Tag Archives: kripto

Ulang Tahun ke-5, Tokocrypto Dorong Pertumbuhan Kripto di Indonesia

Tokocrypto, platform perdagangan kripto no. 1 di Indonesia, merayakan ulang tahunnya yang kelima. Sejak didirikan lima tahun yang lalu, Tokocrypto telah menjadi pionir dalam meningkatkan adopsi kripto di Indonesia dan telah berperan penting dalam mendorong perekonomian digital dengan membantu masyarakat mendapatkan penghasilan dari investasi dan trading kripto.

Tokocrypto meraih pertumbuhan yang mengesankan selama lima tahun ini, dengan dampak positif yang signifikan pada pertumbuhan industri kripto di Indonesia. Bahkan di tengah tantangan seperti “tech winter” dan “crypto winter,” Tokocrypto tetap berdiri tegak dan terus meningkatkan layanan demi menciptakan ekosistem kripto yang berkelanjutan.

“Kami sangat bersyukur dengan segala pencapaian yang berhasil kami raih di tahun kelima ini, dan juga bangga dapat mempertahankan posisi sebagai exchange no. 1 di Indonesia saat ini,” kata CEO Tokocrypto, Yudhono Rawis. “Meskipun kami telah melalui masa-masa penting yang mencerminkan perubahan strategis perusahaan, komitmen kami untuk memberikan pelayanan terbaik tidak pernah goyah. Kami terus berinovasi untuk menciptakan ekosistem kripto yang berkelanjutan.”

CEO Tokocrypto, Yudhono Rawis. Sumber: Tokocrypto.
CEO Tokocrypto, Yudhono Rawis. Sumber: Tokocrypto.

Pada akhir tahun 2022, Tokocrypto memulai babak baru dengan memperkuat struktur organisasinya, menyiapkan diri untuk pertumbuhan yang lebih besar di masa depan. Perusahaan ini memiliki lebih dari 3 juta pengguna terdaftar, 400.000 di antaranya aktif setiap bulan. Selain itu, komunitasnya tumbuh dengan lebih dari 1 juta anggota aktif dan aplikasinya telah diunduh sebanyak 4 juta kali. Selama semester I 2023, Tokocrypto mencatat volume transaksi perdagangan rata-rata sebesar US$ 300 juta per bulan, yang setara dengan sekitar Rp 4,6 triliun, dan US$ 10 juta setiap harinya.

Kolaborasi Strategis

Tokocrypto telah aktif berinovasi untuk memenuhi kebutuhan para pengguna setia dan menarik perhatian pengguna baru. Salah satu upaya utamanya adalah dengan menjalin kemitraan strategis dengan beberapa perusahaan besar, seperti blu by BCA digital dan Blibli.

Kerja sama dengan blu by BCA Digital memungkinkan pengguna untuk dengan mudah melakukan deposit saldo ke Tokocrypto. Selain itu, kolaborasi dengan salah satu e-commerce terbesar di Indonesia, Blibli, memungkinkan pengguna Blibli untuk menukarkan poin loyalitas mereka dengan aset kripto sebagai hadiah. Ini adalah contoh bagaimana Tokocrypto terus mengembangkan layanan mereka untuk memberikan manfaat lebih besar kepada pengguna dan menjaga hubungan yang kuat dengan mitra bisnisnya.

Tokocrypto di perayaan ulang tahun ke-2 blu di Taman Literasi Martha Christina Tiahahu, Blok M, Jakarta. Sumber: Tokocrypto.
Tokocrypto di perayaan ulang tahun ke-2 blu di Taman Literasi Martha Christina Tiahahu, Blok M, Jakarta. Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: 17 Altcoin Akan Token Unlock Pekan Ini, Antisipasi Gerak Harga Kripto

Dalam upayanya untuk memberikan pengalaman terbaik kepada pengguna, Tokocrypto meluncurkan beragam fitur seperti Proof of Reserve (PoR) untuk memeriksa validitas reserve yang selalu 1:1 dengan jumlah aset yang dimiliki investor. Lalu, Profit and Loss untuk memudahkan pengguna melacak kinerja investasi mereka, Customer Support 24/7 & New Live Chat untuk layanan pengguna yang lebih responsif, serta Price Alert untuk pengaturan target beli dan jual, telah meningkatkan pengalaman investasi dan trading kripto bagi pengguna.

Terbaru, fitur IDR yang diperkenalkan Tokocrypto bertujuan untuk memberikan pengalaman trading yang lebih nyaman dan memastikan pematuhan terhadap peraturan yang berlaku, sejalan dengan komitmen perusahaan dalam meningkatkan adopsi aset kripto di Indonesia.

Rencana Masa Depan

Untuk rencana ke depannya, Tokocrypto akan terus mengembangkan inovasi dalam layanan dan fitur baru, dengan fokus pada memberikan kenyamanan, kemudahan dan keamanan bagi seluruh pengguna. Tokocrypto juga akan meningkatkan berkolaborasi dengan berbagai mitra strategi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia.

CMO Tokocrypto, Wan Iqbal menjelaskan peringatan ulang tahun menjadi momentum yang digunakan Tokocrypto untuk mengapresiasi karyawan dan pengguna yang telah setia mendukung perkembangan platform selama ini. Dalam rangka perayaan ulang tahun tersebut, Tokocrypto berencana untuk meluncurkan beberapa promo menarik sebagai bentuk apresiasi kepada penggunanya.

“Kami sangat bersyukur dengan dukungan yang diberikan oleh komunitas kami. Tanpa mereka, kami mungkin tidak akan mencapai titik ini dan menjadi exchange Indonesia no. 1,” kata Iqbal. Dia juga menambahkan bahwa upaya kontinu dalam memberikan layanan terbaik akan tetap menjadi prioritas utama Tokocrypto.

Kehangatan Obrolan Komunitas (OBRAS) Special Edition di The Ambengan Tenten, Denpasar, Bali pada 26 Agustus 2023. Sumber: Tokocrypto.
Kehangatan Obrolan Komunitas (OBRAS) Special Edition di The Ambengan Tenten, Denpasar, Bali pada 26 Agustus 2023. Sumber: Tokocrypto.

