Tag Archives: bitcoin

5 Faktor yang Bisa Mendorong Harga Bitcoin Tembus US$70.000

Harga Bitcoin (BTC) saat ini mungkin terlihat stagnan, namun ada beberapa faktor kunci yang bisa mendorong nilai Bitcoin melonjak hingga US$70.000 dalam waktu dekat. Optimisme ini muncul di tengah sentimen pesimis dari banyak investor yang sebelumnya ragu dengan potensi kenaikan kripto terbesar dunia ini.

Apa Saja Faktor Pendorongnya?

Berikut lima hal yang berpotensi menjadi pemicu utama kenaikan harga Bitcoin hingga US$70.000:

1. Rekor Tertinggi S&P 500

Indeks S&P 500 yang ditimbang secara merata baru-baru ini mencapai titik tertinggi sepanjang masa (ATH) pada 16 September. Kenaikan indeks ini dipicu oleh aliran likuiditas yang masuk ke pasar saham.

Data menunjukkan bahwa Bitcoin memiliki korelasi positif dengan S&P 500, dengan angka korelasi saat ini mencapai 0,73. Artinya, ketika pasar saham menguat, Bitcoin juga berpotensi mengikuti tren bullish, dan kenaikan ke US$70.000 bisa menjadi kenyataan.

2. Potensi Pemangkasan Suku Bunga The Fed

The Federal Reserve diperkirakan akan segera memangkas suku bunga, dan ini bisa menjadi katalis utama bagi kenaikan harga Bitcoin. Secara historis, setiap kali The Fed menurunkan suku bunga, aset berisiko seperti Bitcoin cenderung mendapatkan dorongan.

Jika keputusan ini diambil pada pertemuan FOMC 18 September mendatang, para investor kemungkinan akan kembali melirik Bitcoin, meningkatkan likuiditas di pasar dan memicu kenaikan harga menuju $70.000.

3. Pembebasan Pendiri Binance, CZ

CEO Binance, Changpeng “CZ” Zhao. Foto: Binance.
CEO Binance, Changpeng “CZ” Zhao. Foto: Binance.

Baca juga: Indonesia Peringkat ke Tiga Besar Adopsi Kripto Global pada 2024

Pendiri Binance, Changpeng Zhao (CZ), dijadwalkan akan dibebaskan pada 29 September. Kembalinya CZ diharapkan membawa sentimen positif yang kuat di pasar kripto.

Sebagai salah satu tokoh penting di dunia kripto, kembalinya CZ bisa menarik kembali minat para investor besar untuk berinvestasi di Bitcoin, yang berpotensi meningkatkan harga hingga menyentuh $70.000. Harga Bitcoin sendiri sempat turun saat CZ ditahan, menunjukkan betapa signifikan pengaruhnya terhadap pasar.

4. Sejarah Bullish Kuartal Keempat

Secara historis, kuartal keempat selalu menjadi periode yang menguntungkan bagi Bitcoin, terutama di tahun-tahun setelah halving. Pada 2016 dan 2020, Bitcoin menikmati kenaikan harga yang signifikan sepanjang kuartal ini.

Mengacu pada data historis, analis kripto seperti Tyler Durden dan Sweep optimis bahwa tren positif ini akan terus berlanjut hingga akhir 2024. Bitcoin bahkan diprediksi bisa mencapai $100.000 di akhir 2025.

5. Waktu Reli Pasca-Halving Sudah Dekat

Sejak halving terakhir Bitcoin pada 19 April, sudah 151 hari berlalu. Berdasarkan tren sebelumnya, reli pasca-halving biasanya dimulai antara 150 hingga 170 hari setelah peristiwa tersebut.

Pada bull run 2021, reli ini dimulai tepat 160 hari setelah halving. Oleh karena itu, banyak analis memperkirakan bahwa lonjakan harga Bitcoin sudah di depan mata, dengan potensi mencapai $70.000 seiring berjalannya waktu.

Kesimpulan

Lima faktor di atas memberikan optimisme bahwa harga Bitcoin bisa segera mencapai $70.000, terutama dengan sentimen positif yang terus berkembang. Jika momentum ini terus berlanjut, Bitcoin berpotensi melewati level tertingginya sebelumnya di $73.000, menandai fase bullish baru bagi kripto ini.


Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

DISCLAIMERSetiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi Anda. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual kripto. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi Anda.



Sumber : news.tokocrypto.com

5 Hal Penting Tentang Bitcoin Minggu Ini: Penurunan Suka Bunga AS

Bitcoin sedang bersiap menghadapi minggu penting dengan potensi pemotongan suku bunga oleh Federal Reserve (Fed). Aksi harga Bitcoin (BTC) diprediksi akan penuh volatilitas karena pasar menanti keputusan tersebut.

1. Bitcoin Berjuang di Level Rp 60 Juta

Bitcoin memulai minggu ini dengan berusaha mempertahankan level dukungan Rp 60 juta, yang merupakan zona penting bagi para pelaku pasar. Setelah penutupan mingguan yang melemah, harga BTC masih berada di sekitar Rp 59 juta dan naik sekitar 7,8% dalam sepekan terakhir. Namun, para analis menekankan pentingnya mempertahankan level tersebut agar momentum positif berlanjut.

