Pasar kripto hari ini, Kamis (22/1) kembali menguat dan masuk ke zona hijau seiring meredanya tekanan global setelah AS membatalkan rencana tarif Greenland terhadap Eropa. Sentimen positif ini mendorong Bitcoin sempat menembus $90.000 dan diikuti penguatan altcoin utama seperti ETH, XRP, dan SOL.
Sementara itu, di tengah pemulihan pasar, sejumlah altcoin seperti ROSE, GUN, dan ALCH mencatatkan lonjakan signifikan, menandakan kembalinya minat risiko investor. Lihat lebih lengkap di bawah ini:
Daftar Altcoin Potensial Saat Pasar Kembali ke Zona Hijau
ROSE melonjak 31% hari ini, capai level harga $0,02109.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli
Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.
Pasar kripto hari ini, Rabu (21/1) mengalami koreksi tajam dengan Bitcoin sempat turun di bawah $90.000, dipicu ketidakpastian global akibat penundaan putusan Mahkamah Agung AS terkait tarif Trump.
Meski tekanan pasar meningkat, sejumlah altcoin seperti AXS, D, dan TLM masih mencatatkan kenaikan, menunjukkan adanya selektivitas investor di tengah koreksi. Di sisi lain, Solana melemah ke bawah $130, namun data on-chain justru mengindikasikan sentimen bullish melalui akumulasi whale, penurunan pasokan di bursa, serta pulihnya aktivitas jaringan. Lihat lebih lengkap di bawah ini:
1. Daftar Altcoin Potensial Saat Pasar Koreksi
AXSmelonjak 21% hari ini, capai level harga $2,11.
TLM tumbuh positif 9%, harga kini di level $0,002435.
Bitcoin Turun di Bawah $90.000, Penundaan Putusan Tarif Trump
Bitcoin jatuh ke bawah $90.000 untuk pertama kalinya tahun ini.
Koreksi dipicu penundaan putusan Mahkamah Agung soal tarif Trump.
BTC kehilangan mayoritas profitnya, kini naik sekitar 2% tahun ini.
Ikut Absen Aplikasi Tokocrypto Dapat Hadiah Total Rp25 Juta*
Siapa bilang dapet hadiah harus ribet? 😉 Kenalin APEL, “absen aplikasi” !!🔥
Cukup login & absen di aplikasi Tokocrypto selama periode 20 januari – 17 februari 2026, dan dapatkan kesempatan lucky draw dengan total hadiah Rp 25JUTA*! 🚀
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli
Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.
Pasar kripto hari ini, Selasa (20/1) kembali menunjukkan tanda rebound dengan sejumlah altcoin seperti ARPA, RESOLV, dan ROSE mencatatkan kenaikan tajam, mencerminkan pulihnya minat risiko investor.
Memasuki pekan ketiga Januari 2026, perhatian pasar tertuju pada altcoin dengan katalis spesifik seperti CAKE yang diuji sentimen pengurangan pasokan, XLM yang berpeluang pulih seiring pengembangan protokol, serta XTZ yang masih dibayangi tekanan jelang upgrade jaringan. Lihat lebih lengkap di bawah ini:
Daftar Altcoin Potensial Saat Pasar Kembali Rebound
ARPA melonjak 65% hari ini, capai level harga $0,02001.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli
Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.
Pasar kripto hari ini, Senin (19/1) mengawali pekan dengan koreksi di mana harga Bitcoin turun di bawah $95.000. Meski begitu sentimen positif terjadi di altcoin, ditandai lonjakan tajam sejumlah token seperti DUSK, VANRY, dan ME yang mencerminkan kembalinya minat risiko investor.
Di sisi Bitcoin, harga masih berkonsolidasi di bawah area resistensi kuat $95.000 yang sejalan dengan MA 100 hari, sehingga arah selanjutnya akan ditentukan oleh kemampuan BTC menembus level tersebut atau bertahan di support krusial $90.000. Lihat lebih lengkap di bawah ini:
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli
Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.
Pasar kripto hari ini, Kamis (15/1) kembali menguat setelah Bitcoin berhasil menembus level $96.000, didorong oleh sentimen positif dari regulasi AS yang kian jelas serta inflasi yang terus melandai.
Momentum ini mendorong altcoin seperti ICP, GUN, dan DRX mencatat kenaikan signifikan, seiring meningkatnya selera risiko investor. Secara teknikal, keberhasilan BTC bertahan di atas area $95.000 membuka peluang lanjutan reli altcoin dengan sejumlah aset menunjukkan pola breakout, meski risiko pembalikan tetap ada jika level support gagal dijaga. Lihat lebih lengkap di bawah ini:
Daftar Altcoin Potensial saat Bitcoin Tembus $96.000
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli
Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.
Laporan riset kripto yang disusun oleh tim Research Tokocrypto ini berfungsi sebagai referensi strategis bagi investor untuk memahami dinamika ekonomi global dan perkembangan industri aset digital. Melalui analisis mendalam yang mencakup data makroekonomi, fluktuasi harga, serta peristiwa penting dalam ekosistem blockchain, laporan ini membedah tren utama yang memengaruhi arah pasar.
Fokus utama dari riset ini adalah menyediakan wawasan yang tajam dan terpercaya bagi setiap pembaca. Dengan informasi yang tepat waktu, laporan ini diharapkan dapat menjadi kompas bagi Anda dalam menentukan strategi investasi yang cerdas di tengah dinamika industri aset digital yang sangat fluktuatif.
