Tag Archives: biaya hidup

Ada Beasiswa Kuliah ke London untuk 2026, Cek Persyaratannya!


Jakarta

Beasiswa Arryman 2026 dibuka untuk lulusan yang ingin mengejar gelar magister dan doktor ekonomi. Beasiswa ini masih dibuka hingga 31 Januari 2026 mendatang.

Beasiswa Arryman merupakan beasiswa kolaborasi dari Indonesian Scholarship and Research Support Foundation (ISRSF) dan SOAS University of London untuk gelar S2 dan S3. ISRSF sendiri merupakan organisasi yang didirikan oleh para akademisi Indonesia dan Amerika pada 2012 untuk mendorong penelitian ilmu sosial oleh warga RI.

Beasiswa ini memiliki tujuan untuk membina generasi baru ilmuwan indonesia yang terlatih di universitas terkemuka dunia dan menghasilkan penelitian berkelas. Nantinya, lulusan penerima beasiswa Arryman akan menjadi pakar di bidang ekonomi, kebijakan ekonomi, ekonomi pembangunan, atau studi pembangunan internasional.


Cakupan Beasiswa Arryman

Mengutip laman resmi ISRSF, berikut cakupan beasiswanya:

– Biaya kuliah penuh

– Beasiswa (tunjangan perumahan dan biaya hidup)

– Satu tiket pesawat pulang pergi Jakarta-London-Jakarta

– Biaya visa

– Asuransi kesehatan

– Postdoc di Institutes for Advanced Research (Konsorsium IFAR) setelah lulus.

Persyaratan Beasiswa

1. Warga Negara Indonesia

2. Berusia maksimal 35 tahun

3. Berkomitmen yang kuat untuk kembali ke Indonesia sebagai peneliti penuh waktu setelah menyelesaikan program doktor

4. Memiliki gelar sarjana (strata 1) dengan IPK minimal 3,0 (skala 4,0).

5. Bahasa Inggris:

– IELTS akademik/untuk UKVI/indikator: Skor minimal 5.0 secara keseluruhan, dengan 5.0 di semua sub-skor

– PTE akademik: minimal 50 keseluruhan, dengan 50 di semua sub-skor; atau

– TOEFL iBT: minimal 87 keseluruhan, dengan setidaknya 20 di semua sub-skor (‘skor terbaik saya’ tidak diterima)

6. Setelah terpilih oleh ISRSF, SOAS University of London mungkin memerlukan bukti tambahan kemampuan bahasa Inggris

7. Lengkapi formulir aplikasi daring, termasuk esai publikasi akademis atau profesional dan dua rekomendasi

8. Setelah dipilih oleh ISRSF, kandidat menandatangani perjanjian dengan ISRSF yang menetapkan ketentuan beasiswa

9. Kandidat terpilih diterima secara resmi oleh Departemen Ekonomi SOAS Universitas London.

Data dan Informasi yang Dibutuhkan

1. Nomor paspor dan tanggal kedaluwarsa (tidak apa-apa jika belum memilikinya)

2. Nomor NIK

3. Alamat email atasan atau pemberi kerja Anda saat ini

4. IPK untuk semua gelar yang telah Anda peroleh

5. Judul tesis apa pun yang Anda tulis untuk gelar Anda

6. Skor bahasa Inggris dan tanggal tes (IELTS, TOEFL iBT, atau PTE)

7. Kutipan lengkap untuk setiap publikasi akademis, publikasi profesional, laporan penelitian, atau makalah kerja yang telah Anda tulis atau ikut tulis (dengan tautan jika tersedia)

8. Nama, jabatan, institusi, dan alamat email institusi dari dua pemberi rekomendasi.

Dokumen yang Dibutuhkan

1. Curriculum vitae [pdf atau Word]

2. ID [pdf atau jpg]

3. Paspor – hanya halaman nama dan foto [pdf atau jpg]

4. Transkrip universitas untuk setiap gelar (bukan diploma) [pdf atau jpg]

5. Sertifikat nilai ujian bahasa Inggris [pdf atau jpg]

6. Esai 1: Pernyataan Tujuan [pdf atau Word]

7. Esai 2: Pernyataan Penelitian [pdf atau Word]

8. Esai 3: Pengaruh Intelektual [pdf atau Word]

9. Contoh Penulisan Analitis [pdf atau Word]

Jadwal Pendaftaran Beasiswa Arryman

– Batas waktu pendaftaran: 31 Januari 2026

– Tinjauan Administratif: Februari 2026

– Wawancara: Maret 2026

– Pengumuman kandidat terpilih (melalui email) 31 Maret 2026

Cara daftar bisa cek di sini. https://isrsf.org/arryman-scholarship-instructions

Untuk informasi lebih lanjut terkait pendaftaran Beasiswa Arryman bisa cek di https://isrsf.org/arryman-scholarship-page. Semoga bermanfaat, detikers!

(faz/nah)

`;
constructor() {
super()
this.attachShadow({ mode: “open” })
this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
}

async connectedCallback() {

if (elementType === ‘single’) return false;

const { default: Swiper } = await import(
“https://cdn.jsdelivr.net/npm/swiper@11/swiper-bundle.min.mjs”
);
this.SwiperClass = Swiper;
const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
new this.SwiperClass(swiperContainer, {
slidesPerView: 1,
spaceBetween: 18,
navigation: {
nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
},
pagination: {
el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
clickable: true,
},
});
}
}
customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)

Sumber : www.detik.com

Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / kimberly farmer

Anak Kedokteran Bisa Kuliah Gratis Plus Dapat Biaya Hidup, Cek Cara dan Syaratnya


Jakarta

Kabar baik untuk mahasiswa kedokteran dan kedokteran gigi di seluruh Indonesia! Kementerian Kesehatan (Kemenkes) resmi membuka Program Bantuan Pendanaan Pendidikan Dokter dan Dokter Gigi Tahun 2025. Pendaftaran dilakukan secara online melalui alamat portal sibk.kemkes.go.id hingga 14 November 2025 mendatang.

