Tak Perlu Cokelat, 5 Buah Ini Juga Bisa Tingkatkan Mood


Jakarta

Jika mood atau suasana hati sedang tidak bagus, kamu bisa memperbaikinya dengan konsumsi makanan sehat, seperti buah. Ini 5 jenis buah yang cocok dikonsumsi.

Perubahan suasana hati merupakan salah satu hal yang biasa dialami. Hal ini pun bisa terjadi karena faktor stress, hormonal, hingga gaya hidup. Jika merasakan suasana hati yang buruk, kamu mungkin ingin mengatasinya dengan mengonsumsi makanan manis.

Makanan manis bisa meningkatkan suasana hati, tetapi itu bukanlah pilihan tepat. Sebenarnya, kamu bisa meningkatkan suasana hati dengan konsumsi makanan lebih sehat, seperti buah-buahan.


Buah-buahan tidak hanya membantu meningkatkan atau menstabilkan suana hati yang baik, tetapi juga menyehatkan. Buah-buahan juga dapat membantu pengaturan diet seimbang. Nutrisi di dalamnya yang menjadi bagian penting dalam meningkatkan suasana hati.

Jika ingin meningkatkan suasana hati dengan konsumsi buah, berikut pilihannya seperti dirangkum dari healthshots.com (08/12).

1. Pisang

Pisang dapat meningkatkan suasana hati. Tingginya vitamin B6, berperan penting dalam membentuk serotonin dan neurotransmitter yang baik untuk mengatur suasana hati.

Pisang juga diketahui mengandung triptofan, asam amino yang membantu meningkatkan rasa tenang dan relaksasi.

Terlepas dari manfaatnya yang bisa meningkatkan suasana hati, pisang juga menjadi sumber karbohidrat dan vitamin yang baik untuk kesehatan tubuh. Konsumsi pisang dapat memperlancar metabolisme serta meningkatkan kekebalan tubuh.

2. Jeruk

Jeruk shantangJeruk merupakan salah satu buah yang bisa membantu tingkatkan mood. Foto: Getty Images/iStockphoto/Kateryna Bibro

Jeruk merupakan buah dengan kandungan vitamin C yang tinggi. Jeruk tidak hanya bermanfaat bagi sistem kekebalan tubuh, tetapi juga berperan dalam sintesis neurotransmitter seperti serotonin. Serotonin sendiri merupakan zat kimia yang ada di otak, dan berhubungan dengan rasa senang.

Oleh karena itu, mengonsumsi jeruk dapat membantu meningkatkan suasana hati dan memberikan dorongan energi yang menyegarkan.

Jenis buah lainnya yang bisa tingkatkan mood dapat dilihat pada halaman selanjutnya!

3. Nanas

Tidak semua orang mungkin menyukai nanas. Padahal, nanas memberikan banyak manfaat, termasuk membantu meningkatkan suasana hati.

Menurut pakar dari Health Shots, nanas tidak hanya menjadi buah tropis biasa, tetapi juga menjadi buah yang dapat mempengaruhi suasana hati. Buah ini mengandung bromelain, enzim yang mungkin membantu mengurangi peradangan dan meningkatkan kadar serotonin.

Rasa nanas yang manis dan tajam dapat menambah cita rasa lezat. Nanas bisa dimakan utuh, atau dijadikan topping menyegarkan dalam makanan lain.

4. Buah beri

White bowl filled with fresh mixed organic berries on blue garden table. Some berries are scattered outside the bowl. DSRL studio photo taken with Canon EOS 5D Mk II and Canon EF 100mm f/2.8L Macro IS USMBerbagai jenis beri-berian yang kaya antioksidan juga dapat membantu tingkatkan mood. Foto: Getty Images/iStockphoto/fcafotodigital

Beberapa jenis buah beri, seperti strawberry, blueberry, hingga raspberry juga bermanfaat untuk meningkatkan suasana hati. Buah beri-berian ini tidak hanya enak, tetapi juga kaya akan sifat antioksidannya.

Antioksidan tersebut membantu melawan stress oksidatif dalam tubuh. Ini dikaitkan dengan gangguan mood.

Ahli dari Health Shots mengungkap, tingginya kadar vitamin C dalam buah beri juga berkontribusi pada pembentukan dopamin, neurotransmitter yang berkaitan dengan kesenangan.

5. Lemon

manfaat lemon dan jeruk nipisMakan buah lemon jua bisa tingkatkan mood karena kandungan vitamin dan airnya. Foto: Getty Images/iStockphoto

Lemon adalah jenis buah citrus lainnya yang bermanfaat untuk meningkatkan suasana hati. Lemon kaya akan vitamin dan air. Kedua kandungan tersebut diketahui dapat meningkatkan mood seseorang.

Jenis buah ini dapat meremajakan kulit sekaligus menambah energi instan. Cukup mengiris buah lemon dan minum dengan tambahan air dan daun mint. Ini akan menjadi infused water lemon yang dapat membantu seseorang lebih berenergi dan merasa lebih tenang.

(aqr/adr)



Sumber : food.detik.com

Timun Buah atau Sayur? Ternyata Ini Jawabannya


Jakarta

Banyak orang keliru ketika harus mengkategorikan timun sebagai buah atau sayur. Ternyata ini jawabannya dari sisi ilmu botani.

Timun atau mentimun banyak dikonsumsi di Indonesia, mulai dari dijadikan lalapan atau jadi bahan campuran jus. Timun juga tergolong bahan makanan yang punya manfaat sehat.