Rencana jangka panjang lainnya adalah antara lain memperkuat literasi & edukasi meliputi penyelenggaraan “OBRAS (Obrolan Komunitas)” dan Web3 Campus di berbagai kota di Indonesia dan mengembang kanal Academy di website TokoNews, yang bertujuan untuk mendalami teknologi blockchain dan aset kripto bagi masyarakat awam. Ini sejalan dengan misi Tokocrypto untuk meningkatkan literasi digital dan menyediakan akses yang lebih mudah ke dunia kripto.

“Kami percaya bahwa potensi pasar kripto di Indonesia sangat besar. Oleh karena itu, kami akan terus berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk memastikan bahwa teknologi ini dapat dinikmati oleh semakin banyak orang,” jelas Iqbal.

Tokocrypto telah mengambil langkah-langkah strategis untuk memperkuat layanan dan memberikan lebih banyak manfaat kepada komunitas dan pengguna. Salah satu langkah penting adalah meningkatkan daftar project token listing yang tersedia di platform. 

“Dengan lebih banyak pilihan token, kami ingin memberikan lebih banyak peluang bagi pengguna untuk berinvestasi dan berpartisipasi dalam pasar kripto. Selain itu, kami sangat bersemangat tentang kehadiran TKO Foundation, yang akan berfokus pada pengembangan TKO token. Dan menghadirkan fitur earn & staking dalam waktu dekat,” tutur Iqbal.

Ilustrasi TKO Token yang terdaftar resmi Bappebti.
Ilustrasi TKO Token yang terdaftar resmi Bappebti.

Baca juga: Tingkat Adopsi Kripto di Indonesia Naik, Tanda Pertumbuhan Menjanjikan

TKO Foundation berencana merilis whitepaper terbaru pada estimasi kuartal keempat tahun 2023. Berharap dengan inisiatif ini, kolaborasi dengan mitra baru akan semakin aktif dan bermanfaat bagi ekosistem kripto di masa depan.

Sebagai penutup, Iqbal mengucapkan terima kasih kepada seluruh pengguna, mitra, dan individu yang telah mendukung perjalanan Tokocrypto selama lima tahun ini. Bersama-sama, kami berkomitmen untuk memajukan ekosistem kripto di Indonesia dan mencapai pencapaian yang lebih besar di masa depan.


Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi.



Sumber : news.tokocrypto.com

Dua Indikator Teknis yang Mengarah ke Bitcoin Berpotensi Bullish

Bitcoin (BTC) dan pasar kripto yang lebih luas terus bergulat dengan sentimen bearish yang berkepanjangan dan menanti munculnya indikator bullish. Hal ini membuat investor waspada terhadap faktor-faktor potensial yang dapat memicu reli. Khususnya, para analis memantau dengan cermat indikator-indikator yang mungkin menandakan berakhirnya pasar bearish.

Secara khusus, seorang analis kripto yang dikenal dengan nama samaran Seth_fin dalam postingan X (sebelumnya Twitter) pada 16 September memicu optimisme dengan mengidentifikasi dua indikator teknis yang mengarah ke masa depan yang berpotensi bullish.

Dalam postingannya, analis mencatat bahwa saluran Bitcoin Gaussian telah berubah menjadi hijau, yang dapat diartikan sebagai sinyal bullish dan kemungkinan pembalikan tren bearish yang ada. Indikator saluran Gaussian adalah alat teknis yang berasal dari konsep statistik yang memprediksi arah tren harga di pasar keuangan.

Kedua, ia menunjukkan bahwa Bollinger Band Width Percentile telah mencapai level terendah, yang mengindikasikan akan terjadi peningkatan volatilitas harga.

“Saluran Bitcoin Gaussian baru saja berubah menjadi hijau, dan kami telah menguji ulang mid-band! Sepertinya pasar beruang mungkin ada di kaca spion. Tapi bukan itu saja! Persentil Lebar Pita Bollinger berada pada titik terendah, menandakan pergerakan EKSPLOSIF yang akan datang!” kata Seth_fin.

Grafik analisis harga Bitcoin. Sumber: Seth_Fin.
Grafik analisis harga Bitcoin. Sumber: Seth_Fin.

Baca juga: Pekan Sibuk Pasar Kripto Menanti Keputusan Suku Bunga The Fed

Kemungkinan Pemicu Bullish untuk Bitcoin

Namun, dia merujuk pada signifikansi historis dari peristiwa halving Bitcoin. Peristiwa ini, yang mengurangi imbalan bagi para penambang, secara historis diikuti oleh kenaikan harga yang signifikan. Peristiwa halving terakhir terjadi pada bulan Mei 2020 dan menandai dimulainya kenaikan harga Bitcoin.

Khususnya, peristiwa halving Bitcoin terus dipuji sebagai katalis potensial untuk lonjakan harga bullish. Pada saat yang sama, sorotan tetap tertuju pada perkembangan peraturan, khususnya potensi persetujuan dari Bitcoin Exchange-Traded Fund (ETF) pertama, yang diharapkan dapat menarik modal institusional ke dalam kripto terkemuka tersebut .

Sementara itu, Bitcoin berupaya untuk mempertahankan posisinya di atas level dukungan penting US$ 25.000, memperpanjang periode konsolidasi yang ditandai dengan kegagalan berulang kali untuk menembus angka US$ 30.000.

Bitcoin diperdagangkan di atas US$ 26.000, didorong oleh berita bahwa Deutsche Bank, pemberi pinjaman Jerman, berencana meluncurkan layanan penyimpanan mata uang kripto untuk pelanggan institusional dalam kemitraan dengan perusahaan fintech Swiss, Taurus.

koin bitcoin
Ilustrasi aset kripto Bitcoin. Sumber: Shutterstock.