Menurut Kemenkes, program ini untuk memastikan pemerataan tenaga medis sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di Indonesia. Bantuan ini bukan sekadar beasiswa, tapi bentuk investasi pemerintah untuk mencetak tenaga medis profesional yang siap mengabdi di berbagai wilayah, terutama daerah tertinggal dan kepulauan.

Karena itu peserta yang telah lulus wajib melaksanakan masa pengabdian di fasilitas pelayanan kesehatan sesuai kebutuhan prioritas nasional. Kemenkes menyiapkan hampir 3.000 Puskesmas dari Sabang sampai Merauke sebagai lokasi pengabdian.


Melalui program ini, mahasiswa kedokteran dan kedokteran gigi yang terpilih bakal mendapat dukungan penuh berupa pembiayaan kuliah. Selain itu pemerintah akan menanggung biaya hidup, biaya operasional, buku/referensi, dan biaya penunjang (penelitian).

Siapa saja yang bisa daftar?

Kriteria Pendaftar Program Bantuan Pendanaan Pendidikan Dokter dan Dokter Gigi

1. Warga Negara Indonesia

2. Status pada program pendidikan:
a. Telah terdaftar sebagai mahasiswa aktif pendidikan akademik dan/atau profesi kedokteran dan kedokteran gigi pada institusi pendidikan yang terdaftar pada sibk.kemkes.go.id.
b. Merupakan mahasiswa/peserta didik baru pada semester ganjil tahun ajaran 2025/2026 atau sedang mengikuti pendidikan (on going) maksimal 2 semester sebelum masa studi berakhir sesuai dengan masa tempuh kurikulum.

3. Bersedia melaksanakan masa pengabdian sesuai dengan peraturan perundang-undangan

Daftar Kampus Asal Calon Peserta yang Bisa Mendaftar

Program Pendidikan Dokter

  1. Universitas Syiah Kuala
  2. Universitas Malikussaleh
  3. Universitas Sumatera Utara
  4. Universitas Riau
  5. Universitas Andalas
  6. Universitas Jambi
  7. Universitas Bengkulu
  8. Universitas Sriwijaya
  9. Universitas Lampung
  10. Universitas Indonesia
  11. UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
  12. UPN Veteran Jakarta
  13. Universitas Padjadjaran
  14. Universitas Jenderal Soedirman
  15. Universitas Diponegoro
  16. Universitas Gadjah Mada
  17. Universitas Sebelas Maret
  18. Universitas Brawijaya
  19. Universitas Airlangga
  20. Universitas Jember
  21. Universitas Udayana
  22. Universitas Tanjungpura
  23. Universitas Palangka Raya
  24. Universitas Lambung Mangkurat
  25. Universitas Mulawarman
  26. Universitas Hasanuddin
  27. Universitas Tadulako
  28. Universitas Halu Oleo
  29. Universitas Khairun
  30. Universitas Sam Ratulangi
  31. Universitas Mataram
  32. Universitas Nusa Cendana
  33. Universitas Pattimura
  34. Universitas Cenderawasih

Khusus untuk wilayah DTPK (Daerah Tertinggal, Perbatasan, dan Kepulauan), dua universitas tambahan juga dapat dipilih:

  1. Universitas Negeri Gorontalo
  2. Universitas Papua

Program Pendidikan Dokter Gigi

  1. Universitas Syiah Kuala
  2. Universitas Sumatera Utara
  3. Universitas Andalas
  4. Universitas Indonesia
  5. Universitas Padjadjaran
  6. Universitas Gadjah Mada
  7. Universitas Brawijaya
  8. Universitas Airlangga
  9. Universitas Lambung Mangkurat
  10. Universitas Jember
  11. Universitas Hasanuddin
  12. Universitas Mulawarman

Tambahan untuk wilayah DTPK:

Universitas Pattimura

Komponen Program Bantuan Pendanaan Pendidikan Dokter dan Dokter Gigi yang Berikan

Komponen pendanaan yang diberikan meliputi:

1. Bantuan Pendanaan Pendidikan dibayarkan langsung kepada Institusi Pendidikan meliputi:

a. Biaya Operasional Pendidikan (BOP), Dana Pengembangan (DP), Sumbangan Pengembangan Institusi (SPI), Iuran Pengembangan Institusi (IPI) atau istilah lainnya, dibayarkan satu kali bagi peserta yang ditetapkan sebagai penerima bantuan pendidikan sejak semester 1

b. Uang Kuliah Tunggal (UKT) dibayarkan setiap semester, diberikan sejak ditetapkan sebagai penerima bantuan pendidikan dan laporan perkembangan pendidikan dari penerima bantuan pendanaan pendidikan

Bantuan Pendanaan pada poin a) dan b) dibayarkan kepada Institusi Pendidikan sesuai tarif yang berlaku di Institusi Pendidikan berdasarkan Keputusan Rektor masing-masing.

2. Bantuan pendanaan yang dibayarkan langsung kepada peserta meliputi:

a. Biaya hidup dan biaya operasional, buku/referensi dibayarkan setiap semester
b. Biaya penunjang (penelitian) diberikan hanya 1 kali selama masa pendidikan

Tahapan Pelaksanaan Program Bantuan Pendanaan Pendidikan Dokter dan Dokter Gigi

Berikut tahapan pelaksanaan program yang perlu detikers perhatikan:

  • 29 Oktober 2025: Sosialisasi program oleh Kemenkes
  • 29 Oktober – 14 November 2025: Pendaftaran online melalui https://sibk.kemkes.go.id
  • 12 – 17 November 2025: Seleksi administrasi tahap pertama oleh Dinas Kesehatan Provinsi
  • 18 – 20 November 2025: Seleksi administrasi tahap kedua oleh Kemenkes dan tahap ketiga oleh institusi pendidikan
  • 21 November 2025: Pengumuman hasil seleksi administrasi
  • 24 – 27 November 2025: Pelaksanaan wawancara
  • 1 Desember 2025: Penetapan penerima bantuan pendidikan

Seluruh tahapan dilakukan secara online melalui portal resmi Kemenkes.

