Category Archives: Beasiswa

Update Terbaru! Pendaftar LPDP 2024 Jalur Ini Tak Perlu Sertifikat Bahasa Inggris



Jakarta

Beasiswa LPDP baru saja menginformasikan ketentuan terbaru bagi pendaftar jalur afirmasi 2024. Ketentuan baru tersebut tak mewajibkan pendaftar jalur satu ini memiliki sertifikat bahasa Inggris.

Akan tetapi, keringanan tersebut tak berlaku bagi semua pendaftar LPDP 2024 jalur afirmasi. Calon mahasiswa yang memilih kampus luar negeri masih dikenakan syarat sertifikat bahasa Inggris.

“Ada yang baru di ketentuan bahasa kali ini! Pendaftar program S2/S3 dalam negeri dari jalur afirmasi, sekarang tidak perlu upload sertifikat bahasa lho,” tulis unggahan Instagram @lpdp_ri, dikutip Selasa (25/6/2024).


Mulai seleksi LPDP 2024 tahap 2 ini pendaftar jalur afirmasi akan mendapatkan fasilitas pengayaan bahasa setelah dinyatakan lulus seleksi substansi. Untuk lebih memahaminya, berikut penjelasan mengenai syarat kemampuan bahasa Inggris pendaftar LPDP 2024 tahap 2:

Syarat Kemampuan Bahasa Inggris Pendaftar LPDP 2024

1. Beasiswa Afirmasi Penyandang Disabilitas

  • S2 Dalam Negeri: tidak disyaratkan sertifikat bahasa Inggris
  • S2 Luar Negeri: TOEFL ITP 500, TOEFL iBT 61, PTE Academic 50, IELTS 6,0, Duolingo EngTest 95 atau TOEP 66
  • S3 Dalam Negeri: tidak disyaratkan sertifikat bahasa Inggris
  • S3 Luar Negeri: TOEFL ITP 500, TOEFL iBT 61, PTE Academic 50, IELTS 6,0, Duolingo EngTest 95 atau TOEP 66

2. Beasiswa Afirmasi Khusus Penyandang Disabilitas Rungu/Tuli

  • S2 Dalam Negeri: tidak disyaratkan sertifikat bahasa Inggris
  • S2 Luar Negeri: TOEFL ITP rata-rata 50 untuk reading dan structure (listening diabaikan), IELTS rata-rata 6.0 untuk speaking, reading, dan writing (listening bisa diabaikan)
  • S3 Dalam Negeri: tidak disyaratkan sertifikat bahasa Inggris
  • S3 Luar Negeri: TOEFL ITP rata-rata 50 untuk reading dan structure (listening diabaikan), IELTS rata-rata 6.0 untuk speaking, reading, dan writing (listening bisa diabaikan)

3. Beasiswa Afirmasi Prasejahtera

  • S2 Dalam Negeri: tidak disyaratkan sertifikat bahasa Inggris
  • S2 Luar Negeri: TOEFL ITP 500, TOEFL iBT 61, PTE Academic 50, IELTS 6,0, Duolingo EngTest 95 atau TOEP 66
  • S3 Dalam Negeri: tidak disyaratkan sertifikat bahasa Inggris

4. Beasiswa Putra-putri Papua

  • S2 Dalam Negeri: tidak disyaratkan sertifikat bahasa Inggris
  • S2 Luar Negeri: tidak disyaratkan sertifikat bahasa Inggris
  • S3 Dalam Negeri: tidak disyaratkan sertifikat bahasa Inggris
  • S3 Luar Negeri: tidak disyaratkan sertifikat bahasa Inggris

5. Beasiswa Daerah Afirmasi

  • S2 Dalam Negeri: tidak disyaratkan sertifikat bahasa Inggris
  • S2 Luar Negeri: TOEFL ITP 500, TOEFL iBT 61, PTE Academic 50, IELTS 6,0, Duolingo EngTest 95 atau TOEP 66
  • S3 Dalam Negeri: tidak disyaratkan sertifikat bahasa Inggris
  • S3 Luar Negeri: TOEFL ITP 500, TOEFL iBT 61, PTE Academic 50, IELTS 6,0, Duolingo EngTest 95 atau TOEP 66

6. Beasiswa Reguler dan Parsial

  • S2 Dalam Negeri: TOEFL ITP 500, TOEFL iBT 61, PTE Academic 50, atau IELTS 6,0
  • S2 Luar Negeri: TOEFL iBT 80, PTE Academic 58, atau IELTS 6,5
  • S3 Dalam Negeri: TOEFL ITP 530, TOEFL iBT 70, PTE Academic 50, atau IELTS 6,0
  • S3 Luar Negeri: TOEFL iBT 94, PTE Academic 65, atau IELTS 7,0

7. Beasiswa Perguruan Tinggi Utama Dunia

  • S2 Luar Negeri: TOEFL iBT 80, PTE Academic 58, atau IELTS 6,5
  • S3 Luar Negeri: TOEFL iBT 94, PTE Academic 65, atau IELTS 7,0

8. Beasiswa PNS/TNI/POLRI

  • S2 Dalam Negeri: TOEFL ITP 500, TOEFL iBT 61, PTE Academic 50, atau IELTS 6,0
  • S2 Luar Negeri: TOEFL iBT 80, PTE Academic 58, atau IELTS 6,5
  • S3 Dalam Negeri: TOEFL ITP 530, TOEFL iBT 70, PTE Academic 50, atau IELTS 6,0
  • S3 Luar Negeri: TOEFL iBT 80, PTE Academic 58, atau IELTS 6,5

9. Beasiswa Kewirausahaan

  • S2 Luar Negeri: TOEFL iBT 61, PTE Academic 65, atau IELTS 6,0

10. Beasiswa Pendidikan Kader Ulama

  • S2 Dalam Negeri: TOEFL ITP 400, TOEFL iBT 33, PTE Academic 30, IELTS 4,5 Duolingo EngTes 65, atau TOEP 36
  • S3 Dalam Negeri: TOEFL ITP 450, TOEFL iBT 45, PTE Academic 36, IELTS 5,0, Duolingo EngTes 75, atau TOEP 46

11. Beasiswa Dokter Spesialis dan Subspesialis

  • S3 Luar Negeri: TOEFL ITP 475, TOEFL iBT 51, IELTS 5,5 atau PTE Academic 43

12. Beasiswa Prioritas LPDP-NTU

  • S3 Luar Negeri: TOEFL iBT 100 atau IELTS 7,0

13. Beasiswa Prioritas LPDP-UNSW

  • S3 Luar Negeri: TOEFL iBT 100 atau IELTS 7,0

14. Beasiswa Prioritas LPDP-Dundee University UK

  • S3 Luar Negeri: TOEFL iBT 94, IELTS 7,0, atau PTE Academic 65

15. Beasiswa Prioritas LPDP-NUS Business School

  • S2 Luar Negeri: TOEFL iBT 100 atau IELTS 6,5

16. Beasiswa Doktor Talenta Riset & Inovasi Nasional BRIN

  • S3 Luar Negeri: TOEFL iBT 80, IELTS 6,5, atau Duolingo EngTest 58

17. Beasiswa Kerja Sama Bidang Ekonomi & Perdagangan Internasional dan Bidang Transportasi CSU

  • S3 Luar Negeri: TOEFL iBT 61, IELTS 6,0, atau Duolingo EngTest 80

18. Beasiswa Kerja Sama Bidang Metallurgical Engineering USTB

  • S3 Luar Negeri: TOEFL iBT 61, IELTS 6,0, atau Duolingo EngTest 80

Itulah syarat sertifikat bahasa Inggris terbaru untuk daftar beasiswa LPDP 2024 tahap 2. Semoga bermanfaat.

