Pasar kripto cenderung bergerak datar, namun sejumlah aset diyakini memiliki peluang bullishuntuk mengalami kenaikan harga hingga 15% pada pekan ini. Analisis kripto yang memiliki potensi bullish akan dibahas dalam edisi terbaru dari video Sinyal NGOBRAS, dibawakan oleh Trader Tokocrypto, Fyqieh Fachrur.
Secara keseluruhan, video terbaru dari Sinyal NGOBRAS memberikan pandangan mendalam tentang beberapa aset kripto yang memiliki potensi kenaikan harga, seperti Aptos (APT), SPACE ID (ID) hingga Trust WalletToken (TWT). Namun, sangat disarankan untuk selalu melakukan analisis dan penelitian komprehensif sebelum membuat keputusan investasi, terutama di pasar kripto yang dikenal dengan volatilitasnya.
Dalam video ini, Fyqieh akan menyajikan analisis teknikal dan juga mempertimbangkan faktor-faktor fundamental yang dapat mempengaruhi performa aset kripto yang dibahas. Tidak hanya itu, berbagai berita terbaru seputar dunia kripto dan teknologi blockchain juga akan dibahas.
Daftar aset dalam video ini tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi atau saran keuangan. Penelitian mendalam tentang token atau koin yang dibicarakan dalam video Sinyal NGOBRAS tetaplah penting. Konten video ini hanya dimaksudkan sebagai panduan informasi dan tidak boleh diartikan sebagai rekomendasi investasi. Selalu bijaksana dalam melakukan riset independen sebelum mengambil keputusan investasi.
Perlu diingat bahwa pasar kripto sangatlah dinamis dan penuh fluktuasi. Meramalkan potensi kenaikan harga suatu aset kripto harus dilakukan dengan sangat hati-hati, dan keputusan investasi sebaiknya didasarkan pada penelitian mendalam dan pemahaman menyeluruh tentang situasi pasar serta proyek-proyek terkait.
Untuk melihat lebih lengkap analisis aset kripto yang potensi bullish hingga kenaikan harga capai 15% bisa simak video di bawah ini:
Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.
DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi.
Pasar kripto telah mengalami banyak pasang surut, tetapi tidak ada yang diantisipasi seperti halving Bitcoin. Ini adalah peristiwa yang secara historis memengaruhi harga BTC di masa depan.
Saat peristiwa halving berikutnya pasokan Bitcoin akan berkurang separuhnya pada tahun 2024, spekulasi marak, dengan berbagai pakar industri berbagi perkiraan mereka. Satu sentimen umum menggemakan prediksi bahwa Bitcoin akan mencapai angka US$ 100.000 sebelum peristiwa penting ini. Mungkinkah?
Dikutip BeInCrypto, Riot Platforms, salah satu pemain kunci dalam industri penambangan Bitcoin, memberikan panduan ekspansi setelah tahun 2023. Dengan fasilitas penambangan dan hosting Bitcoin terbesar di Amerika Utara, perusahaan bertujuan untuk meningkatkan kapasitas penambangannya menjadi 20,1 EH/s pada pertengahan 2024. Ini juga memproyeksikan ekspansi lebih lanjut menjadi 35,4 EH/s pada akhir tahun yang sama.
“Perjanjian tersebut menyediakan pengiriman penambang baru mulai Desember 2023, dengan penyebaran penambang direncanakan akan dimulai pada Q1 2024. Setelah penyebaran penuh dari 33.280 penambang yang dipesan, yang diperkirakan akan selesai pada pertengahan 2024, hash rate penambangan mandiri Riot kapasitas diharapkan meningkat menjadi 20,1 EH/s,” bunyi pengumuman tersebut.
Jika Platform Riot berhasil, itu akan muncul sebagai perusahaan penambangan Bitcoin teratas, melampaui saingan Marathon Digital Holdings dan CleanSpark.
Tingkat hash jaringan Bitcoin keseluruhan dapat meningkat secara signifikan karena pemain yang lebih besar memperluas kapasitas mereka. Persaingan yang meningkat untuk hadiah blok karena tingkat hash yang lebih tinggi, pada gilirannya, dapat berdampak pada profitabilitas penambang . Terutama pasca-separuh, ketika hadiah blok dipotong setengah.
Sebuah laporan baru-baru ini oleh Seeking Alpha menunjukkan bahwa separuh Bitcoin tahun 2024 akan mendorong biaya operasional rata-rata untuk menambang setiap BTC menjadi antara US$ 30.000 dan US$ 60.000 dan mengurangi pendapatan penambangan sebesar 50%.
Dengan nilai Bitcoin tercatat tertinggi sekitar US$ 69.000, penurunan pendapatan yang signifikan dapat membahayakan banyak penambang Bitcoin.
“Kami tidak melihat cara apa pun di mana sektor Bitcoin bisa keluar tanpa cedera. Bahkan dengan 35 EH/s RIOT yang ambisius, model kami menunjukkan bahwa Bitcoin perlu diperdagangkan di atas $98.000 untuk membenarkan penilaian RIOT saat ini (pasca-separuh),” tulis laporan tersebut.
Prediksi Harga
Banyak pakar industri juga berbagi keyakinan bahwa Bitcoin akan mencapai US$ 100.000 atau sekitar Rp 1,5 miliar di antara waktu separuh tahun 2024. Misalnya, Adam Back, CEO Blockstream, berdiri teguh di belakang keyakinan bahwa Bitcoin akan memecahkan rekor sebelumnya.
