Tag Archives: gelar doktor

Beasiswa S3 di Universitas Top Singapura, Dapat Biaya Hidup Sampai Rp 32 Juta Per Bulan!



Jakarta

Agency For Science, Technology and Research (A*STAR) bekerja sama dengan lima universitas top Singapura resmi membuka beasiswa SINGA Singapura. Apa saja persyaratannya?

Melansir dari laman resminya, Singapore International Graduate Award (SINGA) merupakan hasil kerja sama antara Agency for Science, Technology and Research (A*STAR), Nanyang Technological University (NTU), National University of Singapore (NUS), Singapore University of Technology and Design (SUTD), Singapore Management University (SMU), dan Singapore Institute of Technology (SIT).

Beasiswa ini diberikan tanpa ikatan dinas kepada mahasiswa internasional yang berminat untuk meraih gelar doktor (PhD) atau EngD dalam bidang Sains dan Teknik di Universitas Singapura.


Mahasiswa yang berminat dapat memilih untuk mengikuti pelatihan PhD atau EngD di lembaga penelitian A*STAR, NTU, NUS, SUTD, SMU, atau SIT. Setelah berhasil menyelesaikan riset, mahasiswa akan diberikan gelar PhD atau EngD oleh NTU, NUS, SUTD, SMU, atau SIT.

Beasiswa SINGA dibuka untuk Ilmu Biomedis, Ilmu Komputasi dan Informasi, Teknik dan Teknologi, dan Ilmu Fisika. Adapun pendaftaran dibuka hingga 1 Desember 2024.

Syarat Beasiswa SINGA

  1. Terbuka untuk lulusan internasional yang memiliki minat pada penelitian
  2. Kemampuan dalam bahasa Inggris lisan dan tulisan
  3. Laporan yang baik dari rekomendasi akademis

Syarat Dokumen Beasiswa SINGA

  1. Transkrip akademik Sarjana dan/atau Magister.
  2. Dua surat rekomendasi
  3. Pelamar yang melamar ke supervisor/proyek NUS diharuskan untuk menyerahkan skor GRE dalam formulir aplikasi SINGA
  4. Untuk semua pelamar lainnya, kamu mungkin diminta oleh universitas untuk menyerahkan skor GRE yang memuaskan sebagai bagian dari persyaratan penerimaan universitas
  5. Hasil IELTS / TOEFL / SAT I & II / GATE bersifat opsional dan dapat diminta kemudian oleh universitas untuk penerimaan

Cakupan Beasiswa SINGA

Beasiswa ini menyediakan dukungan hingga 4 tahun untuk studi PhD, termasuk:

  • Biaya kuliah
  • Biaya hidup bulanan sebesar SGD 2.700 atau Rp 32 juta
  • Beasiswa tiket pesawat satu kali hingga SGD 1.500 atau Rp 17 juta
  • Gaji untuk tempat tinggal satu kali sebesar SGD 1.000 atau Rp 11 juta

Tata Cara Daftar Beasiswa SINGA

1. Telusuri Proyek Penelitian S3
Kunjungi laman https://www.a-star.edu.sg/ untuk menelusuri proyek yang kamu minati.

2. Siapkan dokumen yang diperlukan
Selain syarat-syarat dokumen di atas, pendaftar juga wajib menyertakan:

a. Paspor yang masih berlaku
b. Foto ukuran paspor terbaru

4. Transkrip dan Laporan
Sebelum mengirim dokumen, pastikan kamu sudah menerjemahkan dokumen ke dalam bahasa Inggris.

5. Pendaftaran

Kumpulkan dokumen pendaftaran pada laman https://sms-applicant-app.a-star.edu.sg/. Kandidat terpilih akan diumumkan 12 minggu setelah penutupan pendaftaran

Informasi lebih lanjut tentang beasiswa S3 SINGA dapat dicek melalui https://www.a-star.edu.sg/Scholarships/for-graduate-studies/singapore-international-graduate-award-singa. Tertarik mendaftar, detikers?