Membicarakan klasifikasinya, banyak orang belum tahu apakah timun termasuk buah atau sayuran. Sebagian besar menganggap timun adalah sayuran karena rasanya tidak manis, tapi banyak juga yang beranggapan timun adalah buah.


Beda buah dan sayuran sebenarnya ada pada cara mereka dihasilkan. Buah adalah struktur reproduksi matang dan dapat dimakan dari tanaman berbunga.

Manfaat Mentimun Bagi Kesehatan, Salah Satunya Cegah DiabetesTimun ternyata tergolong buah. Foto: Getty Images/iStockphoto/tolgart

Buah juga mengandung benih yang bisa menjadi cara agar pohon tersebut berkembang biak, yakni berupa bijinya. Sementara sayuran adalah daun, batang, akar, pucuk, dan bagian lain dari tumbuhan yang bisa dimakan.

Jika merujuk pada klasifikasi dan definisi botani, jelas bahwa timun adalah buah-buahan. Melansir Eating Well, seorang ahli botani menjelaskan bahwa buah tumbuh dari bakal buah yakni tanaman yang berbunga, buah ini biasanya mirip biji.

Dari sini bisa terlihat, karena timun memiliki biji di tengahnya dan tumbuh dari bunga, maka secara botani timun adalah buah.

Melansir Healthline, timun mengandung puluhan biji yang bisa digunakan untuk budidaya tanaman ini.

Timun Jadi Rahasia Kecantikan Aisyah, Istri Rasulullah SAWTimun mengandung puluhan biji yang bisa digunakan untuk budidaya tanaman ini. Foto: iStock

Hal ini tentu sangat sesuai dengan ilmu botani bahwa buah adalah sesuatu yang tumbuh dari bunga dan bisa dijadikan bahan untuk berkembang biak. Buah menampung benih yang bisa jadi tanaman baru, begitu juga dengan timun yang mengandung banyak biji di dalamnya.

Walau demikian, timun tetaplah timun meski buahnya bisa jadi lalapan sebagai pelengkap makan yang dicocol dengan sambal seperti sayuran.

Artikel ini sudah tayang di CNN Indonesia dengan judul Banyak yang Keliru, Timun Itu Buah atau Sayur?

(adr/odi)



Sumber : food.detik.com

Rutin Minum Kopi Bisa Cegah Paparan COVID-19 yang Kembali Naik


Jakarta

Kasus positif COVID-19 di Indonesia kembali meningkat. Sebuah penelitian menemukan bahwa dengan minum kopi dapat menghambat paparan. Ini penjelasannya.

Kasus positif COVID-19 di beberapa negara seperti Singapura, Malaysia, dan Indonesia kembali melonjak. Di Indonesia sendiri tercatat ada 30-40 pasien dalam sepekan.

Dalam periode 28 November – 2 Desember 2023 kemarin, tercatat ada 267 pasien yang terpapar COVID-19. Karenanya protokol kesehatan kembali digalakkan.


Selain itu, sebuah penelitian menemukan bahwa kopi dapat menghambat penyebaran COVID-19, seperti yang dikutip dari News.Medical.net (16/11/23).

Berikut penjelasanya.

1. Kandungan polifenol kopi

Menggiling biji kopiKopi merupakan salah satu minuman yang paling banyak dikonsumsi dan mengandung polifenol, Foto: Getty Images/PeopleImages

Dalam studi terbaru yang diterbitkan dalam jurnal Cell and Bioscience, para peneliti menyelidiki apakah kopi memiliki efek penghambatan terhadap paparan COVID-19, tepatnya varian SARS-CoV-2.

Laporan terbaru menunjukkan bahwa pola makan kaya polifenol dan aktivitas fisik dapat memicu respons imun aktif dan mengurangi risiko penyakit parah.

Dan kopi merupakan salah satu minuman yang paling banyak dikonsumsi dan mengandung polifenol, seperti asam caffeic dan asam klorogenat (CGA).

Selain itu, juga ada kandungan antioksidan seperti trigonelin, melanoidin, dan kafestol.

2. Penjelasan peneliti

Dalam penelitian tersebut, para peneliti telah mengungkap bahwa konsumsi kopi setidaknya satu cangkir per hari dikaitkan dengan 10% lebih rendah risiko terpapar COVID-19.

Hal tersebut telah terbukti setelah dilakukan penelitian dengan peserta Biobank di Inggris (UK). Meskipun demikian, mekanisme yang mendasarinya masih belum jelas.

Pada studi kali ini, para peneliti menguji efektivitas kopi terhadap SARS-CoV-2. Mereka menggunakan uji pseudovirus SARS-CoV-2 untuk menilai efek kopi.

Terlebih pada efek kopi terhadap masuknya virus ke dalam garis sel ginjal embrio manusia yang mengekspresikan enzim pengubahan giotensin 2.

3. Efek pada jenis kopi

5 Tips Berhenti Minum Kopi Tanpa Sakit Kepala, Contek Yuk!Efek kopi bubuk menunjukkan penurunan masuknya virus yang bergantung pada dosis. Foto: Getty Images/iStockphoto/RECSTOCKFOOTAGE

Efek kopi bubuk menunjukkan penurunan masuknya virus yang bergantung pada dosis. Selanjutnya, mereka menguji efek dari beberapa produk kopi instan komersial.

Sementara itu, produk kopi instan secara konsisten mampu menghambat masuknya SARS-CoV-2 tipe liar dan variannya (Alpha, Delta, dan Omicron).

Kemudian, peneliti mengevaluasi bagaimana bahan tambahan dalam kopi. Mulai dari krim, gula, susu, dan lainnya. Ini menunjukkan bahwa zat aditif tidak berdampak pada efek penghambatan kopi.