Dia memperkirakan BTC mencapai harga lebih dari US$ 100.000 sebelum Bitcoin berikutnya berkurang setengahnya. Memang, Back, salah satu dari sedikit orang yang dikutip oleh Satoshi Nakamoto di kertas putih Bitcoin, sangat yakin dengan prediksinya sehingga dia bersedia mempertaruhkan uang untuk hasil ini.
Pertumbuhan Harga Bitcoin per Halving. Sumber: Blockware Solutions.
“Taruhan aktif: Saya bertaruh Bitcoin mencapai atau melebihi $100rb antara sekarang dan setengahnya dengan [Vikingo] 1 juta sat untuk pemenang,” kata Back.
Dan dia tidak sendirian dalam pandangan bullish ini. Samson Mow, CEO Jan3, berbagi sentimen, mengharapkan rekor harga Bitcoin sebelum halving, bukan setelahnya.
Menambah Standard Chartered prediksi harga BTC, yang telah merevisi prediksi Bitcoin-nya menjadi US$ 120.000 pada akhir tahun 2024. Dasar pemikiran perusahaan perbankan internasional bergantung pada peningkatan profitabilitas penambang per BTC yang ditambang, yang mengakibatkan penurunan penjualan BTC dan lonjakan harga BTC berikutnya.
Perspektif ini menggarisbawahi anggapan bahwa penambang dapat memenuhi biaya dengan menjual lebih sedikit BTC karena harga Bitcoin melonjak. Akibatnya, mempertahankan lebih banyak BTC untuk mengantisipasi kenaikan harga di masa mendatang.
Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.
DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi.
Platform perdagangan kripto terkemuka di Indonesia, Tokocrypto, dengan bangga mengumumkan bahwa pangsa pasarnya telah meningkat secara signifikan sejak awal tahun 2022.
Berdasarkan dua sumber, yang pertama riset dilakukan oleh CoinGecko Juni 2023, Tokocrypto berhasil mencatat lonjakan pangsa pasar dari 23,4% pada awal tahun 2022 menjadi 43% hingga Juni 2023, menjadikan platform ini sebagai local exchange terbesar di Indonesia. Kedua, berdasarkan data CoinMarketCap, sepanjang Januari sampai Juni 2023 Tokocrypto selalu unggul dibandingkan dua pemain besar lainnya.
Tokocrypto berkomitmen untuk memberikan layanan berkualitas tinggi kepada para pengguna dan membangun ekosistem kripto yang kuat di Indonesia. CEO Tokocrypto, Yudhono Rawis, mengatakan keberhasilan raihan ini berkat dedikasi dan upaya berkelanjutan dalam memberikan pengalaman perdagangan kripto terbaik bagi para pengguna di Tanah Air.
Berbicara tentang perjalanan perusahaan,Yudho menyoroti beberapa momen penting yang mengubah arah perusahaan di akhir tahun 2022. Melalui aksi korporasi yang strategis, Tokocrypto berhasil memperkuat struktur organisasinya.
“Fokus utama Tokocrypto saat ini adalah untuk membangun strategi bisnis yang kuat dan tetap menjadi nomor satu dalam hal volume perdagangan di pasar lokal. Kami telah mengarahkan kembali bisnis yang mendasar, dan ini terlihat dari angka profit dalam beberapa bulan di paruh pertama tahun ini. Jadi, dapat kami katakan bahwa, kami berada di jalur yang tepat untuk mencapai tujuan kami,” kata Yudho.
CEO Tokocrypto, Yudhono Rawis dalam acara Media Gathering pada 9 Agustus 2023. Sumber: Tokocrypto.
Yudho menjelaskan dengan lebih dari 3 juta pengguna terdaftar, Tokocrypto telah mencatat prestasi mengesankan dengan rata-rata volume transaksi perdagangan kurang lebih US$ 300 juta per bulan sepanjang semester I 2023. Tokocrypto telah bertanggung jawab sebagai entitas yang mengenakan pajak pada transaksi aset kripto. Periode Januari-Mei 2023, jumlah total pajak yang telah disetorkan ke Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan dari transaksi para pengguna mencapai Rp 42,4 miliar.
Tokocrypto menawarkan sejumlah besar aset kripto yang terdaftar, dengan lebih total 350 aset yang dapat diperdagangkan. Dengan begitu banyak pilihan, pengguna dapat dengan mudah menyusun portofolio yang sesuai dengan tujuan investasi mereka.
“Pada kuartal kedua 2023, kami mulai meningkatkan komunikasi dengan pelanggan dan pasar dengan sangat baik. Kami juga berkolaborasi dengan lembaga keuangan, dimulai dengan perbankan dan akan lebih banyak lagi kolaborasi ke depan, seperti dengan e-commerce, F&B dan media group,” jelas Yudho.
Dorong Pertumbuhan
Tokocrypto menunjuk Wan Iqbal sebagai Chief Marketing Officer (CMO) adalah langkah strategis lainnya yang sejalan dengan semangat untuk memberikan layanan yang lebih agresif dan unggul bagi para pengguna melalui strategi pemasaran yang inovatif, memperkuat brand, serta mendorong adopsi aset digital dan kripto di Indonesia.
Porsi usia pengguna Tokocrypto cukup bervariasi, dengan sebagian besar pengguna berusia antara 18-30 tahun (56,7%), 31-45 tahun (33,9%), 46-55 tahun (9,4%). Saat ini, pengguna sudah menyebar di seluruh Indonesia, namun mayoritas masih berada kota-kota besar seperti di Jabodetabek, Jawa dan Bali.
“Hal ini menjadi tantangan sekaligus peluang bagi kami untuk terus memperkenalkan aset digital dan kripto ke kota-kota lainnya, pada periode Januari sampai Juni 2023, kami telah menjangkau lebih dari 27.000 orang di 22 kota di Indonesia,” kata Iqbal.