Baca juga: Ini Jumlah Bitcoin yang Dibutuhkan untuk Beli iPhone 15 Baru

Namun, sentimen pasar tetap gelisah karena perkembangan kasus FTX terkini. Pengadilan kebangkrutan menyetujui FTX untuk memulai likuidasi kepemilikan mata uang kripto yang luas. Perkembangan ini berpotensi berdampak signifikan terhadap dinamika pasar mata uang kripto, yang berpotensi menyebabkan peningkatan volatilitas. Aset penting dalam cache besar ini termasuk token seperti Solana (SOL), Bitcoin, Ethereum (ETH), dan lainnya.

Pada saat artikel ini ditulis, Bitcoin diperdagangkan pada US$ 26.548, melanjutkan tren konsolidasi mingguannya. Selama 24 jam terakhir, kripto telah mencatatkan sedikit keuntungan sekitar 0,26%.

Singkatnya, semua perhatian tertuju pada kemampuan Bitcoin untuk mempertahankan harganya di atas angka US$ 26.000, yang dapat membuka jalan bagi potensi lonjakan kenaikan dalam waktu dekat.


Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi.



Sumber : news.tokocrypto.com

Asosiasi dan OJK Kolaborasi Perkuat Perdagangan Kripto di Indonesia

Asosiasi Pedagang Aset Kripto Indonesia (ASPAKRINDO) dan Asosiasi Blockchain Indonesia (A-B-I) telah mengadakan audiensi yang sangat penting dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada tanggal 8 September 2023. Audiensi ini bertujuan untuk mendiskusikan mekanisme perdagangan aset kripto di Indonesia dan berbagi pengetahuan tentang perkembangan industri kripto di Tanah Air.

Wakil Ketua Umum ASPAKRINDO, Yudhono Rawis, menyambut baik pertemuan dengan sejumlah perwakilan OJK. Dalam audiensi ini, delegasi OJK dihadir oleh Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital dan Aset Kripto serta Anggota Dewan Komisioner OJK, Hasan Fawzi; Wakil Komisioner Aset Keuangan Digital dan Aset Kripto OJK, Ihsanuddin; Direktur Inovasi Aset Keuangan Digital dan Aset Kripto OJK, Dino Milano Siregar; Wakil Direktur Inovasi Aset Keuangan Digital dan Aset Kripto OJK, Novita.

“Kami merasa sangat berterima kasih atas kesempatan ini untuk berdialog dengan perwakilan OJK. Pertemuan ini merupakan sebuah langkah maju yang signifikan, kami percaya bahwa kolaborasi antara industri aset kripto dan regulator sangat penting untuk memastikan perkembangan yang berkelanjutan dan aman bagi ekosistem kripto di Indonesia,” kata Yudho yang juga menjabat sebagai CEO Tokocrypto.

Dalam audiensi tersebut, beberapa poin penting telah dibahas. Para pelaku industri yang tergabung di ASPAKRINDO dan A-B-I memaparkan berbagai aspek perdagangan aset kripto, termasuk regulasi yang ada, tantangan yang dihadapi oleh industri, serta langkah-langkah yang telah diambil untuk meningkatkan transparansi, keamanan dan perlindungan konsumen dalam perdagangan kripto.

Foto bersama perwakilan ASPAKRINDO, A-B-I dan OJK pada 08 September 2023. Sumber: A-B-I.
Foto bersama perwakilan ASPAKRINDO, A-B-I dan OJK pada 08 September 2023. Sumber: A-B-I.

Baca juga: Pasar Kripto Naik Setelah Rilis Data Inflasi AS, Bagaimana ke Depannya?

Sinergi Kuatkan Perdagangan Kripto

Salah satu poin utama yang dibahas dalam pertemuan adalah upaya untuk menciptakan kerangka regulasi yang jelas dan adil bagi perdagangan aset kripto di Indonesia. Hal ini dianggap penting untuk memastikan bahwa konsumen dan investor dilindungi dengan baik.

“Kami berharap dapat bekerja sama dengan OJK untuk merumuskan regulasi yang seimbang dan progresif. Regulasi yang tepat akan membantu menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pertumbuhan industri kripto, sambil tetap menjaga integritas dan keamanan pasar,” jelas Yudho.

Selain itu, ASPAKRINDO dan A-B-I juga berkomitmen untuk memberikan edukasi yang lebih baik kepada masyarakat tentang aset kripto dan potensinya. Mereka menyadari pentingnya pemahaman yang lebih baik tentang risiko dan manfaat aset kripto sehingga individu dapat membuat keputusan investasi yang cerdas.

Pertemuan ini diakhiri dengan kesepakatan untuk melanjutkan dialog antara industri aset kripto dan OJK. Kedua belah pihak akan terus berkolaborasi untuk mencapai kesepakatan yang menguntungkan semua pihak dan untuk mengembangkan ekosistem aset kripto yang lebih baik di Indonesia.

“Dengan kolaborasi yang kuat antara pelaku industri dan OJK, diharapkan bisa dapat memperkuat posisi Indonesia dalam industri perdagangan aset kripto secara global. Selain itu, pemahaman yang lebih baik tentang aset kripto di kalangan masyarakat akan membantu menciptakan investor yang lebih cerdas, yang pada gilirannya akan memberikan manfaat jangka panjang bagi ekonomi Indonesia,” tutup Yudho.


Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi.



Sumber : news.tokocrypto.com

Pasar Kripto Naik Setelah Rilis Data Inflasi AS, Bagaimana ke Depannya?

Pasar kripto dan Bitcoin mengalami apresiasi setelah publikasi data inflasi Amerika Serikat pada Rabu (13/9). Respons terhadap data inflasi ini mencerminkan percampuran sentimen jangka pendek dan jangka panjang yang menimbulkan kekhawatiran di kalangan trader dan investor terkait masa depan pasar kripto.

Pada hari Kamis (14/9) lalu, pasar kripto tetap relatif stabil karena statistik inflasi AS terbaru menunjukkan peningkatan yang cukup moderat. Harga barang konsumsi secara umum masih terus meningkat, dan pemerintah belum sepenuhnya berhasil mengendalikan inflasi yang terus tinggi.

