Jakarta –
Kram otot dapat dipicu karena beberapa kondisi. Untuk meredakannya, kamu bisa konsumsi makanan enak yang tinggi potasium dan air.
Kram otot merupakan kondisi ketika otot tiba-tiba mengalami kontraksi yang tidak sengaja. Umumnya kram otot terjadi setelah melakukan aktivitas fisik yang berat.
Tak hanya itu kekurangan nutrisi dan ketidakseimbangan cairan juga bisa mengakibatkan kram otot. Ini bisa terjadi pada bagian kaki, tangan, leher, dan perut.
Obat untuk meredakannya adalah dengan mengonsumsi makanan yang mengandung potasium, vitamin C, tinggi kandungan air.
Dikutip dari Webmd (06/03/24) berikut 5 makanan enak yang cocok untuk meredakan kram otot.
1. Pisang
Pisang merupakan sumber potasium yang baik Foto: Getty Images/LightStock |
Pisang merupakan sumber potasium yang baik. Selain itu, nutrisi pisang juga dilengkapi dengan magnesium dan kalsium. Ketiganya merupakan nutrisi yang dibutuhkan untuk meredakan kram otot.
Tak hanya itu, pisang juga kaya akan kalium. Kalium merupakan elektrolit yang dapat membantu menjaga tekanan darah tetap normal sehingga meningkatkan fungsi jantung.
Kalium juga berperan membantu otot-otot terhindar dari rasa nyeri dan kram, terlebih setelah olahraga. Dalam 100 gram pisang mengandung 358 mg kalium.
2. Ubi Jalar
Sama seperti pisang, ubi jalar pun dapat memberikan asupan potasium, kalsium, dan magnesium. Bahkan kandungan kalsiumnya 6 kali lebih banyak dibandingkan pisang.
Kandungan kalsium itulah yang berperan untuk mendukung fungsi saraf dan membantu kontraksi otot. Dalam 100 gram ubi jalar terdapat 27 miligram potasium.
Selain itu, ubi jalar juga mengandung vitamin, mineral penting, dan senyawa lainnya yang terdapat di bagian daging maupun kulitnya.
Makanan untuk redakan kram otot ada di halaman selanjutnya.
3. Alpukat
Alpukat dijuluki sebagai superfood karena tingginya nutrisi. Foto: TikTok @lauraleecreations / iStock |
Alpukat dijuluki sebagai superfood karena tingginya nutrisi dan punya banyak manfaat kesehatan, termasuk meredakan kram otot. Itu karena kandungan potasium.
Bahkan jumlahnya dua kali lebih banyak dibandingkan ubi jalar dan pisang. Dalam satu buah alpukat umumnya mengandung 975 mg. Kedua nutrisi itu penting untuk kinerja otot.
Selain itu, ada kandungan vitamin C yang bermanfaat mengurangi nyeri otot. Manfaat ini telah dibuktikan lewat sebuah studi di International Journal of Sport Nutrition and Exercise Metabolism.
4. Melon
Buah melon punya nutrisi yang lengkap untuk meredakan kram otot. Mulai dari potasium, magnesium, dan kalium. Selain itu, buah ini juga rendah natrium dan tinggi kandungan air.
Natrium dan air merupakan kuncinya, karena ketika melakukan aktivitas, tubuh akan mengeluarkan natrium melalui keringat. Jika kamu kehilangan terlalu banyak air, maka akan mengalami dehidrasi.
Dengan kondisi tersebut kram otot bisa terjadi. Karenanya, setelah berolahraga disarankan makan buah melon.
5. Salmon
ilustrasi salmon Foto: Getty Images/iStockphoto/happy_lark |
Kram otot bisa dipicu karena aliran darah yang buruk. Cara melancarkan aliran darah adalah dengan mengonsumsi ikan berminyak, seperti ikan salmon.
Salmon mengandung zat besi dalam jumlah tinggi, ini penting untuk memproduksi sel darah sehat. Sel darah dibutuhkan untuk distribusi oksigen dari darah ke sel dan jaringan tubuh, termasuk otot.
Selain itu, salmon juga kaya akan vitamin D. Sebuah studi menemukan bahwa seseorang yang kekurangan vitamin D dapat menyebabkan berbagai keluhan padat otot, seperti nyeri dan kram.
(raf/odi)
![]() |
||||
Source : unsplash.com / Brooke Lark
Konsumsi Rutin 5 Minuman Kaya Antioksidan Ini agar Awet Muda Jakarta – Antioksidan adalah salah satu senyawa penting untuk melawan radikal bebas dan kerusakan sel. Tidak hanya dari makanan, antioksidan juga bisa didapat dari 5 minuman ini. Antioksidan merupakan senyawa yang bekerja melindungi diri dari penyerangan radikal bebas berbahaya yang dapat merusak sel-sel tubuh, hingga menyebabkan penyakit. Sedangkan radikal bebas adalah molekul tidak stabil yang diproduksi di dalam tubuh atau masuk melalui lingkungan sekitar, seperti dari asap rokok dan polusi.
