan kemajemukan suku yang ada. Tak hanya Betawi, etnis India yang pada zaman dahulu bermigrasi ke kawasan Pasar Baru masih bertahan hingga saat ini.

Banyak ditemukan toko-toko pernak-pernik India yang bisa ditemukan hingga saat ini, bahkan ada satu kawasan yang disebut “Little India” di sana karena banyaknya pedagang asli India di kawasan tersebut. Kuil Sikh yang biasa disebut dengan Gurdwara oleh masyarakat keturunan India juga ada di kawasan Pasar Baru.

Pasar Baru di JakartaPasar Baru di Jakarta (Natasha Kayla Ananta/detikcom)

Tak hanya suku India, kehadiran tempat beribadah masyarakat Tionghoa Klenteng Sin Tek Bio yang diperkirakan telah berdiri sejak abad ke-17 tepatnya tahun 1698 juga menambah keberagaman di Pasar Baru. Lokasinya berada di gang kelinci. Ini juga menjadikan bukti nyata kerukunan umat berbagai suku, ras, dan agama bersatu di kawasan Pasar Baru.

Itu sekaligus menjadikan daya tarik tersendiri bagi para pengunjung. Bahkan dalam pengamatan detikTravel pada Rabu (15/5/24) terlihat beberapa turis asing mondar-mandir sambil mengabadikan suasana di Pasar Baru.

Kini, Pasar Baru mulai dikenal oleh gen z sebagai tempat berburu baju bekas atau thrifting. Mulai dari kaos, celana, jaket, sepatu, hingga sabuk ada di sini. Harga yang dibanderol pun cukup murah mulai dari Rp 10 ribu.

Menurut salah satu juru parkir di Pasar Baru Cenil, pengunjung Pasar Baru kini mayoritas memiliki tujuan untuk thrifting dan kulineran.

“Paling rame Sabtu Minggu abis dhuhur lah, biasanya ke sini buat ngethrift anak-anak muda,” kata Cenil.

“Kalau orang jauh biasa juga nanya Soto Oji, semua bisa belanja bisa kuliner juga bisa di sini. Banyak kan tuh makanan-makanan dari jaman dulu di sini,” kata Cenil.

Pasar Baru di JakartaPasar Baru di Jakarta (Natasha Kayla Ananta/detikcom)

Deretan toko legendaris yang masih eksis hingga saat ini juga masih banyak ditemukan di Pasar Baru, diantaranya toko sepatu Sin Lie Seng yang terkenal dengan keawetan produknya dan sudah berjualan sejak 1943, Bombay Textile yang sudah ada sejak 1951, dan Isardas yang terkenal dengan slogan 3 jam selesai dan sangat terkenal pada zaman dahulu.

Akses menuju Pasar Baru bisa dibilang sangat mudah karena lokasinya yang berada di pusat Kota Jakarta. Untuk KRL stasiun terdekat ialah Stasiun Juanda dan Halte Busway terdekat ialah Halte Pasar Baru. Yuk agendakan berwisata ke Pasar Baru!

(fem/fem)



Sumber : travel.detik.com

4 Rekomendasi Kuliner Legendaris Saat Jalan-Jalan di Pasar Baru



Jakarta

Tak hanya sebagai lokasi berbelanja pakaian dan kain, jika berkunjung ke Pasar Baru jangan sampai melewatkan kuliner legendarisnya. Apa saja ya?

Sebagai salah satu pasar tua di Jakarta, berbagai kuliner mulai dari makanan berat, cemilan, hingga dessert ada di Pasar Baru dengan cita rasa khas dan suasana vintage yang masih terasa.

Berikut detikTravel rangkum empat kuliner legendaris di Pasar Baru,

1. Bakmi Gang Kelinci (GK)

Pasar Baru di JakartaBakmi Gang Kelinci di Pasar Baru di Jakarta (Natasha Kayla Ananta/detikcom)

Meskipun lokasinya berada di dalam gang, Bakmi ini selalu ramai dikunjungi pembeli.


Sudah berdiri sejak tahun 1957, konsep resto jadul masih dipertahankan Bakmi GK hingga saat ini. Meskipun telah membuka banyak cabang, Bakmi GK Pasar Baru merupakan lokasi pertama penjualannya.

Harga per porsi bakmi mulai dari Rp 18 ribu saja. Kali ini detikTravel berkesempatan mencoba Bakmi Spesial AK yang merupakan menu andalan Bakmi GK.

Disajikan semangkuk mi pipih dengan tekstur yang kenyal, gurih, dan khas karena dibuat sendiri. Lengkap dengan topping jamur, ayam asin, ayam manis, sayur, serta kuah gurih terpisah.

Selain bakmi tersedia juga berbagai menu makanan berat lainnya seperti capcay, ayam goreng mentega, chicken steak, hingga gurame saus padang.

Bakmi GK buka setiap hari pukul 09.00 – 20.00 WIB. Lokasinya berada di Gang Kelinci, Pasar Baru, Jakarta Pusat.

2. Bakmi Aboen

Bakmi A Boen Pasar BaruBakmi A Boen Pasar Baru (Natasha Kayla Ananta/detikcom)

Berada tak jauh dari kuliner sebelumnya, tepat di samping Bakmi GK terdapat gang kecil tempat Bakmi Aboen berjualan. Nama Aboen berasal dari nama pemilik kedai.

Kedai mie gaya China ini selalu dipenuhi pembeli setiap harinya, meskipun lokasinya di ujung gang. Namun tak perlu khawatir menunggu lama karena pelayanan di Bakmi Aboen terhitung cepat dengan ruang makan yang nyaman dilengkapi AC.

Menu andalannya adalah bakmi non halal, yakni bakmi campur babi char siu dan babi goreng, dengan daging ayam cincang, bakso sapi. Meskipun memiliki menu andalan non halal tersedia juga berbagai menu lainnya yang tidak menggunakan campuran komponen non halal.

Menu Locupan Bakmi Aboen yang terkenal lezat juga jangan sampai terlewat dicoba jika berkunjung ke sini. Selain bakmi tersedia juga berbagai menu chinese food lainnya yang menggugah selera.

Harga seporsi bakmi di sini mulai dari Rp 50 ribu saja dengan sajian topping yang melimpah. Bakmi Aboen buka setiap hari pukul 07.00 – 20.00 WIB.

3. Cakwe Ko Atek

Cakwe Ko Atek, Pasar BaruCakwe Ko Atek, Pasar Baru (Natasha kayla Ananta/detikcom)

Setelah kenyang menyantap bakmi, traveler bisa coba cemilan satu ini. Masih berada satu gang dengan Bakmi Aboen, ada toko cakwe legendaris yang sudah berdiri sejak 1971. Kelezatan Cakwe Ko Atek berhasil membuatnya masuk ke dalam jajaran ’10 Most Wanted Food In Jakarta’.

Sesampainya di sana traveler akan bertemu langsung dengan Ko Atek. Ko Atek merupakan generasi kedua dari ayahnya, Sutikno yang lebih dulu berjualan cakwe dan kue bantal.

Hingga saat ini Ko Atek masih terjun langsung dalam membuat adonan hingga menjual cakwe di Pasar Baru. Hal ini dilakukannya untuk terus mempertahankan kelezatan cakwe buatannya.

“Iya buat adonan masih sendiri juga. Kalau makanan itu susah, beda pembuat pasti rasanya berubah,” Kata Ko Atek saat ditemui detikTravel Kamis (16/5/24).

Hanya dengan Rp 6 ribu per biji traveler sudah bisa menikmati cakwe yang mekar sempurna, gurih, garing, dan lembut pada bagian dalamnya. Saus cakwenya pun unik dengan rasa pedas manis asam yang kuat.

Meskipun sudah berdagang selama 53 tahun, Ko Atek tetap mempertahankan kesederhanaannya berjualan di gang dan kios kecil. Hal tersebut dilakukannya karena ia sudah merasa nyaman berjualan di lokasi tersebut.