Dalam meningkatkan kenyamanan dan pengalaman pengguna, ada sejumlah fitur baru di dalam platform di antaranya, mulai dari Bukti Pajak, Profit and Loss, Easy Buy/Sell, layanan customer support 24/7 Live Chat, Price Alert dan peluncuran IDR. Berbagai fitur yang dihadirkan akan mendorong pengguna untuk mitigasi potensi risiko dan keuntungan lebih baik.
(ki-ka) CMO Tokocrypto, Wan Iqbal dan CEO Tokocrypto, Yudhono Rawis dalam acara Media Gathering pada 9 Agustus 2023. Sumber: Tokocrypto.
Untuk memastikan keamanan dan transparansi, Tokocrypto juga sudah merilis Proof of Reserve (PoR) atau Bukti Cadangan yang diaudit secara akurat. Perusahaan menyadari pentingnya kepercayaan pengguna dalam menghadapi industri yang dinamis dan berkembang pesat seperti aset kripto. Dengan cara ini, pengguna dapat memastikan bahwa dana mereka disimpan secara utuh 1:1 dan dapat diverifikasi.
“Hingga semester 1 2023 Tokocrypto menjadi exchange no. 1 di Indonesia dengan volume perdagangan terbesar dan memiliki pencapaian lainnya; Lebih dari 400.000 pengguna aktif setiap bulannya, total mobile apps download yang mencapai 4 juta dari sejak pertama diluncurkan dan menjadi komunitas terbesar di kanal telegram,” jelas Iqbal.
Berbagai program lain untuk meningkatkan edukasi, menjangkau lagi masyarakat untuk mengenal aset kripto di mana ini juga harus diimbangin dengan memberikan benefit baik langsung dan tidak langsung. Di antaranya; kelas kripto gratis setiap minggunya bersama trader profesional, OBRAS (Obrolan Bersama Komunitas) yang diselenggarakan di kota-kota diluar pulau Jawa, Web3 on Campus bersama IDNFT yang diselenggarakan di Universitas ternama di Indonesia,” tutup Iqbal.
Pasar kripto dan Bitcoin masih dalam sentimenbearish memulai pekan ke-3 Agustus ini. BTC berada di bawah tekanan pada Senin (14/8) pagi ini. Sentimen yang menghambat laju pasar salah satu utamanya adalah ketidakpastian SEC terhadap aplikasi ETF tetap menjadi penghalang.
Trader Tokocrypto, Fyqieh Fachrur, menjelaskan BTC memperpanjang penurunan beruntun pada hari Senin pagi pukul 09.00 WIB, turun 0,54% berada di level US$ 29.284 dalam 24 jam terakhir.
“Ketidakpastian ETF Spot BTC dan aktivitas SEC terus membebani selera pembeli. Indikator teknis jangka pendek tetap bearish, menandakan pengembalian di bawah US$ 28.500,” kata Fyqieh.
Kabar penundaan persetujuan SEC terhadap ETF Bitcoin spot oleh Ark Investment Management (ARK) yang dipimpin Cathie Wood pada Jumat (11/8) lalu membuat pelaku pasar kembali memikirkan rencana investasinya. Ada kemungkinan besar pengajuan aplikasi lainnya dari perusahaan seperti, BlackRock dan Fidelity juga akan mengalami penundaan. SEC belum mengomentari aplikasi ETF BTC spot lainnya.
Di samping itu, kabar yang menyebutkan SEC tidak akan menyetujui ETF Bitcoin Spot juga membuat pelaku pasar kurang bergairah. Mantan Kepala SEC, John Reed Stark memberikan pendapat tentang SEC saat ini mungkin tidak menyetujui aplikasi ETF BTC karena berbagai alasan kuat. Stark menekankan potensi perubahan peraturan yang signifikan dalam lanskap kripto akan terjadi setelah pemilu AS 2024 mendatang.
Menurut Fyqieh, dalam kondisi ketidakpastian ini, para investor dan pelaku pasar di pasar kripto perlu tetap waspada terhadap pergerakan harga dan berbagai kabar terkait regulasi.
“Pasar kripto tetap menjadi sorotan global dan faktor-faktor seperti berita terkait ETF Bitcoin spot dan keputusan SEC akan terus mempengaruhi harga dan sentimen pasar dalam waktu yang akan datang,” jelasnya.
Sementara dari ekonomi makro, Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan bahwa Indeks Harga Produsen (PPI) meningkat 0.3% (month-over-month) pada bulan Juli 2023. Pertumbuhan tersebut lebih tinggi daripada data bulan Juni maupun estimasi pasar.
Kenaikan inflasi produsen tersebut kemungkinan tak cukup untuk mendesak The Fed menaikkan suku bunga lebih lanjut pada September, sehingga ekspektasi bunga saat ini tetap sama dengan seusai pengumuman FOMC terakhir. Namun, ada kemungkinan The Fed menaikkan bunga lagi pada akhir tahun jika data-data inflasi lain juga meningkat dalam periode-periode mendatang.
Sentimen Pekan Ini
Untuk pekan ini, pelaku pasar juga harus mencermati The Fed akan mengumumkan risalah rapat FOMC Juli pada Kamis (17/8) dini hari. Risalah ini diharapkan bisa memberi petunjuk lebih kepada pelaku pasar mengenai kebijakan suku bunga The Fed ke depan.
Dalam rapat FOMC bulan lalu, The Fed menaikkan suku bunga sebesar 25 bps menjadi 5,25-5,5% dan memberi sinyal akan ada kenaikan suku bunga ke depan. Risalah FOMC diharapkan bisa memberi tahu lebih jelas langkah The Fed ke depan dan sikapnya bisa menggerakan pasar kripto.