Ketika kadar radikal bebas masuk terlalu tinggi, mereka bisa merusak sel-sel sehat yang berpotensi menyebabkan masalah kesehatan serius. Bahkan bisa membuat penampilan tidak awet muda. Namun, tidak perlu khawatir karena antioksidan bisa ditemukan pada sejumlah makanan sehat, seperti buah-buahan, sayur-sayuran, biji-bijian utuh, bahkan di beberapa minuman juga ada. Memasukkan makanan dan minuman ini ke dalam pola makan sehari-hari mampu menjaga pertahanan internal tubuh agar tetap kuat dan sehat. Untuk mendapatkan manfaat sempurna, tidak hanya makanan, sehari-hari kamu juga bisa menikmati minuman kaya antioksidan. Berikut 5 jenis minuman kaya antioksidan, seperti dilansir dari eatingwell.com (25/05/2024). 1. Teh hijau
Teh hijau memiliki ragam khasiat baik. Erin Davis, MS, RDN, CDCES, seorang ahli diet terdaftar mengungkap minuman antioksidan yang menjadi pilihan utamanya adalah teh hijau. Menurutnya, senyawa dalam teh hijau terutama katekin telah diteliti dengan baik dan terbukti dapat menurunkan gula darah, melindungi sistem saraf, dan memiliki khasiat antikanker. Disarankan juga menambah sedikit perasan lemon karena menurut penelitian yang disebut eating well, sari buah lemon yang dicampur dengan teh hijau dapat membuat tubuh menyerap antioksidan dengan lebih baik. 2 Jus delima
Buah merah delima yang cerah ini juga menjadi salah satu pilihan yang tepat. Buah yang dijadikan jus itu bisa mulai dikonsumsi karena kaya akan antioksidan. Marie Spano, MS, RD, CSCS, CSSD menjelaskan, jus buah delima yang 100 persen dibuat dengan sari delima asli menjadi minuman yang mengandung polifenol baik untuk kesehatan. Marie juga menambahkan, dalam sebuah penelitian jus buah delima 100% memiliki potensi antioksidan lebih besar daripada anggur merah atau teh hijau. Daftar minuman antioksidan lainnya bisa dilihat pada halaman selanjutnya!3. Minuman cokelat
Pecinta cokelat bisa bersenang hati karena minuman cokelat yang terbuat dari kakao asli tanpa campuran gula atau pemanis lainnya mengandung banyak antioksidan. Semakin tinggi persentase kakao yang dipilih, semakin banyak juga antioksidan yang akan didapat. Ahli gizi Spano mengungkap, minuman cokelat panas atau dingin yang dibuat dengan kakao dapat membantu melancarkan alirah darah, meningkatkan kinerja kognitif, dan menurunkan tekanan darah, jika dikonsumsi secara teratur. Manfaat ini didapat dari senyawa flavonol dalam kakao. Untuk mendapat banyak flavonol dari kakao, disarankan memilih bubuk kakao yang murni. 4. Kopi
Kopi sebenarnya mengandung banyak manfaat baik bagi kesehatan. Salah satunya menjadi sumber antioksidan terbesar. Davis, seorang ahli gizi juga menyebut kopi sebagai sumber asam klorogenat yang sangat baik. Senyawa tanaman ini memiliki efek anti diabetes, antikanker, anti radang dan anti obesitas. Jika mengonsumsi minuman berbahan dasar espresso, kamu akan mendapat asupan antioksidan cukup besar. Di dalam espresso seberat 3,5 ons (sekitar 100 ml) mengandung 14,2 mmol antioksidan. Namun, perlu diperhatikan jika antioksidan ini akan lebih efektif ketika kamu minum kopi hitam, tanpa tambahan gula, susu, atau pemanis buatan lainnya. 5. Jus jerukJus jeruk yang segar juga merupakan minuman kaya antioksidan yang mampu membantu menangkal radikal bebas. Di dalam jus jeruk terkandung vitamin C, karotenoid, dan flavonoid yang kaya antioksidan. Ahli gizi Spano juga menunjukkan, di dalam jus jeruk terdapat antioksidan hesperidin yang juga memiliki sifat antiradang dan antikarsinogenik. Di dalam satu gelas jus jeruk seberat 3,5 ons (sekitar 100 ml), mengandung 0,64 mmol antioksidan. Jika ingin minum jus jeruk lebih baik membuatnya sendiri di rumah, atau pilih jus jeruk murni, jangan minum jus kemasan. (aqr/adr) |
![]() |
Source : unsplash.com / Brooke Lark
9 Minuman Detoks Ginjal, Bantu Buang Racun dalam Tubuh!
Jakarta – Ada minuman yang bisa dikonsumsi untuk membersihkan ginjal kotor atau mengalami kerusakan. Minuman detoks ginjal ini dapat mengusir limbah sisa metabolisme yang menumpuk dan berisiko menyebabkan kondisi seperti batu ginjal melalui urine. Sejumlah minuman ini terbuat dari bahan alami yang mudah ditemukan. Cara buatnya pun gampang dan dapat dibikin sendiri di rumah. Lantas, ada apa saja minuman untuk pembersih ginjal? 9 Minuman Detoks GinjalAda sejumlah minuman pembersih ginjal yang dapat dikonsumsi untuk menghilangkan racun di organ tersebut. Dilansir GoodRx dan Healthline, berikut beberapa minuman detoks ginjal yang bisa dibuat sendiri di rumah:
1. Air PutihSetiap organ di dalam tubuh membutuhkan air agar dapat bekerja dengan baik. Begitu juga dengan ginjal. Ginjal memerlukan air untuk mengeluarkan urine. Lewat urine, limbah sisa metabolisme di dalam tubuh seperti urea dan racun akan terbuang. Namun jika asupan air sedikit, produksi dan volume urine akan rendah. Limbah sisa pun jadi menumpuk di dalam tubuh. Dan ini dapat menyebabkan terbentuknya batu ginjal. Karena itu, minum air putih yang cukup itu penting agar ginjal dapat membuang zat sisa berlebihan. Terlebih ini penting untuk detoksifikasi dan menjaga kesehatan ginjal secara menyeluruh. 2. Jus WortelJus wortel dapat memberi efek antioksidan bagi tubuh. Penelitian terhadap tikus menemukan wortel yang dikonsumsi bersamaan dengan obat perusak ginjal bisa melindungi organ tersebut dari kerusakan. Meski efeknya belum terbukti pada ginjal manusia, tapi jus wortel dapat dikonsumsi rutin. Lantaran buah ini berkhasiat untuk menjaga kesehatan mata, meningkatkan daya tahan tubuh, hingga memelihara kulit dna rambut. 3. Jus Buah BitJus bit juga memiliki sifat antioksidan. Studi terhadap hewan menunjukkan efek antioksidan buah ini bantu melindungi dari ginjal dari kerusakan. Selain itu, jus bit diyakini bisa meningkatkan aliran darah ke ginjal. Beberapa bukti lain menemukan buah bit dapat menurunkan tekanan darah yang tinggi. Tekanan darah tinggi diketahui bisa memberatkan ginjal. Karena itu, jus bit boleh coba dikonsumsi untuk menstabilkan tekanan darah. 4. Jus JerukJeruk mengandung asam sitrat yang dapat cegah pembentukan batu ginjal. Caranya dengan mengikat kalsium dalam urine sehingga pertumbuhan kristal yang menyebabkan batu ginjal bisa terhambat. Buah jeruk dapat diolah menjadi minuman jus untuk mengurangi risiko terbentuknya batu ginjal kalsium oksalat. Efek tersebut bisa terlihat pada pengidap batu ginjal maupun orang yang sehat. 5. Jus ApelUji penelitian memperlihatkan urine orang yang rutin minum jus apel punya kemungkinan yang kecil untuk membentuk batu ginjal kalsium oksalat. Walau ini adalah penelitian skala kecil, jus apel bisa diminum karena bukan hanya menawarkan perlindungan bagi ginjal tetapi juga bagi mata, gigi, dan jantung. 