Tag Archives: dan teknologi

Heboh Fenomena Pinjol Masuk Kampus


Jakarta

Istilah ‘gali lubang tutup lubang’ sudah tak asing lagi di telinga masyarakat Indonesia. Istilah ini menggambarkan keadaan di mana seseorang meminjam uang untuk melunasi utang yang sudah ada.

Belakangan, istilah tersebut kian populer di kalangan kampus. Hal ini menyusul maraknya kampus yang menjalin kerja sama dengan pinjaman online atau dikenal dengan pinjol. Layanan pinjol ini diklaim untuk membantu mahasiswa dalam melakukan pembayaran uang kuliah tunggal (UKT).

Berdasarkan catatan detikcom, ada banyak kampus yang bekerja sama dengan jasa pinjol melalui PT Inclusive Finance Group (Danacita) sejak Agustus 2023. Tercatat pada Mei 2024 lalu, sudah 82 universitas hingga sekolah tinggi yang menggunakan skema pembayaran UKT melalui pinjaman online. Salah satunya yakni Institut Teknologi Bandung (ITB). Biaya bulanan platform yang dibebankan kepada konsumen sebesar 1,75%.


Wakil Rektor Bidang Keuangan, Perencanaan, dan Pengembangan ITB Muhammad Abduh, dalam konferensi pers, menegaskan kerja sama ini tidak bertujuan mengambil keuntungan untuk kampus.

“Danacita itu kerja sama dengan ITB untuk membantu mahasiswa yang memiliki permasalahan keuangan. Tidak ada hubungannya dengan pemasukan untuk ITB. Pemasukan untuk ITB ketika mahasiswa itu membayar,” tegas Abduh 1 Februari 2024 silam.

Universitas Negeri Gadjah Mada juga turut bekerja sama dengan Danacita untuk menyediakan skema pembayaran UKT melalui pinjaman online. Kerja sama ini bahkan terjalin sejak Agustus 2022. Kendati demikian, di UGM, kerja sama dengan Danacita hanya diberlakukan di Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB).

Sekretaris UGM Andi Sandi mengatakan kerja sama tersebut datang dari Danacita untuk memudahkan pembayaran UKT, terutama bagi mereka yang mahasiswa program pascasarjana yang memang sudah bekerja. Andi menyebut kini terdapat 33 mahasiswa program pascasarjana yang menggunakan skema tersebut.

“Untuk Danacita itu tidak serta-merta orang bisa pakai gitu. Karena harus ada approval dari tingkat fakultas. Dan ketika itu disetujui oleh Danacita, dananya tidak tertransfer ke pribadi, tapi ditransfer langsung ke rekening fakultas,” ungkap Sandi.

Sandi menuturkan kemampuan mahasiswa tersebut bisa membayar pinjaman online dinilai dari data yang diterima pihak kampus dan Danacita. Ketika ada kemampuan membayar yang mendukung, opsi tersebut baru bisa digunakan oleh mahasiswa terkait.

“Kalau S1 sebenarnya kita cukup yakin dengan mekanisme yang ada bahwa itu tidak akan sampai pada titik untuk menggunakan feature dari lembaga jasa keuangan itu kalau S1. Kalau S2, kan apalagi yang mereka sudah kerja ya, mereka kan bisa ngitung, apalagi ini orang ekonomi,” kata Sandi kepada detikX.

Sementara itu, Deputi Komisioner Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK Sardjito mengatakan OJK telah memanggil Danacita terkait dengan pemberitaan yang beredar. Hasilnya, sejauh ini belum ada pelanggaran yang ditemukan.

Terkait dengan skema pembayaran UKT melalui pinjaman online, Sardjito menuturkan OJK tidak memiliki wewenang mengatur hal tersebut karena kaitannya dengan kebijakan kampus. Namun Sardjito menambahkan, sebagai pribadi yang pernah menjadi mahasiswa dulunya, penting bagi pihak kampus untuk mencari opsi yang paling baik bagi mahasiswanya.

“Apabila mahasiswa-mahasiswa yang berprestasi tentunya yang niat sekolah tapi nggak punya uang, tentu harus dicarikan model atau mode-mode pembayaran UKT yang paling baik untuk mahasiswa. Dan ini tugasnya universitas untuk mencarikan, untuk mencari yang terbaik, jadi tidak hanya mikir yang penting kampus terbayar ini UKT-nya, terserah nanti mahasiswa mau bagaimana dengan pihak pemberi pinjaman,” kata Sardjito kepada detikX.

Sementara itu, Plt Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) Kemendikbud-Ristek, Prof Nizam, tidak menanggapi secara spesifik terkait dengan adanya fenomena kerja sama kampus dengan penyedia pinjaman online. Ia mengakui negara belum mampu mendanai penyelenggaraan pendidikan tinggi di PTN. Oleh sebab itu, pendanaan dilakukan gotong-royong bersama masyarakat.

Namun, kala itu Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi bersama Kementerian Keuangan sedang mengkaji skema pinjaman tanpa bunga untuk mahasiswa. Ia memberikan contoh praktik student loan yang dipandang cukup berhasil adalah skema income contingent loan yang diterapkan di Australia dan beberapa negara lainnya. Prinsipnya, mahasiswa membayar kembali pinjamannya setelah bekerja dan berpenghasilan di atas suatu batas tertentu.

“Saat ini skema pinjaman murah bagi mahasiswa dengan sistem pengembalian yang lebih baik tersebut sedang dipersiapkan oleh Kementerian Keuangan, semoga dapat segera terimplementasikan,” pungkasnya.

Adapun langkah sejumlah Universitas dan Perguruan Tinggi mendapatkan perhatian serius oleh berbagai kalangan. Misalnya, anggota Komisi X DPR RI, AS Sukawijaya yang menyayangkan pinjol masuk kampus. Ia menilai fenomena ini lebih banyak mudaratnya daripada manfaatnya.

“Pinjol masuk kampus saya sangat menyayangkan sekali. Harusnya pihak kampus atau pemerintah memiliki solusi lain. Ini fenomena tidak baik. Entah itu pinjol resmi atau tidak, banyak mudaratnya,” ujarnya dikutip dari laman DPR RI.

