Tag Archives: kopi

Manfaat Minum Kopi Hijau untuk Diet dan Cara Aman Konsumsinya


Jakarta

Kopi hijau atau green coffee menawarkan banyak manfaat kesehatan. Salah satunya dapat membantu menurunkan berat badan.

Green coffee atau kopi hijau merupakan biji kopi yang belum dipanggang. Kopi ini masih memiliki kandungan asam klorogenat yang tinggi.

Asam klorogenat merupakan senyawa atau zat kimia yang dianggap berkontribusi terhadap berbagai manfaat kesehatan. Salah satunya dalam penurunan berat badan.


Health Shots (30/09/2024) merangkum serba-serbi kopi hijau berikut manfaat sehatnya seperti berikut:

1. Mengenal kopi hijau

Kopi hijauKopi hijau merupakan biji kopi berwarna hijau yang belum dipanggang. Foto: Getty Images/iStockphoto/delobol

Kopi hijau mengacu pada warna biji kopi yang berwarna hijau sebelum dipanggang. Tidak seperti biji kopi yang dipanggang, kopi hijau justru dikonsumsi dalam kondisi mentah.

Karena tidak melalui proses pemanggangan, kopi ini pun memiliki kandungan asam klorogenat yang tinggi, senyawa yang berperan sebagai antioksidan .

Senyawa ini juga diyakini memberikan sejumlah manfaat kesehatan, termasuk dalam hal penurunan berat badan. Sebab, senyawa tersebut bisa meningkatkan metabolisme dan menjaga kadar gula darah tetap normal.

2. Manfaat kopi hijau

Kopi hijauKandungan asam klorogenat tinggi membuat kopi hijau menawarkan banyak manfaat. Foto: Getty Images/iStockphoto/delobol

Kopi hijau memang dikenal memberikan banyak manfaat kesehatan. Berikut di antaranya:

Membantu menurunkan berat badan

Salah satu manfaat yang paling dibicarakan yaitu kemampuannya dalam membantu menurunkan berat badan.

Faktor utamanya berkat kandungan asam klorogenat di dalam kopi hijau. Senyawa ini dapat mengurangi lemak tubuh serta mengurangi penyerapan glukosa dan meningkatkan laju pembakaran kalori oleh tubuh.

Meningkatkan metabolisme

Biji kopi hijau yang mengandung asam klorogenat juga dapat meningkatkan metabolisme.

Asam klorogenat atau CGA diyakini dapat membatasi penyerapan glukosa sekaligus meningkatkan laju pembakaran kalori oleh tubuh.

Menurut seorang ahli kesehatah yang disebutkan situs Health Shots, asam klorogenat juga bisa membuat orang merasa lebih berenergi dan dapat membantu penurunan berat badan.

“Selain itu CGA juga dapat membantu mengelola kadar gula darah, meningkatkan metabolisme sehat, dan kesejahteraan secara keseluruhan,” jelas sang ahli.

Mengatur gula darah

Biji kopi hijau yang mengandung asam klorogenat juga bisa mengatur kadar gula darah.

CGA diyakini bekerja dengan membatasi penyerapan glukosa dari usus, sehingga menunda peningkatan kadar gula darah setelah makan. Hal ini menjadi kabar baik bagi penderita diabetes atau mereka yang berisiko mengalaminya.

Menurut penelitian yang diterbitkan dalam Journal Nutrition, asam klorogenat juga bisa meningkatkan sensitivitas insulin yang memungkinkan tubuh menggunakan insulin secara lebih aktif untuk menurunkan kadar gula darah.

Kaya antioksidan

minum kopiMinum kopi hijau bisa melindungi sel dari radikal bebas akibat kandungan antioksidannya. Foto: Getty Images/iStockphoto/grandriver

Asam klorogenat di dalam kopi hijau merupakan antioksidan yang dapat melindungi sel dari kerusakan akibat radikal bebas.

Radikal bebas bisa menimbulkan berbagai masalah kesehatan, termasuk penyakit jantung, kanker, dan penuaan dini.

Dengan kemampuan antioksidan untuk menetralkan radikal bebas, kesehatan dan kesejahteraan tubuh pun lebih terjaga.

Efek samping hingga cara menyeduh kopi hijau bisa dibaca pada halaman selanjutnya!

3. Efek samping konsumsi kopi hijau

Apa itu kopi hijau dan manfaatnya bagi tubuh.Namun, kopi hijau juga bisa memberikan efek samping. Foto: Getty Images

Kopi hijau sebenarnya aman dikonsumsi, tetapi ada beberapa kemungkinan efek samping yang bisa timbul.

Peningkatan denyut jantung

Kopi hijau tetap mengandung kafein yang dapat meningkatkan denyut jantung dan menyebabkan palpitasi (sensasi ketika jantung berdegup dengan kencang), terutama pada orang yang sensitif terhadap kafein.

Masalah pencernaan

Konsumsi kopi hijau berlebihan dapat menyebabkan sakit pada pencernaan, seperti sakit perut, mual, atau diare karena kandungan asam tinggi.

Insomnia

Kandungan kafein dalam kopi hijau juga bisa mengganggu pola tidur jika dikonsumsi berlebihan, terlebih jika dikonsumsi sore atau menjelang waktu tidur.

Masalah kesehatan tulang

Asupan kopi hijau berlebihan juga bisa menyebabkan penipisan kalsium dalam tubuh yang berpotensi memengaruhi kesehatan tulang seiring berjalannya waktu.

4. Cara menyeduh kopi hijau

Sebaiknya Jangan Menghangatkan Seduhan Kopi, Ini SebabnyaAda beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menyeduh kopi hijau. Foto: Getty Images/iStockphoto/monkeybusinessimages

Racikan kopi hijau bisa dibuat menggunakan biji kopi hijau atau bubuk kopi hijau.

Jika ingin membuat menggunakan biji kopi, kamu bisa merendam 1-2 sendok makan biji kopi hijau dalam segelas air semalaman.

Pada pagi hari, didihkan biji yang telah direndam beserta air rendamannya. Setelah mendidih, kecilkan api dan biarkan matang perlahan selama 10-15 menit.

Setelah itu barulah saring cairannya ke dalam cangkir. Tambahkan sedikit madu atau kayu manis untuk menambah rasa.

Jika ingin menggunakan bubuk kopi, bisa dengan cara panaskan secangkir air hingga mendidih. Ambil 1-2 sendok teh bubuk kopi hijau dan tuangkan air panas ke atasnya.

Diamkan sekitar 5-6 menit. Saring ke dalam cangkir dan sajikan. Bisa ditambah lemon atau madu sebagai pelengkap.