(cyu/faz)



Sumber : www.detik.com

Beasiswa Akademi Kementerian Perdagangan Tutup 30 Juni, Jangan Terlewat



Jakarta

Akademi Metrologi dan Instrumentasi (Akmet) Kementerian Perdagangan membuka dua jalur beasiswa kuliah pada penerimaan mahasiswa baru 2024. Masa pendaftaran berlangsung sampai 30 Juni 2024.

Mahasiswa Akademi Metrologi dan Instrumentasi mempelajari metrologi, instrumentasi, dan perdagangan. Lulusan D3 Metrologi dan Instrumentasi Akmet Kemendag RI menguasai cara-cara pengukuran dan kalibrasi, akurasi di bidang industri dan iptek, pengembangan peralatan, dan pengendaliannya.

Sebanyak 100 penerima beasiswa 2024 akan mendapat gratis biaya pendidikan senilai Rp 5,1 juta per semester selama 6 semester. Sementara itu, calon mahasiswa dikenakan biaya pendaftaran Rp 205 ribu dan mahasiswa yang akan lulus dikenakan biaya wisuda 800 ribu.


Beasiswa Akmet dibuka pada Jalur Beasiswa Prestasi Akademik dan Jalur Beasiswa Kurang Mampu. Bagi detikers yang tertarik mendaftar, simak syarat beasiswa Akmet 2024 berikut seperti dikutip dari pengumuman resminya.

Syarat Jalur Beasiswa Akmet Kemendag 2024

  1. Lulusan SMA, MA, atau SMK.
  2. Usia maksimal 21 tahun per 31 Desember 2024, atau maksimal kelahiran 31 Desember 2003, dikbuktikan dengan Akta Kelahiran.
  3. Memiliki potensi akademik baik berdasarkan rekomendasi objektif dan akurat dari kepala sekolah.
  4. Khusus pendaftar Jalur Beasiswa Kurang Mampu menyertakan Surat Keterangan Tidak Mampu.
  5. Khusus pendaftar Jalur Beasiswa Kurang Mampu, pendapatan kotor gabungan orang tua maksimal Rp 4 juta per bulan atau paling banyak Rp 750 ribu per bulan saat dibagi per jumlah anggota keluarga.
  6. Tidak berstatus sebagai penerima beasiswa dan atau bantuan pendidikan yang berupa Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) tetap dan variabel dari lembaga lain.
  7. Menyertakan surat rekomendasi dari kepala dinas bidang perdagangan tingkat kabupaten/kota atau Provinsi DKI Jakarta bagi peserta dari jalur kerja sama, unduh format di sini (https://akmet.ac.id)
  8. Sertakan dokumen pendaftaran digital hasil scan (pindai) format JPG ukuran maksimal 100 KB atau PDF ukuran maksimal 2 MB berikut:
    – Pas foto terbaru dari 3 tahun terakhir format JPG
    – Foto calon mahasiswa bersama orang tua/wali format JPG
    – Scan KTP atau Kartu Pelajar format JPG/PDF
    – Scan Kartu Keluarga (KK) format JPG/PDF
    – Scan ijazah atau Surat Keterangan Lulus format PDF
    – Scan laporan pendidikan semester 1-5 format PDF
    – Surat pernyataan belum menikah format PDF
    – Surat permohonan beasiswa format PDF
    – Surat rekomendasi dari kepala sekolah format PDF
    – Surat keterangan tentang prestasi atau peringkat siswa di kelas dan bukti pendukung prestasi lain di kegiatan ekstrakurikuler yang dilegalisasi oleh kepala sekolah, format PDF
    – Surat rekomendasi dari kepala dinas yang membidangi perdagangan kabupatenm/kota atau Provinsi DKI Jakarta bagi peserta jalur kerja sama.
    – Surat keterangan tidak mampu yang sudah dilegalisasi hingga kecamatan dan dapat dibuktikan kebenarannya.*
    – Surat keterangan penghasilan orang tua/wali yang sudah dilegalisasi hingga kelurahan, atau slip gaji orang tua/wali yang sudah dilegalisasi oleh instansi.*
    – Salinan rekening listrik bulan terakhir/pembelian token terakhir dari orang tua/wali, jika tersedia aliran listrik.*
    – Salinan bukti pembayaran pajak bumi dan bangunan jika memiliki bukti pembayaran dari orang tua atau wali.*

Perlu diperhatikan, syarat dokumen yang diberi bintang khusus untuk pendaftar Jalur Beasiswa Kurang Mampu saja.

Jadwal Beasiswa Akmet 2024

  • Pembuatan akun PMB Akmet: hingga 30 Juni 2024 pukul 23.59 WIB
  • Unggah dokumen: hingga 30 Juni 2024 pukul 23.59 WIB
  • Verifikasi dokumen fisik: 13 Juli 2024 (bawa dokumen asli yang disyaratkan)
  • Tes Kemampuan Akademik: 14 Juli 2024
  • Pengumuman hasil seleksi: 23 Juli 2024
  • Pendaftaran ulang: 1-2 Agustus 2024

Lokasi tes dan daftar ulang calon mahasiswa yaitu di kampus Akmet, Jalan Bandung-Sumedang Km 25, Tanjungsari, Sumedang, Jawa Barat. Informasi lebih lanjut tentang beasiswa Akmet Kemendag RI bisa diakses di https://pmb.akmet.ac.id atau WhatsApp 081355000872. Semoga bermanfaat, detikers.

(twu/nwy)



Sumber : www.detik.com

Program Beasiswa BSI Scholarship 2024 Targetkan 2.300 Pelajar-Mahasiswa



Jakarta

PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) menargetkan program beasiswa BSI Scholarship 2024 menjangkau 2.300 pelajar dan mahasiswa. Program ini merupakan salah satu wujud peran aktif BSI dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Indonesia.