Fokus Utama
Makroekonomi Global
Ketua The Fed Jerome Powell diinvestigasi sebagai kriminal oleh Kejaksaan Agung AS (DOJ)terkait renovasi kantor The Fed senilai $2,5 miliar.
Harga emas naik hingga $4.600 dan perak mencapai $90 karena meningkatnya permintaan aset safe-havendi tengah kekhawatiran ekonomi makro.
Nilai mata uang Iran terjun bebas ke level terendah dalam sejarah hingga 0.
Makroekonomi Nasional
Nilai tukar Rupiah mengalami penurunan signifikan, mencatatkan rekor terlemah dalam sejarah (All-Time Low) dari titik terendah saat krisis moneter 1998.
Data Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengungkapkan sebanyak 88.519 pekerja kehilangan mata pencaharian akibat PHK sepanjang tahun 2025.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak (DJP) di Gatot Subroto, Jakarta.
Performa Pasar Kripto
Market Cap & Volume naik signifikan ke angka $3.27 Triliun (+5.12%), bergerak selaras dengan CoinMarketCap 100 Index yang naik ke $194.72 (+5.32%). Kenaikan harga ini memulihkan mental investor secara nyata; Fear & Greed Index naik ke angka 54 dan berhasil keluar dari zona ketakutan menuju status ‘Neutral’.
Di sisi lain, CMC Altcoin Season Index tertahan di angka 28/100. Kondisi ini mempertegas bahwa ‘Bitcoin Season’ masih mendominasi, meskipun sentimen membaik, arus uang utama belum berotasi secara agresif ke pasar altcoin.
Sektor Chinese Meme (+1.106%) dan Four.Meme Ecosystem (+831%) mendominasi narasi meme viral serta ekosistem peluncuran token. Token ARRR naik drastis sebesar (+192%), diikuti oleh 币安人生 (+71.85%) dan VVV (+52.13%).
Aksi Pasar & Proyeksi Mingguan
Harga Bitcoin menunjukkan kenaikan breakout yang sangat kuat.
BTC: Liquidity Inventory → Akumulasi melonjak dengan pembelian hampir 136.000.
📌 Kesimpulan: Pantau sektor Chinese Meme dan Four.Meme Ecosystem yang memperlihatkan momentum paling dominan minggu ini. Hindari posisi entry jangka pendek pada token dengan jadwal unlock ekstrem seperti Plume Network (PLUME) (~44.2%) dan Yooldo (ESPORTS) (~27.6%) pekan depan.
Sebaliknya, manfaatkan potensi fluktuasi harga dari unlock kelas menengah seperti LayerZero (ZRO) (~10.3%) atau Scroll (SCR) (~5.75%) untuk peluang teknikal cepat. Mengingat sentimen pasar yang telah membaik ke zona ‘Neutral’ (54) namun masih di bawah kendali Bitcoin Season (28), langkah paling bijak saat ini adalah disiplin menjaga modal.
Fokuslah hanya pada aset-aset besar yang terbukti kuat dan hindari terlalu agresif pada aset spekulatif yang berisiko tinggi.
Makroekonomi Global
Ketua The Fed, Jerome Powell. Foto: Getty Images.
Ketua The Fed Jerome Powell diinvestigasi sebagai kriminal oleh Kejaksaan Agung AS (DOJ)terkait renovasi kantor The Fed senilai $2,5 miliar.
Harga emas naik hingga $4.600 dan perak mencapai $90 karena meningkatnya permintaan aset safe-havendi tengah kekhawatiran ekonomi makro.
Presiden Trump mengumumkan penerapan tarif 25% “efektif segera” bagi negara mana pun yang melakukan bisnis dengan Iran.
Perdagangan China mengakhiri tahun 2025 dengansurplus rekor sebesar $1,2 triliun meskipun ada guncangan akibat tarif Trump.
Nilai mata uang Iran terjun bebas ke level terendah dalam sejarah hingga 0.
Makroekonomi Nasional
Ilustrasi aset kripto dan uang rupiah. Foto: Shutterstock.
Nilai tukar Rupiah mengalami penurunan signifikan, mencatatkan rekor terlemah dalam sejarah (All-Time Low) dari titik terendah saat krisis moneter 1998.
Data Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengungkapkan sebanyak 88.519 pekerja kehilangan mata pencaharian akibat PHK sepanjang tahun 2025.
Mantan Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani Indrawati, resmi ditunjuk sebagai anggota Dewan Direksi Bill & Melinda Gates Foundation.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak (DJP) di Gatot Subroto, Jakarta. Operasi ini merupakan pengembangan dari kasus suap pemeriksaan pajak yang melibatkan Kepala KPP Madya Jakarta Utara, Dwi Budi Iswahyu senilai Rp 4 miliar.
HSBC Research memproyeksikan Bank Indonesia (BI)akan memangkas suku bunga acuan (BI-Rate) sebanyak tiga kali secara bertahap pada Kuartal I, II, dan III tahun 2026.
U.S. Consumer Price Index (CPI) YoY Actual: 2.7% Forecast: 2.7% Previous: 2.7% → Tingkat inflasi tahunan AS dilaporkan stabil di level 2.7%, tepat sesuai dengan ekspektasi pasar dan tidak berubah dari bulan sebelumnya.
Bagi pasar kripto, data yang “sesuai prediksi” ini merupakan sentimen positif (bullish) karena memberikan kepastian pasar; stabilitas inflasi menghilangkan tekanan bagi The Fed untuk menaikkan suku bunga, sehingga menjaga selera risiko investor terhadap aset seperti Bitcoin tetap terjaga di tengah ketegangan geopolitik.
