8 Ide Museum Date di Jakarta, Bangun Suasana Romantis dan Seru


Jakarta

Museum date adalah konsep kencan di mana pasangan menghabiskan waktu bersama di museum. Mereka biasanya menjelajahi pameran seni, sains, sejarah, atau budaya.

Jakarta jadi salah satu kota yang sangat cocok untuk museum date. Selain memiliki banyak museum, museum di jakarta juga menawarkan suasana yang nyaman,sarat pengetahuan dan instagrammable.

Bagi detikers yang bingung mau liburan akhir tahun sama pangan ke mana? Kamu bisa pilih tempat-tempat ini untuk museum date.


Ide Museum Date di Jakarta

Dirangkum detikcom dari akun sosial media dan websitenya, berikut adalah beberapa rekomendasi museum yang bisa jadi pilihan museum date di Jakarta:

1. MoJa Museum

Libur panjang membuat warga beraktivitas di luar rumah, salah satunya dengan bermain sepatu roda di Moja Museum.Libur panjang membuat warga beraktivitas di luar rumah, salah satunya dengan bermain sepatu roda di Moja Museum. (Rifkianto Nugroho)
  • Harga tiket masuk: Rp 125 ribu-240 ribu.
  • Lokasi: Gelora Bung Karno Sports Complex, Main Stadium, Zona Biru 8-9, RT.1/RW.3, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat.
  • Jam buka: Setiap hari dari jam 11.00-19.30 WIB.

MOJA museum jadi salah satu museum terkenal di Jakarta yang interaktif dan instagrammable. Di sini, kamu bisa melihat banyak eksibisi seni interaktif.

Berbagai aktivitas seru yang bisa kamu lakukan di MoJa museum di antaranya MoPaint (untuk kamu yang suka gambar), golf, atau RoJa yakni wahana roller skating (sepatu roda).

2. Museum Sejarah Jakarta

Museum Sejarah Jakarta dikenal juga dengan nama Museum Fatahillah. Museum Sejarah Jakarta terletak di kawasan Kota Tua, Jakarta Barat.Museum Sejarah Jakarta dikenal juga dengan nama Museum Fatahillah. Museum Sejarah Jakarta terletak di kawasan Kota Tua, Jakarta Barat. (Tiara Rosana/detikcom)
  • Harga tiket masuk: Rp 2 ribu (pelajar), Rp 3 ribu (mahasiswa), dan Rp 5 ribu (dewasa).
  • Alamat: Jalan Taman Fatahillah No.1, Pinangsia, Kecamatan Taman Sari, Jakarta Barat.
  • Jam buka: Selasa-Minggu pukul 09.00-15.00 WIB.

Museum Sejarah Jakarta atau dikenal juga museum Fatahillah, adalah bangunan yang jadi ikon di kawasan Kota Tua Jakarta. Dilansir Antara, museum ini memiliki koleksi sekitar 23.500 barang bersejarah, baik dalam bentuk benda asli maupun replika.

Dilansir laman Jakarta Tourism, dulunya, bangunan museum merupakan markas administrasi Perusahaan Hindia Timur, dan kemudian Pemerintah Belanda. Kebanyakan koleksi di museum ini terdiri dari peninggalan-peninggalan Belanda yang bermukim di Batavia sejak awal abad XVI.

3. Galeri Nasional Indonesia

Pengunjung mengamati karya seni instalasi dari medium logam alumunium karya Lini Natalini Widhiasi di Gedung A Galeri Nasional Indonesia, Jakarta Pusat, Jumat (6/9/2024). Pameran tunggal seni rupa bertajuk Infinity Yin Yang merupakan karya seni baru yang menunjukkan kekuatan eksplorasi sekaligus eksploitasi material, medium dan teknik yang berlangsung 4 September hingga 3 Oktober 2024. ANTARA FOTO/Fakhri Hermansyah/agrPengunjung mengamati karya seni instalasi dari medium logam alumunium karya Lini Natalini Widhiasi di Gedung A Galeri Nasional Indonesia, Jakarta Pusat, Jumat (6/9/2024). Pameran tunggal seni rupa bertajuk Infinity Yin Yang merupakan karya seni baru yang menunjukkan kekuatan eksplorasi sekaligus eksploitasi material, medium dan teknik yang berlangsung 4 September hingga 3 Oktober 2024. (ANTARA FOTO/Fakhri Hermansyah)
  • Harga tiket masuk: Rp 10 ribu (anak-anak), Rp 20 ribu (dewasa), dan Rp 50 ribu (wisatawan asing).
  • Alamat: Jl. Medan Merdeka Tim. No.14, RT.6/RW.1, Gambir, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat.
  • Jam buka: Selasa-Sabtu dari jam 09.00-19.00 WIB.

Museum seni dan pusat pameran ini lokasinya ada di jantung kota Jakarta. Di sini kamu bisa menikmati ruang seni dan budaya, dengan beragam koleksi karya seni rupa.

Baik itu yang bersifat klasik maupun kontemporer dari seniman Indonesia maupun internasional. Galeri Nasional Indonesia cocok banget buat dijadikan ide museum date, karena banyak spot foto estetik dengan suasana yang tenang dan nyaman.

4. Museum Seni Rupa dan Keramik

Museum Seni Rupa dan Keramik JakartaArea Museum Seni Rupa dan Keramik Jakarta. (Weka Kanaka/detikcom)
  • Harga tiket masuk: Rp 10 ribu-15 ribu (lokal), Rp 5 ribu (mahasiswa), Rp 50 ribu (wisatawan asing).
  • Alamat: Jl. Pos Kota No.2 9, RT.9/RW.7, Pinangsia, Kecamatan Taman Sari, Jakarta Barat.
  • Jam buka: Selasa-Minggu dari jam 09.00 WIB – 15.00 WIB.

Sesuai namanya, museum ini menyimpan koleksi seni rupa dan keramik. Selain melihat koleksi, kamu dan pasangan date kamu juga bisa mengikuti workshop membuat gerabah atau keramik di sini lho.