Menurut pedagang populer, Mark Cullen, minggu ini akan sangat volatil bagi Bitcoin, terutama karena keputusan suku bunga Fed yang akan diumumkan pada 18 September. Rekan pedagang, Jelle, juga menambahkan bahwa selama harga tetap bertahan di area saat ini, potensi kenaikan lebih lanjut akan terbuka.

2. Tekanan Resistensi Utama

Grafik 1 hari BTC/USD dengan SMA dan EMA periode 365 (tangkapan layar). Sumber: Cubic Analytics
Grafik 1 hari BTC/USD dengan SMA dan EMA periode 365 (tangkapan layar). Sumber: Cubic Analytics

Secara teknis, Bitcoin menghadapi tekanan resistensi di sekitar Rp 60 juta. Beberapa indikator penting, seperti awan Ichimoku dan indeks kekuatan relatif (RSI), menunjukkan bahwa level ini krusial untuk menjadi dukungan baru. Namun, penutupan mingguan yang lemah membuat pasar masih ragu, meskipun dalam jangka panjang, rata-rata pergerakan (SMA dan EMA) menunjukkan bahwa Bitcoin memiliki potensi untuk melanjutkan tren naiknya.

Analis Caleb Franzen mencatat bahwa Bitcoin telah berhasil bertahan di atas rata-rata 1 tahunnya sepanjang tahun 2023, dan ini bisa menjadi sinyal kuat bahwa Bitcoin akan melanjutkan kenaikan setelah menguji level ini.

3. Potensi Dampak Pemotongan Suku Bunga Fed

Probabilitas target suku bunga Fed. Sumber: CME Group.
Probabilitas target suku bunga Fed. Sumber: CME Group.

Baca juga: Standard Chartered: Bitcoin Bisa Tembus $125.000 di Era Trump

Keputusan suku bunga Fed minggu ini menjadi sorotan utama. Pasar telah memperkirakan adanya pemotongan suku bunga, yang pertama sejak Maret 2020. Namun, besarannya masih diperdebatkan, antara 0,25% hingga 0,5%. Pemotongan suku bunga biasanya memberikan dorongan bagi aset berisiko seperti Bitcoin karena tambahan likuiditas di pasar.

Namun, beberapa analis, seperti Jacob King, mengingatkan bahwa pemotongan suku bunga juga bisa menandakan kekhawatiran yang lebih dalam terkait kondisi ekonomi, seperti yang terjadi sebelum resesi 2008. King memperingatkan bahwa beberapa indikator ekonomi saat ini mengingatkan pada periode sebelum krisis keuangan global.

4. Pola Harga Bitcoin yang “Aneh”

Performa Indeks Bitcoin sejak siklus terendah. Sumber: Checkmate/X.
Performa Indeks Bitcoin sejak siklus terendah. Sumber: Checkmate/X.

Sejak titik terendah di akhir 2022, harga Bitcoin bergerak mengikuti pola yang serupa dengan siklus sebelumnya. Analis on-chain populer, Checkmate, mencatat bahwa pergerakan Bitcoin sangat mirip dengan siklus sebelumnya, menunjukkan bahwa pasar mungkin memerlukan waktu lebih lama untuk pulih secara penuh, meskipun dalam jangka panjang, tren kenaikan masih terlihat.

5. Dominasi Bitcoin Naik, Ether Tertekan

Grafik 4 jam BTC/USDT dengan data RSI. Sumber: Michaël van de Poppe/X.
Grafik 4 jam BTC/USDT dengan data RSI. Sumber: Michaël van de Poppe/X.

Meski Bitcoin sedang naik, altcoin seperti Ether (ETH) mengalami tekanan. Pasangan ETH/BTC mencapai titik terendah baru sejak April 2021, menandakan dominasi Bitcoin yang semakin kuat di pasar. Saat ini, dominasi pasar Bitcoin mencapai 58%, tertinggi dalam tiga setengah tahun terakhir. Analis Michaël van de Poppe memperkirakan dominasi ini akan mencapai puncaknya dalam waktu dekat, sambil menunggu Ether untuk pulih.

Meskipun ada tekanan di pasar altcoin, beberapa analis tetap optimis bahwa Bitcoin bisa mencapai harga tertinggi baru paling cepat pada bulan Oktober, mengikuti jejak emas yang sudah mencapai rekor harga tertinggi sepanjang masa.


Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

DISCLAIMERSetiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi Anda. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual kripto. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi Anda.



Sumber : news.tokocrypto.com

Bitcoin Bisa Tembus $125.000 di Era Trump

Standard Chartered memprediksi bahwa harga Bitcoin akan mencapai titik tertinggi baru pada akhir tahun 2024, terlepas dari siapa yang menang dalam pemilu AS mendatang. Geoff Kendrick, Kepala Global Penelitian Aset Digital di Standard Chartered, memaparkan dua skenario: jika Donald Trump kembali menjadi presiden, harga Bitcoin diperkirakan akan melonjak hingga $125.000.

