Tag Archives: altcoin

Prakiraan Harga XRP: ETF Ripple Jadi Katalis Utama di Dekat $3

Ripple (XRP) kembali menjadi sorotan pasar setelah harga token ini bertahan di kisaran $3,00. Para pelaku pasar kini menunggu katalis baru, dengan potensi persetujuan ETF XRP yang diperkirakan dapat memicu arus masuk modal besar dari investor institusional maupun ritel.

Saat ini, XRP-USD diperdagangkan di sekitar $3,01 setelah berulang kali menguji support di area $2,95–$3,00. Sejak mencatatkan reli hingga $3,65 pada awal Juli, aksi jual mendominasi dan menyeret harga kembali ke fase konsolidasi. Para analis teknikal menilai rentang $2,90 hingga $3,20 sebagai titik krusial: tembus di atas $3,20 bisa membuka ruang menuju $3,49, sementara penurunan di bawah $2,95 berpotensi menyeret harga ke $2,72.

Adopsi Institusional dan Spekulasi ETF

Di tengah stagnasi harga, adopsi institusional terus menguat. Jaringan On-Demand Liquidity (ODL) Ripple terbukti semakin diminati oleh bank dan penyedia pembayaran global karena mampu mengurangi kebutuhan akun nostro yang mahal. Mitra seperti Santander, SBI Holdings, dan MoneyGram telah melakukan uji coba, sementara regulator di AS, Inggris, dan Uni Eropa menegaskan perdagangan sekunder XRP bukanlah transaksi sekuritas.

Dilaporkan Tradingnews, faktor terbesar yang tengah dinanti adalah keputusan ETF spot XRP. Grayscale dan 21Shares telah mengajukan aplikasi, dengan keputusan SEC yang ditunda hingga Oktober. Jika disetujui, ETF XRP diyakini akan melepas gelombang likuiditas baru dari pasar global.

Lanskap Teknis: Resistensi Berat di $3,05–$3,20

Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Rabu, 20 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Rabu, 20 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: XRP Turun di Bawah $3, Investor Dihadapkan Beli Sekarang atau Tunggu?

Secara teknikal, XRP menghadapi hambatan kuat dari rata-rata pergerakan (EMA) 20, 50, 100, dan 200 yang terkonsentrasi di $3,05–$3,14. Indikator RSI masih berada di level 40-an, menunjukkan lemahnya momentum, sementara sinyal Supertrend sudah berbalik bearish di sekitar $3,12.

Tekanan jual juga terlihat dari data on-chain. Pada 19 Agustus, tercatat arus keluar bersih sebesar $3,45 juta dari bursa, mempertegas kecenderungan pasar untuk melepas kepemilikan. Jika support $2,95 gagal dipertahankan, penurunan menuju $2,72 menjadi kemungkinan kuat.

Data derivatif mengonfirmasi rapuhnya sentimen pasar. Minat terbuka (open interest) berjangka XRP turun ke $7,82 miliar, sementara opsi mencatat penurunan minat 13% meski volume harian melonjak 140%. Likuidasi lebih dari $6 juta, terutama dari posisi long, menandakan spekulan optimis sedang mengalami tekanan berat.

Faktor Makro: The Fed, Regulasi, dan Politik AS

Faktor makro turut memperumit kondisi. Data Indeks Harga Produsen (PPI) AS yang lebih tinggi dari perkiraan mengurangi peluang pemangkasan suku bunga The Fed dalam waktu dekat, memicu aksi jual di pasar kripto. Di sisi lain, SEC menunda keputusan ETF XRP hingga Oktober, menahan antusiasme pelaku pasar.

Namun, peluang persetujuan tetap tinggi, terutama setelah regulator menyetujui ETF Solana dan meningkatnya dukungan politik terhadap aset digital. Bahkan, Presiden Donald Trump telah mendorong wacana pembukaan rekening pensiun 401(k) untuk investasi kripto, yang berpotensi membuka akses pasar senilai triliunan dolar.

Proyeksi Harga: Risiko $2,60 vs. Potensi $10

Dalam jangka pendek, XRP diperkirakan masih bergerak di rentang ketat. Analis optimis melihat peluang ke $3,49 dalam waktu dekat, sementara skenario bearish menargetkan $2,60 atau bahkan $2,00.

Untuk jangka menengah, prospek tetap positif. Jika ETF disetujui dan adopsi ODL terus berkembang, target kenaikan berada di $4,80–$5,50. Bahkan, proyeksi jangka sangat panjang hingga 2040 menyebutkan potensi harga bisa mencapai $160, meski hal itu membutuhkan pertumbuhan berkelanjutan yang cukup ambisius.

Dengan harga saat ini di sekitar $3, XRP berada di persimpangan jalan. Tekanan teknikal jangka pendek mendukung sikap hati-hati, namun prospek menengah hingga panjang tetap bullish berkat kejelasan regulasi dan adopsi institusional. Investor yang mengincar peluang asimetris dapat mempertimbangkan akumulasi di level $2,75–$2,90 dengan target $4,00–$5,50, terutama jika ETF benar-benar disetujui.

Untuk saat ini, konsensus pasar condong ke strategi hold dengan bias bullish, sambil bersiap menghadapi volatilitas tinggi dalam beberapa bulan mendatang.

Baca juga: Prakiraan Harga XRP: Resistensi $3,12 Bertahan di Tengah Katalis ETF


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

SharpLink Tertarik ETH: Beli $667 Juta Ethereum, Sahamnya Justru Anjlok

SharpLink Gaming, perusahaan iGaming yang terdaftar Nasdaq, mengejutkan pasar kripto dengan membeli 143.593 ETH pada harga rata-rata $4.648 per token, dengan total investasi sekitar $667,4 juta USD saat ETH mendekati rekor tertinggi.