Jan 14, 2026
U.S. Producer Price Index (PPI) YoY
U.S. Producer Price Index (PPI) YoY Actual: 3.0% Forecast: 2.7% Previous: 2.8%→ Inflasi di tingkat produsen AS melonjak ke level 3.0%, jauh melampaui ekspektasi pasar 2.7% dan meningkat dari bulan sebelumnya.
Bagi pasar kripto, data yang “tinggi” ini cenderung menjadi sentimen negatif (bearish) jangka pendek, karena kenaikan biaya produksi ini dapat memicu inflasi konsumen di masa depan, memperkuat Dolar AS (DXY), dan membuat The Fed ragu untuk memangkas suku bunga dalam waktu dekat.
Jan 15, 2026
U.S. Initial Jobless Claims
U.S. Initial Jobless Claims Actual: – (Menunggu Rilis) Forecast: 215K Previous: 208K →Pasar memproyeksikan sedikit kenaikan jumlah klaim pengangguran menjadi 215K dari 208K sebelumnya.
Bagi pasar kripto, ini adalah momen krusial setelah data PPI yang tinggi; investor berharap data aktual nanti lebih tinggi dari ekspektasi (ekonomi melemah), yang akan berfungsi sebagai penyeimbang (“bad news is good news”) agar The Fed tidak memiliki alasan ganda untuk menaikkan suku bunga.
Sebaliknya, jika klaim turun drastis, risiko koreksi pasar akan meningkat.
Kesimpulan
Secara keseluruhan, stabilnya CPI AS sesuai ekspektasi memberi sentimen positif bagi pasar kripto, tetapi lonjakan PPI meningkatkan risiko tekanan inflasi ke depan sehingga data Jobless Claimsmenjadi penentu arah pasar jangka pendek antara peluang reli lanjutan atau potensi koreksi.
Perkembangan Regulasi Kripto
Rusia meresmikan rancangan undang-undang (RUU) yang melegalkan perdagangan mata uang kripto.
Komisi Jasa Keuangan (FSC) Korea Selatan menerbitkan aturan yang mengizinkan perusahaan dan investor berinvestasi hingga 5% pada 20 aset kripto teratas.
Otoritas Jasa Keuangan Dubai (DFSA) resmi memberlakukan larangan total terhadap penggunaan token privasi (seperti Monero dan Zcash) serta alat pengaburan transaksi (mixers).
Pemerintah Nigeriamemberlakukan Nigerian Tax Administration Act (NTAA) 2025 yang mewajibkan penyedia layanan kripto untuk terhubung ke kartu identitas.
Senat AS resmi menjadwalkan ulang sidang RUU struktur pasar kripto menjadi 27 Januari 2026, dengan RUU yang akan dipublikasikan pada 21 Januari.
Adopsi Kripto oleh Institusi
Bank of New York Mellon (BNY) resmi meluncurkan layanan deposito yang ditokenisasi untuk klien institusional yang memungkinkan transfer dana 24/7.
Visa menjalin kemitraan dengan penyedia infrastruktur stablecoin BVNKuntuk memperluas platform Visa Direct (yang memproses $1,7 triliun per tahun).
DZ Bank di meluncurkan platform ‘meinKrypto’ yang diintegrasikan VR Banking untuk jual beli kripto secara aman melalui rekening bank utama mereka.
Standard Chartered, bank multinasional dengan aset $849 miliar, berencana untuk meluncurkan platform broker khusus kripto di bawah naungan SC Ventures.
Pemerintah Pakistan, menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan proyek World Liberty Financial (WLFI) terkait penggunaan stablecoin USD1 untuk pembayaran lintas batas (cross-border) dan infrastruktur keuangan negara tersebut.
Performa Pasar Kripto Mingguan
Pasar kripto minggu ini menunjukkan pergeseran arus uang yang sangat agresif ke aset-aset berisiko tinggi. Investor terlihat memburu token kategori Meme (aset berbasis komunitas) dan ekosistem peluncuran token baru.
Sektor “Chinese Meme” mencatat kenaikan rata-rata harga yang sangat ekstrem hingga lebih dari 1.000%. Namun, di sisi lain, aset yang berfungsi menjaga kerahasiaan transaksi (Privacy Coins) juga mulai banyak dibeli kembali oleh pasar.
📈 Highlights:
Dominasi Meme & Spekulasi Tinggi 💥 Sektor Chinese Meme (+1.106%) dan Four.Meme Ecosystem (+831%) mencatatkan kenaikan harga tertinggi minggu ini. Menunjukkan bahwa para pedagang (trader) saat ini sedang fokus mengejar keuntungan cepat pada token-token viral yang baru muncul.
Kenaikan Sektor Privasi 🕵️♂️ Di bawah sektor meme, sektor Privacy Coins (+53,54%) dan Gambling (+47,12%) menunjukkan kinerja yang positif. Kenaikan pada sektor privasi ini menandakan bahwa selain berspekulasi, sebagian investor juga mulai mengakumulasi aset yang menawarkan fitur keamanan dan anonimitas transaksi.
Top Gainers (Aset Privasi Memimpin) 🚀 Token Pirate Chain (ARRR) menjadi aset dengan kinerja terbaik minggu ini, naik sebesar +192%. Kenaikan ini diikuti oleh token lain seperti VVV (+52,13%) dan Decred (DCR) (+36,44%), yang mempertegas bahwa aset fundamental berbasis privasi kembali mendapatkan momentum kenaikan.
Pada minggu sebelumnya, tim memproyeksikan bahwa harga perlu adanya konfirmasi lebih lanjut dari penurunan sebelumnya dan hal tersebut terjadi. Lalu, kemana selanjutnya?