6. Perasan LemonAir perasan lemon juga mengandung sitrat yang bisa detoks ginjal dengan mengikat kelebihan kalsium penyebab pembentukan kristal. Bukan hanya mengurangi risiko terkena, sebuah penelitian menemukan konsumsi rutin perasan lemon dapat mencegah batu ginjal muncul kembali pada orang yang pernah mengalaminya. 7. Jus MelonLagi-lagi asam sitrat pada buah seperti melon dapat menurunkan risiko terkena batu ginjal. Zat tersebut bantu membuang kelebihan kalsium melalui urine. Selain itu, kandungan air yang tinggi dalam melon juga bantu ginjal bisa bekerja menyaring produk limbah dan mengeluarkannya lewat urine. Oleh karenanya, jus melon bisa dibuat di rumah untuk membersihkan ginjal. Buah ini juga cocok jadi camilan selama musim kemarau yang terik. 8. Jus SemangkaKandungan air yang tinggi dalam semangka dapat bantu tubuh memperoleh asupan cairan yang dibutuhkan. Buah ini juga bisa menghidrasi tubuh sehingga organ-organ di dalamnya, termasuk ginjal, menjalankan fungsinya dengan baik. Tubuh yang mendapatkan asupan cairan yang cukup maka produksi urine normal. Limbah sisa metabolisme tidak akan menumpuk dan justru ikut terbuang lewat urine. Demikian masalah ginjal seperti batu ginjal dapat dihindari. Untuk mengkonsumsi melon dapat dibuat jus atau langsung dimakan. 9. Teh HerbalSelain jus buah-buahan, teh herbal yang terbuat dari jahe, ginseng, atau kunyit juga dapat diminum untuk membersihkan organ ginjal. Dilansir Verywell Health, kunyit diyakini bisa mengurangi urea, mencegah peradangan pada ginjal dan bantu mengeluarkan limbah melalui urine. Sementara jahe bantu membatasi toksisitas ginjal. Teh dari sejumlah rimpang tersebut dapat dibuat dengan merendamnya dalam segelas air panas dan dibiarkan selama beberapa menit kemudian diminum. Bisa juga direbus dalam air terlebih dahulu dan baru diminum bila sudah hangat. Nah, itu tadi sederet minuman detoks ginjal yang dapat dicoba untuk membersihkan organ tersebut. Hasilnya diharapkan bisa berdampak menyeluruh untuk menurunkan risiko terkena penyakit, misal batu ginjal. (row/row) |
![]() |
||||
Source : unsplash.com / Brooke Lark
Ladies! Konsumsi 5 Makanan Ini Bikin Berenergi Seharian Jakarta – Wanita yang sering merasa lemas seharian bisa mengatasinya dengan mengubah pola makan. Misalnya, mengonsumsi 5 makanan ini yang dapat meningkatkan energi alami. Wanita seringkali mengalami masalah tubuh yang lemas, terutama ketika harus mengimbangi pekerjaan, keluarga, maupun aktivitas pribadi yang menguras energi. Salah satu cara untuk tetap berenergi sepanjang hari adalah dengan mengonsumsi makanan yang dapat meningkatkan kadar energi harian ke dalam pola makan.
Sejumlah makanan akan membantu tubuh tetap aktif sepanjang hari. Makanan ini mengandung beragam zat penting, mulai dari karbohidrat, protein, mineral, vitamin, dan lain sebagainya. Asupan zat makanan tersebut memiliki kontrol yang baik. Lantas, makanan apa saja yang dapat membantu menambah energi? Melansir beberapa sumber, berikut jenis makanannya. 1. Kacang almond
Kacang almond merupakan salah satu yang direkomendasikan karena mengandung vitamin dan mineral untuk membantu mempertahankan tingkat energi yang tinggi. Di dalam kacang almond terdapat kandungan lemak dan serat yang sehat. Kacang almond juga menyediakan energi yang terbakar lambat, membuat perut kenyang lebih lama dan mencegah kelalahan di tengah hari. Selain itu, kacang almond juga merupakan sumber protein dan magnesium yang sangat baik untuk membantu atasi kelelahan dan meningkatkan fungsi otot. Kacang almond bisa dinikmati sebagai sarapan pagi hari. Namun, konsumsinya segenggam saja karena jika berlebihan bisa menyebabkan gangguan pencernaan, seperti perut kembung, perut bergas, dan diare. Kacang almond yang berlebihan juga bisa menyebabkan penambahan berat badan karena dalam 100 gramnya terkandung 597 kalori. 2. Greek Yogurt
Greek yogurt atau yogurt Yunani disarankan untuk dikonsumsi wanita. Greek Yogurt lebih unggul dari jenis yogurt lain karena lebih terkonsentrat sehingga kandungan protein di dalamnya juga bisa melebihi dari apa yang dimiliki yogurt biasa. Kandungan kalori di dalam greek yogurt juga lebih tinggi. Di dalamnya terdapat protein dan kalsium yang membantu tubuh tetap berenergi dan kenyang. Yogurt ini juga mampu meningkatkan pemulihan otot dan berfungsi sebagai camilan malam yang memuaskan untuk meningkatkan energi. Jenis yogurt ini juga rendah kalori dan kaya probiotik. Manfaatnya mampu membantu meningkatkan kesehatan usus dan meningkatkan kekebalan tubuh. Rekomendasi makanan sehat lainnya yang bisa menambah energi bisa dilihat pada halaman selanjutnya!3. Sayuran hijau
Makan sayuran hijau juga akan membantu meningkatkan energi. Sayuran hijau, seperti bayam penuh dengan vitamin, mineral, dan antioksidan. Sayuran hijau juga merupakan sumber zat besi yang baik untuk menyalurkan oksigen ke seluruh tubuh. Sayuran ini juga kaya akan folat yang membantu produksi energi. Kamu bisa menambahkan sayuran hijau serbaguna kedalam masakan, misalnya ke dalam sup atau ditumis. 4. Biji-bijianBiji-bijian mengandung banyak lemak sehat, serat, dan protein yang akan membuat seseorang merasa kenyang dan berenergi. Misalnya biji chia yang mengandung banyak asam lemak omega-3 dan serat untuk meningkatkan rasa kenyang dan menambah energi berkelanjutan. Biji labu juga bisa dikonsumsi karena mengandung banyak protein, magnesium, dan seng yang semuanya berkontribusi terhadap kesehatan otot dan peningkatan kadar energi. Kamu bisa menaburkan biji-bijian ini pada makanan, seperti salad, yogurt, atau oatmeal. 5. Protein nabati
Tahu, tempe, hingga lentil merupakan sumber protein dan serat fantastis sehingga ideal untuk pembakaran energi yang lambat. Tahu dan tempe juga mengandung seng yang dapat membantu sistem kekebalan tubuh. Kekurangan zinc atau seng dapat memicu penyakit berkepanjangan dan menurunnya imun. Protein nabati lainnya, seperti kedelai juga bisa menjadi sumber protein penambah energi. Di dalam kedelai mengandung 9 macam asam amino esensial.Salah satu jenis kedelai yang bisa dipilih adalah edamame. Protein nabati ini bisa dimasukkan ke dalam sup atau menjadi tambahan yang enak pada salad. (aqr/adr) |
![]() |
||||
Source : unsplash.com / Brooke Lark
Atasi Sakit Perut Saat Haid dengan Konsumsi 5 Makanan Ini Jakarta – Wanita yang sedang haid biasanya mengalami masalah kram atau sakit perut. Untuk mengatasi hal tersebut, para wanita bisa mencoba konsumsi 5 makanan sehat ini. Kram atau sakit perut saat haid merupakan hal yang biasa dialami wanita setiap bulannya. Rasa sakit ini menimbulkan ketidaknyamanan. Alhasil para wanita lemas, tidak berenergi, dan aktivitas hariannya terganggu. Meskipun mengompres perut dengan handuk hangat bisa mengatasi masalah ini, tetapi hal yang tidak kalah penting adalah memerhatikan asupan makanan harian.