Masa Pengabdian Program Bantuan Pendanaan Pendidikan Dokter dan Dokter Gigi

Pendaftar program perlu memperhatikan pemberian bantuan pendanaan pendidikan diwajibkan mengikuti masa pengabdian setelah menyelesaikan pendidikan

1. Pendaftar yang telah ditetapkan sebagai peserta Program Bantuan Pendanaan Pendidikan Dokter dan Dokter Gigi wajib melaksanakan masa pengabdian di
fasilitas pelayanan Kesehatan sesuai kebutuhan prioritas nasional.

2. Masa pengabdian bagi Peserta Bantuan Pendanaan Pendidikan Dokter dan Dokter Gigi dilaksanakan dengan ketentuan:

a. selama masa studi, bagi peserta yang ditempatkan di ibukota provinsi di luar Pulau Jawa dan Bali
b. selama masa studi dikurangi 1 tahun, bagi Peserta yang ditempatkan di kabupaten/kota di luar Pulau Jawa dan Bali atau daerah yang tidak memiliki (kosong) dokter atau dokter gigi
c. selama separuh masa studi, bagi peserta yang ditempatkan di daerah tertinggal dan kepulauan

Info lengkap dan pendaftaran bisa cek di link ini.

(pal/pal)

Sumber : www.detik.com

Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / kimberly farmer

Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi 2024 Dibuka, Cek Syarat dan Jadwalnya


Jakarta

Kemendikbudristek resmi membuka pendaftaran Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi 2024. Beasiswa ini diberikan kepada masyarakat yang mempunyai kemampuan intelektual, emosional, dan spiritual untuk melanjutkan studi jenjang sarjana, magister, dan doktor.

Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi juga diberikan untuk penyandang disabilitas.

Komponen biaya yang diberikan untuk pendaftar umum adalah biaya pendidikan, biaya hidup, dan biaya buku. Sementara, komponen biaya Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi Penyandang Disabilitas mencakup biaya pendidikan, biaya hidup, biaya buku, biaya penelitian, dan biaya hidup pendamping.

Persyaratan Umum Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi 2024

  • Diutamakan mempunyai sertifikat yang membuktikan prestasi akademik/nonakademik tingkat nasional dan/atau internasional
  • Memperoleh rekomendasi minimal dari guru BK sekolah asal untuk pendaftar S1 dan dari pimpinan kampus asal atau pembimbing akademik/skripsi/tesis untuk pendaftar S2/S3
  • Tidak tengah mendaftar dan/atau menerima beasiswa dari pihak mana pun, termasuk APBN atau APBD dengan komponen pembiayaan yang sama
  • Belum pernah menempuh jenjang yang sama
  • Diterima di perguruan tinggi dalam negeri yang sudah terakreditasi minimal B atau baik sekali dan masuk dalam daftar perguruan tinggi tujuan Beasiswa Unggulan atau di perguruan tinggi di luar negeri yang diakui Ditjen Diktiristek
  • Tidak berstatus sebagai dosen, guru, tenaga kependidikan, ataupun pelaku budaya
  • Beasiswa hanya untuk kelas reguler dan tidak untuk kelas eksekutif, khusus, karyawan, jarak jauh, kelas internasional, dan kelas yang diselenggarakan di lebih dari satu negara perguruan tinggi.
  • Berkomitmen mempertahankan indeks prestasi semester minimal 3,00 pada program S1 atau IPS minimal 3,25 pada program S2 dan S3 selama menjadi penerima beasiswa.

Jadwal Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi 2024

  • Pendaftaran: 1 Juli-14 Juli 2024
  • Seleksi tahap I: 15 Juli-4 Agustus 2024
  • Pengumuman hasil seleksi tahap I: 9 Agustus 2024
  • Seleksi tahap II: 12-31 Agustus 2024
  • Pengumuman hasil seleksi tahap II: 10 September 2024
  • Pembekalan dan penjelasan teknis penandatanganan kontrak: akan diumumkan melalui https://beasiswaunggulan.kem dikbud.go.id/.

(nah/pal)

Sumber : www.detik.com

Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / aaron burden

Pendaftaran KJMU Tahap II Tahun 2024 Dibuka hingga 3 September, Cek Syaratnya!


Jakarta

Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) tahap 2 tahun 2024 kembali membuka pendaftaran hingga 3 September mendatang. Pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman Pusat Pelayanan Pendanaan Personal dan Operasional Pendidikan (P4OP) Dinas Pendidikan Jakarta pada tautan http://p4op.jakarta.go.id/kjmu.

KJMU adalah program bantuan pendidikan yang diberikan oleh pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Program ini diberikan kepada mahasiswa yang berasal dari keluarga tidak mampu dan berdomisili serta lahir di Jakarta.

Mahasiswa yang mencakup bantuan pendidikan ini bisa berasal dari jenjang D3, D4, dan S1. Dilansir melalui laman resmi Pemprov DKI Jakarta, ada 101 PTN yang bekerja sama dengan Pemprov DKI Jakarta dalam program KJMU, antara lain Universitas Indonesia, Politeknik Negeri Malang, hingga UIN Syarif Hidayatullah.


Penerima bantuan pendidikan bisa mendapat bantuan senilai Rp 1,5 juta per bulan atau Rp 9 juta per semester. Dana dari KJMU bisa dipakai untuk biaya pendidikan, biaya hidup, dan keperluan kuliah lainnya.

Dikutip dari postingan Instagram UPT P4OP Dinas Pendidikan Jakarta, Selasa (27/8/2024) berikut syarat hingga jadwal pendaftaran KJMU tahap II tahun 2024 selengkapnya.