4. Kopi cegah paparan COVID-19

Para peneliti melakukan uji imunosorben terkait enzim (ELISA) dan mengamati bahwa kopi bubuk dan kopi instan mengganggu interaksi lonjakan-ACE2.

Jadi, temuan menunjukkan bahwa kopi dapat membatasi infeksi SARS-CoV-2 dengan menghambat interaksi spike-ACE2, TMPRSS2, dan CTSL.

Selain itu, Kopi juga menurunkan kadar protein ACE2 dan TMPRSS2. Senyawa bioaktif dalam kopi, seperti CGA, isoCGA, dan kafein, menunjukkan efek penghambatan.

Uji coba pada manusia menunjukkan bahwa serum dari konsumen kopi biasa dan tanpa kafein dapat menekan SARS-CoV-2, termasuk varian Omicron

Secara keseluruhan, peneliti berpendapat bahwa asupan kopi bisa menjadi strategi pola makan yang potensial untuk mencegah infeksi di era pasca-COVID.

(raf/odi)



Sumber : food.detik.com

Hindari Air Putih Usai Konsumsi Makanan Ini agar Perut Tetap Nyaman


Jakarta

Minum air putih memang sangat dianjurkan. Namun, tetap perlu memperhatikan beberapa hal, termasuk menghindari minum air putih usai mengonsumsi makanan ini.

Air putih menjadi salah satu minuman yang wajib dikonsumsi setiap harinya. Minum air putih yang cukup dapat menjaga kadar cairan tubuh, sehingga tubuh tidak mengalami gangguan pada beberapa fungsi, seperti pencernaan, sirkulasi, hingga ginjal.

Minum air putih juga dapat menghindari dehidrasi hingga mengontrol asupan kalori. Oleh karena itu, setiap harinya diwajibkan minum air putih setidaknya 8 gelas sehari.


Namun, minum air putih juga tidak boleh sembarangan. Selain memperhatikan takarannya, kamu juga perlu memperhatikan waktu minum yang tepat. Sebaiknya hindari minum air putih setelah makan 5 makanan ini.

Merangkum Times of India (16/12), hindari minum air putih dengan makanan ini:

1. Makanan pedas

Tokopedia Makanan PedasDiketahui minum air putih setelah makan makanan pedas hanya akan membuat rasa panas menyebar. Foto: Dok. Tokopedia

Makanan pedas memang bisa membuat lidah, mulut, dan perut panas setelahnya. Dengan kondisi seperti ini, beberapa orang pun mungkin ingin segera menghilangkan rasa pedas dan panas itu. Akhirnya mereka langsung minum air putih.

Namun, minum air putih setelah makan makanan sangat pedas bisa membuat rasa pedas semakin menyebar di area mulut. Sampai-sampai itu menyebabkan sensasi seperti terbakar. Sensasi pedas ini menyebabkan seseorang menjadi lebih mudah haus.

Mengutip magelangkab.go.id, air putih juga merupakan zat polar yang tidak akan bisa menghilangkan rasa pedas di mulut. Minum air putih setelah makan makanan pedas juga bisa menyebabkan perut kembung hingga rasa tidak nyaman di perut.

2. Makanan berlemak

Resep Fillet Ayam Goreng TepungMinum air setelah makan makanan berlemak bisa menyebabkan perut kembung. Foto: iStock

Konsumsi makanan berlemak, seperti gorengan, makanan cepat saji, dan lain sebagainya mungkin memberi efek serat di tenggorokan. Sehingga, mereka yang habis makan makanan ini ingin cepat-cepat menghilangkan serat dengan minum air putih.

Namun, minum air putih setelah makan makanan berlemak bukanlah pilihan tepat. Makanan berlemak bisa menyebabkan perut kembung. Minum air putih dalam jumlah banyak setelahnya juga berkontribusi menimbulkan rasa tidak nyaman di perut.

3. Minuman berkarbonasi

Sparkling water and lemon slice on glass with an ice, sunny day - narrow focus on middle of the glassMinuman berkarbonasi juga sebaiknya tidak diminum setelah makan. Foto: iStock/The Daily Meal

Minuman air berkarbonasi atau sparkling water sering terlintas menjadi pilihan cocok untuk menghilangkan dahaga setelah makan. Namun, sebaiknya minuman ini dihindari.

Sekalipun banyak yang mengungkap sparkling water lebih sehat daripada soda biasa, tetapi tetap saja bisa memicu gejala bahaya. Terlebih, ketika sparkling water diminum setelah makan makanan berat. Ini bisa menyebabkan kembung dan perut bergas. Karbonasi di dalam minuman ini juga berkontribusi dalam gangguan ke pencernaan.

Makanan lain yang sebaiknya dihindari bersama air putih bisa dilihat pada halaman selanjutnya!

4. Makanan berat

Setelah makan makanan berat, seperti nasi dengan banyak lauk pauk, seseorang mungkin ingin menetralkan tenggorokannya kembali dengan minum air putih. Namun, perlu diperhatikan konsumsinya.

Minum air putih yang banyak setelah konsumsi makanan berat hanya akan berkontribusi dalam membuat perut tidak nyaman dan begah. Lebih direkomendasikan minum air putih berbarengan selama menikmati makanan.

5. Kondisi tepat untuk minum air putih

Larangan minum air putih setelah konsumsi makanan sebenarnya tidak sepenuhnya harus dihindari. Mengutip alodokter.com, seseorang tetap diperbolehkan minum air putih setelah makan bila kondisinya memang merasa haus, bila makanan terlalu kering dan menjadi sulit ditelan, hingga bila kamu sudah tidak kuat dengan rasa makanan yang terlalu pedas.