Saat ini,timeframe daily, menunjukkan harga yang mengalami breakout di angka fibonacci 1.618 yang ditarik dari penurunan sebelumnya pasca pemberitaan CPI yang stagnan di 2.7%. Meski demikian, trader patut mewaspadi sebab harga berada di resistance indikator Ichimoku Cloud yang dikhawatirkan adanya retracement, hal ini juga didukung oleh RSI yang berada di zona 80. Apabila ada pelemahan maka BTC dikhawatirkan bisa retracement ke Fibonacci 0.886 94,227 yang merupakan Resistance Become Support sebelumnya. Tetapi, apabila terus melanjutkan kenaikan, maka diprediksi bisa naik hingga Fibonacci tertingginya di 2.618 103,798.
Pada timeframe weekly, harga Bitcoin berhasil rebound kuat dari MA 99 (garis ungu) dan berhasil breakout dari fase minggu ke 8. Seperti pada analisa timeframe daily yang didukung dengan indikator RSI goldencross,maka Bitcoin bisa naik hingga Fibonacci tertingginya di 2.618 103,798 sesuai dengan MA 25 (garis kuning) dan MA 50 (garis biru) yang merupakan resistance terkuatnya. Meski harga menunjukkan kenaikan yang sangat kuat, selalu ingat untuk disiplin menjaga modal agar tidak bangkrut seperti salah satu member di komunitas yang viral saat ini.
Daily:
Harga Bitcoin pada timeframe daily menunjukkan kenaikan breakout yang sangat kuat.
Weekly:
Harga Bitcoin pada timeframe weekly menunjukkan rebound dari MA 99 dan MA 7
🔭 Short-Term Projection:
✅ Bullish Case:
Saat ini harga sudah menunjukkan breakout meski terjebak di Cloud, retracement yang ada diprediksi untuk naik lebih lanjut lagi ke Fibonacci tertingginya di 2.618 103,798.
⚠️ Bearish Case:Meski sudah breakout, alangkah baiknya untuk menjaga kapital seiring adanya proyeksi retracement BTC ke Fibonacci 0.886 94,227.
Analisis Data On-Chain Bitcoin
Heatmap Liquidation Bitcoin 1 Week
Bitcoin ($BTC) saat ini sedang berada dalam fase koreksi hingga area harga sekitar $96.000. Grafik menunjukkan bahwa pergerakan harga sedang diapit oleh dua area likuiditas yang sangat tebal, menandakan bahwa pasar sedang menunggu volume transaksi yang cukup besar untuk menembus salah satu batas tersebut.
Likuiditas Atas ($99.000 – $100.000): Pada bagian atas grafik, terlihat garis berwarna kuning terang di rentang harga $99.000 hingga $100.000. Warna terang ini mengindikasikan adanya konsentrasi posisi Short (jual) dengan leverage tinggi yang menumpuk di area ini. Kenaikan harga ke level ini akan memicu likuidasi massal pada posisi tersebut.
Likuiditas Bawah ($93.000 – $94.000): Di bagian bawah, terdapat zona support yang kuat di rentang $93.000 hingga $94.000, serta garis likuiditas utama yang sangat tebal di level $90.000. Area ini berfungsi sebagai level support teknikal, di mana posisi Long (beli) banyak terkonsentrasi dan menahan harga agar tidak turun lebih jauh.
🔍 Insight:
Pasar saat ini bergerak terbatas di dalam rentang $93.000 sebagai batas bawah dan $99.000 sebagai batas atas, menunggu momentum untuk menentukan arah tren selanjutnya.
BTC: Realized Price STH vs LTH
Bitcoin saat ini menghadapi tantangan besar dari sisi pergerakan harga modal investor. Grafik menunjukkan posisi investor besar (whales) baru sedang berada dalam posisi rugi.
Harga Modal Investor Baru di $99.000
Garis ungu pada grafik menunjukkan bahwa rata-rata harga beli investor besar yang baru masuk ke pasar berada di angka $99.000. Karena harga pasar saat ini berada di bawah garis tersebut, artinya kelompok investor bermodal besar ini sedang mengalami kerugian yang belum direalisasikan (unrealized loss).
Potensi Tekanan Jual di Break Even
Level $99.000 kini menjadi resistensi atau batas atas yang sangat kuat. Jika harga Bitcoin naik kembali ke level ini, kemungkinan besar para investor tersebut akan menjual asetnya secara massal untuk sekadar “balik modal” (break even).
🔍 Insight: Jalan menuju harga $100.000 terhalang oleh level $99.000, karena di titik itulah investor besar yang “tersangkut” menunggu kesempatan untuk keluar pasar tanpa rugi.
Bitcoin: Liquidity Inventory
Bitcoin saat ini menunjukkan perpindahan kepemilikan aset yang sangat agresif. Grafik memperlihatkan bahwa meskipun ada tekanan jual dari investor lama, harga tetap bertahan kuat karena besarnya gelombang pembelian baru yang masuk menyerap pasokan tersebut.
Lonjakan Pembelian Area berwarna merah muda pada grafik menunjukkank kelompok yang menyerap pasokan pasar secara masif dengan memborong hampir 136.000 BTC hanya dalam 11 hari pertama bulan Januari, rekor tertinggi dalam periode ini.
Penjualan Investor Lama Terserap Pasar Investor Bitcoin lama (dompet tidak aktif >7 tahun) menjual aset senilai $286 juta, angka tertinggi sejak November 2025. Namun, grafik harga (garis hitam) tetap bergerak mendatar dan tidak jatuh. Hal ini membuktikan bahwa seluruh penjualan tersebut langsung dibeli habis oleh pasar, sehingga tidak menyebabkan penurunan harga.