5. Museum MACAN (Modern and Contemporary Art in Nusantara)

Museum MACANMuseum MACAN. (Chelsea Olivia/detikcom)
  • Harga tiket masuk: Rp 36 ribu-90 ribu.
  • Alamat: AKR Tower Level M, Jl. Panjang No.5, Kebon Jeruk, Kecamatan Kebon Jeruk, Kota Jakarta Barat.
  • Jam buka: Selasa-Minggu dari 10.00-18.00 WIB.

Museum ini menyimpan berbagai karya seni modern dan kontemporer dari Indonesia dan luar negeri. Museum ini memang populer dikalangan pecinta seni dan anak muda.

Museum MACAN juga kerap menghadirkan pameran dan event kolaborasi dengan tema yang berbeda-beda.

6. Museum Nasional Indonesia

Museum Nasional Indonesia di malam hari pada Sabtu (26/10/2024).Museum Nasional Indonesia di malam hari pada Sabtu (26/10/2024). Foto: Weka Kanaka/detikcom
  • Harga tiket masuk: Rp 15 ribu (anak-anak), Rp 25 ribu (dewasa), Rp 50 ribu (WNA).
  • Alamat: Jl. Medan Merdeka Barat No.12, Gambir, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat,
  • Jam buka:Selasa-Minggu dari jam 09.00-15.00 WIB.

Kompleks Museum Nasional berdiri di atas tanah seluas 26.500 meter persegi.Terdiri dari Gedung A digunakan untuk ruang pamer dan wahana Imersifa, dan Gedung B (Gedung Arca) untuk pameran, juga digunakan untuk laboratorium, ruang pameran temporer, area komersial, perpustakaan, dan kantor.

Dilansir laman resminya, sampai saat ini koleksi yang dikelola museum ini ada sekitar 190.000an. Benda-benda tersebut terdiri dari 7 jenis koleksi yakni prasejarah, arkeologi masa klasik, sejarah, numismatik dan heraldik, keramik, dan etnografi.

7. Museum Bank Indonesia (BI)

Pameran Rupiah Berkisah tentang TimurPameran Rupiah Berkisah tentang Timur. (Muhammad Lugas Pribady/detikTravel)
  • Harga tiket masuk: Rp 5 ribu per orang, gratis bagi pelajar/mahasiswa.
  • Alamat: Jl. Pintu Besar Utara No.3, RT.4/RW.6, Pinangsia, Kecamatan Taman Sari, Jakarta Barat.
  • Jam buka: Selasa-Minggu mulai dari jam 08.00-15.30 WIB.

Museum BI dulunya digunakan oleh De Javasche Bank, salah satu gedung dengan nilai sejarah yang tinggi. Lokasinya masih berada di kawasan Kota Tua.

Museum ini pertama kali dibuka pada tanggal 15 Desember 2006. Museum BI menyimpan berbagai koleksi numismatik dan arsitektur gedung.

8. Museum Wayang

Museum Wayang di Kota Tua Jakarta menjadi salah satu destinasi liburan edukasi. Di sini, Anda dapat melihat beragam koleksi wayang dari seluruh Indonesia.Museum Wayang di Kota Tua Jakarta menjadi salah satu destinasi liburan edukasi. Di sini, Anda dapat melihat beragam koleksi wayang dari seluruh Indonesia. (Muhammad Lugas Pribady)
  • Harga tiket masuk: Rp 5 ribu (anak-anak dan pelajar/mahasiswa), Rp 10 ribu (dewasa), dan Rp 50 ribu (WNA).
  • Alamat: Jalan Pintu Besar Utara No.27 Pinangsia, RT.3/RW.6, Kota Tua, Kecamatan Taman Sari, Jakarta Barat.
  • Jam buka: Selasa – Minggu dari jam 09.00-15.00 WIB.

Museum Wayang banyak memamerkan dan melestarikan warisan seni budaya pertunjukan boneka tradisional indonesia. Koleksinya meliputi wayang golek, wayang kulit, serta beberapa koleksi wayang dari daerah serta negara lain.

Tips untuk Museum Date

  • Ketahui tanggal dan waktu buka museum.
  • Pakai outfit terbaikmu, jangan lupa juga pilih yang nyaman.
  • Abadikan momen dengan berfoto di spot-spot menarik dan Instagramable.
  • Bangun obrolan dengan membahas topik seputar koleksi menarik atau karya seni di museum tersebut.

Itu tadi beberapa pilihan tempat untuk ide museum date di Jakarta yang bisa dikunjungi. Selain menawarkan suasana yang lebih santai dan estetis, date di museum juga sangat bernuansa romantis.

(row/row)



Sumber : travel.detik.com

Awas Blong di Turunan! Begini Cara Ngerem Motor Matic yang Benar


Jakarta

Motor matic banyak digunakan dalam kegiatan sehari-hari karena cara mengendarai yang mudah. Pengguna motor matic bisa langsung tancap gas tanpa perlu memikirkan kopling maupun persneling.

Tapi saat berjalan di turunan, ada risiko besar bagi pengguna matic. Motor bisa blong karena pengereman tidak dilakukan dengan benar. Selain itu, rem bisa cepat aus karena proses pengereman yang terlalu berat.

Untuk menghindari risiko blong dan kerusakan rem, simak artikel ini. Kita akan ulas cara ngerem motor matic yang benar saat berada di turunan. Ketahui juga kesalahan ngerem serta tips merawat rem agar awet.


Cara Ngerem Motor Matic yang Benar di Turunan

Berikut ini cara ngerem motor matic yang benar saat di turunan, berdasarkan situs Suzuki dan Rifat Drive Labs:

1. Sejak Awal, Pastikan Kondisi Rem

Sebelum melakukan perjalanan, terutama perjalanan jauh, pastikan selalu mengecek kondisi kendaraan. Salah satu bagian penting adalah rem. Jika kurang paham, bawalah motor matic kamu ke bengkel servis. Gantilah dengan yang baru jika komponen rem sudah aus atau rusak.