“Enak begini kan di gang, nggak ganggu orang lain, tenang,” kata Koh Atek.

Cakwe Ko Atek buka setiap hari Selasa – Minggu pukul 09.00-16.00 atau sampai habis. Jika beruntung, traveler bisa melihat langsung proses Ko Atek membuat cakwe hingga menggorengnya di sana.

4. Restoran Tropic

Restoran Tropic di Pasar BaruRestoran Tropic di Pasar Baru (Natasha Kayla Ananta/detikcom)

Perlu kejelian mata yang ekstra untuk menemukan resto es krim yang sudah berdiri sejak tahun 1950-an ini. Menu andalannya adalah Three Fruity dan Banana Splits.

Menurut salah satu penjaga toko, es krim yang dijual di Restoran Tropic dibuat sendiri atau home made dengan resep turun temurun. Itulah sebabnya es krim di sini akan selalu menciptakan cita rasa yang khas dan lembut.

“Iya, semua es krim kita bikin sendiri,” katanya.

Nama ‘Tropic’ diambil dari kata Tropis yang mencerminkan iklim di Indonesia yang cenderung panas. Sehingga Tropic Ice Cream hadir untuk melegakan tenggorokan di kala cuaca panas.

Terdapat banyak lukisan di dinding resto, lukisan itu kini sudah tidak ada namun nuansa tempo dulu sengaja dibiarkan begitu saja di resto ini.

Menjadi toko es krim tertua kedua di Indonesia, tak menghalangi Restoran Tropic untuk terus berinovasi. Hal ini terlihat dari pilihan rasa es krim yang mulai menyajikan rasa kekinian seperti rasa green tea dan tiramisu. Es krim di Restoran Tropic dibanderol mulai dari harga Rp 25 ribu saja.

detikTravel berkesempatan untuk mencoba es krim Three Fruity yang terdiri dari 4 rasa eskrim buah dilengkapi dengan potongan buah koktail, sirup, dan wafer. Rasanya unik dengan sedikit rasa asam yang menyegarkan. Setiap pembelian es krim juga akan mendapatkan segelas air mineral gratis untuk menetralkan mulut.

Mulanya resto ini hanya menjual es krim saja, namun seiring berjalannya waktu menunya bertambah. Traveler juga bisa mencoba menu makanan lainnya yang ada di sana seperti pangsit goreng, bakso, soto, laksa ayam, hingga opor ayam.

Resto ini berada tepat di depan toko Dunia Moda tekstil dan di samping Bombay Tekstil. Buka setiap hari Selasa-Minggu pukul 10.00-16.00 WIB.

(fem/fem)



Sumber : travel.detik.com

5 Rekomendasi Camping Ground Dekat Jakarta, Cocok untuk Melepas Penat


Jakarta

Jika bosan dan jenuh dengan hiruk pikuk kota besar, menikmati waktu liburan dengan berkemah bisa menjadi salah satu pilihan untuk melepas penat. Menikmati udara sejuk di pegunungan sambil dikelilingi alam akan memberikan relaksasi dan semangat.

Walau kota besar seperti Jakarta penuh dengan jalan raya dan gedung pencakar langit, ternyata ada berbagai lokasi camping di sekitar Jakarta yang bisa jadi lokasi pilihanmu untuk melepas penat. Lokasi camping ground di pinggiran Jakarta ini cukup mudah diakses.

Detikers, tertarik untuk camping di Bogor untuk melepas penat? Simak rekomendasi camping ground di sekitar Jakarta berikut.


Camping Ground di Sekitar Jakarta

Berikut beberapa lokasi camping ground yang tak jauh dari Jakarta yang bisa jadi destinasi berkemahmu selanjutnya.

1. Bumi Kepaduan Sentul (BKS)

Camping ground dekat Jakarta.Foto: dok. bumikepanduan.com

Sentul adalah lokasi camping yang tak jauh dari ibu kota. Salah satu camping ground yang bisa dikunjungi di sini adalah Bumi Kepaduan Sentul (BKS).

Mengutip situs resminya, Bumi Kepaduan Sentul mengusung konsep eduadventure camping ground yang menyediakan sarana dan fasilitas berpetualang sekaligus edukasi.

Camping ground di sini berdaya tampung 500 orang. Ada juga 1 rumah panggung yang tersedia sebagai penginapan, 1 unit saung kayu, dan 1 aula. Bahkan untuk fasilitas bermain, terdapat 2 unit kolam, 1 area bermain, dan tempat panahan.

Bumi Kepanduan Sentul berlokasi di Kampung Cikeas, Desa Bojong Koneng, Sentul, Kecamatan Babakan Madang, Bogor.

2. Villa Bukit Hambalang

Masih di Bogor, Villa Bukit Hambalang adalah lokasi outbound yang menawarkan pemandangan indah dan suhu yang sejuk.

Mengutip situs resminya, Villa Bukit Hambalang menyediakan penginapan villa, camping ground, lahan outbound, lahan agrowisata, kolam renang, kolam terapi ikan, mini zoo, lahan paintball, sampai taman bermain.

Lokasi camping di sekitar hutan pinus membuat udara terasa sejuk, dan detikers juga bisa menikmati pemandangan ibu kota Jakarta dari jauh.

Villa Bukit Hambalang berlokasi di Jalan Anyar Hambalang, Desa Hambalang, Citeureup, Bogor. Jika ingin camping dengan rombongan besar, sebaiknya reservasi terlebih dahulu, ya.

3. Gunung Geulis Camp Area

Gunung Geulis Camp Area adalah pusat bumi perkemahan dan area outbound training di Bogor. Baik wisata camping bersama keluarga maupun rombongan yang lebih besar seperti outbound sekolah dan perusahaan, detikers bisa melakukannya di GGCA ini.

Mengutip situs resminya, GGCA memiliki lahan seluas 2 hektar yang meliputi 2 camping ground, villa, cottage, dan 2 pendopo.

Lokasinya terletak di Jalan Bukit Pelangi, Desa No. 2, Gunung Geulis, Kecamatan Sukaraja, Bogor.

4. Gunung Pancar

Tempat kemping di Bogor.Foto: bektiyusti/d’Traveler

Ingin berkemah dikelilingi panorama alam hutan? Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Pancar bisa jadi lokasi camping pilihanmu. Kawasan rekreasi dan konservasi ini berorientasi pada pendidikan dan kelestarian lingkungan.

Di TWA Gunung Pancar, pengunjung bisa mengadakan outbound maupun camping individu. Tetapi, peralatan berkemah disediakan sendiri, ya.

Ada 6 camping ground yang bisa dipilih, yaitu Bukit Batu Hijau, Bukit Batu Gede, Lembah Hijau, Lembah Pakis, Bukit Bantu Pandan, dan Bukit Batu Gajah.

Lokasi Taman Wisata Alam Gunung Pancar ini adalah Kp. Ciburial RT. 3/3, Desa Karang Tengah, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor.

5. Kampoeng Awan

Camping ground dekat Jakarta.Foto: Instagram/kampoeng.awan

Terakhir ada Kampoeng Awan, camping ground di Megamendung yang lengkap dengan fasilitas yang mendukung kegiatan indoor maupun outdoor.

Di sini terdapat fasilitas camping, villa, kolam renang, aula, dan hutan pinus. Detikers juga bisa menikmati kegiatan rafting, bersepeda, dan flying fox.

Lokasi persis Kampung Awan adalah di Jalan Mega Mendung, Sirnagalih, Bogor Tengah, Megamendung, Kecamatan Megamendung, Bogor.

Itu dia beberapa area camping dekat Jakarta yang bisa jadi destinasi camping detikers selanjutnya. Apakah detikers tertarik berkemah di lokasi-lokasi ini?

(fds/fds)



Sumber : travel.detik.com

5 Tenant di Tanjakan 13, Bisa Nongki Sambil Liat City Light Jakarta


Jakarta

Mau nongkrong dengan suasana tak biasa di Jakarta? Tanjakan 13 di Kuningan City Mall bisa lho jadi pilihan.

