Tag Archives: bitcoin

Glassnode: Akumulasi Bitcoin Mencapai Titik Tertinggi dalam 3 Bulan

Akumulasi Bitcoin (BTC) kini mencapai puncaknya dalam tiga bulan terakhir, setelah harga BTC turun di bawah US$60.000 selama seminggu terakhir.

Sejak awal Juni, Bitcoin tampaknya sedang terpuruk. Meskipun mendapat perlawanan sengit, kripto andalan ini masih belum berhasil melampaui angka US$60.000. Stagnasi ini membuat khawatir investor berpengalaman dan pendatang baru. Hari ini, mari kita selami situasi yang mengkhawatirkan ini dan menganalisis elemen-elemen utama laporan terbaru Glassnode untuk memahami seluk-beluk krisis ini.

Menurut data dari Glassnode, tren akumulasi Bitcoin meningkat tajam dari 0,05 pada 1 Juni menjadi 0,44 pada 10 Juli. Tingkat ini terakhir kali terlihat pada 11 April, saat harga Bitcoin mencapai US$70.000.

Kenaikan indikator ini dimulai ketika pemerintah Jerman menjual aset BTC mereka minggu lalu, yang menyebabkan sentimen negatif dan ketidakpastian di pasar. Akibatnya, harga Bitcoin jatuh di bawah US$54.000.

Pada 10 Juli, CryptoQuant melaporkan bahwa “whale Bitcoin”—investor besar yang memegang banyak BTC—mulai mengakumulasi aset meski pasar sedang tidak pasti. Mereka meningkatkan saldo Bitcoin mereka sebesar 6,3% dalam sebulan.

Peningkatan Aktivitas Whale

Skor tren akumulasi dan harga BTC – 11 Juli. Sumber: Glassnode.
Skor tren akumulasi dan harga BTC – 11 Juli. Sumber: Glassnode.

Baca juga: Menemukan Altcoin yang Menjanjikan Setelah Pembalikan Tren

Data dari Glassnode juga menunjukkan peningkatan jumlah whale yang memegang setidaknya 1.000 BTC, atau sekitar US$58,2 juta saat laporan dibuat. Jumlahnya naik dari 1.640 pada 1 Juli menjadi 1.643 pada 10 Juli.

Pergerakan ini mengindikasikan bahwa para whale besar optimis akan pemulihan pasar meskipun ada aksi jual dari pemerintah Jerman.

Hari ini Kamis (11/7), Bitcoin dan sebagian besar altcoin besar mengalami penurunan menjelang rilis data inflasi AS yang dijadwalkan pukul 19:30 WIB. Kapitalisasi pasar kripto global turun 1% menjadi US$2,24 triliun.

Harga BTC turun 1,35% dalam 24 jam terakhir dan saat ini diperdagangkan pada $58.200. Kapitalisasi pasar Bitcoin berada di sekitar $1,14 triliun dengan volume perdagangan harian sekitar US$25 miliar.


Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

DISCLAIMERSetiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi Anda. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual kripto. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi Anda.



Sumber : news.tokocrypto.com

4 Narasi Kunci yang Membentuk Pemulihan Harga Bitcoin

Harga Bitcoin mungkin telah menemukan dukungan di level US$54.450, namun pemulihannya sangat bergantung pada empat faktor utama di pasar: Peluncuran ETF Ethereum, pembayaran kembali Mt. Gox, aksi jual pemerintah Jerman, dan kebijakan Fed.

Mari kita telusuri bagaimana masing-masing faktor ini berperan dalam pemulihan harga Bitcoin.

1. Peluncuran ETF Ethereum

Peluncuran ETF Ethereum Spot diharapkan dapat meningkatkan sentimen pasar secara keseluruhan. Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) telah menerima Formulir S-1 final dari calon penerbit ETF ETH pada hari Senin, yang menunjukkan adanya kemajuan dalam proses persetujuan.

Matrixport, sebuah platform layanan keuangan kripto, memperkirakan bahwa peluncuran ETF Ethereum ini dapat memicu kenaikan harga Ethereum sebesar 12% menjadi US$3.400. Jika ETF ini disetujui, dampak positifnya juga diharapkan meluas ke Bitcoin, yang mendukung pemulihan harga BTC.

2. Dampak Pembayaran Kembali Mt. Gox

Ketakutan mengenai pembayaran kembali Mt. Gox tampaknya sudah mulai mereda. Wali Amanat Rehabilitasi Mt. Gox telah memulai pembayaran dalam bentuk Bitcoin dan Bitcoin Cash (BCH). Bursa seperti Bitstamp telah berkomitmen untuk memastikan para investor menerima kompensasi secepat mungkin, dengan jangka waktu distribusi token sekitar 60 hari.

Dengan proses penggantian yang terus berlangsung, optimisme pasar mulai pulih. Ini bisa menjadi pertanda baik bagi harga Bitcoin, terutama jika kreditor memutuskan untuk tidak menjual Bitcoin yang mereka terima.

Ilustrasi Mt. Gox dan Bitcoin. Sumber: Shutterstock.
Ilustrasi Mt. Gox dan Bitcoin. Sumber: Shutterstock.