2. Jaga Jarak dan Kecepatan

Saat di jalan, selalu menjaga jarak dan kecepatan. Ketika di turunan, kendaraan akan semakin cepat. Pastikan kecepatan tidak melebihi batas maksimal. Hal ini untuk mengantisipasi jika kendaraan di depanmu berhenti mendadak.

3. Jangan Benar-benar Lepas Gas

Motor matic tidak memiliki engine brake seoptimal motor transmisi manual, sehingga berisiko blong saat berada di turunan. Namun ada cara untuk menghindari risiko tersebut.

Pada motor transmisi manual, pengendara cukup memposisikan persneling ke gigi rendah, sehingga kecepatan motor terbatas. Pada motor matic, pengendara tidak boleh melepaskan gas secara penuh agar transmisi kendaraan tetap aktif.

Jadi, cukup sesekali mengegas untuk mendapatkan engine brake. Jika gas dilepaskan penuh, maka yang terjadi adalah freewheel, yaitu motor akan meluncur seperti ketika menarik kopling pada motor manual.

Pada saat menurun, utamakan menggunakan rem depan daripada belakang. Rem depan dapat menahan daya dorong motor ke depan. Rem depan pada motor matic posisinya sama dengan motor lain, yakni di tangan kanan.

5. Kombinasikan Rem

Meski mengutamakan rem depan saat di turunan, detikers juga tetap harus mengkombinasikan dengan rem belakang di tangan kiri. Rem belakang bisa dipakai sebagai penyeimbang.

Penggunaan dua rem menghindari ban selip. Selain itu, beban rem juga menjadi lebih ringan, sehingga tidak cepat aus pada salah satu rem.

6. Hindari Ngerem Mendadak

Hindari mengerem secara mendadak, terutama setelah memacu dengan kecepatan tinggi. Pengereman mendadak bisa membuat roda terkunci dan motor kehilangan daya cengkram.

Pengendara juga disarankan mengerem secara bertahap, yakni dengan menekan rem, melepasnya, lalu menekannya lagi hingga beberapa kali.

7. Pastikan Pakai Safety Gear

Terakhir, selalu ingat untuk mengenakan safety gear atau perlengkapan keamanan, misalnya helm ber-SNI, jaket berkendara, sarung tangan, sepatu, dan sebagainya. Hal ini akan meminimalkan risiko cedera jika terjadi kecelakaan.

Kesalahan Ngerem yang Sering Terjadi

Ada beberapa kebiasaan mengerem yang salah tetapi sering dilakukan, yakni sebagai berikut:

  • Beberapa pengendara berpikir untuk menghindari penggunaan rem depan, karena hal itu membuat roda depan terkunci. Padahal rem depan lebih berpengaruh besar untuk memperlambat laju motor.
  • Pengendara sering kali mengerem hanya menggunakan satu rem. Seharusnya rem harus dikombinasikan antara depan dan belakang. Selain membuat laju kendaraan sulit terkendali, rem juga bisa cepat aus.
  • Banyak pengendara terbiasa mengerem secara mendadak. Hal ini biasa terjadi karena tidak menjaga jarak aman. Padahal rem mendadak bisa membuat roda terkunci.
  • Kondisi rem juga sering kali diabaikan. Ketika rem sudah terasa tidak pakem atau tidak nyaman, sebaiknya tanyakan ke bengkel. Pastikan kondisi rem selalu baik.

Tips Merawat Rem Agar Awet

Dikutip dari situs Astra Otoshop, berikut ini sejumlah tips merawat rem agar tetap awet:

  • Selalu bersihkan komponen secara rutin, terutama setelah kehujanan, terkena lumpur, atau melewati jalan berdebu.
  • Manfaatkan engine brake, sehingga tidak memerlukan banyak pengereman. Pada motor manual, cukup gunakan transmisi rendah untuk mendapatkan engine brake. Pada motor matic, jangan menutup gas secara penuh.
  • Gunakan rem depan dan belakang secara kombinasi atau bergantian.
  • Pastikan bearing atau laher selalu terlumasi dengan baik dengan minyak rem.
  • Pastikan jarak yang pas antara kampas rem dan piringan cakram agar kinerja rem optimal.
  • Pastikan kondisi permukaan cakram rem tidak aus atau berkarat. Gantilah jika sudah aus atau berkarat.
  • Jika rem sudah macet, pertimbangkan untuk mengganti seal master rem, kampas rem, dan sebagainya.
  • Lakukan servis berkala agar dicek oleh mekanik. Beberapa komponen yang dicek adalah master rem, kaliper, kampas rem, as bracket kaliper, tromol, piringan cakram, dan minyak rem.

Sekarang detikers sudah tahu kan cara ngerem motor matic yang benar saat di turunan? Perhatikan betul cara mengerem ini agar tidak membahayakan diri sendiri dan pengendara lain.

(bai/row)



Sumber : oto.detik.com

Fortuner-Innova Diesel Dikasih ‘Minum’ Solar Subsidi? Harus Sering Begini


Jakarta

Fortuner-Innova Reborn diesel kamu sering dikasih solar subsidi? Lebih baik sering melakukan treatment purging supaya injector tak terhambat.

Solar subsidi merupakan satu jenis bahan bakar yang masih digunakan pengendara mobil diesel di Tanah Air. Tak bisa dipungkiri, harga jualnya paling murah ketimbang bahan bakar diesel lainnya. Solar atau biosolar saat ini dijual Rp 6.500 per liter.

Di sisi lain kandungan sulfur pada bahan bakar jenis solar subsidi cukup tinggi. Dalam catatan detikOto, kandungan sulfur solar subsidi itu 2.500 ppm. Padahal secara standar internasional, kandungan sulfur pada bahan bakar adalah 50 ppm atau lebih rendah. Penggunaan BBM dengan sulfur tinggi tentu mempengaruhi performa mesin.


Harus Sering Purging

Contohnya bila kamu menggunakan solar subsidi di mobil sekelas Fortuner ataupun Innova Reborn diesel maka ada perlakuan khusus yang harus dilakukan supaya injektor tak cepat rusak. Kepala Bengkel Auto2000 Jatiasih Wahono menjelaskan, sejatinya solar subsidi masih aman digunakan pada mobil-mobil Toyota seperti Fortuner ataupun Innova diesel. Tapi, pemilik kendaraan disarankan melakukan purging supaya endapan sulfur bisa dihilangkan.