Sebaliknya, jika Kamala Harris terpilih, harga Bitcoin mungkin hanya mencapai $75.000, dengan kemungkinan penurunan sementara di awal kepemimpinannya.

Bitcoin di Tengah Pemilu AS

Meskipun hasil pemilu AS sering dianggap sebagai faktor penting yang memengaruhi pasar kripto, Kendrick menegaskan bahwa dampaknya tidak akan sebesar yang diperkirakan sebelumnya. Menurutnya, meskipun ada perbedaan kebijakan antara Donald Trump dan Harris, momentum pertumbuhan Bitcoin akan tetap kuat.

Ilustrasi Bitcoin.
Ilustrasi Bitcoin.

Baca juga: Tren Bitcoin 15-20 September 2024: BTC Akan Turun? By Hoteliercrypto

“Pemerintahan Harris akan lebih positif terhadap aset digital dibandingkan pemerintahan Biden saat ini,” ujar Kendrick. Namun, ia memperingatkan bahwa di bawah kepemimpinan Harris, pasar mungkin akan mengalami koreksi harga awal. Meski begitu, ia meyakini pasar akan pulih seiring dengan perbaikan di sisi regulasi serta faktor-faktor positif lainnya yang mulai mendorong harga kembali naik.

Prediksi Jangka Panjang Bitcoin

Selain memproyeksikan harga Bitcoin di akhir 2024, Standard Chartered tetap optimis bahwa Bitcoin akan mencapai $200.000 pada tahun 2025. Bitcoin, yang sebelumnya mencapai puncak $73.000 pada Maret, kini berfluktuasi di kisaran $55.000 hingga $70.000.

Regulasi di Bawah Harris dan Potensi Tantangan

Salah satu kekhawatiran terbesar terkait kepemimpinan Harris adalah kemungkinan adanya hambatan regulasi yang berkelanjutan dari kebijakan Biden. Namun, Kendrick optimis bahwa pemerintahan Harris masih akan lebih “tidak negatif” terhadap aset digital dibandingkan jika Biden melanjutkan kepresidenannya.

Di sisi lain, Kendrick melihat faktor eksternal, seperti kurva Departemen Keuangan AS yang semakin curam, sebagai salah satu pendorong positif yang bisa membantu pertumbuhan Bitcoin di masa mendatang.


Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

DISCLAIMER: Setiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi Anda. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual kripto. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi Anda.



Sumber : news.tokocrypto.com

Data On-Chain Bitcoin Isyaratkan Potensi Kenaikan Harga BTC

Cadangan Bitcoin di bursa kripto terus menurun, sementara cadangan stablecoin meningkat. Kondisi ini menunjukkan potensi kenaikan harga BTC hingga lebih dari $100 ribu pada periode 2024-2026.

Cadangan Bitcoin yang berkurang di bursa kripto sering dianggap sebagai sinyal bullish oleh analis pasar. Ketika investor memindahkan Bitcoin mereka dari bursa ke penyimpanan dingin (cold storage), pasokan yang tersedia untuk perdagangan menjadi lebih sedikit. Secara historis, pengurangan cadangan ini kerap mendahului kenaikan harga Bitcoin. Situasi serupa sekarang menimbulkan harapan bahwa kenaikan harga BTC berikutnya mungkin tidak lama lagi.

Penurunan Cadangan Bitcoin di Tengah Pengaruh CPI Terhadap Harga BTC

Menurut data dari CryptoQuant, sebuah firma analisis blockchain, cadangan Bitcoin di bursa kripto telah menurun selama beberapa bulan terakhir. Hal ini menunjukkan berkurangnya tekanan jual, karena semakin banyak investor yang memilih untuk memindahkan aset mereka ke penyimpanan yang lebih aman dan tidak aktif diperdagangkan.

Di sisi lain, cadangan stablecoin di bursa mengalami peningkatan. Stablecoin sering kali dianggap sebagai modal siap pakai, yang dapat digunakan oleh investor untuk membeli Bitcoin saat kondisi pasar menguntungkan. Lonjakan cadangan stablecoin ini mengindikasikan bahwa banyak investor bersiap untuk masuk kembali ke pasar ketika waktu yang tepat tiba.

Pemegang Bitcoin jangka panjang menyadari posisi bersihnya. Sumber: CryptoQuant.
Pemegang Bitcoin jangka panjang menyadari posisi bersihnya. Sumber: CryptoQuant.

Baca juga: Survei: Investor Kripto Tetap Bertahan di Tengah Ketidakpastian Pasar

Laporan terbaru Indeks Harga Konsumen (CPI) di Amerika Serikat menunjukkan bahwa inflasi turun menjadi 2,5% pada bulan Agustus, lebih rendah dari prediksi sebelumnya. Tingkat inflasi ini merupakan faktor penting yang dipertimbangkan oleh Federal Reserve dalam menetapkan kebijakan suku bunga ke depan.

Meskipun harga Bitcoin mengalami sedikit koreksi hari ini, analis pasar seperti Michael van de Poppe melihatnya sebagai pergerakan normal sebelum data CPI dirilis. Dia optimis bahwa jika Bitcoin tetap berada di kisaran $55.000 hingga $56.000, maka kemungkinan besar akan ada reli harga. Van de Poppe juga menambahkan bahwa penembusan di atas $57.000 akan memperkuat tren kenaikan menuju $60.000 hingga $61.000.

