Category Archives: Beasiswa

Ada Beasiswa dari Influencer buat Siswa-Mahasiswa, Bantuan Rp 5 Juta



Jakarta

Salah satu influencer atau konten kreator, Rinaldi Nur Ibrahim menawarkan Beasiswa Rinaldi 2024 bagi siswa dan mahasiswa. Dana beasiswa bisa sampai Rp 5 juta.

Siswa SMP-SMA dan mahasiswa S1, S2, dan profesi bisa mencoba daftar nih. Pendaftaran beasiswa dibuka mulai 8 Juli hingga 10 Juli 2024.

Selain dalam bentuk finansial, penerima nantinya akan mendapatkan mentorship dan sumber daya lainnya yang bisa bermanfaat dalam mewujudkan cita-citanya.


Beasiswa Rinaldi sebelumnya juga pernah disalurkan pada tahun 2022. Ada 2 siswa SMP, 2 siswa SMA, 5 mahasiswa dari perguruan tinggi, dan satu mahasiswa S2 yang menerima beasiswa.

Apa saja syarat daftar beasiswa ini? Mengutip Booklet Beasiswa Rinaldi 2024, berikut informasi selengkapnya:

Syarat Daftar Beasiswa Rinaldi 2024

  • Siswa SMP/MTs/sederajat minimal kelas 7
  • Siswa SMA/SMK/MA/sederajat minimal kelas 10
  • Mahasiswa di PTN/PTS di seluruh Indonesia maksimal semester 7
  • Mempunyai semangat yang tinggi untuk menggapai impian
  • Mengunggah twibbon di akun Instagram dengan caption yang sudah ditentukan. Twibbon dan caption bisa diunduh di https://bit.ly/TwibbonBeasiswaRinaldi2024
  • Follow dan tag akun Instagram @youtzmedia, @rinaldi, @beasiswarinaldi, dan @academybinar
  • Mention 5 teman di kolom komentar Instagram @beasiswarinaldi di postingan poster beasiswa
  • Bagikan ke 3 grup Whatsapp
  • Mengisi formulir pendaftaran di https://bit.ly/BeasiswaRinaldi2024

Tahap Seleksi Beasiswa Rinaldi 2024

  1. Administrasi: calon penerima beasiswa melakukan pendaftaran di https://bit.ly/TwibbonBeasiswaRinaldi2024 dan mengunggah twibbon di Instagram
  2. Pemberkasan: akan dipilih calon penerima beasiswa yang memenuhi persyaratan administrasi
  3. Wawancara: calon penerima beasiswa yang lolos sesi pemberkasan akan melanjutkan ke sesi wawancara dan sesi forum group discussion (FGD). Bagi pendaftar S1, S2 dan profesi sesi ini diganti dengan test dari Binar Academy

Jadwal Seleksi Beasiswa Rinaldi 2024

  • Pendaftaran: 8 – 10 Juli 2024
  • Pengumuman lolos administrasi: 11 Juli 2024
  • Pemberkasan: 12 – 20 Juli 2024
  • Pengumuman lolos pemberkasan: 22 Juli 2024
  • Wawancara/FGD: 23 – 30 Juli 2024
  • Pengumuman final: 1 Agustus 2024

Itulah informasi seputar Beasiswa Rinaldi 2024 yang bisa detikers coba. Semoga lolos ya!

(cyu/nwy)



Sumber : www.detik.com

Pemegang KIP Gratis Biaya UTBK SNBT 2024? Simak Dulu Ketentuannya


Jakarta

Pendaftaran Seleksi Nasional Berbasis Tes (SNBT) 2024 berlangsung hingga 5 April 2024. Biaya registrasi untuk mengikuti Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) tahun ini sebesar Rp 200 ribu.

Pembayaran UTBK bisa dilakukan langsung di kantor cabang bank mitra di antaranya Mandiri, BNI, BTN, BRI, dan BSI. Apakah pemegang KIP Kuliah juga wajib membayar?

Apakah Pemegang KIP Kuliah Gratis Biaya UTBK?

Tidak semua siswa yang menggunakan KIP bebas biaya pendaftaran UTBK SNBT 2024. Ada dua kategori pembayaran untuk siswa dengan KIP sebagaimana dikutip dari unggahan Instagram Balai Pengelolaan Pengujian Pendidikan, yaitu:


  • Kategori 1: penerima KIP Kuliah yang sudah terverifikasi Kementerian Sosial (Kemensos) RI. Bagi yang masuk dalam kategori ini gratis biaya pendaftaran UTBK. Penerima dengan kategori ini wajib membayar biaya UTBK.
  • Kategori 2: penerima yang belum terverifikasi Kemensos RI. Penerima dengan kategori ini harus membayar biaya UTBK.