“Aman di komponen (mesin) dengan catatan harus ada treatment khusus. Misalkan di injektor, pernah dengar purging, itu wajib dilakukan. Kalau bisa tiap servis, kalau di sini kita sampaikan ke pelanggan ini wajib purging,” terang Wahono saat ditemui di kantornya belum lama ini.

Wahono mengungkap ada beberapa kasus pengguna solar subsidi, malah membuat injektor mobil jadi mampet. Kasus ini ditemui pada kendaraan dengan usia tiga tahun ke atas.

“Sementara harga injektor kan mahal. Jadi purging itu pembersihan kerak-kerak tadi, sulfur-sulfurnya nanti bisa hilang. Setiap servis berkala, (dibersihkan) pakai obat lah ya,” beber Wahono.

Meski begitu, pengendara Innova maupun Fortuner tak disarankan menggunakan bahan bakar rendah sulfur tersebut. Untuk menjaga performa mesin sekaligus rendah emisi, disarankan menggunakan bahan bakar diesel yang sulfurnya lebih rendah.

“Untuk dapat emisi Euro 4 itu wajib pakai BBM-nya yang angka cetanenya tinggi, minimal Dexlite lah. Tetapi, gimana kalau dipakainya solar biasa? Kalau Toyota masih aman, kan ada beberapa merek yang nggak bisa saya sebut engine lamp-nya nyala segala macam. Kalau Toyota masih bisa, tapi pengaruh nggak performance? Pengaruh pasti, tenaganya pasti berkurang,” kata Wahono.

Jenis BBM untuk Innova Reborn Diesel dan Fortuner Diesel

Sebagai informasi tambahan, dikutip dari buku panduan manual Toyota Fortuner, untuk versi diesel model Euro 4 dianjurkan menggunakan bahan bakar diesel 50 ppm atau kurang sulfur. Angka cetanenya 48 atau lebih tinggi. Begitupun dengan Innova Reborn diesel yang mengusung sistem DPF, dianjurkan pakai BBM dengan kandungan sulfur 10 ppm atau kurang sulfur.

“Kendaraan dengan sistem DPF: Jangan menggunakan bahan bakar diesel yang mengandung kandungan sulfur di atas 10 ppm. Penggunaan berulang dari bahan bakar diesel dengan kandungan sulfur di atas 10 ppm dapat menyebabkan kerusakan pada mesin dan sistem exhaust dan mempengaruhi daya tahan kendaraan Anda,” begitu bunyi penjelasan di buku panduan Innova Reborn diesel.

(dry/din)



Sumber : oto.detik.com

Kembali ke Zaman Batu di Situs Megalit Meghibu



Pagar Alam

Kota Pagar Alam di Sumatera Selatan punya situs-situs megalit bersejarah. Traveler akan diajak kembali ke zaman batu di Situs Megalit Batu Beghibu.

Situs Megalit Batu Beghibu atau Batu Beribu (dengan ibu) itu berada di desa Tegur Wangi, Kelurahan Pagar Wangi Kecamatan Dempo Utara, Kota Pagar Alam, Sumsel.

Lokasi tepatnya berada di tengah persawahan milik warga setempat. Situs Megalit Batu Beghibu ini menjadi salah satu dari 67 situs yang didaftarkan ke UNESCO oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Pagar Alam.


Dikutip dari situs Pemkot Pagar Alam, seorang peneliti bernama Van der Hoop pernah meneliti situs-situs bersejarah di Pagar Alam. Berdasarkan studi peneliti berkebangsaan Belanda ini, ditemukan 22 kawasan di Pagar Alam yang diyakini sudah ada dari zaman prasejarah atau zaman batu.

Terdapat 4 Megalit berdekatan seperti orang yang sedang menggendong bakul padi. Tidak jauh dari megalit tersebut, ada tiga rumah batu atau rumah dalam tanah yang semuanya terbuat dari batu.

Pemilik tanah, Suriana (70), mengatakan situs megalit tersebut terletak di bawah pohon besar dan dipenuhi rerumputan sebelum dijadikan tempat wisata. Saat ini, area itu sudah diberi pagar agar tidak rusak.

“Tanah ini tanah warisan dari nenek. Saya kurang tahu kapan ini dijadikan wisata tapi saat anak saya masih kecil (sekitar tahun 80-an) itu sudah ada turis-turis yang ke sini dan para peneliti,” katanya saat diwawancarai, Minggu (17/11/2024).

Suriana menjelaskan keempat megalit tersebut dulunya memiliki bentuk yang sangat jelas dan kecil. Saat ini ukurannya sedikit membesar. Suriana memperkirakan hal itu disebabkan jarak antara keempat megalit. Dulunya jarak itu berjauhan, kini sudah sempit.

“Kayaknya itu (sambil menunjuk Megalit Batu Beghibu) seperti orang memikul bakul padi dari panen. Dulu kelihatan tangkai padinya dipegang dan diletakkan di bakul. Kalau sekarang sudah tidak jelas lagi. Itu yang bentuk wajah asli tidak di rubah. Perkiraan itu pada zaman Majapahit tapi saya kurang tahu pastinya,” ujarnya.

Semenjak situs Megalit Batu Beghibu menjadi tempat wisata, pengunjung tidak dapat memegang megalitnya sebab diberi kandang. Saat itu pernah salah satu megalitnya terjungkit ke bawah dan diletakkan ke tempat semula.

“Iya di sini gratis tidak di pungut biaya, biasanya hari weekend banyak orang yang berwisata ke sini. Kalau penyebutannya itu Batu Beghibu tapi ada yang bilang ada Batu Beribu. Ada juga Batu Beranak tapi sering disebut Batu Beghibu,” tuturnya.