(nir/pal)



Sumber : www.detik.com

Beasiswa Indonesia-Austria 2025 Khusus Dosen Dibuka Lagi, Ada Tunjangan Keluarga!



Jakarta

Pendaftaran beasiswa Indonesia-Austria Scholarship Programme (IASP) 2025. Beasiswa ini diberikan khusus kepada dosen di bawah binaan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kementerian Diktisaintek) yang ingin melanjutkan pendidikan jenjang doktor (S3) di kampus Austria.

Dibuka hingga 1 Maret 2025 mendatang, pendaftaran IASP dilakukan melalui http://beasiswadosen.kemdikbud.go.id/. Setiap tahunnya, beasiswa ini membuka kuota hingga 15 penerima dengan bidang studi atau penelitian yang fokus pada Ilmu Pengetahuan Alam, Teknik, Kedokteran, Ilmu Kesehatan, Pertanian, Ilmu Sosial dan Humaniora, serta Seni.

Siap mendaftar? Berikut informasinya dikutip dari laman Ditjen Diktiristek, dan Austria’s Agency for Education and Internationalisation, Selasa (29/10/2024).


Syarat Beasiswa IASP 2025

Adapun syarat yang harus dipenuhi calon awardee beasiswa IASP 2025 yakni:

  1. Dosen tetap pada perguruan tinggi di bawah pembinaan Kementerian Diktisaintek
  2. Memiliki Nomor Induk Dosen Nasional (NIDN)
  3. Memiliki surat izin dari pemimpin perguruan tinggi asal (untuk dosen perguruan tinggi negeri) dan/atau dari Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) wilayah masing-masing (untuk dosen PTS)
  4. Memiliki gelar magister (S2) dengan tahun kelulusan maksimal 5 tahun pada tahun pendaftaran
  5. Belum memiliki gelar doktor (S3) dan tidak sedang menempuh pendidikan jenjang doktor (on-going)
  6. Memiliki sertifikat kemampuan bahasa Inggris dengan ketentuan skor minimal yaitu: TOEFL iBT 90; atau TOEFL ITP 550; atau IELTS 6,5, yang masih berlaku (maksimal dua tahun terakhir)
  7. Mempunyai usulan penelitian yang telah disetujui calon pembimbing/supervisor di perguruan tinggi Austria
  8. Berusia maksimal 35 tahun pada 31 Desember tahun pendaftaran
  9. Memiliki CV dalam bahasa Inggris
  10. Memiliki 2 buah surat rekomendasi akademik berbahasa Inggris
  11. Memiliki paspor yang masih berlaku minimal 1 tahun
  12. Memiliki Letter of Acceptance (LoA) yang masih berlaku dan tidak bersyarat (unconditional) dari perguruan tinggi tujuan atau dari calon pembimbing/supervisor di perguruan tinggi tujuan
  13. Memiliki ijazah dan transkrip nilai pendidikan program magister dalam bahasa Inggris sesuai dengan aslinya
  14. Sehat jasmani dan rohani, dibuktikan dengan surat keterangan dokter rumah sakit pemerintah
  15. Pelamar yang berstatus suami/istri dan memiliki bidang keilmuan yang sama, tidak diperkenankan melamar pada perguruan tinggi yang sama dan/atau dibimbing oleh supervisor yang sama.

Manfaat Beasiswa IASP 2025

  • Biaya pendidikan hingga akhir
  • Tunjangan hidup bulanan sebesar EUR 1.150 atau sekitar Rp 19.543.560 (per kurs hari ini sebesar Rp 16.994)
  • Tiket pesawat dengan biaya maksimum EUR 1.000 atau sekitar Rp 16 juta
  • Tunjangan transportasi bulanan sebesar EUR 80 atau sekitar Rp 1,3 juta
  • Tunjangan keluarga bulanan maksimal sebesar EUR 250 atau Rp 4,2 juta untuk pasangan dan tambahan EUR 250 atau Rp 4,2 juta untuk maksimal satu anak. Tunjangan keluarga diberikan di tahun ke-2 dan ke-3 mahasiswa.