Menurut Biro Statistik Tenaga Kerja (BLS), Indeks Harga Konsumen (CPI) telah naik sebesar 3,7% hingga bulan Agustus tahun ini, melebihi sedikit prediksi ekonom sebesar 3,6%. Pada bulan Agustus, indeks ini naik sebanyak 0,6% secara bulanan, terutama karena kenaikan harga bensin. Meskipun data inflasi inti bulanan juga mengalami kenaikan dari 0,2% menjadi 0,3%, data inflasi inti tahunan menunjukkan penurunan dari 4,7% menjadi 4,3%.

Pasca rilis laporan, Bitcoin (BTC) diperdagangkan sekitar US$ 26.270, mengalami kenaikan sebesar 1,6% dalam 24 jam terakhir. Sementara itu, Ethereum (ETH) mengalami peningkatan sebesar 1,9% dan diperdagangkan sekitar US$ 1.620. Data inflasi yang meningkat memberikan sentimen negatif bagi Dolar AS yang sedang mengalami penurunan nilai.

Trader Tokocrypto, Fyqieh Fachrur, menjelaskan penurunan nilai Dolar AS memberikan dorongan positif bagi aset berisiko seperti Bitcoin, karena ada korelasi negatif antara nilai Dolar AS dan harga Bitcoin.

“Dengan meningkatnya data inflasi, kepercayaan terhadap ekonomi Amerika mengalami penurunan. Dalam situasi ini, mayoritas investor mencari alternatif untuk melindungi kekayaan mereka, sehingga aset berisiko menjadi pilihan favorit. Namun, dalam jangka panjang, narasi ini dapat berubah,” kata Fyqieh.

Jangka Panjang

Ilustrasi data inflasi dan Bitcoin. Sumber: Securities.io.
Ilustrasi data inflasi dan Bitcoin. Sumber: Securities.io.

Baca juga: Tingkat Adopsi Kripto di Indonesia Naik, Tanda Pertumbuhan Menjanjikan

Fyqieh melanjutkan pada tingkat jangka panjang, Bitcoin mungkin akan mengalami penurunan kembali karena data inflasi menunjukkan bahwa sebagian besar barang dan jasa pokok mengalami kenaikan harga, yang dapat mengurangi daya beli masyarakat.

“Penurunan kemampuan masyarakat untuk mengeluarkan uang dapat menjadi alasan mengapa harga Bitcoin mungkin turun, karena kebutuhan sehari-hari akan diutamakan daripada berinvestasi. Kondisi ini dapat menyebabkan penurunan volume pembelian dan bahkan munculnya tekanan penjualan saat orang menjual aset kripto mereka untuk memenuhi kebutuhan hidup,” jelas Fyqieh.

Sementara itu, para pelaku pasar saat ini sedang mengantisipasi kemungkinan The Fed untuk mempertahankan suku bunganya pada pertemuan yang dijadwalkan pada 19-20 September mendatang. Menurut CME FED Watch, meskipun data inflasi berada di atas ekspektasi, kemungkinan tidak ada kenaikan suku bunga pada bulan September diperkirakan sebesar 97%. Ekspektasi kenaikan suku bunga pada pertemuan FED bulan November lebih seimbang, dengan angka sekitar 40%.

Kenaikan suku bunga dapat berdampak pada pasar kripto dan aset berisiko lainnya. Meskipun telah terjadi penurunan signifikan sejak bulan Juni, inflasi masih berada di atas target tahunan The Fed sebesar 2%.

Saat ini, pasar kripto mendekati akhir pekan dengan tren naik, dan sikap para investor cenderung lebih condong ke arah akumulasi. Hal ini tercermin dari indeks Fear and Greed yang meningkat dibandingkan dengan awal pekan, berada dalam kategori “Fear,” dengan nilai pada Jumat (15/9) sekitar 45 poin.

Analisis Harga Bitcoin (BTC)

BTC/USDT Daily Time Frame by Fyqieh Fachrur Rossy – TradingView.com.

Baca juga: 28 Altcoin akan Token Unlock Pekan Ini, Waspada Perubahan Harga

Dari segi analisis teknikal, saat ini Bitcoin berusaha untuk keluar dari zona koreksinya yang telah berlangsung sejak awal Agustus 2023. Menurut Fyqieh, ada kemungkinan bahwa jika berhasil keluar dari zona koreksi ini, Bitcoin mungkin hanya akan mengalami kenaikan sementara menuju level sekitar US$ 28.200 sebelum menghadapi potensi penurunan kembali akibat kurangnya sentimen positif.

“Level resistensi terdekat saat ini berada di sekitar US$ 26.755. Namun, BTC terus menguji batas garis tren karena investor merespons harapan Tesla untuk menerima kembali Bitcoin, yang telah membantu meredakan kekhawatiran terkait kemungkinan resesi ekonomi di AS,” ungkap Fyqieh.

Jika Bitcoin berhasil menembus di atas level resistensi US$ 26.755, ini bisa menjadi dukungan untuk pergerakan BTC menuju level US$ 28.000. Meskipun demikian, sentimen bearish masih cukup kuat dan dapat menarik Bitcoin kembali ke garis tren serta level dukungan sekitar US$ 25.506. Perlu diingat bahwa BTC sudah mulai memasuki wilayah overbought.

Selain itu, saat ini volume transaksi masih relatif rendah, dan ada banyak ketidakpastian di pasar kripto, termasuk perihal penjualan aset FTX dalam bentuk Bitcoin. Oleh karena itu, para trader disarankan untuk tetap waspada dan menjalankan manajemen risiko yang bijaksana. Kondisi pasar yang masih rentan terhadap koreksi tiba-tiba karena volume rendah dan tingginya volatilitas menjadikan manajemen risiko yang cermat sangat penting.


Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi.



Sumber : news.tokocrypto.com

Tingkat Adopsi Kripto di Indonesia Naik, Tanda Pertumbuhan Menjanjikan

Indonesia telah menorehkan pencapaian gemilang dalam dunia kripto yang patut dibanggakan. Menurut laporan terbaru dari Chainalysis, tingkat adopsi kripto di Indonesia yang pada tahun 2022 masih berada di peringkat 20, kini telah melonjak tajam ke posisi ke-7 dalam waktu yang relatif singkat.