Selain situs Megalit Batu Beghibu, berjarak sekitar 100 meter terdapat situs Rumah Batu. Dimana menurut cerita rumah batu tersebut dijadikan tempat tinggal masyarakat zaman dulu.

“Iya, kalau rumah batu ini ketahuannya sekitar tahun 80-an, soalnya setiap membajak sawah air di atasnya selalu kering. Setelah dibongkar di dalamnya terdapat lukisan seperti orang yang memegang cangkul dan lukisan lainnya, tapi saat ini sudah tidak ada karena lumut,” ujarnya.

——-

Artikel ini telah naik di detikSumbagsel.

(wsw/wsw)



Sumber : travel.detik.com

Ini 4 Cara Mudah Pergi ke Bundaran HI dengan Kendaraan Umum


Jakarta

Bundaran Hotel Indonesia atau disebut juga Bundaran HI merupakan salah satu tempat ikonik di Jakarta. Tempat ini selalu ramai dalam momen tertentu, misalnya saat malam tahun baru atau car free day (CFD).

Wisatawan dari dalam maupun luar negeri bisa mengunjungi Bundaran HI dengan menggunakan kendaraan umum, mulai dari KRL Commuter Line, TransJakarta, MRT, hingga LRT. Lokasinya yang berada di pusat kota membuat Bundaran HI sangat mudah diakses.

Lantas, bagaimana cara pergi ke Bundaran HI dengan menggunakan transportasi umum? Simak selengkapnya dalam artikel ini.


Cara ke Bundaran HI dengan Kendaraan Umum

Ada banyak cara bagi travelers yang ingin berkunjung ke Bundaran HI dengan transportasi umum. Berikut moda transportasi yang bisa kamu gunakan untuk bisa sampai ke Bundaran HI:

1. KRL Commuter Line

Cara yang pertama adalah dengan menggunakan KRL Commuter Line. Bagi kamu warga Depok, Tangerang, ataupun Bekasi sudah bisa jalan-jalan ke pusat kota dengan mudah dan cepat.

Untuk bisa sampai di Bundaran HI, travelers harus menaiki KRL tujuan Cikarang – Angke atau Cikarang – Kampung Bandan, kemudian turun di Stasiun Sudirman.

Setibanya di Stasiun Sudirman, travelers perlu berjalan kaki sekitar 900 meter atau 15 menit untuk bisa sampai di Bundaran HI.

2. TransJakarta

Jika tidak mau berjalan kaki terlalu jauh, sebaiknya pilih moda transportasi TransJakarta (TJ). Sebab, ketika keluar dari halte TJ, kamu sudah disambut oleh Patung Selamat Datang yang berada persis di depannya.

Caranya adalah dengan naik TransJakarta dan turun di Halte Bundaran HI Astra. Adapun sejumlah rute TJ yang berhenti di halte tersebut, yakni:

  • Rute 1: Blok M – Kota
  • Rute 6A: Ragunan – Balai Kota via Kuningan
  • Rute 6B: Ragunan – Balai Kota via Semanggi
  • Rute 9D: Pasar Minggu – Tanah Abang.

3. MRT

Selain menggunakan TransJakarta dan KRL, pilihan lainnya adalah dengan menaiki MRT. Sama seperti menggunakan TJ, detikers tak perlu berjalan kaki terlalu jauh karena MRT akan berhenti di Stasiun Bundaran HI Bank DKI.

Adapun rute MRT saat ini baru hanya satu, yakni tujuan Lebak Bulus – Bundaran HI. Jadi, kamu bisa naik di stasiun MRT mana saja yang terdekat dari lokasi kamu, tapi pastikan mengarah ke Bundaran HI ya!

4. LRT

Cara lain untuk bisa sampai di Bundaran HI adalah menggunakan LRT. Bagi kamu warga Cibubur dan Bekasi yang ingin jalan-jalan ke pusat kota Jakarta, bisa banget mengandalkan transportasi umum yang satu ini.

Untuk bisa sampai ke Bundaran HI, travelers harus menaiki LRT menuju Stasiun Dukuh Atas. Setelah itu, kamu perlu berjalan kaki sekitar 1,5 km atau 20 menit untuk bisa sampai di sana.

Daya Tarik Bundaran HI

Daya tarik utama dari Bundaran HI adalah karena menjadi salah satu ikon kota Jakarta. Selain itu, di tengah bundaran terdapat sebuah patung bernama Patung Selamat Datang.

Mengutip situs Badan Sertifikasi Kadin DKI Jakarta, Patung Selamat Datang merupakan monumen sepasang manusia yang tengah menggenggam bunga dan melambaikan tangan. Patung itu dibangun untuk menyambut para tamu negara dan atlet yang datang ke pentas olahraga Asian Games ke-4 pada 1962.

Untuk bisa menikmati suasana di sekitar Bundaran HI, travelers disarankan naik ke anjungan Halte Bundaran HI. Setibanya di anjungan, kamu bisa melihat lanskap Patung Selamat Datang serta gedung-gedung bertingkat yang keren dan estetik.

Itu tadi penjelasan mengenai empat cara pergi ke Bundaran HI dengan menggunakan transportasi umum. Semoga dapat membantu travelers!

(ilf/fds)



Sumber : travel.detik.com

Berencana Road Trip di Musim Hujan? Simak Tips Ini agar Tetap Aman!



Jakarta

Libur Natal dan Tahun Baru bisa dimanfaatkan untuk road trip bersama keluarga. Namun, karena musim hujan mulai melanda sebagian besar wilayah Indonesia, pengendara mobil perlu ekstra hati-hati.

PT Bridgestone Tire Indonesia membagikan beberapa tips yang dapat ‘dicontek’ oleh detikers untuk tetap aman selama berkendara di musim hujan. Menurut pabrikan ban asal Jepang ini, setidaknya ada tiga poin yang perlu diperhatikan sebelum melakukan perjalanan.

Periksa dan Pastikan Tekanan Angin Ideal

Cara paling sederhana untuk menjaga keselamatan adalah dengan mengecek tekanan angin ban mobil secara berkala dan memastikannya sesuai dengan tekanan ideal. Umumnya, informasi tekanan angin ban standar pabrik ditempel di dekat pintu pengendara. Jika tidak ada, maka pengendara perlu memeriksa buku manual.