Ketidakseimbangan Pasokan dan Permintaan Menyebabkan Prediksi Harga $100.000

Penurunan cadangan Bitcoin, bersamaan dengan meningkatnya cadangan stablecoin, menciptakan ketidakseimbangan antara penawaran dan permintaan. Dengan lebih sedikit Bitcoin yang tersedia untuk dijual dan meningkatnya daya beli dari stablecoin, dinamika pasar ini cenderung mendukung kenaikan harga. Secara historis, ketidakseimbangan ini sering memicu kenaikan harga yang tajam.

Selain itu, beberapa faktor lain mendukung prediksi bahwa harga Bitcoin bisa mencapai $100.000. Siklus Mars-Vesta, yang sebelumnya secara akurat memprediksi puncak dan dasar pasar, memperkirakan puncak berikutnya akan terjadi pada Oktober 2025. Ditambah lagi, minat dari investor institusional terhadap Bitcoin, terutama dengan adanya kemungkinan persetujuan ETF Bitcoin spot, menambah sentimen positif di pasar.

Faktor makroekonomi lainnya, seperti potensi pemotongan suku bunga oleh Federal Reserve, juga dapat mempengaruhi volatilitas pasar dan memperkuat tren bullish Bitcoin. Berdasarkan siklus empat tahunan Bitcoin yang mengikuti tren historis, banyak analis memprediksi bahwa harga BTC bisa melampaui $100.000 antara akhir 2024 dan 2026.

Menurut prediksi dari CoinGape, harga Bitcoin pada bulan September dapat naik hingga 24,8%, mencapai $68.432 pada akhir bulan. Lebih lanjut, mereka memproyeksikan bahwa Bitcoin bisa mencapai harga tertinggi baru pada pertengahan 2025.

Saat ini, harga Bitcoin berada di angka $57.559, turun tipis 0,31% dalam 24 jam terakhir.


Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading crypto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

DISCLAIMERSetiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi Anda. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual kripto. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi Anda.



Sumber : news.tokocrypto.com

Michael Saylor Prediksi Bitcoin Akan Capai $13 Juta Per Koin, Kapan?

Michael Saylor, Ketua Eksekutif MicroStrategy, memperkirakan bahwa harga Bitcoin bisa mencapai $13 juta dalam 20 tahun mendatang. Dalam wawancara dengan CNBC, ia menjelaskan mengapa volatilitas Bitcoin tidak mengganggu perusahaannya, dan mengapa investor sebaiknya mempertimbangkan membeli saham MicroStrategy (MSTR) sebagai alternatif.

Prediksi Kenaikan Bitcoin Menurut Saylor

Michael Saylor percaya bahwa Bitcoin akan terus tumbuh dengan tingkat pertumbuhan tahunan gabungan (CAGR) sebesar 44% dalam waktu dekat, meskipun pertumbuhan ini akan melambat menjadi sekitar 5% seiring waktu ketika Bitcoin semakin matang. Ia memperkirakan bahwa dalam jangka panjang, harga Bitcoin bisa mencapai $13 juta pada tahun 2045.

“Perkiraan saya adalah Bitcoin akan mencapai $13 juta dalam 21 tahun,” ujar Saylor. Ia juga menambahkan bahwa return dari S&P 500 dan volume perdagangan Bitcoin akan naik sekitar 8% per tahun. Untuk mencapai angka ini, Bitcoin perlu mempertahankan rata-rata CAGR sebesar 29,56%.

Saylor juga pernah menyampaikan prediksi serupa di acara Bitcoin 2024 di Nashville. Ia menyebut bahwa selain skenario dasar sebesar $13 juta, ada skenario pesimistis dengan harga $3 juta, yang mirip dengan prediksi dari VanEck. Di sisi lain, skenario optimistisnya adalah Bitcoin bisa mencapai $49 juta—sekitar 1000 kali lipat dari harga saat ini.

Volatilitas Bitcoin yang Berlanjut

analisa harga bitcoin
Ilustrasi Bitcoin.

Baca juga: Crypto Alert! Aset Kripto yang Wajib Diperhatikan Pekan Ini

Saylor juga mengakui bahwa volatilitas Bitcoin masih akan bertahan, terutama karena aset ini diperdagangkan secara global, 24/7, dan memiliki likuiditas tinggi. Ia membandingkan fleksibilitas Bitcoin dengan properti, menjelaskan bahwa properti fisik seperti apartemen tidak bisa dengan mudah dipindahkan atau dijual cepat dalam situasi krisis. Namun, Bitcoin bisa dengan cepat dijual meskipun dalam jumlah besar.

MicroStrategy dan Pasar Obligasi Bitcoin

Saylor juga membahas strategi MicroStrategy dalam mengadopsi Bitcoin. Ia menjelaskan bahwa perusahaannya telah “merintis” pasar obligasi yang didukung Bitcoin dengan menerbitkan obligasi konvertibel bernilai miliaran dolar untuk membeli BTC. Menurutnya, saham MicroStrategy (MSTR) dapat berfungsi sebagai “instrumen dengan hasil BTC yang ditangguhkan pajaknya”, yang memungkinkan investor meminjam uang untuk membeli Bitcoin dengan harga yang lebih kompetitif.