Dalam batas wajar, kopi hijau aman dikonsumsi. Namun, jangan berlebihan. Pasalnya, di dalam secangkir kopi hijau berukuran 200-300 ml mengandung antara 25 sampai 50 persen asupan kafein harian yang direkomendasikan.

Asupan dalam jumlah besar bisa menyebabkan efek samping terkait kafein, seperti sakit kepala, kecemasan, agitasi, dan detak jantung tidak teratur.

(aqr/adr)



Sumber : food.detik.com

Minum Kopi Bisa Cegah Perkembangan Sel Kanker karena 4 Komponen Ini


Jakarta

Banyak ahli mencoba membuktikan khasiat kopi terhadap tubuh. Salah satu yang menarik ialah komponen aktif yang dapat mencegah perkembangan sel kanker pada tubuh.

Segarnya kopi selama ini lebih terkenal untuk membantu meningkatkan fokus dan menyegarkan mata saja. Tetapi sudah banyak penelitian yang dilakukan ahli untuk melihat lebih jauh dari khasiatnya tersebut.

Sebagaimana diketahui bahwa kopi berasal dari sebuah tanaman yang tentu memiliki komponen kimia alami di dalamnya. Ada beberapa komponen yang ditemukan ahli dan dipercaya dapat meminimalisir serta mencegah perkembangan kanker.


Untuk mendapatkan khasiatnya tersebut konon kopi cukup diminum dengan rutin merujuk pada dosis aman, yakni tak lebih dari 4 cangkir setiap hari. Mulai dari kafein, antioksidan, hingga asam klorogenat di dalamnya terbukti dapat mengatasi sel kanker.

Baca juga: Kacau! Harga Makanan Kemahalan, 5 Pengunjung Restoran Kabur Tak Bayar

Berikut ini 4 komponen aktif dalam kopi yang dapat mencegah perkembangan kanker:

Menurut Ahli Ini 4 Faktor yang Pengaruhi Rasa Kopi Secara PsikologisKafein di dalam kopi berperan sebagai antiinflamasi yang mencegah kerusakan sel dan perkembangan sel kanker. Foto: Getty Images/Farknot_Architect

1. Kafein

Kafein yang paling banyak terkandung di dalam kopi merupakan komponen antagoni dari adenosis pada otak. Alasan minum kopi dapat mencegah kantuk ialah karena kafein memblokir reseptor adenosin.

Secara umum kafein yang terserap pada orak akan menstimulasi baik fisik maupun kemampuan kognitif. Setelah diserap oleh reseptor adenosin, kafein baru disebarkan ke seluruh tubuh termasuk usus halus dan organ lainnya.

Melansir National Library of Medicine, masuknya kafein ke dalam tubuh juga berperan sebagai inflamasi dan mengurangi terjadinya proses inflamasi yang merusak sel tubuh. Ketika sel tubuh rusak dan terpapar stres oksidatif serta pengaruh lainnya sel kanker akan lebih mudah berkembang.

2. Cafestol dan Kahweol

Ada molekul-molekul terstruktur di dalam kopi yang bernama cafestol dan kahweol. Pada berbagai hasil penelitian ahli dikonfirmasi bahwa kedua senyawa tersebut memiliki peran sebagai antiinflamasi dan antiangiogenik.

Peran antiangiogenik ini dibutuhkan guna mencegah inflamasi angiogenesis. Jenis inflamasi tersebut merupakan salah satu cara sel kanker dan tumor akan memperluas paparannya dan menjadi ganas.

Sementara ini, pada penelitiannya terhadap manusia, cafestol dan kahweol terbukti potensial dalam menghentikan pertumbuhan tumor. Namun tetap dibutuhkan penelitian yang lebih mendalam guna melihat berbagai efek yang mungkin terjadi.

Komponen pencegah kanker dalam kopi lainnya ada di halaman berikutnya.

3. Asam Klorogenat

Asam klorogenat merupakan kadar asam yang berada di tengah-tengah kafein dan asam quinat. Komponen ini merupakan jenis polifenol yang secara alami terbentuk pada tanaman.

Asam klorogenat dalam kopi ditemukan dalam kadar yang cukup tinggi yaitu mencapai 98%. Walaupun kadarnya tinggi tetapi konsentrasi dalam darah akan menjadi rendah karena transformasi metabolik.

Jenis asam dari tumbuhan ini memiliki kapasitas antikanker yang mampu menurunkan jumlah radikal bebas dan oksigen tunggal. Sehingga konsumsi kopi yang memiliki asam klorogenat tinggi dapat menghambat pembentukan karsinogen atau zat yang memicu terjadinya kanker.

7 Kebiasan Minum Kopi yang Lebih SehatKandungan antioksidan di dalam kopi berperan mencegah peradangan hingga perkembangan kanker. Foto: Getty Images/VioletaStoimenova

4. Antioksidan

Pada jurnal yang dipublikasi ScienceDirect, kopi disebut memiliki kandungan antioksidan yang tinggi. Pembuktiannya dilakukan dengan eksperimen terhadap tiga konsentrasi kopi yang sudah disiapkan.

Melalui lima eksperimen yang dilakukan ditemukan bahwa kandungan antioksidan pada kopi cukup tinggi. Adalah aktivitas eksperimen Folin-Ciocalteu yang membuktikan kandungan fenolik di dalam kopi melihat berbagai jenis antioksidan yang ditemukan.

Mulai dari fenolik hingga asam galat yang keduanya memiliki fungsi antikanker. Kemampuannya menangkal radikal bebas memiliki efek terapeutik untuk mengatasi alergi, radang, hingga perkembangan kanker.

Baca juga: Viral! Ada Gerai Kopi Nescafe Buka di Yogya, Harganya Rp 5 Ribuan

(dfl/odi)



Sumber : food.detik.com

Mana Lebih Menyehatkan, Kopi dari Biji Panggang Sedang atau Gelap?


Jakarta

Tingkat biji kopi panggang sedang dan panggang gelap menghasilkan karakteristik berbeda. Namun, dari kedua tingkatan pemanggangan ini, mana yang lebih menyehatkan?

Tingkatan roasting atau pemanggangan biji kopi ada beberapa macam. Tiap tingkatan pemanggangan tersebut menentukan karakteristik aroma dan rasa kopi yang akan keluar saat diseduh.

Mulai dari tingkatan yang paling ringan atau light level dimana menghasilkan karakter lembut. Ada juga tingkatan sedang atau medium roast yang cenderung punya rasa lebih intens. Selanjutnya ada tingkat pemanggangan medium dark roast sampai dark roasted atau pemanggangan kopi paling gelap.