Baca juga: Prediksi Peluncuran Resmi ETF Ethereum: Dua Minggu Lagi!

3. Penjualan Bitcoin oleh Pemerintah Jerman

Sejak 19 Juni, pemerintah Jerman telah memindahkan lebih dari 10.000 BTC, yang memicu aksi jual Bitcoin karena investor mengantisipasi guncangan pasokan. Namun, berdasarkan data dari Arkham, saldo token di cadangan pemerintah mulai menipis.

Ada spekulasi bahwa pemerintah Jerman akan memperlambat penjualan Bitcoin mereka, yang dapat memberikan dampak positif bagi harga aset kripto ini. Anggota parlemen Jerman, Joana Cotar, yang juga seorang aktivis kripto, menyatakan bahwa media lokal telah menangkap seruan tersebut dan investor di negara itu mulai mengungkapkan kekhawatiran mereka.

4. Sentimen Ketua The Fed

Inflasi di AS terus menurun, dan ekonomi negara itu menunjukkan tanda-tanda pemulihan yang kuat. Data penggajian positif pada 5 Juli menunjukkan kemungkinan terjadinya “soft landing” untuk ekonomi. Namun, proyeksi terbaru The Fed membuat investor berhati-hati. Ketidakpastian mengenai pemangkasan suku bunga dan tekanan dari ketidakpastian politik di Eropa serta penguatan USD menambah tekanan pada aset berisiko seperti Bitcoin.

Minggu ini sangat penting karena Ketua Fed, Jerome Powell, akan memberikan kesaksian di hadapan Kongres pada 9 dan 10 Juli, yang dapat memberikan petunjuk lebih lanjut mengenai arah kebijakan moneter di masa depan.

Sebagai bagian dari pidato setengah tahunannya kepada Kongres mengenai kebijakan moneter, Ketua The Fed, Jerome Powell berbicara kepada Komite Perbankan Senat pada hari Selasa (9/7). Sebelum pidato ini, para pembuat kebijakan telah meminta lebih banyak bukti bahwa inflasi kembali ke target 2%. Oleh karena itu, beberapa dari mereka menantikan pidato Powell, mencermati dengan saksama petunjuk tentang apa yang diperlukan untuk memulai pelonggaran.

Untuk saat ini, yang dikatakan oleh ketua bank sentral AS hanyalah bahwa ia dan rekan-rekannya “ingin lebih yakin bahwa inflasi bergerak turun secara berkelanjutan menuju 2% sebelum kita memulai proses pengurangan atau pelonggaran kebijakan.” Kesaksian Powell akan dilanjutkan pada hari Rabu (10/7) di hadapan Komite Layanan Keuangan DPR.

Dengan memperhatikan empat narasi ini, investor dan pedagang kripto dapat lebih memahami faktor-faktor yang mempengaruhi harga Bitcoin dan mengatur strategi mereka dengan lebih baik dalam menghadapi volatilitas pasar.


Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

DISCLAIMERSetiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi Anda. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual kripto. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi Anda.



Sumber : news.tokocrypto.com

Market Watch: Bitcoin Stabil di $57K, Solana (SOL) Melonjak 8%

Pasar kripto kembali menunjukkan tanda-tanda pemulihan dengan Bitcoin stabil di kisaran US$57.000 setelah mengalami volatilitas yang cukup tinggi. Dalam perkembangan terbaru ini, total kapitalisasi pasar kripto meningkat hingga lebih dari US$2,2 triliun, mencerminkan pemulihan signifikan dari posisi terendah sebelumnya.

Bitcoin Kembali Stabil di $57K

Setelah hari perdagangan yang penuh gejolak, harga Bitcoin tampaknya telah menemukan pijakan stabil di sekitar US$57K. Selama 24 jam terakhir, Bitcoin mengalami naik turun yang signifikan, sempat melewati US$57 ribu dan jatuh di bawah US$55 ribu sebelum kembali ke level stabil.

Fluktuasi harga ini mengakibatkan likuidasi besar-besaran di pasar derivatif, dengan kerugian mencapai sekitar US$240 juta, di mana US$130 juta berasal dari trader short. Meskipun begitu, penting untuk tetap waspada karena sentimen pasar masih dipenuhi ketidakpastian, tercermin dari Fear dan Greed Index yang populer.

Altcoin Menunjukkan Pemulihan Signifikan

Pergerakan pasar kripto kembali pulih ke zona hijau. Sumber: Quantify Crypto.
Pergerakan pasar kripto kembali pulih ke zona hijau. Sumber: Quantify Crypto.

Baca juga: Prediksi Peluncuran Resmi ETF Ethereum: Dua Minggu Lagi!

Pasar altcoin juga menunjukkan performa yang mengesankan dengan hampir semua koin berkapitalisasi besar berada di zona hijau. Ini adalah pemandangan positif yang sudah lama tidak terlihat. Beberapa altcoin mencatatkan kenaikan yang lebih signifikan dibanding yang lain, tetapi secara keseluruhan, semua altcoin diperdagangkan dengan baik dalam 24 jam terakhir.