Beberapa penelitian menunjukkan makanan yang dimakan mungkin memiliki pengaruh positif. Sejumlah makanan mengandung nutrisi yang bisa sekaligus meringankan rasa sakit tersebut. Misalnya makanan kaya magnesium. Magnesium dapat mengurangi intensitas rasa sakit yang dialami selama siklus menstruasi. Nutrisi ini juga dapat meningkatkan kualitas tidur dan mengurangi kram otot di rahim dan usus. Selain itu, vitamin D dan E juga memiliki sifat anti-inflamasi yang dapat mengurangi rasa sakit berhubungan dengan menstruasi. Lantas, makanan apa saja yang mengandung nutrisi-nutrisi penting ini dan dapat mengurangi rasa sakit saat haid? Melansir beberapa sumber, berikut daftarnya! 1. Ikan
Ikan berlemak menjadi salah satu sumber vitamin D yang baik untuk mengurangi rasa sakit saat haid. Vitamin D pada ikan ini bisa menyerap kalsium dan mengurangi peradangan. Vitamin D juga mampu mengurangi produksi prostaglandin yang muncul saat masa haid. Selain itu, kandungan vitamin D ini juga dapat menjaga kesehatan tulang dan otot, serta menguatkan kekebalan tubuh. Contoh ikan berlemak yang bisa dikonsumsi, seperti ikan sarden, tuna, salmon, atau makanan laut lainnya.. 2. Biji-bijian utuh
Biji-bijian utuh seperti gandum atau sorgum juga baik dikonsumsi saat sedang haid. Makanan ini merupakan biji-bijian yang belum mengalami proses pengolahan atau penggilingan. Sehingga lebih tinggi kandungan zat baik, mulai dari serat makanan, vitamin, mineral, dan fitokimia. Menurut beberapa penelitian yang disebut Women’s Health, biji-bijian utuh dikaitkan dengan penurunan gejala fisik, suasana hati, dan perilaku terkait sindrom pramenstruasi. Oleh karena itu, sangat disarankan dikonsumsi ketika wanita sedang haid. Rekomendasi makanan yang bisa redakan nyeri haid lainnya bisa dilihat pada halaman selanjutnya!3. Teh chamomile
Teh chamomile juga direkomendasikan karena mampu mengurangi kram saat menstruasi. Secangkir teh chamomile yang bebas kafein ini bisa membuat PMS tidak terlalu buruk. Minum teh chamomile juga mampu mengurangi rasa gelisah, sekaligus mengurangi sifat mudah tersinggung yang biasa muncul karena perubahan hormon saat haid datang. Di dalam teh chamomile juga terkandung sifat antispasmodik yang dapat meredakan dismenore. Senyawa bernama apigenin juga ditemukan dan dapat membantu mengurangi dampak neurotransmitter dan hormon rangsang pada pikiran dan tubuh, untuk membantu menenangkan sistem saraf simpatik yang bekerja. 4. Pisang
Pisang juga merupakan buah-buahan yang bisa dikonsumsi untuk meredakan haid. Pisang mengandung berbagai vitamin, mineral, dan antioksidan yang penting untuk kesehatan dan kesejahteraan wanita. Pisang yang kaya akan vitamin B6 dan kalium ini dapat membantu mengatasi kram perut dan mencegah rasa kembung yang timbul saat datang bulan. Kandungan B6 nya juga dapat membantu mengatur kadar hormon dan mengurangi gejala PMS, seperti kram dan perubahan suasana hati. Pisang juga mengandung mangan yang mampu meredakan nyeri dan kram. 5. Produk olahan susuKetika kram perut saat haid, para wanita disarankan untuk mengonsumsi produk susu olahan, seperti keju dan yogurt. Sebab, di dalam produk susu olahan ini terkandung vitamin D yang dapat membantu proses penyerapan kalsium di dalam tubuh. Penyerapan kalsium yang baik juga dapat menjaga kesehatan tulang dan gigi. Namun, perlu diingat tidak semua produk olahan susu dapat dikonsumsi untuk mengatasi nyeri haid. Lebih disarankan konsumsi yang kadar lemaknya rendah. Misalnya, memilih untuk minum susu putih tawar. Pilihan lain yaitu dengan mengonsumsi susu nabati, seperti susu almond dan kedelai yang sudah difortifikasi dengan kalsium. (aqr/adr) |
![]() |
||||
Source : unsplash.com / Brooke Lark
Hat-hati! Minum Kopi Saat Sarapan Bisa Picu Berat Badan Naik Jakarta – Kopi sering dikaitkan sebagai minuman yang bantu turunkan berat badan. Tapi jika salah konsumsi, kopi justru bisa memicu kenaikan berat badan. Banyak orang yang merasa belum berenergi jika belum minum kopi di pagi hari. Meski kopi memiliki beberapa manfaat untuk tubuh, tapi bahan tambahanyang dimasukkan ke dalam kopi justru membuat kopi tidak sehat. Juga bisa memicu kenaikan berat badan. Dilansir berbagai sumber (01/07), berikut beberapapenyebab kopi jadi tidak sehat dan memicu kenaikan berat badan.