Pencinta kopi umumnya lebih memilih untuk menggunakan biji kopi yang disangrai dalam tingkat sedang sampai gelap. Keduanya memiliki karakter, profil rasa, dan nutrisi yang berbeda.

Di antara biji kopi panggang sedang dan panggang gelap, mana yang lebih baik? Melansir realsimple.com (14/04/2025), berikut informasinya!

1. Biji kopi panggang sedang

Menggiling biji kopiBiji kopi panggang sedang melalui proses pemanggangan lebih singkat. Foto: Getty Images/PeopleImages

Melansir ottencoffee.co,id, medium roast coffee atau biji kopi panggang sedang merupakan biji kopi yang melalui proses sangrai setingkat di atas light roast.

Dipanggang pada suhu sekitar 210 derajat celcius. Menghasilkan biji kopi dengan karakteristik berwarna kecokelatan dan tekstur mirip seperti teh tetapi lebih gelap.

Biji kopi yang disangrai dengan proses ini memiliki rasa lebih intens daripada kopi panggang ringan. Namun, kadar intensitasnya tidak sepekat kopi dipanggang gelap. Biasanya dipakai untuk membuat minuman manual brew.

2. Biji kopi panggang gelap

biji kopiBiji kopi dark roasted dipanggang jauh lebih lama. Foto: iStock

Dark roast coffee atau biji kopi dipanggang gelap juga banyak disukai penikmat kopi.

Umumnya biji kopi dipanggang di suhu di atas 225 derajat celcius. Kopi ini seringkali ditambah dengan campuran susu, gula, atau creamer untuk menjadi racikan cappuccino, latte, flat white, dan lain sebagainya. Namun biji kopi ini juga sering dipakai untuk menyeduh kopi manual brew.

Proses pemanggangan dengan suhu tinggi membuat biji kopi ini hampir tidak lagi menyimpan karakter apapun selain rasa dan aroma gosong.

Biasanya terlihat mengkilap karena minyak yang dikandung biji kopi keluar cukup banyak akibat proses sangrai lama.

3. Mana yang lebih baik?

biji kopiMedium maupun dark roasted coffee bisa disesuaikan preferensi dan kondisi masing-masing. Foto: iStock

Dalam hal kandungan kafein, kopi panggang sedang dan panggang gelap punya perbedaan yang tidak terlalu signifikan.

Menurut ahli gizi Shelley Balls, RD, seseorang yang suka jenis rasa dan aroma lebih intens tetapi ingin memilih kopi yang lebih banyak kandungan antioksidan, lebih baik pakai biji kopi panggang sedang atau medium roast.

Jika tertarik, Shelley pun menyarankan untuk menggunakan biji kopi yang baru digiling karena memungkinkan kandungan antioksidan lebih banyak.

Shelley juga menyarankan mereka yang memiliki masalah asam lambung tetapi ingin rasa kopi lebih kaya, bisa pilih biji kopi panggang gelap karena keasamannya lebih rendah.

Perbedaan biji kopi panggang sedang dan gelap bisa dibaca pada halaman selanjutnya!

4. Jenis yang lebih sehat

Ketika biji kopi dipanggang, komposisi kimia, aroma, dan rasanya akan berubah.

Seperti yang disebutkan sebelumnya, biji kopi panggang gelap biasanya disangrai sedikit lebih lama pada suhu lebih tinggi daripada biji kopi panggang sedang. Hasilnya, kopi punya rasa kuat dan pahit.

Sedangkan biji kopi panggang sedang disangrai pada suhu lebih rendah dan dalam waktu lebih singkat. Menghasilkan rasa kopi seimbang dengan aroma kuat.

Proses pemanggangan juga mengurangi kadar asam alami yang ditemukan dalam biji kopi.

Shelley mengungkap bahwa proses pemanggangan lebih lama membuat biji kopi panggang gelap menjadi kurang asam.

“Waktu pemanggangan lebih lama juga akan mengeluarkan sebagian antioksidan dalam kopi, jadi biji kopi panggang sedang memiliki lebih banyak antioksidan daripada biji kopi panggang gelap,” jelas Shelley Balls.

Dari penjelasan di atas dapat disimpulkan bahwa biji kopi panggang sedang lebih sehat dibandingkan biji kopi panggang gelap. Sebab, kandungan antioksidan dan asam klorogenat lebih banyak ditemukan pada kopi panggang sedang.

Kedua kandungan tersebut bermanfaat untuk kesehatan, seperti mengurangi peradangan, mengatur gula darah, meningkatkan metabolisme, hingga membantu proses pembakaran lemak.

(aqr/adr)



Sumber : food.detik.com

Bapak-bapak! Minum 2 Cangkir Kopi Sehari Bisa Tambah Gairah Seks


Jakarta

Sebuah penelitian menyebut bahwa minum kopi dua cangkir dalam sehari bisa meningkatkan gairah seksual, khususnya pada pria dewasa. Ini faktanya!

Kopi terkenal dengan kandungan kafeinnya yang bermanfaat. Stimulan tersebut berperan meningkatkan energi dan melancarkan aliran darah ke seluruh tubuh.

Manfaat itulah yang kemudian dapat meningkatkan gairah seksual. Hal ini telah dibuktikan oleh sebuah penelitian yang dilakukan oleh University of Texas.


Mengutip dari Independent.co.uk (28/05) disebutkan bahwa pria yang minum dua cangkir kopi dalam sehari 42% lebih kecil kemungkinan mengalami disfungsi ereksi.

Minum Kopi Hitam di Pagi Hari Bisa Bantu Turunkan Berat BadanKafein bisa meningkat gairah seksual. Foto: Ilustrasi iStock

Studi yang terbitkan dalam Sains Amerika Plos One tersebut telah mempelajari sebanyak 4.000 pria yang mengonsumsi minuman berkafein, termasuk kopi, teh, dan minuman bersoda lainnya.

Hasilnya pun rama, terlepas dari berat badan, usia, dan tekanan darah mereka. Oleh karena itu, para peneliti mempercayai bahwa ini terjadi karena peran dari kafein.

Kafein dapat memicu reaksi kimia yang pada akhirnya meningkatkan aliran darah ke seluruh tubuh, termasuk ke alat vital. Selain itu, juga dapat mengendurkan otot.

Kondisi tersebut penting untuk mendapatkan ereksi tang kuat dan tahan lama. Meski begitu, perlu diperhatikan bahwa dua cangkir merupakan batasannya.

Minum Kopi Campur Cangkang Telur Turunkan Kadar Asamnya, Benarkah?Kopi bagus untuk meningkatkan libido. Foto: iStock

Artinya tidak disarankan untuk minum lebih dari dua cangkir dalam sehari. Sebab, para peneliti juga menemukan bahwa minum kopi berlebihan hasilnya bisa sedikit menurun menjadi 39% untuk pria yang minum tiga cangkir sehari.