Sebaliknya, minum air putih setelah makan menjadi tidak baik bila kamu sudah merasa kembung duluan, begah, hingga terjadi nyeri di ulu hati. Itu juga tidak baik ketika air putih membuatmu merasa cepat kenyang, sehingga menurunkan jumlah makanan dan asupan nutrisi.

(aqr/adr)



Sumber : food.detik.com

10 Lauk Pauk untuk Penderita Asam Lambung dari Pagi hingga Malam

Jakarta

Penderita asam lambung atau gastroesophageal reflux disease (GERD) harus menjaga pola makan agar asam lambung tidak naik. Sebab ada beberapa makanan yang menyebabkan asam lambung naik.

Dalam artikel ini akan kita bahas 10 lauk pauk untuk penderita asam lambung, mulai dari pagi saat sarapan, makan siang, hingga makan malam.

Jadwal Makan dan Lauk Pauk untuk Penderita Asam Lambung

Berikut ini 10 lauk pauk untuk penderita asam lambung, lengkap dengan jadwal makannya, seperti dikutip dari situs Oesophageal and Gastric Cancer Support:


1. Telur Rebus

Lauk pauk untuk penderita asam lambung yang cocok dimakan saat sarapan adalah telur rebus. Selain baik untuk asam lambung, makanan ini juga baik untuk program diet.

Telur rebus mungkin kurang mengenyangkan, tapi cukup untuk memberikan kamu nutrisi di pagi hari. Untuk melengkapi, kamu bisa yoghurt rendah lemak dan apel yang akan membuatmu lebih kenyang tanpa takut asam lambung kambuh dan gemuk.

2. Oatmeal Tawar

Pilihan lainnya adalah oatmeal tawar dengan air atau susu bebas lemak, tanpa gula. Tambahkan irisan pisang dan buah beri untuk menambah rasa.

3. Salad Tuna

Salad tuna bisa menjadi lauk yang nikmat di siang hari. Salad ini boleh diaduk dengan ½ cangkir yogurt tawar tanpa lemak, sentuhan mustard, dan seledri cincang halus. Atau bisa juga kamu tambahkan bayam, kangkung, dan tauge.

4. Kalkun

Kalkun bisa jadi makanan lezat di siang hari tanpa takut asam lambung naik. Saat memasaknya jangan lupa gunakan bahan pelengkap bebas lemak. Agar lebih memiliki rasa, tambahkan saus saus cranberry.

5. Ubi

Ubi jalar mengandung karbohidrat yang rasanya nikmat tanpa perlu pemanis. Masak ubi tersebut dengan dikukus, rebus, atau menggunakan microwave untuk menghindari minyak. Tambahkan beberapa potong wortel untuk porsi sayuran.

6. Sup Sayur

Selain salad, kamu bisa mengkonsumsi sup sayur tanpa pemicu asam lambung, seperti paprika, tomat, lobak, mentimun, buah jeruk, bawang bombay, saus berlemak, cuka, atau saus berbahan dasar jeruk.

Cobalah sayuran seperti kangkung, bayam, selada, kacang polong, brokoli, wortel. Gunakan daging tanpa lemak, seperti dada ayam, kalkun, ikan tanpa lemak, atau udang.

7. Tumis Jamur dan Dada Ayam

Untuk menu makan malam, kamu bisa makan lauk tumis jamur dan dada ayam. Sebagai karbohidrat, gunakan nasi, campur wortel. Porsi untuk makan malam ini tak perlu banyak dan bumbunya juga tak perlu banyak, serta hindari minyak.

8. Ayam dan Asparagus Panggang

Pilihan lainnya, kamu bisa makan ayam panggang dan asparagus panggang. Tambahkan sedikit kentang atau ubi jalar sebagai karbohidrat. Jangan lupa kupas kulit ayamnya dan ambil dada. Pastikan untuk menambahkan sayuran.

9. Mie Zucchini dan Udang

Sebagai ganti pasta biasa, pilihlah pasta sayuran atau mi zucchini. Beri bumbu sedikit dengan sedikit minyak rendah lemak, kemangi, dan rempah-rempah. Kamu bisa tambahkan sekitar 3 ons udang rebus atau panggang.

10. Steak Tanpa Lemak dan Bayam

Terakhir, kamu bisa makan steak tanpa lemak. Pastikan pilih daging sapi giling sirloin tanpa lemak (98% tanpa lemak) atau steak sirloin. Dalam proses memasaknya, jangan tambahkan mentega atau minyak. Saat menghidangkan, tambahkan bayam mentah atau nasi merah untuk karbohidrat.

Demikian tadi 10 lauk pauk untuk penderita asam lambung, mulai dari pagi, siang, hingga malam. Semoga bermanfaat.

(bai/inf)



Sumber : food.detik.com

Punya Banyak Sisa Putih Telur? Manfaatkan dengan 5 Cara Ini


Jakarta

Putih telur biasanya bersisa banyak saat membuat aneka cake. Jangan dibuang atau disimpan, manfaatkan dengan cara berikut ini.

Telur merupakan bahan makanan yang memiliki nilai gizi tinggi. Menurut USDA, kandungan protein pada 100 gram telur sebesar 13 gram.

Sisa telur bisa dimanfaatkan menjadi hidangan atau minuman yang lezat kalau caranya tepat. Biasanya sisa putih telur didapatkan dari pembuatan cake yang memakai kuning telur.


Dilansir dari Times of India (14/12), sisa putih telur tersebut bisa dijadikan bahan campuran kue hingga kreasi minuman beralkohol. Kamu bisa mencoba tips berikut.