1. Jenis Susu yang Digunakan
Banyak orang yang menambahkan susu ke dalam racikan kopi mereka, sebagai pemanis sehingga kopi tidak terasa pahit. Hal ini justru membuat kopi memiliki kalori tinggi, dan membuat tubuh kelebihan kalori. Meski susu sendiri memiliki banyak manfaat seperti vitamin B12 hingga vitamin A. Tapi para ahli gizi menyarankan sebaiknya menghindari susu di dalam kopi. Terutama susu jenis full cream, yang mengandung 170 kalori dalam cangkir. Sebaiknya gunakan susu jenis skim milk yang hanya mengandung 90 kalori. Jenis susu ini cocok untuk mereka yang sedang berdiet membatasi asupan kalori. 2. Takaran Kopi
Jika sedang berusaha menurunkan berat badan, sebaiknya perhatikan porsi kopi harian. Jika biasanya kamu memesan kopi dalam gelas besar, bisaberalih ke gelas yang lebih kecil ukurannya. Terutama bagimereka yang gemar ngopi di kafe. Rata-rata kopi yang disajikan di kafe, atau gerai kopi memiliki 126 kalori untuk gelas kopi ukuran besar. Jumlah kalori ini merupakan perkiraan jika kopi menggunakan susu skim. Sementara bagi kopi yang menggunakan susu full cream, kisaran kalorinya bisa mencapai 219 kalori. 3. Topping tambahan
Kini semakin banyak gerai kopi hingga kafe yang menambahkan beragam topping kekinian. Seperti sirup cokelat, choco chips, permen, hingga whipped cream. Topping ini membuat kalori dalam segelas kopi bertambah besar. Seperti satu gelas kopi moka mengandung 234 kalori. Kisaran kalori ini setara dengan kue creme brulee yang mengandung 230 kalori. Jumlah kalori tersembunyi ini tentunya harus dihindari jika sedang berdiet. Jumlah kisaran kalori ini belum termasuk tambahan gula sachet, yang memiliki kalori juga. Jadi para ahli gizi menyarankan, agar menghindari tambahan susu, topping, hingga porsi kopi jika sedang berdiet. 4. Mempengaruhi Kualitas Tidur
Selain kandungan kafein yang bisa memicu tubuh menjadi gemuk, ada faktor lain. Faktor genetika seseorang juga berperan dalam menentukan seberapa cepat tubuh mencerna kafein. Contohnya pada Gen CYP1A2 sangat cepat dalam berperan memproses kafein pada tubuh. Tak hanya mempengaruhi metabolisme tubuh, kafein juga bisa mempengaruhi kualitas tidur seseorang. Ketika tidak bisa tidur nyenyak, tubuh menghasilkan hormon Leptin dan Ghrelin. Hormon tersebut diketahui dapat meningkatkan nafsu makan. Terakhir yang harus dicermati adalah penambahan bahan makanan lain, seperti tambahan gula, krimer, sirop, susu dalam kopi. (sob/odi) |
![]() |
||
Source : unsplash.com / Brooke Lark
4 Menu Sarapan Ini Bikin Gula Darah Melonjak Tajam Jakarta – Sarapan memang penting dilakukan setiap paginya. Namun ada beberapa kebiasaan sarapan yang harus dihindari kalau tak ingin kadar gula darah melonjak tajam. Sarapan memang rutinitas yang penting dilakukan untuk mendapatkan energi setiap harinya. Mengonsumsinya juga penting untuk mendapatkan asupan nutrisi yang sehat. Dilansir dari NDTV (30/6), tak semua makanan atau kebiasaan pola makan sarapan baik untuk tubuh. Karena, ada beberapa hal yang justru bisa memicu lonjakan gula darah. Seperti mengonsumsi teh hingga menikmati roti.
Berikut 4 kebiasaan sarapan yang memicu lonjakan gula darah:1. Minum Teh Susu
Kalau tak ingin lonjakan gula darah melonjak, perhatikan saat mengonsumsi teh. Jangan memilih teh dengan kandungan gula yang tinggi, seperti teh susu. Komponen susu dalam teh ini bisa menimbulkan masalah. Laktosa adalah gula yang secara alami ditemukan dalam susu yang mana sulit dicerna untuk sebagian orang. Laktosa yang tidak tercerna ini berfermentasi di usus, menyebabkan kembung, gas, dan diare. Selain itu, kasein, protein susu lainnya, dapat memicu respons imun di usus sehingga menyebabkan peradangan dan mengganggu lapisan usus. 2. Minum Jus BuahJus buah juga salah satu minuman yang sebenarnya dihindari saat sarapan. Meski mengandung banyak vitamin, tapi sebaiknya dihindari terutama saat perut kosong. Alasannya karena jus buah yang bukan dibuat sendiri di rumah ini sering kali tidak mengandung serat. Buah tersebut dapat memperlambat penyerapan gula yang membuat kadar gula meningkat cepat. Menu sarapan yang harus dihindari lain ada di halaman berikutnya… 3. Menu Roti
Roti termasuk makanan yang umum dikonsumsi saat sarapan. Untuk sebagai orang di negara tertentu menjadikan roti sebagai makanan pokoknya. Namun, sebenarnya roti bukanlah pilihan terbaik untuk mengelola gula darah kalau dikonsumsi saat sarapan. Hal ini dikarenakan sifat tepung pada roti olahan. Saat perut kosong, karbohidrat bertepung ini dengan cepat dipecah menjadi glukosa, menyebabkan lonjakan gula darah secara signifikan. Lonjakan ini tidak hanya mengganggu regulasi gula darah alami tubuh tetapi juga berdampak negatif pada pencernaan seluruh makanan. 4. Minum Minuman ElektrolitMinuman elektrolit sering kali dipasarkan untuk menghidrasi tubuh, tetapi beberapa orang menganggapnya sebagai minuman cepat saji di pagi hari. Jenis minuman ini bisa menjadi bencana gula darah yang mengganggu tubuh. Kandungan yang ada di dalam minuman elektrolit adalah pemanis buatan, seperti sukralosa, asesulfam kalium, dan dekstrosa. Pemanis buatan ini dapat mengganggu mikrobioma usus, yaitu bakteri baik yang penting untuk pencernaan yang baik. Usus yang tidak seimbang dapat menyebabkan masalah pencernaan dan berpotensi menyebabkan fluktuasi gula darah. (yms/odi) |
![]() |
|
Source : unsplash.com / Brooke Lark
Vitamin U Jarang Diketahui, Ini Sumber Makanan dan Manfaat Sehatnya Jakarta – Banyak orang belum tahu ada vitamin U, selain vitamin A, B, C, D, E, hingga K yang populer. Vitamin U bersumber dari beberapa jenis makanan dan memiliki manfaat sehat. Vitamin U merupakan istilah untuk menyebut senyawa yang ditemukan dalam jus kubis. Meski disebut sebagai vitamin, vitamin U bukan benar-benar sebuah vitamin, melainkan turunan dari asam amino metionin. Contoh turunan metionin yang sering disebut sebagai vitamin U adalah S-methylmethionine (SMM), methylmethionine sulfonium (SMM), dan 3-amino-3-carboxypropyl dimethylsulfonium.