Ia menegaskan bahwa dalam Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas) tercatat pinjaman bagi mahasiswa tidak boleh mengenakan bunga. “Jadi, jelas di UU Sidiknas disebut kalau ada pinjaman tak boleh ada bunga,” jelasnya.

Wakil Ketua Komisi X DPR Abdul Fikri Faqih mengatakan opsi membayar dengan pinjol bukan keputusan yang bijaksana karena konstitusi menyebutkan bahwa pendidikan adalah tugas negara. Terbukti, kewajiban negara ini tercantum pada pasal 31 ayat 1-5 dalam UUD 1945. Ia mengusulkan pembaharuan terhadap struktur dan formula anggaran pendidikan.

“Maka, menurut saya, perlu diadakan diskusi kembali tentang struktur dan formula anggaran pendidikan yang 20 persen yaitu sebesar Rp660 triliun ke mana saja. Kenapa harus membiarkan problem seperti solusi membayar UKT dengan skema pinjol ini muncul?” ungkap Fikri.

Pengamat kebijakan pendidikan sekaligus Ketua Prodi Magister dan Doktor Pendidikan Kewarganegaraan Universitas Pendidikan Indonesia Cecep Darmawan menyayangkan fenomena kerja sama pinjol dengan pihak universitas. Sebab, menurutnya, universitas lah yang harus mencari jalan keluar bagi mahasiswa yang kesulitan membayar UKT, bukan dengan diserahkan ke pinjol.

“Orang bisa pinjam (online) sendiri ya kalau mau. Jadi bukan solusi, bahkan kalau pinjol itu bunganya berlipat-lipat dan menjerat dalam mahasiswa, ya ini akan memprihatinkan, ya kasihan mahasiswa kecuali kalau pinjolnya tanpa bunga, itu bagus,” ucap Cecep.

Menurutnya, universitas yang bekerja sama dengan pinjol terlalu pragmatis dan kurang kreatif dalam mencari jalan keluar mengelola keuangan. Apabila ini dibiarkan dan berlanjut, dikhawatirkan pihak kampus akan semakin lepas tangan.

(acd/acd)



Sumber : finance.detik.com

Pendaftaran Beasiswa Penyelesaian Studi Doktor Dalam Negeri 2025 Dibuka, Tertarik Mendaftar?



Jakarta

Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) kembali membuka Beasiswa Penyelesaian Studi Doktor Dalam Negeri. Siapa saja yang boleh mendaftar?

Menurut Buku Panduan Pendaftaran, Beasiswa Penyelesaian Studi Doktor Dalam Negeri adalah beasiswa yangdiperuntukan bagi mahasiswa doktoral yang telah melaksanakan ujian proposal disertasi atau sedang menyelesaikan disertasi pada program pendidikan doktor.


Manfaat beasiswa ini termasuk bantuan pembiayaan penelitian pada disertasi yang berkontribusi terhadap ilmu pengetahuan dan teknologi. Seperti apa ketentuan lengkapnya? Simak di bawah ini.

Sasaran Penerima Beasiswa Penyelesaian Studi Doktor Dalam Negeri 2025

1. Mahasiswa program Doktoral dari Perguruan Tinggi Dalam Negeri yang belum menerima beasiswa dari pihak manapun

2. Mahasiswa dengan topik penelitian yang termasuk dalam kategori riset unggulan dan/atau prioritas pemerintah namun tidak memiliki sumber daya pendanaan yang memadai dalam menyelesaikan program disertasinya

Mekanisme Pemberian Beasiswa Penyelesaian Studi Doktor Dalam Negeri 2025

Skema waktu pemberian beasiswa adalah satu kali pembiayaan. Pembayaran dilakukan setelah ditetapkan sebagai penerima beasiswa dan melakukan registrasi ulang pada sistem monitoring dan evaluasi.

Dana beasiswa diberikan secara lumsum dengan besaran Rp 25 juta. Komponen beasiswa hanya dapat diajukan sesuai Tahun Anggaran berjalan.

Persyaratan Pendaftar Beasiswa Penyelesaian Studi Doktor Dalam Negeri 2025

Pendaftar beasiswa wajib memenuhi syarat sebagai berikut:

  1. Warga Negara Indonesia
  2. Memiliki NIDN bagi dosen tetap pada perguruan tinggi negeri dan swasta di bawah koordinasi Kemdiktisaintek
  3. Mahasiswa Program Doktoral yang telah lulus seminar proposal disertasi
  4. Sedang menempuh studi S3 paling tinggi semester 7 pada saat mengajukan pendaftaran beasiswa dibuktikan dengan Transkrip nilai semester terakhir
  5. Telah menyelesaikan atau dinyatakan lulus ujian proposal disertasi
  6. Studi pada perguruan tinggi Dalam Negeri daan program studi yang memiliki akreditasi minimal Baik Sekali/B berdasarkan data PDDikti, atau masuk dalam daftar Perguruan Tinggi dan Program Studi pada laman https://beasiswa.kemdikbud.go.id/informasi/
  7. Menandatangani surat pernyataan pendaftar Beasiswa Bergelar sesuai format
  8. Tidak sedang mengajukan, akan, atau sedang menerima beasiswa dengan komponen bantuan disertasi dari sumber lain termasuk Hibah Penelitian Disertasi Doktor dari Kemdiktisaintek yang mengakibatkan double funding selama menjadi penerima Beasiswa Program Doktor Penyelesaian Studi di Dalam Negeri
  9. Melampirkan Rencana Anggaran Biaya (RAB) sesuai dengan satuan biaya yang berlaku
  10. Pendaftar menyampaikan proposal penelitian dengan ketentuan:
    a. proposal sekurang-kurangnya memuat: judul, latar belakang, rumusan masalah, pertanyaan/tujuan penelitian, metode dan desain, manfaat, kesimpulan dan saran, dan daftar pustaka
    b. ditulis dalam bahasa Indonesia
    c. ditulis antara 1500 – 2000 kata
  11. Melampirkan surat rekomendasi dari promotor yang menyatakan bahwa mahasiswa sedang melaksanakan penelitian
  12. Melampirkan Curriculum Vitae (CV)
  13. Melampirkan Surat Keterangan Mahasiswa Aktif (SKMA) dari pejabat berwenang di perguruan tinggi tempat studi
  14. Melampirkan Rencana Penyelesaian Disertasi (dalam tabelperminggu)

Mekanisme Pendaftaran Beasiswa Penyelesaian Studi Doktor Dalam Negeri 2025

Pendaftar beasiswa bisa mengunjungi laman https:// www.beasiswa.kemdikbud.go.id. Pendaftara tinggal mengunggah dokumen persyaratan dan mengisi form yang disediakan dalam laman tersebut.