Dalam metodologi penelitian bertajuk “The 2023 Global Crypto Adoption Index: Central & Southern Asia Are Leading the Way in Grassroots Crypto Adoption” menggabungkan data on-chain dan data dunia nyata untuk mengukur negara-negara yang memimpin dalam adopsi kripto di tingkat grassroots atau di kalangan masyarakat. Chainalysis mencatat bahwa adopsi kripto grassroots di seluruh dunia sedang mengalami penurunan. Meskipun telah terjadi pemulihan yang nyata sejak kelesuan pada akhir tahun 2022, adopsi masyarakat masih jauh dari mencapai puncak sepanjang sejarah.

Adopsi kripto di kawasan Asia telah mengalami perkembangan yang signifikan, terutama di Asia Selatan dan Asia Tenggara. Hal ini tercermin dari peningkatan volume transaksi, daya beli, dan jumlah penduduk di wilayah tersebut. Indonesia menjadi salah satu negara yang sering disebut sebagai salah satu yang mengalami perkembangan aset kripto paling dinamis di dunia.

Tingkat adopsi kripto di Indonesia naik pada tahun 2023. Sumber: Chainalysis.
Tingkat adopsi kripto di Indonesia naik pada tahun 2023. Sumber: Chainalysis.

Baca juga: PayPal Luncurkan Fitur Pembayaran dengan Kripto

CEO Tokocrypto, Yudhono Rawis, melihat peningkatan ini menjadi suatu bukti nyata tentang pertumbuhan aset kripto di Indonesia yang masih terus berjalan ke arah lebih baik, meski pasar sedang lesu. Semakin tingginya adopsi kripto menunjukkan posisi Indonesia telah menjadi pemain utama dalam ekosistem kripto global. Namun, apa yang mendorong pertumbuhan ini, dan apa yang dapat diharapkan di masa depan?

“Salah satu faktor yang mendorong adopsi kripto di Indonesia adalah peningkatan pemahaman masyarakat tentang teknologi blockchain dan kripto. Pendidikan dan informasi yang lebih mudah diakses telah membantu orang-orang di Indonesia untuk lebih memahami manfaat dan potensi kripto. Selain itu, pertumbuhan pesat ekonomi digital, termasuk e-commerce dan fintech, juga telah membuka pintu bagi kripto sebagai salah satu alat pembayaran dan investasi,” kata Yudho.

Lebih mengejutkan adalah pertumbuhan jumlah investor kripto di Indonesia. Meskipun sedang menghadapi bear market, jumlah investor kripto di Tanah Air terus meningkat. Data dari Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) per Juli 2023 mencatat bahwa jumlah investor kripto di Indonesia telah mencapai 17,67 juta orang, meningkat sebanyak 13 ribu orang atau naik 0,74% dibandingkan dengan bulan Juni 2023, yang sebelumnya mencapai 17,54 juta orang.

Namun, meskipun pencapaian ini mengesankan, jika dibandingkan dengan populasi Indonesia yang mencapai 278 juta orang, jumlah investor kripto masih tergolong kecil. “Ini menciptakan peluang besar bagi Indonesia, sebuah negara dengan bonus demografi yang sedang berlangsung dan penetrasi internet yang mencapai lebih dari 70%, untuk menjadi salah satu pusat utama dalam industri aset digital di Asia Tenggara,” terang Yudho.

CEO Tokocrypto, Yudhono Rawis dalam acara Media Gathering pada 9 Agustus 2023. Sumber: Tokocrypto.
CEO Tokocrypto, Yudhono Rawis dalam acara Media Gathering pada 9 Agustus 2023. Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: Arthur Hayes Bocorkan Rahasia: Potensi Harga Bitcoin ke Rp 1 Miliar

Regulasi Jelas

Selain itu, regulasi yang semakin jelas dan pemahaman pemerintah terhadap kripto juga telah membantu meningkatkan kepercayaan masyarakat. Ketika pemerintah memberikan panduan yang lebih jelas tentang bagaimana kripto akan diatur, hal ini dapat mengurangi ketidakpastian dan mendorong lebih banyak orang untuk terlibat dalam ekosistem kripto dengan keyakinan.

Di Indonesia, aset kripto telah diakui sebagai komoditas yang sah, dan pada tahun 2023, sudah ada 501 aset kripto yang sah diperdagangkan di dalam negeri. Langkah ini disambut dengan penuh antusiasme oleh pelaku industri kripto di Tanah Air.

“Regulasi yang jelas merupakan fondasi utama untuk membangun ekosistem kripto yang kuat di Indonesia. Ini adalah tanda positif bagi pelaku industri, dan kami sangat mengapresiasi komitmen pemerintah dalam menciptakan lingkungan yang kondusif untuk pertumbuhan kripto. Dengan upaya bersama dan komitmen yang kuat, Indonesia sepertinya akan terus memimpin dalam adopsi dan perkembangan aset digital di masa depan,” tutur Yudho.

Indonesia juga telah mencatat sejarah sebagai negara pertama yang memiliki ekosistem perdagangan kripto yang lengkap, mencakup investor, pedagang fisik aset kripto, bursa, depository, dan kliring. Keberadaan bursa kripto yang terkemuka di Indonesia menjadi kunci utama dalam membentuk iklim investasi aset digital yang sehat dan aman di dalam negeri. Diharapkan bahwa dengan adanya infrastruktur ini, volume perdagangan kripto akan terus meningkat, membawa dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi nasional.


Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi.



Sumber : news.tokocrypto.com

Potensi Harga Bitcoin ke Rp 1 Miliar

Mantan CEO BitMEX, Arthur Hayes, telah memberikan wawasan menarik tentang masa depan harga Bitcoin dan hubungannya dengan kebijakan suku bunga Federal Reserve AS.

Menurut Hayes, ada korelasi erat antara kebijakan suku bunga The Fed dan nilai Bitcoin. Dia berpendapat bahwa jika Fed memutuskan untuk menurunkan suku bunga, maka Bitcoin bisa saja mencapai angka spektakuler US$ 70.000 atau sekitar Rp 1 miliar dalam waktu singkat.