Periksa Ketinggian Kembang Ban

Ban mobil memiliki batas usia pakai. Cara mudah untuk mengetahui apakah ban masih layak digunakan adalah dengan memeriksa ketinggian kembang melalui Tread Wear Indicator (TWI). Indikator ini biasanya berada di tengah alur ban dengan bentuk yang mudah dikenali.

Spooring dan Balancing Sebelum Berkendara

Spooring dan balancing merupakan perawatan rutin yang penting untuk dilakukan. Bridgestone Indonesia mengklaim prosedur ini bertujuan untuk menjaga stabilitas kendaraan dan mengurangi getaran selama perjalanan.

Selain tiga hal tadi, Deputy Head of Original Equipment (OE) Sales Bridgestone Indonesia, Fisa Rizqiano, menekankan pentingnya perawatan ban sebagai komponen vital, terutama di musim hujan.

“Ban merupakan satu-satunya bagian kendaraan yang bersentuhan langsung dengan jalan. Dengan permukaan kontak yang setara dengan telapak tangan, ban harus mampu menahan beban kendaraan, mendukung akselerasi, manuver, dan pengereman. Karena itu, perawatan ban menjadi sangat penting, terutama saat berkendara di musim hujan,” ujar Fisa dalam siaran pers yang diterima detikOto.

(mhg/rgr)



Sumber : oto.detik.com

Buat Persiapan Musim Hujan, Komponen Mobil Ini Perlu Jadi Perhatian



Jakarta

Untuk berkendara di musim hujan, kondisi kendaraan harus tetap prima. Jangan lupa untuk melakukan perawatan berkala dan persiapkan kendaraan kamu untuk menyambut musim hujan.

Setidaknya ada beberapa komponen utama yang perlu menjadi perhatian. Menurut PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), komponen seperti rem, wiper dan ban perlu mendapat perhatian khusus di musim hujan.

Soalnya, saat jalanan basah diguyur hujan, jarak pengereman akan semakin panjang. Kalau kondisi komponen rem tidak dijaga dengan baik, risikonya besar.


Wiper juga perlu menjadi perhatian lantaran visibilitas pengendara harus benar-benar jernih. Jangan sampai kondisi wiper mobil kamu sudah tidak bisa menyeka air dengan baik sehingga mengganggu visibilitas yang dapat membahayakan.

Jangan lupakan juga kondisi ban. Sebab, ban merupakan komponen mobil satu-satunya yang kontak langsung dengan permukaan jalan. Kalau ban sudah botak, otomatis grip dengan jalanan apalagi jalanan basah akan semakin rendah.

Untuk menyambut musim hujan di akhir 2024, PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) meluncurkan program layanan purnajual bertajuk “Rainy Campaign” dan “Kilau Tahun Baru”. Program ini dirancang untuk memberikan kenyamanan dan ketenangan kepada pengguna kendaraan Mitsubishi Motors di Indonesia.

Rainy Campaign berlangsung mulai 1 Desember 2024 hingga 28 Februari 2025, sementara Kilau Tahun Baru berlaku dari 1 Desember 2024 hingga 31 Januari 2025. Kedua program ini tersedia di seluruh dealer resmi Mitsubishi Motors di Indonesia.

Rainy Campaign merupakan program khusus yang memberikan penawaran menarik, termasuk potongan harga hingga 39 persen untuk pembelian suku cadang kendaraan yang perlu mendapatkan perhatian khusus di musim hujan, seperti rem, wiper, dan ban.

Sedangkan Kilau Tahun Baru bisa dimanfaatkan oleh pelanggan Mitsubishi Motors untuk mendapatkan diskon suku cadang dengan melakukan perbaikan dan perawatan kendaraan di dealer resmi Bodi & Cat dari Mitsubishi Motors. Diskon diberikan hingga 15 persen, khusus untuk pelanggan non-asuransi, tanpa syarat minimal pembelian. Selain itu konsumen juga dapat memanfaatkan tunjangan biaya klaim sebesar Rp 300.000 untuk satu kali pembayaran own risk dengan syarat melakukan pembelian suku cadang dengan jumlah minimal di Rp 2.500.000. Program ini memiliki syarat dan ketentuan yang berlaku.

“Lewat program ini, MMKSI mengimbau para konsumen untuk selalu melakukan perawatan kendaraannya agar tetap optimal di segala kondisi, terutama di musim hujan yang riskan dengan kondisi yang kurang ideal. Dengan adanya program spesial ini, pelanggan bisa memanfaatkan beragam promo menarik seperti diskon suku cadang sesuai dengan syarat dan ketentuan yang berlaku. Kami mempersilakan para konsumen untuk mengunjungi dealer resmi Mitsubishi Motors di Indonesia dan memanfaatkan penawaran spesial ini,” kata Director of After Sales Division PT MMKSI Kazuto Azuma.

“Kami sudah 55 tahun jadi sudah punya fondasi yang kuat untuk memberikan aftersales yang baik karena kami didukung oleh network yang sedemikian luasnya dan sudah sedemikian kuatnya,” sambungnya.

(rgr/mhg)



Sumber : oto.detik.com

Daya Tarik, Jam Buka, dan Harga Tiket Masuk


Purwakarta

Ada sejumlah tempat wisata menarik di Purwakarta, salah satunya yang populer adalah Bungursari Lake Park. Objek wisata ini menyuguhkan pemandangan danau yang asri dan sejuk, cocok untuk travelers yang ingin healing.

Selain itu, masih ada sejumlah daya tarik lainnya dari Bungursari Lake Park. Harga tiket masuknya juga murah, alhasil banyak wisatawan yang datang ke tempat ini untuk liburan bersama keluarga atau sekadar melepas penat.

Penasaran, apa saja daya tarik dari Bungursari Lake Park? Lalu berapa harga tiket masuknya? Simak ulasan singkatnya dalam artikel ini.