🔍 Insight:Target harga $100.000 tetap realistis karena data membuktikan bahwa aset yang dijual oleh investor lama sedan
Data aliran dana Bitcoin di bursa memperlihatkan sinyal positif seiring harga yang kembali pulih ke level $93.000. Grafik menunjukkan investor mulai menarik asetnya dari pasar untuk disimpan.
Arus Keluar dari Bursa (Outflow) Grafik memperlihatkan batang merah di ujung kanan dengan nilai -476,1 BTC, yang berarti jumlah Bitcoin yang keluar dari bursa lebih banyak daripada yang masuk. Ini menandakan tekanan jual sudah berkurang drastis karena investor memilih memindahkan aset ke dompet pribadi alih-alih menjualnya.
Support Kuat di $86.000 Harga berhasil memantul naik setelah bertahan di level $86.000, area di mana rata-rata investor ETF membeli aset mereka. Setelah aksi jual massal ETF senilai $6 miliar mereda dan data inflasi stabil, pasar kini kembali dalam mode akumulasi dan meninggalkan kecemasan akan kenaikan suku bunga.
🔍 Insight: Tren kenaikan harga didukung oleh data on-chain yang menunjukkan berkurangnya stok Bitcoin di bursa, menandakan bahwa fase koreksi (penurunan harga) kemungkinan besar sudah berakhir.
Altcoin Update
Perkembangan Proyek Altcoin
Jaringan Solana merilis pembaruan mendesak v3.0.14 untuk validator guna mengamankan celah keamanan kritis dan menjaga stabilitas ekosistem senilai $76,8 miliar.
Mantan Wali Kota New York, Eric Adams, meluncurkan memecoin “NYC Token” dengan narasi untuk memerangi antisemitisme dan sentimen anti-Amerika.Namun, proyek ini berubah menjadi bencana instan ketika harga token anjlok 80% hanya beberapa menit setelah mencapai kapitalisasi pasar $580 juta.
Protokol ETHGasresmi meluncurkan token $GWEI. Dengan tujuan merestrukturisasi blok (blockspace) Ethereumyang fluktuatif menjadi pasar berjangka yang dapat diprediksi dan diperdagangkan. Token ini akan melakukan distribusi airdrop komunitas pada 19 Januari mendatang.
Bursa terdesentralisasi Lighter resmi merilis aplikasi seluler untuk pengguna iOS dan Android, menghadirkan akses penuh ke perdagangan spot, perpetuals, aset dunia nyata (RWA), dan pasar pra-rilis (pre-markets) langsung dari handphone.
Hard fork “Fermi” resmi aktif di jaringan BNB Smart Chain. Pembaruan ini meningkatkan kecepatan jaringan dengan memangkas waktu blok hingga 40% menjadi sekitar 0,45 detik dan mempercepat transaksi menjadi sekitar satu detik. Upgrade ini dirancang untuk menurunkan risiko slippage serta meningkatkan responsivitas jaringan menghadapi lonjakan aktivitas on-chain.
Analisis On Chain Altcoin
Data On-Chainmenunjukkan antrean staking Ethereummelonjak drastisakibat masuknya modal institusional masif dari BitMine dan produk ETF baru yang rela menunggu hingga sebulan demi mendapatkan eksposur jaringan, meskipun imbal hasil tahunan (APR) telah menyusut mendekati rekor terendah di kisaran 2,85%.
Token Story (IP) mencatat rebound harga 100% (naik dari $1,50 ke atas $3,00), didorong dominan oleh volume perdagangan spekulatif dari Korea Selatan. Namun, reli ini bertentangan dengan data on-chain menunjukkan aktivitas pengguna justru anjlok 95% (kurang dari 500 akun aktif harian), mengindikasikan kenaikan harga yang murni didorong oleh sentimen pasar regional tanpa adanya adopsi nyata.
Meskipun Ethereum berada di atas level psikologis $3.000. Namun, sinyal bearish mulai muncul dari data on-chain menunjukkan, di mana terjadi aliran masuk bersih (net inflow) ke bursa untuk pertama kalinya dalam enam bulan terakhir. Mengindikasikan bahwa investor mulai memindahkan aset mereka dari dompet dingin ke bursa, sebuah persiapan teknis untuk melakukan penjualan.
XRP berusaha menstabilkan harga di atas level psikologis $2 setelah tekanan jual mereda. Data on-chain Volume Z-Score 30 hari berada di angka 0,44 (zona netral-positif), yang mengindikasikan bahwa aktivitas perdagangan saat ini sangat seimbang—tidak ada kepanikan keluar (panic selling) maupun euforia spekulatif (FOMO).
Meskipun harga Cardano (ADA) masih kesulitan menembus $0,40. Data on-chainmengungkapkan aktivitas pembelian masif oleh “paus”. Dompet besar (pemegang 1 juta – 100 juta ADA) tercatat mengakumulasi sekitar 100 juta ADA sejak 11 Januari. Hal ini mengonfirmasi bahwa smart money sedang menyerap pasokan dari tangan ritel yang lemah.
Token Unlock
Token Unlock Minggu ketiga Januari 2026 (19-23 Januari) menuntut kewaspadaan ekstra dari investor. Berbeda dengan minggu tenang biasanya, kali ini terdapat beberapa proyek yang akan melepas token dalam persentase yang sangat besar terhadap total kapitalisasi pasarnya. Peningkatan jumlah token yang beredar secara tiba-tiba ini berpotensi menurunkan harga jika tidak diimbangi dengan permintaan pembeli yang kuat.