Berikut cara mengolah sisa telur agar tak terbuang sia-sia:

1. Bahan Campuran Kue

cara memanfaatkan sisa putih telurcara memanfaatkan sisa putih telur Foto: Getty Images/iStockphoto

Beberapa jenis kue hanya menggunakan bagian kuning telur saja, sehingga bagian putihnya kerap tak digunakan. Namun, bagian putih telur itu jangan langsung dibuang, karena bisa disimpan untuk diolah kembali.

Kamu bisa mengocok putih telur hingga menjadi meringue. Lalu, dikreasikan sebagai cloud bread atau roti awan. Selain itu, bisa juga dijadikan campuran untuk membuat kue chiffon pandan.

2. Mousse

Mousse adalah jenis dessert yang kerap ditemukan di restoran Prancis atau kafe kue. Mousse ini juga terbuat dari campuran putih telur dengan dark chocolate, aneka buah, gula, dan vanila.

Rasa mousse yang lembut ini sangat nikmat disantap dingin. Tekstur mousse dari putih telur ini mirip seperti puding, hanya saja lebih lembut.

3. Cocktails

cara memanfaatkan sisa putih telurcara memanfaatkan sisa putih telur Foto: Getty Images/iStockphoto

Cocktails merupakan kreasi minuman beralkohol yang rasanya unik. Ternyata kreasi minuman beralkohol ini juga bisa dipadukan dengan putih telur.

Jika memiliki sisa putih telur, jangan langsung membuangnya begitu saja. Cocok sekali mencampurkan putih telur ini dengan whisky dan aneka minuman yang rasanya agak asam.

Putih telur ini dapat memperkaya rasa dari cocktail. Sensasinya membuat cocktail terasa lembut dan agak berbusa.

4. Marshmallow

Marshmallow bisa dengan mudah didapatkan di supermarket. Jenis permen yang manis empuk ini sangat disukai oleh anak kecil.

Untuk membuat marshmallow sendiri di rumah ternyata bisa menggunakan sisa putih telur. Caranya dengan mencampurkan 3 putih telur yang dikocok bersama sirup gula.

Marshmallow ini bisa disantap langsung. Enak juga menikmatinya dengan cara dipanggang. Jadi campuran topping cokelat panas juga terasa nikmat.

5. Omelet

cara memanfaatkan sisa putih telurcara memanfaatkan sisa putih telur Foto: Getty Images/iStockphoto

Omelet yang biasanya terbuat dari telur utuh, juga bisa hanya menggunakan putihnya saja. Omelet putih telur ini cocok sekali untuk mereka yang membutuhkan asupan protein lebih tinggi.

Jika memilih sisa putih telur, kamu bisa mengocoknya dengan beberapa jenis potong sayuran. Bisa juga menambahkan bumbu rempah dan keju untuk memperkaya rasanya.

(yms/odi)



Sumber : food.detik.com

4 Fakta Jus Wortel yang Bisa Tingkatkan Imunitas Tubuh


Jakarta

Memiliki kandungan antioksidan yang tinggi, rutin minum jus wortel bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Manfaatnya sudah dibuktikan peneliti!

Wortel identik dengan kandungan vitamin A-nya yang bagus untuk kesehatan mata. Tak hanya itu saja, wortel juga dikemas dengan nutrisi lainnya sehingga bisa meningkatkan kesehatan tubuh secara menyeluruh.

Sebuah penelitian menemukan bahwa wortel juga mampu meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Hal ini penting, mengingat kasus COVID-19 kembali tinggi di beberapa negara, termasuk Indonesia.


1. Konsumsi sebagai jus

Jus wortelJus wortel mampu meningkatkan imunitas tubuh. Foto: iStock

Kamu bisa mengolah wortel menjadi jus untuk dikonsumsi setiap hari. Hal tersebut disarankan oleh peneliti dari University of Southern Denmark.

Menurut peneliti, kandungan senyawa bioaktif falcarinol (FaOH) dan falcarindiol (FaDOH) yang ditemukan dalam jus wortel bisa memengaruhi peradangan, lapor Fox News (14/12/23).

Itu telah terbukti setelah melakukan penelitian dengan melibatkan 14 sukarelawan sehat berusia di antara 20-55 tahun. Mereka telah menjalani tes darah sebelum dan satu jam setelah mengonsumsi jus wortel.

2. Penjelasan penelitian

Para relawan tersebut mengonsumsi 30 gram bubuk wortel kering beku yang dicampur dengan 500 mililiter air keran. Studi tersebut menunjukkan hasil yang menjanjikan setelah dikonsumsi.

Karenanya para peneliti percaya bahwa mengonsumsi jus wortel dapat bermanfaat bagi penderita penyakit tertentu, seperti diabetes dan kanker, di mana peradangan ikut berperan.

“Sebaliknya, asupan jus wortel bisa mempengaruhi sitokin pro dan anti-inflamasi pada sampel plasma yang distimulasi LPS satu jam setelah asupan jus dibandingkan dengan tidak mengonsumsi jus,” tutur peneliti.

3. Ada kandungan beta karoten

Jus wortelJus wortel Foto: iStock

Lebih lanjut, peneliti juga menuturkan bahwa jus wortel memiliki efek akut pada reaktivitas di bagian sistem kekebalan bawaan. Itu karena adanya kandungan beta karoten.

“Wortel adalah sumber beta karoten nomor 1, yang merupakan prekursor vitamin A yang penting untuk sistem kekebalan tubuh kita,” ujar peneliti Muhlstein yang berbasis di Los Angeles.