Salah satu syarat mendaftar KIP Kuliah adalah mahasiswa berasal dari keluarga yang masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) milik Kemensos RI. Pendaftaran DTKS bisa dilakukan secara mandiri melalui desa/kelurahan setempat atau mengajukan diri secara online melalui aplikasi Cek Bansos Kemensos.

Jika pendaftaran DTKS ditolak, calon mahasiswa masih bisa mendaftar KIP Kuliah tanpa DTKS. Meski begitu, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi. Dikutip dari indonesia.go.id, syaratnya yaitu:

  • Bukti pendapatan kotor gabungan orang tua/wali maksimal Rp 4 juta per bulan atau pendapatan kotor gabungan orang tua/wali dibagi jumlah anggota keluarga maksimal Rp 750 ribu.
  • Bukti keluarga miskin dalam bentuk surat keterangan tidak mampu (SKTM) yang sudah dikeluarkan pemerintah, minimal tingkat desa/kelurahan untuk menyatakan kondisi suatu keluarga yang termasuk golongan miskin atau tidak mampu.

(nah/nwk)



Sumber : www.detik.com

Cari Beasiswa Kuliah Singkat di AS Tanpa TOEFL? Nongkrong di Sini Yuk!



Jakarta

detikers mau mencari peluang beasiswa kuliah singkat ke AS tanpa syarat TOEFL? Sini-sini kumpul!

Ada program beasiswa Young Southeast Asian Leaders Initiative (YSEALI) Academic Fellowship ke Amerika Serikat (AS) 2024. Program beasiswa ini memungkinkan detikers merasakan kuliah singkat di kampus-kampus AS selama lima pekan.

Buat detikers yang berusia 18-25 tahun cocok nih menjadi kandidat pendaftar program YSEALI. Jangan khawatir, beasiswa ini tidak mensyaratkan nilai Test of English as a Foreign Language alias TOEFL, lho!


Kalau detikers lolos dalam program ini, nantinya kamu akan belajar di perguruan tinggi AS untuk membahas lebih dalam satu dari tiga tema yang tersedia, yaitu Civil Engineering, Isu Lingkungan serta Kewirausahaan dan Pembangunan Ekonomi. Komponen pembiayaan beasiswa ini sangatlah menarik dari biaya hidup, visa, tiket pesawat, asuransi hingga biaya lain yang berkaitan dengan kegiatan akademik.

Nah, penasaran nggak nih gimana cara mendaftarnya, tips and trick-nya, serta bagaimana pengalaman alumni YSEALI dalam program ini? Tongkrongin aja live di Instagram detikEdu (@detikedu) dan Kedubes AS Jakarta (@usembassyjkt) pada Kamis, 28 Maret 2024 pukul 14.00-15.00 WIB besok!

detikers bisa puas mendengar penjelasan dari Putra Aditya, Koordinator YSEALI dari Kedubes AS Jakarta dan alumni YSEALI Jannisa Vavaza, yang kini berprofesi sebagai Analis Data di Forum Konservasi Leuser. Lontarkan semua pertanyaan dan rasa penasaranmu pada mereka seputar program beasiswa YSEALI besok ya!

Setelah itu, silakan gercep beraksi melamar program beasiswa YSEALI karena pendaftaran beasiswa ini dibuka hingga 18 April pukul 10.00 WIB.

Sampai jumpa di forum IG live besok, detikers!

(nwk/pal)





Sumber : www.detik.com

Kenapa KIP Kuliah Bukan Beasiswa? Ini Alasan dan Ketentuannya



Jakarta

Kartu Indonesia Pintar (KIP) adalah bantuan biaya pendidikan bagi lulusan SMA dan sederajat yang berpotensi akademik baik tetapi terbatas secara ekonomi. Mengapa bantuan biaya pendidikan dari Pemerintah RI ini tidak termasuk beasiswa?

Dikutip dari laman resminya, KIP Kuliah berbeda dengan beasiswa sesuai UU No 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi. Ketentuan beasiswa dan bantuan pendidikan dijelaskan pada pasal 76.

Dalam undang-undang ini dijelaskan, beasiswa merupakan salah satu pemenuhan hak mahasiswa yang kurang mampu secara ekonomi untuk menyelesaikan studi sesuai peraturan akademik bagi mahasiswa berprestasi. Dengan demikian, beasiswa adalah bentuk penghargaan dan dukungan dana bagi mahasiswa yang berprestasi.


Masih dalam undang-undang yang sama, bantuan pendidikan atau pembebasan biaya pendidikan merupakan bentuk lain pemenuhan hak mahasiswa yang kurang mampu secara ekonomi sesuai peraturan akademik.

Mahasiswa kelompok ini juga dapat diberikan pinjaman dana tanpa bunga yang wajib dilunasi setelah lulus dan atau memperoleh pekerjaan.

Di sisi lain, KIP Kuliah juga mensyaratkan siswa memiliki potensi akademik. Syarat ini bertujuan untuk menjamin bahwa penerima KIP Kuliah benar-benar berpotensi dan mau merampungkan pendidikan tinggi. Berikut syarat KIP Kuliah lebih lanjut.