Jadwal Seleksi Beasiswa Penyelesaian Studi Doktor Dalam Negeri 2025

Pendaftaran: 18-26 Oktober 2025
Seleksi Administrasi: 28 Oktober-2 November 2025
Pengumuman Hasil: 3-5 November 2025
Seleksi wawancara: 6-9 November 2025
Pengumuman Hasil: 10-12 November 2025
Registrasi ulang: 17-20 November 2025

Informasi lebih lengkap mengenai Beasiswa Penyelesaian Studi Doktor Dalam Negeri 2025 dapat diakses melalui https://beasiswa.kemdiktisaintek.go.id/

(nir/nwk)

`;
constructor() {
super()
this.attachShadow({ mode: “open” })
this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
}

async connectedCallback() {

if (elementType === ‘single’) return false;

const { default: Swiper } = await import(
“https://cdn.jsdelivr.net/npm/swiper@11/swiper-bundle.min.mjs”
);
this.SwiperClass = Swiper;
const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
new this.SwiperClass(swiperContainer, {
slidesPerView: 1,
spaceBetween: 18,
navigation: {
nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
},
pagination: {
el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
clickable: true,
},
});
}
}
customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)

Sumber : www.detik.com

Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / kimberly farmer

Beasiswa Kemitraan Indonesia 2025 Khusus Dosen Dibuka, Kuliah S3 Gratis di Luar Negeri!



Jakarta

Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Kemendiktisaintek Ditjen Dikti) resmi membuka pendaftaran Beasiswa Kemitraan Indonesia 2025. Beasiswa ini dibuka khusus untuk dosen yang sedang atau akan melanjutkan studi ke jenjang S3.

Program tersebut dibuka dalam rangka mendorong peningkatan kualifikasi dosen perguruan tinggi di lingkunganKemendiktisaintek. Oleh karena itu, beasiswa ini dibuka khusus bagi dosen perguruan tinggi di bawahKemdiktisaintek.


Beasiswa ini dapat diikuti oleh dosen yang berasal kelompok afirmasi, memperoleh beasiswa parsial dari pihak ketiga, atau pernah mengikuti program pra-doktoral yang diselenggarakan oleh Direktorat Sumber Daya, Dirjen Dikti.

Beasiswa Kemitraan Indonesia terbuka untuk semua bidang studi jenjang doktor. Perlu dipahami jika perguruan tinggi tujuan di luar negeri harus menyediakan keringanan biaya studi sebagai bentuk co-funding. Keringanan biaya studi yang disediakan oleh perguruan tinggi luar negeri harus tercantum dalam Letter of Acceptance (LoA) tanpa syarat (unconditional) yang diterima oleh pelamar beasiswa.

Adapun durasi pembiayaan beasiswa maksimal empat tahun bagi mahasiswa baru dan tiga tahun bagi mahasiswa on-going. Apa saja syarat Beasiswa Kemitraan Indonesia? Berikut informasi lengkapnya seperti dilansir dari Booklet Beasiswa Kemitraan 2025.

Syarat Beasiswa Kemitraan Indonesia 2025

Syarat Umum

1. Warga Negara Indonesia (WNI), dibuktikan dengan KTP atau paspor yang masih berlaku.

2. Berusia maksimal 45 tahun per 31 Desember 2025

3. Berstatus dosen tetap pada perguruan tinggi di bawah pembinaan Kemdiktisaintek

4. Memiliki Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK) yang terdaftar pada Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti).

5.Telah lulus program magister, dibuktikan dengan ijazah magister (*bagi lulusan magister luar negeri, harus menyertakan SK Penyetaraan Ijazah yang diterbitkan oleh Kemdiktisaintek)

6. Belum pernah menyelesaikan studi program doktor

7. Memiliki Surat Izin Melanjutkan Studi dari pimpinan instansi asal sesuai format

8. Memiliki Personal Statement (dalam bahasa Inggris) sesuai format

9. Memiliki proposal penelitian (dalam bahasa Inggris) untuk studi jenjang doktor sesuai format

10. Memiliki Letter of Acceptance (LoA) yang masih berlaku dan tidak bersyarat (unconditional) dari perguruan tinggi tujuan di luar negeri

11. Memiliki Curriculum Vitae (termasuk rekam jejak penelitian dan publikasi) dalam bahasa Inggris

12. Menandatangani Surat Pernyataan Pendaftar Program BKI sesuai format

13.Tidak diperkenankan menerima beasiswa lain (double funding) untuk komponen-komponen yang sama

Syarat Khusus Mahasiswa Baru

1. Memiliki sertifikat kemampuan bahasa Inggris yang masih berlaku (dua tahun sejak tanggal terbit) dengan skor minimal TOEFL ITP®560 atau TOEFL iBT® 80 atau PTE Academic 58 atau IELTS 6,5

2. Memiliki LoA tanpa syarat yang masih berlaku.

3. Memiliki dua buah surat rekomendasi akademik berbahasa Inggris (contoh: dari pembimbing jenjang magister atau atasan langsung).