Sejak tahun 2020, MicroStrategy mulai menerapkan strategi cadangan Bitcoin, yang dianggap Saylor sebagai langkah investasi jangka panjang yang cerdas.

Kritik dari Peter Schiff

Namun, tidak semua setuju dengan pandangan Saylor. Kritikus Bitcoin, Peter Schiff, mengecam pernyataan Saylor dan menyebut gagasan keuntungan dari Bitcoin dan MSTR sebagai “omong kosong.” Ia menunjukkan bahwa saham MSTR telah turun 40% dari level tertingginya dalam 52 minggu terakhir, dan 6% di bawah puncaknya pada tahun 2021. Schiff memperingatkan bahwa hasil yang dijanjikan Saylor mungkin tidak sebaik yang diharapkan, dan justru bisa memburuk di masa depan.


Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading crypto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

DISCLAIMERSetiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi Anda. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual kripto. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi Anda.



Sumber : news.tokocrypto.com

Jumlah Miliarder Bitcoin Meroket 110% Dalam Setahun

Jumlah miliarder kripto Bitcoin mengalami peningkatan signifikan, mencerminkan semakin kuatnya dominasi aset digital di seluruh dunia.

Berdasarkan Laporan Kekayaan Kripto 2024 yang dirilis oleh Henley & Partners, jumlah individu yang memiliki aset digital senilai lebih dari $1 juta meningkat sebesar 95%, mencapai total 172.300 orang.

Kenaikan ini terjadi seiring dengan pertumbuhan pesat pasar kripto, yang saat ini bernilai total $2,3 triliun, naik 89% dibandingkan dengan valuasi tahun lalu sebesar $1,2 triliun.

Miliarder Bitcoin Naik 111%

Laporan tersebut juga mengungkapkan bahwa jumlah miliarder Bitcoin (BTC) naik 111%, dengan total 85.400 orang. Bitcoin, mata uang kripto terbesar di dunia, mengalami perkembangan pesat tahun ini, termasuk pencapaian harga tertingginya sepanjang masa di atas $73.000 pada bulan Maret dan persetujuan ETF Bitcoin spot di AS.

Selain itu, survei dari Henley & Partners menunjukkan peningkatan kekayaan di kalangan orang super kaya. Jumlah individu yang memiliki aset digital lebih dari $100 juta naik 79% menjadi 325 orang. Sementara itu, jumlah miliarder kripto juga meningkat 27%, mencapai 28 orang di seluruh dunia.

Andrew Amoils, Kepala Riset di New World Wealth, mencatat bahwa peningkatan jumlah miliarder ini didorong terutama oleh Bitcoin. “Dari enam miliarder kripto baru yang muncul tahun lalu, lima di antaranya berpusat pada Bitcoin,” jelasnya.

analisa harga bitcoin
Ilustrasi Bitcoin.

Baca juga: Analisis Mendalam: Harga Kripto Ini Diyakini Akan Melonjak

Migrasi Investasi dan Perubahan Keuangan Global

Seiring dengan meningkatnya kekayaan, migrasi investasi menjadi semakin relevan. Indeks adopsi aset virtual terbaru dari Henley & Partners menunjukkan bahwa Singapura tetap menjadi tujuan utama bagi para investor, dengan skor 45,7 dari 60.

Hong Kong dan UEA menyusul dengan kondisi yang mendukung, seperti keuntungan pajak dan ekonomi digital yang maju.

Laporan ini juga menyoroti pandangan para ahli mengenai pergeseran keuangan global yang dipicu oleh mata uang virtual. António Henriques, CEO Bison Bank, mengatakan, “Kita memasuki era baru di mana aset digital menantang dominasi mata uang fiat tradisional.”

Jean-Marie Mognetti, salah satu pendiri Coinshare, mendukung pandangan ini dengan menambahkan bahwa persetujuan SEC terhadap ETF Bitcoin spot memfasilitasi keterlibatan institusional yang lebih besar.

Selain itu, Henry Burrows dari Hoptrail menekankan bahwa penciptaan kekayaan kini semakin banyak berasal dari aset virtual daripada investasi tradisional.

Lark Davis, pendiri Wealth Mastery, membahas peran penting Ethereum dalam sektor ini, sementara Guneet Kaur dari Cointelegraph menyoroti semakin pentingnya stablecoin sebagai investasi yang andal selama fluktuasi pasar.


Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

DISCLAIMERSetiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi Anda. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual kripto. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi Anda.



Sumber : news.tokocrypto.com

Mengapa Harga Bitcoin Turun Hari Ini?

Harga Bitcoin mengalami penurunan signifikan di awal bulan September, apa penyebab anjloknya harga BTC ini?

Dalam tujuh hari terakhir, harga Bitcoin turun dari US$64.500 menjadi US$57.100. Saat ini, level US$57.000 masih bertahan, tetapi ada kekhawatiran bahwa batas ini mungkin tidak bertahan lama. Mengingat bahwa beberapa bulan terakhir, harga sudah beberapa kali turun di bawah ambang batas ini, tidak akan mengherankan jika hal ini terjadi lagi.