Syarat KIP Kuliah 2024

  1. Siswa SMA atau sederajat yang akan lulus 2024 atau telah lulus pada 2023 atau 2022
  2. Berpotensi akademik baik tetapi terbatas ekonomi, didukung bukti dokumen yang sah
  3. Lolos seleksi penerimaan mahasiswa baru lewat jalur masuk perguruan tinggi akademik maupun vokasi, baik perguruan tinggi negeri (PTN) maupun swasta (PTS)
  4. Perguruan tinggi dan prodi tujuan sudah terakreditasi Unggul/A atau Baik Sekali/B secara resmi di sistem akreditasi nasional perguruan tinggi
  5. Dengan pertimbangan tertentu, siswa yang lolos di prodi terakreditasi prodi Baik/C dimungkinkan mendaftar
  6. Memenuhi salah satu bukti keterbatasan ekonomi calon penerima KIP Kuliah:
    • Menerima program bantuan pendidikan nasional Kartu Indonesia Pintar (KIP)
    • Termasuk Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS)
    • Menerima program bantuan sosial yang ditetapkan oleh Kementerian Sosial seperti bansos Program Keluarga Harapan (PKH), bansos Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK), bansos Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT)
    • Termasuk kelompok masyarakat miskin/rentan miskin maksimal pada desil 3 Data Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (PPKE)
    • Berasal dari panti sosial/panti asuhan
  7. Jika tidak memenuhi salah satu dari kriteria keterbatasan ekonomi di atas, calon mahasiswa bisa mendaftar denganmengunggah Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) dan memenuhi salah satu ketentuan berikut:
    • Pendapatan kotor gabungan orang tua/wali paling banyak Rp 4 juta per bulan
    • Pendapatan kotor gabungan orang tua/wali dibagi jumlah anggota keluarga paling banyak Rp 750 ribu

Pendaftaran KIP Kuliah jalur UTBK SNBT 2024 masih dibuka di https://kip-kuliah.kemdikbud.go.id hingga 5 April 2024. Semoga berhasil, detikers!

(twu/faz)



Sumber : www.detik.com

Ini Syarat Besar Gaji Ortu agar Bisa Daftar KIP Kuliah di SNBT 2024



Jakarta

Pendaftaran Kartu Indonesia Pintar (KIP)) Kuliah untuk jalur Seleksi Nasional Berbasis Tes (SNBT) 2024 sudah dibuka sejak 20 Maret 2024 lalu. Ada satu syarat yang harus diperhatikan pendaftar, yakni besaran gaji orang tua atau wali.

Sebagaimana tujuannya, beasiswa KIP Kuliah diberikan kepada mahasiswa yang berasal dari keluarga kurang mampu atau miskin. Besaran gaji orang tua/wali menjadi salah satu pertimbangan lolos atau tidaknya pendaftar.

Untuk itu, perhatikan dulu syarat dan besar gaji orang tua agar bisa mendaftar KIP Kuliah 2024. Mengutip buku Pedoman Pendaftaran KIP Kuliah 2024, berikut informasi selengkapnya:


Syarat Ekonomi Daftar KIP Kuliah 2024

  1. Mempunyai Kartu Indonesia Pintar (KIP) pendidikan menengah.
  2. Berasal dari keluarga yang terdata dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) atau penerima program bantuan sosial seperti Program Keluarga Harapan (PKH) atau Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).
  3. Masuk dalam kelompok masyarakat miskin/rentan miskin maksimal pada desil 3 Data Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (PPKE) yang ditetapkan oleh Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan.
  4. Mahasiswa dari panti sosial/panti asuhan.
  5. Pemilik Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) yang dilegalisir pemerintah minimal tingkat desa/kelurahan sebagai bukti termasuk golongan miskin.

Syarat Besar Gaji Ortu untuk Daftar KIP Kuliah 2024

Syarat gaji orang tua berlaku bagi calon penerima yang tidak termasuk ke dalam 5 kelompok yang disebutkan sebelumnya. Oleh karena itu, gaji orang tua/wali dijadikan sebagai syarat.

Berikut ketentuan besar gaji orang tua agar bisa daftar KIP Kuliah 2024:

  • Pendapatan gabungan kotor orang tua/wali maksimal Rp 4 juta per bulan.
  • Pendapatan kotor gabungan orang tua/wali dibagi jumlah anggota maksimal Rp 750 ribu.