Penting juga untuk diketahui bahwa manfaat tersebut tidak berpengaruh pada pria pengidap diabetes, seperti yang disampaikan oleh Profesor David Lopez, dari University of Texas, Houston.

“Walaupun kami melihat adanya penurunan prevalensi disfungsi ereksi pada pria yang mengalami obesitas, kelebihan berat badan, dan hipertensi, itu tidak berlaku para pria pengidap diabetes,” ujarnya.

Sebelumnya, sebuah penelitian lainnya juga menemukan bahwa kafein dapat membangkitkan gairah seksual pada wanita. Studi ini dilakukan lewat eksperimen pada tikus betina oleh Southwestern University di Texas tahun 2006.

Peneliti menjelaskan bahwa minum kopi dapat merangsang bagian otak yang memberi sinyal gairah seksual. Namun, efek ini mungkin hanya bisa terlihat pada wanita yang tidak berlebihan saat minum kopi.

Pasalnya, berlebihan minum kopi justru bisa berdampak buruk pada kesehatan, seperti menyebabkan gelisah, tremor, insomnia, hingga sakit perut.

Catatan yang paling penting, kopi yang dikonsumsi harus berupa kopi hitam tanpa tambahan primer, susu dan gula atau pemanis lainnya.

(raf/odi)



Sumber : food.detik.com

Minum Kopi Campur Cokelat Menyehatkan Jantung, Apa Benar?


Jakarta

Kopi memang bisa diracik dengan bahan apa saja, termasuk cokelat. Campuran kopi dan cokelat dikenal bermanfaat untuk kesehatan jantung. Apakah benar?

Kopi tidak dinikmati begitu saja, tetapi bisa juga dinikmati dengan campuran berbagai bahan. Kamu bisa mencampur kopi dengan susu, gula, krim, rempah-rempahan, hingga bubuk cokelat atau kakao.

Di antara bahan tambahan pada kopi ini, cokelat menjadi salah satu yang direkomendasikan. Sebab, disebut-sebut kopi campur cokelat dapat menyehatkan jantung.


Kopi sendiri sebenarnya memiliki manfaat baik bagi jantung. Menurut John Hopkin Medicine, minum satu hingga dua cangkir kopi dalam sehari dikaitkan dengan penurunan risiko penyakit jantung dan gagal jantung.

Lantas, bagaimana jika kopi itu dicampur cokelat. Apakah manfaatnya akan sama, lebih baik, atau buruk? Berikut penjelasannya seperti dilansir dari wellandgood.com (11/02):

1. Minum kopi dikaitkan umur panjang

Kopi bisa mencegah AlzheimerKopi sendiri diketahui memiliki manfaat baik bagi jantung. Minum kopi pun dikaitkan dengan hidup lebih panjang. Foto: iStock

Sebelum membahas racikan kopi campur cokelat, ketahui dulu kaitan antara kebiasaan minum kopi dengan umur yang lebih panjang.

Menurut Nikki Bart, MD, ahli jantung di Victor Chang Cardiac Research Institute, “Para penikmat kopi seharusnya senang mengetahui bukti bahwa kopi sekarang mendukung (kesehatan) Anda.”

Penelitian yang disebut Well and Good menunjukkan, minum kopi dalam jumlah sedang dapat meningkatkan umur panjang dan kesehatan jantung.

Pada studi Januari 2022 di European Journal of Preventive Cardiology, peneliti juga menemukan bahwa minum tiga cangkir kopi per hari dapat menurunkan risiko kematian seseorang akibat penyakit jantung dan stroke.

Namun, menurut Dr. Bart, bukan berarti seseorang harus meneguk kopi setiap hari. Manfaat kopi bisa dirasakan ketika seseorang mengonsumsinya dalam takaran tepat.

Menurut Dr,Bart, takaran yang tepat sekitar satu hingga tiga cangkir kopi. Jika berlebihan bisa merugikan diri sendiri.

2. Minum kopi campur cokelat mengurangi peradangan

kopiKopi campur cokelat juga disebut mampu mengurangi peradangan hingga mendukung kesehatan jantung. Foto: Getty Images/iStockphoto/PeopleImages

Kopi memiliki manfaat bagi kesehatan jantung. Namun, ketika kopi dicampur dengan kakao atau bubuk cokelat, rupanya manfaatnya jauh lebih tinggi.

Menurut Dr. Bart, bubuk kakao juga mengandung flavonoid yang memiliki efek anti inflamasi, mengendurkan pembuluh darah, dan meningkatkan kontrol gula darah.

Secara lebih rinci, flavonol adalah senyawa kimia yang ada pada tumbuhan. Flavanol termasuk dalam keluarga antioksidan yang disebut flavonoids.

Flavonol terbukti mengurangi peradangan dan meningkatkan aliran darah. Konsumsinya berdampak positif pada kesehatan jantung dan merelaksasikan pembuluh darah.

Oleh karena itu, minum kopi dengan bubuk kakao memiliki manfaat sehat. Sebab, bubuk kakao mengandung flavonoid yang mendukung kesehatan jantung.

Namun, perlu diingat, kakao dan cokelat biasa bukanlah hal yang sama. Bubuk kakao lebih rendah lemak jenuh dan memiliki sedikit bahkan tidak ada tambahan gula.

Mau tau tips bikin kopi cokelat yang menyehatkan? simak di halaman selanjutnya!

3. Tips bikin kopi cokelat yang menyehatkan jantung

kopiTerdapat beberapa tips yang bisa dilakukan untuk membuar racikan kopi cokelat yang mendukung kesehatan jantung. Foto: Getty Images/iStockphoto/PeopleImages

Pertama, kamu harus memerhatikan ukuran porsi. Jangan terlalu banyak menggunakan bubuk kakao. Pilih juga bubuk kakao tanpa pemanis.

Collete Micko, RD, seorang ahli gizi merekomendasikan, menambah dua sendok makan bubuk kakao ke dalam kopi agar mendapat manfaat kesehatan jantung maksimal.

Kedua, jangan gunakan tambahan gula dan krim. Kopi adalah minuman alami tanpa kalori. Namun, jika ditambah dengan krim, gula, atau perasa lainnya, kalorinya bisa menumpuk.

Dr. Bart pun mengatakan, hal tersebut dapat berdampak negatif pada kesehatan jantung.

Micko juga menyarankan untuk hindari penambahan susu berlemak atau mentega ke dalam kopi karena semuanya tinggi lemak jenuh.

