Tag Archives: harga solana

Analisis Solana (SOL) yang Sering Mati Jaringan Blockchain

Aset kripto Solana (SOL) menjadi perbincangan hangat dalam beberapa hari terakhir. Penyebabnya jaringan blockchain Solana sempat mati atau down selama empat jam pada Kamis (2/6) lalu. Peristiwa ini menimbulkan kekhawatiran bagi pelaku pasar yang meng-hold kripto SOL dan bagaimana masa depannya?

Jaringan blockchain Solana dilaporkan down selama empat jam yang diakibatkan oleh adanya bug yang menghentikan produksi blokchain. Akun Twitter resmi Solana menyatakan, insiden ini terjadi pada 1 Juni 2022, pukul 13.00 ET atau 2 Juni 2022 pukul 00.00 WIB.

Jaringan kembali online pada pukul 17.00 ET atau 04.00 WIB di hari yang sama. Melalui situs resminya, Solana melaporkan jaringannya down selama 4 jam 10 menit.

Anatoly Yakovenko, salah satu pendiri Solana, mengungkap masalah tersebut disebabkan oleh bug yang muncul dalam fitur Durable Nonce Transactions. Fitur ini digunakan untuk menjalankan transaksi yang bisa dilakukan secara offline tanpa memerlukan kode blok yang terbaru.

Baca juga: Tokocrypto Market Signal 02 Juni 2022: Laju Pasar Kripto Belum Optimal

“Masalah tersebut membuat beberapa bagian jaringan menganggap blok itu tidak valid dan sebagai hasilnya tidak ada konsensus yang dapat dibentuk,” tulis Yakovenko di Twitternya.

Dikutip Portal Kripto, validator kemudian bekerja sama untuk menghidupkan ulang jaringan Solana dengan menonaktifkan fitur Durable Nonce Transactions. Yakovenko juga memastikan bug yang muncul akan langsung diperbaiki.

Bagaimana Masa Depan Solana (SOL)?

Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, menjelaskan jaringan blockchain Solana yang terhenti memang menimbulkan sentimen negatif bagi koin SOL. Akibat banyaknya sentimen negatif terkait Solana saat ini, harga Koin SOL mengalami koreksi drastis hanya dalam satu hari.

Dari situs CoinMarketCap saja, nilai SOL sempat turun lebih dari 11% pada Kamis (2/6) pukul 17.00 WIB di hari kejadian jaringannya down menjadi $ 39. Walaupun begitu, harga SOL sudah kembali naik pada Jumat (3/6) menjadi $ 41 atau naik 1,6% dalam 24 jam terakhir.

“Masalah jaringan Solana yang down masih belum menimbulkan dampak yang besar. Harga SOL masih bisa naik dan kuat. Posisi SOL juga masih kuat berada di peringkat sembilan dalam kapitalisasi pasar kripto setelah berhasil mengalahkan Dogecoin (DOGE) dan Polkadot (DOT),” kata Afid.

Trader Tokocrypto, Afid Sugiono.
Trader Tokocrypto, Afid Sugiono.

Baca juga: Tokocrypto dan Nexticorn Gelar NXC Web3 Startup Competition 2022 Cari Project Lokal Terbaik

Untuk saat ini harga SOL masih perlahan kembali positif, bersamaan dengan pergerakan yang juga mengarah ke zona hijau. Terkait harga SOL yang turun pada Kamis (2/6) lalu, banyak investor yang menuangkan kekecewaannya karena mengaitkannya dengan kondisi jaringan yang kurang stabil.

Dikutip Coinvestasi, kejadian halt ini bukan pertama kalinya terjadi di jaringan Solana. Sebelumnya Solana sempat mengalami pemberhentian beberapa kali, terakhir pada 30 April 2022, pemberhentian terakhir terjadi akibat adanya kerusakan yang disebabkan bot yang membanjiri mint beberapa koleksi NFT.

Hingga saat ini telah terjadi sekitar empat insiden pemberhentian jaringan, termasuk kejadian di Januari 2022, Desember 2021, dan September 2021. Rentetan kejadian tersebut juga membuat banyak keraguan terkait sistem desentralisasi dari blockchain Solana yang sebenarnya tidak terdesentralisasi sepenuhnya.

Harga Solana Meningkat 400%
Ilustrasi aset kripto Solana (SOL).

Solana merupakan jaringan pesaing Ethereum yang saat ini tengah menjadi platform populer untuk proyek NFT, decentralized apps (dapps) dan games, serta layanan decentralized finance (DeFi). Token SOL mengalami kenaikan harga signifikan tahun lalu, namun nilainya melesu sejak pasar kripto mengalami guncangan dalam beberapa bulan terakhir.

“Karena SOL masih berada dalam daftar 10 besar aset kripto berkapitalisasi besar atau big cap. Harga yang turun bisa dimanfaatkan investor untuk buy to dip untuk mengakumulasi keuntungan saat pasar tumbuh positif dan tim pengembang Solana melakukan perbaikan jaringan agar hal tersebut tidak terulang,” pungkas Afid.