Manfaat Beasiswa KIP Kuliah 2024

  1. Pembebasan biaya pendaftaran seleksi masuk jalur UTBK SNBT 2024
  2. Pembebasan biaya pendidikan atau Uang Kuliah Tunggal (UKT) dengan besaran:
    – Prodi akreditasi Unggul atau A atau internasional maksimal Rp 8 juta dan khusus prodi kedokteran maksimal Rp 12 juta
    – Prodi akreditasi Baik Sekali atau B maksimal Rp 4 juta
    – Prodi dengan akreditasi Baik atau C maksimal Rp 2,4 juta
  3. Bantuan biaya hidup dengan besaran sesuai wilayah dan dibedakan menjadi 5 klaster yakni Rp 800 ribu, Rp 950 ribu, Rp 1,1 juta, Rp 1,25 juta, dan Rp 1,4 juta per bulannya.

Jadwal Penting KIP Kuliah dan SNBT 2024

  • Pendaftaran KIP Kuliah: 20 Maret – 4 April 2024
  • Pendaftaran UTBK SNBT: 21 Maret – 5 April 2024
  • Pelaksanaan UTBK Gelombang I : 30 April dan 2 – 7 Mei 2024
  • Pelaksanaan UTBK Gelombang II : 14 – 20 Mei 2024
  • Pengumuman hasil SNBT : 13 Juni 2024
  • Masa unduh sertifikat UTBK : 17 Juni – 31 Juli 2024
  • Seleksi KIP-K di perguruan tinggi : 1 Juli – 31 Oktober 2024
  • Penetapan penerima baru : 1 Juli – 31 Oktober 2024

Begitulah syarat gaji orang tua atau wali agar bisa daftar KIP Kuliah di SNBT 2024. Detikers tertarik daftar beasiswa KIP Kuliah ini?

(cyu/twu)



Sumber : www.detik.com

Cara Cek PIP SD yang Belum Dicairkan dan Penyebabnya


Jakarta

Apakah keluarga kamu penerima bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) di jenjang Sekolah Dasar (SD) tapi belum bisa mencairkan dananya? Coba simak cara cek PIP SD yang belum dicairkan dalam artikel ini.

Jika ternyata nama siswa yang bersangkutan tidak terdaftar sebagai penerima bantuan PIP, maka ada beberapa kemungkinan penyebab. Simak juga sejumlah kemungkinan penyebab PIP tidak bisa dicairkan.

Bagi yang baru ingin mengajukan bantuan PIP, kalian bisa menyimak artikel ini untuk mengetahui cara mendaftar PIP Kemdikbud dan informasi tentang besaran dana yang akan diterima.


Cara Cek PIP SD yang Belum Dicairkan

Jika kamu belum menerima dana bantuan PIP SD, langkah pertama yang bisa dilakukan adalah memastikan apakah kamu benar-benar terdaftar sebagai penerima bantuan. Cara cek PIP SD yang belum dicairkan adalah sebagai berikut:

  1. Buka alamat situs https://pip.kemdikbud.go.id
  2. Di beranda PIP Kemdikbud, akan terlihat kolom ‘Cari Penerima PIP’.
  3. Masukkan NISN dan NIK.
  4. Klik ‘Cari’.
  5. Nama siswa penerima PIP akan langsung muncul. Jika tidak muncul, maka siswa tersebut tidak terdaftar sebagai penerima PIP.
  6. Apabila nama siswa terdaftar sebagai penerima PIP Kemdikbud, maka bisa mengajukan pencairan ke bank penyalur.

Penyebab PIP Belum Cair

Dikutip dari situs Puslabdik Kemdikbud, ada sejumlah kemungkinan yang menyebabkan PIP belum cair. Penyebab yang mungkin terjadi adalah:

  • Bukan penerima PIP pada tahun tersebut. Kamu bisa pastikan lagi ke sekolah terkait hal ini.
  • Perubahan rekening. Tanyakan ke sekolah apakah rekeningnya masih sama.
  • Sudah dilakukan penarikan dana sebelumnya. Coba cetak riwayat transaksi rekening pada buku tabungan.
  • Masih berada di dalam SK Nominasi PIP dan belum masuk ke dalam SK Pemberian PIP.
  • Dana dikembalikan ke kas negara karena penerima PIP tidak melakukan aktivasi rekening.
  • Tidak terdaftar pada Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kemensos.
  • Data tidak padan pada saat pemadanan DTKS dengan Data Pokok Pendidikan (Dapodik).
  • Data peserta didik pada Dapodik tidak lengkap/tidak valid tidak ditandai Layak PIP.
  • Tidak diusulkan kembali oleh dinas pendidikan atau pemangku kepentingan.
  • Siswa putus sekolah, meninggal dunia, atau tidak diketahui keberadaannya.
  • Dilaporkan sebagai peserta didik dari keluarga mampu.

Cara Mendapat Bantuan PIP Kemdikbud

Siswa akan diprioritaskan mendapat bantuan PIP jika sudah terdaftar pada DTKS Kementerian Sosial dan ditandai Layak PIP dalam Dapodik Sekolah. Selain itu, masih ada variabel tertentu yang menjadi mekanisme program ini.