BSI Scholarship 2024 ditargetkan mencetak 2.300 pelajar dan mahasiswa dari sekolah dan kampus terbaik di Indonesia. Para penerima BSI Scholarship 2024 akan menerima bantuan, mulai dari Rp 300 ribu per bulan hingga bantuan full cover Uang Kuliah Tunggal (UKT).

Total ada 100 universitas, institut, dan sekolah tinggi dari 22 Provinsi di seluruh Indonesia bekerja sama dengan BSI dan BSI Maslahat. Seluruh universitas tersebut bisa dipilih oleh para awardee BSI Scholarship 2024. Adapun jangka waktu program antara 1 sampai dengan 4 tahun berdasarkan program BSI Scholarship yang dipilih.


Direktur Utama BSI Hery Gunardi mengatakan BSI Scholarship 2024 merupakan program beasiswa untuk pelajar dan mahasiswa yang dikelola oleh BSI bersama dengan BSI Maslahat. Program ini dikelola menggunakan dana Zakat dan Infaq BSI berkolaborasi bersama BAZNAS.

“BSI terus bertekad untuk berperan aktif dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia dan memajukan pendidikan di Tanah Air. Hal ini pun sejalan dengan komitmen kami untuk terus memperkuat implementasi prinsip environment, social, and governance (ESG),” ujar Hery dalam keterangan tertulis, Jumat (21/6/2024).

Hery berharap dengan hadirnya BSI Scholarship 2024, pihaknya dapat mencetak pemimpin masa depan umat yang berkarakter, amanah, dan bisa menjadi teladan. Penerima beasiswa juga diharapkan mampu berkontribusi membangun keumatan, khususnya di bidang industri ekonomi syariah.

Ia menegaskan BSI sangat fokus memajukan infrastruktur pendidikan di Indonesia. Hal ini merupakan perwujudan pemenuhan salah satu amanat UUD 1945, yaitu untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.

Sampai dengan Mei 2024, ungkap Hery, BSI telah memberikan fasilitas pembiayaan pada sektor Jasa Pendidikan (baik tinggi, dasar dan menengah) sebesar Rp 4,61 triliun. Porsinya mencapai sekitar 1,87% dari total pembiayaan yang BSI salurkan dan secara pertumbuhan meningkat 3,34% (ytd) sejak Desember 2023.

“Kita ketahui bahwa pendidikan adalah hal yang krusial dalam meningkatkan SDM Indonesia menjadi SDM yang andal dan berkualitas. Karena itu, peningkatan kualitas SDM terus menjadi concern. Salah satu kontribusi nyata kami melalui program beasiswa ini,” tegas Hery.

Sebagai informasi, pendaftaran BSI Scholarship dibuka secara offline hanya pada agenda BSI International Expo tanggal 20-23 Juni di JCC. Sementara itu, pendaftaran online BSI Scholarship akan dibuka melalui website www.bsischolarship.id di awal September 2024. Informasi update pembukaan BSI Scholarship dapat dilihat di Instagram @BSI_Scholarship.

(akn/ega)



Sumber : www.detik.com

Siap-siap! Pendaftaran Beasiswa Unggulan Kemendikbud Dibuka 1 Juli



Jakarta

Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan (Puslapdik) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) umumkan tanggal pendaftaran Beasiswa Unggulan 2024. Jadi salah satu bantuan pendidikan dari pemerintah yang paling ditunggu, Beasiswa Unggulan untuk masyarakat berprestasi siap membuka pendaftaran pada 1 Juli 2024 mendatang.

Pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman Beasiswa Unggulan Kemendikbudristek pada tautan https://beasiswaunggulan.kemdikbud.go.id/. Berbeda dengan beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), Beasiswa Unggulan masyarakat berprestasi terbuka dari jenjang sarjana (S1), magister (S2), dan doktor (S3).

Ada dua jenis beasiswa yang akan dibuka yakni Beasiswa Unggulan untuk masyarakat berprestasi secara umum dan Beasiswa Unggulan untuk masyarakat berprestasi disabilitas (khusus S2 dan S3).


Nantinya peserta bisa memilih perguruan tinggi yang tersedia baik dalam (terbuka untuk negeri dan swasta) ataupun luar negeri. Komponen biaya yang akan didapat awardee Beasiswa Unggulan meliputi biaya pendidikan, biaya hidup dan biaya buku serta tambahan biaya pendamping bagi jenis beasiswa khusus masyarakat disabilitas.

Lalu apa saja yang harus dipersiapkan? Berikut syarat pendaftarannya dikutip dari Pedoman Pendaftaran Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi 2024, Jumat (21/6/2024).

Syarat Pendaftaran Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi

Masyarakat Umum

  1. Diutamakan memiliki sertifikat yang membuktikan prestasi akademik/non akademik tingkat nasional dan/atau internasional.
  2. Mendapat rekomendasi minimal dari guru Bimbingan Konseling di Sekolah bagi pendaftar jenjang S1 dan dari pimpinan perguruan tinggi asal untuk jenjang S2 dan S3.
  3. Tidak sedang mendaftar dan/atau menerima beasiswa dari pihak manapun.
  4. Belum pernah menempuh pendidikan pada jenjang yang sama.
  5. Diterima di perguruan tinggi dalam negeri yang telah terakreditas paling rendah B dan pada program studi terakreditasi paling rendah B serta masuk dalam daftar Perguruan Tinggi tujuan Beasiswa Unggulan.
  6. Tidak berstatus sebagai dosen, guru, tenaga kependidikan, dan pelaku budaya.
  7. Beasiswa hanya diperuntukkan untuk kelas reguler
  8. Berkomitmen untuk mempertahankan indeks prestasi semester (IPS) minimal 3,00 pada program S1 atau minimal 3,25 pada program S2 dan S3.