🔍 Highlight Unlock
🔺 Unlock Besar (>10% dari Kapitalisasi Pasar): Minggu ini perhatian tertuju pada Plume Network (PLUME) yang akan melepas token dalam jumlah sangat masif, mencapai 44.2% dari kapitalisasi pasarnya. Risiko tinggi juga terjadi pada Yooldo (ESPORTS) dengan persentase unlock sebesar 27.6%, serta LayerZero (ZRO) yang akan menambah suplai sebesar 10.3%. Ketiga aset ini memiliki risiko penurunan harga yang paling tinggi karena besarnya suplai baru yang masuk ke pasar.
🟡 Unlock Menengah (5–10% dari Kapitalisasi Pasar): Di kategori risiko sedang, terdapat AriaAI (ARIA) yang melepas 8.53% suplainya, diikuti oleh Akedo Games (AKE) sebesar 8.20%, Hyperlane (HYPER) sebesar 7.42%, dan Scroll (SCR) sebesar 5.75%. Meskipun tidak sebesar kategori pertama, penambahan token ini tetap dapat memicu fluktuasi harga jangka pendek, terutama jika volume perdagangan harian token tersebut sedang rendah.
🟢 Unlock Ringan (<5% dari Kapitalisasi Pasar): Sebagian besar proyek minggu ini berada di zona yang relatif aman. Token infrastruktur besar seperti zkSync (ZK) hanya melepas 2.02%, Merlin Chain (MERL) sebesar 3.32%, dan SPACE ID (ID) sebesar 2.94%. Proyek lainnya seperti Polyhedra (ZKJ), Kaito (KAITO), dan Meteora (MET) juga mencatatkan angka rilis di bawah 4%. Persentase kecil seperti ini biasanya dianggap sebagai inflasi rutin yang jarang merusak tren harga secara signifikan.
💡 Analisis untuk Investor/Trader:
Hindari Pembelian Terburu-buru (PLUME & ESPORTS): Sangat disarankan untuk menunda pembelian token PLUME dan Yooldo (ESPORTS) hingga jadwal unlock selesai. Dengan tambahan suplai hampir 30% hingga 45%, tekanan jual dari investor awal atau tim proyek yang ingin mencairkan keuntungan akan sangat besar. Biarkan pasar menyerap suplai tersebut terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk masuk.
Waspada Volatilitas LayerZero (ZRO): Meskipun ZRO adalah proyek besar, rilis token sebesar 10.3% bernilai sekitar $39 Juta adalah jumlah yang signifikan. Trader jangka pendek sebaiknya berhati-hati terhadap potensi penurunan harga sementara di tanggal 20 Januari.
Manfaatkan Koreksi pada Token Besar (ZK, MERL, SCR): Bagi investor jangka panjang, penurunan harga sesaat pada token seperti zkSync atau Scroll saat jadwal rilis bisa menjadi peluang beli yang baik. Karena persentase rilisnya kecil, penurunan harga biasanya cepat pulih jika fundamental proyeknya kuat.
Proyeksi & Analisis
Market Cap & Volume meningkat hingga mencapai angka $3.27 Triliun, mencatatkan pertumbuhan sebesar +5.12% dalam satu minggu terakhir. CoinMarketCap 100 Index juga naik ke posisi $194.72 (+5.32%), menunjukkan bahwa aset kripto mengalami kenaikan. Indeks Fear & Greed berada di angka 54 (Neutral), menandakan bahwa kondisi pasar investor mulai pulih. CMC Altcoin Season Index berada di skor 28/100. Meskipun demikian, pasar masih didominasi oleh Bitcoin (Bitcoin Season), yang berarti aliran uang investor saat ini masih lebih fokus pada Bitcoin dibandingkan aset kripto lainnya (altcoin).
🔮Outlook Minggu Depan:
✅Harga Bitcoin pada timeframe daily menunjukkan kenaikan breakout yang sangat kuat.
Bullish case:Saat ini harga sudah menunjukkan breakout meski terjebak di Cloud, retracement yang ada diprediksi untuk naik lebih lanjut lagi ke Fibonacci tertingginya di 2.618 103,798.
Bearish case:Meski sudah breakout, alangkah baiknya untuk menjaga kapital seiring adanya proyeksi retracement BTC ke Fibonacci 0.886 94,227.
✅ Zona likuidasi & teknikal:
Zona $99.000 – $100.000 ➜ Menjadi resistance terkuat.
Zona $93.000 – $94.000 ➜ Menjadi area support yang krusial
✅ Narrative utama:
Sektor Chinese Meme (+1.106%) dan Four.Meme Ecosystem (+831%) mendominasi, menandakan fokus pasar sangat agresif pada spekulasi aset meme.
Token ARRR memimpin dengan kenaikan harga (+192%). Disusul oleh 币安人生 (+71.85%) dan VVV (+52.13%).
✅ On-chain Insight & Derivatif:
BTC Realized Price New Whales → Level $99.000 menjadi level investor besar balik modal.
BTC: Liquidity Inventory → Akumulasi melonjak dengan pembelian hampir 136.000.
Exchange Netflow → Arus keluar dana (outflow) mendominasi bursa, menandakan tekanan jual mereda dan harga pulih dari support $86.000.
Pantau sektor Chinese Meme dan Four.Meme Ecosystem yang memperlihatkan momentum paling dominan minggu ini. Hindari posisi entry jangka pendek pada token dengan jadwal unlock ekstrem seperti Plume Network (PLUME) (~44.2%) dan Yooldo (ESPORTS) (~27.6%) pekan depan.