Cara Daftar PIP

Siswa dapat mengajukan permohonan untuk mendapatkan bantuan PIP Kemdikbud dengan cara sebagai berikut:

  • Mengajukan pendaftaran melalui pihak sekolah atau dinas pendidikan dengan KIP Kemdikbud.
  • Jika belum punya KIP, calon peserta harus memiliki Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) dan mengajukannya kepada satuan pendidikan.
  • Jika belum memiliki KKS, orang tua siswa harus meminta Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) dari RT, RW, kelurahan, atau desa.
  • Ajukan KKS tersebut untuk verifikasi data.

Syarat Penerima PIP

Untuk bisa menjadi penerima bantuan PIP, ada syarat lain yang menentukan apakah siswa layak mendapatkan PIP, antara lain sebagai berikut:

  • Peserta didik dari keluarga miskin/rentan miskin
  • Peserta didik berasal dari keluarga peserta Program Keluarga Harapan (PKH)
  • Peserta didik dari keluarga pemegang Kartu Keluarga Sejahtera (KKS)
  • Peserta didik berstatus yatim/piatu/yatim piatu dari sekolah/panti sosial/panti asuhan
  • Peserta didik terkena dampak bencana alam
  • Peserta didik tidak bersekolah (drop out) dan diharapkan kembali bersekolah
  • Peserta didik yang mengalami kelainan fisik, korban musibah, dari orang tua yang mengalami pemutusan hubungan kerja, di daerah konflik, dari keluarga terpidana, berada di Lembaga Pemasyarakatan, memiliki lebih dari 3 saudara yang tinggal serumah
  • Peserta pada lembaga kursus atau satuan pendidikan nonformal lainnya

Berapa Nominal Bantuan PIP

Lantas berapa sih nominal bantuan PIP? Berikut ini besar bantuan PIP untuk tingkat setara SD hingga SMA:

  • Penerima PIP tingkat SD/SDLB/Paket A mendapatkan Rp 450 ribu per tahun. Khusus siswa baru dan siswa kelas akhir mendapatkan Rp 225 ribu.
  • Penerima PIP tingkat SMP/SMPLB/Paket B mendapatkan Rp 750 ribu per tahun. Khusus siswa baru dan siswa kelas akhir mendapatkan Rp 375 ribu.
  • Penerima PIP tingkat SMA/SMK/SMALB/Paket C mendapatkan Rp 1 juta per tahun. Khusus siswa baru dan siswa kelas akhir mendapatkan Rp 500 ribu.

Tidak ada pemotongan dana bantuan PIP tersebut. Adapun dana tersebut wajib digunakan untuk kebutuhan pendidikan siswa, seperti:

  • Membeli buku dan alat tulis
  • Membeli pakaian seragam sekolah/praktik
  • Membeli perlengkapan sekolah (sepatu, tas, atau sejenisnya)
  • Membiayai transportasi siswa ke sekolah
  • Uang saku siswa
  • Biaya kursus/les tambahan bagi peserta didik pendidikan formal
  • Biaya praktik tambahan dan biaya magang/penempatan kerja

Demikian tadi telah kita ketahui cara cek PIP SD yang belum dicairkan, lengkap dengan kemungkinan penyebab dana belum cair, dan informasi lain tentang PIP. Semoga bermanfaat!

(bai/inf)



Sumber : www.detik.com

Beasiswa UGM 2024 Tutup Besok 22 Maret, Cek Cara Daftarnya di Sini



Jakarta

Beasiswa dari Universitas Gadjah Mada (UGM) 2024 akan ditutup besok Jumat, 22 Maret 2024. Beasiswa dari Sumbangan Solidaritas Pendidikan Unggul (SSPU) tahun 2023, mencakup bantuan pendidikan bagi mahasiswa.

Sebelumnya, beasiswa ini telah diberikan sejak 2023 untuk membantu mahasiswa yang sedang mengalami kesulitan ekonomi agar dapat melanjutkan kuliah. Pada tahun 2023, UGM memberikan beasiswa senilai Rp 3 juta/mahasiswa/semester yang berasal dari Sumbangan Sukarela Pengembangan Institusi (SSPI).

“Ini adalah salah satu cara UGM untuk memfasilitasi mahasiswa yang membutuhkan bantuan keuangan agar mereka tetap bisa melanjutkan studinya,” tutur Wakil Rektor UGM Bidang Kemahasiswaan, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Alumni, Dr Arie Sujito, dalam laman UGM dikutip Kamis (21/3/2024).


Lebih lanjut, beasiswa ini menjadi salah satu wujud kepedulian UGM untuk memberikan kesempatan bagi generasi muda dari berbagai latar belakang intuk memperoleh pendidikan di UGM.

Untuk tahun 2024, bantuan pendidikan yang diberikan mencapai Rp 4 juta/mahasiswa/semester untuk periode 2 semester. Adapun pendaftaran telah dibuka mulai tanggal 13 Maret 2024.