Meskipun studi ini bermanfaat, Muhlstein berpendapat bahwa akan lebih bermanfaat jika melakukan penelitian yang sama dengan wortel utuh, bukan diolah menjadi jus.

“Mereka akan mendapat banyak manfaat tambahan dari serat, yang hilang saat membuat jus buah atau sayuran,” tutur Muhlstein.

4. Manfaat serat pada wortel

Lebih lanjut, Muhlstein menjelaskan bahwa serat pada wortel dapat berperan sebagai probiotik yang dapat membantu kesehatan usus dan kekebalan tubuh secara keseluruhan.

“Serat juga bermanfaat dalam mengontrol gula darah, yang selanjutnya dapat membantu mengurangi peradangan dalam tubuh,” tutur Muhlstein.

Peneliti juga mencatat bahwa masih diperlukan lebih banyak penelitian untuk mengkonfirmasi manfaat jus wortel terhadap fungsi kekebalan dan peradangan.

(raf/odi)



Sumber : food.detik.com

Ini Perbedaan Extra Virgin Olive Oil dan Extra Light Olive

Jakarta

Minyak zaitun (olive oil) terdapat beberapa macam jenisnya. Jika melihat di pasaran, ada yang berjenis olive oil saja. Ada juga yang berlabel extra virgin, extra light, dan sebagainya.

Namun, apakah masing-masing minyak zaitun tersebut berbeda? Kalau iya, apa yang perbedaannya? Simak tipe-tipe minyak zaitun serta bedanya pada uraian di bawah ini.

Jenis-jenis Minyak Zaitun

Dilansir laman The Spruce Eats, ada lima tingkatan utama untuk minyak zaitun. Masing-masing jenisnya ini memiliki titik asap yang berbeda. Dan titik asap inilah yang menentukan minyak zaitun tersebut cocok digunakan untuk apa.


Ini adalah minyak zaitun dengan kualitas tertinggi. Minyak ini diolah dengan cold process atau proses dingin yang mencegah kandungan alaminya berubah setelah terpapar suhu dingin. Hasilnya, extra virgin olive oil memiliki kandungan asam yang rendah yakni tidak lebih dari 0,8%.

Selain itu, minyak zaitun jenis ini juga dianggap punya rasa yang lebih unggul. Meski begitu, kualitas, aroma, rasa, warna, dan harganya bervariasi tergantung mereknya.

Extra virgin olive oil bisa digunakan untuk memasak maupun memanggang. Minyak ini juga cocok dicampurkan dengan hidangan yang belum dimasak seperti dijadikan saus dan salad dressing.

2. Virgin Olive Oil

Virgin olive oil adalah tipe minyak zaitun yang tidak dimurnikan dan diekstrak menggunakan teknik pengepresan dingin. Minyak ini memiliki tingkat keasaman yang sedikit lebih tinggi, sekitar 1-4%.

Minyak zaitun tipe virgin tahan terhadap suhu. Minyak ini juga punya rasa yang enak serta cocok untuk aktivitas menggoreng dan menumis.

3. Refined Olive Oil

Jenis minyak zaitun ini juga dikenal dengan ‘pure olive oil’ atau ‘olive oil’ saja. Refined olive oil merupakan kombinasi dari extra virgin atau virgin olive oil dengan minyak zaitun olahan. Perbandingannya sekitar 85% minyak zaitun olahan dan 15% extra virgin atau virgin olive oil.

Refined olive oil diperoleh dengan metode penyulingan. Minyak ini memiliki keasaman yang disebut asam oleat tidak lebih dari 0,3%.

Lantaran proses penyulingan yang telah dilaluinya, minyak zaitun olahan ini tahan terhadap panas dengan baik. Karena itu, refined olive oil juga cocok untuk memasak.

Extra light olive oil memiliki rasa dan warna yang lebih ringan. Namun, tidak mengandung lemak atau kalori yang lebih rendah.

Karena proses pemurniannya, minyak zaitun ekstra ringan punya titik asap yang sangat tinggi. Sehingga minyak ini cocok untuk masak pada suhu tinggi.

Rasanya yang netral juga bisa jadi pilihan terbaik untuk resep kue yang membutuhkan minyak, atau penggunaan untuk masakan apapun yang menginginkan aroma tidak mengganggu.

5. Olive Pomace Oil

Tipe pomace adalah jenis minyak zaitun dengan kualitas terendah yang beredar di pasaran. Saat minyak diperas menggunakan mesin, masih ada minyak yang tersisa di dalam buah zaitun. Sekitar 5-8% yang tersisa dalam daging buah zaitun inilah yang disebut pomace.

Untuk mengekstrak sisa minyak, kombinasi pelarut kimia dan panas sangat tinggi digunakan. Hasilnya adalah olive pomace oil ini. Minyak ini juga dicampur dengan minyak berkualitas tinggi untuk meningkatkan kualitasnya.

Olive pomace oil paling cocok untuk pijat dan terapi. Minyak ini tidak bisa digunakan untuk memasak.

Setelah mengetahui masing-masing tipe minyak zaitun, diketahui kalau extra virgin olive oil dan extra light olive oil itu berbeda. Berikut perbedaannya:

  • Extra virgin olive oil merupakan minyak zaitun kualitas terbaik. Minyak ini memiliki rasa dan aroma yang bagus. Selain itu, ekstra virgin mengandung tingkat keasaman yang rendah.
  • Minyak ini bisa digunakan untuk memasak maupun memanggang. Juga cocok dicampurkan dijadikan saus maupun salad dressing.
  • Sementara extra light olive oil memiliki rasa yang netral dan warna yang kuning pucat. Walau begitu, minyak ini tidak mengandung lemak dan kalori yang lebih rendah.