Syarat Pendaftaran KJMU Tahap II Tahun 2024

Syarat Umum

  • Tinggal dan memiliki KTP serta KK DKI Jakarta
  • Terdaftar dalam DTKS, DTKS daerah dan/atau warga binaan sosial pada panti sosial dinas sosial
  • Scan kartu hasil studi (khusus bagi pendaftaran lanjutan KJMU)
  • Tidak sedang menerima beasiswa lain yang bersumber dari APBN dan/atau APBD

Syarat Khusus

  • Berkuliah di PTN di bawah naungan Kemendikbudristek dan Kemenag lewat jalur reguler
  • Berkuliah di PTS terakreditasi A/unggul dan program studi terakreditasi A/unggul di DKI Jakarta pada bidang prioritas sesuai RPJMD tahun berjalan lewat jalur reguler
  • Untuk pendaftar yang sudah berstatus mahasiswa, ada ketentuan tambahan persyaratan khusus yaitu pengajuan sebagai calon penerima baru KJMU maksimal hingga semester 4

Syarat Dokumen

1. Surat permohonan kepada Gubernur

2. Scan kartu mahasiswa/surat keterangan sebagai mahasiswa dari perguruan tinggi asal

3. Scan KK

4. Scan KTP

5. Scan kartu hasil studi (khusus pendaftaran lanjutan KJMU)

6. Surat pernyataan di atas materai yang menyatakan sebagai warga DKI Jakarta dan anggota keluarga dalam 1 KK tidak berstatus sebagai:

– PNS/PPPK

– TNI/Polri

– Anggota MPR RI

– Anggota DPR RI

– Anggota DPD RI

– Anggota DPRD Provinsi

– Anggota DPRD Kabupaten/Provinsi

– Pegawai tetap BUMN

– Pegawai tetap BUMD

7. Surat pernyataan di atas materai yang menyatakan bahwa orang tua/wali tidak memiliki kendaraan roda empat/mobil atau tidak memiliki aset berupa tanah/bangunan dengan nilai

8. NJOP di atas Rp 1 miliar serta keluarga tidak mengkonsumsi air kemasan bermerek paling sedikit 19 liter

9. Surat pernyataan di atas materai yang menyatakan pada saat ini tidak sedang menerima beasiswa/bantuan pendidikan lain yang bersumber dari APBN dan/atau APBD

Cara Daftar KJMU Tahap II Tahun 2024

1. Mengisi formulir pendaftaran dari sekolah SMA asal

2. Buka laman p4op.jakarta.go.id/kjmu

3. Upload kelengkapan dokumen usulan, seperti:

  • Surat permohonan kepada Gubernur
  • Scan kartu mahasiswa/surat keterangan sebagai mahasiswa dari perguruan tinggi
  • Scan KK
  • Scan KTP
  • Scan kartu hasil studi (khusus bagi pendaftaran lanjutan KJMU)

4. Upload surat pernyataan di atas meterai yang menyatakan sebagai warga DKI Jakarta dan anggota keluarga dalam 1 KK tidak ada yang berstatus sebagai:

  • ASN (PNS/PPPK)
  • TNI/Polri
  • Anggota MPR RI
  • Anggota DPR RI
  • Anggota DPD RI
  • Anggota DPRD Provinsi
  • Anggota DPRD Kabupaten/Kota
  • Pegawai tetap BUMN
  • Pegawai tetap BUMD

5. Upload surat pernyataan di atas meterai yang menyatakan bahwa orang tua/wali tidak memiliki kendaraan roda empat/mobil atau tidak memiliki aset berupa tanah/bangunan dengan nilai NJOP diatas Rp 1 miliar, serta keluarga tidak mengkonsumsi air kemasan bermerek paling sedikit 19 liter.

6. Upload surat pernyataan di atas meterai yang menyatakan pada saat ini tidak sedang menerima beasiswa/bantuan pendidikan lain yang bersumber dari APBN dan/atau APBD.

7. Tunggu hasil seleksi dan pengumuman penerima

Jadwal Pendaftaran KJMU Tahap II Tahun 2024

  • Pendaftaran KJMU: hingga 3 September 2024
  • Verifikasi sekolah: hingga 4 September 2024
  • Verifikasi perguruan tinggi: hingga 6 September 2024
  • Verifikasi Dinas Pendidikan: 9-20 September 2024
  • Penetapan Kepgub penerima: 23 September – 31 Oktober 2024

Itulah informasi tentang pendaftaran KJMU Tahap II Tahun 2024. Yuk segera mendaftar detikers!

(det/nah)



Sumber : www.detik.com

Beasiswa S3 di Universitas Top Singapura, Dapat Biaya Hidup Sampai Rp 32 Juta Per Bulan!



Jakarta

Agency For Science, Technology and Research (A*STAR) bekerja sama dengan lima universitas top Singapura resmi membuka beasiswa SINGA Singapura. Apa saja persyaratannya?

Melansir dari laman resminya, Singapore International Graduate Award (SINGA) merupakan hasil kerja sama antara Agency for Science, Technology and Research (A*STAR), Nanyang Technological University (NTU), National University of Singapore (NUS), Singapore University of Technology and Design (SUTD), Singapore Management University (SMU), dan Singapore Institute of Technology (SIT).

Beasiswa ini diberikan tanpa ikatan dinas kepada mahasiswa internasional yang berminat untuk meraih gelar doktor (PhD) atau EngD dalam bidang Sains dan Teknik di Universitas Singapura.


Mahasiswa yang berminat dapat memilih untuk mengikuti pelatihan PhD atau EngD di lembaga penelitian A*STAR, NTU, NUS, SUTD, SMU, atau SIT. Setelah berhasil menyelesaikan riset, mahasiswa akan diberikan gelar PhD atau EngD oleh NTU, NUS, SUTD, SMU, atau SIT.

Beasiswa SINGA dibuka untuk Ilmu Biomedis, Ilmu Komputasi dan Informasi, Teknik dan Teknologi, dan Ilmu Fisika. Adapun pendaftaran dibuka hingga 1 Desember 2024.