“Selanjutnya, Dolar AS juga mengokohkan posisinya di pasar forex, meskipun tak ada terobosan baru. Indeks Dolar (DXY) juga kembali menguat sebesar 0,15%, berada di level 103. Penguatan harga pagi ini sedikit berpengaruh pada sentimen pasar kripto. Fear and Greed Index turun empat poin, ditutup pada level 50 dengan kategori Neutral,” tutup Fyqieh.
Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.
DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi.
Pasar kripto masih terpantau flat atau sideways menjelang akhir pekan ke-2 Agustus 2023. Padahal di pekan ini ada sentimen data inflasi AS bulan Juli yang dirilis, tapi tampaknya tidak terpengaruh.
Harga Bitcoin (BTC) bahkan masih berada di zona merah pada Jumat (11/8) pagi, jatuh di bawah ambang batas US$ 29.500. Ethereum (ETH) juga turun sementara 10 kripto teratas CoinMarketCap diperdagangkan beragam.
Trader Tokocrypto, Fyqieh Fachrur, menjelaskan pelaku pasar tampaknya merasa ada sinyal untuk langsung melakukan aksi saat angka inflasi AS terbaru dirilis. Data tersebut menunjukkan pertumbuhan inflasi dalam jumlah sedang dan sedikit sesuai dengan prediksi para ekonom. Pada bulan Juli, inflasi naik 0,2%, dan inflasi inti, tidak termasuk makanan dan energi, naik 0,2%. Alhasil, inflasi year-over-year naik ke 3,2%, dan inflasi inti naik 4,7%.
“Seharusnya ini menjadi potensi yang mengarah ke kemungkinan penghentian atau bahkan penurunan kenaikan suku bunga The Fed pada bulan September mendatang. Data CPI ini adalah salah satu yang penting, yang menandakan bahwa kemungkinan besar berada di akhir kurva kenaikan dari The Fed,” ungkap Fyqieh.
Investor Menunggu
Menurut ungkap Fyqieh, pelaku pasar saat ini, khususnya di AS masih tergoda dengan Money Market Fund (MMF) yang capai rekor tertinggi capai 5%. MMF adalah pasar uang yang di dalamnya ada obligasi dan SBN, jika mengalami kenaikan, maka pelaku pasar akan beralih karena percaya lebih menguntungkan daripada high risk aset, seperti kripto.
Di samping itu, masih ada faktor penghambat laju pasar kripto lainnya. Mulai dari investor sekarang harus memeriksa data Indeks Harga Produsen (PPI) AS yang dirilis Jumat malam nanti sebagai ukuran utama lain dari inflasi.
“Melihat perkiraan PPI akan ada kenaikan artinya benar inflasi naik. Jika PPI naik, maka Indeks dolar AS (DXY) naik, maka ada kemungkinan pasar kripto akan koreksi,” katanya.
Ilustrasi Bitcoin Fear and Greed Index pada Jumat, 11 Agustus 2023. Sumber: Alternative.me.
Sentimen lainnya adalah investor sedang menatap tenggat waktu untuk aplikasi ETF Bitcoin spot dari BlackRock dan ARK Investment yang jatuh pada tanggal 12 dan 13 Agustus. Meski kemungkinan akan ada perpanjangan waktu, tapi keputusan SEC akan dinanti dan berpengaruh pada pergerakan pasar kripto.
Penurunan pasar kripto pagi ini berdampak negatif pada sentimen pelaku pasar. Berdasarkan Bitcoin Fear and greed index turun dua poin dibanding hari Kamis (10/8) lalu. Saat ini berada pada level 51, sehari sebelumnya ada di 53 poin dengan kategori Neutral. Ini mengindikasi ada keraguan dari investor dan trader untuk terjun ke pasar.
“Meskipun pasar cenderung bergerak mendatar. Situasi seperti ini bisa menjadi pertanda untuk melakukan dollar-cost averaging (DCA) bulanan, terutama menjelang bulan September,” terang Fyqieh.
Analisis HargaBitcoin
BTC/USDT 4H Time Frame by Fyqieh Fachrur Rossy – TradingView.com.
Akhir-akhir ini, harga Bitcoin mengalami konsolidasi yang cukup lama dengan pergerakan sideways. Saat ini, kita melihat bahwa harga Bitcoin telah mendapatkan dukungan kuat di sekitar US$ 29.500 dan belum menembus level support tersebut.
“Jika harga terus berada di atas US$ 29.500, ada kemungkinan Bitcoin akan mengalami kenaikan menuju resisten terdekat di sekitar US$ 30.000. Namun, analisis tren harian menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut tanpa adanya tanda-tanda perubahan arah (reversal),” analisis Fyqieh.
Target penurunan berada di sekitar US$ 28.322. Namun, untuk mencapai target tersebut, perlu ada konfirmasi setelah fase konsolidasi saat ini. Diperlukan kesabaran karena proses ini mungkin memerlukan waktu yang cukup lama dan bisa terasa membosankan.
Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.
DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi.
Kenaikan Bitcoin (BTC) diharapkan segera terwujud dengan dirilisnya data inflasi AS bulan Juli pada Kamis (10/8) malam. Biro Statistik Tenaga Kerja AS akan merilis laporan Consumer Price Index (CPI) Juli yang akan menggambarkan situasi ekonomi makro di Amerika Serikat sejauh ini.