Pada awalnya, Hayes meramalkan bahwa Fed akan mempertahankan suku bunga rendah setelah krisis perbankan pada bulan Maret, yang akan memungkinkan Bitcoin melambung tinggi. Namun, Fed sebaliknya telah meningkatkan suku bunga sebanyak tiga kali sejak saat itu, dengan fokus pada mengendalikan inflasi.

Hentikan Kenaikan Suku Bunga

Hayes mengakui bahwa banyak ekonom telah berusaha memprediksi kapan Fed akan menghentikan kenaikan suku bunga setelah mengawali prosesnya. Namun, The Fed telah mengambil langkah yang tidak terduga dengan terus menaikkan suku bunga setelah krisis perbankan pada bulan Maret.

Mantan CEO BitMEX, Arthur Hayes. Sumber: Medium.
Mantan CEO BitMEX, Arthur Hayes prediksi harga Bitcoin. Sumber: Medium.

Baca juga: FTX Dapat Restu Pengadilan Jual Aset Kripto, Bitcoin Kok Malah Naik?

Hayes menjelaskan, “Sebelumnya, banyak dari kita berpikir bahwa satu-satunya pilihan The Fed adalah menurunkan suku bunga untuk memulihkan sistem perbankan AS dan memungkinkan Bitcoin mencapai US$ 70.000. Namun, The Fed telah meningkatkan suku bunga tiga kali sejak Maret.”

Menurut Hayes, alasan mengapa Bitcoin belum mencapai US$ 70.000 setelah bulan Maret adalah karena perhatian publik lebih tertuju pada langkah-langkah Fed dalam menaikkan suku bunga daripada pada masalah penurunan inflasi.

Harga Bitcoin Menarik

Dia menjelaskan bahwa Bitcoin memiliki hubungan positif dengan kebijakan FED dan faktor makro ekonomi lainnya. Saat ini, suku bunga riil (yang merupakan hasil Treasury AS 2 Tahun dikurangi pertumbuhan PDB nominal) mengindikasikan sinyal positif akan datangnya kenaikan Bitcoin.

Terakhir, Arthur Hayes menyimpulkan bahwa Bitcoin merupakan alternatif yang sangat menarik bagi masyarakat karena menyediakan opsi yang lebih baik dibandingkan sistem perbankan dan investasi tradisional.

Dengan pasokan terbatas sebesar 21 juta dan jaringan pembayaran yang cepat, Bitcoin menjadi pilihan yang logis bagi individu yang ingin berinvestasi di masa depan.


Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi.



Sumber : news.tokocrypto.com

FTX Dapat Restu Pengadilan Jual Aset Kripto, Bitcoin Kok Malah Naik?

Bursa kripto yang bangkrut, FTX, telah menerima izin pengadilan AS pada hari Rabu (13/9) untuk melikuidasi aset kripto yang dimilikinya. Ini adalah sebuah langkah yang menurut perusahaan akan memungkinkannya membayar pelanggan dalam dolar AS dan meminimalkan risiko terkait volatilitas harga di pasar kripto.

Hakim John Dorsey menyetujui proposal FTX pada sidang pengadilan di Wilmington, Delaware, mengizinkan FTX untuk menjual aset kripto hingga US$ 100 juta per minggu dan mengadakan perjanjian lindung nilai dan staking yang akan memungkinkan FTX meminimalkan risiko volatilitas harga, serta mendapatkan keuntungan pasif pendapatan dari aset kripto yang lebih umum seperti Bitcoin dan Rter.

Permintaan FTX didukung oleh komite resmi yang ditunjuk untuk mewakili pelanggannya dalam kebangkrutan, dan oleh komite ad hoc yang mewakili pelanggan non-AS yang memiliki simpanan di bursa internasional FTX.com.

Dampak ke Pasar Kripto

Selama sidang, Dorsey mengesampingkan kekhawatiran yang diajukan oleh dua pelanggan FTX yang mengatakan penjualan FTX dapat menyebabkan jatuhnya harga kripto dan bahwa FTX mungkin tidak memiliki semua kripto yang disimpan di akunnya.

market aset kripto
Ilustrasi market aset kripto.

Baca juga: Bitcoin Kembali di Atas Rp 400 Juta Setelah Rilis Data Inflasi CPI AS

FTX mengatakan dalam pengajuan pengadilan bahwa mereka sangat menyadari risiko bahwa upayanya untuk melikuidasi koin dapat menggerakkan pasar kripto. Dikatakan bahwa pihaknya telah mempekerjakan perusahaan kripto AS, Galaxy sebagai penasihat investasi untuk mengelola risiko bahwa “kebocoran informasi” akan menyebabkan aktivitas short-selling dan penurunan tajam harga kripto.

Dorsey mengizinkan FTX untuk meningkatkan kecepatan likuidasi hingga US$ 200 juta per minggu, jika kedua komite kreditur setuju.

FTX mengatakan dalam pengajuan pengadilan hari Senin (11/9) bahwa mereka memiliki US$ 3,4 miliar dalam kripto, termasuk US$ 1,16 miliar dalam Solana, US$ 560 juta dalam Bitcoin, dan US$ 192 juta dalam Ethereum.

FTX mengajukan kebangkrutan pada November 2022 setelah adanya klaim bahwa mereka menyalahgunakan dan kehilangan simpanan kripto pelanggan senilai miliaran dolar. FTX telah memulihkan lebih dari US$ 7 miliar aset untuk membayar kembali pelanggan.

Harga Bitcoin Naik

Grafik 1 jam BTC/USDT. Sumber: TradingView.
Grafik 1 jam BTC/USDT. Sumber: TradingView.

Baca juga: Dua Kripto Ini Bakal Naik di Atas 10% pada Pekan Ini, Simak Analisisnya

Sebelum keputusan ini resmi keluar, investor kripto memulai minggu ini dengan gelisah tentang kehancuran pasar yang akan segera terjadi karena FTX melepaskan kepemilikan kripto senilai US$ 3,4 miliar. Tapi para analis mengatakan kekhawatiran tersebut kemungkinan besar berlebihan.