Syarat Beasiswa SINGA

  1. Terbuka untuk lulusan internasional yang memiliki minat pada penelitian
  2. Kemampuan dalam bahasa Inggris lisan dan tulisan
  3. Laporan yang baik dari rekomendasi akademis

Syarat Dokumen Beasiswa SINGA

  1. Transkrip akademik Sarjana dan/atau Magister.
  2. Dua surat rekomendasi
  3. Pelamar yang melamar ke supervisor/proyek NUS diharuskan untuk menyerahkan skor GRE dalam formulir aplikasi SINGA
  4. Untuk semua pelamar lainnya, kamu mungkin diminta oleh universitas untuk menyerahkan skor GRE yang memuaskan sebagai bagian dari persyaratan penerimaan universitas
  5. Hasil IELTS / TOEFL / SAT I & II / GATE bersifat opsional dan dapat diminta kemudian oleh universitas untuk penerimaan

Cakupan Beasiswa SINGA

Beasiswa ini menyediakan dukungan hingga 4 tahun untuk studi PhD, termasuk:

  • Biaya kuliah
  • Biaya hidup bulanan sebesar SGD 2.700 atau Rp 32 juta
  • Beasiswa tiket pesawat satu kali hingga SGD 1.500 atau Rp 17 juta
  • Gaji untuk tempat tinggal satu kali sebesar SGD 1.000 atau Rp 11 juta

Tata Cara Daftar Beasiswa SINGA

1. Telusuri Proyek Penelitian S3
Kunjungi laman https://www.a-star.edu.sg/ untuk menelusuri proyek yang kamu minati.

2. Siapkan dokumen yang diperlukan
Selain syarat-syarat dokumen di atas, pendaftar juga wajib menyertakan:

a. Paspor yang masih berlaku
b. Foto ukuran paspor terbaru

4. Transkrip dan Laporan
Sebelum mengirim dokumen, pastikan kamu sudah menerjemahkan dokumen ke dalam bahasa Inggris.

5. Pendaftaran

Kumpulkan dokumen pendaftaran pada laman https://sms-applicant-app.a-star.edu.sg/. Kandidat terpilih akan diumumkan 12 minggu setelah penutupan pendaftaran

Informasi lebih lanjut tentang beasiswa S3 SINGA dapat dicek melalui https://www.a-star.edu.sg/Scholarships/for-graduate-studies/singapore-international-graduate-award-singa. Tertarik mendaftar, detikers?

(nir/pal)



Sumber : www.detik.com

Apakah KIP Kuliah 2025 Termasuk Biaya Hidup dan Uang Kuliah? Mendikti Bilang Begini



Jakarta

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengalokasikan Rp 724 triliun dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025 untuk pendidikan. Sebanyak Rp 297,2 triliun di antaranya dialokasikan untuk Belanja Pemerintah Pusat (BPP), termasuk Program Indonesia Pintar (PIP), Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah, dan tunjangan profesi guru non-PNS.

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) menyatakan pihaknya tengah mengupayakan kenaikan besaran KIP Kuliah per mahasiswa, jumlah mahasiswa yang dibiayai, dan skenario komponen pembiayaannya.

Ia mengatakan skenario KIP Kuliah paling efektif jika diberikan penuh pada komponen uang kuliah maupun biaya hidup.


“Kalau hanya sepotong-sepotong, itu kadang-kadang nanti tanggung, gitu. Hanya biaya hidup, nanti nggak bisa kuliah karena nggak punya uang kuliah,” kata Satryo pada detikEdu di Kantor Kemendiktisaintek, Jakarta, Jumat (10/1/2025).

“Jadi memang kita sedang susun lagi skenarionya supaya bermanfaat secara penuh. Yang paling bagus, ya utuh, gitu. KIP kuliah yang utuh,” imbuhnya.

Satryo mengatakan, negara bisa membiayai calon mahasiswa kurang mampu yang untuk dapat melanjutkan pendidikan tinggi. Salah satunya melalui Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) dan Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT).

“Kan tidak boleh ada anak yang tidak mampu nggak bisa kuliah, gitu. Negara pasti bisa bayar. Nah, kita ingin dapat datanya yang baik, ya kalau memang itu kita bantu. Kita fokus dana itu untuk pendidikan. Untuk beasiswa, misalnya, bisa,” ucapnya.

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Prof. Satryo Soemantri Brodjonegoro saat menerima wawancara khusus detikcom di Kemendiktisaintek, Jakarta Jumat (10/1/2024)Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Prof. Satryo Soemantri Brodjonegoro saat menerima wawancara khusus detikcom di Kemendiktisaintek, Jakarta Jumat (10/1/2024) Foto: Ari Saputra/detikfoto

Calon mahasiswa kurang mampu yang diterima di jalur mandiri menurut Satryo juga akan berkesempatan untuk lanjut pendidikan tinggi dengan KIP Kuliah. Perguruan tinggi dapat mengajukan kebutuhan pembiayaan untuk mahasiswa yang akan diterima dengan KIP Kuliah.

“Iya, bisa. Ya mereka mengusulkan, butuh berapa, dia. Kita lihat. Kalau kita bisa beri semua, kita beri semua. Kalau nggak kita berikan, ya kalau nggak semua, ya kita di sebagian, mereka milih. Prioritas mana yang dahulukan,” ucapnya.

(twu/pal)



Sumber : www.detik.com

Penerima PIP Jadi Prioritas Pertama Penerima KIP Kuliah 2025, Kamu Termasuk?



Jakarta

Bantuan Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah tahun ini dibuka kembali bagi mahasiswa. Pendaftarannya dimulai sejak 3 Februari hingga 31 Oktober 2025.

KIP Kuliah menyasar calon mahasiswa yang memiliki kemampuan ekonomi kurang mampu. Ada beberapa kriteria status ekonomi yang masuk ke dalam daftar prioritas penerima KIP Kuliah.

Prioritas pertama adalah penerima Program Indonesia Pintar (PIP) atau pemilik Kartu Indonesia Pintar saat di SMA/SMK/sederajat. Hal ini disampaikan oleh Ketua Pokja Beasiswa Pendidikan Tinggi Puslapdik, Septien Prima Diassari.