Banyak ekonom memperkirakan inflasi akan mengalami kenaikan 0,2% setiap bulan, hal yang sama seperti terlihat di bulan Juni. Pertumbuhan tahun-ke-tahun diperkirakan sebesar 3,3%, naik dari 3% pada bulan Juni. Inflasi utama, yang tidak disesuaikan dengan faktor musiman dan mencakup harga pangan dan energi sering bergejolak, memuncak pada 9,1% pada Juni 2022 dan melaju pada laju 8,5% pada Juli tahun lalu.
CPI Inti, yang menghapus biaya makanan dan energi yang lebih fluktuatif, diperkirakan akan mencapai 0,2% pada bulan Juli, sesuai dengan angka bulan Juni. Kecepatan CPI inti tahunan diperkirakan turun menjadi 4,7% dari 4,8%. IHK Inti mencapai puncaknya di 6,5% pada Maret 2022, dan satu tahun lalu di bulan Juli, tingkat tahunannya adalah 5,9%.
Meskipun sulit membayangkan data CPI Juli, tetapi dapat mengubah kalkulus Bitcoin bullish sehubungan dengan kebijakan bank sentral, kejutan negatif — yaitu, CPI datang secara signifikan lebih tinggi dari yang diharapkan — dapat mengirim BTC lebih rendah karena kekhawatiran bahwa suku bunga akan naik lebih tinggi lagi.
Setelah rilis data CPI, pasar Bitcoin dan kripto akan bersiap merespons. Dengan pasar tradisional dan bank sentral memantau dengan cermat metrik inflasi, efek riak pada pasar aset digital bisa sangat besar.
Wall Street bersiap untuk data IHK Juli, dengan ekspektasi bahwa indeks utama dan inti akan naik 0,2% dari Juni. Hal ini akan menyesuaikan IHK inti 12 bulan menjadi 4,7% dari 4,8% bulan Juni, sementara indeks headline (YoY) diperkirakan naik menjadi 3,3% dari 3,0% bulan Juni.
Proyeksi JP Morgan juga menandakan percepatan kembali dalam CPI AS, dengan Juli, Agustus, dan September diperkirakan masing-masing mencatatkan 3,33%, 3,46%, dan 3,32% YoY.
Analisis mendalam Fundstrat baru-baru ini menunjukkan potensi kejutan positif untuk pasar keuangan. “Tim ilmu data kami mengharapkan CPI Inti mencapai +0,15% atau MoM yang lebih baik,” kata laporan tersebut. Ini terutama di bawah perkiraan konsensus +0,22%.
Oleh karena itu, jika data IHK sejalan dengan prediksi Fundstrat, hal itu dapat menyebabkan sikap Federal Reserve yang lebih dovish. Ini, pada gilirannya, dapat melemahkan dolar AS, memberikan dorongan potensial untuk Bitcoin dan kripto.
pasar menilai peluang 85% tidak ada kenaikan suku bunga pada pertemuan September berikutnya menurut alat FedWatch. Akan menarik untuk melihat apakah laporan CPI hari ini mengubahnya.
Perilisan data inflasi mengisyaratkan potensi pergerakan harga yang cepat di pasar kripto. Area di US$ 29.000 ke bawah dan US$ 30.000 ke atas tetap menjadi area utama support dan resistance saat ini. Pada saat ini, harga Bitcoin mencapai US$ 29.565.
Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.
DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi.
Aptos Labs dan Microsoft telah mengumumkan kemitraan strategis untuk memamerkan konvergensi kecerdasan buatan (AI) dan teknologi blockchain.
Aptos Labs, pengembang blockchain terkemuka, dan Microsoft, pendukung utama kemajuan AI melalui OpenAI, bergabung untuk menciptakan Aptos Assistant yang inovatif, chatbot bertenaga ChatGPT yang dirancang untuk memberi pengguna dan pengembang informasi dan analisis komprehensif tentang ekosistem Aptos .
Menurut sebuah laporan oleh Yahoo Finance, tidak seperti upaya sebelumnya di ruang AI terkait kripto, yang terutama berputar di sekitar lisensi ChatGPT OpenAI, kolaborasi Aptos Labs dengan Microsoft berusaha melampaui batas.
Inovasi AI dan Kripto
Kemitraan ini mencakup berbagai aspek, dengan Aptos Labs meng-hosting node validator di platform komputasi awan Azure Microsoft, mengintegrasikan bahasa pemrogramannya, Move, ke dalam platform pengkodean populer Microsoft, GitHub Copilot, dan menjajaki peluang untuk terhubung dengan lembaga keuangan besar yang ingin membangun bertenaga blockchain aplikasi di Azure.
Aptos Labs dan Microsoft telah mengumumkan kemitraan strategis. Sumber: Conseils Crypto.
Rashmi Misra, General Manager of A.I. and Emerging Technologies Microsoft, mengungkapkan kegembiraannya tentang perpaduan AI dan blockchain, dengan menyatakan:
“Persimpangan AI dan blockchain adalah salah satu kombinasi paling menarik dari teknologi baru. Dengan memadukan teknologi Aptos Labs dengan kemampuan Microsoft Azure OpenAI Service, kami bertujuan untuk mendemokratisasi penggunaan blockchain.”
Aptos Labs telah mendapatkan dana besar sebesar US$ 400 juta dari investor, menurut Crunchbase, menyoroti kepercayaan pada kehebatan teknologi mereka. Kolaborasi dengan Microsoft semakin memantapkan posisinya sebagai pemain tangguh di ruang blockchain.
Sementara startup AI telah mendominasi pendanaan pada tahun 2023, mengumpulkan hampir US$ 25 miliar, dibandingkan dengan sekitar $3,6 miliar untuk usaha crypto, Mo Shaikh, Co-founder dan CEO Aptos Labs, percaya bahwa AI dan blockchain tidak saling eksklusif.