Dilaporkan CoinDesk, Kepala Riset FalconX, David Lawant menunjukkan bahwa simpanan kripto FTX adalah investasi ventura dengan penguncian yang mencegah penjualan aset, dan juga akan ada batasan pada penjualan aset, sehingga mengurangi dampak pasar. “Kemungkinan besar reaksi terhadap potensi penjualan FTX dilebih-lebihkan dan pasar menjadi tenang sejak saat itu,” ujar Lawant.

Jeff Dorman, kepala investasi di perusahaan investasi aset digital Arca, mengatakan bahwa pelaku pasar pada awalnya bereaksi berlebihan terhadap potensi dampak penjualan. “Cara pembuat pasar dan pedagang kripto menjalankan pasokan FTX menunjukkan kesalahpahaman total tentang cara kerja proses penjualan sindikasi,” kata Dorman.


Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi.



Sumber : news.tokocrypto.com

Bitcoin Kembali di Atas Rp 400 Juta Setelah Rilis Data Inflasi CPI AS

Harga Bitcoin (BTC) terpantau naik pada Kamis (14/9) pagi dan diperdagangkan di atas US$ 26.000 atau sekitar Rp 400 juta mengikuti rilisnya data inflasi AS terbaru bulan Agustus 2023. Aset kripto terbesar di dunia ini memperoleh kembali level dukungan US$ 26.000 pada Rabu (13/9) sore dan menyentuh level tertinggi harian di atas US$ 26.370 pada Kamis pagi dini hari.

Meskipun berhasil merebut kembali batas utama US$ 26.000, momentum Bitcoin tampaknya telah melemah pada hari Selasa (12/9), namun “masih cukup kuat untuk mempertahankan sebagian besar dari apa yang diperoleh kembali setelah pemantulan,” Keith Alan, Co-founder Material Indicators dikutip Forkast News.

Bitcoin masih menghadapi berbagai resistensi teknis, termasuk “death cross” antara rata-rata pergerakan sederhana 50 hari dan 200 hari – yang saat ini berada di US$ 27.444 dan US$ 27.670. Serta rata-rata pergerakan 100 hari pada US$ 28.292 yang menguraikan batas atas kisaran, menurut Alan.

Grafik 1 jam BTC/USDT. Sumber: TradingView.
Grafik 1 jam BTC/USDT. Sumber: TradingView.

Baca juga: Ini Jumlah Bitcoin yang Dibutuhkan untuk Beli iPhone 15 Baru

Sementara, Ethereum (ETH) juga naik untuk mendapatkan kembali level US$ 1.600 atau sekitar Rp 24 juta, tetapi masih diperdagangkan 1,64% lebih rendah dalam tujuh hari terakhir. Kripto teratas kedua mencapai level tertinggi 24 jam di US$ 1.619.11 pada Selasa malam.

Semua 10 token kripto non-stablecoin teratas lainnya naik, dengan Solana (SOL) menjadi ujung tombak para pemenang dengan kenaikan 24 jam lebih dari 2%.

Data Inflasi AS

Reli ‘tipis’ pasar kripto tersebut mengikuti rilis indeks harga konsumen (CPI) AS pada hari Rabu (13/9), yang menunjukkan percepatan tingkat inflasi tahunan pada bulan Agustus, sementara CPI inti yang tidak termasuk harga pangan dan energi menunjukkan perlambatan. Saham berjangka AS diperdagangkan lebih tinggi, setelah Wall Street ditutup bervariasi pada hari Rabu.

(CPI) bulan Agustus naik 0,6%, sejalan dengan ekspektasi ekonom sebesar 0,6% dan naik dari 0,2% di bulan Juli. Pada basis tahun-ke-tahun, inflasi CPI naik menjadi 3,7% dibandingkan perkiraan sebesar 3,6% dan dari 3,2% pada bulan sebelumnya.

CPI inti – yang tidak termasuk biaya pangan dan energi – naik 0,3% dibandingkan ekspektasi ekonom sebesar 0,2% dan dibandingkan 0,2% pada bulan sebelumnya. Pada basis tahun-ke-tahun, CPI inti turun menjadi 4,3%, sejalan dengan perkiraan ekonom dan turun dari 4,7% pada bulan Juli.

Ilustrasi inflasi AS. Foto: Reuters.
Ilustrasi inflasi AS. Foto: Reuters.

Baca juga: Bagaimana Teknologi Blockchain Akan Mengubah Industri Perbankan

The Fed menggunakan CPI, Indeks Pengeluaran Konsumsi Pribadi, dan data tenaga kerja AS untuk menginformasikan keputusan kebijakan suku bunganya. Bank sentral akan bertemu minggu depan untuk memutuskan apakah akan menaikkan suku bunga untuk mengembalikan inflasi tahunan menjadi 2%.

Sentimen FTX

Harga Bitcoin dan Ether sempat anjlok pada Kamis pagi waktu setempat di Asia setelah bursa kripto FTX yang bangkrut menerima persetujuan pengadilan untuk menjual aset kripto senilai US$ 3,4 miliar. Penjualannya dibatasi hingga US$ 100 juta per minggu, yang dapat diperpanjang hingga US$ 200 juta.

Kepemilikan kripto FTX saat ini termasuk US$ 1,16 miliar dalam SOL Solana dan US$ 560 juta dalam Bitcoin, menurut pengajuan pengadilan pada hari Senin.

Meskipun ada likuidasi FTX, harga kripto sebagian besar tetap stabil. Semua 10 kripto non-stablecoin teratas lainnya membukukan keuntungan dalam 24 jam terakhir. SOL memimpin kenaikan, yang naik 2,70% menjadi US$ 18,43 tetapi kehilangan 6,70% untuk minggu ini.


Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi.



Sumber : news.tokocrypto.com

Laporan Inflasi CPI AS Rilis, Akankah Dorong Bitcoin ke Rp 430 Juta?

Biro Statistik Tenaga Kerja AS akan merilis data inflasi Indeks Harga Konsumen (CPI) bulan Agustus 2023 pada hari Rabu (13/9). Akankah harga Bitcoin (BTC) menguat?