Sebaliknya, manfaatkan potensi fluktuasi harga dari unlock kelas menengah seperti LayerZero (ZRO) (~10.3%) atau Scroll (SCR) (~5.75%) untuk peluang teknikal cepat. Mengingat sentimen pasar yang telah membaik ke zona ‘Neutral’ (54) namun masih di bawah kendali Bitcoin Season (28), langkah paling bijak saat ini adalah disiplin menjaga modal.
Fokuslah hanya pada aset-aset besar yang terbukti kuat dan hindari terlalu agresif pada aset spekulatif yang berisiko tinggi.
Edukasi Kripto
Geopolitik & Aset: Mengapa Emas Naik sedangkan Bitcoin Turun Saat Konflik Negara?
Saat terjadi ketegangan atau konflik antarnegara (geopolitik), harga Emas dan Perak biasanya langsung naik, sedangkan Bitcoin justru seringkali turun atau bergerak mendatar (sideways). Berikut adalah penjelasan teknis mengapa hal ini terjadi:
1. Perbedaan Kategori Risiko (Risk-Off vs Risk-On)
Emas (Risk-Off): Emas diklasifikasikan sebagai aset “Risk-Off” atau aset minim risiko. Secara historis, Emas adalah aset pelindung nilai utama. Saat terjadi ketidakpastian global, investor institusi akan menjual aset lain dan memindahkan modalnya ke Emas untuk keamanan.
Bitcoin (Risk-On): Saat ini, investor besar masih menggolongkan Bitcoin sebagai aset “Risk-On” atau aset berisiko tinggi, sejajar dengan saham teknologi. Ketika terjadi konflik, investor cenderung menghindari risiko. Akibatnya, mereka menjual Bitcoin untuk mengamankan uang tunai atau membeli Emas.
2. Volatilitas Harga Investor menghindari fluktuasi harga yang tajam saat situasi dunia sedang tidak stabil.
Emas: Memiliki pergerakan harga yang stabil dan tidak berubah drastis dalam waktu singkat.
Bitcoin: Memiliki volatilitas tinggi (harga bisa naik atau turun drastis dalam satu hari). Dalam kondisi krisis perang, investor lebih memilih stabilitas daripada potensi keuntungan tinggi namun berisiko jatuh dalam.
💡 Kesimpulan: Emas mengalami kenaikan harga saat terjadi konflik fisik karena fungsinya sebagai aset pelindung nilai yang stabil. Sementara itu, Bitcoin lebih responsif terhadap isu kebijakan keuangan (seperti inflasi atau suku bunga) dibandingkan isu konflik fisik antarnegara.
Pengumuman
Tokocrypto Resmi Hadirkan Pasangan Perdagangan USD1 untuk 15 Aset Kripto Populer
Tokocrypto mengumumkan pembukaan pasangan perdagangan baru dengan USD1 untuk memperluas pilihan aset digital dan memberi fleksibilitas transaksi pengguna. Mulai 15 Januari pukul 15.00 WIB, pengguna bisa memperdagangkan sejumlah kripto populer dengan pasangan USD1, sebagai alternatif stable pair untuk trading dan manajemen portofolio.
Aset yang tersedia (USD1 pair): ADA, ASTER, AVAX, BCH, BNB, BTC, DOGE, ETH, LINK, PEPE, SOL, SUI, UNI, WLFI, dan XRP.
Manfaat utama, diversifikasi stable pair untuk strategi trading lebih fleksibel, memudahkan manajemen risiko volatilitas, dan menambah pilihan pasangan perdagangan dalam satu platform.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli
Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.
Pasar kripto hari ini, Rabu (14/1) mencatat rebound kuat dengan altcoin seperti QUICK, AXS, dan ORDI memimpin reli tajam, seiring Bitcoin berhasil menembus level $95.000.
Kenaikan BTC dipicu sentimen makro dari sinyal alternatif tarif AS terkait Trump serta meredanya tekanan suku bunga setelah data CPI, yang memperkuat optimisme pasar. Secara teknikal, struktur grafik Bitcoin dinilai sangat bullish dan membuka peluang lanjutan menuju area psikologis $100.000. Lihat lebih lengkap di bawah ini:
Deretan Altcoin Potensial Saat Pasar Kripto Rebound Kuat
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli
Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.
Pasar kripto hari ini, Selasa (13/1) bergerak aktif jelang rilis data CPI AS, dengan altcoin seperti DOLO, DUSK, dan JELLYJELLY memimpin kenaikan di tengah meningkatnya spekulasi pasar.
Semantara itu, Bitcoin dan Ethereum cenderung fluktuatif karena CPI masih berada di atas target, membuat kepastian pemangkasan suku bunga The Fed belum jelas, meski ETH tetap membidik area $3.200 seiring tren positif. Lihat lebih lengkap di bawah ini:
Deretan Altcoin Potensial Jelang Rilis CPI AS
Lonjakan 59% membawa harga DOLO ke titik $0.06673.
DUSK mencatatkan kenaikan 26% dan mencapai level $0,0746.
JELLYJELLY tumbuh 19% menjadi $0,077665 pada perdagangan hari ini.
Laporan CPI AS Hari Ini: Dampak pada Harga BTC & ETH
CPI di atas target, pemangkasan suku bunga masih belum pasti.
BTC fluktuatif; data CPI bisa picu breakout harga.
ETH incar $3.200, didorong tren positif dan optimisme pasar.