Ketiga, disarankan memilih bahan-bahan organik ketika membeli kopi maupun cokelat bubuk.

Micko mengungkap, “Biji kopi konvensional dan biji kakao biasanya banyak disemprot pestisida dalam praktik pertanian.”

Oleh karena itu, sebisa mungkin cari bahan-bahan organik. Cari bubuk kakao yang dibuat secara alami. Pastikan juga bahan pertamanya adalah cokelat bukan gula. Micko juga menegaskan untuk memilih bubuk cokelat tanpa pemanis.

(aqr/adr)



Sumber : food.detik.com

3 Manfaat Minum Kopi Campur Cokelat, Bisa Turunkan Risiko Stroke


Jakarta

Kopi dapat diracik menggunakan bahan tambahan yang membuat rasanya nikmat. Salah satunya ditambah cokelat, racikan ini bisa memberikan manfaat kesehatan.

Kalau ingin mendapatkan manfaat sehat dari kopi, kamu bisa mengonsumsinya secara rutin. Pastikan mengonsumsi kopi hitam, tapi bisa juga menambahkan beberapa bahan.

Dilansir dari Well and Good (11/2), bahan tambahan yang baik untuk campuran kopi adalah bubuk kakao. Selain rasanya nikmat karena ada sentuhan rasa cokelat, manfaat sehatnya juga dapat dirasakan tubuh.


Johns Hopkins seorang kardiologi dan ahli diet mengungkapkan kalau mengonsumsi 1-2 gelas kopi per hari bisa menurunkan risiko penyakit jantung. Lebih baik lagi jika menambahkan bubuk kakao ke dalamnya.

Ahli lain juga menjelaskan manfaat dari mengonsumsi kopi campur bubuk kakao. Berikut 3 manfaat baiknya:

1. Panjang Umur

kopi campur bubuk kakaokopi campur bubuk kakao Foto: Getty Images/iStockphoto

Kafein ternyata menyimpan beragam manfaat yang baik untuk tubuh. Fungsinya sebagai zat antioksidan ini bisa memungkinkan penikmatnya panjang umur.

Apalagi jika kopi dicampurkan bubuk kakao. Zat antioksidannya menjadi bertambah. Nikki Bart, seorang ahli jantung mengungkapkan kalau minum kopi dicampur bubuk kakao dalam jumlah sedang dapat meningkatkan umur panjang dan kesehatan jantung.

2. Turunkan Risiko Stroke

Penyakit jantung juga bisa berkaitan dengan stroke. Colette Micko, seorang ahli gizi dan diet menjelaskan menurunkan risiko penyakit jantung jika mengonsumsi kopi campur bubuk kakao secara rutin.

Minum kopi yang dikaitkan dengan penurunan risiko stroke ini ditemukan dalam studi PLOS Medicine pada November 2021. Penelitian besar yang dilakukan selama beberapa tahun ini melibatkan lebih dari 365.000 peserta dewasa yang memantau konsumsi kopi dan teh mereka sejak tahun 2006. Pada tahun 2020, para peneliti menemukan risiko stroke 32 persen lebih rendah bagi mereka yang minum 2-3 cangkir per hari.

3. Sebagai Zat Anti-Inflamasi

Kopi memiliki manfaat sendiri untuk kesehatan jantung, tapi menambahkan kakao dapat memberikan manfaat lebih jauh lagi. “Seperti biji kopi, bubuk kakao mengandung flavanol yang memiliki efek anti-inflamasi, mengendurkan pembuluh darah, dan meningkatkan kontrol gula darah,” ungkap Dr. Bart.

Flavanol adalah senyawa kimia yang terdapat pada tumbuhan yang termasuk dalam keluarga antioksidan yang disebut flavonoids. Flavanol terbukti mengurangi peradangan dan meningkatkan aliran darah, yang dapat berdampak positif pada kesehatan jantung dengan merelaksasi pembuluh darah, sehingga menurunkan tekanan darah, katanya.

(yms/odi)



Sumber : food.detik.com

Bapak-bapak, Ini 5 Efek Samping Jika Minum Kopi Tiap Hari


Jakarta

Secangkir kopi memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Tapi bagi kaum pria yang sering minum kopi perlu waspada. Karena ada beberapa efek samping ini!

Kopi dikenal sebagai salah satu minuman yang mengandung banyak manfaat untuk tubuh. Kopi mengandung antioksidan, bisa membantu mengurangi peradangan, dapat menjaga kesehatan otak sampai memperbaiki suasana hati.

Namun, semua yang dikonsumsi secara berlebihan jelas tidak baik termasuk konsumsi kopi. Lewat beberapa studi seperti jurnal dari ‘Gender Differences in Coffee Consumption and Its Effects in Young People’, ditemukan bahwa pria lebih banyak konsumsi kopi dibandingkan wanita.


Jumlah pria yang konsumsi kopi sebanyak 50,8% di seluruh dunia. Ternyata ada beberapa efek samping yang bisa muncul jika para pria mengonsumsi kopi berlebihan apalagi tidak sesuai aturan.

Dilansir dari berbagai sumber berikut beberapa efek samping yang bisa muncul jika pria terlalu sering minum kopi.

1. Kualitas Sperma Menurun

Sperma bermasalahIlustrasi Sperma bermasalah Foto: Getty Images/Rasi Bhadramani

Tidak hanya memberikan energi, minum kopi juga dapat berdampak pada kondisi kesehatan sperma pada pria. Penelitian panjang tengah dilakukan oleh para ahli untuk melihat keuntungan serta kerugiannya.

Dilansir dari Givelegacy, penemuan ahli terkait hubungan kafein dan sperma masih bercampur aduk. Sebagian penelitian menemukan bahwa kafein dan mengurangi kualitas sperma sedangkan sebagian lainnya justru menyebutkan kafein bermanfaat untuk sperma.

Penelitian yang dilakukan tahun 2016 menunjukkan bahwa konsumsi kafein memiliki efek yang sama dengan soda dan minuman berenergi. Kafein dikatakan dapat mengurangi kesuburan pada sperma yang dihasilkan pria dewasa.

2. Menurunkan Gairah Seksual

Bapak-bapak, Ini 5 Efek Samping Jika Minum Kopi Tiap HariBapak-bapak, Ini 5 Efek Samping Jika Minum Kopi Tiap Hari Foto: Ilustrasi iStock

Berbagai penelitian telah membuktikan bahwa dalam dosis rendah kafein pada kopi dapat menguntungkan dan bermanfaat untuk kesehatan. Sementara efek sebaliknya akan terjadi bila Anda meminumnya dalam dosis yang berlebihan.