Masyarakat Berprestasi Penyandang Disabilitas

1. Beasiswa Unggulan Penyandang Disabilitas hanya diberikan untuk jenjang S2 dan S3.

2. Ragam penyandang disabilitas yang disyaratkan meliputi: disabilitas fisik, intelektual, mental, dan sensorik.

3. Ragam penyandang disabilitas yang dialami secara tunggal, ganda atau multiple dalam jangka waktu lama.

4. Penyandang disabilitas harus memenuhi persyaratan umum dan khusus seperti:

  • Diutamakan memiliki sertifikat yang membuktikan prestasi akademik/non akademik tingkat nasional dan/atau internasional.
  • Mendapat rekomendasi dari pimpinan perguruan tinggi asal untuk jenjang S2 dan S3.
  • Tidak sedang mendaftar dan/atau menerima beasiswa dari pihak manapun.
  • Belum pernah menempuh pendidikan pada jenjang yang sama.
  • Diterima di perguruan tinggi dalam negeri yang telah terakreditas paling rendah B dan pada program studi terakreditasi paling rendah B serta masuk dalam daftar Perguruan Tinggi tujuan Beasiswa Unggulan.
  • Memiliki surat penerimaan dari perguruan tinggi bagi mahasiswa baru dan sudah harus memulai perkuliahan pada semester ganjil tahun akademik 2024/2025
  • Memiliki surat keterangan aktif kuliah minimal dari dekan fakultas bagi mahasiswa on-going.
  • Bagi mahasiswa on-going program S2 dan S3 yang sudah memulai perkuliahan maksimal sedang berada di semester 3 dengan indeks prestasi kumulatif (IPK) paling rendah 3,25 untuk S2 dan 3,40 untuk S3.
  • Menandatangani surat pernyataan yang menyatakan bahwa dirinya benar-benar termasuk dalam mahasiswa berkebutuhan khusus.
  • Membuat esai dalam bahasa Indonesia dengan judul/tema “Karya Hebatku untuk Kemajuan Indonesia” dengan ketentuan: jumlah kata 1.500-2.000 kata, esai berisi deskripsi diri, deskripsi karya yang pernah dihasilkan dan deskripsi karya yang akan dihasilkan setelah menyelesaikan studi beserta manfaatnya bagi kemajuan Indonesia.
  • Berkomitmen untuk mempertahankan IPS minimal 3,25 selama menjadi penerima Beasiswa Unggulan.

Jadwal Pendaftaran Beasiswa Unggulan

  1. Pendaftaran: 1-14 Juli 2204
  2. Seleksi tahap 1: 15 Juli – 4 Agustus 2024
  3. Pengumuman hasil seleksi tahap 1: 9 Agustus 2024
  4. Seleksi tahap 2: 12 Agustus – 31 Agustus 2024
  5. Pengumuman hasil seleksi tahap 2: 10 September 2024
  6. Pembekalan dan penjelasan teknis: September 2024

Informasi lebih lengkap tentang syarat khusus tiap jenjang studi bisa dilihat di sini. Yuk persiapkan diri detikers!

(det/nwy)



Sumber : www.detik.com

4 Program Pendanaan Baru Hadir di Seleksi Beasiswa LPDP Tahap 2, Cek Yuk!



Jakarta

Pendaftaran beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan tahap II tahun 2024 telah dibuka hingga 18 Juli mendatang. Namun, ada yang berbeda bagi kamu pejuang LPDP di seleksi tahap dua ini.

Karena ada empat program beasiswa baru yang hadir di seleksi tahap dua kali ini. Keempatnya terbagi dalam kategori Beasiswa Prioritas dan Beasiswa Kerja Sama.

Beasiswa Prioritas adalah program beasiswa yang memberikan kesempatan kepada pendaftar untuk bisa melakukan seleksi di dua program sekaligus. Yakni pada program beasiswa kemitraan/kerja sama LPDP dan pada salah satu program beasiswa lain baik afirmasi, targeted, atau beasiswa umum tujuan luar negeri.


Sedangkan Beasiswa Kerja Sama adalah beasiswa dengan skema kemitraan pendanaan bersama (co-funding) antara LPDP dengan kementerian/lembaga atau kampus terkait. Beasiswa ini menyasar akan bidang-bidang tertentu secara spesifik.

Tanpa berlama-lama lagi, berikut empat program beasiswa baru yang hadir di seleksi LPDP tahap 2 2024 dikutip dari laman resminya, Jumat (21/6/2024).

4 Program Beasiswa Baru di LPDP Tahap 2 2024

1. Beasiswa Prioritas LPDP – NUS Business School Program Master

Beasiswa Prioritas LPDP – NUS Business School Program Master merupakan program kerja sama pendanaan antara LPDP dengan National University of Singapore (NUS) Business School untuk mendidik calon pemimpin dan profesional di sektor bisnis dan manajemen.

Program ini terbuka untuk seluruh Warga Negara Indonesia (WNI) yang memenuhi syarat secara umum serta PNS/TNI/Polri. Karena termasuk dalam beasiswa prioritas, peserta bisa mendaftar dua program beasiswa LPDP sekaligus.

Seperti namanya, program ini diberikan untuk jenjang pendidikan magister dengan program studi:

  • Master of Science bidang Human Capital Management and Analytics dengan jangka studi paling lama 12 bulan.
  • Master of Science in Management dengan durasi pendanaan studi paling laam 12 bulan.

2. Beasiswa Prioritas LPDP – University of Dundee Program Doktor

Sama seperti yang sebelumnya, beasiswa prioritas LPDP dan University of Dundee, Inggris memperkenankan siswa mendaftar dua program beasiswa LPDP. Program ini juga terbuka untuk seluruh WNI termasuk PNS/TNI/Polri yang akan melanjutkan ke pendidikan S3 dengan prodi Life Science PhD Projects.

Pendanaan studi pada program ini paling lama adalah 48 bulan. Pendaftar juga diharuskan untuk melakukan seleksi pada prodi Life Science PhD Projects sesuai jadwal dan ketentuan yang berlaku di University of Dundee.

3. Beasiswa Kerja Sama – Metallurgical Engineering USTB

Beasiswa ini adalah program kerjasama di bidang Metallurgical Engineering di University of Science and Technology (USTB) Beijing. Program akan berlangsung selama tiga tahun dengan pendanaan bersama antara Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenkomarves), LPDP, University of Science and Technology Beijing, dan PT Eternal Tsingshan Indonesia.

Berbeda dengan dua beasiswa sebelumnya, program ini tidak diperuntukkan untuk prajurit TNI atau anggota Polri. Namun, masyarakat umum dan PNS diperkenankan mendaftar.

Program Beasiswa Kerja Sama Bidang Metallurgical Engineering USTB diperuntukkan pada jenjang Master satu gelar (single degree) dengan masa studi selama 36 (tiga puluh enam) bulan dari tahun 2024-2027. Untuk dicatat, prodi yang tersedia hanyalah program magister Metallurgical Engineering, University of Science and Technology Beijing ya detikers!

4. Beasiswa Kerja Sama – Bidang Ekonomi dan Perdagangan Internasional dan Bidang Transportasi CSU

Pendanaan beasiswa ini merupakan hasil kerja sama antara Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenkomarves), LPDP, Central South University (CSU) China, dan GEM Co. Ltd. Program ini terbuka untuk masyarakat umum dan PNS.

Kerja sama ini bertujuan untuk meningkatkan mutu dan kemampuan sumber daya manusia, teknologi, dan manajemen khususnya dalam mendukung hilirisasi mineral di Indonesia. Prodi yang tersedia yakni International Economics and Trade For Non-Ferrous Metal dan Transportation.