Tren ini terlihat jelas ketika modal mulai beralih dari Bitcoin (BTC) ke stablecoin.

Fakta Penting

  • Penurunan harga Bitcoin sejalan dengan tren bearish historis yang biasa terjadi di bulan September.
  • Aktivitas on-chain terkait bursa untuk Bitcoin menunjukkan penurunan, yang berarti minat investor terhadap Bitcoin juga menurun.
  • Bitcoin diperdagangkan di bawah level dukungan penting, yang bisa menandakan penurunan lebih lanjut di masa mendatang.

Dalam 24 jam terakhir, harga Bitcoin telah turun sebesar 1,62%, mencapai sekitar $57.500, memperpanjang kerugian mingguan hingga lebih dari 10,5%. Bulan September, yang sering dianggap sebagai bulan penuh tantangan bagi Bitcoin, menunjukkan penurunan harga yang diantisipasi banyak analis.

Aliran Modal Beralih ke Stablecoin

Setelah harga Bitcoin ditolak di angka $65.000 minggu lalu, modal mulai berpindah dari Bitcoin ke stablecoin. Ini menunjukkan adanya kehati-hatian dari investor yang lebih memilih menunggu harga Bitcoin turun lebih jauh sebelum membeli kembali. Kapitalisasi pasar stablecoin bahkan mencapai titik tertinggi sepanjang masa, mendekati $170 miliar.

Grafik penurunan aktivitas on-chain di bursa kripto sebabkan harga bitcoin turun. Sumber: Ali Martinez.
Grafik penurunan aktivitas on-chain di bursa kripto. Sumber: Ali Martinez.

Baca juga: 5 Altcoin yang Harus Anda Perhatikan pada September 2024

Penurunan Aktivitas On-Chain

Analis kripto Ali Martinez mencatat penurunan besar dalam aktivitas on-chain terkait bursa, yang mencerminkan penurunan minat investor terhadap Bitcoin. Selama beberapa bulan terakhir, Bitcoin telah mencoba beberapa kali untuk pulih setelah penurunan harga, tetapi upaya tersebut semakin melemah. Penurunan aktivitas on-chain juga menunjukkan bahwa penggunaan jaringan Bitcoin sedang menurun.

Kehilangan Level Dukungan Kritis

Dalam sejarah pasar kripto, bulan September sering menjadi bulan konsolidasi atau penurunan, dengan penurunan rata-rata sekitar 5-10%. Analis populer, Rekt Capital, mengamati bahwa Bitcoin baru saja menutup candle mingguan di bawah level support kritis $58.540. Jika tren ini berlanjut, Bitcoin berpotensi mengalami penurunan lebih lanjut. Untuk kembali ke tren naik, Bitcoin harus ditutup di atas $59.000, namun hal ini tampaknya sulit tercapai dengan kondisi saat ini.

Selain itu, data pekerjaan AS yang akan dirilis minggu ini juga sangat penting karena dapat mempengaruhi keputusan Federal Reserve mengenai penurunan suku bunga pada bulan September.

Saat ini, Bitcoin masih berada dalam fase akumulasi ulang yang kuat. Rekt Capital juga mencatat bahwa secara historis, harga BTC cenderung menembus 150-160 hari setelah terjadinya halving. Jika tren ini berulang, penembusan tersebut mungkin terjadi menjelang akhir September.


Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

DISCLAIMERSetiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi Anda. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual kripto. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi Anda.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Bitcoin Mencapai US$65.000, Akankah Reli BTC Berlanjut?

Harga Bitcoin baru-baru ini mencapai US$65.000, menarik perhatian banyak investor. Kenaikan signifikan dalam beberapa hari terakhir memicu diskusi di komunitas kripto tentang apakah lonjakan ini akan berkelanjutan atau hanya sementara.

Meskipun ada kekhawatiran jangka pendek, banyak ahli pasar tetap optimis. Isu seperti pembayaran kembali Mt. Gox memunculkan spekulasi tentang penurunan harga, namun tren pasar terbaru dan komentar positif dari para pakar memberi harapan bahwa reli ini bisa berlanjut.

Alasan Kenaikan Harga Bitcoin

Pemangkasan Suku Bunga The Fed

Laporan terbaru dari CNBC menunjukkan kemungkinan The Fed akan memangkas suku bunga pada bulan September. Prediksi ini meningkatkan optimisme di pasar kripto. Data CPI AS terbaru menunjukkan penurunan inflasi, dan Ketua Fed Jerome Powell menyatakan bank sentral tidak akan menunggu inflasi turun ke 2% sebelum memangkas suku bunga. Ini menambah kepercayaan bahwa kebijakan suku bunga yang lebih rendah bisa memicu kenaikan harga Bitcoin.