Memang ketika diminum dalam dosis sedang, kafein juga dapat mengobati disfungsi ereksi sementara pada pria. Namun bila dikonsumsi dalam jumlah besar, kafein dapat berdampak negatif terhadap kehidupan seksual. Kebanyakan kafein akan membanjiri otak dan tubuh dengan hormon stress, yang akan mempengaruhi kinerja dan menurunkan dorongan seksual.

Kafein tingkat tinggi juga dapat menyebabkan iritabilitas, depresi dan kegelisahan, yang semuanya merupakan faktor yang dapat menurunkan libido seksual. Hal ini bisa membuat libido atau gairak seksual pria menurun.

3. Gangguan Lambung

This image portrays a young African American man sitting on a sofa in his living room, holding his stomach due to digestive problemsThis image portrays a young African American man sitting on a sofa in his living room, holding his stomach due to digestive problems Foto: Getty Images/RealPeopleGroup

Kopi mengandung zat kafein yang tinggi. Dikutip dari Healthline, dalam jumlah sedikit kafein memang membuat tubuh jadi lebih bersemangat. Sebaliknya, terlalu banyak minum kopi justru berisiko untuk kesehatan tubuh.

Ketika tubuh terlalu banyak minum kopi, orang bisa mengalami kegelisahan, mudah marah, dan tremor. Meskipun jarang ditemukan, kafein berlebih bisa membuat kebingungan, halusinasi, hingga muntah-muntah. Gangguan pada lambung sampai membuat lambung luka juga dialami penggemar kopi yang biasanya minum 10 cangkir kopi sehari.

Kisah ini dibagikan pengguna Twitter bernama Richo yang menceritakan ada masalah ulu hati sampai lambungnya luka, gegara minum kopi 8-10 cangkir setiap harinya.

Saksikan Live DetikPagi:

4. Susah Tidur

Bapak-bapak, Ini 5 Efek Samping Jika Minum Kopi Tiap HariBapak-bapak, Ini 5 Efek Samping Jika Minum Kopi Tiap Hari Foto: Ilustrasi iStock

Diketahui kalau kopi mengandung kafein yang tinggi. Untuk mereka yang membutuhkannya, kopi bisa menjadi penyelamat karena dapat membangkitkan energi. Namun, kalau mengonsumsi kopi terlalu banyak juga dapat memberikan masalah pada kesehatan.

Hal ini dijelaskan oleh Amy Gorin selaku ahli diet. Ia mengatakan kalau minum kopi setiap hari dapat menyebabkan masalah pada kualitas tidur seseorang. Orang tersebut akan mengalami sulit tidur dan berakhir mengidap insomnia. Efek ini tak hanya terbatas pada pria saja, tapi juga menyerang wanita yang kebanyakan konsumsi kopi

Gorin menyarankan untuk tidak minum kopi 3-6 jam sebelum tidur. Karena, itu akan membuatmu terjaga sehingga akan merasa sulit tidur.

5. Bikin Kecanduan

Bapak-bapak, Ini 5 Efek Samping Jika Minum Kopi Tiap HariBapak-bapak, Ini 5 Efek Samping Jika Minum Kopi Tiap Hari Foto: Ilustrasi iStock

Penikmat kopi pasti tidak bisa tanpa mengonsumsinya setiap hari. Minimal mereka harus mengonsumsi secangkir kopi setiap harinya.

Bagi mereka yang terbiasa mengonsumsi kopi setiap hari pasti akan ada yang kurang kalau tiba-tiba melewatkan konsumsi satu hari. Pasti mereka akan merasakannya dalam bentuk sakit kepala, mudah marah, dan rasa kantuk yang berlebihan.

Hal tersebut dapat dirasakan karena mereka sudah kecanduan terhadap kopi. Hal ini sudah dijelaskan dalam sebuah studi pada tahun 2012 di Drug and Alcohol Dependence yang menemukan gejala flu, kelelahan, mual, dan sakit kepala, setelah 16 jam pantang minum kopi dibandingkan mereka yang tidak mengonsumsinya.

(sob/odi)



Sumber : food.detik.com

Tambahkan Kayu Manis pada Kopi Untuk Dapat 3 Manfaat Sehat Ini


Jakarta

Racikan kopi hitam bisa ditambahkan rempah untuk memaksimalkan manfaat sehatnya. Seperti menambahkan bubuk kayu manis ke dalam racikan kopi.

Kopi hitam biasa dinikmati polos atau ditambahkan gula. Namun, ada juga racikan kopi yang dicampurkan kayu manis sebagai pemanis alami. Rempah beraroma harum ini juga memberikan sejumlah manfaat baik bagi kesehatan.

Dilansir dari Well and Good (21/5), kayu manis cocok dicampurkan ke dalam kopi. Dr. Bulsiewicz menjelaskan manfaat kayu manis pada racikan kopi hitam yang ternyata dapat membuat kopi jadi lebih ramah usus.


Bubuk kayu manis ini paling cocok karena bahannya yang mudah ditemui dan murah harganya. Kayu manis juga bisa memberikan aroma harum dan sensasi rasa yang manis agak pedas.

Berikut 3 manfaat sehat kopi ditambahkan kayu manis:

1. Mengandung Zat Antioksidan

Dr. Bulsiewicz mengatakan bahwa kopi merupakan sumber zat antioksidan nomor satu dalam pola makan orang Amerika. Hal itu dikarenakan kopi mengandung polifenol yang tinggi, senyawa tanaman dengan sifat antioksidan ini dapat membantu melawan peradangan dan menangkal penyakit kronis, seperti kanker.

“Polifenol juga bersifat prebiotik, artinya dapat membentuk mikrobioma,” jelas Dr. Bulsiewicz.

Jadi, menambahkan sejumput kayu manis bisa membangkitkan tenaga polifenol lainnya. Sehingga ketika bertemu dengan kopi yang kaya antioksidan bisa lebih meningkatkan manfaatnya.

2. Menambahkan Serat

Sebuah studi menunjukkan bahwa rempah-rempah kayu manis memiliki senyawa bioaktif. Hal itu dapat meningkatkan fungsi otak, terutama memori dan pembelajaran.kayu manis Foto: Getty Images/iStockphoto/Milan Krasula

Dr. Bulsiewicz juga mengatakan bahwa secangkir kopi ini sumber serat pendukung usus yang baik. “Kebanyakan orang tidak menyadarinya, padahal kopi sebenarnya mengandung dua jenis serat, yaitu serat larut dan serat prebiotik,” ungkapnya.

Kandungan serat pada kopi ini juga dianggap sebagai prebiotik alias serat yang dapat difermentasi dan memberi makan bakteri baik pada usus. Kayu manis juga diketahui sumber serat, 1 sendok teh kayu manis saja mengandung lebih dari 1 gram serat.