4. Memiliki surat keterangan sehat dari dokter rumah sakit pemerintah

Syarat Khusus Mahasiswa On Going

1. Salinan kartu mahasiswa (Student ID Card)

2. Pelamar telah menempuh studi doktor minimal 1 tahun atau maksimal 2 tahun

3. Memiliki LoA tanpa syarat

4. Surat rekomendasi dari supervisor/dosen pembimbing di universitas tempat studi

5. Surat keterangan aktif kuliah dari universitas tempat studi

6. Transkrip nilai semester selama studi berlangsung

Komponen Pendanaan Beasiswa Kemitraan 2025

Mahasiswa Baru

1. Biaya registrasi (satu kali)

2. Biaya studi (sesuai tagihan, apabila diperlukan)

3.Biaya perjalanan (satu kali pergi-pulang)

4. Biaya visa (satu kali)

5. Biaya kedatangan (satu kali)

6. Biaya hidup (per bulan)

7. Biaya subsidi penelitian (per semester)

8. Biaya buku (per semester)

9. Asuransi kesehatan (per tahun)

10. Tunjangan keluarga (mulai tahun kedua studi)

11. Biaya keadaan force majeure (at cost)

Mahasiswa On Going

1. Biaya hidup (per bulan)

2. Biaya studi (sesuai tagihan, apabila diperlukan)

3. Biaya tiket pulang selesai studi (satu kali)

4.Biaya subsidi penelitian (per semester)

5. Biaya buku (per semester)

6. Asuransi kesehatan (per tahun)

7. Tunjangan keluarga (mulai tahun kedua studi)

8. Biaya keadaan force majeure (at cost)

Pendaftaran Beasiswa Kemitraan 2025 dibuka secara online melalui https://kemdiktisaintek.go.id/. Adapun informasi lebih lengkap dapat diakses melalui https://kemdiktisaintek.go.id/pengumuman/pendaftaran-beasiswa-kemitraan-indonesia-bki-tahun-2025/.

(nir/pal)

`;
constructor() {
super()
this.attachShadow({ mode: “open” })
this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
}

async connectedCallback() {

if (elementType === ‘single’) return false;

const { default: Swiper } = await import(
“https://cdn.jsdelivr.net/npm/swiper@11/swiper-bundle.min.mjs”
);
this.SwiperClass = Swiper;
const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
new this.SwiperClass(swiperContainer, {
slidesPerView: 1,
spaceBetween: 18,
navigation: {
nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
},
pagination: {
el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
clickable: true,
},
});
}
}
customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)

Sumber : www.detik.com

Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / kimberly farmer

Kemdiktisaintek Siapkan Portal Beasiswa Satu Pintu



Jakarta

Kementerian Pendidikan, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) tengah menyiapkan portal informasi beasiswa satu pintu untuk pelajar. Portal beasiswa direncanakan beroperasi mulai 2026.

“Kita sedang mengerjakan bersama di Kementerian itu membuat, konsepnya itu, satu pintu informasi beasiswa,” kata Wakil Menteri (Wamen) Diktisaintek Stella Christie pada detikEdu di kantornya, Grha Kemdiktisaintek, Jl Pintu Satu Senayan, Jakarta, Jumat (18/7/2025).

“Sebenarnya kami sedang membuat portal agar semua informasi mengenai beasiswa bisa disampaikan. Ini sedang kami kerjakan. Mudah-mudahan bisa kita launching tahun depan,” tuturnya.


Stella mengatakan, portal ini diharapkan membuka akses informasi dan peluang beasiswa secara efisien bagi semua pelajar.

“Karena kadang-kadang yang menjadi penghambat itu informasi bukan kemampuan. Jadi ada banyak anak-anak kita yang mungkin berprestasi tapi bahkan tidak tahu ada peluang. Ini yang kita coba menjadikan layanan yang penting bagi publik,” ucapnya.

Stella menjelaskan, program ini berangkat dari pelajar RI yang masih sulit mengakses banyaknya peluang beasiswa pendidikan di dalam maupun luar negeri, baik yang bersumber dari anggaran pemerintah maupun swasta. Termasuk di dalamnya yakni bantuan pendidikan Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah bagi mahasiswa dengan keterbatasan ekonomi.

Diketahui, informasi KIP Kuliah saat ini dapat diakses di situs resminya, https://kip-kuliah.kemdiktisaintek.go.id/.

“Beasiswa (KIP Kuliah) ini kita anggarannya tahun ini Rp 14,698 triliun. Sehingga itu besar sekali.Tapi mungkin publik jarang tahu ini. Tetapi juga banyak kesempatan-kesempatan lain ya, baik dari swasta maupun dari pemerintah untuk beasiswa, tapi belum terorganisir,” ucapnya.

Portal informasi beasiswa satu pintu ini menurutnya juga mendukung transparansi investasi pemerintah dan pihak swasta dalam mendukung pendidikan.

“Kami sih sangat bersemangat sekali agar informasi ini publik tahu berapa jumlah uang yang sudah diinvestasikan baik oleh pemerintah maupun oleh swasta. Karena banyak sekali CSR (corporate social responsibility),” ucapnya.

(twu/pal)

Sumber : www.detik.com

Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / jess bailey

Kemdiktisaintek Akan Analisis Lagi Besaran KIP Kuliah, Syukur-syukur Bisa Naik


Jakarta

Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) menyebut akan menganalisis kembali apakah nilai bantuan KIP Kuliah yang diberikan kepada mahasiswa bisa dinaikkan. Mendiktisaintek Brian Yuliarto mengatakan langkah ini sebagai respons atas usulan Komisi X DPR RI.

Brian membenarkan nilai KIP memang sejak beberapa lama belum berubah.

“Kami akan coba analisis apakah ini bisa dinaikkan, kalau syukur-syukur bisa dinaikkan. Kami juga akan konsultasikan dengan Bappenas dan Kementerian Keuangan kemungkinan untuk dinaikkan nilai KIP-nya, termasuk penambahannya,” ucapnya dalam raker Komisi X DPR RI dengan Kemdiktisaintek di Komplek Gedung DPR/MPR/DPD RI, Jakarta, pada Rabu (2/7/2025).


Usulan untuk meninjau kembali nilai bantuan KIP Kuliah disampaikan oleh Furtasan Ali Yusuf dari fraksi Nasdem. Ia menjelaskan jurusan teknik membutuhkan biaya yang lebih mahal karena mungkin ada tambahan perlengkapan lain untuk perkuliahan.

“Kalau sekarang dilihat dari kebijakan KIP (Kuliah), mau prodi apa saja kira-kira ya segitu kalau akreditasinya segitu. Padahal kalau biaya unit cost-nya, ya tentu teknik lebih mahal lah kira-kira begitu karena mungkin ada yang lain-lainnya,” sebutnya.