Sebagai catatan, beasiswa ini hanya terbuka untuk jenjang Master satu gelar (single degree) dengan masa studi selama 36 (tiga puluh enam) bulan.

Itulah 4 program pendanaan baru di pendaftaran beasiswa LPDP tahap 2 2204. Informasi lebih lengkap bisa dilihat pada laman LPDP di tautan https://lpdp.kemenkeu.go.id/en/ ya. Semoga berhasil!

(det/nwy)



Sumber : www.detik.com

Berkat Program Beasiswa AKIPBA, Amanda Bisa Kuliah-Bekerja di Pertambangan



Jakarta

Keterbatasan ekonomi tak menjadi penghalang bagi Amanda Syafira untuk mengenyam pendidikan tinggi. Berbekal keinginan yang kuat, dia mencari cara agar tetap bisa melanjutkan ke jenjang perkuliahan.

“Saya ingin sekali kuliah, tapi karena ayah saya seorang buruh dengan penghasilan pas-pasan tidak cukup untuk membiayai saya ke jenjang pendidikan lebih tinggi oleh karenanya saya harus mencari beasiswa,” katanya dalam keterangan tertulis, Kamis (20/6/2024).

Mimpinya untuk berkuliah sejak lulus SMA di tahun 2019 pun bisa tercapai dengan bantuan program beasiswa dari Akademi Komunitas Industri Pertambangan Bukit Asam (AKIPBA).


Amanda menyebut mendapatkan informasi penerimaan mahasiswa baru AKIPBA dari media sosial. Tak banyak berpikir, perempuan asal Tanjung Enim ini lantas memberanikan diri untuk mendaftar.

Diketahui saat itu AKIPBA tengah membuka kesempatan bagi siswa-siswi dari keluarga prasejahtera di sekitar wilayah operasi PT Bukit Asam Tbk (PTBA) untuk dapat mengenyam pendidikan lebih tinggi dengan skema beasiswa.

“Kebetulan pada saat saya browsing di media sosial saya mendapatkan informasi tentang AKIPBA. Akhirnya saya mencoba mendaftarkan diri untuk mengikuti program AKIPBA di tahun 2019,” kata Amanda.

Semua tahapan seleksi untuk dapat masuk program AKIPBA dilalui oleh Amanda, mulai dari tes akademik, psikotes, wawancara, survei oleh tim panitia Penerimaan Mahasiswa Baru AKIPBA langsung ke rumah, hingga tes kesehatan.

“Hasilnya, saya lolos seleksi. Saat itu saya mengambil program studi Teknik Pengolahan Hasil Tambang Mineral dan Batu Bara,” ujarnya.

Alasan Amanda memilih program studi Teknik Pengolahan Hasil Tambang Mineral dan Batu Bara karena sebelumnya ia sudah mempelajari Geologi Pertambangan di SMK.

“Program studi Teknik Pengolahan Hasil Tambang Mineral dan Batu Bara, dalam gambaran saya pada saat itu, sedikit banyak akan mirip dengan jurusan saya di SMK. Walaupun setelah dijalani, materi yang diajarkan di program studi ini jauh lebih luas,” tuturnya.

Selama menjalankan studi di AKIPBA, Amanda mengaku memperoleh ilmu dan pengalaman berharga. Tak hanya teori-teori di kelas, AKIPBA juga memberikan banyak kesempatan untuk belajar langsung di lapangan.

“Selama menjalankan studi di AKIPBA kami belajar matematika, fisika, dan sebagainya di kelas. Ada praktik lapangan langsung juga. Misalnya ke pengangkutan batu bara, kami belajar proses batu bara diterima dari tambang sampai dikirim dengan kereta api ke pelabuhan. Belajar pengujian batu bara di lab. Kami juga ikut melakukan perawatan conveyor, ikut ke bengkel untuk pengenalan berbagai macam alat. Belajar geologi juga,” tuturnya.

Amanda menyelesaikan pendidikan di AKIPBA pada 2020. Lalu ia mendaftarkan diri untuk ikut dalam Rekrutmen PT Bukit Asam Tbk 2021 dan berhasil diterima.

“Ketika lulus, kami siap bekerja karena dipersiapkan dengan matang. Saya berharap semoga AKIPBA ke depan terus berkembang, memajukan industri pertambangan,” tuturnya.

Penerimaan Mahasiswa Baru AKIPBA

Sekadar informasi, saat ini AKIPBA kembali membuka Penerimaan Mahasiswa Baru Tahun Akademik 2024/2025, dimulai dari tanggal 10 hingga 24 Juni 2024. Pendaftaran ini terbuka bagi lulusan SMA/MA/SMK tahun 2022-2024 dari keluarga prasejahtera di wilayah ring 1 perusahaan.

Terdapat 3 program studi (Diploma 1) di AKIPBA, yaitu Teknik Pengoperasian Alat Tambang, Teknik Perawatan Alat Tambang, dan Teknik Pengolahan Hasil Tambang Mineral dan Batu Bara.

Pendaftaran AKIPBA dilaksanakan secara online melalui akipba.ac.id/pmb-akipba/. Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi 0821-7850-2739 atau email pmb@akipba.ac.id.

(akn/ega)



Sumber : www.detik.com

96 Daerah Afirmasi di Beasiswa LPDP Tahap 2, Sumatra sampai Papua



Jakarta

Beasiswa LPDP program Beasiswa Daerah Afirmasi dibuka bagi calon mahasiswa magister dan doktor yang berasal dari daerah afirmasi. Lulusan D4, S1, S2, dokter spesialis, hingga dokter subspesialis bisa mendaftar.

Dikutip dari panduan resminya, pendaftar Beasiswa Daerah Afirmasi LPDP disyaratkan tamat pendidikan dasar hingga menengah di daerah afirmasi, sebagaimana dibuktikan dengan ijazah. Jika tidak, maka pendaftar beasiswa ini setidaknya sudah tinggal 10 tahun di daerah afirmasi tersebut.

Khusus pendaftar Beasiswa Daerah Afirmasi LPDP yang tinggal di daeah afirmasi wajib dapat dibuktikan dengan KTP dan surat keterangan dari lurah dan kepala desa setempat yang terbit paling lama 1 tahun di bulan yang sama dengan waktu pendaftaran beasiswa.


Berikut selengkapnya daftar daerah afirmasi dalam Beasiswa Daerah Afirmasi LPDP.