Manfaat lain dari mengonsumsi kopi dan kayu manis bisa lihat di halaman selanjutnya…

3. Menyehatkan Usus

Agar usus sehat dan pencernaan lancar, perlu mengonsumsi serat dan makanan nabati lainnya. Salah satu racikan minuman yang dapat membantu adalah kopi dengan kayu manis.

Dr. Bulsiewicz mengatakan mengonsumsinya secara teratur memiliki manfaatnya. Ini adalah cara terbaik untuk tetap konsisten dalam menjaga kesehatan usus.

“Jadi, bisakah mendapatkan lebih banyak manfaat kesehatan usus dari salad? Tentu. Namun kopi sudah menjadi gaya hidup yang dilakukan setiap hari, hal ini mulai menimbulkan efek bola salju pada mikrobioma usus kita,” kata Dr. Bulsiewicz.

Lantas, setelah melihat manfaat dari racikan kopi dan kayu manis ini, bagaimana cara membuatnya?

Cara membuat racikan kopi dan kayu manis ini tak sulit. Kamu bisa memberikan takaran bubuk kayu manis sesuai selera. Dr. Bulsiewicz mengatakan kalau kayu manis itu hanya perlu membuat kopi beraroma.

“Mulailah dengan 1/8 sendok teh bubuk kayu manis dan lihatlah apakah sudah menyukainya, tambahkan lebih banyak jika masih dirasa kurang,” katanya.

(yms/odi)



Sumber : food.detik.com

Apa Benar Kopi Green Bean Ampuh Turunkan BB? Ini Faktanya!


Jakarta

Sebelum diseduh, biji kopi lebih dulu disangrai untuk menghasilkan aroma dan rasa yang khas. Namun, tanpa disangrai juga dapat bermanfaat untuk diet.

Kopi identik berwarna hitam. Padahal, pada dasarnya biji kopi yang sudah dikupas berwarna hijau muda agak putih. Inilah yang disebut sebagai green bean atau kopi mentah.

Warna hitam dari kopi dihasilkan dari proses menyangrai bean bean tersebut. Namun, belakangan populer bahwa green bean juga bisa diseduh jadi kopi yang nikmat.


Selain itu, manfaatnya pun bisa menurunkan berat badan. Dikutip dari Otten Coffee (25/02/25) berikut faktanya!

1. Dibuktikan oleh dokter

Apa Benar Kopi Green Bean Ampuh Turunkan BB? Ini Faktanya!Kopi green bean merupakan biji kopi mentah tanpa disangrai. Foto: iStock

Seorang selebriti dokter asal Amerika bernama Mehmet Oz mempopulerkan kopi green bean untuk diet. Hal tersebut dipopulerkan lewat program televisinya berjudul ‘Green Coffee Bean Extract: The Fat Burner that Works!’.

Dalam program TV tersebut, ia menampilkan sebuah pil ajaib yang merupakan ekstrak dari kopi green bean. Ia mengklaim bahwa ekstrak tersebut dapat membantu menurunkan berat badan.

Semenjak itu, penjualan kopi green bean langsung melesat tinggi. Seorang roaster pun mengaku bahwa banyak orang yang memborong kopi green bean untuk diet.

2. Mengenal ekstrak kopi green bean

Seperti yang disebutkan sebelumnya, bahwa green bean adalah biji kopi yang tidak melewati proses sangrai. Alih-alih sangrai, biji kopi ini justru direndam dalam air.

Setelah direndam, biji kopi kemudian dikonsentrasikan lagi untuk membuat ekstraknya. Istilahnya, kopi green bean merupakan biji kopi mentah.

Perbedaannya dengan biji kopi sangrai ada pada kandungan asam klorogenatnya. Kandungan tersebut hanya ada pada biji kopi mentah. Ketika biji kopi disangrai, maka kandungan itu akan hancur.

Asam klorogenat merupakan antioksidan yang dapat memberikan manfaat kesehatan. Mulai dari menurunkan berat badan, menghambat penyerapan karbohidrat dan mengatur gula darah setelah makan.

Penjelasan kopi green bean bagus untuk diet ada di halaman selanjutnya.

3. Apa benar green bean dapat menurunkan berat badan?

Petani menjemur kopi di gubug fermentasi Desa Taji, Jabung, Malang, Jawa Timur, Rabu (29/5/2024). Tanaman kopi jenis robusta serta arabika yang awalnya ditanam masyarakat setempat sebagai upaya reboisasi untuk mengurangi longsor di lereng Gunung Bromo tersebut kini mampu menghasilkan sedikitnya 4,5 ton biji kopi per tahun dari lahan seluas 85 hektare dan telah dpasarkan ke berbagai kota di Indonesia serta sebagian diekspor ke Singapura. ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto/tom.Ilustrasi biji kopi. Foto: ANTARA FOTO/ARI BOWO SUCIPTO

Seorang ahli diet Cleveland Clinic, Beth Czerwony, RD, LD mengatakan perlu ada penelitian lebih lanjut guna mendukung klaim bahwa green bean tepat untuk diet.

Dalam sebuah penelitian tahun 2017, para peserta diteliti berdasarkan pola makannya. Kelompok pertama diminta mengonsumsi 400 mg ekstrak green bean selama 8 minggu.

Mereka juga mengikuti diet pembatasan kalori. Sementara kelompok lain hanya mengikuti diet kalori saja. Dan hasilnya menunjukkan bahwa kelompok peserta pertama berhasil menurunkan berat badan.

“Mereka berhasil menurunkan berat badan, tapi hanya sekitar 3-5 kilogram. Itu tidak cukup untuk dianggap signifikan, harus ada penelitian lebih lanjut,” tutur Beth.

4. Menuai pro dan kontra

Apa Benar Kopi Green Bean Ampuh Turunkan BB? Ini Faktanya!Klaim bahwa kopi green bean dapat menurunkan berat badan masih menjadi pro dan kontra. Foto: iStock

Klaim bahwa kopi green bean dapat menurunkan berat badan masih menjadi pro dan kontra di luar sana. Banyak yang menganggap berhasil, tapi tak sedikit pula yang mempertanyakan akurasinya.

Meskipun telah dilakukan penelitian, tetapi masih tetap dianggap kuat kuat. Pasalnya hasil dari penelitian yang melibatkan 142 partisipan menemukan bahwa ekstrak green bean hanya memberikan efek yang biasa saja.

Ekstrak green bean ini memang mampu membantu menurunkan kadar lemak, tetapi dalam jumlah sedikit dan memerlukan waktu yang cukup lama.