“Apakah itu hanya UKT saja atau seperti apa, saya nggak paham, tetapi setidaknya di situ ada unit cost yang kita memang harus bisa membedakan antara yang sosial yang modal hanya whiteboard saja kira-kira gitu dengan yang sudah menggunakan alat,” imbuhnya.

Besaran KIP Kuliah Saat Ini

Sebagai informasi, saat ini biaya pendidikan per semester adalah berdasarkan akreditasi prodi dengan batasan yaitu:

  • Prodi terakreditasi Unggul atau A atau internasional maksimal Rp 8 juta. Khusus prodi kedokteran besarannya maksimal Rp 12 juta.
  • Prodi dengan akreditasi Baik Sekali atau B maksimal Rp 4 juta.
  • Prodi dengan akreditasi Baik atau C maksimal Rp 2,4 juta.

Sementara, bantuan biaya hidup dihitung berdasarkan indeks harga lokal setiap wilayah perguruan tinggi. Besarannya terbagi ke dalam lima klaster yakni:

  • Rp 800 ribu per bulan
  • Rp 950 ribu per bulan
  • Rp 1,1 juta per bulan
  • Rp 1,25 juta per bulan
  • Rp 1,4 juta per bulan.

(nah/twu)

`;
constructor() {
super()
this.attachShadow({ mode: “open” })
this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
}

async connectedCallback() {

if (elementType === ‘single’) return false;

const { default: Swiper } = await import(
“https://cdn.jsdelivr.net/npm/swiper@11/swiper-bundle.min.mjs”
);
this.SwiperClass = Swiper;
const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
new this.SwiperClass(swiperContainer, {
slidesPerView: 1,
spaceBetween: 18,
navigation: {
nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
},
pagination: {
el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
clickable: true,
},
});
}
}
customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)

Sumber : www.detik.com

Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / jess bailey

Kapan Pendaftaran Beasiswa Unggulan 2025 Dibuka?



Jakarta

Program Beasiswa Unggulan merupakan beasiswa incaran para mahasiswa. Sebelumnya, beasiswa ini merupakan program Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek). Kapan pendaftaran Beasiswa Unggulan 2025 dibuka?

Beasiswa Unggulan adalah beasiswa yang ditujukan bagi siswa berprestasi yang sudah diterima di kampus impian atau tengah menempuh studi. Mengacu pada pedoman pendaftaran Beasiswa Unggulan 2024, beasiswa ini dibagi atas Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi dan Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi PenyandangDisabilitas.

Penerima Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi akan mendapatkan bantuan biaya pendidikan, biaya hidup, dan biaya buku. Kemudian penerima Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi Penyandang Disabilitas akan mendapat biaya pendidikan, biaya hidup, biaya buku, biaya penelitian, dan biaya hidup pendamping.


Kapan Pendaftaran Beasiswa Unggulan 2025 Dibuka?

Hingga saat ini Kamis (3/7), belum ada informasi mengenai pendaftaran Beasiswa Unggulan 2025. Jika mengacu pada pendaftaran tahun lalu, pendaftaran beasiswa dibuka pada 1-14 Juli.

Sementara belum ada jadwal resmi mengenai Beasiswa Unggulan 2025, detikers bisa menyiapkan syarat dan dokumen pendaftaran. Cek penjelasan di bawah ini.

Syarat Pendaftaran Beasiswa Unggulan

Memiliki prestasi akademik atau non-akademik tingkat nasional atau internasional

Surat rekomendasi dari sekolah bagi S1, atau dari pimpinan/pembimbing akademik bagi pendaftar S2/S3

Tidak sedang menerima beasiswa sejenis dari sumber lain

Belum pernah menempuh pendidikan pada jenjang yang sama

Diterima atau aktif pada perguruan tinggi terakreditasi B minimal untuk S1, S2, dan S3

Berkomitmen untuk mempertahankan IPK minimum: 3,00 untuk S1; 3,25 untuk S2 dan S3

Syarat Khusus Beasiswa Unggulan Berdasarkan Jenjang

S1

Mahasiswa baru atau on-going jenjang S1

Lulusan maksimal dua tahun sebelum pendaftaran atau mahasiswa aktif semester awal

IPK minimal 3,25 (untuk pendaftar on-going

Sertifikat kompetensi bahasa Indonesia (UKBI Madya) dan bahasa Inggris (jika kuliah luar negeri)

Esai bertema kontribusi diri terhadap kemajuan Indonesia (1.000-1.500 kata)

S2

Usia maksimal 32 tahun (baru) atau 33 tahun (on-going)

IPK S1 minimal 3,25

Pendaftar baru harus memiliki LoA, sedangkan mahasiswa awal harus aktif dan berada di semester maksimal 3

Rencana studi, esai (1.500-2.000 kata), dan sertifikat bahasa

S3

Usia maksimal 46 (baru) atau 47 tahun (on-going)

IPK S2 minimal 3,40

Wajib menyerahkan proposal disertasi, esai (1.500-2.000 kata), serta sertifikat bahasa

Syarat Dokumen Beasiswa Unggulan

KTP dan KTM (jika mahasiswa), LoA atau surat keterangan lulus

Transkrip dan ijazah terbaru (jika on-going)

Uji Kompetensi Bahasa Indonesia (UKBI) dan sertifikat bahasa Inggris (jika diperlukan)

Rencana studi (S2) atau proposal disertasi (S3)

Surat rekomendasi resmi

Esai serta sertifikat prestasi akademik atau kompetensi

Seleksi Beasiswa Unggulan

Seleksi Beasiswa Unggulan dibagi dalam dua tahap, yaitu:

Seleksi administrasi dan portofolio

Wawancara dan penilaian akhir

Pengumuman hasil seleksi tahap I biasanya dilakukan awal Agustus, diikuti seleksi tahap II dan pengumuman final September.

Prediksi Jadwal Beasiswa Unggulan 2025

Pendaftaran: awal Juli (1-14 Juli)
Seleksi Tahap I: pertengahan Juli-awal Agustus
Pengumuman I: awal Agustus
Seleksi Tahap II: pertengahan-akhir Agustus
Pengumuman Akhir: awal September
Pembekalan & Penandatanganan Kontrak: September-Oktober

Informasi lebih lanjut mengenai Beasiswa Unggulan dapat dipantau melalui https://beasiswaunggulan.kemdikbud.go.id/. Semoga membantu!

