Tag Archives: asta cita

Baznas Buka Beasiswa Kemitraan Pendidikan Khusus 2024, Ini Syaratnya!



Jakarta

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Republik Indonesia (RI) menawarkan Beasiswa Kemitraan Pendidikan 2024. Beasiswa ini khusus bagi penyandang disabilitas, warga dari daerah terdepan, terpencil dan tertinggal (3T) dan Komunitas Adat.

Disampaikan oleh Ketua Baznas RI, Prof Dr KH Noor Achmad MA, beasiswa ini berkaitan dengan program Asta Cita yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto. Program ini berfokus pada urusan pendidikan dan penyandang disabilitas.

“Program ini sangat terkait erat dengan SDGs dan Asta Cita Bapak Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia yang patut bagi kita semua untuk mem-back up dan mendukung sekuat tenaga kita semua,” ujar Noor, dilansir dari laman Baznas, Sabtu (9/11/2024).


Beasiswa ini berlaku selama 2 semester atau 1 tahun anggaran 2024-2025. APa saja syarat daftarnya? Mengutip Panduan Beasiswa Kemitraan Pendidikan Khusus, berikut informasi lengkapnya:

Pembiayaan Beasiswa Kemitraan Pendidikan Khusus Baznas 2024

  • Pendanaan program maksimal sebesar Rp50 juta untuk setiap program.
  • Bantuan biaya pembinaan/pengembangan lembaga.
  • Laporan publik program yang telah berlangsung selama 1 tahun.

Syarat Daftar Beasiswa Kemitraan Pendidikan Khusus Baznas 2024

  • Merupakan lembaga yang memiliki badan hukum di Indonesia
  • Memiliki kantor atau sekretariat yang tetap di Indonesia
  • Memiliki pengurus organisasi
  • Memiliki program di bidang pendidikan
  • Lembaga melampirkan proposal pengajuan bantuan beasiswa Kemitraan dengan susunan cover proposal, surat ajuan program kepada Ketua Baznas RI, pakta integritas lembaga, surat pertanggungjawaban mutlak (SPTJM), isi proposal, dan lampiran proposal

Dokumen Syarat Beasiswa Kemitraan Pendidikan Khusus Baznas 2024

  1. Formulir pendaftaran
  2. Proposal pengajuan
  3. Legalitas pendirian lembaga
  4. Struktur organisasi
  5. KTP kepala lembaga
  6. NPWP lembaga
  7. Program utama sejak organisasi berdiri
  8. Rencana timeline program
  9. Rencana anggaran program
  10. Surat Rekomendasi Tokoh
  11. Surat rekomendasi organisasi masyarakat
  12. Rekening atas nama lembaga (diutamakan bank syariah)

Jadwal Pendaftaran Beasiswa Kemitraan Pendidikan Khusus Baznas 2024

  • Pendaftaran online: 7-17 November 2024
  • Seleksi administrasi: 18-24 November 2024
  • Pengumuman seleksi administrasi: 24 November 2024
  • Penilaian juri internal dan eksternal: 25-29 November 2024
  • Penentuan akhir dan SK Ketua Baznas: 1-6 Desember 2024
  • Pengumuman lembaga mitra terpilih: 9 Desember 2024
  • Temu perdana dan sosialisasi program: 13 Desember 2024

Itulah informasi penawaran Beasiswa Kemitraan Pendidikan Khusus 2024 dari Baznas RI. Untuk format proposal detikers bisa melihatnya di sini. Selamat mencoba detikers!

(cyu/faz)

Sumber : www.detik.com

Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / element5

BPJPH Gelar Rakernas LP3H, Dorong Terbentuknya Ekosistem Halal yang Produktif



Jakarta

Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Lembaga Pendamping Proses Produk Halal (LP3H) tahun 2025. Rakernas ini bertujuan mendorong terbentuknya ekosistem Jaminan Produk Halal (JPH) yang semakin produktif untuk mendukung Asta Cita pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

“Saya baca satu persatu di Asta Cita, bahwa salah satu tujuan utamanya adalah untuk menjaga kedaulatan pangan, dan juga penguatan ekspor. Beruntung Bapak Presiden Prabowo Subianto menjadikan kewajiban sertifikasi halal ini untuk melindungi segenap bangsa Indonesia,” terang Kepala BPJPH Ahmad Haikal Hasan dalam keteranganya, dikutip pada Selasa (29/7/2025).

Rakernas tersebut diikuti oleh 280 Lembaga Pendamping Proses Produk Halal atau LP3H, dan 34 Satuan Tugas Layanan JPH dari seluruh Indonesia. Rakernas LP3H akan berlangsung selama 3 hari hingga 30 Juli 2025.


Besar harapan, Rakernas ini menghasilkan langkah-langkah strategis demi memperkuat peran pendamping dalam mendukung percepatan sertifikasi halal di Indonesia.

“Untuk itu, maka perlu adanya penguatan kolaborasi, peningkatan kapasitas SDM kita bersama, dan perluasan sosialisasi dan edukasi jaminan produk halal kepada masyarakat serta pelaku usaha akan pentingnya sertifikasi halal,” sambung pria yang akrab disapa Babe Haikal itu.

Pada kesempatan yang sama, Kepala BPJPH tersebut juga mengapresiasi peran LP3H, P3H, dan Satgas Layanan JPH atas peran penting mereka dalam penyelenggaraan JPH.

“Bapak Ibu sekalian adalah garda terdepan penyelenggaraan JPH. Anda semua turun langsung ke lapangan, mendampingi pelaku UMK dari Sabang sampai Merauke agar produknya bersertifikat halal,” tambahnya.

Ia berharap, peran penting tersebut terus dilaksanakan dengan penuh ikhlas, tanggung jawab dan kesungguhan. Dengan begitu, diharapkan sertifikasi halal dapat terlaksana secara optimal, dan kebermanfaatan sertifikat halal dapat dirasakan semakin luas.

Rakernas LP3H turut diisi dengan sesi diskusi bagi seluruh peserta terkait kebijakan dan regulasi JPH. Ini meliputi mekanisme sertifikasi halal melalui skema Self Declare, program Sertifikasi Halal Gratis (SEHATI), hingga pembahasan teknis pelaksanaan sertifikasi halal di lapangan.

Melalui rakernas tersebut, BPJPH juga mengapresiasi penghargaan kepada LP3H dan Satgas Layanan JPH atas capaian kinerja mereka dalam penyelenggaraan program SEHATI 2025.

Turut hadir dalam rakernas Wakil Kepala BPJPH Afriansyah Noor, Sekretaris Utama BPJPH Muhammad Aqil Irham, Deputi Bidang Pembinaan dan Pengawasan JPH Chuzaemi Abidin, Deputi Bidang Kemitraan dan Standardisasi Halal Abd Syakur, serta Deputi Bidang Registrasi dan Sertifikasi Halal Mamat Salamet Burhanuddin. Hadir juga para Kepala Biro, para Direktur, beserta jajaran BPJPH.

(aeb/inf)



Sumber : www.detik.com