Pertumbuhan ETF Bitcoin

Arus masuk yang kuat ke ETF Bitcoin Spot AS menunjukkan meningkatnya minat institusional terhadap Bitcoin. Analis senior Bloomberg, Eric Balchunas, melaporkan arus masuk ETF Bitcoin mencapai US$1 miliar dalam satu minggu, dan total arus masuk tahun ini telah melewati US$16 miliar. Ini menunjukkan kepercayaan pasar yang semakin kuat terhadap Bitcoin.

Pergerakan harga Bitcoin. Sumber: CryptoQuant.
Pergerakan harga Bitcoin. Sumber: CryptoQuant.

Baca juga: Memecoin Ungguli Bitcoin di Paruh Pertama 2024

Pelunasan Mt. Gox

Kekhawatiran bahwa pelunasan Mt. Gox akan menyebabkan aksi jual besar-besaran tampaknya berlebihan. CEO CryptoQuant, Ki Yong Ju, meyakinkan bahwa arus keluar saat ini bukanlah penjualan ritel, melainkan persiapan untuk pelunasan. Kreditor Mt. Gox memiliki kebebasan untuk menyimpan atau menjual BTC mereka, yang berarti potensi penurunan harga mungkin tidak signifikan.

Prospek Masa Depan Bitcoin

Pasar kripto sedang ramai dengan antisipasi. Perdagangan ETF Ethereum spot AS yang akan dimulai pada 23 Juli juga bisa mendorong pasar altcoin. Data on-chain menunjukkan kenaikan harga BTC kemungkinan besar akan berlanjut. Misalnya, Bitcoin Coinbase Premium Gap mencapai titik tertinggi dalam 3 bulan, menandakan perubahan sentimen positif di pasar.

Analis kripto terkenal, Ali Martinez, mengatakan jika BTC bisa bertahan di atas $62.500, target berikutnya adalah US$66.250, dengan potensi mencapai ATH baru.

Pada saat penulisan, harga Bitcoin sedikit turun dari puncaknya dan diperdagangkan mendekati US$64.500. Namun, peningkatan hampir 3% dalam BTC Futures Open Interest menunjukkan kepercayaan pasar terhadap kripto ini tetap kuat. Apakah reli BTC akan berlanjut atau tidak, pasar kripto sedang dalam fase yang sangat dinamis dan penuh peluang.


Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

DISCLAIMERSetiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi Anda. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual kripto. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi Anda.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Bitcoin Tembus US$62k, Bagaimana Prediksi Selanjutnya?

Harga Bitcoin melonjak setelah percobaan pembunuhan terhadap mantan Presiden AS, Donald Trump selama acara kampanye di Pennsylvania pada 13 Juli. Nilai Bitcoin naik sebesar 4% menjadi US$62.616, mencapai level tertingginya dalam 10 hari terakhir dan membalikkan tren penurunan sebelumnya.

Mengapa Harga Bitcoin Naik Setelah Percobaan Pembunuhan Trump?

Reaksi pasar yang positif terhadap insiden ini menarik perhatian komunitas kripto dan memicu perdebatan tentang penyebab kenaikan harga. Platform intelijen blockchain, Santiment, mengaitkan kenaikan ini dengan sentimen bullish seputar kandidat presiden AS 2024. Santiment mencatat bahwa komunitas kripto merespon positif berita percobaan pembunuhan karena komentar positif Trump baru-baru ini tentang industri kripto, yang dianggap sebagai berita pro-Trump, sehingga memicu respons bullish.

Will Clemente, salah satu pendiri Reflexivity Research, juga mengungkapkan sentimen serupa. Ia menyatakan bahwa pasar mulai memperhitungkan kemungkinan kemenangan penuh Trump dalam pemilihan umum mendatang.

Data Polymarkets menunjukkan bahwa insiden tersebut meningkatkan peluang Trump untuk menang. Menurut platform tersebut, para petaruh kripto percaya bahwa Trump memiliki peluang 70% untuk memenangkan pemilu dibandingkan dengan Presiden Joe Biden yang peluangnya turun menjadi 15%.

Harga Bitcoin mengalami kenaikan sesaat upaya percobaan pembunuhan Donald Trump gagal. Sumber: Santiment.
Harga Bitcoin mengalami kenaikan sesaat upaya percobaan pembunuhan Donald Trump gagal. Sumber: Santiment.

Baca juga: Apa Itu DOGS Token yang Ramai di Telegram?

Selama beberapa bulan terakhir, Trump telah menjadi favorit di kalangan komunitas Bitcoin dan kripto. Ia telah berjanji untuk melindungi hak kepemilikan Bitcoin dan akan menjadi pembicara utama di konferensi Bitcoin 2024. Dukungan ini telah menarik tokoh-tokoh kripto terkemuka seperti CEO Ark Invest Cathie Wood dan pendiri bursa Gemini Tyler dan Cameron Winklevoss. Elon Musk dan investor miliarder Bill Ackman juga mendukung upayanya untuk terpilih kembali.

Dampak Kebijakan Fed pada Bitcoin

Pada hari Senin, Ketua Fed Jerome Powell akan berpidato. Dukungan terhadap pemangkasan suku bunga Fed pada bulan September dapat memicu spekulasi tentang pemangkasan lebih lanjut pada bulan Desember. Beberapa kali pemangkasan suku bunga Fed pada tahun 2024 dapat mendongkrak permintaan terhadap aset berisiko.