Seperti apa syarat Beasiswa UGM 2024? Simak berikut ini.

Syarat Beasiswa UGM 2024

  • Mahasiswa UGM aktif program S1 atau D4 angkatan 2023
  • Minimal IPS 3,00
  • Berasal dari keluarga dengan latar belakang ekonomi kurang mampu
  • Tidak sedang menerima beasiswa lain

Dokumen Syarat Penerima Beasiswa UGM 2024

  • Transkrip nilai Semester Gasal 2023/2024
  • Mengisi formulir pengajuan beasiswa
  • Surat rekomendasi dari fakultas
  • Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM)/Kartu Program Keluarga Harapan (PKH) /Kartu Keluarga Sejahtera (KKS)/surat keterangan lain/bukti penghasilan orang tua bersih maksimal Rp 5 juta per bulan

“Kita akan lakukan seleksi secara ketat. Harapannya tentu pemberian beasiswa ini tepat sasaran bagi mereka yang betul-betul membutuhkan,” imbuh Arie.

Pendaftaran Beasiswa UGM 2024 dapat dilakukan melalui laman simaster.ugm.ac.id. Jangan sampai terlewat, ya!

(nir/nwk)



Sumber : www.detik.com

Ada Beasiswa Non Gelar bidang Bahasa Inggris untuk Guru SD Nih, Cek Syaratnya!



Jakarta

Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen GTK), Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) membuka beasiswa non gelar bidang bahasa Inggris khusu guru SD di Indonesia.

Bekerja sama dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), guru SD akan menjalani pendidikan bahasa Inggris singkat pada Buckeye Language Education Resource (BuckLER) Center, Ohio State University, Amerika Serikat secara daring.

Bukan baru, beasiswa non gelar atau micro credential ini sudah dilaksanakan sejak tahun 2021 dan diikuti oleh guru tingkat PAUD hingga SMA, termasuk SMK dan SLB. Meskipun non gelar, program ini bekerja sama dengan berbagai mitra perguruan tinggi terbaik dunia seperti Monash University, Columbia University, Ohio State University, Harvard University dan masih banyak lagi.


Direktur Guru Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat, Santi Ambarrukmi menjelaskan melalui program ini guru bisa meningkatkan kompetensi dan wawasannya sehingga bisa memberikan layanan pendidikan yang berkualitas. Guru akan mendapatkan pelatihan jangka pendek dengan topik materi yang sangat teknis dan spesifik.

“Yakni bidang keilmuan yang sangat dibutuhkan untuk percepatan transformasi pendidik dalam Merdeka Belajar, seperti literasi dan numerasi,” ungkap Santi dikutip dari rilis di laman resmi Kemendikbudristek, Kamis (4/4/2024).

Saat ini, bidang yang telah dibuka adalah pelatihan bahasa Inggris dengan The Ohio State University, Amerika Serikat. Pendaftarannya masih dibuka hingga 25 Mei 2024 dengan syarat-syarat sebagai berikut.

Syarat Beasiswa Non Gelar Bahasa Inggris Guru SD

Syarat Umum

  1. Warga Negara Indonesia (WNI)
  2. Guru ASN atau guru tetap yayasan
  3. Memiliki Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK)
  4. Memiliki kualifikasi akademik bahasa Inggris
  5. Sedang mengajar/membimbing/bertugas paling sedikit dua tahun berturut-turut di satuan pendidikan SD yang dibuktikan dengan surat tugas mengajar
  6. Sekurang-kurangnya memiliki kualifikasi akademik studi program S1
  7. Tidak sedang menerima atau akan menerima beasiswa degree maupun non-degree dari sumber lain selama menjadi penerima beasiswa
  8. Memiliki kemampuan penggunaan TIK
  9. Memiliki jaringan internet yang memadai
  10. Melampirkan surat rekomendasi atasan
  11. Melampirkan surat pernyataan pernah/sedang mengajar bahasa Inggris
  12. Melampirkan surat keterangan sehat
  13. Mengisi profil diri pada formulir pendaftaran daring

Syarat Khusus

  1. Batas usia pendaftar adalah 50 tahun per 31 Desember 2024
  2. Memiliki IPK jenjang sebelumnya sekurang-kurangnya 3,00 pada skala 4 atau setara yang dibuktikan dengan transkrip nilai asli atau dilegalisir serta diunggah pada aplikasi pendaftaran
  3. Mengunggah dokumen sertifikat kemampuan bahasa Inggris dengan skor minimal: TOEFL ITP 450, Duolingo 80/ TOEFL iBT 45/IELTS 5.0/TOEIC 440
  4. Mengunggah bukti telah diterima sebagai peserta diklat
  5. Mengunggah SK penetapan ASN atau SK pegawai tetap dari ketua yayasan
  6. Mengunggah surat izin mendaftar beasiswa dan mengikuti pendidikan dan pelatihan dari dinas pendidikan kabupaten/kota
  7. Melampirkan esai/personal statement
  8. Menandatangani surat pernyataan kesanggupan melaksanakan studi

Informasi pendaftaran lain bisa dilihat di sini. Semoga berhasil detikers!