Hal ini membuat jumlah Ethereum yang dimiliki SharpLink melonjak menjadi 740.760 ETH, senilai sekitar $3,2 miliar USD pada harga pasar saat ini.

Staking ETH: Dari Cadangan ke Mesin Pemasukan

Alih-alih sekadar menumpuk, SharpLink memanfaatkan Ethereum yang dimiliki dengan maksimal: sebagian besar ETH tersebut telah digunakan untuk staking, termasuk melalui mekanisme liquid staking, sebesar hingga 1.388 ETH sebagai reward hingga 17 Agustus 2025.

Namun, perusahaan juga menegaskan bahwa model stakingnya bisa terkena perubahan regulasi di masa mendatang, isu yang dipantau ketat oleh investor.

Baca Juga: Lonjakan $130 Miliar Stablecoin Ethereum, Tanda Awal Altcoin Frenzy?

Saham Turun, Investor Cemas Risiko Terlampau Agresif

Kabar pembelian besar ini tidak disambut cerah di pasar saham. Saham SharpLink mengalami penurunan tajam hingga 12% pada hari Jumat, dan tetap tertekan hingga 13,5% dalam lima hari terakhir, ditutup di level $20,10 per saham.

Penurunan ini juga mencerminkan laporan rugi bersih sebesar $103 juta USD pada kuartal II 2025, yang sebagian besar disebabkan oleh kerugian akuntansi dari Ethereum yang di-stake secara likuid (LsETH).

Persaingan Ketat Antara Raksasa ETH Treasury

SharpLink tidak sendirian dalam akumulasi Ethereum. BitMine Immersion Technologies mencatat pembelian lebih besar: 373.000 ETH, sehingga total ETH mereka kini mencapai 1,52 juta, senilai sekitar $6,6 miliar USD.

Hal ini menjadikan mereka treasury ETH terbesar di dunia setelah hanya MicroStrategy dengan Bitcoin-nya.

Fenomena ini mencerminkan tren korporasi yang kini mulai mengoleksi aset digital secara agresif sebagai bagian dari strategi treasury yang lebih besar.

Implikasi & Dinamika Industri Kripto

  1. Ethereum sebagai Aset Cadangan Korporat: Strategi ini menegaskan bahwa ETH kini dipandang sebagai aset jangka panjang, bukan sekadar spekulasi—mirip dengan peran BTC dalam strategi treasury perusahaan seperti MicroStrategy.
  2. Pasokan ETH Jadi Semakin Langka: Dengan beberapa perusahaan besar mengakumulasi ETH dalam jumlah masif, likuiditas token bisa semakin ketat—berpotensi mendorong harga ke atas dalam jangka menengah.
  3. Imbal Hasil Pasif Lewat Staking: SharpLink tidak hanya menyimpan ETH, tapi juga menambah yield lewat staking. Hal ini menunjukkan potensi arus pendapatan reguler bagi perusahaan dengan treasury besar—meskipun tetap perlu diawasi risiko regulasi.
  4. Pasar Reaksi Bervariasi: Investor saham tampak skeptis terhadap strategi ini, karena risiko volatilitas dan laporan kerugian kuartalan menciptakan ketidakpastian—terutama di tengah akumulasi besar kripto oleh perusahaan tradisional.

Baca Juga: Perdana, BTCS Bagikan Dividen Ethereum Demi Jegal Short-Seller

Saatnya Ethereum Menapak ke Era “Corporate Reserve Asset”

SharpLink memasuki liga besar dengan membeli Ethereum sebanyak $667 juta saat harga masih panas. Strategi ini menempatkan perusahaan sebagai pemimpin baru dalam pergeseran korporasi yang mulai memandang ETH sebagai aset diversifikasi portofolio—strategi yang sebelumnya dominan di ruang Bitcoin.

Di satu sisi, ini mengisyaratkan kepercayaan institusional terhadap Ethereum. Namun, investor juga harus siap menghadapi risiko regulasi, kerugian dalam laporan keuangan, serta potensi gejolak pasar yang cepat.

Apakah tren ini akan memicu “perburuan ETH” seluas Bitcoin Treasury? Waktu dan data transaksi korporat berikutnya yang akan menjawabnya.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Market Sinyal Kripto: Analisis Teknikal dan Peluang 20 Agustus 2025

Tokocrypto menghadirkan Market Sinyal Harian Kripto yang berisi analisis mendalam dan rekomendasi strategi perdagangan untuk hari Rabu, 20 Agustus 2025. Dalam edisi kali ini, fokus tertuju pada tiga aset kripto yang menunjukkan potensi pergerakan harga yang signifikan.

Informasi ini disusun berdasarkan data pasar terkini dan indikator teknikal, guna membantu para trader mengambil keputusan yang lebih tepat di tengah dinamika pasar kripto yang terus berubah.