Tanjakan 13, Kuningan City menawarkan tempat nongkrong yang berbeda dari lainnya. Di sana, kamu dapat menyaksikan pemandangan gedung-gedung tinggi Kota Jakarta.

Apalagi kalau ke sana di waktu sore menjelang malam, kamu bakal lihat city light Jakarta yang memukau.


Lokasi Tanjakan 13 ada di Jalan Prof Dr Satrio Kavling 18, Jakarta Selatan. Tempat nongkrong ini tepatnya terletak di rooftop P7, Kuningan City Mall.

Penasaran ada apa saja di Tanjakan 13, Kuningan City Mall? Cari tahu daftar tenant dan kafenya di bawah.

Tenant dan Kafe di Tanjakan 13

Di Tanjakan 13 terdapat sejumlah tenant yang bisa kamu datangi, nih. Berikut daftarnya:

1. Satu Makna Kafe

Satu Makna Kafe menyajikan beragam menu kopi lezat. Ada americano, hot coffee, iced latte series, sampai. sea salt caramel coffee.

Kalau kurang suka perkopian, ada kok minuman non-kopi seperti red velvet, matcha, biscoff caramel. Refreshing seperti mango sour, yakult lychee, dan minuman berbasis teh seperti thai tea dan lemon tea juga ada.

2. Go-Saeri Kitchen

Jangan bingung juga kalau lapar, karena ada Go-Saeri Kitchen yang menyediakan aneka menu makanan. Ada makanan ringan seperti french fries, sosis, gyoza, siomay, hingga camilan seperti jajanan pasar yang asin dan manis.

3. Villetta Juice

Kalau mau minum yang sehat-sehat seperti jus, di Tanjakan 13 ada tenant Villetta Juice. Kamu dapat memesan berbagai menu jus campuran buah-buahan. Ada jus stroberi, buah naga, jeruk, nanas, apel, serta kiwi.

Ada juga minuman berbasis yoghurt, susu, dan yakult. Jika sekadar ingin es krim dan es mambo, bisa pula membelinya di sini.

4. Kopi Domu

Ada lagi coffeshop di Tanjakan 13, yakni Kopi Domu. Tersedia aneka menu kopi seperti es kopi susu, americano, latte. Ada pula menu non kopi dan yakult series. Kalau mau ngemil snacks bisa beli juga french fries atau croffle di sini.

5. PhotoKabin

Kalau kamu mau coba photobox yang self-service juga bisa lho. Ada tenant PhotoKabin di Tanjakan 13. Kamu bisa foto-foto sendiri atau foto bareng teman-teman di sini.

Cara ke Tanjakan 13 di Kuningan City

Jika mau ke Tanjakan 13 di Kuningan City Mall, kamu dapat menggunakan kendaraan pribadi ataupun naik transportasi umum.

Kalau memakai motor atau mobil pribadi bisa gunakan online maps untuk mengetahui arah jalan menuju mall Kuningan City. Nantinya, kamu dapat memarkirkan kendaraan di area yang tersedia.

Untuk yang menaiki transportasi umum, bisa gunakan bus Transjakarta, KRL, LRT, maupun ojek daring. Untuk Transjakarta bisa pilih koridor 1 atau 6B dan turun di halte terdekat. Pengguna KRL dapat turun di Stasiun Tebet dan melanjutkan perjalanan dengan ojek daring atau bus Transjakarta.

Sementara kamu yang naik LRT bisa turun di Stasiun Kuningan dan melanjutkan perjalanan dengan naik Transjakarta, ojek, atau berjalan kaki untuk sampai ke Kuningan City.

Untuk ke Tanjakan 13 bisa masuk lewat lobi utama mall lalu naik lift di samping kios Burger King ke lantai P6. Dari P6 naik eskalator menuju area Ballroom Kuningan City. Setelah sampai di lantai P7, belok kiri dan keluar ke area parkir atau rooftop.

Nah, itu dia sederet tenant dan kafe di Tanjakan 13, Kuningan City beserta cara menuju ke sana.

(azn/fds)



Sumber : travel.detik.com

6 Kolam Renang di Jakarta yang Seru dan Nyaman, Pas untuk Keluarga


Jakarta

Ada banyak aktivitas yang bisa kamu lakukan saat akhir pekan, salah satunya adalah berenang. Khususnya di Jakarta, terdapat banyak kolam renang yang seru dan nyaman.

Ada sejumlah kolam renang yang mengusung konsep waterpark, jadi bisa bermain seluncuran yang seru dan menantang. Lalu, ada juga kolam renang yang memang diperuntukkan untuk berenang dengan santai.

Harganya juga bervariasi, tergantung dari kolam renang yang dipilih. Kalau berkunjung ke waterpark, tentu harga tiket masuknya jauh lebih mahal.


Penasaran, apa saja kolam renang di Jakarta yang seru dan cocok untuk menghabiskan waktu di akhir pekan? Simak ulasannya dalam artikel ini.

Kolam Renang di Jakarta yang Seru dan Nyaman

Selain menyehatkan badan, berenang juga membuat hati dan pikiran jadi lebih tenang. Berikut rekomendasi 6 kolam renang di Jakarta yang telah dirangkum detikTravel.

1. De Entrance Pool Arkadia

De Entrance Pool Arkadia di Kebagusan, Jakarta Selatan.Foto: Ilham Satria Fikriansyah/detikcom

Rekomendasi yang pertama adalah De Entrance Pool Arkadia. Kolam renang ini memang tidak memiliki wahana seluncuran, namun yang unik adalah mengusung konsep infinity pool.

Jadi, travelers seolah-olah berenang di tempat yang luas dan tidak terbatas. Meski berada di atas gedung, kolam renang ini tetap aman karena terdapat pagar pembatas.

De Entrance Pool Arkadia terletak di Arkadia Green Park lantai 3, Jalan TB Simatupang Kav 88, Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Untuk harga tiket masuknya sebesar Rp 50.000/orang (weekday) dan Rp 60.000/orang (weekend). Kolam renangnya buka setiap hari dari pukul 07.00-18.00 WIB.

2. Kolam Renang Bulungan

Kolam renang yang satu ini bisa menjadi pilihan menarik, terutama bagi kamu yang ingin menghabiskan waktu untuk belajar berenang. Lokasinya yang berada di tengah kota juga mudah dijangkau masyarakat, tepatnya di Jalan Kyai Maja Blok F, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Mengutip Instagram Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi DKI Jakarta @disporadkijkt, terdapat dua kolam renang dewasa dengan kedalaman yang berbeda-beda, yakni 2,7 meter dan 1,5 meter. Ada juga kolam renang untuk anak-anak yang lebih dangkal.

Untuk harga tiket masuknya juga sangat terjangkau, yakni sebesar Rp 10.500/orang (Selasa-Jumat) dan Rp 12.500 (Sabtu-Minggu). Kolam Renang Bulungan buka dari pukul 07.30-16.00 WIB.

3. Kolam Renang Cikini

Jika Kolam Renang Bulungan dirasa terlalu jauh, pilihan alternatifnya bisa datang ke Kolam Renang Cikini. Kedalaman kolamnya juga beragam, mulai dari 1,5 sampai 3 meter.

Kolam Renang Cikini berlokasi di Jalan Cikini Raya No.75, Menteng, Jakarta Pusat. Lokasinya berdekatan dengan Taman Ismail Marzuki.

Kolam renang ini buka setiap hari dari pukul 08.00-20.00 WIB. Untuk tiket masuknya mulai dari Rp 50.000/orang (weekday) dan Rp 60.000/orang (weekend dan hari libur nasional).

4. Kolam Renang Plaza Festival

Satu lagi kolam renang umum yang terletak di Jakarta Selatan, yaitu Kolam Renang Plaza Festival. Lokasinya berada di Plaza Festival, tepatnya di Jalan H.R Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan.