Pendaftaran masih dibuka hingga bulan Maret 2025. Informasi lebih lengkap bisa lihat di sini atau mengunjungi tautan https://grants.at/en/. Selamat mendaftar!

(det/pal)



Sumber : www.detik.com

Beasiswa Peningkatan Bahasa Inggris Dosen & Tendik 2024 Kembali Dibuka, Ayo Daftar!



Jakarta

Detikers berprofesi sebagai dosen atau tenaga kependidikan yang mau meningkatkan skill bahasa Inggris? Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) kembali membuka beasiswa Peningkatan Kemampuan Bahasa Inggris (PKBI) gelombang 2.

Program ini diperuntukkan dosen yang membutuhkan kompetensi bahasa Inggris sebagai syarat studi lanjut. Juga untuk peningkatan kinerja perkantoran bagi tenaga kependidikan.

PKBI akan dilaksanakan selama dua bulan dengan pembelajaran secara luring. Peserta akan fokus belajar untuk meningkatkan skor IELTS atau kompetensi bahasa Inggris yang mendukung administrasi perkantoran.


Tahapan PKBI terdiri dari placement test, kegiatan pembelajaran dan diakhiri dengan tes IELTS. Tertarik mencoba program ini? Mengutip Booklet Beasiswa PKBI Gelombang 2, berikut informasi detailnya:

Komponen Dana Beasiswa PKBI 2024 Gelombang 2

  1. Biaya placement test
  2. Biaya kursus
  3. Biaya tes IELTS
  4. Biaya hidup (ketika peserta mengikuti kursus secara luring)
  5. Biaya perjalanan (ketika peserta mengikuti kursus secara luring atau mengikuti tes IELTS di lokasi tertentu)

Syarat Umum Daftar Beasiswa PKBI 2024

  • Berstatus dosen tetap atau tenaga kependidikan tetap di bawah pembinaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi
  • Bersedia mengikuti kursus dari awal sampai akhir, yang dinyatakan secara tertulis dalam Surat Pernyataan
  • Mendapatkan izin tertulis dari pimpinan instansi asal untuk mengikuti kursus sesuai jadwal yang ditentukan oleh Direktorat Sumber Daya

Syarat Khusus Daftar PKBI 2024

Dosen

  • Memiliki NIDN atau NIDK yang terdaftar pada Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDIKTI)
  • Mempunyai sertifikat kemampuan bahasa Inggris dengan skor IELTS 6.0, atau TOEFL ITP 530, atau TOEFL iBT 70, atau PTE Academic 50 yang masih berlaku (dua tahun sejak tanggal terbit sertifikat)
  • Berusia tidak lebih dari 40 (empat puluh) tahun per 31 Desember di tahun pendaftaran
  • Pendidikan terakhir jenjang Magister (S2), belum memiliki gelar doktor, dan tidak sedang mengikuti pendidikan jenjang doktor

Tenaga Kependidikan

  • Memiliki NIP atau NITK
  • Mempunyai sertifikat kemampuan bahasa Inggris dengan skor IELTS 5.0 atau TOEFL ITP 425, atau TOEFL iBT 40, atau PTE Academic 40, atau Duolingo 90 yang masih berlaku (dua tahun sejak tanggal terbit sertifikat)
  • Berusia tidak lebih dari 45 (empat puluh lima) tahun per 31 Desember di tahun pendaftaran
  • Berusia tidak lebih dari 45 (empat puluh lima) tahun per 31 Desember di tahun pendaftaran

Cara Daftar Beasiswa PKBI 2024

  1. Pendaftaran dibuka selama Oktober 2024
  2. Setelah melengkapi dokumen persyaratan, unggah lewat laman https://beasiswadosen.kemdikbud.go.id
  3. Panitia menyeleksi syarat administrasi pada bulan November
  4. Pengumuman penerima beasiswa diinformasikan pada November
  5. Pelaksanaan pelatihan dilakukan pada Januari – Maret 2025

Demikian informasi seputar penawaran beasiswa PKBI untuk dosen dan tendik. Selamat mencoba.

(cyu/pal)



Sumber : www.detik.com