(nir/twu)

`;
constructor() {
super()
this.attachShadow({ mode: “open” })
this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
}

async connectedCallback() {

if (elementType === ‘single’) return false;

const { default: Swiper } = await import(
“https://cdn.jsdelivr.net/npm/swiper@11/swiper-bundle.min.mjs”
);
this.SwiperClass = Swiper;
const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
new this.SwiperClass(swiperContainer, {
slidesPerView: 1,
spaceBetween: 18,
navigation: {
nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
},
pagination: {
el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
clickable: true,
},
});
}
}
customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)

Sumber : www.detik.com

Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / jess bailey

Kapan Dana PIP 2025 Cair? Begini Jadwal Lengkapnya



Jakarta

Dana Program Indonesia Pintar (PIP) 2025 merupakan bantuan pendidikan yang dicairkan secara bertahap. Lantas, kapan dana PIP 2025 cair?

Seperti diketahui, PIP adalah bantuan pendidikan yang diberikan kepada siswa dari latar belakang ekonomi kurang mampu sesuai ketentuan. Pencairan PIP sendiri baru dimulai 1,5 bulan setelah siswa mengaktifkan kartu PIP.

Pencairan dana PIP dilakukan dalam tiga termin. Kapan jadwalnya?


Pencairan Dana PIP Dilakukan dalam 3 Termin

Jadwal pencairan dana PIP diatur dalam Peraturan Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) Nomor 14 Tahun 2022 tentang Petunjuk Pelaksanaan Program Indonesia Pintar Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah. Berdasarkan peraturan tersebut, penyaluran dana PIP akan dibagi ke dalam tiga termin. Berikut rincian jadwal penyalurannya:

Termin 1: Februari-April
Penerima dana PIP di termin 1 dikhususkan untuk siswa yang juga penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP).

Termin 2: Mei-September
Penerima dana PIP di termin 2 diambil berdasarkan usulan Dinas Pendidikan dan pemangku kepentingan. Penerima termin ini juga merupakan anak yang sudah mengaktivasi SK Nominasi.

Adapun anak yang termasuk di alam SK Nominasi merupakan anak yang dianggap berhak menerima PIP.

Termin 3: Oktober-Desember
Penerima termin 3 merupakan anak-anak yang masuk kategori termin 1 dan 2.

Pencairan dana PIP Kemdikbud dilakukan secara bertahap. Artinya, setiap sekolah bisa menerima dana di waktu yang berbeda-beda namun tetap pada periode yang ditetapkan.

Cara Cek Dana PIP Kemdikbud Sudah Cair atau Belum

1. Lewat Situs Resmi PIP

Cara cek dana PIP Kemdikbud yang pertama bisa lewat situs resminya di https://pip.kemdikbud.go.id/. Berikut langkahnya:

Buka situs https://pip.kemdikbud.go.id/.
Lalu pilih kolom “Cari Penerima PIP”.
Setelah kolom muncul, ketikkan Nomor Induk Siswa Nasional (NISN).
Masukkan juga Nomor Induk Kependudukan (NIK).
Masukkan kode captcha sesuai yang tertera di layar.
Klik “Cek Penerima PIP”.
Jika siswa tercatat sebagai penerima PIP, maka namanya akan keluar. Jika tidak muncul, artinya siswa belum berstatus sebagai penerima bantuan PIP.

2. Lewat Aplikasi PIP

Selain lewat website, siswa juga bisa mengecek status penerima di aplikasi PIP. Aplikasi bisa diunduh pada Google Play Store. Begini langkah ceknya:

Unduh aplikasi PIP Kemdikbud lewat Google Play Store.
Setelah aplikasi terpasang, klik “Masuk”.
Masuk menggunakan NISN dan data diri yang diminta.
Jika siswa adalah penerima, maka akan tampilakun beserta informasi saldo. Jika tidak, maka siswa bukan penerima PIPKemdikbud.

Besaran Saldo Dana PIP Kemdikbud 2025

Saldo PIP Kemdikbud 2025 akan berbeda untuk jenjang SD, SMP dan SMA. Hal ini dikarenakan tiap jenjang mempunyai kebutuhan yang berbeda terutama antara siswa kelas baru dan siswa kelas akhir. Berikut masing-masing besarannya:

SD/SDLB/Paket A
Kelas 1-5: Rp 450.000
Kelas 6: Rp 225.000
SMP/SMPLB/Paket B
Kelas 7 dan 8: Rp 750.000
Kelas 9: Rp 375.000
SMA/SMK/SMALB/Paket C
Kelas 10 dan 11: Rp 1.800.000
Kelas 12: Rp 900.000

Dana PIP Kemdikbud Bisa Dibelikan Apa Saja?

Dana PIP bisa dibelikan untuk keperluan sekolah sesuai ketentuan pemanfaatan dana PIP, berikut selengkapnya:

1. Dana PIP digunakan untuk membeli alat kebutuhan sekolah seperti:
– Buku dan alat tulis
– Pakaian seragam sekolah/praktik
– Perlengkapan sekolah (sepatu, tas, atau sejenisnya)

2. Dana PIP bisa untuk membiayai transportasi siswa ke sekolah

3. Dana PIP bisa untuk uang saku siswa

4. Dana PIP bisa digunakan untuk biaya kursus/les tambahan bagi siswa

5. Dana PIP bisa untuk biaya praktik tambahan dan biaya magang/penempatan kerja

Demikian jadwal pencairan dana PIP 2025. Semoga membantu, ya!