Terdapat tiga kolam renang di sini, dua untuk orang dewasa dan satu lagi untuk anak-anak. Khusus di kolam orang dewasa, kedalamannya cukup bervariasi mulai dari 1,5 meter sampai 3 meter.

Kolam Renang Plaza Festival buka setiap hari dari pukul 06.00-20.00 WIB. Untuk harga tiket masuknya sebesar Rp 30.000/orang. Bagi travelers yang ingin sewa loker, dikenakan biaya tambahan sebesar Rp 5.000.

5. Pondok Indah Water Park

Salah satu wahana air di Pondok Indah Water Park.Foto: pondokindahwaterpark.co.id

Ingin seru-seruan bermain air bareng si kecil? Cobalah datang ke Pondok Indah Water Park. Lokasinya berdekatan dari Pondok Indah Mall (PIM), bahkan kamu bisa melihat wahana air dari area PIM 1. Kalau perut sudah lapar, travelers tinggal mampir ke PIM.

Ada banyak wahana air yang bisa dicoba di sini, mulai dari Tube Slide, Wave Pool, Whizzard Slide, Lazy River, Flow Rider, dan Aqua Play. Ada juga kolam Olympic Pool untuk pengunjung yang ingin serius berenang.

Pondok Indah Water Park buka setiap hari dari pukul 06.00-21.00 WIB (weekday) dan 06.00-21.00 WIB (weekend). Untuk harga tiket masuknya bervariasi, simak selengkapnya di bawah ini:

  • Senin-Jumat: Rp 110.000/orang
  • Sabtu-Minggu: Rp 200.000/orang
  • Holiday season: Rp 225.000/orang
  • After six (18.00-21.00 WIB): Rp 110.000 (periode holiday season, long weekend, dan libur nasional).

6. Atlantis Water Adventure

Salah satu wahana di Atlantis Water Adventure, Ancol, Jakarta Utara.Foto: Atlantis Ancol

Water park yang satu ini tak perlu diragukan lagi keseruannya. Sebab, ada banyak wahana seru dan menegangkan yang bisa kamu coba di Atlantis Water Adventure.

Mengutip laman resminya, wahana air yang ada di Atlantis Ancol meliputi Asthatirta, Dragon Slide, Skybox, dan Crazy Slide. Disarankan datang ke sini bersama keluarga atau teman-teman agar sensasi bermain air semakin seru.

Atlantis Water Adventure berada di kawasan Taman Impian Jaya Ancol. Jika ingin berkunjung ke sini, maka travelers harus membayar tiket masuk Ancol juga.

Untuk tiket masuk ke Atlantis sebesar Rp 105.000/orang, sedangkan tiket masuk Ancol sebesar Rp 30.000/orang. Jika kamu membawa kendaraan, maka dikenakan tiket masuk sebesar Rp 30.000 (mobil) dan Rp 20.000 (motor).

Itu dia enam rekomendasi kolam renang di Jakarta yang seru dan nyaman. So, tertarik untuk menghabiskan waktu akhir pekan dengan berenang?

(ilf/fds)



Sumber : travel.detik.com

Kafe Nyentrik di Tengah Pasar Loak Kebayoran Lama



Jakarta

Kafe yang satu dengan berada di area Jakarta Selatan, bernama Kampoeng Gallery. Lokasinya berada di tengah pasar loak Kebayoran Lama.

Kafe ini jadi titik temu para muda-mudi yang ingin menghabiskan waktu usai kuliah, bekerja, atau bahkan memang jadi tujuan utamanya. Kesan nyentrik jadi pengalaman pertama saat masuk ke sini karena ornamen barang bekas-antik yang jadi pembeda kafe.

Di sini terdapat buku, lukisan, patung, furniture, dan masih banyak lagi. Barang-barang tersebut merupakan kepemilikan dari sang empunya cafe, Ivan Moningka.


Dia mengakui kalau barang-barang yang ada di sini merupakan hasil dari hobinya backpackeran. Dari perjalanannya ini, Ivan kerap membeli beberapa barang yang menurutnya unik dan menarik untuk dikoleksi.

“Awalnya sih hobi karena gue punya hobi ngumpulin barang-barang bekas ‘barang-barang sampah’ ya,” ujar Om Ivan sapaan akrabnya kepada detikTravel, Selasa (21/5/2024).

Kampoeng Gallery, kafe di tengah pasar loak di Kebayoran LamaKampoeng Gallery, kafe di tengah pasar loak di Kebayoran Lama (Muhammad Lugas Pribady/detikcom)

Dari kesenangannya terhadap barang-barang yang dianggap oleh segelintir orang sebagai sampah ini, ia memiliki sudut pandang yang berbeda. Mulanya tempat nongkrong yang kini bernama Kampoeng Gallery pertama kali buka pada 2010 lalu dan berjalan dengan segala terpaannya hingga saat ini.

Saat berkeliling melihat seluk-beluk tempat ini, seakan masuk ke dalam lorong waktu pada era masa lalu. Barang-barang jadul yang ia miliki sudah tak terbilang, Om Ivan pun bingung saat menerka berapa jumlah pasti barang yang dipajang di tempatnya ini.

Mula gandrungnya ia terhadap barang-barang seperti ini adalah ketika ia mencari rilisan-rilisan musik dari band kesukaannya. Dahulu saat Om Ivan masih duduk dibangku sekolah untuk mencari barang seperti itu masih terbilang sulit dan juga mahal, alhasil ia mencari alternatif untuk mencari ke pasar loak.

“Terpaksa gue harus mencari ke tukang loak, itu menjadi alternatif. Ternyata pas di tukang loak di luar ekspektasi gue, ternyata di sana bukan hanya ada kaset dan vinyl doang tapi juga gue dapat kaos, aksesorisnya,” kata dia.

Sembari menikmati sajian singkong goreng dan es jeruk, Om Ivan menuturkan bahwa pasar loak baginya bak surga harta karun. Semua barang yang ia idamkan selama itu nyatanya tersedia ditumpukan-tumpukan barang bekas, pertama kalinya Om Ivan mencari barang-barang adalah di Pasar Loak Jatinegara atau terkenal dengan Pasar Jembatan Item.

Kampoeng Gallery, kafe di tengah pasar loak di Kebayoran LamaKampoeng Gallery, kafe di tengah pasar loak di Kebayoran Lama (Muhammad Lugas Pribady/detikcom)

“Gue pertama kali ke (pasar) loak itu di Jatinegara, ternyata di situ surganya barang-barang yang gue butuhin ada di situ. Akhirnya gue rajin ke situ jadi kaya hobi hampir tiap hari kalau selama gue punya uang dan itu sampai sekarang masih terus (ke pasar loak),” kata Ivan.

Hingga sekarang tempat Om Ivan ini dijejali oleh barang-barang yang bikin mata terpukau, koleksinya pun jika ada yang berminat untuk meminangnya akan dengan senang hati dikeluarkan oleh Om Ivan. Sedang asik bercengkrama, tetiba ada salah satu pengunjung yang menunjukan berapa harga buku dan kaleng jadul miliknya.

Untuk masalah harga Om Ivan tak mematok harga selangit seperti barang-barang jadul lainnya. Karena menurutnya dengan harga yang murah bisa menjadi daya tarik untuk tempatnya dan juga ia tak mau orang lain kesulitan mendapatkan barang yang diinginkan seperti dulu ia ingin memiliki barang tertentu.

Harga makanan dan minuman di tempat Om Ivan ini juga sangat murah, untuk harga minuman pun dimulai dari hari Rp 5.000 – 35.000 saja. Dan untuk makanan tak hanya cemilan saja, di sini juga terdapat makanan berat yang dibanderol mulai dari harga Rp 15.000.

Kampoeng Gallery terletak di kawasan Pasar Loak Kebayoran Baru dekat Masjid Al Huda, memang tak ada plang jelas masuk lewat mana. Patokan pasnya adalah terdapat Warung Madura berwarna hijau, tak jauh dari situ ada gang dan kamu bisa langsung masuk untuk singgah dan ngopi-ngopi atau bahkan sekadar melihat barang-barang jadul di tempat ini.