Baca juga: CEO Celsius Network: Bitcoin Pulih ke $38.000, Inflasi Tidak Dapat Menghentikan Kripto

DISCLAIMER: Bukan ajakan membeli! Investasi atau perdagangan aset crypto masih beresiko tinggi. Artikel ini hanya berisi informasi yang relevan mengenai aset kripto tertentu.





Sumber : news.tokocrypto.com

Apa itu Solana? Pelajari Lebih Lanjut Altcoin Yang Memiliki Potensial Ini

Kehadiran Bitcoin memang sudah tidak bisa dipungkiri lagi pesonanya. Namun, harganya yang mahal tak ayal membuat para calon investor mengurungkan niatnya begitu saja. Nah, bagi Anda yang ingin memulai investasi aset kripto, Altcoin atau alternative coin selain Bitcoin bisa Anda pilih. Menurut CoinMarketCap, setidaknya hingga Maret 2021, tercatat ada 40% altcoin dari 9.000 jumlah keseluruhan aset kripto yang beredar di dunia saat ini. Salah satunya adalah Solana Coin. 

Yuk, simak alasan kenapa Solana patut Anda pilih untuk berinvestasi!

Apa Itu Solana?

Solana (SOL) adalah altcoin yang dibuat oleh Anatoly Yakovenko bersama rekannya Greg Fitzgerald di tahun 2017 dan resmi diluncurkan pada tahun 2020 oleh Solana Foundation. Dilansir dari CoinMarketCap, Solana adalah proyek open source, yang di mana ia menggunakan teknologi blockchain dalam menghadirkan solusi keuangan terdesentralisasi (DeFi). 

Tak tanggung-tanggung, Solana hadir dengan teknologi yang memungkinkan transaksinya dapat berjalan sangat cepat hingga mencapai 70.000 transaksi per detik dan waktu block yang kurang dari setengah detik! Yups, performa ini tentunya sungguh luar biasa. Tak heran, jika Solana dianggap sebagai blockchain tercepat di dunia. 

Baca Juga: Mengenal 5 Jenis Altcoin dan Cara Kerjanya

Serba-Serbi Solana

Ketika tren pasar kripto sedang mengalami koreksi di September lalu, Solana mampu mengambil perhatian minat para penggiat aset kripto. Bagaimana tidak? Dilihat dari CoinMarketCap, harga Solana sempat menyentuh rekor tertingginya pada 9 September 2021 dengan harga di kisaran US$ 191.04 per kepingnya. Padahal jika dilihat di awal tahun 2021, harga Solana hanya berkisar US$1.8421 saja!

Apa yang menjadikan Solana istimewa dibanding dengan aset kripto lain? Sebelumnya, mari kita bahas istilah trilema blockchain. Trilema artinya ketidakmampuan blockchain dalam memiliki tiga fungsi sekaligus, ia hanya mampu memiliki satu atau dua fungsi saja. Misalnya, Bitcoin yang hanya memiliki dua fungsi keamanan dan desentralisasi, namun mengorbankan fungsi lainnya yakni skalabilitas. 

Nah, Solana hadir untuk menampik trilema karena ia memiliki tiga fungsi sekaligus, yakni terdesentralisasi, aman, dan juga dapat diskalakan. Untuk memberikan solusi penyelesaian trilema, Solana menghasilkan 8 inovasi utama yang terdiri dari:

Berbeda dengan Bitcoin dan Ethereum yang menggunakan Proof of Work (PoW). Solana hadir dengan sistem Proof of History (PoH), yang di mana sistem ini mengintegrasikan data historis yang terjadi dari transaksi blockchain. Dengan begitu, hal ini dapat memudahkan sistem ketika melacak berbagai transaksi dan juga urutan peristiwa. 

Teknologi Tower BFT ini menggunakan PoH sebagai jam kriptografinya agar dapat memudahkan tercapainya konsensus tanpa memungkinkan adanya penundaan transaksi.

Teknologi yang memudahkan Solana dalam pengiriman data ke node blockchain dengan cara membagi data tersebut menjadi lebih kecil. Pembagian data ini pun akhirnya memungkinkan Solana untuk mengatasi masalah bandwidth dan juga meningkatkan kapasitasnya secara keseluruhan untuk memproses transaksi lebih cepat.

Protokol ini bisa disebut memiliki peranan yang penting. Karena Gulf Stream yang membuat Solana mampu mengolah transaksi hingga 50.000 TPS. 

Sistem yang berfungsi untuk mengefisienkan runtime yang didukung dengan pemrosesan paralel Smart Contracts.

Proses aliran data input yang dikirimkan ke hardware (validator) yang berbeda yang bertanggung jawab atas transaksi tersebut. Mekanisme ini membuat data informasi transaksi dapat divalidasi dengan cepat untuk semua node dalam jaringan.