Solana (SOL) mencatat kenaikan hampir 8% dalam sehari terakhir, mendekati level penting US$150. Cardano (ADA) juga menunjukkan performa positif dengan kenaikan 6%, sama seperti Uniswap (UNI). Ethereum berhasil merebut kembali level US$3K setelah naik hampir 5%, sementara Binance Coin (BNB) kembali ke level US$500.

Dari 100 koin teratas berdasarkan total kapitalisasi pasar, koin meme BONK mencatatkan performa terbaik dengan kenaikan hingga 25%. Sebaliknya, ATOM menjadi satu-satunya altcoin yang gagal memanfaatkan momentum ini dan tetap diperdagangkan secara datar.

Dengan pasar yang mulai menunjukkan tanda-tanda pemulihan, para investor diharapkan tetap waspada terhadap potensi volatilitas yang mungkin terjadi.


Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

DISCLAIMERSetiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi Anda. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual kripto. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi Anda.



Sumber : news.tokocrypto.com

5 Dampak Pemangkasan Suku Bunga The Fed AS terhadap Pasar Kripto

Ekspektasi terhadap pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve (The Fed) di Amerika Serikat masih tinggi, dengan kemungkinan pemangkasan pertama yang diantisipasi pada bulan September. Berikut ini adalah beberapa dampak potensial yang mungkin terjadi di pasar saham kripto.

1. Peningkatan Likuiditas Akibat Pemangkasan Suku Bunga

Jika The Fed menurunkan suku bunga, seperti yang telah diisyaratkan oleh beberapa pejabatnya, hal ini dapat memicu peningkatan likuiditas di pasar. Saat suku bunga rendah, biaya pinjaman menjadi lebih murah, sehingga perusahaan dapat memanfaatkan arus kas berlebih untuk memperkuat operasional mereka.

Contohnya, perusahaan seperti Marathon Digital dan Riot Platforms mungkin akan lebih mudah untuk meningkatkan operasinya, sementara perusahaan seperti MicroStrategy bisa lebih nyaman menerbitkan obligasi untuk membeli Bitcoin.

2. Valuasi Pasar Saham Kripto yang Lebih Menarik

Ilustrasi pergerakan indeks saham AS pengaruhi harga Bitcoin. Sumber: Shutterstock.
Ilustrasi pergerakan indeks saham AS. Sumber: Shutterstock.

Baca juga: Risalah Rapat FOMC Dorong Pasar Kripto Akan Menguat

Penurunan suku bunga juga dapat meningkatkan valuasi perusahaan yang fokus pada pertumbuhan. Dengan akses kredit yang lebih mudah, perusahaan yang terlibat di pasar saham kripto dapat memperbesar aset mereka, yang pada akhirnya meningkatkan prospek bisnis mereka.

3. Penguatan Saham Teknologi

Pemangkasan suku bunga oleh The Fed berpotensi memperkuat saham-saham teknologi. Sebagai titik temu utama antara pasar saham dan industri kripto, perusahaan AI terkemuka seperti NVIDIA dapat mempertahankan valuasi mereka yang mengesankan. Selain itu, saham-saham seperti MicroStrategy (MSTR), Coinbase (COIN), dan lainnya yang terkait dengan industri kripto juga dapat mengalami kenaikan lebih lanjut seiring dengan tren positif harga Bitcoin.

4. Devaluasi Dolar AS

Penurunan suku bunga oleh The Fed juga dapat berdampak negatif terhadap nilai tukar Dolar AS. Ini bisa mengingatkan kita pada peristiwa tahun 2020, ketika pandemi COVID-19 memaksa pemerintah di seluruh dunia untuk menggelontorkan bantuan finansial besar-besaran, yang menyebabkan kelebihan likuiditas dan melemahkan daya beli mata uang fiat, termasuk Dolar AS. Jika skenario ini terulang, dampaknya bisa sangat signifikan bagi pasar kripto.

5. Bitcoin dan Aset Kripto Lainnya Berpotensi Menguat

Dengan turunnya suku bunga, produk keuangan tradisional mungkin menjadi kurang menarik, membuka peluang bagi produk kripto seperti ETF Bitcoin dan Ethereum untuk mencuri perhatian. Produk-produk ini mengikuti harga BTC dan ETH, dua aset yang dikenal dengan potensi pertumbuhan yang positif.

Dalam jangka panjang, Bitcoin telah terbukti mengungguli indeks S&P 500 dan surat berharga lainnya. Jika pemotongan suku bunga The Fed benar-benar terjadi, peningkatan pengeluaran dapat mendorong inflasi, sehingga memperkuat daya tarik Bitcoin sebagai lindung nilai terhadap inflasi.

Morgan Stanley telah menunjukkan minat terhadap Bitcoin ETF, dan setiap langkah kebijakan moneter yang diambil kemungkinan akan meningkatkan adopsi aset kripto dalam jangka panjang.


Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

DISCLAIMERSetiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi Anda. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual kripto. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi Anda.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Bitcoin (BTC) Menuju $80.000 Terhambat oleh Tren Makro

Bitcoin saat ini sedang mengamati pola descending wedge yang melebar, yang biasanya mengarah pada potensi kenaikan harga hingga $80.000. Namun, permintaan terhadap Bitcoin secara keseluruhan telah mengalami penurunan signifikan, terutama di kalangan pemegang besar (whales). Meskipun begitu, para pemegang setia Bitcoin terus mengakumulasi aset ini, menunjukkan optimisme mereka terhadap potensi kenaikan di masa depan.