Buka setiap hari mulai dari jam 11.00 WIB hingga pukul 23.00 WIB. Salah satu pengunjung yang kerap datang adalah Ray Farsha Anindito, ia bersama teman-temannya sering menjadikan tempat ini sebagai tempat untuk mengisi waktu luang disela-sela jam kuliah atau sehabis jam kuliah.

“Sering, gua (pertama kali ke tempat ini) dari tahun 2020. Gua pertama kali tau tempat ini karena eksplor di depan kan ada pasar loak terus masuk ke sini karena penasaran ternyata ada cafe di dalamnya. Dan udah jadi nyaman di sini, tempatnya enak, cozy,” dia menjelaskan.

Di Kampoeng Gallery juga tak usah khawatir buat kamu yang merupakan kaum cashless karena di sini bisa melakukan pembayaran cash maupun cashless. Jadi penasaran sama tempat ini?

(fem/fem)



Sumber : travel.detik.com

Ini dia 4 Spot Foto Estetik di Halte TransJakarta



Jakarta

Halte-halte Transjakarta memiliki fasad unik dan estetik. Ini dia empat halte Transjakarta yang istimewa itu.

Meskipun sudah tidak berstatus sebagai ibu kota, Jakarta dapat dinilai sebagai salah satu Kota di Indonesia dengan akses transportasi umum yang sangat baik. Salah satu terobosan adalah sejak dioperasikannya TransJakarta atau yang dikenal dengan TiJe.

Transjakarta adalah sebuah sistem transportasi Bus Rapid Transit (BRT) pertama di Asia Tenggara dan Selatan yang beroperasi sejak tahun 2004 di Jakarta. Kini, terdapat 287 halte yang tersebar ke dalam 13 koridor. Dengan begitu TiJe berhasil dinobatkan sebagai jalur lintasan terpanjang di dunia yakni sejauh 251.2 km.


Tak hanya dirancang sebagai transportasi pendukung aktivitas Kota Jakarta yang padat, kini Halte TiJe juga bertransformasi menjadi salah satu tempat epic dengan bentuk fasad dan fasilitas yang lengkap.

Perubahan itu diklaim untuk memberikan kenyamanan bagi para penggunanya. Berkat keunikan tersebut, tak jarang spot-spot beberapa halte digunakan para wisatawan untuk sekadar menikmati pemandangan cityscape atau mengabadikan foto di sana.

Berikut detikTravel rangkum 6 spot foto estetik di fasilitas umum Jakarta bisa ditempuh hanya menggunakan TransJakarta koridor 1, yang cocok jadi spot hunting foto bikin makin kece instagrammu!

Halte Karet Sudirman

Masuk dalam 10 halte yang direvitalisasi pada tahun 2023, Halte Karet menjadi salah satu halte estetik yang perlu kamu singgahi.

Cipta karya Anies Baswedan selaku Gubernur DKI Jakarta saat itu membangun JPO yang tak biasa. JPOS atau Jembatan Penyeberangan Orang dan Sepeda ini dibuat tanpa atap dan bentuk yang unik. Bentuknya bak kapal Pinisi dengan sisi kanan kiri berbentuk segitiga runcing. Bentuk tersebut terinspirasi dari Pelabuhan Sunda Kelapa.

Halte ini juga tak beratap dengan alasan agar para penggunanya dapat melihat bebas pemandangan Kota Jakarta secara luas. Dengan dominasi warna coklat dan hitam, halte ini cocok dengan segala jenis outfit yang kamu gunakan.

Sayangnya, saat hujan dan panas sangat terik, pengguna harus merasakan langsung karena halte ini tidak dilengkapi dengan atap.

Tak perlu khawatir jika kamu hanya memiliki waktu malam hari untuk ke sana, karena halte ini juga dilengkapi dengan lampu-lampu dekoratif yang membuat pemandangan halte ini semakin ciamik.

Jika berkunjung ke sini jangan lupa untuk naik ke daerah anjungan yang berada di atas untuk memotret dengan latar jalan dan gedung tinggi di sekitarnya.

Halte Dukuh Atas

Halte Dukuh Atas 1. (Fathia Nabila Qonita/detikcom)Halte Dukuh Atas 1. (Fathia Nabila Qonita/detikcom)

Selanjutnya adalah Halte Dukuh Atas. Berbeda dengan halte sebelumnya, untuk memotret foto yang epik traveler perlu menuju skydeck nya yang berada di lantai 2. Dengan bentuk gelombang asimetris yang dipadukan dengan warna krem serta coklat menciptakan kesan yang hangat dan minimalis.

Dengan pemandangan gedung-gedung tinggi di sepanjang Jalan Sudirman, Jakarta. Lokasi ini cocok bagi traveler yang ingin mencari lokasi foto anti mainstream dengan pemandangan modern khas Kota Jakarta.

Saat ini Halte Dukuh Atas juga dihiasi oleh karya Van Gogh dengan corak dominan warna biru dihiasi berbagai bunga di bagian atas membuat halte ini terlihat cantik dan estetik untuk spot berfoto.

Halte GBK

Halte ini memiliki ikon yang cukup unik, yakni batang pohon yang berada di dalam halte. Tak memilih untuk menebangnya, pihak TransJakarta justru memilih melubangi atapnya dan memberikan kaca di sekeliling batang pohon.

Tak hanya itu, halte ini juga terintegrasi dengan JPO yang memiliki bentuk yang unik dan estetik. JPO nya dikelilingi oleh atap cincin berbentuk segiempat yang disusun memutar. Bukan tanpa makna, bentuk ‘gelora’ ini merupakan simbolisasi dari gejolak dan semangat bangsa Indonesia untuk terus maju dan berkembang. Hal tersebut juga menjadi representasi dari semangat olahraga yang menjadi ciri khas kawasan area senayan dan GBK.

Bentuk JPOnya yang unik membuat halte ini kerap dijadikan spot foto yang instagramable bagi semua kalangan.

Halte Bundaran HI

Warga berfoto di anjungan Halte Bundaran HI, Jakarta, Minggu (8/1/2023).Warga berfoto di anjungan Halte Bundaran HI, Jakarta (Rifkianto Nugroho/detikcom)

Halte ini menjadi salah satu halte viral yang tak pernah sepi pengunjung. Selain lokasinya yang berada dekat dengan pusat-pusat perbelanjaan besar di Jakarta, Halte Bundaran HI juga memiliki skydeck dengan pemandangan Bundaran HI dari ketinggian.

Lokasi skydeck nya berada di lantai 2, untuk menuju ke sana traveler perlu melakukan tap-in menggunakan kartu elektronik. Selain bisa berfoto dengan pemandangan Bundaran HI, dari atas sana juga terlihat pemandangan epik cityscape gedung-gedung tinggi Jakarta.

Setelah puas berfoto, traveler bisa membaca kisah di balik proses revitalisasi Halte Bundaran HI dan kisah tentang patung selamat datang yang ada di Bundaran HI.

(fem/fem)



Sumber : travel.detik.com

22 Tempat Wisata Modern di Jakarta Ini Patut Kamu Kunjungi


Jakarta

Jakarta penuh dengan tempat wisata yang bisa memuaskan penduduk Jakarta maupun traveler yang sedang berkunjung. Jakarta yang terus berbenah dan berkembang pun menjadi kaya akan tempat wisata modern.

Sebagian dari tempat wisata modern tersebut sudah berdiri sejak lama dan terus diperbarui. Ada juga yang baru muncul akhir-akhir ini.

Banyaknya destinasi wisata modern di Jakarta membuat detikers tak akan kehabisan tempat untuk dikunjungi.


Tempat Wisata Modern di Jakarta

Berikut beragam tempat wisata modern di Jakarta yang seru untuk dikunjungi. Perlu diingat, jam operasional dan harga tiket masuknya dapat berubah sewaktu-waktu.