Daftar Daerah Afirmasi Beasiswa LPDP

Sumatera Barat

Kabupaten Kepulauan Mentawai

Sumatera Selatan

Kabupaten Musi Rawas Utara

Sumatera Utara

Kabupaten Nias

Kabupaten Nias Barat

Kabupaten Nias Selatan

Kabupaten Nias Utara

Lampung

Kabupaten Pesisir Barat

Sulawesi Tengah

Kabupaten Donggala

Kabupaten Sigi

Kabupaten Tojo Una-Una

Maluku

Kabupaten Buru

Kabupaten Kepulauan Tanimbar

Kabupaten Maluku Tengah

Kota Ambon

Kota Tual

Kabupaten Buru Selatan

Kabupaten Kepulauan Aru

Kabupaten Maluku Barat Daya

Kabupaten Maluku Tenggara

Kabupaten Seram Bagian Barat

Kabupaten Seram Bagian Timur

Maluku Utara

Kabupaten Halmahera Barat

Kabupaten Halmahera Selatan

Kabupaten Halmahera Tengah

Kabupaten Halmahera Timur

Kabupaten Halmahera Utara

Kabupaten Pulau Morotai

Kota Ternate

Kota Tidore Kepulauan

Kabupaten Kepulauan Sula

Kabupaten Pulau Taliabu

Nusa Tenggara Barat

Kabupaten Lombok Utara

Nusa Tenggara Timur

Kabupaten Ende

Kabupaten Flores Timur

Kabupaten Manggarai

Kabupaten Manggarai Barat

Kabupaten Nagekeo

Kabupaten Ngada

Kabupaten Sikka

Kabupaten Timor Tengah Utara

Kota Kupang

Kabupaten Alor

Kabupaten Belu

Kabupaten Kupang

Kabupaten Lembata

Kabupaten Malaka

Kabupaten Manggarai Timur

Kabupaten Rote Ndao

Kabupaten Sabu Raijua

Kabupaten Sumba Barat

Kabupaten Sumba Barat Daya

Kabupaten Sumba Tengah

Kabupaten Sumba Timur

Kabupaten Timor Tengah Selatan

Papua

Kabupaten Biak Numfor

Kabupaten Jayapura

Kabupaten Keerom

Kabupaten Kepulauan Yapen

Kabupaten Mamberamo Raya

Kabupaten Sarmi

Kabupaten Supiori

Kabupaten Waropen

Kota Jayapura

Papua Barat

Kabupaten Fakfak

Kabupaten Kaimana

Kabupaten Manokwari

Kabupaten Manokwari Selatan

Kabupaten Pegunungan Arfak

Kabupaten Teluk Bintuni

Kabupaten Teluk Wondama

Papua Pegunungan

Kabupaten Jayawijaya

Kabupaten Lanny Jaya

Kabupaten Mamberamo Tengah

Kabupaten Nduga

Kabupaten Pegunungan Bintang

Kabupaten Tolikara

Kabupaten Yahukimo

Kabupaten Yalimo

Papua Selatan

Kabupaten Asmat

Kabupaten Boven Digoel

Kabupaten Mappi

Kabupaten Merauke

Papua Tengah

Kabupaten Deiyai

Kabupaten Dogiyai

Kabupaten Intan Jaya

Kabupaten Mimika

Kabupaten Nabire

Kabupaten Paniai

Kabupaten Puncak

Kabupaten Puncak Jaya

Papua Barat Daya

Kabupaten Maybrat

Kabupaten Tambrauw

Kabupaten Sorong Selatan

Kabupaten Sorong

Kabupaten Raja Ampat

Kota Sorong

Pendaftaran Beasiswa Daerah Afirmasi LPDP sedang dibuka dalam rangkaian seleksi Beasiswa LPDP Tahap 2 hingga 18 Juli 2024. Informasi lebih lanjut dapat diakses di sini.

(twu/nwy)



Sumber : www.detik.com

Beasiswa JFLS 2024 buat Mahasiswa Dibuka, Pendaftaran Dimulai Hari Ini!



Jakarta

Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyediakan bantuan pendidikan bagi masyarakat salah satunya lewat penyaluran Beasiswa Jabar Future Leaders Scholarship (JFLS). Pendaftaran beasiswa dibuka mulai hari ini, 20 Juni 2024 hingga 20 Juli 2024.

Beasiswa JFLS 2024 berlaku bagi masyarakat yang tengah menempuh pendidikan D3, D4, S1, S2, dan S3. Awardee nantinya akan menerima bantuan biaya pendidikan dan program pendampingan.

Ada dua jenis kelompok penerima beasiswa ini, yakni yang mendaftar lewat jalur prestasi akademik dan non-akademik. Dikutip dari website resminya, ini informasi lengkap tentang pendaftaran Beasiswa JFLS 2024:


Jenis Beasiswa JFLS 2024

1. Beasiswa Prestasi Akademik

  • Beasiswa pendidikan D4/S1 penuh selama 4 tahun
  • Beasiswa pendidikan D4/S1 selama 4 tahun untuk prodi di luar kampus utama (PSDKU)
  • Beasiswa pendidikan D3/D4/S1 percepatan akses pendidikan tinggi selama 1 tahun
  • Beasiswa pendidikan S2 selama 2 tahun
  • Beasiswa pendidikan S3 selama 4 tahun

2. Beasiswa Prestasi Non-Akademik

  • Beasiswa pendidikan D3/D4/S1 prestasi keagamaan selama 1 tahun
  • Beasiswa pendidikan D3/D4/S1 prestasi seni dan budaya selama 1 tahun
  • Beasiswa pendidikan D3/D4/S1 prestasi olahraga selama 1 tahun
  • Beasiswa pendidikan D3/D4/S1 prestasi aktivis selama 1 tahun

Syarat Daftar Beasiswa JFLS 2024

1. Beasiswa Prestasi Akademik

D4/S1 Penuh

  • Berusia maksimal 25 tahun
  • Lulus dari SMA/SMK/sederajat maksimal 3 tahun terakhir
  • Memiliki nilai rata-rata ujian sekolah minimal 80 (skala 100) atau 8,0 (skala 10)
  • Berstatus sebagai mahasiswa baru di 13 perguruan tinggi akreditasi A di Jawa Barat atau perguruan tinggi akreditasi A di luar Jawa Barat dibuktikan surat keterangan diterima (LoA)
  • Tidak berstatus sebagai PNS di Pemerintah Pemprov Jabar sedangkan PNS di kabupaten/kota dan sejenisnya diperbolehkan

D4/S1 PSDKU

  • Berusia maksimal 25 tahun
  • Lulus dari SMA/SMK/sederajat maksimal 3 tahun terakhir
  • Memiliki nilai rata-rata ujian sekolah minimal 80 (skala 100) atau 8,0 (skala 10)
  • Berstatus sebagai mahasiswa baru di perguruan tinggi PSDKU yang dituju (khusus IPB Sukabumi, ITB Cirebon, dan Unpad Pangandaran) dibuktikan surat keterangan diterima (LoA)
  • Tidak berstatus sebagai PNS di Pemerintah Pemprov Jabar sedangkan PNS di kabupaten/kota dan sejenisnya diperbolehkan