Angka inflasi AS yang terbaru meningkatkan taruhan investor pada pemangkasan suku bunga Fed pada bulan September. Menurut CME FedWatch Tool, kemungkinan pemangkasan suku bunga Fed pada bulan September melonjak dari 77,7% pada 5 Juli menjadi 96,3% pada 12 Juli. Meningkatnya taruhan ini mendorong permintaan pembeli untuk ETF BTC-spot AS, dengan arus masuk bersih sebesar US$1,05 miliar pada minggu yang berakhir 12 Juli, tertinggi sejak minggu pertama Juni (US$1,83 miliar).

Sikap dovish Ketua Fed dapat mendukung pergerakan BTC menuju level $70.000. Meski demikian, investor harus tetap waspada, memantau data real-time dan komentar pakar untuk menyesuaikan strategi perdagangan. Tetap ikuti berita dan analisis terbaru untuk mengelola risiko pasar kripto.

Analisis Teknis Bitcoin

Secara teknis, BTC berada di atas EMA 200 hari tetapi di bawah EMA 50 hari, menandakan sinyal harga jangka pendek yang bearish namun bullish dalam jangka panjang. Penembusan BTC di atas EMA 50 hari dapat mendukung pergerakan menuju level resistensi US$64.000, dan penembusan lebih lanjut dari level tersebut dapat membuka peluang mencapai resistensi US$69.000.


Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

DISCLAIMERSetiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi Anda. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual kripto. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi Anda.



Sumber : news.tokocrypto.com

Bitcoin dan Altcoin Siap Raih Keuntungan Besar di Q4 2024

Saat ini, banyak yang bertanya-tanya apakah siklus kripto, seperti Bitcoin dan altcoin terbaru telah mencapai puncaknya dan apakah saatnya menjual aset mereka untuk membeli kembali di harga lebih rendah, atau justru penurunan ini merupakan peluang pembelian yang baik.

Menurut analis Satoshi Stacker, salah satu faktor makroekonomi paling penting yang mempengaruhi pasar kripto dan pasar tradisional adalah pemangkasan suku bunga yang diantisipasi dari Federal Reserve (FED).

Meskipun Ketua Fed Jerome Powell dan pejabat lainnya menyatakan bahwa keputusan mereka bergantung pada data yang akan datang, mereka telah mengeluarkan beberapa komentar optimis menyusul data Mei dan Juni yang menunjukkan tren disinflasi.

Sentimen Pasar

Analis ini menyoroti katalis bullish utama yang belum banyak mendapat perhatian: Kreditor FTX diperkirakan akan menerima sekitar US$16 miliar dalam bentuk pembayaran tunai pada akhir tahun ini.

Diperkirakan sebagian besar dana ini akan diinvestasikan kembali dalam kripto, yang berpotensi menaikkan harga pasar. Bahkan jika hanya sebagian kecil dari dana ini masuk kembali ke pasar, hal ini bisa menghasilkan tekanan beli miliaran dolar, terutama dalam altcoin yang membutuhkan modal lebih sedikit untuk pergerakan harga yang signifikan.

Ilustrasi Bank Sentral AS, The Fed. Foto: Shutterstock.
Ilustrasi Bank Sentral AS, The Fed. Foto: Shutterstock.

Baca juga: Glassnode: Akumulasi Bitcoin Mencapai Titik Tertinggi dalam 3 Bulan

Satoshi Stacker juga mengatakan bahwa data historis menunjukkan pola musiman dengan Q4 biasanya memberikan keuntungan terbaik untuk Bitcoin. Pemilu AS tahun ini menambah lapisan musiman lainnya, karena pasar tradisional cenderung mengalami penurunan sebelum pemilu karena ketidakpastian, diikuti oleh reli substansial pasca pemilu.

Menilik Aksi Harga Bitcoin

Menurut analis Josh dari Crypto World, Bitcoin saat ini sedang mengalami divergensi bullish dengan harganya menghadapi resistensi. Meskipun ada beberapa fluktuasi jangka pendek, tren bullish Bitcoin secara keseluruhan tetap kuat, dan penutupan candle 4 hari sangat penting untuk mengonfirmasi setiap pembalikan tren. Tren historis menunjukkan pentingnya menunggu sinyal konfirmasi sebelum menyimpulkan akhir dari pasar bull.

Divergensi bullish pada grafik harian menunjukkan adanya kelegaan sementara dari tren bearish, namun belum tentu menandakan pembalikan total. Level support utama berada di US$56-57K dan US$51-53K, sementara resistance berada di antara US$60K dan US$74K. Aktivitas pasar terkini menunjukkan Bitcoin sedikit bergerak naik untuk melikuidasi posisi, dengan level likuiditas tepat di bawah US$57K dan sekitar US$60K.

Dengan semua faktor ini, Q4 diperkirakan akan menjadi periode yang menarik dan berpotensi menguntungkan bagi investor kripto, baik dalam Bitcoin maupun altcoin.


Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

DISCLAIMERSetiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi Anda. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual kripto. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi Anda.



Sumber : news.tokocrypto.com