Daya Tarik Bungursari Lake Park

Daya tarik utama dari Bungursari Lake Park yakni terdapat danau yang luas. Di sekeliling danau juga terdapat pepohonan hijau yang menambah suasana asri tempat wisata ini.

Mengutip akun Instagram resminya @bungursarilakepark, kamu bisa menaiki perahu untuk berkeliling danau. Kegiatan ini sangat cocok untuk travelers yang ingin menenangkan pikiran. Uniknya, perahu tersebut mengusung naga merah yang terdapat kepala di bagian depan serta ekor di belakang perahu.

Bungursari Lake Park, salah satu tempat wisata seru di Purwakarta.Bungursari Lake Park (Facebook/Bungursari Lake Park)

Selain menaiki perahu, kamu juga bisa menggelar piknik estetik di pinggir danau bersama teman, keluarga, ataupun pasangan. Jangan lupa untuk menggunakan pakaian yang keren agar bisa berfoto-foto di tepi danau dengan lanskap pemandangan alam yang indah.

Jika kamu tak sempat membawa makanan dan minuman untuk piknik, jangan khawatir. Soalnya, terdapat coffee shop di dalam kawasan Bungursari Lake Park, yaitu Kopi Awi Bungursari.

Pilihan makanan sangat beragam, mulai dari makanan berat hingga camilan tersedia di sini. Ada juga pilihan minuman coffee dan non-coffee, sehingga cocok bagi travelers yang suka minuman manis kekinian.

Oh ya, kamu juga bisa menikmati pemandangan danau dari Kopi Awi Bungursari, lho. Tersedia area tempat duduk outdoor dengan pemandangan langsung ke arah danau. Cocok bagi kamu yang ingin ngobrol santai bareng pasangan sambil menikmati suasana yang tenang.

Bungursari Lake Park juga menyediakan paket liburan bagi kamu yang ingin camping. Selain itu, ada juga paket wisata outbound dan paket acara. Tenang saja, harga yang ditawarkan cukup terjangkau dengan fasilitas yang lengkap.

Harga Tiket Masuk Bungursari Lake Park

Setiap pengunjung yang datang ke Bungursari Lake Park akan dikenakan tiket masuk sebesar Rp 10.000 per orang saat weekday. Jika kamu berkunjung saat Sabtu-Minggu, tiket masuknya sebesar Rp 15.000 per orang.

Jika travelers ingin berkemah, pihak pengelola menyediakan paket camping dengan rincian biaya sebagai berikut:

  • Tiket camping: Rp 25.000/orang (1 malam)
  • Tenda: Rp 100.000 untuk 3 orang
  • Tenda plus: Rp 130.000 untuk 5 orang (termasuk karpet).

Lalu, tersedia juga paket camping asyik di tepi danau dengan harga mulai dari Rp 280.000/4 orang. Biaya tersebut sudah termasuk tiket camping, fasilitas tenda, matras, dan sarapan pagi di Kopi Awi.

Rincian Paket Acara di Bungursari Lake Park

Bungursari Lake Park, salah satu tempat wisata seru di Purwakarta.Bungursari Lake Park (Facebook/Bungursari Lake Park)

Selain nongkrong dan berkemah, kamu juga bisa mengadakan berbagai acara di Bungursari Lake Park, mulai dari acara komunitas, kantor, atau outbound sekolah. Untuk harga paketnya juga termasuk murah, lho.

Untuk lebih jelasnya, berikut rincian paket acara di Bungursari Lake Park yang dilansir akun Instagram-nya:

1. Bale Kahuripan

  • Aula bambu
  • Meet up
  • Gathering
  • Workshop
  • Wedding
  • Harga: mulai dari Rp 500.000.

2. Function Area

  • Area terbuka
  • Outbound
  • Camping
  • Gathering
  • Pentas seni
  • Harga: sesuai harga tarif masuk.

Tersedia juga paket makan yang bisa dipilih sesuai kebutuhan pengunjung. Simak rincian paket makanannya di bawah ini:

1. Paket Makan Lunch Box

  • Chicken katsu
  • Ayam asam manis
  • Ayam bakar/ayam goreng
  • Ayam geprek
  • Ayam lada hitam
  • Harga: mulai dari Rp 25.000/pax.

2. Buffet Package Prasmanan

  • Ayam yakiniku
  • Nasi
  • Capcay
  • Mie bihun
  • Kerupuk
  • Buah semangka
  • Air mineral cup
  • Harga: mulai dari Rp 60.000/pax.

Untuk informasi lebih lanjut, travelers bisa tanya-tanya langsung ke akun Instagram resminya @bungursarilakepark.

Lokasi dan Jam Buka Bungursari Lake Park

Bungursari Lake Park terletak di Jalan Awi Mekar, Kecamatan Bungursari, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat. Jika berangkat dari Jakarta, jaraknya sekitar 90 km atau 1,5 jam perjalanan dengan berkendara mobil. Sementara dari Bandung jaraknya sekitar 75 km atau 1 jam perjalan.

Bungursari Lake Park buka setiap hari mulai pukul 08.00-18.00 WIB. Sebaiknya datang sejak pagi hari agar kamu bisa menikmati suasana alam dari tepi danau yang sejuk dan menenangkan.

Demikian ulasan singkat mengenai Bungursari Lake Park yang berada di Purwakarta. Jadi, tertarik berlibur ke tempat ini.

(ilf/fds)



Sumber : travel.detik.com

Pasar Ini Pernah Jadi Pusat Perdagangan Rempah-rempah di Zaman Belanda



Surabaya

Di Surabaya, ada sebuah pasar yang dahulu pernah menjadi pusat perdagangan rempah-rempah pada zaman kolonial Belanda. Pasar manakah itu?

Pasar Pabean di Surabaya ternyata masuk ke dalam kategori pasar tua dan memiliki sejarah yang panjang. Pasar itu didirikan sejak tahun 1849 silam.

Di ezaman itu, Belanda menggunakan Pasar Pabean sebagai pusat rempah-rempah. Pasar Pabean sendiri terletak di Jalan Songoyudan, Pabean Cantian, Surabaya, Jawa Timur.