Tahun Baru, Cashback langsung GAS! Total Hadiah Rp25 JUTA!*
Altcoin Potensial Pekan Kedua Januari 2026
Migrasi tokenMANTRA bisa picu lonjakan OM jangka pendek.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli
Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.
Pasar kripto memasuki pekan ini dengan sinyal optimisme baru di tengah meningkatnya perhatian investor terhadap sejumlah agenda ekonomi global. Kapitalisasi pasar kripto tercatat naik 0,73% dalam 24 jam terakhir, sejalan dengan tren mingguan positif sebesar 0,84%, meski masih membukukan penurunan tipis 0,84% secara bulanan.
Bitcoin terus bertahan di atas level psikologis USD 90.000, menguatkan sentimen bullish di pasar. Ethereum juga stabil di atas USD 3.100, sementara Binance Coin (BNB) bertahan di atas USD 900 dan membuka peluang pemulihan lanjutan. Di tengah pergerakan harga yang relatif stabil, investor kini mencermati sejumlah agenda makroekonomi yang berpotensi menentukan arah pasar kripto dalam jangka pendek.
🚨 NEXT WEEK’S SCHEDULE IS INSANE!
MONDAY → FOMC PRESIDENT SPEECH TUESDAY → CPI REPORT WEDNESDAY → PPI DATA THURSDAY → JOBLESS CLAIMS FRIDAY → FED BALANCE SHEET
Berikut lima peristiwa utama terkait ekonomi dan kebijakan moneter yang dinilai krusial bagi pergerakan aset kripto pekan ini:
Senin: Pidato Pejabat FOMC Jadi Sorotan Awal Pekan
Dilaporkan Coingape, pekan dibuka dengan pidato pejabat Federal Open Market Committee (FOMC). Pernyataan yang disampaikan akan menjadi petunjuk penting terkait arah kebijakan suku bunga ke depan. Nada hawkish berpotensi menekan aset berisiko seperti kripto, sementara sinyal dovish dapat memicu optimisme pasar terhadap peluang pelonggaran moneter.
Selasa: Data CPI Tentukan Arah Inflasi
Bureau of Labor Statistics AS dijadwalkan merilis data Consumer Price Index (CPI) pada 13 Januari. Pada laporan sebelumnya, inflasi utama tercatat turun ke level 2,7% dan Core CPI ke 2,6%, lebih rendah dari perkiraan. Analis memperkirakan inflasi dapat kembali turun hingga 1,9%. Jika tren penurunan berlanjut, ekspektasi penurunan suku bunga dapat menguat dan mendorong pasar kripto. Sebaliknya, lonjakan inflasi berpotensi menekan harga aset digital.
Data Producer Price Index (PPI) untuk periode Oktober dan November akan dirilis pada 14 Januari. PPI mencerminkan biaya di tingkat produsen dan kerap menjadi sinyal awal tekanan inflasi. Penurunan PPI secara konsisten dapat memperkuat keyakinan bahwa inflasi melandai, yang umumnya berdampak positif bagi aset berisiko termasuk cryptocurrency.
Kamis: Klaim Pengangguran Uji Ketahanan Pasar Tenaga Kerja
Laporan klaim pengangguran mingguan menunjukkan kenaikan 8.000 klaim menjadi 208.000 pada awal Januari. Meski masih mencerminkan pasar tenaga kerja yang relatif stabil, lonjakan yang tidak terduga dapat memicu kekhawatiran perlambatan ekonomi. Stabilitas tenaga kerja dinilai penting dalam menjaga minat risiko investor di pasar kripto.
Jumat: Neraca The Fed Ungkap Arah Likuiditas
Federal Reserve akan memperbarui data neraca keuangannya pada akhir pekan. Besaran neraca ini mencerminkan jumlah likuiditas yang beredar di sistem keuangan. Penyusutan neraca mengindikasikan pengetatan likuiditas, sementara ekspansi neraca dapat menjadi katalis positif bagi pasar kripto.
Dengan kombinasi data inflasi, kondisi pasar tenaga kerja, dan kebijakan moneter, rangkaian agenda ekonomi pekan ini diperkirakan akan menentukan volatilitas jangka pendek sekaligus arah pergerakan pasar kripto hingga akhir Januari.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli
Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.
Pasar kripto hari ini, Senin (12/1) membuka pekan dengan sentimen yang relatif konstruktif, tercermin dari penguatan altcoin seperti CARV, FXS, dan KOM. Bitcoin dan XRP bergerak stabil sambil menunggu putusan tarif Mahkamah Agung pada 14 Januari 2026, dengan akumulasi ETF institusional mulai terlihat di tengah ketidakpastian kebijakan.
Fokus pasar juga tertuju pada data makro penting seperti CPI, PPI, dan neraca The Fed yang berpotensi mendorong likuiditas ke aset berisiko. Di sisi lain, optimisme terhadap BNB menguat setelah CZ memberi sinyal supercycle, dengan target psikologis $1.000 yang kian diperhatikan jika sentimen makro mendukung. Lihat lebih lengkap di bawah ini:
Deretan Altcoin Potensial di Awal Pekan Ini
Lonjakan 19% membawa harga CARV ke titik $0,1241.
FXS mencatatkan kenaikan 16% dan mencapai level $0,892.
KOM tumbuh 14% menjadi $0,0002399 pada perdagangan hari ini.
Prediksi Harga BTC & XRP Jelang Putusan Tarif MA (14 Jan 2026)
Harga BTC & XRP stabil menanti putusan Tarif Mahkamah Agung.
ETF institusional mulai akumulasi di tengah ketidakpastian kebijakan.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli
Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.