Harga APT Bangkit
APT, token asli dari blockchain Aptos, mengalami lonjakan signifikan hampir 18% setelah pengumuman kemitraannya dengan Microsoft.
Lonjakan ini menandai titik balik penting setelah tren turun berkepanjangan yang bertahan sejak awal Februari. Khususnya, APT telah mencapai level tertinggi sepanjang masa di US$ 20 sebelum menyerah pada tren menurun.
Penurunan harga APT dapat dikaitkan dengan acara pembukaan kunci pada 12 Februari, di mana Aptos merilis 4,5 juta token APT. Peristiwa pembukaan kunci, yang melibatkan pelepasan sejumlah besar token, menghasilkan tekanan jual yang meningkat, yang menyebabkan penurunan harga APT secara terus-menerus.
Namun, pengumuman kemitraan baru-baru ini dengan Microsoft telah menyuntikkan kehidupan baru ke dalam nilai token, menghidupkan kembali minat investor dan menghasilkan lonjakan harga yang luar biasa.
Meski mengalami beberapa retracement, APT masih memegang keuntungan 10% sejak terungkapnya kemitraan dengan Microsoft. Saat ini diperdagangkan pada US$ 7,3340, turun 63% dari level tertinggi sepanjang masa yang dicapai pada Januari 2023.
Secara keseluruhan, investor telah menanggapi berita ini secara positif, mengakui potensi kemitraan Aptos-Microsoft untuk mendorong inovasi dan memperluas jangkauan blockchain Aptos. Lonjakan substansial dalam harga APT mencerminkan kepercayaan yang tumbuh terhadap prospek proyek dan menggarisbawahi pentingnya kolaborasi ini.
Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.
DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi.
Pada bulan Agustus 2023, pasar kripto kembali menjadi sorotan perhatian dengan volatilitas yang meningkat. Seiring dengan fluktuasi yang tak terduga, empat kripto utama telah menarik perhatian para investor dan analis.
Namun, bukan keuntungan yang menjadi pusat perbincangan, melainkan kekhawatiran akan potensi penurunan harga terendah baru yang mengintai di balik pasar digital ini. Dalam artikel ini, kami akan mengulas secara mendalam tentang empat mata uang kripto yang dianggap berpotensi untuk mengalami penurunan harga signifikan di bulan Agustus ini.
Dengan analisis yang cermat dan data terkini, mari kita cari tahu apa yang mungkin menanti di depan untuk kripto-kripto ini berdasarkan laporan BeInCrypto.
Cardano (ADA)
Harga Cardano (ADA) telah mengikuti garis support naik sejak terendah tahunan US$ 0,22 pada 10 Juni. Kenaikannya cepat dan memuncak dengan tertinggi US$ 0,38 pada 14 Juli. Ini merupakan pergerakan naik sebesar 72% diukur dari tahunan rendah. Bagaimana peluang kripto ini di bulan Agustus?
Namun, kripto bearish telah jatuh sejak itu. Penurunan dipicu oleh penolakan dari area resistensi horizontal US$ 0,36, yang menciptakan sumbu atas yang panjang. Alasan mengapa penolakan itu krusial adalah karena hal itu menyebabkan penembusan dari garis support naik pada 1 Agustus.
Jika penurunan berlanjut, support terdekat berikutnya adalah di US$ 0,25, penurunan sebesar 13% diukur dari harga saat ini di US$ 0,29. Karena ini adalah area support terakhir sebelum US$ 0,15, penembusan darinya dapat mempercepat tingkat penurunan lebih jauh.
Namun, perlu disebutkan bahwa pemutakhiran terbaru Cardano Mithril merupakan peningkatan efisiensi yang signifikan. Pendiri Cardano, Charles Hoskinson menyatakan bahwa Mithril akan sangat meningkatkan performa.
BNB
Harga BNB telah turun sejak mencapai level tertinggi tahunan US$ 350 pada 16 April. Pergerakan turun menyebabkan level terendah US$ 220 pada 12 Juni. Ini merupakan penurunan sebesar 37% yang diukur dari level tertinggi.
Setelah itu, harga BNB memantul, memvalidasi area horizontal US$ 230 sebagai support. Namun, pantulannya belum menunjukkan peningkatan yang signifikan.
Grafik Harian BNB/USDT. Sumber: TradingView.
Sebaliknya, harga BNB diperdagangkan di dalam saluran paralel naik, yang dianggap sebagai pola bearish. Fakta bahwa harga diperdagangkan di bagian bawah saluran ini semakin sejalan dengan kemungkinan terjadinya gangguan.
Karena area US$ 230 sangat dekat dengan harga saat ini, tembusan dari saluran kemungkinan juga akan menyebabkan tembusan dari area US$ 230. Dalam hal ini, harga BNB bisa turun 20% lagi dan mencapai dukungan US$ 190, jatuh ke level terendah tahunan baru dalam prosesnya.
Terlepas dari prediksi harga BNB yang bearish ini , pantulan yang kuat di garis support saluran dapat menyebabkan kenaikan menuju garis resistance di US$ 270. Ini dapat dipicu oleh berita positif bahwa Binance menerima lisensi operasional dari Otoritas Pengatur Aset Virtual Dubai.
Theta Network (THETA)
Harga THETA telah jatuh di bawah garis resistensi menurun sejak harga tertinggi sepanjang masa di US$ 15,88 pada April 2021. Garis tersebut telah berlaku selama 840 hari dan telah memicu penurunan harga sebesar 95%.