“Kalau tidak memiliki KIP saat di SMA, juga tidak terdaftar di DTKS atau PPKE, serta bukan peserta PKH dan bukan pemilik KKS, masih berpeluang mendapatkan KIP Kuliah dengan melampirkan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) yang dikeluarkan kelurahan atau kantor desa,” katanya dikutip dari laman Puslapdik Kemdikbud, Rabu (5/2/2025).

Kemudian, prioritas berikutnya adalah calon mahasiswa yang terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kementerian Sosial atau bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan memiliki Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) dan Percepatan Penghapusan Kemiskinan ekstrim (PPKE) Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan.

Kriteria Penerima KIP Kuliah 2025

Lebih lengkapnya, berikut beberapa kriteria lengkap calon mahasiswa yang bisa menerima bantuan KIP Kuliah 2025:

1. Memiliki KIP selama masa SMA/sederajat
2. Berasal dari keluarga yang tercatat dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) atau penerima bantuan sosial di Kementerian Sosial
3. Masuk ke dalam kelompok masyarakat miskin/rentan maksimal desil tiga P3KE
4. Berasal dari panti asuhan/sosial
5. Jika tidak termasuk ke dalam kriteria-kriteria di atas bisa juga mendaftar dengan syarat:
– Pendaftaran kotor gabungan orang tua/wali maksimal Rp 4 juta per bulan atau pendapatan gabungan kotor orang tua/wali maksimal Rp 750 ribu
– Mempunyai ekonomi kurang dengan dibuktikan oleh surat keterangan tidak mampu (SKTM) yang dikeluarkan oleh pemerintah minimal tingkat desa/kelurahan

Besaran Bantuan KIP Kuliah 2025

KIP Kuliah menanggung biaya pendidikan mahasiswa hingga biaya hidup bulanan. Besar biaya pendidikan disesuaikan dengan biaya pendidikan di kampus masing-masing.

Sedangkan besaran biaya hidup dibedakan menjadi lima klaster, yakni sebagai berikut:

  • Klaster 1: Rp 800.000
  • Klaster 2: Rp 950.000
  • Klaster 3: Rp 1.100.000
  • Klaster 4: Rp 1.250.000
  • Klaster 5: Rp 1.400.000

Durasi Penerimaan KIP Kuliah 2025

Adapun durasi KIP Kuliah ini berbeda setiap jenjangnya, yaitu:

  • Maksimal 2 semester untuk D1, program profesi ners, program profesi apoteker, program profesi bidan, dan program profesi guru.
  • Maksimal 4 semester untuk D2, program profesi dokter, program profesi dokter hewan, dan program profesi dokter gigi.
  • Maksimal 6 semester untuk D3.
  • Maksimal 8 semester untuk D4 dan S1.

Jadwal Seleksi KIP Kuliah 2025

  • Registrasi/pendaftaran akun KIP Kuliah: 3 Februari-31 Oktober 2025
  • Seleksi KIP Kuliah di perguruan tinggi: 1 Juli-31 Oktober 2025
  • Penetapan penerima KIP Kuliah baru: 1 Juli-31 Oktober 2025

Demikian informasi mengenai penerima prioritas KIP Kuliah tahun ini. Bagi penerima bantuan PIP dan akan daftar SNBP, yuk bisa segera daftar KIP Kuliah 2025!

(cyu/nwk)



Sumber : www.detik.com

Syarat Gaji Orang Tua agar Lolos KIP Kuliah 2025, Pendaftaran SNBP Tutup Hari Ini


Jakarta

Pendaftaran Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah 2025 bagi peserta Seleksi Nasional berdasarkan Prestasi (SNBP) ditutup hari ini, Selasa (18/2/2025). Sehingga siswa masih memiliki kesempatan terakhir untuk menyelesaikan pendaftaran KIP Kuliah hingga hari ini berakhir.

Untuk bisa lolos KIP Kuliah 2025, siswa perlu memastikan telah memenuhi berbagai persyaratan yang telah ditetapkan. Termasuk syarat tentang besaran gaji maksimal orang tua penerima.

Dikutip dari arsip detikEdu dan Pedoman Pendaftaran KIP Kuliah 2024, Selasa (18/2/2025) berikut informasi selengkapnya.


Syarat Gaji Orang Tua untuk KIP Kuliah 2025

Pada dasarnya syarat gaji maksimal orang tua penerima KIP Kuliah digunakan sebagai bukti bila mahasiswa penerima masuk dalam ketentuan miskin/rentan miskin. Besarannya juga masih sama dengan seleksi tahun sebelumnya, yakni:

  • Jumlah pendapatan kotor gabungan orang tua/wali paling banyak sebesar Rp 4 juta setiap bulan.
  • Pendapatan kotor gabungan orang tua/wali jika dibagi dengan jumlah anggota keluarga paling banyak Rp 750 ribu.

Siswa juga perlu melampirkan bukti keluarga miskin dalam bentuk Surat keterangan Tidak Mampu (SKTM). SKTM dikeluarkan dan dilegalisasi oleh pemerintah minimum tingkat desa/kelurahan.

Penggunaan syarat gaji maksimal orang tua wajib dilampirkan bagi peserta yang tidak masuk dalam 4 kriteria syarat ekonomi yang ditetapkan, yakni:

1. Mahasiswa pemegang atau pemilik KIP Dikdasmen (kini PIP Dikdasmen).

2. Mahasiswa dari keluarga yang masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan (DTKS) Kementerian Sosial (Kemensos), contohnya:

  • Program Keluarga Harapan (PKH)
  • Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK)
  • Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT)

3. Masuk dalam kelompok masyarakat miskin/rentan miskin maksimal pada desil 3 di Data Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE).