(det/nwy)



Sumber : www.detik.com

Apa Itu Beasiswa ADik Kemdikbud? Camaba Cek Ya



Jakarta

Beasiswa ADik menjadi salah satu jalur beasiswa pemerintah untuk mahasiswa. Di masa pendaftaran kuliah, kenali dulu yuk, apa itu beasiswa ADiK dan peluang menjadi penerimanya.

Beasiswa Afirmasi Pendidikan Tinggi (ADik) adalah beasiswa afirmasi pemerintah untuk mahasiswa yang mengalami keterbatasan kondisi dan keberadaan sehingga kesulitan dan terhambat mengakses pendidikan tinggi, seperti dikutip dari laman resminya.

Jalur penerimaan program ADik terdiri dari Jalur Tes ADik dan Jalur Non-Tes. Khusus peserta jalur nontes disyaratkan lolos seleksi masuk perguruan tinggi akademik ataupun politeknik lewat SNBP, SNBT, atau seleksi mandiri di tiap kampus pilihan.


Jenis Beasiswa ADik

  • ADik Wilayah Papua: untuk calon mahasiswa yang merupakan putra daerah wilayah Papua
  • ADik 3T: untuk calon mahasiswa yang merupakan putra daerah terdepan, terluar, tertinggal
  • ADik ADEM & TKI: untuk calon mahasiswa putra Papua yang sudah mengikuti program ADEM (jenjang sekolah) dan anak pekerja migran Indonesia
  • ADik Mandiri: untuk calon mahasiswa yang merupakan anak Papua tetapi tinggal di luar Papua

Perlu diketahui, ada juga Beasiswa ADik Difabel khusus bagi penyandang disabilitas. Untuk jenis beasiswa ini, klik di sini.

Syarat Beasiswa ADiK

Berdasarkan penerimaan ADiK tahun lalu, berikut syarat dan ketentuan ADiK:

  1. WNI
  2. Siswa SMA/sederajat yang akan lulus pada tahun berjalan maupun yang sudah lulus 1 tahun sebelumnya
  3. Terdaftar pada SIM ADik dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK), Nomor Induk Siswa Nasional (NISN), dan Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN)
  4. Berasal dari 3T, anak TKI, maupun Orang Asli Papua (OAP) sesuai dengan UU Nomor 21 Tahun 2001 tentang Otonomi Khusus Bagi Provinsi Papua
  5. Lolos seleksi penerimaan mahasiswa baru di PTN atau PTS dengan prodi terakreditasi A maupun B (khusus C dimungkinkan dengan pertimbangan tertentu) atau lolos Tes Seleksi ADik berbasis dokumen hasil akademik dan non akademik /rapor), dengan ketentuan:
    – Calon penerima ADik dari daerah 3T dan anak TKI dapat memilih perguruan tinggi di dalam maupun di luar provinsi
    – Calon penerima dari Wilayah Papua harus memilih perguruan tinggi di luar Provinsi Papua, Papua Barat, Papua Selatan, Papua Tengah, Papua Pegunungan dan Papua Barat Daya
  6. Nilai rapor rata-rata untuk 6 mata pelajaran yang sesuai dengan jurusan untuk calon peserta seleksi paling rendah yakni 75
  7. Pemeringkatan calon penerima ADik dari hasil seleksi didasarkan pada nilai 6 mata pelajaran, dengan ketentuan:
    – Jurusan IPA: Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Kimia, Fisika, dan Biologi
    – Jurusan IPS: Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Sosiologi, Ekonomi, dan Geografi
    – Jurusan Bahasa: Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Sastra Indonesia, Antropologi, dan salah satu Bahasa Asing
    – SMK: Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Kompetensi Keahlian (Teori Kejuruan dan Praktik Kejuruan)
  8. Memilih maksimal 2 perguruan tinggi dan maksimal 2 prodi di tiap perguruan tinggi (total maksimal 4 prodi), pilihan perguruan tinggi dan prodi menyatakan prioritas pilihan
  9. Penentuan penerimaan mahasiswa ADik dilakukan oleh pemimpin perguruan tinggi
  10. Jika tidak diterima di prodi dan kampus pilihan, calon mahasiswa bisa memberikan kewenangan kepada panitia seleksi untuk memilihkan prodi dan kampus sesuai minat
  11. Jika sudah ditetapkan lolos seleksi Beasiswa ADik pada tahun sebelumnya, calon mahasiswa tidak boleh ikut seleksi ADik lagi