Peristiwa Penting Kripto dalam 24 Jam Terakhir

  1. Thumzup Akuisisi Dogehash Technologies
    • Sentimen: Positif untuk DOGE dan LTC, memperluas ekosistem mining
    • Thumzup, perusahaan media sosial yang didukung Donald Trump Jr., resmi mengakuisisi Dogehash Technologies, termasuk fasilitas penambangan DOGE dan LTC. Kesepakatan dilakukan dalam bentuk all-stock deal.
  2. Celsius Mulai Distribusi Ketiga $220,6 Juta
    • Sentimen: Positif untuk kreditor Celsius, meningkatkan kepercayaan di sektor CeFi
    • Celsius mengumumkan distribusi ketiga senilai $220,6 juta kepada kreditor, sehingga tingkat pemulihan kumulatif kini mencapai 64,9% dari total klaim.
  3. SkyBridge Capital Tokenisasi $300 Juta di Avalanche
    • Sentimen: Positif untuk AVAX dan tren tokenisasi aset dunia nyata (RWA)
    • Anthony Scaramucci, pendiri SkyBridge Capital, mengungkapkan rencana tokenisasi aset senilai $300 juta di blockchain Avalanche, mendorong narasi RWA di ekosistem kripto.
  4. Bitmine Tambah 52.475 ETH Senilai $220 Juta
    • Sentimen: Bullish untuk ETH, menunjukkan kepercayaan institusional
    • Bitmine memperbesar kepemilikan ETH menjadi 1.575.848 ETH (senilai $6,6 miliar), setelah melakukan pembelian besar terbaru.
  5. Bullish IPO Gunakan Stablecoin, Raup $1,15 Miliar
    • Sentimen: Positif untuk adopsi stablecoin di pasar modal tradisional
    • Bursa kripto Bullish mencatatkan IPO dengan perolehan $1,15 miliar yang seluruhnya diselesaikan menggunakan stablecoin, menjadi yang pertama di AS.
  6. SharpLink Beli 143.593 ETH Senilai $664 Juta
    • Sentimen: Bullish untuk ETH, mempertegas akumulasi whale institusional
    • SharpLink Gaming mengumumkan pembelian besar ETH, meningkatkan total kepemilikan mereka menjadi 740.760 ETH.
  7. Robinhood Resmi Listing Token SUI di AS
    • Sentimen: Positif untuk SUI, memperluas akses investor ritel AS
    • Robinhood menambahkan SUI ke dalam daftar aset kripto yang dapat diperdagangkan di platformnya, memperkuat eksposur ekosistem Layer-1 ini.
  8. Tether Angkat Bo Hines sebagai Strategic Advisor
    • Sentimen: Positif untuk USDT dan regulasi aset digital
    • Bo Hines, mantan eksekutif White House Crypto Council, ditunjuk sebagai penasihat strategis Tether untuk memperkuat hubungan regulasi dan pengembangan produk.
  9. Ekspektasi Pemotongan Suku Bunga The Fed di September
    • Sentimen: Netral–positif untuk pasar kripto (berpotensi dorong risk asset rally)
    • Polymarket mencatat 71% probabilitas The Fed memangkas suku bunga sebesar 25 bps pada September 2025. Hal ini bisa menjadi katalis bagi Bitcoin dan pasar kripto secara keseluruhan.

Pastikan untuk selalu melakukan analisis secara keseluruhan sebelum mengambil keputusan perdagangan atau trading.

RARE/USDT (🔼 +7.19%)

  • Entry: $0.0567
  • Stop Loss: $0.0551
  • Take Profit: $0.0607

RARE/USDT menunjukkan pola breakout minor dari zona konsolidasi di area support $0.0551–$0.0567 dengan volume yang meningkat. Harga saat ini berada di $0.0579 dan sedang menguji kembali area breakout untuk potensi pullback bullish.

Selama harga mampu bertahan di atas $0.0567, peluang melanjutkan kenaikan ke resistance $0.0607 tetap terbuka, dengan potensi upside sekitar +7.19%.


UMA/USDT (🔼 +9.16%)

  • Entry: $1.387
  • Stop Loss: $1.330
  • Take Profit: $1.514

UMA/USDT saat ini sedang menguji area support baru di $1.387 setelah sempat mengalami lonjakan dan mencetak wick tinggi ke atas $1.50. Selama mampu bertahan di atas level ini, UMA berpotensi melanjutkan tren naik menuju resistance $1.514 dengan potensi kenaikan sekitar 9%. Koreksi saat ini terlihat sebagai retest sehat, ditopang oleh volume yang masih aktif.


SIGN/USDT (🔼 +2.59%)

  • Entry: $0.06691
  • Stop Loss: $0.06611
  • Take Profit: $0.06864

SIGN/USDT masih bergerak sideways di atas support minor $0.06691, dengan potensi rebound jangka pendek ke area resistance $0.06864 atau kenaikan sekitar +2.59%. Selama tidak breakdown ke bawah support kunci $0.06611, peluang untuk skenario pantulan tetap terbuka.

Volume saat ini masih relatif rendah, sehingga validasi breakout memerlukan dorongan volume lebih tinggi. Selama bertahan di atas support, pantulan teknikal bisa dimanfaatkan untuk short-term trading.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

5 Proyek RWA Teratas yang Patut Dipantau di Agustus 2025

Tokenisasi aset dunia nyata atau Real World Assets (RWA) tengah menjadi salah satu tren paling menarik di industri kripto. Dengan menghubungkan aset nyata seperti properti, obligasi, hingga instrumen keuangan tradisional ke dalam blockchain, RWA membuka peluang baru bagi investor global.