Vitamin U memiliki beberapa manfaat kesehatan seperti berikut: 1. Atasi sakit pencernaan Namun demikian, peneliti tak dapat memastikan apakah khasiat ini disebabkan oleh vitamin U atau berbagai nutrisi lainnya. 2. Lindungi paru-paru hingga ginjal
Vitamin U dapat melindungi paru-paru, hati, dan ginjal dari kerusakan. Sebuah penelitian pada hewan menemukan, vitamin U membantu membalikkan beberapa kerusakan hati. Dalam penelitian lain, tikus yang mendapatkan vitamin U juga ditemukan mengalami kerusakan ginjal yang lebih ringan. Penelitian pada hewan lain menunjukkan, vitamin U dapat membantu mengurangi kerusakan paru-paru akibat serangan epilepsi. 3. Menurunkan kadar kolesterol 4. Bantu penyembuhan luka Penelitian pada tabung reaksi dan hewan menemukan, olesan vitamin U langsung ke luka dapat mempercepat penyembuhan. Makanan mengandung vitamin U Vitamin U dapat ditemukan dengan mudah pada sayuran seperti kubis dan brokoli. Beberapa perusahaan kosmetik juga menggunakan vitamin U dalam produknya. Berikut adalah makanan yang kaya akan vitamin U, dirangkum dari Times of India: – kubis, (sob/adr) |
![]() |
||
Source : unsplash.com / Brooke Lark
4 Kesalahan Konsumsi Protein Ini Masih Sering Dilakukan Jakarta – Protein merupakan zat gizi makro yang perlu dikonsumsi sehari-hari. Namun sayangnya masih banyak orang melakukan kesalahan saat mengonsumsi protein seperti ini. Protein tak hanya dibutuhkan untuk membangun massa otot, tapi juga untuk kesehatan sel tubuh agar dapat menjalani kegiatan sehari-hari dengan maksimal. Peneliti mengungkap dengan mencukupi kebutuhan protein harian akan mendukung kesehatan fisik dan fungsi normal sehari-hari.
Jumlah kebutuhan protein seseorang adalah 0,8 gram per kilogram berat badan. Misalkan berat badan 60 kg, maka butuh asupan protein harian sebanyak 48 gram. Sayangnya masih banyak orang kurang mengonsumsi protein. Selain itu, mereka melakukan kesalahan konsumsi protein seperti yang dirangkum Livestrong (2/7/2024) berikut ini: 1. Tidak mengasup cukup protein berkualitasHarvard Health Publishing mengungkap orang Amerika kini banyak yang meningkatkan asupan makanan nabati mereka, tapi tetap masih banyak makan daging merah dan daging olahan. Sumber protein ini terkait dengan risiko penyakit kronis dan umur yang lebih pendek. Lebih baik beralih pada sumber protein berkualitas, seperti protein nabati. Kamu bisa mengonsumsi ragam bijian utuh, kacang-kacangan, dan biji-bijian. Makanan ini juga mengandung asam amino, serat, vitamin, mineral, dan antioksidan. Menggabungkan konsumsi protein nabati bersamaan dengan protein hewani disebut pakar kesehatan lebih ideal. Sebab protein nabati memungkinkan asupan asam amino lebih lengkap, memenuhi yang tidak terdapat pada sumber protein hewani. 2. Memulai hari tanpa protein
Ahli gizi Tawnie Graham mengatakan banyak orang tidak mengonsumsi sumber protein saat sarapan. Mereka hanya fokus pada sumber karbohidrat yang bikin kenyang, padahal asupan protein saat sarapan berperan penting untuk manajemen berat badan. Ahli gizi Su-Nui Escobar mengatakan hal serupa. Ia bilang makan sarapan tinggi protein bantu mencegah berat badan naik. Sebab protein meningkatkan kontrol nafsu makan dan rasa kenyang. Untuk menu sarapan kaya protein, kamu bisa menambahkan telur. Misalkan telur orak-arik, telur rebus, atau omelet. Jangan lupa kombinasi dengan makanan sehat lain seperti kacang-kacangan, sayuran, dan buah. Selengkapnya di halaman selanjutnya.3. Terlalu banyak makan protein sekaligusKesalahan konsumsi protein selanjutnya adalah mengasup terlalu banyak protein sekaligus. Misalnya minum protein shake mengandung 40-50 gram dalam sekali teguk. Menurut ahli gizi Paige Penick, hal ini tidak efektif karena tubuh tidak dapat memanfaatkan protein sebanyak itu dalam sekali waktu. Menurut penelitian, konsumsi sekitar 20-30 gram protein di setiap waktu makan adalah jumlah ideal. Jika jumlahnya lebih dari itu, maka tidak memberikan manfaat tambahan dan protein berlebih dipecah menjadi glukosa atau trigliserida untuk penyimpanan energi di otot atau lemak. Ahli gizi Lisa C. Andrews menyebut mengonsumsi terlalu banyak protein dalam satu kali makan sebagai “shake mistake”. Sebab banyak orang melakukannya karena minum protein shake. Pada intinya, asupan protein yang berlebihan tidak selalu baik untuk kesehatan. 4. Makan camilan rendah protein
Banyak orang tak bisa berhenti ngemil, tapi mereka kerap memilih camilan tidak sehat seperti tinggi karbohidrat dan rendah protein. Karbohidrat sebenarnya penting untuk sumber energi, tapi tidak memadukannya dengan protein bukanlah ide bagus apalagi jika kamu sedang berusaha menurunkan berat badan. Ngemil sumber protein lebih menguntungkan saat diet karena sifatnya lebih lama dicerna. Menambahkan protein dapat memperlambat penyerapan karbohidrat yang membantu mencegah fluktuasi gula darah. Ditambah lagi, ngemil protein akan menghilangkan rasa lapar yang menyiksa dengan membuat rasa kenyang lebih lama. Jika ingin ngemil tinggi protein, kamu bisa memilih Greek yogurt, almond, walnut, telur rebus, keju rendah lemak, kacang-kacangan, dan selai kacang. (adr/odi) |
![]() |
Source : unsplash.com / Brooke Lark
25 Makanan Rendah Kalori yang Cocok untuk Menurunkan Berat Badan
Jakarta – Makanan rendah kalori yang dipadukan dengan kandungan tinggi protein cocok untuk menurunkan berat badan. Keduanya bisa ditemukan di buah-buahan, sayur, maupun umbi-umbian. Makanan tersebut bersifat mengenyangkan dan menyehatkan bagi tubuh. Gizi seimbang antara lemak dan kalori akan mendorong peningkatan kesehatan organ. Namun tentunya harus diimbangi dengan asupan air dan serat yang cukup. Pastikan untuk memperhatikan asupan serat agar diet kalori yang dilakukan efektif. Berikut daftar makanan rendah kalori yang bergizi dan baik untuk kesehatan tubuh.