S2

  • Berusia maksimal 35 tahun
  • Melampirkan transkrip nilai IPK S1 dengan batas minimal 2,75
  • Memiliki sertifikat TOEFL ITP 500, TOEFL IBT 65, TOEIC 600 atau IELTS 5,0
  • Berstatus sebagai mahasiswa baru di 14 perguruan tinggi akreditasi A di Jawa Barat dibuktikan surat keterangan diterima (LoA)
  • Tidak berstatus sebagai PNS di Pemerintah Pemprov Jabar sedangkan PNS di kabupaten/kota dan sejenisnya diperbolehkan

S3

  • Berusia maksimal 40 tahun
  • Melampirkan transkrip nilai IPK S2 dengan batas minimal 3,5
  • Memiliki sertifikat TOEFL ITP 500, TOEFL IBT 65, TOEIC 600 atau IELTS 5,0
  • Berstatus sebagai mahasiswa baru di 12 perguruan tinggi akreditasi A di Jawa Barat dibuktikan surat keterangan diterima (LoA)
  • Tidak berstatus sebagai PNS di Pemerintah Pemprov Jabar sedangkan PNS di kabupaten/kota dan sejenisnya diperbolehkan

D3/D4/S1 Percepatan Akses Pendidikan

  • Berusia maksimal 25 tahun (bagi mahasiswa on going)
  • Lulus dari SMA/SMK/sederajat maksimal 3 tahun terakhir
  • Memiliki nilai rata-rata ujian sekolah minimal 70 (skala 100) atau 7,0 (skala 10)
  • Minimal IPK 3,0 dan maksimal sedang menempuh semester 7 (bagi mahasiswa on going)
  • Surat keterangan aktif kuliah (bagi mahasiswa on going)
  • Tidak berstatus sebagai PNS di Pemerintah Pemprov Jabar sedangkan PNS di kabupaten/kota dan sejenisnya diperbolehkan

2. Beasiswa Prestasi Non-Akademik

Syarat Umum

  • Bagi mahasiswa baru 2024, merupakan lulusan dari SMA/SMK/sederajat maksimal 3 tahun terakhir, memiliki nilai rata-rata ujians ekolah 70 (skala 100) atau 7,0 skala (10) dan memiliki surat keterangan diterima (LoA)
  • Bagi mahasiswa on going, usia maksimal 25 tahun, sedang menempuh pendidikan maksimal semester 7, memiliki surat keterangan aktif kuliah, dan berstatus mahasiswa aktif di perguruan tinggi

Syarat Khusus

  • Pendaftar yang menggunakan prestasi keagamaan harus memiliki hafalan Al-Qur’an minimal 10 juz dan IPK minimal 3,0
  • Pendaftar yang menggunakan prestasi olahraga, seni, dan budaya harus memiliki prestasi di bidang olahraga minimal tingkat nasional dalam 3 tahun terakhir dan IPK minimal 2,5 serta maksimal berada di semester 7 bagi mahasiswa on going
  • Pendaftar yang menggunakan prestasi aktivis memiliki prestasi di bidang organisasi sekolah maupun luar sekolah dalam 3 tahun terakhir dan IPK minimal 2,75 serta maksimal berada di semester 7 bagi mahasiswa on going

Jadwal dan Alur Seleksi Beasiswa JFLS 2024

  1. Sosialisasi: 1 April – 20 Juli 2024
  2. Pendaftaran: 20 Juni – 20 Juli 2024
  3. Seleksi administrasi: 24 Juli – 9 Agustus 2024
  4. Seleksi perguruan tinggi: 14 – 23 Agustus 2024
  5. Seleksi Pemprov Jabar: 28 Agustus – 6 September 2024
  6. Pengumuman penerima beasiswa: 25 September 2024
  7. Launching dan sharing: 26 September 2024
  8. Pencairan dana: 31 Oktober – 30 November 2024

Bagi detikers yang tertarik, bisa melakukan pedaftaran di laman https://jfls-hub.jabarprov.go.id/. Jangan sampai ketinggalan ya!

(cyu/nwy)



Sumber : www.detik.com

KJRI Hong Kong Akan Upayakan Kuota Beasiswa Belt and Road untuk Siswa RI



Hong Kong

Konsulat Jenderal RI di Hong Kong mengajak siswa Indonesia untuk belajar di Hong Kong dengan beasiswa Belt and Road Scholarship. KJRI Hong Kong akan mengupayakan kuota beasiswa Belt and Road yang dialokasikan untuk siswa Indonesia.

“Untuk siswa Indonesia yang sudah mendapatkan beasiswa Belt and Road sebanyak 20 orang hingga kini dan sudah lulus semua, belum ada lagi. Tahun ini sepertinya nggak ada yang lolos,” tutur Konjen RI Hong Kong, Yul Edison.

Yul menyampaikan hal itu dalam acara Binus Media Partnership Program (BMPP) di Hotel Dorsett Tsuen Wan Hong Kong, Jumat (28/6/2024).


Yul mengajak lagi siswa Indonesia untuk mendaftar beasiswa Belt and Road dari pemerintah China untuk belajar di universitas-universitas di Hong Kong. Menurutnya mahasiswa Indonesia yang melamar beasiswa ini masih terbilang sedikit.

“Coba lihat Kazakhstan yang bisa mencapai 500-an mahasiswa per tahun. Ke depan kami akan upayakan kuota beasiswa untuk mahasiswa RI,” tuturnya.

Beasiswa Belt and Road ini, imbuhnya, menanggung seratus persen biaya kuliah, biaya hidup hingga akomodasi mahasiswa.

Dalam situs Study in Hong Kong milik pemerintah Hong Kong, Indonesia termasuk designated countries (negara terpilih) beasiswa Belt and Road bersama Malaysia, Thailand, Myanmar, Mongolia dan Kazakhstan.

“Padahal Hong Kong sangat generous untuk beasiswa dari pemerintah China. Tahun ini kuota beasiswanya meningkat 50 persen,” imbuhnya.

Selain beasiswa Belt and Road, mahasiswa Indonesia juga bisa melamar beasiswa LPDP di bawah Kemenkeu. Apalagi dana LPDP di bawah Kemenkeu kini mencapai Rp 170 triliun.

“Pihak LPDP juga sudah berkomitmen untuk menjadikan kampus top di Hong Kong menjadi prioritas,” tuturnya.

Keunggulan Kuliah di Hong Kong

Konjen RI Hong Kong Yul EdisonKonjen RI Hong Kong Yul Edison Foto: (Dok Nograhany WK/detikcom)

Yul pun memaparkan beberapa keunggulan kuliah di Hong Kong dibanding dengan kampus-kampus Ivy League di Amerika Serikat.