Keunggulan RWA Dibandingkan Aset Tradisional

Salah satu alasan utama mengapa RWA semakin diminati adalah karena menawarkan berbagai keunggulan dibandingkan aset tradisional, di antaranya:

  • Likuiditas Lebih Baik: Aset dunia nyata yang sebelumnya sulit diperdagangkan kini dapat ditransaksikan dengan mudah di blockchain.
  • Transparansi Tinggi: Semua transaksi tercatat di blockchain sehingga mengurangi risiko manipulasi maupun penipuan.
  • Akses Global: Investor dari seluruh dunia bisa ikut serta tanpa terkendala batasan geografis.
  • Efisiensi Biaya: Peran perantara seperti bank dan notaris dapat dieliminasi, sehingga biaya transaksi lebih rendah.

Dengan manfaat tersebut, tak heran RWA kini menjadi sorotan besar di dunia kripto.

Baca juga: Harga Chainlink Meroket Berkat Sistem Cadangan Baru dan Adopsi RWA

Tantangan dalam Adopsi RWA

Meski menjanjikan, adopsi RWA tidak lepas dari berbagai tantangan yang harus diselesaikan untuk mendukung pertumbuhan jangka panjang:

  • Regulasi: Aturan mengenai tokenisasi aset berbeda di setiap negara. Proyek RWA harus memastikan kepatuhan terhadap regulasi lintas yurisdiksi.
  • Keamanan Smart Contract: Walau blockchain aman, kontrak pintar yang dirancang buruk bisa menjadi celah bagi peretasan. Audit keamanan menyeluruh menjadi hal wajib sebelum peluncuran.
  • Edukasi Investor: Banyak orang belum memahami konsep tokenisasi aset dunia nyata. Edukasi yang tepat diperlukan untuk mempercepat adopsi.

5 Koin RWA Teratas yang Perlu Dipantau di 2025

Daftar token Real World Assets (RWA) Sumber: CoinGecko.
Daftar token Real World Assets (RWA) Sumber: CoinGecko.

Seiring meningkatnya adopsi, ada sejumlah proyek RWA yang diprediksi akan mengalami pertumbuhan signifikan pada 2025. Berikut lima di antaranya:

  1. MANTRA (OM): Platform DeFi berbasis komunitas yang menawarkan staking, lending, dan governance. Fokusnya pada transparansi dan keterlibatan komunitas membuat MANTRA menonjol di sektor RWA.
  2. ONDO (ONDO): Menyediakan solusi tokenisasi aset dunia nyata, memungkinkan investor meraih imbal hasil tinggi melalui DeFi. ONDO menjadi penghubung antara aset tradisional dan ekosistem DeFi.
  3. Quant (QNT): Dengan teknologi Over Ledger, Quant mengintegrasikan blockchain dan sistem keuangan tradisional. Solusi interoperabilitasnya menjadikan Quant pemain penting dalam adopsi RWA.
  4. XDC Network (XDC): Blockchain hybrid yang berfokus pada pembiayaan perdagangan dan tokenisasi aset keuangan dengan efisiensi tinggi. XDC membantu meningkatkan transparansi dan efisiensi di sektor trade finance.
  5. Maker (MKR): Melalui MakerDAO, proyek ini menggunakan RWA sebagai agunan untuk stablecoin terdesentralisasi DAI. MakerDAO sering dijuluki sebagai “bank terdesentralisasi” yang membuka jalan integrasi RWA ke dalam DeFi.

Dengan semakin matangnya teknologi dan meningkatnya adopsi, peluang investasi di sektor RWA terbuka semakin lebar. Keunggulan dalam hal transparansi, likuiditas, serta akses global menjadikan RWA bukan hanya relevan untuk investor ritel, tetapi juga bagi institusi besar yang mencari instrumen investasi yang lebih efisien dan aman.

Baca juga: Top 3 Token RWA dengan Prospek Cerah di Kripto


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Tekanan Teknis Dogecoin: Harga Berjuang untuk Bertahan di $0,22

Dogecoin (DOGE) masih menghadapi tekanan besar setelah gagal menembus level kunci $0,25–$0,26. Pada perdagangan 18 Agustus, harga DOGE berkonsolidasi di sekitar $0,222, berusaha mempertahankan garis tren naik jangka pendek yang terbentuk sejak awal Agustus. Namun, kelemahan teknis dan arus keluar on-chain membuat prospek tetap rapuh.

Tekanan Teknis Menahan DOGE

Dilaporkan Tradersunion, grafik dua jam menunjukkan bahwa Dogecoin masih mencoba bertahan di atas zona dukungan $0,220–$0,218. Area ini berulang kali meredam penurunan harga sepanjang bulan Agustus. Namun, struktur teknis terlihat melemah setelah beberapa kali penolakan di sekitar $0,25 yang diikuti dengan break of structure (BOS) dan change of character (CHoCH).

Indikator moving average juga menegaskan nada bearish. Rata-rata pergerakan eksponensial (EMA) jangka pendek menunjukkan tekanan jual, dengan 20-EMA ($0,229) sudah melintasi di bawah 50-EMA ($0,230). Sementara itu, 100-EMA dan 200-EMA berada di kisaran $0,229 dan $0,227 yang mulai mendatar, menandakan tren kehilangan momentum naik.

Jika harga menembus ke bawah $0,218, DOGE berisiko menuju basis permintaan $0,205, bahkan bisa menguji kembali kolam likuiditas di $0,19–$0,185. Sementara resistensi terdekat berada di $0,229–$0,230, dengan pasokan lebih kuat di $0,245 dan $0,255. Penutupan harian di atas $0,245 diperlukan untuk menetralkan bias bearish dan membuka jalan menuju $0,25–$0,26.

Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Selasa, 19 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Selasa, 19 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: Prediksi Harga Dogecoin (DOGE): Target $0,30 pada September 2025

Momentum dan Data On-Chain

Indikator momentum memperlihatkan tren melemah. Relative Strength Index (RSI) sudah turun di bawah level netral 50, mencerminkan hilangnya kendali bullish. Setiap kali harga rebound, RSI gagal menyentuh zona overbought, menunjukkan adanya tekanan jual yang dominan. Kecuali RSI kembali ke atas 55, bias bearish kemungkinan masih mendominasi.

Dari sisi on-chain, arus keluar bersih dari bursa mencapai sekitar $25 juta pada 18 Agustus. Hal ini mengindikasikan aksi ambil untung yang sedang berlangsung. Meski arus keluar kadang mengurangi tekanan jual langsung, tren ini justru menandakan kurangnya keyakinan investor. Minimnya arus masuk baru selama reli memperlihatkan bahwa banyak trader lebih memilih menjual daripada menambah akumulasi.

Di pasar derivatif, minat terbuka pada Dogecoin berjangka memang masih di atas rata-rata pertengahan tahun, namun penurunan terbaru memperlihatkan adanya pengurangan leverage. Likuidasi lebih banyak terjadi di posisi beli, menandakan bahwa trader bullish tidak siap menghadapi penolakan di $0,25. Kondisi ini menegaskan sifat spekulatif pasar DOGE, di mana leverage memperbesar risiko pergerakan dua arah.

Prospek DOGE ke Depan

Perkiraan harga DOGE (Sumber: TradingView).
Perkiraan harga DOGE (Sumber: TradingView).

Dogecoin kini berada di titik krusial baik secara teknis maupun sentimen. Jika level $0,220 gagal dipertahankan, pasar kemungkinan mengincar $0,205 dan kemudian $0,19 sebagai zona permintaan berikutnya. Sebaliknya, jika DOGE mampu pulih di atas $0,23 dan ditutup konsisten di atas $0,245, peluang bagi bulls untuk kembali menguji level $0,25–$0,26 akan terbuka.

Namun hingga saat ini, setiap reli masih cenderung dijadikan momen untuk menjual. Keyakinan pembeli perlu semakin kuat agar Dogecoin bisa membalikkan tren. Dengan resistensi $0,25 yang berulang kali gagal ditembus, kisaran $0,245–$0,25 tetap menjadi medan pertempuran utama yang akan menentukan arah DOGE menuju akhir Agustus.

Baca juga: Dogecoin Berpotensi Naik ke $0,26-$0,30 dalam Dua Minggu


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Solana (SOL) Turun di Bawah Level Support, Akankah Kembali Turun?

Harga Solana (SOL) kembali berada di bawah tekanan setelah gagal menembus level $210. Aset kripto ini kini diperdagangkan di bawah $185 dan menunjukkan tanda-tanda bearish yang berpotensi memperpanjang penurunan ke zona support berikutnya

Tekanan Jual Semakin Kuat

SOL sempat mencoba reli ke $210, namun penolakan di level tersebut mendorong harga kembali turun. Saat ini, SOL diperdagangkan di bawah $185 dan rata-rata pergerakan sederhana 100 jam. Tekanan jual semakin kuat setelah harga menembus support $200 dan $188, menandakan pergeseran ke tren bearish jangka pendek.

Menurut analisis grafik, terdapat garis tren bearish dengan resistensi di sekitar $188 pada pasangan SOL/USD. Selain itu, harga juga telah jatuh di bawah level retracement Fibonacci 76,4% dari pergerakan naik antara $173 dan $209, memperkuat dominasi seller.

Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Selasa, 19 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Selasa, 19 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: Prediksi Harga Solana (SOL): Target $210 Bisa Tercapai?

Prospek Harga

Dilaporkan Mitrade, jika harga mampu menembus resistensi awal di $182 dan kemudian $188, reli pemulihan dapat terjadi dengan target berikutnya di $192 hingga $200. Namun, peluang bullish ini masih bergantung pada kemampuan SOL menutup perdagangan di atas zona resistensi kunci.

Sebaliknya, jika tekanan jual berlanjut, SOL berisiko turun lebih jauh. Support awal berada di $175, sementara support utama terletak di $172. Penembusan di bawah level ini dapat memicu penurunan ke $162, bahkan menuju $150 dalam waktu dekat.

Indikator Teknis

  • MACD per jam: bergerak cepat di zona bearish.
  • RSI per jam: berada di bawah level 50, menunjukkan momentum negatif.
  • Level Support Utama: $172 dan $162.
  • Level Resistensi Utama: $182 dan $188.

Dengan kondisi pasar saat ini, para trader diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi kelanjutan tren bearish, kecuali terjadi pemulihan signifikan di atas $188.

Baca juga: Prediksi Harga Solana (SOL) Tembus $180, Incar Target $220


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

XRP Turun di Bawah $3, Investor Dihadapkan Beli Sekarang atau Tunggu?

Harga XRP kembali mengalami tekanan signifikan setelah anjlok di bawah level psikologis $3 pada Selasa (19/8). Dalam 24 jam terakhir, aset kripto ini turun 4,7% ke $2,97, sementara volume perdagangannya justru melonjak hingga 94%. Lonjakan volume tersebut mencerminkan adanya perubahan dinamika pasar seiring para pedagang menyesuaikan strategi mereka.

Penurunan ini menjadi yang pertama kalinya dalam hampir dua minggu XRP kembali tertekan di bawah $3. Kondisi tersebut memunculkan kekhawatiran di komunitas investor bahwa momentum bullish XRP mulai memudar, mengingat aset ini sebelumnya sempat menguat sepuluh kali lipat sejak pasar bearish 2022.

Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Selasa, 19 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Selasa, 19 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: Bisakah XRP Mencapai $5 Tahun Ini?

Prediksi Penurunan ke $2

Dilaporkan Cryptodnes, analis kripto terkemuka, Ali_Charts, menilai kehilangan level $3 merupakan pukulan besar bagi prospek XRP. Ia memperkirakan harga berpotensi turun lebih jauh ke $2,6 bahkan $2 dalam skenario terburuk.

Pola “fake out” atau penembusan sementara di atas resistance yang kemudian gagal dipertahankan disebut sebagai salah satu pemicu tekanan jual. Kondisi ini kerap berujung pada aksi jual paksa dari investor yang terlambat masuk pasar.

Namun, Ali_Charts juga menekankan adanya support kuat di kisaran $2,81, berdasarkan akumulasi 1,7 juta token di level tersebut. Jika tekanan beli muncul kembali, harga berpeluang bertahan di atas zona tersebut dan menjaga tren jangka panjang.

94% Pemegang XRP Masih Untung

Meski harga sedang terkoreksi, data menunjukkan sekitar 94% pemegang XRP masih berada dalam posisi untung berkat kenaikan 415% sepanjang tahun ini. Kondisi ini menimbulkan dilema: apakah investor akan tetap bertahan atau mulai melakukan aksi ambil untung.

Sejarah mencatat situasi serupa pada 2018 dan 2021. Pada saat itu, tingkat keuntungan di atas 90% justru mendahului koreksi besar XRP, masing-masing sebesar 95% dan 85%. Hal ini memicu kekhawatiran bahwa reli kali ini juga bisa berakhir dengan pola yang sama.

Altcoin Baru Curi Perhatian: Bitcoin Hyper

Di tengah ketidakpastian XRP, altcoin baru bernama Bitcoin Hyper ($HYPER) mulai mencuri perhatian investor. Proyek ini mengembangkan blockchain lapisan 2 Bitcoin yang diklaim lebih cepat, aman, dan ramah untuk ekosistem DeFi, pembayaran, hingga koin meme.

Dalam fase prapenjualan, $HYPER mencatat arus masuk lebih dari $300.000 per hari, dengan total perolehan mencapai $10,4 juta. Momentum tersebut dinilai sebagian analis sebagai bukti meningkatnya minat terhadap aset berkapitalisasi kecil dengan potensi pertumbuhan besar.

Prospek ke Depan

Dengan kondisi pasar kripto yang masih bergejolak, investor kini dihadapkan pada pilihan sulit: apakah memanfaatkan penurunan XRP sebagai peluang akumulasi atau menunggu risiko koreksi lebih dalam. Sementara itu, altcoin alternatif seperti Ethereum dan Bitcoin Hyper dipandang dapat menjadi opsi diversifikasi portofolio di tengah fase konsolidasi pasar.

Baca juga: Prakiraan Harga XRP: Resistensi $3,12 Bertahan di Tengah Katalis ETF


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Sinyal Migrasi Pi Network Kedua 2025: Komunitas Pi Antusias tapi?

Komunitas Pi Network kembali ramai diperbincangkan setelah seorang moderator jaringan mengisyaratkan adanya kemungkinan migrasi kedua ke mainnet pada tahun 2025. Migrasi ini disebut-sebut akan menargetkan penyelesaian bonus rujukan yang macet serta saldo KYC pengguna yang hingga kini masih tertunda.

Migrasi pertama Pi Network telah berlangsung dalam beberapa tahun terakhir dengan memindahkan saldo terverifikasi dari testnet ke mainnet. Namun, sejumlah akun—terutama yang terkait bonus rujukan dan verifikasi identitas—belum sepenuhnya mendapatkan akses token mereka. Migrasi kedua dipandang sebagai langkah penting untuk membuka kembali akses tersebut dan menambah likuiditas di ekosistem Pi.

Potensi Dampak Pasar

Dilaporkan Blocknews, analis memperingatkan bahwa rilis massal token dalam jumlah besar berpotensi menekan harga Pi yang saat ini diperdagangkan di kisaran US$0,30–US$0,40. Jika terlalu banyak token dilepas sekaligus, pasar dikhawatirkan akan mengalami tekanan jual besar-besaran yang bisa melemahkan stabilitas jangka panjang. Beberapa pihak menyarankan agar distribusi dilakukan secara bertahap untuk menjaga nilai aset.

Baca juga: Pi Network Buka 276 Juta Token dan Momentum Harga Menguat

Upaya Bangun Utilitas

Terlepas dari perdebatan soal migrasi, tim inti Pi terus mendorong peningkatan utilitas jaringan. Salah satunya melalui Pi Hackathon 2025 yang mengundang pengembang membangun aplikasi terdesentralisasi (dApps) langsung di ekosistem Pi. Langkah ini diharapkan mendorong penggunaan nyata Pi di luar sekadar aset hasil penambangan.

Selain itu, Pi juga dikaitkan dengan potensi masuk ke pasar aset dunia nyata (Real World Assets/RWA) yang ditokenisasi. Mitra infrastruktur Pi, Stellar, baru-baru ini bergabung dengan Asosiasi ERC-3643 untuk regulasi tokenisasi, membuka peluang bagi Pi untuk menjajaki integrasi dengan proyek blockchain institusional.