Daftar Makanan Rendah Kalori Cocok untuk DietDilansir dari laman Healthline, strategi utama untuk diet adalah mengkonsumsi makanan rendah kalori namun padat energi. Berikut daftar makanan rendah kalori dan kandungan gizinya. Buah-buahan1. ApelApel adalah makanan rendah kalori yang mengandung berbagai nutrisi lainnya seperti vitamin C, vitamin E, antioksidan, potasium, dan seng. Buah segar yang memiliki cita rasa manis dan asam ini baik untuk kesehatan gigi, otak, dan mata. Disarankan untuk tidak mengupas kulit apel sebelum dikonsumsi karena baik untuk kesehatan kulit. Setiap 109 gram apel mengandung 62 kalori dan 3 gram serat makanan. 2. Jeruk ClementineClementine adalah jeruk mini yang sering dijadikan camilan oleh masyarakat Amerika. Buah tersebut memiliki kandungan vitamin C yang tinggi dan baik untuk imunitas tubuh. Kombinasi vitamin C dan bioflavonoid di dalamnya dapat menangani stres penyebab turunnya kekebalan tubuh. Setiap 74 gram atau 1 buah jeruk Clementine mengandung 35 kalori dan 40% nilai harian (DV) dari kebutuhan vitamin C. 3. StroberiStroberi adalah buah yang cocok dijadikan sebagai pelengkap hidangan apapun. Selain enak, buah ini juga diklaim mampu mencegah tubuh dari penyakit Alzheimer. Kandungan vitamin C, antioksidan, serat, gula, kalsium, magnesium, dan asam folat di dalamnya sangat baik untuk ibu hamil. Stroberi juga sangat cocok untuk diet karena hanya mengandung 53 kalori di setiap 166 gram sajian buahnya. 4. PepayaBuah tropis berikut memiliki kandungan vitamin dan mineral yang baik untuk menurunkan berat badan. Terdapat provitamin A, vitamin C, folat, dan potasium yang baik untuk meningkatkan kekebalan tubuh. Pepaya juga dikenal sebagai makanan untuk menurunkan berat badan karena kandungan seratnya yang tinggi. Tidak hanya untuk melancarkan pencernaan tetapi juga membuat kenyang lebih lama. Penelitian menyebut setiap 157 gram pepaya hanya mengandung 68 kalori. 5. SemangkaSemangka adalah buah manis yang memiliki kadar air yang tinggi. Buah tersebut mengandung vitamin A, vitamin C, vitamin B, asam folat, dan mineral lain seperti kalium dan magnesium. Dalam 154 gram semangka terdapat 46 kalori yang efektif untuk menurunkan berat badan. 6. LeciDikutip dari laman Medical News Today, leci mengandung banyak vitamin C yang baik untuk ketahanan tubuh. Setiap 1 buah leci (7 gram) memiliki kandungan 7 kalori. Hal ini membuatnya efektif untuk menurunkan berat badan. 7. Anggur Anggur banyak diolah sebagai campuran salad buah yang lezat. Buah ini memiliki senyawa antosianin yang baik untuk melawan bakteri dan mikroba. Konsumsi 12 gram atau 5 biji anggur hanya mengandung 10 kalori. 8. MelonMelon adalah buah berair yang mengandung banyak vitamin A, C, dan B6. Oleh sebab itu, buah ini juga dipercaya mampu menjaga kesehatan tulang. Efektivitasnya untuk menurunkan berat badan tampak dari kandungan 37 kalori di setiap 88 gram penyajiannya. 9. Tomat CeriTomat ceri memiliki rasa yang enak dan bisa dikonsumsi mentah tanpa harus dimasak. Hal inilah yang menyebabkan seseorang yang sedang diet menyukai buah ini. Penelitian menyebutkan kandungan likopen di dalamnya berperan untuk melindungi tubuh dari penyakit stroke, jantung, dan kanker tertentu. Per 149 gram sajian tomat ceri hanya mengandung 27 kalori yang cocok untuk menurunkan berat badan. 10. PaprikaPaprika adalah makanan yang mengandung antioksidan tinggi seperti vitamin C dan likopen. Tidak hanya baik untuk menurunkan berat badan, paprika juga mengandung vitamin B6 yang berguna untuk memperbaiki sel saraf yang rusak. Setiap 92 gram paprika merah hanya mengandung 24 kalori. Kandungan serat yang tinggi akan membuat perut seseorang yang mengkonsumsinya kenyang lebih lama. Sayur-sayuran Berdaun Hijau1. Chard (Bayam Bit)Bayam bit adalah tanaman berdaun hijau yang mengandung kalori rendah. Sayuran ini mengandung vitamin K yang tinggi sehingga baik untuk pembekuan darah dan kesehatan tulang. Kandungan betakaroten yang ada juga baik untuk indra penglihatan. Setiap 36 gram daun chard hanya memiliki 7 kalori. Hal ini membuatnya cocok untuk dipadukan dengan beberapa sayur lainnya. 2. KaleKale adalah sayuran dari keluarga kubis yaitu brokoli, kembang kol, dan sawi. Sayuran ini sering dikonsumsi oleh seseorang yang diet untuk campuran salad maupun smoothie. Kandungan provitamin A, vitamin C, vitamin K, mangan, dan tembaga yang tinggi sangat baik untuk meremajakan kulit. Sayuran tersebut mencakup lebih dari 100% nilai kebutuhan harian (DV) vitamin C dan K. Tidak hanya itu, makanan ini juga hanya mengandung 49 kalori per 130 gram penyajian. 