Penurunan Permintaan Bitcoin

Harapan para investor agar harga Bitcoin (BTC) mencapai puncak baru masih tetap tinggi. Namun, kenyataannya, permintaan terhadap BTC menunjukkan penurunan yang signifikan. Meski demikian, ada kelompok tertentu di kalangan investor yang mungkin bisa menahan penurunan harga ini.

Sejak awal Agustus, Bitcoin kesulitan untuk menembus angka $60.000. Hal ini memperlambat pemulihan kerugian yang dialami investor setelah penurunan harga pada bulan Juli. Walaupun pergerakan aset kripto ini membentuk pola ascending wedge yang melebar, penembusan dari pola ini memerlukan waktu yang cukup lama. Penyebab utamanya adalah menurunnya minat investor terhadap BTC.

Kepemilikan Bitcoin Whales. Sumber: CryptoQuant.
Kepemilikan Bitcoin Whales. Sumber: CryptoQuant.

Laporan dari CryptoQuant yang dibagikan dengan BeInCrypto menunjukkan bahwa kepemilikan Bitcoin oleh pemegang besar (whales) telah menurun drastis. Laporan tersebut mencatat bahwa persentase kepemilikan oleh whales selama 30 hari terakhir turun dari 6% pada Februari menjadi hanya 1% saat ini.

Tingkat Kepemilikan oleh Pemegang Tetap

Meskipun permintaan Bitcoin menurun, para pemegang setia tetap optimis. Mereka yang dikenal sebagai pemegang tetap—yaitu mereka yang terus mengakumulasi BTC tanpa menjual atau menghabiskan aset mereka—terus membeli Bitcoin. Total saldo yang dimiliki oleh kelompok ini meningkat setiap bulan, dengan rata-rata penambahan sebesar 391.000 BTC. Fenomena ini terlihat semakin jelas sejak penurunan harga mulai terjadi pada akhir Mei.

Prediksi Harga BTC: Konsolidasi di Bawah $65.000

Permintaan Pemegang Tetap Bitcoin. Sumber: CryptoQuant.
Permintaan Pemegang Tetap Bitcoin. Sumber: CryptoQuant.

Baca juga: Risalah Rapat FOMC Dorong Pasar Kripto Akan Menguat

Saat ini, harga Bitcoin berada di sekitar $59.280 dan diperkirakan akan terus terkonsolidasi di bawah $60.000. Sejak awal Maret, tren menunjukkan bahwa BTC cenderung bergerak dalam kisaran yang tetap sebelum mengalami lonjakan atau penurunan signifikan.

Jika sinyal bullish dapat mengalahkan sinyal bearish, harga Bitcoin mungkin bisa naik hingga $65.000, meskipun memerlukan waktu yang cukup lama untuk mencapai level tersebut. Oleh karena itu, kemungkinan Bitcoin akan mencapai $80.000 sebelum akhir kuartal ketiga tampaknya kecil.

Namun, jika Bitcoin berhasil menembus level $65.000, harga bisa melonjak lebih tinggi lagi, melewati $71.500. Hal ini bisa membuka jalan bagi kenaikan yang lebih besar, bahkan berpotensi melampaui rekor tertinggi sebelumnya di $73.800, sehingga membatalkan asumsi bearish atau netral.


Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

DISCLAIMERSetiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi Anda. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual kripto. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi Anda.



Sumber : news.tokocrypto.com

Potensi Pergerakan Kripto pada 22 Agustus 2024

Selamat datang di Market Sinyal Harian. Hari ini Kamis, 22 Agustus 2024, kami akan memberikan analisis dan sinyal perdagangan untuk lima pasangan kripto yang memiliki potensi pergerakan signifikan di Tokocrypto.

Pastikan untuk selalu melakukan analisis secara keseluruhan sebelum mengambil keputusan perdagangan atau trading.

RAY/USDT (🔼 8,07%)

  • Entry: $1,660
  • SL: $1,616
  • TP: $1,794

RAY menunjukkan potensi kenaikan yang signifikan dengan target harga di $1,794. Dengan stop loss di $1,616, risiko dapat dikelola dengan baik. Pasangan ini menunjukkan momentum bullish yang kuat, didukung oleh volume perdagangan yang meningkat.

BTC/USDT (🔼 7,07%)

  • Entry: $60.211
  • SL: $58.816
  • TP: $64,468

BTC berada dalam tren naik dengan target take profit di $64,468. Pasangan ini memiliki potensi keuntungan sebesar 7,07% dari harga entry di $60.211. Stop loss ditempatkan di $58.816 untuk mengurangi risiko jika terjadi pembalikan arah.

YGG/USDT (🔼 8,09%)

  • Entry: $0,3967
  • SL: $0,3856
  • TP: $0,4288

YGG menawarkan peluang perdagangan dengan target take profit di $0,4288. Entry di $0,3967 dan stop loss di $0,3856 memberikan rasio risiko dan reward yang menarik. Pasangan ini menunjukkan tanda-tanda rebound dari level support.