Reaksi Komunitas

Respon komunitas Pi Network masih terbagi dua. Sebagian menyambut antusias kemungkinan migrasi baru yang bisa membuka bonus rujukan mereka, sementara lainnya tetap skeptis karena belum ada konfirmasi resmi dari tim inti. Di sisi lain, langkah Pi memperkuat aspek keamanan seperti dorongan penggunaan autentikasi dua faktor dianggap sebagai sinyal adanya persiapan besar di balik layar.

Dengan jutaan pengguna di seluruh dunia, hackathon yang sedang berjalan, serta rumor migrasi kedua, Pi Network tampak bersiap untuk fase penting dalam perjalanan ekosistemnya. Jika benar terealisasi pada 2025, migrasi kedua ini bisa menjadi momentum besar bagi adopsi Pi atau justru ujian berat untuk menjaga kestabilan pasar dan kepercayaan komunitas.

Baca juga: Pembaruan Pi Network: Fokus Beralih dari Spekulasi ke Utilitas Nyata


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.





Sumber : news.tokocrypto.com

Perdana, BTCS Bagikan Dividen Ethereum Demi Jegal Short-Seller

BTCS Inc., yang sebelumnya dikenal sebagai perusahaan penambang Bitcoin, kini mencetak sejarah baru dalam dunia keuangan digital.

Perusahaan yang menerapkan strategi treasury Ethereum ini menjadi yang pertama mengumumkan pembagian dividen dalam bentuk Ethereum (ETH).

Menurut laporan Cryptopanic pada Selasa (19/8), langkah memberi insentif ini dilakukan perusahaan untuk menghadang tekanan short-selling yang kian meningkat.

Bitcoin Mencetak Jejak, Kini ETH Jadi Utama

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Selasa, 19 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Selasa, 19 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca Juga: Lonjakan $130 Miliar Stablecoin Ethereum, Tanda Awal Altcoin Frenzy?

BTCS mengumumkan akan membagikan “Bividend” — dividen sebesar $0.05 per saham, yang dapat diterima dalam ETH atau tunai.

Pembayaran ini dijadwalkan pada 26 September 2025 dan mengundang antusiasme pasar karena melintasi batas tradisional distribusi dividen.

Loyalty Payment untuk Pemegang Setia

Sebagai tambahan, BTCS akan memberi “Loyalty Payment” sebesar $0.35 per saham, juga dalam bentuk ETH untuk pemegang saham yang menyimpan sahamnya melalui agen transfer perusahaan selama minimal 120 hari (hingga 26 Januari 2026).

Skema ini bertujuan membatasi saham yang tersedia untuk dipinjam short-seller.

CEO Charles Allen menekankan bahwa inisiatif ini akan memberi penghargaan kepada investor jangka panjang sekaligus mengurangi peluang manipulasi oleh short-sellers.

BTCS: Pemimpin Pasar Dengan Pendekatan DeFi

BTCS telah menggenjot akumulasi ETH secara agresif, menjadikannya sebagai pemain besar di antara perusahaan treasury kripto.

Saat ini, mereka memegang sekitar 70.000 ETH, atau senilai lebih dari $300 juta, dan menempati posisi ke-11 di peringkat terbesar pengumpul Ethereum.

Strategi ini didorong oleh penggunaan mekanisme DeFi seperti staking dan pinjaman di platform Aave, serta pendanaan melalui equity offerings dan convertible notes.

4. Reaksi Pasar: Saham Terkerek, Harapan Menguat

Pengumuman dividen ini langsung berdampak positif: harga saham BTCS naik lebih dari 10% pada hari yang sama.

Meskipun sempat menyentuh harga tertinggi $6,57 pada Juli, saham kini berada di sekitar $4,80—masih di bawah nilai aset perusahaan, yang diperkirakan $6,65 per saham.

Analis Wall Street bahkan menyoroti potensi upside hingga +58%, dengan target harga satu tahun mencapai $7 per saham jika strategi innovatif ini terus mendapatkan kepercayaan pasar.

Definisi Baru Reward Korporat

Ini bukan langkah impulsif, melainkan konsistensi setelah CTO BTCS dulu pernah membagikan “Bitcoin dividend.” Kini mereka memperluas inovasi ke Ethereum.

Di tengah persaingan ketat dengan raksasa seperti Bitmine dan SharpLink, pendekatan ini menyuntikkan nilai tambah bagi investor yang sejalan dengan visi kenaikan nilai jangka panjang.

Baca Juga: Menuju ATH, Harga Ethereum Melesat ke Level $4.481

Bividend & Loyalitas sebagai Revolusi Dividen

Inisiatif BTCS menunjukkan pentingnya inovasi dalam model korporat untuk menyelaraskan diri dengan era digital.

Dengan mendistribusikan dividen dalam Ethereum, BTCS bukan cuma memberi nilai langsung kepada investor, tapi juga:

  • Mendorong pemegang saham untuk mendukung visi jangka panjang.
  • Meminimalkan risiko manipulasi pasar melalui short-selling.
  • Memposisikan dirinya sebagai pelopor integrasi kripto dan mekanisme tradisional pasar modal.

Langkah ini bisa menjadi preseden penting bagi perusahaan publik lain yang ingin mendekatkan model reward kepada ekosistem aset digital.

Bagi investor dan pemangku kepentingan, ini sinyal bahwa masa depan reward finance sudah mulai terbentuk dan ETH bisa lebih dari aset spekulasi.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Performa Harga Creo Engine (CREO): Naik Tajam Tapi Masih Berisiko

Pasar altcoin kembali menghadirkan kejutan. Kali ini datang dari Creo Engine (CREO), sebuah token yang berhasil mencuri perhatian dengan lonjakan harga signifikan dalam 24 jam terakhir.