Rasanya yang lebih ringan cocok untuk campuran dalam resep kue atau masakan yang tidak ingin beraroma menyengat. Extra light olive oil juga cocok untuk memasak pada suhu tinggi.

Itu dia penjelasan jenis-jenis tingkatan minyak zaitun serta bedanya extra virgin olive oil dan extra light olive oil.

(fds/fds)



Sumber : food.detik.com

Rekomendasi 15 Menu Diet yang Sehat dan Bernutrisi, Ada Telur Hingga Ikan


Jakarta

Diet merupakan salah satu cara untuk menurunkan berat badan. Namun, masih banyak orang yang tak bisa mengatur pola makannya setiap hari. Alhasil, program dietnya tak berjalan baik.

Agar program diet berjalan lancar, sebaiknya mulai membuat menu diet sehat dan bernutrisi untuk sehari-hari. Hal ini dilakukan agar kamu tak sembarangan memasak makanan yang dikhawatirkan malah menambah berat badan.

Lantas, apa saja menu diet yang sehat dan bernutrisi? Simak rekomendasinya di bawah ini.


Rekomendasi Menu Diet yang Sehat dan Bernutrisi

Mengkonsumsi makanan yang sehat, bergizi, dan bernutrisi tinggi dapat membantu jalannya program diet sekaligus menjaga tubuh agar tetap sehat.

Biar nggak salah pilih, simak rekomendasi menu diet sehat yang dilansir situs Healthline dan Medical News Today di bawah ini:

1. Ayam

Ayam merupakan sumber protein yang sehat asalkan dimasak secara tepat. Saat menjalani program diet, disarankan untuk mengkonsumsi bagian dada ayam karena tinggi protein dan rendah lemak.

Selain itu, hindari mengkonsumsi ayam yang digoreng atau dibakar. Kemudian jangan makan bagian kulit ayam, meski sungguh nikmat dan menggoda namun mengandung lemak jenuh yang dapat meningkatkan kolesterol.

2. Ikan

Mengkonsumsi ikan seperti salmon, mackerel, sarden, hingga herring merupakan sumber asam lemak omega-3 yang tinggi, sehingga bagus dikonsumsi ketika sedang menjalankan diet.

Selain itu, jenis-jenis ikan tersebut juga dapat menyehatkan jantung, menjaga sistem saraf, hingga membantu mengurangi peradangan penyebab obesitas.

3. Telur

Telur merupakan sumber protein serbaguna yang mengandung banyak vitamin penting, mulai dari vitamin B2, B12, hingga kolin. Direkomendasikan untuk mengkonsumsi telur sebagai menu diet harian. Sebab, telur rebus mengandung rendah kalori dan asam amino yang dapat membantu memperlancar metabolisme tubuh.

4. Tahu dan Tempe

Tahu dan tempe merupakan makanan tradisional khas Indonesia yang digemari banyak masyarakat. Selain enak dan murah harganya, ternyata tahu dan tempe mengandung sejumlah nutrisi yang baik untuk tubuh.

Tahu dan tempe kaya akan protein dan antioksidan tinggi. Untuk bisa merasakan manfaatnya, sebaiknya konsumsi tahu dan tempe dengan cara direbus agar kadar gizinya tidak berkurang.

5. Kentang Rebus

Kentang rebus juga menjadi salah satu menu diet yang banyak direkomendasikan sebagai pengganti nasi putih. Soalnya, kentang mengandung pati resisten yang dapat membantu menurunkan berat badan.

Sebaiknya konsumsi kentang rebus bersamaan dengan kulitnya. Hal ini dikarenakan kulit kentang dapat membantu mengendalikan nafsu makan sekaligus melancarkan pencernaan.

6. Roti Gandum

Ingin sarapan yang sehat dan bernutrisi? Cobalah mengkonsumsi roti gandum. Tak perlu banyak-banyak, cukup dua irisan roti gandum sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan karbohidrat harian.

Akan tetapi, jangan konsumsi roti gandum bersamaan dengan susu apalagi menggunakan selai. Sebab, susu dan selai mengandung kalori yang tinggi sehingga dapat mengganggu program diet.

7. Oatmeal

Selain roti gandum, oatmeal juga bisa menjadi pilihan alternatif sebagai menu sarapan. Sebagai informasi, oatmeal mengandung karbohidrat kompleks dan serat tinggi. Hal ini dapat membantu kadar gula darah tetap stabil sekaligus membuatmu merasa kenyang lebih lama.

8. Brokoli Rebus

Brokoli rebus bisa menjadi menu diet yang patut dicoba. Sebab, sayuran hijau ini kaya akan serat, kalsium, kalium, golat, hingga fitonutrien yang dapat membantu melindungi tubuh dari berbagai penyakit.

9. Bayam Rebus

Kalau bosan mengkonsumsi brokoli sebagai menu diet, cobalah diselingi dengan bayam rebus. Perlu diketahui, bayam mengandung serat yang tinggi dan juga rendah kalori sehingga baik untuk kesehatan tubuh.

10. Jamur Rebus

Sayur-sayuran lain yang bisa dicoba sebagai menu diet adalah jamur rebus. Sebagai informasi, jamur mengandung serat yang tinggi serta rendah kalori. Selain itu, mengkonsumsi jamur juga dapat membuatmu kenyang lebih lama, sehingga tak mudah lapar.

11. Wortel Rebus

Sayuran yang satu ini tentu sudah tidak asing. Selain mengandung vitamin A yang baik untuk kesehatan mata, ternyata wortel juga rendah kalori dan dapat membantu membakar lemak di tubuh lebih maksimal.