SUPER/USDT (🔼 7,27%)

  • Entry: $0,5857
  • SL: $0,5712
  • TP: $0,6283

SUPER memiliki potensi kenaikan hingga $0,6283 dengan entry di $0,5857. Pasangan ini menunjukkan momentum positif dan stabilitas di level harga saat ini. Stop loss ditempatkan di $0,5712 untuk membatasi kerugian.

KDA/USDT (🔼 7,26%)

  • Entry: $0,537
  • SL: $0,522
  • TP: $0,576

KDA menunjukkan prospek keuntungan sebesar 7,26% dengan target take profit di $0,576. Entry di $0,537 dan stop loss di $0,522 menunjukkan pasangan ini memiliki potensi pergerakan yang solid. Volume perdagangan yang stabil mendukung sinyal ini.

Pasar kripto hari ini menunjukkan beberapa peluang perdagangan yang menarik. Pastikan untuk selalu menggunakan manajemen risiko yang tepat dan melakukan analisis tambahan sebelum memasuki perdagangan. Selalu perhatikan pergerakan pasar dan berita terbaru yang dapat mempengaruhi harga aset kripto di Market Sinyal Harian.

Baca juga: Postingan Elon Musk Dorong Kenaikan Baru untuk Dogecoin


Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

DISCLAIMERSetiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi Anda. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual kripto. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi Anda.



Sumber : news.tokocrypto.com

3 Alasan Mengapa Bitcoin Tidak Akan ‘Membosankan’ di September

Meskipun Bitcoin belum berhasil menutup harga di atas level psikologis $60.000 pada grafik mingguan, para pemegang jangka panjang (LTH) tetap menunjukkan sikap optimis dan bullish pada tahun 2024.

Harga Bitcoin memang sempat berada di bawah rata-rata pergerakan eksponensial (EMA) 200 hari untuk dua minggu berturut-turut, namun dalam 24 jam terakhir, harga kembali pulih dan berada di atas $60.000. Beberapa indikator menunjukkan bahwa pemegang jangka panjang tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh fluktuasi harga saat ini. Pertanyaannya adalah, apakah ada potensi kenaikan setelah bulan Agustus?

1. Pemegang Jangka Panjang Mencapai Kapitalisasi Pasar $3 Miliar

Bitcoin hanya menutup harga di bawah EMA 200 hari sebanyak tiga kali sepanjang tahun 2024. Grafik menunjukkan bahwa pada 4 Juli, Bitcoin pertama kali menutup harga di bawah EMA 200 hari. Namun, BTC/USD berhasil kembali berada di atas EMA tersebut dalam waktu kurang dari 10 hari. Kali ini, harga hanya butuh waktu kurang dari 24 jam untuk kembali di atas indikator tersebut, mengindikasikan adanya peningkatan momentum bullish dalam minggu ini.

Pemegang Bitcoin jangka panjang menyadari posisi bersihnya. Sumber: CryptoQuant.
Pemegang Bitcoin jangka panjang menyadari posisi bersihnya. Sumber: CryptoQuant.

Investor Bitcoin terbagi menjadi dua kelompok besar: pemegang jangka pendek (STH) dan pemegang jangka panjang (LTH). STH biasanya adalah pedagang harian atau scalper yang mengejar keuntungan cepat dalam jangka pendek. Sebaliknya, LTH adalah mereka yang memegang Bitcoin untuk jangka panjang, biasanya lebih dari enam bulan, dan sering kali terdiri dari individu dengan kekayaan bersih tinggi atau institusi besar.

Data terbaru menunjukkan bahwa kapitalisasi pasar LTH yang terealisasi mencatatkan nilai positif bersih sebesar $3 miliar, angka ini terakhir kali dicapai pada Desember 2023. Kapitalisasi pasar yang terealisasi adalah total akumulasi laba dikurangi kerugian yang sudah terealisasi. Ini menunjukkan bahwa nilai agregat terus mengalir masuk ke dalam Bitcoin, meskipun ada beberapa arus keluar karena kerugian.

Menurut Amr Taha, seorang analis kripto, “Sementara pemegang jangka pendek meningkatkan penjualan mereka, pemegang jangka panjang terus menambah kepemilikan mereka meskipun harga mengalami penurunan.”

2. Tekanan Jual dari Penambang BTC Mulai Berkurang

Cadangan penambang Bitcoin. Sumber: CryptoQuant.
Cadangan penambang Bitcoin. Sumber: CryptoQuant.

Baca juga: Mengapa Harga Bitcoin Sangat Fluktuatif?

Para penambang Bitcoin sebelumnya menjual BTC mereka melalui bursa karena arus keluar bersih mereka menurun selama kuartal kedua 2024. Namun, selama dua minggu terakhir, tekanan jual ini mulai mereda, menunjukkan adanya tanda-tanda akumulasi kembali oleh para penambang.

Grafik terbaru menunjukkan bahwa tekanan jual dari penambang berkurang secara signifikan pada bulan Agustus, yang mengindikasikan bahwa harga BTC mungkin akan stabil pada kisaran saat ini menjelang bulan September.