(raf/odi)



Sumber : food.detik.com

Apakah Minum Kopi Tiap Pagi Aman untuk Kesehatan Usus?


Jakarta

Minum kopi di pagi hari telah menjadi kebiasaan makan orang. Namun, apakah rutinitas minum kafein ini baik untuk kesehatan usus atau justru sebaliknya?

Minum secangkir kopi di pagi hari memang bermanfaat untuk membuatmu lebih bersemangat dan membantu mendorong energi. Namun, masih banyak yang meragukan manfaatnya terhadap kesehatan usus.

Padahal, minuman berkafein ini dapat memberi dukungan bagi miliaran mikroba ramah yang tinggal dalam sistem pencernaan.


Pasalnya, menurut sejumlah penelitian yang disebut Telegraph.com, ada bukti yang menunjukkan espresso dapat memengaruhi mikrobioma secara positif, dan mengarah pada kesehatan lebih baik secara keseluruhan, dan bahkan umur lebih panjang.

Menurut Nicola Shubrook, ahli gizi dan praktisi pengobatan fungsional mengungkap, kopi mengandung beberapa senyawa yang berfungsi sebagai prebiotik.

Berarti senyawa itu memberi nutrisi pada bakteri probiotik yang bermanfaat dengan menyediakan nutrisi yang diperlukan untuk pertumbuhan dan fungsi.

Lantas, apa sebenarnya efek minum kopi di pagi hari pada kesehatan usus? Berikut penjelasannya seperti dilansir dari telegraph.com (23/06/2024).

1. Efek minum kopi pagi hari

minum kopiMinum kopi tiap pagi sebenarnya bisa memberi manfaat pada pencernaan. Foto: Getty Images/Pheelings Media

Sebenarnya minum kopi di pagi hari bisa membantu menjaga kesehatan usus serta mencegah berbagai macam penyakit.

Menurut ahli gizi Nicola Shubrook, dampak kopi pada flora usus ada dua. Pertama, kafein bertindak sebagai stimulan yang mampu meningkatkan jumlah bakteri baik dalam usus.

Kopi juga mengandung senyawa tanaman disebut polifenol. Kategori senyawa ini secara alami ditemukan dalam makanan nabati, seperti buah, sayur, rempah, teh, cokelat, dan anggur.

Polifenol dikenal bertindak sebagai antioksidan dan anti-inflamasi yang dapat mengurangi risiko kanker dengan menetralkan radikal bebas berbahaya.

Polifenol khusus dalam kopi dikenal dengan sebutan asam klorogenat.

Menurut studi tahun 20202 yang diterbitkan dalam Experimental and Clinical Science, pasien yang mengonsumsi kopi kaya akan asam klorogenat, mampu menurunkan risiko diabetes tipe-2 dan penyakit hati berlemak.

Penelitian yang sudah ada juga menunjukkan efek baik kafein untuk usus. Kafein dapat merangsang usus besar dan menyebabkan buang air besar secara teratur.

Dalam banyak hal, tampaknya secangkir kopi bermanfaat bagi kesehatan usus. Namun, jenis kopi apa yang terbaik untuk mendapat manfaat ini?

2. Racikan kopi terbaik untuk kesehatan usus

Minum Kopi Hitam di Pagi Hari Bisa Bantu Turunkan Berat BadanPilihan terbaik yaitu dengan minum kopi hiitam saja tanpa gula atau pemanis buatan. Foto: Ilustrasi iStock

Para ahli yang disebut Telegraph cenderung sepakat bahwa kopi hitam lebih baik daripada cappuccino, latte, flat white, atau kopi susu lainya.

Menurut Julia Kopczyńska, ahli mikrobiologi di Institut Biokimia dan Biofisika Polandia menyebut susu terbukti menghambat penyerapan polifenol.

Ia juga mengungkap, penambahan banyak krim dan gula akan mengubah kpi menjadi sebuah dessert. Gula akan lebih membahayakan dan merusak manfaat kopi.

Oleh karena itu, lebih baik memilih kopi hitam tanpa tambahan gula atau pemanis buatan apapun.

Jenis biji kopi sampai takaran cangkir yang harus diminum bisa dilihat pada halaman selanjutnya!

3. Jenis biji kopi yang lebih baik

Tidak hanya racikannya, biji kopi yang dipilih juga perlu diperhatikan.

Terdapat dua jenis biji kopi utama, yaitu Arabika dan Robusta. Masing-masing memiliki kualitas berbeda pada tahap pemanggangan tertentu.

Julia mengungkap, meskipun biji kopi panggang ringan umumnya memiliki kandungan kafein lebih tinggi, biji kopi ini yang mempertahankan lebih banyak antioksidan daripada biji kopi yang dipanggang gelap.

Terlepas dari kondisi panggangannya, jenis biji kopinya juga perlu dilihat karena keduanya menawarkan manfaat berbeda.

Biji kopi robusta yang dipanggang ringan memiliki lebih banyak antioksidan daripada biji kopi panggang arabika yang dipanggang ringan juga.

Lamanya waktu penyimpanan biji kopi juga memengaruhi kadar polifenol, dengan penurunan terlihat pada biji kopi yang disimpan selama 12 bulan atau lebih.

4. Berapa cangkir yang harus diminum?

Ilustrasi kopi hitamMeskipun sehat, tetapi asupannya perlu dibatasi. Foto: Getty Images/iStockphoto/PeopleImages

Meskipun kopi bermanfaat untuk usus atau organ tubuh lain, tetapi kamu tetap perlu membatasi asupannya.

Julia menyetujui, jumlah kafein maksimum yang direkomendasikan adalah 400 mg sehari. Pasalnya, minum kopi diatas 600 mg telah dikaitkan dengan insomnia dan tekanan darah tinggi.

Menurut Julia, secangkir kopi seduh rumahan mengandung antara 70 mg dan 140 mg kafein, tergantung biji kopi dan metode penyeduhan.

Sementara itu, kopi di coffee shop rata-rata mengandung 180 mg kafein. Espresso dan cappucino siap saji juga mengandung kafein serupa, atau bahkan lebih tinggi, mencapai 325 mg.

Untuk mendapatkan manfaat maksimal, lebih baik membatasi asupan kopi dan memperhatikan jenis kopi mana yang lebih baik.

Kamu juga bisa membuat kopi lebih sehat untuk usus dan keseluruhan tubuh dengan menambahkan rempah-rempah sebagai pengganti pemanis buatan.

Misalnya, menambah kapulaga yang bersifat anti radang dan dapat mengatur kadar gula darah. Jahe juga bisa ditambah karena dapat meningkatkan kesehatan pencernaan dan menurunkan kolesterol.

(aqr/adr)



Sumber : food.detik.com