Cloudbreak merupakan struktur database akun skala horizontal. Penggunaan Cloudbreak ini berfungsi untuk mencapai skalabilitas yang diperlukan oleh jaringan Solana.

Data-data pada Solana kemudian diturunkan dari validator ke jaringan node yang disebut Archiver. Nantinya node ini selalu diperiksa agar memastikan apakah Achiever telah menyimpan data dengan benar. 

Nah, Dilansir dari Forbes, harga Solana yang meroket di bulan September lalu ini disebabkan karena proyek blockchain ini berinovasi terus berlanjut dan terus hasilnya pun makin terlihat. Makanya, tak heran jika menyebut Solana merupakan altcoin potensial yang bisa Anda pilih. 

Gimana, tertarik investasi Solana Coin? Yuk, lakukan investasi dengan mudah dan aman di Tokocrypto! Daftarkan diri Anda di www.tokocrypto.com dan selesain KYC Anda sekarang juga. 



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Solana Turun ke Level $101, Pump.Fun Jadi Juru Selamat?

Dalam beberapa hari terakhir, pasar mata uang kripto mengalami gejolak signifikan, dengan Solana (SOL) menjadi salah satu aset yang paling terdampak.

Harga Solana anjlok lebih dari 16%, turun di bawah level psikologis $100 untuk pertama kalinya sejak Februari 2024, dan saat ini diperdagangkan sekitar $101.

Penurunan ini langsung menyebabkan Solana turun ke posisi ketujuh dalam peringkat kapitalisasi pasar, dengan valuasi sekitar $52,17 miliar.

Faktor Penyebab Penurunan

Menurut laporan The Coin Republic pada Selasa (8/4), beberapa faktor turut berkontribusi terhadap penurunan harga Solana yang cukup signifikan, antara lain:

  1. Ketegangan Perdagangan Global: Pengumuman Presiden AS, Donald Trump, mengenai tarif baru telah memicu ketidakpastian di pasar keuangan global, yang berdampak negatif pada aset berisiko seperti mata uang kripto.
  2. Penurunan Aktivitas Pump.Fun: Pump.Fun, platform peluncuran memecoin di ekosistem Solana, mengalami penurunan pendapatan sebesar 92% sejak awal 2025.
  3. Penurunan ini mencerminkan berkurangnya minat terhadap memecoin, yang sebelumnya menyumbang lebih dari 70% peluncuran token baru dan 56% transaksi jaringan Solana.
  4. Tekanan Pasar yang Lebih Luas: Pasar kripto secara keseluruhan mengalami penurunan, dengan Bitcoin dan Ethereum juga mencatat penurunan harga yang signifikan, mencerminkan sentimen bearish yang meluas di kalangan investor.

Potensi Pemulihan melalui Pump.Fun

Meskipun menghadapi tantangan, ada harapan bahwa pemulihan aktivitas di Pump.Fun dapat membantu memicu rebound harga SOL.

Pasalnya, platform ini baru saja meluncurkan kembali fitur livestream-nya setelah penangguhan selama lima bulan.

Peluncuran kembali Pump.Fun diharapkan dapat meningkatkan keterlibatan komunitas dan menarik minat baru terhadap ekosistem Solana.

Analisis Teknis

Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Kamis, 8 April 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Selasa, 8 April 2025. Sumber: Tokocrypto.

Dari perspektif teknis, indikator menunjukkan adanya kondisi oversold untuk Solana.

Bollinger Bands pada grafik 4 jam menunjukkan ekspansi ke bawah dengan harga menyimpang di bawah band bawah, mengindikasikan volatilitas tinggi dan potensi pembalikan harga dalam jangka pendek.

Indikator RSI berada di sekitar level 30, yang biasanya menunjukkan kondisi oversold dan kemungkinan rebound jika minat beli kembali.

Meski demikian, indikator MACD masih menunjukkan crossover bearish yang lebar, untuk menegaskan tren penurunan yang terjadi saat ini.

Prospek Masa Depan

Meskipun situasi saat ini menantang, beberapa analis tetap optimis tentang potensi pemulihan harga SOL.

Faktor-faktor seperti peluncuran kembali fitur di Pump.Fun, peningkatan volume perdagangan, dan minat institusional melalui potensi ETF Solana dapat berkontribusi pada pemulihan harga.

Namun, penting bagi investor untuk tetap waspada terhadap volatilitas pasar dan mempertimbangkan faktor-faktor makroekonomi yang dapat mempengaruhi pergerakan harga di masa depan.

Harapan Pemulihan

Penurunan harga Solana mencerminkan tantangan yang dihadapi pasar kripto secara keseluruhan.

Namun, inisiatif seperti peluncuran kembali fitur di Pump.Fun memberikan harapan untuk pemulihan.

Investor disarankan untuk memantau perkembangan ekosistem Solana dan indikator pasar lainnya sebelum membuat keputusan investasi.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com