3. Rasio Pasokan Stablecoin Menunjukkan Tren Bullish

Salah satu indikator positif untuk Bitcoin adalah peningkatan likuiditas global, yang tercermin dalam peningkatan pasokan uang M2 global. Sama seperti likuiditas global, rasio pasokan stablecoin (SSR) juga menunjukkan jumlah likuiditas yang tersedia untuk membeli Bitcoin.

Grafik 1 hari BTC/USD. Sumber: TradingView.
Grafik 1 hari BTC/USD. Sumber: TradingView.

SSR adalah rasio antara kapitalisasi pasar total kripto terhadap kapitalisasi pasar stablecoin. Rasio ini menurun, menunjukkan bahwa pasokan stablecoin meningkat sementara kapitalisasi pasar kripto menurun, yang berarti lebih banyak likuiditas tersedia untuk membeli aset seperti Bitcoin.

Saat ini, SSR berada pada level yang sama seperti pada awal Februari 2024, menandakan adanya likuiditas yang cukup besar di pasar yang berpotensi memicu lonjakan harga. Julio Moreno, kepala penelitian di CryptoQuant, mencatat bahwa total kapitalisasi pasar stablecoin telah mencapai rekor tertinggi baru sebesar $165 miliar, yang menunjukkan peningkatan likuiditas di pasar kripto.

Kesimpulan: Potensi Perubahan Karakter Pasar

Setelah penutupan mingguan yang mengecewakan, Bitcoin menunjukkan tanda-tanda kebangkitan dengan kenaikan harga sebesar 4,5% dalam dua hari terakhir. BTC sedang berusaha untuk menembus pola saluran pelebaran menurun, yang jika berhasil, dapat menghasilkan dampak bullish.

Namun, Bitcoin menghadapi resistensi kuat di sekitar $61.700, di mana EMA 50 hari dan EMA 100 hari bertemu. Jika Bitcoin berhasil menembus resistensi ini dan melewati $62.737, kita mungkin akan melihat konfirmasi pembalikan bullish, yang bisa menjadi sinyal awal perubahan karakter pasar atau “Change of Character (ChoCH)” di bulan September.


Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

DISCLAIMERSetiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi Anda. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual kripto. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi Anda.



Sumber : news.tokocrypto.com

5 Alasan Mengapa Harga Bitcoin Mendekati ATH Setelah Emas

Harga Bitcoin (BTC) saat ini menjadi sorotan karena para analis memprediksi bahwa nilainya akan segera mencapai titik tertinggi sepanjang masa (ATH). Dengan harga emas yang baru-baru ini juga mencapai ATH sebesar $2.509,41 per ons, terdapat beberapa kesamaan antara kedua aset ini. Berikut adalah lima alasan utama mengapa harga BTC terus meningkat dan mendekati puncaknya.

1. Paus Membeli Bitcoin Saat Harganya Turun

Salah satu faktor utama yang mendorong kenaikan harga Bitcoin adalah berkurangnya jumlah BTC di bursa. Pemegang jangka panjang, atau yang sering disebut “whales,” terus mengakumulasi Bitcoin saat harga turun. Selama 30 hari terakhir, jumlah BTC di bursa telah turun sebanyak 11.317,53 BTC.

Ini menunjukkan bahwa para trader memindahkan BTC mereka ke penyimpanan aman (cold storage), menunjukkan kepercayaan mereka terhadap nilai jangka panjang Bitcoin. Selain itu, sejak 30 Juli, whales telah mengumpulkan lebih dari 500.000 BTC, yang memperlihatkan sentimen optimis terhadap masa depan Bitcoin.

2. Arus Masuk yang Kuat ke ETF Bitcoin

Tabel arus masuk dana ETF Bitcoin. Sumber: Coingape.
Tabel arus masuk dana ETF Bitcoin. Sumber: Coingape.

Baca juga: Fan Token yang Harus Diperhatikan saat Liga Inggris Dimulai

Faktor lain yang mendukung kenaikan harga Bitcoin adalah arus masuk yang kuat ke dalam ETF (Exchange-Traded Funds) Bitcoin. Pada 16 Agustus saja, arus masuk ke ETF Bitcoin spot mencapai US$35,9 juta, dengan total arus masuk selama seminggu mencapai US$32,4 juta.

Beberapa perusahaan besar seperti BlackRock, Fidelity, Bitwise, dan Ark berkontribusi secara signifikan terhadap arus masuk ini, menunjukkan meningkatnya minat investor terhadap BTC. Arus masuk ke ETF ini menambah likuiditas dan tekanan beli, yang mendukung kenaikan harga Bitcoin.

3. Peningkatan Adopsi ETF Bitcoin oleh Institusi

Adopsi ETF Bitcoin oleh institusi besar seperti Goldman Sachs dan Morgan Stanley menunjukkan dukungan yang kuat terhadap potensi Bitcoin. Misalnya, Goldman Sachs memegang posisi substansial dalam berbagai ETF Bitcoin, dan Morgan Stanley memiliki lebih dari 5,5 juta saham BlackRock iShares Bitcoin Trust.