Tahapan ADik

  1. Sesuai kuota, dinas pendidikan (disdik) kabupaten/kota menentukan sekolah yang akan mengusulkan siswa calon penerima ADik lewat koordinasi bersama sekolah dan disdik provinsi
  2. Siswa mengisi berkas pendaftaran dengan bantuan sekolah
  3. Sekolah menyerahkan seluruh berkas pendaftaran ke disdik kabupaten/kota
  4. Disdik kabupaten/kota mendaftarkan siswa usulan melalui sistem SIM-ADik secara online, atau offline bagi yang terkendala sesuai kuota
  5. Jika siswa asal kabupaten penerima kuota ADik lolos SNBP atau peserta SNBT, maka ia dapat melakukan pendaftaran sendiri secara online melalui SIM-ADik
  6. Tim pelaksana ADik, Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan (Puslapdik) Kemendikbudristek melakukan verifikasi dan validasi berkas pendaftaran
  7. Pemimpin perguruan tinggi bersama tim pelaksana ADik Puslapdik Kemendikbudristek melakukan seleksi penerima ADik
  8. Pemimpin perguruan tinggi menentukan mahasiswa penerima ADik
  9. Kepala Puslapdik Kemendikbudristek melakukan penetapan mahasiswa baru penerima ADik

Tata Cara Pendaftaran Beasiswa ADik

Berikut cara mendaftar ADik berdasarkan seleksi pendaftaran tahun lalu:

  1. Sistem online Afirmasi Pendidikan Tinggi yang digunakan untuk pendaftaran ADik Tahun 2023 adalah melalui SIM ADik pada laman
  2. Buka https://adik.kemendikbud.go.id pada masa pendaftaran
  3. Pendaftaran:
    – Peserta Jalur Tes didaftarkan oleh pemkab/pemkot melalui SIM-ADik secara online atau offline
    – Peserta yang lolos SNBP mendaftar mandiri melalui SIM-ADik secara online
    – Peserta SNBT mendaftar mandiri melalui SIM-ADik, cantumkan nilai UTBK
    – Siswa Wilayah Papua yang sekolah di luar provinsi mendaftar secara mandiri melalui SIM-ADik

Pada 2023, pendaftaran beasiswa ADik dibuka pada 19 Mei-19 Juni. Selamat menyiapkan diri untuk pendaftaran dan seleksi tahun ini ya, detikers!

(twu/pal)



Sumber : www.detik.com

Kemendikbud Buka Pertukaran Pelajar SMA 2024 hingga ke Jepang, Ada 3 Program Dibuka!


Jakarta

Kemendikbudristek tengah membuka pendaftaran pertukaran pelajar SMA melalui tiga jalur. Ketiga jalur yang dimaksud terdiri dari Tokyo Metropolitan Board of Education (TMBoE), Sakura Science High School Program (SSHP), dan Asia Youth Leaders (AYL)

Program TMBoE terdiri dari dua skema, yaitu siswa Tokyo ke Indonesia (outbound) atau siswa Indonesia ke Tokyo (inbound). Kemudian, program SSHP memiliki open application program (panggilan untuk program jenis proposal) dan direct invitation program (khusus menyasar siswa unggul).

Ketiga, ada program AYL yang merupakan pertukaran pelajar untuk mempelajari hal baik dan keberagaman negara ASEAN lainnya.


Persyaratan Pertukaran Pelajar SMA

Dikutip dari panduan resmi, berikut ini syarat mengikuti pertukaran pelajar SMA yang diselenggarakan Kemendikbudristek:

TMBOE

  • Berperilaku baik dengan ditunjukkan melalui surat keterangan dari sekolah
  • Memperoleh surat rekomendasi dari sekolah dan dinas pendidikan provinsi
  • Mempunyai prestasi akademik dan nonakademik
  • Dapat berkomunikasi dengan bahasa Inggris secara aktif dengan kompetensi level bahasa Inggris atau setara dengan level”

– IELTS: di atas 5.0

– TOEIC: di atas 5.0

– TOEFL: di atas 500 (PBT), di atas 170 (CBT), dan di atas 60 (IBT)

– EIKEN: di atas EIKEN 2

  • Mempunyai pemahaman mengenai budaya dan dapat mempresentasikannya dengan baik
  • Mempunyai laptop/smartphone/tablet untuk digunakan selama program
  • Belum pernah ke luar negeri.

Jadwal Pertukaran Pelajar SMA 2024

Dikutip dari unggahan Direktorat SMA Kemdikbud, berikut ini jadwal seleksi program pertukaran pelajar SMA tahun 2024 dari Kemendikbudristek:

  1. Seleksi administrasi: 26 Maret-15 April 2024
  2. Seleksi esai: 21-25 April 2024
  3. Wawancara: 6-8 Mei 2024

Formulir pendaftaran dapat diakses melalui https://ringkas.kemdikbud.go.id/regisstudentexchange. Panduan teknis lainnya dapat dilihat di https://ringkas.kemdikbud.go.id/progstudentexchang24. Selamat mencoba!

(nah/nwk)



Sumber : www.detik.com