“Di Hong Kong biaya pendidikan lebih murah. Setahun 36 ribu Hong Kong Dollar untuk kuliah di kampus Hong Kong, sedangkan Ivy League di AS bisa mencapai 60 ribu US Dollar per tahun. Biaya kuliah di Hong Kong sepertiganya dari Ivy League. Perbandingannya, kalau memberangkatkan mahasiswa RI kuliah S2 ke AS 3 orang, kalau di Hong Kong bisa 8 orang,” jelas dia.

Kualitas kampus di Hong Kong, lanjut dia, juga tidak kalah bagusnya dengan di AS. Yul memaparkan ada 5 kampus Hong Kong yang masuk Top 100 Dunia berdasarkan QS World University Rankings (QS WUR) 2025, 2 di antaranya masuk Top 10 Asia yakni:

The University of Hong Kong (HKU)

Peringkat dunia: 17
Peringkat Asia: 4

The Chinese University of Hong Kong (CUHK)

Peringkat dunia: 36
Peringkat Asia: 8

The Hong Kong University of Science and Technology (HKUST)

Peringkat dunia: 47
Peringkat Asia: 11

The Hong Kong Polytechnic University (PolyU)

Peringkat dunia: 57

City University of Hong Kong (CityU)

Peringkat dunia: 62

Kondisi Mahasiswa RI di Hong Kong

Konjen RI Hong Kong Yul EdisonPemaparan tentang Statistik Pendidikan Hong Kong oleh Konjen RI Hong Kong, Yul Edison Foto: (Dok Nograhany WK/detikcom)

Kondisi mahasiswa Indonesia di Hong Kong per Juni 2024 ini, ada 700 mahasiswa yang tersebar di 5 kampus unggulan di atas.

“Sangat kecil. Dari 700 mahasiswa itu yang terbanyak di HKUST 250 orang,” ungkapnya.

Dengan jumlah itu, Indonesia penyumbang mahasiswa asing di Hong Kong nomor 3, setelah Korea dan Filipina.

Mayoritas mahasiswa RI di Hong Kong berkuliah atas beasiswa mandiri alias biaya orang tua. Mayoritas mahasiswa Indonesia ini berasal dari kota-kota besar di Indonesia seperti Jakarta dan Bandung, dari SMA swasta ternama dengan mayoritas mengambil jurusan Bisnis.

Dalam forum yang sama, Vice President of Binus Higher Education, Prof Harjanto Prabowo atau yang disapa Prof Har, mengatakan bahwa Binus sudah menjalin kerja sama dengan beberapa dari top 5 kampus di Hong Kong dalam program pertukaran pelajar antara lain dengan HKUST, POLYU dan CITYU.

Melalui program study abroad 3 + 1, mahasiswa yang sudah menginjak tahun ketiga bisa belajar satu hingga dua semester di kampus-kampus di Hong Kong.

“Alumni Binus di Hong Kong sendiri kini tercatat mencapai 20 ribuan, nomor dua setelah Singapura yang 200 ribuan,” tutur Prof Har.

(nwk/faz)



Sumber : www.detik.com

Kemdikbud Janji KIP Kuliah Tak Telat Cair pada Agustus 2024 Imbas PDNS2 Gangguan



Jakarta

Sistem KIP Kuliah terdampak dan tidak dapat diakses publik akibat serangan siber pada layanan Pusat Data Nasional Sementara 2 (PDNS2) sejak Kamis (20/7/2024). Sekjen Kemendikbudristek Suharti menyatakan pencairan dana KIP Kuliah 16.316 mahasiswa masih belum diajukan oleh perguruan tinggi atau sedang dalam proses pencairan saat gangguan sistem KIP Kuliah mulai terjadi.

Dalam surat tanggal 28 Juni 2024, Suharti menyatakan penyelesaian proses pencairan dana Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah semester genap 2023/2024 tersebut tidak akan mengalami keterlambatan.

“Proses pencairan KIP Kuliah untuk mahasiswa penerima KIP Kuliah ongoing pada semester genap 2023/2024 sudah mencapai 98,8 persen. Pada saat gangguan sistem KIP Kuliah mulai terjadi, masih ada 16.316 mahasiswa penerima KIP Kuliah ongoing yang belum diajukan pencairannya oleh perguruan tinggi
atau sedang dalam proses pencairan,” terangnya dalam Surat Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemendikbudristek perihal pemberitahuan terkait masalah PDN tersebut.

“Semua proses pencairan KIP Kuliah untuk mahasiswa penerima KIP Kuliah ongoing semester genap 2023/2024 akan selesai sesuai jadwal dan tanpa keterlambatan pada bulan Agustus 2024,” sambung Suharti.


Pengajuan & Pencairan KIP Kuliah secara Manual

Suharti menyatakan sistem KIP Kuliah akan kembali beroperasi sepenuhnya paling lambat pada 29 Juli 2024. Selama pemulihan sistem KIP Kuliah berlangsung, pengajuan dan pencairan dana bantuan pendidikan untuk mahasiswa penerima KIP Kuliah ongoing akan diproses secara manual.

Untuk itu, ia meminta pengelola KIP Kuliah di perguruan tinggi segera mengidentifikasi dan memverifikasi data mahasiswa KIP Kuliah yang belum mendapatkan pencairan dana bantuan pendidikannya pada semester genap 2023/2024.

“Pengelola KIP Kuliah pada perguruan tinggi diharapkan segera melakukan identifikasi dan verifikasi data mahasiswa penerima KIP Kuliah ongoing yang belum menerima KIP Kuliah pada semester genap 2023/2024; (dan) berkoordinasi dengan Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan (Puslapdik) Kemendikbudristek untuk memproses pencairan,” tulisnya.

Pemulihan Sistem KIP Kuliah

Suharti menyatakan, pada pertemuan tanggal 28 Juni 2024, Kementerian Komunikasi dan Informatika
(Kemenkominfo) memberikan konfirmasi bahwa pihaknya tidak dapat memulihkan sistem dan data KIP Kuliah pada PDNS2.

“Dan Kemenkominfo tidak memiliki cadangan (backup) terhadap sistem dan data KIP Kuliah pada PDNS2. Berdasarkan hal tersebut, Kemendikbudristek menindaklanjuti dengan melakukan pemulihan sistem KIP Kuliah menggunakan cadangan (backup) data penerima dan pendaftar KIP Kuliah pada pusat data Kemendikbudristek,” tuturnya.

“Proses pemindahan, pemulihan, dan rekonfigurasi interkoneksi sistem KIP Kuliah dengan sistem lain di
pemerintah membutuhkan waktu. Sistem KIP Kuliah akan kembali beroperasi sepenuhnya paling lambat pada tanggal 29 Juli 2024,” sambung Suharti.

(nah/nah)



Sumber : www.detik.com