Dulunya kawasan itu merupakan kawasan Pecinan, bersebelahan dengan Jalan KH Mas Mansyur (dulu dikenal sebagai Kampementstraat), sebuah area yang dihuni oleh komunitas Arab.

Hingga kini, Pasar Pabean tetap menjadi ikon pasar ikan terbesar di Jawa Timur, berkat sejarahnya yang strategis dekat dengan Pelabuhan Rakyat (Pelra) Kalimas di kawasan Tanjung Perak.

Sejarawan Komunitas Begandring Soerabaia, Kuncarsono Prasetyo mengatakan bahwa Pasar Pabean dulu dijadikan sebagai Pusat Rempah-Rempah. Bahkan, telah dijadikan pusat rempah rempah sebelum Belanda datang ke tanah air.

“Sejak kolonial, Eropa sebelum Belanda. Kalau catatan orang Eropa datang itu tahun 1511. Karena Pabean dulunya pelabuhan, kemudian ada pasar ada gudang sehingga dijadikan pusat rempah-rempah di Pasar tersebut,” kata Kuncar, Kamis, (24/10).

Menurut Kuncar, wilayah Pabean yang dekat dengan pelabuhan memiliki lokasi strategis, sehingga koloni Eropa membangun pos perdagangan di area itu. Hingga kini, Pasar Pabean masih eksis dijadikan tempat/gudang untuk menyimpan rempah-rempah tersebut.

pasar pabeanPasar Pabean Foto: Firtian Ramadhani

“Ada ketumbar, kayu manis, lada, asem dan kemiri. Sebenarnya, peralihan pertama dari rempah kemudian ke produk hasil perkebunan seperti kopi, kacang. Sehingga, di sekitar area Pasar sempat ada pabrik kopi, salah satunya pabrik kopi Kapal Api lahir di situ,” terangnya.

Kuncar menegaskan pascakemerdekaan, Pasar Pabean telah beralih menjadi pasar yang menjual bawang merah dan bawang putih. Akan tetapi, karena lokasi Pasar Pabean yang tidak muat, pada akhirnya transaksi juga dilakukan di sekitar pasar.

“Telah beralih itu setahu saya pascakemerdekaan, menjadi sepenuhnya pasar bawang merah, bawang putih. Nah, karena lokasi Pasar Pabean tidak muat, penjualan akhirnya dilakukan juga di sekitar pasar,” urainya.

Selain menjual bawang, Pasar Pabean tetap digunakan sebagai pasar untuk penjualan rempah-rempah. Meskipun telah beralih usai Pasar Pabean tidak dikuasai oleh Koloni Eropa, warga tetap saja menjual rempah-rempah yang telah ada sejak dulu.

“Penjualan di sekitar pasar ada di Jalan Panggung itu banyak, yang eceran itu kan kelihatan. Jadi meski telah beralih, rempah-rempah tetap dijual di sana. Lokasi penyimpanan rempah-rempah dan kopi ada di dalam Pasar itu kan ada gudang, rempah-rempah dan kopi disimpan di situ,” tandas dia.

——-

Artikel ini telah naik di detikJatim.

(wsw/wsw)



Sumber : travel.detik.com

Fortuner-Innova Diesel ‘Minum’ Solar tapi Jarang Purging? Ini Dampaknya



Jakarta

Fortuner dan Innova Diesel masih aman bila ‘menenggak’ solar subsidi. Namun harus sering purging. Kalau tidak, apa dampaknya?

Solar subsidi masih digunakan oleh mobil berbahan bakar diesel. Tak cuma truk atau bus, mobil seperti Toyota Fortuner dan Kijang Innova diesel juga terlihat masih ada yang menggunakan BBM bersubsidi itu.


Sejatinya, pada buku panduan manual, Toyota Fortuner maupun Kijang Innova diesel, mobil itu disarankan untuk ‘menenggak’ bahan bakar rendah sulfur. Terlebih untuk model yang sudah mengusung teknologi Euro 4.

Untuk Fortuner diesel model Euro 4 dianjurkan menggunakan bahan bakar diesel 50 ppm atau kurang sulfur. Angka cetane-nya 48 atau lebih tinggi. Begitupun dengan Innova Reborn diesel yang mengusung sistem DPF, dianjurkan pakai BBM degan kandungan sulfur 10 ppm atau kurang sulfur.

“Kendaraan dengan sistem DPF: Jangan menggunakan bahan bakar diesel yang mengandung kandungan sulfur di atas 10 ppm. Penggunaan berulang dari bahan bakar diesel dengan kandungan sulfur di atas 10 ppm dapat menyebabkan kerusakan pada mesin dan sistem exhaust dan mempengaruhi daya tahan kendaraan Anda,” begitu bunyi penjelasan di buku panduan Innova Reborn diesel.

Lalu bagaimana kalau Innova dan Fortuner diesel itu justru mengkonsumsi solar subsidi yang punya kandungan sulfur 2.500 ppm? Kepala Bengkel Auto2000 Jatiasih Wahono menuturkan, tak ada masalah dengan mesin Fortuner dan Innova diesel. Dengan catatan, ada perawatan purging yang dilakukan saat servis berkala.

“Kalau bisa tiap servis. Kalau di sini (Auto2000) kita sampaikan ke pelanggan ini wajib purging,” kata Wahono saat ditemui di kantornya belum lama ini.

Wahono menjelaskan, dengan purging kotoran ataupun endapan sisa bahan bakar solar itu bisa dibersihkan. Kalau tidak dilakukan, injektor akan mampet. Kalau sudah mampet dan sulit dibersihkan, maka harus ganti injektor baru. Padahal harga injektor cukup mahal, di atas Rp 10 jutaan.

“Nggak mahal kok, Rp 250 ribuan lah kurang lebih, bayar bahannya aja jasanya gratis. Kalau itu dilakukan aman walaupun pakai solar. Tapi kalau nggak, injektor mampet harus ganti,” lanjut Wahono.

(dry/din)



Sumber : oto.detik.com