Berdasarkan data terkini via Tokocrypto, harga CREO berada di level $0.006336 per (CREO/USD) dengan kapitalisasi pasar $2.53 juta USD.

Lonjakan +25,49% dalam satu hari membuat banyak investor mulai melirik potensi token ini, meski riwayat harga menunjukkan perjalanan yang berliku.

Kinerja CREO

Pergerakan harga Creo Engine (CREO/USDT) pada Selasa, 19 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Creo Engine (CREO/USDT) pada Selasa, 19 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca Juga: AMA Creo Engine Ungkap Inovasi Game Blockchain yang Revolusioner

Kinerja CREO dalam jangka pendek tampak cukup mengesankan:

  • Hari ini: naik $0.001294 (+25,63%).
  • 7 hari terakhir: tumbuh +20,88%.
  • 30 hari terakhir: hanya naik tipis $0.000085 (+1,36%).
  • 60 hari terakhir: justru turun $0.003145 (-33,15%).
  • 90 hari terakhir: penurunan makin dalam, yakni $0.003939 (-38,31%).

Data ini menunjukkan bahwa reli yang terjadi saat ini mungkin lebih dipengaruhi faktor sentimen jangka pendek dibanding fundamental jangka panjang.

Meski begitu, lonjakan harga harian yang cukup tajam bisa menjadi sinyal adanya minat baru dari pelaku pasar.

Volume Perdagangan dan Kapitalisasi Pasar

Volume perdagangan harian CREO mencapai $1.77 juta USD, relatif tinggi jika dibandingkan kapitalisasi pasar yang hanya $2.53 juta USD.

Angka ini menandakan aktivitas pasar yang padat, dengan potensi adanya spekulasi besar-besaran dari trader jangka pendek.

Dengan suplai beredar 400,03 juta CREO (40% dari total maksimum 1 miliar), pasar masih memiliki ruang suplai yang luas.

Kapitalisasi pasar yang diencerkan sepenuhnya hanya $6.34 juta USD, membuat CREO masuk kategori micro-cap token—artinya peluang profit besar ada, tetapi risikonya juga tinggi.

Faktor yang Mendorong Kenaikan CREO

Beberapa faktor yang mungkin menjadi pemicu reli CREO:

  1. Spekulasi Trader
    Kenaikan harga yang cepat biasanya mengundang minat spekulatif, terutama dari trader harian. Lonjakan volume yang lebih besar daripada market cap memperkuat asumsi ini.
  2. Sentimen Positif Altcoin Kecil
    Di tengah dominasi Bitcoin dan Ethereum, investor sering mencari altcoin murah dengan kapitalisasi rendah sebagai peluang besar untuk profit. CREO termasuk dalam kategori ini.
  3. Ekspektasi Ekosistem Game dan Metaverse
    Creo Engine dikenal sebagai proyek berbasis game engine Web3. Ketika sektor gaming blockchain kembali mencuri perhatian, token seperti CREO berpotensi mendapat dorongan tambahan dari hype komunitas.

Analisis Teknikal: Tren Jangka Pendek dan Level Penting

Dari sisi teknikal, ada beberapa poin penting untuk dianalisis:

  • Perubahan per jam: harga turun 1,4%, menandakan adanya aksi jual setelah lonjakan besar (profit taking).
  • Support terdekat: $0.0055 – $0.0058. Jika harga turun ke bawah level ini, momentum bullish bisa melemah.
  • Resistance terdekat: $0.0068 – $0.0070. Jika tembus, CREO berpotensi menuju $0.0080.
  • Tren jangka pendek: masih bullish karena kenaikan lebih dari 20% dalam 7 hari.
  • Tren jangka menengah (30–90 hari): masih bearish, karena penurunan tajam dalam dua bulan terakhir belum sepenuhnya pulih.

Dengan kondisi ini, CREO saat ini lebih cocok diperlakukan sebagai aset trading jangka pendek ketimbang investasi jangka panjang, kecuali ada perkembangan besar dari sisi fundamental proyek.

Prospek CREO

  1. Jangka Pendek (1–2 minggu)
    CREO berpotensi tetap volatil di kisaran $0.0055 – $0.0070. Breakout di atas $0.007 dapat membuka jalan ke $0.0080.
  2. Jangka Menengah (1–3 bulan)
    Jika tren pasar kripto mendukung altcoin micro-cap, CREO bisa mencoba pulih menuju $0.010. Namun, tanpa katalis nyata, risiko konsolidasi tetap tinggi.
  3. Jangka Panjang (akhir 2025)
    Potensi pertumbuhan CREO sangat bergantung pada eksekusi roadmap Creo Engine, khususnya adopsi platform gaming Web3. Jika berhasil menarik komunitas game besar, harga bisa naik lebih tinggi.

Baca Juga: Tokocrypto Listing CREO: Perkuat Adopsi Kripto di Indonesia

Kenaikan 25% dalam 24 jam menempatkan CREO sebagai salah satu token dengan performa menonjol minggu ini.

Aktivitas perdagangan yang tinggi dan kapitalisasi pasar kecil membuatnya menarik bagi trader spekulatif. Namun, investor perlu waspada karena tren jangka menengah masih menunjukkan kelemahan signifikan.

Bagi trader jangka pendek, CREO bisa saja menjadi peluang menarik dengan potensi breakout ke $0.007–$0.008.

Namun bagi investor jangka panjang, disarankan menunggu kepastian perkembangan ekosistem Creo Engine sebelum melakukan akumulasi besar.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com