4. Berasal dari panti sosial/panti asuhan.

Cara Daftar KIP Kuliah 2025

1. Buka laman KIP Kuliah pada tautan https://kip-kuliah.kemdiktisaintek.go.id/

2. Jika sudah memiliki akun KIP Kuliah klik “Login Siswa”. Apabila belum klik “Daftar Sekarang” dan masukkan berbagai data yang dibutuhkan, seperti nomor induk kependudukan (NIK), nomor induk siswa nasional (NISN), nomor pokok sekolah nasional (NPSN), dan email yang akan digunakan.

3. Apabila pendaftaran akun selesai dilakukan, kembali login siswa dengan nomor pendaftaran dan kode akses pendaftaran lalu klik “Masuk”.

4. Setelah masuk, siswa akan diarahkan ke dashboard peserta di SIM KIP Kuliah.

5. Isi seluruh data yang dibutuhkan dari biodata, keluarga, ekonomi, rumah, aset, prestasi, rencana (ketika diterima kuliah).

6. Pilih jenis seleksi masuk perguruan tinggi yang akan diikuti (SNBP, SNBT, atau jalur mandiri).

7. Siswa mendaftar dan mengikuti rangkaian seleksi perguruan tinggi (SNBP, SNBT, atau jalur mandiri).

8. Jika lolos seleksi perguruan tinggi tujuan, maka pihak kampus akan melakukan verifikasi lebih lanjut dan mengusulkan pelamar KIP Kuliah bersangkutan sebagai calon penerima KIP Kuliah.

9. Penerima KIP Kuliah ditetapkan Kemendiktisaintek atas usulan perguruan tinggi setelah mahasiswa melakukan registrasi dan diterima secara resmi sebagai mahasiswa aktif di perguruan tinggi.

Besaran Bantuan KIP Kuliah 2025

KIP Kuliah memuat dua komponen pembiayaan, yakni biaya pendidikan dan biaya hidup. Penjelasannya yakni:

1. Biaya Pendidikan

Biaya pendidikan akan ditransfer langsung ke perguruan tinggi tempat mahasiswa kuliah. Besaran dananya berdasarkan rataan biaya pendidikan mahasiswa nonKIP Kuliah di masing-masing program studi (prodi) pada tahun akademik berjalan. Adapun perkiraannya yakni:

  • Prodi akreditas Unggul/A dan prodi internasional maksimal Rp 8 juta
  • Prodi kedokteran maksimal Rp 12 juta
  • Prodi dengan akreditasi Baik Sekali atau B maksimal Rp 4 juta
  • Prodi dengan akreditasi Baik atau C maksimal Rp 2,4 juta.

2. Bantuan Biaya Hidup (BBH)

BBH dihitung berdasarkan besaran indeks harga lokal masing-masing wilayah perguruan tinggi dan diberikan dalam 5 klaster. Jumlahnya adalah:

  • Klaster 1: Rp 800 ribu per bulan
  • Klaster 2: Rp 950 ribu per bulan
  • Klaster 3: Rp 1,1 juta per bulan
  • Klaster 4: Rp 1,250 juta per bulan
  • Klaster 5: Rp 1,4 juta per bulan

BBH akan diberikan satu kali setiap semester atau per enam bulan.

Untuk kembali diingat pendaftaran KIP Kuliah 2025 untuk siswa pendaftar SNBP ditutup hari ini Selasa, 18 Februari 2025. Jangan sampai terlewat ya!

(det/nwk)



Sumber : www.detik.com

Ada Beasiswa Kuliah di Jepang untuk S1 hingga S3, Ini Persyaratannya


Jakarta

Nishimura Foundation International Scholarship 2025 dibuka untuk mendukung mahasiswa-mahasiswa di Indonesia yang ingin kuliah di Jepang. Bantuan beasiswa ini terbuka untuk jenjang S1, S2, hingga S3.

Beasiswa Internasional Nishimura Foundation ditawarkan untuk studi Sarjana (S1), Pascasarjana (S2), dan Magister (S3) di Kyoto University, Osaka University, Ritsumeikan University, Kwansei Gakuin University, dan universitas-universitas yang bermitra dengannya.

Pada 2025, beasiswa jenjang S2 dan S3, diperuntukkan bagi alumni S1 dan S2 Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Indonesia (UI), dan Universitas Airlangga (Unair), sebagaimana dikutip dari laman UGM, Rabu (30/4/2025).


Cakupan Bantuan Beasiswa

1. Tunjangan beasiswa 130.000 yen (sekitar Rp15,2 juta) per bulan untuk biaya hidup.

2. Durasi beasiswa: 2 tahun untuk Master (S2), 3 tahun untuk Ph D (S3).

3. Setibanya di Jepang, berdasarkan rekomendasi universitas Jepang mereka, penerima beasiswa akan menerima pembayaran satu kali sebesar 150.000 yen (sekitar Rp17,5 juta) sebagai kompensasi tiket pesawat pulang pergi dan biaya hidup awal di Jepang.

4. Meskipun memenuhi syarat untuk beasiswa ini, jika tidak diterima oleh universitas Jepang yang disebutkan di atas, beasiswa akan dibatalkan.

5. Beasiswa akan dicairkan setiap 3 bulan sekali.

Persyaratan Beasiswa

1. Tertarik untuk menempuh pendidikan sarjana (S1), magister (S2), atau doktoral (S3) di universitas tertentu di Jepang, yaitu Osaka University, Kyoto University, Ritsumeikan University, dan Kwansei Gakuin.

2. Siswa yang membiayai sendiri studi mereka di Universitas Osaka, Universitas Kyoto, Universitas Ritsumeikan, atau Universitas Kwansei Gakuin dan universitas yang bermitra dengan mereka. Individu yang melanjutkan studi online dari Indonesia di universitas-universitas ini tidak berhak menerima beasiswa ini (kecuali mereka yang berdomisili di Osaka).

3. Siswa yang secara pribadi mengalami kesulitan keuangan atau dianggap tidak mampu membiayai biaya hidupnya selama studi di Jepang.