1. Hutan Kota GBK

Warga mengunjungi Hutan Kota GBK, Jakarta, Selasa (25/4/2023) di hari terakhir cuti bersama.Foto: Andhika Prasetia

Mengutip situs resmi Kementerian Sekretariat Negara, dulunya Hutan Kota Gelora Bung Karno (GBK) merupakan area komersil, yaitu Senayan Golf Driving Range seluas 4,5 hektar. Pada tahun 2016, tempat ini disulap menjadi area hijau terbuka di tengah Jakarta.

Visinya adalah menjadikan Hutan Kota GBK sebagai kawasan olahraga terintegrasi, modern, ramah lingkungan, dan unggul di dunia.

Hutan Kota GBK beralamat di Pintu Tujuh Senayan, Jalan Jenderal Sudirman, RT.1/RW.3, Gelora, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Hutan Kota GBK buka dari hari Selasa hingga Minggu, pukul 06.00 sampai 10.00. Lalu buka lagi dari pukul 15.00 sampai 18.00.

Masuk ke sini pun gratis, lho. Detikers bisa menjadikan Hutan Kota GBK sebagai tempat menghirup udara segar di tengah hiruk pikuk kota Jakarta.

2. Taman Ismail Marzuki

Taman Ismail Marzuki: Sejarah, Lokasi, Fasilitas, Cara BerkunjungFoto: Rifkianto Nugroho

Taman Ismail Marzuki kerap mengadakan berbagai macam acara kesenian dan kebudayaan sehingga cocok bag detikers yang ingin berwisata sambil mengapresiasi seni dan budaya.

Pengunjung juga bisa menikmati berbagai fasilitas, seperti perpustakaan dan wisma seni, teater halaman, sampai planetarium.

Letak Taman Ismail Marzuki yang biasa disebut TIM ini adalah di Jalan Cikini Raya No. 73, Cikini, Menteng, Jakarta Pusat.

Menurut akun Instagram resminya, Taman Ismail Marzuki buka setiap hari dari pukul 09.00 sampai 20.00. Biaya masuk pun gratis dan tanpa registrasi, kecuali untuk acara-acara tertentu.

3. Taman Suropati

Taman Suropati, Menteng, JakartaFoto: Natasha Kayla Ananta/detikcom

Destinasi wisata modern Jakarta selanjutnya adalah Taman Suropati yang bisa jadi tempat jogging, bersepeda, atau sekadar berkumpul dengan teman sambil menikmati udara segar serta pemandangan tanaman dan hamparan rumput hijau.

Mengutip Jakarta Tourism, taman ini juga semakin hidup karena kehadiran berbagai komunitas. Komunitas seni dan olahraga adalah dua kelompok utama yang sering menggunakan taman ini sebagai tempat berkumpul.

Lokasi Taman Suropati adalah di Jalan Taman Suropati No. 5, RT.5/RW.5, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat.

Taman Suropati terbuka untuk umum secara gratis dan dibuka dari jam 07.00 sampai 17.00.

4. Taman Patung Diponegoro

Taman Patung Diponegoro, Jakarta, tampak dirawat dengan baik. Taman ini indah dan asri serta banyak dihuni oleh kupu-kupu.Foto: Agung Pambudhy

Tak jauh dari Taman Suropati, terdapat satu taman lain, yaitu Taman Patung Diponegoro.

Taman Patung Diponegoro adalah taman tematik berukuran kecil yang dikelilingi oleh tanaman warna-warni serta jalur jalan kaki yang kecil. Di tengah taman berdiri patung ikonik, yaitu patung perunggu Pangeran Diponegoro berkuda.

Taman ini juga memiliki kolam biru kecil tepat di bawah patung. Lokasinya yang kecil membuat taman ini jadi tempat bersinggah saja, tetapi tetap bisa menjadi spot foto yang menarik. Taman ini terletak di Jalan Imam Bonjol No.1, RT.5/RW.5, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat.

5. Taman Margasatwa Ragunan

Suasana Ragunan di long weekend (Taufiq Syarifudin/detikcom)Foto: Taufiq Syarifudin/detikcom

Taman zoologi ini dikenal juga dengan Kebun Binatang Ragunan. Awalnya dibangun pada tahun 1864 di Cikini, taman ini kemudian pindah ke Ragunan pada tahun 1964.

Dengan area seluas 147 hektar, kebun binatang ini menjadi rumah bagi lebih dari 2000 hewan dari Indonesia dan seluruh dunia, mewakili lebih dari 270 spesies. Taman ini juga ditumbuhi lebih dari 20.000 pohon.

Taman Margasatwa Ragunan terletak di Jalan Harsono RM. No. 1, Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Taman ini buka setiap hari kecuali hari Senin dari jam 07.00 sampai 16.00.

Harga tiket masuknya pun sangat terjangkau. Menurut situs resminya, harga tiket masuk orang dewasa adalah Rp 4000 per orang. Sementara anak-anak cukup membayar Rp 3000 per orang untuk tiket masuk.

6. Senayan Park

Pengunjung melihat pemandangan dari Skywalk Senayan Park, Jakarta, Senin (27/12/2021). Kawasan tersebut menjadi salah satu objek wisata ibu kota yang ramai dikunjungi oleh warga dengan menyajikan pemandangan lanskap perkotaan. ANTARA FOTO/Fauzan/hp.Foto: ANTARA FOTO/FAUZAN

Senayan Park adalah mall yang bisa jadi tujuan detikers yang suka wisata belanja dan kuliner. Mall yang disingkat Spark ini juga hits karena memiliki skywalk yang estetik di rooftopnya.

Mengutip situs resminya, 60% dari total area Spark adalah area outdoor. Terdapat juga danau di mana pengunjung bisa menikmati sunset di tengah-tengah kota.

Lokasi Senayan Park adalah di Jalan Gerbang Pemuda No.3, Gelora, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Mall ini buka dari jam 10.00 hingga 22.00.

7. Playtopia Adventure Senayan Park

Biasanya Playtopia adalah area bermain untuk anak. Tetapi di Playtopia Senayan Park, orang dewasa pun bisa ikut bermain, lho. Playground ini terletak di lantai 1 Mall Senayan Park. Jika detikers mencari playground untuk tempat bermain sekeluarga, tempat wisata yang satu ini patut dikunjungi.

Menurut akun Instagram resminya, harga tiket masuk Playtopia Adventure Senayan Park adalah Rp 150.000 dari hari Senin sampai Kamis, dan Rp 180.000 untuk hari Jumat sampai Minggu dan hari libur nasional. Harga ini berlaku untuk bermain selama 2 jam.

8. Tebet Eco Park

Suasana Tebet Eco Park (Taufiq/detikcom)Foto: Taufiq/detikcom

Tebet Eco Park adalah taman kota yang cukup baru. Menurut situs resminya, taman ini mengusung konsep harmonisasi antara fungsi ekologi, sosial, edukasi dan rekreasi.

Terdapat 8 zona di Tebet Eco Park, semuanya dirancang untuk mengambil peran penting dalam keberlangsungan lingkungan dan interaksi sosial, mulai dari menjaga kualitas alamiah lingkungan hingga meningkatkan kualitas hidup pengunjung dan masyarakat sekitarnya.

Tebet Eco Park terletak di Jalan Tebet Barat Raya, RT.1/RW.10, Tebet Bar., Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan. Waktu beroperasinya setiap hari dari pukul 06.00 sampai 11.00, lalu dari pukul 13.00 sampai 18.00. Masuk ke taman ini tak dipungut biaya.

9. Mall Taman Anggrek

Pengunjung mal harus sudah divaksin di Mall Taman AnggrekFoto: Karin Nur Secha/detikcom

Mall Taman Anggrek menjadi alternatif destinasi wisata bagi yang suka berbelanja. Tak hanya tenant untuk berbelanja, mall ini juga memiliki daya tarik berupa tempat ice skating yang bisa dinikmati sekeluarga atau bersama teman.