3. BayamBayam adalah sayuran rendah kalori yang kaya akan vitamin dan mineral. Sayuran ini mengandung vitamin K, provitamin A, folat, dan senyawa bioaktif seperti karotenoid, lutein, dan zeaxanthin yang baik untuk kesehatan mata. Sayur tersebut dipercaya dapat menurunkan berat badan tubuh dengan cepat. Pasalnya dalam 30 gram bayam hanya mengandung 7 kalori yang efektif untuk menjaga perut kenyang dalam waktu lebih lama. 4. BrokoliPenelitian menyebutkan jika seseorang yang mengkonsumsi brokoli memiliki risiko lebih rendah terkena serangan jantung dan kanker. Hal ini karena kandungan antioksidan dan sulforaphane yang ada di dalamnya. Setiap 155 gram brokoli mengandung 54 kalori yang mencukupi lebih dari 100% DV kebutuhan vitamin C harian tubuh. 5. Kubis BrusselKubis brussel mengandung vitamin C yang baik untuk melindungi sel dari kerusakan oksidasi. Sayuran ini dapat mengendalikan gula darah yang efektif untuk menurunkan berat badan. Makanan rendah lemak ini hanya mengandung 70 kalori di setiap 155 gram penyajiannya. 6. KubisKubis terdiri dari berbagai varian yaitu hijau, merah, dan putih. Kubis biasanya dijadikan sebagai campuran salad atau asinan (kimchi) yang dibuat dari hasil fermentasi. Kubis memiliki kalori yang rendah yaitu 22 kalori per 89 gram sajiannya. 7. Kembang KolKembang kol menjadi makanan rendah kalori yang umumnya berwarna ungu, oranye, atau kuning. Beberapa tahun terakhir, tren mengganti karbohidrat dengan kembang kol menjadi sangat populer di kalangan orang diet. Pasalnya setiap 155 gram kembang kol hanya mengandung 40 kalori dan 8 gram karbohidrat. 8. SeledriSeledri adalah sayuran dengan kandungan air yang tinggi dan sering disandingkan dengan makanan berlemak. Paduan seledri dengan makanan kaya protein, lemak, dan serat dapat membantu mempercepat proses penurunan berat badan. Diketahui 120 gram seledri hanya mengandung 17 kalori sehingga baik untuk seseorang yang diet. 9. TimunTimun adalah sayuran yang sering dicampurkan dalam hidangan salad. Sayuran ini berperan sebagai penetralisir makanan lain yang berprotein tinggi seperti ayam dan tuna. Hanya ditemukan 8 kalori setiap konsumsi 52 gram timun. 10. Iceberg LettuceSelada Iceberg atau selada bokor memiliki daun yang mirip dengan kubis. Kandungan vitamin A, vitamin K, dan folat di dalamnya baik untuk meredakan infeksi, radang, dan kerusakan sel penyebab diare atau flu. Sayur yang sering digunakan pada campuran burger ini memiliki 8 kalori per 57 gram penyajian. Umbi-umbian atau Sayuran Akar1. BitBit adalah tanaman umbi yang mengandung folat mangan, dan fitonutrien yang baik untuk kesehatan jantung. Varian tanaman ini sangat beragam yaitu berwarna merah dan oranye. Setiap 170 gram bit matang mengandung kalori yang rendah yaitu 74 kalori. 2. LobakLobak adalah sayuran umbi-umbian yang sering diolah menjadi salad atau campuran biji-bijian. Rasanya renyah dengan rasa yang sedikit pedas. terdapat 19 kalori setia 116 gram sajian lobak lengkap dengan vitamin C, potasium, dan folat. 3. RutabagaRutabaga adalah sayuran umbi terkenal di Swedia yang sering dijadikan sebagai pengganti kentang. Makanan rendah kalori ini mampu menggantikan karbohidrat yang ada di nasi. Setiap 170 gram rutabaga mengandung 51 kalori beserta serat dan vitamin lainnya yaitu vitamin C, kalsium, potasium, dan magnesium. 4. Bawang BombayBawang bombay menjadi sayuran akar yang rendah kalori dan kaya manfaat. Penelitian menyebut jika olahan makanan tinggi bawang dapat mengurangi risiko penyakit jantung dan gagal ginjal. Diketahui setiap 148 gram bawang bombay mengandung 70 kalori yang baik untuk diet. 5. TurnipTurnip adalah jenis lobak dari keluarga yang sama dengan pakcoy dan kubis. Umumnya bagian bawah umbi ini berwarna putih dan sedikit keunguan dengan rasa yang pahit. Sayuran umbi ini mengandung 34 kalori per 156 gram turnip yang disajikan dalam bentuk sup atau semur. Demikian makanan rendah kalori yang baik untuk diet dan kesehatan tubuh. Namun bukan berarti konsumsi makanan rendah kalori lebih baik daripada makanan berkalori tinggi. Perlu dukungan makanan tinggi lemak sehat seperti telur, biji-bijian, dan alpukat agar diet semakin optimal. Simak Video ‘Mitos atau Fakta: Konsumsi Kopi Bikin Anak Jadi Pendek’: (fds/fds) |
![]() |
Source : unsplash.com / Brooke Lark
الحمد لله رب العالمين المغني الكريم اللهم صل و سلم على رسول الله محمد و على أله و أصحابه أجمعين |























