Tag Archives: gmat

Beasiswa S2-S3 King Fahd University 2025, Ada Asrama dan Tunjangan Per Bulan


Jakarta

King Fahd University of Petroleum & Minerals (KFUPM) membuka beasiswa S2 dan S3 reguler tahun akademik 2025 di Arab Saudi. Masa pendaftaran sedang berlangsung hingga 12 Desember 2024.

Beasiswa penuh ini meliputi uang kuliah penuh, uang saku untuk biaya hidup per bulan, asrama, berobat dan perawatan gigi gratis, buku kuliah gratis, dan subsidi makanan di kantin kampus.

Penerima beasiswa juga berhak atas pendanaan proyek oleh kampus, ongkos pesawat PP Indonesia-Arab Saudi, dan lain-lain.


Dikutip dari laman resminya, beasiswa KFUPM 2025 tidak mengenakan biaya pendaftaran. Peminat beasiswa bisa memilih beragam jurusan bidang teknik, sains, ilmu komputer, ilmu Bumi, hingga bisnis.

Syarat Beasiswa King Fahd University of Petroleum & Minerals 2025

  • Sudah lulus S1 yang berdurasi 4 tahun untuk melamar S2 atau lulus S2 berdurasi 2 tahun dari kampus terakreditasi untuk melamar S3
  • IPK minimal 3.00
  • Skor minimal TOEFL PBT 520, CBT 190, IBT 70; IELTS 6.0; Duolingo English Test (New Test, online) 105
  • Lulusan negara berbahasa Inggris seperti AS, Kanada, UK, Australia, dan Selandia Baru tidak perlu menyertakan skor minimal kemampuan bahasa Inggris.
  • Dua surat rekomendasi

Syarat Dokumen

  • Fotokopi identitas seperti paspor.
  • Transkrip akademik resmi.
  • Dua surat rekomendasi dari pemberi rekomendasi akademik.
  • Statement of Purpose.
  • Foto paspor berlatar putih.
  • CV yang meliputi informasi tentang pendidikan dan pengalaman kerja.
  • TOEFL, IELTS, GRE, dan GMAT dapat disertakan sesuai ketentuan.

Berminat mendaftar, detikers? Cek informasi beasiswa King Fahd University of Petroleum and Minerals 2025 di laman https://kfupm.edu.sa. Semoga bermanfaat!

(twu/pal)



Sumber : www.detik.com

Ini Pengertian Letter of Acceptance atau LoA di Syarat Beasiswa LPDP



Jakarta

Pemburu beasiswa bisa tersenyum lebar karena Beasiswa LPDP 2025 Tahap 1 telah membuka pendaftarannya mulai hari ini Jumat (17/1/2025). Namun perlu diingat, ada syarat LoA dalam persyaratan Beasiswa LPDP. Apa itu?

LoA atau Letter of Acceptance adalah bukti diterimanya seseorang sebagai calon mahasiswa di universitas terkait. LoA dibedakan menjadi LoA Conditional dan LoA Unconditional.

Perbedaan LoA Conditional dan LoA Unconditional

1. LoA Conditional

LoA Conditional adalah surat pernyataan telah diterima di sebuah perguruan tinggi dengan persyaratan tertentu Artinya, kandidat belum sepenuhnya dinyatakan diterima karena belum memenuhi beberapa persyaratan yang ditentukan, seperti:


TOEFL/IELTS belum memenuhi skor yang disyaratkan.
Belum menyerahkan tema riset/penelitian.
Belum menyerahkan dokumen persyaratan dalam pendaftaran perguruan tinggi, seperti ijazah atau transkrip nilai.
Belum menyerahkan pernyataan sponsorship, dan lain sebagainya.

2. LoA Unconditional

Kemudian LoA Unconditional adalah surat pernyataan telah diterima di sebuah perguruan tinggi tanpa syarat. Artinya, peserta hanya tinggal melakukan registrasi ulang.

Informasi yang tercantum dalam LoA Unconditional antara lain:

Program studi
Durasi studi
Awal perkuliahan (intake)
informasi mengenai langkah berikutnya untuk memulai perkuliahan, seperti registrasi ulang, pembayaran, dan lain sebagainya.

Apakah Mendaftar LPDP Harus dengan LoA?

Meski termasuk dalam salah satu persyaratan, pendaftar tidak wajib menyertakan LoA saat mendaftar LPDP. Melansir dari laman resminya, pendaftar yang sudah mendapatkan LoA dan belum sama-sama bisa mengikuti pendaftaran LPDP.

Lebih lanjut, tidak ada perbedaan atau prioritas antara mendaftar dengan LoA maupun non-LoA dalam menentukan kelulusan LPDP. Pelamar yang nantinya lolos LPDP namun belum mendapat LoA, akan diberikan waktu 18 bulan untuk mencari LoA.

“Jika kamu dinyatakan lulus dan layak menerima beasiswa LPDP maka akan diberikan waktu selama 18 bulan untuk mencari LoA. Tentunya waktu ini sangat cukup untuk kamu bisa mencari kampus idaman yang sudah didaftarkan di aplikasi beasiswa LPDP,” tulis LPDP dalam laman resminya dikutip Jumat (17/1/2024). https://lpdp.kemenkeu.go.id/informasi/berita/mendaftar-beasiswa-lpdp-harus-pakai-loa-atau-tidak-ini-jawabnya

Peserta yang lolos seleksi LPDP juga akan mendapat Letter of Sponsorship (LoS) yaitu surat keterangan yang menyatakan dukungan pendanaan dari LPDP. LoS dapat disertakan saat mencari LoA dan bisa menambah peluang untuk diterima di kampus idaman.

Cara Mendapatkan LoA untuk Beasiswa LPDP

Untuk mendapatkan LoA, beberapa universitas mewajibkan calon mahasiswa mengikuti seleksi masuk universitas terlebih dahulu. Pendaftar bisa menyiapkan beberapa berkas dokumen sebagai berikut:

Curriculum Vitae (CV)
Ijazah
Transkrip nilai
Sertifikat
Sertifikat mahir bahasa Inggris seperti TOEFL, IELTS atau sejenisnya
Rekomendasi dari dosen atau pemimpin perusahaan tempat bekerja
Proposal penelitian atau karya tulis ilmiah
Sertifikat Graduate Management Admission Tes (GMAT). Sertifikat ini adalah hasil tes kemampuan bahasa Inggris yang mencakup kemampuan analisis, matematika, hingga bahasa yang telah terkomputerisasi. Tes ini bisa menunjukkan standar bagi perkuliahan jenjang S2 dan S3.

Demikian penjelasan LoA dalam syarat beasiswa LPDP dan cara mendapatkannya. Bagaimana detikers, siap menjadi awardee LPDP 2025?

(nir/nwy)



Sumber : www.detik.com