(nir/twu)

`;
constructor() {
super()
this.attachShadow({ mode: “open” })
this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
}

async connectedCallback() {

if (elementType === ‘single’) return false;

const { default: Swiper } = await import(
“https://cdn.jsdelivr.net/npm/swiper@11/swiper-bundle.min.mjs”
);
this.SwiperClass = Swiper;
const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
new this.SwiperClass(swiperContainer, {
slidesPerView: 1,
spaceBetween: 18,
navigation: {
nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
},
pagination: {
el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
clickable: true,
},
});
}
}
customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)

Sumber : www.detik.com

Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / jess bailey

Beasiswa PMDSU 2025 Ada Skema Joint Degree, Ini Kampusnya


Jakarta

Mulai 2025, Beasiswa Pendidikan Magister Menuju Doktor untuk Sarjana Unggul (PMDSU) dibuka dalam dua skema utama, yakni Reguler dan Joint Degree. Pendaftaran dibuka mulai hari ini, Senin (26/5/2025) sampai 26 Juni 2025 mendatang.

Beasiswa PMDSU adalah program beasiswa pendidikan magister dan doktor terintegrasi dengan durasi studi 4 tahun dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek). Program ini bertujuan mempercepat peningkatan kualitas SDM di perguruan tinggi serta memperkuat kapasitas kelembagaan dan jejaring penelitian nasional dan internasional.

Penerima beasiswa PMDSU diproyeksi menjadi dosen, peneliti, perekayasa, hingga praktisi industri yang berkontribusi pada pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.


Direktur Sumber Daya Kemdiktisaintek Sri Suning Kusumawardani mengatakan Beasiswa PMDSU 2025 dibuka di 27 perguruan tinggi mitra dalam negeri. Enam di antaranya baru bergabung dalam program ini.

Sedangkan pada Beasiswa PMDSU Joint Degree, tiga PTN yang bekerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi luar negeri (PTLN) dapat dilamar. ITB dengan NIMS University, Kanazawa University, Osaka University. Sedangkan ITS dengan Kumamoto University serta Universitas Negeri Yogyakarta dengan University of Dresden.

“Kuota (reguler) 151 karyasiswa (awardee), di-match-kan dengan 151 promotor. Untuk joint degree 12 karyasiswa akan didampingi 6 promotor. Kita menerima 163 karyasiswa atau mahasiswa,” kata Suning di Grha Kemdiktisaintek, Senin (26/5/2025).

Daftar Kampus Beasiswa PMDSU 2025

  • Universitas Diponegoro (Undip)
  • Universitas Brawijaya (UB)
  • Universitas Andalas (Unand)
  • Universitas Airlangga (Unair)
  • Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)
  • Institut Teknologi Bandung (ITB)
  • IPB University
  • Universitas Gadjah Mada (UGM)
  • Universitas Hasanuddin (Unhas)
  • Universitas Indonesia (UI)
  • Universitas Negeri Jakarta (UNJ)
  • Universitas Negeri Malang (UM)
  • Universitas Negeri Semarang (Unnes)
  • Universitas Negeri Yogyakarta (UNY)
  • Universitas Padjadjaran (Unpad)
  • Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)
  • Universitas Sebelas Maret (UNS)
  • Universitas Sriwijaya (Unsri)
  • Universitas Sumatera Utara (USU)
  • Universitas Syiah Kuala (USK)
  • Universitas Udayana (Unud)
  • Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed)
  • Universitas Negeri Surabaya (Unesa)
  • Universitas Jember (Unej)
  • Universitas Muhammadiyah Malang (UMM)
  • Universitas Dian Nuswantoro (Udinus)
  • Universitas Katolik (Unika) Atma Jaya Jakarta

Kampus Beasiswa PMDSU Joint Degree 2025

  • ITB dengan NIMS University, Kanazawa University, Osaka University
  • ITS dengan Kumamoto University
  • UNY dengan Technische Universitas Dresden

Informasi pendaftaran Beasiswa PMDSU 2025 bisa diakses di https://pmdsu.id.

(twu/nwk)

Sumber : www.detik.com

Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / jess bailey

Kepala BRIN Janji Gaji Periset RI Setara dengan Malaysia agar Tak Ogah Pulang


Jakarta

Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Laksana Tri Handoko mengatakan pihaknya akan memastikan talenta ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) Indonesia akan diberi penghasilan yang setidaknya setara dengan talenta iptek negara tetangga, Malaysia.

“Kita akan memastikan bahwa putra-putri terbaik kita bisa mendapat gaji, penghasilan, take home pay yang saya tidak bicara terbaik, tapi minimal setara, comparable dengan yang di Malaysia,” kata Handoko pada acara Anugerah Talenta Unggul Habibie Prize 2024 di Gedung BJ Habibie BRIN, Jakarta, Senin (11/11/2024).

Handoko mengatakan janji tersebut merupakan bagian dari memastikan Indonesia memberi opsi pada putra-putri terbaiknya untuk berkiprah sesuai kepakaran di negaranya sendiri.


“Kita tidak ingin, kita tidak memaksa semua orang bekerja di negara ini, itu adalah hak dan semua orang bisa berkontribusi dari manapun. Tetapi, negara ini tidak boleh tidak memberikan opsi (bagi) putra-putri terbaik kita kesempatan. Dan tidak ada alasan untuk tidak bisa berkiprah sesuai bidang kepakaran dan passion-nya di negara kita,” katanya.

Infrastruktur dan Hibah

Terkait kesempatan riset dan inovasi di dalam negeri, ia menjelaskan negara melalui BRIN menyelenggarakan infrastruktur, skema mobilitas periset, dan skema hibah riset.

Handoko menjelaskan pihaknya tidak memberikan infrastruktur bagi talenta iptek RI, tetapi akses pada infrastruktur yang sudah ada. Sedangkan skema hibah riset bersifat kompetisi.

“Itu yang membedakan skema yang ada di kami dan Kemendikti Saintek (Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi) saat ini. Karena di Kemendikti Saintek masih ada program yang bersifat afirmasi, kelembagaan. Tetapi di BRIN, semuanya harus kompetisi murni,” ucapnya.

“Itu untuk memastikan kita dapat memberikan opsi sehingga tidak boleh ada alasan putra-putri terbaik kita itu tidak pulang, misalnya, ke Indonesia karena tidak ada kesempatan dan seterusnya,” sambung Handoko.

Peluang Mendapat Pendanaan

Handoko mengatakan hibah riset BRIN berdasarkan pada penilaian proposal riset dan rekam jejak, termasuk di antaranya yakni publikasi yang bereputasi.