Mall Taman Anggrek terletak di Jalan Letjen S. Parman No.Kav 21, RT.12/RW.1, Tanjung Duren Selatan, Grogol Petamburan, Jakarta Barat.

Menurut akun Instagram resminya, waktu beroperasinya adalah setiap hari dari pukul 10.00 hingga 22.00.

10. Taman Kota Cattleya

Setelah puas berbelanja di Mall Taman Anggrek, Taman Kota Cattleya bisa menjadi destinasi wisata selanjutnya.

Taman ini dapat digunakan sebagai tempat hang out, berfoto, jogging, hingga sarana rekreasi keluarga. Pengunjung bisa menikmati berbagai jenis tanaman hias dan pohon yang tumbuh di sekitar taman, sehingga taman ini juga jadi tempat hunting foto yang Instagrammable.

Letak Taman Kota Cattleya adalah persis di seberang Malll Taman Anggrek, lebih tepatnya di Jalan Letjen S. Parman RT.15/RW.1, Kemanggisan, Palmerah, Jakarta Barat. Taman ini buka dari pukul 07.00 hingga 22.00.

11. TWA Mangrove Angke Kapuk

mangroveFoto: Wahyu/detikTravel

Taman Wisata Alam (TWA) Mangrove Angke Kapuk adalah kawasan konservasi mangrove yang juga berfungsi sebagai tempat wisata dan rekreasi alam. Tak hanya konservasi mangrove, ada berbagai fauna yang bisa ditemukan di TWA Mangrove Angke Kapuk ini.

Pengunjung juga bisa menikmati wisata air dan bahkan mengikuti aktivitas penanaman dan konservasi mangrove.

Taman Wisata Alam Mangrove Angke Kapuk beralamat di Kamal Muara, Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara. Menurut situs resminya, jam operasionalnya adalah pukul 09.00 sampai 17.00 untuk hari kerja dan pukul 08.00 sampai 17.00 di akhir pekan.

Untuk harga tiket, orang dewasa dikenakan biaya Rp 30.000 per orang pada hari kerja, dan Rp 35.000 per orang pada akhir pekan dan hari libur nasional. Bagi anak-anak, harga tiketnya sebesar Rp 15.000 per orang untuk hari kerja dan Rp 20.000 per orang pada akhir pekan dan hari libur nasional.

12. Setu Babakan

Perkampungan Budaya Betawi di Setu Babakan, Jakarta, menjadi wisata edukasi mengenai sejarah Betawi. Yuk lihat.Foto: Muhammad Lugas Pribady

Setu Babakan bisa menjadi alternatif destinasi wisata bagi pengunjung yang suka mempelajari budaya, khususnya budaya Betawi.

Mengutip situs resminya, di sini pengunjung bisa berinteraksi dengan budaya Betawi melalui kesenian, adat istiadat, pakaian, hingga kuliner yang bisa ditemukan di kampung budaya ini. Wilayah Setu Babakan juga memiliki 2 danau yang menjadi sarana wisata air.

Setu Babakan terletak di Jalan RM. Kahfi II, RT.13/RW.8, Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Jam operasionalnya dari pukul 08.00 hingga 17.00 setiap hari. Tak ada tiket masuk untuk mengunjungi tempat wisata ini.

13. Pos Bloc

Empat warga bersantai di kawasan Gedung Filateli Pos Bloc, Jakarta, Senin (11/3/2024). Berdasarkan keputusan Gubernur DKI Jakarta Nonor 475 Tabun 1993, Gedung Filateli Jakarta telah ditetapkan sebagai bangunan cagar budaya dan digunakan sebagai ruang kreatif dan tempat nongkrong yang bernama Pos Bloc. ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/wpa.Foto: ANTARA FOTO/Bayu Pratama S

Pos Bloc cocok jadi tempat hang out dengan estetika yang unik. Sebab, tempat ini memanfaatkan Gedung Pos yang dialihfungsikan menjadi ruang publik. Terdapat berbagai kedai makanan dan tempat nongkrong yang bisa jadi pilihan anak muda.

Alamat Pos Bloc yakni berada di Jl. Pos No. 2, Pasar Baru, Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat.

Berdasarkan akun Instagram resminya, Pos Bloc beroperasi dari pukul 10.00 sampai 22.00 pada hari kerja dan pukul 07.00 sampai 24.00 pada akhir pekan. Tidak ada tiket masuk untuk nongkrong di tempat wisata yang satu ini.

14. Neo Soho

Neo Soho adalah shopping center modern yang cocok sebagai destinasi wisata belanja dan kuliner. Mall ini memiliki 8 lantai yang penuh dengan tenant untuk shopping, entertainment, kuliner, dan lain-lain.

Neo Soho terletak di Jalan Let. Jend. S.Parman Kav. 28, Kel. Tanjung Duren Selatan, Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Berdasarkan akun Instagram resminya, waktu beroperasi Neo Soho adalah dari pukul 10.00 hingga 22.00.

15. Jakarta Aquarium Safari

Pengunjung beraktivitas di Jakarta Aquarium & Safari, Jakarta, Sabtu (25/5/2024).Foto: Rifkianto Nugroho

Jakarta Aquarium Safari adalah akuarium indoor terbesar di Indonesia. Mengutip situs resminya, pengunjung bisa melihat lebih dari 3500 spesies hewan akuatik dan non-akuatik. Pengunjung bahkan bisa berinteraksi langsung dengan hewan-hewan tersebut.

Pengunjung juga bisa menikmati pertunjukan dan atraksi hewan. Terdapat juga restoran serta gift shop untuk kenang-kenangan.

Jakarta Aquarium Safari terletak dalam Mall Neo Soho, tepatnya di Podomoro City Floor. Jam operasionalnya adalah dari pukul 10.00 hingga 21.00 setiap harinya.

Tiket masuk ke Jakarta Aquarium Safari berbeda-beda tergantung hari dan fasilitas reguler dan premium yang bisa didapatkan. Harga tiketnya dimulai dari Rp 142.500 untuk orang dewasa dan Rp 109.250 untuk anak-anak.

16. Museum Macan

Museum MACANFoto: Chelsea Olivia/detikcom

Museum Macan merupakan singkatan dari Museum of Modern and Contemporary Art in Nusantara. Museum ini menyimpan berbagai karya seni modern dan kontemporer yang memanjakan mata.

Museum Macan terletak di AKR Tower Level M, Jalan Panjang No.5, Kb. Jeruk, Kec. Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

Menurut situs resminya, waktu operasionalnya adalah hari Selasa sampai Minggu, mulai pukul 10.00 hingga 18.00. Harga tiket berbeda-beda tergantung pameran yang sedang diselenggarakan.

17. Moja Museum

Museum MOJA di GBK.Foto: @mojamuseum/Instagram

Moja Museum merupakan salah satu wisata malam di Jakarta Pusat. Museum ini mengusung konsep yang kekinian dengan 14 ruangan warna-warni yang dijelajahi dengan menggunakan sepatu roda.

Alamatnya yaitu di Zona Biru 8-9, RT.1/RW.3, Gelora, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Mengutip situs resminya, harga tiket setiap ekshibisi berbeda-beda serta tergantung hari, dimulai dari Rp 125.000. Jam operasional Moja Museum dari Senin sampai Minggu mulai pukul 11.00 sampai 19.30.

18. M Bloc Space

Ruang publik M Bloc Space telah kembali dibuka untuk umum. Salah satu tempat nongkrong milenial ini sebelumnya ditutup imbas pandemi COVID-19.Foto: Grandyos Zafna

Tempat wisata modern di Jakarta selanjutnya adalah M Bloc Space yang juga penuh mural dan karya seni. Tempat ini juga terkadang menjadi tempat diselenggarakannya berbagai event, mulai dari talk show sampai konser live music.

M Bloc Space terletak di Jalan Panglima Polim Nomor 37, RW 1, Melawai, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Menurut akun Instagram resminya, M Bloc Space beroperasi dari jam 09.00 sampai 24.00 setiap hari. Tetapi, waktu beroperasi tenant F&B di sini bisa berbeda-beda.