4. Indeks prestasi akademik minimal 3,0 untuk program sarjana (S1) dan 3,5 untuk program magister (S2).

5. Siswa yang memiliki kemampuan bahasa Jepang atau motivasi yang kuat untuk belajar bahasa Jepang sebelum berangkat ke Jepang.

6. Siswa yang memiliki ketertarikan terhadap budaya dan masyarakat Jepang serta keinginan untuk berkontribusi dalam mempererat hubungan Indonesia dan Jepang.

Persyaratan Dokumen

– Daftar riwayat hidup

– Proposal penelitian dalam bahasa Inggris atau Jepang

– Motivation letter dalam bahasa Inggris atau Jepang

– Fotokopi transkrip akademik dan ijazah/S2 (dilegalisasi)

– Sertifikat kemahiran bahasa Inggris/Jepang

– Surat rekomendasi dari dosen atau fakultas dan Kantor Urusan Internasional

– Letter of Acceptance (LoA) dari universitas pilihan Anda.

– Surat rekomendasi dari dosen pembimbing/ketua program/dekan fakultas

Cara Mendaftar Beasiswa Internasional Nishimura Foundation 2025

Bagi pelamar asal UGM, berikut cara mendaftar beasiswa ini:

1. Menghubungi Wiastiningsih melalui email di wiastiningsih@yahoo.com.

2. Batas waktu pendaftaran adalah 10 Desember 2025 bagi siswa yang berencana memulai studi pada bulan April 2026 (wawancara sementara dijadwalkan pada Mei 2026).

3. Seluruh dokumen persyaratan harus sudah tiba di Yogyakarta paling lambat tanggal 10 Desember 2025.

4. Surat penerimaan resmi dari universitas Jepang dapat diserahkan kemudian, setelah pengumuman resmi diumumkan, biasanya pada pertengahan bulan Februari.

5. Tidak ada biaya pendaftaran untuk proses seleksi beasiswa ini.

Informasi lebih lanjut, bisa menghubungi: wiastiningsih@yahoo.com. Semoga bermanfaat ya, detikers!

(faz/twu)



Sumber : www.detik.com

KIP Kuliah Dapat Berapa? Ini Komponen Bantuan dan Nominal yang Didapat


Jakarta

Pendaftaran KIP Kuliah tahun ini masih berlangsung hingga dua bulan lagi. Siswa yang masuk melalui seleksi mandiri perguruan tinggi negeri (PTN) dapat mendaftar hingga 30 September 2025. Sementara, siswa melalui jalur perguruan tinggi swasta (PTS) bisa mendaftar hingga 31 Oktober 2025.

Berapa nominal KIP Kuliah yang akan didapat?

Perlu diketahui, ada dua komponen dalam beasiswa KIP Kuliah, yakni biaya pendidikan per semester dan biaya hidup setiap bulan. Cek besarannya!


KIP Kuliah Dapat Berapa?

1. Biaya Pendidikan Per Semester

Dijelaskan dalam panduan KIP Kuliah 2025, biaya pendidikan per semester ditetapkan berdasarkan akreditasi program studi (prodi) dengan ketentuan yaitu:

  • Prodi dengan akreditasi A atau Unggul atau internasional memperoleh maksimal Rp 8 juta. Khusus prodi kedokteran, beasiswa biaya kuliah per semester yang didapat maksimal Rp 12 juta.
  • Prodi terakreditasi B atau Baik Sekali mendapatkan maksimal Rp 4 juta.
  • Prodi terakreditasi C atau Baik memperoleh maksimal Rp 2,4 juta.

2. Bantuan Biaya Hidup Per Bulan

Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) menetapkan besaran bantuan biaya hidup berdasarkan perhitungan besaran indeks harga lokal wilayah perguruan tinggi masing-masing. Terdapat lima klaster yang ditetapkan yakni:

  • Rp 800 ribu
  • Rp 950 ribu
  • Rp 1,1 juta
  • Rp 1,25 juta
  • Rp 1,4 juta.

Bantuan biaya hidup KIP Kuliah diberikan satu kali setiap semester atau per enam bulan. Bantuan akan dikirim langsung ke rekening penerima.

Mahasiswa juga dapat melihat besaran biaya hidup kota atau kabupaten perguruan tinggi yang bersangkutan melalui laman KIP Kuliah https://kip-kuliah.kemdiktisaintek.go.id/.

Kemdiktisaintek Akan Analisis Lagi Nominal KIP Kuliah

Sebelumnya, Mendiktisaintek Brian Yuliarto mengatakan akan menganalisis kembali apakah nilai bantuan KIP Kuliah dapat dinaikkan. Pernyataan ini merespons usulan Komisi X DPR RI dalam rapat bersama antara kedua pihak.

“Kami akan coba analisis apakah ini bisa dinaikkan, kalau syukur-syukur bisa dinaikkan. Kami juga akan konsultasikan dengan Bappenas dan Kementerian Keuangan kemungkinan untuk dinaikkan nilai KIP-nya, termasuk penambahannya,” kata Mendiktisaintek dalam raker dengan Komisi X DPR RI di Komplek Gedung DPR/MPR/DPD RI, Jakarta, pada Rabu (2/7/2025).

Usulan tersebut sebelumnya disampaikan anggota fraksi partai Nasdem, Furtasan Ali Yusuf. Ia menyebut jurusan teknik butuh biaya lebih besar karena mungkin ada tambahan perlengkapan lain dalam perkuliahan.

“Kalau sekarang dilihat dari kebijakan KIP (Kuliah), mau prodi apa saja kira-kira ya segitu kalau akreditasinya segitu. Padahal kalau biaya unit cost-nya, ya tentu teknik lebih mahal lah kira-kira begitu karena mungkin ada yang lain-lainnya,” jelas Furtasan.

“Apakah itu hanya UKT saja atau seperti apa, saya nggak paham, tetapi setidaknya di situ ada unit cost yang kita memang harus bisa membedakan antara yang sosial yang modal hanya whiteboard saja kira-kira gitu dengan yang sudah menggunakan alat,” lanjutnya.

(nah/nah)



Sumber : www.detik.com