Keterlibatan institusi-institusi besar ini memperlihatkan keyakinan mereka terhadap masa depan Bitcoin, yang turut mendorong harga BTC menuju ATH baru.

4. Pemilu AS dan Dampaknya pada Harga Bitcoin

Menjelang pemilu AS yang akan datang, sentimen pasar cenderung dipengaruhi oleh sektor politik. Sejarah menunjukkan bahwa pemilu sering kali meningkatkan volatilitas pasar, dan beberapa kandidat presiden seperti Donald Trump dan Robert F. Kennedy Jr menunjukkan sikap yang mendukung kripto.

Beberapa analis percaya bahwa setelah pemilu, BTC dapat memasuki fase kenaikan harga yang signifikan, mirip dengan yang terjadi pada emas. Faktor ini menambah optimisme terhadap potensi kenaikan harga Bitcoin.

5. Ekspektasi Pemangkasan Suku Bunga The Fed

Harapan bahwa Federal Reserve akan memangkas suku bunga juga memberikan dorongan bagi harga Bitcoin. Dengan inflasi yang menurun dan sinyal dari pejabat Fed, ada kemungkinan besar suku bunga akan dipangkas pada pertemuan FOMC mendatang.

Pemangkasan suku bunga ini dapat melemahkan dolar AS dan meningkatkan nilai aset seperti Bitcoin, yang sering dianggap sebagai lindung nilai terhadap inflasi. Ini merupakan faktor tambahan yang mendukung kenaikan harga Bitcoin menuju ATH.

Meskipun ada berbagai alasan kuat mengapa BTC mungkin mencapai titik tertinggi baru, investor harus tetap waspada terhadap potensi hambatan yang mungkin muncul. Namun, banyak yang optimis bahwa tren positif ini akan terus berlanjut.


Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

DISCLAIMERSetiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi Anda. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual kripto. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi Anda.



Sumber : news.tokocrypto.com

Altcoin Berkinerja Baik Pasca Dua Bulan Bitcoin Halving 2024

Dua bulan setelah halving Bitcoin pada tahun 2024, pasar altcoin telah menunjukkan pergerakan harga yang signifikan. Namun, koreksi terbaru telah mengikis sebagian besar keuntungan yang dipicu oleh halving di pasar altcoin.

Halving Bitcoin sering kali menjadi isyarat bullish untuk pasar yang lebih luas, termasuk altcoin. Pelaku pasar sering membeli altcoin setelah peristiwa halving atau mendiversifikasi kepemilikan mereka dengan menuangkan keuntungan dari Bitcoin ke altcoin.

Pembelian besar-besaran ini membantu mendorong reli pasar secara keseluruhan, meskipun beberapa token sering kali mengungguli yang lain.

PEPE Coin Memimpin

Ya, banyak yang terkejut dengan masuknya koin PEPE ke dalam daftar. Sebagian besar altcoin memperoleh keuntungan besar setelah peristiwa halving Bitcoin. Namun, banyak token mengalami koreksi karena profit booking atau koreksi pasar yang lebih luas.

Di antara 50 token kripto teratas berdasarkan kapitalisasi pasar, koin PEPE tetap menjadi pemenang dalam hal keuntungan pasca-halving Bitcoin. Misalnya, Bitcoin Cash, koin yang lahir dari fork Bitcoin, turun hampir 22% sejak Bitcoin halving pada 20 April.

Grafik harga harian PEPE/USD dengan RSI. Sumber: Tradingview.com.
Grafik harga harian PEPE/USD dengan RSI. Sumber: Tradingview.com.

Sejak Bitcoin halving, harga koin PEPE telah meningkat sebesar 148%, mencapai level tertinggi harian di dekat US$0,0000124 pada 17 Juni. Kenaikan ini mengesankan mengingat token tersebut telah berada dalam tren turun sejak 28 Mei.

Meskipun token sedang dalam tren naik, pedagang sebaiknya berhati-hati sebelum berinvestasi dalam koin PEPE. Token ini adalah memecoin yang mengandalkan hype media sosial untuk isyarat bullishnya, menjadikannya pilihan investasi yang sangat fluktuatif.

Tidak mengejutkan, mengingat posisi Ethereum sebagai kripto terbesar kedua di dunia setelah Bitcoin. Ketika harga BTC mencapai ATH baru setelah peluncuran ETF Bitcoin awal tahun ini, pelaku pasar mengharapkan ETH untuk mengikuti.

Harga ETH naik ke level tertinggi tahun 2024 di dekat US$4.080 sebelum jatuh, mencapai level terendah harian di dekat US$3.020 pada hari Bitcoin halving.

Grafik harga harian ETH/USDT dengan RSI. Sumber: Tradingview.com.
Grafik harga harian ETH/USDT dengan RSI. Sumber: Tradingview.com.

Baca juga: Analis Sarankan Hold Altcoin, Meskipun Terjadi Tekanan Jual

Namun, hype tentang ETF Ethereum spot membantu mengangkat harga ETH menjelang akhir Mei 2024, yang mengakibatkan token hampir menembus di atas US$4.000 sebelum terkoreksi lagi. Persetujuan ETF sudah cukup untuk memastikan harga ETH naik hampir 20% sejak peristiwa halving Bitcoin.