12. Jagung Rebus

Menu diet yang sehat dan bernutrisi selanjutnya adalah jagung. Perlu diketahui, jagung mengandung karbohidrat dan protein yang tinggi, sehingga mampu meningkatkan metabolisme tubuh sekaligus membuatmu terasa kenyang lebih lama.

Tak hanya itu, jagung juga rendah kalori sehingga baik untuk kamu yang sedang menjalani diet. Usahakan untuk memasak jagung dengan cara direbus bukan dibakar agar kandungan gizinya tidak hilang.

13. Alpukat

Alpukat bisa dimasukkan ke dalam menu diet harian sebagai camilan sehat. Memang alpukat memiliki kandungan lemak yang cukup tinggi, akan tetapi lemak tersebut masuk ke dalam kategori lemak sehat.

Selain itu, alpukat juga mengandung berbagai vitamin penting, mulai dari vitamin B, K, dan E. Lalu, alpukat juga dapat membantu meningkatkan kadar kolesterol baik di dalam tubuh.

14. Pisang

Selain alpukat, pisang juga baik dikonsumsi untuk kamu yang sedang diet. Sebab, pisang adalah sumber potasium yang baik. Selain itu, pisang mengandung vitamin B6 dan kaya akan serat.

15. Air Putih

Setelah mengkonsumsi makanan dan buah-buahan yang sehat, imbangi juga dengan minum air putih yang cukup. Tahukah kamu bahwa air putih juga dapat membantu menurunkan berat badan, lho.

Untuk memenuhi kebutuhan cairan harian, dianjurkan mengkonsumsi sebanyak delapan gelas air putih berukuran 230 ml per hari atau jika ditotal sebanyak 2 liter.

Itu dia 15 menu diet harian yang sehat dan bernutrisi. Semoga artikel ini dapat membantumu dalam menjalani program diet.

(ilf/fds)



Sumber : food.detik.com

Mengunyah Makanan Pelan-pelan Bisa Turunkan Berat Badan, Ini Faktanya


Jakarta

Banyak orang masih mengunyah makanan dengan cepat dengan alasan buru-buru. Padahal, mengunyah makanan pelan-pelan punya manfaat termasuk, bisa bantu turunkan berat badan.

Hal yang jarang disadari orang adalah makan terburu-buru ternyata bisa meningkatkan berat badan. Sebaliknya, makan perlahan dan mengunyah lebih lama justru bisa menurunkan berat badan.

Melansir Healthline, orang yang makan lebih cepat memiliki kemungkinan 115 persen lebih besar mengalami obesitas. Berat badan mereka cenderung bertambah seiring berjalannya waktu.


Sebuah penelitian terhadap lebih dari 4.000 orang dewasa paruh baya diketahui bahwa mereka yang makan lebih cepat cenderung lebih berat. Bahkan mengaku mengalami kenaikan berat badan sejak 20 tahun terakhir.

Studi lain juga menemukan bahwa orang yang makan cepat mengalami kenaikan berat badan dua kali lebih cepat. Hal ini dibandingkan dengan mereka yang makan lebih lambat. Studi tersebut dilakukan terhadap 529 pria selama 8 tahun.

Manfaat makan pelan-pelan

Saat kamu mencoba makan lebih lambat, itu berarti juga mengunyah lebih lama. Hal ini bisa membantu kamu mengurangi asupan kalori dan menurunkan berat badan.

Sebuah studi yang dilakukan terhadap 45 orang pernah dilakukan. Mereka diminta untuk makan pizza hingga kenyang dan mengunyah dengan kecepatan yang berbeda.

Mulai dari kecepatan normal, mengunyah lebih banyak dan perlahan, hingga sangat banyak dan sangat pelan. Hasilnya, mereka yang mengunyah agak banyak dan perlahan asupan kalorinya menurun hingga 9,5 persen. Sementara mereka yang mengunyah lebih banyak lagi kalori menurun hingga 15 persen.

Para ahli menyarankan untuk mengunyah setiap gigitan makanan selama 30 detik. Dengan begitu, bisa mengalami penurunan berat badan yang cukup signifikan.

Ilustrasi Makan SehatMakan secara perlahan efektif untuk menurunkan berat badan. Foto: Getty Images/iStockphoto/miya227

Cara mengatur kecepatan makanan

Jika selama ini kamu termasuk dalam golongan makan cepat dan ingin mengubahnya jadi lebih lambat, memang bukan perkara mudah. Apalagi jika hal itu sudah jadi kebiasaan.

Tapi, bukan hal yang mustahil mengubah kecepatan makan dan mengunyah. Ada beberapa cara untuk memulainya, berikut caranya:

1. Pakai timer

Menukil Sydney Morning Herald, Idealnya Anda harus meluangkan waktu 20 menit setiap kali makan. Hal ini bisa terjadi jika kamu mengunyah lebih lambat. Cobalah pasang timer, untuk memastikan seberapa cepat kamu makan.

2. Hilangkan gangguan

Makan sambil menonton atau bermain handphone sudah jadi bagian hidup sebagian besar orang. Tapi hal ini justru mengurangi esensi mengunyah dan membuat kamu makan sangat cepat.

Cobalah berhenti makan sambil menonton atau bermain ponsel. Hal ini bisa membuat Anda lebih fokus dengan makanan.

3. Jangan makan sambil berdiri

Makan sambil duduk di meja makan, dengan suasana tenang bisa membuat kamu lebih fokus pada apa yang dimakan. Hal ini bisa membantu kamu makan dan mengunyah lebih lambat dari biasanya.

(dfl/odi)



Sumber : food.detik.com