19. Museum Bahari

Jelajahi Sejarah Jakarta di Museum BahariFoto: Tiara Rosana/detikcom

Menurut situs resmi Asosiasi Museum Indonesia, Museum Bahari menyimpan koleksi yang berhubungan dengan kebaharian dan kenelayanan bangsa Indonesia dari Sabang hingga Merauke. Misalnya, terdapat koleksi perahu tradisional beragam bentuk hingga miniatur kapal-kapal modern.

Museum Bahari terletak di Jalan Pasar Ikan No.1, RT.11/RW.4, Penjaringan, Kec. Penjaringan, Jakarta Utara.

Menurut akun Instagram resminya, harga tiket masuk Museum Bahari bagi orang dewasa adalah Rp 10.000 pada hari kerja dan Rp 15.000 pada akhir pekan. Bagi pelajar dan mahasiswa, harga tiket masuknya adalah Rp 5000 per orang setiap harinya.

Museum Bahari tutup pada hari Senin dan beroperasi setiap hari Selasa hingga Minggu, pukul 08.00 sampai 15.00.

20. Sarinah

Kondisi Sarinah malam iniFoto: Dwi/detikcom

Tempat wisata modern di Jakarta selanjutnya adalah Sarinah, destinasi perbelanjaan dan kuliner di Jakarta Pusat. Menurut situs resminya, Sarinah adalah department store modern pertama di Indonesia yang beroperasi sejak tahun 196.

Di sini pengunjung bisa melihat eskalator pertama di Indonesia, lho. Turis lokal dan mancanegara juga bisa membeli berbagai produk buatan lokal, mulai dari busana hingga pajangan rumah.

Alamat Sarinah yakni di Jalan M. H. Thamrin 11, Gondangdia, Menteng, Jakarta Pusat. Sementara waktu beroperasinya adalah pukul 07.00 sampai 22.00, dikutip dari akun Instagram resminya.

21. Taman Mini Indonesia Indah

Sejumlah wisatawan mengantre menaiki kendaraan pengantar ke anjungan-anjungan provinsi dan museum di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Jumat (12/4/2024). Pada hari ketiga lebaran, TMII diprediksi dipadati lebih puluhan ribu orang wisatawan yang akan datang.Foto: Grandyos Zafna

Menurut situs resminya, Taman Mini Indonesia Indah (TMII) diresmikan pada tahun 1975 sebagai kawasan pelestarian dan pengembangan budaya bangsa. Keragaman provinsi-provinsi di Indonesia dikemas dalam bentuk miniatur kepulauan Nusantara dan berbagai anjungan daerah.

Alamat TMII yakni di Jalan Raya Taman Mini Indonesia Indah, Ceger, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur. TMII beroperasi setiap hari dari pukul 06.00 sampai 20.00. Harga tiketnya adalah Rp 35.000 per orang.

22. Central Park

Menurut situs resminya, Central Park diresmikan pada tahun 2009 sebagai bagian dari Integrated Mega Projects Podomoro City. Mall ini memiliki beragam tenant untuk shopping, entertainment, dan kuliner yang bisa memuaskan keinginan pengunjung.

Central Park terletak di Jalan Letjen S. Parman No.Kavling 28, Tanjung Duren Utara, Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Jam operasionalnya dari pukul 10.00 hingga 22.00.

Jakarta memiliki tempat wisata modern yang tak habis-habisnya. Apakah detikers tertarik mengunjungi tempat-tempat wisata di atas?

(fds/fds)



Sumber : travel.detik.com

Ada Luka dan Makna Filosofis di Monumen Tragedi 12 Mei 1998 Universitas Trisakti



Jakarta

Menjulang kokoh di depan Universitas Trisakti (Usakti), Monumen Tragedi 12 Mei 1998 menjadi simbol pergolakan sejarah bangsa. Lebih dari sekadar tugu peringatan, monumen ini memancarkan filosofis yang mendalam tentang makna reformasi dan perjuangan demokrasi.

Di balik megahnya arsitektur karya Muchrifin, ST dan ir. Mohammad Deny Hermawan monumen itu menyimpan luka mendalam tragedi Mei 1998. Empat mahasiswa Universitas Trisakti yang gugur ditembak aparat keamanan.

Monumen itu berdiri sebagai pengingat akan kekejaman dan pelanggaran hak asasi manusia yang pernah terjadi, sekaligus menjadi luka bangsa yang tak boleh terlupakan.


detikTravel menyusuri gedung dan jejak sejarah di kawasan Grogol, Jakarta Barat itu bersama Keluyuran Ngopi Jakarta. Dalam penjelajahan itu, disampaikan pula makna filosofis Monumen Tragedi 12 Mei 1998.

Berikut 6 makna filosofis dari Monumen Tragedi 12 Mei 1998:

4 pilar gambarkan jumlah korban

Pada monumen tersebut terdapat 4 buah pilar pipih yang menggambarkan jumlah korban asal Universitas Trisakti yang meninggal dunia dari peristiwa tersebut. Korban-korban tersebut ialah yakni Elang Mulia Lesmana, Hafidin Royan, Heri Hartanto, dan Hendriawan.

Memiliki pilar dengan tinggi 10-12 meter

Tinggi pada pilar-pilar tersebut juga dibuat berbeda-beda mulai dari 10-12 meter. Tinggi pilar itu menggambarkan runtutan tanggal peristiwa yang terjadi mulai tanggal 10 Mei 1998 dan puncaknya yang terjadi pada 12 Mei 1998 yang membuat keempat korban mahasiswa asal Usakti ini meninggal dunia.

Kerusuhan berlanjut hingga tanggal 13-15 Mei 1998 yang bahkan membuat Kota Jakarta pada saat itu lumpuh total.

Lubang pada setiap pilar, simbol luka peluru

Dalam setiap pilar yang kokoh tinggi menjulang itu, terdapat bagian-bagian yang berlubang dengan posisi yang berbeda beda. Sebagian berada pada atas dan tengah pilar, hal ini menggambarkan posisi luka tembakan dari para korban.

Lubang-lubang tersebut juga menyimbolkan luka dari tembakan peluru aparat yang menembus tubuh dari para korban.

“Ada bagian dimana itu seperti peluru, ya memang itu disimbolkan sebagai peluru yang menembus tubuh mereka,” Kata Rey, salah satu guide dari Ngopi di Jakarta.

Terdapat 98 batu pada alas monumen dan 5 sisi pada setiap pilarnya

Pada monumen tersebut terdapat 98 buah batuan pada bagian alasnya. Jumlah batuan tersebut menggambarkan tahun kejadian peristiwa kerusuhan yakni 1998. Selain itu pada setiap pilar nya terdapat 5 sisi yang menggambarkan bulan kejadian yakni bulan Mei.

Bongkahan balok yang menggambarkan suasana kerusuhan

Pada bagian bawah terdapat balok-balok yang disusun secara abstrak. Menurut Rey, balok tersebut menggambarkan bongkahan sisa-sisa bangunan yang rubuh karena kerusuhan tersebut.

“Bagian-bagian di bawah ini sebagai bentuk kekacauan yang terjadi. Jadi bangunan-bangunan yang ada itu rubuh dengan balok-balok batu yang berserakan,” kata Rey.

Ujung pilar yang runcing

Setiap pilar memiliki ujung pada bagian atas yang semakin meruncing dengan posisi bagian puncak yang miring. Itu menggambarkan perjuangan mereka yang telah terhenti karena telah gugur, namun perjuangan itu dapat terus dilanjutkan oleh seluruh masyarakat Indonesia yang masih hidup.

“Kalau dia lancip ke atas kan masih bisa diteruskan, jadi perjuangan dia sudah berakhir tapi cita-cita reformasi itu terus berlanjut. Jadi itu filosofis dari monumen ini,” kata Sofyan yang juga merupakan guide dari Ngopi di Jakarta.

(fem/fem)



Sumber : travel.detik.com