Dalam periode yang sama, altcoin besar lainnya mencatatkan keuntungan yang dapat diabaikan, seperti Solana yang turun ke US$140 pada 17 Juni dan menghapus semua kenaikannya sejak 20 April.

Selain itu, token seperti AVAX, ADA, MATIC, dan lainnya dari daftar 20 token kripto teratas (berdasarkan kapitalisasi pasar) diperdagangkan dengan kerugian dibandingkan dengan harga pada 20 April.

Toncoin (TON)

Toncoin dari Jaringan Terbuka menjadi pemenang lainnya dalam perlombaan pasca-halving Bitcoin. Harga TON telah mencapai level tertinggi yang lebih tinggi sejak Maret 2024. Harga token ini terdorong oleh halving Bitcoin dan masuknya pembeli berikutnya.

Selain itu, akumulasi paus juga membantu kenaikan harga TON, dengan jumlah alamat yang menyimpan antara 100.000 dan 1 juta TON token terus meningkat pada awal Juni.

Sejak 20 April, harga TON telah melonjak lebih dari 35%, mencapai level tertinggi harian di dekat US$8 pada 17 Juni. Token ini sedang terkoreksi, tetapi tampaknya berada di jalur menuju target harga US$9 pada bulan Juni.


Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

DISCLAIMERSetiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi Anda. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual kripto. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi Anda.



Sumber : news.tokocrypto.com

JPMorgan Prediksi Kebangkitan Bitcoin dan Altcoin di Agustus 2024

JPMorgan, raksasa perbankan investasi, baru-baru ini meramalkan bahwa Bitcoin dan pasar kripto yang lebih luas akan mengalami pemulihan besar-besaran pada bulan Agustus 2024. Bank tersebut juga mencatat bahwa likuidasi yang saat ini terjadi di pasar kemungkinan akan berlanjut hingga akhir Juli.

Selain itu, JPMorgan telah menurunkan estimasi arus kas bersih pasar kripto dalam proyeksi terbaru mereka. Secara khusus, perusahaan kini memperkirakan arus kas sebesar US$8 juta, jauh dari prediksi sebelumnya yang mencapai US$12 miliar. Selama beberapa minggu terakhir, pasar kripto telah menghadapi tekanan jual yang meningkat, terutama disebabkan oleh penjualan aset oleh pemerintah Jerman yang terus berlanjut.

Bitcoin dan Bulan Agustus

Dalam laporan penelitian yang diterbitkan minggu ini, JPMorgan menyatakan bahwa pasar kripto, termasuk Bitcoin, akan bangkit kembali pada bulan Agustus. Analis bank tersebut juga membahas kemungkinan likuidasi akan berhenti pada bulan Juli, serta memberikan wawasan tentang perubahan dalam prediksi arus kas bersih.

Ilustrasi aset kripto, Bitcoin dan Ethereum.
Ilustrasi aset kripto, Bitcoin dan Ethereum. Foto: Pixabay.

Baca juga: AMA Tokocrypto dengan MANTA Bicara Update Terbaru, Apa Itu?

“Penurunan estimasi arus bersih ini sebagian besar disebabkan oleh penurunan cadangan Bitcoin di berbagai bursa selama bulan lalu,” ujar Nikolaos Panigirtzoglous dari JPMorgan. Bank tersebut menilai bahwa angka US$12 miliar sangat diragukan, yang kemungkinan besar disebabkan oleh harga Bitcoin relatif terhadap biaya produksi dan harga aset seperti emas.

Penjualan Bitcoin yang sedang berlangsung oleh pemerintah Jerman menjadi masalah yang terus mengganggu pasar. Pemerintah Jerman telah menyita lebih dari US$2 miliar dalam bentuk mata uang kripto, yang menyebabkan penjualan besar-besaran dalam beberapa minggu terakhir. Harga aset kripto mencerminkan tekanan yang meningkat ini.

Altcoin, yang sering mengikuti jejak Bitcoin, juga belum menunjukkan tanda-tanda kebangkitan. Faktanya, terakhir kali altcoin menguat untuk menandai dimulainya musim altcoin adalah pada paruh kedua tahun 2023, setelah mengikuti isyarat dari Bitcoin.

Namun, meskipun altcoin naik bersama Bitcoin, setidaknya 75% dari 50 altcoin teratas, tidak termasuk stablecoin, perlu mengungguli Bitcoin agar dapat dipastikan bahwa musim altcoin telah dimulai.

Saat ini, altcoin masih belum mendekati musim altcoin. Data menunjukkan bahwa sekitar 70% altcoin berkinerja lebih buruk daripada Bitcoin selama 90 hari terakhir. Hanya beberapa altcoin yang berada di zona hijau dan berkinerja lebih baik daripada Bitcoin, seperti Toncoin (TON), PEPE, BONK, Kaspa (KAS), Monero (XMR), dan Tron (TRX). Altcoin lainnya mencatat kerugian.

Jadi, jika ada peluang kuat untuk melihat musim altcoin, kemungkinan besar itu akan terjadi pada bulan Agustus.


Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

DISCLAIMERSetiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi Anda. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual kripto. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi Anda.



Sumber : news.tokocrypto.com