“Yang memberikan penilaian dan yang kami lihat penilaiannya itu dari pihak ketiga, dari komunitas globalnya. Jadi kita tidak pernah melakukan penilaian sendiri, tetapi pada pihak ketiga yang paham ilmu Bapak-Ibu sekalian,” ucapnya.

“Publikasi bereputasi global, penghargaan tertinggi, itu bukan tujuan, tetapi adalah alat ukur, indikator, dan kontrol kualitas untuk QC bahwa apa yang sudah dilakukan itu memenuhi standar dan juga norma komunitas global,” sambung Handoko.

Sebelumnya, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendikti Saintek) Satryo Soemantri Brodjonegoro mengatakan penerima beasiswa LPDP tak wajib pulang ke Tanah Air jika memperoleh izin dan tidak terikat ikatan dinas. Contohnya adalah alumni beasiswa LPDP yang bekerja di lembaga internasional mewakili Indonesia, seperti PBB, IMF, dan IDF.

Berdasarkan aturan LPDP, alumni beasiswa LPDP juga dapat mengurus izin tidak pulang ke Indonesia jika magang di lembaga internasional paling lambat 3 bulan sejak tanggal lulus dan paling lama berdurasi 2 tahun.

Satryo mengatakan penerima beasiswa LPDP tidak wajib pulang ke Tanah Air salah satunya karena kurangnya lahan pekerjaan yang cocok dengan mereka sepulangnya ke Tanah Air. Sementara itu, pemerintah juga masih kekurangan dana untuk mengatasi masalah ini.

“Kalau yang orang bebas (tanpa ikatan dinas), dia belajar, kemudian kalau pulang, dia mungkin belum ada pekerjaan di sini. Pemerintah nggak mungkin juga mendanai mereka kan. Ya, hanya bisa kasih beasiswa,” ucapnya usai rapat kerja dengan Komisi X DPR di Kompleks DPR, Jakarta, Rabu (6/11/2024).

(twu/nah)

Sumber : www.detik.com

Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / element5

Kita Lihat Optimal atau Tidak



Jakarta

Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) akan mengkaji ulang manfaat dana Beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Beasiswa yang dimulai pada 2013 itu diketahui telah menyalurkan beasiswa kepada 45.577 orang sampai Mei lalu.

Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Stella Christie mengatakan saat ini pihaknya sedang memeriksa penggunaan danaLPDP. Temuan pemeriksaan akan dianalisis berbasis pengeluaran dan manfaat yang didapatkan atau cost-benefit analysis.

“Alokasi dana (LPDP) itu memang perlu kita lihat kembali, apakah dana yang sekarang dipakai, misalnya bahwa kebanyakan dana dipakai untuk program magister itu apakah optimal atau tidak,” katanya dalam Antara dikutip Jumat (1/11/2024).


Stella menekankan asas optimal adalah berkeadilan dan berkualitas dalam pengkajian ulang ini. Ia mengatakan jika hasil pengkajian ulang akan dikeluarkan sebentar lagi.

“Sebentar lagi akan kami keluarkan temuan dan rekomendasi kami, bagaimana untuk bisa mengoptimalkan dana LPDP supaya jelas,” ujarnya.

Kendati demikian, Stella menyebut kewenangan terhadap dana LPDP berada di bawah Kementerian Keuangan (Kemenkeu), sehingga pihaknya tidak dapat membuat kebijakan terkait optimalisasi dana LPDP. Namun, ia mengatakan pihaknya siap bekerja sama dan berkolaborasi dengan Kemenkeu dalam optimalisasi dana Beasiswa LPDP.

“Tujuannya hanya satu, supaya kita bisa mengoptimalkan pendidikan yang berkualitas dan berkeadilan,” kata Stella.

Tentang Beasiswa LPDP

Beasiswa LPDP adalah beasiswa yang menjadi ‘primadona’ di Indonesia. Bagaimana tidak, setiap tahunnya beasiswa tersebut menggelontorkan dana untuk ribuan mahasiswa pascasarjana.

Menurut Direktur Utama LPDP, Andin Hadiyanto, jumlah penerima Beasiswa LPDP dari 2013 hingga akhir Mei 2024 sudah mencapai 45.577 orang.

Pendaftar beasiswaLPDP dari tahun ke tahun juga terus meningkat. Pada tahun 2023, jumlah pendaftarLPDP tercatat sebanyak 33.337 orang. Pada pendaftaran seleksi tahap pertama tahun 2024, tercatat 20.210 orang mendaftar program beasiswa tersebut.

BPK Juga Kaji Pengelolaan Dana LPDP

Terkait pengelolaan keuangan, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) telah mengeluarkan Ikhtisar Hasil Pemeriksaan Semester (IHPS) I Tahun 2024 untukLPDP. Dari hasil pemeriksaan itu, BPK menyimpulkan pengelolaan pendapatan, belanja, dan investasi tahun 2021-2023 padaLPDP serta instansi terkait lainnya dilaksanakan sesuai dengan kriteria.

Namun, BPK masih menemukan masalah dalam penetapan penerima dan pemenuhan kewajiban penerima LPDP, di antaranya:

1. Dalam proses seleksi program penerima beasiswa, terdapat perbedaan data peserta antara yang tercantum dalam SK dengan rekapitulasi peserta lulus. Terdapat inkonsistensi dalam penilaian profiling peserta dan peserta yang terindikasi tidak memenuhi batas minimal standar kelulusan

2. Terdapat penerima beasiswa yang telah mendapatkan dana ujian tesis/disertasi/studi tetapi belum melakukan ujian tesis/disertasi atau belum menyelesaikan studinya.

Atas permasalahan tersebut, BPK merekomendasikan Direktur Utama LPDP agar lebih cermat dalam melakukan seleksi calon peserta penerima beasiswa, meminta pertanggungjawaban atas realisasi dana ujian tesis/disertasi yang tidak didukung bukti, atau meminta pengembalian dana ke LPDP.

“Serta melakukan monitoring dan evaluasi dan tindak lanjut atas mahasiswa yang tidak dapat menyelesaikan masa studinya sesuai ketentuan,” demikian bunyi rekomendasi dalam IHPS I Tahun 2024 BPK.

(nir/twu)

Sumber : www.detik.com

Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / element5