Baru-baru ini, harga THETA ditolak pada 24 Juli. Penolakan ini mengkhawatirkan karena harga diperdagangkan sedikit di atas area support horizontal US$ 0,60. Jika THETA dipecah dari area tersebut, harga dapat dengan cepat jatuh ke US$ 0,34, penurunan sebesar 55% diukur dari harga saat ini.
Namun, terlepas dari prediksi harga THETA yang bearish ini, penembusan dari garis resistensi turun kemungkinan akan menyebabkan kenaikan 100%, membawa harga ke US$ 1,50.
Curve DAO (CRV)
Harga CRV telah meningkat bersamaan dengan garis support naik sejak November 2022. Garis support tersebut telah menyebabkan banyak pemantulan sejauh ini.
Meskipun tampaknya pemantulan dimulai pada 31 Juli, harga CRV dengan cepat turun dari garis, jatuh ke level terendah baru tahunan di US$ 0,48. Kerusakan itu bisa saja dipicu oleh kekhawatiran likuidasi pinjaman pendiri CRV, Michael Egorov.
Grafik Harian CRV/USDT. Sumber: TradingView.
Namun, pemantulan berikutnya telah menyebabkan harga hampir merebut kembali garis support naik ini. Apakah CRV berhasil melakukannya atau ditolak justru dapat menentukan arah tren di masa depan.
Terobosan kemungkinan akan menyebabkan penurunan 45% menjadi US$ 0,33 sementara penembusan kemungkinan akan menyebabkan peningkatan ke area resistensi US$ 0,85, pergerakan naik hampir 50% diukur dari harga saat ini.
Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.
DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.
Dalam mencari momen terbaik untuk investasi dalam aset Bitcoin, banyak faktor perlu dipertimbangkan. Pasar kripto yang dinamis mengalami fluktuasi harga yang tajam sepanjang minggu, sehingga memilih waktu yang tepat dapat mempengaruhi hasil investasi Anda secara signifikan.
Beberapa bulan terakhir, pergerakan harga Bitcoin (BTC) menjadi sorotan. Dengan kenaikan yang cermat dari Januari hingga Juni, tren naiknya membawa harga Bitcoin dari US$ 16.600 hingga US$ 30.000, hampir dua kali lipat dari harga awal di paruh pertama tahun ini.
Kenaikan harga ini terjadi dalam tiga tahap yang terpisah, yaitu pada bulan Januari, Maret, dan Juni.
Lalu, apa yang diungkapkan oleh chatbot model bahasa unggulan Google Bard mengenai hari terbaik dalam seminggu untuk investasi atau membeli aset kripto seperti Bitcoin, Ethereum, dan Ripple?
Menentukan Momen Tepat
Tentu saja, memprediksi apakah pasar akan melambat atau melonjak dalam waktu dekat tetaplah suatu tantangan. Namun, bagi investor yang ingin secara teratur mengakumulasi kripto dalam jumlah kecil untuk investasi jangka panjang, mempertimbangkan hari Sabtu sebagai hari pengumpulan aset, karena bisa jadi strategi yang menarik.
Ilustrasi aset kripto Bitcoin. Sumber: Shutterstock.
Membeli sejumlah kripto atau saham secara rutin selama seminggu adalah pendekatan investasi klasik yang dikenal sebagai metode dollar-cost averaging. Google Bard menyarankan bahwa hari Sabtu adalah pilihan terbaik kedua dalam seminggu untuk memulai proses pengumpulan aset ini. Namun, apabila Anda mencari momen dengan harga paling terjangkau, menurut Bard, hari Minggu adalah pilihan yang lebih baik.
Pandangan Lengkap dari Google Bard
Pertanyaan: “Bard, hari apa yang paling baik dalam seminggu untuk membeli aset kripto?”
“Didasarkan pada data historis pasar, tampaknya hari Minggu menjadi saat yang paling baik dalam seminggu untuk membeli mata uang kripto. Sedangkan, pilihan kedua adalah hari Sabtu. Setelah itu, harga umumnya cenderung meningkat, dengan hari Jumat menjadi waktu yang lebih mahal untuk melakukan pembelian kripto.
Berikut adalah beberapa alasan mengapa hari Minggu dianggap sebagai momen yang tepat untuk berinvestasi dalam kripto:
Aktivitas perdagangan biasanya lebih rendah saat akhir pekan, yang dapat berdampak pada penurunan harga.
Volatilitas pasar dan berita cenderung lebih sedikit pada akhir pekan, yang juga dapat berpotensi menurunkan harga.
Beberapa investor mungkin mengambil keuntungan pada hari Jumat, yang bisa menekan harga pada Sabtu dan Minggu.
Namun, tentunya tidak ada jaminan bahwa harga mata uang kripto akan selalu lebih rendah pada hari Minggu. Pasar kripto sangatlah fluktuatif, dan harga bisa naik atau turun kapan saja. Meski demikian, jika Anda berusaha membeli mata uang kripto dengan harga yang relatif terjangkau, hari Minggu bisa menjadi awal yang baik.
Kesimpulan
Penting untuk dicatat bahwa harga Bitcoin umumnya mengalami penurunan sebesar 1% pada hari Minggu. Data historis pergerakan harga harian menunjukkan bahwa dari hari Sabtu hingga Senin, harga Bitcoin cenderung lebih rendah selama setahun terakhir.
Selasa dan Rabu, di sisi lain, adalah waktu yang lebih baik untuk melakukan penjualan berdasarkan data tersebut.
Rata-rata harga tinggi harian terendah untuk setiap hari dalam seminggu dari Agustus 2022 hingga Agustus 2023 adalah pada hari Minggu. Pada periode tersebut, harga tinggi intraday Bitcoin pada hari Minggu mencapai US$ 23.595, sedangkan pada hari Sabtu mencapai US$ 23.480. Sementara itu, hari Rabu menjadi hari dengan rata-rata harga tertinggi, yaitu US$ 23.850.