CPI adalah indeks utama yang mengukur perubahan harga selama periode waktu tertentu. Data tersebut mengukur kenaikan atau penurunan harga yang dibayarkan oleh konsumen perkotaan setiap bulan untuk sejumlah pasar barang dan jasa konsumen.

Di masa lalu, laporan data inflasi yang menggembirakan telah memicu harga Bitcoin (BTC).

Data Inflasi

Pasar keuangan telah menunjukkan tanda-tanda antisipasi terhadap sikap The Fed yang mengharuskan mempertahankan suku bunga tetap tinggi dalam konteks data ekonomi yang kuat. Oleh karena itu, investor akan mencermati rilis data CPI bulan Agustus, untuk dapat menilai keputusan bank sentral mendatang pada pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) yang dijadwalkan antara 19-20 September 2023.

Biro sebelumnya telah melaporkan bahwa pada bulan Juli 2023, CPI untuk seluruh konsumen perkotaan meningkat 0,2%, disesuaikan secara musiman, dan naik 3,2% selama 12 bulan terakhir, tidak disesuaikan secara musiman.

Data inflasi AS guncang pasar, Bitcoin dan Ethereum jatuh. Foto: Reuters.
Data inflasi AS guncang pasar, Bitcoin dan Ethereum jatuh. Foto: Reuters.

Baca juga: 28 Altcoin akan Token Unlock Pekan Ini, Waspada Perubahan Harga

Sebagai perbandingan, ekspektasi pasar yang lebih luas adalah bahwa CPI untuk bulan Agustus meningkat sebesar 0,6%, sedangkan inflasi umum untuk bulan Agustus diperkirakan akan mencapai sekitar 3,6% year-on-year.

Suku Bunga Stabil?

CME FedWatch Tool, yang mengukur kemungkinan bahwa Fed akan mengubah suku bunga target Federal pada pertemuan FOMC mendatang, menunjukkan peluang sebesar 93% untuk suku bunga tetap stabil di level 525-550 bps pada bulan September dan hanya peluang suku bunga tersisa sebesar 56,4%. stabil pada pertemuan bulan November.

Sementara itu, masih harus dilihat apakah harga Bitcoin akan mengalami reli setelah rilis data CPI jika pencatatan inflasi sesuai dengan yang diharapkan. Sebelumnya, CoinGape melaporkan bahwa harga BTC memiliki US$ 28,168 atau sektiar Rp 430 Juta sebagai level resistensi.

Pada jangka waktu harian, harga telah bergulat dengan level dukungan US$ 25.000 selama beberapa waktu sekarang. Ini telah menolak harga sekali lagi, dan pasar tampaknya menargetkan rata-rata pergerakan 50 hari dan 200 hari.

Grafik harian BTC/USDT. Sumber: TradingView.
Grafik harian BTC/USDT. Sumber: TradingView.

Baca juga: PayPal Luncurkan Fitur Pembayaran dengan Kripto

Indikator-indikator ini akhirnya menunjukkan persilangan bearish di sekitar US$ 28.000, dengan 50 hari turun di bawah 200 hari. Ini adalah sinyal pergeseran tren negatif yang kuat, dan harga akhirnya mungkin menembus di bawah US$ 25.000 dan bahkan turun menuju US$ 20.000.

Dalam jangka waktu 4 jam, segalanya terlihat sedikit lebih baik untuk BTC. Harga telah membentuk pola wedge jatuh yang besar dengan batas bawah terletak di level dukungan US$ 25.000. Harga saat ini sedang tren menuju garis tren yang lebih tinggi dari pola tersebut, dan jika terjadi penembusan bullish, kemungkinan besar akan terjadi kenaikan kembali ke zona resistensi US$ 30.000.

Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi.



Sumber : news.tokocrypto.com

PayPal Luncurkan Fitur Pembayaran dengan Kripto

Raksasa pembayaran online global, PayPal telah mengumumkan fitur baru yang memungkinkan perusahaan atau klien mereka yang bergerak di bidang web3 dapat menerima pembayaran aset kripto dari pelanggan di Amerika Serikat.

Fitur tersebut, yang disebut PayPal On and Off Ramps, merupakan integrasi dengan layanan PayPal yang sudah ada, yang memungkinkan konsumen AS untuk membeli dan menjual kripto yang didukung PayPal.

PayPal On dan Off Ramps akan memungkinkan wallet, dApps, dan marketplace NFT berintegrasi dengan platform pembayaran PayPal, memberikan pelanggan cara yang cepat dan lancar untuk membeli dan menjual kripto di AS. Fitur ini juga akan mendapatkan manfaat dari manajemen penipuan, penagihan balik, dan kontrol serta alat keamanan sengketa PayPal.

Adopsi Kripto

Ilustrasi pembayaran kripto. Sumber: Shutterstock.
Ilustrasi pembayaran kripto. Sumber: Shutterstock.

Baca juga: Harga Bitcoin Turun, Pasar Pertimbangkan Kemungkinan Likuidasi FTX

Menurut PayPal, klien Web3 dapat memanfaatkan fitur ini dengan terhubung ke pengalaman pembayaran PayPal yang andal dan mengembangkan basis pengguna mereka. Selain itu, pengguna wallet kripto di AS dapat mengonversi kripto mereka menjadi USD langsung dari wallet ke saldo PayPal, sehingga mereka dapat berbelanja, mengirim, menyimpan, atau mentransfer ke bank atau kartu debit mereka.

“Dengan menambahkan Off Ramps, pengguna dompet kripto di AS dapat mengonversi kripto mereka menjadi USD langsung dari dompet ke saldo PayPal sehingga mereka dapat berbelanja, mengirim uang, menyimpan, atau mentransfer ke kartu debit atau debit mereka,” sebut pengumuman PayPal.

PayPal On dan Off Ramps sekarang tersedia untuk pedagang web3 dan tersedia di MetaMask, salah satu dompet kripto dan ekstensi browser paling populer.

Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi.



Sumber : news.tokocrypto.com