Jika Anda menerapkan strategi ini dalam investasi Anda, berarti Anda dapat membeli Bitcoin dengan diskon sebesar 1% setiap minggunya.
Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.
DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi.
Sejumlah investor dan trader berharap harga kripto Shiba Inu (SHIB) suatu hari nanti dapat mencapai level US$ 0,01, meskipun Bitcoin terus berjuang di bawah US$ 30.000. Faktor apa saja yang bisa mewujudkan mimpi harga SHIB tersebut?
Memang, SHIB telah menunjukkan kapasitas untuk mengalami peningkatan tajam, seperti yang terlihat pada rekor tertinggi sepanjang masa (ATH) sejak 28 Oktober 2021, ketika mencapai harga US$ 0,0000819, melonjak 1.079,33% dalam satu bulan – dari US$ 0,000006944599 pada 28 September 2021.
Mempertimbangkan bahwa ATH ini 89,40% lebih tinggi dari harga saat ini, yang pada 7 Agustus, mencapai US$ 0,0000091067, berarti bahwa Shiba Inu dapat dengan mudah mengalahkan rekornya sendiri, tetapi harus menginvestasikan lebih banyak upaya untuk lebih dekat dengan yang didambakan. Tingkat harga US$ 0,01 atau secara khusus, itu harus tumbuh 109.709%.
Dengan mengingat hal ini, Finbold telah menganalisis faktor-faktor yang pada akhirnya dapat (namun tidak harus) mengarahkan SHIB ke tingkat harga ini, baik faktor itu sendiri atau bertindak bersama dengan lain.
Peningkatan Shibarium
Peluncuran Shibarium yang akan datang, peningkatan layer-2 blockchain baru ke ekosistem Shiba Inu, dapat menjadi faktor penentu untuk meluncurkan harga SHIB menjadi US$ 0,01, menurut pandangan Jon, CEO Moneyzine.com.
Ilustrasi game Shiba Eternity. Sumber: Twitter @ShytoshiKusama.
Seperti yang dicatat Jon, Shibarium akan membuat pembelian dan penjualan token terkait SHIB lebih mudah diakses, selain menciptakan hub bagi pengembang untuk membangun dan meluncurkan proyek mereka sendiri, dan bahwa “SHIB mungkin memiliki peluang lebih baik untuk mencapai target US$ 0,01 dengan peningkatan Shibarium dan mekanisme pembakaran baru.”
Adopsi Massal oleh Investor
Investor ritel dan institusional memiliki pengaruh besar pada harga aset apa pun, termasuk aset kripto seperti Shiba Inu, dan investasi besar oleh pelaku pasar terbesar, yaitu whale, berpotensi memicu kenaikan besar-besaran dalam nilai salah satu meme terbesar koin.
Selain itu, whale yang lebih kecil juga dapat membantu meningkatkan harga SHIB secara signifikan berkat peningkatan pembelian dan ‘pengumpulan’ aset mereka, yang dapat membangkitkan minat yang lebih luas terhadapnya, serta permintaan, dan akhirnya harganya.
Kasus Penggunaan Baru untuk SHIB
Pengembangan kasus penggunaan baru untuk Shiba Inu bisa menjadi katalis utama dalam menaikkan harganya, karena akan memungkinkan penggunaan yang lebih luas untuk tujuan dunia nyata, seperti pembayaran, staking atau mengunci aset untuk mendapatkan hadiah, memberi tip di platform media sosial, dan sejenisnya.
Memang, ini tampaknya menjadi tujuan jangka panjang bagi para pengembang proyek SHIB, dan keberhasilannya dapat mendorong kenyamanan penggunaan Shiba Inu, yang mengarah pada peningkatan permintaan untuk itu dan, oleh karena itu, meningkatkan harganya dalam jangka panjang.
Kemitraan utama
Meskipun sejumlah perusahaan besar telah menerima pembayaran Shiba Inu, termasuk jaringan bioskop Amerika AMC Entertainment, lebih banyak bisnis yang ikut serta dapat membantu kasus SHIB lebih lanjut karena akan mendorong adopsi, yang pada akhirnya mendorong harganya menuju US$ 0,01 tingkat harga.
Contoh perusahaan semacam itu bisa menjadi produsen kendaraan listrik utama Tesla atau raksasa e-commerce Amazon, terutama karena desas-desus telah muncul bahwa yang pertama mungkin telah mulai menambahkan dukungan pembayaran kripto. Konon, yang terakhir belum membuat rencana untuk menerima aset digital.
Sentimen pasar
Terakhir, suasana di kripto yang lebih luas dan tahap ekonomi makro terkadang dapat memengaruhi harga aset kripto tertentu, termasuk Shiba Inu, dan ini terkait dengan perkembangan peraturan, serta liputan berita positif (dan terkadang bahkan negatif) tentang sektor tersebut.
Faktor-faktor di atas dapat berkontribusi pada sentimen bullish dengan mempertimbangkan fakta bahwa ketika masyarakat merasa bullish terhadap aset digital secara umum, sentimen positif tersebut dapat memengaruhi harga SHIB yang kemungkinan besar akan naik.
Semua hal dipertimbangkan, tidak ada jaminan bahwa Shiba Inu akan pernah mencapai harga US$ 0,01, tetapi faktor-faktor di atas dapat berkontribusi pada penguatannya dan, mungkin, pada waktunya, peluang meme aset kripto mencapai tingkat harga tinggi ini.
Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.
DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi.